Nov 30, 2012

The Structure of Scientific Revolutions_By Thomas Kuhn




Ass Wr Wb

Khususnya untuk S2 PSn referensi berikut sangat relavan untuk dibaca:

Wss Wr Wb
Marsigit

5 comments:

  1. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Thomas S. Kuhn lahir pada 18 Juli 1922 di Cincinnati, Ohio Amerika Serikat. Pada tahun 1949 ia memperoleh gelar Ph.D dalam ilmu fisika di Havard Unversity. Khun telah beberapa kali memperoleh gelar profesor. Karya Thomas Khun cukup banyak, namun yang paling terkenal dan mendapat sambutan dari para filsuf ilmu dan ilmuwan pada umumnya adalah The Structure of Scientific Revolutions,yang diterbitkan pada tahun 1962 oleh University of Chicago Press. Dalam karyanya itu, Khun menggunakan model politik dalam menjelaskan perkembangan sains. Khun memakai istilah revolusi untuk menggambarkan proses invensi dalam sains dan memeberi penekanan serius pada aspek wacana ilmiah1 Khun mendefenisisikan paradigam dalam “The Structure of Science Revolution”, Kuhn menggunakan paradigma dalam dua pengertian. Di satu pihak paradigma berarti keseluruan konstelasi kepercayaan, nilai, teknik yang dimiliki bersama oleh anggota masyarakat ilmiah tertentu. Di pihak lain paradigma menunjukan sejenis unsur dalam konstelasi itu dan pemecahan teka-teki yang kongkrit yang jika digunakan sebagai model, pola, atau contoh yang dapat menggantikan kaidah-kaidah yang eksplisit sebagai dasar bagi pemecahan permasalahan dan teka-teki normal sains yang masih tersisa. Menurut Kuhn, proses perkembangan ilmu pengetahuan manusia tidak dapat terlepas sama sekali dari apa yang disebut keadaan “normal science” dan “revolutionary science”. Semua ilmu pengetahuan yang telah tertulis dalam textbook adalah termasuk wilayah “sains normal”.

    ReplyDelete
  2. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Struktur revolusi ilmiah merupakan buku mengenai sejarah ilmu pengetahuan yang ditulis oleh Thomas S. Kuhn. Dalam sejarah dan filsafat ilmu pendekatan Kuhn berfokus pada isu-isu konseptual seperti praktik Normal Sains, pengaruh peristiwa-peristiwa sejarah, munculnya penemuan-penemuan ilmiah, sifat ilmiah revolusi dan kemajuan melalui revolusi ilmiah. Kuhn berpendapat bahwa evolusi teori ilmiah tidak muncul dari akumulasi langsung secara fakta, tetapi kemungkinan dari satu set perubahan keadaan intelektual seperti pendekatan ini sebagian besar setaraf dengan sekolah sejarah umum sejarah non-linear.

    ReplyDelete
  3. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    The Structure of Scientific Revolutions adalah sebuah buku yang ditulis pada tahun 1962 mengenai sejarah sains. Buku ini ditulis oleh fisuf Thomas Kuhn. Penerbitan buku ini merupakan peristiwa penting dalam bidang filsafat sains dan memicu diskusi dan perdebatan dalam komunitas cendekiawan. Kuhn menentang pandangan yang banyak dianut pada saat itu mengenai kemajuan dalam "sains normal". Kemajuan ilmiah sebelumnya dianggap sebagai "pengembangan lewat akumulasi" fakta-fakta dan teori-teori yang telah diterima. Kuhn berargumen bahwa kontinuitas semacam itu diganggu oleh periode-periode kemunculan sains revolusioner. Penemuan "anomali" selama revolusi sains memunculkan paradigma baru. Paradigma tersebut kemudian mengajukan pertanyaan-pertanyaan baru dari data yang lama, bergerak di luar "penyelesaian teka teki" dalam paradigma sebelumnya, mengubah aturan main dan "peta" yang mengarahkan penelitian baru

    ReplyDelete
  4. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    analisis Revolusi Kopernikus oleh Kuhn menekankan bahwa pada awalnya model heliosentris tidak menawarkan prediksi pergerakan benda langit yang lebih akurat (seperti posisi suatu planet) dibandingkan dengan sistem Ptolemeus, tetapi model ini menarik perhatian beberapa praktisioner karena menjanjikan solusi yang lebih baik dan sederhana yang dapat dikembangkan suatu saat nanti. Kuhn menyebut konsep inti revolusi tersebut sebagai "paradigma", dan istilah ini kemudian banyak digunakan secara analogis pada pertengahan akhir abad ke-20. Keyakinan Kuhn bahwa pergeseran paradigma adalah percampuran sosiologi, antusiasme, dan janji ilmiah, dan bukan prosedur yang ditentukan secara logis, memicu kegemparan. Kuhn menjawab permasalahan ini dalam tulisan yang diterbitkan dalam edisi kedua pada tahun 1969. Bagi beberapa komentator, pemikiran Kuhn telah memperkenalkan humanisme realistik dalam inti sains, sementara yang lain merasa sains dirusak oleh unsur-unsur irasional yang dimasukkan oleh Kuhn.

    ReplyDelete
  5. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)

    Struktur Revolusi Ilmiah (1962; edisi kedua 1970; edisi ketiga 1996; edisi keempat 2012) adalah buku tentang sejarah sains oleh filsuf Thomas S. Kuhn . Publikasinya merupakan peristiwa penting dalam sejarah , filsafat , dan sosiologi pengetahuan ilmiah dan memicu pengkajian dan reaksi di seluruh dunia yang terus berlanjut - dan di luar - komunitas ilmiah tersebut. Kuhn menantang pandangan kemajuan yang sekarang berlaku dalam " ilmu pengetahuan normal ". Kemajuan ilmiah normal dipandang sebagai "perkembangan-akumulasi dari fakta dan teori yang diterima. Kuhn mengemukakan sebuah model episodik di mana periode kontinuitas konseptual seperti itu dalam sains normal terganggu oleh periode sains revolusioner. Penemuan "anomali" selama revolusi dalam sains membawa pada paradigma baru. Paradigma baru kemudian mengajukan pertanyaan baru tentang data lama, bergerak melampaui sekadar "pemecahan teka-teki" dari paradigma sebelumnya, mengubah peraturan permainan dan "peta" yang mengarahkan penelitian baru.
    Sebagai contoh, analisis Kuhn tentang Copernicus Revolution menekankan bahwa, pada awalnya, ia tidak menawarkan prediksi kejadian langit yang lebih akurat, seperti posisi planet, daripada sistem Ptolemeus , namun mengajukan beberapa praktisi kepada beberapa praktisi berdasarkan janji yang lebih baik, Sederhana, solusi yang mungkin dikembangkan di beberapa titik di masa depan. Kuhn menyebut konsep inti dari sebuah revolusi yang berkuasa dengan "paradigma" dan dengan demikian meluncurkan kata ini ke dalam penggunaan analog yang luas pada paruh kedua abad ke-20. Desakan Kuhn bahwa pergeseran paradigma adalah mélange sosiologi, antusiasme dan janji ilmiah, namun bukan prosedur yang secara logis menentukan, menyebabkan kegemparan sebagai reaksi atas pekerjaannya. Kuhn berbicara tentang catatan tahun 1969 dalam edisi kedua. Bagi beberapa komentator, buku Kuhn memperkenalkan humanisme yang realistis ke dalam inti sains sementara bagi orang lain, kemuliaan sains ternoda oleh pengenalan Kuhn tentang unsur irasional ke dalam inti pencapaian terbesarnya.

    ReplyDelete