Feb 12, 2013

Perencanaan Pembelajaran Matematika




Uraian berikut sengaja disiapkan untuk memenuhi kebutuhan para guru yang sedang mengikuti Program Sertifikasi Jalur Pendidikan di Jurusan Pendidikan Matematika, FMIPA UNY Yogyakarta, September-Desember 2008.
Dosen: Marsigit


Salah satu mata kuliah Program Sertifikasi Guru melalui jalur pendidikan adalah Persiapan Pembelajaran Matematika. Persiapan pembelajaran matematika dapat digolongkan menjadi 2 kategori utama yaitu : Persiapan Umum dan Persiapan Khusus. Persiapan Umum meliputi Kajian dan Penyesuaian Paradigma dan Teori Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Inovatif dan implementasinya, baik menyangkut hakekat matematika sekolah, tujuan pendidikan matematika, hakekat tugas dan fungsi guru matematika, hakekat siswa belajar matematika, hakekat metode pembelajaran matematika, hakekat penilaian pembelajaran matematika, dan hakekat sumber belajar matematika. Sedangkan Persiapan Khusus meliputi persiapan yang terkait dengan persiapan pembelajaran matematika dikelas. Persiapan Khusus dimulai dengan analisis kurikulum (KTSP) yang meliputi Standard Isi, Standard Kompetensi, Kompetensi Dasar, Tujuan Pembelajaran, Pemetaan, Indikator, Strategi Belajar Mengajar (Tatap Muka) dan Penilaian. Persiapan Khsus pada akhirnya menghasilkan RPP (Lesson Plan). Hal-hal yang perlu mendapat perhatian pada persiapan Khusus pembelajaran matematika adalah perlu dikembangkannya beberapa skema meliputi: Struktur Pembelajaran (Pendahuluan, kegiatan Inti, dan Penutup), Skema Pencapaian Kompetensi (Will, Attitude, Knowledge, Skill dan Experience), Skema Interaksi (Klasikal, Kelompok dan Individu), Skema Variasi Metode (Induksi-Deduksi) dan Skema Variasi Media atau alat bantu pembelajaran (LKS dan Alat Peraga)dan Variasi Sumber Belajar (Buku Text, Internet atau Blog dan ICT). Baik Persiapan Umum maupun Persiapan Khusus pada umumnya dikehendaki agar praktek pembelajaran mampu menggeser paradigma lama yaitu pembelajaran yang berorientasi kepada guru menuju ke pembelajaran yang berorientasi kepada siswa. Oleh karena itu kemampuan guru dalam melayani kebuthan siswa dalam belajar matematika menjadi sangat penting. Guru akan sangat dibantu dengan Skema Interaksi dan Variasi Media. LKS tidak hanya merupakan kumpulan soal tetapi dapat merupakan sumber informasi, teori atau penemuan terbimbing. LKS juga tidak harus selalu satu macam, tetapi dapat dikembangkan banyak ragam dalam satu kali pertemuan.
Kemampuan guru mengembangkan materi ajar (buku, internet, ICT) menjadi sangat penting untuk menunjang keberhasilan pembelajaran matematika. Sumber belajar yang terbaik adalah sumber belajar yang dikembangkan oleh guru itu sendiri.
Dengan demikian jika ingin ditulis secara explisit, apa yang hendak dicapai dalam perkuliahan Perencanaan Pembelajaran Matematika adalah sebagai berikut:
Tujuan Umum (Standard Competency):
1. Mahasiswa guru memahami dan dapat mengimplementasikan persiapan umum pembelajaran matematika.
2. Mahasiswa guru memahami dan dapat mengimplementasikan persiapan khusus pembelajaran matematika.
Tujuan Khusus (Basic Competency):
1. Mahasiswa guru dapat melakukan Kajian dan Penyesuaian Paradigma dan Teori Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Inovatif dan implementasinya.
2. Mahasiswa guru memahami dan dapat mengimplementasikan hakekat matematika sekolah.
3. Mahasiswa guru memahami dan dapat mengimplementasikan hakekat tujuan pendidikan matematika,
4. Mahasiswa guru memahami dan dapat mengimplementasikan hakekat tugas dan fungsi guru matematika,
5. Mahasiswa guru memahami dan dapat mengimplementasikan hakekat siswa belajar matematika,
6. Mahasiswa guru memahami dan dapat mengimplementasikan hakekat metode pembelajaran matematika,
7. Mahasiswa guru memahami dan dapat mengimplementasikan hakekat penilaian pembelajaran matematika,
8. Mahasiswa guru memahami dan dapat mengimplementasikan hakekat sumber belajar matematika.
9. Mahasiswa guru dapat merencanakan dan dapat mengimplementasikan Struktur Pembelajaran matematika,
10. Mahasiswa guru dapat merencanakan dan dapat mengimplementasikan Skema Pencapaian Kompetensi (Will, Attitude, Knowledge, Skill dan Experience),
11. Mahasiswa guru dapat merencanakan dan dapat mengimplementasikan Skema Interaksi (Klasikal, Kelompok dan Individu),
12. Mahasiswa guru dapat merencanakan dan dapat mengimplementasikan Skema Variasi Metode Pembelajaran.
13. Mahasiswa guru dapat merencanakan dan dapat mengimplementasikan Skema Variasi Media atau alat bantu pembelajaran (LKS dan Alat Peraga)
14. Mahasiswa guru dapat merencanakan dan dapat mengimplementasikan Variasi Sumber Belajar (Buku Text, Internet atau Blog dan ICT)
15. Mahasiswa guru dapat merencanakan dan dapat mengimplementasikan RPP sesuai dengan skema dan skenario yang telah dikembangkan.

1 comment:

  1. Cara yang baik untuk mencapai tujuan adalah dengan melakukan perencanaan. Sama hal nya dalam perencanaan pembelajaran matematika,dalam hal ini guru sebagai pencana untuk dapat melaksanakan kegiatan dalam pembelajaran matematika ini adalah pembuatan perangkat pembelajaran seperti silabus dan RPP. RPP memiliki tujuan agar kegiatan pembelajaran matematika yang akan kita lakukan dapat tersusun dengan baik, agar kegiatan pembelajaraan yang akan kita lakukan sesuai dengan tujuan dan target yang akan kita lampaui. Jika kita tidak memiliki rencana dalam kegiatan pembelajaran matematika, maka kegiatan pembelajaran matematika akan menjadi kegiatan pembelajaran matematika yang tidak memiliki arah, tujuan, dan makna.

    ReplyDelete