Nov 30, 2012

The Structure of Scientific Revolutions_By Thomas Kuhn




Ass Wr Wb

Khususnya untuk S2 PSn referensi berikut sangat relavan untuk dibaca:

Wss Wr Wb
Marsigit

8 comments:

  1. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Thomas Kuhn berpendapat bahwa revolusi ilmiah berlanjut melalui tahapan berikut:
    Pertama, " Normal Science", artinya sehari-hari, sains roti dan mentega, adalah kegiatan "memecahkan teka-teki" yang dilakukan di bawah "paradigma" yang memerintah. Kedua, “Anomali" timbul ketika sebuah teka-teki, yang dianggap penting atau penting, tidak dapat dipecahkan. Anomali tidak dapat dihapuskan hanya sebagai proyek penelitian yang kurang dipahami; Hal ini menegaskan dirinya sebagai duri di sisi ilmuwan yang mempraktikkannya. Anomali adalah hal baru yang tidak dapat dihapuskan, dan mana yang tidak dapat dipecahkan. Ketiga, hal ini membuka sebuah periode yang disebut "krisis", selama waktu metode dan pendekatan baru diijinkan, karena yang lebih tua terbukti tidak mampu naik ke tugas yang ada (memecahkan anomali). Pandangan dan prosedur yang sebelumnya dianggap sesat sementara diizinkan, dengan harapan bisa memecahkan anomali tersebut. Keempat, Salah satu pendekatan baru ini berhasil, dan ini menjadi paradigma baru melalui "pergeseran paradigma". Ini merupakan inti dari revolusi ilmiah. Kelima, Paradigma baru dipopulerkan dalam buku teks, yang menjadi bahan pengajaran bagi ilmuwan generasi berikutnya, yang dibesarkan dengan gagasan bahwa paradigma dulu dan revolusioner sama seperti banyak hal telah dilakukan. Kebaruan revolusi ilmiah surut dan lenyap, sampai prosesnya dimulai lagi dengan pergeseran paradigma krisis-anomali lainnya.

    ReplyDelete
  2. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Penemuan anomali selama revolusi sains memunculkan paradigma baru yang kemudian digunakan untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan baru dari data yang lama dalam paradigma sebelumnya, memperbaiki kesalahan yang pernah dilakukan pada penelitian yang baru. Kuhn memperkenalkan humanisme realistik dalam inti sains, sementara yang lain merasa sains dirusak oleh unsur-unsur irasional dan menekankan bahwa pada awalnya model heliosentris tidak menawarkan prediksi pergerakan benda langit, tetapi model ini menarik perhatian beberapa praktisioner karena menjanjikan solusi yang lebih baik dan sederhana yang dapat dikembangkan suatu saat nanti.

    ReplyDelete
  3. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    The structure of scientific revolutions adalah sebuah buku tentang sejarah sains yang ditulis oleh seorang filsuf Thomas Kuhn. Kuhn menentang pandangan yang banyak dianut pada saat itu mengenai kemajuan dalam "sains normal". Kemajuan ilmiah sebelumnya dianggap sebagai "pengembangan lewat akumulasi" fakta-fakta dan teori-teori yang telah diterima. Kuhn menyebut konsep inti revolusi tersebut sebagai "paradigma", dan istilah ini kemudian banyak digunakan secara analogis pada pertengahan akhir abad ke-20. Keyakinan Kuhn bahwa pergeseran paradigmaadalah percampuran sosiologi, antusiasme, dan janji ilmiah, dan bukan prosedur yang ditentukan secara logis, memicu kegemparan

    ReplyDelete
  4. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Kuhn memandang ilmu dari perspektif sejarahwan professional tertentu. Ia mengeksplorasi tema-tema yang lebih besar misalnya seperti apakah ilmu itu didalam prakteknya yang nyata dengan analisis kongkrit dan empiris. Didalam Structure ia menyatakan bahwa ilmuwan bukanlah para penjelajah berwatak pemberani yang menemukan kebenaran-kebenaran baru. Mereka lebih mirip para pemecah teka-teki yang bekerja didalam pandangan dunia yang sudah mapan. Ilmu bukan merupakan upaya untuk menemukan obyektivitas dan kebenaran, melainkan lebih menyerupai upaya pemeecahan masalah didalam pola-pola keyakinanyang telah berlaku.

    ReplyDelete
  5. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Terima kasih kepada Prof Marsigit yang telah menjadi perantara bagi kami untuk mendapatkan pengetahuan yang kami butuhkan. Link tersebut ditujukan khususnya untuk mahasiswa S2, sehingga InshaAllah jika saya diijinkan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, link tersebut akan saya jadikan salah satu referensi.

    ReplyDelete
  6. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami dunia ini senantiasa berkembang demikian halnya dengan bidang ilmu pengetahuan. Dalam rangka meningkatkan kualitas dan akurasi serta ruang lingkup tentang pengetahuan maka seorang ilmuwan atau akademisi biasanya menggunakan literasi ilmu pengetahuan berupa eksperimental dan observasional. Sebagai contoh misalnya pengukuran yang dilakukan oleh Newton, dan munculnya teori mekanika oleh Einstein.

    ReplyDelete
  7. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    "The Structure of Scientific Revolutions" merupakan salah satu buah pemikiran Thomas Khun yang dibukukan. Di dalamnya dibahas tentang sejarah sains. Lahirnya pemikiran Thomas Khun tersebut bukan tanpa alasan. Lahirnya konsep dalam buku "The Structure of Scientific Revolution" disebabkan oleh sudut pandang Thomas Khun yang mengemukakan sebuah model episodik di mana periode kontinuitas konseptual dalam sains normal terganggu oleh periode sains revolusioner. Hal ini memperlihatkan bahwa Thomas Khun mengambil sudut pandang jika pengetahuan saat itu masih sebagai pengetahuan yang "normal", artinya, pengetahuan tersebut barulah sebatas akumulasi pengetahuan pengetahuan sebelumnya, tidak disertai pemikiran pemikiran kritis lainnya. Karena inilah maka lahir buah pemikiran Thomas Khun yang kemudian ia bukukan.
    Berdasarkan pemahaman saya, pada dasarnya Thomas Khun ingin menyampaikan bahwa sains harusnya menjadi pengetahuan yang menjunjung pemikiran kritis yang tinggi, skeptisme yang tinggi pula, sehingga ditemukan satu benang merah yang menjadi inti dari suatu pengetahuan dari beberapa periode atau beberapa pengetahuan itu sendiri. Karena pemikiran kritisnya inilah Khun menjadi filsuf yang memiliki pengaruh di dunia. Satu lagi, terdapat statement dalam salah satu sumber bacaan di atas, bahwa Thomas Khun berpendapat jika teori-teori dari periode yang berbeda mengalami kegagalan komparatif yang dalam. Sungguh statement ini bagi saya sangatlah kontroversial. Dengan membaca link link di atas, memberikan dorongan tersendiri bagi saya untuk mencoba mencari sumber bacaan lainnya. Saya merasakan ketertarikan dengan buku yang dituliskan oleh Khun tersebut.

    ReplyDelete
  8. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaiku prof, Berdasarkan salah satu sumber tersebut, menurut Kuhn, pengalaman berganti secara bertahan pada sains normal dan revolusi. Dalam sains normal kunci teori, instrumen, bilai dan asumsi metafisik yang membentuk ilmu matrik adalah tetap, mengijinkan generasi kumulatif pada solusi persoalan yang sulit. Pada revolusi sains, ilmu matrik mengalami revisi, untuk mengijinkan solusi dari persoalan sulit yang tidak lazim yang mengganggu periode yang mendahului sains normal. Bagian penting dari tesis Kuhn tentang The Structure of Scientific Revolutions fokus memusat pada satu komponen yang spesifik dari ilmu matrik. Ini merupakan konsensus pada contoh penelitian ilmiah. Contoh-contoh sains yang baik ini adalah apa yang Kuhn rujuk ketika ia menggunakan istilah paradigma dalam perasaan yang lebih dalam.

    ReplyDelete