Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 8: Tata Cara atau Adabnya Orang Berdoa




Oleh Marsigit

Santri Kepala:

Ass Wr Wb...Bapak, Ibu saudara peserta Ritual Ikhlas III pertama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur ke hadhirat Allah SWT yang telah mengijinkan dan meridhai kita semua untuk mengikuti Ritual Ikhlas III ini. Salam dan salawat semoga dicurahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW dan keluarganya. Amin. Marilah acara pada sore hari ini kita buka dengan dengan berdoa. Illa hadlratin nabiyyil mushthafaa shallallaahu ‘alaihi wa sallama wa shahbihi ajama’iina syai-un lillaahi lahumul Faatihah. Bismillaahirrahmaanirrahim. Alahamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin. Arrahmaanirrahim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. Ihdinash shiraathal mustaqiim. Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghdluubi ‘alaihim walazhzhaaliin. Amin.

Santri Kepala:
Bapak, Ibu saudara peserta Ritual Ikhlas III yang dimuliakan Allah, mengingat pentingnya doa sebagai salah satu kegiatan ibadah, maka pada kesempatan ini kami menghadirkan Ustad Fuad Abdul Aziz sebagai nara sumber perihal bagaimana adabnya orang berdoa atau etikanya orang berdoa agar doa-doa kita itu sesuai dengan yang diperintahkan Allah SWT yaitu sebagai bentuk ibadah kepada-Nya. Siapa saja boleh mengajukan pertanyaan. Silahkan.

Fuad Abdul Aziz:
Ass. Wr. Wb. maasyiral muslimin rakhimakumullah. ..segala puji bagi Allah yang mengabulkan do’a yang dipanjatkan oleh hamba-hambanya. Shalawat dan salm semoga senantiasa terlimpah atas junjungan kita, Rasulullah, keluarga, sahabat dan pengikut beliau hingga hari Akhir. Alangkah sempitnya hidup jika bukan karena lapangnya harapan. Do’a adalah ungkapan harapan yang paling bisa dilakukan semua orang. Dan berdo’a diperintahkan Allah sebagai bentuk ibadah kepada-Nya. Bahkan Allah menyatakan bahwa hamba-hamba-Nya yang tidak mau berdo’a kepada-Nya sebagai makhluk yang sombong dan layak untuk menghuni Jahanam. Allah berfirman:”Dan Tuhanmu berfirman: Berdo’alah kepadaKu, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghaafir/Al-Mukmin:60)

Bagawat Rama:
Ass Wr Wb...Ustad Fuad Abdul Aziz..saya ingin bertanya...seperti katamu tadi bahwa Berdo’a itu adalah Ibadah, bagaimanakah penjelasannya?

Fuad Abdul Aziz:
Dalam sebuah Hadis riwayat Nu’man bin Basyir dikatakan bahwa Nabi bersabda:” Berdo’a adalah ibadah”.Kemudian beliau membaca “Dan Tuhanmu berfirman: “berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina”. (QS Ghaafir/Al-Mukmin: 60) . Dengan demikian jelaslah bahwa orang yang tidak mau berdo’a kepada Allah maka orang tersebut adalah orang sombong yang tidak mau menyembah Allah.

Bagawat Rama:
Terimakasih Ustad penjelasannya. Diantara sesama peserta Ritual Ikhlas yang baru pertama kali ikut, tadi saya diberitahu bahwa do’a itu mempunyai keutamaan-keutamaan. Bersediakah Ustad menjelaskan apa saja kiranya Keutamaan Do’a itu?

Fuad Abdul Aziz:
Berdoa merupakan salah satu faktor tercapainya Tauhid yang hakiki, sebagai alat untuk mendapatkan keselamatan dan keberuntungan. Maka. dengan berdoa hanya kepada Allah, seseorang telah memantapkan salah satu aspek Tauhid. Orang yang berdoa akan merasakan nikmatnya bermunajat kepada Allah dan kelezatan yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Doa kepada Allah SWT jiga bisa menolak Qadar dan Qadla, seperti disabdakan oleh Rasulullah:”Tidak bisa menolak Qadla’ kecuali do’a. Dan tidak bisa menambah umur kecuali kebajikan” (HR. At-Tarmidzi). Artinya bahwa doa bisa menjadi penyebab dibatalkannya Qadla (ketentuan Allah). Semuanya berpulang kepada Qadla dan Qadar Allah dari awal hingga akhir.

Bagawat Rama:
Terimakasih atas uraiannya, tetapi maaf saya masih bersemangat untuk bertanya. Apakah saya masih boleh bertanya?

Fuad Abdul Aziz:
Oh silahkanbertanya, insyaallah jika saya mampu maka saya akan selalu memberi jawabannya.

Bagawat Rama:
Begini Ustad, ini menyangkut perihal keadaanku sendiri. Dengan bisa mengikuti Ritual Ikhlas ini saya merasa telah memperoleh karunia dan hidayah yang luar biasa dari Allah. Hal itu diawali ketika anak saya Muhammad Nurikhlas melantunkan doa-doa dihadapanku agar aku segera memperoleh kebaikan. Pada saat itulah aku merasa diingatkan dan dibimbing oleh Allah. Saya bersyukur karena memunyai anak yang mampu mendoakan orang tua, sehingga walaupun terlambat saya masih bisa mempunyai kesempatan untuk memperbaiki kegiatan ibadah saya. Pertanyaan saya adalah apa keutamaan doa seorang anak bagi ayah dan ibunya? Dan bagaimana penjelasannya?

Fuad Abdul Aziz:
Pertama-tama saya ingin memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT bahwasanya Bapak Bagawat Rama telah merasa memperoleh rakhmat dan hidayah-Nya. Saya berdoa semoga Bapak dan keluarga Bapak diberi kekuatan lahir bathin, tawakal dan ikhlas dalam menjalani setiap kegiatan pada Ritual Ikhlas ini. Semoga Allah SWT mencatat segala amal kebaikan Bapak dan keluarga Bapak serta mengampunisegala dosa-dosanya. Amin. Perihal pertanyaan Bapak tentang keutamaan doa seorang anak kepada orang tuanya saya dapat memberi penjelasan sebagai berikut. Berbakti kepada orang tua bisa menjadi salah satu faktor penting terkabulnya doa. Berbakti kepada orang tua merupakan salah satu amal shalih yang Agung bagi seorang muslim. Banyak sekali teks-teks Al-Qur’an dan Hadis yang menjelaskan keutamaan dan dampak positif dari doa seorang anak kepada orang tuanya. Oleh karena itu anak yang berbakti kepada orang tuanyasenantiasa mendapat keberuntungan dan disukai semua orang. Karena Allah sengaja membuat hati mereka menyukainya. Anak yang berdoa kepada orang tuanya, sangat dekat untuk dikabulkan doanya oleh Allah. Umar bin Khathab mengatakan: Aku mendengar rasulullah bersabda:”Akan datang kepada kalian Uwais bin Amir yang merupakan salah satu bala bantuan dari Yaman. Ia dari Murad kemudian Qarn. Semula ia mengidap penyakit belang kemudian sembuh kecuali satu tempat sebesar uang dirham pada tubuhnya. Ia mempunyai seorang Ibu. Ia sangat berbakti kepadanya. Jika ia bersumpah atas nama Allah, niscaya Allah akan memenuhinya. Jika kamubisa memintanya membaca istighfar untukmu maka lakukanlah...” (HR Muslim)

Muhammad Nurikhlas:
Ass Wr Wb ...saya mempunyai pengalaman ada dampak yang berbeda ketika saya berdoa dengan suara yang lirih. Mohon penjelasannya apakah ada tuntunannya bahwa berdoa itu seyogyanya dengan suara yang lirih?

Fuad Abdul Aziz:
Allah menyuruh hamba-Nya bersungguh-sungguh dalam berdoa dan dilakukan dengan suara lirih (tidak keras). Allah berfirman:”Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lirih” (QS Al-Araf: 55). Berdoa dengan suara lirih itu menunjukkan sopan santun dan keikhlasan, maka akan mendekatkan kepada terkabulnya doa yang dipanjatkan. Berdoa dengan suara lirih juga menunjukkan iman yang tinggi, karena yang bersangkutan mengetahui bahwa Allah mendengar doa yang dipanjatkan dengan suara lirih. Suara lirih terasa lebih tunduk, lebih tulus dan ikhlas dan lebih memungkinkan berkonsentrasi dalam hati, dan lebih menjanjikan doa yang terus menerus karena suara lirih itu dihasilkan oleh suara lidah atau organtubuh lainnya yang tidak bersifat capai. Doa adalah dzikir kepada Tuhan yang berisi permohonan dan pujian kepada-Nya dengan menyebut sifat-sifat dan nama-nama-Nya. Jadi doa adalah dzikir plus. Sesungguhnya nikmat yang paling besar adalah menghadap dan mengabdi kepada Tuhan. Dan setiap nikmat pasti ada yang merasa dengki terhadapnya, baik kecil maupun besar. Rasulullah bersabda:” Berdoalah kepada Allah dengan penuh keyakinan akan terkabul. Dan ketahuilah bahwa Allah tidak akan mengabulkan doa dari hati yang lalai dan lena” (HR At-Tirmidzi)

Cantraka Putih:
Ass Wr Wb...saya pernah diberitahu oleh Muhammad Nurikhlas bahwa berdoa itu perlu dilakukan secara terus menerus dan kontinu, bagaimanakah penjelasannya?

Fuad Abdul Aziz:
Mendesak-desak dalam memanjatkan doa adalah inti penghambaan diri kepada Allah. Jika seseorang memanjatkan doa dengan mengulang-ulang doanya dan mendesak-desak dalam memohon, seraya menampakkan kerendahan diri, kemelaratan dan kebutuhan yang sangat kepada Tuhannya maka yang demikian itu lebih dekat untuk dikabulkan oleh Allah. Barang siapa mengetuk pintu lebih banyak maka ia mendekati terbukanya pintu tersebut untuknya. Umar bin Khathhab menuturkan:”Pada waktu hari perang Badar Rasulullah memandang ke arah orang-orang musyrik yang berjumlah seribu orang. Sementara sahabatnya berjumlah 319 orang. Kemudian Nabiyullah menghadap ke arah kiblat, lalu memanjangkan tangannya dan mulai berbisik dengan tuhannya :’Ya Allah penuhilah apa yang engkau janjikan kepadaku. Berikanlah apa yang engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, jika Engkau binasakan kumpulan orang Islam ini maka Engkau tidak akan disembah di bumi.’ Beliau terus menerus berbicara kepada Tuhannya seraya memanjangkan tangannya dan menghadap kiblat sampai selendangnya jatuh dari pundaknya. Kemudian Abu bakar mendatanginya lalu mengambil selendang beliau dan meletakkannya di pundak beliau. Kemudian dia menempel beliau dari belakang seraya berkata: ‘Wahai Nabiyullah, cukuplah permohonanmu kepada Tuhanmu. Karena Dia akan memenuhi apa yang Dia janjikan kepadamu. Lalu Allah menurunkan ayat:’Ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu Dia mengabulkan untukmu:”Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu Malaikat yang datang berturut-turut”. Akhirnya Allah mengirim bala bantuan dari Malaikat..” (HR Muslim)

Cantraka Ikhlas:
Ass wr wb saya sering mendengar tentang pentingnya shalawat Rasulullah. Apa peranan shalawat Rasulullah begi terkabulnya doa-doa kita itu?

Fuad Abdul Aziz:
Membuka dan menutup rangkaian doa dengan menyanjung, memuji dan mengagungkan Allah, kemudian membaca shalawat kepada Rasulullah merupakan salah satu faktor penting yang menyebabkan terkabulnya doa. Fadlalah bin Ubaid menuturkan “Rasulullah pernah mendengar seorang berdoa di dalam shalatnya tanpa mengagungkan Allah dan tanpa membaca shalawat kepada Nabi, kemudian Rasulullah bersabda:’Hai orang yang shalat, kamu tergesa-gesa’. lalu Rasulullah mengajari mereka. Dan Rasulullah juga pernah mendengar seseorang yang sedang shalat lalu mengagungkan dan memuji Allah serta membaca shalawat kepada Nabi, kemudian beliau bersabda:”Berdoalah maka kamu akan dikabulkan. Dan mintalah maka kamu akan diberi” (HR Nasa’i). Ibnu Mas’ud menuturkan :’Aku pernah mengerjakan shalat sementara Nabi sedang duduk bersama Abu Bakar dan Umar. Lalu ketika aku duduk dan mulai memuji Allah kemudian membaca shalawat kepada Nabi lalu aku berdoa untuk diriku sendiri. Kemudian Nabi bersabda:’Mintalah maka kamu akan diberi. Mintalah maka kamu akan diberi.” (HR At-Tirmidzi)

Muhammad Nurikhlas:
Ass wr wb..mohon maaf perkenankanlah saya masih mengajukan pertanyaan perihal ...maaf tetapi ini agak sedikit berbau filsafat. ...yaitu apakah dibedakan antara doa-doa khusus dan doa universal?

Fuad Abdul Aziz:
Doa yang paling universal adalah doa yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis. Karena Al-Qur’an adalah kalam Allah yang merupakan ucapan paling mulia dan paling tinggi nilainya. Sedangkan Hadis Nabi adalah wahyu yang diberikan Allah kepada Nabi-Nya. Beliau diberikan kemampuan untuk membuat Jawami’ul Kalim (kata-kata yang simpel namun penuh arti). Tak pelak bahwa orang yang berdoa dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadis Nabi akan lebih mudah dikabulkan daripada orang yang berdoa dengan doa-doa lainnya. Contoh doa berikut menghimpun semua kebaikan dan meminta perlindungan dari segala macam keburukan. Firman Allah Ta’ala:”Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di Akhirat dan peliharalah kami dari siksa Neraka (QS Al-Baqarah: 201). Firman Allah Ta’ala: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyejuk hati, dan jadikanlah kami imam (pemimpin) bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan:74). Firman Allah Ta’ala:”Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi.” (QS Al-A’raf:23). Sabda Nabi kepada Abu Bakar ketika meminta beliau mengajari doa yang dibaca di dalam shalat. Beliau bersabda:” Ya Allah, sesungguhnya aku telah banyak menganiaya diriku dan tidak ada yang bisa mengampuni dosa melainkan Engkau. Maka ampunilah aku denganampunan dari sisi-Mu dan sayangilah aku, karena Engkau-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (HR Al-Bukhari).

Cantraka Sakti:
Ass wr wb..wahai Ustad...suatu ketika saya sangat ingin bahwa doa saya itu dikabulkan, maka saya berusaha lebih-lebihkan doa saya. Suatu ketika saya mencoba memohon sedikit saja dari apa yang dilarang oleh Allah. Saya juga pernah berdoa dengan suara keras dengan harapan doa saya itu didengar oleh Allah. Disamping itu agar doa saya terasa lebih baik maka saya pernah mencoba membuat sajak-sajak doa, misalnya degan selalu membuat doa itu agar selalu berakhiran dengan huruf hidup yang sama. Bagaimana menurut pendapatmu?

Fuad Abdul Aziz:
Allah berfirman:”Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lirih. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS Al-A’raf:55). Abdullah bin Mughaffal pernah mendengar putrinya berdoa:”Ya Allah, aku minta istana putih di sebelah kanan Surga jika aku masuk ke sana”. Ia lantas berkata:”Anakku, mintalah Surga kepada Allah dan berlindunglah kepada-Nya dari api neraka. Karena aku pernah mendengar Rasulullah bersabda:’Sesungguhnya di dalam umat ini akan ada kaum yang melampaui batas di dalam bersuci dan berdoa.” (HR Abu Daud). Jadi melampaui batas dalam berdoa akan menghalangi terkabulnya doa yang dipanjatkan. Karena yang bersangkutan meminta yang tidak diperbolehkan maka ia disebut melampaui batas. Orang yang melampaui batas tidak disukai Allah dan jauh dari terkabulnya doa. Contoh dari doa-doa yang melampaui batas adalah meminta dikekalkan sampai hari Kiamat, meminta dibebaskan dari keniscayaan sebagai manusia misalnya tidak makan, tidak minum, meminta bisa melihat perkara ghaib-Nya, meminta sebagai orang yang ma’shum (terpelihara dari perbuatan dosa), minta diberi anak tanpa isteri, dsb. Melampaui batas dalam doa juga termasuk doa dengan suara keras. Tentang pertanyaan kedua dapat dijelaskan sebagai berikut. Tidak seharusnya seseorang berdoa dengan bahasa yang dibuat-buat atau dengan ucapan yang mengandung sajak. Dan kalaupun ada sajak di dalam doa Nabi maka itu adalah sajak yang tidak dibuat-buat atau dipaksakan. Ibnu Hajar mengatakan:’Sajak-sajak yang ada di dalam Hadis-Hadis shahih tidak boleh ditolak, karena hal ini keluar tanpa disengaja. Dan karena itulah tampak sangat harmonis.'

Muhammad Nurikhlas:
Ass wr wb..maaf pertanyaan saya sekali lagi berbau filsafat..maksudnya kaitan antara doa dengan ruang dan waktu. Apakah memang ada kaitannya antara terkabulnya doa dengan waktu pada saat diucapkannya doa tersebut? Kemudian doa yang diucapkan di mana atau ketika kita sedang melakukan kegiatan apa, yang dikabulkan? Mohon penjelasannya?

Fuad Abdul Aziz:
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:”Setiap malam Tuhan kita –Tabaaraka wa Ta’ala- turun ke langit dunia (terdekat) ketika tinggal sepertiga malam yang terakhir seraya berfirman:’ Siapa yang berdoa kepada-Ku maka Aku akan mengabulkannya. Siapa yang minta kepada-Ku maka Aku akan memberinya. Siapa yang ber-istighfar (memohon ampun) kepada-Ku maka Aku akan mengampuninya .” (HR Al-AlBukhari). Abu Hurrairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:”Seorang hamba paling dekat kepada Tuhannya ketika ia sedang sujud. Maka perbanyaklah berdoa.’ (HR Muslim). Orang yang sedang sujud kepada Tuhannya akan menampakkan sikap penghambaan, kerendahan, kehinaan dan kemelaratan yang tidak ditemukan pada sikap atau kondisi yang lainnya. Orang yang bersujud meletakkan keningnya di atas tanah yang umumnya tempat berpijaknya kaki tanpa peduli, seraya berucap:”Subhana Rabbiya Al-A’la (Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi)”. Kondisi yang demikian sama dengan kehinaan. Kehinaan dan penghambaan menjadikan orang yang bersujud seraya berdoa sangat dekat dengan Tuhannya dan dikabulkan doanya. Wallahu A’lam. Anas bin Malik menyatakan bahwa Rasulullah bersabda:”Tidak ditolak doa di antara adzan dan iqamat.” (HR Abu Daud). Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:”Ada tiga orang yang tidak akan ditolak doanya, yaitu orang yang berpuasa sampai berbuka..”(HR At-Tirmidzi). Ibnu Abbas mengatakan bahwa Rasulullah bersabda kepada Mu’adz bin Jabal sewaktu beliau mengutusnya pergi ke Yaman, yang isinya antara lain:”Dan takutlah pada doa orang yang teraniaya, karena antara dia dengan Allah tidak ada hijab (penghalang).” (HR Al-Bukhari). Abu Hurairah meriwayatkan Rasulullah bersabda:” Ada tiga macam doa yang pasti dikabulkan tanpa keraguan terhadapnya yaitu: doa orang tua, doa musafir, dan doa orang teraniaya” (HR. Abu Daud)

Santri Kepala:
Alhamdulillah bahwasanya dialog yang telah kita selenggarakan dan dipimpinlangsung oleh Ustad Fuad Abdul Aziz ini berlangsung dengan lancar, tertib dan insyaallah produktif. Peserta Ritual Ikhlas yang dimuliakan Allah, sampailah saatnya kita beristirahat sambil menunggu kumandang Adzan Maghrib. Setelah itu marilah kita mempersiapkan diri untuk melaksanakan Shalat Maghrib secara berjamaah. Amin

Referensi: Etika Berdoa oleh Fuad Abdul Aziz Asy-Syalhub, Pustaka elBA.

38 comments:

  1. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Berdoa itu meminta kepada Allah. Namanya orang meminta pasti memiliki tujuan tertentu, maka dari itu berdoa jelas memiliki adab. Minta uang ke orang tua saja pasti kita sopan santun sampai sampai kita merayu, Apalagi meminta kepada Allah? Jelas wajib bagi kita untuk merasa rendah diri dan rendah hati kepada Allah. Karena benar kedudukan Allah tidak sebanding dengan kita. Kita hanya sebagai ciptaan Nya. Dan apabila doa kita tidak terkabul, pastilah Allah mempunyai rencana dibalik itu semua.

    ReplyDelete
  2. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Menurut saya berdoa adalah bentuk komunikasi kita kepada Allah swt. Melalui doa kita dapat, mencurahkan semua keluh kesah, kebahagian, permohonan dan meminta pengampuanan kepada Allah swt. Setelah membaca elegi ini, saya mendapatkan hikmah bahwa dalam berdoa ada tata cara yang menyebebkan doa kita kemungkinan besar dapat diterima yaitu dengan suara yang lirih, berdoa secara kontinue dan melantunkan shalawat nabi. Namun ada hal yang dapat menghambat dikabulkannya doa kita, yaitu saat kita berdoa secara berlebihan atau melampaui batas. Karena sesungguhnya Allah swt itu membenci sesuatu yang berlebihan. Terimakasih

    ReplyDelete
  3. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Pada elegi ritual ikhlas ini lebih membahas mengenai berdoa,saya setuju dengan elegi ini bahwa manusia yang sombong adalah manusia yang tidak mau berdoa. Hal ini mengindikasikan bahwa manusia tersbeut sudah mempercayai bahwa dia sudah dapat mengatasi permasalahan yang dia miliki tanpa bantuan dari Yang Maha Penolong atau Tuhan. Berarti dia juga menganggap bahwa segala rencana yang dia buat akan berhasil tanpa memikirkan bahwa bisa saja rencana itu gagal karena memang dia tidak ditakdirkan untuk melaksanakan hal tersebut. Oleh karena berdasarkan ketidakpastian tersebut maka manusia diwajibkan untuk selalu berdoa. Mau dia sedang tidak ada masalah ataupun dia sedang mengalami masalah, hal yang wajib dia laksanakan adalah berdoa, dengan meminta petunjuk apakah dia berada di jalan yang benar.

    ReplyDelete
  4. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Manusia merupakan makhluk lemah yang tanpa daya. Seberapapun usaha yang dilakukan manusia, jika tanpa kehendak Allah SWT maka tidak akan terjadi. Maka berdoa merupakan kewajiban kita sekaligus kebutuhan kita sebagai hamba Allah SWT. Do'a adalah salah satu sarana kita berinteraksi dengan Allah SWT. Dan dalam berdo'a terdapat adab- adab yang sebaiknya kita lakukan. Tetapi tentunya dalam berdo'a kita harus menanamkan rasa ikhlas. Dan kita pun harus ingat jika do'a kita belum dikabulkan oleh Allah SWT maka pastilah ada rencana yang lebih indah yang telah Allah siapkan untuk kita. Apa-apa yang kita inginkan belum tentu yang terbaik. Kita harus yakin bahwa setiap do’a-do’a yang kita panjatkan dengan ikhlas akan menjadi tangga yang indah yang semakin mendekatkan kita kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  5. Manusia dihubungkan kepada Tuhan penciptanya melalui doa. Doa yang tulus dari hati seorang manusia termasuk ibadah. Berdoa itu ibarat kita sedang berbicara atau berkomunikasi dengan Sang Pencipta kita, kita bisa dengan bebas membicarakan segala hal pada-Nya, meminta apapun, karena walupun kita tidak melihat-Nya, tetapi Allah akan selalu mengetahui isi dari hati kita.


    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  6. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Terkadang, kita tidak menyadari bahwa doa merupakan salah bentuk interaksi kita kepada Allah. Terkadang kegiatan kita berdoa tidak dalam persiapan yang matang dan baik sebagaimana kita mau menghadap atau bertemu dengan tokoh penting yang ada di sekitar kita. Padahal orang yang berdoa akan merasakan nikmatnya bermunajat kepada Allah dan kelezatan yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Sehingga mengapa kita sering melalaikan persiapan diri kita sebelum berdoa. Ya, itulah pentingnya kita mempersiapkan diri, mempersiapkan tata cara yang agung dan etika yang luhur ketika hendak berdoa. Kita mau menghadap kepada Sang Pencipta tentu tiada yang lain yang lebih penting dan lebih utama dari Allah swt. Maka kita menyiapkan segala sesuatu nya, fisik, jasmani, rohani, batin, dan niat kita agar doa kita bernilai pahala dan Allah senantiasa akan mengabulkannya. Namun, Allah Maha Baik, dalam keadaan genting apapun kita juga dipersilahkan berdoa, memohon pertolongan dan kemudahan dariNya. Maka kita wajib bersyukur, karena dalam segala ruang dan waktu kita diminta dan dipersilahkan untuk berdoa kepadaNya, dalam rangka mencapai keridhoan terhadap apapun yang sedang kita kerjakan, Wallahu’alam bishowab.

    ReplyDelete
  7. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Alloh memerintahkan kepada hambaNya, bahwa bagi siapa saja yang mau berdoa dan meminta kepada Alloh maka akan dikabulkan permohonannya. Dalam berdoa, tidak semena-mena. Ada etika berdoa yang disukai oleh Alloh. Berdoalah dengan lirih dan sungguh-sungguh, karena sesungguhnya Alloh menyukai umatNya yang berdoa dengan suara lirih dan sungguh-sungguh. Mengapa tidak dengan suara lantang? Karena sebagai rasa hormat dan sopan santun kita terhadap Alloh, maka berdoalah dengan suara lirih seraya meminta dikabulkan. Mengapa tidak dengan dibatin dalam hati saja? Meskipun Alloh dapat mengerti apa yang tidak kita ucapkan, bahkan dalam lubuk hati yang terdalam saja Alloh dapat mengetahuinya, namun tentunya Alloh akan mengabulkan terlebih dahulu doa-doa orang yang mau meminta dengan suara lirih dan sungguh-sungguh.

    ReplyDelete
  8. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Allah memerintahkan setiap manusia untuk berdoa dan memohon apapun hanya kepada-Nya. Dalam berdoa tentu ada tata cara dan adabnya agar doa kita dapat dikabulkan. Berdoa harus dilakukan dengan hati yang bersih, tiada keraguan akan kebesaran dan kuasa Allah, artinya kita harus yakin dan berserah bahwa Allah akan mengabulkan doa kita dengan cara terbaik. Dalam berdoa kita juga harus melepas semua atribut kita, kita harus sadar bahwa kita tiadalah arti di hadapan Allah maka kita harus rendah hati dan menjauhkan diri dari kesombongan. Sebelum berdoa sangat dianjurkan untuk membersihkan diri dengan memohon ampun, beristigfar dan bertaubat, memohon agar Allah menghapus dosa-dosa kita, tidak hanya cukup sampai disitu namun kita juga harus berusaha menjauhkan diri dari kemaksiatan karena itu adalah salah satu penghalang terkabulnya doa-doa kita. Setelah mohon ampun, selanjutnya sebut dan dgungkan asma Allah, Allah memiliki 99 nama yang baik, maka berdoalah dengan menyebut-Nya maka doa-doamu akan dikabulkan.

    ReplyDelete
  9. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Segala sesuatu ada aturannya, ada tata caranya. Begitu pula dengan berdoa. Pemikiran manusia selalu dipenuhi oleh harapan dan mimpi. Segala harapan dan mimpi yang baik adalah doa. Kata-katapun adalah doa maka perbanyaklah mengatakan hal yang baik. Dan sampaikan dan memohonlah kepada Tuhan YME atas segala doa-doamu. Yang kita doakan janganlah hanya diri sendiri namun panjatkan juga doa untuk kedua orang tua, dan saudara-saudara kita. salah satu amalan yang pahalanya tidak pernah putus adalah doa anak yang shaleh untuk orang tuanya. Dan kesuksesan dan kemudahan seseorang bukan semata karena usaha dan doanya sendiri namun juga karena doa orangtuanya karena sesungguhnya ridho Allah SWT terletak pada ridho orangtua.

    ReplyDelete
  10. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Berdoa adalah senjatanya orang mukmin. Doa melengkapi usaha yang kita lakukan. Tidak cukuplah berusaha jika tidak dilengkapi dengan berdoa. Namun terus – terusan berdoa tanpa melakukan usaha apapun juga tidak lengkap. Berdoa hanya ditujukan kepada Allah semata. Berdoa dan bermunajat kepada selain Allah melanggar perintah Tuhan. Pelakunya berdosa karena sama saja menyekutukan Allah.
    Berdoa kepada pemilik alam semesta, tentu harus memiliki adab. Antaranya adalah merendahkan suara dan dilakukan berulang – ulang

    ReplyDelete
  11. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Dalam hidup ini ada aturan untuk segala hal, untuk makan ada tata kramanya, pun dalam berdoa tentu ada adabnya. Doa merupakan sarana komunikasi manusia dengan Tuhannya. Jangan putus asa bila doa belum dikabulkan, terus berdoa. Jangan hanya berdoa untuk meminta sesuatu dari Allah SWT, berdoalah dengan menuji Allah dan rasulnya. Wassalamualaikum

    ReplyDelete
  12. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Salah satu adab dalam berdoa adalah yakin bahwa doa kita akan dikabulkan Allah SWT. “Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan , dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai. (HR.Tirmidzi, hasan)

    ReplyDelete
  13. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Pada hakikatnya, ketika kita berdoa kepada Allah swt, kita harus memenuhi hati kita dengan keikhlasan, lepaskan semua kebanggaan dan kecongkakkan, sadari dari lubuk hati kita yang terdalam bahwa kita hanyalah mahluk kecil yang tidak berdaya dihadaan Allah swt. Jika kita berdoa, meminta kepada-Nya, hendaknya kita lakukan dengan kesungguhan dan kerendahan hati serta ketulusan yang mendalam. Tapi janganlah berlebih-lebihan karena sesungguhnya Allah tidak menyukai sesuatu yang berlebih-lebihan.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  14. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Manusia hendaknya selalu berdoa agar hidupnya senantiasa diberi keselamatan dan keberuntungan. Doa adalah ungkapan harapan seorang hamba yang ditujukan kepada Allah SWT. Manusia adalah makhluk Allah SWT yang penuh dengan kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kita harus merendahkan diri di hadapan Allah SWT. Perbanyaklah berdoa kepada-Nya dan mohon ampunlah sebanyak-banyaknya.

    ReplyDelete
  15. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Selalu menarik untuk membaca tulisan yang berisikan tentang doa, apalagi dalam artikel ini dibahas mengenai adab berdoa, sungguh doa itu benar-benar senjata yang paling ampuh, mendekatkan diri kepada Allah SWT, memberikan harapan dan keyakinan hingga memudahkan jalan kita untuk terus beribadah kepada Allah. Dengan doa yang sesuai adabnya, InsyaAllah Allah akan mengabulkan doa hambanya yang bersungguh-sungguh. Dengan tata cara yang baik, dengan memilih waktu yang terbaik dan dengan penghambaan yang ikhlas.

    ReplyDelete
  16. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Terimakasih Prof atas elegi cara berdoa, semakin menambah nosi dan pengetahuan dalam menjalani ritual ikhlas. Berdoa memang suatu bentuk komunikasi dari hamba kepada Pencipta. Doa sering termanifestasikan dalam bacaan-bacaan ibadah. Sehingga jika kita berdoa, khusunya bacaan solat, maka haruslah paham kita apa yang dibaca. Pemahaman ini penting untuk membuat doa menjadi khusyuk dan langsung didengar oleh Allah SWT. Jika solat, dzikir, dengan bahasa arab, maka seyogyanya kita paham dan mengerti apa yang kita baca.

    ReplyDelete
  17. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Berdoa pun juga ada adbanya, sudah disebutkan dalam elegi tersebut, yaitu dengan suara lirih dan merendah. Hikmahnya bahwa dengan suara lirih akan semakin menambah kekusyukan dan keikhlasan. Itu adalah sopan santun terhadap Allah. Berdoa juga tentang kebaikan-kebaikan, bukan keburukan untuk orang lain. Misalnya ketika ada orang jahat kepada kita, kemudian kita berdoa kejelekan untuknya, maka ini bukanlah adab berdoa yang baik. Baiknya kita doa kan semoga Allah memberi hidayah dan ampunan kepada orang tersebut

    ReplyDelete
  18. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Doa merupakan slah satu ibadah seorang hamba kepada Allah SWT. Hal tersebut menunjukkan bahwa ia percaya hanya tuhannya yang mampu mengabulkan permohonannya dan yang berkuasa atas segala yang terjadi dalam hidupnya. Terdapat berbagai adab berdoa salah satunya ialah berdoa dengan suara yang lirih atau tida keras. Hal ini menunjukkan bahwa seorang hamba yakin Allah maha mendengar segala doanya, bahkan dengan suara lirih. Selain itu, suara yang lirih juga menambah kekhusyukan dalam berdoa dan tida mengganggu orang lain serta tidak didengar oleh orang lain. Karena sebaik-baik doa untuk orang lain ialah jika orang yang didoakan tida mengetahui. Selain itu hendaknya seorang ana mendoakan kedua orangtuanya, baik yang masih hidup di dunia, terlebih yang telah meninggal. Karena doa anak yang shaleh merupakan padalanya tetap mengalir meskipun seseorang telah meninggal.

    Selain itu, berdoa juga harus kontinyu atau terus menerus. Berdoanya seorang hamba yang ikhlas ialah tak terputus dan terus menerus. Jika harapannya belum dikabulkan ia yakin suatu hari pasti diijabah, kalau tidak sekarang ya di lain waktu, kalau tida di dunia ya di akhirat, kalau tida terkabur mungkin ada yang lebih baik bai kita daripada harapan yang kita panjatkan. Karena sesungguhnya Alla maha mengetahui apa yang terbaik bagi hambanya. Dan jangan lupa selau mendoakan dan memohon syafaat kepada Rasulullah SAW. Agar kelak kita dipertemukan dengan beliau dan kaumnya di syurga nanti. Aamiin.

    ReplyDelete
  19. Latifah Fitriasari
    PM C

    Dalam melaksanakan ibadah tersebut haruslah sesuai dengan cara maupun adab-adab yang telah diajarkan dalam Islam. Bagian dari adab ketika memohon dan meminta adalah memuji Dzat yang diminta. Demikian pula ketika hendak berdoa kepada Allah. Hendaknya kita memuji Allah dengan menyebut nama-nama-Nya yang mulia. Pengertian dzikir ialah mengingat Allah dengan cara menyebut sifat keagungan-Nya atau kemuliaan-Nya seperti membaca tasbih, tahmid, takbir dan tahlil.Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina.

    ReplyDelete
  20. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Berdoa dalam suara lirih merupakan adab dalam berdoa. Kita tidak perlu orang lain unutk tau apa doa yang kita panjatkan, hanya semata ingin Allah yang mendengerkannya, karena Dial lah yang Maha segalanya. Kita perlu berkonsentrasi dalam hati unutk berdoa dan berhara unutk mendapatkan nikmat dari Allah yang Maha Pemberi.

    ReplyDelete
  21. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Doa ialah senjatanya orang mukmin,kajian-kajian keislaman memberitahu saya bahwa tidak ada doa yang sia-sia. Allah pasti akan mengabulkan doa yang kita panjatkan, terlebih Allah tahu apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan saja, sehingga apa yang Allah pilihkan ialah yang terbaik bagi kita. Dengan doa yang khusyu' maka 'arsy akan terguncang dan memberikan sinyal kepada malaikat untuk menengok kita yang bisa menjadi wasilah agar malaikat pun turut mendoakan kita. Bukankah malaikat ialah ciptaan Allah yang tidak meiliki nafsu serta menjalankan semua yang diperintahkan oleh Allah, maka tiadalah tertolak jika malaikat ikut berdoa untuk kita, Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  22. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Dalam suatu ayat di al-Quran disebutkan bahwa "Jika ada seorang hamba yang bertanya mengenai Allah, maka jawablah bahwa Allah itu dekat, Ia mengabulkan doa orang-orang yang mau berdoa', terlebih lagi allah memiliki asmaul husna yang dapat kita gunakan untu memujiNya, dan Allah telah memerintahkan untuk berdoa menggunakan asmaul husna tersebut. Berdoa bisa kapan saja dan dimana saja, namun perlu kita ingat bahwa ada waktu-waktu dan tempat yang mustajab untuk berdoa, diantaranya ialah pada sujud terakhir shalat yang kita lakukan, pada saat antara adzan dan iqamah, di waktu hujan, sepertiga malam terakhir, pada hari jumat dan sebagainya. Sedangkan tempat yang mustajab untuk berdoa salah satunya ialah masjid al hara. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  23. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    PPs PMat C

    Kita tahu bahwa doa merupakan salah satu dari kegiatan ibadah. Di ddalam do’a itu sendiri terkandung keutamaan-keutamaan.dalam rangka mengikuti serangkaian ritual ikhlas ini hendaknya lebih merasa telah memperoleh karunia dan hidayah yang luar biasa dari Allah, yaitu dengan melantunkan doa-doa dihadapan Allah untuk memperoleh kebaikan dan menuju ridoNya. Sehingga, saat kita berdoa, kita merasa dekat, merasa diingatkan dan dibimbing oleh Allah. Pada saat itu, kita perlu mengetahui, memahami dan melaksanakan adabnya orang berdoa atau etikanya orang berdoa dalam kesempatan untuk memperbaiki kegiatan ibadah. Sedangkan orang yang tidak mau berdo’a kepada Allah maka orang tersebut adalah orang sombong yang tidak mau menyembah Allah. Dalam kita berdoa tentunya perlu dilakukan secara terus menerus dan kontinue, dalam islam sangat dianjurkan sekali sifat yang disebut dengan istiqomah. Namun, tidak akan berhasil jika dengan hanya berdoa saja, begitupula sebaliknya. Segala sesuatu akan berhasil jika kita berusaha dan berdoa. sehingga keduanya harus berjalan sinergis dan seimbang.

    ReplyDelete
  24. Vidiya Rachmawati 17709251019
    17709251019
    PM A

    Berdoa adalah sumber kekuatan terbesar dari Tuhan (Allah SWT). Tidak ada seorangpun yang bisa menjadi tegar dan kuat untuk menahan perjuangan mereka jika mereka tidak berdoa. Dalam Islam, berdoa adalah perintah dari Allah SWT untuk menunjukkan bahwa manusia benar-benar membutuhkan kekuatan dari Tuhan. Para nabi pun memerintahkan kita untuk berdoa kapan saja dan dimana saja. Berdoa adalah permintaan dan permohonan dari manusia yang lemah. Seperti pepatah yang mengatakan, "Karena ada sinar matahari di balik hujan, karena ada kemudahan dibalik kesulitan."

    ReplyDelete
  25. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Salah satu hal yang sangat penting untuk mengawali kegiatan kita terutama kegiatan ibadah adalah doa. Doa adalah ungkapan harapan yang paling bisa dilakukan semua orang. Dan doa diperinthkan oleh Allah sebagai bentuk ibadahnya. Bahkan Allah menyatakan bahwahamba-hambaNya yang tidak mau berdoa kepada-Nya sebagai makhluk yang sombong dan layak unyu mendapat berbagai hujatan. Menurut Surat Al-mukmin ayat 60 bahwa orang yang tidak mau berdoa kepada Allah maka orang tersebut adalah orang sombong yang tidak mau menyembah kepada Allah. Doa kepada Allah SWT juga bisa kepada Allah SWR dia bisa menolak Qadar dan Qadla.

    ReplyDelete
  26. Ilania Eka Andari
    17709251050
    pps pmat c 2017

    Terimakasih Pak telah mengingatkan saya tentang Kebesaran Hati Allah.
    Setelah membaca artikel di atas, saya menyadari bahwa doa dan ibadah saya masih jauh dari sempurna dan tidak akan pernah sempurna karena saya hanya manusia biasa. Doa dan Ibadah merupakan salah satu cara kita untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT. Namun bukan berarti kita berdoa dan beribadah hanya ketika mengalami kesulitan atau sedang tertimpa musibah. Selalu berdoa dimanapun dan kapanpun.

    ReplyDelete
  27. Berdoa adalah bentuk dari komunikasi kita dengan Allah. Allah memerintahkan manusia untuk berdoa dan hanya meminta kepada-Nya. Seseorang yang tidak pernah berdoa maka dia akan dianggap sombong di hadapan Allah. Tanpa ridho dari Allah seorang manusia tidak akan menjadi apa-apa. Sebagai seorang muslim hendaknya selalu berdzikir dan memanjatkan doa kepada Allah agar mendapat ridho-Nya

    ReplyDelete
  28. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Komunikasi sangat penting bagi kehidupan manusia, manusia tidak akan bisa membangun hidupnya jika tidak berkomunikasi dengan orang lain. Berkomunikasi dengan sesama manusia saja penting, maka berkomunikasi dengan Tuhan YME, yang menciptakan dirinya, kehidupannya pun sangat penting, dan bentuk komunikasi antara manusia dan sang penciptanya adalah melalui doa. Jika manusia tidak berkomunikasi dengan Tuhannya, maka itu berarti dia telah melupakan Tuhannya, melupakan bahwa dirinya dan kehidupannya ada dan merupakan milik Tuhan YME, maka ini berarti dia pun telah menjadi berdosa.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  29. Assalamualaikum, wr.wb.
    Hidup manusia di dunia adalah berdasarkan takdir dan ikhtiarnya. Takdir adalah kehidupan yang telah dipilihkan oleh Allah, sedangkan ikhtiar adalah kehidupan itu bergantung pada usaha kita menjalaninya. Dalam melakukan ikhtiar, kita tidak hanya boleh berusaha tanpa disertai dengan meminta ridha Allah melalui doa, karena jika Allah tidak mengijinkannya maka cita-cita yang telah kita usahakan begitu keras pun tidak akan terkabul. Ulangan yang akan kita kerjakan walau kita sudah belajar seharian semalaman berminggu-minggu jika tidak meminta ridhaNya untuk diberikan kemudahan dalam mengerjakannya maka bisa jadi dengan semua ilmu yang kita pelajari itu pun kita masih kesulitan dalam mengerajakannya.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  30. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B


    Alhamdulillah. dengan membaca elegi di atas mengingatkan kembali dan menambah ilmu bagi saya. banyak yang bisa di petik dari kisah di atas, misalnya waktu-waktu mustajab untuk berdoa. saya ingin sedikit menambahkan, dikala hujan juga merupakan salah satu kondisi mustajab untuk berdoa. juga di saat berbuka puasa. sedangkan tempat-tempat yang mustajab untuk berdoa misalnya di tanah haram. mohon maaf saya tidak melampirkan redaksi/referensi nya karena saya mendengarnya dari ustadz-ustadz dan saya tidak mencatat redaksinya.

    ReplyDelete
  31. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Doa melapangkan hati, rejeki, doa mengajakan keikhlasan, doa membuat kita rendah diri, doa menjadikan kita sosok yang selalu berusaha. Doa merupakan wujud usaha kita dalam mencapai sesuatu yaitu memohon pada Allah Maha Pencipta, dengan doa kita juga belajar ikhlas dan bersyukur, kita akan bersyukur ketika doa kita dikabulkan, karena artinya kita menyemogakan apa yang memang untuk kita. Ketika yang kita harapkan diberikan dalam waktu yang relatif lama, kita bersyukur dan ikhlas dalam pembelajaran kesabaran. Ketika yang kita semogakan dalam doa diganti dengan hal lain, kita bersyukur karena Allah memberi kita jalan yang lebih baik dan belajar ikhlas bahwa yang menurut kita baik untuk kita, belum tentu baik untuk kita

    ReplyDelete
  32. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Alhamdulillah. Saya benar-benar bersyukur masih diberi keseempatan untuk membaca artikel ini. Dengan membacanya saya menjadi memiliki pengetahuan mengenai cara atau adab berdoa yaitu dengan menggunakan suara yang lirih serta dengan mengawalinya dengan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dan kelurganya. Seperti berbicara dengan orang yang juga ada adabnya, maka berbicara dengan Allah yaitu berdoa juga harus ada adabnya yiatu dengan menghilangkan keakuanku serta berdoa secara ikhlas.

    ReplyDelete
  33. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    sebagai manusia yang memiliki akal dan pikiran kita diwajibkan untuk selalu ikhtiar dan berdo'a. kita hanya boleh memohon dan berdo'a kepada Allah SWT karena hanya Allahlah yang pantas untuk disembah dan memohon pertolonganNya. dalam berdo'a hendaklah didasari rendah diri dan memohon dengan ikhlas. untuk hasilnya nanti seperti apa kita harus menerima dengan ikhlas, berarti itulah yang terbaik menurut Allah bagi kita

    ReplyDelete
  34. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Satu hal yang juga sangat penting dalam berdoa, yaitu percaya dan yakin. Percaya bahwa Allah mendengar dan akan mengabulkan doa hambanya yang berdoa dengan penuh keyakinan.

    ReplyDelete
  35. Pratama Wahyu Purnama
    17709251033

    Doa merupakan ungkapan harapan yang bisa dilakukan oleh semua orang apapun kondisinya. Manusia di anjurkan untuk selalu berdoa kepada Allah sebagai bentuk ibadah. Orang yang tidak mau berdoa adalah orang orang yang sombong, yang nantinya akan masuk neraka Jahannam.

    ReplyDelete
  36. Pratama Wahyu Purnama
    17709251033

    Berbakti kepada orang tua bisa menjadi salah satu faktor penting terkabulnya doa. Berbakti kepada orang tua merupakan salah satu amal shalih yang Agung bagi seorang muslim. Banyak sekali teks-teks Al-Qur’an dan Hadis yang menjelaskan keutamaan dan dampak positif dari doa seorang anak kepada orang tuanya. Oleh karena itu anak yang berbakti kepada orang tuanyasenantiasa mendapat keberuntungan dan disukai semua orang. Karena Allah sengaja membuat hati mereka menyukainya. Anak yang berdoa kepada orang tuanya, sangat dekat untuk dikabulkan doanya oleh Allah.

    ReplyDelete
  37. Berdoa dengan suara lirih juga menunjukkan iman yang tinggi, karena yang bersangkutan mengetahui bahwa Allah mendengar doa yang dipanjatkan dengan suara lirih. Suara lirih terasa lebih tunduk, lebih tulus dan ikhlas dan lebih memungkinkan berkonsentrasi dalam hati, dan lebih menjanjikan doa yang terus menerus karena suara lirih itu dihasilkan oleh suara lidah atau organtubuh lainnya yang tidak bersifat capai. Doa adalah dzikir kepada Tuhan yang berisi permohonan dan pujian kepada-Nya dengan menyebut sifat-sifat dan nama-nama-Nya. Manusia itu dekat dengan Allah ketika manusia sedang bersujud. waktu sepertiga malam terakhir merupakan salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa. Semoga kita dijauhkan dari sifat sombong, Aamiin

    Pratama Wahyu Purnama
    17709251033

    ReplyDelete
  38. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Doa adalah persekutuan, berbicara atau berkomunikasi dengan Allah SWT. Doa merupakan hak istimewa yang Allah anugerahkan kepada umat yang percaya terhadap-Nya. Saat kita berdoa, kita menundukkan hati kita, memusatkan pikiran kita, dan kita berserah penuh pada belas kasih dari Allah. Ketaatan adalah bukti kita mengasihi Allah begitupula sebaliknya. Allah maha mendengar doa orang yang bersedia taat pada kebenaran Alkitab, dengan kata lain ketidaktaatan adalah penghalang doa dijawab. Tidak ada gunanya kita memanjatkan doa apabila kita tidak patuh pada firman-firman Allah AWT.

    ReplyDelete