Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 8: Tata Cara atau Adabnya Orang Berdoa




Oleh Marsigit

Santri Kepala:

Ass Wr Wb...Bapak, Ibu saudara peserta Ritual Ikhlas III pertama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur ke hadhirat Allah SWT yang telah mengijinkan dan meridhai kita semua untuk mengikuti Ritual Ikhlas III ini. Salam dan salawat semoga dicurahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW dan keluarganya. Amin. Marilah acara pada sore hari ini kita buka dengan dengan berdoa. Illa hadlratin nabiyyil mushthafaa shallallaahu ‘alaihi wa sallama wa shahbihi ajama’iina syai-un lillaahi lahumul Faatihah. Bismillaahirrahmaanirrahim. Alahamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin. Arrahmaanirrahim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. Ihdinash shiraathal mustaqiim. Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghdluubi ‘alaihim walazhzhaaliin. Amin.

Santri Kepala:
Bapak, Ibu saudara peserta Ritual Ikhlas III yang dimuliakan Allah, mengingat pentingnya doa sebagai salah satu kegiatan ibadah, maka pada kesempatan ini kami menghadirkan Ustad Fuad Abdul Aziz sebagai nara sumber perihal bagaimana adabnya orang berdoa atau etikanya orang berdoa agar doa-doa kita itu sesuai dengan yang diperintahkan Allah SWT yaitu sebagai bentuk ibadah kepada-Nya. Siapa saja boleh mengajukan pertanyaan. Silahkan.

Fuad Abdul Aziz:
Ass. Wr. Wb. maasyiral muslimin rakhimakumullah. ..segala puji bagi Allah yang mengabulkan do’a yang dipanjatkan oleh hamba-hambanya. Shalawat dan salm semoga senantiasa terlimpah atas junjungan kita, Rasulullah, keluarga, sahabat dan pengikut beliau hingga hari Akhir. Alangkah sempitnya hidup jika bukan karena lapangnya harapan. Do’a adalah ungkapan harapan yang paling bisa dilakukan semua orang. Dan berdo’a diperintahkan Allah sebagai bentuk ibadah kepada-Nya. Bahkan Allah menyatakan bahwa hamba-hamba-Nya yang tidak mau berdo’a kepada-Nya sebagai makhluk yang sombong dan layak untuk menghuni Jahanam. Allah berfirman:”Dan Tuhanmu berfirman: Berdo’alah kepadaKu, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghaafir/Al-Mukmin:60)

Bagawat Rama:
Ass Wr Wb...Ustad Fuad Abdul Aziz..saya ingin bertanya...seperti katamu tadi bahwa Berdo’a itu adalah Ibadah, bagaimanakah penjelasannya?

Fuad Abdul Aziz:
Dalam sebuah Hadis riwayat Nu’man bin Basyir dikatakan bahwa Nabi bersabda:” Berdo’a adalah ibadah”.Kemudian beliau membaca “Dan Tuhanmu berfirman: “berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina”. (QS Ghaafir/Al-Mukmin: 60) . Dengan demikian jelaslah bahwa orang yang tidak mau berdo’a kepada Allah maka orang tersebut adalah orang sombong yang tidak mau menyembah Allah.

Bagawat Rama:
Terimakasih Ustad penjelasannya. Diantara sesama peserta Ritual Ikhlas yang baru pertama kali ikut, tadi saya diberitahu bahwa do’a itu mempunyai keutamaan-keutamaan. Bersediakah Ustad menjelaskan apa saja kiranya Keutamaan Do’a itu?

Fuad Abdul Aziz:
Berdoa merupakan salah satu faktor tercapainya Tauhid yang hakiki, sebagai alat untuk mendapatkan keselamatan dan keberuntungan. Maka. dengan berdoa hanya kepada Allah, seseorang telah memantapkan salah satu aspek Tauhid. Orang yang berdoa akan merasakan nikmatnya bermunajat kepada Allah dan kelezatan yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Doa kepada Allah SWT jiga bisa menolak Qadar dan Qadla, seperti disabdakan oleh Rasulullah:”Tidak bisa menolak Qadla’ kecuali do’a. Dan tidak bisa menambah umur kecuali kebajikan” (HR. At-Tarmidzi). Artinya bahwa doa bisa menjadi penyebab dibatalkannya Qadla (ketentuan Allah). Semuanya berpulang kepada Qadla dan Qadar Allah dari awal hingga akhir.

Bagawat Rama:
Terimakasih atas uraiannya, tetapi maaf saya masih bersemangat untuk bertanya. Apakah saya masih boleh bertanya?

Fuad Abdul Aziz:
Oh silahkanbertanya, insyaallah jika saya mampu maka saya akan selalu memberi jawabannya.

Bagawat Rama:
Begini Ustad, ini menyangkut perihal keadaanku sendiri. Dengan bisa mengikuti Ritual Ikhlas ini saya merasa telah memperoleh karunia dan hidayah yang luar biasa dari Allah. Hal itu diawali ketika anak saya Muhammad Nurikhlas melantunkan doa-doa dihadapanku agar aku segera memperoleh kebaikan. Pada saat itulah aku merasa diingatkan dan dibimbing oleh Allah. Saya bersyukur karena memunyai anak yang mampu mendoakan orang tua, sehingga walaupun terlambat saya masih bisa mempunyai kesempatan untuk memperbaiki kegiatan ibadah saya. Pertanyaan saya adalah apa keutamaan doa seorang anak bagi ayah dan ibunya? Dan bagaimana penjelasannya?

Fuad Abdul Aziz:
Pertama-tama saya ingin memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT bahwasanya Bapak Bagawat Rama telah merasa memperoleh rakhmat dan hidayah-Nya. Saya berdoa semoga Bapak dan keluarga Bapak diberi kekuatan lahir bathin, tawakal dan ikhlas dalam menjalani setiap kegiatan pada Ritual Ikhlas ini. Semoga Allah SWT mencatat segala amal kebaikan Bapak dan keluarga Bapak serta mengampunisegala dosa-dosanya. Amin. Perihal pertanyaan Bapak tentang keutamaan doa seorang anak kepada orang tuanya saya dapat memberi penjelasan sebagai berikut. Berbakti kepada orang tua bisa menjadi salah satu faktor penting terkabulnya doa. Berbakti kepada orang tua merupakan salah satu amal shalih yang Agung bagi seorang muslim. Banyak sekali teks-teks Al-Qur’an dan Hadis yang menjelaskan keutamaan dan dampak positif dari doa seorang anak kepada orang tuanya. Oleh karena itu anak yang berbakti kepada orang tuanyasenantiasa mendapat keberuntungan dan disukai semua orang. Karena Allah sengaja membuat hati mereka menyukainya. Anak yang berdoa kepada orang tuanya, sangat dekat untuk dikabulkan doanya oleh Allah. Umar bin Khathab mengatakan: Aku mendengar rasulullah bersabda:”Akan datang kepada kalian Uwais bin Amir yang merupakan salah satu bala bantuan dari Yaman. Ia dari Murad kemudian Qarn. Semula ia mengidap penyakit belang kemudian sembuh kecuali satu tempat sebesar uang dirham pada tubuhnya. Ia mempunyai seorang Ibu. Ia sangat berbakti kepadanya. Jika ia bersumpah atas nama Allah, niscaya Allah akan memenuhinya. Jika kamubisa memintanya membaca istighfar untukmu maka lakukanlah...” (HR Muslim)

Muhammad Nurikhlas:
Ass Wr Wb ...saya mempunyai pengalaman ada dampak yang berbeda ketika saya berdoa dengan suara yang lirih. Mohon penjelasannya apakah ada tuntunannya bahwa berdoa itu seyogyanya dengan suara yang lirih?

Fuad Abdul Aziz:
Allah menyuruh hamba-Nya bersungguh-sungguh dalam berdoa dan dilakukan dengan suara lirih (tidak keras). Allah berfirman:”Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lirih” (QS Al-Araf: 55). Berdoa dengan suara lirih itu menunjukkan sopan santun dan keikhlasan, maka akan mendekatkan kepada terkabulnya doa yang dipanjatkan. Berdoa dengan suara lirih juga menunjukkan iman yang tinggi, karena yang bersangkutan mengetahui bahwa Allah mendengar doa yang dipanjatkan dengan suara lirih. Suara lirih terasa lebih tunduk, lebih tulus dan ikhlas dan lebih memungkinkan berkonsentrasi dalam hati, dan lebih menjanjikan doa yang terus menerus karena suara lirih itu dihasilkan oleh suara lidah atau organtubuh lainnya yang tidak bersifat capai. Doa adalah dzikir kepada Tuhan yang berisi permohonan dan pujian kepada-Nya dengan menyebut sifat-sifat dan nama-nama-Nya. Jadi doa adalah dzikir plus. Sesungguhnya nikmat yang paling besar adalah menghadap dan mengabdi kepada Tuhan. Dan setiap nikmat pasti ada yang merasa dengki terhadapnya, baik kecil maupun besar. Rasulullah bersabda:” Berdoalah kepada Allah dengan penuh keyakinan akan terkabul. Dan ketahuilah bahwa Allah tidak akan mengabulkan doa dari hati yang lalai dan lena” (HR At-Tirmidzi)

Cantraka Putih:
Ass Wr Wb...saya pernah diberitahu oleh Muhammad Nurikhlas bahwa berdoa itu perlu dilakukan secara terus menerus dan kontinu, bagaimanakah penjelasannya?

Fuad Abdul Aziz:
Mendesak-desak dalam memanjatkan doa adalah inti penghambaan diri kepada Allah. Jika seseorang memanjatkan doa dengan mengulang-ulang doanya dan mendesak-desak dalam memohon, seraya menampakkan kerendahan diri, kemelaratan dan kebutuhan yang sangat kepada Tuhannya maka yang demikian itu lebih dekat untuk dikabulkan oleh Allah. Barang siapa mengetuk pintu lebih banyak maka ia mendekati terbukanya pintu tersebut untuknya. Umar bin Khathhab menuturkan:”Pada waktu hari perang Badar Rasulullah memandang ke arah orang-orang musyrik yang berjumlah seribu orang. Sementara sahabatnya berjumlah 319 orang. Kemudian Nabiyullah menghadap ke arah kiblat, lalu memanjangkan tangannya dan mulai berbisik dengan tuhannya :’Ya Allah penuhilah apa yang engkau janjikan kepadaku. Berikanlah apa yang engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, jika Engkau binasakan kumpulan orang Islam ini maka Engkau tidak akan disembah di bumi.’ Beliau terus menerus berbicara kepada Tuhannya seraya memanjangkan tangannya dan menghadap kiblat sampai selendangnya jatuh dari pundaknya. Kemudian Abu bakar mendatanginya lalu mengambil selendang beliau dan meletakkannya di pundak beliau. Kemudian dia menempel beliau dari belakang seraya berkata: ‘Wahai Nabiyullah, cukuplah permohonanmu kepada Tuhanmu. Karena Dia akan memenuhi apa yang Dia janjikan kepadamu. Lalu Allah menurunkan ayat:’Ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu Dia mengabulkan untukmu:”Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu Malaikat yang datang berturut-turut”. Akhirnya Allah mengirim bala bantuan dari Malaikat..” (HR Muslim)

Cantraka Ikhlas:
Ass wr wb saya sering mendengar tentang pentingnya shalawat Rasulullah. Apa peranan shalawat Rasulullah begi terkabulnya doa-doa kita itu?

Fuad Abdul Aziz:
Membuka dan menutup rangkaian doa dengan menyanjung, memuji dan mengagungkan Allah, kemudian membaca shalawat kepada Rasulullah merupakan salah satu faktor penting yang menyebabkan terkabulnya doa. Fadlalah bin Ubaid menuturkan “Rasulullah pernah mendengar seorang berdoa di dalam shalatnya tanpa mengagungkan Allah dan tanpa membaca shalawat kepada Nabi, kemudian Rasulullah bersabda:’Hai orang yang shalat, kamu tergesa-gesa’. lalu Rasulullah mengajari mereka. Dan Rasulullah juga pernah mendengar seseorang yang sedang shalat lalu mengagungkan dan memuji Allah serta membaca shalawat kepada Nabi, kemudian beliau bersabda:”Berdoalah maka kamu akan dikabulkan. Dan mintalah maka kamu akan diberi” (HR Nasa’i). Ibnu Mas’ud menuturkan :’Aku pernah mengerjakan shalat sementara Nabi sedang duduk bersama Abu Bakar dan Umar. Lalu ketika aku duduk dan mulai memuji Allah kemudian membaca shalawat kepada Nabi lalu aku berdoa untuk diriku sendiri. Kemudian Nabi bersabda:’Mintalah maka kamu akan diberi. Mintalah maka kamu akan diberi.” (HR At-Tirmidzi)

Muhammad Nurikhlas:
Ass wr wb..mohon maaf perkenankanlah saya masih mengajukan pertanyaan perihal ...maaf tetapi ini agak sedikit berbau filsafat. ...yaitu apakah dibedakan antara doa-doa khusus dan doa universal?

Fuad Abdul Aziz:
Doa yang paling universal adalah doa yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis. Karena Al-Qur’an adalah kalam Allah yang merupakan ucapan paling mulia dan paling tinggi nilainya. Sedangkan Hadis Nabi adalah wahyu yang diberikan Allah kepada Nabi-Nya. Beliau diberikan kemampuan untuk membuat Jawami’ul Kalim (kata-kata yang simpel namun penuh arti). Tak pelak bahwa orang yang berdoa dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadis Nabi akan lebih mudah dikabulkan daripada orang yang berdoa dengan doa-doa lainnya. Contoh doa berikut menghimpun semua kebaikan dan meminta perlindungan dari segala macam keburukan. Firman Allah Ta’ala:”Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di Akhirat dan peliharalah kami dari siksa Neraka (QS Al-Baqarah: 201). Firman Allah Ta’ala: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyejuk hati, dan jadikanlah kami imam (pemimpin) bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan:74). Firman Allah Ta’ala:”Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi.” (QS Al-A’raf:23). Sabda Nabi kepada Abu Bakar ketika meminta beliau mengajari doa yang dibaca di dalam shalat. Beliau bersabda:” Ya Allah, sesungguhnya aku telah banyak menganiaya diriku dan tidak ada yang bisa mengampuni dosa melainkan Engkau. Maka ampunilah aku denganampunan dari sisi-Mu dan sayangilah aku, karena Engkau-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (HR Al-Bukhari).

Cantraka Sakti:
Ass wr wb..wahai Ustad...suatu ketika saya sangat ingin bahwa doa saya itu dikabulkan, maka saya berusaha lebih-lebihkan doa saya. Suatu ketika saya mencoba memohon sedikit saja dari apa yang dilarang oleh Allah. Saya juga pernah berdoa dengan suara keras dengan harapan doa saya itu didengar oleh Allah. Disamping itu agar doa saya terasa lebih baik maka saya pernah mencoba membuat sajak-sajak doa, misalnya degan selalu membuat doa itu agar selalu berakhiran dengan huruf hidup yang sama. Bagaimana menurut pendapatmu?

Fuad Abdul Aziz:
Allah berfirman:”Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lirih. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS Al-A’raf:55). Abdullah bin Mughaffal pernah mendengar putrinya berdoa:”Ya Allah, aku minta istana putih di sebelah kanan Surga jika aku masuk ke sana”. Ia lantas berkata:”Anakku, mintalah Surga kepada Allah dan berlindunglah kepada-Nya dari api neraka. Karena aku pernah mendengar Rasulullah bersabda:’Sesungguhnya di dalam umat ini akan ada kaum yang melampaui batas di dalam bersuci dan berdoa.” (HR Abu Daud). Jadi melampaui batas dalam berdoa akan menghalangi terkabulnya doa yang dipanjatkan. Karena yang bersangkutan meminta yang tidak diperbolehkan maka ia disebut melampaui batas. Orang yang melampaui batas tidak disukai Allah dan jauh dari terkabulnya doa. Contoh dari doa-doa yang melampaui batas adalah meminta dikekalkan sampai hari Kiamat, meminta dibebaskan dari keniscayaan sebagai manusia misalnya tidak makan, tidak minum, meminta bisa melihat perkara ghaib-Nya, meminta sebagai orang yang ma’shum (terpelihara dari perbuatan dosa), minta diberi anak tanpa isteri, dsb. Melampaui batas dalam doa juga termasuk doa dengan suara keras. Tentang pertanyaan kedua dapat dijelaskan sebagai berikut. Tidak seharusnya seseorang berdoa dengan bahasa yang dibuat-buat atau dengan ucapan yang mengandung sajak. Dan kalaupun ada sajak di dalam doa Nabi maka itu adalah sajak yang tidak dibuat-buat atau dipaksakan. Ibnu Hajar mengatakan:’Sajak-sajak yang ada di dalam Hadis-Hadis shahih tidak boleh ditolak, karena hal ini keluar tanpa disengaja. Dan karena itulah tampak sangat harmonis.'

Muhammad Nurikhlas:
Ass wr wb..maaf pertanyaan saya sekali lagi berbau filsafat..maksudnya kaitan antara doa dengan ruang dan waktu. Apakah memang ada kaitannya antara terkabulnya doa dengan waktu pada saat diucapkannya doa tersebut? Kemudian doa yang diucapkan di mana atau ketika kita sedang melakukan kegiatan apa, yang dikabulkan? Mohon penjelasannya?

Fuad Abdul Aziz:
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:”Setiap malam Tuhan kita –Tabaaraka wa Ta’ala- turun ke langit dunia (terdekat) ketika tinggal sepertiga malam yang terakhir seraya berfirman:’ Siapa yang berdoa kepada-Ku maka Aku akan mengabulkannya. Siapa yang minta kepada-Ku maka Aku akan memberinya. Siapa yang ber-istighfar (memohon ampun) kepada-Ku maka Aku akan mengampuninya .” (HR Al-AlBukhari). Abu Hurrairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:”Seorang hamba paling dekat kepada Tuhannya ketika ia sedang sujud. Maka perbanyaklah berdoa.’ (HR Muslim). Orang yang sedang sujud kepada Tuhannya akan menampakkan sikap penghambaan, kerendahan, kehinaan dan kemelaratan yang tidak ditemukan pada sikap atau kondisi yang lainnya. Orang yang bersujud meletakkan keningnya di atas tanah yang umumnya tempat berpijaknya kaki tanpa peduli, seraya berucap:”Subhana Rabbiya Al-A’la (Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi)”. Kondisi yang demikian sama dengan kehinaan. Kehinaan dan penghambaan menjadikan orang yang bersujud seraya berdoa sangat dekat dengan Tuhannya dan dikabulkan doanya. Wallahu A’lam. Anas bin Malik menyatakan bahwa Rasulullah bersabda:”Tidak ditolak doa di antara adzan dan iqamat.” (HR Abu Daud). Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:”Ada tiga orang yang tidak akan ditolak doanya, yaitu orang yang berpuasa sampai berbuka..”(HR At-Tirmidzi). Ibnu Abbas mengatakan bahwa Rasulullah bersabda kepada Mu’adz bin Jabal sewaktu beliau mengutusnya pergi ke Yaman, yang isinya antara lain:”Dan takutlah pada doa orang yang teraniaya, karena antara dia dengan Allah tidak ada hijab (penghalang).” (HR Al-Bukhari). Abu Hurairah meriwayatkan Rasulullah bersabda:” Ada tiga macam doa yang pasti dikabulkan tanpa keraguan terhadapnya yaitu: doa orang tua, doa musafir, dan doa orang teraniaya” (HR. Abu Daud)

Santri Kepala:
Alhamdulillah bahwasanya dialog yang telah kita selenggarakan dan dipimpinlangsung oleh Ustad Fuad Abdul Aziz ini berlangsung dengan lancar, tertib dan insyaallah produktif. Peserta Ritual Ikhlas yang dimuliakan Allah, sampailah saatnya kita beristirahat sambil menunggu kumandang Adzan Maghrib. Setelah itu marilah kita mempersiapkan diri untuk melaksanakan Shalat Maghrib secara berjamaah. Amin

Referensi: Etika Berdoa oleh Fuad Abdul Aziz Asy-Syalhub, Pustaka elBA.

53 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Allah menciptakan menusia sebagai hamba Allah agar manusia dapat beribadah kepada-Nya. Salah satu ibadah yang dapat kita lakukan adalah berdoa. Berdoa merupakan ungkapan harapan yang kebanyakan orang bisa melakukannya. Dan Allah memang memerintahkan kita untuk berdoa kepada-Nya. Bahkan Allah berkata bahwa hamba-Nya yang tidak mau berdoa kepada-Nya adalah orang yang sombong dan layak untuk menghuni neraka. tika berdoa, kita tidak hanya mengungkapkan harapan kita kepada Allah, tetapi kita juga dapat mencurahkan segala perasaan yang ada di hati kita. Namun, kita harus ikhlas dan tidak sombong saat berdoa kepada Allah. Allah lah yang Maha Esa dan Maha Kuasa, sehingga kita tidak boleh menyombongkan diri kita di hadapan-Nya. Dan melalui berdoa kepada-Nya dengan ikhlas, hati kita akan merasa lebih baik dan tenang.

    ReplyDelete
  2. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika Kelas D

    Salah satu cara kita untuk berkomunikasi kepada Allah SWT ialah melalui doa yang kita panjatkan. Dengan berdoa berarti seseorang mengharapkan bantuan atau rahmat dari Allah. Dengan berdoa kita dapat mensyukuri apa yang telah Allah berikan kepada kita. Orang yang tidak mau berdoa termasuk orang yang sombong. Doa merupakan serangkaian dari ibadah, maka niatkanlah yang ikhlas agar kita dapat memperoleh ridha-Nya.

    ReplyDelete
  3. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Berdo’a merupakan salah satu faktor agar tercapai tauhid yang hakiki dari seseorang serta sebagai alat untuk mendapatkan keselamatan dan keberuntungan. Dengan berdo’a kita akan merasakan nikmatnya bermunajat kepada Allah. Berdo’a harus kita lakukan secara terus menerus tanpa henti. Membuka dan menutup rangkaian doa’a dengan mengagungkan Allah kemudia membaca shalawat nabi adalah salah satu cara agar do’a kita di kabulkan oleh Allah SWT. Itulah kenapa setiap hal yang kita lakukan harus di awali dengan berdo’a dan di akhiri dengan berdo’a agar apa yang akan kita kerjakan di ridhoi oleh Allah SWT.

    ReplyDelete
  4. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu'alaikum. Dalam hidup ini ada aturan untuk segala hal, untuk makan ada tata kramanya, pun dalam berdoa tentu ada adabnya. Doa merupakan sarana komunikasi manusia dengan Tuhannya. Jangan putus asa bila doa belum dikabulkan, terus berdoa. Jangan hanya berdoa untuk meminta sesuatu dari Allah SWT, berdoalah dengan menuji Allah dan rasulnya. wassalamualaikum

    ReplyDelete
  5. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Berdoa adalah senjatanya orang mukmin. Doa melengkapi usaha yang kita lakukan. Tidak cukuplah berusaha jika tidak dilengkapi dengan berdoa. Namun terus – terusan berdoa tanpa melakukan usaha apapun juga tidak lengkap. Berdoa hanya ditujukan kepada Alloh semata. Berdoa dan bermunajat kepada selain Alloh melanggar perintah Tuhan. Pelakunya berdosa karena sama saja menyekutukan Alloh.
    Berdoa kepada pemilik alam semesta, tentu harus memiliki adab. Antaranya adalah merendahkan suara dan dilakukan berulang – ulang.

    ReplyDelete
  6. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2
    Doa adalah salah bentuk ibadah dan doa dapat diartikan sebagai salah satu bentuk menghambakan diri kepada Allah bahwa sesungguhnya manusia itu lemah dan butuh pertolongan. Berdoa berarti menyerahkan segenap jiwa dan raga untuk mengabdi kepada Allah. Manusia sering beranggapan bahwa berdoa hanya dilakukan ketika setelah sholat. Namun, perlu diketahui bahwa sholat itu sendiri merupakan doa kita kepada Allah. Berdoa tidak semata-mata hanya ketika kita menginginkan sesuatu, tetapi ketika kita bersyukur atas nikmat Allah, itu juga merupakan berdoa. Doa ibarat sepeda yang selalu dikayuh, dimana semakin dikayuh maka semakin kita akan sampai pada tujuan yang diinginkan. Oleh karena itu sebagai hamba Allah SWT kita senantiasa berdoa kepada-Nya dengan penuh ketulusan dan keihklasan, karena salah satu ciri orang yang sombong adalah tidak mau berdoa kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  7. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Berdoa merupakan salah satu sarana kita untuk mendekatkan diri kepada Tuhan YME. Dalam doa, kita sampaikan impian kita, harapan kita, keinginan kita, serta tujuan kita. Kita memohon pada Tuhan tentang semua hal yang menjadi permintaan kita, sehingga ketika melakukan hal tersebut tentunya harus dengan ikhlas hati, niat yang tulus dan ikhlas. Yang tak kalah penting dalam berdoa alangkah baiknya kita panjatkan secara terus menerus. Setiap orang memiliki waktu tersendiri dalam memanjatkan doa, namun memang ada waktu tertentu yang membuat doa yang kita panjatkan lebih mudah untuk dikabulkan.

    ReplyDelete
  8. Manusia diperintahkan untuk berdoa seperti disebutkan dalam Al Mukmin : 60. Dengan demikian makan doa merupakan bagian dari ibadah. Manusia mempunyai harapan, rencana, tujuan sehingga agar semua itu bisa dicapai maka manusia perlu berdoa kepada Allah SWT. Manusia juga kadang menghadapi kesulitan, kekurangan, ujian maka untuk mengatasi maka memerlukan pertolongan maka berdoalah untuk meminta pertolongan Allah. Berdoa dilakukan dengan rasa ketundukan, kepatuhan dan dengan hati yang ikhlas berharap bantuan serta dengan suara yang sopan yang diawali dengan pujian kepada Allah dengan menyebut AsmaNya.

    ReplyDelete
  9. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Berdoa adalah cara untuk kita berkomunikasi dengean sang pencipta, Doa yang paling universal adalah doa yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis. Karena Al-Qur’an adalah kalam Allah yang merupakan ucapan paling mulia dan paling tinggi nilainya. Sedangkan Hadis Nabi adalah wahyu yang diberikan Allah kepada Nabi-Nya. Doa adalah sumber kekuatan ketika kita merasa di bawah, doa dengan suara lirih berarti kita menundukkan serendah-rendahnya kita kepada sang pencipta, semua doa kan terkabul namun tergantung tingkat keimanannya. Oleh karena itu semoga saya dapat terus istiqomah dengan doa doa yang dipanjatkan. Aamiin.

    ReplyDelete
  10. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Pada hakikatnya, ketika kita berdoa kepada Allah swt, kita harus memenuhi hati kita dengan keikhlasan, lepaskan semua kebanggaan dan kecongkakkan, sadari dari lubuk hati kita yang terdalam bahwa kita hanyalah mahluk kecil yang tidak berdaya dihadaan Allah swt. Jika kita berdoa, meminta kepada-Nya, hendaknya kita lakukan dengan kesungguhan dan kerendahan hati serta ketulusan yang mendalam. Tapi janganlah berlebih-lebihan karena sesungguhnya Allah tidak menyukai sesuatu yang berlebih-lebihan.

    ReplyDelete
  11. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Berdoa sebagai kegiatan religious yang kita lakukan setiap saat dan keyakinan kita akan ada pertolongan dari Allah SWT. Dimana berdoa juga merupakan interaksi antara kita dengan sang pencipta. Sehingga ada adabnya dalam berdoa diantaranya yaitu berdoalah diwaktu yang mustajab dan ketika berdoa harus dengan suara lirih dan tidak dikeraskan. Karena Allah SWT tidak menyukai orang- orang melampaui batas, maka berdoalah dengan rendah diri dan suara yang lembut.

    ReplyDelete
  12. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Salah satu cara manusia berkomunikasi dengan Allah SWT ialah melalui doa yang ia panjatkan. Doa adalah ungkapan harapan yang paling bisa dilakukan semua orang. Berdoa merupakan ibadah. Manusia yang tidak mau berdoa kepada Allah SWT merupakan manusia yang sombong dan tidak bersyukur atas rahmat dan karunia yang diberikan kepadanya. Dengan berdoa, seseorang dapat mendapatkan suatu keselamatan atau keberuntungan yang tentunya semua itu karena atas izin dari Allah SWT. Ada beberapa tata cara atau adabnya orang berdoa sehingga doanya lebih mudah terkabul yaitu berbakti kepada orang tua, berdoa dengan suara lirih, dilakukan dengan hati yang bersih, pikiran yang jernih dan penuh keikhlasan, dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan dengan merendahkan diri di hadapan Allah SWT, menggunakan ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadis Nabi, berdoa pada waktu yang baik, diantaranya ketika kita sedang sujud, waktu antara adzan dan iqomat dan sepertiga malam terakhir, serta tidak berlebih-lebihan dalam berdoa. Semoga doa-doa yang kita panjatkan diterima Allah SWT. Amin...

    ReplyDelete
  13. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Doa merupakan salah satu dari kegiatan ibadah. Di dalam doa itu sendiri terkandung keutamaan-keutamaan pada saat itu, kita perlu mengetahui memahami dan melaksanakan adabnya orang berdoa atau etikanya orang berdoa dalam kesempatan untuk memperbaiki kegiatan ibadah. Manusia hendaknya selalu berdoa agar hidupnya senantiasa diberi kebaikan serta nikmat. Allah akan menyukai orang-orang yang selalu berdoa karena dengn berdoa berarti seseorang itu tidak sombong di hadapan Allah dan selalu mengharapkan ridhoNya.

    ReplyDelete
  14. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Berdasarkan elegi yang saya baca bahwa kita dalam memanjatkan doa kepada Allah itu khusuk, dan hati harus benar-benar ikhlas. Untuk menggapai hati yang ikhlas itu adalah dengan niat yang benar akan menentukan kebenaran dalam beribadat. Apabila kita menjalankan ibadah dengan niat yang ikhlas, insya Allah ibadah kita akan diterima oleh Allah SWT. Ikhlas, harus dari hati.Amalan-amalan yang dikerjakan itu adalah karena mengharap ridhonya, dan karena kita taat kepada Allah, bukan karena hal lain.
    Berdoa salah satunya dengan berdzikir, yang mana Pribadi berzikir bagi seorang Muslim, zikir menjadi kepribandiannya, allah tujuannya, rasulullah saw teladan dalam hidupnya, dunia ini pun menjadi surga sebelum surga sebenannya, bumi menjadi masjid baginya, rumah kantor bahkan hotel sekali pun menjadi mushala baginya, tempat ia berpijak meja kerja kamar tidur, hamparan sajadah baginya, kalau dia bicara ,bicaranya dakwah, kalau dia berdiam diamnya zikir, nafasnya tasbih, matanya penuh rahmat Allah, penuh kasih sayang, telinganya terjaga, pikirannya baik sangka tidak sinis, tidak pesimis dan tidak suka memponis, hatinya subhanallah diam-diam berdo’a, donya diam-diam, tangganya besedekah, kekuatannya silahturahim, kalau memang hak dan tujuannya maka sabar dan kasih sayang, asma amaninah cita-cita tertinggi dan teragung, dan sungguh menarik kesibukannya ia hanya asik memperbaiki dirinya, tidak tertarik mencari kekurangan apalagi aib orang lain.

    ReplyDelete
  15. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Essentially, when we want our prayers answered by God Almighty, we should fill our hearts with sincerity, give away all pride and kecongkakkan, realized with all my heart that we are only small creatures, vile and helpless without God. every prayer we utter should be a good prayer, and moderation. way that we do in a prayer to be good. we should say a prayer with all humility and sincerity, full of polite, we fully appreciate God. But neither should we exaggerate too. for verily Allah does not like anything excessive.

    ReplyDelete
  16. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Berdoa merupakan salah satu bentuk ibadah, karena dalam doa terkandung sebuah pengakuan dari seorang hamba yang lemah, makhluk yang tak berdaya dihadapan Yang Maha Kuasa Allah SWT.
    Setiap doa akan dikabulkan oleh Allah, namun agar cepat dikabulkan sebaiknya yang berdoa juga harus memperhatikan adab atau tata krama tata cara dalam berdoa agar segera diijabah dikabulkan Allah Ta'ala.

    ReplyDelete
  17. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Ikhtiar yang kita lakukan di dunia harus dibarengi oleh doa yang kita panjatkan kepada Allah. Berdoa tentu saja mempunyai tata cara atau adab yang benar. Doa anak sholeh dan sholehah merupakan salah satu amalan yang tidak akan terputus meskipun orang tuanya sudah meninggal dunia. Sebagai seorang anak sudah sepatutnya kita untuk selalu mendoakan kedua orang tua, saudara-saudara kita baik disaat mereka masih hidup maupun ketika mereka sudah meninggal dunia, agar supaya kita juga tergolong anak-anak yang sholeh. Berdoalah dengan tulus ikhlas dari hati. Berdoa hendaknya dilakukan secara terus menerus dan kontinu, misalnya berdoa setelah selesai sholat. Tidak perlu berdoa secara berlebihan, apa adanya saja. Insya Allah, doa kita akan diijabah oleh Allah.

    ReplyDelete
  18. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Ibadah adalah memohon ridho dan berkah dari Allah. Dengan beribadah kita dapat menyembah dan bersyukur atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan dariNya yang tak berhingga banyaknya dan tanpa putus – putusnya. Dengan menyembah berarti kita memohon segala pengampunan dosa, segala perngharapan, bahkan bercerita meluapkan segenap perasaan kepadaNya. Sungguh luar biasa nikmat yang kita rasakan. Seolah jiwa ini berada ditempat yang tenang dan damai.

    ReplyDelete
  19. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Berdoa adalah salah satu cara untuk dapat mendekatkan diri dengan Tuhan. Dengan berdoa maka dapat memperkuat iman kepada Tuhan. Menceritakan kegembiraan maupun kesedihan yang dialami kepada Tuhan juga dapat melalui berdoa. Setiap orang memiliki cara sendiri untuk mengungkapkan yang dialami melalui doa. Semoga kita semua dapat terus menerus berdoa dan beramal agar kita dapat semakin mendekatkan diri dengan Tuhan dan segala tingkah laku yang dilakukan mengarah selalu ke arah yang baik serta dapat mengendalikan emosi.

    ReplyDelete
  20. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Alloh ciptakan manusia di muka bumi sebagai khalifah serta beribadah kepada-Nya. Ibadah itu banyak macamnya diantaranya adalah berdoa yang merupakan harapan dari setiap manusia sebagai khalifah di muka bumi. Berdoa dengan didasari keikhlasan hati dalam menggapai ridho-Nya serta harus tahu adabnya termasuk waktu-waktu mustajabah di dalamnya. Alloh perintahkan kita untuk berdoa sesuai dengan anjuran-Nya “udqunii astajiblakum” yang artinya ‘berdoalah kepadaKu niscaya akan Kuperkenankan bagimu’.

    ReplyDelete
  21. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Ibarat kita melakukan sesuatu, maka sia-sialah tanpa do'a. Sebagai hamba, kita memang memanjatkan doa sebagai wujud harapan dan keinginan yang ingin dicapai. Memohonlah dengan Sang Maha Pemberi. Perlu kita imani dan yakini bahwa Allah SWT Maha Mengetahui. Dia mengetahui segala isi hati kita, termasuk keikhlasan kita dalam berdo'a. Semoga dengan keikhlasan kita semua dalam berdo'a Alah SWT akan mengabulkan doa kita atau bahkan menggantinya dengan takdir yang lebih baik. Aamiin ya robbal 'alamin.

    ReplyDelete
  22. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Hidup tanpa harapan bagaikan raga ini telah mati. Semua orang memiliki harapan sehingga bersemangat dalam berusaha meraih harapan tersebut. Harapan itulah menjadi do’a yang ditujukan kepada Sang Maha Pencipta. Berdo’a dengan berharap Allah menjabbah do’a-do’a kita. Maka dari itu, tentu ada tata cara dan adab dalam berdo’a agar Allah mendengar do’a kita dan memberikan yang terbaik. Dalam berdo’a kita haruslah dengan suara lirih tidak keras kemudian ketika berdo’a kita awali dan akhiri dengan menyanjung Allah SWT. Dan kita harus berdo’a dengan ikhlas serta hanya kepada Allah SWT tempat kita meminta pertolongan.

    ReplyDelete
  23. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    berdoa adalah meminta kepada Allah. sebagai seorang hamba yang penuh dengan terbatasan dan ketidakberdayaan, sepantasnyalah kita harus berdoa kepada Allah. 'ud'uunii astajib lakum'. artinya kurang lebih adalah 'berdoalah kepada_Ku niscaya Aku akan mengabulkannya. berdoa juga merupakan bentuk ibadah kita kepada Allah. doa akan lebih lengkap jika diserta dengan dengan membaca sholawat nabi. seperti peapatah yang sering diungkapkan, doa yang diulang-ulang layaknya anak tangga yang tersusun untuk mencapai tujuan. berdoa juga merupakan bentuk 'nglendeh'nya kita kepada Allah. laa haula wa laa quwwata illaa billahi al-'aliyyi al-'adziim.

    ReplyDelete
  24. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Dalam sebuah Hadis riwayat Nu’man bin Basyir dikatakan bahwa Nabi bersabda:” Berdo’a adalah ibadah”.Kemudian beliau membaca “Dan Tuhanmu berfirman: “berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina”. (QS Ghaafir/Al-Mukmin: 60) dari hadis dan ayat diatas kita bisa mengerti bahwa doa merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan di dunia dan akhirat . Doa ialah permohonan kepada Allah yang disertai kerendahan hati untuk mendapatkan suatu kebaikan dan kemaslahatan yang berada di sisi-Nya. Sedangkan sikap khusyu’ dan tadharru’ dalam menghadapkan diri kepada-Nya merupakan hakikat pernyataan seorang hamba yang sedang mengharapkan tercapainya sesuatu yang dimohonkan. Tanpa doa berarti kita bisa menjadi sombong karena merasa bisa menyelesaikan semuanya tanpa minta bantuan kepada ALLAH. kita harus senantiasa berdzikir dan berdoa kepada ALLAH agar menjadi hamba yang bersyukur.

    ReplyDelete
  25. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Tuhan berada dimana saja, ketika kita beribadah, kita akan merasa lebih dekat dengan Tuhan. Ketika kita berdoa, kita dapat meminta apa pun kepada Tuhan. Tetapi ketika kita beribadah, kita juga harus memperhatikan adab, waktu dan tempat kita beribadah. Kita berdoa dengna suara yang lembut dan penuh kerendahan hati, berdoa di sepertiga malam atau berdoa dengna diiringi Shalawat Nabi. Jadi ibadah kita dengan adab yang benar akan memudahkan kita lebih dekat dengan Tuhan.

    ReplyDelete
  26. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Berdoa membutuhkan sikap hati yang merendah karena kita datang dan memohon kepada ALLAH Yang Maha Kuasa. Seperti yang tertulis dalam elegi, selalu berdoa, merendahkan diri dihadapanNya maka doa kita pasti terpenuhi. Namun, belajarlah agar doa itu tidak melampaui batas, bersyukur atas apa yang sudah diberikan kepada kita

    ReplyDelete
  27. Viani Kurniawati
    14301241051
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Elegi ritual ikhlas 8. Elegi ini menyampaikan kepada para pembaca bahwa berdoa kepada Allah adalah hal yang sudah seharusnya dilakukan manusia sebagai hamba. Elegi ini mengingatkan kita bahwa dalam berdoa tentu ada adab dan tata caranya, tidak lantas semau kita. Ketika kita memiliki hajat, berusahaa saja tidak cukup, tanpa diiringi doa, keduanya harus seimbang. Ketika kita berdoa memohon kepada Allah, sebaiknya kita berdoa dengan penuh kerendahan hati, berdoa dengan suara yang lirih, dan melakukannya secara kontinu. Memohon kepada Allah dengan diawali pujian untuk Nya serta shalawat Nabi, itu pula sangat dianjurkan. Jangan lah bersikap sombong, karena sombong tak pantas dimiliki seorang hamba. Enggan berdoa kepada Allah sang pencipta merupakan salah satu sikap sombong. Semoga kita tidak termasuk didalamnya. Aamiin.

    ReplyDelete
  28. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    tata cara dalam berdoa untuk menggapai ridhoNya selalu menyertakan ikhlas di dalamnya. Berdoa kepadanya tanpa adanya ikhlas akan membuat hati sakit. Berdoa jika ada ikhlas inshaallah tak ada ragu dan sakit didalamnya. dalam berdoa selalu rendahkan diri, karena yang hebat dan besar hanyalah Allah SWT.

    ReplyDelete
  29. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Bagi kita yang percaya pada Tuhan, berdoa adalah kesempatan bagi kita untuk lebih dekat dengan Tuhan karena dengan berdoa hati kita bisa lebih tenang. Hendaknya kita bersikap rendah hati saat berdoa, bukannya malah menyombongkan diri. Bersyukur dan mohon ampun atas dosa dapat menenangkan hati dan pikiran kita. Berdoa adalah kebutuhan setiap orang.

    ReplyDelete
  30. Taufan Adi Pradana
    13301241059
    Pendidikan Matematika A 2013

    Berdoa merupakan bagian dari kegiatan ibadah. Sebagai bentuk ibadah, maka dalam berdoa terdapat adab atau etika yang harus diperhatikan agar doa-doa kita sesuai dengan yang diperintahkan oleh Allah. Berdoa hendaknya dengan suara yg lirih krn hal itu menunjukkan sopan santun, keikhlasan, dan iman yg tinggi. Selain itu, doa harus dipanjatkan secara berulang-ulang. Memanjatkan doa dengan mengulang-ulnag doa dan mendesak-desak dalam memohon seraya menampakkan kerendahan diri, maka yang demikian itu akan lebih dekat utk dikabulkan oleh Allah. Disebutkan pula bahwa orang yg sedang bersujud seraya berdoa adalah sangat dekat dengan Tuhan nya dan akan dikabulkan doanya.

    ReplyDelete
  31. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Artikel “Tata Cara atau Adabnya Orang Berdoa” sangat bermanfaat, di mana mengingatkan kepada kita akan pentingnya keikhlasan dalam melakukan segala hal. Dari Amirul Mukminin, Umar bin Khathab ra, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya segala amal perbuatan bergantung kepada niatnya dan tiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya, maka ia akan mendapatkan pahala hijrah karena Allah dan Rasulullah. Barang siapa yang hijrahnya karena faktor duniawi yang akan ia dapatkan atau karena wanita yang akan ia nikahi, maka ia dalam hijrahnya itu ia hanya akan mendapatkan apa yang ia niatkan.” (HR Bukhari-Muslim). Tak lupa dalam melakukan sesuatu juga diiringi dengan memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

    ReplyDelete
  32. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Seseorang yang ikhlas ibarat orang yang sedang membersihkan beras (nampi beras) dari kerikil-kerikil dan batu-batu kecil di sekitar beras. Maka, beras yang dimasak menjadi nikmat dimakan. Tetapi jika beras itu masih kotor, ketika nasi dikunyah akan tergigit kerikil dan batu kecil. Demikianlah keikhlasan, menyebabkan beramal menjadi nikmat, tidak membuat lelah, dan segala pengorbanan tidak terasa berat. Sebaliknya, amal yang dilakukan dengan riya akan menyebabkan amal tidak nikmat. Pelakunya akan mudah menyerah dan selalu kecewa. Begitu juga dalam dunia pendidikan, keikhlasan juga perlu dibiasakan. Karena ikhlas merupakan sebuah kata yang mudah diucapkan, namun sulit dilaksanakan. Oleh karena itu, kita perlu belajar dan membiasakan diri untuk selalu ikhlas dalam melakukan segala hal, baik perkataan maupun perbuatan. Sebab pada dasarnya keikhlasan mengantarkan kita dalam suatu kesuksesan. Mari kita refleksi bagaimana doa dan keikhlasan kita selama ini?

    ReplyDelete
  33. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam “Elegi Ritual Ikhlas 8: Tata Cara atau Adabnya Orang Berdoa” dijelaskan bahwa doa merupakan ungkapan harapan yang paling biasa dilakukan semua orang, sedangkan orang yang tidak mau berdoa kepada Allah SWT maka orang tersebut termasuk orang sombong yang tidak mau menyembah Allah karena Allah menciptakan jin dan manusia hanya untuk menyembah-Nya. Oleh karena itu, kita sebagai makhluk ciptakan Allah tidak seharusnya bersikap sombong di muka bumi ini. Kita harus senantiasa berdoa kepada Allah dengan segala kerendahan hati.

    ReplyDelete
  34. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Melalui berdoa, kita dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena hanya kepada Allah kita memohon, bersyukur, berlindung, dan berserah diri. Kita dapat berdoa kepada-Nya kapan pun. Akan tetapi, terdapat banyak waktu yang doanya lebih diijabah oleh-Nya, sebagai salah satu contoh ketika doanya orang yang berbuka dan doa sesudah sholat. Sholat sendiri juga merupakan doa kepada Allah. Di dalamnya banyak doa dan permohonan kita kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  35. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Di dalam berdoa, tentu terdapat banyak tata cara yang harus diperhatikan, agar dapat diterima. Di artikel ini kita dapatkan beberapa hal tentang berdoa. Berdoa haruslah dengan ikhlas dan hanya kepada Allah kita berdoa. Berdoa sendiri hendaknya tidak terburu-buru dan tidak tergesa-gesa. Pertama hendaknya kita harus berdoa dengan menyebut asma Allah dan bersolawat kepada Rasullullah. Selain itu, berdoa hendaknya kontinu, secara berterus-terusan. Karena di dalam mengabulkan doa, Allah dapat mengabulkannya saat itu juga, ditunda (dikabulkan di lain waktu), atau digantikan dengan yang lebih baik.

    ReplyDelete
  36. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Berdoa adalah bentuk dari komunikasi kita dengan Allah. Allah memerintahkan manusia untuk berdoa dan hanya meminta kepada-Nya. Berdoa bukan hanya disaat mengalami kesusahan tetapi pada saat senang/bahagia pun kita harus berdoa..Berdoalah dengan hati ikhlas dan khusyuk insya allah apa yang diinginkan terkabul tetapi percaya juga merupakan point yang utama.

    ReplyDelete
  37. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Berdoa merupakan salah satu bentuk ibadah kepada Allah SWT. Orang yang selalu berdoa dan memohon ampun kepada Allah SWT merupakan orang yang rendah hati dan senantiasa menyadari bahwa manusia membutuhkan pertolongan dan rahmat dari Allah agar dapat menghadapi segala ujian dan cobaan yang dihadapkan kepadanya. Tiadalah daya manusia apabila dia hanya berusaha tanpa disertai dengan doa. Doa yang dipanjatkan kepada Allah harus menunjukkan bahwa dirinya lemah dan tidak ada apa-apanya dibandingkan kekuasaan Allah. Manusia tidak boleh memaksakan doanya kepada Allah SWT untuk dikabulkan, karena hal itulah yang tidak disukai Allah sehingga akan menjauhkannya dari terkabulnya doa tersebut. Hendaklah berdoa dengan lirih dan ikhlas mengharapakan atau memohon sesuatu kepadaNYA, yakinlah bahwa semua doa manusia pasti akan didengar olehNYA meskipun dengan suara yang lirih.

    ReplyDelete
  38. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Berdoa merupakan perbuatan memohon kepada Allah SWT untuk mendapat kebaikan. Di dalam berdoa diperlukan kerendahan hati serta keikhlasan. Diutamakan bersikap khusyu’ dalam berdoa.

    ReplyDelete
  39. Nahrul Pintoko Aji
    14301244008
    Pendidikan Matematika A 2014

    Menurut imam alghozali dalam kitab ihya ulumuddin, adab berdoa ada 10, yaitu
    Pertama, memilih waktu-waktu yang tepat untuk berdoa.
    Kedua, berdoa pada kondisim yang tepat.
    Ketiga, menghadap ke arah Ka'bah, mengangkat kedua tangan dan mengusapkannya ke wajah setelah doanya berakhir.
    Keempat, merendahkan dan mempelankan suara.
    Kelima, menggunakan bahasa yang sederhana.
    Keenam, berdoa dengan penuh harap dan khusnudhan atau positive thinking kepada Allah, khusyu' dan fokus, serta takut.
    Ketujuh, menaruh harapan yang besar kepada Allah, yakin bahwa doanya akan dikabulkan serta sangat jauh dari keraguan.
    Kedelapan, Sungguh-sungguh dan serius dalam berdoa.
    Kesembilan, Mengawali dan mengakhiri doa kepada Allah dengan berdzikir dan memuji-Nya dan bershalawat atas Nabi Muhammad SAW.
    Kesepuluh, adab dan etika berdoa yang kesepuluh ini merupakan yang terpenting. Sebelum berdoa beratubatlah kepada Allah atas segala dosa yang telah dilakukan.

    ReplyDelete
  40. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Doa adalah sarana komunikasi terhadap Tuhan, Doa juga merupakan cara kita bersyukur terhadap apapun yang telah diberikan Allah kepada kita, sehingga doa harus dilakukan secara kontinu, orang yang tidak mau berdoa artinya orang itu sombong, bagaimana kita bias tidak berdoa pada Tuhan yang mencipatakan kita dan memberikan segala kenikmatan didunia ini, semoga kenikmatan di akhirat tidak luput untuk kita semua amin

    ReplyDelete
  41. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Tata cara arau adab orang berdoa di atas merupakan yang harus dilakukan oleh orang islam, bagi orang non-islam maka menyesuaikan. Dalam ada berdoa sangat dahsyat yang dijelaskan oleh bapak Marsigit poada tulisan di atas. Orang berdoa agar memperoleh karunia dan hidayah yang luar biasa dari Allah sehingga dalam setiap kegiatannya mendapatkan perlindungan dari Allah sehingga terhindar dari godaan syaitan.

    ReplyDelete
  42. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Allah pasti akan mengabulkan doa hamba yang memohon kepada Nya. tiada kata seindah doa yang terlantun dari bibir hamba yang terus memohon di antara lapang dan sempit. Tiada malam seindah malam yang dihiasi dengan lantunan permohonan suci pada Sang pemilik hati

    ReplyDelete
  43. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Doa adalah bentuk ketundukan dan penghambaan kita terhadap Allah. maka untuk menyempurnakan penghambaan kita, bedoalah dengan yang diperintahkan Allah.

    ReplyDelete
  44. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Di elegi kali ini, dibahas mengenai doa. Manusia yang tidak berdoa dianggap sebagai orang yang sombong dan tidak menyembah Allah. Mengapa? Karena mereka merasa tercukupi kehidupannya dan merasa tidak membutuhkan pertolongan Yang Kuasa. Doa berfungsi sebagai alat untuk mendapatkan keselamatan dan keberuntungan. Doa yang mudah dikabulkan adalah doa yang dipanjatkan oleh anak yang berbakti kepada orang tua, bersungguh-sungguh dalam berdoa, dan dilaksanakan secarai terus menerus dan diulang-ulang.

    ReplyDelete
  45. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Berdoalah kepada Allah di saat kondisi apapun. Dalam kondisi yang baik, kita meminta kepada Allah untuk menjaga hati kita agar tidak berlebihan. Sedangkan dalam kondisi yang kurang baik, kita meminta kepada Allah untuk menjaga hati kita agar tetap percaya bahwa Allah tidak memberikan beban kecuali yang masih bisa kita pikul

    ReplyDelete
  46. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Berdoa adalah salah satu ibadah kepada Tuhan YME. Berdoa dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. Untuk lebih meningkatkan kualitas doa kita maka dapat diperhatikan hal – hal berikut, yaitu berdoa dengan suara lirih karena hal itu menandakan diri ini rendah daripada Tuhan YME. Berdoa secara kontinyu atau berulang –ulang, menandakan kita bersungguh – sungguh dalam berdoa. Membuka dan metup doa dengan memuji Tuhan YME. Dan doa yang bersumber dari Al Quran dan hadist itu lebih diutamakan.

    ReplyDelete
  47. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Keistimewaan sepertiga malam memang tidak terelakkan lagi. Kita dianjurkan untuk selalu berdoa di waktu tersebut. Ketenangan hati, kedamaian jiwa, dan keberkahan hidup akan kita peroleh apabila kita mampu menjalankan ibadah pada waktu tersebut. Semoga Allah selalu memberikan ridho kepada kita yang selalu berusaha mendekatkan diri kepadaNya.

    ReplyDelete
  48. Endryana Listyarini
    14301241034
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Manusia diciptakan oleh Allah. Allah adalah dzat yang Maha Kuasa, Maha Esa, Maha Pengampun, dll. Maka kita sebagai manusia harus selalu berdoa memohon kepada Allah SWT. Supaya doa kita terkabul maka ada adabnya dalam berdoa. Setiap habis sholat, lakukanlah doa dan tidak perlu dengan suara yang keras-keras. Doakan kedua orang tua setiap kali habis sholat.

    ReplyDelete
  49. Ainun Fidyana Syafitri
    14301244006
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Doa adalah ungkapan harapan yang paling bisa dilakukan oleh semua orang, doa juga merupakan cara manusia berkomunikasi dengan Allah. Dalam Qur’an Surah Al-A’raf ayat 55 dan 205 telah dijelaskan bagaimana adab dan tata cara berdoa, yaitu dengan rendah hati dan suara yang lembut dengan tidak mengeraskan suara. Dengan merendahkan hati dan suara yang lembut menandakan keikhlasan hati hamba serta ketidaksombongan hamba, sebab Allah mendengar bahkan kata hati manusia.

    ReplyDelete
  50. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Alhamdulillah. Saya benar-benar bersyukur masih diberi keseempatan untuk membaca artikel ini. Dengan membacanya saya menjadi memiliki pengetahuan mengenai cara atau adab berdoa yaitu dengan menggunakan suara yang lirih serta dengan mengawalinya dengan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dan kelurganya. Seperti berbicara dengan orang yang juga ada adabnya, maka berbicara dengan Allah yaitu berdoa juga harus ada adabnya yiatu dengan menghilangkan keakuanku serta berdoa secara ikhlas.

    ReplyDelete
  51. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  52. Ibadah merupakan bentuk penyembahan kepada Allah SWT. Ketika kita berdoa maka kita mengakui bahwa kita adalah mahluk yang lemah yang memerlukan bantuan dan pertolongan dari Allah. Karena berdoa mengakui adanya kekuatan dan keuasaan dari Allah, untuk itu kita memohon kepada-Nya maka berdoa dapat dimasukkan sebagai ibadah. Dan juga ada hadits yang menjelaskannya, bahwa Nabi bersabda:”Berdo’a adalah ibadah”.

    ReplyDelete
  53. Berdoa dilakukan dengan mengangkat kedua tangan setinggi dada atau bahu, kemudian memanjatkan doa dengan merendahkan diri dihadapan Allah dan dengan suara lirih seraya mempunyai keyakinan bahwa doanya akan dikabulkan oleh Allah. Berdoa dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun tetapi ada waktu-waktu khusus yang telah diberitahukan kepada manusia untuk berdoa pada waktu tersebut.

    ReplyDelete