Feb 12, 2013

IDENTIFICATION PSYCHOLOGICAL PROBLEMS IN THE TEACHING LEARNING OF MATHEMATICS




IDENTIFICATION PSYCHOLOGICAL PROBLEMS IN THE TEACHING LEARNING OF MATHEMATICS.
By: S1 Students of Pre-Service Teacher Training Program of Secondary Mathematics Education. Thursday, November 20, 2008

1.How to encourage students to understand mathematics?
2.How to develop innovative teaching learning of mathematics?
3.The influence of teacher’s emotional on teaching learning of mathematics?
4.How to develop methods of teaching learning of mathematics?
5.How to facilitate the lower achievement students?
6.How to overcome teacher’s nervous whenever he/she conduct teaching learning mathematics?
7.How to promote effective communication in the class of mathematics?
8.How to develop students’ motivation in learning mathematics?
9.How to develop problem solving activities of mathematics?
10.What do you know about Home Schooling and how it implementation in teaching learning of mathematics?
11.What is the relevant of the theory of S-R in teaching learning of mathematics?
12.How to promote innovative teaching learning of mathematics?
13.How to develop the schema/scenario of teaching learning of mathematics?
14.How to develop teaching learning of mathematics in such a way that the students enjoy.
15.What do you know about Moving Class and how the impacts to the teaching learning of mathematics?
16. To what extent the influence of IQ to students’ competency in mathematics?
17. The role of memorizing activities in teaching learning of mathematics.
18. What do you think about trick/quick method in teaching learning of mathematics?
Contributors: Riyanti, Agustin Pandhuniawati Heriani, Hengkang Bara, Budiono, Mega Kusuma Listyotami, Dewi Fitrianing Lestari, Mei Hardiyanti, Dian Krismayanti, Mela Agustina, Endang Wahyuningsih, Indra Setyawati, Astrid Amretasari, Fajar Susilo, Rina Yulianingsih, Reni Nuraini, Agustiana Dwi Nurcahyani. Supervisor: Dr. Marsigit

44 comments:

  1. Riandika Ratnasari
    17709251043
    PPs PM B

    Saya akan mencoba menjawab pertanyaan yang kedua "How to develop innovative teaching learning of mathematics?"
    Menurut saya tidak selamanya pembelajaran yang inovatif itu selalu berhubungan dengan teknologi. Salah satu cara mengembangkan ynh bukam teknologi adalah dengan mencoba hal-hal yang ada disekitar kita menjadi menarik. Kita harus menunjukkan bahwa matematika itu ada disekitar kita. Model pembelajaran juga harus berbeda dari yang sebelumnya dan harus memancing siswa untuk berpikir kritis. Selain itu, model pembelajaran harus bisa membuat siswa untuk mau mengungkapkan pendapatnya.

    ReplyDelete
  2. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Dari hasil perjalanan hidu saya yang masih singkat ini saya akan mencoba mengomentari pertanyaan pertanyaan diatas menurut sudut pandang saya berdasarkan hasil pengalaman saya yang telah saya reduksi menurut diri saya. kita tidak bisa membuat siswa paham matematika, yang bisa kita lakukan hanyalah mensuport, dan mereka sendirilah yang akan memahaminya, entah nantinya mereka mau paham atau tidak. pembelajaran yang inovatif seharusnya tidak menghilangkan tujuan belajar itu sendiri. emosi guru akan tersampaikan kepada siswa. Metode pembelajaran itu tergantung siswa. Memudahkan siswa berprestasi rendah adalah tidak terlalu menarik mereka, tetapi mendorong mereka. Kegelisahan guru terkadang akan membawa jalan yang baik, tergantung apa yang akan diusahakan guru selanjutnya.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  3. Terimakasih bapak atas sharing pertanyaan-pertanyaan yang muncul tentang indentifikasi masalah psikologi dalam pembelajaran matematika, semoga saya mampu untuk merenungkan kembali jawaban-jawaban atas pertanyaan tersebut, yang kemudian dapat menuntun saya menjadi guru yang lebih baik jka saya merenungi dari jawaban atas pertanyaan tersebut di pikiran dan hati saya.


    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  4. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    On this elegi, i only focus on first number. First something that we should do to encourage them is making fun method. Because from fun lesson it will make student more interesting than conventional method. When we has already have thei attention, it will easier us as a teacher to make them understand our explanation. If this strategy always be used all teacher, I’m sure that they will be understand with mathematics.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  5. Latifah Pertamawati
    S2 PM B
    17709251026

    Bismillaah..
    Talking about psychological problems in learning and teaching mathematics is the same as talking about students and teachers' psychological problems towards mathematics. In my opinion, both students and teachers are of course having psychological problems considering that we are all human beings. To cope with these psychological problems, the individual, whether it is student or teacher should take a look at them selves first. The reasons between those psychological problems of course are different, and I know that sometimes, we need to consider ourselves first before taking care of other people. However, we, as educators and teachers need to know the importance of (self) reflection, what we have done and how students reacted to it. We have to understand that one of teacher's duties is encouraging students reaching their maximum potentials. We, as teachers, have to show that mathematics is not scary, it is challenging but fun. If the students are happy, I think the teachers are too, so that we then don't feel stressed out in our activities in (learning and) teaching mathematics.

    ReplyDelete
  6. Isoka Amanah Kurnia
    17709351051
    PPs Pend. Matematika C 2017

    Quick method is simply used for a certain problem which have a very clear form to easily solved just by applying formulas or computation. Using trick in math problems will set the negative mindset for students. This could be great if students find the quick method by them self based on their deep practice while solving some problems related to certain subject, which make the students see the patterns and then carrying out some quick method for generalizing the main steps out of different form of problems. But if the trick only given by the tutor or else, they will find difficulties in solving different kind of problems. Quick method cannot cover all different kind of problems. Mathematics is not always about the result, but its also attaching the importance of the process to reach the final result. So it is not recommended for students to keep the mindset of using trick or quick method.

    ReplyDelete
  7. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    How to facilitate the lower achievement students? Bagaimana memfasilitasi siswa denga prestasi yang rendah.
    Memfasilitasi siswa dengan dengan kemampuan tinggi dan rendah tentu berbeda. Jika siswa dengan kemampuan lebih tidak memerlukan banyak waktu dalam melaksanakan pembelajaran, berkebalikan dengan siswa dengan kemampuan rendah. Salah satu penyebab terumum mengapa capaian siswa dikategorikan rendah karena minimnya prior knowledge siswa. Prior knowledge berperan dalam menentukan sukses tidaknya proses belajar siswa. Siswa dengan pengetahuan awal yang tinggi cenderung lebih mudah dalam mengenali informas/pengetahuan baru, juga lebih mudah dan cepat dalam menentukan strategi pemecahan masalah. Sehingga untuk memfasilitasi siswa dengan kondisi demikian guru sebaiknya sering melakukan apersepsi terlebih dahulu. Pengulangan kembali materi-materi prasyarat yang paling relevan dan esensial. Selain itu dengan menyusun perangkat pembelajaran dan mendesain pembelajaran yang sesuai dengan karakter siswa harapannya mampu memudahkan siswa dalam mencapai suksesnya proses belajar yang dilakukan.

    ReplyDelete
  8. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Tidak semua siswa memahami apa yang disampaikan guru dan tidak semua siswa menyukai pelajaran matematika karena sebagian besar siswa menganggap matematika adalah pelajaran yang sulit. Untuk mengatasi masalah tersebut, peran guru dalam mengelola proses pembelajaran sangat diperlukan. Guru hendaknya menciptakan pembelajaran yang inovatif, komunikatif, dan bervariasi. Komunikasi antara guru dan siswa sangat diperlukan dalam proses pembelajaran.
    Kondisi psikologi siswa sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran, khususnya pembelajaran matematika. Guru hendaknya dapat memahami kondisi psikologi masing-masing siswanya. Selain itu, pemberian motivasi kepada siswa diperlukan untuk menumbuhkan semangat dan rasa percaya diri siswa dalam belajar matematika. Sehingga dengan adanya motivasi, siswa akan merasa terdorong untuk lebih giat belajar matematika.

    ReplyDelete
  9. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Ternyata problem psikologi guru sangatlah beragam. Saya mendapati problem psikologi yang hampir sama / identic, yaitu problem nomor 2 dan 4. Bagaimana mengembangkan metode pembelajaran tentu terkait dengan bagaimana mengembangkan inovasi guru. Untuk mengatasinya guru harus berani mencoba hal-hal yang baru. Metode pembelajaran yang digunakan janganlah metode yang itu-itu saja. Guru harus senantiasa belajar sesuatu yang baru. Hindari pembelajaran yang selalu klasikal / teacher centered. Sebaliknya, kembangkan metode cooperative learning dengan mengutamakan diskusi dengan siswa.

    ReplyDelete
  10. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Thank you Prof. for posting this article, about identification psychological problems in the teaching learning of mathematics. Through this article I begin to understand that there are many problem related to psychological in the teaching learning of mathematics that need to discuss deeply. In fact, I was interested in learning and understanding psychological in the teaching learning of mathematics. Because, mathematics and psychology have a close relationship in the learning activities of mathematics, both for teachers and for students.
    So, if we understand the problems in mathematics and psychology, we can find the solutions of the problem.

    ReplyDelete
  11. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    How to develop innovative teaching learning of mathematics?
    Untuk meningkatkan pembelajaran inovatif pada pembelajaran matematika tentunya dipengaruhi dengan pemilihan metode belajar. LKS juga berpengaruh, semakin LKS mengajak anak kreatif maka akan semakin baik, jadi anak dapat belajar matematika dengan menyenangkan.

    How to overcome teacher’s nervous whenever he/she conduct teaching learning mathematics?
    Untuk mengurangi rasa nervous mengajar di depan kelas, bisa dengan berusaha menyiapkan pembelajaran dengan baik, menguasai materi, alat peraga, dan juga memahami langkah-langkah serta jawaban yang ada di LKS. Jika persiapan sudah matang, insyaaAllah jadi percaya diri dalam mengajar.

    ReplyDelete
  12. How to develop students’ motivation in learning mathematics?
    Untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa dapat dengan cara menceritakan kegunaan atau manfaat matematika dalam kehidupan sehari-hari. Karena matematika digunakan di hampir semua bidang.

    What do you think about trick/quick method in teaching learning of mathematics?
    Kita harus luruskan kembali pemahaman mereka mengenai matematika, matematika bukanlah ilmu perdukunan. Akan tetapi, matematika melewati proses yang seharusnya dipahami sehingga dapat mengaplikasikannya untuk menyelesaikan masalah-masalah matematika

    ReplyDelete
  13. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Saya akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 9 yaitu How to develop problem solving activities of mathematics? Menurut saya cara untuk mengembangkan pemecahan masalah adalah dengan memulai memberikan soal motivasi berdasarkan masalah kehidupan nyata, hal ini akan menjadi ketertarikan sendiri dalam motivasi menyelsaikan masalah tersbeut. Selanjutnya secara berkelompok siswa menyelesaikan masalah tersbut dapat dengan langkah-langkah dalam menyelesaikan maslaah seperti memahami masalah, merencanakan pemecahan, melaksanakan rencana, dan mengevaluasi atau melihat kembali. Dengan langkah-langkah seperti ini siswa akan mudah untuk menyelesaikan masalah. Namun hal yang paling substansial adalah siswa-siswalah yang menyelesaikan masalah tersbeut agar siswa memaknai dan merasakan secara langsung keterlibatan mereka dalam menyelesaikan masalah.

    ReplyDelete
  14. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Menurut pendapat saya, seorang guru harus mempunyai waktu untuk membuat ‎persiapan dalam mengajar, tujuannya agar guru mampu menyampaikan materi dengan sebaik-‎baiknya sehingga siswa mampu memahami apa yang diajarkan oleh guru.‎ Guru juga harus pandai memahami suasana kelas,‎ ini bertujuan agar tidak ada hal-hal yang dapat mengganggu atau ‎menghambat jalannya proses pembelajaran.‎ Pembelajaran menggunakan permainan‎ agar siswa tidak bosan,maka libatkanlah mereka dalam sebuah permainan matematika. Penggunaan media belajar yang bersifat konkret‎ agar siswa mampu melihat langsung apa yang dimaksud oleh ‎guru. Menerapkan metode diskusi,‎ lakukanlah diskusi dalam pemecahan saoal-soal yang belum dipahami siswa,baik secara diskusi antar ‎teman ataupun antar kelompok dengan bimbingan dari guru.

    ReplyDelete
  15. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Terkait pertanyaan nomor 7, bagaimana melakukan komunikasi yang efektif pada pembelajaran matematika, komunikasi yang efektif dapat dicapai dengan cara melakukan komunikasi yang bersifat dua arah. Jadi bukan hanya interaksi guru terhadap siswa saja, melainkan juga interaksi siswa terhadap guru. Melalui interaksi, guru memberikan tanggapan, penguatan, evaluasi, dan timbal balik. Melalui interaksi pula siswa membangun konsep matematika dan merepresentasikan matematika berdasarkan pemahamannya untuk kemudian diberikan tanggapan oleh guru. Jadi komunikasi yang efektif adalah komunikasi yang bersifat dua arah.

    ReplyDelete
  16. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Terkait pertanyaan nomor 5, bagaimana cara memfasilitasi siswa yang memiliki prestasi rendah, caranya adalah dengan guru menginvestigasi dimana letak kesulitan belajar siswa, apakah terletak pada kesulitan konsep, prosedural, atau formal. Setelah guru mengetahui letak kesulitannya, guru memberikan evaluasi, pemahaman matematika dan memotivasi siswa untuk belajar mengatasi kesulitan yang dialaminya. Guru juga perlu untuk memastikan bahwa kemampuan awal yang dimiliki siswa sudah memadai sebelum guru memulai suatu pokok bahasan baru agar tidak terjadi kesalahan konsep yang berkelanjutan.

    ReplyDelete
  17. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Menanggapi pertanyaan nomor 10 tentang Homeschooling, bahwa Homeschooling dapat dipandang sebagai suatu pendidikan alternatif yang merupakan substansi dari aktivitas sekolah, dimana anak belajar di bawah supervise dan kontrol penuh orangtua. Homeschooling adalah kegiatan belajar anak yang sepenuhnya berada dalam program dan kendali orangtua. menurut Sumardiyono (2007), dalam pelaksanaannya, homeschooling sebagai model pendidikan alternatif mempunyai bentuk variasi, diantaranya homeschooling terstruktur (school at home) dimana merupakan metode pendidikan yang serupa dengan yang diselenggarakan di sekolah, hanya saja bertempat di rumah. dan homeschooling tak struktur dimana proses pembelajaran tidak tertentu pada jam belajar saja, tetapi bisa terjadi dimana saja dan disepanjang hari, sumber belajar pun tidak hanya sosok tertentu dan buku pelajaran, tetapi dapat siapa saja dan apa saja.

    ReplyDelete
  18. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Menanggapi pertanyaan no 15 tentang moving class, dulu ketika saya SMA saya sempat merasakan bagaimana moving class tersebut selama tiga tahun. Moving class, pada dasarnya hampir sama dengan sistem di perkuliahan yaitu di mana mahasiswa berpindah-pindah lokasi belajar sesuai dengan mata kuliah berdasarkan kelas yang telah ditentukan untuk mata kuliah tersebut. Begitu pula, dengan pengalaman moving class yang dulu pernah saya rasakan. Misalnya ketika belajar matematika maka siswa pindah ke kelas matematika, kemudian saat belajar bahasa inggris maka siswa pindah ke kelas bahasa inggris, begitu juga dengan kelas lainnya. Menurut saya moving class terasa lebih menyenangkan dibandingkan belajar di kelas yang sama dan hanya gurunya yang berganti-ganti, sebab dengan adanya pergantian kelas memberi kesempatan siswa untuk refresh kembali dan menghilangkan kepenatan setelah belajar dengan menikmati udara di luar kelas saat berjalan menuju ruang belajar selanjutnya. Dan terus terang, 3 tahun yang saya habiskan di SMA terasa sangat singkat dan tidak membosankan. Moving class mengurangi kesempatan siswa mengarjakan tugas di sekolah.

    ReplyDelete
  19. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Menanggapi pertanyaan no 5 tentang bagaimana memfasilitasi siswa berkemampuan rendah, menurut saya salah satu cara untuk memfasilitasi siswa berkemampuan rendah belajar adalah misalnya dengan mengolaborasikan atau mengombinasikan siswa yang berkemampuan tinggi dengan siswa berkemampuan rendah untuk belajar bersama dalam kelompok yang sama dengan begitu mereka dapat saling berbagi atau yang berkemampuan tinggi dapat membantu temannya yang berkemampuan rendah untuk memahami materi yang sedang dipelajari.

    ReplyDelete
  20. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Identifikasi masalah tentang psikologi anak terhadap perkembangan dalam pembelajaran matematika ini seharusnya menjadi perhatian bagi para pendidik maupun calon pendidik. Secara garis besar identifikasi masalah tersebut mengenai bagaimana mengembangkan metode, pembelajaran yang inovatif, motivasi siswa, komunikasi efektif antara guru-siswa dalam kelas, dan pemecahan masalah dalam matematika. Selain itu, hal yang penting juga adalah bagaimana peran guru yang emosional dalam kegiatan belajar mengajar, memfasilitasi siswa yang kurang cerdas, pengarus IQ siswa dan bagaimana memahami psikologi anak yang beraneka ragam dalam cara mereka belajar. Untuk melakukan inovasi pembelajaran yang lebih baik lagi, para pendidik maupun pendidik hendaknya dapat menganalisis identifikasi masalah tersebut, dan mengetahui, memahami serta mencari tahu bagaimana cara mengatasi hal-hal tersebut.

    ReplyDelete
  21. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Saya akan mencoba menjawab pertanyaan no 9 yaitu bagaimana mengembangkan aktivitas pemecahan masalah pada matematika. Untuk mengembangkan aktivitas pemecahan masalah, guru dapat memilih metode-metode pembelajaran yang dapat membantu untuk mengembangkan aktivitas pemecahan masalah seperti problem solving, problem based learning. Selain itu guru perlu pengembangkan lembar kegiatan siswa yang memfasilitasi kegiatan pemecahan masalah. Dan yang tidak kalah penting adalah bagaimana guru memilih masalah yang efektif. Masalah yang diberikan kepada siswa harus disesuaikan dengan kemampuan siswa, tidak terlalu sulit dan tidak terlalu mudah serta memiliki konten yang menarik.

    ReplyDelete
  22. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  23. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Menanggapi pertanyaan pertama tentang how to encourage students to understand mathematics?, menurut saya bila ditanyakan bagaimana untuk mendorong siswa untuk belajar matematika, maka hal ini akan ada kaitannya dengan pemberian motivasi oleh guru, untuk membuat siswa belajar matematika maka hal pertama yang perlu menjadi perhatian guru adalah bagaimana menumbuhkan minat dan motivasi siswa untuk belajar matematika, motivasi siswa ada jika mereka memiliki ketertarikan untuk belajar, sehingga bila mereka tertarik untuk belajar maka perhatian siswa ada pada matematika dan ini mendukung siswa untuk memahami matematika. Maka selanjutnya, tugas guru adalah memikirkan dan memilih motivasi yang tepat untuk memulai pembelajaran matematika, misalnya seperti membuka pembelajaran dengan konteks nyata yang dekat dengan siswa, atau menggunakan topik yang menarik perhatian siswa atau dengan mengaitkan topik yang dipelajari dengan penerapannya dalam konteks kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  24. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. menurut saya persoalan psikologi merupakan persoalan yang sedikit rumit, sebab siswa sendirilah yang bisa mengatasi persoalan tersbut, guru hanya menjadi fasilitator yang membantu siswa mengatasi persoalan psikologis. Untuk dapat membantu siswa mengatasi masalah psikologisnya menurut saya guru harus berusaha membuat matematika terasa mudah dan menyenagkan. Langkah yang dapat dilakukan dengan terus belajar dan berinovasi dalam pembelajaran di kelas.

    ReplyDelete
  25. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Meanggapi soal nomor 9 bahwa mengembangkan aktivitas pemecahan masalah matematika memang tidak mudah. Sebelumny guru harus benar-benar paham dan mengerti tingkat kemamppuan siswa. Setelah mengetahui tingkat pemahaman siswa , hal itu dapat menjadi acuan untuk mengembangkan pembelajaran sesuai kemampuan dan kopetensi siswa itu sendiri. Proses pengajuan materi tidak langsung diberika guru, namun guru memberikan atau mengajukan masalah yang kemudia siswa diminta untuk memcahkannya dengan pemahaman siswa. Terima Kasih

    ReplyDelete
  26. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Salah satu masalah yang terdapat dalam psikologi pembelajaran matematika dalah bagaimana cara memajukan pembelajaran matematika. salah satu caranya adalah dengan membuat pembelajran berpusat kepada siswa dan guru juga menfasilitasi siswa untuk berkembang sesau dengan kemampuannya. Dengan begitu pengetahuan siswa mampu terkonstruk dengan rapi.

    ReplyDelete
  27. Vidiya Rachamwati
    17709251019
    PM A

    Berdasarkan uraian identifikasi masalah tentang psikologi anak terhadap perkembangan dalam pembelajaran matematika ini seharusnya menjadi perhatian bagi para pendidik maupun calon pendidik. Secara garis besar identifikasi masalah tersebut mengenai bagaimana mengembangkan metode, pembelajaran yang inovatif, motivasi siswa, komunikasi efektif antara guru-siswa dalam kelas, dan pemecahan masalah dalam matematika. Selain itu, hal yang penting juga adalah bagaimana peran guru yang emosional dalam kegiatan belajar mengajar, memfalisitasi siswa yang kurang cerdas, pengarus IQ siswa dan bagaimana memahami psikologi anak yang beraneka ragam dalam cara mereka belajar. Untuk melakukan inovasi pembelajaran yang lebih baik lagi, para pendidik maupun pendidik hendaknya dapat menganaslisis identifikasi masalah tersebut, dan mengetahui, memahami serta mencari tahu bagaimana cara mengatasi hal-hal tersebut.

    ReplyDelete
  28. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Kondisi psikologi siswa sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran, khususnya pembelajaran matematika. Guru hendaknya dapat memahami kondisi psikologi masing-masing siswanya. Tidak semua siswa memahami apa yang disampaikan guru dan tidak semua siswa menyukai pelajaran matematika karena sebagian besar siswa menganggap matematika adalah pelajaran yang sulit. Untuk mengatasi masalah tersebut, peran guru dalam mengelola proses pembelajaran sangat diperlukan. Guru hendaknya menciptakan pembelajaran yang inovatif, komunikatif, dan bervariasi. Komunikasi antara guru dan siswa sangat diperlukan dalam proses pembelajaran. Dengan adanya komunikasi yang baik, siswa akan merasa diperhatikan dan dihargai.

    ReplyDelete
  29. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Pembelajaran yang inovatif secara perlahan akan menggeser paradigma siswa mengenai sulitnya belajar matematika menjadi pembelajaran matematika menyenangkan. Apabila pembelajaran matematika menyenangkan maka proses belajar akan lebih cepat dan lebih mudah diterima siswa. Pembelajaran yang bervariasi juga sangat diperlukan. Pembelajaran bervariasi yaitu pembelajaran yang tidak hanya terpaku pada satu metode saja, melainkan kombinasi dari beberapa metode. Dengan adanya pembelajaran yang bervariasi maka siswa tidak mudah bosan dan tidak mudah jenuh dalam mengikuti pembelajaran matematika. Selain itu, pemberian motivasi kepada siswa diperlukan untuk menumbuhkan semangat dan rasa percaya diri siswa dalam belajar matematika. Sehingga dengan adanya motivasi, siswa akan merasa terdorong untuk lebih giat belajar matematika.

    ReplyDelete
  30. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Saya akan mencoba menjawab pertanyaan no.14 tentang bagaimana mengembangkan pembelajaran matematika agar dapat membuat siswa merasa senang. Mungkin untuk siswa usia sekolah dasar terutama di kelas awal, melakukan pembelajaran matematika yang menyenangkan itu mudah karena beban materinya masih ringan. Guru hanya perlu melakukan kegiatan yang menarik serta menggunakan konteks nyata yang diminati siswa terkait dengan materi yang diajarkan. Namun, siswa di jenjang yang lebih tinggi seperti jennjang menenga memiliki beban materi yang cukup kompleks bahkan abstrak. Guru dalam memotivasi siswa untuk belajar ta semuda saat siswa masih di sekolah dasar. Oleh karena itu, sebagai guru harus memahami karakteristik siswanya. Apa yang diharapkan siswa dalam pembelajarannya dan seperti apa kemampuan belajar siswa. Dengan begitu guru dapat menentukan metode pembelajaran yang tepat seperti yang diharapkan siswa serta mampu memenuhi target materi sesuai dengan kurikulum.

    ReplyDelete
  31. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Menenggapi pertanyaan nomor 4, How to develop methods of teaching learning of mathematics?
    Tidak ada metode terbaik dalam pembelajaran. Setiap metode pembelajaran memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Dalam memilih metode pembelajaran yang akan digunakan haruslah memperhatikan materi pembelajaran, kemampuan kognitif siswa, motivasi siswa, serta tujuan pembelajaran atau fokus pembelajaran yang diinginkan. Sebagai contoh ketika tujuan pembelajaran yang ingin dicapai adalah kemampuan pemecahan masalah, maka alternatif metode yang dapat digunakan adalah pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran dengan pendekatan kontekstual, pembelajaran problem solving, dan sebagainya. Untuk itu, guru harus terus berupaya meningkatkan pengetahuannya mengenai model pembelajaran serta banyak membaca hasil-hasil penelitian pendidikan matematika

    ReplyDelete
  32. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Saya akan mencoba menjawab pertanyaan no 8, yaitu tentang How to develop students’ motivation in learning mathematics?. Motivasi dapat dikembangkan salah satunya dengan pembelajaran yang bervariasi dan inovatif sehingga siswa merasa tertantang dalam pembelajaran dan menumbuhkan motivasi belajar siswa.

    ReplyDelete
  33. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Saya akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 9 tentang How to develop problem solving activities of mathematics?. Guru dapat memilih model pembelajaran yang sesuai dan dapat mengembangkan kemampuan problem solving siswa. Dalam pembelajaran, guru harus membawa murid pada suasana siap menerima tantangan atau permasalahan dan mempersilahkan mereka untuk menyelesaikan permasalahan dengan berbagai alternatif jawaban dan cara apa saja yang mereka ketahui.

    ReplyDelete
  34. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Saya ingin mencoba menanggapi pertanyaan mengenai “How to develop innovative teaching learning of mathematics?” Menurut saya, salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan pembelajarn inovatif adalah melalui lesson study. Melalui lesson study guru akan mengetahui stregi untuk mengatasi permasalahan pembelajaran yang ia temui. Sehingga berawal dari situlah dia akhirnya akan mampu menentukan dan mengembangkan pembelajaran yang sepenuhnya memfasilitasi siswa dengan belajar.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  35. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Untuk masalah mengenai cara untuk mengembangkan pembelajaran matematika yang disenangi oleh siswa. Menurut saya yang pertama yang harus dilakukan adalah diawali dengan gurunya terlebih dahulua harus menyenangi mtk, mengajarkannya dengan penuh senang hati. Kemudian guru dengan menciptakan pbm yang sesuai dengan dunia siswa-siswanya, menggunakan masalah-masalah kontekstual yang dekat dengan siswa, membuat pbm yang sesuai dengan kemampuan siswa-siswanya, kemudian pbmnya pun melibatkan siswanya atau dengan kata lain siswa adalah actor belajarnya, dan terakhir adalah membuat pbm mtk itu sendiri menyenangkan misalnya menggunakan variasi metode, media pembelajaran, lks, dsb.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete

  36. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Kecemasan merupakan hal yang dapat dialami oleh setiap orang. Sebagai seorang pendidik kecemasan harus sesuai dengan kadarnya. Jangan sampai mengganggu proses pembelajaran. Sebelum kecemasan tersebut mengganggu, perlu dipahami ilmu untuk mengatasinya. Belajar belajar dan belajar merupakan penyelesaian terbaik yang dapat dilakukan pendidik.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete

  37. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Pendidik harus dapat mengatasi kecemasannya baik saat menyampaikan pelajaran, mengolah data nilai, menghadapi siswa, dan kecemasan psikologi lain. Pendidik harus menutupi kecemasannya agar siswa tidak merasakan kecemasan dari pendidiknya. Maka, belajar menjadi pendidik yang cerdas merupakan tuntutan yang tidak dapat dipungkiri agar apapun yang ada didalam pikiran pendidik tidak mempengaruhi kenyamanan siswa dalam belajar.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  38. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    menenggapi pertanyaan nomor 2, how to develop innovatif teaching learning of mathematics?
    Terdapat banyak komponen yang perlu diperhatikan untuk mengembangkan pembelajaran matematika yang inovatif, diantaranya adalah RPP, LKS, apersepsi, diskusi kelompok, variasi metode pembelajaran, variasi media pembelajaran, interaksi, skema pencapaian kompetensi, dan refleksi. Setiap komponen tersebut harus dilaksanakan dengan baik agar dapat terjadi pembelajaran matemtika yang inovatif

    ReplyDelete
  39. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C
    Meningkat

    kan kemampuan matematika siswa yang memiliki kemampuan di bawah rata-rata ialah salah satu problematika pembelajaran tersendiri. Harus diingat dan dipahami bahwa siswa memiliki kemampuanaatau kapasitas yang berbeda-beda. Sehingga sebagai guru harus dapat memberikan scaffolding yang tepat dengan porsi yang tepa pula bagi siswa-siswanya.Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  40. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Untuk meningkatakan kualitas pembelajaran matematika inovatif salah satunya dapat dilakukan dengan menggunakan media pembelajaran yang menyenangkan dan dapat mebingkatkan minat serta motivasi belajar siswa, jika motivasi belajar siswa tinggi, maka pembelajaran yang dilakukan dapat meningkatkan tingkat pemahaman siswa mengenai matematika serta materi yang dipelajari siswa pada umumnya. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  41. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Melakukan pembelajaran dimana siswa merasa nyaman dan menikmati pembelajaran yang berjalan dapat disiasati dengan melibatkan siswa secara langsung dalam kegiatan pembelajaran. Pembelajaran berbasis proyek atau diskusi dapat digunakan untuk meingkatkan motivasi siswa. Meningkatnya motivasi siswa akan membuat siswa bersemangat dan menikmati pembelajaran yang dilakukan apapun bentuknya. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  42. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Dalam proses pembelajaran, kondisi psikologi siswa sangat mempengaruhi keberhasilan proses pembelajaran. Guru hendaknya dapat memahami kondisi psikologi masing-masing siswanya. Tidak semua siswa memahami apa yang disampaikan guru dan tidak semua siswa menyukai pelajaran matematika. Untuk mengatasi masalah tersebut, peran guru dalam mengelola proses pembelajaran sangat diperlukan. Guru hendaknya menciptakan pembelajaran yang inovatif, komunikatif, dan bervariasi. Komunikasi atau interaksi antara guru dan siswa sangat diperlukan dalam proses pembelajaran.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  43. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Melanjutkan komentar saya sebelumnya, pembelajaran yang inovatif pelan-pelan akan mengubah paradigma siswa mengenai sulitnya belajar matematika menjadi menyenangkan. Apabila pembelajaran matematika menyenangkan maka proses belajar akan lebih mudah ditangkap siswa. Pembelajaran yang bervariasi juga sangat diperlukan. Pembelajaran bervariasi yaitu pembelajaran yang tidak hanya terpaku pada satu metode saja, melainkan kombinasi dari dua atau lebih metode. Dengan adanya pembelajaran yang bervariasi maka siswa tidak mudah bosan dan tidak mudah jenuh dalam mengikuti pembelajaran matematika. Selain itu, pemberian motivasi kepada siswa diperlukan untuk menumbuhkan semangat dan motivasi dalam belajar matematika. Sehingga dengan adanya motivasi, siswa akan merasa terdorong untuk lebih giat belajar matematika.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  44. Latifah Pertamawati
    S2 PM B
    17709251026

    Bismillaah..
    Talking about psychological problems in learning and teaching mathematics is related to talking about teachers and students problems' in learning and teaching mathematics. In my opinion, the idea of effective learning-teaching environment is to engage teachers and students in the process. Engaging teachers, as well students can make them feel secured so that they do the teaching-learning process eagerly. Particularly as teachers, we need to realize these matters and convince our selves that teaching is not an anxious routine. It is not just our duties. Perhaps, we should believe that teaching is fun. Perhaps. I believe by saying those words to our selves, it will also affect to our teaching styles, our students attitudes, and at the end it gives us the most effective teaching-learning environment that it can ever be.

    ReplyDelete