Nov 22, 2012

Hermenetika Pembelejaran Matematika_oleh Marsigit



38 comments:

  1. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Hermeneutik dari pendekatan Iceberg atau gunung es di atas menunjukkan pembelajaran matematika terdiri atas matematika horisontal dan matematika vertikal. Matematika horizontal dimana siswa dapat mengubah masalah nyata ke dalam simbol dan matematika vertikal merupakan kemampuan siswa dalam mengubah simbol kedalam bentuk masalah di dunia nyata. Hermeneutika dalam hidup merupakan suatu interpretasi yang dilakukan secara terus menerus hingga mengerucut yang terdiri atas garis lurus atau pembelajaran akan berjalan terus menerus dan melingkar yang artinya kita dapat mengulanginya hanya saja berbeda ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  2. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Hermeneutika adalah salah satu jenis filsafat yang mempelajari tentang interpretasi makna. Di setiap generasinya hermeneutika selalu berproses sesuai dengan pemahaman yang bersifat obyektif pada generasi tersebut.

    ReplyDelete
  3. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Hermenitika ialah terjamah atau diterjemah. Jika dalam pembelajaran matematika, hermenitikanya ialah bentuk interaksi siswa dengan guru dalam proses belajar mengajar. Dimana siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematika menggunakan matematika vertical dan horizontal. Adanya hermenetika dalam pendidikan matematika ini akan menyebabkan pembelajaran matematika terjadi secara dua kategori yaitu garis lurus (linier) dan melingkar (siklik). Garis lurus menggambarkan bahwa pembelajaran akan terus berjalan sehinga kita tidak akan mengulanginya kembali. Sedangkan melingkar artinya pembelajaran akan terjadi terus menerus sehingga kita dapat mengulanginya, hanya saja berbeda ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  4. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Hampir sama halnya hermeneutika hidup, dalam pembelajaran matematika, guru tidak mungkin memberikan pure mathematics pada siswa. Guru harus mengubah pure mathematics ke dalam bentuk school mathematics terlebih dahulu sebelum mengenalkannya pada siswa. Jadi untuk mencapai pure mathematics maka diperlukan school mathematics pada siswa agar siswa menyukai matematika yang bersifat real kemudian dibawa kedalam matematika abstrak.

    ReplyDelete
  5. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Dalam pembelajaran matematika terdiri atas garis melingkar dan garis lurus. Garis lurus yang akan berjalan terus menerus tanpa henti serta bisa selalu diperpanjang, dan garis melingkar artinya bahwa hidup kita kan berputar kadang posisi di atas atau dibawah, kedua hal ini akan saling berhubungan. Tidak akan selalu lurus atau melingkar. Selain itu dalam elegi ini, terdapat gambar spiral yang mencerminkan bahwa dalam mempelajari atau mendapatkan sebuah pengetahuan baru tidaklah mudah, terkadang banyak halangan dan rintangan yang menghadang dalam mendapatkan ilmu itu. itu semua tergantung pada pendirian kita untuk tetap mempelajari matematika atau tidak, karena jika dipikirkan semua ilmu memiliki kesuitannya masing-masing, tidak ada yang dengan mudah bisa didapatkan.

    ReplyDelete
  6. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Dalam pembelajaran matematika seringkali kita dengar proses matematisasi. Matermatisasi ini merupakan bagian dari Hermeneutika matematika, yaitu studi tentang pemahaman atau interpretasi makna. Dalam hermeneutika ini terjadi suatu proses penerjemahan dari teks-teks. Oleh karena itu, Hermeutika dalam matematika ini sangat erat kaitannya dengan proses matematisasi yang juga di dalamnya terjadi proses penerjemahan atau penafsiran baik dari dunia nyata terhadap model matematika ataupun sebaliknya dari model matematika terhadap dunia nyata. Matematisasi vertikal yang merupakan proses peneejemahan dari dunia nyata ke dunia matematika dan matematisasi horizontal yang merupakan proses penerjemahan dari dunia matematika ke dunia nyata.

    ReplyDelete
  7. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Jikalau dapat diartikan poembelajaran matematika dapat digambarkan seperti yang disajikan Pak Prof. Dimana pembelajaran matematika itu bertujuan untuk memandang ke masa depan, siklus, bagaikan spiral, menuju yang baik. Maksud dari masa depan dan yang baik merupakan tujuan yang dicapai-capai oleh siapapun yang ingin belajar matematika. Dan spiral maksudnya bahwa pembelajaran bukan hanya satu kali saja namun secara kontinu bagaikan lingkaran dan setiap periodenya melakukan refleksi diri. Serta bagaikan spiral karan untuk setiap waktunya dengan belajar matematika akan memperluas pengetahuannya dari matematika.

    ReplyDelete
  8. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dalam bagan di atas terlihat jelas bahwa matematika digambarkan sebagai proses hermenitika yang berbentuk spiral. Berjalan menembus ruang dan waktu dan berhemeneutika, artinya adalah matematika berarti menerjemahkan dan diterjemahkan. Hermeneutika dalam matematika terjadi atas teori dan praktek, yang berupa interpretasi-interpretasi dari test-test atau problem matematika. Bentuk spiral yang ada disini juga menggambarkan bahwa matematika itu bersiklus memutar, artinya bahwa ada kesesuaian dan keseimbangan antara matematika vertikal dan matematika horisontal. Artinya bahwa matematika berarti berkaitan dengan pemodelan kehidupan nyata yang dinyatakan dalam bentuk matematika formal dan diolah secara terstruktur.

    ReplyDelete
  9. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Ada dua jenis matematisasi, yaitu matematis horisontal dan vertikal. Dalam matematisasi horizontal, para siswa menghasilkan alat matematika yang dapat membantu mengorganisir dan memecahkan masalah yang berada dalam situasi kehidupan nyata, mentransfer masalah dunia nyata ke masalah matematika. Sedangkan, matematisasi vertikal adalah proses reorganisasi dalam sistem matematis itu sendiri. Pendekatan iceberg adalah sebuah pendekatan yang menggambarkan seperti gunung es yang mewakili beberapa langkah dari masalah kehidupan sehari-hari / masalah dunia nyata menjadi masalah matematika. Dalam pendekatan iceberg, ada beberapa langkah seperti: matematika konkret, model matematis matematika, model formal matematika, dan matematika formal.

    ReplyDelete
  10. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Seharusnya pembelajaran matematika menggunakan dua matematisasi. Freudenthal berpendapat bahwa siswa tidak dapat dipandang sebagai penerima pasif matematika yang sudah jadi. Pendidikan matematika harus diarahkan pada penggunaan berbagai situasi dan kesempatan yang memungkinkan siswa menemukan kembali (reinvention) matematika berdasarkan usaha mereka sendiri. Untuk menekankan bahwa proses lebih penting daripada hasil, dalam pendekatan matematika digunakan istilah matematisasi. Matematisasi dibedakan menjadi dua yaitu matematisasi vertical dan matematisasi horizontal. Matematisasi horizontal adalah proses penyelesaian soal-soal kontekstual dari dunia nyata. Siswa mencoba menyelesaikan soal-soal dari dunia nyata dengan cara mereka sendiri, dan menggunakan bahasa dan symbol mereka sendiri. Sedangkan matematisasi vertical adalah proses formalisasi konsep matematika. Siswa mencoba menyusun prosedur umum yang dapat dipergunakan untuk menyelesaikan soal-soal sejenis secara langsung tanpa bantuan konteks. Dengan begitu pembelajaran matematika akan berjalan dengan baik.

    ReplyDelete
  11. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Hermenetika pembelajaran matematika terdiri dari dua unsur yaitu garis lurus dan melingkar. Garis lurus menggambarkan bahwa pembelajaran akan terus berjalan, kita tidak akan mengulanginya kembali. Sedangkan melingkar artinya kita dapat mengulanginya, hanya saja berbeda ruang dan waktunya. Hermeneutika dalam pembelajaran matematika menggunakan prinsip gunung es, dimana dalam pendekatan ini merupakan realistiknya matematika. Ada matematika horizontal dan matematika vertika. Dalam matematika horizontal, siswa mengerjakan soal matematika yang berkaitan dengan dunia nyata berdasarkan cara mereka sendiri, masih menggunakan simbol yang mereka buat sendiri, mereka belum mengenal simbol-simbol formal matematika. Sedangkan matematika vertikal adalah saat mereka telah dapat menggunakan simbol-simbol matematika dalam menyelesaikan setiap permasalahan matematika atau juga dapat dikatakan telah menggunakan matematika formal. Pendekatan gunung es ini mempunyai maksud menjadikan siswa berkompeten dan dapat mengembngkan keterampilan hidupnya (Nuruniyah, 2013)

    ReplyDelete
  12. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami, hidup ini berjalan terikat pada ruang dan waktu. Kehidupan berjalan seperti roda yang berputar dari pagi-siang-malam-pagi-siang dst, senantiasa berputar akan tetapi pagi pertama tentu berbeda dengan pagi-pagi selanjutnya demikian pula dengan siang dan malam sehingga kehidupan itu berjalan melingkar akan tetapi sekaligus maju dan tak bisa kembali. Demikian halnya dalam pembelajaran matematika, prosesnya juga merupakan analogi garis melingkar dan garis lurus. Garis lurus artinya setiap yang terlibat dalam proses pembelajarna berjalan terus menerus tanpa henti dan garis melingkar artinya bahwa setiap yang terlibat dalam pembelajaran bergerak berputar kadang posisi di atas atau dibawah, kedua hal ini akan saling berhubungan. Semuanya bergerak maju lurus sekaligus bergerak berputar.

    ReplyDelete
  13. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Waah ini pembahasan dalam kuliah kemarin. Sangat bangga bisa mendapat kesempatan menjadi asisten Prof. Sehari kemarin.. walaupun hanya menjadi operator powerpoint..
    Saya sedikit mengenal mengenai hermertika lewat perkuliahan kemarin. Memang tidak banyak, tetapi membuat saya penasaran dan ingin mengetahui lebih banyak. Mengetahui bahwa hidup itu seperti lingkaran dan garis lurus. Melingkar karena banyaknya kejadian berulang, tetapi seperti garis lurus karena titip yang telah dilalui tidak dapat diulang kembali. Sama seperti lingkaran yang ditarik menjadi spiral; hidup itu melingkar maju ke depan. Ada saat di bawah ada saat di atas. Bagaimana sudut pandang kita saja dalam memandang dan memahaminya.

    ReplyDelete
  14. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum Prof,
    Pada gambar tersebut terdapat gambar spiral yang menunjukkan bahwa semua itu membentuk spiral. Seperti halnya dengan orang belajar, manusia hidup tidak langsung mengenal teori, namun memulainya dengan praktik. Seperti anak-anak yang baru belajar berjalan atau bersepeda tidak diajarkan bagaimana teorinya, tetapi mereka langsung belajar praktik dengan menggunakan intuisinya. Secara bertahap dan sesuai dengan perkembangannya, pada waktunya nanti mereka akan sampai pada ranah teori. Kemudian ketika mempelajari hal yang baru lagi, mereka akan kembali ke ranah praktek, kemudian sampai pada teorinya, dan begitu seterusnya membentuk spiral. Begitu pula dalam mempelajari matematika, anak-anak kecil memerlukan pengalaman terlebih dahulu. Pendekatan gunung es diartikan sebagai matematika realistik. Seperti halnya dengan fenomena pada gunung es, matematika memiliki beberapa tingkatan, tingkatan yang paling bawah ialh matematika konkret, diatasnya adalah matematika model konkret, diatasnya lagi merupakan matematika model formal, dan yang paling atas adalah matematika formal. Matematika untuk anak kecil adalah matematika pada tingkatan yang paling dasar, masih bersifat konkret. Sedangkan matematika formal adalah matematika untuk orang dewasa, tidak akan bisa dimengerti anak-anak. Maka guru tidak mungkin memberikan matematika murni (formal) kepada siswa. Guru harus mengubah matematika murni ke dalam matematika sekolah.

    ReplyDelete
  15. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Hermenetika Pendekatan Gunung Es diilustrasikan pada gambar di atas. Dari gambar diatas yang ingin dihermentikakan yaitu Matematika. Kita dapat melihat dari gambar diatas bahwa dunia ini terdiri dari pandangan spiral mendatar dan spiral mengerucut. Sprial mendatar artinya setiap yang ada di muka bumi ini memiliki kontradiksi. Kemudia spiral mengerucut itu artinya semua yang ada dan yang mungkin ada di dunia ini berpusat pada yang satu yaitu Allah SWT. Selain itu Dunia ini juga bersifat lurus dan berkelanjutan dan melingkar.

    Kemudian, Matematika itu dapat dikonstruksikan menjadi sprilal vertikal yang mengerucut. Maksudnya matematika itu dari hal-hal yang umum terlebih dahul atau yang kongkrit kemudian diabstraksikan menjadi sesuatu yang ada dalam pikiran kita, atau yang bersifat abstrak yang hanya dapat dijangkau oleh pemikiran kita.

    ReplyDelete
  16. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Jika menatap ke dalam hidup bukan hanya manusia saja bermeneutika tapi segala sesuatunya berhemeneutika.Batupun sebagai benda mati berhermeneutika.Batu yang jatuh berjuntai-juntai di lereng pegunungngan hingga sampai ke dasar karena bermeneutikan.Begitupula dengan rumput-rumput yang bergoyang akibat kesiur angin.Melihat gambar di atas bahwa hermeneutika hidup bagaikan sebuah lingkaran dan garis lurus.Dari batu-batu menuju ke langit yang kita sebut dengan kuasanya Tuhan.Di dalam hidup penuh dengan interpretasi-interpretasi.Interpretai yang dihadirkan melalui pengindraan terhadap sesuatu objek.

    ReplyDelete
  17. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Bedasarkan dari gambar diatas dan penjelasn Prof Marsigit sebelumnya, teori hermeneutika hidup tersusun atas lingkaran dan garis lurus, keduanya jika digabungkan akan membentuk sebuah spiral yang di analogikan sebagai proses kehidupan. Garis lurus yang dimaksud adalah kehidupan itu berjalan lurus, waktu akan terus berjalan dan waktu itu akan terjadi sekali seumur hidup, sehingga tidak dapat diulang kembali. Sedangkan lingkaran yang dimaksud adalah kehidupan adalah sebuah proses yang tiada habis-habisnya hingga hari akhir tiba atau hidup akan terus berputar, seperti pagi bertemu pagi lagi.

    ReplyDelete
  18. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Berdasarkan gambar di atas, hermenetika pembelajaran matematika terdiri dari dua unsur yaitu garis lurus dan garis melingkar. Garis lurus menggambarkan bahwa pembelajaran akan terus berjalan, sedangkan melingkar artinya pembelajaran tersebut dapat diulang namun hanya saja berbeda ruang dan waktunya. Hermeneutika dalam pembelajaran matematika menggunakan pendekatan gunung es, dimana dalam pendekatan ini merupakan matematika realistiknya. Dalam hal ini digambarkan dengan matematika horizontal dan matematika vertikal. Dalam matematika horizontal, siswa mengerjakan soal matematika yang berkaitan dengan dunia nyata berdasarkan pengalaman dan cara mereka sendiri, dimana mereka masih belum mengenal simbol-simbol formal dalam matematika. Sedangkan matematika vertikal adalah saat mereka telah dapat menggunakan simbol-simbol matematika dalam menyelesaikan setiap permasalahan matematika.

    ReplyDelete
  19. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Setiap makhluk ataupun benda yang ada di dunia ini pasti mengalami hermenetika. Gambar di atas mendeskripsikan hermenetika dalam matematika. Gambar yang berbentuk lingkaran menandakan bahwa kehidupan selalu berputar, sedangkan gambar yang berbentuk garis lurus adalah bahwa hidup terus bergerak maju. Hal ini jika disatukan dapat berbentuk spiral yang menandakan bahwa siklus kehidupan selalu berulang dari segi ruang, namun kita tidak pernah mengulang hal yang sama secara percis.

    ReplyDelete
  20. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Teori hermeneutika hidup tersusun atas lingkaran dan garis lurus,maka jika digabungkan akan terbentuk sebuah spiral yang dianalogikan sebagai proses kehidupan.Pada garis lurus dapat diartikan sebagai kehidupan yang berlangsung dan tidak dapat terulang, kemudian untuk lingkaran dapat diatikan sebagai kehidupan yang berputar. Dalam hidup ini kita tidak selalu ada di atas, ada kalanya kita berada di bawah, dan sebaliknya. Keduanya saling berinteraksi menerjemahkan dan diterjemahkan. Seperti halnya dalam pembelajaran matematika yang menggunakan hermeuntika hidup, guru menerjemahkan siswa dan siswa menerjemahkan matematika, disini yang dimaksud menerjemahkan adalah mengerti, sehingga antara guru dan siswa harus dapat saling mengerti satu sama lain.

    ReplyDelete
  21. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Hermeneutika matematika sebagai pendekatan Iceberg dalam hal matematika vertikal dan horizontal berkaitan dengan pembelajaran matematika realistik (RME). Contoh matematisasi horizontal adalah pengidentifikasian, perumusan, dan penvisualisasian masalah dalam cara-cara yang berbeda dan pentransformasian masalah dunia real ke dunia matematika. Contoh matematisasi vertikal adalah representasi hubungan-hubungan dalam rumus, perbaikan dan penyelesaian model matematika, penggunaan model-model yang berbeda dan penggeneralisasian.

    ReplyDelete
  22. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Berdasarkan pemahaman saya terhadap gambar diatas. Hermeneutika dalam pembelajaran matematika, digambarkan dengan garis lurus dan spiral adalah,garis lurus menunjukkan bahwa pembelajaran berlangsung terus menerus, menuju kearah yang lebih kompleks lebih abstrak sesuai dengan teori iceberg, dan garis spiral menggambarkan bagaimana suatu pembelajaran berlangsung dengan proses yang sama, yakni dengan informasi yang diterima dari proses pembelajaran kemudian diinterpretasikan dalam otak, begitupun seterusnya secara berulang, namun tingkat kesulitan dengan waktu yang berbeda.

    ReplyDelete
  23. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Berdasarkan pemahaman saya terhadap gambar diatas. Hermeneutika dalam pembelajaran matematika, digambarkan dengan garis lurus dan spiral adalah,garis lurus menunjukkan bahwa pembelajaran berlangsung terus menerus, menuju kearah yang lebih kompleks lebih abstrak sesuai dengan teori iceberg, dan garis spiral menggambarkan bagaimana suatu pembelajaran berlangsung dengan proses yang sama, yakni dengan informasi yang diterima dari proses pembelajaran kemudian diinterpretasikan dalam otak, begitupun seterusnya secara berulang, namun tingkat kesulitan dengan waktu yang berbeda.

    ReplyDelete
  24. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Berdasarkan pemahaman saya terhadap gambar diatas. Hermeneutika dalam pembelajaran matematika, digambarkan dengan garis lurus dan spiral adalah,garis lurus menunjukkan bahwa pembelajaran berlangsung terus menerus, menuju kearah yang lebih kompleks lebih abstrak sesuai dengan teori iceberg, dan garis spiral menggambarkan bagaimana suatu pembelajaran berlangsung dengan proses yang sama, yakni dengan informasi yang diterima dari proses pembelajaran kemudian diinterpretasikan dalam otak, begitupun seterusnya secara berulang, namun tingkat kesulitan dengan waktu yang berbeda.

    ReplyDelete
  25. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Disini Hermeneutika pembelajaran matematika digambarkan oleh Prof. Dr. Marsigit, M. A dalam gambar tersebut. Hampir sama halnya hermeneutika hidup, dalam pembelajaran matematika, guru tidak mungkin memberikan pure mathematics pada siswa. Guru harus mengubah pure mathematics ke dalam bentuk school mathematics terlebih dahulu sebelum mengenalkannya pada siswa. School Mathematics itulah yang digambarkan sebagai matematika horisontal, sedangkan pure mathematics itulah matematika vertikal.

    ReplyDelete
  26. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Dari diagram diatas, kita dapat langsung mengetahui bahwa matematika vertikal hanya untuk mereka yang benar-benar-benar ahli dalam matematika. Untuk melewati matematika horisontal kita hanya perlu berjalan ke depan, tapi untuk melewati matematika vertikal itu sulit. akan ada begitu banyak rintangan untuk mencpai titik tertinggi.

    ReplyDelete
  27. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Hermenetika yang selama ini kita ketahui hanyalah mengenai hermenitika hidup di alam semesta ini. Namun, ternyata hermenetika juga terdapat dalam pembelajaran matematika. Yang dimaksud hermenetika dalam pembelajaran matematika disini misalnya hubungan harmonis antara guru dengan siswa dalam kegiatan pembelajaran sehingga pembelajaran dapat dengan mudah untuk mencapai tujuan.

    ReplyDelete
  28. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Dari gambar di atas dapat diperoleh bahwa dalam pembelajaran matematika, guru tidak mungkin memberikan pure mathematics pada siswa. Guru harus mengubah pure mathematics ke dalam bentuk school mathematics terlebih dahulu sebelum mengenalkannya pada siswa. School Mathematics itulah yang digambarkan sebagai matematika horisontal, sedangkan pure mathematics itulah matematika vertikal.

    ReplyDelete
  29. Junianto
    PM C
    17709251065

    Hermenetika bisa diterapkan dalam berbagai hal di kehidupan manusia. Begitu juga dalam konsep pembelajaran matematika di kelas. Pembelajaran matematika juga berhermenetika, salah satunya adalah saling menterjemahkan antara siswa dan guru. Saling menterjemahkan ini sebagai suatu proses pembelajaran dimana guru harus mengerti kondisi siswa dan siswa juga harus memahami kondisi guru. Pembelajaran juga bisa diibarakan sebuah spiral yang menunjukkan bahwa pembelajaran membutuhkan proses terus menerus dan tanpa henti.

    ReplyDelete
  30. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Perjalanan manusia di dunia merupakan hasil dari sebuah Time Line kehidupan, yang berwal dari tahun 2000 SM sampai dengan zaman post modern yang dibalut dengan segala kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi seperti yang saat ini dirasakan oleh seluruh peradaban manusia. Menurut pandangan filsafat, kehidupan manusia terbagi ke dalam dua kategori yaitu kehidupan yang berasal dari langit dan kehidupan yang berasal dari bumi. Kehidupan yang berasal dari langit memandang bahwa tuhan bersifat monoism dan absolutism artinya mutlak bahwa tuhan tidak mempunyai pembanding terhadap apapun dan siapapun.

    ReplyDelete
  31. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Dalam pembelajaran matematika, terjadi proses linear dan spiral. Proses linear di sini maksudnya ilmu matematika terus berkembang seiring berjalannya waktu. Sedangkan proses spiral maksudnya, konsep matematika akan tetap sama selama penelitian dan kesepakatan bersama mengenai hal itu masih sama.

    ReplyDelete
  32. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Seperti halnya kehidupan yang berhermenetika, matematika sebagai ilmu pun memiliki hermenetikanya. Hermenetika pembelajaran matematika berarti proses penafiran dan penginterpretasian makna yang dilakukan selama proses pembelajaran matematika. Berdasarkan ontologi hermenetika yaitu siklik dan linear, pembelajaran matematika juga terdapat materi-materi yang berkali-kali diulang namun juga bersifat linear, yaitu tidak pernah sama. Pasti ada yang berbeda dari waktu ke waktu.

    ReplyDelete
  33. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Herminitika matematika dapat dijabarkan dengan garis lurus dan juga lingkaran. Ia membentuk sebuah spiral. Lurus artinya ia berjalan ke depan dan tidak akan kembali. Maksudnya, kehidupan akan senantiasa berjalan ke depan, ia tidak bergerak ke masa lalu. Bagi mahasiswa yang sedang kuliah filsafat ilmu, ia tidak akan mendapatkan kuliah filsafat ilmu yang sama ruang dan waktunya. Lingkaran maksudnya adalah berulang atau membentuk siklus. Contohnya, bila kuliah filsafat ilmu adalah hari rabu jam 11, maka rabu jam 11 pekan depan kita akan kuliah filsafat lagi.

    ReplyDelete
  34. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Berdasarkan gambar di atas kita dapat memaknai bahwa hermenetika pembelajaran matematika sama dengan hermenetika kehidupan, yaitu terdiri atas garis lurus dan garis melingkar. Garis melingkar artinya pembelajaran matematika akan terus maju, mengalami perkembangan. Hal ini juga dapat diartikan pemahaman kita akan terus maju seiring majunya pengalaman belajar. Garis melingkar maksudnya, pembelajaran matematika dapat berulang, tetapi pengulangan tersebut terikat ruang dan waktu. Artinya kita tidak dapat kembali mempelajari materi yang sama pada ruang dan waktu yang sama.

    ReplyDelete
  35. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Hidup manusia adalah hemerneutika, maka proses hermeneutika (terjemah dan diterjemahakan) pun terjadi dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam pembelajaran matematika. Jika guru tidak menerjemahkan karakteristik siswa maka tidak akan mampu menciptakan pembelajaran berserta perangkatnya (LKS) yang mampu membuat siswa yang memiliki beragam karakteristik untuk belajar. Kemudian jika perangkat pembelajaran yang dibuat oleh guru misalnya LKS tidak diterjemahkan oleh siswa maka siswa tidak akan belajar dan memperoleh pengetahuan.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  36. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PMC

    Belajar merupakan proses hermenetika, dimana siswa melakukan interaksi baik dengan guru, dengan sesama siswa, dengan buku, maupun dengan benda-benda yang ada di sekitarnya. Dalam proses belajar siswa perlu berinteraksi dengan lingkungannya, dengan teman-temannya, dengan gurunya untuk memperoleh pengetahuan. Berinteraksi dengan lingkungan akan memberikan siswa pengalaman sehingga siswa dapat memperoleh pengetahuannya.

    ReplyDelete
  37. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Hermenetika pembelajaran matematika terdiri dari dua unsur yaitu garis lurus dan melingkar. Garis lurus menggambarkan bahwa pembelajaran akan terus berjalan, kita tidak akan mengulanginya kembali. Sedangkan melingkar artinya kita dapat mengulanginya, hanya saja berbeda ruang dan waktunya. Hermeneutika dalam pembelajaran matematika menggunakan prinsip gunung es (iceberg), dimana dalam pendekatan ini merupakan pendekatan realistic mathematics education. Dalam RME terdapat dua matematisasi. yaitu matematisasi horisontal dan vertikal. Dalam matematisasi horizontal, para siswa menghasilkan alat matematika yang dapat membantu mengorganisir dan memecahkan masalah yang berada dalam situasi kehidupan nyata, mentransfer masalah dunia nyata ke masalah matematika. Sedangkan, matematisasi vertikal adalah proses reorganisasi dalam sistem matematisasi itu sendiri.

    ReplyDelete
  38. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete