Nov 22, 2012

Filsafat Ilmu (Matematika)_oleh Marsigit



31 comments:

  1. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Berdasarkan gambar yang Bapak berikan, dapat saya artikan sebagai berikut:
    Gambar ini menjelaskan mengenai perkembangan Filosofi yang dijadikan sebagai dasar epistemology dalam matematika. Dimulai dari Mysticsm-Platonism- rationalism-…dstnya hingga perdebatan antara kaum Fallibillist dan absolutist tentang kebenaran Matematika.
    Matematika , pada hakekatnya, selalu berusaha mengungkap kebenaran namun dalam sejarah panjangnya, sejak jaman Renaisan, aspek empiris dari matematika seperti yang dicanangkan oleh John Stuart Mill ternyata kurang mendapat prospek yang cerah. Matematika telah berkembang menjadi kegiatan abstraksi yang lebih tinggi di atas kejelasan pondasinya seperti yang terjadi pada Kalkulus Infinitas dan Bilangan Kompleks yang telah mengambil jarak dari pandangan kaum skeptik. Tetapi pada abad yang lalu, dengan ditemukannya kontradiksi pada Teori Himpunan, kaum skeptik dan empiric mulai menggaungkan lagi pandangan-pandangan tentang pondasi matematika.
    Kaum pondasionalis epistemologis berusaha meletakkan dasar pengetahuan matematika dan berusaha menjamin kepastian dan kebenaran matematika. untuk mengatasi kerancuan dan ketidak pastian dari pondasi matematika yang telah diletakkan sebelumnya. Perlu kiranya dicatat bahwa di dalam kajian pondasi epistemologis matematika terdapat pandangan tentang epistemologi standar yang meliputi kajian tentang kebenaran, kepastian, universalisme, obyektivitas, rasionalitas, dsb. Menurut kaum pondasionalisme empiris , dasar dari pengetahuan adalah lebih dari kebenaran yang diperoleh dari hukum sebab-akibat dari pada diturunkan dari argumen-argumennya

    ReplyDelete
  2. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Kalau saya melihat bagan diatas dapat saya simpulkan bahwa aliran filsafat ilmu (matematika) bermula dari Plato dengan aliran filsafatnya dalah rasionalisme berkembang menjadi logisisme, kemudian muncul Aristoteles dengan aliran filsafatnya adalah empirisme, dari rasionalisme dan empirisme ini muncul teori euclidean yang dikenal dengan kantianisme. Dari aliran muncul aliran intuisme dan formalisme yang sebagai cikal bakal aliran absolutisme dalam matematika.dari aliran intuisme juga lahir aliran falibilis dan analisisme sebagai cikal baka aliran konstruktivisme.

    ReplyDelete
  3. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Bagan di atas menjelaskan filsafat ilmu Matematika menurut pandangan para filsuf. Filsafat matematika pada dasarnya adalah pemikiran relatif terhadap matematika. Matematika menjadi suatu pokok soal yang dipertimbangkan secara cermat dan dengan penuh perhatian. Pemikiran filsafati juga bersifat reflektif dalam arti menengok diri sendiri untuk memahami bagaimana dan seperti apa pemahaman kita terhadap Matematika.

    ReplyDelete
  4. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    Filsafat ilmu berusaha untuk dapat menjelaskan masalah-masalah seperti: apa dan bagaimana suatu konsep dan pernyataan dapat disebut sebagai ilmiah, bagaimana konsep tersebut dilahirkan, bagaimana ilmu dapat menjelaskan, memperkirakan serta memanfaatkan alam melalui teknologi; cara menentukan validitas dari sebuah informasi; formulasi dan penggunaan metode ilmiah; macam-macam penalaran yang dapat digunakan untuk mendapatkan kesimpulan; serta implikasi metode dan model ilmiah terhadap masyarakat dan terhadap ilmu pengetahuan itu sendiri.

    ReplyDelete
  5. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Munculnya filsafat matematika disebabkan oleh adanya kontradiksi, paradoks dan terjadinya krisis dalam matematika. Oleh karena itu, di dalam matematika dikenal adanya berbagai aliran filsafat beserta tokohnya pada masing-masing aliran filsafat. Metode yang digunakan untuk mengklasifikasi aliran-aliran dalam filsafat matematika diantaranya dengan menggunakan kriteria kecukupan filsafat matematika (Ernest, 1991) yaitu pengetahuan matematika, objek matematika, aplikasi matematika, praktek matematika. Berdasarkan kriteria tersebut melahirkan beberapa aliran filsafat matematika yaitu Platonisme, Absolutisme, dan Fallibilisme (Agung Prabowo, 2009).

    ReplyDelete
  6. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Aliran filsafat dalam matematika ada logisisme yang memandang bahwa matematika adalah pengetahuan yang dapat digunakan sebagai cara berpikir logis, formalis yang menekankan matematika pada aspek-aspek formal seperti lambang dan simbol, dan intuisionis yang memandang bahwa intuisi murni dan berhitung merupakan titik tolak tentang matematika.
    Dalam paham ini memandang matematika dapat melatih untuk berpikir logis.

    ReplyDelete
  7. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Filsafat disebut pula sebagai ilmu pengetahuan yang bersifat eksistensial, artinya sangat erat hubungannya dengan kehidupan kita sehari-hari. Bahkan filsafat menjadi dasar bagi motor penggerak kehidupan, baik sebagai makhluk individu atau pribadi maupun makhluk kolektif dalam masyarakat. Oleh karena itu kita perlu mempelajari filsafat hingga keakar-akarnya. Khususnya pada ontologi, epistemologi dan aksiologi, sebab dengan mempelajari hal tersebut manusia hidup dapat mengembangkan berbagai aspek kehidupan dengan berlandaskan filsafat sebagai dasar berfikir sehingga terbuka wawasan pemikiran yang filosofis. Matematika juga saling berhubungan dengan filsafat, Dari gambar di atas juga menunjukkan bahwa filsafat matematika telah dipelajari sejak dulu yang menghasilkan sebuah aliran-aliran filsafat matematika seperti gambar di atas. Saya menambahkan bahwa di lihat dari kontennya Filsafat matematika mempelajari asumsi-asumsi yang bersifat filsafat, dasar-dasar, dan implikasi-implikasi matematika. Filsafat matematika adalah suatu kajian filsafat tentang objek atau konsep dan metode matematika yang meliputi kajian tentang hakikat objek-objek dalam matematika. Dalam kajiannya filsafat matematika membahas mengenai hakikat dari matematika (ontologi matematika), metode untuk memperoleh kebenaran matematika (epistemologi matematika), dan hakikat nilai dari matematika (aksiologi). Dalam pembahasan makalah ini akan menjelaskan mengenai hakikat dari matematika (ontologi matematika).

    ReplyDelete
  8. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dari gambar yang disajikan adalah asal muasal atau dasar dari filsafat yang begitu luas dan beragam, sudut pandang beberapa paham yang meniliknya lebih jauh. Misalnya saja penganut paham intuism yang membangun filsafat mereka menggunakan dintuisi mereka dengan tidak menentukan dasar apaun. Berbeda dengan paham empiricism yang menggunakan pengalaman sebagai dasar filsafatnya. Perbedaan ini tidak menjadi suatu masalah yang besar karena ada kebebasan setiap orang dalam memandang dan memaknai filsafat masing-masing. Karena filsafat adalah ilmu olah pikir.

    ReplyDelete
  9. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Sebagai ilmu yang bersifat universal dan berumur sangat tua, maka tidak akan habisnya jika kita membahas bagaimana sejarah membentuk filsafat ilmu matematika.
    Dasar filsafat begitu luas dan beragam jenisnya, tergantung dari sudut pandang beberapa paham yang meniliknya lebih jauh. filsafat ilmu sangat berkaitan erat dengan ontologi, epistemologi, dan aksiologi.

    ReplyDelete
  10. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Telah kita ketahui bahwa dalam membangun pondasi matematika, banyak filsuf yang mengemukakan pendapat atau pandangan mereka sesuai aliran masing-masing. Aliran tersebut antara lain: Platonism, rasionalism, logicism, fallibism, analyticism, dll. dari beberapa penjelasan di perkuliahan filsasat oleh Prof. Marsigit, M.A bahwa salah satu pondasi ilmu pengetahuan khususnya matematika adalah intuisi dan menurut Immanuel Kant mengatakan bahwa ilmu pengetahuan bersifat sintetik a priori. Sebagai ilmu pengetahuan, matematika apabila hanya dipandang sebagai suatu pengetahuan murni maka hakekatnya kita baru mempelajari sebagian matematika. Lebih dari sekedar itu matematika adalah suatu aktivitas sosial.

    ReplyDelete
  11. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Menurut saya, diagram di atas menggambarkan mengenai asal mula absolutism dan falibisme-konstruktivis. Absolutisme adalah roh dari matematika murni, sedangkan falisbisme-konstruktivis adalah roh dari matematika sekolah. Matematika sekolah sendiri adalah matematika yang diajarkan di sekolah. Absolutisme berasal dari Platonisme, dimana matematika dilihat sebagai sebuah ide. Platonisme terinspirasi dari rasionalisme. Rasionalisme sendiri berasal dari logisisme. Logisisme membentuk sebuah formalism dan formalism membentuk absolutisme, dimana matematika merupakan sebuah kebenaran absolut, tertutup, dan terbebas dari dimensi ruang dan waktu. Sedangkan falibisme-konstruktivis berasal dari pandangan Aristoteles, dimana matematika dipandang sebagai sebuah pengalaman. Aristotelian kemudian berdampak pada adanya empirisisme, dan empirisisme bersama dengan aliran Kant dan insutisionisme membentuk falibisme. Falibisme membentuk analytisme dan pada akhirnya akan membentuk falibisme-konstruktivis.

    ReplyDelete
  12. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dari gambar yang diberikan diatas, sya dapat menyimpulkan bahwa filsafat ilmu matematika merupakan dasar bagi matematika itu sendiri. Diawali dari Platonism yang didalamnya terdapat hal yaitu rasionalisme dan logicism. Kemudian selanjutnya berkembang ke Euclidean yang didalamnya terdapat beberapa hal seperti kantianisme, intuitism, formalisme, dan absolutism. Kemudian setelah itu Aristotelian yang juga masih ada hubungannya dan mengarah kepada Euclidean, yang didalamnya terdapat empiricism, fallibism, analyticism, fallibism, dan constructivism. Constructivism tersebut masih berhubungan dengan absolutism. Hal – hal tersebut yang turut serta membangun matematika berdasarkan filosofinya.

    ReplyDelete
  13. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Dari gambar saya merefleksi bahwa filsafat ilmu itu terbagi menjadi dua, absolutisme dan konstruktivisme falibilisme. Absolutisme memandang bahwa kebenaran ilmu pengetahuan itu abslut, sedangkan falibilisme memandang bahwa ilmu pengetahuan itu perlu dibuktikan kebenarannya.

    ReplyDelete
  14. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Bidang pengetahuan yang disebut filsafat matematik adalah hasil pemikiran filsafati yang sasarannya ialah matematik itu sendiri. Pemikiran dan memberikan perhatian yang sungguh- sungguh. Di dalam sebuah kamus psikologi pemikiran reflektif sepadan dengan pemikiran logis yaitu aktivita budi manusia yang diarahkan sesuai dengan kaidah logika. Filsafat bersifat reflektif. Budi yang berfilsafat tidaklah semata-mata berfikir tentang suatu objek, budi itu senantiasa berfikir juga tentang pemikirannya sendiri mengenai obyek itu. Di antara para ahli matematik dan para filsuf tidak tampak kesatuan pendapat mengenai apa itu filsafat matematik.

    ReplyDelete
  15. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Gambar diatas adlaah penjelasan secara epistimologi lahirnya sebuah filsafat. Dimamna yang mengakibatkan dalam filsafat matematika ada dua pandnagan absolut dan fallibilis.yagg mana dua pandnagan itu salaing berleawanan. Sehingga melaharkan berbagai mancam pandangan yang lainnya, ada nya matematika vertikal dan horizontal. Matematika , pada hakekatnya, selalu berusaha mengungkap kebenaran namun dalam sejarah panjangnya, sejak jaman Renaisan, aspek empiris dari matematika seperti yang dicanangkan oleh John Stuart Mill ternyata kurang mendapat prospek yang cerah. Matematika telah berkembang menjadi kegiatan abstraksi yang lebih tinggi di atas kejelasan pondasinya seperti yang terjadi pada Kalkulus Infinitas dan Bilangan Kompleks yang telah mengambil jarak dari pandangan kaum skeptik. Tetapi pada abad yang lalu, dengan ditemukannya kontradiksi pada Teori Himpunan, kaum skeptik dan empiric mulai menggaungkan lagi pandangan-pandangan tentang pondasi matematika.

    ReplyDelete
  16. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Pada skema diatas terlihat bahwa terdapat hubungan antara logisisme dan intuitionisme. Logisisme memandang bahwa matematika sebagai bagian dari logika. Sedangkan Intuisionisme seperti L.E.J. Brouwer (1882-1966), berpendapat bahwa matematika suatu kreasi akal budi manusia. Kedua alira ini termasuk dalam ilmu filsafat matematika mengingat matematika sangat bergantung pada logika seperti apa yang menjadi dasar bagi kedua aliran ini

    ReplyDelete
  17. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Dalam filsafat ilmu matematika Kant menyatakan bahwa matematika merupakan pengetahuan yang bersifat sintetik apriori dimana eksistensi matematika tergantung dari panca indera.
    Hal ini artinya apa eksistensi matematika tergantung panca indera yang menangkapnya. Matematika diartikan atau pemahaman akan matematika disesuaikan dengan apa yang dipahami atau didapat dari panca indera.
    Perbedaan pandangan tentang matematika menjadi awal dari perkembangan matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  18. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Filsafat dan matematika merupakan dua cabang ilmu yang memiliki kaitan erat karena keduanya tumbuh bersama sebagai buah pemikiran seorang filsuf ternama yakni Pythagoras yang memandang bahwa segenap gejala alam merupakan pengungkapan inderawi dari perbandingan matematis. Hal ini kemudian dipertegas oleh pemikiran Plato yang menyatakan geometri sebagai pengetahuan ilmiah yang berdasarkan akal murni menjadi kunci ke arah pengetahuan dan kebenaran filsafat. Matematika dan filsafat mempunyai sejarah keterikatan satu dengan yang lain sejak jaman Yunani Kuno, matematika di samping merupakan sumber dan inspirasi bagi para filsuf metodenya juga banyak diadopsi untuk mendeskripsikan pemikiran filsafat.

    ReplyDelete
  19. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Dalam belajar filsafat, kita mengenal istilah-istilah ontologi, epistemologi, dan aksiologi.Di sini, filsafat ilmu sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Diagram di atas menggambarkan hubungan timbal balik antara beberapa aliran filsafat. Dimana aliran-aliran filsafat tersebut berjalan beriringan dan saling berhubungan satu sama lain.
    Saya ingat apa yang dikatakan Pak Marsigit pada pertemuan kemarin yaitu pertemuan keempat. Immanuel Kant mengatakan bahwa ilmu adalah gabungan antara pengalaman (sintetik) dan logika (analitik) sehingga menjadi sintetik apriori. Logika tanpa pengalaman sama saja bohong, kosong, tidak berisi, sedangkan pengalaman tanpa ilmu itu buta, maka sebaiknya berilmu dan berpengalaman agar tidak kosong dan buta.

    ReplyDelete
  20. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Dalam ilmu filsafat terdapat paham yang bersifat universal. Yang mana pada pandangan tersebut melahirkan sub – sub paham. Dari bagan yang Prof buat saya dapat melihat berbagai paham, dimana beberapa diantaranya dinamai sesuai dengan nama filsufnya. Dalam bagan tersebut pula terdapat keterkaitan antara paham satu dan yang lainnya, terdapat hubungan sebab akibat di dalamnya.

    ReplyDelete
  21. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Bagan di atas memetakan antara aliran-aliran yang berada pada ilmu filsafat-epistemologi-matematika-penemuan yang berasal dari pemikiran para filsuf. Pemikiran para filsuf beserta alirannya ini yang harus kita ketahui sebagai dasar dari ilmu pengetahuan yang berada pada pendidikan matematika. Mulai dari Thales yang memulai kegiatan filsafat yang pertama dengan menjelaskan dunia dan gejala yang ada tanpa berdasarkan mitos tetapi berdasarkan pada rasio manusia.

    ReplyDelete
  22. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Objek filsafat meliputi yang ada dan yang mungkin serta ilmunya dapat digali lebih luas karena filsafat itu luas baik dari segi sudut pandang maupun lainnya. Sehingga pembahasannya pun tidak akan pernah ada habisnya.

    ReplyDelete
  23. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Filsafat matematika berkaitan dengn epistimologi matematika yakni Apa dasar dari pengetahuan matematika? Apa hakekat kebenaran matematika? Apa yang mencirikan matematika? Apa pembenaran kebenaran matematika? Mengapa kebenaran matematika dianggap sebagai kebenaran yang mendasar? Berdasarkan bagan terlihat bahwa landasan filsafat matematika terdiri dari empirism, fallibism, analyticism, constructivism, rationalism, logicism, intuitism, formalism, kantianism dan lainnya. Aliran ini akan memberikan pandangannya untuk menjawab epistemologi dari matematika itu.

    ReplyDelete
  24. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Dalam digaram tersebut terlihatlah bahwa susuan dari filsafat ilmu matematika berawal dari mysticism dan aritotelian yang kemudian saling berhubungan sampai pada akhirnya tercipta absolutisme dan constructivism. Semua tersusun atas hasil olah pikir para filsuf-filsuf, semua merupakan bentuk dari hasil sintesis dan antitesis. Filsafat yang memiliki hubungan satu sama lain antara paham-paham yang telah ditemukan oleh para filsuf.

    ReplyDelete
  25. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Filsafat matematika terdiri dari epistemologi matematika, ontologi matematika, dan aksiologi matematika. Pandangan tentang filsafat matematika inipun berbeda pada setiap filsuf, dan berkembang mulai dari Plato, Immanuel Kant atau Aristoteles. Landasan filsafat matematika terdiri dari empirism, fallibism, analyticism, constructivism, rationalism, logicism, intuitism, formalism, kantianism dan lainnya. Landasan filsafat inilah yang melahirkan pemikiran filsafat yang nantinya akan melahirkan bagaimana cara pemerolehan matematika, tujuan matematika dan hakekat matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  26. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Filsafat matematika merupakan cabang dari filsafat ilmu yang mengkaji anggapan filsafat, dasar, dan dampak dari matematika. Filsafat matematika memiliki tujuan yaitu untuk memberikan rekaman sifat dan metodologi matematika dan untuk memahami kedudukan matematika. Antara filsafat dan matematika merupakan bidang pengetahuan yang memiliki hubungan sangat erat. Berdasarkan bagan terlihat bahwa landasan filsafat matematika terdiri dari empirism, fallibism, analyticism, constructivism, rationalism, logicism, intuitism, formalism.

    ReplyDelete
  27. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Filsafat ilmu matematika yakni absolutism dan fallibilism. Fallibilist terbentuk untuk mematahkan asumsi dari pandangan absolutis bahwa segala sesuatu yang bersifat empiris itu tidak sepenuhnya mutlak benar. Fallibilist digunakan oleh filusuf Charles S. Pierce pada abad pertengahan fallibilist. Fallibilist merupakan prinsip filosofis bahwa manusia itu salah. Filosofi yang menganut paham fallibilist menganggap bahwa segala sesuatu itu tidak sepenuhnya mutlak benar, bahwa segala sesuatu itu memiliki kemungkinan dapat menjadi salah dan dapat dibenarkan. Pendapat fallibilist ini sangat kontradiktif dengan pandangan absolutis yang menyatakan bahwa segala sesuatu yang dapat dinalar itu pasti dan tidak akan salah. Adanya fallibilis ini memunculkan paham konstruktivist dalam matematika. yakni matematika itu harus dibangun atau dikonstruk ke dalam pemikiran siswa.

    ReplyDelete
  28. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Filsafat akan terus menjawab atas segala pertanyaan yang diajukan oleh akal budi. Batas ketidakmampuan akal budi untuk menjawab pertanyaan segala yang ada, segala yang berhubungan dengan ilmu. Namun dalam berpikir filsafat tentu harus terkait dengan aturan-aturan atau syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mengategorikan bahwa berpikir mana yang termasuk berpikir filsafat.

    ReplyDelete
  29. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Sepertinya pandangan filsuf dalam filsafat ilmu (matematika) terbagi menjadi dua kubu, yaitu kubu plato dan kubu aristoteles. Diantara dua kubu tersebut ada juga beberapa filsuf yang mengambil kedua pandangannya menjadi satu, seperti Euclid, Kant, sekolah Intuisisme maupun Formalisme.

    ReplyDelete
  30. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Banyak sekali pendapat para ahli yang mendefinisikan apa itu filsafat ilmu matematika. Seperti yang digambarkan dalam artikel ini, ada ahli yang berpendapat bahwa filsafat adalah datang dari rasio, ada juga yang berpendapat bahwa filsafat datang dari pengalaman inderawi. Kelompok rasio berpendapat bahwa matematika bersifat absolutis yaitu kebenarannya bersifat pasti, sedangkan kelompok pengalaman inderawi berpendapat bahwa matematika bersifat falibilis yaitu kebenarannya belum bersifat pasti, harus ada bukti-bukti kuat yang harus dibuktikan agar kebenaran matematika menjadi pasti dan menganggap bahwa ilmu yang ada di matematika bisa saja berubah.

    ReplyDelete
  31. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Dari gambar di atas dapat kita lihat para filsuf menamakan pemikirannya dan mengkaitkannya dengan matematika. Thales dengan Mysticism, Plato dengan Platonism-Rationalism, Descastex dengan Logicism, Phytagoras dengan Euclidean, Euclid dengan Kantianism, Immanuel Kant dengan Intuism, Hillbert dengan Formalism, Aristoteles dengan Aristotelian, Leibuiz dengan Empiricism, Hume dengan Fallibism. Kemudian dari pemikiran-pemikiran oleh para filsuf tersebut dikelompokkan menjadi kelompok besar yang bernama Absolutism dan Constructivism. Absolutism biasa dipakai pada matematika tingkat perguruan tinggi sedangkan Constructivism dipakai pada pendidikan sekolah dasar hingga menengah.

    ReplyDelete