Feb 12, 2013

The Scene of Primary Mathematics Teaching


In this scene we expose a qualitative research of mathematics teaching learning process by the students of Pre-service Mathematics Teacher Training.
Title: How to improve the competencies mathematical problems solving through cooperative teaching learning model type Student Thinks Achievement Division (STAD) for the Primary Student of SDN Ngabean Yogyakarta, Indonesia. By. Enny Widiyanti, Mathematics Education Department, Faculty of Mathematics and Science, Yogyakarta State University, Indonesia. Supervisor: Edi Prajitno and Murdanu, Examiner: Marsigit and Atmini Dh


Background: 1. Current condition of mathematics education in Indonesia, 2. Problems of students’ learn mathematics, 3. Problems of teaching methods by the teacher, 4. Problems of developing the model of teaching learning mathematics. Problem: How to implement cooperative teaching learning model type Student Thinks Achievement Division (STAD) to improve the competencies mathematical problems solving for the Primary Student of SDN Ngabean Yogyakarta, Indonesia. Aim: 1. to elaborate teaching learning through cooperative teaching learning model type Student Thinks Achievement Division (STAD) for the Primary Student of SDN Ngabean Yogyakarta, Indonesia. 2. to improve the competencies mathematical problems solving through cooperative teaching learning model type Student Thinks Achievement Division (STAD) for the Primary Student of SDN Ngabean Yogyakarta, Indonesia
The research was limited to be focused on the problem solving of finding perimeter and area of polygon at the 6th grade of primary school of SDN Ngabean Yogyakarta, Indonesia . Methodology of research is descriptive qualitative i.e. class room action research with its observation, questionnaire, documentation and check list and observation guide. The research was conducted by the following procedures: prerequisite research, conducting two cycles of action research, teacher’s and students’ reflection, analyzing data, prepare and publish the report.
Theoretical review of Student Thinks Achievement Division (STAD) consists the ideas of Slavin (1995) stated that there are 5 (five) components in STAD i.e. class presentation, quiz, individual improvement scores, and team recognition. According to Polya in Herman Suherman et.al,(2003), mathematical problem solving consist of 4 (four) steps: to understand mathematical problems, to plan the solutions, to solve the problems according the planning, and to check the results. This research investigated the students competencies in solving the problems based on the Polya’s notions above.
Planned Cycles:
Cycle 1:
1. The students are to identify the problems
2. The students are to plan to solve the problems
Cycle 2:
1. The students are to identify the problems
2. The students are to plan to solve the problems
3. The students are to solve the planned problems
4. The students are to recheck to solutions
Indicator
Indicators of research achievements is the students’ competences of problem solving indicated by the score test of mathematics, as the following: a) the student are competent to identify problems at last 60 % , b) the student are competent to plan to solve the problems at last 60 % , c) the student are competent to solve the planned problems at last 60 % , d) the student are competent to check the results at least 60 %.
Analyses Data:
Cycle 1:
a. The average of the score of students’ competences to identify problems is 63,43
b. The average of the score of students’ competences to plan to solve the problems is 63,11
c. The average of the total score of students’ competences is 78,93 %
Cycle 2:
d. The average of the score of students’ competence to solve the planned problems is 58,21
e. The average of the total score of students’ competences is 69,69
Conclusion:
1. The percentage of students’ competences to identify problems improves from 63,43 % to 78,93
2. The percentage of student competences in planning to solve the problems improves from 54,64% to 66,43%
3. The percentage of students competences to solve the planned problems improves from 57,71% to 67, 86%
4. The percentage of student competences to check the results improves from 34,28% to 60,71%

33 comments:

  1. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Penelitian kualitatif dengan dua siklus tersebut menunjukkan keefektifannya. Kompetensi terkait identifikasi masalah, perencanaan pemecahan masalah, pemecahan masalah, dan evaluasi meningkat. Penelitian selain dilakukan oleh mahasiswa pendidikan, bisa juga dilakukan oleh guru. Sesungguhnya ada banyak penelitian yang bisa dilakukan oleh guru, bahkan saat ini guru wajib melakukan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) untuk syarat naik golongan. Guru dipandang sebagai peneliti yang terlibat langsung dalam pembelajaran sehingga bisa tau persis keadaan siswa. Jika banyak guru yang mampu melakukan PTK dengan sungguh-sungguh, maka masalah-masalah dalam pembelajaran diharapkan dapat terselesaikan.

    ReplyDelete
  2. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Dalam postingan di atas, berisi tentang penelitian kualitatif tentang bagaimana meningkatkan kompetensi pemecahan masalah matematika melalui model pembelajaran kooperatif tipe mengajar STAD.
    Pembelajaran STAD memiliki beberapa keunggulan (Slavin, 1995) diantaranya ; Siswa bekerja sama dalam mencapai tujuan dengan menjunjung tinggi norma-norma kelompok, siswa aktif membantu dan memotivasi semangat untuk berhasil bersama, aktif berperan sebagai tutor sebaya untuk lebih meningkatkan keberhasilan kelompok, interaksi antar siswa seiring dengan peningkatan kemampuan mereka dalam berpendapat. namun memiliki kelemahannya, yaitu ;
    a. Membutuhkan waktu yang lebih lama untuk siswa sehingga sulit mencapai target kurikulum.
    b. Membutuhkan waktu yang lebih lama untuk guru sehingga pada umumnya guru tidak mau menggunakan pembelajaran kooperatif.
    c. Membutuhkan kemampuan khusus guru sehingga tidak semua guru dapat melakukan pembelajaran kooperatif.
    d. Menuntut sifat tertentu dari siswa, misalnya sifat suka bekerja sama.

    ReplyDelete
  3. Bayu Adhiwibowo
    16709251014 / S2 Pend. Matematika
    Penelitian kualitatif yang dilaksanakan guru di SDN Ngabean tersebut merupakan salah satu contoh yang baik. Guru sebaiknya sesekali melaksanakan penelitian tersebut untuk pengembangan kemampuan penelitiannya. Saat in ketika guru hendak mendapatkan kenanikan pangkat maka harus melakukan penelitian. Hal itu kalau digunakan sebagai syarat kurang baik, tapi sebagai pendukung saya sangat setuju.

    ReplyDelete
  4. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Menurut Widiyanti dalam penelitiannya yang berjudul “Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD di SDN Ngabean Yogyakarta”, mempunyai tujuan yaitu : 1) Untuk mengetahui cara pembelajaran kooperatif tipe STAD, 2) Untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian tersebut adalah PTK. Tinjauan teoritis pembelajaran kooperatif tipe STAD menurut Slavin (1995), menyatakan bahwa ada lima komponen yaitu: 1) presentasi kelas, 2) kuis, 3) peningkatan nilai individu, 4) kerja dalam suatu kelompok. Sedangkan dalam pemecahan masalah menurut Polya dalm Suherman (2003), menyatakkan bahwa ada empat langkah dalam pemecahan masalah yaitu: 1) memahami masalah matematika, 2) merencanakan pemecahan masalah, 3) memecahkan masalah, 4) memeriksa kembali masalah. Kesimpulan dalam penelitiannya yaitu menunjukkan: 1) adanya peningkatan pada kemampuan siswa untuk mengidentifikasi masalah, 2) adanya peningkatan pada kemampuan siwa untuk merencanakan masalah, 3) adanya peningkatan pada kemampuan siswa untuk memecahkan masalah, 4) adanya peningkatan pada kemampuan siswa untuk memeriksa kembali masalah. Dalam hal ini pemeblajaran matematika dengan menggunakan pemebelajaran kooperatif tipe STAD merupakan suatu pendekatan yang dapat meningkatkan prestasi siswa SD dan mampu meningkatkan rasa percaya diri pada siswa SD.

    ReplyDelete
  5. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Ada banyak cara untuk meningkatkan kompetensi siswa dlam memecahkan masalah matematika, salah satunya adalah STAD. Model ini dapat digunakan sesuai dengan materi yang akan dipelajari. Dan guru haruslah mampu menjadi fasilitator yang memfasilitasi siswa dalam setiap tahapan model ini.

    ReplyDelete
  6. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Pembelajaran matematika di SD dapat menggunakan berbagai model pembelajaran dalam menemukan dan memecahkan masalah dalam proses pembelajaran matematika di sekolah. Seperti yang dijelaskan pada artikel di atas bahwa model yang dapat digunakan adalah STAD, dimana dalam penggunaan model ini guru dapat menyesuaikan materi yang akan diberikan kepada siswa. Selain itu, guru juga dapat memotivasi serta memfasilitasi selama mengalami proses belajar matematika di kelas.

    ReplyDelete
  7. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Disebutkan oleh Polya (dalam Herman Suherman, 2003), bahwa terdapat 4 langkah pemecahan masalah matematika. Langkah tersebut ialah memahami masalah matematika, merencanakan solusi, memecahkan masalah sesuai dengan perencanaan, dan memeriksa hasil. Pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif misalnya Student Thinks Achievement Division (STAD). Model pembelajaran kooperatif tipe STAD telah meningkatkan kompetensi siswa dalam memecahkan masalah matematika pada siswa SDN Ngabean Yogyakarta. Harapannya guru dapat menguasai model-model pembelajaran kooperatif dan mampu memilih model pembelajaran yang sesuai dengan materi dan karakteristik siswa.

    ReplyDelete
  8. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Bagi seorang guru ataupun calon guru pembelajaran yang inovatif disekolah itu sangatlah penting karena dari situlah dapat terlihat bagaimana seorang guru dapat terus mengembangkan pola pikir yang dimilikinya sehinga dari pengembangan pola pikir itu akhirnya terjadi proses pentransferan ilmu lebih baik lagi antara guru dan siswa. dan untuk mendapatkan itu semua guru hendaknya melakukan penelitian-penelitian.

    ReplyDelete
  9. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Bagi seorang guru ataupun calon guru pembelajaran yang inovatif disekolah itu sangatlah penting karena dari situlah dapat terlihat bagaimana seorang guru dapat terus mengembangkan pola pikir yang dimilikinya sehinga dari pengembangan pola pikir itu akhirnya terjadi proses pentransferan ilmu lebih baik lagi antara guru dan siswa. dan untuk mendapatkan itu semua guru hendaknya melakukan penelitian-penelitian.

    ReplyDelete
  10. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Banyak sekali hal yang bisa didiskusikann oleh para pendidik saat ini, Sesama pendidik atau guru bisa saling bekerjasama dalam menciptakan pembelajaran.Masalah-masalah yang sering dihadapi guru dalam proses pembelajaran matematika adalah guru perlu melakukan inovasi dan menggunakan model-model pembelajaran mutakhir, namun guru dituntut pula untuk mempersiapkan siswa agar memperoleh hasil yang tinggi dalam ujian nasional. Selain itu, problematika ditambah dengan alokasi waktu pembelajaran yang kurang untuk mencapai targetan yang menjadi tuntutan.

    ReplyDelete
  11. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Penelitian tindakan kelas yang berjudul “Meningkatkan kompetensi masalah matematika pemecahan melalui koperasi pembelajaran tipe model Student Berpikir Divisi Achievement (STAD) untuk Mahasiswa Primer SDN Ngabean Yogyakarta, Indonesia” oleh Enny Widiyanti menyimpulkan bahwa model STAD dapat meningkatkan sekaligus memperbaiki kompetensi pemecahan masalah matematika. Dengan hasil penelitian ini maka bisa dijadikan referensi atau pertimbangan bagi guru untuk memilih model perencanaan pembelajaran matematika dan siswa dalam meningkatkan kompetensi pemecahan masalah serta juga dapat dijadikan sebagai referensi bagi penelitian lebih lanjut.

    ReplyDelete
  12. Kumala Kusuma Putri
    13301241020
    Pendidikan Matemtika I 2013

    Assalamulaikum Wr. Wb.
    In my opinion, primary students need innovation to study mathematics that known as complicated lesson. STAD is innovative methode to be used in mathematics learning. We know that primary students like enjoy and fun learning especialy in mathematics learning. In mathematics learning, students need think twice to solve the problem. So, in this condition, they need something that is refreshing. Primary students like motto "study and play" . They like studying while playing and playing while studying. STAD is really match with primary students. They can studying while playing and palying while studying with STAD. Primary student is really sensitive with condition in their environment. So, fun and enjoy condition can help them to receive material from their teacher. I think that is enough. Thank You.

    Wassalamulaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  13. Rizqi Nefi Marlufi
    13301241035
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Setelah membaca postingan anda ini, ilmu saya bertambah lagi, terimakasih. Saya pikir bahwa pengembangan metode pembelajaran di Indonesia sudah cukup bagus, terlebih di kota besar, walaupun masih kurang memuaskan untuk dipelosok negeri. Dari sini saya mendapat ilmu tentang pembelajaran STAD ( Student Teams Achievement Division).

    ReplyDelete
  14. Rizqi Nefi Marlufi
    13301241035
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Menurut saya metode ini sangat menarik karena berhubungan dengan kinerja siswa dalam pembelajaran, antusiasme, dan kerja tim disini akan memberikan kesan dan pengalaman yang mendalam bagi siswa sehingga siswa diharapkan akan dengan mudah menyerap materi yang dipelajari. Terimakasih.

    ReplyDelete
  15. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    First of all let me say BIG UP to indonesian teachers if they teach or prepare the learners on how to solve problems. the two cycles are needed in our schools, so the students should understand that the main target of learning mathematics is not only geting high marks but developing the capability to think logically. the first step of identifying a problem is the most difficult one because this step requires to identify and then classify the problem, the step of solving it requires mental capability which should be prepared before by the teachers, the last one of checking, is to make sure that the methods applied when resolving the problems are adequate.

    ReplyDelete
  16. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Salah satu cara untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam memecahkan masalah matematika yaitu dengan menerapkan model pembelajaran tipe STAD. Pemilihan metode ini dipilih karena guru dapat menyesuaikan materi yang akan diberikan kepada siswa. Selain itu dengan sistem kooperaif ini siswa dapat bekerjasama dalam mmemecahkan masalah sehingga jika terjadi perbedaan dapat diselesaikan secara bersama. Dengan sistem presentasi siswa harus benar-benar memperhatikan penuh selama presentasi karena dengan demikian dapat membantu mereka mengerjakan kuis-kuis.

    ReplyDelete
  17. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    ranacangan pembelajaran diatas disiapkan untuk siswa sd dengan model pembelajarn kooperatif tipe stad yang sudah seringkali diteliti dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. kali ini stad dipilih karena dirasa paling cocok dnegan materi pembelajaran yang ada.

    ReplyDelete
  18. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Penelitian dalam pembejaran erat kaitannya dengan kualitas pembelajaran. Sehingga guru dianjurkan untuk melakukan penelitian yang tujuannya untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada di kelas. Apabila masalah-masalah tersebut dapat diselesaikan maka harapannya kualitas pendidikan akan terus meningkat.

    ReplyDelete
  19. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Dalam perbaikan pengajaran guru, memang memerlukan penelitian guna mengidentifikasi apa saja kekurangan dalam pengajaran. Sehingga, kedepannya dapat diperbaiki. Penelitian kualitatif yang dilakukan dengan pendekatan STAD dapt membantu siswa dalam pemahaman konsep matematika. Namun, yang juga harus ditekankan di sisni, guru dan calon guru tidak hanya berfokus kepada pemahaman konsep matematika siswa semata, tetapi juga bagaimana dapat menguatkan akidah siswa dan membentuk kepribadian siswa yang sesuai dengan aturan islam, yaitu kepribadian yang menyatukan antara pola pikir (aqliyyah) dan pola sikap (nafsiyyah) yang sesuai dengan syariat (aturan) islam.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  20. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Pada penelitian di atas, mencoba menggunakan pembelajaran model STAD untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Pembelajaran kooperatif tipe STAD yang dikembangkan oleh Robert Slavin dan teman-temannya di Universitas John Hopkin (dalam Slavin, 1995) merupakan pembelajaran kooperatif yang paling sederhana. Menurut Polya ada 4 langkah untuk memecahkan masalah yaitu memahami masalah, merencanakan solusi, memecahkan masalah, dan memriksa kembali. Hasil dari penelitian di atas bahwa pembelajaran STAD dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan yang paling meningkat adalah pada tahap memeriksa kembali.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  21. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Banyak pendekatan pembelajaran yang dapat dipilih oleh guru untuk meningkatkan kemampuan matematis siswa. Dalam tulisan di atas ditunjukkan hasil penelitian mengenai bagaimana mengembangkan kemampuan matematis pada siswa SD dengan pendekatan kooperatif tipe STAD. Dari penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa beberapa aspek kemampuan matematis siswa seperti kemampuan mengidentifikasi masalah, kemampuan merencanakan dalam pemecahan masalah, kemampuan pemecahan masalah, dan kemampuan mengecek hasil mengalami peningkatan setelah diberikan perlakuan. Hal tersebut menunjukkan bahwa pendekatan kooperatif efektif dalam meningkatkan kemampuan matematis siswa. Namun tentu pendekatan kooperatif bukanlah satu-satunya pendekatan yang dapat meningkatkan kemampuan matematis. Ada banyak pendekatan lain yang bisa dikaji lebih dalam untuk menciptakan pembelajaran yang lebih baik.

    ReplyDelete
  22. Bismillah Berkah
    Ratih Kartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016

    Assalamualaikumwarahmatulahiwabarrakatuh
    STAD adalah salah satu jenis pembelajaran koperatif yang bisa dilakukan guru dalam pembelajaran matematika selain itu ada jigsaw, TGT dan lain sebagainya. Guru harus mampu membaca masalah dan menemukan solusi terbaik agar tujuan pembelajran bisa tercapai.

    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh 

    ReplyDelete
  23. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Student Team Achievement Divisions (STAD) adalah salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang paling sederhana. Siswa ditempatkan dalam tim belajar beranggotakan empat orang yang merupakan campuran menurut tingkat kinerjanya, jenis kelamin dan suku. Guru menyajikan pelajaran kemudian siswa bekerja dalam tim untuk memastikan bahwa seluruh anggota tim telah menguasai pelajaran tersebut. Akhirnya seluruh siswa dikenai kuis tentang materi itu dengan catatan, saat kuis mereka tidak boleh saling membantu.
    Model Pembelajaran Koperatif tipe STAD merupakan pendekatan Cooperative Learning yang menekankan pada aktivitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal.
    Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menerapkan metode ini adalah :
    1. Kemampuan guru dalam mengendalikan kelas
    2. Penyajian materi yang terstruktur
    3. PEngarahan yang baik kepada siswa dan membangkitkan motivasi siswa untuk aktif diskusi serta menyampaikan pendapat.

    ReplyDelete
  24. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Bacaan diatas mengungkapkan suatu penelitian kualitatif yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan model pembelajaran tipe STAD. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran yang dilakukan secara umum dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas 6 SD. Hasil dari penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang berfokus untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini juga dapat dimanfaatkan sebagai penelitian yang relevan dalam menemukan hal-hal penting lainnya demi meningkatkan kualitas pembelajaran.

    ReplyDelete
  25. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Dari sini, daat kita ihat bahwa penelitian dengan menggunakan metode pembelajaran Student Thinks Achievement Division (STAD) dalam memcahkan masalah matematika bisa dikatakan berhasil. Terlihat bahwa ketika siswa menggunakan strategi 4 tahap pemecahan masalah ala Polya, keempat-empatnya mengalami peningkatan. Dengan demikian untuk Sekolah yang diteliti dapat menggunakan metode STAD untuk meningkatkan keterapilan siswa dala memecahkan masalah.

    ReplyDelete
  26. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    The scene of primary mathematics teaching menjelaskan tentang proses penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Pada penelitian yang dilakukan secara kualitatif ini sangatlah mendalam karena dapat mengetahui permasalahan-permasalahan yang dialami oleh siswa, dari bagaimana siswa dapat mengidentifikasi masalah, merencanakan untuk memecahkan masalah, memecahkan masalah yang ada dan juga setelah semua itu dilakukan siswa dapat mengevaluasi proses penyelesaian masalah yang dilakukan agar dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan yang terjadi dari proses tersebut.

    ReplyDelete
  27. Faqih Mu'tashimbillah
    12313244030
    Pendidikan Matematika Internasional

    Assalamualaikum.wr.wb
    Postingan di atas berisi tentang siklus mengajar dalam proses pembelajaran.
    Siklus yang pertama yaitu mengidentifikasi masalah yang dialami siswa.
    Kemudian rencana untuk memecahkan masalah tersebut.
    Yang ketiga adalah memecahkan masalah tersebut dan yang terakhir adalah mengecek kembali solusinya.

    ReplyDelete
  28. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    Berdasarkan penelitian di ats dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan STAD yang merupakan pembelajaran kooperatif dimana hasilnya yaitu ada peningkatan kompetensi pemecahan masalah matematika dengan menggunakan pendekatan STAD tersebut, dan yang dapat saya pahami adalah bahwa artinya dalam melakukan pembelajaran di SD haruslah dengan menggunakan media yang sesuai pula yaitu yang konkrit dan lebih menyenangkan.

    ReplyDelete
  29. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    Perlu disadari bahwa dalam melakukan proses pembelajaran guru harus lebih sering menggunakan model yang inovatif agar belajar lebih bermakna dan mebuat siswa lebih kreatif. banyak model pembelajaran yang dapat digunakan selagi fokusnya untuk mensejahterakan siswa, dimana siswa akan mengkonstruk pengetahuannya dan membangun intuisi matematika dari apa yang mereka pelajari. sehingga kreatifitas siswa pun terbentuk. dan sebagai seorang guru juga harus sering melakukan research supaya lebih memahami apa yang di butuhkan siswa.

    ReplyDelete
  30. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Untuk perbaikan dalam pengajaran yang dilakukan oleh guru, memang membutuhkan suatu ppenelitian untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Dalam penelitian kualitatif di atas dengan judul meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika melalui pembelajaran STAD menunjukkan bahwa keefektifannya dengan dua siklus yang ditandai dengan meningkatnya kompetensi siswa untuk mengidentifikasi masalah, kompetensi dalam perencanaan untuk memecahkan masalah, kompetensi untuk memecahkan masalah yang direncanakan, dan kompetensi siswa untuk memeriksa hasil.

    ReplyDelete
  31. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Salah satu keunggulan metode STAD adalah melatih siswa dalam mengembangkan aspek kecakapan sosial di samping kecakapan kognitif. Dalam hal ini, jika dikaitkan dalam pembelajran matematika penekanan aspek kognitif secara maksimal sudah lebih baik apabila mampu dilaksanakan. Selain itu, metode STAD juga memiliki keunggulan berupa menggalakkan interaksi secara aktif dan positif dan kerjasama anggota kelompok menjadi lebih baik. Maka akan sangat baik menggunakan metode ini, terutama dalam pembelajaran atau mata pelajaran berbasis sosial khususnya.

    ReplyDelete
  32. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Izinkan saya memberikan sedikit komentar terkait metodologi penelitan yang digunakan. Pemaparan penelitian di atas menggunakan qualitative research. Namun apabila dikaji, tampaknya saya menemukan siklus-siklus yang biasa dilakukan dalam Penelitian Tindakan Kelas atau Class Action Research, dimana penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif.
    Dapatkah PTK di-kualitatifkan? Dan yang menjadi pertanyaan, apakah ini benar PTK atau hanya studi kasus?

    ReplyDelete
  33. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016

    Artikel di atas menjelaskan tentang sebuah penelitian yang dilakukan guru di dalam kelas. Guru tersebut menyebutkan menggunakan metode pembelajaran STAD di dalam matematika yang digunakan untuk meningkatkan kognitif siswa. Artikel diatas juga menjelaskan bahwa penelitian ini perlu dilakukan guru untuk mengevaluasi dan merefleksinya kegiatan belajar mengajar di kelas, agar pembelajaran dapat mencapai tujuan secara efisien dan efektif.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id