Nov 22, 2012

Phenomenology Husserl_Oleh Marsigit


0

12 comments:

  1. Karena berfilsafat adalah berolah pikir refleksif, maka hubungan antara fenomenologi bisa ditemukan berupa pemikiran atas suatu fenomena, diabstraksi dan diidealisasi dan kemudian difokuskan berupa fenomena matematika. Demikian penangkapan saya atas gambar yang dicantumkan.

    Dwi Margo Yuwono
    S3 PEP A

    ReplyDelete
  2. Filsafat fenomenologi yang berakar pada pemikiran Edmund Hussserl disebut sebagai fenomenologi transendental. Husserl tertarik pada penemuan makna dan hakikat dari pengalaman. dia berpendapat bahwa terdapat perbedaan antara esensi dan fakta, atau dengan kata lain perbedaan yang real dan yang tidak.

    SUPIANTO
    S3 PEP A 2016

    ReplyDelete
  3. oleh karena itu, secara metodologis, fenomenologi bertugas untuk menjelaskan thing in themselves, mengetahui apa yang masuk sebelum kesadaran, dan memahami makna dan esensinya dalam intuisi dan refleksi diri. proses ini memerlukan penggabungan dari apa yang tampak, dan apa yang ada dalam gambran orang yang mengalaminya. jadi gabungan angtara yang nyata dan yang ideal.

    SUPIANTO
    S3 PEP A 2016

    ReplyDelete
  4. proses transformasi dari pengalaman empiris ke makna esensi yang oleh Husserl dinamakan "ideation". dalam ideation ini, objek yang muncul dalam kesadaran bersatu dalamobjek itu sendiri, untuk menghasilkan makna yang dijadikan dasar oleh pengetahuan. dengan demikian makna itu ada dalam hubungan objek nyata dengan objek dalam kesadaran.

    ReplyDelete
  5. SUPIANTO
    S3 PEP A 2016

    jadi, apa yang muncul dalam kesadaran itulah yang disebut realias yang sebenarnya. sementara apa yang berwujud di dunia adalah hasil belajar.

    ReplyDelete
  6. SUPIANTO
    S3 PEP A 2016

    Epoche dalam gambar di atas di gunakan oleh Husserl untuk mengatakan sesuatu yang bebas dari prasangka. dengan epoche, kita mengenyampingkan penilaian, bias, dan pertimbangan awal yang kita miliki terhadapa suatu objek. dengan kata lain, epoche adalah penutusan dengan pengalaman dan pengetahuan yang kita miliki sebelumnya.

    ReplyDelete
  7. SUPIANTO
    S3 PEP A 2016

    dalammelakukan penelitian fenomenologi, epoche mutlak harus dilakukan oleh peneliti. terutma ketika menempatkan fenomonologi dalam tanda kurung. memisahkan fenomena dari keseharian dan dari unsur-unsur fisiknya, dan ketika mengeluarkan kemurnian yang ada padanya. jadi epoche adalah cara untuk melihat dan menjadi, sebuah sikap mental yang bebas.

    ReplyDelete
  8. SUPIANTO
    S3 PEP A 2016

    oleh karena epoche memberikan cara pandang yang sama sekali baru terhadap objek, maka dengan epoche kita dapat menciptakan ide, perasaan, kesadaran, dan pemahaman yang baru.

    ReplyDelete
  9. SUPIANTO
    S3 PEP A 2016

    epoche dapat membuat kita masuk ke dalam dunia internal yang murni, sehingga memudahkan untuk pemahaman akan diri dan orang lain.

    ReplyDelete
  10. SUPIANTO
    S3 PEP A 2016

    segala sesuatu yang berhubungan dengan orang lain, seperti persepsi, pilihan, penilaian, dan perasaan orang lain harus dikesampingkan juga dalam epoche. hanya persepsi dan tindakan sadar kita lah yang menjadi titik untuk menemukan makna, engetahuan, dan kebenaran. sehingga pda prakteknya, epoche memerlkan kehadiran, perhatian dan konsentrasi, demi mencapai cara yang pandang yang radikal.

    ReplyDelete
  11. SUPIANTO
    S3 PEP A 2016

    Ditinjau dari ontologi, fnomenologi mempelajari sifat-sifat alami kesadaran. fenomenologi akan dibawa masuk ke dalam permasalahan mendasar jiwa dan raga. persoalan jiwa raga dipecahkan dengan mempertanyakan eksistensi setiap hal yang ada di sekeliling kita. jadi, dengan sendirinya fenomenologi dari ontologi dunia di sekelilingnya.

    ReplyDelete
  12. SUPIANTO
    S3 PEP A 2016

    secara epistemologi, fenomenologi membantu dalam mendefinisikan fenomena.fenomenologipercaya bahwa dalam fene=omena lah pengetahuan itu berada. di sisi lain, fenomenologitelah mengklaim dirinya sebagai alat untuk memperoleh pengetahuan mengenai sifat-sifat alami kesadaran dan jenis-jenis khusus pengetahuan orang pertama, melalui bentuk-bentuk intuisi.

    ReplyDelete


Note: Only a member of this blog may post a comment.