Nov 22, 2012

Realistics Mathematics _ by Moerlands



8 comments:

  1. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Pendidikan Matematika Realistik (PMR) mendasarkan aktivitas pembelajaran matematika berdasarkan tahap perkembangan siswa, yang dapat dianalogikan dengan fenomena gunung es (iceberg) seperti pada gambar di atas. Ilmu matematika formal yang nampak dari diri siswa merupakan puncak dari gunung es. Meskipun ilmu abstrak tersebut terlihat sangat sedikit, ilmu tersebut dibangun oleh kaki-kaki gunung es yang sangat besar dan banyak tetapi tidak terlihat. Jika pondasi gunung es rapuh maka puncaknya akan mudah roboh. Begitu pula dengan ilmu matematika yang dibangun oleh siswa. Jika dasar-dasar ilmu matematika informal siswa tidak kokoh maka ilmu formalnya juga akan mudah dilupakan atau hilang. Aktivitas pembelajaran matematika dalam PMR dapat divisualisasikan dengan empat model yaitu matematika konkret, model konkret, model formal, dan matematika formal.

    .References:
    Marsigit, Ilham Rizkianto, Nila M. Murdiayani. (2014). Filsafat Matematika dan Praksis Pendidikan Matematika. Yogyakarta: UNY Press

    ReplyDelete
  2. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Berdasarkan kuliah yang dilaksanakan pada 31 maret 2017, Etnomatematika dapat dikembangkan lewat RME dan Brunner. Tahapan dalam RME adalah nyata -->model nyata-->model formal-->formal. Sedangkan tahapan Brunner adalah Enaktif-->Ikonik-->Simbolik.

    ReplyDelete
  3. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Matematika Realistik adlah stau metode yang saat perkembangannya dirasa membantu siswa untuk memahami matematika. Matematika realistik dikatakan demikian karena dalam pembelajarannya yang mengaitkan materi terhadap hal-hal yang dirasa real dengan kehidupan siswa.Ini bisa menjadi cara membumikan matematika dan mensugestikan bahwa matematika mudah dan sering dijumpai dalam kehidupa sehari-hari. Sehingga siswa akan merasa senang dalam mempelajari matematika.

    ReplyDelete
  4. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Matematika realistik adalah suatu teori pembelajaran dalam pendidikan matematika yang berdasarkan pada ide bahwa matematika adalah aktivitas manusia dan matematika harus dihubungkan secara nyata terhadap konteks kehidupan sehari-hari siswa sebagai suatu sumber pengembangan dan sebagai area aplikasi melalui proses matematisasi baik horizontal maupun vertikal. Terlihat dalam gambar diatas bahwa matematika dimulai dari apa yang ada dalam kehidupan nyata atau dalam kehidupan sehari-hari kemudian dimodelkan, dari model tersebut dihubungkan dengan bilangan dan akhirnya didapatkan notasi formalnya.

    ReplyDelete
  5. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Bagan ini menggambarkan pendekatan gunung es dalam pembelajaran Matematika realistic. Di mana pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan secara pertahap mulai dari dasar gunung es sampai pada puncaknya. Dalam proses pembelajaran, langkah dasar yang dilakukan guru adalah memberikan gambaran konkret kepada siswa mengenai hal-hal nyata yang berkaitan dengan materi yang diajarkan, kemudian siswa diarahkan untuk pembentukan skema dari hal-hal nyata tersebut, selanjutnya membangun pengetahuan siswa dan pada ahkirnya atau puncaknya menemukan sebuah konsep materi yang formal abstrak.

    ReplyDelete
  6. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    RME dapat didefinisikan dengan menggunakan pendekatan iceberg. Siswa belajar matematika diawali dengan matematika konkret, model matematika konkret, matematika formal, dan model matematika formal. Dalam pembelajaran yang menggunakan RME, siswa tidak langsung mempelajari bentuk formal dari suatu konsep matematika. Siswa mempelajari tentang konsep matematika yang dihubungkan dengan kehidupan nyata atau dengan menggunakan benda-benda nyata. Kemudian siswa belajar dengan menggunakan model material berupa gambar dari contoh permasalahan dalam dunia nyata tersebut. Setelah itu dengan menggunakan media-media yang semi material, kemudian dibawa ke bentuk formal.

    ReplyDelete
  7. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Berdasarkan gambar ini saya mendapatkan pemahaman bahwa dalam melakukan kegiatan belajar mengajar khususnya pada matematika, seharusnya yang menjadi dasar yaitu memberikan bukti-bukti material yang ada di kehidupan sehari-hari sebagai tujuan untuk membawanya ke matematika yang formal. Hal ini yang seharusnya kita lakukan pada sebuah proses pembelajaran, agar siswa tidak menganggap matematika tidak terkesan sulit dan tidak berguna dalam kehidupan. sehingga dari sini selain siswa juga belajar matematika formal, mereka juga dapat mengaplikasinnya dalam kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  8. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    Salah metode Mathematic adalah sarana komunikasi Matematis sedang mencari pathern dan hubungan Metode yang benar. Jika guru tahu apa yang harus mereka lakukan, tentunya pendidikannya sangat maju di Indonesia. Banyak pelajaran yang bisa didapat, begitu banyak metode, tesis para guru pasti mendapatkan metode terbaik di kelas mereka tanpa melakukan hal-hal di atas.

    ReplyDelete