Feb 12, 2013

IDENTIFICATION PSYCHOLOGICAL PROBLEMS IN THE TEACHING LEARNING OF MATHEMATICS




IDENTIFICATION PSYCHOLOGICAL PROBLEMS IN THE TEACHING LEARNING OF MATHEMATICS.
By: S1 Students of Pre-Service Teacher Training Program of Secondary Mathematics Education. Thursday, November 20, 2008

1.How to encourage students to understand mathematics?
2.How to develop innovative teaching learning of mathematics?
3.The influence of teacher’s emotional on teaching learning of mathematics?
4.How to develop methods of teaching learning of mathematics?
5.How to facilitate the lower achievement students?
6.How to overcome teacher’s nervous whenever he/she conduct teaching learning mathematics?
7.How to promote effective communication in the class of mathematics?
8.How to develop students’ motivation in learning mathematics?
9.How to develop problem solving activities of mathematics?
10.What do you know about Home Schooling and how it implementation in teaching learning of mathematics?
11.What is the relevant of the theory of S-R in teaching learning of mathematics?
12.How to promote innovative teaching learning of mathematics?
13.How to develop the schema/scenario of teaching learning of mathematics?
14.How to develop teaching learning of mathematics in such a way that the students enjoy.
15.What do you know about Moving Class and how the impacts to the teaching learning of mathematics?
16. To what extent the influence of IQ to students’ competency in mathematics?
17. The role of memorizing activities in teaching learning of mathematics.
18. What do you think about trick/quick method in teaching learning of mathematics?
Contributors: Riyanti, Agustin Pandhuniawati Heriani, Hengkang Bara, Budiono, Mega Kusuma Listyotami, Dewi Fitrianing Lestari, Mei Hardiyanti, Dian Krismayanti, Mela Agustina, Endang Wahyuningsih, Indra Setyawati, Astrid Amretasari, Fajar Susilo, Rina Yulianingsih, Reni Nuraini, Agustiana Dwi Nurcahyani. Supervisor: Dr. Marsigit

67 comments:

  1. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Guru yang profesional adalah guru yang mengetahui bagaimana keadaan psikologi peserta didik dan mampu memberikan pelajaran sesuai dengan situasi dan kondisi peserta didik. Guru profesional juga akan selalu inovatif dan kreatif dalam membelajarkan matematika, dia akan selalu terus belajar agar pembelajaran matematika yang disampiakannya lebih bemafaat untuk kehidupan siswanya dimasa yang akan datang. Sehingga dengan inovasi dan kreativitas guru dalam mengajar akan menjadikan PBM dikelas akan lebih enjoy lebih menyenangkna dan lebih bermanfaat.

    ReplyDelete
  2. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Mengidentifikasi psikologi siswa dapat dilihat dari cara siswa mempelajari suatu pelajaran khususnya pelajaran matematika. Sudah menjadi hal yang biasa bahwa pandangan seseorang terhadap matematika adalah pelajaran yang sulit dan tidak menyenangkan khususnya bagi para siswa. ada sebagian siswa yang lalu menganggap bahwa dirinya tidak memiliki bakat untuk mempelajari matematika. Jika ada siswa yang memiliki anggapan atau keyakinan (belief) seperti itu, maka ia sepertinya sudah memvonis dirinya untuk tidak usah dan tidak akan mampu mempelajari matematika, karena meskipun ia mempelajari matematika maka ia akan tetap tidak akan berhasil mempelajari. Tentunya, anggapan seperti itu cukup mengkhawatirkan dan perlu pemikiran dan penanganan yang lebih cermat untuk dilakukan perbaikan, terutama oleh para guru SD, alasannya jika ada siswa SD yang memiliki anggapan atau keyakinan (belief) bahwa dirinya tidak memiliki bakat untuk mempelajari matematika maka keyakinan tersebut akan terus dibawanya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

    ReplyDelete
  3. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Sebagai seorang guru yang baik dalam memberikan pelajaran harus mempunyai waktu untuk membuat ‎persiapan dalam mengajar para guru harus menyediakan fasilitas bagi siswa bahwa cara untuk menemukan matematika mereka sendiri. Mereka harus mengembangkan pola pikir mereka tentang matematika, guru hanya sebagai fasilitator yang membuat alat pembelajaran yang menarik untuk bebas berekspresi, berpikir kreatif, dan sebagainya. Dengan demikian memahami matematika juga akan lebih mudah karena siswa merasa senang guru hendaknya menciptakan pembelajaran yang inovatif, komunikatif, dan bervariasi. Komunikasi antara guru dan siswa sangat diperlukan dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  4. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Menanggapi pertanyaan "What do you think about trick/quick method in teaching learning of mathematics?". Untuk membentuk atau membangun konsep matematika yang baik tentunya menggunakan trik atau metode yang cepat rasanya tidak tepat, karena dengan menggunakan trik cepat banyak langkah-langkah atau konsep-konsep yang terlewati sehingga mendapatkan penyelesaian atau hasil akhir. Tetapi di sisi lain penggunaan trik cepat juga berguna khususnya untuk menjawab tes pilihan ganda dengan waktu yang terbatas, seperti dalam menyelesaikan soal ujian nasional atau SBMPTN. Tentunya kita sebagai guru akan memberikan yang terbaik kepada peserta didik kita yang tidak hanya melihat hasil akhir siswa dalam mengerjakan soal-soal yang ada, namun juga melihat kemampuan kognitif, psikomotorik dan afektif siswa.

    ReplyDelete
  5. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    To what extent the influence of IQ to students’ competency in mathematics?
    Sepemahaman saya IQ seseorang dapat berubah sepanjang perkembangan pengetahuannya. Kompetensi matematika siswa dapat dipengaruh dari berbagai aspek, tidak hanya dari IQ semata. Salah satu faktor yang paling penting pengaruhnya adalah latihan. Siswa yang belajar dengan tekun, berlatih tanpa henti dan sungguh – sungguh, ia akan jauh lebih lebih hebat kompetensi matematikanya dibandingkan siswa yang memiliki IQ tinggi namun malas belajar. Namun jika siswa memiliki IQ yang tinggi dan rajin berlatih, sudah pasti kemampuan matematikanya melebihi dari kemampuan siswa lainnya. Karena matematika tidak hanya soal membaca teori, namun membuktikan teori, menghitung dan menerapkannya.

    ReplyDelete
  6. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    What do you know about Home Schooling and how it implementation in teaching learning of mathematics?
    Home schooling merupakan kegiatan pembelajaran yang dilakukan di rumah siswa. Orang tua memilih home schooling untuk anaknya pasti mempertimbangkan berbagai aspek, diantaranya adalah ingin memfokuskan kelebihan/bakat yang dimiliki anak, kesulitan untuk bersosialisasi dan adaptasi ke lingkungan luar, faktor kesehatan, lingkungan sekolah di sekitar yang kurang memenuhi kriteria dan lains sebagainya.
    Impelementasi pembelajaran matematika untuk siswa home schooling sama seperti siswa pada umumnya, dapat menggunakan metode dan bentuk – bentuk soal matematika yang dianjurkan, namun dibatasi karena tidak dapat melakukan pembelajaran secara beramai – ramai atau berkelompok, dan jam pembelajaran yang tidak harus mengikuti peraturan dari dinas pendidikan daerah setempat.

    ReplyDelete
  7. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Terkait masalah How to develop teaching learning of mathematics in such a way that the students enjoy Membuat pembelajran bermakna adalah tantangan bagi guru yang mengajar ilmu murni (tidak seperti fisika atau biologi yang jelas ada di kehidupan kita). Dalam hal in matematika. Salah satu cara agar pembelajaran bermakna yaitu dengan pembelajran kontekstual. Selain kontekstual, dalam kegiatan kelas jangan hanya guru saja yang berperan (teacher centre) tetapi siswalah ynag harus berperan aktif (student centre). Sehingga siswa benar-benar merasa terlibat dan pembelajaran pun menyenangkan. Ditambah lagi pembelajaran diselingi beberapa permainan, pasti anak akan menikmati dan tidak merasa bahwa jika sedang belajar.

    ReplyDelete
  8. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Menanggapi masalah How to develop problem solving activities of mathematics. tentu saja dengan metode pembelajaran problem based learning. Disini siswa dari awal sudah mulai diarahkan untuk memecahkan masalah. Anak bisa diarahkan hingga pada project based learning. Sehingga siswa dapat menyelesaikan permasalahan matematikanya baik sendiri maupun kelompok. Jika saat usia sekolah saja siswa telah terampil menyelesaikan masalah matematika, diharapkan terampil pula menyelesaikan permasalahan di kehidupan nyata kelak.

    ReplyDelete
  9. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    salah satu cara untuk mendorong siswa untuk memahami matematika adalah membuat siswa tertarik dengan matematika terlebih dahulu. hal ini dapat dilakukan dengan guru harus lebih kreatif dalam memberikan pembelajaran. proses yang akan dilaksanakan siswa diusahakan agar tidak terlalu membebani siswa.
    sedangkan untuk mengembangkan pembelajaran matematika yang inovatif, maka guru perlu melakukan penelitian yang sesuai dengan ruang dan waktunya siswa. dengan begitu maka penelitian tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas belajar siswa.

    ReplyDelete
  10. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    cara untuk menyelesaikan permasalahan berupa Bagaimana mengembangkan pembelajaran matematika dengan cara yang disukai siswa adalah dengan mengikuti gaya belajar siswa yang akan kita hadapi. dengan demikian mereka akan merasa sejalan dengan gaya mengajar kita sebagai guru. tentu siswa hanya butuh proses adaptasi yang sebentar, tapi jika proses adaptasi lama karena gaya belajar dan gaya mengajar kita berbeda,

    ReplyDelete
  11. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPS Pendidikan Matematika C 2016

    Menanggapi pertanyaan tentang moving class dan dampaknya terhadap pembelajaran matematika, menurut literatur yang saya baca mengenai moving class, Moving Class adalah salah satu sistem pembelajaran yang mana setiap guru mata pelajaran sudah siap mengajar di ruang kelas yang telah ditentukan sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya sehingga saat pergantian pelajaran bukan guru yang datang ke kelas siswa namun siswa datang ke kelas guru. sistem moving class ini, seorang siswa dituntut untuk kreatif dalam belajar. Guru sudah tidak saatnya lagi memerintahkan siswa untuk belajar. Namun siswa harus belajar dengan kesadaran diri. sehingga siswa mampu menguasai konsep dengan sepenuhnya. maka siswa yang lebih berperan aktif dalam menerima pelajaran dari guru.

    ReplyDelete
  12. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Menanggapi tentang metode dalam mengajar matematika, saat ini ada banyak metode yang dapat dipakai guru untuk mengajarkan matematika, misalnya dengan metode pemecahan masalah atau metode yang berbasis kontekstual. Dengan banyaknya metode yang digunakan akan membuat siswa tertarik dan termotivasi dalam mempelajari matematika. Pada materi tertentu yang sesuai, dapat digunakan pula alat peraga atau permainan sehingga siswa tidak merasa bosan dalam mengikuti pelajaran.

    ReplyDelete
  13. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Saya tertarik dengan masalah “How to encourage students to understand mathematics?”.
    Masalah pembelajaran matematika dari aspek kognitif adalah masalah yang terkait dengan pemahaman materi matematika. Biasanya, masalah ini bersumber pada penyajian materi pembelajaran matematika. Seperti dikaji di bagian pendahuluan, pembelajaran sebaiknya disajikan dengan meminimalkan extraneous cognitive load dan mengoptimalkan germane cognitive load melaui penyajian bahan ajar dan instruksi pembelajaran yang tepat. Selain itu juga ada faktor intrinsic cognitive load yang memberikan alasan mengapa materi ajar perlu disajikan dengan terurut atau skematis, juga bertahap sesuai kemampuan prasyarat yang dimiliki oleh siswa.
    Apabila ketiga cognitive load ini dapat ditata atau diorganisasikan dengan baik oleh guru, maka semakin kecil kemungkinan munculnya kesulitan memahami materi matematika tertentu. Oleh karena itu, penyelesaian dari masalah ini atau untuk menghindari munculnya masalah ini, metode pembelajaran matematika harus didesain dengan strategik dan inovatif. Strategik artinya metode pembelajaran ini sistematis mengarah pada tujuan yang jelas (terukur). Dengan menyusun tujuan pembelajaran yang jelas, guru dapat mengidentifikasi kebutuhan materi prasyarat, menyusun materi dengan sistematis dan skematis, mengidentifikasi kemampuan awal siswa dan menyusun tahap-tahap pembelajaran dengan efisien. Inovatif artinya metode pembelajaran yang disusun selalu disesuaikan dengan karakteristik kognitif siswa sehingga tidak monoton. Pembelajaran yang inovatif adalah pembelajaran yang dapat mendorong siswa untuk belajar dengan terlibat secara (individu) aktif (secara mental) dalam proses belajar itu, tidak selalu secara kolaboratif tetapi juga secara mandiri. Peran guru dalam memfasilitasi pembelajaran yang inovatif sangatlah besar, meskipun untuk mencapai ini, diperlukan persiapan pembelajaran yang cukup intensif.
    Mungkin tidak ada satu metode yang terbaik dalam pembelajaran matematika, namun apapun nama metodenya, asalkan metode pembelajaran matematika ini strategik (mencapai tujuan pembelajaran) dan inovatif (bervariasi sesuai kebutuhan belajar siswa) maka metode ini adalah metode yang terbaik. Dengan metode pembelajaran seperti ini, masalah kesulitan pemahaman materi matematika kemungkinan besar dapat dihindari.

    ReplyDelete
  14. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    How to develop students’ motivation in learning mathematics?
    Mungkin salah satu solusinya sebagai pendidik harus pandai memahami suasana kelas,‎ ini bertujuan agar tidak ada hal-hal yang dapat mengganggu atau ‎menghambat jalannya proses pembelajaran.‎ Gunakan permainan‎ agar siswa tidak bosan,maka libatkanlah mereka dalam sebuah permainan matematika. Penggunaan media belajar yang bersifat konkret‎ agar siswa mampu melihat langsung apa yang dimaksud oleh ‎guru. Terapkan Diskusi,‎ lakukanlah diskusi dalam pemecahan saoal-soal yang belum dipahami siswa,baik secara diskusi antar ‎teman ataupun antar kelompok dengan bimbingan dari guru.‎ Sehingga dari sini diharapkan akan muncul motivasi belajar siswa.

    ReplyDelete
  15. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    8.How to develop students’ motivation in learning mathematics?

    Dengan cara memperjelas tujuan yang akan membuat siswa penasara mengenai yang ingin dicapai dalam pembelajaran, menciptakan suasana yang mana akan membuat siswa nyaman berada dalam lingkungan belajar dan yang menyenangkan dalam belajar, menggunakan variasi metode penyajian yang menarik sehingga tidak memunculkan sifat bosan siswa akan belajar, memberikan pujian yang wajar setiap keberhasilan siswa, memberikan penilaian, memberi komentar terhadap hasil pekerjaan siswa dan menciptakan persaingan serta kerjasama.

    ReplyDelete
  16. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    How to facilitate the lower achievement students?
    The main problem that is developing in the our education today is still about the low achievement of student learning. Teacher is someone who has an important role in facilitating student learn. To facilitate the lower achievement students, we must patiently accept them, teach math by repeating the material, use contextual problems, give an example and feeds, use the variety of methods, interactions, resources and media of learning, and the others. Teacher should be creative and innovative in facilitating student learn.

    ReplyDelete
  17. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    What do you know about Moving Class and how the impacts to the teaching learning of mathematics?
    “Moving Class” atau kelas berjalan merupakan suatu sistem pembelajaran dimana setiap kelas ditetapkan sebagai tempat pembelajaran untuk mata ajar tertentu yang telah dilengkapi sarana prasarana yang diperlukan dalam proses pembelajaran mata ajar tersebut. Sistem moving class dapat membawa dampak positif dan dampak negatif bagi pembelajaran (termasuk pembelajaran matematika). Sistem pembelajaran dengan menggunakan moving class dapat menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab siswa, karena siswa harus mencari ruang kelasnya pada setiap pergantian pelajaran. Selain itu dapat melatih peserta didik dan guru untuk menggunakan waktu sebaik mungkin agar waktu pembelajaran dapat berjalan dengan efektif. Tapi dampak negatifnya, moving class ini memerlukan persiapan yang matang. Akan sangat banyak masalah pembelajaran yang muncul jika dilakukan tanpa persiapan yang matang. Selain itu, guru juga perlu memperhatikan waktu dan jarak dari satu kelas ke kelas lain serta sarana dan prasarana di setiap kelas.

    ReplyDelete
  18. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    To answer the question no. 8 How to develop students’ motivation in learning mathematics? As we know motivation is very improtant in learning mathematics. Because in learning mathematics must have wish ourselves especially student. And strategies for increasing student motivation in math is (1) Call Attention to a Void in Students' Knowledge (2)Show a Sequential Achievement (3) Discovering a Pattern (4) Present a Challenge (5) Entice the Class with a “Gee-Whiz” Mathematical Result (6). Indicate the Usefulness of a Topic (7) Use Recreational Mathematics (8). Tell a Pertinent Story (9) Get Students Actively Involved in Justifying Mathematical Curiosities.
    (https://www.edutopia.org/blog/9-strategies-motivating-students-mathematics-alfred-posamentier)

    ReplyDelete
  19. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Dalam pembelajaran pastinya ada masalah baik dalam proses maupun hasilnya. Peran guru dalam menyelesaikan masalah yaitu terlihat dari cara guru menidentifikasi masalah tersebut kemudian mencoba mencari solusi atas permasalahannya dengan cara memperbaiki kekurangan dari segi pembelajaran. Sehingga dalam mengembangkan metode pembelajaran matematika, guru harus menyesuaikan materi yang akan dipelajari dan strategi dalam penyampaiannya.

    ReplyDelete
  20. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Salah satu aspek penting dalam pembelajaran yang perlu disiapkan oleh guru adalah menggunakan metode pembelajaran yang inovatif. Jika pembelajaran disampaikan dengan metode tradisional atau ceramah, artinya guru bermula dengan menyampaikan definisi, rumus, contoh soal dan kemudian memberikan latihan soal yang serupa dengan contoh soal, maka pemahaman konsep siswa tidak akan bermakna. Pembelajaran sebaiknya memfasilitasi siswa untuk ikut andil dalam menemukan konsep. Metode pembelajaran yang dapat digunakan misalnya dengan kooperatif atau dengan metode Lesson Study. Dengan pembelajaran yang inovatif diharapkan pemahaman siswa lebih luas dan mendalam sehingga prestasi belajar siswa bisa optimal.

    ReplyDelete
  21. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Identifikasi psikologi tidaklah mudah apalagi setiap anak memiliki masalah psikologinya masing-masing. Untuk itu, peran guru sangat diperlukan dalam hal ini agar pembelajaran dapat berhasil maka masalah psikologi harus dapat teratasi terlebih dahulu. Disinilah tantangan guru, meski sulit namun keberhasilan adalah kepuasan tersendiri.

    ReplyDelete
  22. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. menurut saya persoalan psikologi merupakan persoalan yang sedikit rumit, sebab siswa sendirilah yang bisa mengatasi persoalan tersbut, guru hanya menjadi fasilitator yang membantu siswa mengatasi persoalan psikologis. Untuk dapat membantu siswa mengatasi masalah psikologisnya menurut saya guru harus berusaha membuat matematika terasa mudah dan menyenagkan. Langkah yang dapat dilakukan dengan terus belajar dan berinovasi dalam pembelajaran di kelas.

    ReplyDelete
  23. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Mengidentifikasi masalah belajar mengajar matematika memiliki tujuan untuk menentukan bagaimana langkah yang harus diambil guru dalam mengajarkan matematika kepada siswa. Saya ingin mencoba menjawab pertanyaan no 8 pada tulisan ini:
    How to develop students’ motivation in learning mathematics?
    Untuk menumbukhan atau mengembangkan motivasi siswa dalam belajar matematika maka guru harus menanamkan kepada siswa bahwa matematika itu menyenagkan dan penting. Sebagai langkah yang harus dilakukan guru maka: Pertama, untuk pembelajaran matematika yang menyenangkan kita dapat menerapkan permainan dalam pembelajaran matematika, ataupun dapat menerapkan metode pembelajaran TGT (Team Game Tournament). TGT dapat didesain dalam setiap materi pembbelajaran matematika. Kedua, bagaimana caranya agar siswa menganggap matematika penting, maka dapat diterapkan pembelajaran matematika realistik, karena pembelajaran ini bertitik pada pembelajaran menggunakan masalah kontekstual kehidupan sehari-hari siswa.

    ReplyDelete
  24. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    The influence of teacher’s emotional on teaching learning of mathematics
    Pengaruh emosi guru terhadap pengajarannya dalam pembelajaran matematika. Menurut saya hal ini berpengaruh karena emosi selalu menyertai sesorang dalam kegiatannya. Dalam pembelaran matematika mungkin guru menemui siswa yang memiliki kecerdasan rendah, karakter yang kurang baik atau siswa yang kuat pemahamannya tentang matematika. Hal ini menuntut guru menggunakan emosinya dengan bijak. Dimana emosi adalah perasaan yang bisa saja memuncak ketika menghadapi permasalahan yang ia tidak suka. Seorang guru harus mampu menahan emosi dan mengatur emosinya ketika pembelajaran berlangsung, terma matematika.

    ReplyDelete
  25. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    18. What do you think about trick/quick method in teaching learning of mathematics?
    Cara cepat atau trik cepat merupakan salah satu budaya instan dalam pendidikan, sama halnya dengan pengajaran tanpa alasan. Pengajaran dengan aturan-aturan tanpa alasan diibaratkan seseorang yang belajar mengemudi, diberitahu jika ia ingin istirahat ia harus menekan pedal kopling, tanpa diberitahu alasannya. Menurut Skemp (1971:119), jika yang diinginkan agar siswa mampu menyelesaikan permasalahan dengan cepat dan efisien, maka metode seperti ini cukup memadai. Akan tetapi, jika ada kepentingan lain dibutuhkan untuk memahami yang dikerjakan seseorang, maka metode ini tidak cukup. Dan pemahaman ini tidak sekedar prestise untuk membuat tugas lebih menyenangkan, melainkan suatu keperluan agar mampu menyesuaikan pengetahuannya dengan situasi-situasi baru.

    ReplyDelete
  26. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Saat ini masih ada pembelajaran dimana guru mengawali pembelajaran dengan pemberian rumus cepat dan definisi. Padahal siswa tidak mudah menerima konsep matematika langsung melalui definisi dan rumus cepat. Memang dengan menggunakan rumus cepat akan lebih cepat menemukan jawabannya. Namun, proses lebih penting dari jawaban. Guru seharusnya memulai dengan memberikan contoh dan non contoh ke siswa, sehingga siswa mampu memberikan definisi sendiri mengenai konsep yang diajarkan, siswa mampu mengkonstruk sendiri pengetahuannya, tidak memberikan rumus cepat.

    ReplyDelete
  27. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Menurut UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 4, yang dimaksud guru sebagai agen pembelajaran (learning agent) adalah peran guru antara lain sebagai fasilitator, motivator, pemacu, perekayasa pembelajaran, dan pemberi inspirasi belajar bagi peserta didik. Dari pengertian tersebut, jelas lah guru memiliki tanggung jawab yang tinggi.

    ReplyDelete
  28. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Guru di sini memiliki berbagai peran antara lain, guru sebagai inspirator, informator, motivator, inisiator, fasilitator, pembimbing, mediator, dan elevator. Dari berbagai peran di atas dapat disimpulkan bahwa guru berperan untuk memberikan pemahaman mengenai bagaimana cara belajar yang baik, memberikan informasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, mendorong minat belajar siswa, menciptakan belajar yang menyenangkan, membimbing siswa menjadi lebih cakap dan mandiri, serta guru dituntut untuk menjadi seorang evaluator yang baik dan jujur, dengan memberikan penilaian yang menekankan pada proses di mana siswa yang lebih aktif. Jangan jadikan matematika sebagai pelajaran yang identik dengan menghafal rumus matematika, akan tetapi jadikan matematika sebagai pelajaran yang memeberikan tantangan kepada siswa untuk selalu melakukan investigasi. Sehingga, siswa terpacu dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

    ReplyDelete
  29. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari berbagai artikel dan elegi-elegi Bapak Marsigit memberikan banyak manfaat kepada kita terutama dalam proses pembelajaran yang mengarah pada pembelajaran inovatif. Hal ini memberikan jalan alternatif yang sepatutnya dapat mejadi modal atau dapat diterapkan oleh calon guru atau guru dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, hendaknya setiap guru berperan sesuai dengan hakikat tugasnya yaitu sebagai pendidik profesional. Sehingga, diharapkan mampu mencapai tujuan pendidikan secara efektif.

    ReplyDelete
  30. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Sebelum memulai pembelajaran di awal semsester salah satu tugas guru adalah mengidentifikasi masalah psikologis dalam pembelajaran matematika yang nantinya akan berdampak pada pembelajaran. Dan tidak masalah yang timbul dalam diri siswa saja tetapi juga pada gurunya. Pertanyaan no. 6 bagaimana mengatasi kegelisahan guru setiap kali ia melakukan pembelajatan matematika? Nah ini bisa saja terjadi ketika guru masuk ke kelas untuk mengajar tetapi tidak mempersiapkan RPP dan perangkat lainnya apalagi jika guru tidak menguasai materi yang akan di ajarkan.

    ReplyDelete
  31. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPS P.Mat D

    banyak manfaat yang didapat dari elegi-elegi artikel Prof Marsigit untuk kita terutama dalam proses pembelajaran yang mengarah pada pembelajaran inovatif. Hal ini memberikan jalan alternatif yang sepatutnya dapat mejadi modal atau dapat diterapkan oleh calon guru atau guru dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, hendaknya setiap guru berperan sesuai dengan hakikat tugasnya yaitu sebagai pendidik profesional. Sehingga, diharapkan mampu mencapai tujuan pendidikan secara efektif.

    ReplyDelete
  32. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Pada point 14.How to develop teaching learning of mathematics in such a way that the students enjoy.Cara mengembangkan pemeblajaran yang disukai siswa adalah dengan cara mengenali dan memahami kebutuhan siswa dalam pembelajaran. Guru dituntut mampu untuk memahami kebutuhan siswa, jadi jika dirasa siswa merasa bosan dengan pembelajaran maka guru harus mengubah metode pengajarannya.

    ReplyDelete
  33. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Mengenai bagaimana memfasilitasi siswa yang memiliki lower achievement yaitu dengan cara pendekatan working examples, dalam working examples siswa memahami masalah yang dilengkapi dengan langkah-langkah penyelesaiannya, kemudian siswa mengerjakan masalah yang penyelesaiannya mirip dengan contoh yang diberikan, sehingga cara ini efektif bagi siswa yang memiliki lower achievement.

    ReplyDelete
  34. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembelajaran diawali dengan motivasi dari guru. Motivasi yang disampaikan dapat berupa tujuan mempelajari suatu matematika, bisa juga memberikan gambaran kepada siswa pentingnya mempelajari matematika tersebut dalam kehidupan sehari-harinya. Maka dari situlah siswa belajar dengan mengetahui untuk apa mereka belajar, dan mereka dapat bersungguh-sungguh dalam belajar. Paparan diatas juga dapat sekaligus menjawab pertanyaan 25. Guru dapat memberikan motivasinya di awal pembelajaran, juga menyemangati siswa di tengah-tengah pembelajaran.

    ReplyDelete
  35. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembelajaran bermakna adalah ketika siswa mampu mengkonstruksi pengetahuannya sendiri, dan pada pembelajarannya guru berperan sebagai fasilitator, dan siswa lah yang melaksanakan pembelajaran secara aktif dan mandiri. Pembelajaran bermakna juga berarti pembelajaran sebagai cycle, dan melekat pada diri seorang siswa

    ReplyDelete
  36. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Pertanyaan yang paling menarik perhatian saya adalah, “bagaimana membuat pembelajaran matematika yang bisa membuat siswa enjoy”. Karena berdasarkan pengalaman saya mengobservasi pembelajaran matematika (untuk penelitian skripsi), pembelajaran matematika sangat membosankan. Hasil yang saya dapatkan, hal ini terjadi karena guru menggunakan metode yang monoton, sehingga tidak terjadi inovasi dan siswa mengalami kejenuhan. Setelah dibuatkan media pembelajaran dan guru menggunakannya, siswa menjadi lebih semangat dalam belajar dan termotivasi untuk meningkatkan prestasinya.

    ReplyDelete
  37. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    How to encourage students to understand mathematics?

    One of the tasks of teachers is to motivate students to be more ready and bring up the curiosity of students. It is necessary, so students is learning a material are not forced to learn it. But it was driven from him to study the material. Example how to motivate student is to give little story about the material to be learned and its usefulness in everyday life so that emerge seeds of motivation appear in student.

    ReplyDelete
  38. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    How to develop innovative teaching learning of mathematics?

    To develop innovative mathematical learning, which teacher first serves as a facilitator. And students act as subject of education. So the teacher must provide methods, and so on for the purpose of learning is met. So that learning is no longer centered on the teacher. But now it is centered on students. So students are able to reconstruct their knowledge with the variety that teachers have prepared. To meet the needs of students.

    ReplyDelete
  39. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    The influence of teacher’s emotional on teaching learning of mathematics?

    In the course of teaching it is the teacher must control the emotions in his heart churned. So the teacher can be professional distinguish school affairs with that is not. So that in the learning of teachers must bring a sense of gemberi in order to erase a comfortable atmosphere for students on the move reach math.

    ReplyDelete
  40. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    How to develop methods of teaching learning of mathematics?

    The main idea is as like as may coment to number 2. But to develop method firsly techear have to understand the cokgnitif of the student. Which is grouping student to the best method tor teaching their in class like on article “ Forum Tanya Jawab 63: Bagaimana Siswa Bisa Menentukan Kurikulum?” written by Prof Marsigit.So techer have to known the characteristics of their students.

    ReplyDelete
  41. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    How to facilitate the lower achievement students?

    To facilitate students with low achievements as well as facilitate high achieving students as well as facilitate students in general by providing a variety of methods, media, props and more. In this case, however, teachers facilitate high achievers to reconstruct their own knowledge. So that independently learn and do activities that have been prepared. Which is likely to spend more activity than other students. So as I have explained teachers still have to provide variations yng different kinds of existence. So that the target is not the number of activities dilakakukan but how where the process otan kereka evolved.

    ReplyDelete
  42. Taufan Adi Pradana
    13301241059
    Pendidikan Matematika A 2013

    Assalamualaikum.wr.wb
    Psikologi sangat berpengaruh terhadap proses pembelajaran.
    Masalah psikologi ini tidak hanya dialami oleh siswa saja, melainkan juga oleh guru.
    Seperti misalnya kecemasan guru sewaktu melakukan proses pembelajaran.
    Kecemasan guru akan datangnya ujian nasional, maupun kecemasan-kecemasan psikologi yang lain.
    Kecemasan dan masalah psikologi ini harus segera diatasi oleh guru agar tidak menghambat proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  43. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Sebenarnya ada beberapa cara mudah bagi guru untuk membuat siswa suka matematika sejak dini. Ajak siswa belajar matematika dengan suasana santai dan nyaman serta interaktif. Berikan permainan-permainan yang berhubungan dengan pelajaran matematika. Kenalkan siswa-siswa dengan symbol-simbol matematika sejak dini. Misal dengan menempelkan angka dan symbol matematika berwarna-warni dengan bentuk yang lucu di dinding kamarnya. Sehingga siswa-siswa sudah terbiasa mengenal symbol tersebut sejak dini sehingga mereka suka matematika. Pada usia sekolah, komunikasikan dengan guru matematika di sekolah untuk mengajarkan matematika dengan eksplorasi luar ruangan atau permainan-permainan yang membuat siswa semakin suka matematika.

    ReplyDelete
  44. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Guru dapat memberikan lingkungan belajar yang nyaman dan interaktif, siswa akan berkembang semakin percaya diri. Tanamkan juga bahwa matematika bukan pelajaran yang sulit. Semua hal itu sulit, tetapi masih bisa dipelajari. Dengan adanya kepercayaan-diri pada siswa, hal ini menjadi nilai tambah bagi mereka untuk berperan aktif dalam proses belajar mengajar. Berikan dan arahkan siswa agar termotivasi mempelajari dan suka matematika. Dengan adanya motivasi yang jelas, matematika menjadi pelajaran yang mereka sukai tanpa terbebani. Kenalkan tokoh-tokoh atau orang penting yang telah sukses dalam menekuni bidang matematika. Hal ini juga bisa menjadi motivasi tambahan buat mereka karena mengagumi tokoh tersebut. Jika saat mereka jenuh melihat rumus matematika yang terlalu rumit, ingatkan mereka untuk bangkit bahwa kesulitan-kesulitan itu masih tetap bisa diatasi dengan giat belajar.

    ReplyDelete
  45. Hyldha Wafda Mufida
    14301241026
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa psikologi sangat berpengaruh terhadap proses pembelajaran, begitupun sebaliknya. Masalah psikologi ini tidak hanya dialami oleh siswa saja, melainkan juga oleh guru. Seperti misalnya kecemasan guru sewaktu melakukan proses pembelajaran. Kecemasan guru akan datangnya ujian nasional, maupun kecemasan-kecemasan psikologi yang lain. Kecemasan dan masalah psikologi ini harus segera diatasi oleh guru agar tidak menghambat proses pembelajaran. hal serupa juga dialami oleh siswa. jika kedua elemen pendidikan mengalami psikologi yang tidak baik, daat dipastikan pembelajaran tidak akan berjalan dengan baik pula.

    ReplyDelete
  46. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    menenggapi pertanyaan nomor 2, how to develop innovatif teaching learning of mathematics?
    Terdapat banyak komponen yang perlu diperhatikan untuk mengembangkan pembelajaran matematika yang inovatif, diantaranya adalah RPP, LKS, apersepsi, diskusi kelompok, variasi metode pembelajaran, variasi media pembelajaran, interaksi, skema pencapaian kompetensi, dan refleksi. Setiap komponen tersebut harus dilaksanakan dengan baik agar dapat terjadi pembelajaran matemtika yang inovatif.

    ReplyDelete
  47. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    menenggapi pertanyaan nomor 4, How to develop methods of teaching learning of mathematics?
    Tidak ada metode terbaik dalam pembelajaran. Setiap metode pembelajaran memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Dalam memilih metode pembelajaran yang akan digunakan haruslah memperhatikan materi pembelajaran, kemampuan kognitif siswa, motivasi siswa, serta tujuan pembelajaran atau fokus pembelajaran yang diinginkan. Sebagai contoh ketika tujuan pembelajaran yang ingin dicapai adalah kemampuan pemecahan masalah, maka alternatif metode yang dapat digunakan adalah pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran dengan pendekatan kontekstual, pembelajaran problem solving, dan sebagainya. Untuk itu, guru harus terus berupaya meningkatkan pengetahuannya mengenai model pembelajaran serta banyak membaca hasil-hasil penelitian pendidikan matematika

    ReplyDelete
  48. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    menenggapi pertanyaan nomor 5, How to facilitate the lower achievement student?
    Siswa dengan prestasi yang rendah memerlukan perhatian yang lebih. Guru harus mencari tahu penyebab utama rendahnya prestasi siswa. Setelah mengetahui penyebabnya, guru dapat berupaya untuk mneyelesaikan masalah tersebut. Terkait dengan tingkat prestasi matematika siswa, gru dapat mengembangkan LKS yang berjenjang yang mana berbeda-beda untuk siswa dengan prestasi matematika tinggi, untuk siswa dengan prestasi matematika sedang, dan untuk siswa dengan prestasi matematika rendah.

    ReplyDelete
  49. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    menenggapi pertanyaan nomor 7, how promote effective communication in the class of mathematics?
    Komunikasi merupakan salah satu komponen penting dalam suksesnya suatu pembelajaran. Komunikasi antara guru dengan siswa serta komunikasi antar sisiwa harus berjalan dengan baik. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan pembelajaran kooperatif sehingga siswa dapat aktif berkomunikasi dengan teman sebayanya. Selain itu, guru juga perlu membangun hubungan interpersonal dengan siswa agar komunkasi dapat berjalan dengan lancar.

    ReplyDelete
  50. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    menenggapi pertanyaan nomor 9, how to develop problem solving activities of mathematics?
    Aktivitas problem solving dapat dikembangkan oleh guru dengan cara menyediakan sarana agar siswa dapat melakukan kegiatan tersebut, misalnya saja dengan menggunakan model atau pendekatan pembelajaran yang tepat. Sebagai contoh, pendekatan pembelajaran berbasis masalah. Dengan pendekatan ini maka siswa akan dituntut untuk melakukan kegiatan penyelesaian masalah.

    ReplyDelete
  51. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Untuk mengembangkan kemampuan pembelajaran matematika guru memerlukan banyak pengalaman dan pengetahuan. Namun disamping itu juga memerlukan latihan agar apa yang dia peroleh dapat diaplikasikan dan kemudian direfleksi apakah masih perlu ditingkatkan atau masih belum sesuai dengan yang diharapkan.

    ReplyDelete
  52. Fatmawati
    18709251071
    PM.D 2016
    Saya akan mencoba menjawab pertanyaan ke-18 mengenai cara cepat dalam pembelajaran matematika.
    Menurut saya cara cepat tersebut bukanlah sesuatu hal yang salah, cara cepat tersebut dapat diberikan kepada siswa disertai juga dengan pemahaman konsep yang baik untuk siswanya, sehingga siswa tidak hanya hafal rumus atau cara cepat tapi juga paham dengan apa yang mereka kerjakan.

    ReplyDelete
  53. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Guru memiliki tanggungjawab mendidik semuanya, akan tetapi dengan kapasitas yang berbeda-beda disesuaikan dengan kemampuan masing-masing siswa.

    ReplyDelete
  54. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Kebanyakan siswa akan lebih merasa ringan jika bentuk soal adalah pilihan ganda, dengan soal pilihan ganda siswa akan memiliki kesempatan menjawab dengan betul walaupun tidak paham.

    ReplyDelete
  55. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Transfer of knowledge adalah menstransfer ilmu, artinya siswa hanya menerima pengetahuan dari gurunya saja tidak membangun pengetahuan. Transfer of value adalah transfer nilai, artinya guru memberikan nilai-nilai atau norma kepada murid.

    ReplyDelete
  56. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Pendidikan merupakan suatu proses untuk mendapatkan hasil dan mencapai tujuan. Sedangkan budaya instant adalah mendapatkan hasil dan mencapai tujuan tanpa melalui proses.

    ReplyDelete
  57. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Matematika sebagai pemecahan masalah dikelas adalah menggunkan matematika untuk menyelesaikan permasalahan di kehidupan dengan memodelkan masalah ke dalam bentuk matematika formal.

    ReplyDelete
  58. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Belajar matematika sebagai proses adalah cara siswa mendapatakan pengetahuan matematika, sedangkan matematika sebagai hasil adalah bagaimana matematika dapat menjadi solusi untuk masalah yang dihadapi.

    ReplyDelete
  59. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Siswa dapat terlibat aktif di kelas dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengkonstruk pengetahuan dan berdiskusi bersama teman secara berkelompok serta mempresentasikan kesimpulan hasil diskusinya.

    ReplyDelete
  60. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Pembelajaran yang bermakna terjadi saat siswa mengkonstruk pengetahuannya sendiri. Guru harus memfasilitasi siswa untuk membangun pengetahuannya.

    ReplyDelete
  61. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Meningkatkan kemampuan matematika siswa dilakukn dengan memberikan ruang dan kesempatan kepadan siswa untuk dapat berkembang.

    ReplyDelete
  62. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Psikologi siswa itu sangat memperngaruhi pembelajaran yang dilakukan oleh guru, untuk itu guru diharapkan dapat mengetahui keadaan psikologi siswa agar dapat menyesuaikan proses pembelajaran yang sesuai dengan kondisi siswa, jika guru tidak dapat memahami siswa maka yang ada adalah siswa menajdi merasa terbeban dan strees dalam menjalani proses pemebelajran, tujuan pendidikan yang awalnya adalah untuk mencerdasakan siswa namun dapat menajdi membebankan siswa jika dalam proses pembelajaran tidak melihat aspek psikologi siswa. Sehingga aspek pskilogi ini sangat penting dalam mempenagruhi proses pembelajaran

    ReplyDelete
  63. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Pembelajaran matematika dikatakan sedang menghadapi masalah yaitu apabila pembelajaran matematika tersebut berada pada kondisi yang tidak ideal dan ingin menuju kondisi ideal, namun untuk mencapai tujuan tersebut tidak mudah dan memerlukan pemikiran untuk sampai pada solusinya, maka pada saat itulah dapat dikatakan bahwa.

    ReplyDelete
  64. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Dengan mengindetifikasi masalah-masalah yang muncul, hendaknya seorang guru terus belajar dan berusaha untuk menemukan solusi dari permasalahan tersebut guna mencapai tujuan yang akan dicapai. Maka diperlukan peran aktif guru dalam menyelesaikan masalah tersebut.

    ReplyDelete
  65. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Identifikasi masalah psikologis dalam belajar-mengajar matematika umumnya terkait dengan bagaimana cara guru membangun pemahaman siswa terhadap konsep matematika, mengembangkan pembelajaran inovatif, memotivasi siswa, memberdayakan atau mengembangkan potensi yang dimiliki siswa, pengaruh aspek emosional guru dalam mengajar, dan juga sistem pembelajaran matematika di kelas.

    ReplyDelete
  66. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    8.How to develop students’ motivation in learning mathematics?
    Kita membuat siswa senang dengan matematika. Berbagai cara dapat dilakukan salah satunya adalah dengan menggunakan fun teaching. Dengan metode pembelajaran matematika yang menyenangkan, maka siswa akan termotivasi untuk belajar matematika. Cara lain adalah dengan mengetahui betapa pentingnya matematika pada pokok bahasan tertentu dengan kehidupannya sehari-hari. Jika siswa mengetahui betapa pentingnya matematika, maka dia akan bersungguh-sungguh untuk mempelajarinya.

    ReplyDelete
  67. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Permasalahan yang sering dihadapi oleh beberapa guru muda adalah kemampuannya dalam penguasaan kelas, terkadang mereka serikngkali tidak maksimal melaksanakan kegiatan pembelajaran dikarenakan mereka masih belum dapat beradaptasi dengan baik dengan situasi serta kondisi kelas. Mereka sering merasa cemas dan gugup ketika melaksanakan pembelajaran. Hal ini menjadi salah satu hambatan bagi para guru untuk dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam pembelajaran. Kegugupan ini merupakan hal yang wajar dirasakan oleh para guru terutama guru-guru yang baru pertama kali melaksanakan kegiatan pembelajarna di kelas. Kegugupan ini akan hilang seiring dengan banyaknya intensitas pembelajaran yang mereka lakukan. Semakin sering mereka melaksanakan pembelajaran maka rasa gugup akan semakin berkurang.

    ReplyDelete