Feb 12, 2013

Problem Utama Inovasi Pembelajaran (Matematka) pada PLPG dan Sertifikasi Guru




Problem utama yang dihadapi guru dalam kegiatan PLPG dan Pendidikan Profesi Guru (Matematika) adalah Bagaimana Mengaplikasikan Perubahan Paradigma dari Pembelajaran Berpusat pada guru ke Pembelajaran Berpusat pada Siswa.


Berdasarkan pengalaman membimbing pada Pusat Latihan Pendidikan Guru (PLPG) dan Pendidikan Profesi Guru maka kesulitan yang dialami guru umumnya pada: 1) Bagaimana melibatkan seawal mungkin para siswa dalam kegiatan belajar di kelas, 2) Bagaimana melayani kebutuhan belajar untuk seluruh siswa, 3) Bagaimana mengembangkan LKS? Para guru biasanya hanya mengembangkan satu jenis LKS dan menggunakan LKS hanya untuk memberi atau sebagai kumpulan soal.
Dalam latihan praktek pembelajaran matematika guru pada umumnya berangkat dari asumsi yang sudah biasa dipraktekkan selama bertahun-tahun sebelumnya. Tentang inovasi baru biasanya memang dirasa telah memahami dan adalah bisa dan mungkin untuk dipraktikkan. Tetapi para guru biasanya baru menyadari setelah dalam prakteknya menerima masukkan dari supervisor atau pembimbing. Yang selama ini dikira sudah melaksanakan suatu metode tertentu misalnya metode A, ternyata belum memenuhi kriteria telah melaksanakan metode A Demikian seterusnya, sehingga kegiatan PLPG jalur pendidikan profesi dirasakan sangat bermanfaat bagi guru. Selamat berjuang (Marsigit)

52 comments:

  1. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Kegiatan PLPG jalur pendidikan profesi sangat bermanfaat bagi guru. Dengan adanya PLPG guru diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan guru di bidang pembelajaran. Pada PLPG juga guru bisa mempraktekkan bagaimana cara mengajar di depan para peserta lainnya sehingga dengan begitu guru tersebut dapat merefleksi apa yang telah dia lakukan saat ini apakah sudah benar atau ada yang perlu diperbaiki. Selain itu juga manfaat dari PLPG adalah menambah wawasan guru dalam membuat karya ilmiah, modul dan penelitian lainnya.

    ReplyDelete
  2. Rhomiy handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Problem utama inovasi pembelajaran (matematka) pada PLPG dan sertifikasi guru. Guru biasanya hanya mengembangkan satu jenis LKS dan menggunakan LKS hanya untuk memberi atau sebagai kumpulan soal. Tentang inovasi baru biasanya memang dirasa telah memahami dan adalah bisa dan mungkin untuk dipraktikkan. Tetapi para guru biasanya baru menyadari setelah dalam prakteknya menerima masukkan dari supervisor atau pembimbing. Guru kurang bisa mengembangkan yang ada dan mungkin ada dari dalam dirinya dan siswanya.

    ReplyDelete
  3. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Terkait problem di atas, bagaimana melibatkan seawal mungkin para siswa dalam kegiatan belajar di kelas, yaitu dapat dilakukan dengan mengurangi dominasi demonstrasi materi oleh guru. kemudian dilanjutkan dengan memberi kesempatan pada siswa untuk membangun pengetahuannya secara mandiri melalui diskusi kelompok dan mengemukakan ide. Kemudian terkait persoalan bagaimana melayani kebutuhan seluruh siswa yaitu dengan mengganggap bahwa hak dan kewajiban setiap siswa adalah sama, meskipun sikap kita bisa berbeda-beda sesuai dengan karakter dan kebutuhan siswa masing-masing. Kemudian persoalan selanjutnya, terkait pengembangan LKS. LKS itu bukan semata-mata ringkasan materi ditambah dengan latihan soal-soal. Untuk memudahkan dalam penyususunan lks perlu memadukan dengan berbagai pendekatan-pendekatan yang sesuai dengan karakteristik siswa.

    ReplyDelete
  4. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Salah satu tantangan bagi guru adalah inovasi. Mengapa inovasi dirasa sulit? Kemungkinan karena guru masa kini berada di zona nyaman. Inovasi pembelajaran dapat dilaksanakan dengan cara menggunakan berbagai pendekatan dan model pembelajaran yang tepat sesuai dengan materi pelajaran. Pembelajaran yang berpusat pada guru biasanya menggunakan metode ekspositori. Pendekatan kooperatif dapat menjadi pilihan awal untuk mulai mengaktifkan peserta didik, sehingga peserta didik juga berperan serta dalam pembelajaran. Selanjutnya guru harus membuat LKS yang dapat membimbing peserta didik untuk mengkonstruksi ilmunya, dengan menerapkan pendekatan kontekstual atau problem solving dalam LKS. Guru juga bisa membuat LKS tiga jenis untuk setiap materi guna memfasilitasi kemampuan siswa yang berbeda beda. Pada intinya diperlukan beragam, pendekatan dalam pembelajaran

    ReplyDelete
  5. Bayu Adhiwibowo
    16709251014 / S2 Pend. Matematika
    Inovasi yang dilakukan oleh guru saat ini memang sangat sulit. Hal ini salah satunya disebabkan oleh waktu pembelajaran dengan jumlah materi yang tidak sepadan. Untuk menentukan metode apa yang digunakan untuk sebuah materi bukan hal yang mudah dan perlu ujicoba yang lama juga. Nah disini menuntut kesabaran guru dalam ujicoba. Mereka banyak yang sudah nyaman dengan metode mengajar yang berupa ceramah. Hal ini sebetulnya bisa diubah dengan kesabaran dan niat dari dalam hati para pengajar.

    ReplyDelete
  6. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum

    Mengaplikasikan paradigma baru atau merubah paradigm memang bukan perkara mudah. terbuti dari beberapa permasalahan yang diperoleh dari pengalaman bapak Prof. Marsigit yang dituangkan dalam elegi-elegi adalah persoalan paradigma yang belum berubah. Tidak melibatkan siswa seawal mungkin dalam kegiatan dalam kelas, hanya mengembangkan satu jenis LKS itu semua merupakan warisan paradigm lama. Dalam hal ini guru harus mau berubah dan beranjak untuk naik kelas dengan merubah paradigm lama ke paradigm baru. Oleh karnanya program PLPG kiranya dimanfaatkan dengan oleh guru yang bersangkutan untuk dapat mengembangkan diri menuju kinerja keprofesionalan yang lebih baik.

    ReplyDelete
  7. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    dalam melakukan suatu inovasi baru guru biasanya terkendala akan hal itu dikarenakan guru telah melakukan kebiasaan-kebiasaan yang sering dilakukannya selama bertahun-tahun dan untuk mengubaah itu semua tidaklah mudah. Akan tetapi ketika guru hendak ingin melakukan inovasi maka bukan hanya pada pelatihan-pelatihan saja akan tetapi perlu juga guru mengajak diskusi kepada siswanya untuk dapat mengetahui metode dan cara seperti apa yang bagus menurut siswanya, dapat juga guru berdiskusi dengan guru lain seperti pada Lesson Study sehingga para guru bersama-sama dapat meneliti tentang bagaimana mengembangkan inovasi-inovasi pada pembelajaran.

    ReplyDelete
  8. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Untuk mengatasi permasalahan di atas, point utama yang harus guru perhatikan adalah memahami betul terkait metode yang digunakan dalam mengajar mulai dari sintaks pembelajaran samapai inovasi media yang digunakan. Karena kebanyakan guru terkait memahami metode pembelajaran dirasa masih berangkat dari asumsi-asumsi tidak memahami dengan pasti terkait metode-metode pembelajaran maka dari itu penting bagi sebuah guru untuk melngikuti PLPG/PPG.

    ReplyDelete
  9. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016
    Problem utama yang dihadapi guru adalah Bagaimana Mengaplikasikan Perubahan Paradigma dari Pembelajaran Berpusat pada guru ke Pembelajaran Berpusat pada Siswa?

    Menurut saya, untuk merubah paradigma seperti cukup sulit awalnya. Namun jika kita berikan pembiasaan dengan trik dan model yang berbeda dan menyenangkan setiap harinya itu secara tidak langsung dapat tertanam pada pembelajaran di kelas. Yang paling penting adalah pembiasaan. Karena teacher centered awalnya pun terjadi karena pembiasaan sehingga banyak guru yang sudah nyaman dengan menjadikan dirinya pusat perhatian. Oleh sebab itu, pembiasaan dalam membuat student centered adalah yang harus dilakukan, dengan catatan berikan trik dan model yang membuat siswa menyenanginya dan permasalahan-permasalahan yang dapat membangun konsep serta kontekstual.

    ReplyDelete
  10. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Suatu perubahan ataupun inovasi pendidikan memang agak sulit dimplementasikan hal ini dikarenakan mental yaitu mindset dan kebiasaan. Kegiatan PLPG jalur pendidikan profesi akan sangat bermanfaat dan tujuannya dapat tercapai bila selain sosialisasi dan pelatihan yang diberikan kepada guru mengenai inovasi yang diharapkan juga melakukan pengawasan dalam kurun waktu tertentu terhadap penerapannya di lapangan.

    ReplyDelete
  11. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Masalah yang dihadapi guru pada umumnya sama yaitu guru kurang bisa mengembangkan materi yang akan diajarkan kepada siswa. Guru kurang mahir dalam menengani berbagai karakter siswa yang membutuhkan berbagai macam metode dalam mengajar. Oleh karena itu dengan adanya program Pusat Latihan Pendidikan Guru (PLPG) dan Pendidikan Profesi Guru diharapkan membuka jendela baru bagi kreativitas guru dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan, guru dapat memiliki kecakapan dan kemampuan dalam menangani berbagai macam karakter siswa.

    ReplyDelete
  12. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Untuk mengatasi permasalahan dalam pembelajaran matematika, maka guru harus dapat menciptakan inovasi yang sesuai dengan kemajuan zaman, sehingga pembelajaran yang tadinya berpusat pada guru berubah menjadi berpusat pada siswa. Dengan berbagai program dari pemerintah seperti pada artikel di atas, maka guru diharapkan dapat mengubah semua paradigma pembelajaran agar menjadi lebih baik lagi.

    ReplyDelete
  13. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Untuk menjadi guru atau pendidik yang profesional tidaklah mudah. Ada berbagai hambata maupun kekurang yang dimilki. Tentunya sebagai seorang pendidik harulah selalu berusaha lebih baik lagi memperbaiki diri untik menjadi pendidik yang profesional. Salah satu yang menjadi kesulitan guru di dalam kelas adalah cara melibatkan siswa seaktif mungkin dalam kegiatan pembelajaran di dalam kelas.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  14. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Kesulitan – kesulitan yang dialami guru, seperti pada penjelasan di atas, yaitu salah satunya adalah kesulitan dalam melibatkan seawal mungkin para siswa dalam kegiatan belajar di kelas. Dalam hal ini menurut saya untuk lebih mempersiapkan kelas ataupun pengelolaan kelas yang lebih baik. Apalagi konsentrasi untuk menerima materi lebih banyak di awal pelajaran, sehingga jika pada awal para siswa dapat terlibat dalam kegiatan pembelajaran dengan baik, maka siswa akan lebih siap dalam menerima materi dan akan lebih terserap pada siswa. Mengenai kurangnya LKS yang dikembangkan, sebenarnya LKS itu sendiri sangat berguna untuk siswa, selain untuk mengetahui kemampuan siswa, juga dapat melatih aspek sosialnya jika dalam pengerjaan LKS secara berkelompok.

    ReplyDelete
  15. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Inovasi baru biasanya memang dirasa telah memahami dan adalah bisa dan mungkin untuk dipraktikkan. Tetapi para guru biasanya baru menyadari setelah dalam prakteknya menerima masukkan dari supervisor atau pembimbing.Suatu perubahan ataupun inovasi pendidikan memang agak sulit dimplementasikan hal ini dikarenakan mental yaitu mindset dan kebiasaan.

    ReplyDelete
  16. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Inovasi baru biasanya memang dirasa telah memahami dan adalah bisa dan mungkin untuk dipraktikkan. Tetapi para guru biasanya baru menyadari setelah dalam prakteknya menerima masukkan dari supervisor atau pembimbing.Suatu perubahan ataupun inovasi pendidikan memang agak sulit dimplementasikan hal ini dikarenakan mental yaitu mindset dan kebiasaan.Masalah yang dihadapi guru pada umumnya sama yaitu guru kurang bisa mengembangkan materi yang akan diajarkan kepada siswa. Guru kurang mahir dalam menengani berbagai karakter siswa yang membutuhkan berbagai macam metode dalam mengajar.

    ReplyDelete
  17. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Di dalam proses pembelajaran tentunya yang menjadi faktor sukses tidaknya pembelajaran tersebut bukan hanya datang dari pihak guru, tetapi pihak siswa juga turut andil. Misalnya saja, sorang guru ingin menerapkan pembelajaran saintifik, menurut pengalaman saya, pembelajaran saintifik dapat berjalan dengan baik, bila sang siswa sudah mempunyai dasar atas materi yang akan di ajarkan. Siswa bisa mengajukan pertanyaan apabila dia telah sedikit memahami masalah. Nah di Indonesia bagian timur itu, banyak siswa yang tidak menguasai konsep dasar selain itu ditambah pula infra struktur yang belum memadai untuk mengakses informasi, sehingga disini dibutuhkan metode pembelajaran yang dinamis sesuai dibutuhkan oleh para siswa. Ada kalanya pada materi awal guru bisa menjadi sumber informasi terlebih dahulu, kemudian pada materi selanjutnya barulah guru menjadi fasilitator ketika siswa sudah menguasai konsep dasarnya.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  18. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Guru yang sudah melakukan hal-hal dalam pembelajaran kepada siswa agar memahami konsep-konsep matematika yang diajarkan akan selalu mendapatkan masalah pada proses pembelajarannya. Entah karena LKS yang belum memadai karena isi yang belum cukup dikatakan lembar kerja siswa, tapi kumpulan soal yang harus dikerjakan, entah dari metode guru yang kurang tepat. Maka adanya PLPG, jalur pendidikan profesi sangatlah memberikan manfaat bagi guru untuk memperluas pengetahuannya sehingga solusi yang diberikan akan memberikan guru tersebut mempelajari bagaimana cara mengajar yang dilakukannya yang terbaik menyesuaikan materi pelajaran. Membuka pikiran guru untuk menciptakan pembelajaran yan inovatif serta kreatif.

    ReplyDelete
  19. Metode pembelajaran yang berpusat pada siswa sangat baik dalam menggali kreativitas siswa. Berapa banyak siswa SMA/SMK kita yang telah berhasil menemukan penemuan baru yang tidak terduga mampu memenangkan lomba atau olimpiade internasional. Sejatinya siswa kita cerdas, bagaimana menggali potensi mereka memerlukan pula kecerdasab Guru sebagai pengarah...

    Nur Tjahjono Suharto
    PEP S3 (A)
    16701261007

    ReplyDelete
  20. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPS PEP A 2016

    PLPG singkatan dari Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru yang diadakan bagi guru agar dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru. Terkadang guru merasa pengelamannya dia dalam mengajar dengan metode konvensional sudah bisa meningkatkan kemampuan siswa, sehingga apabila diberika suatu pelatihan innovative teaching, masih terasa peran konvensionalnya. Untuk itulaha saya rasa PLPG disamping sebagai syarat sertifikasi, dapat dimanfaatkan sebagai ajang untuk menyamakan persepsi dalam pembelajaran berpusat pada siswa.

    ReplyDelete
  21. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    1) Bagaimana melibatkan seawal mungkin para siswa dalam kegiatan belajar di kelas?

    Pemahaman awal siswa sebelum memulai materi pembelajaran harus diselaraskan melalui kegiatan apersepsi untuk menggabungkan pemahaman awal dan pemahaman baru. Pemilihan apersepsi yang tepat akan menimbulkan law of readiness dimana para siswa siap untuk menerima pembelajaran. Apersepsi yang dapat digunakan adalah dengan pendekatan konteks dunia nyata yang berisi masalah kehidupan sehari-hari yang dikaji dengan konsep matematika yang akan diajarkan pada hari itu. Atau mungkin saja guru memberikan pertanyaan stimulus sehingga siswa terlibat untuk mengungkapkan masalah yang berkaitan dengan materi yang akan diajarkan.

    ReplyDelete
  22. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    2) Bagaimana melayani kebutuhan belajar untuk seluruh siswa?

    Metode mengajar salah satu spek yang dapat digali untuk mengakomodasi semua kebutuhan belajar untuk seluruh siswa. Untuk itu seorang guru harus mampu menerapkan berbagai metode pembelajaran. yang sesuai dan cocok untuk diterapkan sesuai dengan kondisi kelas, dimana siswa memiliki tingkat kemampuan yang bervariasi. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menyajikan pembelajaran dengan memperhatikan dan memahami latar belakang emosi, dorongan/ motivasi dan kemampuan individu serta adanya penyesuaian materi pelajaran dan tugas-tugas pembelajaran siswa, sehingga metode yang dibutuhkan adalah metode yang dapat memenuhi dan melayani kebutuhan-kebutuhan siswa tersebut. Misalnya dalam matematika adalah PMRI karena memberikan kesempatan siswa dengan latar belakang yang berbeda untuk mengeksplor permasalahannya dengan konteks yang berbeda.

    ReplyDelete
  23. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    3) Bagaimana mengembangkan LKS? Para guru biasanya hanya mengembangkan satu jenis LKS dan menggunakan LKS hanya untuk memberi atau sebagai kumpulan soal.

    LKS atau worksheet dapat dikembangkan dengan mengacu pada resources yang dibagikan oleh prof. Marsigit pada salah satu postingan di blog ini karena menurut saya dari workshet yang tersedia dapat dijadikan gambaran poin-poin yang merujuk pada apa saja yang akan dikembangkan.

    ReplyDelete
  24. Nur Dwi Laili Kurniawati
    13301241063
    Pendidikan Matematika C 2013

    Guru kesulitan bagaimana mengubah paradigma dari pembelajaran yang berpusat kepada guru menjadi berpusat kepada siswa. Sulitnya merubah paradigma ini bisa jadi karena guru sudah terbiasa dengan pembelajaran yang berpusat pada guru selama bertahun- tahun bahkan berpuluh- puluh tahun sehingga sesuatu yang baru menjadi terasa sulit. Disisi lain ketika guru mencoba menerapkan suatu pembelajaran yang berpusat kepada siswa tidak semua siswa siap dengan perubahan itu karena sudah terbiasa dengan pembelajaran yang berpusat kepada guru sehingga terdapat siswa yang kurang aktif. Hal ini tentunya akan berubah sedikit demi sedikit jika guru konsisten untuk menerapkan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Oleh karena itulah meski terdapat banyak kendala dalam merubah paradigma tersebut guru harus terus mencoba dan mencoba. Jika kesulitan dengan cara mengembangkan LKS maka guru harus mencoba mencai sumber- sumber belajar lain atau bertanya kepada guru yang dianggap lebih kompeten. Yang terpenting guru mau untuk terus mencoba dan berusaha merubah pembelajaran yang berpusat pada guru menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa.

    ReplyDelete
  25. Kumala Kusuma Putri
    13301241020
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    In fact, I think that becoming a teacher is the most difficult job, especially teacher of primary school. Learning innovation is one of main problem that must be solved by teacher. Teacher should try to make their class become active class. Teacher should support their student. I think that learning innovation can help to make students become active. Teacher should learn it in PLPG. PLPG is really useful for teacher who want to be a good teacher. But sometimes, eventhough teacher want to make their class become active, learning innovation is ready, and all are ready, but students are not ready yet. That is also problem. Students still have feeling of fear to ask to the teacher. I ever saw that student still afraid to their teacher (mathematics teacher). One class knew that the answer of their teacher is wrong answer and they knew that their answer are true. But what happens? None of them could tell the truth. They were just silent. This proves that relationship between teacher and students is really important to make class become fun and active. So, teacher should create learning innovation that can make their relationship with students become close. Just do it from a little thing like talking, playing, etc. The main problem of learning innovation is how to make classroom become active, fun, close, and enjoy. I think that is enough. Thank you.

    Wassalamualaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  26. Rizqi Nefi Marlufi
    13301241035
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Setiap sistem atau peraturan yang baru dijalankan pasti menemukan berbagai kendala awal, namun ketika semuanya yakin bahwa peraturan yang ditentukan itu bisa membawa perubahan besar yang lebih baik maka hal tersebut sangat perlu untuk tetap diperjuangkan sampai akhir sehingga peraturan itu terlaksana dengan baik.

    ReplyDelete
  27. Rizqi Nefi Marlufi
    13301241035
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Disini saya sangat setuju dengan adanya PLPG dan Sertifikasi Guru. Mengapa? Karena dengan ini, pendidikan di Indonesia akan lebih jauh bervariatif dan selalu berinovasi dalam metode pembelajaran yang berorientasi pada siswa bukan pada guru, yaitu siswa menjadi subjek bukan objek pembelajaran. Maka saya harap pemberlakuan peraturan ini akan menemukan cara terbaiknya dalam mengatasi problematika pendidikan di Indonesia. aamiin.

    ReplyDelete
  28. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    The main topic of the writing above displaying is the INNOVATIVE teacher or teaching. in the educational system we say that innovation is any method used by the teacher to keep them motivated, active and interested in the lesson. many teacher stick with using or repeating the methods already used by their elders in the career, but it is better to think big in order to make education innovative. the teacher must enter the class after preparing all the necessary materials of education including teaching aids which are meaningful and can be found in the living areas of the students. the teacher whom is innovative avoids severity and over-control upon the students. so, the interactive methods are walking together with innovation.

    ReplyDelete
  29. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Bisa kita ketahui bersama bahwa masalah utama yang dihadapi guru dalam kegiatan PLPG dan PPG adalah bagaimana mengaplikasikan perubahan paradigma dari pembelajaran berpusat pada guru ke pembelajaran berpusat pada siswa. Guru merasa kesulitan merubah paradigma tersebut, karena selama ini terbiasa guru yang berperan aktif dalam pembelajaran, sedangkan siswa cenderung pasif. Siswa pun selama ini terbiasa dimanjakan selama pembelajaran, sehingga ketika mereka harus belajar mandiri merasa kesulitan juga. Mengenai inovasi baru, terkadang guru merasa sudah menerapkan metode tertentu, namun setelah diberikan masukan oleh pembimbing ternyata metode tertentu yang telah dilaksanakannya belum sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Maka sebagai calon guru jangan lah menyerah dan jangan lelah untuk terus belajar memperbaiki metode-metode pembelajaran demi tercapainya pembelajaran yang lebih baik lagi.

    ReplyDelete
  30. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    Melibatkan para siswa dalam kegiatan belajar di kelas merupakan hal yang seharusnya dilakukan guru, namun terkadang kurangnya ilmu dan metoda yang membuat guru terkadang monoton, memang seharusnya pelatihan diadakan agar guru berinovasi dalampembelajaran matematika. Dan Factor lain , dari kebiasaan siswa yang takut bertanya, membuat proses melibatkan siswa dalam pembelajaran jadi tidak dapat terwujud.

    ReplyDelete
  31. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    Dalam pembelajaran matematika LKS sangat dibutuhkan sebab siswa butuh banyak berlatih agar bisa memahami apa yang dipelajarinya. Para guru biasanya hanya mengembangkan satu jenis LKS dan menggunakan LKS hanya untuk memberi atau sebagai kumpulan soal. Inilah sebabnya PLPG diperlukan agar guru dapat terinovasi lagi mengembangkan soal LKS agar tidak monoton.

    ReplyDelete
  32. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    pendidikan matematika adalah ilmu pikiran dan praktek, disitulah kesulitan siswa/mahasiswa pendidikan matematk, bagaiman menyinergikan natar pikiran dan penglaman, pikiran yang duipraktekan dan penglaman yang sesuai dengan pa yang di pikirkan, pikiran adalah teroi belajar, trrori kognitif, ilmu media pembelajaran, ilmu mengjarkan matematika sekolah, ilmu bagaiman mengajak siswa aktif beajar, dari ilmu itu semua dipraktekan pasti ada kontardiksi atau keslaahan, kelsahan tersebut bisa menjadi reflesi bahan untuk menjadi ebaikan di masa yan gakan datang

    ReplyDelete
  33. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Permasalahan pembelajaran banyak ditemui di sekolah. Salah satunya inovasi pembeljaran yang dapat memperbaiki permasalahan dan meningkatkan kualitas pembelajaran. LKS juga memiliki peran penting dalam inovasi pembelajaran. LKS sebaiknya mampu memfasilitasi sswa untuk mengkonstruksi ilmu pengetahuan yang siswa dapatkan. Dengan begitu pengetahuan yang mereka pelajari akan lebih terasa kebermanfaatannya.

    ReplyDelete
  34. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    PLPG sangat bermanfaat bagi guru dalam mengambangkan kemampuan mengajar mereka. Pada umumnya memang sebagian besar guru masih berasumsi bahwa metode pembelajarannya adalah baik diterapkan untuk siswa, ternyata setelah mengikuti PLPG, metode yang diberikan kurang cocok terhadap siswa.

    Selain dalam memperbaiki proses pengajaran, guru juga sebaiknya juga dilatih untuk bagaimana membantu siswa menanamkan akidah dalam diri siswa, selain itu emmbimbing siswa dalam membentuk kepribadian yang shalih. Agar selain dapat menguasai IPTEK, siswa juga memiliki akidah yang kuat dengan kepribadian yang unggul.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  35. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Proses pendidikan merupakan kegiatan memobilisasi segenap komponen pendidikan oleh pendidik terarah kepada pencapaian tujuan pendidikan. Bagaimana proses pendidikan itu dilaksanakan sangat menentukan kualitas hasil pencapaian tujuan pendidikan. Kualitas proses pendidikan menggejala pada dua segi, yaitu kualitas komponen dan kualitas pengelolaannya. Kedua segi tersebut satu sama lain saling tergantung dan saling mendukung untuk mencapai tujuan pembelajaran yang optimal.....

    ReplyDelete
  36. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Tugas guru dalam pembelajaran salah satunya adalah memposisikan dirinya sebagai orang tua ke dua. Dimana ia harus menarik simpati dan menjadi idola para siswanya. Adapun yang diberikan atau disampaikan guru hendaklah dapat memotivasi dan sumber inspirasi bagi siswa terutama dalam belajar. Bila seorang guru berlaku kurang baik dan monoton dalam pembelajaran, maka pemahaman tentang materi pelajaran tertanam dalam diri siswa tidak akan mencapai hasil yang maksimal...

    ReplyDelete
  37. Kartika Nur Oktaviani
    167092512032
    Pendidikan Matematika S2 UNY kelas B

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Kadang kala metode yang telah kita tinggalkan belum tentu metode itu tidak baik. Bisa jadi lebih baik asalkan kita mampu mengimplementasikannya dengan benar. Dalam suatu metode tentu ada aturan-aturan. Ada baiknya kita baca ulang siapa tahu kita menemukan suatu kesalahan dalam memahami.
    Wassalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  38. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Perubahan paradigma pembelajaran dari teacher centered menjadi student centered sudah ada sejak lama. Akan tetapi masih menjadi suatu permasalahan utama yang dihadapi guru bagaimana mengaplikasikan perubahan paradigma dari pembelajaran berpusat pada guru (teacher centered) ke pembelajaran berpusat pada siswa (student centered) tersebut. Guru merasa kesulitan merubah paradigma tersebut, karena selama ini terbiasa guru yang berperan aktif sehingga terkesan mendominasi dalam pembelajaran, sedangkan siswa cenderung pasif dan bersifat hanya menerima transfer ilmu dari guru saja. Mengenai inovasi baru, terkadang guru merasa sudah menerapkan metode tertentu, namun setelah dilihat oleh pembimbing ternyata metode tertentu yang telah dilaksanakannya belum sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Hal tersebut menunjukkan bahwa pemahaman guru mengenai suatu metode pun masih kurang. Maka perlu adanya pemahaman yang mendalam agar mampu menerapkan metode dengan baik sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan maksimal.

    ReplyDelete
  39. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Permasalahan utama dalam inovasi pembelajaran adalah mengubah pembelajaran yang berpusat kepada guru menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa. Memang dalam teori guru sudah memahami arti dari pembelajaran berpusat pada siswa tetapi pada prakteknya guru masih kesulitan agar pembelajaran dapat berpusat pada siswa.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  40. Asma' Khiyarunnisa'
    16709251036
    PPs PM B 2016

    Inovasi dalam pembelajaran sangatlah penting. Selain untuk meningkatkan kreativutas guru juga dapat membuat siswa tidak bosan dalam belajar. Tetapi berinovasi dalam pembelajaran bukanlah sesuatu hal yang mudah. Terutama bagaimana membuat siswa turut serta secara aktif di dalam proses pembelajaran. Maka seorang guru harus selalu berusaha dan berinovasi dalam pembelajaran untuk membuat siswa dapat aktif dalam pembelajaran, untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa, dan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran.

    ReplyDelete
  41. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    S2 PEP B 2016

    Kegiatan PLPG jalur pendidikan profesi memang sangat bermanfaat bagi para guru. Kegiatan ini bisa memberikan solusi bagi para guru yang mengalami kesulitan mengajar. Dalam praktek mengajar, kebanyakan guru hanya menggunakan cara yang telah dilakukan sebelum-belumnya. Dengan kegiatan PLPG ini, maka para guru bisa di ajarkan inovasi dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  42. Bismillah
    Ratih Kartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016

    Assalamualaikumwarahmatulahiwabarrakatuh
    Mengubah paradigm seseorang bukanlah hal yang mudah. Dari artikel diatas kita bisa melihat bagaimana guru belum merubah paradigm lama terkait pembelajaran. Maka dari itu PLPG hadir sebagai salah satu jalan bagi guru untuk mengembangkan diri lepas dari belenggu paradigm lama.

    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh

    ReplyDelete
  43. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Pada dasarnya kesulitan dalam proses pembelajaran adalah bagaiaman melibatkan siswa didalam proses tersebut. Siswa seharusnya tidak menerima secara mudah dan mentah mentah suatu konsep atau pengetahuan baru. Paradigmanya hampir pada masa kini Guru adalah kunci atau sumbernya pengetahuan. Kegiatan PLPG diharapkan memberikan informasi dan penekanan bahwa perubahan paradigma perlu dilakukan. Kemudian untuk menumbuhkan kondisi kelas , maka guru diharapkan dapat menggunakan model model tertentu yang diduga dapat meningkatkan segala aktifitas dan tujuan pembelajaran. Disisi lain, kegiatan PLPG tidak dijadika sebagai cara untuk meningkatkan gaji atau pendapatan guru, tetepi dilakukan didominasi karena niat ikhlas menjadikan pendidikan terus berkembang dan menjadi baik

    ReplyDelete
  44. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    “Bagaimana Mengaplikasikan Perubahan Paradigma dari Pembelajaran Berpusat pada guru ke Pembelajaran Berpusat pada Siswa?”
    Hal ini merupakan peran utama guru yang menjadi aktor utama. Skenario pembelajaran di kelas dirancang dan dipegang oleh guru, maka dari itu untuk mengubah paradigma maka harus mengubah metode pengajaran. Guru harus berfokus pada keterlibatan aktif siswa dibandingkan hanya “cerama” menjelaskan materi pelajaran.

    ReplyDelete
  45. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    Pada tema problem utama inovasi pembelajaran (matematika) pada PLPG dan sertifikasi guru, tergambarkan bahwa sebenarnya masih banyak para pendidik kita yang kesulitan dalam mengembangan model pengajaran terutama bidang studi matematika. Bahwa mereka merasa sudah baik dan benar, namun setelah adanya praktek yang terbimbing, mereka baru menyadari bahwa selama ini belum maksimal dalam proses pengajaran. Memang sudah selayaknya guru-guru juga diberikan pelatihan yang rutin dalam peningkatan pola mengajar, sehingga menimbulkan ide dan inovasi dalam pengajaran. Jika guru sebagai pendidik menjadi yang terbaik, InsyaAllah para siswa juga mendapatkan yang terbaik dari proses belajar.

    ReplyDelete
  46. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    1. Bagaimana melibatkan seawal mungkin para siswa dalam kegiatan belajar di kelas?Untuk dapat melibatkan siswa dalam kegiatan belajar dikelas, tentu diperlukan suatu interaksi yang baik antar guru dan siswa. Pola lama yang selama ini dilakukan seperti guru ceramah didepan kelas tidak akan memaksimalkan keterlibatan siswa dikelas. Model pembelajaran berpusat pada siswa akan meningkatkan interaksi antara guru dan siswa dikelas. Perubahan dari pola belajar satu arah menjadi pembelajaran interaktif. Pada model student centered learning, guru berperan sebagai fasilitator yang harus mampu mendorong dan menerima kemandirian dan inisiatif siswa.

    ReplyDelete
  47. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    2. Bagaimana melayani kebutuhan belajar untuk seluruh siswa ?
    Pemahaman guru terhadap kebutuhan dan karakterisktik siswa akan menjadi bekal utama dalam menghadapi kelas yang inspiratif. Guru dapat mengidentifikasi secara personal karakteristik dan kebutuhan siswa untuk memudahkan interaksi dan komunikasi mereka dalam proses belajar. Guru juga dapat mengidentifikasi kategori siswa melalui gaya siswa dalam memahami materi pelajaran, siswa ada yang cendrung lebih menyukai bentuk-bentuk konkrit dalam pembelajaran seperti gambar, contoh nyata dsb. Ada juga siswa yang lebih condong pada daya analisis terhadap suatu fenomena, namun ada juga siswa yang lebih dominan paham dari penjelasan secara oral dari guru. Kemampuan guru memahami karakteristik akan memudahkan guru dalam proses pengajaran

    ReplyDelete
  48. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    3. Bagaimana mengembangan LKS ?
    LKS atau lembar kerja siswa merupakan salah satu perangkat pembelajaran dan membantu mempermudah dalam kegiatan belajar mengajar sehingga akan terbentuk interaksi yang efektif antara siswa dengan guru, sehingga dapat meningkatkan aktifitas siswa dalam peningkatkan prestasi belajar. Dalam menyusun LKS maka sebaiknya disesuikan dengan standar kompetensi, kompetensi dasar dan indicator. Guru dapat memperkaya sumber sebanyak mungkin untuk memperkaya materi pengajaran dan siswa secara efektif dijadikan subjek dalam proses belajar.

    ReplyDelete
  49. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP A UNY

    Dari wacana diatas, terpapar juga masalah yang dihadapi guru dalam kegiatan PLPG dan pendidikan profesi guru yaitu bagaimana mengaplikasikan perubahan paradigma dari pembelajaran berpusat pada guru menjadi pembelajaran berpusat pada siswa. Memang terasa sulit mengubah paradigma lama yang sudah turun temurun digunakan. Model pengajaran tradisonal menekankan siswa sebagai objek, sedangkan system modern menjadikan siswa sebagai subjek. Untuk dapat mengubah paradigm ini memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, perlu proses dan waktu, namun bukanlah hal yang tidak mungkin. Guru dapat memulai dari melibatkan siswa dalam proses pembelajaran seperti diskusi membahas salah satu materi. Biarkan siswa memberikan ide dan pandangannya, bertanya dan memberi penjelasan. Peran guru sebagai fasilitator dituntut untuk selalu mengikuti pekembangan ilmu dan pengetahuan, karena disini siswa tidak lagi hanya mendapat informasi dari guru, namun siswa juga mencari dari berbagai sumber. Guru akan menjadi mengontrol mana informasi yang bisa diambil dan layak menjadi referensinya.

    ReplyDelete
  50. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Dari permasalahan yang telah diidentifikasi, kegiatan pemebelajran guru saat itu masih berdasarkan pengalaman mengajar bertahun-tahun saja dan masih bersifat tradisional. Sebagaimana yang saya pahami sewaktu kuliah S1, LKS sebenarnya bukan hanya berisi kumpulan soal-soal saja. LKS merupakan oleh-oleh yang diberikan kepada siswa untuk dibawa pulang kerumah. Jadi LKS itu sendiri tidak bisa dikatakan sebuah PR saja, namun LKS itu membantu siswa untuk belajar dirumah, dan tidak melulu berisi soal-soal untuk dijawab.

    ReplyDelete
  51. Faqih Mu'tashimbillah
    12313244030
    Pendidikan Matematika Internasional

    Assalamualaiku.wr.wb
    LKS yang digunakan dalam kurikulum 2013 adalah LKS yang menekankan aktivitas siswa dalam melaksanakan 5M.
    Aktivitas 5M yang dimaksud antara lain mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengasosiasi dan mengkomunikasi.
    Aktivitas ini harus terlihat jelas dalam LKS yang dibuat oleh guru.

    ReplyDelete
  52. Di dalam LKS harus dijelaskan mana aktivitas mengamati, menanya mengumpulkan data, mengasosiasi da mengkomunikasi.
    Paradigma berpikir bahwa LKS hanyalah kumpulan soal seharusnya dirubah sejak saat ini karena LKS merupakan media yang menuntun siswa menuju pemahaman suatu konsep, bukan merupakan kumpulan soal-soal.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id