Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 9: Menggapai Keutamaan Dzikir




Oleh Marsigit

Santri Kepala:

Asslamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh
Alhamdulillaah. Alhamdulillaahi wahdah shodaqo wa’dah wa nashoro ‘abdah wa ‘azza jundahu wa ‘azama wahdah. Wash-sholatu was salamu ‘alaa rasulillaah Sayyidina wa habibina wa qurrotu a’yuna Muhammadin bin ‘abdillah wa alaa alihi wa ashhabihi wa dzawil nufusil muthmainnah. Amma ba’dah. Faqola ta’ala fiy kitabihil kariem a’udzu billaahi minasy syaithonir rojiem; “Qod aflaha man tazakkay. wa dzakarasma Robbihi fasholla. Bal tuktsirunal hayatad dunya. Wal akhiroti khoirun wa abqoy. Inna hadza shuhufil ulay. Shuhufi Ibarohima wa Musa.” Shodaqollohul ‘adhiem. Wa qola Ta’ala fiy hadtsil qudsy qolan Nabiyyu shollallohu ‘alaihi wa salam; “Ana ‘inda dzonni abdi biy idza dzakaroniy. Idza dzakaroniy fiy nafsihi dzakartuhu fiy nafsiy wa idza dzakaroniy fiy mala’in dzakartuhu fiy mala’in khoirin minhu.” Wa qola An-nabiyyu sholallohu ‘alaihi wa salam; “Laa taqumus sa’ata hatta laa yabqoy ‘alaa wajhil ardli man yaqulu Allohu Allohu.” Shodaqollohu wa shodaqon Nabiyyul kariem wa nahnu minasy syahidien.
Hadlrotal kirom wal mukarromin wa nakhushshu hushushon ilaa hadlroti Sirrulloh rohimahulloh. Amin. Hadirin semua, Muhammad Nurikhlas ingin menyampaikan pengalamannya tentang keutamaan dzikir. Silahkan Muhammad Nurikhlas..sampaikan pengalamanmu.

Muhammad Nurikhlas:
Asslamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh.
Sungguh luar biasa kejadiannya. Sungguh luar biasa aku merasakannya. Itulah yang mungkin dirasakan oleh semua orang yang telah dihampiri-Nya. Maka ketika aku merasa juga dihampiri-Nya, maka aku merasakan bahwa semua yang aku kerjakan itu pada hakekatnya adalah dzikir kepada-Nya. Langkahku adalah dzikir. Ucapanku adalah dzikir. Perjalananku adalah dzikir. Ceramahku adalah dzikir. Presentasi makalahku adalah dzikir. SMS ku adalah dzikir. Bahkan tidurku itu ternyata adalah dzikirku juga. Maka ketika aku berdzikir dengan ikhlas, aku merasakan tiadalah jarak antara diriku dengan Allah SWT. Dan pada saat itulah aku merasa bahwa semua urusanku telah dimudahkannya. Baik urusan dunia maupun urusan akhirat. Maka sebenar-benar urusanku itu adalah perkara-Nya. Aku merasakan tiadalah kekuatan apapun yang mampu menandinginya. Itulah setinggi-tinggi dzikirku, yaitu ketika aku tidak lagi mengingat yang lainnya selain Dia. Itulah kekuatanku untuk menghadapai semua persoalan dunia dan akhirat. Maka aku merasakan semua kemenangan itu yaitu kemenangan dunia dan kemenangan akhirat. Itulah setinggi-tinggi makomku, yaitu ketika aku merasa melihat bahwa akhirat itu ada di depan mataku. Kenapa harus aku meraih syurga itu menunggu sampai aku mati? Bukankah aku telah menemukan jaminan bahwa aku dapat meraihnya sekarang juga, yaitu ketika tidak ada jarak antara diriku dengan Dia. Itulah sebenar-benar syurgaku. Tiadalah cukup semua kata-kataku untuk menggambarkan itu semua. Wahai Santri Kepala, mohon kiranya pencerahanmu agar pada Ritual Ikhlas III ini, aku dan juga yang lainnya lebih mampu memahami dan mengamalkan dzikir sesuai dengan kelazimannya.

Santri Kepala:
Terimakasih Muhammad Nurikhlas. Demikian Bapak, Ibu dan saudara semua. Apa yang telah disampaikan oleh Muhammad Nurikhlas. Bapak, Ibu, Saudara peserta peserta Ritual Ikhlas III yang dimuliakan Allah. Sebelum saya menguraikan perihal dzikir secara panjang lebar, marilah kita memanjatkan rasa syukur dengan kalimat tahmid, juga sholawat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Amin. Perlu kami di sini untuk menyampaikan bahwa dipenghujung kegiatan Ritual Ikhlas III ini, akan lebih banyak dibahas tentang keutamaan Dzikir. Saudara-saudaraku semua, untuk mengetahui dan dapat mengamalkan dzikir itu, kita perlu mendengarkan nasehat-nasehat para akhli dzikir. Alloh berfirman; “Fa is’aluu ahladz dzikri in kuntum laa ta’lamuun”. Yang namanya is’al, artinya dalam bahasa kita yaitu mintalah. Bisa juga diartikan dengan makna bertanyalah. Bisa pula dengan makna mintalah izin (ijazah, petunjuk) kepada orang yang ahli dzikir, yaitu yang berhak memberi pelajaran dzikir. Makanya Alloh mengajarkan; “Wa’budulloha wabtaghuu ilaihil wasilah”. Artinya, “beribadahlah kamu semua kepada Alloh dan carilah dalam menuju kepada-Nya dengan wasilah”.

Bagawat Rama:
Saya ingin bertanya perihal kaitannya antara keutamaan dzikir sifat-sifat Allah?

Santri Kepala:
Alloh selalu menyertai seluruh makhluk-Nya, Innalloha ma’akum ainama kuntum. Alloh selalu bersama kalian semua di manapun kalian berada. Nah, perihal kesertaan-Nya ini sulit dimengerti jika kalian belum faham, belum kenal dengan Sifat Alloh. “Mana, katanya Alloh bersama kita, di mana?” Kita ma’rifat kepada Alloh itu ada dua macam, ada ma’rifat bidzatillah dan ma’rifat bishifati wa asma’illah. Bagi umumnya manusia di alam dunia ini, hanya bisa mengenal kepada Alloh SWT Sifat-Nya dan Asma-Nya saja. Sifat Qodrat (Kuasa), Irodat (Berkehendak), Sama’ (Mendengar), Bashor (Melihat), itu bisa kita kenal.

Dewi Umayah:
Bagaimana mendudukan hati ini agar dzikirku itu semata-mata tertuju kepada Allah SWT?

Santri Kepala:
Semua perasaan inilah yang dikatakan dengan “Al-qolbu hiya an-nafsu wa an-nafsu hiyal Lathifatur Robbaniyyah” (Hati adalah nafsu dan nafsu adalah perasaan-perasaan yang menguasai manusia itu sendiri). Rasululloh juga menganjurkan; “Man arofa nafsahu faqod arofa robbah”. Barangsiapa mengenali (meneliti) perasaannya sendiri maka sungguh ia akan mengenal Tuhannya, mengenal Sama’-Bashor-Nya, Qodrat-Irodat-Nya, fadlilah-Nya, Karomah-Nya dan seterusnya.

Cantraka Sakti:
Apakah hati kita juga mempunyai maqom-maqom? Dan bagaimana fungsinya ketika kita berdzikir?

Santri Kepala:
Barangsiapa yang belum bisa menemukan maqom (kedudukannya) di waktu kita sholat, maqom munajat belum pernah kita temu. Artinya orang itu belum bisa muqim (menduduki maqom) munajat kepada Alloh SWT. Maka dzikir kepada Alloh supaya sholat bisa ingat Alloh, dzikir juga bisa benar-benar ingat Alloh, segala sesuatunya kita juga bisa ingat kepada perintah Alloh. “Afdlolu dzikri fa’lam annahu Laa ilaaha illalloh”. “Laa yaqtadiru ‘alal ‘abdi min man qoola Laa ilaaha illalloh [miata marroh, red] illaa man qoola bimitslihi au zaadahu”. Tidak ada yang bisa mengimbangi orang yang membaca Laa ilaaha illalloh (100x), meskipun telah membaca wirid ini atau wirid itu seribu kali, kecuali orang membaca kalimah yang sama dengan jumlah (kualitas) yang sama atau lebih.Laa artinya tidak ada, Ilaaha artinya Tuhan dan illalloh artinya selain Alloh. Jika kalian membaca dengan mengartikannya secara harfiyyah Laa Ilaaha kemudian kalian meninggal berarti kalian mengartikannya adalah tidak ada Tuhan.

Cantraka Ikhlas:
Bagaimana jika aku memang betul-betul baru mengerti harfiyyah dari Laa Ilaaha? Apakah sertiaphuruf dalam Al-Qur’an harus aku mengerti maknanya?

Cantraka Sakti:
Jika hal itu terjadi berarti kalian mati dalam keadaan tidak beriman. Makanya angan-angankanlah Laa ilaaha illalloh dengan makna Laa maqshuda illalloh; setiap hurufnya kalian maqsudkanlah (angankan) sebagai Alloh, sebab “Kullu ma’nal kutubu yujma’u fil Qur-an wama’nal qur-anu yujma’u fil suratil fatihati wama’nal fatihati yujma’u filbasmalati wama’nal basmalati yujma’u fil bi bi kaana maa kaana wa bi yaqulu man yaqulu”. Jadi makna setiap huruf Al-Qur’an adalah Alloh, yaitu Alloh Yang Mengadakan.

Bagawat Rama:
Apa sebetulnya tujuan dzikir itu?

Santri Kepala:
Tujuan dzikir kalimat Laa ilaaha illalloh (diucapkan secra lisan) dan dzikir Allohu Alloh (diucapkan di dalam hati), yaitu supaya hati kita bersih. Jika kita sudah bersih maka Alloh yang Maha Segalanya akan dapat dirasakan di dalam hatinya. Maksudnya bukan Dzat-Nya Alloh, tapi ‘aunillah (pertolongan Alloh), karunia Alloh, pemberian Alloh, kekasih Alloh, akan terasa dalam hati pedzikir tadi. “Ana ‘inda dhonni ‘abdi biy idza dzakaroniy”. “Wa idza dzakaroniy fiy nafsihi dzakartuhu fiy nafsiy” (Jika hamba tersebut menyebut-Ku dalam kesendiriannya yaitu dalam hatinya, Aku juga akan menyebutnya, memperhatikannya dalam Dzat-Ku).

Cantraka Putih:
Apakah dzikir dapat mengusir syaitan?

Santri Kepala:
Syetan masuk melalui tiga arah, yaitu tengah-tengah dada, rusuk dan seluruh tuhuh dan syetan mengancam manusia terus. Setelah syetan tidak bisa masuk melalui depan, syetan melalui sebelah kanan, yaitu Lathifatul Khofy dan Lathifatur Ruh. Jika itu tidak bisa maka syetan masuk melalui sebelah kiri, yaitu Lathifatus Siiry dan Lathifatul Qolby. Demikian itu syetan ingin agar Alloh tidak mendapatkan satupun manusia yang bisa bersyukur. Mengapa demikian? Karena syetan ingin agar manusia berkeluh kesah terus karena keluh kesah adalah pangkal susah dan syukur adalah pangkal tambah nikmat.

Cantraka Ikhlas:
Bagaimana doa untuk menghilangkan kesusahan?

Santri Kepala:
Untuk menghilangkan kesusahan marilah kita membaca bersama “A’uudzu billaahi minasys yaithonir rojiem. Bismillaahir Rohmaanir Rohiem. Ushiekum ‘ibaadallooh wa iyyaaya bitaqwallooh. Allohumma iftahliy bifttuuhil ‘arifien 3x. Bismillaahi walhamdulillaahi ash-sholaatu was-salaamu ‘alal habiebil ‘aliyyil ‘adhiem sayyidinaa Muhammadin alHadiy ilay shiroothil mustaqiem. Astaghfirulloohal ghofuuror Rohiem 3x. Allohumma sholli ‘alay Sayyidinaa Muhammadin wa’alay aalihi washohbihi wasallim 3x. Ilaahiy Anta maqshuudiy waridloka mathluubiy a’thiniy mahabbataka wama’rifataka”.

Cantraka Sakti:
Bagaimana saya memohon ampun atas dosa-dosaku?

Santri Kepala:
marilah kita membaca istighfar kepada Alloh dan bertaubat kepada Alloh, istighfarnya yaitu, “Astaghfirullooha Rabbiy min kulli dzanbin wa atuubu ilaih” (Aku mohon ampun kepada Alloh, Tuhan Pemeliharaku, dari semua dosa, dan aku bertaubat kepada-Nya). Setealh istighfar, marilah kita membaca Sholawat “Astaghfirullooha Rabbiy min kulli dzanbin wa atuubu ilaih…3x. Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aali Sayyidinaa Muhammad … fil ‘alamiena innaka hamiedun majied. Ilaahiy Anta Maqshhudiy wa ridloka mathluubiy a’thieniy mahabbataka wa ma’rifatak”.

Bagawat Rama:
Aku masih bingung bagaimana membedakan urusanku dan urusan-Nya?

Santri Kepala:
“Waman yatawakkal ‘alallohi fahuwa hasbuh” (Barangsiapa bertawakkal kepada Alloh maka Alloh cukup baginya). Pada hakekatnya Allohlah yang menyampaikan semua perkara; “Allohu… Alloh… Allohu… Alloh .., Laa ilaaha illalloh, Sayyiduna Muhammadun Rasululloh dholallohu ‘alaihi waslam”.

Dewi Umaya:
Bimbinglah bagaimana aku dapat bersyukur atas nikmat-nikmat Allah SWT?

Santri Kepala:
Bapak, Ibu dan saudara semua peserta Ritual Ikhlas III. Marilah kita bersama berdoa untuk memanjatkan puji syukur kita atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT kepada Kita. Doa kita juga sekaligus sebagai penutup kegiatan Ritual Ikhlas III. Allohuma ij’alana minadz dzaakiriena wadz dzaakirot. Allohumma nawwir qulubana bikulli hidayatika kama nawwarta binuri syamsika abadan abadan. Robbana taqobbal minna innaka Antas Samie’ul ‘Alaiem watub ‘alaina innaka Anta Tawwabur Rohiem. Robbana dholamna anfusana wa inlam taghfir lana watarhamna lanakunanna minal khosirien. Robbana atina fid dunya hasanatan wafil akhiroti hasanatan wa qina adzaban naar, wa adkhilna jannata ma’al abror Ya ‘Aziezu Ya ghoffar. Wa sholallohu ‘alaa Sayyidina Muhammadin an-nabiyyil umiyyi wa a’alaa alihi wa shohbihi wa azwajihi wa dzurriyyatihi wa ahli baitihi ajma’ien wasallam. Subhana Roobika Robbil ‘Izzati ‘amma yashifuun wa salamun ‘alal mursalien wal hamdulullahi Robbil ‘alamien. Demikian Bapak ibu semua, mudah-mudahan kita selalu dimudahkan urusan dunia dan akhiratnya. Amin. Wallohu muwafiq ilaa aqwamith thoriq.
Wassalamu ‘alaikum warohmatullohi wabarokatuh.

26 comments:

  1. Fany Isti Bigo
    18709251010
    PPs UNY PM A 2018

    Pada hakikatnya apa yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari adalah dzikir kepada-Nya. Keikhlasan kita dalam berdzikir membuat kita merasakan relasi yang dekat dengan Allah. Dengan berdzikir kita senantiasa mengingat Allah dalam segala suka duka, untung malang, sakit dan sehat dalam berbagai keadaan dan situasi apapun, serta senantiasa mau mensyukuri segala anugerah yang telah dilimpahkan-Nya kepada kita.

    ReplyDelete
  2. Umi Arismawati
    18709251037
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamu’alaikum, Wr.Wb.
    Allah selalu menyertai umatNYA dimana saja. Berdzikir atau menyebut nama Allah dapat dimana saja dalam rangka selalu mengingat Tuhan dan selalu berserah diri kepadaNya. Dengan berdzikir akan menuntun kita ke jalan yang benar yaitu jalan yang diridhoi Allah. Kita juga akan terhindar dari godaan syaitan. Dalam berdzikir juga memerlukan keikhlasan yaitu ikhlas didalam hati bahwa kita hanya beribadah semata-mata karena Allah.

    ReplyDelete
  3. Surya Shofiyana Sukarman
    18709251017
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Dzikir adalah mengingat Allah SWT dengan melafadzkannya dengan lisan dan juga hatinya. Artinya dzikir itu tidak hanya diucapkan dengan lisan tetapi harus diikuti dengan hati, karena hati adalah sumber utama untuk berdzikir. Dengan berdzikir dalam setiap keadaan apapun maka kita tidak akan pernah putus untuk mengingat-Nya, lafadz yang kita keluarkan dengan lisan aka tersambung dengan hati dan pukiran kita sehingga menjadi kesatua yang universal. Dengan senantiasa selalu berdzikir kepada allah SWT maka kita kan memperoleh kemudahan dalam setiap langkah kita dan mendapat ampunan dari-Nya.

    ReplyDelete
  4. Erma Zelfiana Surni
    18709251009
    S2. P.Matematika A 2018

    Assalamualaikum Wr. Wb
    Kita telah mengetahui bahwa dzikir adalah cara untuk mengingat, bermakrifat dan menjernihkan hati. Berdzikir yang baik adalah berdzkir dalam keadaan apapun, saat berjalan, bangun, tidur, kuliah, sedih, senang sampai sakaratul maut. Untuk mampu berdzkir maka yang harus dimiliki adalah rasa suka dan cinta kepada Allah. Namun banyak yang mengaku cinta kepada Allah, tapi tidak pernah berdzikir ini berarti cintaNya hanya sebatas pengakuan. Hal inilah yang penting untuk direnungi termasuk saya pribadi yang masih kurang intens dalam berdzikir disetiap aktivitas keseharian. Keutamaan dzikir inilah yang menjamin kebaikan didunia hingga kebaikan di akhirat.

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. Amalia Nur Rachman
    18709251042
    S2 Pendidikan Matematika B UNY 2018

    Dzikir bukan hanya sebatas kalimat tasbih, tahmid, dan takbir, namun dzikir mengingatkan kita pada Allah SWT. Dzikir merupakan kekuatan hidup untuk bekal di dunia dan akhirat. Berdzikir mengingat Allah dengan menyebut namaNya, sifatNya dan kuasaNya agar pikiran dan hati kita selalu tertuju pada Allah dan mengiringi dalam setiap perbuatan kita. Kedudukan hati ketika berdzikir juga harus diimbangi dengan selalu mengingat Allah dimanapun, kapanpun, dalam situasi apapun. Tujuan utama dzikir adalah untuk membersihkan hati agar kita tidak tergoda oleh godaan syaitan yang selalu menggoda kita dari berbagai arah. Semoga kita senantiasa bersyukur, memohon ampun dan mempunya hati yang ikhlas dalam beribadah dan kehidupan yang lebih baik

    ReplyDelete
  7. Aan Andriani
    18709251030
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Orang yang berdzikir dengan ikhlas akan merasakan seolah-olah seperti tidak ada jarak antara dirinya dengan Allah SWT. Rasanya dekat sekali antar ia dan Allah. Selain itu, ia juga merasa bahwa semua urusannya baik urusan dunia maupun urusan akhiran dimudahkan oleh Allah SWT. Allah selalu ada dimanapun kita berada. Dzikir yang benar-benar ikhlas dan khusuk yaitu dimana ketika sedang berdzikir tiadalah yang ia ingat selain Allah. Kekuatan yang timbul dari dzikir yang yang ikhlas akan membawa pada kebahagiaan dunia dan akhirat. Semua dimudahkan dalam kehidupan dunia dan dalam menuju kehidupan akhirat. Setinggi-tingginya mahko yaitu ketika ia merasa melihat akhirat seolah-olah berada di depan mata. Merasa bahwa tiada jarak antara ia dan Allah. Itulah jaminan syurga yang akan ia terima. Oleh karena itu, lakukanlah dzikir dengan ikhlas dan penuh kesadaran, karena apa yang dilakukan dengan keikhlasan akan membawa pada puncak kebahagiaan yaitu jaminan syurga, bahagia di dunia maupun bahagia di akherat.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  8. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Dzikir menjadi suatu keutamaan bagi umat Islam di seluruh dunia, bahkan makhluk hidup mempunyai caranya sendiri untuk berdzikir kepada Allah SWT. Berat untuk membahas topik ini, bukan berat dalam arti enggan untuk membahasnya tetapi berat karena tingkatannya sudah tinggi dan membawa ritualisme yang elegan. Sehingga untuk mencapai keutamaan Dzikir diperlukan keniatan dan kemantapan dalam hati untuk siap sedia selalu berdzikir kepada-Nya. Bila hati belum siap dan mantap maka pelan-pelan tetap masukkan Dzikir ke dalam hati , insyaAllah Allah akan selalu membimbing umat-Nya untuk segera memantapkan hati.

    ReplyDelete
  9. Janu Arlinwibowo
    18701261012
    PEP 2018

    Zikir akan membersihkan hati kita dari berbagai kotoran. Zikir adalah sarana kita untuk selalu mendekatkan diri pada Alloh, dan meneladani RosulNya. Zikir memberikan tameng bagi setiap manusia dari godaan syaitan. Karena pada fitrahnya iblis adalah pengganggu manusia yang akan membawa manusia menuju pintu neraka. Zikir akan membentengi manusia dari segala sisi sehingga syaitan tidak menemukan celah untuk masuk. Karena jika berhasil masuk, iblis akan menyebarkan virus berbahaya, yaitu virus anti syukur. Manusia akan dibisiki untuk selalu berkeluh kesah, manusia akan diarahkan untuk memandang dari sudut pandang negatif, sehingga hidup manusia selalu berasa susah dan bahkan melupakan Tuhanya sebagai Maha Pemurah. Sungguh sangat licik iblis, menghilangkan sifat Alloh dalam diri umat.

    ReplyDelete
  10. Diana Prastiwi
    18709251004
    S2 P.Mat A 2018

    Dzikir merupaka aktivitas ibadah mengingat Allah SWT. Menyebut nama Allah SWT sampai hati bergetar dan tidak ada jarak lagi antara manusia dengan Allah SWT. Berdzikir mengingat Allah SWT tentulah banyak godaan setan, untuk itu kita hendaknya menguasai hati dari nafsu dan perasaan-perasaan yang bersifaat godaan. Mampu mengontrol hati dengan bijak. Dengan banyak berdzikir, maka hati kita akan bersih kembali. Banyak-banyak memohon ampun kepada Allah SWT dengan beristighfar.

    ReplyDelete
  11. Diana Prastiwi
    18709251004
    S2 P.Mat A 2018

    Keluh kesah adalah pangkal susah dan syukur adalah pangkal tambah nikmat. Benar sekali, jika kita merasa satu hari yang kita lewati ini berat,maka apapun yangterjadi selama satu hari itu akan terasa berat. Namun, jika kita tahu hari ini berat dan kita megawali dengan perasaan syukur, maka apapun yang terjadi adalah nikmat dari Allah SWT. Ketika mengawali dengan syukur, akan banyak kejadian baik yang tidak terduga. Jadi, jangan lupa bersyukur untuk mengawali indahnya hari ini :).

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  14. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  15. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  16. Atin Argianti
    18709251001
    PPs PM A 2018
    Dari elegi tersebut,saya akan sedikit bercerita tentang pengalaman saya. Saya teringat dengan Bapak saya yang mengajarkan saya untuk selalu berdzikir dalam melakukan apa saja. Sayapun melakukannya, sebelum berangkat kuliah saya berdoa dan di perjalananpun dalam hati dzikir. Saat hati saya merasa gundah atau tidak bersemangat saya semakin menguatkan hati dengan berdzikir. Dari pengalaman tersebut, saya mendapat ketenangan hati dan pikiran saat berdzikir. Walaupun hanya satu-dua kata saja dapat menenangkan jika diucapkan bagi saya. Tidak hanya itu, dengan berdzikir kita akan selalu ingat pada Allah SWT dan itu yang paling utama, serta mendapatkan ketenangan hati tersendiri.

    ReplyDelete
  17. Atin Argianti
    18709251001
    PPs PM A 2018
    Selain bermanfaat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan sebagai ketenangan hati, dzikir juga dapat mengusir syetan misalnya saja, saat kita tidur. Dalam keadaan tidur kita yang tidak sadar atau seperti mati syetan akan mengawasi kita bagaimana tidur kita. Untuk mengusir syetan yang mengawasi kita saat akan tidur, sebaiknya kita berdoa dan berdzikir sampai tertidur. Karena pada posisi tidur yang tak sadarkan diri, syetan yang juga dekat dengan kita dan mengganggu kita dengan berbagai cara. Dengan berdzikir adalah cara kita untuk mengusirnya. Karena dengan seizin Allah SWT, kita akan dilindungiNya.

    ReplyDelete
  18. Rindang Maaris Aadzaar
    18709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2018

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Dzikir sangatlah penting terutama untuk menenangkan hati dan pikiran. Dengan berdzikir, kita juga bisa mengusir syaitan-syaitan yang bersemayam dalam hati kita dan berusaha mengganggu ketenangan kita. Ritual ikhlas juga bisa dilakukan dengan salah satunya melalui dzikir. Hati akan menjadi bersih dengan berdzikir sehingga segala rasa gundah gulana, keluh kesah, pransagka dan yang lainnya akan hilang dengan adanya ilmu ikhlas pula. Oleh karena itu ritual ikhlas bisa diimbangi dengan melakukan dzikir kepada Allah SWT
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    ReplyDelete
  19. Septia Ayu Pratiwi
    18709251029
    S2 Pendidikan Matematika 2018

    Berdzikir merupakan kegiatan untuk mengingat Allah SWT. Berdzikir dapat dilakukan dimana dan kapan saja. Berdzikir membantu kita untuk selalu mengingat Allah SWT kapanpun dan dimanapun kita berada. Selain itu, berdzikir dapat membantu untuk membersihkan jiwa kita dan membuat hati tenang. Oleh sebab itu berdzikir harus dilakukan dengan tenang, khusyu’, dan ikhlas. Keutamaan dzikir yaitu akan dimudahkannya segala urusan kita di dunia maupun di akhirat, serta selalu dekat dengan Allah SWT.

    ReplyDelete
  20. Sintha Sih Dewanti
    18701261013
    PPs S3 PEP UNY

    Ada yang mengatakan bahwa “Lisan yang tidak berdzikir adalah seperti mata yang buta, seperti telinga yang tuli dan seperti tangan yang lumpuh”. Inilah pentingnya dzikir bagi kebersihan hati manusia. Dengan dzikir, seorang hamba akan mampu menundukkan setan, sebagaimana setan menundukkan manusia yang lupa dan lalai. Dengan dzikir pulalah, amal shaleh menjadi hidup dan tanpa dzikir, amal shaleh seperti jasad yang tidak memiliki roh. Dengan dzikir dijanjikan akan ada kebahagian setelah kematian, senantiasa diingat Allah, dan selalu diliputi kebaikan demi kebaikan.

    ReplyDelete
  21. Fabri Hidayatullah
    18709251028
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Dzikir merupakan salah satu bentuk komunikasi manusia dengan Allah SWT. Dzikir dapat menjadi sarana untuk senantiasa mengingat Allah. Tujuan utama dari dzikir adalah agar kejernihan hati terjaga. Hal ini terjadi karena dzikir dapat menjauhkan kita dari godaan syetan. Semakin banyak berdzikir, semakin dekat pula kita dengan Allah. Selain itu, dzikir yang didasari dengan hati yang ikhlas dapat membuat segala urusan kita dimudahkan oleh Allah, tidak hanya urusan akhirat tetapi juga urusan duniawi. Itulah hebatnya dzikir, tidak sulit untuk diamalkan tetapi faedahnya sungguh luar biasa.

    ReplyDelete
  22. Bayuk Nusantara Kr.J.T
    18701261006
    PEP S3

    Selain keikhlasan, kita juga membutuhkan rasa syukur dalam kegiatan atau kehidupan kita. Ikhlas untuk meringankan pekerjaan kita sedangkan syukur adalah membuat kita mensyukuri apa yang sudah kita peroleh.

    ReplyDelete
  23. Eka Puspita Sari
    18709251035
    S2 PM B 2018

    Cukup bagi seorang hamba pertolongan dari Penciptanya. Hidup adalah rangkaian proses penyelesaian masalah, tidak ada masalah yang tak terselesaikan, hanya waktu penyelesaiannnya saja yang mungkin berbeda. Agar masalah-masalah yang mungkin menghadang dapat teratasi dengan baik salah satu pendukungnya adalah pertolongan dari Sang Pencipta. Untuk menggapai pertolongan tersebut, senantiasa dekatilah Sang Pencipta. Berdzikirlah. Jadikan dzikirmu melantun bersama tiap hembusan nafasmu, mengalir bersama aliran darahmu, dan dekatkanlah sedekat urat di lehermu.

    ReplyDelete
  24. Endah Kusrini
    18709251015
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Dzikir berarti senantiasa mengingat Allah dalam segala kondisi. Dzikir ini harus senantiasa muncul dalam hati agar hati menjadi bersih. Dzikir juga harus senantiasa dilakukan agar terhindar dari godaan syeitan. Karena memang syeitan merupakan musuh manusia yang tidak akan pernah berhenti menggoda manusia. Syeitan akan selalu mencari celah dan kelemahan manusia. Untuk itu manusia perlu menguatkan diri agar tidak terjerumus ke dalam tipu daya syeitan. Salah satu caranya adalah dengan berdzikir.

    ReplyDelete
  25. Endah Kusrini
    18709251015
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    “Waman yatawakkal ‘alallohi fahuwa hasbuh” (Barangsiapa bertawakkal kepada Alloh maka Alloh cukup baginya).
    Barang siapa menolong agama Allah, maka Allah akan menolongnya. Artinya barang siapa mau senantiasa berbuat kebaikan, maka kebaikan-kebaikan tersebut sejatinya akan kembali kepada dirinya lagi. Tak usah risau, selagi berada di jalan Allah, insyaAllah Allah akan senantiasa membimbing langkah kita. Tugas kita sebagai manusia adalah berusaha berbuat baik, beribadah, dan mendekatkan diri kepada-Nya, perkara hasil dan apa yang akan terjadi di masa depan, biarkan Allah mengatur yang terbaik untuk kita. Cukuplah Allah bagi kita.

    ReplyDelete
  26. Rosi Anista
    18709251040
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr wb
    Berdzikir kepada Allah Ta’ala dengan penyebutan yang banyak menjadikan pelakunya mendapatkan keberuntungan dari Allah Swt. Sungguh, anugerah inilah yang didamba oleh setiap pribadi yang beriman, yakni beruntung di dunia dan akhirat. Dzikir merupakan ibadah hati dan lisan yang tidak mengenal batasan waktu. Dengan berdzikir dapat menenangkan hati dan pikiran kita.

    ReplyDelete