Nov 22, 2012

Filsafat Hidup Orang Indonesia_oleh Marsigit



4 comments:

  1. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Berdasarkan gambar yang Bapak berikan, dapat saya artikan sebagai berikut:
    Dalam filsafat hidup orang Indonesia, orang Indonesia cenderung memikirkan hal-hal yang konkret dan sifatnya kuantitatif baru kemudian memikirkan hal-hal yang abstrak dan sifatnya kualitatif. Orang Indonesia cenderung memikirkan hal-hal yang terlihat secara fisik (yang dapat terlihat oleh indera penglihatan) terlebih dahulu baru kemudian memikirkan hal-hal yang non-fisik. Misalnya saja, ada seorang pengusaha dan seorang pemulung. Si pengusaha merupakan orang yang telah memiliki materi yang banyak sedangkan si pemulung, materi yang dimilikinya hanya cukup untuk ia dan keluarganya makan selama satu hari. Karena si pengusaha telah berkecukupan dalam hal materi, maka hal yang kemudian dia pikirkan adalah hal-hal yang berkaitan dengan hubungan sosial dengan orang lain, kemudian berlanjut ke menjadi seorang pemikir yang mampu mencetuskan ide-ide kreatif bagi pekerjaannya, kemudian dia akan memikirkan filsafat hidupnya, baru kemudian dia akan memikirkan hal-hal spritual yang berkaitan dengan Tuhannya. Berbeda dengan si pemulung tadi. Dia tidak akan repot-repot memikirkan hubungan sosialnya dengan orang lain karena dia sendiri sudah cukup penat dengan urusan pribadinya sendiri. Dia juga belum terlalu memikirkan hubungan spiritualnya dengan Tuhan karena dia masih terlalu memikirkan kebutuhan duniawinya.

    ReplyDelete
  2. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Kalau menurut saya bagaimana filsafat hidup orang Indonesia sesuai bagan diatas adalah secara umum orang Indonesia memulai filsafat hidupnya dari dimesi fisik yang tidak berhubungan dengan kehidupan kemudian baru beralih ke dimensi fisik yang berhubungan dengan kehidupan, dari dimensi fisik ini baru disimbolkan dalam artian dibawa pada dunia ekomomi selanjutnya bagiamana memecah persoalan hidup dan kemudian dari landasan ini muncullah filsafat hidup yang pada akhir nantinya semuanya diserahkan kepada sang pencipta yakni Allah SWT. Karena semua yang ada dalam kehidupan ini manusia tidak akan bisa memikirkan dan memecahkannya. Jadi menurut saya filsafat orang Indonesia yang pada akhirnya menyerahkan semuanya pada Allah adalah filsafat yang sangat baik yang mesti dipertahankan.

    ReplyDelete
  3. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Filsafat hidup orang Indonesia berdasarkan bagan di atas menyiratkan bahwa filsafat hidup orang Indonesia menempatkan Tuhan di atas segala-galanya. Hal ini juga tertuang dalam Ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila dalam sila pertama yang berbunyi Ke-Tuhanan yang maha Esa. Hal ini berarti bahwa dalam keseharian hidup bangsa Indonesia berpegang teguh pada keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan yang Maha Esa.

    ReplyDelete
  4. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Filsafat hidup orang Indonesia sesuai bagan diatas adalah secara umum orang Indonesia memulai filsafat hidupnya dari dimesi fisik yang hanya memikirkan dirinya sendiri kemudian baru beralih ke dimensi fisik yang berhubungan dengan orang lain dimana ia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri, selanjutnya dari dimensi fisik ini baru dikaitkan bagaimana orang Indonesia memecahkan masalah-masalah dalam kehidupan yang berhubungan dengan dunia ekonomi, dunia pertahanan, dunia pertanian, dsb. Kemudian dari landasan ini muncullah filsafat hidup, yaitu mereka menyelesaikan masalah dengan memikirkan secara intensif dan ektensif, memahami hakekat dari segala sesuatu. Dan pada tingkatan tertinggi, mereka akan merefleksikan kehidupan mereka kepada keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Bahwa segala sesuatu akan berakhir kepada Nya.

    ReplyDelete