Nov 30, 2012

The Structure of Scientific Revolutions_By Thomas Kuhn




Ass Wr Wb

Khususnya untuk S2 PSn referensi berikut sangat relavan untuk dibaca:

Wss Wr Wb
Marsigit

26 comments:

  1. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    The Structure of Scientific Revolutions (1962) yang ditulis oleh Thomas S. Kuhn dalam buku tersebut memperkenalkan istilah pergeseran paradigma. Kuhn membuat beberapa klaim mengenai perkembangan pengetahuan ilmiah: bahwa sains mengalami pergeseran paradigma dan tidak bergerak dalam jalur yang linear; bahwa pergeseran paradigma membuka pendekatan baru untuk memahami apa yang tidak akan dianggap benar sebelumnya; dan bahwa gagasan kebenaran ilmiah tidak hanya melalui ditetapkan kriteria objektif tetapi juga konsensus komunitas ilmiah. Paradigma-paradigma yang saling bertentangan tersebut juga seringkali tidak sepadan, atau dalam kata lain paradigm –paradigma tersebut merupakan penjelasan mengenai realitas yang saling bertentangan dan tidak dapat diselaraskan.

    ReplyDelete
  2. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Adapun paradigma menurut Kuhn ada dua pengertian, yaitu: 1) paradigma berarti keseluruhan konstelasi kepercayaan, nilai, teknik yang dimiliki oleh anggota masyarakat ilmiah tertentu, 2) Kuhn mengemukakan bahwa paradigma merupakan sejenis unsur pemecahan teka-teki yang konkret yang jika digunakan sebagai model, pola, atau contoh dapat menggantikan kaidah-kaidah yang secara eksplisit menjadi dasar bagi pemecahan permasalahan dan teka-teki normal sains yang belum tuntas. Paradigma merupakan elemen primer dalam proses sains. Seorang ilmuwan selalu bekerja dalam paradigma tertentu, dan teori-teori ilmiah dibangun berdasarkan paradigma dasar.

    ReplyDelete
  3. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    The Structure of Scientific Revolutions adalah sebuah buku yang ditulis pada tahun 1962 mengenai sejarah sains. Buku ini ditulis oleh fisuf Thomas Kuhn. Penerbitan buku ini merupakan peristiwa penting dalam bidang filsafat sains dan memicu diskusi dan perdebatan dalam komunitas cendekiawan. Kuhn menentang pandangan yang banyak dianut pada saat itu mengenai kemajuan dalam "sains normal". Kemajuan ilmiah sebelumnya dianggap sebagai "pengembangan lewat akumulasi" fakta-fakta dan teori-teori yang telah diterima. Kuhn berargumen bahwa kontinuitas semacam itu diganggu oleh periode-periode kemunculan sains revolusioner. Penemuan "anomali" selama revolusi sains memunculkan paradigma baru. Paradigma tersebut kemudian mengajukan pertanyaan-pertanyaan baru dari data yang lama, bergerak di luar "penyelesaian teka teki" dalam paradigma sebelumnya, mengubah aturan main dan "peta" yang mengarahkan penelitian baru.

    ReplyDelete
  4. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Kuhn memandang ilmu dari perspektif sejarahwan professional tertentu. Ia mengeksplorasi tema-tema yang lebih besar misalnya seperti apakah ilmu itu di dalam prakteknya yang nyata dengan analisis kongkrit dan empiris. Di dalam Structure ia menyatakan bahwa ilmuwan bukanlah para penjelajah berwatak pemberani yang menemukan kebenaran-kebenaran baru. Mereka lebih mirip para pemecah teka-teki yang bekerja di dalam pandangan dunia yang sudah mapan. Ilmu bukan merupakan upaya untuk menemukan objektivitas dan kebenaran, melainkan lebih menyerupai upaya pemeecahan masalah di dalam pola-pola keyakinan yang telah berlaku. Kuhn memakai istilah paradigma untuk menggambarkan sistem keyakinan yang mendasari upaya pemecahan teka-teki di dalam ilmu. Perkembangan ilmu menurut Kuhn terdiri atas beberapa paradigma yang berupa tahap-tahap. Dalam perkembangan sains, sebuah konsep terbentuk oleh adanya paradigma yang mengakibatkan perubahan konsep, sehingga sains pun terus berubah. Peran paradigma dalam perkembangan sains sangatlah penting, karena paradigma itulah yang menjiwai sebuah konsep. Dapat disimpulkan bahwa “revolusi sains” adalah simbol yang menjelaskan tentang efek terakhir dari adanya perbedaan paradigma-paradigma yang dinamis. Cara kerja paradigma dan terjadinya revolusi ilmiah oleh Kuhn dibagi menjadi beberapa tahap. Tahap pertama, paradigma ilmu digunakan untuk membimbing dan mengarahkan kegiatan ilmiah dalam masa normal sains. Tahap kedua, anomali-anomali yang muncul yang tidak dapat diselesaikan dengan paradigma sebelumnya, menimbulkan krisis. Pergeseran dari paradigma lama ke paradigma baru ini yang disebut dengan revolusi ilmiah.

    Waalaikum salam wr.wb.

    ReplyDelete
  5. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Thomas Samuel Kuhn (1922-1996) adalah salah satu filsuf paling berpengaruh ilmu abad kedua puluh. Di tahun 1962 bukunya The Structure of Scientific Revolutions adalah salah satu buku akademik yang paling dikutip sepanjang masa. Kontribusi Kuhn untuk filsafat ilmu tidak hanya ditandai dengan beberapa doktrin positivis kunci, tetapi juga meresmikan gaya baru filsafat ilmu yang membawa lebih dekat ke sejarah ilmu pengetahuan. Pandangannya tentang perkembangan ilmu adalah bahwa ilmu menikmati periode pertumbuhan yang stabil diselingi oleh revolusi revisionary. Dalam The Structure of Scientific Revolutions Kuhn melukiskan gambaran dari perkembangan ilmu pengetahuan tidak seperti apa yang telah berlangsung sebelumnya. Memang, sebelum Kuhn, ada beberapa teori secara teoritis menjelaskan akun perubahan ilmiah. Sebaliknya, ada konsepsi tentang bagaimana ilmu pengetahuan harus dikembangkan yang merupakan produk dari filsafat ilmu yang berlaku, serta populer, heroiknya lihat dari kemajuan ilmu pengetahuan. Menurut pendapat tersebut, ilmu pengetahuan berkembang dengan penambahan kebenaran baru untuk stok kebenaran lama, atau perkiraan meningkatnya teori kebenaran, dan koreksi kesalahan masa lalu. Kemajuan seperti itu mungkin lebih cepat di tangan seorang ilmuwan yang sangat besar, tetapi kemajuan itu sendiri dijamin oleh metode ilmiah. (http://plato.stanford.edu/entries/thomas-kuhn/)

    ReplyDelete
  6. SUPIANTO
    16701261001
    S3 PEP KELAS A 2016

    thomas khun berupaya untuk mengkritisi pemikiran-pemikiran yang berkembang sebelumnya, tertama pemikiran tentang bagaimana sebenarnya struktur ilmu pengetahuan itu dibangun. menurut khun,bangunan ilmu pengetahuan bergantung pada paradigma ilmu pengetahuan itu sendiri. sementara makna paradigma itu sendiri adalah kerangka berpkiri. menurut khun, paradigma erat kaitannya dengan sanin yang normal, yaitu usaha yang sungguh-sungguh dari para ilmuan untuk menempatkan alam ada kotak konseptualyang telah dijelaskan oleh paradigma.

    ReplyDelete
  7. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Kuhn berpendapat bahwa suatu ilmu pengetahuan terikat oleh ruang dan waktu, maka suatu paradigma hanya cocok dan sesuai untuk permasalahan yang ada pada saat tertentu saja, sehingga apabila dihadapkan pada permasalahan yang berbeda dan kondisi yang berlainan, maka perpindahan dari suatu paradigma ke paradigma yasng baru dan sesuai adalah suatu keharusan. Kuhn menjelaskan paradigma dalam dua pengertian. Disatu pihak, berarti keseluruhan konstelasi kepercayaan, nilai, teknik yang dimiliki bersama oleh anggota-anggota masyarakat. Dilain pihak paradigma menunjukkan sejenis unsur pemecahan teka-teki yang kongkret, yang jika digunakan sebagai model, pola atau contoh dapat menggantikan kaidah-kaidah yang secara eksplisit sebagai dasar bagi pemecahan permasalahan dan teka-teki normal sains yang belum terpecahkan.

    Perkembangan ilmu dan revolusi ilmiah melaui tahapan-tahapan atau skema-skema. Skema tersebut adalah sebagai berikut : Pra Paradigma – Pra Sience, Pradigma normal Science, Paradigma Anomali krisis, Revolusi Sains Ilmu Normal Baru – Krisis Baru.

    ReplyDelete
  8. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Latar belakang pemikiran Kuhn tentang ilmu dan perkembangannya, merupakan respon terhadap adanya pandangan Positivisme dan Popper. Kuhn menolak pandangan di atas, Kuhn memandang ilmu dari perspektif sejarah, dalam arti sejarah ilmu. Rekaman sejarah ilmu merupakan titik awal pengembangan ilmu karena merupakan rekaman akumulasi konsep untuk melihat bagaimana hubungan antara pengetahuan dengan mitos dan takhayul yang berkembang. Kuhn lebih mengekplorasi tema-tema yang lebih besar misalnyanya hakekat ilmu baik dalam prakteknya yangnyata maupun dalam analisis kongkret dan empiris. Dari pendapat Kuhn tersebut bisa dikatakan bahwa filsafat ilmu harus berguru kepada sejarah ilmu, sehingga seorang ilmuan dapat memahami hakikat ilmu dan aktivitas ilmiah yang sesungguhnya. Fokus pemikiran Kuhn menyatakan bahwa perkembangan sains berlaku pada apa yang disebut paradigm ilmu. Menurut Kuhn paradigm ilmu adalah suatu kerangka teoritis, atau suatu cara memandang dan memahami alam, yang telah digunakan sebagai sekelompok ilmuan sebagai pandangan dunianya.

    ReplyDelete
  9. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Analisis Kuhn Revolusi Copernicus menekankan bahwa, pada awal tidak memprediksi peristiwa langit yang lebih akurat , seperti posisi planet, dalam sistem Ptolemaic, tetapi mengajukan banding ke beberapa praktisi berdasarkan pada janji yang lebih baik, sederhana, solusi yang mungkin dikembangkan di beberapa titik di masa depan. Kuhn menyebutnya konsep inti dari sebuah revolusi kekuasaan "paradigma" dan dengan kata ini analogis luas mulai digunakan pada paruh kedua abad ke-20. Desakan Kuhn bahwa pergeseran paradigma adalah sosiologi, antusiasme dan ilmiah, tetapi bukan prosedur logis menentukan, menyebabkan kegemparan dalam reaksi terhadap karyanya

    ReplyDelete
  10. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Berdasarkan link yang di share di atas, buku tentang sejarah ilmu pengetahuan dengan filsuf Thomas S. Kuhn adalah peristiwa penting dalam sejarah, filsafat, dan sosiologi pengetahuan ilmiah dan memicu penilaian di seluruh dunia yang sedang berlangsung di luar komunitas-komunitas ilmiah. Kemajuan ilmu pengetahuan normal dipandang sebagai pembangunan oleh akumulasi dari fakta-fakta yang diterima dan teori. Kuhn berpendapat untuk model episodik yang periode kelangsungan konseptual seperti di ilmu normal terganggu oleh periode ilmu revolusioner

    ReplyDelete
  11. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Adanya pemikiran kuhn merupakan bentuk reaksi dari munculnya pandangan popper dan positivisme. Kuhn tidak sependapat dengan hal tersebut. Menurut kuhn, ilmu pengetahuan didapat dari perspektif sejarah. Sehingga, dengan sejarah merupakan awal dari pengembangan ilmu pengetahuan. Dengan penggabungan konsep maka akan terlihat bagaimana hubungan antara takhayul dengan mitos yang telah ada dan berkembang.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  12. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    salah satu link yang diberikan pada posting diatas membahas mengenai The Structure of Scientific Revolutions. The Structure of Scientific Revolutions ini merupakan sjudul sebuah buku yang membahas mengenai sejarah pengetahuan yang ditulis oleh filsuf Thomas S. Kuhn. buku ini membahas suatu kejadian dari aspek sejarah, filsafat, sosiologi dari pengeetahuan saintifik, dll.

    ReplyDelete
  13. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    Kuhn challenged the then prevailing view of progress in "normal science." Scientific progress had been seen primarily as a continuous increase in a set of accepted facts and theories. Kuhn argued for an episodic model in which periods of such conceptual continuity in normal science were interrupted by periods of revolutionary science. During revolutions in science the discovery of anomalies leads to a whole new paradigm that changes the rules of the game.

    ReplyDelete
  14. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Thomas Kuhn dalam bukunya The Structure of Scientific memandang tentang perkembangan ilmu bahwa ilmu menikmati periode pertumbuhan yang stabil diselingi oleh revolusi revisionary.
    Kuhn menjelaskan pengaruh yang agak berbeda pada ilmu sosial. Pada pengembangan studi sosial dari ilmu itu sendiri, khususnya 'Sosiologi Pengetahuan Ilmiah' ia mengklaim bahwa para ilmuwan tidak membuat penilaian mereka sebagai hasil dari aturan sadar atau tidak sadar secara erat adanya paradigma membimbing. Selama revolusi mereka dilepaskan dari kendala tersebut (meskipun tidak sepenuhnya). Akibatnya ada kesenjangan yang tersisa untuk faktor-faktor sosial lain untuk menjelaskan penilaian ilmiah.

    ReplyDelete
  15. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Di dalam bukunya “The Structure of Scientific Revolutins”, ia menyatakan bahwa ilmuwan bukanlah para penjelajah berwatak pemberani yang menemukan kebeneran-kebneran baru. Mereka lebih mirip para pemecah teka-teki yang bekerja di dalam pandangan dunia yang sudah mapan. Kuhn memakai istilah “paradigma” untuk menggambarkan sistem keyakinan yang mendasari upaya pemecahan teka-teki di dala ilmu. Dengan memakai istilah “paradigma”, ia bermaksud mengajukan sejumlah contoh yang telah diterima tentang praktek ilmiah nyata, termasuk di dalamnya hukum, teori, aplikasi, dan instrumentasi, yang menyediakan model-model, yang menjadi sumber konsistensi dari tradisi riset ilmiah tertentu......

    ReplyDelete
  16. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Menurut Kuhn, paradigma ilmu adalah suatu kerangka teoritis, atau suatu cara memandang dan memahami alam, yang telah digunakan oleh sekelompok ilmuwan sebagai pandangan dunia (world view) nya. Paradigma ilmu berfungsi sebagai lensa yang melaluinya ilmuwan dapat mengamati dan memahami masalah-masalah ilmiah dalam bidang masing-masing dan jawaban-jawaban ilmiah terhadap masalah-masalah yang timbul dari masing-masing bidang tesebut....

    ReplyDelete
  17. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Pendapat Thomas Khun mengenai revolusi ilmiah tersebut pada dasarnya mengindikasikan bahwa secara substansial kebenaran ilmu bukanlah sesuatu yang tak tergoyahkan, suatu paradigma yang berlaku pada suatu saat, pada saat yang lain bisa tergantikan dengan paradigma baru yang telah mendapat pengakuan dari masyarakat ilmiah, itu berarti suatu teori sifatnya sangat tentatif sekali.

    ReplyDelete
  18. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum
    The Structure of Scientific Revolutions adalah sebuah buku yang ditulis pada tahun 1962 mengenai sejarah sains oleh fisuf Thomas Kuhn (1922-1996). Pandangannya bahwa ilmu perkembangan ilmu pengetahuan tidak seperti apa yang telah berlangsung sebelumnya. Ada konsepsi bahwa ilmu pengetahuan harus dikembangkan sebagai hasil dari dari filsafat ilmu yang dipahami dan berlaku. Kemajuan ilmiah sebelumnya dianggap Kuhn sebagai "pengembangan lewat akumulasi" fakta-fakta dan teori-teori yang telah diterima. Menurut Kuhn ilmu pengetahuan berkembang dengan menambahkan kebenaran baru dari kebenaran lama yang ada.

    ReplyDelete
  19. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016



    Thomas Kuhn mencoba untuk melakukan kritisasi terhadap ilmu pengetahuan sains. Menurut khun, ilmu pengetahuan dibangun dengan paradigma kerangka berpikir. Paradigma erat kaitannya dengan ilmu pengetahuan yang normal, yaitu usaha yang menempatkan alam di dalam paradigma kerangka berpikir yang normal. Pengetahuan normal itu menggabungkan pengetahuan konseptual di dalam berpikir.

    ReplyDelete
  20. Beberapa konsep kunci pemikiran Kuhn adalah terkait teorinya tentang struktur revolusi ilmu pengetahuan. Perbincangan tentang teori tersebut dikupas tuntas dalam salah satu karya monumentalnya, The Structure of Scientific Revolution yang terbit pada tahun 1962.
    Teori ini merupakan sebuah tawaran baru bagi wacana ilmu pengetahuan yang didasarkan pada sejarah perkembangan ilmu pengetahuan itu sendiri.
    Disini Kuhn melihat perkembangan Ilmu Pengetahuan dari prosesnya bukan hasilnya.
    Menurut saya ini hal menarik, karena biasanya para ilmuwan atau Filsuf memandang Ilmu Pengetahuan pada hasil atau dampaknya, tentang bagaimana sejarahnya, perkembangannya jarang dilakukan. Sehingga ide gagasan Kuhn menjadi revolusioner di bidang Ilmu Pengetahuan.

    Nur Tjahjono Suharto
    PEP S3 (A)
    16701261007

    ReplyDelete
  21. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Menurut Thomas Kuhn menjelaskan bahwa paradigma merupakan suatu cara pandang, nilai-nilai, metode-metode,prinsip dasar atau memecahkan sesuatu masalah yang dianut oleh suatu masyarakat ilmiah pada suatu tertentu. Paradigma ini membimbing kegiatan ilmiah dalam masa sains normal, dimana para ilmuan berkesempatan menjabarkan dan mengembangkannya secara terperinci dan mendalam. Ketika paradigma mengalami pergeseran maka itu disebut masa revolusioner.

    ReplyDelete
  22. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Dalam perkembangan sejarahnya, ilmu dipandang sebagai aktivitas yang murni dan tidak terikat oleh kekuasaan dan ideologi serta bebas dari nilai subyektivitas. Perdebatan antara murni tidaknya sebuah pengetahuan, menarik minat Thomas Kuhn dalam polemik ini. Karya monumentalnya berjudul “The Structure of Scientific Revolutions”, banyak mengubah presepsi orang tentang ilmu. Jika sebagian orang mengatakan bahwa ilmu bersifat LINIER-AKUMULATIF, maka tidak demikian dengan pandangannya. Menurutnya, ilmu bergerak melalui tahapan-tahapan yang akan berpuncak pada kondisi normal yang kemudian usang “membusuk” karena digantikan oleh ilmu atau pandangan baru.

    ReplyDelete
  23. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Rasionalitas kritis tentang ilmu menurut Kuhn. "Normal science does and must continually strive to bring theory and fact into closer agreement, and that activity can easily be seen as testing or as a search for confirmation or falsification." "But science students accept theories on the authority of teacher and text, not because of evidence."

    ReplyDelete
  24. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Kuhn sedang mencoba, bertanya-tanya seberapa jauh ia harus pergi. Haruskah ia benar-benar mengganggu para filsuf dengan mengklaim bahwa paradigma mengubah dunia itu sendiri? pengembaraan mencari penetahuan tidak selalu mudah. Berbagai instrumen digunakan untuk memperdayai yang akan melahirkan pengetahuan baru.

    ReplyDelete
  25. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P. Matematika/A/2016

    Menurut Thomas Kuhn sendiri menjelaskan bahwa Paradigma merupakan suatu cara pandang, nilai-nilai, metode-metode,prinsip dasar atau memecahkan sesuatu masalah yang dianut oleh suatu masyarakat ilmiah pada suatu tertentu. Apabila suatu cara pandang tertentu mendapat tantangan dari luar atau mengalami krisis, kepercayaan terhadap cara pandang tersebut menjadi luntur, dan cara pandang yang demikian menjadi kurang berwibawa, pada saat itulah menjadi pertanda telah terjadi pergeseran paradigma. Bahwa dari pemaparan di atas pemakalah dapat memahami pendapat Thomas Kuhn tentang pradigma itu sendiri yaitu suatu teori yang akan kita pakai, gunakan, terapkan/paparkan berdasarkan dari pengujian-pengujian sikap atau prilaku dalam anggota-anggota masyarakat ilmiah yang sudah ditetapkan menurut teori sebelumnya. Pradigma digunakan untuk semua niai-nilai, keyakinan, teknik, dan semua yang pernah dilakukan oleh anggota-anggota masyarakat yang sudah sah.

    ReplyDelete
  26. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016

    The Structure of Scientific Revolutions adalah buku tentang sejarah ilmu pengetahuan dengan filsuf Thomas S. Kuhn yang berisi tentang peristiwa penting dalam sejarah, filsafat, dan sosiologi pengetahuan ilmiah dan memicu penilaian di seluruh dunia yang sedang berlangsung dan reaksi-dan di luar-komunitas-komunitas ilmiah. Menurut Kuhn kemajuan ilmu pengetahuan normal dipandang sebagai akumulasi berdasarkan pembangunan dari fakta-fakta yang diterima dan teori. Kuhn berpendapat penemuan selama revolusi dalam ilmu mengarah ke paradigma baru. Paradigma baru kemudian mengajukan pertanyaan baru dari data lama, bergerak melampaui sekadar memecahkan teka-teki" dari paradigma sebelumnya, mengubah aturan permainan dan peta mengarahkan penelitian baru, dimana selalu terjadi proses perbaikan antara paradigma lama dengan paradigm yang lebih baru.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id