Nov 22, 2012

Hakekat Kurikulum_Diresensi oleh Marsigit



22 comments:

  1. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Tabel di atas menggambarkan tiga jenis kurikulum, kurikulum Instrumental, kurikulum Interaktif dan kurikulum individualistik. Kurikulum instrumental cenderung guru Sentralistik dan guru hanya menerima kurikulum, tanpa mengevaluasi. Kurikulum interaktif, guru merupakan peserta, kurikulum individualistik, guru berpartisipasi dalam pengembangan kurikulum, dan guru hanya sebagai asisten (fasilitator bagi siswa).

    ReplyDelete
  2. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Berdasarkan tabel diatas, sebagai guru, kita mendapatkan "peran dan posisi" yang berbeda-beda. Dalam kurikulum instrumental, guru difokuskan pada karir atau pekerjaan semata, dimana guru didominasi oleh kurikulum yang anda sehingga guru bersifat pasif. Dalam kurikulum interaktif, guru merupakan penyesuaian diri secara sosial, dimana guru dimanage oleh kurikulum yang ada, dan disini guru bersifat repesentatif dari suatu kurikulum. Dalam kurikulum individualistik, menjadi guru adalah suatu pemenuhan hasrat secara personal, dimana kurikulum membantu peran guru sebagai fasilitator.

    ReplyDelete
  3. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    setelah membaca dan mengamati tiga konsep kurikulum di atas, saya beranggapan bahwa kurikulum Interaktif yang pantas digunakan sesuai dengan kebutuhan masa kini. Pada kurikulum Interaktif pembelajaran diawali dengan permasalahan inkuiri sehingga dalam prosesnya membutuhkan proses interaksi sosial. Selain itu, yang menarik adalah peran sebagai pengembang kurikulum, hal tersebut saya rasa tepat meilihat konteks Indonesia yang memiliki berbagai macam konteks alam dan sosial sehingga pembelajaran diharapkan dapat menjawab kebutuhan siswa.

    ReplyDelete
  4. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Saya lebih cenderung pada interaktif kurikulum karena adanya instrumen perkerjaan atau karier yang menekankan pada penyesuaian sosial, berdasarkan masalah, mendominasi pengelolaan, dst sesuai dengan kriteria interaktif kurikulum lainnya. Pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial yang saling berinteraksi dan membutuhkan satu sama lain. Hal ini juga didukung oleh nilai agama yang saya anut untuk menjaga hablumminannas yang berarti hubungan sesama manusia. Pada dasarnya kurikulum yang diciptakan merupakan sebuah sistem yang mewadahi anak untuk mempersiapkan diri pada softskill baik dari segi pengetahuan, sikap maupun keterampilan sebelum menghadapi berbagai fakta/kenyataan dan tantangan di dunia nyata sehingga dapat melangsungkan kehidupan secara cemerlang. Maka interaktif kurikulum lebih bisa untuk melatih karakteristik manusia dalam menghadapi tuntutan zaman tersebut.

    ReplyDelete
  5. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Kurikulum sering hanya dikaitkan dengan sekolah, padahal kurikulum juga berkaitan dengan kehidupan. Kurikulum dapat diartikan sebagai peraturan dan tujuan. Sehingga ia dapat berada dalam instrumental curiculum, interactive curiculum dan individualistic curiculum. Instrumental curiculum berkaitan dengan sesuatu yang diluardiri dan mampu untuk dilihat, sedangkan interactive curiculum merupakan tindak lanjut dari instrumental curiculum, yang berkaitan dengan interaksi, dan terahir adalah individualistic curiculum berkaitan dengan cara seseorang untuk menanggapi hal-hal terjadi pada dirinya yang merupakan dampak dari interactive curiculum.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  6. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Pada dasarna kurikulum dibagi kedalam tiga jenis yaitu instrumental kurikulum, interaktif kurikulum, dan individualisik kurikulum. Dalam kurikulum Instrumental guru bertindak sebagai penerima pasif yang hanya menerima, menerapkan dan menggunakan kurikulum yang ada. Sedangkan dalam kurikulum Interaktif, guru turut berperan aktif dalam penyusunan kurikulum, artinya kurikulum diterapkan oleh suatu kebijakan dan guru ikut mempertimbangkannya. Dan dalam Kurikulum individual, guru sudah mampu mengembangkan kurikulum yang ada.

    ReplyDelete
  7. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Sistem pendidikan nasional di Indonesia adalah sesuatu yang rumit. Bercermin dari hal tersebut, maka seharusnya kita selalu berusaha lebih mengerti dan mengupayakan sebuah solusi untuk setiap permasalahan yang ada. Permasalahan yang muncul hendaknya dijadikan sebagai suatu pelajaran dan pengalaman yang bermakna bagi kita semua.

    ReplyDelete
  8. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Pada kurikulum yang interaktif, siswa dipandang sebagai makhluk sosial sedangkan pada kurikulum yang individualis siswa dipandang sebagai makhluk individu. Guru dalam kurikulum yang interaktif adalah sebagai pengelola kegiatan belajar, dan pada kurikulum yang individualis adalah sebagai asisten dalam kegiatan belajar.

    ReplyDelete
  9. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Pada instrumental kurikulum peran guru dinyatakan sebagai pelaksana kurikulum, dengan mengembangkan peran dominasinya terhadap pembelajaran matematika yang diselenggarakan dalam rangka mengantar siswa untuk mencapai tujuan tertentu (mendapatkan ijazah/mencari pekerjaan), dengan asumsi bahwa siwa (manusia) dapat di manipulasi atau direkayasa dalam proses pendidikan. Sedangkan di dalam kurikulum yang bersifat interaktif/individual, peran guru dinyatakan sebagai pengembang kurikulum, dengan mengembangkan fungsi guru sebagai melayani/fasilitator dan membantu kebutuhan belajar siswa; dengan asumsi bahwa siswa perlu diberi kesempatan untuk mengutarakan inisiatifnya dan mengkontruksi konsep matematika sesuai dengan kecepatan dan kesiapan masing-masing.

    ReplyDelete
  10. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Peranan kurikulum dalam pendidikan formal di sekolah itu sangatlah strategis dan menentukan pencapaian tujuan pendidikan. Kurikulum memiliki kedudukan dan posisi yang sangat sentral dalam keseluruhan proses pendidikan, bahkan kurikulum merupakan syarat mutlak dan bagian yang tak terpisahkan dari pendidikan itu sendiri.
    Hakikat kurikulum dibagi kedalam tiga jenis yaitu instrumental kurikulum, interaktif kurikulum, dan individualisik kurikulum. Dalam kurikulum Instrumental guru bertindak sebagai penerima pasif yang hanya menerima, menerapkan dan menggunakan kurikulum yang ada. Sedangkan dalam kurikulum Interaktif, guru turut berperan aktif dalam penyusunan kurikulum, artinya kurikulum diterapkan oleh suatu kebijakan dan guru ikut mempertimbangkannya. Dan dalam Kurikulum individual, guru sudah mampu mengembangkan kurikulum yang ada.

    ReplyDelete
  11. Junianto
    PM C
    17709251065

    Kurikulum merupakan turunan dari sistem dan kebijakan pendidikan. Kurikulum bisa dikatakan sebagai petunjuk praktis bagaimana mengimplementasikan sistem dan kebijakan pendidikan tersebut. Dari tabel tersebut, kurikulum bisa digolongkan menjadi 3 yaitu instrumental curriculum, interactive curriculum dan individualistic curriculum. Menurut pendapat saya, yang paling bagus adalah intractive curriculum. Dengan kurikulum jenis ini maka pembelajaran akan lebih aktif karena berbasis masalah. Kemudian siswa akan belajar memanajemen masalah dan mencari solusi. Siswa juga akan belajar sebagai makhluk sosial dengan kerja kelompok dan saling berdiskusi.

    ReplyDelete
  12. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. terdapat tiga komponen utama pendidikan, yaitu siswa, guru dan kurikulum. Fungsi kurikulum dalam pendidikan merupakan sarana untuk mencapai tujuan pendididkan. Pendidikan suatu bangsa dengan bangsa lain tidak akan sama karena setiap bangsa dan Negara mempunyai filsafat dan tujuan pendidikan tertentu yang dipengaruhi oleh berbagai segi, baik segi agama, idiologi, kebudayaan. Kurikulum sendiri terbagi menjadi tiga yaitu kurikulum instrumental, interactive, dan individualistik yang masing-masing memiliki perbedaan.

    ReplyDelete
  13. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Dari gambar di atas, terlihat bahwa kurikulum terbagi menjadi tiga, yaitu kurikulum instrumental, interaktif dan individualistis. Pada kurikulum instrumental disipinnya terbatas pada domain ilmu tertentu sedangkan individualistis lebih kepada eksplorasi personal. Pada kurikulum instrumental, guru hanya menerima kurikulum yang telah jadi sedangkan pada kurikulum individualistis, guru lah yang mengembangkan kurikulum tersebut.

    ReplyDelete
  14. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Selama ini saya selalu mengaitkan istilah kurikulum dengan pembelajaran peserta didik secara formal di sekolah. Setelah melihat tabel tersebut, saya sadar bahwa kurikulum tidak hanya dalam taraf hal pembelajaran peserta didik di sekolah formal saja melainkan juga mencakup taraf manusia sebagai individu, taraf manusia sebagai makhluk sosial, dan taraf manusia sebagai makhluk hidup.

    ReplyDelete
  15. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 2017

    Kurikulum sebagai acuan pelaksanaan pendidikan adalah salah satu penentu dalaan pembangunan pendidikan. Oleh karena itu, kurikulum harus selalu dikembangkan dengan terus memperhatikan kebutuhan masyarakat dan kemajuan kemajuan peradaban dunia.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  16. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C


    Kurikulum merupakan akar dari sistem pendidikan di suatu negara. Kurikulum menjadi ujung tombak pengembangan instrumen dan peraturan lainnya mengenai pendidikan. Ditinjau dari hakikatnya, macam-macam kurikulum adalah kurikulum instrumental, kurikulum interaktif dan kurikulum individualis. Ketiga kurikulum ini memiliki kebaikan ditinjau dari sisinya masing-masing. Namun jika ditinjau dari kurikulum yang digunakan Indonesia saat ini yaitu kurikulum 2013, kurikulum interaktif lebih cocok untuk diterapkan dalam kondisi pendidikan dan kurikulum yang ada di Indonesia saat ini.

    ReplyDelete
  17. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Kurikulum yang selama ini dianut oleh bangsa Indonesia bukanlah sebuah kurikulum yang benar-benar independen. Diakui atau tidak ia merupakan penjabaran atau bagian dari kurikulum yang hidup dalam dunia ini. Entah itu instrumental curriculum, interactive curriculum, ataupun individualistic curriculum. Ketiga model besar kurikulum ini memiliki perangkatnya masing-masing.

    ReplyDelete
  18. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Setiap kurikulum memiliki hakekat yang berbeda dan hal itu pun akan menyebabkan berbedanya peran guru, siswa, bahkan bagaimana pembalajaran yang terlaksana. Kurikulum merupakan komponen pendidikan yang sangat penting karena akan menentukan bagaimana mutu pendidikan yang terlaksana. Oleh karena itu kurikulum tidak boleh dibuat sembarang.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  19. Assalamualaikum, wr.wb.
    Dari tabel hakekat kurikulum yang ada pada postingan ini, terlihat bahwa kurikulum yang terlaksana di Indonesia saat ini masih tertuju pada instrumental curriculum. Peran guru saat ini hanya sebagai penerima dan pelaksana kurikulum yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Guru tidak ambil bagian dalam penyusunan kurikulum, padahal gurulah yang mengetahui realita kebutuhan siswa-siswanya.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  20. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Kurikulum ibaratnya adalah kitab pendidikan yang memandu jalannya pendidikan itu sendiri. Kurikulum di setiap zaman memiliki karakternya masing-masing. Kurikulum hendaknya dibuat untuk menyesuaikan dengan kemajuan pada zaman itu. Yang terpenting sebelum implementasi suatu kurikulum adalah sosialisasi pemerintah dalam hal ini dinas terkait kurikulum tersebut. Jangan sampai kurikulum baru terkesan dipaksakan dan berubah secara tiba-tiba. Hal ini dikarenakan perubahan kurikulum berdampak pada perubahan skema, perangkat pembelajaran, dan hal-hal krusial yang harus disosialisasikan dan dipelajari dahulu.

    ReplyDelete
  21. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Pada interaktif kurikulum, pembelajaran lebih kepada aspek sosial, yaitu adanya interaksi antara murid dengan murid, bisa juga murid dengan guru. Murid bebas mengemukakan idenya, kemudian ada penyimpulan bersama-sama dan penguatan kesimpulan dari guru. Dilihat dari tabel diatas bahwa kurikulum seperti ini bisa mengubah dunia, artinya pembelajaran menjadi tidak seperti dulu lagi.

    ReplyDelete
  22. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Ada beberapa jenis kurikulum yang ada di dunia pendidikan ini berdasarkan gambar di atas. Pada gambar di atas dituliskan beberapa jenis kurikulum yaitu kurikulum instrumental, kurikulum interaktif, dan kurikulum individualis. Kurikulum instrumental hanya cocok digunakan untuk kehidupan nyata yang sekarang terjadi. Kurikulum interaktif cocok digunakan untuk mempersiapkan perubahan dunia. Kurikulum individualis cocok digunakan untuk mempersiapkan dunia yang tidak tahu akan seperti apa ke depannya, di sini setiap individu dituntut siap apapun yang terjadi di masa berikutnya. Ketiga kurikulum tersebut memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing.

    ReplyDelete