Nov 22, 2012

Filsafat Ilmu (Matematika)_oleh Marsigit



11 comments:

  1. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Dalam memandang matematika sebagai filsafat perlu adanya upaya menggali aspek epistemologi, ontologi, dan aksiologi matematika. Pandangan tentang filsafat matematika selalu memiliki perbedaan sesuai dengan pendapat para filsuf, dan gagasan tersebut terus berkembang mulai dari Plato, Immanuel Kant atau Aristoteles.dari pikiran para filsuf tersebut lahirlah filsafat matematika yang terdiri dari empirism, fallibism, analyticism, constructivism, rationalism, logicism, intuitism, formalism, kantianism dan lainnya. Selanjutnya, landasan berpikir fara filsuf tentang matematika inilah yang melahirkan tujuan, manfaat dan penggunaan matematika dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  2. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Bagan di atas menjelaskan tentang filosofi, epistemologi, matematika dan landasannya mulai dari awal zaman seperti hal-hal yang bersifat mistik sampai zaman sekarang pada abad keduapuluh satu yang menekankan pada pembelajaran konstruktivisme. Filsafat konstruktivisme banyak mempengaruhi pendidikan matematika sejak tahun sembilan puluhan. Konstruktivisme berpandangan bahwa belajar adalah membentuk pengertian oleh si belajar. Jadi siswa harus aktif. Guru hanyalah bertindak sebagai mediator dan fasilitator.

    ReplyDelete
  3. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Bagian dari filsafat yang menjawab beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu ialah yang disebut Filsafat Ilmu.
    Yang mempelajari dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari ilmu, yang termasuk di dalamnya antara lain ilmu alam dan ilmu sosial. Di sini, filsafat ilmu sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Filsafat ilmu berusaha untuk dapat menjelaskan masalah-masalah seperti: apa dan bagaimana suatu konsep dan pernyataan dapat disebut sebagai ilmiah, bagaimana konsep tersebut dilahirkan, bagaimana ilmu dapat menjelaskan,dan lain sebagainya. Macam-macam penalaran yang dapat digunakan untuk mendapatkan kesimpulan; serta implikasi metode dan model ilmiah terhadap masyarakat dan terhadap ilmu pengetahuan itu sendiri.

    ReplyDelete
  4. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Dasar filsafat begitu luas dan beragam jenisnya, tergantung dari sudut pandang beberapa pamam yang meniliknya lebih jauh. Seperti penganut paham intuitism yang membangun filsafat mereka menggunakan intuisi mereka dengan tidak menentukan dasar apapun. Lain halnya dengan penganut paham empiricism yang menggunakan pengalaman sebagai dasar membangun filsafat.

    ReplyDelete
  5. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Filsafat ilmu memiliki kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan ilmu-ilmu lainnya. Filsafat adalah landasan bagi perkembangan ilmu-ilmu lainnya. Konstruktivisme sebagai bagian dari filsafat adalah proses membangun pengetahuan dari pengetahuan yang ada sebelumnya untuk menuju ke arah absolutisme.

    ReplyDelete
  6. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Filsafat ilmu adalah merupakan bagian dari filsafat yang menjawab beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu. Bidang ini mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari ilmu, yang termasuk di dalamnya antara lain ilmu alam dan ilmu sosial. Di sini, filsafat ilmu sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Filsafat ilmu berusaha untuk dapat menjelaskan masalah-masalah seperti: apa dan bagaimana suatu konsep dan pernyataan dapat disebut sebagai ilmiah, bagaimana konsep tersebut dilahirkan, bagaimana ilmu dapat menjelaskan, memperkirakan serta memanfaatkan alam melalui teknologi; cara menentukan validitas dari sebuah informasi; formulasi dan penggunaan metode ilmiah; macam-macam penalaran yang dapat digunakan untuk mendapatkan kesimpulan; serta implikasi metode dan model ilmiah terhadap masyarakat dan terhadap ilmu pengetahuan itu sendiri.

    ReplyDelete
  7. Junianto
    PM C
    17709251065

    Filsafat merupakan landasan bagi disiplin ilmu yang lainnya. Filsafat juga dipandang sebagai ilmu olah pikir. Filsafat mengajarkan manusia untuk terus berpikir agar pikirannya tidak mati. Kemudian, dalam memandang filsafat sebagai ilmu tentu haru digali lagi aspek ontologi, epistimologi dan aksiologi. Tokoh-tokoh filsafat pada gambar di atas juga sangat berpengaruh dalam menjadikan filsafat sebagai ilmu. Dari pemikiran tokoh-tokoh filsafat itu kemudian muncullah aliran-aliran sesuai dengan pandangan masing-masing tokoh. Misalnya platonism sebagai pengikut Plato, euclidean sebagai aliran pengiktu Euclid, dsb.

    ReplyDelete
  8. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. Dari gambar saya merefleksi bahwa filsafat ilmu itu terbagi menjadi dua, absolutisme dan konstruktivisme falibilisme. Absolutisme memandang bahwa kebenaran ilmu pengetahuan itu abslut, sedangkan falibilisme memandang bahwa ilmu pengetahuan itu perlu dibuktikan kebenarannya.

    ReplyDelete
  9. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Pada bagan di atas terdapat banyak istilah dalam filsafat matematika yang saling berhubungan dan ada pula yang saling berlawanan. Salah satunya adalah Rationalism dan Empiricism. Rationalism adalah gagasan mengenai Perolehan ilmu hanya melalui logika tanpa pengalaman sedangkan Empiricism adalah pengetahuan yang berdasarkan pengalaman.

    ReplyDelete
  10. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Matematika memiliki sifat absolut yang berarti dalam proses pembelajaran matematika diperlukan penggunaan teori belajar kontruktivis dalam membangun pengetahuan siswa memahami materi-materi yang disajikan dalam matematika. Dalam bagan filsafat ilmu matematika di atas terlihat pandangan para filsuf mengenai matematika yang dapat ditinjau dari banyak sisi, diantara pandangan tersebut adalah dalam pembelajaran matematika diperlukan kerasionalan dan kelogisan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan matematika.

    ReplyDelete
  11. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Asal muasal atau dasar filsafat begitu luas dan beragam jenisnya, tergantung dari sudut pandang beberapa paham yang melihatnya lebih jauh. Seperti penganut paham intuitism yang membangun filsafat mereka menggunakan intuisi mereka dengan tidak menentukan dasar apapun. Lain halnya dengan penganut paham empiricism yang menggunakan pengalaman sebagai dasar membangun filsafat. Perbedaan ini tentu tidak menjadi persoalan, karena ada kebebasan setiap orang dalam memandang dan memaknai filsafatnya masing-masing. Filsafat matematika pun seperti gambar di atas tersusun dan terbentuk berdasarkan hasil olah pikir, dan sintesis para filsuf-filsuf terdahulu.

    ReplyDelete