Nov 1, 2012

Kesimpulanku Berfilsafat




Ass, forum ini sengaja saya berikan kepada semua Pembaca yang Budiman, untuk memberikan KESIMPULAN dari Kegiatan Berfilsafatnya sesuai dengan Latar belakangnya masing-masing.


Sedangkan untuk semua Mahasiswa saya yang menempuh Kuliah Filsafat Ilmu S2 Pendidikan Matematika, S2 Pendidikan Sain, maupun yang menempuh Kuliah Filsafat Pendidikan Matematika program S1, Forum ini BERSIFAT WAJIB dibuat. 

Mohon diusahakan agar Kesimpulan menggambarkan pemahaman 3 (tiga) Pilar Filsafat, Ontologis, Epistemologis dan Aksiologis secara Keseluruhan baik secara Intensif maupun Ekstensif.

Boleh ditambahkan Pesan atau saran-saran kepada orang lain.

Perlu di catat bahwa tidaklah forum ini untuk menekankan pada pembenaran (betul/salah) tetapi lebih kepada penjelasan masing-masing individu.

Variasi/perbedaan-perbedaan/ciri khas/pengalaman/konteks yang ada dianggap sebagai kekayaan khasanah mempelajari Filsafat.

Agar tampak originalitasnya, malah sebaiknya tidak perlu menggunakan Referensi. Spontan saja sampaikan konsep atau ide sehingga enak dibaca.

Demikian selamat mencoba, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Amin

26 comments:

  1. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Mungkin saya tidak dapat menyimpulkan filsafat, karena menurut saya berfilsafat berarti terus berpikir dan pemikiran selalu berubah tiap waktunya. Namun, mendapatkan perkuliahan Filsafat Ilmu yang diampu secara langsung oleh Prof. Marsigit membuat saya memahami banyak konsep-konsep fundamental baik secara ontologis, axiologis, dan epistemnologi mulai tentang konsep dasar kehidupan, pemikiran, pembelajaran, pendidikan, kesenian hingga spiritual. Menurut saya kesimpulan universal terkait filsafat adalah hidupnya pikiran. Filsafat pada dasarnya adalah menghidupkan pikiran, bukan sekedar memikirkan kehidupan.

    ReplyDelete
  2. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Kesimpulan berfilsafat dari 3 pilar filsafat Ontologis, Epistemologis dan Aksiologis. Ontologi adalah ilmu pengetahuan atau ajaran tentang keberadaan. Epistemologi adalah teori atau ilmu pengetahuan tentang metode dan dasar-dasar pengetahuan, khususnya yang berhubungan dengan batas-batas pengetahuan dan validitas atau sah berlakunya pengetahuan itu. Aksiologi membahas tentang masalah nilai. Istilah aksiologi berasal dari kata axio dan logos, axios artinya nilai atau sesuatu yang berharga, dan logos artinya akal, teori, axiologi artinya teori nilai, penyelidikan mengenai kodrat, kriteria dan status metafisik dari nilai.

    ReplyDelete
  3. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Filsafat itu merupakan bidang ilmu yang intinya bertujuan dan berharap pembelajar mendapatkan tentang bagaimanacara membangun kebijaksanaan berpikir yang lebih dalam dan luas untuk membawakan diri dalam hal sikap maupun tindakan. Hal ini tentu saja harus didasarkan pada pengetahuan, aturan yang berlaku di masyarakat dan agama.

    ReplyDelete
  4. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Sebelumnya saya masih belum mengerti bagaimana, sebenarnya seseorang itu dikatakan berfilsafat. Meskipun sampai saat ini belum memahami dengan sangat baik, karena untuk memahami cara berfilsafat dengan baik, harusnya memahami bagaimana pemikiran para filsuf, dan ini bukanlah hal yang mudah. Namun saat ini saya mulai mengadari bahwa berfilsafat adalah melihat sesuatu itu bukan dari sudut pandang yang biasa, kemampuan untuk terjemah dan menterjemahkan harus dikuasai serta nantinya berusaha untuk menggapai langit. Hal yang paling menarik dalam belajar filsafat adalah bahwasanya setiap jawaban itu bukan masalah benar dan salah, tapi bagaimana cara seseorang itu mamandang dan mampu memberikan penjelasan terhadap pendapat yang dia anggap benar. Dan pelajaran yang paling besar saya dapatkan adalah jangan dengan mudah menyalahkan orang lain, karena kita tidak tau landasan apa yang dia gunakan dalam melakukan hal tersebut.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  5. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Filsafat tidak dapat kita tiru dari orang lain, melainkan kita mencarinya sendiri dan berfilsafat secara sendiri. Dan secara mendasar, berfilsafat seharusnya membuat kita mengetahui sesuatu sebagaimana adanya dan beradaptasi sebagaimana seharusnya, secara bertahap menjadi baik dan lebih baik lagi secara terus menerus. Berfilsafat berarti berpikir sedalam-dalamnya atau merenung terhadap sesuatu secara menyeluruh dan universal untuk mencari hakikat dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  6. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Tidak mudah membuat kesimpulan dari hanya sekitar 4 bulan belajar filsafat yang Juga tidak intensif. Saya khawatir bahwa jika saya mengatakan ini kesimpulan maka Saya akan berhenti belajar filsafat Dan filsafat Saya akan menjadi mitos.
    Dari berbagai kekacauan pikiran sejak awal, Saya masih kacau pikiran Juga sampai saat ini. Ini sekedar sedikit titik temu yang mungkin membantu menuntun Saya pada pemahaman filsafat yang masih dangkal ini. Saya menghayati belajar filsafat dalam wadah religiusitas. Di sana isinya adalah kekaguman akan ciptaan, segala yang Ada Dan yang mungkin Ada Dan Tak mungkin tersentuh semuanya karena keterbatasanku, ketidaksempurnaanku. Namun karena itulah aku Ada, bisa bergaul dengan orang di sekitarku, mengalami hermenetika dalam hidup. Adaku ini perlu diadakan, diusahakan, eksistensiku harus dibuktikan. Aku yang seorang guru harus membuktikan diriku yang berdaya. Aku mulai belajar Dan memberanikan diri melakukan penelitian di dalam kelas, mengajak temanku membuat penelitian Dan menulis hasilnya sebagai artikel ilmiah untuk dibagikan kepada lebih banyak guru yang lain. Aku tidak mungkin bersikap sombong, sebab semakin banyak aku mempelajari dunia dari pengalaman atau tulisan orang lain, semakin banyak aku sadari, bahwa hanya sedikit saja yang aku ketahui. Maka aku menyadari, perlunya aku lebih mengharagai oranglain, pendapat Dan budayanya, agar aku dapat menempatkan diriku dengan baik pada situasi Dan kondisi yang berbeda beda. Aku perlu memprrhatikan apa yang dibuat Dan dikatakan orang lain, bekerjasama dengan mereka, terus berusaha Dan berupaya untuk menggapai ilmu, ikhlas, religiusitas.

    ReplyDelete
  7. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Filsafat adalah hasil olah pikir manusia, maka sebenar-benar filsafat adalah diri kita sendiri. Objek kajian filsafat adalah semua apa yang ada dan mungkin ada, maka segala objek pikir tersebut dapat dikaitkan dengan filsafat. Dalam belajar filsafat, kita mengenal istilah-istilah ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Ontologi mempelajari hakikat atau makna segala sesuatu. Sedangkan epistemologi adalah metodenya, dan aksiologi adalah normanya. Tiadalah metode berpikir tanpa objek berpikir. Maka metode berpikir adalah epistemologi, sedangkan objek berpikir adalah ontologi.

    ReplyDelete
  8. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Berfilsafat itu artinya berpikir sesuai dengan yang ada dan yang mungkin ada, karena berfilsafat itu pada hakikatnya adalah mengada. Segalanya yang ada dan yang mungkin ada itu bisa dipikirkan, dengan berpikir menandakan bahwa kita itu ada. Setiap orang pasti selalu berpikir setiap waktunya selama masih hidup, bahkan ketika tidak tahu pasti apa yang dipikirkannya saja itu sudah disebut dengan berpikir.

    ReplyDelete
  9. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Berfilsafat itu memandang segala sesuatunya dengan sudut pandang yang berbeda-beda. Pikiran yang terbuka dan dinamis sangat berpengaruh pada kemampuan seseorang untuk berfilsafat, semakin terbuka dan dinamis pikiran seseorang maka akan semakin mendalam dalam berfilsafat.

    ReplyDelete
  10. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Filsafat merupakan kegiatan pemikiran yang tinggi dan murni, yang mendalam dan daya pikir manusia dalam memahami segala sesuatu untuk mencari kebenaran. Berfilsafat berarti berpikir sedalam-dalamnya atau merenung terhadap sesuatu secara menyeluruh dan universal untuk mencari hakikat sesuatu. Dengan kata lain, filsafat adalah ilmu yang paling umum yang mengandung usaha mencari kebijaksanaan dan cinta akan kebijakan. Filsafat merupakan suatu ilmu yang mendukung manusia untuk bertindak lebih bijaksana, karena dalam filsafat terdapat unsur-unsur etika dan estetika.
    Filsafat adalah olah pikir yang reflektif. Yang dimaksud reflektif di sini adalah bagaimana kita mengenali, mengerti, dan mengungkapkan kembali dengan bahasa kita sendiri. Kuliah Filsafat adalah mempelajari tentang tata cara atau beradab. Manusia hidup juga menyelaraskan diri untuk menggapai ilmu, namun jika kita hanya rajin menuntut ilmu, hanya menggunakan potensi kita untuk diri kita sendiri, dan bagaimana kita akan tahu jika ilmu yang kita miliki juga bermanfaat bagi orang lain.

    ReplyDelete
  11. Junianto
    PM C
    17709251065

    Berfilsafat bagi saya adalah berpikir secara menyeluruh dan berkelanjutan. Filsafat yang saya pelajari selama ini adalah bagaimana mengetahui hakekat berbagai macam objek. Kita ketahui bersama bahwa objek filsafat adalah yang ada dan yang mungkin ada. Maka dari itu, objek filsafat sangatlah luas untuk dipikirkan dan dikaji. Apalagi semua objek dalam filsafat itu berdimensi, berhierarki, dll. Dalam belajar filsafat ini, saya lebih fokus juga pada nilai-nilai kehidupan yang dianalogikan dalam berbagai postingan Prof Marsigit. Menurut saya itulah hakaekat filsafat yang sebenarnya yaitu bagaimana menrapkan dan memanfaatkan filsafat bagi kehidupan umat manusia.

    ReplyDelete
  12. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum.Dalam filsafat terdapat tiga pilar utama yang menjadi unsur dasar kajiannya dalam kehidupan, yaitu ontologi (hakekat), epistimologi (metode), dan aksiologi (untuk apa). Dalam filsafat pendidikan matematika, aspek ontolgisnya membahas mengenai hakikat dunia, hakekat manusia, dan hakekat siswa. Aspek epistimologisnya membahas mengenai bagaimana mengajarkan ilmu matematika sehingga mudah dipahami siswa. Aspek aksiologisnya membahas tetang fakta bahwa pada proses belajar mengajar di sekolah tujuannya tidak hanya pada kuantitas pengetahuan yang diperoleh siswa melainkan juga dalam kualitas kehidupan yang dimungkinkan karena pengetahuan

    ReplyDelete

  13. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Bagaimana ksimpulan saya setelah belajar filsafat, ya tentunya saya sangat mensyukuri pengalaman saya ini. Dengan belajar flsafat saya menjadi mampu untuk merefleksikan setiap langkah saya. Saya menjadi mampu belajar bagaimana menyesuaikan denga ruang dan waktu. Saya belajar bagaiman berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain. Saya belajar untuk selalu berpikir kritis dan masih banyak lagi. Yang saya sadari bahwa filsafat itu harus terus saya pelajari tidak hanya sampai akhir perkuliahan ini saja.

    ReplyDelete
  14. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Selama mengikuti perkuliahan filsafat satu semester ini, saya kembali diingatkan bahwa proses belajar tidak selamanya proses knowledge-transfer yaitu hanya ceramah dari guru ke siswa, dalam hal ini dosen ke mahasiswa. Melalui kuliah ini saya jadi banyak membaca dan sedikit mengetahui tentang beberapa tokoh dan istilah dalam filsafat yang sebelumnya saya merasa sangat asing dengan hal tersebut.

    ReplyDelete
  15. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Filsafat adalah hal yang memingungkan menurut saya. Tapi memang perlu memahami filsafat, walau belum bisa menerapkan dalam pembelajaran, namun filsafat dapat menambah wawasan saya. Filsafat akan membuat kita makin mengenali diri sendiri. Ketika kita telah memahami diri, maka kita akan tau apa yang seharusnya kita perbuat, apa yang seharusnya di dapat, dan akibat-akibat dari hal-hal yang telah diperbuat.

    ReplyDelete
  16. Filsafat juga mengajarkan saya akan apa sebenarnya tujuan utama kita hidup. Dengan itu, kita akan lebih bersyukur dengan apa yang telah dimiliki dan akan selalu berusaha untuk mengoptimalkan potensi diri untuk mencapai tujuan utama kehidupan.
    Filsafat nantinya juga akan memberikan pedoman pada yang memahaminya. Sebagai contoh, Guru dapat menggunakan filsafat pendidikan dalam mengelola pembelajarannya di kelas.

    ReplyDelete
  17. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Berfilsafat bagi saya adalah proses perkembangan pola pikir. Dan tiadalah sebenar-benar waktu bagi kita untuk berhenti berpikir. Jika kita berhenti berpikir maka kita akan termakan oleh mitos dan terperangkap dalam ruang dan waktu. Maka dengan berfilsafat kita semakin menyadari akan kedudukan dalam mengejar logos dan dalam menempatkan isi sesuai dengan wadanya. Berfilsafat juga membawa kita memaknai ruang dan waktu serta mengarahkan kita untuk berhemenetika dengan hati yang ikhlas dan pikiran yang jernih.

    ReplyDelete
  18. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Berfilsafat berarti berpikir dan merefleksikan diri. Dari sekian banyak elegi yang telah dibaca, maka semakin banyak pula hal yang ternyata belum saya pahami. Filsafat bukan tentang benar atau salah, namun bagaimana pandangan kita terhadap suatu fenomena. Paham-paham yang berkembang melalui filsuf menunjukkan keberagaman pandangan dan persepsi terhadap sebuah fenomena.

    ReplyDelete
  19. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Filsafat adalah oleh pikir. Melalui perkuliahan, membaca elegi, dan membuat refleksi, menurut saya kita diajarkan untuk menjadi rendah hati, menyadari bahwa ternyata segala urusan itu semuanya akan kembali kepada Tuhan YME; dan tips-tips untuk menggapai hati ikhlas dan daya pikir kritis. Karena keterbatasan saya, baru itu saja yang mampu saya sebutkan.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  20. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Bismillah. Saya akan sidikit menguraikan tentang selama kurang lebih 4 bulan belajar filsafat ilmu dibangku s2 ini. Filsafat adalah ilmu tentang kehidupan itu sendiri. obyeknya yaitu meliputi yang ada dan yang mungkin ada, sehingga dalam hal ini dalam pikiran kita haruslah bepikir kritis. Kemudian mengenai apa yang ada dan yang mungkin ada, semua hal memiliki dunianya masing-masing seperti menunjukan semua sifatnya belum cukup untuk menggambarkan suatu hal tersebut belum cukup kita melihat hal itu. sehingga filsafat itu mencakup hal yang tidak berbatas atau nama lainnya infinit regres. Dalam berfilsafat maka penting untuk melakukan olah pikir. Tidak hanya berkutat pada pikiran, filsafat juga mengajarkan kita tentang hati. Kebaikan hati, dilatihkan dengan nilai-nilai yang ada dalam elegi. Sehingga inilah yang saya suka keseimbangan antara pikir dan hati. Dan pada akhirnya filsafat yaitu tentang refleksi diri. Sehingga apa yang saya lakukan sekarang dalam rangka menyimpulkan filsafat itu belum selesai, karena sampai mati pun baru itu selesai saya mendefinisikan filsafat.

    ReplyDelete
  21. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Sehingga terima kasih saya ucapkan kepada Bapak Marsigit yang telah memberikan ilmu yang sangat berharga buat kami pada umumnya, dan kepada saya lebih kususnya. Karena ilmu ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Membuat kita terbuka akan segala hal, namun tetap dengan berlandaskan keimanan yang benar. Sehingga tidak ada kiranya bahasa bahwa filsafat itu sesat. Yang ada ketika semua sesuai kodrat dan sesuai maka kita akan menemukan kebenaran. Semoga ilmu yang Bapak berikan menjadi amal jariyah buat bapak. Sekian terima kasih.

    ReplyDelete
  22. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Belajar filsafat adalah belajar bagaimana memandang sesuatu secara menyeluruh. Belajar tentang menempatkan sesuatu sesuai dengan ruang dan waktu yang tepat. Belajar bahwa segala sesuatu saling memberikan manfaat. Belajar bahwa di balik kesempurnaan dunia ini ada yang Maha Sempurna dan Maha Memiliki yaitu Allah SWT. Belajar bahwa manusia hanya sebatas berusaha, namun pemilik kebenaran yang mutlak hanyalah Allah SWT.

    ReplyDelete
  23. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Berfilsafat adalah melakukan olah pikir. Sehingga setiap orang memilki kesempatan yang sama untuk berfilsafat. Oleh karena setiap orang memiliki kesempatan filsfatat, maka filsafat antar satu orang dengan orang lain sangat mungkin berbeda, bahkan hampir pasti berbeda. Saya secara pribadi menempatkan agama sebagai dasar dalam berfilsafat. Agama menjadi sumber, pegangan, pedoman dalam kita melakukan olah pikir, berfilsafat maupun beraktivitas. Selain hal ini, kesan yang mendalam mengenai filsafat adalah penjelasan filsafat yang intensif dan ekstensif. Ia berstuktur-struktur. Bila kita menyebut belalang, artinya tidak selalu bermakna belalang dalam konteks serangga. Namun artinya bisa sangat banyak, tergantung dari dunianya

    ReplyDelete
  24. Latifah Pertamawati
    S2 PM B
    17709251026

    Bismillaah..
    Berpikir adalah salah satu anugrah yang diberikan kepada manusia, dan sebelum saya mengenal filsafat, saya tidak tahu jika berpikir itu juga ada teori-teori dan etika-etikanya. Sejak awal saya sudah mempunyai anggapan bahwa setiap orang memiliki jalan pikirannya masing-masing dan anggapan saya ini diperkuat setelah saya mempelajari filsafat. Filsafat adalah sebuah ilmu yang apabila digunakan dengan baik akan menghasilkan orang yang bijaksana. Berpikir memang tidak dilarang, tetapi sebaiknya kita memperhatikan etika dan batasan-batasan yang sesuai. Karena sebenar-benarnya hidup adalah sesuai dengan ruang dan waktunya. Oleh karena itu, pintar-pintarlah mengelola pikiran dan hatimu supaya apa yang kau pikirkan membawa lebih banyak kebaikan nantinya.

    ReplyDelete
  25. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Berfilsafat menurutku adalah kemampuan melakukan refleksi terhadap kejadian yang ada pada diri sendiri maupunkejadian yang terjadi pada masyarakat. Refleksi yang dilakukan tersebut tidak terbatas pada hal yang dangkal, melainkan secara intensif atau mendalam dan ekstensif atau luas. Sehingga orang akan berfilsafat dengan baik jika mampu untu merefleksikan didalam diri dengan mendalaminya dan memiliki wawasan yang luas.

    ReplyDelete
  26. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Filsafat menurut saya adalah belajar mengolah pikir dan mengolah rasa. Dengan belajar mengolah pikir maka saya juga belajar bagaimana berpikir kritis dan kritis dalam mengemukakan pendapat. Dengan belajar mengolah rasa maka saya akan menjadi peka terhadap permasalahan-permasalahan di sekeliling saya, sehingga membantu saya untuk segera bertindak. Hal demikian diperlukan ikhlas pikir dan ikhlas hati.

    ReplyDelete