Nov 22, 2012

Filsafat Ilmu (Matematika)_oleh Marsigit



37 comments:

  1. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    dalam filsafat membangun fondasi epistemologi matematika sangat banyak para filsuf mengemukakan pendapatnya dengan tujuan untuk mengetahui matematika itu sendiri seperti apa? Dalam pembelajaran filsafat ilmu Matematika yang dilakukan oleh Prof. Marsigit, bahwa matematika itu sendiri tidak dapat kita ketahui secara pasti, karena matematika itu sendiri dapat bersifat abstrak, dan pengalamannya, sedangkan menurut immanuel Kant matematika itu sendiri berasal dari intuisi sintesis a priori. jadi intuisi merupakan fondasi kita dalam belajar matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  2. 16701251016
    PEP B S2

    Begitulah filsafat ilmu matematika, yang mana matematika itu adalah dalam fikiran, bersifat abstrak. Namun bagi saya pribadi untuk memahami matematika sendiri sebagai ilmu ataukah bukan dulu menganggap matematika adalah ilnu pengetahuan, namun berbeda dengan penyampaian Prof.Marsigit yang mampu membuka fikiran, dan berfikir lebih jauh lagi.

    ReplyDelete
  3. 16701251016
    PEP B S2

    Begitulah filsafat ilmu matematika, yang mana matematika itu adalah dalam fikiran, bersifat abstrak. Namun bagi saya pribadi untuk memahami matematika sendiri sebagai ilmu ataukah bukan dulu menganggap matematika adalah ilnu pengetahuan, namun berbeda dengan penyampaian Prof.Marsigit yang mampu membuka fikiran, dan berfikir lebih jauh lagi.

    ReplyDelete
  4. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Filsafat matematika merupakan hasil Pemikiran filsuf yang sasarannya ialah matematika itu sendiri. Baik dikaji dari sisi ontologi, epistemologi maupu aksiologinya. Pemikiran filsuf juga bersifat reflektif dalam arti menengok diri sendiri untuk memahami bekerjanya budi itu sendiri. Pikiran para filsuf ini muncul dari aliran myticsm sampai logicsm yang menghasilkan absolutism atau constructivism.

    ReplyDelete
  5. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Perkembangan filsafat matematika yang dimulai dari definisi pangkal kemudian berkembang menjadi platonism dimana filsuf plato sampai menyatakan bahwa Tuhan senantiasa bekerja dengan metode geometri, konteks matematika yang dihubungkan dengan cara kerja Tuhan. Kemudian pikiran itu berkembang menjadi rasionalism dan pemikiran rasional tersebut sesuai dengan filsuf Immanuel kant yaitu sebenar ilmu pengetahuan adalah sintetik apriori yang menjadi logicsm.

    ReplyDelete
  6. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Pembelajaran matematika dapat menggunakan metode perkembangan filosofi matematika yang beranjak dari pengertian pangkal sampai mrncapai logika. Seperti pada tingkat matematika SD yang belajar melalui mitos mitos yang ada tanpa mereka harus mengetahui definisinya kemudian mereka mengkonstruksi pengetahuan mereka sendiri berdasarkan pengalaman pengalaman yang telah dilakukan. Sehingga pembelajaran menjadi meaningful learning.

    ReplyDelete
  7. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Dalam pembelajaran matematika seiring dengan berjalannya waktu, paham yang sering digunkan sekarang adalah contructivism/ konstruktivisme. Konstruktivisme adalah suatu upaya membangun kehidpan yang modern. Dalam paham ini, siswa diharapkan bisa mengkonstruksi pengetahuannya dalam matematika, membentuk skema yang tepat di pikirannya tentang pengetahuan yang telah dia peroleh. Untuk mengkonstruk pengetahuan secara tepat, peran guru disini sangatlah penting.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  8. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Matematika, sejak zaman Yunani kuno, selain merupakan sumber dan inspirasi bagi para filsuf, metodenya juga banyak diadopsi untuk mendeskripsikan pemikiran filsafat. Adapun beberapa matematikawan yang sekaligus sebagai sorang filsuf, misalnya Descartes, Leibniz, Bolzano, Dedekind, Frege, Brouwer, Hilbert, Godel, and Weyl. Salah satu titik krusial yang menjadi masalah bersama oleh matematika maupun filsafat misalnya persoalan pondasi matematika. Terdapat beberapa pendapat para filsuf mengenai hakikkat matematika. Terkait dengan mengkonstruksi pengetahuan dan proses sosial, hal ini merujuk pada filsafat social constructivism. Dan dengan pemahaman terhadap filsafat social constructivism maka akan menghadirkan pengalaman bermakna bagi siswa sehingga dapat mengembangkan intuisi mereka yang akan digunakan untuk mengkonstruksi pengetahuan ataupun konsep-konsep baru.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  9. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Sebagai ilmu yang bersifat universal dan berumur sangat tua, maka tidak akan habisnya jika kita membahas bagaimana sejarah membentuk filsafat ilmu matematika. Dasar filsafat begitu luas dan beragam jenisnya, tergantung dari sudut pandang beberapa paham yang meniliknya lebih jauh. filsafat ilmu sangat berkaitan erat dengan ontologi, epistemologi, dan aksiologi.

    ReplyDelete
  10. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Dalam membangun pondasi matematika, banyak filsuf yang mengemukakan pendapat atau pandangan mereka sesuai aliran masing-masing. Aliran tersebut antara lain: Platonism, rasionalism, logicism, fallibism, analyticism, dll. dari beberapa penjelasan di perkuliahan filsasat oleh Prof. Marsigit, M.A bahwa salah satu pondasi ilmu pengetahuan khususnya matematika adalah intuisi dan menurut Immanuel Kant mengatakan bahwa ilmu pengetahuan bersifat sintetik a priori. Sebagai ilmu pengetahuan, matematika apabila hanya dipandang sebagai suatu pengetahuan murni maka hakekatnya kita baru mempelajari sebagian matematika. Lebih dari sekedar itu matematika adalah suatu aktivitas sosial.

    Waalaikum salam wr.wb

    ReplyDelete
  11. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016

    Dalam bagan filsafat ilmu matematika di atas terlihat pandangan para filsuf mengenai matematika yang dapat ditinjau dari banyak sisi, diantara pandangan tersebut adalah dalam pembelajaran matematika diperlukan kerasionalan dan kelogisan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan matematika. Matematika juga memiliki sifat yang absolut dimana dalam proses pembelajaran matematika diperlukan penggunaan teori belajar kontruktivis dalam membangun pengetahuan siswa memahami materi-materi yang disajikan dalam matematika.

    ReplyDelete
  12. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Filsafat berkembang dari zaman ke zaman. Mulai dari zaman Yunani, diamana zaman Socrates, Plato (Idealism), Aristoteles (Realism), Rene Desacrtes (Rationalism), David Hume (Empirism), dan lain sebagainya. Kemudian zaman modern, dimana zaman Immanuel Kant yaitu sebenar-benarnya ilmu adalah bersifat sintetik a priori, yaitu pikiran yang bisa diterapkan dan pengalaman yang bisa diteorikan.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  13. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Filsafat matematika merupakan cabang dari filsafat yang mengkaji anggapan-anggapan filsafat, dasar-dasar, dan dampak-dampak matematika. Tujuan dari filsafat matematika adalah untuk memberikan rekaman sifat dan metodologi matematika dan untuk memahami kedudukan matematika di dalam kehidupan manusia. Sifat logis dan terstruktur dari matematika itu sendiri membuat pengkajian ini meluas dan unik di antara mitra-mitra bahasan filsafat lainnya.

    ReplyDelete
  14. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Filsafat ilmu matematika merupakan bagian dari filsafat yang menjawab pertanyaan mengenai hakikat ilmu matematika berdasarkan pemikiran para filsuf. Ada beberapa pemikiran para filsuf yang menjadi dasar dari ilmu matematika, misalnya Rene Descartes dengan pemikiran rasionalnya sehingga menghasilkan rasionalisme, Hilbert dengan pemikiran-pemikiran ilmu murninya yang menghasilkan formalism, Plato dengan pikiran idealnya sehingga ada idealism,Aristoteles dengan pikiran realisnya sehingga hadir paham realism, dan seterusnya. Sehingga perlu dipahami bahwa sebenar-benarnya matematika adalah berdasarkan pemikiran para filsuf yang membentuk dan membangun matematika menjadi sebuah ilmu.

    ReplyDelete
  15. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Pemahaman yang sering dipakai saat ini adalah paham contructivism atau konstruktivisme. Konstruktivisme sebagai upaya membangun kerangkan ilmu pengetahuan. Pada matematika konstruktivisme ini merupakan upaya membangun kehidupan melalui jalan matematika modern.

    ReplyDelete
  16. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Filsafat ilmu adalah dasar ilmu pengetahuan. Dasar pengembangan ilmu ilmu yang berkembagn saat ini. Ilmu pengetahuan yang sangat tidak terhitung jumlahnya saat adalah rangkaian pengetahuan yang berkembagn dari filsafat ilmu. Maka matematika atau ilmu matematika adalah bagian perkembangan dari filsafat. yang dalam sejarah dipengearuhi oleh pemikiran para filsuf dan teori teori kehidupannya.

    ReplyDelete
  17. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016



    Saya akan mencoba menuliskan analisis saya mengenai gambar dasar filsafat matematika di atas. Dasar matematika di atas menggunakan teori plato tentang realism dan logism. Selain itu, dalam matematika juga menggunakan teori Kant yang mengatakan bahwa matematika itu adalah intuism. Sedangkan Aristoteles juga mengemukakan teorinya yang mana matematika di dasarkan pada empirism. Mereka berusaha membentuk dasar matematika pada logika, intuisi, dan empiris.

    ReplyDelete
  18. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    The history of the philosophy of science has its roots in philosophy, and emerged as an autonomous discipline sometime in the nineteenth century.
    Auguste Comte and John Stuart Mill can be seen as important people during its origins, even though philosophers like Copernicus, Bacon, Galileo and Kepler had developed thoughts regarding related issues.

    ReplyDelete
  19. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Filsafat dan matematika merupakan dua cabang ilmu yang memiliki kaitan erat karena keduanya tumbuh bersama sebagai buah pemikiran seorang filsuf ternama yakni Pythagoras yang memandang bahwa segenap gejala alam merupakan pengungkapan inderawi dari perbandingan-perbandingan matematis. Hal ini kemudian dipertegas oleh pemikiran Plato yang menyatakan geometri sebagai pengetahuan ilmiah yang berdasarkan akal murni menjadi kunci ke arah pengetahuan dan kebenaran kebenaran filsafat. Matematika dan filsafat mempunyai sejarah keterikatan satu dengan yang lain sejak jaman Yunani Kuno. Matematika di samping merupakan sumber dan inspirasi bagi para filsuf, metodenya juga banyak diadopsi untuk mendeskripsikan pemikiran filsafat. Sedangkan terhadap pembelajaran matematika, pemikiran filsafat memiliki peran yang sangat penting. Filsafat turut berperan dalam menciptakan suatu pembelajaran matematika yang memungkinkan para siswa untuk membangun logika pikirnya serta membangun pengetahuan matematikanya.

    ReplyDelete
  20. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Dalam membangun pondasi matematika, banyak filsuf yang mengemukakan pendapat atau pandangan mereka sesuai aliran masing-masing. Matematika itu sendiri tidak dapat kita ketahui secara pasti, karena matematika itu sendiri dapat bersifat abstrak, dan pengalamannya, sedangkan menurut immanuel Kant matematika itu sendiri berasal dari intuisi sintesis a priori.

    ReplyDelete
  21. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Bagi saya setelah melihat dari bagan tersebut diatas dapat mengambil suatu pemahaman bahwa filsafat bukan hanya dimiliki oleh Ilmu Matematika tetapi milik semua ilmu yang berkembang saat ini. Filsafat adalah ibu dari ilmu pengetahuan . Dengan kata lain, ilmu pengetahuan ( seperti misalnya Matematika, ilmu alam, sosial,politik,seni dan juga ilmu-ilmu yang lainnya ) merupakan anak dari filsafat, mereka ada dari pemikiran filsafat namun memisahkan diri dan berdiri secara sendiri-sendiri atas fokus atas objek dari kajian masing-masing Ilmu. Singkatnya adalah bahwa ilmu filsafat merupakan ilmu yang paling terdahulu, dan ilmu-ilmu sebelumnya berakar dari ilmu filsafat....

    ReplyDelete
  22. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Filsafat Ilmu Matematika adalah filsafat yang menelusuri dan menyelidiki (hakekat pelaksanaan matematika yang bersangkut paut dengan tujuan, latar belakang, cara dan hasilnya. Serta hakekat ilmu pendidikan matematika yang berkaitan dengan analisis kritis terhadap struktur dan kegunaannya.) sedalam dan seluas mungkin segala sesuatu mengenai semua ilmu Pendidikan Matematika, terutama hakekatnya, tanpa melupakan metodenya. Kerapkali kita lihat ilmu filsafat dipandang sebagai ilmu yang abstrak dan berada di awang-awang saja, padahal ilmu filsafat itu dekat dan berada dalam kehidupan kita sehari. Benar, filsafat bersifat tidak konkrit, karena menggunakan metode berpikir sebagai cara pergulatannya dengan realitas hidup kita.

    ReplyDelete
  23. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum

    Dari peta filsafat tersebut dari filsuf plato lahir kaum paltonism dan dari Aristotles lahir Aristotelian dimana dari Platonism dan Aristotelian ini melahirkan konsep euclidan dari Euclid. Dari aristotlelian lahir empiricism dan dari Platonism lahir rasionalisme sehingga dari keduanya dan dari Euclidean lahir kantiasme yang menyatakan sebenar-benar ilmu adalah empiris dan rasional sehingga menurut kant sebenar-benar ilmu adalah sintetik apriori. Dari pemikiran kant ini lahir ilmu pengetahuan serta cabang-cabangnya termasuk matematika.

    ReplyDelete
  24. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Bagan di atas menjelaskan tentang filosofi, epistemologi, matematika dan landasannya mulai dari awal zaman seperti hal-hal yang bersifat mistik sampai zaman sekarang pada abad keduapuluh satu yang menekankan pada pembelajaran konstruktivisme. Filsafat konstruktivisme banyak mempengaruhi pendidikan matematika sejak tahun sembilan puluhan. Konstruktivisme berpandangan bahwa belajar adalah membentuk pengertian oleh si belajar. Jadi siswa harus aktif. Guru hanyalah bertindak sebagai mediator dan fasilitator.

    ReplyDelete
  25. Nira Arsoetar
    16709251018
    PPS UNY Pendidikan Matematika
    Kelas A

    Diagram di atas menunjukkan bahwa pondasi matematika jika dilihat dari sudut pandang filosofi dan epistemologi, dimulai dari pemikiran beberapa filsuf yang mengemukakan teorinya masing-masing dalam cabang matematika. landasan epistemologis dari pengetahuan, dipengaruhi paling tidak oleh pengaruh dua aliran epistemologi yang masing-masing berakar pada pondasi empiris dan pondasi rasionalis. Menurut kaum pondasionalis empiris, terdapat unsur dasar pengetahuan dalam mana nilai kebenarannya lebih dihasilkan oleh hukum sebab-akibat dari pada dihasilkan oleh argumen-argumennya. Kaum rasionalis seperti Plato, Descartes, Leibniz percaya bahwa semua pengetahuan telah ada pada akal budi sebelum aktivitas kognisi dimulai.

    ReplyDelete
  26. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Bahwa penegtahuan matematika bisa dilihat dari timeline tentang atematika itu sendiri. diulai dari Mytisticismnya Phytagiras dan paham-paham Aristotles. Dari mistisisme Pythagoras lahir platonisme yang melahirkan rasionalisme dan logisisme. Aristotlian melahirkan empirisisme, kemudian falibilise, kemudian analitisisme, dan konstruktivise. Sebelum lahir kritisisme Kant dengan Kantianismenya, Euclid juga dipengaruhi oelh pemikiran-pemikiran Pythagoras dan Aristotles. Kemudian setelah kantianisme lahir intuitism dan formalisme lalu absolutisme.

    ReplyDelete
  27. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Memahami dengan gambar jauh lebih mudah dan menarik dibandingkan hanya lewat tulisan. Gambar di atas sama dengan gambar dalam artikel hubungan antar aliran filsafat, filsafat ilmu dan filsafat matematika. Namun dalam artikel ini ditekankan pada hermetika filsafat ilmu (matematika).
    Maka apabila dilihat dari sudut pandang filsafat matematika, terlihat bahwa perkembangan filsafat matematika telah terjadi sejak berabad-bad lalu dengan berbagai pemikirn para filsuf yang masih dipakai teorinya hingga saat ini.

    ReplyDelete
  28. Defy Kusumaningrum
    13301241022
    Pendidikan Matematika A

    Bagan dalam elegi ini menunjukkan bagaimana suatu ilmu terbentuk. Terdapat beberapa aliran dalam pengetahuan. Setiap aliran memiliki tokoh. Kemudian ada tokoh yang menggabungkan atau mengkombinasikan dua aliran berbeda sehingga membentuk aliran baru.

    ReplyDelete
  29. Defy Kusumaningrum
    13301241022
    Pendidikan Matematika A

    Bagan tersebut menunjukkan bahwa aliran dasar dari ilmu pengetahuan adalah mysticsm dan aristotelian. Aliran mysticism berkembang menjadi aliran platonism. Aliran platonism dikombinasikan dengan aliran aristotelian membentuk aliran baru yaitu euclidean. Aliran euclidean dikombinasikan dengan platonism membentuk aliran baru rationalism. Begitu seterusnya alur dari pembentukan aliran pengetahuan.

    ReplyDelete
  30. Defy Kusumaningrum
    13301241022
    Pendidikan Matematika A

    Aliran pengetahuan yang kita ketahui sekarang adalah aliran construktivism dan absolutism. Kedua aliran ini berbeda dari sisi pembentukannya, tetapi dapat dipadukan ketika melakukan pembelajaran. Aliran constructivism merupan perkembangan dari empiricism, fabilsm, dan analiticism. Sedangkan absolutism lebih pada logicm, formalism, dan intuicism.

    ReplyDelete
  31. Defy Kusumaningrum
    13301241022
    Pendidikan Matematika A

    Pembelajaran dewasa ini lebih cenderung pada membentuk pengetahuan dilakukan oleh siswa. melalui pengalaman dan kegiatan belajar serta bimbingan dari guru, siswa mengkonstruksi pengetahuannya. Tetapi dalam mengkonstruksi pengetahuan tersebut juga tidak lepas dari penggunaan intuisi dan logika siswa. sehingga pembelajaran konstruktivisme tidak benar-benar murni konstruktivis.

    ReplyDelete
  32. Begitulah filsafat ilmu matematika , matematika itu ada dalam fikiran dan membuat kita berfikir rasional. Dan ilmu matematika berfikir menggunakan logika berdasarkan pengalaman yang telah dilakukan dan pengetahuan yang telah diperoleh oleh seseorang.

    M. Saufi Rahman
    PEP KElas A
    16701261024

    ReplyDelete
  33. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Dalam mengkonstruksi sebuah konsep matematika, telah banyak filsuf menguraikan bagaimana mengkonstruksi filsafat tersebut. Adapun filsuf-filsuf tersebut telah memberikan berbagai macam aliran filsafat, diantaranya Platonism, rasionalism, logicism, fallibism, analyticism, dll.masing-masing memiliki cara pandang yang berbeda-beda. Sedangkan, kant mengatakan bahwa ilmu pengetahuan bersifat sintetik a priori. Yaitu diperoleh dari penalaran, non pengalaman. sehingga, kita baru mempelajari separuh dari matematika yang dipandang sebagai pengetahuan yang murni.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

    ReplyDelete
  34. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    berdasarkan gambar atau bagan diatas saya mencoba menganalisa sedikit mengenai filsafat matematika di antaranya yaitu ada beberapa aliran besar seperti Platoisme, dimana pandangannya yaitu menganggap matematika adalah kebenaran mutlak dan pengetahuan matematika merupakan hasil ilham Illahi. Logisism, berpendapat bahwa matematika secara murni hanya berupa logika deduktif. Formalism, Matematika disebutkan sebagai sistem simbol yang formal. Ini berkaitan dengan sifat terstrukti dari simbol dan operasi yang dilakukan terhadap simbol simbol tersebut. Simbol itu merupakan perwakilan dari objek yang dipermasalahkan. Intuitionism, Matematika merupakan salah satu bentuk nyata pemikiran manusia. Akurasi prinsip dan dalil dalam matematika terletak pada pikiran,bukan apda simbol yang digunakan. Falibilisme, kebenaran matematika dapat menjadi subyek yang begitu sederhana, dan dalam banyak hal dapat dikritisi. Kebenaran matematika bersifat tidak sempurna (falibel), tidak kokoh, dan di masa depan dapat dikoreksi serta direvisi. Absolutisme, Pengetahuan matematika terdiri dari kebenaran yang sudah pasti dan tidak dapat diubah, kebenaran yang bersifat absolut/mutlak, merupakan satu-satunya realitas pengetahuan yang sudah pasti, dan kebenarannya hanya tergantung pada logika dan kebenaran yang terkandung dalam term-term-nya. demikian yang dapat saya pahami, dan saya berusaha untuk memahami lebih dalam lagi.

    ReplyDelete
  35. Bismillah
    Ratih Kartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016




    Assalamualaikumwarahmatulahiwabarrakatuh
    Filsafat matematika adalah bagaimana penjelasan tentang matematika.
    Filsafat matematika menjelaskantentang kedudukan dan dasar dari obyek dan metode matematika yaitu menjelaskan apakah secara ontologism obyek matematika itu ada, dan menjelaskan secara epistemologis apakah semua pernyataan matematika mempunyai tujuan dan menentukan suatu kebenaran. Filsafat matematika juga mengkaji anggapan filsafat, dasar, dan dampak dari matematika.
    Terimakasih.
    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh

    ReplyDelete
  36. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    Meskipun ada sedikit ketidak samaan dalam aliran filsafat matematika seperti yang di kemukakan di atas, justru perbedaan tersebut yang menjadikan perkembangan matematika makin pesat. karena diantara masing-masing pandanagan dan aliran di atas memberikan masukan dan pemahaman untuk kemajuan matematika, tinggal kita yang mencocokkannya sesuai dengan ruang dan waktunya. serta objek telaahnya.

    ReplyDelete
  37. Budi Yanto
    16709251024
    P. Mat S2 Kelas B 2016
    Kant mengemukakan bahwa ilmu matematika merupakan contoh yang paling cemerlang tentang bagaimana akal murni berhasil bisa memperoleh kesuksesannya dengan bantuan pengalaman. lebih lanjut Kant mengatakan bahwa matematika adalah produk murni alasan, dan terlebih lagi adalah benar-benar kimis, ia menemukan bahwa semua kognisi matematika memiliki keganjilan ini dan pertama kali harus menunjukkan konsep dalam intuisi visual dan memang apriori, oleh karena itu dalam intuisi yang tidak empiris, tetapi murni; tanpa ini, matematika tidak dapat mengambil satu langkah, oleh karena keputusan-keputusannya selalu visual yaitu intuisi.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id