Feb 12, 2013

Peran Intuisi Dalam Pembelajaran Matematika




Peran “intuisi” di dalam matematika dapat dikaji dalam lingkup ontologi maupun epistemologi. Peran ontologis dari “intuisi” di dalam matematika menyangkut kedudukan obyek, konsep dan struktur matematika. Sedangkan peran epistemologis “intuisi” meliputi sumber-sumber pengetahuan matematika, metode dan pengambilan keputusan matematika.

Secara historis, kita dapat menelusuri peran “intuisi” dari Platonisme, Kantianisme sampai “intuisi”onisme Brouwer. Masalah mendasar dari pembahasan peran “intuisi” dalam matematika adalah kenyataan bahwa terdapat pandangan yang berbeda sebanyak aliran yang ada pada perkembangan matematika dalam sejarahnya. Di era filsafat matematika kontemporer sekarang ini kiranya kita masih dapat menguji relevansi pembahasan peran “intuisi” dalam matematika. Setidaknya, Hers (1997) mengingatkan bahwa disebabkan “intuisi” mempunyai peran yang penting di dalam matematika, maka tidak ada satu pun filsafat matematika yang dapat mengabaikannya. Dari diskripsi intuitionisme Brouwer dapat ditarik kesimpulan bahwa peran “intuisi” dalam matematika memang lebih bersifat filosofis dari pada matematis. (Marsigit)

26 comments:

  1. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Memang tidak bisa dipungkiri bahwa intuisi mempunyai peranan penting dalam pembelajaran matematika, namun intuisi dalam pembelajaran matematika lebih bersifat filosofis, dari intuisi itu sebenarnya bisa kita bawa kepada arah matematis, namun memerlukan pemahaman yang kuat dan lebih dalam. Adakalanya suatu ilmu itu berasal dari intuisi, dan dari intuisi ini nanti bisa jadi berubah pada keilmuan yang bisa dibuktikan dengan secara ilmiah, sehingga dapat saya simpulkan bahwa intuisi tidak bisa diabaikan dalam pembelajaran matematika.

    ReplyDelete
  2. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Intuisi berkaitan erat dengan pengalaman. Seseorang memiliki intuisi ketika ia telah pernah atau berkali-kalimengalami sesuatu. Sehingga menurut saya intuisi memiliki peran dalam pembelajaran matematika, yaitu sebagai awal untuk menduga. Seperti halnya science, berawal dari keragu-raguan akan berlanjut pada perumusan hipotesis dan pembuktian. Hingga diperoleh suatu kebenaran berlakunya hukum/teorema dalam matematika.

    ReplyDelete
  3. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Sampai saat ini mungkin intuisi masih dipandang bukan hal yang penting bagi sebagian orang, namun selain pemahaman matematika, intuisi diperlukan agar lebih memertajam kemampuan matematika siswa. Maka dari itu perlu adanya dukungan dari berbagai pihak agar dapat menanamkan intuisi pada diri siswa.

    ReplyDelete
  4. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Intuisi diartikan sebagai suatu proses datangnya pengetahuan secara langsung atau tiba-tiba tanpa disertai penjelasan sebelumnya. Peran intuisi sangat penting dalam pembelajaran matematika. Sebab Matematika itu bersifat “sintetik a priori” yang dapat dikonstruksi melalui 3 tahap intuisi, yaitu : Pertama intuisi penginderaan, terkait dengan objek matematika yang dapat diserap sebagai unsur a posteriori. Intuisi pengindraan merupakan representasi yang tergantung dari keberadaan objek. Karena intuisi a priori tidak tergantung objek dengan demikian objek tersebut hanya dipandang sebagai phenomena. Kedua Intuisi akal, mensistensikan hasil instuisi penginderaan ke dalam intuisi “ruang” dan “waktu”. Ketiga Intuisi budi, rasio dihadapkan pada putusan-putusan argumentasi matematika.

    ReplyDelete
  5. Intuisi adalah kemampuan untuk memperoleh pengetahuan tanpa bukti, atau penalaran sadar, atau tanpa memahami bagaimana pengetahuan tersebut diperoleh. Intuisi kadang dapat dirasakan ketika berpikir yaitu suatu ide kadang muncul atau suatu metode pemecahan muncul. Intuisi seperti orang yang sedang melihat kesempatan peluang usaha, atau membuat karya inovatif original belum ada sebelumnya. Tetapi intuisi sulit untuk dilihat sumber pengetahuannya atau metodenya. Intuisi sulit untuk diajarkan hanya individu-individu masing-masing yang dapat merasakannya.

    ReplyDelete
  6. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Pengetahuan dapat diperoleh melalui dua cara yakni penalaran dan intuisi. Kant berpendapat bahwa matematika dibangun di atas intuisi murni yaitu intuisi ruang dan waktu dimana konsep-konsep matematika dapat dikonstruksi secara sintesis. Intuisi ini merupakan landasan dari semua penalaran dan keputusan matematika. Sehingga intuisi dipakai untuk membuktikan pengetahuan dan pengalaman. Pemahaman matematika secara transeden melalui intuisi ruang dan waktu ini yang menyebabkan matematika itu dipandang sebagai ilmu. Misalnya kita meyakini bahwa bilangan 2 itu ada karena intuisi kita mengatakan bahwa memang ada bilangan 2.

    ReplyDelete
  7. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dari artikel diatas disebutkan Hers (1997) mengingatkan bahwa disebabkan “intuisi” mempunyai peran yang penting di dalam matematika, artinya tiada objek matematika yang luput dari intuisi, membangun intuisi yang baik adalah awal kebermaknaan matematika yang sebenar-benarnya. intuisi menjadi faktor penentu keberhasilan belajar matematika.

    ReplyDelete
  8. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Dalam psikologi pembelajaran matematika intuisi dapat diartikan sebagai jawaban refleks terhadap masalah atau pertanyaan yang diajukan. Intuisi dalam diri siswa dalam terbentuk dari pangalaman-pengalaman tentang konsep yang telah di dapat sebelumnya. Jadi dalam hal ini baik atau tidaknya intuisi siswa sangat bergantung dengan konsep yang dipahaminya dan pengalaman-pengalaman siswa dalam menggunakan atau menerapkan konsep tersebut.

    ReplyDelete
  9. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Intuisi merupakan suatu yang tak nampak namun ada. Pengetahuan dapat berawal dari intuisi idak hanya secara rasional maupun empiris. Begitu juga dalam pembelajaran matematika. Intuisi yang digunakan masih dalam ruang lingkup matematis, hal ini dikarenakan matematika adalah ilmu bernalar. Intuisi yang digunakan masih diterima secara logis dan sistematis.

    ReplyDelete
  10. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Matematika memanglah ilmu pasti yang jawaban-jawabannya berisi logika dan fakta-fakta. tetapi tetap saja matematika tidak dapat melepaskan diri dari keterkaitan intuisi di dalamnya. Dalam pembelajaran matematika, intuisi merupakan salah satu bahan utama bagi peserta didik untuk membangun matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  11. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Guru sebagai fasilitator, selain bertugas untuk membantu peserta didik untuk membangun konsep, juga berperan untuk membangun intuisi. guru diharuskan untuk sangat berhati-hati dalam membimbing siswa, karena kesalahan-kesalahan dalam metode pembelajaran dapat malah menghancurkan intuisi siswa yang telah ada sebelumnya.

    ReplyDelete
  12. Anisa Wahyu Nur Khasanah
    14301241010
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Menurut Immanuel Kant, matematika harus dipahami dan dikonstruksi menggunakan intiusi ruang dan waktu. Imanuel Kant membangun pengertian intuisi dengan membedakan antara pertimbangan analitik dan pertimbangan sintetik. Pertimbangan analitik membutuhkan konfirmasi logis, serta bersifat a priori. Pemahaman maupun konstruksi matematika diperoleh dengan cara terlebih dahulu menemukan instiusi murni pada pikiran kita. Matematika merupakan suatu penalaran yang bersifat mengkonstruksi konsep-konsep secara synthetic a priori dalam konsep ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  13. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) intuisi adalah daya atau kemampuan mengetahui atau memahami sesuatu tanpa dipikirkan atau dipelajari; bisikan hati; gerak hati. Intuisi sebenarnya memegang peranan penting dalam pembelajaran Matematika. Intuisi membantu siswa dalam memahami Matematika. Selain itu, Intuisi membantu siswa dengan memberi dugaan-dugaan perkiraan dari permasalahan-permasalahan Matematika. Dugaan-dugaan tersebut memotivasi siswa untuk tidak menyerah dan mendorong siswa untuk tetap melakukan proses pemecahan permasalahan Matematika tersebut. Oleh karena itu, guru dapat menjelaskan dan menyelesaikan permasalahan Matematika dengan menggunakan intuisi sampai siswa dapat menangkap permasalah sebenarnya yang dihadapi.

    ReplyDelete
  14. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Menurut Kant, matematika sebagai ilmu adalah mungkin jika konsep matematika dikontruksi berdasarkan intuisi keruangan dan waktu. Kontruksi konsep matematika berdasar intuisi ruang dan waktu akan menghasilkan matematika sebagai ilmu yang bersifat “sintetik a priori”. Oleh Kant, metode sintetik dilawankan dengan metode analitik dan konsep “a priori” dilawankan dengan “a posteriori”. Jika matematika dikembangkan hanya dengan metode “analitik” maka tidak akan dihasilkan (dikontruksi) konsep baru, dan yang demikian akan menyebabkan matematika hanya bersifat sebagai ilmu fiksi. Menurut Kant, matematika tidak dikembangkan hanya dengan konsep “a posteriori” sebab jika demikian matematika akan bersifat empiris. Namun data-data empiris yang diperoleh dari pengalaman penginderaan diperlukan untuk menggali konsep-konsep matematika yang bersifat “a priori”. Disinilah uniknya peran dari teori Kant, yang berusaha memberi solusi (jalan tengah) dari pertentangan ekstrim antara kaum rasionalis dan kaum empiris dalam membangun landasan matematika. Menurut Kant, intuisi menjadi inti dan kunci bagi pemahaman dan konstruksi matematika.

    ReplyDelete
  15. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    peran intuisi dalam pembelajaran matematika memiliki peran yang cukup penting dalam memperkuatkan keyakinan kita apakah sesuatu itu bernilai benar adanya. intuisi dalam matematika dapat diperkuat dengan adanya siswa melakukan banyak latihan untuk memecahkan soal matematika, dengan begitu maka pengalaman siswa makin banyak. pengalaman ini membuat siswa menggunakan panca indranya untuk menganalisis suatu persoalan, walaupun pada kenyataannya bahwa intuisi sukar untuk dibuktikan.

    ReplyDelete
  16. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    intuisi dalam matematika memberikan suatu prediksi tentang kebenaran suatu hal berdasarkan pengalaman yang dimiliki dengan seringnya siswa diberi latihan. dalam hal ini, latihan tersebut haruslah dikerjakan siswa sendiri, agar dia mampu berpikir secara mandiri, sehingga tuuan dari pembelajaran tercapai. dengan mengerjakan latihan sendiri, tentu siswa akan memahami tata cara penyelesaian yang harus dilakukan.

    ReplyDelete
  17. Syahlan Romadon
    PM C 2016/ 16709251047

    Menurut Immanuel Kant, matematika harus dipahamai dan dikonstruksi menggunakan intuisi ruang dan waktu. Matematika dapat dipahami melalui intuisi penginderaan, selama hasilnya dapat disesuaikan dengan intuisi murni kita. Intuisi diperoleh setelah pengalaman dimana pengalaman tersebut berasal dari keterampilan matematika yang diperoleh dari pengetahuan matematika dan didukung oleh metode, sikap, dan motivasi yang ada pada diri siswa itu sendiri. Dengan adanya intuisi maka siswa akan dapat mengembangkan kreativitas dan potensi-potensi yang dimilikinya Apabila siswa kehilangan intuisi maka siswa akan kesulitan menemukan ide-idenya.

    ReplyDelete
  18. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Intuisi mempunyai kedudukan dalam pembelajaran matematika di kelas. Hal demikian menunjukkan bahwa filsafat ilmu sangat dibutuhkan dalam pembelajaran matematika sebagai dasar atau pondasi seorang guru. tidak hanya secara ontologis tetapi secara epistemologi yaitu guru harus mempunyai banyak sumber referensi dalam pembelajaran matematika agar siswa juga memperoleh pengetahuan yang lebih luas.

    ReplyDelete
  19. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPS Pendidikan Matematika C 2016

    Intuisi sangat dibutuhkan dan sangat penting peranannya dalam suatu proses pembalajaran. Intuisi adalah istilah untuk kemampuan memahami sesuatu tanpa melalui penalaran rasional dan intelektualitas. Sepertinya pemahaman itu tiba-tiba saja datangnya dari dunia lain dan di luar kesadaran. Oleh karena itu intuisi tidak dapat dipaksakan. Setiap siswa mempunyai intuisi yang memang sudah merupakan komponen dari bagian dirinya. Sehingga intuisi antar siwa satu dengan siswa lainya berbeda tingkat ketanjamannya. Intuisi sebagai pendorong kemauan bertindak sesuai dengan ilmu yang dipelajarinya. Seorang yang memiliki intuisi tinggi maka semakin besarlah orang tersebut untuk sukses. Oleh karena itu guru diharap untuk bisa mengembangkan intuisi peserta didiknya. Mengembangkan intuisi dapat dilkukan misalnya dengan cara memberi pertanyaan secara terus-menerus kepada siswa. Sehingga lmbat laun intuisi seorang siswa akan terasah.

    ReplyDelete
  20. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Intuisi merupakan kemampuan seseorang dalam menghadapi sesuatu hal dimana hal tersebut baru dan bersifat langsung. Intuisi sangat penting dalam pembelajaran matematika, karena dalam pembelajaran matematika pasti akan menemukan hal-hal baru di dalamnya. Hal-hal yang bisa membuat kita mencoba atau menerka sesuai dengan intuisi yang telah kita bangun dari pengetahuan-pengetahuan kita. intuisi yang kita bangun dan dilatih secara terus menerus akan membuat tajam ilmu-ilmu yang kita miliki.

    ReplyDelete
  21. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Intuisi juga berperan dalam matematika. Dalam hal tertentu mungkin intuisi dapat digunakan dalam matematika, tetapi untuk hal tertentu lebih bersifat filosofis. Matematika memerlukan pemikiran yang lebih luas dan lebih mendalam, maka dari itu intuisi kadang kala dibutuhkan. Dalam pembelajaran matematika diperlukan pemahaman konsep yang tidak dimulai dari definisi agar siswa tidak bingung dalam menerima pelajaran.

    ReplyDelete
  22. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Menurut Kant, matematika sebagai ilmu adalah mungkin jika konsep matematika dikontruksi berdasarkan intuisi keruangan dan waktu. Kontruksi konsep matematika berdasar intuisi ruang dan waktu akan menghasilkan matematika sebagai ilmu yang bersifat “sintetik a priori”. Oleh Kant, metode sintetik dilawankan dengan metode analitik dan konsep “a priori” dilawankan dengan “a posteriori”. Jika matematika dikembangkan hanya dengan metode “analitik” maka tidak akan dihasilkan (dikontruksi) konsep baru, dan yang demikian akan menyebabkan matematika hanya bersifat sebagai ilmu fiksi. Menurut Kant, matematika tidak dikembangkan hanya dengan konsep “a posteriori” sebab jika demikian matematika akan bersifat empiris. Namun datadata empiris yang diperoleh dari pengalaman penginderaan diperlukan untuk menggali konsep-konsep matematika yang bersifat “a priori”. Disinilah uniknya
    peran dari teori Kant, yang berusaha memberi solusi (jalan tengah) dari pertentangan ekstrim antara kaum rasionalis dan kaum empiris dalam membangun landasan matematika. Menurut Kant, intuisi menjadi inti dan kunci bagi pemahaman dan konstruksi matematika.

    ReplyDelete
  23. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Menanggapi hal itu, kita tahu bahwa intuisi jugasangat berperan penting dalam proses pembelajaran matematika. Jika kita di suruh untuk mendefiniskan intuisi maka kitabtidak akan bisa mendefinisikan intusisi itu seperti apa, karena intuisi datangnya memang seperti itu,s ebagai contoh kamu bahagia karena apa. Apa sebabnya kamu bahagia bagaimana mendefenisikan bahagia, maka secara intuisi kita bsia mendefisnisikan bahagia tapi secara logika kita tidak bisa mendefinisiakna intuisi itu seperti apa.

    ReplyDelete
  24. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Matematika erat kaitannya dengan penalaran. Oleh karena itu matematika dibangun atas intuisi karena penalaran yang bersifat kegiatan berpikir berdasarkan langkah- langkah tertentu. Pandangan Kant lebih mendasarkan kepada peran intuisi bagi
    semua konsep matematika dan hanya mengandalkan konsep konstruksi seperti yang terjadi pada geometri Euclides.

    ReplyDelete
  25. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Peran intuisi ini sebenarnya tidak hanya dalam matematika, tetapi dalam kehidupan manusia juga emmbutuhkan intuisi. Intuisi sangat berperan dalam matematika. Misalnya saja conjecture yang muncul dari intuisi para matematikawan yang lahir dari teorema-teorema. Intuisi sangat berperan dalam setiap aspek kehidupan manusia. Dengan intuisi, manusia berusaha memahami secara lebih mendalam sehingga diperoleh pengetahuan baru. Jadi, intuisi dan imajinasi perlu dikombinasikan dengan baik agar manusia dapat mencapai logos.

    ReplyDelete
  26. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Intuisi merupakan proses masuknya pengetahuan yang arah datangnya tanpa diduga-duga, tanpa bukti, dan tanpa memahami bagaimana pengetahuan itu dapat diperoleh. Intuisi menentukan keberhasilan dalam belajar matematika dimana intuisi yang baik akan menimbulkan kebermaknaan dalam pembelajaran.

    ReplyDelete