Nov 22, 2012

Filsafat Ilmu (Matematika)_oleh Marsigit



31 comments:

  1. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Dalam belajar filsafat, kita mengenal istilah-istilah ontologi, epistemologi, dan aksiologi.Di sini, filsafat ilmu sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Diagram di atas menggambarkan hubungan timbal balik antara beberapa aliran filsafat. Dimana aliran-aliran filsafat tersebut berjalan beriringan dan saling berhubungan satu sama lain.
    Saya ingat apa yang dikatakan Pak Marsigit pada pertemuan kemarin yaitu pertemuan keempat. Immanuel Kant mengatakan bahwa ilmu adalah gabungan antara pengalaman (sintetik) dan logika (analitik) sehingga menjadi sintetik apriori. Logika tanpa pengalaman sama saja bohong, kosong, tidak berisi, sedangkan pengalaman tanpa ilmu itu buta, maka sebaiknya berilmu dan berpengalaman agar tidak kosong dan buta.

    ReplyDelete
  2. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Dalam ilmu filsafat terdapat paham yang bersifat universal. Yang mana pada pandangan tersebut melahirkan sub – sub paham. Dari bagan yang Prof buat saya dapat melihat berbagai paham, dimana beberapa diantaranya dinamai sesuai dengan nama filsufnya. Dalam bagan tersebut pula terdapat keterkaitan antara paham satu dan yang lainnya, terdapat hubungan sebab akibat di dalamnya.

    ReplyDelete
  3. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Bagan di atas memetakan antara aliran-aliran yang berada pada ilmu filsafat-epistemologi-matematika-penemuan yang berasal dari pemikiran para filsuf. Pemikiran para filsuf beserta alirannya ini yang harus kita ketahui sebagai dasar dari ilmu pengetahuan yang berada pada pendidikan matematika. Mulai dari Thales yang memulai kegiatan filsafat yang pertama dengan menjelaskan dunia dan gejala yang ada tanpa berdasarkan mitos tetapi berdasarkan pada rasio manusia.

    ReplyDelete
  4. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Objek filsafat meliputi yang ada dan yang mungkin serta ilmunya dapat digali lebih luas karena filsafat itu luas baik dari segi sudut pandang maupun lainnya. Sehingga pembahasannya pun tidak akan pernah ada habisnya.

    ReplyDelete
  5. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Filsafat matematika berkaitan dengn epistimologi matematika yakni Apa dasar dari pengetahuan matematika? Apa hakekat kebenaran matematika? Apa yang mencirikan matematika? Apa pembenaran kebenaran matematika? Mengapa kebenaran matematika dianggap sebagai kebenaran yang mendasar? Berdasarkan bagan terlihat bahwa landasan filsafat matematika terdiri dari empirism, fallibism, analyticism, constructivism, rationalism, logicism, intuitism, formalism, kantianism dan lainnya. Aliran ini akan memberikan pandangannya untuk menjawab epistemologi dari matematika itu.

    ReplyDelete
  6. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Dalam digaram tersebut terlihatlah bahwa susuan dari filsafat ilmu matematika berawal dari mysticism dan aritotelian yang kemudian saling berhubungan sampai pada akhirnya tercipta absolutisme dan constructivism. Semua tersusun atas hasil olah pikir para filsuf-filsuf, semua merupakan bentuk dari hasil sintesis dan antitesis. Filsafat yang memiliki hubungan satu sama lain antara paham-paham yang telah ditemukan oleh para filsuf.

    ReplyDelete
  7. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Filsafat matematika terdiri dari epistemologi matematika, ontologi matematika, dan aksiologi matematika. Pandangan tentang filsafat matematika inipun berbeda pada setiap filsuf, dan berkembang mulai dari Plato, Immanuel Kant atau Aristoteles. Landasan filsafat matematika terdiri dari empirism, fallibism, analyticism, constructivism, rationalism, logicism, intuitism, formalism, kantianism dan lainnya. Landasan filsafat inilah yang melahirkan pemikiran filsafat yang nantinya akan melahirkan bagaimana cara pemerolehan matematika, tujuan matematika dan hakekat matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  8. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Filsafat matematika merupakan cabang dari filsafat ilmu yang mengkaji anggapan filsafat, dasar, dan dampak dari matematika. Filsafat matematika memiliki tujuan yaitu untuk memberikan rekaman sifat dan metodologi matematika dan untuk memahami kedudukan matematika. Antara filsafat dan matematika merupakan bidang pengetahuan yang memiliki hubungan sangat erat. Berdasarkan bagan terlihat bahwa landasan filsafat matematika terdiri dari empirism, fallibism, analyticism, constructivism, rationalism, logicism, intuitism, formalism.

    ReplyDelete
  9. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Filsafat ilmu matematika yakni absolutism dan fallibilism. Fallibilist terbentuk untuk mematahkan asumsi dari pandangan absolutis bahwa segala sesuatu yang bersifat empiris itu tidak sepenuhnya mutlak benar. Fallibilist digunakan oleh filusuf Charles S. Pierce pada abad pertengahan fallibilist. Fallibilist merupakan prinsip filosofis bahwa manusia itu salah. Filosofi yang menganut paham fallibilist menganggap bahwa segala sesuatu itu tidak sepenuhnya mutlak benar, bahwa segala sesuatu itu memiliki kemungkinan dapat menjadi salah dan dapat dibenarkan. Pendapat fallibilist ini sangat kontradiktif dengan pandangan absolutis yang menyatakan bahwa segala sesuatu yang dapat dinalar itu pasti dan tidak akan salah. Adanya fallibilis ini memunculkan paham konstruktivist dalam matematika. yakni matematika itu harus dibangun atau dikonstruk ke dalam pemikiran siswa.

    ReplyDelete
  10. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Filsafat akan terus menjawab atas segala pertanyaan yang diajukan oleh akal budi. Batas ketidakmampuan akal budi untuk menjawab pertanyaan segala yang ada, segala yang berhubungan dengan ilmu. Namun dalam berpikir filsafat tentu harus terkait dengan aturan-aturan atau syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mengategorikan bahwa berpikir mana yang termasuk berpikir filsafat.

    ReplyDelete
  11. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Sepertinya pandangan filsuf dalam filsafat ilmu (matematika) terbagi menjadi dua kubu, yaitu kubu plato dan kubu aristoteles. Diantara dua kubu tersebut ada juga beberapa filsuf yang mengambil kedua pandangannya menjadi satu, seperti Euclid, Kant, sekolah Intuisisme maupun Formalisme.

    ReplyDelete
  12. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Banyak sekali pendapat para ahli yang mendefinisikan apa itu filsafat ilmu matematika. Seperti yang digambarkan dalam artikel ini, ada ahli yang berpendapat bahwa filsafat adalah datang dari rasio, ada juga yang berpendapat bahwa filsafat datang dari pengalaman inderawi. Kelompok rasio berpendapat bahwa matematika bersifat absolutis yaitu kebenarannya bersifat pasti, sedangkan kelompok pengalaman inderawi berpendapat bahwa matematika bersifat falibilis yaitu kebenarannya belum bersifat pasti, harus ada bukti-bukti kuat yang harus dibuktikan agar kebenaran matematika menjadi pasti dan menganggap bahwa ilmu yang ada di matematika bisa saja berubah.

    ReplyDelete
  13. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Dari gambar di atas dapat kita lihat para filsuf menamakan pemikirannya dan mengkaitkannya dengan matematika. Thales dengan Mysticism, Plato dengan Platonism-Rationalism, Descastex dengan Logicism, Phytagoras dengan Euclidean, Euclid dengan Kantianism, Immanuel Kant dengan Intuism, Hillbert dengan Formalism, Aristoteles dengan Aristotelian, Leibuiz dengan Empiricism, Hume dengan Fallibism. Kemudian dari pemikiran-pemikiran oleh para filsuf tersebut dikelompokkan menjadi kelompok besar yang bernama Absolutism dan Constructivism. Absolutism biasa dipakai pada matematika tingkat perguruan tinggi sedangkan Constructivism dipakai pada pendidikan sekolah dasar hingga menengah.

    ReplyDelete
  14. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B 2017

    Assalamu'alaikum wr.wb

    dari gambar di atas terlihat perjalanan filsafat matematika dari masa ke masa. gambar di atas juga menunjukkan tokoh-tokoh filsafat matematika dan isme-isme yang di bawa nya. para tokoh-tokoh tersebut menyampaikan ide-ide nya seputar ilmu pengetahuan khusunya yang berhubungan dengan matematika.

    ReplyDelete
  15. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Filsafat dari the power of sains yakni matematika tidak terlepas dari berbagai pemikiran para tokoh seperti plato, Pythagoras, Russell, aristotales dan lainnya. Pemikiran para filusuf di koneksikan sehingga bermuara pada nilai absolut dan konstruktivisme. Perjalanan filsafat matematika akan terus berjalan seiring perkembangan zaman. Bukan berarti meniadakan pemikiran para filusuf terdahulu namun mengkeneksikannya dengan perjalanan filsafat matematika pada zaman sekarang. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  16. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dar illustrasi tersebut kami memahami bahwa dalam perkmbangannya filsafat matematika sangat dipengaruhi oleh beberapa aliran filsafat. Filsafat matematika berawal dari mysticism dan aritotelian yang kemudian berkembang dan tetap saling terakit hingga pada akhirnya terpengaruhi pula oleh absolutisme dan constructivism. Semua hal tersebut tersusun dan terbentuk berdasarkan hasil olah pikir, dan sintesis (tesis dan antitesis) para filsuf-filsuf terdahulu.

    ReplyDelete
  17. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Salah satu materi yang kembali saya dapatkan di perkuliahan kemarin. Tokoh-tokoh di kolom kiri adalah tokoh-tokoh teoritis, sedangkan tokoh-tokoh di kolom kanan adalah tokoh-tokoh praktis. Kant berusaha menjembatani keduanya dengan menjadi penengah. Pembelajaran yang baik tentu tak hanya mementingkan praktisnya saja atau teorinya saja, tetapi keseimbangan atar keduanya.

    ReplyDelete
  18. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum Prof,
    Gambar tersebut menyajikan berbagai aliran filsafat yang menjadi sifat-sifat dasar bagi matematika. Di dalam gambar tersebut terdapat para filsuf yang mempengaruhi matematika beserta aliran dan pendapatnya secara umum. Dapat kita lihat dari gambar tersebut dibagian kiri terdapat Thales, Plato, Descartes, Frege, da Russel yang memandang pengetahuan berasal dari dalam pikiran seperti matematika murni yang bersifat rasional, berdasarkan logika dan bersifat formal. Sementara di bagian kanan terdapat Aristoteles, Leibniz, Hume, dan Witgeenstein yang memandang pengetahuan sebagai sesuatu yang berasal dari luar pikiran seperti pengalaman dan lain-lain. Sementara Kant berada ditengah-tengah memadukan keduanya bahwa pengetahuan berasal dari pikiran dan juga pengalaman. Pengetahuan dipengaruhi oleh intuisi, dan lain sebagainya masih banyak yang bisa kita ungkapkan dari gambar tersebut.

    ReplyDelete
  19. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Pada gambar tersebut saya melihat tokoh-tokoh filsafat dan hubungan antara yang satu dengan yang lain. Pada gambar tersebut dikelompokkan menjadi tiga yaitu : gambar di sebelah kanan, tengah, dan kiri. Sebelah kiri merupakan tokoh-tokoh filsafat yaitu Thales dengan Mysticism, Plato dengan Platonism, Descartes dengan Rationalism. Ketiga aliran tersebut merupakan logicism. Sedangkan pada gambar sebelah kanan tokoh-tokoh filsafat yaitu Aristoteles dengan Aristotelian, Leibniz dengan empiricism, Hume dan Lakatos dengan Fallibism, dan Wittgenstein dengan analytism. Sedangkan di bagian tengah adalah Imanuel Kant yang menggabungkan rasio dan empiris. Diantara logika dan pengalaman tersebut terdapat ilmu. Termasuk ilmu-ilmu dalam matematika.

    ReplyDelete
  20. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Ilustrasi di atas menunjukkan perjalanan filsafat ilmu dari zaman dahulu sampai sekarang. Pada bagian akhir ditunjukkan terdapat absolutisme dan contructivisme yang saling sejajar namun tidak sama. Kedua paham tersebut dari gambar ilustrasi tersebut menunjukkan hasil dari perjalanan filsafat, sehingga sesuai dengan judul dari ilustrasinya yaitu "Phylosopy, Epistomology, Mathematics Foundation". Kenapa absolutisme dan contructivisme tidak sama dalam pembentukan epistimologi mathematics padahal kedua paham tersebut berjalan beriringan?. Setelah mendapatkan penjelasan singkat oleh Prof Marsigit mengenai absolutisme dan contructivisme, kedua paham tersebut memang tidak sama, Memang keduanya sebagai pembentuk matematika, Namun tujuannya berbeda. Kalau absolutisme itu lebih banyak digunakan pada matematika murni yang mengatakan bahwa A = A sedangkan contructivisme itu lebih kepada pembentukan pengetahuan dalam memahami kenapa bisa A =A, bisa saja A tidak sama dengan A. Dan seterusnya.

    ReplyDelete
  21. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Dalam memandang matematika sebagai filsafat perlu adanya upaya menggali aspek epistemologi, ontologi, dan aksiologi matematika. Pandangan tentang filsafat matematika selalu memiliki perbedaan sesuai dengan pendapat para filsuf, dan gagasan tersebut terus berkembang mulai dari Plato, Immanuel Kant atau Aristoteles.dari pikiran para filsuf tersebut lahirlah filsafat matematika yang terdiri dari empirism, fallibism, analyticism, constructivism, rationalism, logicism, intuitism, formalism, kantianism dan lainnya. Selanjutnya, landasan berpikir fara filsuf tentang matematika inilah yang melahirkan tujuan, manfaat dan penggunaan matematika dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  22. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Bagan di atas menjelaskan tentang filosofi, epistemologi, matematika dan landasannya mulai dari awal zaman seperti hal-hal yang bersifat mistik sampai zaman sekarang pada abad keduapuluh satu yang menekankan pada pembelajaran konstruktivisme. Filsafat konstruktivisme banyak mempengaruhi pendidikan matematika sejak tahun sembilan puluhan. Konstruktivisme berpandangan bahwa belajar adalah membentuk pengertian oleh si belajar. Jadi siswa harus aktif. Guru hanyalah bertindak sebagai mediator dan fasilitator.

    ReplyDelete
  23. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Bagian dari filsafat yang menjawab beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu ialah yang disebut Filsafat Ilmu.
    Yang mempelajari dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari ilmu, yang termasuk di dalamnya antara lain ilmu alam dan ilmu sosial. Di sini, filsafat ilmu sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Filsafat ilmu berusaha untuk dapat menjelaskan masalah-masalah seperti: apa dan bagaimana suatu konsep dan pernyataan dapat disebut sebagai ilmiah, bagaimana konsep tersebut dilahirkan, bagaimana ilmu dapat menjelaskan,dan lain sebagainya. Macam-macam penalaran yang dapat digunakan untuk mendapatkan kesimpulan; serta implikasi metode dan model ilmiah terhadap masyarakat dan terhadap ilmu pengetahuan itu sendiri.

    ReplyDelete
  24. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Dasar filsafat begitu luas dan beragam jenisnya, tergantung dari sudut pandang beberapa pamam yang meniliknya lebih jauh. Seperti penganut paham intuitism yang membangun filsafat mereka menggunakan intuisi mereka dengan tidak menentukan dasar apapun. Lain halnya dengan penganut paham empiricism yang menggunakan pengalaman sebagai dasar membangun filsafat.

    ReplyDelete
  25. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Filsafat ilmu memiliki kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan ilmu-ilmu lainnya. Filsafat adalah landasan bagi perkembangan ilmu-ilmu lainnya. Konstruktivisme sebagai bagian dari filsafat adalah proses membangun pengetahuan dari pengetahuan yang ada sebelumnya untuk menuju ke arah absolutisme.

    ReplyDelete
  26. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Filsafat ilmu adalah merupakan bagian dari filsafat yang menjawab beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu. Bidang ini mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari ilmu, yang termasuk di dalamnya antara lain ilmu alam dan ilmu sosial. Di sini, filsafat ilmu sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Filsafat ilmu berusaha untuk dapat menjelaskan masalah-masalah seperti: apa dan bagaimana suatu konsep dan pernyataan dapat disebut sebagai ilmiah, bagaimana konsep tersebut dilahirkan, bagaimana ilmu dapat menjelaskan, memperkirakan serta memanfaatkan alam melalui teknologi; cara menentukan validitas dari sebuah informasi; formulasi dan penggunaan metode ilmiah; macam-macam penalaran yang dapat digunakan untuk mendapatkan kesimpulan; serta implikasi metode dan model ilmiah terhadap masyarakat dan terhadap ilmu pengetahuan itu sendiri.

    ReplyDelete
  27. Junianto
    PM C
    17709251065

    Filsafat merupakan landasan bagi disiplin ilmu yang lainnya. Filsafat juga dipandang sebagai ilmu olah pikir. Filsafat mengajarkan manusia untuk terus berpikir agar pikirannya tidak mati. Kemudian, dalam memandang filsafat sebagai ilmu tentu haru digali lagi aspek ontologi, epistimologi dan aksiologi. Tokoh-tokoh filsafat pada gambar di atas juga sangat berpengaruh dalam menjadikan filsafat sebagai ilmu. Dari pemikiran tokoh-tokoh filsafat itu kemudian muncullah aliran-aliran sesuai dengan pandangan masing-masing tokoh. Misalnya platonism sebagai pengikut Plato, euclidean sebagai aliran pengiktu Euclid, dsb.

    ReplyDelete
  28. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. Dari gambar saya merefleksi bahwa filsafat ilmu itu terbagi menjadi dua, absolutisme dan konstruktivisme falibilisme. Absolutisme memandang bahwa kebenaran ilmu pengetahuan itu abslut, sedangkan falibilisme memandang bahwa ilmu pengetahuan itu perlu dibuktikan kebenarannya.

    ReplyDelete
  29. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Pada bagan di atas terdapat banyak istilah dalam filsafat matematika yang saling berhubungan dan ada pula yang saling berlawanan. Salah satunya adalah Rationalism dan Empiricism. Rationalism adalah gagasan mengenai Perolehan ilmu hanya melalui logika tanpa pengalaman sedangkan Empiricism adalah pengetahuan yang berdasarkan pengalaman.

    ReplyDelete
  30. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Matematika memiliki sifat absolut yang berarti dalam proses pembelajaran matematika diperlukan penggunaan teori belajar kontruktivis dalam membangun pengetahuan siswa memahami materi-materi yang disajikan dalam matematika. Dalam bagan filsafat ilmu matematika di atas terlihat pandangan para filsuf mengenai matematika yang dapat ditinjau dari banyak sisi, diantara pandangan tersebut adalah dalam pembelajaran matematika diperlukan kerasionalan dan kelogisan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan matematika.

    ReplyDelete
  31. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Asal muasal atau dasar filsafat begitu luas dan beragam jenisnya, tergantung dari sudut pandang beberapa paham yang melihatnya lebih jauh. Seperti penganut paham intuitism yang membangun filsafat mereka menggunakan intuisi mereka dengan tidak menentukan dasar apapun. Lain halnya dengan penganut paham empiricism yang menggunakan pengalaman sebagai dasar membangun filsafat. Perbedaan ini tentu tidak menjadi persoalan, karena ada kebebasan setiap orang dalam memandang dan memaknai filsafatnya masing-masing. Filsafat matematika pun seperti gambar di atas tersusun dan terbentuk berdasarkan hasil olah pikir, dan sintesis para filsuf-filsuf terdahulu.

    ReplyDelete