Nov 22, 2012

Hakekat Kurikulum_Diresensi oleh Marsigit



6 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Gambar di atas merupakan Jenis-jenis Kurikulum yang dikemukan oleh Becher dan Maclure, (1978).
    Becher dan Maclure, (1978) menyebut 2(dua) macam kedudukan guru di dalam inovasi pembelajaran matematika dikaitkan dengan pengembangan kurikulum. Pertama, di dalam kurikulum yang bersifat Instrumental, peran guru dinyatakan sebagai pelaksana kurikulum, dengan mengembangkan peran dominasinya terhadap pembelajaran matematika yang diselenggarakan dalam rangka mengantar para siswa untuk mencapai tujuan tertentu (memperoleh ijasah/mencari pekerjaan); dengan asumsi bahwa siswa (manusia) dapat di manipulasi/rekayasa dalam proses pendidikan. Kedua, di dalam kurikulum yang bersifat Interaktif/Individual, peran guru dinyatakan sebagai pengembang kurikulum, dengan mengembangkan fungsi guru sebagai melayani/fasilitator dan membantu kebutuhan belajar siswa; dengan asumsi bahwa siswa perlu diberi kesempatan untuk mengutarakan inisiatifnya dan menkonstruksi konsep matematika sesuai dengan kecepatan dan kesiapan masing-masing. Siswa mempunyai hak belajar.
    Di dalam implementasi pembelajaran matematika, maka akan tampak jelas perbedaan antara pembelajaran matematika yang belum inovatif (tradisional) dan pembelajaran matematika
    yang sudah inovatif (progresif).

    References:
    “Mengembangkan Nilai-Nilai Filosofis Matematika Dalam Pembelajaran Matematika Menuju Era Global” Dipresentasikan Pada Stadium Generale Uin, 24 Desember 2004 Oleh : Dr. Marsigit, M.A.

    ReplyDelete
  3. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Kurikulm merupakan wahana penting dalam pendidikan, dimana kurikulum merupakan landasan dalam menjalankan proses belajar mengajar. Kurikulum disusun sedemikian rupa untuk memudahkan proses tranfer ilmu dari pendidik kepada peserta didik, dan kurikulum juga membatasi sejauh mana materi pelajaran yang harus di sampaikan kepada peserta didik, dengan kurikulum juga tujuan pendidikan dapat diukur. Dalam tabel diatas terlihat bahwa didalam instrumental kurikulum guru adalah sebagai penerima yang pasif, kemudian berada dalam dunia nyata, sementara dalam interaksi kurikulum guru sebagai perwakilan partisipan dan sebagai pengubah sementara dalam individual kurikulum guru adalah sebagai pembelajar dan pengembang.

    ReplyDelete
  4. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Dari bagan hakikat kurikulum ini dapat dilihat ada tiga jenis kurikulum yaitu instrumental kurikulum, interactive kurikulum dan individualistic kurikulum. Ketiga kurikulum ini mempunyai berbagai aspek yang berbeda. Menurut pendapat saya, dari ketiga kurikulum tersebut interactive kurikulum merupakan kurikulum yang sebaiknya diterapkan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Alasannya adalah interactive kurikulum lebih mengarah kepada hal-hal yang yang bersifat social dan mendorong kreativitas dan keaktifan siswa dalam belajar. Kurikulum ini berdasar pada masalah, penyesuaian social, bersifat longgar tersruktur, guru sebagai partisipan yang memfasilitasi siswa dalam belajar.

    ReplyDelete
  5. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Peranan kurikulum dalam pendidikan formal di sekolah sangatlah strategis dan menentukan pencapaian tujuan pendidikan. Berdasarkan tabel di atas terdapat 3 macam kurikulum, yaitu kurikulum instrumental, kurikulum interaktif, dan kurikulum individual. Dalam kurikulum instrumental, guru diposisikan sebagai penerima kurikulum yang bersifat pasif. Guru tidak dilibatkan dalam proses penyusunan kurikulum. Dalam kurikulun interaktif guru mrngambil bagian dalam penyusunan kurikulum. Sedangkan dalam kurikulum individual, guru diposisikan sebagai pengembang kurikulum. Jadi guru mengembangkan kurikulumnya sendiri.

    ReplyDelete
  6. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    Kurikulum memuat isi dan materi pelajaran. Kurikulum ialah sejumlah mata ajaran yang harus ditempuh dan dipelajari oleh siswa untuk memperoleh sejumlah pengetahuan. Mata ajaran (subject matter) dipandang sebagai pengalaman orang tua atau orang-orang pandai masa lampau, yang telah disusun secara sistematis dan logis. Misalnya, bakat pengalaman dan penemuan-penemuan masa lampau, maka diadakan pemilihan dan selanjutnya disusun secara sistematis, artinya menurut urutan tertentu, dan logis, artinya dapat diterima oleh akal dan pikiran. Mata ajaran tersebut mengisi materi pelajaran yang disampaikan kepada siswa, sehingga memperoleh sejumlah ilmu pengetahuan yang berguna baginya. Semakin banyak pengalaman dan penemuan-penemuan maka semakin banyak pula mata ajaramn yang harus disusun dalam kurikulum dan harus dipelajari oleh siswa disekolah

    ReplyDelete