Feb 12, 2013

Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 6: Apakah Matematika itu Ilmu?




Oleh Marsigit

Berikut masih sangat terkait dengan Intuisi. Pertanyaan yang sangat terkenal diajukan oleh Immanuel Kant (1781) "Apakah matematika itu ilmu?". Dia menguaraikan jawabannya dalam bukunya yang berjudul "Critic of Pure Reason".

Menurut Kant, matematika bisa menjadi Ilmu tetapi bisa tidak. Matematika akan menjadi Ilmu jika dia dibangun di atas INTUISI. Menurut Kant, hakekat Intuisi tidak lain tidak bukan adalah Ruang dan Waktu.Jadi Matematika akan menjadi Ilmu jika dibangun di dalam kerangka Ruang dan Waktu.

Oleh karena Matematika sebagai Ilmu harus dibangun di dalam Intuisi Ruang dan Waktu maka pada akhirnya Kant menyimpulkan bahwa "Matematika akan menjadi Ilmu jika dia bersifat SINTETIK A PRIORI".

Pure Logic dipandang baru sebagai A Priori saja dan belum Sintetik, karena Pure Logic memang bersifat Analitik.

Dengan demikian menurut Kant, Pure Logic belumlah merupakan Ilmu. Karena Pure Logic bukan sebagai Ilmu maka dia tidak memberikan informasi apapun kecuali tentang KONSISTENSI yang ada pada dirinya.

Demikian terimakasih.

48 comments:

  1. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Menurut saya matematika itu ilmu. Sedanghkan menurut Kant, matematika bisa menjadi Ilmu tetapi bisa tidak. Matematika akan menjadi Ilmu jika dia dibangun di atas intuisi. Menurut Kant sendiri, hakekat Intuisi tidak lain tidak bukan adalah ruang dan waktu.Jadi Matematika akan menjadi Ilmu jika dibangun di dalam kerangka ruang dan waktu. Dengan begitu diharap guru dapat membantu siswa untuk mengembangkan intuisi dengan cara membiasakan siswa untuk berinteraksi dalam lingkungan sekitar saat proses pembelajaran berlangsung. sehingga matematika yang kita ajarkan nantinya akan berada dalam kerangka ruang dan waktu siswa.

    ReplyDelete
  2. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Berdasarkan konsep gunung es karya Moorland, matematika pada bagian dasar yang tak terlihat adalah berawal dari matematika konkret yang ditemui di kehidupan. Matematika berasal dari suatu ruang dan waktu tertentu, yang kemudian mengerucut ke atas, mulai meninggalkan aplikannya dan diambil konsepnya. Semakin tinggi ilmu matematika, semakin meninggalkan realita dan menggunakan pikiran saja sudah cukup. Segala sesuatu yang baik memang harus berlandaskan dua hal yaitu idealita dan realitas. Hal tersebut berarti para matematikawan juga menggunakan intuisi dalam memikirkan pengembangan berdasar pengalaman pada riset-riset sebelumnya. Menurut Richard Skemp, kriteria akhir dari semua cabang matematika adalah konsistensi dengan dirinya sendiri, konsistensi internal, atau dengan bagian dari sistem matematika yang lebih luas. Konsistensi ini merupakan kesepakatan antara ahli-ahli matematika, antara guru dengan siswanya. Jadi Matematika adalah suatu ilmu yang berasal dari ruang dan waktu tertentu karena berawal dai matematika realita.

    ReplyDelete
  3. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Dari elegi ini saya belajar kalau matematika itu ilmu jika dibangun dari intuisi. Matematika membutuhkan intuisi berpikir yang bersifat fleksibel dalam artian bisa dikaitkan dengan dengan kehidupan sehari-hari karena salah satu intuisinya diperoleh melalui pengalaman yang mempelajarinya. Lewat intuisi itulah yang akan mengubah persepsi siswa bahwa matematika itu sulit.Seperti apa yang pernah saya pelajari bahwa panjang itu adalah intuisi mengenai besaran panjang. Itulah matematika. Matematika adalah intuisi mengenai ilmu/matematika.

    ReplyDelete
  4. Bayu Adhiwibowo
    16709251014 / S2 Pend. Matematika
    Matematika akan menjadi Ilmu jika dia bersifat SINTETIK A PRIORI artinya adalah sebuah pengetahuan yang diambil dari pengalaman khusu yang dialami oleh ahli yang dalam bentuk akhirnya bisa diuniversalkan. Matematika terdiri atas hasil pemikiran ahli matematis sejak dahulu kala yang selalu terpakai sampai saat ini. Disini kita tidak tahu asal muasalnya terkadang tetapi yang pasti kita akan menggunakannya.

    ReplyDelete
  5. Kumala Kusuma Putri
    13301241020
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Assalamualaikum Wr.Wb.
    In my opinoin, I absolutely agree with Immanuel kant's statement. Mathematics can be a science but it also can not be a science. Mathematical would be a science if it was built on top of intuition. The essense of intuition is Space and Time. So, Mathematics will be a science, if it was built in the framework of space and time. Mathematics will be a science if it is "synthetic a priori". Mathematics is actually become more difficult in every grade. When we were at primary school, we liked mathematics because it was easy enough and mathematics was still according to real life. Like 1 marbles + 3 marble = 4 marble. We usually calculate it easily. But, in higher grade, mathematics is more complex than before. Mathematics will be the most complex subject in the college. So, mathematics can be a science, if it was built in the framework of space and time. I think that is enough and I'm sorry if I'm wrong. Thank you.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  6. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    Menurut Immanuel Kant matematika dapat dikatakan sebagai Ilmu apabila matematika itu bersifat sintetik a priori yang dibangun diatas Intuisi. Yang berasal dari segala pengalaman dan interpretasi yang ada. Sehingga dalam membangun matematika sebagai suatu ilmu maka intuisi itu harus ada ruang dan waktunya dengan melalui kemampuan imajinasi terhadap sesuatu yang ada.

    ReplyDelete
  7. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Imanuel Kant beperndapat bahwa matematika akan menjadi ilmu jika penjelasan-penjelasannya bersifat sintetis apriori dan terikat oleh ruang dan waktu. Yang dimaksud dengan sintetik apriori adalah penjelasan mengenai realitas mengandung unsur apriori (aspek rasionalisme) sekaligus unsur aposteriori (aspek empirisme). Ketika suatu objek menampakkan diri pada pikiran, subjek dapat menerima objek tersebut lewat intuisi langsung. Dengan intuisi langsung, Kant mau menegaskan bahwa manusia memiliki kemampuan mengindrai, sehingga pikiran tidak menerima begitu saja objek yang menampakkan diri, tetapi menerimanya sesuai dengan ruang dan waktu. Contoh 2+5 ≠ 7. Karena 2+5 menurut Imanuel Kant berbeda dengan 2 + 5 matematika murni. 2+5 =7 menurut matematika murni karena terbebas dari ruang dan waktu sedangkan 2+5 Imanuel Kant terikat oleh ruang dan waktu, maka 2+5 berbeda dengan 7 karena tidak dapat dibuktikan 2+5=7.

    ReplyDelete
  8. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Matematika adalah ilmu, namun matematika bukan ilmu. Matematika adalah ilmu ketika matematika dibangun dengan intuisi. Oleh sebab itu dalam mengajar kita harus membuat anak membangun intuisinya, agar mereka menemukan ilmu.

    ReplyDelete
  9. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum

    Simpulan Imanuel Kant bahwa "Matematika akan menjadi Ilmu jika dia bersifat SINTETIK A PRIORI saya kira merupakan hal yang tidak terbantahkan dalam membangun struktur ilmu yang diantara sifatnya sistematis dan berlaku universal. Namun bagi orang awam seperti petani misalnya yang tidak terbiasa berpikir kritis analitik maka dalam beberapa hal/pekerjaannya dilakukan berdasar intuisi yang sintetik. Misal seorang petani terbiasa mencangkul sawah sepertiga petak dalam setengah sehari, maka intuisi petani membawanya pada pemikiran bahwa satu petak sawah akan selesai dicangkul selama satu setengah hari.

    ReplyDelete
  10. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Matematika akan menjadi ilmu bila dibangun atas intuisi dan bersifat sintetik apriori. Intuisi di sini bukan hanya sekedar tanggapan dengan sebenar-benarnya tanpa kesadaran pikiran (intuisi tidak ahli), melainkan intuisi ahli yang sudah memiliki kemampuan refleksi berulang kali, sudah memiliki pengalaman. Kenapa harus sintetik apriori? Karena bila pure logic, suatu ide abstrak yang masih berada dalam pikiran, dan orang lain tidak akan mengetahuinya tanpa adanya sintetik.

    ReplyDelete
  11. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Terkait pembahasan di atas, poin yang saya dapatkan adalah pure logic bukan sebagai ilmu, maka tidak memberikan informasi apapun kecuali tentang konsistensinya, dan matematika akan menjadi ilmu jika dibangun di dalam kerangka ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  12. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Matematika itu ilmu jika dapat dijelaskan secara mendetail, sehingga diperlukan intuisi untuk membangun matematika sebagai ilmu. Dengan demikian, guru harus membangun budaya siswa dalam menggunakan intuisi sehingga dapat berkompetensi dalam proses pembelajaran yang pada akhirnya dapat mengkonstruksi pengetahuan mereka sendiri.

    ReplyDelete
  13. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Apakah matematika merupakan ilmu? Menurut Immanuel Kant ilmu sendiri bersidat sintetik apriori. Pikiran yang bisa diterapkan dan pengalaman yang bisa diteorikan. Matematika merupakan suatu ilmu jika, matematika itu sendiri bisa diterapkan, dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Matematika juga dapat diteorikan.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  14. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Dari elegi tersebut, matematika merupakan suatu ilmu jika ia bersifat sintetik a priori dan dibangun berdasarkan intuisi yang sesuai dengan ruang dan waktunya.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  15. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Hakekat intuisi berada pada ruang dan waktu, jelas bahwa intuisi adalah rasio, logis serta berupa pemikiran tunggal yang adanya di pikiran. Sehingga terikat pada ruang dan waktu. jika matematika dibangun diatas intuisi, maka dapat dikatakan bahwa matematika merupakan suatu ilmu karena sumber pengetahuannya yang sejati adalah akal budi (rasio). A priori merupakan pikiran, sintetik adalah pengalaman. Maka matematika perlu dibangun berdasarkan intuisi maka bersifat sintetik apriori.

    ReplyDelete
  16. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Menurut Kant, hakekat Intuisi tidak lain tidak bukan adalah ruang dan waktu.Jadi Matematika akan menjadi Ilmu jika dibangun di dalam kerangka ruang dan waktu, Dengan begitu diharap guru dapat membantu siswa untuk mengembangkan intuisi dengan cara membiasakan siswa untuk berinteraksi dalam lingkungan sekitar saat proses pembelajaran berlangsung. sehingga matematika yang kita ajarkan nantinya akan berada dalam kerangka ruang dan waktu siswa.

    ReplyDelete
  17. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Matematika membutuhkan intuisi berpikir yang bersifat fleksibel dalam artian bisa dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari karena salah satu intuisinya diperoleh melalui pengalaman yang mempelajarinya. Lewat intuisi itulah yang akan mengubah persepsi siswa bahwa matematika itu sulit.Matematika akan menjadi ilmu bila dibangun atas intuisi dan bersifat sintetik apriori. Intuisi di sini bukan hanya sekedar tanggapan dengan sebenar-benarnya tanpa kesadaran pikiran intuisi tidak ahli, melainkan intuisi ahli yang sudah memiliki kemampuan refleksi berulang kali, sudah memiliki pengalaman.

    ReplyDelete
  18. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Matematika akan menjadi Ilmu jika dia dibangun di atas intuisi. Matematika membutuhkan intuisi berpikir yang bersifat fleksibel dalam artian bisa dikaitkan dengan dengan kehidupan sehari-hari karena intuisinya diperoleh melalui kegiatan berpikir dan pengalaman dalam mempelajarinya. Menurut Immanuel Kant ilmu itu harus berdasarkan pikiran dan pengalaman. Karena sebenar-benarnya ilmu adalah interaksi antara pikiran dan pengalaman.

    ReplyDelete
  19. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs PM B

    Memang terdapat berbagaimacam perdebatan tentang matematika. Termasuk juga tentang hakikatnya, apakah sebagai ilmu atau bukan. Berbagai filsuf atau matematikawan memiliki argumennya masing-masing. Menurut I Kant, matematika bisa menjadi ilmu tetapi bisa juga tidak. Matematika akan menjadi ilmu jika dibangun di atas intusi, yaitu bersifat sintetik a priori. Matematika yang bersifat sintetik apriori berarti matematika sebagai pengetahuan yang permanen dan universal. Maksudnya adalah bahwa pengetahuan matematika dibangun melalui pengalaman (sintesis), tetapi pada saat yang sama membentuk pengetahuan yang universal (analitik).

    ReplyDelete
  20. Nur Dwi Laili Kurniawati
    13301241063
    Pendidikan Matematika C 2013

    Sebenar- benar ilmu menurut Immanuel Kant adalah bersifat sintetik apriori. Sintetik itu hukum sebab akibat dari interaksi benda- benda. Apriori itu paham meskipun belum melihat. Maka menurut imanuel kant sebenar- benar ilmu adalah pikiran yang bisa diterapkan dan pengalaman yang bisa dipikirkan. Pikiran dan pengalaman semuanya memiliki intuisi. Dan karena ilmu itu adalah pikiran serta pengalaman maka ilmu itu dibangun diatas intuisi.

    ReplyDelete
  21. Arif Dwihantoro
    133012244012
    Pend. Mat C 2013


    Matematika akan menjadi Ilmu jika dibangun di dalam kerangka Ruang dan Waktu. Matematika sebagai ilmu akan melatih logika seorang dan tentu memerlukan intuisi untuk dapat menyesuaikan dengan ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  22. martin/Rwanda
    pps 2016 pep B
    According to what I red in Kant's book, mathematics is a science: "Kant argues that mathematics and the principles of science contain synthetic a priori knowledge. For example, “7 + 5 = 12” is a priori because it is a necessary and universal truth we know independent of experience, and it is synthetic because the concept of “12” is not contained in the concept of “7 + 5.” Kant argues that the same is true for scientific principles such as, “for every action there is an equal an opposite reaction”: because it is universally applicable, it must be a priori knowledge, since a posteriori knowledge only tells us about particular experiences."

    ReplyDelete
  23. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Matematika akan menjadi Ilmu jika matematika dibangun di atas intuisi. Menurutnya, intuisi adalah ruang dan waktu. Dari sebuah pertanyaan apakah matematika itu imu? Immanuel Kant menjawab bahwa matematika bisa menjadi Ilmu tetapi juga bisa tidak menjadi ilmu. Sehingga dapat dikatakan bahwa matematika akan menjadi ilmu jika dibangun di atas intuisi dalam kerangka ruang dan waktu. Kant menyimpulkan bahwa "Matematika akan menjadi Ilmu jika dia bersifat SINTETIK A PRIORI". Sementara itu, matematika dikatakan bukan ilmu ketika matematika dibangun dengan Pure Logic. Karena Pure Logic dipandang sebagai A Priori saja dan bersifat Analitik. Dengan demikian menurut Kant, Pure Logic belumlah merupakan Ilmu. Sehingga dengan demikian dapat disimpulkan bahwa matematika itu ilmu dan juga dapat dikatakan bukan ilmu. Karena sebenar-benar yang ada dalam kehidupan nyata semuanya adalah kontradiksi.

    ReplyDelete
  24. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Inilah yang terjadi pada masa sekarang, yaitu kita membawa matematika selain sebagai ilmu tetapi juga sebagai suatu life skill, yang harus dibangun oleh seorang guru khususnya guru matematika yaitu, bagaimana seorang siswa itu berpandangan bahwa dia butuh matematika, bukan malah menghindari matematika. Guru harus mampu mengubah mindset siswa bahwa matematika merupakan salah satu sumber ilmu, yakni apapun pelajaran yang kalian pelajari, pasti ada sangkut pautnya dengan pelajaran matematika. Sehingga dari hal itu siswa akan merasa bahwa matematika itu sangatlah penting untuk mempelajari. Sebagai bentuk life skill yang harus mereka miliki dalam hidup.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  25. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Pertama saya membaca judul ini, saya menebak bahwa matematika itu ilmu. Ternyata setelah saya baca, menurut Immanuel Kant, Matematika bisa dikatakan ilmu jika dibangun di atas ruang dan waktu. Dan matematika belum menjadi ilmu ketika dia sebagai logika murni.

    ReplyDelete
  26. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Matematika akan menjadi ilmu apabila dibangun diatas intuisi di dalam kerangka ruang dan waktu. Matematika yang masih tersimpan di dalam pikiran, itu belum menjadi ilmu. Tetapi ketika matematika tersebut diaplikasikan, dimanfaatakan untk menyelesaikan masalah, maka matematika dapat dikatakan menjadi ilmu.

    ReplyDelete
  27. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Kant menyimpulkan bahwa matematika akan menjadi Ilmu jika dia bersifat sintetik a priori, yaitu yaitu pikiran yang bisa diterapkan dan pengalaman yang bisa diteorikan. A priori adalah dapat memahami sesuatu walau dengan hanya logika, oleh karena itu Pure Logic dipandang baru sebagai A Priori belum dikatakan sebagai ilmu. Maka, matematika akan menjadi ilmu ketika dibangun oleh intuisi ruang dan waktu.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete

  28. Budi Yanto
    16709251024
    P. Mat S2 Kelas B 2016
    Menurut Kant matematika merupakan suatu penalaran yang berifat mengkonstruksi konsep-konsep secara synthetic a priori dalam konsep ruang dan waktu. Intuisi keruangan dan waktu secara umum yang pada akhirnya dianggap mendasari matematika. Matematika yang bersifat “sintetik a priori” dapat dikonstruksi melalui 3 tahap intuisi yaitu “intuisi penginderaan”, “intuisi akal”, dan “intuisi budi”. Intuisi penginderaan terkait dengan obyek matematika yang dapat dikatakan sebagai unsur a posteriori.

    ReplyDelete
  29. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Selama ini saya berpikir bahwa matematika itu adalah ilmu. Tetapi ternyata matematika itu bisa menjadi Ilmu tetapi bisa tidak, seperti yang diungkapkan oleh Kant. Menurutnya, matematika akan menjadi Ilmu jika dia dibangun di atas intuisi. Matematika akan menjadi Ilmu jika dia bersifat SINTETIK A PRIORI

    ReplyDelete
  30. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Immanuel Kant menyatakan bahwa matematika bisa menjadi Ilmu tetapi sekaligus juga bisa tidak menjadi ilmu. Matematika akan menjadi Ilmu jika matematika dibangun di atas intuisi. Menurut Kant, intuisi adalah ruang dan waktu. Sehingga matematika akan menjadi ilmu jika dibangun di atas intuisi dalam kerangka ruang dan waktu. Kant menyimpulkan bahwa "Matematika akan menjadi Ilmu jika dia bersifat sintetik a priori". Sementara itu, matematika dikatakan bukan ilmu ketika matematika dibangun dengan Pure Logic. Karena Pure Logic dipandang sebagai A Priori saja dan bersifat Analitik. Dengan demikian menurut Kant, Pure Logic belumlah merupakan Ilmu. Sehingga dengan demikian dapat disimpulkan bahwa matematika itu ilmu dan juga dapat dikatakan bukan ilmu, tergantung darimana sudut pandang kita melihat.

    ReplyDelete
  31. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    S2 PEP B 2016

    Berdasarkan elegi di atas menjelaskan bahwa intuisi merupakan salah satu pondasi yang bisa dugunakan untuk menciptakan dam membangun ilmu matematika. Matematika juga akan menjadi ilmu ketika memiliki sifat yang sintetik a priori.

    ReplyDelete
  32. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    S2 PEP B 2016

    Berdasarkan elegi di atas menjelaskan bahwa intuisi merupakan salah satu pondasi yang bisa dugunakan untuk menciptakan dam membangun ilmu matematika. Matematika juga akan menjadi ilmu ketika memiliki sifat yang sintetik a priori.

    ReplyDelete
  33. Nuha Fazlusalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    ilmu tu saartnya sintetik apriori, tetapi matematia salah satunya dalah pure logic di dalamnya dalah apriori, apriori adalah contohnya yaitu meramal, tapi belum memiliki sifat sitetis nya. sebelum saya membaca ini, dan mengetahui tentang imanuel kant, saya jug amemiliki pertanyaan yang hamooir mirip, apakah matematika itu sebagai ilmu, karena saya sewaktu sma dan bahkan sampai sekarang menganggap matematika dalah sebaai alat, bukan sebagai ilmu, alat untuk menganalisi, alat untuk membuat grafik, alat untuk mennentukan keputusan. alat untuk memahami objek lain, oleh karena di waktu sma saya tidak terlalu tertarik dengan matematika.

    ReplyDelete
  34. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Judul dari elegi di atas sangat “menggugah” seseorang untuk membaca isinya. Apakah matematika itu ilmu? Sebagai seorang anak didik yang telah mendapat pelajaran matematika sejak duduk di bangku sekolah 16 tahun lalu, tentu saya mengatakan bahwa matematika itu ilmu. Karena apa-apa yang diajarkan di sekolah tentu ilmu. Namun apabila dikaji lebih dalam, jawabannya tentu dengan penjelasan berbeda.

    ReplyDelete
  35. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Lebih lanjut apabila dikaitkan dengan kritik Immanuel Kant, bahwa matematika itu ilmu apabila dibangun melalui intuisi. Oleh sebab itu, matematika murni dapat dikategorikan bukan ilmu karena termasuk ke dalam pure logic. Seperti dalam kalimat terakhir elegi di atas bahwa Pure Logic bukan sebagai Ilmu maka tidak memberikan informasi apapun kecuali tentang KONSISTENSI yang ada padanya. Ilmu atau bukan ilmu, kembali pada tergantung ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  36. ISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Matematika dapat dikatakan ilmu apanila matematika dibawa oleh pikiran. Dan pikiran meliputi sintetik apriori dan apestiori. Sedangkan analitik apriori bukan ilmu, dan sintetik aposteriori juga bukan merupakan ilmu. Mereka hanya merupakan separuh ilmu, agar menjadi ilmu yang utuh maka analitik apriori diturunkan sedikit, sedangkan sintesis a posteriori dinaikkan, sehingga ilmu yang utuh itu adalah sintesis apriori. Sintesis apriori menurut kant pengetahuan harus permanen dan sifatnya universal. Ia permanen tetapi tidak memberikan pengetahuan baru. Pengetahuan adalah yang diambil dari pengalaman pribadi yang partikular tapi saat yang sama bentuknya harus bisa di universalkan

    ReplyDelete
  37. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Matematika dapat dikatakan ilmu apanila matematika dibawa oleh pikiran. Dan pikiran meliputi sintetik apriori dan apestiori. Sedangkan analitik apriori bukan ilmu, dan sintetik aposteriori juga bukan merupakan ilmu. Mereka hanya merupakan separuh ilmu, agar menjadi ilmu yang utuh maka analitik apriori diturunkan sedikit, sedangkan sintesis a posteriori dinaikkan, sehingga ilmu yang utuh itu adalah sintesis apriori. Sintesis apriori menurut kant pengetahuan harus permanen dan sifatnya universal. Ia permanen tetapi tidak memberikan pengetahuan baru. Pengetahuan adalah yang diambil dari pengalaman pribadi yang partikular tapi saat yang sama bentuknya harus bisa di universalkan

    ReplyDelete
  38. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Sesuai hakekat yang disebutkan diatas, bahwa matematika dipandang sebagai ilmu jika dibangun atas intuisi. Logika murni dalam matematika hanya didasarkan pada kemampuan bawaan saja (a priori), namun itu tetap diperlukan sebagai dasar. Jika pure logic saja yang digunakan maka conjecture (Poincare Conjecture) yang ada seperti tidak akan pernah lahir dan tidak akan pernah dijawab oleh Grigori Perelman.

    ReplyDelete
  39. Faqih Mu'tashimbillah
    1231324030
    Pendidikan Matematika Internasional

    Assalamualaikum.wr.wb
    Matematika akan menjadi ilmu apabila dibangun diatas intuisi di dalam kerangka ruang dan waktu.
    Apakah ada contoh hal yang tidak mempunyai kerangka ruang dan waktu?
    Kemudian apakah yang dimaksud dengan pure logic disini?

    Wassalamuallaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  40. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    saya sangat setuju dengan pendapat di atas ialah bahwa matematika sebagai ilmu harus dibangun di dalam intuisi ruang dan waktu, maka yang pada akhirnya Immanuel Kant menyimpulkan bahwa "Matematika akan menjadi Ilmu jika dia bersifat SINTETIK A PRIORI". yaitu dimana dua unsur antara pemikiran dan pengalaman di padu padankan.

    ReplyDelete
  41. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    Menempatkan matematika sebagai ilmu yang dibangun berdasarkan kepada ruang dan waktu dan bersumber dari pemikiran dan pengalaman, inilah yang terkadang membuat matematika menjadi kontradiktif, dan kontradiktif inilah sebenar-benar ilmu menurut Immanuel Kant, karena matematika kontradiktif dan bersifat sintetik a priori maka matematika adalah ilmu.

    ReplyDelete
  42. Bismillah
    Ratih Kartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016

    Assalamualaikumwarahmatulahiwabarrakatuh
    Kant berkata bahwa ilmu bersifat sintetikapriori. Maka pikiran bisa diterapkan. Pengalaman bisa diteorikan. Matematika itu ilmu jika bisa diterapkan dan dapat diteorikan.
    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh

    ReplyDelete
  43. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Matematika akan menjadi ilmu jika dibangun di atas intuisi. Dan intuisi dibangun di atas pengalaman. Oleh karena itu matematika akan menjadi ilmu apabila bersifat sintetik a priori yaitu berasal dari hasil pemikiran atau logika yang dapat dibuktikan di kehidupan nyata, atau dengan kata lain teori yang dapat dipraktikkan atau praktik yang dapat diteorikan.

    ReplyDelete
  44. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Menurut Immanuel Kant ilmu haruslah bersifat sintetik a priori. oleh karena itu matematika murni menurut Immanuel Kant itu bukanlah ilmu, karena baru separuh ilmu, baru dipandang sebagai a priori saja. Sebenar-benarnya ilmu adalah prinsip yang dapat diwujudkan dalam kenyataan atau kenyataan yang dapat dirumuskan prinsipnya.

    ReplyDelete
  45. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016

    Matematika akan menjadi ilmu ketika dibangun berdasarkan intuisi. Intuisi setiap manusia berbeda-beda tergantung pada ruang dan waktu. Matematika akan menjadi ilmu ketika kita menggunakan pemikiran yang sintetik apriori dimana kita membangun matematika dengan menggunakan pengetahuan yang digabungkan dengan pengalaman.

    ReplyDelete
  46. Fajar Yanuar
    13301244021
    Pend. Matematika C 2013

    Menurut Kant matematika akan menjadi ilmu ketika ia berdasarkan intuisi ruang dan waktu. Ketika matematika hanya membahas tentang hal-hal yang tetap dan tidak mempunyai perubahan, maka matematika itu belum bias disebut sebagai ilmu. Oleh karena itu, matematika memerlukan perubahan untuk bisa menjadi ilmu yang sedang dan selalu berkembang.

    ReplyDelete
  47. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Menurut Kant pemahaman maupun konstruksi matematika diperoleh dengan cara terlebih dulu menemukan “intuisi murni” pada akal atau pikiran kita. Matematika yang bersifat sintetik a priori dapat dikonstruksi melalui 3 tahap intuisi yaitu intuisi penginderaan, intuisi akal, dan intuisi budi. Matematika merupakan suatu penalaran yang berifat mengkonstruksi konsep-konsep secara synthetic a priori dalam konsep ruang dan waktu. Intuisi murni tersebut merupakan landasan dari semua penalaran dan keputusan matematika. Jika tidak berlandaskan intuisi murni maka penalaran tersebut tidaklah mungkin.

    ReplyDelete
  48. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Menurut Immanuel Kant, matematika akan menjadi ilmu jika dia dibangun dalam intuisi ruang dan waktu, yang tidak hanya diperoleh melalui akal, tetapi juga membutuhkan pengalaman. Sehinga matematika akan menjadi ilmu jika dia bersifat sintentik a priori.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id