Feb 12, 2013

Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 2: Intuisi dalam Matematika (2)




Oleh Marsigit

Thompson (1993) menyimpulkan bahwa intuisi matematika akan muncul setelah tahap olah pengalaman (experience) matematika. Bagi matematikawan, mathematical experiences adalah proses dan hasil-hasil riset matematika.

Sedangkan bagi siswa sekolah mathematical experiences dibangun diatas akumulasi keterampilan matematika (mathematical skills) yang didukung oleh pengetahuan atau pemahaman matematika (mathematical content). Semuanya itu tidak mungkin tercapai jika tidak didukung oleh sikap dan metode matematika (mathematical attitude and method) dan sikap pendukung (supporting attitude) serta internal motivation (rasa senang dan matematika yang menyenangkan). Kenyataannya memang bahwa Ujian Nasional telah memberikan tekanan (pressure) kepada guru sehingga guru cenderung melakukan lompatan-lompatan di dalam mendampingi siswanya yaitu langsung kepada mengolah mathematical experiences dengan cara melakukan drill atau latihan soal-soal (jalan pintas). Dengan demikian dampak pedagogik dari UN adalah bahwa guru kurang mampu mengolah proses yang mendahului (prasarat) bagi diperolehnya mathematical experiences. Dengan kondisi pembelajaran matematika yang demikian akan menyebabkan para siswa menjadi miskin mathematical intuition. Padahal mathematical intuition ini sangat penting untuk mengembangkan kreativitas pada umumnya.

46 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Sekolah mathematical experiences dibangun diatas akumulasi keterampilan matematika yang didukung oleh pengetahuan atau pemahaman matematika. Semuanya itu tidak mungkin tercapai jika tidak didukung oleh sikap dan metode matematika dan sikap pendukung serta rasa senang dalam belajar matematika. Sementara itu, dampak pedagogik dari UN adalah bahwa guru kurang mampu mengolah proses yang mendahului (prasarat) bagi diperolehnya mathematical experiences. oleh karena itu sekarang membuat indonesia sendiri miskin akan mathematical Exsperience, yang menyebabkan kurangnya kemampuan kretif siswa di indonesia. dalam hal ini peran kita sebagai calon pendidikan untuk menanamkan intuisi yang baik ke siswa dan meluruskan matematical exsperiences siswa ke arah yang lebih baik, sehingga matematical intuition mereka dapat berkembang.

    ReplyDelete
  3. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Intuisi untuk peserta didik pada matematika sekolah dan intuisi matematika bagi para matematikawan (matematika formal) tentu berbeda. Intuisi untuk matematikawan sudah intuisi tingkat tinggi, matematikawan sering melakukan riset / penelitian, pengalaman mereka dalam hal ini adalah riset riset mereka sebelumnya. Sehingga intuisi mereka pun dalam rangka riset juga, atau tidak hanya sekedar memecahkan soal matematika. Sedangkan matematika sekolah sesuai dengan tahap perkembangan, lebih bersifat konkret dan akan sulit untuk diajak berasumsi. Intuisi dalam matematika sekolah lebih kepada pengalaman menghadapi persoalan dan tidak terlepas dari pemahaman konsep.

    ReplyDelete
  4. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Intuisi matematika diperoeh dari pengalaman matematika. Dalam pembelajaran matematika ketika siswa SD ditanya 5x5 hasilnya berapa, maka siswa SD butuh waktu dalam memikirkannya dan menghitungnya terlebih dahulu. Karena pengalamannya masih kurang. Sedangkan jika ditanya pada mahasiswa dibangku perkuliahan, tanpa pikir panjang dia akan menjawabnya dengan cepat, ini karena sudah ada pengalaman tentang hal tersebut. kemudian juga pada saat ini dalam menyelesaikan soal UN, sangat disayangkan karena banyak sekali guru-guru atau tempat bimbingan belajar yang langsung memberikan cara singkat dalam menyelesaikan soal. Padahal itu merupakan hal yang salah, yang paling penting adalah proses pengerjaan soal tersebut, sehingga akan terbiasa karena pengalaman yang sering dilakukan..

    ReplyDelete
  5. Bayu Adhiwibowo
    16709251014 / S2 Pend. Matematika
    Intuisi merupakan hal yang sangat penting dalam matematika. Intuisi akan berkembang lebih lanjut jika berasal dari pengalaman-pengalaman yang selalu terulang lagi dan bertambah pengalaman itu. Intuisi dari guru matematika sendiri juga penting dalam usaha untuk memajukan pendidikan matematika.

    ReplyDelete
  6. Faqih Mu'tashimbillah
    12313244030
    Pendidikan Matematika Internasional

    Intuisi matematika sangat diperlukan bagi seorang siswa. Menurut Kant (Wilder, R. L. ,1952), matematika harus dipahamai dan dikonstruksi menggunakan intuisi murni, yaitu intuisi “ruang” dan “waktu”. Konsep dan keputusan matematika yang bersifat “synthetic a priori” akan menyebabkan ilmu pengetahuan alam pun menjadi tergantung kepada matematika dalam menjelaskan dan memprediksi fenomena alam. Menurutnya, matematika dapat dipahami melalui “intuisi penginderaan”, selama hasilnya dapat disesuaikan dengan intuisi murni kita. Bila siswa tidak terlatih untuk menggunakanintuisi matematika, maka kreativitasnya tidak akan berkembang dan sulit untuk menjelaskan atau memprediksi fenomena alam

    ReplyDelete
  7. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  8. Kumala Kusuma Putri
    13301241020
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Assalamualaikum Wr.Wb.
    I absolutely agree with Thompson statement. Intuition and creativity can complete each others. In fact, Indonesian teacher often use fast way to solve the problem in "Ujian Nasional" without thinking about the result from that thought. Fast way? That is good to save time, but not as good as intuition and mathematics experience. Fast way will not survive in long time in brain, different with intuition and mathematics experince. That wiil survive in long time in brain. Teacher have reason and teacher are charged to fullfill maximum score. Eventhough like that, fast way is wrong way to explain mathematics. Intuition and mathematics experience are the best way to understant mathematics. I think that is enough. Thank you.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  9. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Intuisi siswa dalam bermatematika sangat diperlukan agar siswa dapat mengembangkan kreativitasnya dalam berpikir dan dapat mengkonstruk sendiri pengetahuannya namun nyatanya karena sistem pendidikan Indonesia yang masih dalam proses mencari jati diri akhirnya kebebasan siswa dalam menunjukkan kreativitasnya masih belum terfasilitasi dengan baik, seperti kesesuaian antara jumlah materi pelajaran yang banyak dan alokasi waktu yang terbatas membuat guru hanya terfokus pada mengejar materi pelajaran agar tuntutan kurikulum tercapai yang mengakibatkan siswa tidak memiliki pengalaman-pengalaman belajar yang cukup untuk membangun intuisinya dalam bermatematika

    ReplyDelete
  10. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    Intuisi matematika dibangun atas pengalaman-pengalaman matematika yang terjadi dalam kehidupan seseorang sedangkan bagi siswa Intuisi matematika muncul dari keterampilan dan pemahaman mereka akan matematika yang diajarkan dari gurunya ataupun dari buku-buku yang dibacanya di setiap jenjang kelas yang dia lewati. keterampilan dalam bermatematika siswa sangatlah penting ini dikarenakan siswa dapat mengembangkan apa yang ia pahami dari pelajaran matematika itu sendiri menjadi sesuatu yang unik bagi dirinya sehingga edepannya ia dapat menghasilkan inovasi-inovasi baru dan tidak terikat oleh bayang-bayang gurunya ketika diajarkan di sekolah.

    ReplyDelete
  11. Mifta Tyas Laksita Sari
    13301241005
    Pend. Matematika A 2013

    Intuisi diperoleh setelah tahap olah pengalaman matematika siswa. Pengalaman matematika siswa berasal dari pengetahuan matematika siswa ketika terjadi proses penemuan konsep dalam kegiatan pembelajaran.

    ReplyDelete
  12. Mifta Tyas Laksita Sari
    13301241005
    Pend. Matematika A 2013

    UN merupakan alat ukur untuk mengukur kemampuan siswa pada kemampuan tertentu. Ibaratnya seperti sebuah penggaris. Penggaris hanyalah alat ukur yang berfungsi untuk mengukur bukan alat untuk meningkatkan ukuran suatu benda. Jadi UN bukanlah alat ukur untuk meningkatkan kualitas pendidikan dari segi kemampuan pengetahuan bukan pula dari sikap maupun keterampilan. Ironisnya guru berlomba-lomba bagaimana caranya agar siswanya 100% lulus UN dengan cara mendrill kepada siswa.

    ReplyDelete
  13. Mifta Tyas Laksita Sari
    13301241005
    Pend. Matematika A 2013

    Kompetensi dasar yang harus dicapai oleh siswa itu tidak sedikit, UN yang mencapai berbagai kompetensi dasar sehingga tidak heran jika guru lebih ke latiahan soal demi mengejar semua materi. Seakan-akan lebih peduli dengan hasil tetapi dengan proses yang sederhana dan singkat. Memang benar bahwa nilai yang baik tergantung pada proses tapi hasil bagus tanpa proses apalah arti sebuah nilai, intuisi siswa juga tidak berkembang sehingga kesulitan jika menemui sebuah permasalahan dengan konsep yang sama tetapi dalam model yang berbeda.

    ReplyDelete
  14. Diah Nuraini Kartikasari
    13301241006
    Pend. Matematika A 2013

    Intuisi pada matematika untuk peserta didik terbentuk dari pengalaman-pengalaman yang terjadi berulang-ulang dan terus menerus. Dalam pembelajaran matematika intuisi berarti pengalaman peserta didik dalam menghadapi soal-soal pelajaran.

    ReplyDelete
  15. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Dalam perkuliahan minggu ini telah dikemukakan oleh Prof. Marsigit bahwa 90% hidup seseorang sebenarnya telah terbentuk karena intuisi. Maka ketika seseorang tidak mempunyai intuisi, tidaklah mungkin seseorang itu dapat menjalani kehidupan. Contohnya: ketika manusia merasa lapar, maka melalui intiusinya akan segera makan ; ketika manusia merasa sakit, maka melalui intuisinya akan berobat ; ketika manusia telah selesai dalam menjalani aktivitas kesehariannya, maka melalui intuisinya akan pulang menuju rumahnya ; dll. Jadi betapa pentingnya intusi dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  16. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Kemudian untuk intuisi matematika yang dikemukakan oleh Thompson (1993), intuisi matematika akan muncul setelah tahap olah pengalaman (experience) matematika. Bagi matematikawan, mathematical experiences adalah proses dan hasil-hasil riset matematika. Sedangkan bagi siswa sekolah mathematical experiences dibangun diatas akumulasi keterampilan matematika (mathematical skills) yang didukung oleh pengetahuan atau pemahaman matematika (mathematical content). Faktanya telah dijumpai bahwa intuisi matematika seorang siswa yang seharusnya bisa dimiliki dan dikembangkan dapat terancam karena drill/ latihan soal-soal yang secara terus menerus dan menyebabkan siswa mengalami preasure, hal ini telah terjadi ketika akan menghadapi UN. Oleh karena itu, untuk mendukung terbangunnya intuisi matematika sebaiknya didukung oleh sikap dan metode matematika (mathematical attitude and method) dan sikap pendukung (supporting attitude) serta internal motivation (rasa senang dan matematika yang menyenangkan) yang dilakukan oleh guru dan siswa yang saling bekerjasama.

    ReplyDelete
  17. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Pendidikan di Indonesia memaksa siswa untuk memiliki kemampuan yang sama. Padahal setiap siswa memiliki minat dan bakat yang berbeda-beda. Terkadang ada siswa yang berminat dalam bidang antropologi, namun kurang berminat dalam bidang matematika. Tetapi dalam pendidikan di Indonesia, siswa dipaksa untuk paham terhadap matematika. Inilah yang menjadi beban bagi siswa. Belum lagi penyelenggaraan UN yang masih menuai pro-kontra. UN menurut saya kurang efektif, karena hal itu siswa siswa harus menguasai mata pelajaran yang bukan dalam ranah bakat dan minatnya dan diperparah dengan standar nilai UN yang memberatkan siswa. UN juga kurang mengasah daya intuisi siswa, dimana siswa terus “dijejali” dengan materi pelajaran yang amat banyak yang tidak sesuai dengan minat dan bakatnya. Alhasil, output pendidikan pun di indonesia sangat memprihatinkan.

    Pergeseran nilai pendidikan dari nilai moral dan spiritual ke dalam nilai material yang hanya berpegang kepada suatu materi pun bisa saja terjadi dan mungkin sekarang sudah terjadi. Pendidikan seharusnya membentuk akidah islam, berkepribadian islam serta menguasai IPTEK. Namun, hal tersebut di era kapitalis-sekuler sangatlah sulit untuk diwujudkan. Hanya sistem yang shahih saja yang mampu mewujudkannya. Yaitu aturan atau sistem yang berasal dari sang Khalik pemilik semesta Alam.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  18. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum

    Membangun intuisi matematika pada siswa sekolah merupakan tantangan sekaligus cita-cita yang harus diusahakan oleh semua kita dalam dunia pendidikan kita saat ini terlebih pada guru. Orientasi pembelajaran yang mengarah kepada Ujian Nasional merupakan fenomena yang memprihatinkan. Kemudian banyaknya beban materi yang harus dikuasai dan diajarkan guru sebagaimana yang banyak dikeluhkan guru saat ini juga menjadi masalah lain yang berdampak pada sulitnya membentuk matematika intuisi dalam bermatematika pada siswa sekolah. Saya kira meletakkan hakekat yang menjadi dasar atau filosofi dalam bermatematika merupakan langkah awal dalam membentuk intuisi matematika siswa sekolah.



    ReplyDelete
  19. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Intuisi dalam matematika itu penting untuk meningkatkan kreativitas anak. Oleh sebab itu seharusnya guru memberikan pelajaran konstruktivisme, namun atas tuntutan program UN pada siswa tingkat menengah maka guru lebih cenderung memberikan latihan soal-soal sehingga kemampuan siswa untuk menumbuhkan intuisi-intuisi tersebut diperlukan kebebasan untuk mereka belajar.

    ReplyDelete
  20. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Intuisi matematika akan muncul setelah tahap olah pengalaman (experience) matematika. Menanggapai pendapat ini maka yang dimaksud intuisi matematika yang muncul di sini adalah intuisi yang sudah baik atau intuisi ahli yang sudah melakukan reflektif berulang kali. Bukan hanya UN yang menyebabkan siswa menjadi miskin akan mathematical institution tetapi juga topik-topik pembelajaran matematika lainnya. Hal ini terjadi karena tekanan (pressure) kepada guru akan tercapainya standar kompetensi pembelajaran siswa yang cukup banyak namun dalam alokasi waktu yang relatif singkat.

    ReplyDelete
  21. Diah Nuraini Kartikasari
    13301241006
    Pend. Matematika A 2013

    Intuisi matematika perlu dibangun pada semua siswa di sekolah karena hal ini berpengaruh pada berkembangnya kreativitas berpikir siswa. Akan tetapi, pada kenyataannya bag siswa di tingkat akhir dalam sekolahnya atau siswa yang akan segera melalui ujian nasional (UN), mereka sering merasa tertekan karena guru cenderung mengajar dengan cepat dan membahas soal-soal dengan jalan pintas. Sebaiknya walaupun banyak materi yang harus diajarkan kepada siswa, guru tetap harus memperhatikan apakah siswa tersebut memahami materi yang disampaikan atau belum.

    ReplyDelete
  22. Diah Nuraini Kartikasari
    13301241006
    Pend. Matematika A 2013

    Materi yang harus dikuasai oleh siswa sangat banyak dan ujian nasional (UN) yang meliputi semua kompetensi yang pernah diajarkan menyebabkan siswa menjadi merasa tertekan. Banyak guru-guru yang langsung memberikan latihan soal-soal secara terus menerus atau biasa disebut dengan drill sehingga materi pelajaran terkesan kurang bermakna bagi siswa karena mereka seakan-akan mengikuti pembelajaran tanpa menggunakan intuisinya dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama antara siswa dan guru agar tercipta pembelajaran yang bermakna.

    ReplyDelete
  23. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Memang telah dirasakan oleh diri sendiri juga pada saat masih berada di bangku sekolah begitu, guru langsung memberikan banyak latihan untuk menghadapi UN dengan memberikan banyak jenis soal dan membahasnya bersama siswa, dan mengulangi pelajaran yang telah dipelajari pada waktu yang lalu dan materi pada akhir semester diberikan dengan cepat, astau bahkan ada beberapa materi yang dilompati.

    ReplyDelete
  24. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Intuisi dalam matematika itu dipereloh setelah siswa mengalami pengalaman. Artinya bahwa intuisi akan muncul ketika siswa mengalami pengalaman mengikuti pembelajaran matematika. Intuisi tersebut dapat digunakan untuk memecahkan setiap persoalan yang terjadi dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  25. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Intuisi dalam matematika amatlah penting bagi siswa. Namun UN yang diadakan oleh pemerintah dapat berdampak buruk bagi pengembangan intuisi matematika siswa. Guru yang merasa mempunyai tanggung jawab besar dalam nilai UN matematika siswa, cenderung akan memberikan siswa latihan-latihan soal UN, dimana siswa itu sendiri kurang memahami konsep mendasar dari yang mereka pelajari. Melalui latiha-latihan soal tersebut sisa hanya mempelajari pola dari soal matematika yang kira-kira akan keluar di UN nanti.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  26. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Siswa memiliki intuisi yang dikembangkan oleh dirinya sendiri melalui kreatifitas siswa. tetapi jika pembelajaran yang diajarkan guru tidak tepat, maka siswa bisa kehilangan intuisinya, lama dalam memproses sesuatu yang harus dengan cepat menjawabnya, serta siswa tidak ada motivasi yang tinggi dalam pembelajaran matematika. Diberikannya rumus-rumus yang praktis dengan soal-soal yang sudah ditentukan pemecahan masalahnya tanpa disadari menghambat proses kreatifitasnya siswa sedikit demi sedikit serta hilangnya intuisi siswa dalam memecahkan sebuah persoalan.

    ReplyDelete
  27. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Intuisi adalah kemampuan yang dimiliki seseorang untuk menghadapi sesuatu hal dimana hal tersebut baru dan bersifat langsung. Intuisi sangat penting dalam matematika. Hal ini karena dalam matematika ketika mendapati sesuatu hal yang baru pasti kita akan mencoba atau menerka hal tersebut sesuai dengan intuisi kita yang diabangun atas pengetahuan-pengetahuan kita. Intuisi yang dilatih terus menerus bisa mempertajam ilmu kita. Apalagi ditambah dengan reflektifkan hal tersebut maka kan menjadi lebih baik lagi.

    ReplyDelete
  28. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Bagi peserta didik yang masih dalam tahap mempelajari matematika sekolah, intuisi matematika-nya adalah karena sering menghadapi permasalahan matematika, sehingga ketika menghadapi persoalan yang setipe, intuisi tersebut akan muncul dengan sendirinya tanpa alasan yang rasional. Peran guru adalah membelajarkan matematika agar intuisi siswa dapat muncul sehingga intuisi itu dapat bermanfaat bagi siswa dalam belajar matematika, setidaknya untuk membuat dugaan sementara.Dengan intuisi, segala pengetahuan baru akan disarikan dari pengalaman sensori oleh intelek menggunakan repositori berulang dan struktur konseptual.

    ReplyDelete
  29. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Memang sulit untuk mengubah kebiasaan. UN yang dijadikan sebagai penentuan kelulusan siswa, membuat guru lebih memilih mengajarkan matematika kepada siswa dengan rumus cepat, cara ringkas, yang malah membuat siswa tidak paham konsep dan makna matematika sebenarnya, sehingga siswa tak pandai menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Yang mereka tahu matematika adalah sekedar ilmu hitung. Secara tidak sadar intuisi siswa telah dirampas. Sebaiknya siswa diajarkan matematika dengan mengkonstruksi pengetahuannya sendiri berdasarkan pengalaman kehidupan sehari-harinya.

    ReplyDelete
  30. Nur Dwi Laili Kurniawati
    13301241063
    Pendidikan Matematika C 2013

    Pendidikan di Indonesia saat ini lebih terfokus pada bagaimana cara agar siswa dapat lulus UN dengan nilai yang memuaskan. Hal ini menjadikan dalam pembelajaran seringkali guru melupakan proses pembelajaran yang sebenarnya. Proses pembelajaran saat ini lebih terfokus bagaimana rumus disampaikan dan siswa dapat menyelesaikan suatu soal menggunakan rumus tersebut berdasarkan contoh yang telah diberikan. Hal ini menjadikan terdapay lompatan- lompatan pengetahuan siswa sehingga kurangnya intuisi matematika yang dimiliki siswa. Ada bagian yang hilang dari rel pengetahuan siswa sehingga nantinya perjalanan siswa menjadi tersendat. Siswa cenderung bingung ketika diberikan suatu permasalahan baru karena kurangnya intuisi matematika mereka. Hal ini menjadikan siswa memiliki kreativitas yang rendah sehingga kesulitan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan.

    ReplyDelete
  31. martin/Rwanda
    pps2016 pep B
    Basing on my understanding, i can give some examples that i red in a story and i would like to call for comments:
    I can say that a big part of mathematical intuition comes from experience. That being said there is no "best way". I like to think about experience like this:

    You're stuck in thick, dense jungle like the amazon rain forest. You have a machete, and you're chopping down plants struggling to find a way out. You walk around headless, knowing not even of a path to the nearest village.

    However now say you are flying in a helicopter with a reasonable view around. Now not only can you see where you would be in the jungle, but can also see where the nearest village is. You can see the terrain, map out a path, avoid crossing big streams, etc.
    Any one who can give his/her suggestion is welcomed.

    ReplyDelete
  32. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    UN sebagai objek filsafat juga memiliki sisi positif dan sisi negatif. sisi positif dari UN adalah pembelajaran menjadi penuh dengan pressure atau tekanan sehingga guru lebih fokus untk membuat siswa menjadi ahli dalam mejawab soal tanpa menumbuhkan intuisi matematika pada diri siswa.padahal intuisi matematika penting dan akan berguna dlam jangka waktu yang panjang.

    ReplyDelete
  33. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Intuisi matematika sangat diperlukan bagi seorang siswa. Menurut Kant (Wilder, R. L. , 1952), matematika harus dipahamai dan dikonstruksi menggunakan intuisi murni, yaitu intuisi “ruang” dan “waktu”. Konsep dan keputusan matematika yang bersifat “synthetic a priori” akan menyebabkan ilmu pengetahuan alam pun menjadi tergantung kepada matematika dalam menjelaskan dan memprediksi fenomena alam. Menurutnya, matematika dapat dipahami melalui “intuisi penginderaan”, selama hasilnya dapat disesuaikan dengan intuisi murni kita. Bila siswa tidak terlatih untuk menggunakanintuisi matematika, maka kreativitasnya tidak akan berkembang dan sulit untuk menjelaskan atau memprediksi fenomena alam

    ReplyDelete
  34. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Pada saat kelas 1 atau 2 biasanya siswa terlebih dahulu diajarkan konsep dan rumus dasar mengenai materi yang dipelajari. Kemudian siswa diminta untuk mengerjakan latihan soal dengan modal konsep dan rumus dasar yang telah diberikan tadi. Hal ini merupakan salah satu cara untuk membangun intuisi matematika. Mengenai rumus cepat yang digunakan saat UN, itu hanya tambahan saja. Karena tanpa intuisi matematika, rumus itu hanya berupa simbol semata.

    ReplyDelete
  35. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Bahwa yang sering terjadi disekolah adalah materi yang diajarkan oleh guru jarang mengasah kekuatan intuisi siswa. Hal itu dikarenakan seorang guru seperti kejar tayang dalam memberikan materi yang nantinya kira-kira masuk dalam Ujian Nasional. Di satu sisi pemerintah kita juga masih menjadikan UN sebagai salah satu acuan kelulusan siswa. Sehingga mau tidak mau sistem inilah yang mengurangi siswa dalam mengasah intuisi mereka. Perlu dicarikan jalan keluar agar dua duanya dapat berjalan secara linier. Di satu sisi siswa pandai dalam menyelesaikan drill latihan soal-soal, disatu sisi siswa juga mampu mengasah intuisi matematika mereka.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  36. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.
    Dalam Kamus besar Bahsa Indonesia, Intuisi adalah daya atau kemampuan mengetahui atau memahami sesuatu tanpa dipikirkan atau dipelajari; bisikan hati. Dalam Matematika, seseorang yang selalu mengasah intuisi nya maka, dia akan mampu menganalisa, memecahkan masalah dan atau bahkan bisa mendapatkan penemuan baru di dalam bidang matematika.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  37. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Intuisi matematika pada siswa sangat penting untuk dimunculkan. Karena dengan adanya intuisi, siswa akan mudah untuk memecahkan masalah matematika. Karena adanya UN, guru lebih cenderung fokus memberikan soal-soal latihan pada siswa dan terkadang mengabaikan pengalaman yang harus dimiliki oleh siswa dalam matematika. Karena jika tidak ada pengalaman dalam matematika, intuisi matematika akan sulit dimunculkan.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  38. Budi Yanto
    16709251024
    P. Mat S2 Kelas B 2016
    Intuisi matematika muncul setelah melalui pengalaman. Pengalaman matematika berasal dari proses dan hasil matematika. Proses matematika berasal dari cara membangun pengetahuannya. Faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal berasal dari diri pembelajar sendiri bagaimana menyikapi sebuah konsep dan metode dalam matematika, minata, motivasi daya tahan dan lain sebagainya, sedangkan faktor eksternal berasal dari luar diri pembelajar atau faktor lingkungan yaitu bagaimana sumber-sumber dan obyek belajar, sarana dan prasarana, latihan dan lain sebagianya. Semakin padu, banyak dan interaksi antar factor pembelajaran maka pengalamanpun akan meningkat diikuti meningkatnya intusi yang ada dan mungkin ada.

    ReplyDelete
  39. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Intuisi diperlukan dalam pembelajaran matematika. Intuisi dapat diperoleh setelah adanya pengalaman matematika. Namun dengan adanya UN, para guru cenderung memberikan trik atau rumus cepat yang akan mengurangi pemahaman dan ketrampilan matematika siswa. Hal ini berakibat pada berkurangnya intuisi siswa.

    ReplyDelete
  40. Bismillah Berkah
    Ratih Kartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016

    Assalamualaikumwarahmatulahiwabarrakatuh
    90% hidup seseorang sebenarnya telah terbentuk karena intuisi.Intuisi matematika dibangun atas pengalaman-pengalaman matematika yang terjadi dalam kehidupan. Intuisi siswa dalam bermatematika sangat diperlukan agar siswa dapat mengembangkan kreativitasnya dalam berpikir.
    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh 

    ReplyDelete
  41. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    S2 PEP B 2016

    Keterampilan matematika yang dimiliki siswa merupakan pondasi untuk membangun pengalaman matematika. Pondasi lain yang perlu dibangun adalah pengetahuan atau pemahaman matematika. Semua itu juga bisa dikolabrosikan agar tercapainya pengalaman matematika yang baik.

    ReplyDelete
  42. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidian matematika c 2013

    jadi ada hubungan intui matematika siswa dengan kreativitas siswa, dengan adanya ujian nasinal (malaupun dilakuakn di akhir jenjang) itu sangat memaksi siswa dalam berfikir, tidak memberikan keleluasaan siswa untuk berfikir bebas (bebas dalam artinya itu bebas berekplorasi menemukan hala-hal baru) dalam mmbangun pengetahuannya. karena tujuan dari pendidikan adalah agar peserta didik bisa hidup di duia nyata, kreatifitas itulah yang berperan dalam dunia nyata, karena kreatifitas adalah sinergi pengetahuan dan pengelaam, paksaan yang ada karena ujian nsionla akan mengurangi pengalaman siswa dalam berfikir, hanya drill yang berkaitan dengan pengetahuan dan konsep, kurangnya penerpan di dunia nyata (kntekstual) dan menyelesaikna masalh (problem solving/ problem posing)

    ReplyDelete
  43. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Intuisi memainkan peranan penting dalam pengembangan kreatifitas siswa. Apabila dikaitkan dengan pendapat Thompson, maka intisi hanya akan muncul setelah tahap pengalaman matematika.
    Oleh sebab itu, jika kita mengacu pada pendapat Thompson untuk mengembangkan situasi siswa, maka guru harus berperan aktif dalam pembelajaran yang menekankan pada pengalaman matematika. Dimana bagi siswa, pengalaman matematika dibangun atas dasar keterampilan matematika. Keterampilan sendiri didukung oleh pengetahuan atau pemahaman matematika. Maka, dapat disimpulkan dasarnya adalah pemahaman dan pengetahuan yang dibangun dengan kokoh.

    ReplyDelete
  44. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Namun menarik untuk dikaji lebih dalam lagi terkait Ujian Nasional yang dapat mereduksi “pengalaman matematika” siswa yang hanya dijadikan latihan-latihan soal saja. Hal ini tentu berbanding lurus dengan tidak tercapainya tujuan dari pengembangan intuisi matematika yang hanya dapat muncul dari pengalaman matematika. Maka, menurut saya makna dari pemberontakan pendidikan matematika dalam artikel di atas yakni keadaan dimana direduksinya pengalaman matematika dalam proses pembelajara yang merupakan proses sebelum mencapai intuisi.

    ReplyDelete
  45. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Belajar menggunakan pengalaman untuk menemukan pemahaman yang kemudian dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah dikemudian hari adalah bagian atau cara belajar bermakna. Maka dalam proses belajar ini, intuisi muncul dan berperan didalamnya. Tetapi sistem terkadang tidak mendukung bahkan tidak meninjau bagaimana proses yang harus dilalui. Tujuan pendidikan hanya melihat bagaiamana hasilnya, tanpa melihat bagaiamana proses yang harus dilalui, bagaimana usaha yang harus dibangun. Maka guru pun yang sesungguhnya sudah mengemban banyak tugas, menjadi serba salah didalam menciptakan proses pembelajaran. Guru ingin melibatkan intuisi dan pengalaman siswa dalam proses belajar, serta ingin membuat siswa memiliki depth understanding, tapi disisi lain sistem memberikan waktu yang sangat singkat dan materi yang sangat banyak. Maka guru mencoba mencari titik tengah, titik jalan keluar, meskipun didonminasi oleh efek yang buruk akibatnya.

    ReplyDelete
  46. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Memang pemahaman akan matematika dalam pembelajaran amatlah penting. Saya tidak ingin menyalahkan para guru, karena pandangan saya ketika baru mengajar adalah betul-betul engajarkan matematika secara kontekstual. Memahakan fungsi-fungsi dan rumus-rumus kepada siswa agar mereka dapat menggunakannya pada tiap jenis soal, namun UN memang meberikan presure kepada guru, bukan hanya gur tapi seluruh staff sekolah. Sehingga melakukan drill bukanlah karena ingin mencari jalan pintas, namun dikarenakan perintah dari atasan serta tekanan dari guru itu sendiri dalam mempersiapkan siswa mengikuti ujian.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id