Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 9: Menggapai Keutamaan Dzikir




Oleh Marsigit

Santri Kepala:

Asslamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh
Alhamdulillaah. Alhamdulillaahi wahdah shodaqo wa’dah wa nashoro ‘abdah wa ‘azza jundahu wa ‘azama wahdah. Wash-sholatu was salamu ‘alaa rasulillaah Sayyidina wa habibina wa qurrotu a’yuna Muhammadin bin ‘abdillah wa alaa alihi wa ashhabihi wa dzawil nufusil muthmainnah. Amma ba’dah. Faqola ta’ala fiy kitabihil kariem a’udzu billaahi minasy syaithonir rojiem; “Qod aflaha man tazakkay. wa dzakarasma Robbihi fasholla. Bal tuktsirunal hayatad dunya. Wal akhiroti khoirun wa abqoy. Inna hadza shuhufil ulay. Shuhufi Ibarohima wa Musa.” Shodaqollohul ‘adhiem. Wa qola Ta’ala fiy hadtsil qudsy qolan Nabiyyu shollallohu ‘alaihi wa salam; “Ana ‘inda dzonni abdi biy idza dzakaroniy. Idza dzakaroniy fiy nafsihi dzakartuhu fiy nafsiy wa idza dzakaroniy fiy mala’in dzakartuhu fiy mala’in khoirin minhu.” Wa qola An-nabiyyu sholallohu ‘alaihi wa salam; “Laa taqumus sa’ata hatta laa yabqoy ‘alaa wajhil ardli man yaqulu Allohu Allohu.” Shodaqollohu wa shodaqon Nabiyyul kariem wa nahnu minasy syahidien.
Hadlrotal kirom wal mukarromin wa nakhushshu hushushon ilaa hadlroti Sirrulloh rohimahulloh. Amin. Hadirin semua, Muhammad Nurikhlas ingin menyampaikan pengalamannya tentang keutamaan dzikir. Silahkan Muhammad Nurikhlas..sampaikan pengalamanmu.

Muhammad Nurikhlas:
Asslamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh.
Sungguh luar biasa kejadiannya. Sungguh luar biasa aku merasakannya. Itulah yang mungkin dirasakan oleh semua orang yang telah dihampiri-Nya. Maka ketika aku merasa juga dihampiri-Nya, maka aku merasakan bahwa semua yang aku kerjakan itu pada hakekatnya adalah dzikir kepada-Nya. Langkahku adalah dzikir. Ucapanku adalah dzikir. Perjalananku adalah dzikir. Ceramahku adalah dzikir. Presentasi makalahku adalah dzikir. SMS ku adalah dzikir. Bahkan tidurku itu ternyata adalah dzikirku juga. Maka ketika aku berdzikir dengan ikhlas, aku merasakan tiadalah jarak antara diriku dengan Allah SWT. Dan pada saat itulah aku merasa bahwa semua urusanku telah dimudahkannya. Baik urusan dunia maupun urusan akhirat. Maka sebenar-benar urusanku itu adalah perkara-Nya. Aku merasakan tiadalah kekuatan apapun yang mampu menandinginya. Itulah setinggi-tinggi dzikirku, yaitu ketika aku tidak lagi mengingat yang lainnya selain Dia. Itulah kekuatanku untuk menghadapai semua persoalan dunia dan akhirat. Maka aku merasakan semua kemenangan itu yaitu kemenangan dunia dan kemenangan akhirat. Itulah setinggi-tinggi makomku, yaitu ketika aku merasa melihat bahwa akhirat itu ada di depan mataku. Kenapa harus aku meraih syurga itu menunggu sampai aku mati? Bukankah aku telah menemukan jaminan bahwa aku dapat meraihnya sekarang juga, yaitu ketika tidak ada jarak antara diriku dengan Dia. Itulah sebenar-benar syurgaku. Tiadalah cukup semua kata-kataku untuk menggambarkan itu semua. Wahai Santri Kepala, mohon kiranya pencerahanmu agar pada Ritual Ikhlas III ini, aku dan juga yang lainnya lebih mampu memahami dan mengamalkan dzikir sesuai dengan kelazimannya.

Santri Kepala:
Terimakasih Muhammad Nurikhlas. Demikian Bapak, Ibu dan saudara semua. Apa yang telah disampaikan oleh Muhammad Nurikhlas. Bapak, Ibu, Saudara peserta peserta Ritual Ikhlas III yang dimuliakan Allah. Sebelum saya menguraikan perihal dzikir secara panjang lebar, marilah kita memanjatkan rasa syukur dengan kalimat tahmid, juga sholawat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Amin. Perlu kami di sini untuk menyampaikan bahwa dipenghujung kegiatan Ritual Ikhlas III ini, akan lebih banyak dibahas tentang keutamaan Dzikir. Saudara-saudaraku semua, untuk mengetahui dan dapat mengamalkan dzikir itu, kita perlu mendengarkan nasehat-nasehat para akhli dzikir. Alloh berfirman; “Fa is’aluu ahladz dzikri in kuntum laa ta’lamuun”. Yang namanya is’al, artinya dalam bahasa kita yaitu mintalah. Bisa juga diartikan dengan makna bertanyalah. Bisa pula dengan makna mintalah izin (ijazah, petunjuk) kepada orang yang ahli dzikir, yaitu yang berhak memberi pelajaran dzikir. Makanya Alloh mengajarkan; “Wa’budulloha wabtaghuu ilaihil wasilah”. Artinya, “beribadahlah kamu semua kepada Alloh dan carilah dalam menuju kepada-Nya dengan wasilah”.

Bagawat Rama:
Saya ingin bertanya perihal kaitannya antara keutamaan dzikir sifat-sifat Allah?

Santri Kepala:
Alloh selalu menyertai seluruh makhluk-Nya, Innalloha ma’akum ainama kuntum. Alloh selalu bersama kalian semua di manapun kalian berada. Nah, perihal kesertaan-Nya ini sulit dimengerti jika kalian belum faham, belum kenal dengan Sifat Alloh. “Mana, katanya Alloh bersama kita, di mana?” Kita ma’rifat kepada Alloh itu ada dua macam, ada ma’rifat bidzatillah dan ma’rifat bishifati wa asma’illah. Bagi umumnya manusia di alam dunia ini, hanya bisa mengenal kepada Alloh SWT Sifat-Nya dan Asma-Nya saja. Sifat Qodrat (Kuasa), Irodat (Berkehendak), Sama’ (Mendengar), Bashor (Melihat), itu bisa kita kenal.

Dewi Umayah:
Bagaimana mendudukan hati ini agar dzikirku itu semata-mata tertuju kepada Allah SWT?

Santri Kepala:
Semua perasaan inilah yang dikatakan dengan “Al-qolbu hiya an-nafsu wa an-nafsu hiyal Lathifatur Robbaniyyah” (Hati adalah nafsu dan nafsu adalah perasaan-perasaan yang menguasai manusia itu sendiri). Rasululloh juga menganjurkan; “Man arofa nafsahu faqod arofa robbah”. Barangsiapa mengenali (meneliti) perasaannya sendiri maka sungguh ia akan mengenal Tuhannya, mengenal Sama’-Bashor-Nya, Qodrat-Irodat-Nya, fadlilah-Nya, Karomah-Nya dan seterusnya.

Cantraka Sakti:
Apakah hati kita juga mempunyai maqom-maqom? Dan bagaimana fungsinya ketika kita berdzikir?

Santri Kepala:
Barangsiapa yang belum bisa menemukan maqom (kedudukannya) di waktu kita sholat, maqom munajat belum pernah kita temu. Artinya orang itu belum bisa muqim (menduduki maqom) munajat kepada Alloh SWT. Maka dzikir kepada Alloh supaya sholat bisa ingat Alloh, dzikir juga bisa benar-benar ingat Alloh, segala sesuatunya kita juga bisa ingat kepada perintah Alloh. “Afdlolu dzikri fa’lam annahu Laa ilaaha illalloh”. “Laa yaqtadiru ‘alal ‘abdi min man qoola Laa ilaaha illalloh [miata marroh, red] illaa man qoola bimitslihi au zaadahu”. Tidak ada yang bisa mengimbangi orang yang membaca Laa ilaaha illalloh (100x), meskipun telah membaca wirid ini atau wirid itu seribu kali, kecuali orang membaca kalimah yang sama dengan jumlah (kualitas) yang sama atau lebih.Laa artinya tidak ada, Ilaaha artinya Tuhan dan illalloh artinya selain Alloh. Jika kalian membaca dengan mengartikannya secara harfiyyah Laa Ilaaha kemudian kalian meninggal berarti kalian mengartikannya adalah tidak ada Tuhan.

Cantraka Ikhlas:
Bagaimana jika aku memang betul-betul baru mengerti harfiyyah dari Laa Ilaaha? Apakah sertiaphuruf dalam Al-Qur’an harus aku mengerti maknanya?

Cantraka Sakti:
Jika hal itu terjadi berarti kalian mati dalam keadaan tidak beriman. Makanya angan-angankanlah Laa ilaaha illalloh dengan makna Laa maqshuda illalloh; setiap hurufnya kalian maqsudkanlah (angankan) sebagai Alloh, sebab “Kullu ma’nal kutubu yujma’u fil Qur-an wama’nal qur-anu yujma’u fil suratil fatihati wama’nal fatihati yujma’u filbasmalati wama’nal basmalati yujma’u fil bi bi kaana maa kaana wa bi yaqulu man yaqulu”. Jadi makna setiap huruf Al-Qur’an adalah Alloh, yaitu Alloh Yang Mengadakan.

Bagawat Rama:
Apa sebetulnya tujuan dzikir itu?

Santri Kepala:
Tujuan dzikir kalimat Laa ilaaha illalloh (diucapkan secra lisan) dan dzikir Allohu Alloh (diucapkan di dalam hati), yaitu supaya hati kita bersih. Jika kita sudah bersih maka Alloh yang Maha Segalanya akan dapat dirasakan di dalam hatinya. Maksudnya bukan Dzat-Nya Alloh, tapi ‘aunillah (pertolongan Alloh), karunia Alloh, pemberian Alloh, kekasih Alloh, akan terasa dalam hati pedzikir tadi. “Ana ‘inda dhonni ‘abdi biy idza dzakaroniy”. “Wa idza dzakaroniy fiy nafsihi dzakartuhu fiy nafsiy” (Jika hamba tersebut menyebut-Ku dalam kesendiriannya yaitu dalam hatinya, Aku juga akan menyebutnya, memperhatikannya dalam Dzat-Ku).

Cantraka Putih:
Apakah dzikir dapat mengusir syaitan?

Santri Kepala:
Syetan masuk melalui tiga arah, yaitu tengah-tengah dada, rusuk dan seluruh tuhuh dan syetan mengancam manusia terus. Setelah syetan tidak bisa masuk melalui depan, syetan melalui sebelah kanan, yaitu Lathifatul Khofy dan Lathifatur Ruh. Jika itu tidak bisa maka syetan masuk melalui sebelah kiri, yaitu Lathifatus Siiry dan Lathifatul Qolby. Demikian itu syetan ingin agar Alloh tidak mendapatkan satupun manusia yang bisa bersyukur. Mengapa demikian? Karena syetan ingin agar manusia berkeluh kesah terus karena keluh kesah adalah pangkal susah dan syukur adalah pangkal tambah nikmat.

Cantraka Ikhlas:
Bagaimana doa untuk menghilangkan kesusahan?

Santri Kepala:
Untuk menghilangkan kesusahan marilah kita membaca bersama “A’uudzu billaahi minasys yaithonir rojiem. Bismillaahir Rohmaanir Rohiem. Ushiekum ‘ibaadallooh wa iyyaaya bitaqwallooh. Allohumma iftahliy bifttuuhil ‘arifien 3x. Bismillaahi walhamdulillaahi ash-sholaatu was-salaamu ‘alal habiebil ‘aliyyil ‘adhiem sayyidinaa Muhammadin alHadiy ilay shiroothil mustaqiem. Astaghfirulloohal ghofuuror Rohiem 3x. Allohumma sholli ‘alay Sayyidinaa Muhammadin wa’alay aalihi washohbihi wasallim 3x. Ilaahiy Anta maqshuudiy waridloka mathluubiy a’thiniy mahabbataka wama’rifataka”.

Cantraka Sakti:
Bagaimana saya memohon ampun atas dosa-dosaku?

Santri Kepala:
marilah kita membaca istighfar kepada Alloh dan bertaubat kepada Alloh, istighfarnya yaitu, “Astaghfirullooha Rabbiy min kulli dzanbin wa atuubu ilaih” (Aku mohon ampun kepada Alloh, Tuhan Pemeliharaku, dari semua dosa, dan aku bertaubat kepada-Nya). Setealh istighfar, marilah kita membaca Sholawat “Astaghfirullooha Rabbiy min kulli dzanbin wa atuubu ilaih…3x. Alloohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aali Sayyidinaa Muhammad … fil ‘alamiena innaka hamiedun majied. Ilaahiy Anta Maqshhudiy wa ridloka mathluubiy a’thieniy mahabbataka wa ma’rifatak”.

Bagawat Rama:
Aku masih bingung bagaimana membedakan urusanku dan urusan-Nya?

Santri Kepala:
“Waman yatawakkal ‘alallohi fahuwa hasbuh” (Barangsiapa bertawakkal kepada Alloh maka Alloh cukup baginya). Pada hakekatnya Allohlah yang menyampaikan semua perkara; “Allohu… Alloh… Allohu… Alloh .., Laa ilaaha illalloh, Sayyiduna Muhammadun Rasululloh dholallohu ‘alaihi waslam”.

Dewi Umaya:
Bimbinglah bagaimana aku dapat bersyukur atas nikmat-nikmat Allah SWT?

Santri Kepala:
Bapak, Ibu dan saudara semua peserta Ritual Ikhlas III. Marilah kita bersama berdoa untuk memanjatkan puji syukur kita atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT kepada Kita. Doa kita juga sekaligus sebagai penutup kegiatan Ritual Ikhlas III. Allohuma ij’alana minadz dzaakiriena wadz dzaakirot. Allohumma nawwir qulubana bikulli hidayatika kama nawwarta binuri syamsika abadan abadan. Robbana taqobbal minna innaka Antas Samie’ul ‘Alaiem watub ‘alaina innaka Anta Tawwabur Rohiem. Robbana dholamna anfusana wa inlam taghfir lana watarhamna lanakunanna minal khosirien. Robbana atina fid dunya hasanatan wafil akhiroti hasanatan wa qina adzaban naar, wa adkhilna jannata ma’al abror Ya ‘Aziezu Ya ghoffar. Wa sholallohu ‘alaa Sayyidina Muhammadin an-nabiyyil umiyyi wa a’alaa alihi wa shohbihi wa azwajihi wa dzurriyyatihi wa ahli baitihi ajma’ien wasallam. Subhana Roobika Robbil ‘Izzati ‘amma yashifuun wa salamun ‘alal mursalien wal hamdulullahi Robbil ‘alamien. Demikian Bapak ibu semua, mudah-mudahan kita selalu dimudahkan urusan dunia dan akhiratnya. Amin. Wallohu muwafiq ilaa aqwamith thoriq.
Wassalamu ‘alaikum warohmatullohi wabarokatuh.

38 comments:

  1. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dzikir adalah salah satu cara untuk mengingat Allah SWT. Kita bisa melakukan kegiatan tersebut kapan saja dan dimana saja. Kita hanya perlu mempersiapkan hati yan ikhlas dan tenang. Dzikir juga mampu membuat hati kita menjadi iklhas dan tenang.

    ReplyDelete
  2. Endryana Listyarini
    14301241034
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dzikir adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Jika telah bisa merasakan dekat dengan-Nya maka semua yang dilakukan/dikerjakan pada hakekatnya adalah dzikir. Langkahnya adalah dzikir, ucapannya adalah dzikir, tidurnya juga dzikir. Jika kita dzikir dengan ikhlas, maka yang dirasakan tiadalah jarak antara dirinya dengan Allah SWT.

    ReplyDelete
  3. Nikhu Wahyu Raharjo
    13301244001
    pendidikan matematika 2013

    mengingat allah adalah cara untuk menetapkan keimanan dalam hati. tak perlu berusaha keras untuk melakukannya. hanya perlu niat yang kuat untuk melaksanakannya

    ReplyDelete
  4. Nikhu Wahyu Raharjo
    13301244001
    pendidikan matematika 2013

    dzikir atau mengingat Allah bida berisi memuji (dengan kalimat alhamdulillah), bersyukur (melalui lisan dengan mengucapkan kalimat alhamdulillah dan dengan perbuatan) serta meminta ampun pada ALlah. kalimat kalimat tersebut termasuk dalam kalimat toyyibah
    selain itu dapat dengan menggunakan lantunan ayat suci al qur'an, terutama ayat yang mengandung kefadholan kefadholan

    ReplyDelete
  5. Nikhu Wahyu Raharjo
    13301244001
    pendidikan matematika 2013

    "lonngarkan dirimu untuk beribadah, maku aku akan memberimu kecukupan dan akan kututupi rasa mlaratmu".

    ReplyDelete
  6. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Elegi-elegi ritual ikhlas benar-benar memberikan inspirasi dan mengingatkan manusia khususnya saya sendiri agar tak pernah sedetik pun melupakan Allah dalam setiap tarikan nafas kita, hembusan nafas kita, setiap detik dalam hidup kita hendaknya tetap mengingat Allah. Seperti yang telah diungkapkan dalam elegy sebelumnya bahwa manusia diciptakan adalah untuk beribadah kepada-Nya. Sehingga layaklah ketika setiap tindak tanduk kita tetap melantunkan nama Allah. Zikir mengingat Allah, tidak hanya ingat saja, namun dengan zikir batin kita akan tenang dan ikhlas insya Allah akan tercapai.

    ReplyDelete
  7. Dzikir berarti mengingat Allah SWT. Dzikir yang sering kita lakukan adalah dengan mengucap tasbih, tahmid, takbir dan tahlil setelah sholat atau pada waktu tertentu. Dzikir sebenarnya lebih dari itu atau tidak hanya dilakukan setelah sholat. Dzikir, ingat kepada Allah ketika melihat keindahan alam yang kita pandang. Bahwa pemandangan yang ada dan indah ini merupakan ciptaan Allah SWT maka kita telah berdzikir. Ketika mendapat rezeki apapun bahwa rezeki tersebut semata-mata karena Maha Pengasih dari Allah SWT. Apapun yang telah ada atau yang datang pada diri kita semata-mata karena Allah SWT maka kita telah berdzikir kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  8. Banyak dzikir yang dapat diucapkan dalam rangka mendekatkan diri pada Allah SWT. Dzikir memohon ampunan, dzikir dihilangkan kesusahan, dzikir untuk mengusir syetan. Dengan mempelajari dzikir, memahaminya, mengerti maksudnya, dan mengamalkannya maka sedikit demi sedikit akan ada keinginan bahwa usaha itu semua semata-mata untuk Allah SWT.

    ReplyDelete
  9. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Seseorang dikatakan dekat dengan Allah selama ia meluangkan waktunya untuk berdzikir setiap hari. Berdzikir adalah salah satu perintah Allah SWT kepada umatnya. Dalam QS An-Nisa ayat 103 dikatakan, "...Ingatlah allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring". Menurut saya, dzikir adalah kebutuhan. Dengan berdzikir, hati akan menjadi tenang, dekatan dengan Allah, Allah juga akan mengingat kita, keberuntungan, dan masih banyak lagi. Maka, berdzikirlah dimanapun dan apapun kondisimu.

    ReplyDelete
  10. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    S2 Pendidikan Matematika A

    Dzikir adalah menyebut. Menyebut untuk mengingat. Dzikir kepada Allah merupakan menyebut nama Allah dengan tujuan untuk selalu mengingat Allah, mensyukuri nikmat Allah, memohon ampunan kepada Allah. Dzikir dilakukan agar hati manusia menjadi lebih bersih, tenang, nyaman karena selalu ingat kepada Sang Pencipta. Dzikir bisa dilakukan kapanpun, selesai sholat, sebelum tidur, dan lain-lain.

    ReplyDelete
  11. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Keutamaan dzikir yaitu membersihkan hati, mendekatkan diri kita pada yang Sang maha pencipta, merasakan Allah selalu ada bersama kita.
    Dzikir merupakan salah satu wujud dari rasa syukur kita terhadap nikmat Allah SWT.

    ReplyDelete
  12. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A 2017

    Dzikir artinya mengingat, yaitu mengingat Allah SWT. maka dzikir dengan ikhlas akan menghilangkan jarak antara diri kita dengan Allah SWT. Karena sungguh dzikir yang tertinggi adalah ketika kita tidak lagi mengingat yang lainnya selain Dia. Tujuan dari berdzikir adalah untuk membersihkan hati, karena dengan hati yang bersih maka akan merasakan dekatnya diri kepada Allah. Untuk berdzikir kepada Allah, terkadang manusia melupakannya, ketika merasa dalam kesusahan baru mengingat-Nya. Maka sebagai pengingat diri ini, sebagai manusia yang penuh hina maka sudah seyogyanya selalu berdzikir dan mengingat Allah SWT. kapanpun dan dimanapun. Karena Allah berfirman “Jika hamba tersebut menyebut-Ku dalam kesendiriannya yaitu dalam hatinya, Aku juga akan menyebut dan memperhatikannya dalam Dzat-Ku”

    ReplyDelete
  13. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    S2 Pendidikan Matematika A

    Dzikir berasal dari kata dzikrun, mashdar ghairu mim dari lafadl dzakara-yadzkuru yang artinya menyebut. Jadi dzikir artinya menyebut asma Allah SWT. Dzikir merupakan salah satu ibadah yang dapat dilakukan oleh manusia dalam banyak waktu dan tempat. Dzikir juga banyak sekali macamnya, yaitu istighfar, talbiyah, tahawwul, takbir, dll.
    Dzikir juga dapat mendekatkan hamba dengan Allah. Kerena dengan berdzikir, ia akan selalu mengingat Allah dimanapun dan kapanpun ia berada. Oleh karena itu, hendaknya kita senantiasa berdzikir agar hati ini terasa nyaman dan tentram serta selalu dekat dengan Allah.

    ReplyDelete
  14. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Mat A 2017

    Terimakasih prof, elegi ini mengingatkan kita untuk terus bedzikir. Berdzikir membuat kita terus menyebut nama Allah. Dengan menyebut, secara tidak langsung kita senantiasa mengingat-Nya. Berdzikir merupakan cara kita untuk membentengi diri dari perbuatan tercela, karena ketika berdzikir kita akan mengingat bahwa Allah Maha Mengetahui, kita sadar jika melakukan perbuatan tercela, Allah akan mengetahui dan membuat kita tidak akan mau melakukan hal tercela tersebut. Ingatlah Allah dalam semua urusan, maka jalan kita akan tetap berada dalam koridor.

    ReplyDelete
  15. Anisa Safitri
    17701251038
    PEPB

    Menggapai keutamaan dzikir, elegi yang menarik. Manusia, hewan, dan tumbuhan yang diciptakan Allah swt adalah untuk berdzikir pada-Nya. Senantiasa mengingat dan menyebut nama-Nya. Apa yang dilakukan sehari-hari hanya untuk berdzikir pada Allah swt. Ketika manusia sadar akan keutamaan dzikir yang setiap waktu diucapkan, maka ia akan sadar betapa dekatnya dia dan Sang Pencipta. Dzikir yang dilakukan sudah semestinya tahu artinya. Jangan sampai salah ucap dan salah makna karena tidak tahu artinya. Setiap dzikir memiliki kandungan makna dan keutamaan masing-masing. Allah, Allah, Allah. Setiap huruf dalam Al Quran memiliki makna Allah.

    ReplyDelete
  16. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.
    Dzikir secara Bahasa artinya menyebut, menuturkan, mengingat, menjaga atau mengerti. Dalam QS. Al-Ahzab: 43-44, Allah SWT menerangkan bahwa Dia akan memberikan limpahan rahmat kepada kaum mukminin yang selalu berdzikir kepada-Nya. Limpahan rahmat yang dimaksud ialah kemaslahatan hidup di dunia dan akhirat. Di samping itu, para malaikat akan selalu memohon kepada Allah SWT agar Allah memberikan ampunan kepada orang-orang yang senantiasa berdzikir dan bertasbih kepada-Nya. Mereka memohon pula agar Allah SWT mengeluarkan orang-orang yang berdzikir dari kegelapan (kesesatan) kepada cahaya yang terang (petunjuk).

    ReplyDelete
  17. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Dari elegi ini saya mengetahui beberapa hal. Pertama, bahwa ketika Allah berkehendak untuk menjadikan seseorang itu mulia yaitu dengan cara nikmatnya melakukan ibadah. Srasa yang sam yang pernah dan selalu ingin seperti ini. Dimana kita merasa sangat dekat Allah. Karena sesungguhnya ketika Allah berkehendak Allah itu dekat dengan kita, dekat, lebih dekat dari urat nadi kita. Sehingga apapun kegiatan yang kita lakukan, seakan Allah membersamai kita. Selanjutnya yaitu, tujuan kita berdzikir yaitu agar hati kita suci, berdzikir itu dapat dengan menggunakan asma Allah. semoga kita senantiasa dapat menggapai keutamaan berdzikir.

    ReplyDelete
  18. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dari elegi ini kami memahami bahwa dzikir itu artinya mengingat Tuhan dengan sebenar-benarnya didalam segala kegiatan kita, agar kita senantiasa dekat dengan Tuhan sehingga meminimalkan godaan syaitan masuk ke dalam diri ini. Terima kasih pula dalam elegi ini juga memuat bacaan-bacaan doa yang sangat bermanfaat dan bisa diamalkan untuk ibadah sehari-hari.

    ReplyDelete
  19. Junianto
    PM C
    17709251065

    Dzikir berarti mengingat Allah SWT. Dalam elegi telah disampaikan keutamaan berdzikir kepada Allah. Berdzikir merupakan sarana kita untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Ketika kita melakukan segala kebaikan dan hanya mengharap ridho Allah maka Allah pun akan menilai perbuatan kita sebagai ibadah. Berdzikir dalam berbagai keadaan juga bisa membuat kita semakin dekat kepada Allah, tentu ketika itu semua dilakukan dengan ikhlas.

    ReplyDelete

  20. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Dengan mengingat Allah, hatimu akan menjadi tenang. Dengan mengingat Allah, hilang semua penderitaan. Dzikir kepada Allah, hati bersimpuh merendah diri. Bila hati gelisah, tak tenang, tak tentram, juga bila hatimu goyah, terluka, merana. Tanyakan pada dirimu, jauhkah diri ini dari Tuhan dari Allah? Hilangkah dalam hati dzikirku, Imanku? Kembali pada Allah! Berdzikirlah kepada Allah maka Allah akan bersama kita.

    ReplyDelete
  21. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Dzikir merupakan suatu kegiatan yang menyatakan bahwa kita sebagai mahkluk-Nya ingat dan dekat dengan tuhan. Dzikir juga merupakan wadah untuk kita merenungkan segala macam dosa apa saja yang telah kita perbuat. Kita sebagai manusia yang lemah harus sadar dengan posisi kita bahwasanya tuhan selalu memperhatikan kita dalam setiap aktivitas yang dilakoni. Dengan kita selalu berdzikir kita akan merasa tenang dan terarah dalam menjalani hidup. Karena kekuatan dzikir itu sangat luar biasa dalam mengelola hati seorang insan.

    ReplyDelete
  22. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Alhamdulilah Allah menuntun saya membuka dan membaca elegi ini. Karena kehendak-Nya, lewat elegi ini sayapun ikut berdzikir, ikut berdoa. Ya, memang saya hanya membaca yang ada, membaca doa-doa yang ditampilkan, tapi sungguh, saya merasa bersyukur sekali.

    Dzikir, mengingat dan menyebut nama-Nya. Hal yang mungkin dilupakan oleh manusia karena kesombongan. Karena sombongnya, lalu lupa menyebut nama-Nya. Padahal apa yang disombongkan sungguh itulah semua milik-Nya. Mari kita berdoa, mohon ampunan, agar dijauhkan dengan kesombongan dan perbuatan syaitan lainnya.

    ReplyDelete
  23. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Pada elegi ini, dzikir itu memuji Allah, melakukan pujian-pujian kepada sang Pencipta. Dengan berdzikir,membuat hati menjadi tenang, dan menjadi lebih dekat dengan Allah. Dengan semakin dekat dengan Allah maka akan disayang Allah, sehingga akan diberikan jalan yang terbaik bagi hambanya itu. Sehingga dzikir itu adalah salah satu cara untuk menggapai keikhlasan. Tetapi harus dihayati dan dengan tulus.

    ReplyDelete
  24. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas sharingnya, Prof. Dzikir adalah kebutuhan manusia. Tidaklah berkurang keesaan Allah SWT jika hambanya tidak berdzikir padanya, namun dzikir itu diharuskan karena manusia memang membutuhkannya. Tidak hanya dalam lisan, tetapi dzikir juga harus membuat kita senantiasa mengingat Sang Pencipta serta menanamkan dalam hati untuk menjalankan perinth-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

    ReplyDelete
  25. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum Prof,
    Dzikir merupakan salah satu bentuk komunikasi manusia dengan Allah SWT. Dzikir dapat menjadi sarana untuk senantiasa mengingat Allah. Tujuan utama dari dzikir adalah agar kejernihan hati terjaga. Hal ini terjadi karena dzikir dapat menjauhkan kita dari godaan syetan. Semakin banyak berdzikir, semakin dekat pula kita dengan Allah. Selain itu, dzikir yang didasari dengan hati yang ikhlas dapat membuat segala urusan kita dimudahkan oleh Allah, tidak hanya urusan akhirat tetapi juga urusan duniawi. Itulah hebatnya dzikir, tidak sulit untuk diamalkan tetapi faedahnya sungguh luar biasa.

    ReplyDelete
  26. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Menggapai keutamaan dzikir. Dengan berdzikir sama saja kita berdoa. Dengan berdzikir sama saja kita menyebut nama Allah. Dengan berdzikir sama saja kita selalu mengingat Allah. Dengan begitu jelas banyak sekali keutaman dengan selalu berdzikir. Mulai dari mulut selalu terjaga untuk selalu menyebut asma Allah, pikiran selalu ingat Allah, hati selalu ingat Allah, langkah kita selalu dalam lindungannya, bahkan ketika kita tidur pun kita akan dijaga oleh para malaikat karena selalu mengingat dan menyebut asma Allah. Sungguh indah sekali jika kita bisa berdzikir setiap saat, kita bisa selalu dekat dengan sang pencipta kita. Kita juga bisa selalu ingat atas segala nikmat yang tak pernah berhenti Allah berikan kepada kita, hati selalu bersih, jauh dari penyakit hati, selalu ingat akan dosa, dimudahkan segala urusannya, dijauhkan dari godaan setan. Semoga kita semua termasuk golongan ahli dzikir. Amin.

    ReplyDelete
  27. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamualaikum wr wb.
    Terimakasih banyak Pak prof, saya begitu sangat terkesima membac a elegi ini.Nasehat yang penuh hikmah dan menyentuh kalbu.Elegi tersebut menegaskan kepada kita semua agar banyak-banyak mengingat Allah karena dengan mengingat Allah akan membuat hati menjadi tenang, Alaabizikrillah hitat mainnul kuluub “dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.Dzikir itu menenangkan, mendamaikan, dan meneduhkan hati.Dzikir adalah cara seorang hamba mengekspresikan cintanya kepada Tuhan-Nya.

    ReplyDelete
  28. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Menggapai ketenangan bagi saya adalah suatu kebutuhan. Upaya yang dapat dilakukan adalah berdzikir. Sungguh, begitu dalam manfaat yang dirasakan saat dapat menyebut asma-asma Allah. Energi positif seketika mengalir dalam aliran darah dan membuat saya semakin sadar bahwa Allah memandang kedudukan hamba-Nya dengan derajat yang sama. Semua makhluk menyebut dan mengingat-Nya. Saya berharap agar selalu dibukakan pintu ampunan oleh Allah SWT.

    ReplyDelete
  29. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Assalamualaikum wr.wb.
    Terimakasih prof. Marsigit karena dengan adanya artikel di atas, kita mampu menyeimbangkan pemikiran ranah filsafat kita dengan komponen spiritualitas yang ada pada diri kita. Sangat benar bahwa segala yang kita lakukan jika berlandaskan rasa tulus ikhlas hanya kepada Allah dan semata-mata untuk Allah, maka akan dinilai sebagai ibadah dzikir kita kepadaNya. Terlebih ketika kita merasa Allah selalu bersama kita di setiap kita melangkah, segala yang sulit akan terasa mudah dan sederhana. Karena sejatinya, kita tidak merasa sendiri, ada Allah di dekat kita yang siap siaga membantu segala kesulitan kita jika kita pasrah dan selalu mengingatNya. Seperti yang kita pelajari saat sekolah dasar, ada 20 sifat wajib dan 20 sifat mustahil bagi Allah swt. Ilmu pengetahuan dasar yang ditanamkan sejak kecil tersebut semakin lama akan semakin dapat dirasakan makna dan hikmahnya ketika sudah beranjak dewasa dan ketika segala persolan hidup mencapai sangat kompleks dan kita sulit menyelesaikannya. Dan salah satu obat pemecah masalah adalah dengan berdzikir. Tidak hanya saat sholat dan melakukan peribadatan pada umumnya, ibu saya selalu berpesan kepada saya bahwa setiap detik setiap menit hendaknya mulut ini terus menyebut asma Allah, beristighfar, bertasbih, berhamdalah, bertakbir, memujinya, berdoa diwaktu-waktu yang ijabah, guna memperoleh keberkahan, keridhoan, dan kemudahan urusan dariNya. Tidak hanya menjaga kita dari keburukan dan kesulitan yang akan terjadi, syetan pun akan benci dan menjauh dari kita. Semoga kita mampu terus berusaha dan berikhtiar menjadi hambaNya yang selalu mengingatNya dengan terus berdzikir kepadaNya agar dimudahkan segala urusan kita di dunia dan di akhirat kelak. Amin.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  30. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Dari elegi ritual ikhlas 9 ini saya menemukan bahwa, dzikir berarti mengingat Allah dengan menyebut asma-Nya. Dzikir bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, karena melalui dzikir jarak antara diri kita sebagai hamba-Nya dengan Allah SWT sangat dekat. Untuk itu selagi masih ada kesempatan, senantiasalah berdzikir kepada Allah disetiap langkah kita, kapanpun, dimanapun, dan bagaimanapun kondisinya. Karena melalui berdzikir, hati akan menjadi damai, tentram, dan nyaman.

    ReplyDelete
  31. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Selain ikhlas yang merupakan landasan atau niat dari setiap aktivitas, ikhlas juga merupakan wujud doa, bahwa setiap melakukan kegiatan yang dilandasi ikhlas haruslah senantiasa dalam keadaan berdoa agar tetap dapat menjaga keikhlasan. Dan hal yang tidak boleh kita lupa adalah bersyukur atas segala tindakan yang telah kita lakukan.

    ReplyDelete
  32. indah purnama sari
    17701251035
    PEP B 2017

    terimakasih prof atas ilmu yang diberikan melalui postingan yang luar biasa ini.
    dzikir adalah mengingat, jadi ketika kita berdzikir kepada Allah maka kita terus menerus mengngat Allah. maka dari itu dzikir dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. guna untuk manusia dapat mengingat Rabbnya. dzikir sudah pasti harus dilandasi dengan rasa ikhlas, dengan ikhlas berdzikir diri kita menjadi tenang dan terus menerus merasa dilindungi oleh Allah SWT.

    ReplyDelete
  33. Aristiawan
    17701251025
    PEP 2017 B

    Berdzikir atau mengingat Allah memilik banyak keutamaan. Salah satunya ketentraman hati bisa kita dapatkan dengan berdzikir. Melalui berdzikir ini kita mengakui dan menyakini bahwa Allah senantiasa membersamai kita, bila Allah sudah membersamai kita, maka tak ada satupun tantangan hidup atau kesulitan hidup yang tidak bisa kita lewati. Dengan berdzikir ini pula, yang akan menjadi control bagi kita dalam setiap aktivitas kita, sehingga kita akan terhindar dari aktivitas-aktivitas yang mengarah pada maksiat atau aktivitas-aktivitas yang tidak membawa kebaikan.

    ReplyDelete
  34. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamu'alaikum Wr.Wb

    Sungguh memanglah banyak sekali manfaat dari dzikir tersebut, saya iri ketika membaca pemaparan dari Muhammad Nurikhlas bahwa setiap apa yang dilakukannya adalah berupa dzikir kepada Allah, dan dari dzikir tersebut ia mendapatkan banyak sekali manfaatnya salah satunya ketenangan hati. Belajar dari Muhammad Nurikhlas, bahwa dzikir yang dilakukannya adalah sebuah hal rutin sehingga otomatis Allah langsug memberikan manfaat dzikir tersebut didalam hidupnya. Sedangkan saya berdzikir ketika untuk mencari sebuah ketenangan bukan berdzikir untuk menggapai rahmat allah (yang dilakukan secara rutin) dan mendapatkan ketenangan hati dari rutinitas tersebut. Sungguh masih banyak kekurangan dalam diri saya dan terimakah pak dengan elegi ini saya dapat selalu merefleksikan diri saya.

    ReplyDelete
  35. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Berdoa Dan senantiasa mengingat Allah dalam setiap langkah, setiap tindakan. Demikian Saya memaknai dzikir saat ini. Ketika Allah Ada dalam diri, hati, Ia tentu menggetarkan suara hati, Dan tindakan kita senantiasa diuji, Mana pilihan yang benar dari setiap Hal. Mau jalan jalan atau kumpulan doa... Mau menolong orang atau pura pura tidak tahu... Dlsb.
    Jika Allah diingat senantiasa, takkan sombonglah Kita, lebih ikhlas lah Kita, sebab Kita sadar, Kita hanya alatNya until menolong sesama sebab Ia ingin Kita pun selamat.

    ReplyDelete
  36. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pend. Matematika 2017 Kelas C

    Rasulullah SAW yang telah dijamin masuk surga saja masih tetap menjalankan ibadah dengan sungguh2 hingga akhir hayatnya. Tidak ada yg menjamin apakah kita akan masuk surga. Setinggi apapun ilmu dan selama apapun kita bersujud, namun niat dan keikhlasan dalam hati hanya Allah yang tahu. Bagaimana dzikir dan doa dapat mententramkan hati? Jika dicari teori dan pembuktian secara ilmiah kita tidak akan pernah menemukannya. Inilah bukti bahwa aspek spiritual tidak bisa disentuh oleh ilmu pengetahuan. Spiritual berada jauh di atas level ilmu pengetahuan shingga banyak org yang menjadikan ketiadaan bukti tersebut sbg alasan untuk tidak percaya adanya Tuhan. Maha Besar Allah yang hanya akan menunjukkan kekuatan doa dan zikir hanya pada org yang mempercayai dan mengimaninya.

    ReplyDelete
  37. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Terima kasih untuk tulisan yang Bapak tulis kali ini. Dalam blog ini saya tidak hanya belajar berpikir filsafat tetapi juga belajar tentang agama. Dzikir berarti menyebut dan mengingat Allah. Dengan mengingat Allah, maka hidup menjadi tenang. Allah berfirman dalam Quran Surah Al Baqarah ayat 152 yang artinya "ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari".

    ReplyDelete
  38. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Dalam memahami segala permasalahan hidup maka umat islam dianjurkan untuk bersabar dan sholat. Orang yang beriman itu jika diberikan ujian maka ia sabar, namun jika diberi kenikmatan maka bersyukur. Jadi tidak ada yang perlu diresahkan jika kita mendapat masalah, karena itu merupakan bagian dari ujian yang harus kita jalani, sehingga mencapai derajat ketaqwaan yang lebih tinggi.

    ReplyDelete