Feb 12, 2013

Perencanaan Pembelajaran Matematika

Uraian berikut sengaja disiapkan untuk memenuhi kebutuhan para guru yang sedang mengikuti Program Sertifikasi Jalur Pendidikan di Jurusan Pendidikan Matematika, FMIPA UNY Yogyakarta, September-Desember 2008.
Dosen: Marsigit



Salah satu mata kuliah Program Sertifikasi Guru melalui jalur pendidikan adalah Persiapan Pembelajaran Matematika. Persiapan pembelajaran matematika dapat digolongkan menjadi 2 kategori utama yaitu : Persiapan Umum dan Persiapan Khusus. Persiapan Umum meliputi Kajian dan Penyesuaian Paradigma dan Teori Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Inovatif dan implementasinya, baik menyangkut hakekat matematika sekolah, tujuan pendidikan matematika, hakekat tugas dan fungsi guru matematika, hakekat siswa belajar matematika, hakekat metode pembelajaran matematika, hakekat penilaian pembelajaran matematika, dan hakekat sumber belajar matematika. Sedangkan Persiapan Khusus meliputi persiapan yang terkait dengan persiapan pembelajaran matematika dikelas. Persiapan Khusus dimulai dengan analisis kurikulum (KTSP) yang meliputi Standard Isi, Standard Kompetensi, Kompetensi Dasar, Tujuan Pembelajaran, Pemetaan, Indikator, Strategi Belajar Mengajar (Tatap Muka) dan Penilaian. Persiapan Khsus pada akhirnya menghasilkan RPP (Lesson Plan). Hal-hal yang perlu mendapat perhatian pada persiapan Khusus pembelajaran matematika adalah perlu dikembangkannya beberapa skema meliputi: Struktur Pembelajaran (Pendahuluan, kegiatan Inti, dan Penutup), Skema Pencapaian Kompetensi (Will, Attitude, Knowledge, Skill dan Experience), Skema Interaksi (Klasikal, Kelompok dan Individu), Skema Variasi Metode (Induksi-Deduksi) dan Skema Variasi Media atau alat bantu pembelajaran (LKS dan Alat Peraga)dan Variasi Sumber Belajar (Buku Text, Internet atau Blog dan ICT). Baik Persiapan Umum maupun Persiapan Khusus pada umumnya dikehendaki agar praktek pembelajaran mampu menggeser paradigma lama yaitu pembelajaran yang berorientasi kepada guru menuju ke pembelajaran yang berorientasi kepada siswa. Oleh karena itu kemampuan guru dalam melayani kebuthan siswa dalam belajar matematika menjadi sangat penting. Guru akan sangat dibantu dengan Skema Interaksi dan Variasi Media. LKS tidak hanya merupakan kumpulan soal tetapi dapat merupakan sumber informasi, teori atau penemuan terbimbing. LKS juga tidak harus selalu satu macam, tetapi dapat dikembangkan banyak ragam dalam satu kali pertemuan.
Kemampuan guru mengembangkan materi ajar (buku, internet, ICT) menjadi sangat penting untuk menunjang keberhasilan pembelajaran matematika. Sumber belajar yang terbaik adalah sumber belajar yang dikembangkan oleh guru itu sendiri.
Dengan demikian jika ingin ditulis secara explisit, apa yang hendak dicapai dalam perkuliahan Perencanaan Pembelajaran Matematika adalah sebagai berikut:
Tujuan Umum (Standard Competency):
1. Mahasiswa guru memahami dan dapat mengimplementasikan persiapan umum pembelajaran matematika.
2. Mahasiswa guru memahami dan dapat mengimplementasikan persiapan khusus pembelajaran matematika.
Tujuan Khusus (Basic Competency):
1. Mahasiswa guru dapat melakukan Kajian dan Penyesuaian Paradigma dan Teori Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Inovatif dan implementasinya.
2. Mahasiswa guru memahami dan dapat mengimplementasikan hakekat matematika sekolah.
3. Mahasiswa guru memahami dan dapat mengimplementasikan hakekat tujuan pendidikan matematika,
4. Mahasiswa guru memahami dan dapat mengimplementasikan hakekat tugas dan fungsi guru matematika,
5. Mahasiswa guru memahami dan dapat mengimplementasikan hakekat siswa belajar matematika,
6. Mahasiswa guru memahami dan dapat mengimplementasikan hakekat metode pembelajaran matematika,
7. Mahasiswa guru memahami dan dapat mengimplementasikan hakekat penilaian pembelajaran matematika,
8. Mahasiswa guru memahami dan dapat mengimplementasikan hakekat sumber belajar matematika.
9. Mahasiswa guru dapat merencanakan dan dapat mengimplementasikan Struktur Pembelajaran matematika,
10. Mahasiswa guru dapat merencanakan dan dapat mengimplementasikan Skema Pencapaian Kompetensi (Will, Attitude, Knowledge, Skill dan Experience),
11. Mahasiswa guru dapat merencanakan dan dapat mengimplementasikan Skema Interaksi (Klasikal, Kelompok dan Individu),
12. Mahasiswa guru dapat merencanakan dan dapat mengimplementasikan Skema Variasi Metode Pembelajaran.
13. Mahasiswa guru dapat merencanakan dan dapat mengimplementasikan Skema Variasi Media atau alat bantu pembelajaran (LKS dan Alat Peraga)
14. Mahasiswa guru dapat merencanakan dan dapat mengimplementasikan Variasi Sumber Belajar (Buku Text, Internet atau Blog dan ICT)
15. Mahasiswa guru dapat merencanakan dan dapat mengimplementasikan RPP sesuai dengan skema dan skenario yang telah dikembangkan.

38 comments:

  1. Aris Kartikasari
    PPS P.Mat A
    14709251079
    Guru professional merupakan guru yang mampu memahami karakteristik siswanya dan mampu melakukan persiapan sebelum menghadapi pembelajaran di kelas. Salah satunya adalah menyiapkan metode pembelajaran di kelas. Hendaknya guru mampu memilih metode pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan materi pembelajaran yang hendak disampaikan. Dan dengan berkembangnya teknologi sekarang ini, guru harus mampu memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran, seperti halnya memyampaikan materi melalui macromedia, menggambarkan kurva dengan software matematika, maupun memberikan tugas melalui internet. Namun, agar pembelajaran sesuai dengan RPP (Lesson Plan), semua persiapan tersebut harus dapat terintegrasi dengan baik dan disesuaikan dengan waktu yang tersedia.

    ReplyDelete
  2. Siti Nafsul Muthmainnah 14709251010 PM B
    Assalamu’alaikum wr wb
    Saya sangat sependapat dengan yang bapak tuliskan bahwa sumber belajar yang terbaik adalah sumber belajar yang dikembangkan guru itu sendiri. Untuk bisa mengembangkan sumber belajar tersebut membutuhkan proses yang sangan lama, mulai dari dasar yaitu pemahaman-pemahaman yang bapak sebutkan hingga materi-materi yang inovatif. . Guru tidak lagi menjadi pusat belajar akan tetapi membantu siswa untuk mencapai kompetensi yang ditetapkan melalui sumber belajar yang disusun tersebut. Selain itu guru juga harus memahami karakteristik siswanya. Siswa yang mempunyai kemampuan lebih diberikan soal-soal yang menantang, sedangkan siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar diberikan soal-soal terbimbing yang mengkontruksi pengetahuannya. Dengan perencanaan yang matang dari guru maka pembelajaran matematika akan lebih baik dan semua siswa terfasilitasi kebutuhannya.

    ReplyDelete
  3. Rosalia Hera NS
    1409251005
    PMat D

    Seorang guru itu bukan sekedar menyampaikan materi pembelajaran, memberikan latihan, ulangan kemudian menilai. Jauh lebih dalam seorang guru adalah fasilitator bagi siswa. Fasilitator yang menstimulus pengkonstruksian pengetahuan siswa. Tugas ini bukanlah tugas yang mudah. Diperlukan persiapan-persiapan khusus dan kompetensi-kompetensi tertentu seperti yang telah disampaikan dalam postingan ini. Setiap komponen mulai dari kurikulum, metode, media hingga assessment perlu mendapatkan perhatian. Dan yang paling menantang adalah menentukan metode pembelajaran yang sesuai bagi seluruh siswa. Mengingat beragamnya siswa dalam satu kelas tentunya perkara ini tidaklah sederhana. Guru harus menganalisis keadaan kelasnya kemudian barulah dapat memilah dan menentukan metode yang paling tepat. Metode itupun belum tentu dapat diterapkan keseluruh kelas maupun seluruh materi. Oleh karenanya guru haruslah menjadi seseorang yang kreatif, fleksibel serta adaptif disamping berwawasan luas dan senantiasa meningkatkan profesionalismenya.

    ReplyDelete
  4. Setelah membaca artikel ini saya setuju dengan pendapat Bapak bahwa perencanaan pembelajaran Matematika yang akan dipraktikkan diharapkan mampu menggeser paradigma pembelajaran yang berorientasi pada guru menuju pembelajaran yang berorientasi pada siswa. Oleh karena itu guru harus berusaha semaksimal mungkin untuk mengimplementasikan perencanaan pembelajaran matematika tersebut kepada siswa sehingga siswa tidak hanya mengerti tetapi dapat memahami dan merasakan pembelajaran Matematika yang menyenangkan.
    Maria Rosadalima Wasida, PMat B

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. Lisa Febrianti
    12313244024
    International Mathematics Education 2012

    Terima kasih kepada Bapak Prof. Marsigit atas informasi di atas mengenai persiapan apa yang harus dilakukan dalam pembelajaran matematika. Saya pikir ini harus menjadi perhatian tidak hanya untuk guru dalam program sertifikasi, tetapi juga semua guru dan calon guru matematika danjuga guru non-matematika.

    Saya setuju dengan apa yang tercantum dalam artikel di atas. Saya rasa sesuatu apapun memerlukan persiapan dan perencanaan yang baik. Demikian pula, belajar matematika juga memerlukan persiapan yang baik seperti persiapan umum dan persiapan khusus.Lalu, pelaksanaan pembelajaran matematika juga perlu disesuaikan dengan apa yang telah dipersiapkan dan direncanakan sebelumnya. Karena terkadang dalam proses pembelajaran, guru mengajar tidak sesuai dengan RPP yang telah dibuat, dan kemudian membuang-buang waktu sampai akhirnya pada akhir pelajaran ada materi yang tidak tersampaikan atau mungkin tidak jelas dalam penyampaiannya. Oleh karena itu betapa pentingnya persiapan dan perencanaan pembelajaran bagi semua guru.

    ReplyDelete
  7. Maryana
    14709251087
    P. Mat A 2014

    Program sertifikasi merupakan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru. Dengan peningkatan kesejahteraan, diharapkan seorang guru dapat menjadi guru profesional dengan kinerja yang lebih baik sehingga mutu pendidikan di Indonesia semakin meningkat. Untuk mendukung tujuan yang akan dicapai, seorang guru diberikan pelatihan-pelatihan sebagai pendukung kinerjanya. Dengan pembekalan yang diberikan, diharapkan seorang guru dapat merencanakan pembelajaran dan mengaplikasikannya sehingga kegiatan pembelajaran menjadi lebih terstruktur.

    ReplyDelete
  8. Jeaniver yuliane k (14709251006)
    PM A
    Guru cenderung mentransfer pengetahuan yang dimiliki ke pikiran siswa dan siswa menerimanya secara pasif dan tidak kritis. Adakalanya siswa menjawab soal dengan benar-benar namun mereka tidak dapat mengungkapkan alasan atas jawaban mereka. Siswa dapat menggunakan rumus tetapi tidak tahu dari mana asalnya rumus itu dan mengapa rumus itu digunakan.Jika dalam pembelajaran matematika guru telah melakukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran dengan tepat, maka konsentrasi siswa akan lebih baik, peranan guru dalam mengelola kelas sangatlah diperlukan untuk dapat membuat siswa menerima materi, Oleh karena itu, setiap guru bukan hanya perlu memahami hakikat dan makna pembelajaran beserta aspek-aspek yang mempengaruhinya, akan tetapi di tuntut penguasaan sejumlah kompetensi untuk dapat mengaplikasikannya di lapangan dalam rangka proses pembelajaran siswa, terutama pada bidang atau mata pelajaran matematika.

    ReplyDelete
  9. Ida Trisnadati P Mat D 2014/14709251033
    Assalammualaikum Bapak Marsigit

    Semua guru tentunya diharapkan mempunyai perencanaan pembelajaran, persiapan pembelajaran tersebut dipergunakan untuk merancang agar proses pembelajaran yang akan dilaksanakan dapat mencapai tujuan yang diharapkan sesuai dengan waktu yang tersedia. Dengan perencanaan tersebut kiranya guru dapat membuat perencanaan dari metode dan media yang akan dipergunakan, kegiatan yang akan dilaksanakan dan bagaimana melakukan evaluasi dari proses pembelajaran yang dilakukan.

    ReplyDelete
  10. Untuk menunjang tercapainya tujuan, maka diperlukan perencanaan yang baik, begitupun dalam pencapaian tujuan pembelajaran matematika. Dengan demikian jelaslah bahwa perencanaan pembelajaran adalah hal yang penting. Hal demikian dikarenakan perencanaan inilah yang akan menjadi landasan dari pelaksanaan pembelajaran. Pelaksanaan Pembelajaran matematika akan lebih terarah dan terkontrol jika memiliki perencanaan yang baik pula. Indikator perencanaan yang baik tentunya sangatlah banyak, tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana perencanaan itu dapat disesuaikan dengan kebutuhan, karakter, dan psikologi belajar anak. Selain itu perencanaan yang baik juga harus mampu memprediksi kemungkinan-kemungkian hambatan dalam pembelajaran, sehingga alternatif solusinya telah dipersiapkan.

    ReplyDelete
  11. (14709259008) PM P2TK 2014

    Segala sesuatu yang akan dilakukan perlu direncanakan agar mencapai hasil yang optimal, begitu juga dengan mengajar. Oleh karena itu RPP hendaknya dibuat sesuai dengan kebutuhan guru dan siswa pada setiap KD yang akan dipelajari. Tanpa perencanaan (RPP) yang baik guru tidak bisa menjadi fasilitator yang baik buat siswa, karena metode, model,media maupun pengorganisasian kelas kurang optimal, akibatnya kebutuhan siswa dengan karakter yang berbadan tidak bisa terpenuhi.

    ReplyDelete
  12. Assalamualikum.Wr.Wb
    Aqiilah(14709251052/PmatC)
    Bismillahirrhmanirrahiim
    setiap apa yang diberikan kepad kita adalah amanah, dan amanah harus dilaksanakan dengan baik. menjadi guru adalah amanah yang harsu dilaksanakan, di mana tanggung jawabnya sangat besar, mka semoga kita selalu berusaha untuk belajar dan menggali ilmu utnk menjadi yang lebih baik untuk siswa yang kita didik bukan hanya mengajar yang hanya menyampaikan ilmu, namun mendidik itu lebih kompleks, mulai dari sikap, psikis, tutur kata sehingga semuanya menjadi lebih baik, mengalami perubahan yang lebih baik, terima kasih salam fastabiqul khoirot

    ReplyDelete
  13. Ristu Haiban Hirzi
    14709251073
    Pmat D
    Bismillah…
    Pembelajaran yang diawali dengan perencanaan yang baik tentunya akan memberikan dampak yang baik terhadap siswa karena dalam prosesnya telah memperhatikan aspek pada peserta didik. Metode yang akan diterapkan tidak asal pilih namun sesuai dengan kondisi materi dan peserta didik. RPP yang dikembangkan akan sangat berarti dalam pembelajaran. Tidak hanya sekedar menyelesaikan materi yang telah dialokasikan dalam RPP namun juga membuat siswa memahami konsep yang diajarkan. Diharapkan dengan perencanaan pembelajaran yang baik Keragaman nilai yang ada pada siswa dapat diminimalisir.

    ReplyDelete
  14. 14709251062
    Pmat C

    Bismillah..
    Sebagai calon guru yang baik, memang sudah harus dipersiapkan sejak di bangku kuliah. Menuju kehidupan dunia pendidikan yang sebenarnya. Entah itu di sekolah atau kampus atau lembaga pendidikan lainnya. Semua bekal harus diimbangi dengan kemampuan mengeksplorasi diri sebagai calon guru. Perencanaan pembelajaran yang disusun secara apik dan sesuai dengan tingkat kemampuan peserta didik dan bisa mengembangkan potensi diri peserta didik itu sendiri.

    ReplyDelete
  15. Arini Ulfah Hidayati PMat D (14709251070)

    Proses belajar mengajar dengan perencanaan pembelajaran yang baik akan dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Keberhasilan ini akan mendorong siswa dan guru untuk mengembangkan prestasinya di bidang pendidikan lebih baik lagi, dan sebaliknya jika tidak ada perencanaan pembelajaran yang baik maka yang akan terjadi adalah kegagalan yang akan menimpa pada siswa dan guru dalam mengembangkan prestasinya di bidang pendidikan.

    ReplyDelete
  16. Bayu Widiya Dwi Santoso (14709251023 / PM C)
    Perencanaan sangat penting sebelum melakukan sesuatu kegiatan. Perencanaan yang baik, maka pembelajaran matematika akan membuahkan hasil yang baik juga. Dengan adanya perencanaan, kegiatan pembelajaran akan terarah. Selain itu, guru juga harus bisa mengembangkan sumber belajar. Guru juga harus kreatif, inovatif dan dapat memahami karakteristik masing-masing siswanya.

    ReplyDelete
  17. Mahasiswa yang akan menjadi guru diharapkan mampu untuk dapat menjadi fasilitator yang handal di sekolah nanti. Tidak hanya menggunakan apapun yang sudah ada, namun juga mampu untuk merencanakan yang mungkin ada. Hal ini penting untuk meningkatkan profesionalitas mahasiswa jika sudah terjun ke dunia sekolah. Mengimplementasikan apa yang telah didapat sehingga dapat meningkatkan kualitas dalam pemebalajaran dan tentu saja membantu siswa dalam pembelajaran yang bermakna.

    ReplyDelete
  18. PM P2TK (14709259003)

    Ilmu yang didapat dari Program Sertifikasi Jalur Pendidikan tentunya akan lebih mendalam daripada yang diperoleh melalui jalur PLPG. Semoga para guru yang telah tersertifikasi melalui program ini bisa mengamalkan ilmunya untuk kemajuan pendidikan Indonesia, serta bisa menginspirasi calo-calon guru yang akan terjun dalam dunia pendidikan di Indonesia.

    ReplyDelete
  19. Bismillah.
    Memang sangat benar bahwa perencanaan pembelajaran sangat menentukan proses pembelajaran yang akan terjadi. Namun, sebelum merencanakan proses pembelajaran, kita harus terlebih dahulu tahu dan paham mengenai hakekat - hakekat yang terdapat dalam proses belajar dan pembelajaran, peran - peran kita sebagai pendidik, dan memahami karakteristik anak didik kita. Dengan memahami hal ini, maka kita dapat merencanakan secara matang proses pembelajaran yang bagaiman yang cocok untuk anak didik kita nanti.

    ReplyDelete
  20. Anggraeni Ratna (14709251009)
    Ikut di kelas P2TK 2014
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Agar proses belajar mengajar berjalan optimal tentunya memerlukan perencanaan pembelajaran sebelumnya. Dalam perkembangannya, saat ini guru dituntut tidak hanya cakap saat menyampaikan ilmu saja, tetapi juga secara professional dituntut dapat merancang dan merencanakan pembelajaran yang baik berupa RPP yang isinya meliputi standar kompetensi, kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, indikator, metode pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran dan penilaian autentik. Dengan perencanaan pembelajaran yang baik diharapkan pelaksanaan pembelajaran di kelas dapat berjalan dengan sistematis sehingga kompetensi pembelajaran yang diharapkan dapat tercapai.

    ReplyDelete
  21. Dijelaskan dalam artikel di atas bahwa, persiapan pembelajaran matematika dapat digolongkan menjadi dua kategori yaitu persiapan umum dan pesiapan khusus.
    Dalam hal ini diharapkan paradigma lama yaitu pembelajaran yang berpusat kepada guru bisa digantikan dengan paradigma baru yaitu pembelajaran yang berpusat kepada siswa. Harapannya tentu agar pendidikan yang ada saat ini menjadi lebih baik dan terus lebih baik.

    ReplyDelete
  22. Veronica Wiwik Dwi Astuty PMat B (14709251063)
    Mengubah kebiasaan yang telah dijalani memang bukanlah hal yang mudah, begitu pula mengubah paradigma pendidikan dari berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa. Perubahan itu harus didukung oleh beberapa hal yang memadai, baik dari segi kemampuan guru, ketersediaan sarana dan prasarana pendukung, dan masih banyak hal-hal yang terkait. Guru harus mempersiapkan diri dan mempersiapkan segala administrasi pendidikan yang mendukung ketercapaian pendidikan sesuai dengan indikator yang akan dicapai. Sehingga proses pembejaran dapat dilakukan sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan. Semua tahapan itu merupakan hal yang perlu disiapkan oleh seorang guru agar dapat menjadi Guru Profesional.

    ReplyDelete
  23. Bismillahirahmanirahim
    Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

    Pendidikan adalah suatu proses mendidik. Dimana dalam mendidik itu terdapat interaksi antara pendidik dengan peserta didik. Proses interaksi itu melibatkan satu komponen lagi, yaitu apa yang disampaikan dalam proses mendidik itu. Apa yang disampaikan oleh seorang pendidik seharusnya sama dengan tujuan yang ingin dicapai dari proses pendidikan itu, dimana terjadi interaksi antara pendidik dengan peserta didik. Baik interaksi secara langsung maupun secara tidak langsung.
    Bahan ajar atau materi pembelajaran secara garis besar terdiri dari pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari siswa dalam rangka mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan. Secara terperinci, jenis-jenis materi pembelajaran terdiri dari pengetahuan (fakta, konsep, prinsip, prosedur), keterampilan, dan sikap atau nilai.

    Wassalam.

    ReplyDelete
  24. Pendidikan Matematika (14709251075)
    Sebelum kita melakukan sesuatu, perlu adanya suatu perencanaan. Perencanaan diperlukan agar apa yang kita lakukan nanti, dapat berjalan dengan baik dan tentunya sesuai dengan harapan. Begitupun dengan pembelajaran matematika. Dibutuhkan perencanaan yang matang agar pembelajarannya berlangsung sesuai dengan tujuan pembelajaran yang diharapkan. Dalam membuat suatu perencanaan pembelajaran, guru hendaknya memahami karakteristik masing - masing siswanya dengan tujuan agar guru mampu melayani kebutuhan siswa dalam belajar.

    ReplyDelete
  25. Assalamualaikum Wr Wb
    Bismillah
    Semakin modern semakin cepat perkembangan dunia pendidikan. Setiap beberapa jam ditemukan hal baru dalam dunia pendidikan. Guru-guru di Indonesia dituntut untuk selalu bisa mengikuti arus perkembangan pendidikan dari waktu ke waktu. Perkembangan pendidikan meliputi perkembangan Teori Pendidikan, perkembangan tujuan pendidikan matematika, perkembangan metode pembelajaran, perkembangan penilaian pembelajaran, perkembangan sumber belajar matematika, perkembangan Struktur Pembelajaran, perkembangan Media atau alat bantu pembelajaran, perkembangan rencana pelaksanaan pembelajaran dan masih banyak perkembangan lain di dunia pendidikan. Siapkah guru-guru Indonesia untuk terus mengikuti perkembangan di dunia pendidikan tersebut?
    Wassalamualaikum Wr Wb

    ReplyDelete
  26. Muhammad Munir 14709251017 P,Mat B
    Assalamualaikum Wr Wb...
    Bismillahirrahmannirrahim..
    dalam belajar matematika kita harus mempersiapakn sesuatu. persiapan dibagi menjadi dua bagian: yaitu PERSIAPAN KHUSUS dan PERSIAPAN UMUM. karena kedua persiapan ini tidak akan berjalan apabila salah satu dari keduanya tidak dipersiapkan. persiapan umum akan menghasilkan karakter pendidik dan peserta didik dalam proses pembelajaran, sedangkan persiapan umum akan mengahiskan berupa RRP, yaitu cara-cara atau langkah-langkah dalam proses pembelajaran yang dilakukan oleh seorang guru. sehingga tercapai tujuan yang diharapkan yaitu tujuan umum dan tujuan khusus.

    ReplyDelete
  27. Ari Kuntoro
    14709251048
    P.Mat B

    Artikel yang berjudul Perencanaan Pembelajaran Matematika, menurut saya: seorang guru sebaiknya mampu membuat Perencanaan Pembelajaran Matematika sebelum mengajar di kelas dimana dalam artikel diatas terdapat Tujuan Umum (Standard Competency): antara lain guru memahami dan dapat mengimplementasikan persiapan umum pembelajaran matematika maupun persiapan khusus pembelajaran matematika. Dimana Persiapan Umum meliputi Kajian dan Penyesuaian Paradigma dan Teori Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Inovatif dan implementasinya, baik menyangkut hakekat matematika sekolah, tujuan pendidikan matematika, hakekat tugas dan fungsi guru matematika, hakekat siswa belajar matematika, hakekat metode pembelajaran matematika, hakekat penilaian pembelajaran matematika, dan hakekat sumber belajar matematika. Sedangkan Persiapan Khusus meliputi persiapan yang terkait dengan persiapan pembelajaran matematika dikelas. Persiapan Khusus dimulai dengan analisis kurikulum (KTSP) yang meliputi Standard Isi, Standard Kompetensi, Kompetensi Dasar, Tujuan Pembelajaran, Pemetaan, Indikator, Strategi Belajar Mengajar (Tatap Muka) dan Penilaian. Persiapan Khsus pada akhirnya menghasilkan RPP (Lesson Plan). Oleh karena itu guru dapat merencanakan dan dapat mengimplementasikan RPP sesuai dengan skema dan skenario yang telah dikembangkan.

    ReplyDelete
  28. Nurul Iman (14709251027 P.Mat A 2014)
    Assalamualaikum Wr.Wb. Tantangan menjadi seorang guru sangat lah banyak, mereka bukan hanya mengajar, tetapi juga sebagai fasilitator dalam hal mentrasfer ilmu kepada siswa. Seorang guru selain memahami hal-hal di atas tetapi juga harus mampu mengoperasikan perangkat tekhnologi. Menurut pengalaman pribadi saya, misalnya seorang guru harus mampu menyusun RPP dan perangkat pembelajaran, namun pada kenyataannya banyak guru yang belum mampu mengetik pada microsoft word, masih banyak guru kita yang buta internet, bagaimana cara mendownload bahan dari internet, dsb. Jadi menurut hemat saya , seorang guru selain diberi materi kuliah seperti di atas juga harus dibarengi dengan pelatihan penguasaan pengoperasian tekhnologi informasi.
    Terima kasih. Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  29. Dalam melaksanakan suatu kegiatan, sangat diperlukan persiapa yangg matang agar kegiatan tersebut dapat berjalan sebagimana mestinya dan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Tak ubahnya dalam proses pembelajaran. Sebagai seorang guru, kita harus benar-benar mempersiapkan pembelajaran, mulai dari aspek kesiapan guru mengajar hingga media pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran dikelas. Dalam artikel ini tertulis secara gamblang hal apa sajakah yang harus dipersiapkan oleh guru sebelum mengajar. Semoga bisa memberi gambaran kepada para guru dan calon guru agar bisa menyiapkan pembelajaran matematika yang mendekati kondisi ideal.

    ReplyDelete
  30. Dita Puspitawedana
    P.Mat D (14709251068)

    Dalam suatu proses pembelajran diperlukan suatu perencanaan yang akan dijadikan sebagai acuan. Sehingga pembelajaran akan berjalan dengan baik. Saat ini guru dituntut tidak hanya bisa menyampaikan ilmunya, menilai namun harus bisa membuat perencanaan atas apa yang akan dilakukan dalam pembelajaran. Dengan pembelajran yang terkonsep akan mudah untuk mencapi tujuan pembelajran yang sudah dibuat. Dan akan memberikan dampak positif bagi siswa yaitu siswa akan lebih mudah paham dan mampu mengembangkan pemikirannya dalm mengatasi permasalahan yang adala saat pembelajran berlangsung.

    ReplyDelete
  31. Asalamualaikum wr wb.
    Lisda fitriana masitoh (14709251008 P.Mat A 2014)

    Seorang guru harus terus belajar untuk mengembangkan profesionalisme. Saat ini mulai digencarkan berbagai upaya untuk mengubah paradigma belajar yang berorientasi pada guru menjadi berorientasi pada siswa. Hal ini ditujukan agar siswa lebih mengembangkan kemampuannya dalam belajar dan berekspresi. Mengolah kemampuannya, tidak hanya mendengarkan penyampaian materi dari guru. Salah satu paya untuk menciptakan guru profesional yang mampu membuat pembelajaran menjadi menyenangkan dan membuat siswa aktif adalah dengan mata kuliah perencanaan pembelajaran matematika.

    ReplyDelete
  32. Assalamualaikum. Wr. Wb
    Weni Gurita Aedi. P. Mat B (14709251012)
    Dalam pembelajaran matematika, apa yang disampaikan oleh guru hendaknya sama dengan tujuan yang ingin dicapai dari proses pembelajaran tersebut. Agar tujuan pembelajaran dapat tercapai sesuai yang diinginkan maka betapa pentingnya persiapan yang dilakukan oleh guru. Dengan adanya persiapan, suatu pembelajaran akan tersusun secara sistematis. Sehingga guru dapat menentukan metode pembelajaran seperti apa yang akan disampaikan kepada siswa untuk memahami konsep matematika guna mencapai tujuan belajar yang telah dirumuskan yang berorientasi kepada siswa. Terima kasih
    Wassalamualaikum. Wr. Wb

    ReplyDelete
  33. Seharusnya sebagai seorang guru sebelum melakukan pembelajaran dikelas harus sudah melakukan persiapan, baik persiapan umum maupun persiapan khusus. Salah satunya dengan pembuatan RPP atau Lesson Plan. Dengan persiapan tersebut akan sangat membantu dan mempermudah guru dalam mengajar. Untuk itu guru harus bisa membuat RPP yang baik dan benar, dan tentunya berorientasi kepada siswa karena hal itu amatlah penting. Selain itu guru harus dapat memvariasi media yang digunakan ketika pembelajaran. Kebanyakan guru sekarang ini menggunakan LKS hanya sebagai kumpulan soal-soal, padahal fungsi LKS tidak hanya sesempit itu asalkan guru mau mengembangkannya. Pengembangan LKS akan mempermudah guru untuk mendapatkan informasi-informasi dan juga penemuan-penemuan terbimbing. LKS harus dikembangkan sekreatif mungkin oleh guru agar tercipta pembelajaran yang inovatif karena pembelajaran yang inovatif tersebut sangat penting dalam terciptanya keberhasilan dalam pembelajaran. Semoga calon-calon guru dan guru-guru dapat mengembangkan sumber belajar untuk digunakan dalam proses pembelajarannya. Amin..

    ReplyDelete
  34. Maria trisna sero wondo(pmatc, 14709251050)

    Sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran, sebagai guru harus membuat perencanaan terlebih dahulu. Jika dalam perencanaan pembelajaran dibuat dengan baik maka akan mendapatkan hasil yang baik pula. Dengan adanya perencanaan itu betarti kegiatan pembelajarannya akan terarah. Selain membuat perencanaan, guru juga harus bisa mengembangkan sumber belajar sendiri. Guru juga harus bisa menciptakan suasana belajar yang menyenangkan

    ReplyDelete
  35. Juz'an Afandi
    Kelas P. Mat D
    NIM 14709251069

    Perencanaan pembelajaran matematika terdiri atas persiapan umum dan persiapan khusus, yang meliputi hakekat matematika serta pelaksanaan pembelajaran di kelas mulai dari penerapan strategi dan lain sebagainya yang bertujuan kepada pembuatan rencana pembelajaran. Intinya tetap kepada merubah paradigma pembelajaran lama yang bersifat teacher oriented menuju student oriented. Dalam pelaksanaannya terbagi menjadi tujuan umum dan tujuan khusus dalam perencanaan pembelajaran matematika di lapangan.

    ReplyDelete
  36. Zuida Ratih (14709251064)
    P.Mat C

    Tugas seorang guru tidak hanya "mengajar" namun juga membuat perencanaan-perencanaan dalam pembelajaran. Perencanaan tersebut mencakup persiapan umum dan persiapan khusus. Dengan adanya perencanaan tersebut diharapkan guru bisa maksimal di dalam proses pembelajaran sehingga menghasilkan anak didik yang cerdas secara intelektual dan cerdas emosi, kritis, humanis, yang bisa membawa nama harum Indonesia di kancah dunia.

    ReplyDelete
  37. PM P2TK
    14709259002


    Assalamualaikum Wr. Wb

    Persiapan dan kesiapan seorang guru adalah hal yang penting dalam proses pembelajaran, oleh karena itu penting bagi guru untuk merancang suatu rencana pelaksanaan yang baik sebelum melaksanakan proses pembelajaran. Salah satu yang harus diperhatikan guru adalah mengenai LKS. LKS tidak hanya merupakan kumpulan soal tetapi dapat merupakan sumber informasi, teori atau penemuan terbimbing. LKS juga tidak harus selalu satu macam, tetapi dapat dikembangkan banyak ragam dalam satu kali pertemuan. Disinilah ide dan kreativitas guru sangat diperlukan agar tercapai tujuan pembelajarannya.
    Terima Kasih

    Wassalamualaikum Wr. Wb

    ReplyDelete
  38. PMat P2TK 14709259013
    Guru yang profesional dicirikan dengan memiliki 4 kompetensi: pedagogik, kepribadian, profesional dan sosial.
    Kompetensi pedagogik berkaitan dengan kemampuan guru memahami karakteristik atau kemampuan siswa dalam proses pembelajaran. Agar pembelajaran sesuai dengan hakekatnya, maka secara pedagogis, seorang guru profesional membuat perencanaan pembelajaran dengan memperhatikan kerangka filosofis terkait hakekat mengajar, hakekat pembelajaran, hakekat pembelajaran itu sendiri, dan sebagainya. Pada tataran praktis, kerangka filosofis yang bersifat umum itu dibuat dalam suatu rancangan persiapan pembelajaran di kelas, berupa RPP, LKS dan sebagainya.

    ReplyDelete