## Nov 1, 2012

### Do we know what is Mathematical Attitude?

Rewritten by Marsigit

Katagiri (2004) elaborates that mathematical attitude consists of the following:

1). Attempting to grasp one’s own problems or objectives or substance clearly, by oneself
a)Attempting to have questions
b)Attempting to maintain a problem consciousness
c)Attempting to discover mathematical problems in phenomena

2). Attempting to take logical actions
a)Attempting to take actions that match the objectives
b)Attempting to establish a perspective
c)Attempting to think based on the data that can be used, previously learned items, and assumptions

3). Attempting to express matters clearly and succinctly
a)Attempting to record and communicate problems and results clearly and succinctly
b)Attempting to sort and organize objects when expressing them
c)Attempting to seek better things
d)Attempting to raise thinking from the concrete level to the abstract level
e)Attempting to evaluate thinking both objectively and subjectively, and to refine thinking
f)Attempting to economize thought and effort

Reference:
Shikgeo Katagiri (2004)., Mathematical Thinking and How to Teach It. in Progress report of the APEC project: “Colaborative Studies on Innovations for Teaching and Learning Mathematics in Diferent Cultures (II) – Lesson Study focusing on Mathematical Thinking -”, Tokyo: CRICED, University of Tsukuba.

16709251044
PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

Sikap yang didefinisikan oleh Nitko (2007) adalah karakteristik dari seseorang yang menggambarkan perasaan positif dan negatif mereka terhadap objek, situasi, institusi, seseorang atau ide tertentu. Berbicara dalam lingkup matematika, sikap matematis yang dipaparkan oleh Katagiri (2004) terdiri dari pokok bahasan terkait mencoba untuk memahami sendiri masalah atau tujuan atau substansi seseorang secara jelas, mencoba untuk mengambil tindakan logis, mencoba untuk mengungkapkan masalah secara jelas dan singkat.

2. Dessy Rasihen
16709251063
S2 P.MAT D

Sikap matematika kedua menurut Katagiri adalah dengan mencoba untuk mengambil tindakan logis, dimana hal ini memiliki tiga kandungan yang logis yaitu mencoba untuk mengambil tindakan yang sesuai dengan tujuan, mencoba untuk membangun perspektif dan mencoba untuk berpikir berdasarkan data yang dapat digunakan, sebelumnya pelajari terlebih dahulu item, dan asumsi. Dari ketiga kandungan mengenai sikap matematika terkait kegiatan logis ini, diharapkan pembelajar matematika benar-benar mampu memahami matematika dengan logis dan dapat dibuktikan serta diterima akal.

16709251067
S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

Matematika merupakan sebuah ilmu dengan objek kajian yang bersifat abstrak.
Abstrak diartikan sebagai sesuatu yang tak berwujud atau hanya gambaran pikiran. Artinya sesuatu yang abstrak,tidak berwujud dalam bentuk konkret atau nyata,hanya dapat dibayangkan dalam pikiran saja.
Sehingga objek matematika tidak dapat ditanggap secara inderawi, yang dapat ditangkap hanyalah bentuk atau contoh bentuk objek matematika.
Sehingga objek yang abstrak dapat dipahami dengan lebih mudah.

4. Loviga Denny Pratama
16709251075
S2 P.Mat D

Mungkin di sini saya akan menambahkan pada refrensi lain tentang Attitudes, dimana saya mengutip dari pendapat Norjoharuddeen (2001) yang menyatakan “Attitudes refers to the predisposition to respond in a favour able or unfavourable way with respect to a given object" . Dimana dapat berarti bahwa sikap (attitudes) mengacu kepada kecenderungan seseorang terhadap respon yang berkait dengan‘kesukaan’ ataupun ‘ketidaksukaan’ terhadap suatu objek yang diberikan (seperti orang, kegiatan, ataupun gagasan). Sebagaimana proses terbentuknya keyakinan, maka terbentuknya sikap seorang siswa terhadap matematika memerlukan waktu yang relatif lama. Keyakinan dan sikap terbentuk sedikit demi sedikit yang merupakan hasil interaksi sisiswa dengan mata pelajaran matematika. Sikap siswa terhadap matematika dapat berupa sikap positif yang dapat membantu siswa untuk menghargai mata pelajaran matematika dan membantu siswa mengembangkan rasa percaya diri terhadap kemampuan dirinya

Refrensi:
Norjoharuddeen, B. (2001). Belief, Attitudes and Emotions in Mathematics Learning. Penang: Seameo-Recsam

Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

6. PUTRI RAHAYU S
S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
16709251070

Dalam proses pembelajaran matematika perlu diperhatikan sikap siswa terhadap matematika. Hal ini penting mengingat sikap positif terhadap matematika akan berkorelasi positif dengan prestasi belajar matematika. Sikap adalah merupakan suatu komponen yang sangat mempengaruhi keberhasilan program pembelajaran matematika. Seseorang yang memiliki sikap positif akan menunjukkan tindakan yang selalu mengarah pada upaya pencapaian tujuan pembelajaran matematika.

7. Lana Sugiarti
16709251062
PPs Pendidikan Matematika D 2016

Berpikir matematis berhubungan dengan banyak hal. Terutama sifat – sifat juga. Beberapa hal diantaranya mencoba untuk memahami masalah atau tujuan atau substansi seseorang dengan jelas, oleh diri sendiri. Selanjutnya mencoba mengambil tindakan logis, dan mencoba untuk mengungkapkan masalah dengan jelas dan singkat. Hal yang dapat dilakukan misalnya dengan mencoba untuk merekam dan mengkomunikasikan masalah dan hasilnya dengan jelas dan singkat, mencoba untuk mengurutkan dan mengatur objek saat mengekspresikannya, mencoba mencari hal yang lebih baik, mencoba untuk meningkatkan pemikiran dari tingkat beton ke tingkat abstrak, mencoba untuk mengevaluasi pemikiran secara obyektif dan subyektif.

8. Primaningtyas Nur Arifah
16709251042
Pend. Matematika S2 kelas C 2016
Assalamu’alaikum. sikap matematika yang dimiliki siswa perlu menjadi perhatian guru. Siswa perlu memiliki sikap matematika yang baik agar siswa dapat belajar matematika dengan baik dan menyenangkan. Dengan memiliki sikap matematika siswa bisa menjadi lebih mandiri dan tidak takut terhadap matematika. sikap matematika diantaranya: Mencoba untuk memahami masalah atau tujuan atau substansi seseorang dengan jelas, oleh diri sendiri, Mencoba mengambil tindakan logis, Mencoba untuk mengungkapkan masalah dengan jelas dan singkat.

9. Yosepha Patricia Wua Laja
16709251080
S2 Pendidikan Matematika D 2016

Sikap matematis merupakan berpikir matematis yang berkaitan dengan sikap dan tindakan yang dilakukannya oleh siswa ketika dia berhadapan dengan masalah-masalah atau soal-soal matematika. Tidak cukup hanya mengerjakan, tetapi juga menunjukan apa yang ditanya, informasi yang digunakan dalam perhitungan, memutuskan rumus yang mana yang akan digunakan, dan yang terakhir adalah menghasilkan suatu penyelesaian. Defenisi sikap matematika oleh Katagiri bahwa Mathematical thinking is like an attitude, as in it can be expressed as a state of “attempting to do” or “working to do” something. It is not limited to results represented by actions, as in“the ability to do,” or “could do” or “couldn’t do” something. Katagiri menegaskan bahwa mathematical thinking seperti sebuah sikap, di dalamnya dapat dinyatakan sebagai keadaan "mencoba untuk melakukan" atau "bekerja untuk melakukan" sesuatu. Hal ini tidak terbatas pada hasil yang diwakili oleh tindakan, seperti dalam "kemampuan untuk melakukannya," atau "bisa melakukan" atau "tidak bisa melakukan" sesuatu.

10. Yosepha Patricia Wua Laja
16709251080
S2 Pendidikan Matematika D 2016

Perubahan sikap seorang siswa dapat diamati dalam proses pembelajaran untuk itu dalam konteks pemecahan matematika dan aktivitas matematika maka sikap matematika dapat diukur pada empat dimensi pengukuran sikap yang disintesis berdasarkan definisi-definisi yang ada yaitu: (1) Memahami masalah dan tujuan serta substansi masalah dengan jelas secara mandiri, (2) Mencoba mengambil tindakan logis, (3) Mencoba untuk mengekspresikan hal-hal dengan jelas dan ringkas, (4) Mencoba mencari penyelesaian yang lebih baik. Metode yang dianggap paling handal untuk mengungkap sikap seseorang adalah menggunakan daftar pernyataan-pernyataan dari penjabaran tiap indikator sikap matematika yang harus dijawab oleh individu yang disebut sebagai skala sikap.

16709251065
S2 Pendidikan Matematika D

Jujur saya masih kurang paham dengan jududl asrtikel itu, akan tetapi saya akan menjelaskan sedikit apa yang saya pahami. Dalam matematika itu ternayuat ada attitude nya sehingga bukan hanya did alam matematima dalam hal apapun dalam kontek umum juga attitude itu snagat di perlukan dan sangat penting.

12. Annisa Hasanah
16709251051
PPs Pendidikan Matematika C 2016

Menurut katagiri yang dituliskan dalam artikel diatas, sikap matematika terdiri dari tiga aspek yang kemudian terbagi lagi menjadi beberapa poin. Yang menjadi perhatian saya disini adalah point ketiga dari aspek yang kedua yakni dengan berpikir dengan data yang bisa digunakan. Jadi sikap seseorang dalam bermatematika salah satunya adalah memafaatkan semaksimal mungkin apa yang tersedia untuk dapat memecahkan permasalahan yang ada.

13. Ika Agustina Fitriani
14301241018
S1 Pendidikan Matematika I 2014

Pada dasarnya, setiap pembelajaran akan menumbuhkan sikap yang baik, begitu juga dengan matematika. Pembelajaran matematika akan menumbuhkan beberapa sikap positif, salah satunya yaitu sikap berpikir matematis. Hal ini berhubungan dengan cara kita menyelesaikan suatu masalah dengan mencoba mememahami masalah terlebih dahulu sebelum mengambil sebuah tindakan, kemudian baru mengambil tindakan yang logis, dan mengemukakan solusi dengan tegas.

16709251067
S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

Karakteristik- karakteristik matematika dapat dilihat dari beberapa penjelasan berikut:
1. Memiliki kajian objek abstrak.
3. Berpola pikir deduktif namun pembelajaran dan pemahaman konsep dapat diawali secara induktif melalui pengalaman peristiwa nyata atau intuisi.
4. Memiliki simbol yang kosong dari arti. Rangkaian simbol-simbol dapat membentuk model matematika.
5. Memperhatikan semesta pembicaraan. Konsekuensi dari simbol yang kosong dari arti adalah diperlukannya kejelasan dalam lingkup model yang dipakai.

15. Ardeniyansah
16709251053
S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

Assalamualaikum wr. . wb.
Matematika merupakan ilmu yang memiliki interprestasi yang demikian beragam, oleh karena itu matematika yang diajarkan di sekolah juga merupakan bagian dari matematika, maka berbagai karakteristik dan interprestasi matematika dari berbagai sudut pandang juga memainkan peranan dalam pembelajaran matematika di sekolah. Dengan memahami karakter matematika guru diharapkan dapat mengambil sikap yang tepat dalam pembelajaran matematika. Matematika adalah pola berpikir, pola mengorganisasikan, pembuktian yang logik, matematika itu adalah bahasa yang menggunakan istilah yang didefinisikan dengan cermat, jelas, dan akurat.

16. Wahyu Berti Rahmantiwi
PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
16709251045

Berdasarkan katagiri di atas sikap matematis siswa merupakan kecenderungan siswa dalam bertindak pada pembelajaran matematika secara suka atau tidak suka terhadap aktivitas yang dilakukan saat pemecahan masalah yang dilakukan. Sikap matematika siswa terlihat dari siswa memahami masalah dan tujuan pembelajaran secara individu, mencoba melakukan satu tindakan logis, mengekspresikan atau mengungkapkan apa yang ia peroleh selama pembelajaran dengan jelas dan singkat serta mencoba mencari solusi penyelesaian jawaban yang terbaik. Karena jawaban dalam penyelesaiana matematika ada yang hanya tunggal tetapi untuk proses penyelesaiannya beragam.

17. Ari Dhamayanti
14301241045
S1 Pendidikan Matematika I 2014

menurut sallah satu sumber yang saya baca, sikap matematis merupakan suatu sikap yang ditunjukkan terhadap suatu aktivitas pemecahan masalah, entah sikap suka maupun tidak suka. Salah satu car untuk mengamati sikap matematis siswa dapat dilihat dengan bantuan rincian dari hal – hal yang telah disebutkan dalam bacaan di atas.

18. Syaifulloh Bakhri
16709251049
S2 Pendidikan Matematika C 2016

Assalamu’alaikum wr.wb.
Sikap siswa terhadap matematika sangat penting untuk diperhatikan karena terkait dengan kebiasaan serta keberhasilan belajar matematika. Menurut Katagiri sikap-sikap matematika terdiri atas: mencoba memahami masalah sendiri, mencoba untuk mengambil tindakan logis, serta mencoba untuk mengekspresikan hal-hal yang jelas dan ringkas

19. Windi Agustiar Basuki
16709251055
S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

Menurut Katagiri, sikap matematika meliputi tiga aspek utama yaitu, mencoba untuk memahami masalah sendiri, mencoba untuk mengambil tindakan logis dan mencoba untuk mengekspresikan hal-hal yang jelas dan ringkas. sikap matematika adalah kecenderungan intelektual terhadap matematika dan pemecahan
masalah, termasuk perspektif tentang apa matematika dan aktivitas matematika. Sehingga sikap matematika ini merupakan tujuan pembelajaran matematika.

20. Resvita Febrima
16709251076
P-Mat D 2016
Sikap (attitudes) mengacu kepada kecenderungan seseorang terhadap respon yang berkait dengan‘kesukaan’ ataupun ‘ketidaksukaan’ terhadap suatu objek yang diberikan (seperti orang, kegiatan, ataupun gagasan). Sikap siswa terhadap matematika dapat berupa sikap positif yang dapat membantu siswa untuk menghargai mata pelajaran matematika dan membantu siswa mengembangkan rasa percaya diri terhadap kemampuan dirinya dan sikap negatif tidak dapat membantu siswa untuk menghargai mata pelajaran matematika dan tidak dapat membantu siswa mengembangkan rasa percaya diri terhadap kemampuan dirinya.
Faktor afektif mengacu pada berbagai perasaan (feelings) dan kecenderungan hati (mood) yang secara umum termasuk kepada hal-hal yang tidak berkait dengan kemampuan berpikir. Ada tiga faktor afektif yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran matematika siswa, yaitu:
1. Keyakinan (beliefs).
2. Sikap (attitude).
3.Emosi (emotion).

16709251050
PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

Sikap matematika tidak dapat di deskripsikan secara gamblang. Sikap matematika diperoleh tanpa sadar ketika kita memperdalam ilmu tentang matematika. Pada artikel ini digambarkan 3 sikap matematika yaitu:
1. Mencoba mengambil tindakan logis 2. Mencoba untuk mengungkapkan masalah dengan jelas dan singkat 3. Mencoba untuk memahami masalah atau tujuan atau substansi seseorang dengan jelas, oleh diri sendiri

22. Sehar Trihatun
16709251043
S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

Dalam belajar matematika, tentunya bukan hanya kita dapat menyelesaikan soal matematika saja, tetapi penting juga untuk dapat memiliki sikap bermatematika. Sikap atau perilaku dalam matematika ini dapat kita terapkan baik itu dalam belajar matematika ataupun dalam kehidupan sehari-hari.
Perilaku yang mencerminkan matematika yang dipaparkan dalam artikel ini diantaranya Mencoba untuk memahami masalah atau tujuan atau substansi seseorang dengan jelas, oleh diri sendiri, mencoba mengambil tindakan logis, dan mencoba untuk mengungkapkan masalah dengan jelas dan singkat.

23. Sehar Trihatun
16709251043
S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

Perilaku yang mencerminkan matematika ini diterapkan melalui serangkain tindakan salah satunya dengan selalu memunculkan pertanyaan-pertanyaan tentang hal-hal yang tidak diketahui, atau bertujuan untuk lebih mendalami suatu hal yang telah diketahui. Dengan bertanya maka sebenarnya kita juga sedang membangun konsep-konsep matematika yang ada di benak kita untuk selanjutnya dapat menganalisis fenomena-fenomena yang terjadi disekitar kita. Berperilaku matematematika lebih menekankan pada pemikiran-pemikiran yang logis, jelas dan langsung pada intinya. Sama halnya dengan karakteristik matematika yang selalu memberikan data-data yang tepat dan akurat, tidak bertele-tele dan samar-samar atau tidak jelas. Perilaku matematika ini akan sangat membantu manusia dalam mengambil keputusan-keputusan yang mereka buat dalam kehidupannya secara lebih efektif dan efisien, manusia dapat segera tanggap terhadap permasalahan-permasalahan yang ada dan secara cepat dapat segera mencari jalan keluar berdasarkan fakta-fakta yang terjadi.

24. Luki Slamet Purwoko
14301241008
S1 Pendidikan Matematika I 2014

Pembelajaran matematika bukan hanya mengembangakan aspek pengetahuan dan ketrampilan matematis saja. Namun juga menumbuhkan atau mengembangkan aspek sikap. Seperti, sikap untuk manusia yang teratur atau terstruktur karena dalam matematika itu terstruktur dalam langkah-langkah penyelesaian masalahnya., Mungkin ada beragam cara penyelesaian, anmun cara-cara tersebut runtut, tak mungkin loncat ke hasilnya. Selain itu, sikap matematika juga seperti yang di sajikan dalam artikel ini. Yaitu: Menentukan masalah dan bagaimana cara menyelesaikannya, berlogika, dan mengeksprsikan dengan jelas.

25. Heni Lilia Dewi
16709251054
PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

Sikap matematika merupakan suatu komponen yang sangat mempengaruhi keberhasilan program pembelajaran matematika. Berdasarkan indikator yang dikemukakan oleh Katigiri di atas dapat disimpulkan bahwa sikap matematika merupakan kecenderungan untuk bertindak secara suka atau tidak suka terhadap suatu aktivitas pemecahan masalah matematika. Misalnya saja pada indikator pertama yaitu apakah siswa berusaha untuk bertanya, yaitu apakah siswa berusaha untuk bertanya pada setiap pembelajaran matematika, atau langsung menerima konsep matematika yang baru tanpa perlu mempertanyakannya, atau bahkan membiarkan begitu saja jika ada soal yang tidak bisa kerjakan.

26. Muh Ferry Irwansyah
15709251062
Pendidikan Matematika PPS UNY
Kelas D
Attitude atau sikap merupakan suatu komponen yang sangat mempengaruhi keberhasilan pembelajaran matematika. Bila bersikap positif maka akan menunjukkan tindakan yang selalu mengarah pada upaya pencapaian tujuan pembelajaran matematika. Upaya pengajar dalam mensukseskan pembelajarannya adalah dapat dengan menciptakan suatu kondisi dan iklim pembelajaran yang bisa merangsang dan meningkatkan sikap positif siswa dalam pembelajaran matematika. Menurut Katagiri, sikap matematika meliputi 3 aspek penting yaitu mencoba untuk memahami masalah sendiri, mencoba untuk mengambil tindakan logis dan mencoba untuk mengekspresikan hal-hal yang jelas dan ringkas.

27. Ujang Herlan Permana
14301249001
S1 Pendidikan Matematika I 2014

Suatu pembelajarann di kelas pada kurikulm 2013 ini hendak meningkatkan 4 kompetensi siswa, yaitu pengetahuan, keterampilan, sikap, dan spiritual. Pembentukan sikap ini dapat diidentifikasi dengan sikap memecahkan suatu masalah, bertindak secara logis dan penyampaian matematika secara jelas. Pembelajaran yang mandiri seperti paham konstruktivisme lebih efektif untuk meningkatkan sikap matematis tersebut, karena siswa aktif dalam memahami materi.

16709251058
PPs P.Mat C 2016

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Di banyak variabel, sikap dianggap sebagai faktor penting untuk diperhitungkan saat mencoba memahami dan menjelaskan variabilitas dalam kinerja siswa dalam matematika. Sikap bisa dilihat sebagai kurang lebih positif. Sikap positif terhadap matematika mencerminkan disposisi emosional yang positif dalam kaitannya dengan subjek dan sebaliknya sikap negatif terhadap matematika berhubungan dengan disposisi emosional yang negatif. Disposisi emosional ini berdampak pada perilaku individu, karena seseorang cenderung mencapai yang lebih baik dalam subjek yang dinikmati seseorang, memiliki kepercayaan diri atau berguna. Untuk alasan ini, sikap positif terhadap matematika sangat diharapkan karena dapat mempengaruhi kesediaan seseorang untuk belajar dan juga manfaat yang dapat diperoleh dari pengajaran matematika.

29. Lihar Raudina Izzati
16709251046
P. Mat C 2016 PPs UNY

Salah satu tujuan pendidikan matematika adalah pembentukan sikap siswa. Sikap merupakan suatu komponen yang sangat mempengaruhi keberhasilan program pembelajaran matematika. Seseorang yang memiliki sikap positif akan menunjukkan tindakan yang selalu mengarah pada upaya pencapaian tujuan pembelajaran matematika. Salah satu hal yang perlu diperhatikan guru dalam mengajar adalah menciptakan suatu kondisi dan suasana pembelajaran yang bisa merangsang dan meningkatkan sikap positif siswa dalam pembelajaran matematika.

30. Gina Sasmita Pratama
17709251003
S2 P.Mat A 2017

Terimakasih Bapak atas postingannya mengenai sikap matematis. Postingan ini sangat berguna bagi kami yang berada di dunia pendidikan matematika. Dengan postingan ini, kami jadi mengetahui apa-apa saja sebenarnya sikap matematis itu. Disamping postingan di atas, menurut saya karakter-karakter tertentu juga sangat dibutuhkan dalam sikap matematis. Karakter-karakter tersebut seperti teliti (cermat dalam berhitung untuk meminimalisasi kesalahan), pantang menyerah (tidak mudah berhenti dalam memecahka persoalan), jujur (apa adanya diri sendiri), mandiri (tidak bergantung pada orang lain dan percaya kepada kemampuan sendiri), dan menghargai orang lain (menerima pendapat orang lain dan tidak merasa diri selalu benar). Karakter-karakter tersebut ditambah 3 sikap matematis dalam postingan blog ini akan membuat seseorang mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk berhasil dalam mempelajari matematika.

31. Luthfi Nur Azizah
17709251002
S2 PM A

Melalui tulisan ini saya menjadi mengetahui beberapa sikap yang berhubungan dengan matematika. Dalam pembelajaran, apa yang dihadapi tentu akan menimbulkan reaksi yang berbeda dari setiap sikap yang dilakukan. Matematika merupakan salah satu matampelajaran yang diajarkan di sekolah. Matematika dipelajari dengan mencoba berbagai hal yang ada di sekitar siswa dan bahkan merupakan hal baru bagi merea. Hal tersebut merupakan sebuah tantangan bagi pendidik agar siswanya tertarik untuk mempelajarinya, tanpa memiliki rasa cemas terhadap matemtika (math anxiety).

32. Nama: Hendrawansyah
NIM: 17701251030
S2 PEP 2017 Kelas B

Assalamualaikum wr wb.

Terimakasih banyak Pak prof

Sikap matematis jika diamati dari bacaan tersebut tentang bagaimana siswa melakukan proses belajar mandiri dengan cara mengidentifikasi masalahnya.Adanya rasa ingin tahu menyebabkan siswa cenderung bertanya untuk menemukan jawaban dari pertanyaan tersebut.Bertanya dan melakukan identifikasi masalah merupakan sebuah sikap yang dapat membangkitkan motivasi siswa di dalam proses belajar matematika.Salah satu penyebabnya adanya kesadaran siswa atas ketidakpahaman terhadap masalah kemudian mencoba menuturkan pertanyaan , memberikan ide atau gagasan merupakan tindakan yang perlu dipupuk hingga siswa terus melebakran pemikirannya dalam suatu pembelajaran.

33. Shelly Lubis
17709251040
S2 P.mat B 2017

Assalamu'alaikum wr.wb

34. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
PPs PMA 2017
17709251005

Assalamualaikum prof, Menurut Katagiri, berpikir matematis ialah seperti suatu sikap. Di dalamnya dapat diekspresikan sebagai pernyataan tentang mencoba untuk melakukan sesuatu atau bekerja untuk melakukan sesuatu. Hal ini tidak terbatas pada hasil yang diwakili oleh suatu perbuatan, seperti dalam kemampuan untuk melakukan, atau bisa melakukan, atau tidak bisa melakukan sesuatu. Sikap matematika terdiri atas berusaha untuk memahami persoalan atau objektifitas atau substansi matematika dengan jelas secara mandiri; berusaha mengambl tindakan logis; dan berusaha untuk menyatakan permasalahan secara jelas dan ringkas.

35. Kartika Pramudita
17701251021
PEP S2 B

Saya belajar tentang sikap matematis. Sikap matematis terdiri dari memahami permasalahan, kemudian bertindak secara logis selanjutnya mengungkapkan permasalahan dengan jelas. Dalam memahami permasalahan dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait permasalahan. Kemudian mengambil tindakan logis dengan cara mengambil tindakan yang sesuai dengan tujuan dan berpikir berdasarkan data yang ada. Selanjutnya adalah mencoba untuk mengkomunikasikan permasalahan dengan jelas.
Sikap matematis tersebut hendaknya dikembangkan dalam pembelajaran matematika. Jadi dalam belajar matematika dilakukan dengan berproses mulai dari memahami permasalahan, mengambil tindakan untuk menyelesaikan permasalahan, sampai menemukan solusi kemudian mampu untuk mengkomunikasikannya dengan jelas.

36. Wisniarti
17709251037
PM B Pascasarjana

Uraian di atas menguraikan sikap matematis itu seperti apa. Ternyata ada tiga sifat matematis itu, yaitu berpikir, bertindak, dan menyimpulkan. Ketiga kategori tersebut mempunyai poin-poin khusus untuk mendukung kategori secara garis besar tersebut. Artinya jika dikaitan dengan kegiatan belajar dan mengajar, jika dipandang dari sisi siswa maka siswa harus memiliki ketiga sifat matematis tersebut. Siswa harus mampu mencoba memikirkan permasalahan beserta dengan bagaimana menyelesaikan permasalahan tersebut. Kemudia siswa juga harus mencoba untuk mengimplementasikan solusi yang diperolehnya dengan cara mencoba mengambil tindakan, mencoba untuk membangun perspektif dan lain-lain. dan, kategorik terakhir yaitu mencoba untuk menyimpulkan mengenai apa yang telah dilakukan dengan cara mengkomunikasikan hasilnya dengan bahasa yang singkat, mencoba untuk mengabstraksikannya, dan lain sebagainya.

37. Maghfirah
17709251007
S2 Pendidikan Matematika A 2017

Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
Norjoharuddeen (2001) menyatakan: “Attitudes refers to the predisposition to respond in a favour able or unfavourable way with respect to a given object" . Artinya, sikap (attitudes) mengacu kepada kecenderungan seseorang terhadap respon yang berkait dengan‘kesukaan’ ataupun ‘ketidaksukaan’ terhadap suatu objek yang diberikan (seperti orang, kegiatan, ataupun gagasan). Sebagaimana pros es terbentuknya keyakinan, maka terbentuknya sikap seorang siswa terhadap matematika memerlukan waktu yang relatif lama. Keyakinan dan sikap terbentuk sedikit demi sedikit yang merupakan hasil interaksi si siswa dengan mata pelajaran matematika.

38. Nur Dwi Laili K
17709251059
PPs Pendidikan Matematika C

Menurut katagiri sikap matematika terdiri dari : (1) mencoba untuk memahami masalah atau tujuan atau substansi seseorang dengan jelas, oleh diri sendiri; (2) mencoba mengambil tindakan logis; (3) Mencoba untuk mengungkapkan masalah dengan jelas dan singkat. Maka salah satu tugas seorang guru matematika adalah bagaimana agar siswa memiliki sikap matematika. Salah satu hal penting agar siswa memiliki sikap matematika adalah dengan problem solving. Siswa yang terbiasa menyelesaikan soal problem solving akan lebih mudah dalam memahami masalah dan mengambil tindakan yang logis. Selain itu guru juga perlu melatih kemampuan komunikasi matematis siswa agar siswa dapat mengungkapkan masalah secara jelas dan singkat.

17701251023
PEP B

Matematika pada dasarnya bukanlah sekedar konsep pengetahuan logika, namun turut serta berperan dalam aspek sikap. Sikap matematis merupakan kecenderungan untuk bertindak atau melakukan aktivitas sesuai dengan pemikiran logis matematis. Dalam artikel di atas dijelaskan bahwa indikator pertama yaitu pada sikap siswa yang berusaha untuk bertanya,dilanjutkan dengan tindakan yang logis dan dapat menjelaskan permasalahan dengan cara yang efektif, singkat dan jelas.

40. Arung Mega Ratna
17709251049
PPs PMC 2017

Sikap matematika yang baik selama proses pembelajaran sangat dibutuhkan untuk mencapai prestasi dalam pembelajaran matematika. Pada pembelajaran abad keduapuluh satu yang selalu diawali dengan masalah menuntut siswa memiliki sikap matematika yang terdiri atas 1) mencoba menempatkan masalah atau objek atau hahikat dengan jelas, 2) mencoba untuk bertindak logis sesuai permasalahan yang dihadapi,3) mencoba menyederhanakan permasalahan masalah yang dihadapi.

41. Yustine Maulina
17709251022
PPs Pend Matematika A 2017

Mengembangkan sikap matematika yang baik, merupakan tugas bersama baik guru maupun siswa. Bagaimana dalam pembelajaran tidak hanya menjadikan siswa sebagai subyek pasif namun juga bisa mengembangkan sikap matematikanya, guru sebagai fasilitatorpun diharapkan memiliki sikap matematika yang baik. dalam mengembangkan sikap matematika tentu saja tidak akan optimal jika guru menggunakan pembelajaran yang tradisional, namun hendaknya guru mengembangkan pembelajaran inovatif, karena dengan pembelajaran ini siswa dapat memahami suatu masalah matematika, mengkonstruksi pemikiran mereka, serta mengkomunikasikan problem solving yang mereka pikirkan dengan jelas.

42. Latifah Fitriasari
17709251055
PPs PM C

Ada 3 faktor afektif yang dapat mempengaruhi siswa dalam pembelajaran matematika yaitu : Keyakinan,Sikap dan Emosi. Ketiga faktor tadi memainkan peran dalam membantu siswa untuk menghargai mata pelajaran matematika dan membantu siswa mengembangkan rasa percaya diri terhadap kemampuan dirinya. Karena itulah, peran faktor sikap sebagai bagian dari faktor afektif sangat menentukan keberhasilan maupun kegagalan mempelajari matematika.

43. Rahma Dewi Indrayanti
17709251038
PPS Pendidikan Matematika Kelas B

Berpikir matematika seperti sebuah sikap, di dalamnya dapat dinyatakan sebagai keadaan "mencoba untuk melakukan" atau "bekerja untuk melakukan" sesuatu. Hal ini tidak terbatas pada hasil yang diwakili oleh tindakan, seperti dalam "kemampuan untuk melakukannya," atau "bisa melakukan" atau "tidak bisa melakukan" sesuatu.

44. Yusrina Wardani
17709251057
PPs PMAT C 2017
Matematika merupakan ilmu yang sifatnya abstrak. Segala sesuatu yang abstrak lebih sulit dipahami dibandingkan sesuatu yang konkret. Orang dewasa tidak masalah jika diberikan suatu bentuk matematika yang abstrak, namu anak-anak tidak akan mudah untuk memahaminya. Oleh sebab itu, anak-anak diajarkan matematika dengan benda-benda atau situasi yang kontekstual.

45. Yusrina Wardani
17709251057
PPs PMAT C 2017
Salah satu ciri khas matematika dibanding ilmu lainnya adalah matematika memiliki sifat konsisten, artinya di dalamnya tidak terdapat kontradiksi atau ketidaksesuaian antara satu prinsip yang lainnya. Definisi, teorema, dan aksioma-aksiomanya saling berhubungan satu sama lain membentuk suatu kesatuan pengetahuan yang utuh.

46. Muh Wildanul Firdaus
17709251047
Pendidikan matematika S2 kls C

Sikap Matematis menurut Katagiri terdiri dari 3 hal yaitu: 1) Mencoba untuk memahami masalah atau tujuan atau substansi seseorang dengan jelas oleh diri sendiri, 2) Mencoba mengambil tindakan logis, dan 3) Mencoba untuk mengungkapkan masalah dengan jelas dan singkat.

47. Rahmi Puspita Arum
17709251018
PPs P.Mat A UNY 2017

Sikap matematika yang pertama menurut Katagiri adalah mencoba untuk memahami masalah sendiri atau tujuan yang jelas oleh diri sendiri. Untuk dapat memahami masalah sendiri yaitu melalui mencoba untuk memiliki pertanyaan. Pertanyaan yang ditujukan kepada diri sendiri, sehingga mampu mempertahankan kesadaran akan permasalahan. Apabila kita bisa menjawab pertanyaan tersebut itu artinya kita telah mampu mempertahankan kesadaran terhadap permasalahan. Kemudian setelah itu kita dapat menemukan masalah matematika dalam fenomena atau kehidupan sehari-hari.

48. Junianto
PM C
17709251065

Matematika mengajarkan untuk mengambil tindakan secara logis, masuk akal dan kebenarannya diterima secara umum dan universal. Hal ini bisa diterapkan dalam kehidupan nyata dan sangat bagus untuk membangun sikap seseorang. Beberapa penerapanya dalam kehidupan antara lain adalah kita harus mencoba mengambil tindakan sesuai tujuan yang akan diraih, kemudia mencoba membangun sebuah perspektif/ pandangan terhadap segala sesuatu yang bermanfaat, dan mencoba untuk berpikir berdasarkan data, prior knowledge dan asumsi.

49. Trisylia Ida Pramesti
17709251010
S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
FILSAFAT ILMU

Kognitif, afektif, dan psikomotor adalah tiga hal yang diperhatikan dalam matematika. Termasuk sikap matematika. Sikap matematika menurut katagiri seperti di atas yang saya pahami yaitu dimulai dengan mencoba untuk memiliki pertanyaan yang artinya yaitu sikap rasa ingin tahu, kemudian ada pula sikap bertindak dengan sesuai apa objeknya. Kemudian yang terakhir dengan mencatat dak mengkomunikasikan masalah dan hsil dengan jelas. Yang terakhir ini seperti yang kita ketahui bahwa mengkomunikasikan adalah bagian yang penting juga dalam pendekatan dan model pembelajaran kurikulum 2013.

50. Nama: Dian Andarwati
NIM: 17709251063
Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

Assalamu’alaikum. sikap matematika yang dimiliki siswa perlu menjadi perhatian guru. Siswa perlu memiliki sikap matematika yang baik agar siswa dapat belajar matematika dengan baik dan menyenangkan. Dengan memiliki sikap matematika siswa bisa menjadi lebih mandiri dan tidak takut terhadap matematika. sikap matematika diantaranya: Mencoba untuk memahami masalah atau tujuan atau substansi seseorang dengan jelas, oleh diri sendiri, Mencoba mengambil tindakan logis, Mencoba untuk mengungkapkan masalah dengan jelas dan singkat.

51. This comment has been removed by the author.

52. Auliaul Fitrah Samsuddin
17709251013
PPs P.Mat A 2017
Terima kasih atas postingannya, Prof. Salah satu ciri seseorang telah memiliki sikap matematika adalah mencoba menemukan masalah matematika dalam sebuah fenomena. Matematika akan bermanfaat tidak hanya jika kita berhasil mendapatkan nilai yang baik untuk ujian matematika, namun juga ketika kita mampu mengaplikasikan ilmu matematika kita untuk menyelesaikan masalah yang kita temui dalam fenomena kehidupan sehari-hari

53. Latifah Pertamawati
S2 PM B
17709251026

Bismillaah..
Based on my understanding, mathematical attitude is not always related with facing problems in learning mathematics, in school. In my opinion, mathematical attitude is one's attitude in perceiving their surrounding, by using skills they acquired from learning mathematics. My perception might be wrong, but I think it is related to how one responses to their surrounding logically, how he takes the actions based on his observation and how he solves given problems faced to him. Mathematics is closely related to logic, and logic is related to how we perceived the world and process the information taken from it. While logic is branch of philosophy, logic is also a branch of mathematics. Thus, mathematical attitude, for me, is, how we take information, processing it logically, and decide the best feedback should be given related to it.

54. Atik Rodiawati
17709251025
S2 Pendidikan Matematika B 2017

Salah satu tujuan pendidikan matematika adalah pembentukan sikap siswa. Sikap merupakan suatu komponen yang sangat mempengaruhi keberhasilan program pembelajaran matematika. Sikap positif terhadap matematika mencerminkan disposisi emosional yang positif dalam kaitannya dengan subjek dan sebaliknya sikap negatif terhadap matematika berhubungan dengan disposisi emosional yang negatif. Selain itu, sikap matematis hendaknya dikembangkan dalam pembelajaran matematika. Jadi dalam belajar matematika dilakukan dengan berproses mulai dari memahami permasalahan, mengambil tindakan untuk menyelesaikan permasalahan, sampai menemukan solusi kemudian mampu untuk mengkomunikasikannya dengan jelas.

55. Ibnu Rafi
14301241053
S1 Pendidikan Matematika Kelas I 2014

Bahwa dalam pembelajaran matematika, salah satu hal yang terpenting adalah sikap (attitude) siswa itu sendiri. Dimensi sikap ini meliputi kognitif, psikomotor, dan afektif. Setelah membaca postingan Pak Prof. Marsigit ini, saya menjadi tahu bahwa ada jenis sikap yang disebut sebagai sikap matematis. Sebagaimana yang telah diungkapkan oleh Katagiri, bahwa sikap matematis tersebut meliputi usaha untuk memahami dengan jelas suatu masalah, tujuan atau inti permasalahan; usaha untuk bertindak secara logis (masuk akal); dan usaha untuk mengungkapkan masalah/kehendak secara jelas dan lugas.