Nov 22, 2012

Hakekat Kurikulum_Diresensi oleh Marsigit



25 comments:

  1. Herlingga Putuwita Nanmumpuni
    18709251033
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Para ahli pendidikan dan ahli kurikulum membatasi pengertian kurikulum menurut beberapa definisi dan dirumuskan berbeda meskipun pada intinya mengandung maksud yang sama. Saya pernah membaca bahwa kurikulum dipandang sebagai suatu rencana yang disusun untuk melancarkan proses belajar mengajar di bawah bimbingan dan tanggung jawab sekolah atau lembaga pendidikan beserta staf pengajarnya. Ada pakar kurikulum yang mengutarakan bahwa "kurikulum mencakup maksud, tujuan, isi, proses, sumber daya, dan sarana-sarana evaluasi bagi semua pengalaman belajar yang direncanakan bagi para pembelajar baik di dalam maupun di luar sekolah dan masyarakat melalui pengajaran kelas dan program-program terkait". Berdasarkan postingan hakikat kurikulum yang telah diresensi oleh Pak Marsigit, kurikulum dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu Instrumental Curriculum, Interactive Curriculum, dan Individualistic Curriculum.
    Masing-masing kurikulum mempunyai karakteristiknya masing-masing. Instrumental Curriculum, Interactive Curriculum, dan Individualistic Curriculum punya ciri-ciri, kelemahan, dan kelebihannya masing-masing. Pada instrumental curriculum, guru memiliki peran yang pasif, instrumental curriculum memposisikan seseorang sebagai benda(yang dimanipulasi). Pada interactive curriculum guru memiliki peranan sebagai perwakilan (mungkin dalam mengambil kebijakan), interactive curriculum memposisikan seseorang sebagai makhluk sosial. Pada individualistic curriculum guru memiliki peran aktif untuk turut serta dalam pengembangan kurikulum ini, individualistic curriculum memposisikan seseorang sebagai individunya masing-masing.

    ReplyDelete
  2. Aizza Zakkiyatul Fathin
    18709251014
    Pps Pendidikan Matematika A

    Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar. Pada tabel tersebut hakikat kurikulum dibagi menjadi 3 yaitu kurikulum instrumental, kurikulum interaktif, dan kurikulum individual. Dalam kurikulum instrumental, guru diposiskan sebagai penerima kurikulum yang bersifat pasif. Guru tidak dilibatkan dalam proses penyusunan kurikulum. Kurikulum interaktif guru menjadi bagian dari penyusun kurikulum. Sedangkan dalam kurikulum individual, guru diposisikan sebagai pengembang kurikulum. Jadi guru mengembangkan kurikulumnya sendiri. Di Indonesia masih menggunakan kurikulum instrumental yang kadang menjadi masalah guru dilapangan. Kadang ada beberapa bagian kurikulum yang tidak sesuai dengan kondisi dan lingkungan sekolah. Dari mulai siswa, sarana dan prasarana, dan lainnya.

    ReplyDelete
  3. Fany Isti Bigo
    18709251020
    PPs UNY PM A 2018

    Hakikat kurikulum dibagi menjadi tiga jenis kurikulum yaitu instrumental curriculum, interactive curriculum dan individualistic curriculum. Ketiga jenis kurikulum ini memiliki aspek yang berbeda-beda dan menghasilkan bentukan peserta didik yang berbeda pula. Ketiga jenis kurikulum memiliki kelebihan dan kelemahan namun menurut saya, dari ketiga kurikulum tersebut interactive kurikulum merupakan kurikulum yang sebaiknya diterapkan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Hal yang mendasari pernyataan saya adalah karena interactive kurikulum lebih mengarah kepada hal-hal yang yang bersifat sosial, mendorong kreativitas dan keaktifan siswa dalam belajar dengan bertujuan untuk melakukan riset. Kurikulum ini berdasar pada masalah, penyesuaian sosial, bersifat semi tersruktur, guru sebagai partisipan yang memfasilitasi siswa dalam belajar.

    ReplyDelete
  4. Muh. Fachrullah Amal
    18709251036
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Berdasarkan gambar di atas, bahwa hakikat kurikulum dapat dilihat dari perspektif intumental curriculum, interactive curricculum, dan individualistic curriculum. Ketiga perspektif tersebut memiliki perbedaan dari setiap aspek yang ditunjukkan. Pada dasarnya kurikulum merupakan satuan pendidikan atau perangkat pendidikan yang menjadi pedoman bagi setiap yang terlibat dalam dunia pendidikan. Setiap kurikulum pendidikan di suatu negara pasti memiliki kekurangan dan kelebihan sesuai dengan kadar atau kualitas pendidikan masing-masing negara. Kaitannya dengan instrumen, interaktif, dan individual kurikulum adalah terdapat hal-hal yang sesuai dengan harapan dan kemampuan untuk diterapkan di Indonesia begitupun dengan hal yang tidak sesuai maka dari itu kolaborasi dari ketiga perspektif tersebut mungkin lebih baik untuk dikaji sebelum nantinya diterapkan di Indonesia.

    ReplyDelete
  5. Anggoro Yugo Pamungkas
    18709251026
    S2 Pend.Matematika B 2018

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Berdasarkan gambar yang berjudul hakekat kurikulum yang diresensi oleh marsigit diatas, hakekat kurikulum menurut Saylor, Alexander dan leuwis (1981), membuat kategori rumusan pengertian kurikulum, yaitu: kurikulum sebagai rencana tentang mata pelajaran atau bahan-bahan pelajaran, kurikulum sebagai rencana tentang pengalaman belajar, dan kurikulum sebagai rencana tentang kesempatan belajar.

    ReplyDelete
  6. Falenthino Sampouw
    18709521006
    S2 Pendidikan Matematika

    Selamat siang, Prof.
    Mohon ijin bertanya, apakah instrumental curriculum, interactive curriculum, dan individualistic curriculum adalah jenis-jenis kurikulum? Jika iya, jenis apakah K-13 itu?
    Saya berpendapat bahwa karakteristek dari implementasi K-13 mewakili 3 jenis kurikulum di atas.
    Misalnya, K13 itu menekankan pada packages (instrumental curriculum), People as social (interactive curriculum), dan assisting (individualistic curriculum).
    Mohon penjelasannya, Prof.
    Terima kasih, Prof.

    ReplyDelete
  7. Dini Arrum Putri
    18709251003
    S2 P Math A 2018

    Dari elegi di atas kurikulum dibagi menjadi tiga yaitu kurikulum intrumental, kurikulum interaktif dan kurikulum individual. Kurikulum adalah suatu seperangkat atau landasa dalam dunia pendidikan yang diterapkan di setiap sekolah, di Indonesia masing-masing sekolah menerapkan kurikulum yang berbeda, dan masih memiliki masalah dalam pelaksanaannya terlebih lagi kurikulum 2013 yang masih sulit untuk dilaksanakan. Dari ketiga jenis kurikulum di atas yang meliputi guru yang turun tangan dalam membuat kurikulum, guru yang mengembangkan kurikulum dan guru yang menerima kurikulum tsb. pertanyaannya sistem atau kurikulum yang manakah yang cocok untu diterapkan di sekolah?

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. Endah Kusrini
    18709251015
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Hakekat kurikulum ada tiga, yaitu instrumental kurikulum, interactive kurikulum, dan individualistik kurikulum. Ketiganya mempunyai karakteristik yang berbeda. Instrumental kurikulum bersifat sangat kaku, karena berisi paket-paket pelajaran yang harus dipelajari oleh siswa. Instrumental kurikulum berorientasi untuk menghasilkan tenaga-tenaga kerja. Peran guru dalam instrumental kurikulum hanyalah sebagai penerima yang pasif. Artinya guru tidak terlibat dalam proses perumusan kurikulum.

    Interaktif kurikulum berorientasi pada hubungan social. Interaktif kurikulum menganggap siswa sebagai bagian dari lingkungan social, sehingga siswa perlu mempelajari bidang-bidang keilmuan secara terpadu. Materi-materi pembelajaran tidak didasarkan pada materi-materi yang telah terstruktur, namun didasarkan pada hasil-hasil penelitian. Pada interaktif kurikulum, peran guru dilibatkan dalam penyusunan kurikulum.

    Individualistic kurikulum adalah kurikulum yang memandang setiap siswa sebagai makhluk individu yang unik. Individualistic kurikulum mengakui adanya perbedaan dalam setiap individu. Individualistic kurikulum menekankan pada aktifitas-aktifitas individu sesuai kebutuhan sehingga masing-masing individu dapat mencapai kebahagiaan. Materi dalam individualistic kurikulum tidak lah tersusun. Guru berperan sebagai pihak yang mengembangkan kurikulum.

    ReplyDelete
  10. Diana Prastiwi
    18709251004
    S2 P. Mat A 2018

    Pendidikan atau pembelajaran membutuhkan kurikulum sebagai petunjuk implementasi pembelajaran. Dari gambar diatas ada tiga macam kurikulum yaitu instrument, interaktif dan individualis kurikulum yang masing masing mempunyai nilai positif dan negative. Instrumen kurikulum menharuskan guru menerima segala keputusan dan bentuk kurikulum yang dibuat (guru pasif), interaktiv kurikulum menjadikan guru terlibat aktif dalam penyusunan kurikulum sedangkan individualistic kurikulum menganggap bahwa guru mampu untuk mengembangkan kurikulum yang ada. Guru sebagai stakeholder bebas mengembangkan kurikulum sesuai dengan kapabilitas yang ia miliki. Guru juga bebas menggunakan kurikulum dan strateginya dalam menjalankan kurikulum yang ada demi kelancaran dalam pembelajaran dikelas, sehingga akan tercipta kurikulum yang baik untuk membangun dan membangkitkan pendidikan. berkaitan dengan individualis itu berkaitan dengan sifat-sifat yang dimiliki oleh siswa secara individual.

    ReplyDelete
  11. Hasmiwati
    18709251023
    S2 Pend.Matematika B 2018

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Peranan kurikulum dalam pendidikan formal di sekolah itu sangatlah strategis dan menentukan pencapaian tujuan pendidikan. Kurikulum memiliki kedudukan dan posisi yang sangat sentral dalam keseluruhan proses pendidikan, bahkan kurikulum merupakan syarat mutlak dan bagian yang tak terpisahkan dari pendidikan itu sendiri.

    ReplyDelete
  12. Hasmiwati
    18709251023
    S2 Pend.Matematika B 2018

    Hakikat kurikulum dibagi kedalam tiga jenis yaitu instrumental kurikulum, interaktif kurikulum, dan individualisik kurikulum. Dalam kurikulum Instrumental guru bertindak sebagai penerima pasif yang hanya menerima, menerapkan dan menggunakan kurikulum yang ada. Sedangkan dalam kurikulum Interaktif, guru turut berperan aktif dalam penyusunan kurikulum, artinya kurikulum diterapkan oleh suatu kebijakan dan guru ikut mempertimbangkannya. Dan dalam Kurikulum individual, guru sudah mampu mengembangkan kurikulum yang ada.

    ReplyDelete
  13. Totok Victor Didik Saputro
    18709251002
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Selamat malam Prof.
    Kurikulum merupakan pondasi dari pendidikan. Pondasi dapat diartikan sebagai landasan. Di Indonesia, saat ini menerapkan kurikulum 2013. Menurut pandangan saya, kurikulum 2013 merupakan interactive curriculum. Kurikulum ini diharapkan mampu menjawab tantangan jaman sehingga memberikan solusi bagi perkembanga dunia pendidikan. Kurikulum ini terbentuk karena adanya proses penggodokan kajian masalah sehingga menghasilkan kesimpulan yaitu kurikulum 2013. Tujuannya adalah supaya menghasilkan sumber daya yang dipersiapkan untuk menyongsong perkembangan jaman ke depannya. Terima kasih.

    ReplyDelete
  14. Tiara Cendekiawaty
    18709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Dari bagan diatas, kurikulum dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu instrumental curriculum, interactive curriculum, dan individualistic curriculum. Ketiga jenis kurikulum tersebut mempunyai karakteristik, kekurangan, dan kelebihannya masing-masing. Menurut saya, bagan diatas mengingatkan dengan perjalanan kurikulum yang terjadi di berbagai negara. Jika dikaitkan dengan kurikulum di Indionesia, maka Insrumental currculum seperti kurikulum sebelum kurikulum 2013, interactive curriculum seperti kurikulum 2013, dan individualistic mungkin nantinya akan diterapkan di Indonesia apabila memungkinkan, mengingat kurikulum pasti akan berubah mengikuti perkembangan jaman.

    ReplyDelete
  15. Deden Hidayat
    18709251032
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Berdasarkan tabel hakekakat kurikulum di atas, dapat kita ketahui bahwa kurikulum dibedakan menjadi 3 yaitu kurikulum instrumental, interaktif, dan individual. Pada kurikulum instrumental disebutkan bahwa teachers as passive recipients yaitu guru hanya sebagai penerima kurikulum atau pemakai kurikulum, tidak dillibatkan dalam pembuatan kurikulum tersebut. Pada kurikulum interaktif disebutkan bahwa teachers as reprecent partisipant yaitu guru dilibatkan dalam pembuatan kurikulum tersebut. Sedangkan untuk kurikulum individual, seorang guru dapat mengembangkan kurikulumnya sendiri. Namun, kenyataannya kurikulum di Indonesia masih sering tidak melihat apa yang sebenarnya terjadi di lapangan. Oleh karena itu, sebaiknya kurikulum di Indonesia dibuat atau dikembangkan oleh seorang guru, karena guru tersebut merupakan orang yang mengetahui secara pasti mengenai karakteristik dari siswa didiknya.

    ReplyDelete
  16. Fabri Hidayatullah
    18709251028
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Menurut tabel tersebut, pada hakikatnya kurikulum dapat dibagi menjadi tiga macam. Dilihat dari peran guru, ketiganya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Jenis kurikulum yang pertama adalah instrumental kurikulum, pada kurikulum ini, dominasi guru dalam pembelajaran sangat kuat. Sementara itu, kurikulum disusun oleh pemerintah pusat dan guru tidak terlibat dalam penyusunan maupun evaluasi kurikulum. Guru hanya bertindak sebagai pelaksana kurikulum atau disebut sebagai penerima pasif. Sedangkan pada jenis kurikulum yang kedua, yaitu interaktif kurikulum, guru ikut berpartisipasi dalam kurikulum. Jenis kurikulum yang ketiga ialah individualistik kurikulum. Pada kurikulum ini, guru bukan sekedar berpartisipasi, namun guru berperan sebagai pengembang kurikulum. Ketiga kurikulum tersebut memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing.

    ReplyDelete
  17. Amalia Nur Rachman
    18709251042
    S2 Pendidikan Matematika B UNY 2018

    Dari tabel di atas terdapat tiga jenis kurikulum yaitu kurikulum instrumental, kurikulum interaktif, dan kurikulum individual. Kurikulum instrumental adalah kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah sehingga guru hanya menerima kemudian menerapkan. Sedangkan dalam kurikulum interaktif, kurikulum diterapkan oleh suatu kebijakan dan guru ikut mempertimbangkannya. Dan yang terakhir kurikulum individual dimana kurikulum dikembangkan sendiri oleh guru. Kebimbangan pemerintah terkait kurikulum baru-baru ini mungkin bertujuan untuk lebih mengarahkan kurikulum pendidikan di Indonesia ke arah kurikulum interaktif yaitu kurikulum 2013. Namun, dalam perancangan dan pelaksanaanya masih belum matang.

    ReplyDelete
  18. Rosi Anista
    18709251040
    S2 Pendidikan Matematika B

    Kurikulum merupakan salah satu komponen pokok dalam pendidikan. Kurikulum sendiri juga merupakan sistem yang mempunyai komponen-komponen tertentu. Kurikulum dapat diartikan sebagai sebuah dokumen perencanaan yang berisi tentang tujuan yang harus dicapai, isi materi dan pengalaman belajar yang harus dilakukan siswa, strategi dan cara yang dapat dikembangkan, evaluasi yang dirancang untuk mengumpulkan informasi tentang pencapaian tujuan, serta implementasi dari dokumen yang dirancang dalam bentuk nyata.Mengingat pentingnya peranan kurikulum di dalam pendidikan dan dalam perkembangan kehidupan manusia, maka dalam penyusunan kurikulum tidak bisa dilakukan tanpa memahami konsep dasar dari kurikulum.

    ReplyDelete
  19. Septia Ayu Pratiwi
    18709251029
    S2 Pendidikan Matematika 2018

    Kurikulum merupakan salah satu unsur terpenting dalam system pendidikan. dalam bagan diatas terdapat tiga macam kurikulum yaitu instrumental kurikulm, interactive kurikulu, dan individual kurikulum. Dalam kurikulum instrumental guru bersifat pasif, maksudnya yaitu guru tidak terlibat dalam pengembangan kurikulum. Dalam kurikulum ini material tersusun secara terstruktur dan mempunyai tujuan yang jelas namun mendominasi proses pembelajaran. Instrumental kurikulum berorientasi pada karik ke depan. Dalam kurikulum interactive, guru dilibatkan sebagai partisipan atau guru dapat berpartisipasi dalam mengembangkan kurikulum. Kurikulum ini bersifat mengatur proses-proses aktivitas pendidikan, tidak lagi terstrukur akan tetapi materialnya telah melalui pengujian dan berorientasi pada sosial. Individual kurikulum yaitu merupakan kurikulum yang dieksplorasi secara personal dan guru sebagai elemen yang mengembangkan kurikulum. Material yang tersusun tidak lagi terstuktur seperti pada instrumental kurikulum, hal ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu. Kurikulum ini bersifat assisting yaitu membebaskan individu untuk berkreasi, sehingga orientasi dari kurikulum ini terletak pada kebahagian personal.

    ReplyDelete
  20. Janu Arlinwibowo
    18701261012
    PEP 2018

    Menurut saya, kurikulum interaktif merupakan kurikulum yang ideal untuk melandasi pengembangan kurikulum di Indonesia. Hal tersebut disebabkan karena kurikulum interaktif memuat berbagai komponen yang membuat siswa menjadi pribadi sosial, disitulah hal yang mendasari saya menganggap kurikulum ini baik untuk Indonesia. Negara kita memiliki berbagai wisdom yang mengarah pada sikap-sikap sosial, gotong-royong, guyup, daling menghormati, dan lain sebagainya.

    ReplyDelete
  21. Kartianom
    18701261001
    S3 PEP 2018

    Dari tabel di atas terlihat bahwa ada 3 jenis kurikulum yaitu, instrumental curriculum, interactive curriculum, individualistic curriculum. Ketiga kurikulum tersebut memiliki karakteristik masing-masing. Terlihat juga perbedaan dari peran guru tiap kurikulum. Kurikulum sendiri berfungsi untuk mengorganisir jalannya pembelajaran yang terjadi di dalam kelas.

    ReplyDelete
  22. Nani Maryani
    18709251008
    S2 Pendidikan Matematika (A) 2018
    Assalamu'alaikum Wr.Wb

    Menurut saya, hakikat kurikulum bagi pendidikan Indonesia adalah sebagai panduan dan pembimbing bagu=I guru, dan sekolah dalam mengatur pembelajaran di sekolah. Kurikulum bersifat sebagai tiang penyangga yang penting, agar semua proses pembelajaran di Indonesia mengajarkan hal yang sama dan setara antara satu sekolah dengan sekolah yang lain.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb

    ReplyDelete
  23. Nani Maryani
    18709251008
    S2 Pendidikan Matematika (A) 2018
    Assalamu'alaikum Wr.Wb

    Kurikulum merupakan suatu peraturan yang ditulis dan ditetapkan oleh kementrian pendidikan dan budaya. Berdasarkan gambar di atas, kurikulum dibagi menjadi tiga jenis kurikulum yaitu kurikulum instrumental, kurikulum interaktif, dan kurikulum individual. Perbedaan dari ketiga kurikulum tersebut adalah subyek yang terlibat dalam pembuatan kurikulum. Ada yang murni dikembangkan oleh pemerintah, ada yang pemerintah bersama dengan guru, dan ada yang dikembangkan sendiri oleh guru.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb

    ReplyDelete
  24. Jewish Van Septriwanto
    19709251077
    S2 Pendidikan Matematika D 2019

    Terima kasih untuk tulisan ini prof, Pada dasarnya tujuan pokok pendidikan itu tetap, namun ini tak berarti kurikulum juga harus tetap. Kurikulum justru harus berkembang mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat pada umumnya. Tugas pokok dari filsafat ilmu adalah memberikan arahan dari tujuan pendidikan, sehingga tujuan yang hendak dicapai perlu diprogramkan dalam kurikulum.

    ReplyDelete
  25. Wow! this is Amazing! Do you know your hidden name meaning ? Click here to find your hidden name meaning

    ReplyDelete