Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 8: Tata Cara atau Adabnya Orang Berdoa




Oleh Marsigit

Santri Kepala:

Ass Wr Wb...Bapak, Ibu saudara peserta Ritual Ikhlas III pertama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur ke hadhirat Allah SWT yang telah mengijinkan dan meridhai kita semua untuk mengikuti Ritual Ikhlas III ini. Salam dan salawat semoga dicurahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW dan keluarganya. Amin. Marilah acara pada sore hari ini kita buka dengan dengan berdoa. Illa hadlratin nabiyyil mushthafaa shallallaahu ‘alaihi wa sallama wa shahbihi ajama’iina syai-un lillaahi lahumul Faatihah. Bismillaahirrahmaanirrahim. Alahamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin. Arrahmaanirrahim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. Ihdinash shiraathal mustaqiim. Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghdluubi ‘alaihim walazhzhaaliin. Amin.

Santri Kepala:
Bapak, Ibu saudara peserta Ritual Ikhlas III yang dimuliakan Allah, mengingat pentingnya doa sebagai salah satu kegiatan ibadah, maka pada kesempatan ini kami menghadirkan Ustad Fuad Abdul Aziz sebagai nara sumber perihal bagaimana adabnya orang berdoa atau etikanya orang berdoa agar doa-doa kita itu sesuai dengan yang diperintahkan Allah SWT yaitu sebagai bentuk ibadah kepada-Nya. Siapa saja boleh mengajukan pertanyaan. Silahkan.

Fuad Abdul Aziz:
Ass. Wr. Wb. maasyiral muslimin rakhimakumullah. ..segala puji bagi Allah yang mengabulkan do’a yang dipanjatkan oleh hamba-hambanya. Shalawat dan salm semoga senantiasa terlimpah atas junjungan kita, Rasulullah, keluarga, sahabat dan pengikut beliau hingga hari Akhir. Alangkah sempitnya hidup jika bukan karena lapangnya harapan. Do’a adalah ungkapan harapan yang paling bisa dilakukan semua orang. Dan berdo’a diperintahkan Allah sebagai bentuk ibadah kepada-Nya. Bahkan Allah menyatakan bahwa hamba-hamba-Nya yang tidak mau berdo’a kepada-Nya sebagai makhluk yang sombong dan layak untuk menghuni Jahanam. Allah berfirman:”Dan Tuhanmu berfirman: Berdo’alah kepadaKu, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghaafir/Al-Mukmin:60)

Bagawat Rama:
Ass Wr Wb...Ustad Fuad Abdul Aziz..saya ingin bertanya...seperti katamu tadi bahwa Berdo’a itu adalah Ibadah, bagaimanakah penjelasannya?

Fuad Abdul Aziz:
Dalam sebuah Hadis riwayat Nu’man bin Basyir dikatakan bahwa Nabi bersabda:” Berdo’a adalah ibadah”.Kemudian beliau membaca “Dan Tuhanmu berfirman: “berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina”. (QS Ghaafir/Al-Mukmin: 60) . Dengan demikian jelaslah bahwa orang yang tidak mau berdo’a kepada Allah maka orang tersebut adalah orang sombong yang tidak mau menyembah Allah.

Bagawat Rama:
Terimakasih Ustad penjelasannya. Diantara sesama peserta Ritual Ikhlas yang baru pertama kali ikut, tadi saya diberitahu bahwa do’a itu mempunyai keutamaan-keutamaan. Bersediakah Ustad menjelaskan apa saja kiranya Keutamaan Do’a itu?

Fuad Abdul Aziz:
Berdoa merupakan salah satu faktor tercapainya Tauhid yang hakiki, sebagai alat untuk mendapatkan keselamatan dan keberuntungan. Maka. dengan berdoa hanya kepada Allah, seseorang telah memantapkan salah satu aspek Tauhid. Orang yang berdoa akan merasakan nikmatnya bermunajat kepada Allah dan kelezatan yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Doa kepada Allah SWT jiga bisa menolak Qadar dan Qadla, seperti disabdakan oleh Rasulullah:”Tidak bisa menolak Qadla’ kecuali do’a. Dan tidak bisa menambah umur kecuali kebajikan” (HR. At-Tarmidzi). Artinya bahwa doa bisa menjadi penyebab dibatalkannya Qadla (ketentuan Allah). Semuanya berpulang kepada Qadla dan Qadar Allah dari awal hingga akhir.

Bagawat Rama:
Terimakasih atas uraiannya, tetapi maaf saya masih bersemangat untuk bertanya. Apakah saya masih boleh bertanya?

Fuad Abdul Aziz:
Oh silahkanbertanya, insyaallah jika saya mampu maka saya akan selalu memberi jawabannya.

Bagawat Rama:
Begini Ustad, ini menyangkut perihal keadaanku sendiri. Dengan bisa mengikuti Ritual Ikhlas ini saya merasa telah memperoleh karunia dan hidayah yang luar biasa dari Allah. Hal itu diawali ketika anak saya Muhammad Nurikhlas melantunkan doa-doa dihadapanku agar aku segera memperoleh kebaikan. Pada saat itulah aku merasa diingatkan dan dibimbing oleh Allah. Saya bersyukur karena memunyai anak yang mampu mendoakan orang tua, sehingga walaupun terlambat saya masih bisa mempunyai kesempatan untuk memperbaiki kegiatan ibadah saya. Pertanyaan saya adalah apa keutamaan doa seorang anak bagi ayah dan ibunya? Dan bagaimana penjelasannya?

Fuad Abdul Aziz:
Pertama-tama saya ingin memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT bahwasanya Bapak Bagawat Rama telah merasa memperoleh rakhmat dan hidayah-Nya. Saya berdoa semoga Bapak dan keluarga Bapak diberi kekuatan lahir bathin, tawakal dan ikhlas dalam menjalani setiap kegiatan pada Ritual Ikhlas ini. Semoga Allah SWT mencatat segala amal kebaikan Bapak dan keluarga Bapak serta mengampunisegala dosa-dosanya. Amin. Perihal pertanyaan Bapak tentang keutamaan doa seorang anak kepada orang tuanya saya dapat memberi penjelasan sebagai berikut. Berbakti kepada orang tua bisa menjadi salah satu faktor penting terkabulnya doa. Berbakti kepada orang tua merupakan salah satu amal shalih yang Agung bagi seorang muslim. Banyak sekali teks-teks Al-Qur’an dan Hadis yang menjelaskan keutamaan dan dampak positif dari doa seorang anak kepada orang tuanya. Oleh karena itu anak yang berbakti kepada orang tuanyasenantiasa mendapat keberuntungan dan disukai semua orang. Karena Allah sengaja membuat hati mereka menyukainya. Anak yang berdoa kepada orang tuanya, sangat dekat untuk dikabulkan doanya oleh Allah. Umar bin Khathab mengatakan: Aku mendengar rasulullah bersabda:”Akan datang kepada kalian Uwais bin Amir yang merupakan salah satu bala bantuan dari Yaman. Ia dari Murad kemudian Qarn. Semula ia mengidap penyakit belang kemudian sembuh kecuali satu tempat sebesar uang dirham pada tubuhnya. Ia mempunyai seorang Ibu. Ia sangat berbakti kepadanya. Jika ia bersumpah atas nama Allah, niscaya Allah akan memenuhinya. Jika kamubisa memintanya membaca istighfar untukmu maka lakukanlah...” (HR Muslim)

Muhammad Nurikhlas:
Ass Wr Wb ...saya mempunyai pengalaman ada dampak yang berbeda ketika saya berdoa dengan suara yang lirih. Mohon penjelasannya apakah ada tuntunannya bahwa berdoa itu seyogyanya dengan suara yang lirih?

Fuad Abdul Aziz:
Allah menyuruh hamba-Nya bersungguh-sungguh dalam berdoa dan dilakukan dengan suara lirih (tidak keras). Allah berfirman:”Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lirih” (QS Al-Araf: 55). Berdoa dengan suara lirih itu menunjukkan sopan santun dan keikhlasan, maka akan mendekatkan kepada terkabulnya doa yang dipanjatkan. Berdoa dengan suara lirih juga menunjukkan iman yang tinggi, karena yang bersangkutan mengetahui bahwa Allah mendengar doa yang dipanjatkan dengan suara lirih. Suara lirih terasa lebih tunduk, lebih tulus dan ikhlas dan lebih memungkinkan berkonsentrasi dalam hati, dan lebih menjanjikan doa yang terus menerus karena suara lirih itu dihasilkan oleh suara lidah atau organtubuh lainnya yang tidak bersifat capai. Doa adalah dzikir kepada Tuhan yang berisi permohonan dan pujian kepada-Nya dengan menyebut sifat-sifat dan nama-nama-Nya. Jadi doa adalah dzikir plus. Sesungguhnya nikmat yang paling besar adalah menghadap dan mengabdi kepada Tuhan. Dan setiap nikmat pasti ada yang merasa dengki terhadapnya, baik kecil maupun besar. Rasulullah bersabda:” Berdoalah kepada Allah dengan penuh keyakinan akan terkabul. Dan ketahuilah bahwa Allah tidak akan mengabulkan doa dari hati yang lalai dan lena” (HR At-Tirmidzi)

Cantraka Putih:
Ass Wr Wb...saya pernah diberitahu oleh Muhammad Nurikhlas bahwa berdoa itu perlu dilakukan secara terus menerus dan kontinu, bagaimanakah penjelasannya?

Fuad Abdul Aziz:
Mendesak-desak dalam memanjatkan doa adalah inti penghambaan diri kepada Allah. Jika seseorang memanjatkan doa dengan mengulang-ulang doanya dan mendesak-desak dalam memohon, seraya menampakkan kerendahan diri, kemelaratan dan kebutuhan yang sangat kepada Tuhannya maka yang demikian itu lebih dekat untuk dikabulkan oleh Allah. Barang siapa mengetuk pintu lebih banyak maka ia mendekati terbukanya pintu tersebut untuknya. Umar bin Khathhab menuturkan:”Pada waktu hari perang Badar Rasulullah memandang ke arah orang-orang musyrik yang berjumlah seribu orang. Sementara sahabatnya berjumlah 319 orang. Kemudian Nabiyullah menghadap ke arah kiblat, lalu memanjangkan tangannya dan mulai berbisik dengan tuhannya :’Ya Allah penuhilah apa yang engkau janjikan kepadaku. Berikanlah apa yang engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, jika Engkau binasakan kumpulan orang Islam ini maka Engkau tidak akan disembah di bumi.’ Beliau terus menerus berbicara kepada Tuhannya seraya memanjangkan tangannya dan menghadap kiblat sampai selendangnya jatuh dari pundaknya. Kemudian Abu bakar mendatanginya lalu mengambil selendang beliau dan meletakkannya di pundak beliau. Kemudian dia menempel beliau dari belakang seraya berkata: ‘Wahai Nabiyullah, cukuplah permohonanmu kepada Tuhanmu. Karena Dia akan memenuhi apa yang Dia janjikan kepadamu. Lalu Allah menurunkan ayat:’Ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu Dia mengabulkan untukmu:”Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu Malaikat yang datang berturut-turut”. Akhirnya Allah mengirim bala bantuan dari Malaikat..” (HR Muslim)

Cantraka Ikhlas:
Ass wr wb saya sering mendengar tentang pentingnya shalawat Rasulullah. Apa peranan shalawat Rasulullah begi terkabulnya doa-doa kita itu?

Fuad Abdul Aziz:
Membuka dan menutup rangkaian doa dengan menyanjung, memuji dan mengagungkan Allah, kemudian membaca shalawat kepada Rasulullah merupakan salah satu faktor penting yang menyebabkan terkabulnya doa. Fadlalah bin Ubaid menuturkan “Rasulullah pernah mendengar seorang berdoa di dalam shalatnya tanpa mengagungkan Allah dan tanpa membaca shalawat kepada Nabi, kemudian Rasulullah bersabda:’Hai orang yang shalat, kamu tergesa-gesa’. lalu Rasulullah mengajari mereka. Dan Rasulullah juga pernah mendengar seseorang yang sedang shalat lalu mengagungkan dan memuji Allah serta membaca shalawat kepada Nabi, kemudian beliau bersabda:”Berdoalah maka kamu akan dikabulkan. Dan mintalah maka kamu akan diberi” (HR Nasa’i). Ibnu Mas’ud menuturkan :’Aku pernah mengerjakan shalat sementara Nabi sedang duduk bersama Abu Bakar dan Umar. Lalu ketika aku duduk dan mulai memuji Allah kemudian membaca shalawat kepada Nabi lalu aku berdoa untuk diriku sendiri. Kemudian Nabi bersabda:’Mintalah maka kamu akan diberi. Mintalah maka kamu akan diberi.” (HR At-Tirmidzi)

Muhammad Nurikhlas:
Ass wr wb..mohon maaf perkenankanlah saya masih mengajukan pertanyaan perihal ...maaf tetapi ini agak sedikit berbau filsafat. ...yaitu apakah dibedakan antara doa-doa khusus dan doa universal?

Fuad Abdul Aziz:
Doa yang paling universal adalah doa yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis. Karena Al-Qur’an adalah kalam Allah yang merupakan ucapan paling mulia dan paling tinggi nilainya. Sedangkan Hadis Nabi adalah wahyu yang diberikan Allah kepada Nabi-Nya. Beliau diberikan kemampuan untuk membuat Jawami’ul Kalim (kata-kata yang simpel namun penuh arti). Tak pelak bahwa orang yang berdoa dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadis Nabi akan lebih mudah dikabulkan daripada orang yang berdoa dengan doa-doa lainnya. Contoh doa berikut menghimpun semua kebaikan dan meminta perlindungan dari segala macam keburukan. Firman Allah Ta’ala:”Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di Akhirat dan peliharalah kami dari siksa Neraka (QS Al-Baqarah: 201). Firman Allah Ta’ala: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyejuk hati, dan jadikanlah kami imam (pemimpin) bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan:74). Firman Allah Ta’ala:”Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi.” (QS Al-A’raf:23). Sabda Nabi kepada Abu Bakar ketika meminta beliau mengajari doa yang dibaca di dalam shalat. Beliau bersabda:” Ya Allah, sesungguhnya aku telah banyak menganiaya diriku dan tidak ada yang bisa mengampuni dosa melainkan Engkau. Maka ampunilah aku denganampunan dari sisi-Mu dan sayangilah aku, karena Engkau-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (HR Al-Bukhari).

Cantraka Sakti:
Ass wr wb..wahai Ustad...suatu ketika saya sangat ingin bahwa doa saya itu dikabulkan, maka saya berusaha lebih-lebihkan doa saya. Suatu ketika saya mencoba memohon sedikit saja dari apa yang dilarang oleh Allah. Saya juga pernah berdoa dengan suara keras dengan harapan doa saya itu didengar oleh Allah. Disamping itu agar doa saya terasa lebih baik maka saya pernah mencoba membuat sajak-sajak doa, misalnya degan selalu membuat doa itu agar selalu berakhiran dengan huruf hidup yang sama. Bagaimana menurut pendapatmu?

Fuad Abdul Aziz:
Allah berfirman:”Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lirih. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS Al-A’raf:55). Abdullah bin Mughaffal pernah mendengar putrinya berdoa:”Ya Allah, aku minta istana putih di sebelah kanan Surga jika aku masuk ke sana”. Ia lantas berkata:”Anakku, mintalah Surga kepada Allah dan berlindunglah kepada-Nya dari api neraka. Karena aku pernah mendengar Rasulullah bersabda:’Sesungguhnya di dalam umat ini akan ada kaum yang melampaui batas di dalam bersuci dan berdoa.” (HR Abu Daud). Jadi melampaui batas dalam berdoa akan menghalangi terkabulnya doa yang dipanjatkan. Karena yang bersangkutan meminta yang tidak diperbolehkan maka ia disebut melampaui batas. Orang yang melampaui batas tidak disukai Allah dan jauh dari terkabulnya doa. Contoh dari doa-doa yang melampaui batas adalah meminta dikekalkan sampai hari Kiamat, meminta dibebaskan dari keniscayaan sebagai manusia misalnya tidak makan, tidak minum, meminta bisa melihat perkara ghaib-Nya, meminta sebagai orang yang ma’shum (terpelihara dari perbuatan dosa), minta diberi anak tanpa isteri, dsb. Melampaui batas dalam doa juga termasuk doa dengan suara keras. Tentang pertanyaan kedua dapat dijelaskan sebagai berikut. Tidak seharusnya seseorang berdoa dengan bahasa yang dibuat-buat atau dengan ucapan yang mengandung sajak. Dan kalaupun ada sajak di dalam doa Nabi maka itu adalah sajak yang tidak dibuat-buat atau dipaksakan. Ibnu Hajar mengatakan:’Sajak-sajak yang ada di dalam Hadis-Hadis shahih tidak boleh ditolak, karena hal ini keluar tanpa disengaja. Dan karena itulah tampak sangat harmonis.'

Muhammad Nurikhlas:
Ass wr wb..maaf pertanyaan saya sekali lagi berbau filsafat..maksudnya kaitan antara doa dengan ruang dan waktu. Apakah memang ada kaitannya antara terkabulnya doa dengan waktu pada saat diucapkannya doa tersebut? Kemudian doa yang diucapkan di mana atau ketika kita sedang melakukan kegiatan apa, yang dikabulkan? Mohon penjelasannya?

Fuad Abdul Aziz:
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:”Setiap malam Tuhan kita –Tabaaraka wa Ta’ala- turun ke langit dunia (terdekat) ketika tinggal sepertiga malam yang terakhir seraya berfirman:’ Siapa yang berdoa kepada-Ku maka Aku akan mengabulkannya. Siapa yang minta kepada-Ku maka Aku akan memberinya. Siapa yang ber-istighfar (memohon ampun) kepada-Ku maka Aku akan mengampuninya .” (HR Al-AlBukhari). Abu Hurrairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:”Seorang hamba paling dekat kepada Tuhannya ketika ia sedang sujud. Maka perbanyaklah berdoa.’ (HR Muslim). Orang yang sedang sujud kepada Tuhannya akan menampakkan sikap penghambaan, kerendahan, kehinaan dan kemelaratan yang tidak ditemukan pada sikap atau kondisi yang lainnya. Orang yang bersujud meletakkan keningnya di atas tanah yang umumnya tempat berpijaknya kaki tanpa peduli, seraya berucap:”Subhana Rabbiya Al-A’la (Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi)”. Kondisi yang demikian sama dengan kehinaan. Kehinaan dan penghambaan menjadikan orang yang bersujud seraya berdoa sangat dekat dengan Tuhannya dan dikabulkan doanya. Wallahu A’lam. Anas bin Malik menyatakan bahwa Rasulullah bersabda:”Tidak ditolak doa di antara adzan dan iqamat.” (HR Abu Daud). Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:”Ada tiga orang yang tidak akan ditolak doanya, yaitu orang yang berpuasa sampai berbuka..”(HR At-Tirmidzi). Ibnu Abbas mengatakan bahwa Rasulullah bersabda kepada Mu’adz bin Jabal sewaktu beliau mengutusnya pergi ke Yaman, yang isinya antara lain:”Dan takutlah pada doa orang yang teraniaya, karena antara dia dengan Allah tidak ada hijab (penghalang).” (HR Al-Bukhari). Abu Hurairah meriwayatkan Rasulullah bersabda:” Ada tiga macam doa yang pasti dikabulkan tanpa keraguan terhadapnya yaitu: doa orang tua, doa musafir, dan doa orang teraniaya” (HR. Abu Daud)

Santri Kepala:
Alhamdulillah bahwasanya dialog yang telah kita selenggarakan dan dipimpinlangsung oleh Ustad Fuad Abdul Aziz ini berlangsung dengan lancar, tertib dan insyaallah produktif. Peserta Ritual Ikhlas yang dimuliakan Allah, sampailah saatnya kita beristirahat sambil menunggu kumandang Adzan Maghrib. Setelah itu marilah kita mempersiapkan diri untuk melaksanakan Shalat Maghrib secara berjamaah. Amin

Referensi: Etika Berdoa oleh Fuad Abdul Aziz Asy-Syalhub, Pustaka elBA.

94 comments:

  1. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    berdoa adalah meminta kepada Allah. sebagai seorang hamba yang penuh dengan terbatasan dan ketidakberdayaan, sepantasnyalah kita harus berdoa kepada Allah. 'ud'uunii astajib lakum'. artinya kurang lebih adalah 'berdoalah kepada_Ku niscaya Aku akan mengabulkannya. berdoa juga merupakan bentuk ibadah kita kepada Allah. doa akan lebih lengkap jika diserta dengan dengan membaca sholawat nabi. seperti peapatah yang sering diungkapkan, doa yang diulang-ulang layaknya anak tangga yang tersusun untuk mencapai tujuan. berdoa juga merupakan bentuk 'nglendeh'nya kita kepada Allah. laa haula wa laa quwwata illaa billahi al-'aliyyi al-'adziim.

    ReplyDelete
  2. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Dalam sebuah Hadis riwayat Nu’man bin Basyir dikatakan bahwa Nabi bersabda:” Berdo’a adalah ibadah”.Kemudian beliau membaca “Dan Tuhanmu berfirman: “berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina”. (QS Ghaafir/Al-Mukmin: 60) dari hadis dan ayat diatas kita bisa mengerti bahwa doa merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan di dunia dan akhirat . Doa ialah permohonan kepada Allah yang disertai kerendahan hati untuk mendapatkan suatu kebaikan dan kemaslahatan yang berada di sisi-Nya. Sedangkan sikap khusyu’ dan tadharru’ dalam menghadapkan diri kepada-Nya merupakan hakikat pernyataan seorang hamba yang sedang mengharapkan tercapainya sesuatu yang dimohonkan. Tanpa doa berarti kita bisa menjadi sombong karena merasa bisa menyelesaikan semuanya tanpa minta bantuan kepada ALLAH. kita harus senantiasa berdzikir dan berdoa kepada ALLAH agar menjadi hamba yang bersyukur.

    ReplyDelete
  3. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Tuhan berada dimana saja, ketika kita beribadah, kita akan merasa lebih dekat dengan Tuhan. Ketika kita berdoa, kita dapat meminta apa pun kepada Tuhan. Tetapi ketika kita beribadah, kita juga harus memperhatikan adab, waktu dan tempat kita beribadah. Kita berdoa dengna suara yang lembut dan penuh kerendahan hati, berdoa di sepertiga malam atau berdoa dengna diiringi Shalawat Nabi. Jadi ibadah kita dengan adab yang benar akan memudahkan kita lebih dekat dengan Tuhan.

    ReplyDelete
  4. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Berdoa membutuhkan sikap hati yang merendah karena kita datang dan memohon kepada ALLAH Yang Maha Kuasa. Seperti yang tertulis dalam elegi, selalu berdoa, merendahkan diri dihadapanNya maka doa kita pasti terpenuhi. Namun, belajarlah agar doa itu tidak melampaui batas, bersyukur atas apa yang sudah diberikan kepada kita

    ReplyDelete
  5. Viani Kurniawati
    14301241051
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Elegi ritual ikhlas 8. Elegi ini menyampaikan kepada para pembaca bahwa berdoa kepada Allah adalah hal yang sudah seharusnya dilakukan manusia sebagai hamba. Elegi ini mengingatkan kita bahwa dalam berdoa tentu ada adab dan tata caranya, tidak lantas semau kita. Ketika kita memiliki hajat, berusahaa saja tidak cukup, tanpa diiringi doa, keduanya harus seimbang. Ketika kita berdoa memohon kepada Allah, sebaiknya kita berdoa dengan penuh kerendahan hati, berdoa dengan suara yang lirih, dan melakukannya secara kontinu. Memohon kepada Allah dengan diawali pujian untuk Nya serta shalawat Nabi, itu pula sangat dianjurkan. Jangan lah bersikap sombong, karena sombong tak pantas dimiliki seorang hamba. Enggan berdoa kepada Allah sang pencipta merupakan salah satu sikap sombong. Semoga kita tidak termasuk didalamnya. Aamiin.

    ReplyDelete
  6. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    tata cara dalam berdoa untuk menggapai ridhoNya selalu menyertakan ikhlas di dalamnya. Berdoa kepadanya tanpa adanya ikhlas akan membuat hati sakit. Berdoa jika ada ikhlas inshaallah tak ada ragu dan sakit didalamnya. dalam berdoa selalu rendahkan diri, karena yang hebat dan besar hanyalah Allah SWT.

    ReplyDelete
  7. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Bagi kita yang percaya pada Tuhan, berdoa adalah kesempatan bagi kita untuk lebih dekat dengan Tuhan karena dengan berdoa hati kita bisa lebih tenang. Hendaknya kita bersikap rendah hati saat berdoa, bukannya malah menyombongkan diri. Bersyukur dan mohon ampun atas dosa dapat menenangkan hati dan pikiran kita. Berdoa adalah kebutuhan setiap orang.

    ReplyDelete
  8. Taufan Adi Pradana
    13301241059
    Pendidikan Matematika A 2013

    Berdoa merupakan bagian dari kegiatan ibadah. Sebagai bentuk ibadah, maka dalam berdoa terdapat adab atau etika yang harus diperhatikan agar doa-doa kita sesuai dengan yang diperintahkan oleh Allah. Berdoa hendaknya dengan suara yg lirih krn hal itu menunjukkan sopan santun, keikhlasan, dan iman yg tinggi. Selain itu, doa harus dipanjatkan secara berulang-ulang. Memanjatkan doa dengan mengulang-ulnag doa dan mendesak-desak dalam memohon seraya menampakkan kerendahan diri, maka yang demikian itu akan lebih dekat utk dikabulkan oleh Allah. Disebutkan pula bahwa orang yg sedang bersujud seraya berdoa adalah sangat dekat dengan Tuhan nya dan akan dikabulkan doanya.

    ReplyDelete
  9. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Artikel “Tata Cara atau Adabnya Orang Berdoa” sangat bermanfaat, di mana mengingatkan kepada kita akan pentingnya keikhlasan dalam melakukan segala hal. Dari Amirul Mukminin, Umar bin Khathab ra, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya segala amal perbuatan bergantung kepada niatnya dan tiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya, maka ia akan mendapatkan pahala hijrah karena Allah dan Rasulullah. Barang siapa yang hijrahnya karena faktor duniawi yang akan ia dapatkan atau karena wanita yang akan ia nikahi, maka ia dalam hijrahnya itu ia hanya akan mendapatkan apa yang ia niatkan.” (HR Bukhari-Muslim). Tak lupa dalam melakukan sesuatu juga diiringi dengan memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

    ReplyDelete
  10. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Seseorang yang ikhlas ibarat orang yang sedang membersihkan beras (nampi beras) dari kerikil-kerikil dan batu-batu kecil di sekitar beras. Maka, beras yang dimasak menjadi nikmat dimakan. Tetapi jika beras itu masih kotor, ketika nasi dikunyah akan tergigit kerikil dan batu kecil. Demikianlah keikhlasan, menyebabkan beramal menjadi nikmat, tidak membuat lelah, dan segala pengorbanan tidak terasa berat. Sebaliknya, amal yang dilakukan dengan riya akan menyebabkan amal tidak nikmat. Pelakunya akan mudah menyerah dan selalu kecewa. Begitu juga dalam dunia pendidikan, keikhlasan juga perlu dibiasakan. Karena ikhlas merupakan sebuah kata yang mudah diucapkan, namun sulit dilaksanakan. Oleh karena itu, kita perlu belajar dan membiasakan diri untuk selalu ikhlas dalam melakukan segala hal, baik perkataan maupun perbuatan. Sebab pada dasarnya keikhlasan mengantarkan kita dalam suatu kesuksesan. Mari kita refleksi bagaimana doa dan keikhlasan kita selama ini?

    ReplyDelete
  11. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam “Elegi Ritual Ikhlas 8: Tata Cara atau Adabnya Orang Berdoa” dijelaskan bahwa doa merupakan ungkapan harapan yang paling biasa dilakukan semua orang, sedangkan orang yang tidak mau berdoa kepada Allah SWT maka orang tersebut termasuk orang sombong yang tidak mau menyembah Allah karena Allah menciptakan jin dan manusia hanya untuk menyembah-Nya. Oleh karena itu, kita sebagai makhluk ciptakan Allah tidak seharusnya bersikap sombong di muka bumi ini. Kita harus senantiasa berdoa kepada Allah dengan segala kerendahan hati.

    ReplyDelete
  12. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Melalui berdoa, kita dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena hanya kepada Allah kita memohon, bersyukur, berlindung, dan berserah diri. Kita dapat berdoa kepada-Nya kapan pun. Akan tetapi, terdapat banyak waktu yang doanya lebih diijabah oleh-Nya, sebagai salah satu contoh ketika doanya orang yang berbuka dan doa sesudah sholat. Sholat sendiri juga merupakan doa kepada Allah. Di dalamnya banyak doa dan permohonan kita kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  13. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Di dalam berdoa, tentu terdapat banyak tata cara yang harus diperhatikan, agar dapat diterima. Di artikel ini kita dapatkan beberapa hal tentang berdoa. Berdoa haruslah dengan ikhlas dan hanya kepada Allah kita berdoa. Berdoa sendiri hendaknya tidak terburu-buru dan tidak tergesa-gesa. Pertama hendaknya kita harus berdoa dengan menyebut asma Allah dan bersolawat kepada Rasullullah. Selain itu, berdoa hendaknya kontinu, secara berterus-terusan. Karena di dalam mengabulkan doa, Allah dapat mengabulkannya saat itu juga, ditunda (dikabulkan di lain waktu), atau digantikan dengan yang lebih baik.

    ReplyDelete
  14. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Berdoa adalah bentuk dari komunikasi kita dengan Allah. Allah memerintahkan manusia untuk berdoa dan hanya meminta kepada-Nya. Berdoa bukan hanya disaat mengalami kesusahan tetapi pada saat senang/bahagia pun kita harus berdoa..Berdoalah dengan hati ikhlas dan khusyuk insya allah apa yang diinginkan terkabul tetapi percaya juga merupakan point yang utama.

    ReplyDelete
  15. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Keistimewaan sepertiga malam memang tidak terelakkan lagi. Kita dianjurkan untuk selalu berdoa di waktu tersebut. Ketenangan hati, kedamaian jiwa, dan keberkahan hidup akan kita peroleh apabila kita mampu menjalankan ibadah pada waktu tersebut. Semoga Allah selalu memberikan ridho kepada kita yang selalu berusaha mendekatkan diri kepadaNya.

    ReplyDelete
  16. Endryana Listyarini
    14301241034
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Manusia diciptakan oleh Allah. Allah adalah dzat yang Maha Kuasa, Maha Esa, Maha Pengampun, dll. Maka kita sebagai manusia harus selalu berdoa memohon kepada Allah SWT. Supaya doa kita terkabul maka ada adabnya dalam berdoa. Setiap habis sholat, lakukanlah doa dan tidak perlu dengan suara yang keras-keras. Doakan kedua orang tua setiap kali habis sholat.

    ReplyDelete
  17. Ainun Fidyana Syafitri
    14301244006
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Doa adalah ungkapan harapan yang paling bisa dilakukan oleh semua orang, doa juga merupakan cara manusia berkomunikasi dengan Allah. Dalam Qur’an Surah Al-A’raf ayat 55 dan 205 telah dijelaskan bagaimana adab dan tata cara berdoa, yaitu dengan rendah hati dan suara yang lembut dengan tidak mengeraskan suara. Dengan merendahkan hati dan suara yang lembut menandakan keikhlasan hati hamba serta ketidaksombongan hamba, sebab Allah mendengar bahkan kata hati manusia.

    ReplyDelete
  18. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Alhamdulillah. Saya benar-benar bersyukur masih diberi keseempatan untuk membaca artikel ini. Dengan membacanya saya menjadi memiliki pengetahuan mengenai cara atau adab berdoa yaitu dengan menggunakan suara yang lirih serta dengan mengawalinya dengan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dan kelurganya. Seperti berbicara dengan orang yang juga ada adabnya, maka berbicara dengan Allah yaitu berdoa juga harus ada adabnya yiatu dengan menghilangkan keakuanku serta berdoa secara ikhlas.

    ReplyDelete
  19. Ibadah merupakan bentuk penyembahan kepada Allah SWT. Ketika kita berdoa maka kita mengakui bahwa kita adalah mahluk yang lemah yang memerlukan bantuan dan pertolongan dari Allah. Karena berdoa mengakui adanya kekuatan dan keuasaan dari Allah, untuk itu kita memohon kepada-Nya maka berdoa dapat dimasukkan sebagai ibadah. Dan juga ada hadits yang menjelaskannya, bahwa Nabi bersabda:”Berdo’a adalah ibadah”.

    ReplyDelete
  20. Berdoa dilakukan dengan mengangkat kedua tangan setinggi dada atau bahu, kemudian memanjatkan doa dengan merendahkan diri dihadapan Allah dan dengan suara lirih seraya mempunyai keyakinan bahwa doanya akan dikabulkan oleh Allah. Berdoa dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun tetapi ada waktu-waktu khusus yang telah diberitahukan kepada manusia untuk berdoa pada waktu tersebut.

    ReplyDelete
  21. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Berdoa adalah ibadah, sebagai umat muslim ada baiknya semua kegiatan diawali dengan doa agar semua yang kita lakukan mendapat rida dari Allah SWT sehingga dimudahkan segala urusan.
    Berdoa merupakan kegiatan rutin yang tak pernah luput bagi kita setiap harinya, selain mendoakan diri kita sendiri, sebagai anak yang menyayangi kedua orang tua, mereka selalu ada di dalam doa kita. Mendoakan orang tua termasuk salah satu bentuk bakti dan kasih sayang kita terhadap kedua orang tua kita. Serta tak pernah lupa juga untuk menyelipkan doa bagi keluarga, orang-orang berada disekitar kita, semua guru-guru kita, juga orang-orang yang telah mendahulukan kita agar selalu mendapat pengampunan serta dilindungi oleh yang maha kuasa.

    ReplyDelete
  22. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    S2 Pendidikan Matematika A

    Doa merupakan senjata pamungkas. Senjata paling ampuh bagi manusia. Karena doa memiliki kekuatan tersendiri bagi yang melakukannya. Doa merupakan salah satu cara manusia berkomunikasi dengan Allah. Dengan berdoa, kita dapat berkeluh kesah, memohon ampun, bersyukur kepada Allah. Karena Allah Maha Segalanya. Allah mampu untuk mengabukan permintaan-permintaan hambanya.
    Dalam berdoa, kita juga perlu untuk menjaga adab karena doa merupakan salah satu ibadah. Diantaranya: dalam keadaan suci, menutup aurat, hati yang khusyu’, dan percaya kepada Allah. Oleh karena itu, hendaknya kita menjaga adab berdoa karena kita akan berhadapan dan bekomunikasi dengan Allah SWT.

    ReplyDelete
  23. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A 2017

    Dari elegi ritual ikhlas 8 di atas banyak hal positif yang dapat kita ambil. Berdoa adalah ibadah yang merupakan senjata dari umat Islam. Berdoa dengan sungguh-sungguh diiringi permintaan tanpa melampaui batas, insyaallah akan dikabulkan oleh Allah SWT. Sebagai manusia sudah sepatutnya kita selalu berdoa dan memohon ampun kepada Allah. Dan dalam berdoa Allah menyuruh hamba-Nya agar berdoa dengan sungguh-sungguh dengan suara lirih (tidak keras). Berdasarkan hadits-hadits yang telah diutarakan di atas, waktu yang dinilai sebagai waktu berdoa yang diijabah oleh Allah SWT. adalah (1) ketika sepertiga malam terakhir, (2) pada saat bersujud, (3) waktu ketika antara adzan dan iqamat, serta doa yang dikabulkan Allah adalah doa orang yang berpuasa sampai berbuka, doa orang yang teraniaya, doa orang tua, dan doa musafir. Maka sudah kewjiban kita sebagai anak untuk selalu mendoakan kedua orang tua kita. Tanpa melupakan adab dalam berdoa yaitu bersuci, ikhlas dalam hati dan pikiran, tunduk seraya merendahkan diri kepada Allah, maka insyaallah doa kita akan dikabulkan oleh-Nya. Aamiin.

    ReplyDelete
  24. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Saya sangat tersentuh dengan kalimat "alangkah sempitnya hidup jika bukan karena lapangnya harapan, do’a adalah ungkapan harapan yang paling bisa dilakukan semua orang". Sungguh, memang sebenarnya sangat sempit hidup ini jika tanpa do'a. Do'a akan menjadikan yang tidak mungkin menjadi mungkin, menjadikan yang sulit menjadi mudah, menjadikan yang sempit menjadi lapang, dan mendatangkan keajaiban-keajaiban lainnya. Do'a adalah senjatanya orang beriman. Oleh karena itu, berdo'a lah dan berdzikirlah bagaimanpun keadaan kita.

    ReplyDelete
  25. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Mat A 2017

    Doa melapangkan rejeki, doa melapangkan hati, doa membuat kita belajar bagaimana ikhlas, doa membuat kita sadar dan tetap rendah diri, doa menjadikan kita sosok yang selalu berusaha. Doa merupakan wujud usaha kita dalam mencapai sesuatu, dimana didalam doa, kita bisa meminta dan memohon pada Allah Maha Pencipta, dengan doa kita juga belajar ikhlas dan bersyukur, kita akan bersyukur ketika doa kita dikabulkan, karena artinya kita menyemogakan apa yang memang untuk kita. Ketika yang kita harapkan diberikan dalam waktu yang relatif lama, kita bersyukur dan ikhlas dalam pembelajaran kesabaran. Ketika yang kita semogakan dalam doa diganti dengan hal lain, kita bersyukur karena Allah memberi kita jalan yang lebih baik dan belajar ikhlas bahwa yang menurut kita baik untuk kita, belum tentu baik untuk kita

    ReplyDelete
  26. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.
    Ritual Ikhlas III adalah mengingat pentingnya doa sebagai salah satu kegiatan ibadah. “Dan Tuhanmu berfirman: Berdoalah kepadaku, niscaya akan kuperkenankan bagimu (QS.Al Mukmin:60). Doa merupakan salah satu hal yang paling penting karena doa itu merupakan wujud permohonan kita agar kegiatan kita diridhoi oleh Alah SWT, bukankan sebenarnya apapun yang akan kita lakukan tujuannya adalah mendapatkan ridho Allah SWT. Oleh karena itu kekuatan dari doa sangatlah penting baik untuk kesehatan mental kita maupun menjadi penyemangat kita dalam melakukan suatu usaha karena kita selalu merasakan kehadiran Allah SWT dalam setiap usaha kita.

    ReplyDelete
  27. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Begitu sempurnanya Islam yaitu seperti ini. Semua kegiatan kita mulai dari bangun keluarga hingga bangun negara, mulai bangun tidur hingga tidur lagi semua ada aturannya dan adab-adabnya. Termasuk didalamnya berdoa. Dalam elegi ini disampaikan bagaimana seharusnya kita melakukan doa, adab-adab berdoa. sedangakan doa sendiri adalah kalimat cinta hamba kepada Rabb nya, doa juga sebagai senjatanya orang muslim, dengan doa kita bisa merubah segalanya, dengan doa pasukan perang yang jumlahnya hanya 300 bisa mengalahkan yang 1000 pasukan dalam perang badar, sungguh indah. Sedangkan orang-orang yang tidak mau berdoa berarti orang itu sombong. Adapun tata cara beroa yaitu mengusahakan keadaan suci, menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan, menggunakan suara yang lirih, penuh dengan rasa harap dan takut. Adapun akan afdol jika urutan doa dimulai dengan istigfar terlegih dahulu, bersyahadat, lalu bersholawat, lalu mengucap syukur serta kemudian menyampaikan doa harapan. Semoga kita menjadi orang-orang yang senantiasa berikhtiar dengan doa, dan semoga doa-doa kita terkabulkan.

    ReplyDelete
  28. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak.
    Manusia merupakan makhluk yang lemah dihadapan Allah SWT. Kewajiban manusia sebagai makhluk adalah beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT dengan penuh keikhlasan. Tiada daya dan upaya manusia dapat menentukan sesuatu kecuali atas kehendak Allah SWT. Sebagai makhluk, senantiasa selalu bersujud dan memohon ridho Allah dengan sepenuh hati dalam menjalani kehidupan. Terimakasih Pak, saya dapat belajar cara yang sopan untuk bersujud dan memohon kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  29. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dari elegi ini kami memahami bahwa doa adalah satu-satunya cara seorang hamba dalam meminta pertolongan kepada Allah SWT, Allah SWT niscaya akan mengabulkan doa hambanya, dan seorang hamba yang tak mau berdoa kepada Allah SWT sesungguhnya merupakan hamba yang sombong dan hina. Dalam berdoa hendaknya seorang hamba menempatkan diri sebagai sebenar-benar seorang hamba, dalam berdoa hendaknya dengan rendah diri di hadapan Tuhannya, dan benar-benar memohon karena memang jika tanpa kehendak Tuhannya segala keinginan hamba tak akan pernah terwujud, dan doa hendaknya dipanjatkan secara berulang-ulang dan kontinu hal ini menggambarkan bahwa benar-benar sorang hamba menyerahkan segala perkaranya kepada Tuhannya, dan dalam berdoa hendaknya doa yang dipanjatkan jangan melampaui batas, karena Allah SWT membenci hamba yang melampaui batas.

    ReplyDelete
  30. Junianto
    PM C
    17709251065

    Doa merupakan cara manusia untuk berbicara kepada Allah SWT. Doa juga tidak sekedar kita meminta kepada Tuhan, karena Allah juga berfirman bahwaa manusia yang tidak mau berdoa berarti dia sombong kepada-Nya. Dan Allah juga berjanji dalam firman-Nya: Berdo’alah kepadaKu, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghaafir/Al-Mukmin:60). Hal ini merupakan Kuasa Allah yang telah memberikan kesempatan dan kemurahan kepada makhluknya. Tentu dalam berdoa juga harus mengikuti adab-adab dalam berdoa, seperti bersuci terlebih dahulu, menggunakan barang dan mengkonsumsi makanan halal, dll. Insyaallah doa kita bisa terkabul.

    ReplyDelete
  31. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Untuk mencapai apa yang kita inginkan di dunia maupun di akhirat kita harus berusaha untuk meraihnya. Tetapi segala sesuatu di dunia ini merupakan kehendak Sang Maha Berkehendak, sehingga kita harus mengimbangi usaha kita dengan berdoa, memohon kepada-Nya. Dalam berdoa kita sedang berkomunikasi dengan Dzat yang Maha Segalanya, Maha Besar, Maha Pencipta, Maha Pengasih, Maha Penyayang sehingga kita harus merendahkan diri kita dan mengkosongkan tujuan kita kecuali menggapai Ridho-Nya.

    ReplyDelete
  32. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Sebelum berkomentar. Ijinkan saya sedikit mengungkapkan isi hati saya. Tidak berat, bukan tentang sesuatu yang berat. Ini tentang kebahagiaan dan kelegaan. Ya, elegi ritual ikhlas bak kisah yang bersambung. Elegi ikhlas satu, dilanjutkan elegi ikhlas dua, dan seterusnya. Saya pun merasa terhanyut dalam kisah-kisahnya. Dan yang menjadikan saya bahagia, saya lega adalah akhirnya begawat rama bersedia mengikuti ritual ikhlas. Benar-benar kisah yang ditunggu-tunggu. Terimakasih

    Dzikir dan berdoa. Begitulah komunikasi kita dengan Sang Penguasa. Tata cara atau adabnya orang berdoa. Benar-benar ini membawa saya pada kisah satu bulan lalu, tepatnya kuliah perdana Filsafat Ilmu. Prof Marsigit, filsuf baru yang kutemui kala itu, menyampaikan bahwa berdoa harus dilakukan dengan ikhlas dan fokus. Emm, maaf saya agak lupa kata-kata yang sesungguhnya kala itu. Tapi saya ingat perumpamaan yang dipakai, “Lah jika kita ngobrol dengan orang lalu kita mlengos, orang itu akan tersinggung. Lantas betapa tidak sopannya kita jika kita sedang solat (sedang berdoa) tapi pikirannya kemana-mana, tidak tertuju pada-Nya”. Benar-benar saya masih mengingatnya. Terimakasih, Prof kesan pertama yang positif bagi saya.

    ReplyDelete
  33. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Tuhan itu adalah yang menciptakan dunia seisinya, sang Maha Pencipta. Kita berdoa hanya kepada Allah. Berdoa itu memohon, Maka jika kita sebagai hamba ingin memohon pada Penciptanya,maka kita harus menunjukkan apa yang sudah dilakukan, apakah baik atau buruk, bagaimana hati kita. Kita tidak perlu mengatakan itu, karena Allah Maha Mengetahui atas apa yang kita lakukan. Jika hati kita ikhlas, perbuatan yang sudah kita lakukan juga baik, ditujukan untuk mendapatkan ridho Allah, maka tentu saja Allah akan memberikan yang terbaik bagi kita. Sehingga yang diperlukan dalam berdoa bukanlah berteriak, apalagi memaksa, cukup dengan hati yang ikhlas, sehingga dapat berdoa dengan tulus, dan dengan khusyuk.

    ReplyDelete
  34. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas postingannya, Pak. Doa adalah senjata orang beriman. Allah memerintahkan hamba-Nya untuk meminta hanya keppada-Nya. Namun berdoa juga ada adab-adabnya, misalnya dengan hati yang penuh harap dan dengan menghambakan diri sepenuhnya pada Allah SWT. Selain itu, kita juga harus sering memohon ampunan terhadap dosa-dosa kita karena bisa jadi dosa kita menjadi pembatas antara kita dan Allah SWT sehingga keinginan terasa sulit terwujud.

    ReplyDelete
  35. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum Prof,
    Doa merupakan sarana berkomunikasi dan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Allah mencintai hamba-hambanya yang gemar berdoa karena manusia tidak memiliki daya apapun tanpa kehendak Allah. Sementara manusia yang tidak mau berdoa termasuk orang-orang yang sombong. Dalam elegy ini disebutkan bahwa terdapat beberapa sopan-santun dan adab yang perlu diperhatikan dalam berdoa. Yang pertama ialah, doa dipanjatkan dengan suara yang lirih yang menunjukkan sopan santun dan keikhlasan.

    ReplyDelete
  36. Doa tidak boleh melampaui batas. Doa dilakukan secara kontinu agar semakin dekat untuk dikabulkan. Selain itu, doa yang baik adalah doa yang di dalamnya mengandung dzikir dan shalawat nabi. Berdoa dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja, namun terdapat waktu-waktu tertentu yang mustajab terkabulkannya doa, diantaranya adalah saat berpuasa dari sahur hingga berbuka, diantara adzan dan iqomat, saat sujud, sepertiga malam, dsb. Dalam berkomunikasi dengan Allah tersebut kita dapat menggunakan bahasa apa saja, namun dianjurkan menggunakan bahasa Al-Qu’an dan Hadist, karena keduanya merupakan sumber ajaran agama islam yang paling tinggi dan mulia. Semoga doa-doa yang kita panjatkan diterima Allah SWT. Aamiin.

    ReplyDelete
  37. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Doa. Hal yang seharusnya tak pernah kita tinggalkan, khususnya setelah mengerjakan sholat fardu. Banyak sekali manfaat dari doa. Bagaimana dengan doa seorang anak untuk orang tuanya? Sangat besar sekali manfaat doa seorang anak kepada orang tuanya. Seorang anak yang selalu mendoakan orang tuanya sudang barang tentu anak tersebut anak yang berbakti kepada orang tuanya dan taat kepada Allah SWT. Seorang anak yang soleh/solehah kelak di akhirat nanti bisa membawa orang tuanya ke surga, tetapi orang tua yang soleh/solehah tidak bisa membantu anaknya masuk surga (menurut yang pernah saya dengar dari seorang penceramah).
    Di dalam berdoa, kita dianjurkan untuk bersholawat atau mengagungkan Nabi Muhammad SAW. Kenapa demikian? Karena, sipa kekasih Allah? Siapa yang mengenalkan kepada kita semua cara berdoa? Siapa manusia yang paling dimuliakan? Dan masih banyak lagi keistimewaan dan keagungan Nabi Muhammad sehingga beliau pantas untuk kita junjung. Bahkan kita dinajurkan berdoa supaya mendapatkan safaatnya dan termasuk kedalam golongannya. Amin.

    ReplyDelete
  38. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamualaikum wr wb.
    Terimaksih banyak pak prof
    Membaca elegi ini, saya mengibaratkan diri saya bagaikan sebuah debu yang siap dihempaskan oleh angin kemanapun.Sungguh begitu kerdil diri ini di hadapan Allah.Tak ada tempat bernaung melainkan kepada-Nya.Do’a adalah ungkapan mesra kita kepada Allah.Merendahkan diri, memuji keagungan dan kebesaran-Nya adalah bagian dari adab berdoa hingga Allah melihat, mendengar betapa ikhlasnya kita berdoa.Hal lain yang mengagumkan saya dalam elegi tersebut yang mengisahkan tentang Uwais Al-qarni yang sangat taat kepada orang tuanya.Lagi- lagi untuk kesekian kalinya mengingatkan saya pada wanita yang sangat saya cintai yaitu ibu saya.Pernah dikisahkan pada riwayat lain bahwa Uwais Al-qorni menggendong ibunya dari Yaman sampai ke Mekkah untuk naik haji dan tidak pernah menurunkan ibunya sedikitpun walupun ibunya ingin istrahat.Namun itu semua tetap saja tidak membalas kebaikan ibunya.Bahkan satu teriakan ibu ketika melahirkan kita takkan mampu terbal.as.

    ReplyDelete
  39. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Dari elegi ritual ikhlas 8 ini, sangat banyak hikmah yang bisa saya petik. Doa merupakan salah satu sarana ibadah bagi manusia. Dengan berdoa, seorang hamba bisa memohon ampun kepada Allah SWT, memohon pertolongan, dan bersyukur atas segala yang telah diberikan-Nya. Berdoa dengan hati yang ikhlas dan bersungguh-sungguh disertai dengan meminta tanpa melampaui batas, niscaya doa tersebut akan dikabulkan oleh Allah.
    Sebagai manusia, sudah sepantasnya kita selalu berdoa kepada Allah SWT. Karena melalui doa kita berhadapan dan berkomunikasi langsung dengan Allah SWT, maka seharusnya kita menjaga adab berdoa dan berdoa sesuai dengan tuntunan yang telah dituliskan dalam Al-Quran dan hadist.

    ReplyDelete
  40. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Mengawali ulasan di atas, saya ingin mengucapkan terima kasih sekali Prof atas ilmu yang sudah diberikan. Jika membahas sesuatu yang ada kaitannya dengan orang tua, hati ini selalu tak kuasa menahan air mata. Layaknya doa dari orang tua. Saya menjadi teringat saat saya pulang ke rumah dan kembali ke perantauan, tak lupa saya peluk dan cium seraya meminta maaf dan memohon restu pada ayah ibu saya untuk menuntut ilmu. Itulah momen yang selalu saya ingat saat diri ini mengalami penurunan motivasi dalam belajar. Bagaimanapun bagi saya saat saya telah mendapatkan restu dari keduanya, sejatinya Allah juga merestui langkah saya dalam menuntut ilmu. Saya, ayah dan ibu juga saling mendoakan satu sama lain. Saya merasa sangat tenang saat bersimpuh dalam doa yang di dalamnya terselip doa untuk ayah dan ibu saya. Saya juga tidak malu mengeluarkan ekspresi apapun itu saat berdoa kepada Allah. Terkadang dalam simpuhan doa tanpa saya sadari air mata berjatuhan tanpa terkendali. Alhamdulillah sekali, Allah masih memberikan saya kesempatan untuk selalu berdoa.

    ReplyDelete
  41. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Elegi yang sangat inspiratif, Pak. Doa merupakan cara untuk mendekatkan diri kepada tuhan. Keikhlasan sangat dibutuhkan untuk mencapai doa yang mampu menghubungkan hati kita kepada-Nya. Doa membuat kita terhindar dari kesombongan duniawi yang memiliki kecenderungan materialistik dan memperhitungkan untung rugi. Doa adalah wujud keikhlasan diri kepada sang pencipta.

    ReplyDelete
  42. Indah Purnama Sari
    17701251035
    PEP B 2017

    terimakasih atas ilmu yang di berikan melalui elegi yang sangat luar biasa ini prof.
    Saya pernah mendengar bahwasannya doa pada saat tahajud seperti anak panah yang tidak pernah meleset. Doa adalah senjata umat manusia untuk mendekatkan diri dan meminta kepada Rabb nya. Doa dan usaha adalah kunci kesuksesan didalam dunia maupun di akhirat. Jika org selalu berdoa namun enggan bekerja maka disebut malas lah org tersebut, sebaliknya jika selalu berupaya dengan usaha yang keras dalam menggapai sesuatu tapi tidak pernah berdoa betapa sombongnya manusia tersebut.. Doa dan usaha harus balance harus seimbang san harus sama sama dikerjakan. Supaya kita mendapat kan hasil yang memuaskan dan juga berkah.

    ReplyDelete
  43. Aristiawan
    17701251025
    PEP 2017 B

    Berdoa adalah senjata bagi umat muslim. Berdoa merupakan sebuah pernyataan atau pengakuan diri kita adalah hamba yang hanya bisa meminta kepada Allah selaku Yang Memiliki Kuasa atas diri kita. maka jangan sampai disetiap waktu kita terlewat tanpa doa. Jangan sampai kita lupa dalam berdoa, karena tanpa doa seolah-olah kita bisa berhasil tanpa campurtangan Allah, atau ibaratnya kita sedang menantang Tuhan yang telah menciptakan kita.

    ReplyDelete
  44. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamu'alaikum Wr,Wb

    Berdo'a merupakan suatu kewajiban bagi hamba Allah yang mengimaniNya. Sungguh hanya orang-orang yang sombonglah yang tidak mau berdoa kepada Allah. Do'a yang kita panjatkan juga haruslah sesuai dengan adab-adab nya. Adapun adab nya sudah dipaparkan didalm elegi ini. Saya ucapkan terimaksih pak, dengan membaca elegi ini saya mengetahui bagaiman berdoa dengan cara yang baik, yang tidak hanya sekedar berdo'a meminta kepada Allah tapi melupakan adab-adabnya yang merupakan syarat dari diterimanya doa tersebut.

    ReplyDelete
  45. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Elegi ini menasihati agar kita berdoa dengan jujur, tidak berlebihan, Dan tidak mencobai Allah. Di hadapan Allah itu apa adanya, lepaskan segala topeng yang digunakan, sebab Allah mengenal saya hingga ke relung hati yang paling dalam. Berdoa senantiasa di dalam hati, mendekatkan diri padaNya.

    ReplyDelete
  46. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pend. Matematika 2017 Kelas C

    Elegi ini mengingatkan kita bahwa kita harus senantiasa berdoa kepada Allah dalam setiap kegiatan yg kita lakukan dan dalam keadaan apapun yang terjadi. Doa adalah bukti kita masih mengakui Allah sebagai Maha Pemberi dan mengakui keterbatasan kita sbg manusia yang hanya mampu berencana.

    ReplyDelete
  47. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Tiga amalan yang tidak akan putus pahalanya jika seseorang meninggal dunia yaitu, doa anak yang soleh, sodaqoh jariyah, dan ilmu yang bermanfaat. Anak yang sholeh pasti akan selalu mendoakan kedua orang tuanya, meski orang tuanya sudah meninggal. Maka beruntunglah orang tua yang mempunyai anak yang sholeh. Maka dari itu sebagai orang tua, sejak kecil anak-anak harus mendapatkan pendidikan agama yang baik, sehingga menjadi bekal ketika mereka sudah dewasa. Pun saat dewasa anak akan mandiri dalam belajar agama secara lebih lanjut.

    ReplyDelete
  48. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Ketika kita menginginkan sesuatu dari orang yang lebih dewasa, maka kita akan berusaha merayu sekuat tenaga dengan memintanya secara halus agar dapat diberikan sesuai dengan yang dinginkan atau bahkan lebih. Begitu juga ketika kita meminta kepada sang khaliq yaitu dengan cara berdoa kepada Dia. Maka hendaklah kita mengutamakan kesopanan tingkat tinggi kepada Dia. Namun, dalam hal ini tidak bisa disamakan dengan ketika meminta kepada manusia. Jika ketika meminta kepada manusia kita bisa langsung diberikan pada saat itu juga, maka jika kita meminta kepada Alloh akan melalui proses. jadi, Alloh akan memberikan apa yang terbaik bagi kita, buka apa yang dibutuhkan kita. Oleh karena itu beristiqomahlah dalam berdoa kepadaNya.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  49. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Berdoa merupakan salah satu upaya manusia menyadari kedudukannya sebagai hamba. Karena sebagai hamba, patutlah kita meminta kepada sang pencipta. Namun dalam berdoa sebaiknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut: berdoalah dengan suara yang lirih, lembut, penuh keikhlasan, sungguh-sungguh serta memulai dengan dzikir, serta selawat kepada nabi. Agar semua yang kita pinta dikabulkan oleh Allah. Amin.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  50. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Doa adalah senjata orang beriman. Dalam berdoa hendaknya yakin bahwa doa akan dikabulkan oleh Allah. Terimakasih Prof, telah mengingatkan dan membagi ilmu tentang doa dalam elegi ini. Dan memang benar Allah selalu menjawab iya segala doa. Iya segera dikabulkan, Iya akan dikabulkan tapi nanti, Iya tapi Allah ganti dengan yang lebih baik.

    ReplyDelete
  51. Riandika Ratnasari
    17709251043
    PPs PM B

    Walaupun berdoa merupakan hal yang mudah. Namun, setiap orang belum tentu berdoa dengan benar. Ketika berdoa kita sebaiknya hanya memikirkan Tuhan dan meninggalkan segala urusan yang ada di bumu. Seperti sifat lupa itu perlu, untuk melupakan sebentar segala urusan dan fokus untuk berkomunikasi dengan Sang Pencipta. Doa merupakan salah satu cara berkomunikasi dengan Allah. Berdoa juga tidak perlu dengan suara yang keras, sebab orang dapat berpikir bahwa kita berdoa dengan tidak ikhlas dengan rasa kesombongan karena ingin di dengarkam oleh orang lain. Berdoa dengan volume suara kecil juga pasti di dengarkam oleh Tuhan. Sebab Tuhan Maha Mendengar, Maha Mengetahui dan selalu memaafkan segala kesalahan umatnya.

    ReplyDelete
  52. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Salah satu wujud cinta anak terhadap orang tua adalah dengan berbakti kepada orang tua, salah satu hal yang wajib dilakukan adalah dengan senantiasa mendoakan orang tua. Dalam berdoa tentunya tidak dilakukan dengan sembarangan, dalam berdoa perlu dilakukan dengan penuh rendah hati, penuh dengan sopan santun, penuh dengan keikhlasan. Diawali dengan meminta ampun atas segala dosa yang telah diperbuat yang disengaja maupun tidak, atas dosa orang tua (dll). Diawali juga dengan ucapan syukur atas apa yang ada. Diawali juga dengan pujian kepada Allah dan kepada Rosulullah. Berdoa dilakukan secara kontinu tanpa kenal rasa lelah dan seyogyanya dengan hati-hati tanpa tergesa-gesa.

    ReplyDelete
  53. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Berdoa itu meminta kepada Allah. Namanya orang meminta pasti memiliki tujuan tertentu, maka dari itu berdoa jelas memiliki adab. Minta uang ke orang tua saja pasti kita sopan santun sampai sampai kita merayu, Apalagi meminta kepada Allah? Jelas wajib bagi kita untuk merasa rendah diri dan rendah hati kepada Allah. Karena benar kedudukan Allah tidak sebanding dengan kita. Kita hanya sebagai ciptaan Nya. Dan apabila doa kita tidak terkabul, pastilah Allah mempunyai rencana dibalik itu semua.

    ReplyDelete
  54. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Menurut saya berdoa adalah bentuk komunikasi kita kepada Allah swt. Melalui doa kita dapat, mencurahkan semua keluh kesah, kebahagian, permohonan dan meminta pengampuanan kepada Allah swt. Setelah membaca elegi ini, saya mendapatkan hikmah bahwa dalam berdoa ada tata cara yang menyebebkan doa kita kemungkinan besar dapat diterima yaitu dengan suara yang lirih, berdoa secara kontinue dan melantunkan shalawat nabi. Namun ada hal yang dapat menghambat dikabulkannya doa kita, yaitu saat kita berdoa secara berlebihan atau melampaui batas. Karena sesungguhnya Allah swt itu membenci sesuatu yang berlebihan. Terimakasih

    ReplyDelete
  55. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Pada elegi ritual ikhlas ini lebih membahas mengenai berdoa,saya setuju dengan elegi ini bahwa manusia yang sombong adalah manusia yang tidak mau berdoa. Hal ini mengindikasikan bahwa manusia tersbeut sudah mempercayai bahwa dia sudah dapat mengatasi permasalahan yang dia miliki tanpa bantuan dari Yang Maha Penolong atau Tuhan. Berarti dia juga menganggap bahwa segala rencana yang dia buat akan berhasil tanpa memikirkan bahwa bisa saja rencana itu gagal karena memang dia tidak ditakdirkan untuk melaksanakan hal tersebut. Oleh karena berdasarkan ketidakpastian tersebut maka manusia diwajibkan untuk selalu berdoa. Mau dia sedang tidak ada masalah ataupun dia sedang mengalami masalah, hal yang wajib dia laksanakan adalah berdoa, dengan meminta petunjuk apakah dia berada di jalan yang benar.

    ReplyDelete
  56. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Manusia merupakan makhluk lemah yang tanpa daya. Seberapapun usaha yang dilakukan manusia, jika tanpa kehendak Allah SWT maka tidak akan terjadi. Maka berdoa merupakan kewajiban kita sekaligus kebutuhan kita sebagai hamba Allah SWT. Do'a adalah salah satu sarana kita berinteraksi dengan Allah SWT. Dan dalam berdo'a terdapat adab- adab yang sebaiknya kita lakukan. Tetapi tentunya dalam berdo'a kita harus menanamkan rasa ikhlas. Dan kita pun harus ingat jika do'a kita belum dikabulkan oleh Allah SWT maka pastilah ada rencana yang lebih indah yang telah Allah siapkan untuk kita. Apa-apa yang kita inginkan belum tentu yang terbaik. Kita harus yakin bahwa setiap do’a-do’a yang kita panjatkan dengan ikhlas akan menjadi tangga yang indah yang semakin mendekatkan kita kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  57. Manusia dihubungkan kepada Tuhan penciptanya melalui doa. Doa yang tulus dari hati seorang manusia termasuk ibadah. Berdoa itu ibarat kita sedang berbicara atau berkomunikasi dengan Sang Pencipta kita, kita bisa dengan bebas membicarakan segala hal pada-Nya, meminta apapun, karena walupun kita tidak melihat-Nya, tetapi Allah akan selalu mengetahui isi dari hati kita.


    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  58. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Terkadang, kita tidak menyadari bahwa doa merupakan salah bentuk interaksi kita kepada Allah. Terkadang kegiatan kita berdoa tidak dalam persiapan yang matang dan baik sebagaimana kita mau menghadap atau bertemu dengan tokoh penting yang ada di sekitar kita. Padahal orang yang berdoa akan merasakan nikmatnya bermunajat kepada Allah dan kelezatan yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Sehingga mengapa kita sering melalaikan persiapan diri kita sebelum berdoa. Ya, itulah pentingnya kita mempersiapkan diri, mempersiapkan tata cara yang agung dan etika yang luhur ketika hendak berdoa. Kita mau menghadap kepada Sang Pencipta tentu tiada yang lain yang lebih penting dan lebih utama dari Allah swt. Maka kita menyiapkan segala sesuatu nya, fisik, jasmani, rohani, batin, dan niat kita agar doa kita bernilai pahala dan Allah senantiasa akan mengabulkannya. Namun, Allah Maha Baik, dalam keadaan genting apapun kita juga dipersilahkan berdoa, memohon pertolongan dan kemudahan dariNya. Maka kita wajib bersyukur, karena dalam segala ruang dan waktu kita diminta dan dipersilahkan untuk berdoa kepadaNya, dalam rangka mencapai keridhoan terhadap apapun yang sedang kita kerjakan, Wallahu’alam bishowab.

    ReplyDelete
  59. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Alloh memerintahkan kepada hambaNya, bahwa bagi siapa saja yang mau berdoa dan meminta kepada Alloh maka akan dikabulkan permohonannya. Dalam berdoa, tidak semena-mena. Ada etika berdoa yang disukai oleh Alloh. Berdoalah dengan lirih dan sungguh-sungguh, karena sesungguhnya Alloh menyukai umatNya yang berdoa dengan suara lirih dan sungguh-sungguh. Mengapa tidak dengan suara lantang? Karena sebagai rasa hormat dan sopan santun kita terhadap Alloh, maka berdoalah dengan suara lirih seraya meminta dikabulkan. Mengapa tidak dengan dibatin dalam hati saja? Meskipun Alloh dapat mengerti apa yang tidak kita ucapkan, bahkan dalam lubuk hati yang terdalam saja Alloh dapat mengetahuinya, namun tentunya Alloh akan mengabulkan terlebih dahulu doa-doa orang yang mau meminta dengan suara lirih dan sungguh-sungguh.

    ReplyDelete
  60. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Allah memerintahkan setiap manusia untuk berdoa dan memohon apapun hanya kepada-Nya. Dalam berdoa tentu ada tata cara dan adabnya agar doa kita dapat dikabulkan. Berdoa harus dilakukan dengan hati yang bersih, tiada keraguan akan kebesaran dan kuasa Allah, artinya kita harus yakin dan berserah bahwa Allah akan mengabulkan doa kita dengan cara terbaik. Dalam berdoa kita juga harus melepas semua atribut kita, kita harus sadar bahwa kita tiadalah arti di hadapan Allah maka kita harus rendah hati dan menjauhkan diri dari kesombongan. Sebelum berdoa sangat dianjurkan untuk membersihkan diri dengan memohon ampun, beristigfar dan bertaubat, memohon agar Allah menghapus dosa-dosa kita, tidak hanya cukup sampai disitu namun kita juga harus berusaha menjauhkan diri dari kemaksiatan karena itu adalah salah satu penghalang terkabulnya doa-doa kita. Setelah mohon ampun, selanjutnya sebut dan dgungkan asma Allah, Allah memiliki 99 nama yang baik, maka berdoalah dengan menyebut-Nya maka doa-doamu akan dikabulkan.

    ReplyDelete
  61. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Segala sesuatu ada aturannya, ada tata caranya. Begitu pula dengan berdoa. Pemikiran manusia selalu dipenuhi oleh harapan dan mimpi. Segala harapan dan mimpi yang baik adalah doa. Kata-katapun adalah doa maka perbanyaklah mengatakan hal yang baik. Dan sampaikan dan memohonlah kepada Tuhan YME atas segala doa-doamu. Yang kita doakan janganlah hanya diri sendiri namun panjatkan juga doa untuk kedua orang tua, dan saudara-saudara kita. salah satu amalan yang pahalanya tidak pernah putus adalah doa anak yang shaleh untuk orang tuanya. Dan kesuksesan dan kemudahan seseorang bukan semata karena usaha dan doanya sendiri namun juga karena doa orangtuanya karena sesungguhnya ridho Allah SWT terletak pada ridho orangtua.

    ReplyDelete
  62. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Berdoa adalah senjatanya orang mukmin. Doa melengkapi usaha yang kita lakukan. Tidak cukuplah berusaha jika tidak dilengkapi dengan berdoa. Namun terus – terusan berdoa tanpa melakukan usaha apapun juga tidak lengkap. Berdoa hanya ditujukan kepada Allah semata. Berdoa dan bermunajat kepada selain Allah melanggar perintah Tuhan. Pelakunya berdosa karena sama saja menyekutukan Allah.
    Berdoa kepada pemilik alam semesta, tentu harus memiliki adab. Antaranya adalah merendahkan suara dan dilakukan berulang – ulang

    ReplyDelete
  63. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Dalam hidup ini ada aturan untuk segala hal, untuk makan ada tata kramanya, pun dalam berdoa tentu ada adabnya. Doa merupakan sarana komunikasi manusia dengan Tuhannya. Jangan putus asa bila doa belum dikabulkan, terus berdoa. Jangan hanya berdoa untuk meminta sesuatu dari Allah SWT, berdoalah dengan menuji Allah dan rasulnya. Wassalamualaikum

    ReplyDelete
  64. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Salah satu adab dalam berdoa adalah yakin bahwa doa kita akan dikabulkan Allah SWT. “Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan , dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai. (HR.Tirmidzi, hasan)

    ReplyDelete
  65. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Pada hakikatnya, ketika kita berdoa kepada Allah swt, kita harus memenuhi hati kita dengan keikhlasan, lepaskan semua kebanggaan dan kecongkakkan, sadari dari lubuk hati kita yang terdalam bahwa kita hanyalah mahluk kecil yang tidak berdaya dihadaan Allah swt. Jika kita berdoa, meminta kepada-Nya, hendaknya kita lakukan dengan kesungguhan dan kerendahan hati serta ketulusan yang mendalam. Tapi janganlah berlebih-lebihan karena sesungguhnya Allah tidak menyukai sesuatu yang berlebih-lebihan.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  66. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Manusia hendaknya selalu berdoa agar hidupnya senantiasa diberi keselamatan dan keberuntungan. Doa adalah ungkapan harapan seorang hamba yang ditujukan kepada Allah SWT. Manusia adalah makhluk Allah SWT yang penuh dengan kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kita harus merendahkan diri di hadapan Allah SWT. Perbanyaklah berdoa kepada-Nya dan mohon ampunlah sebanyak-banyaknya.

    ReplyDelete
  67. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Selalu menarik untuk membaca tulisan yang berisikan tentang doa, apalagi dalam artikel ini dibahas mengenai adab berdoa, sungguh doa itu benar-benar senjata yang paling ampuh, mendekatkan diri kepada Allah SWT, memberikan harapan dan keyakinan hingga memudahkan jalan kita untuk terus beribadah kepada Allah. Dengan doa yang sesuai adabnya, InsyaAllah Allah akan mengabulkan doa hambanya yang bersungguh-sungguh. Dengan tata cara yang baik, dengan memilih waktu yang terbaik dan dengan penghambaan yang ikhlas.

    ReplyDelete
  68. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Terimakasih Prof atas elegi cara berdoa, semakin menambah nosi dan pengetahuan dalam menjalani ritual ikhlas. Berdoa memang suatu bentuk komunikasi dari hamba kepada Pencipta. Doa sering termanifestasikan dalam bacaan-bacaan ibadah. Sehingga jika kita berdoa, khusunya bacaan solat, maka haruslah paham kita apa yang dibaca. Pemahaman ini penting untuk membuat doa menjadi khusyuk dan langsung didengar oleh Allah SWT. Jika solat, dzikir, dengan bahasa arab, maka seyogyanya kita paham dan mengerti apa yang kita baca.

    ReplyDelete
  69. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Berdoa pun juga ada adbanya, sudah disebutkan dalam elegi tersebut, yaitu dengan suara lirih dan merendah. Hikmahnya bahwa dengan suara lirih akan semakin menambah kekusyukan dan keikhlasan. Itu adalah sopan santun terhadap Allah. Berdoa juga tentang kebaikan-kebaikan, bukan keburukan untuk orang lain. Misalnya ketika ada orang jahat kepada kita, kemudian kita berdoa kejelekan untuknya, maka ini bukanlah adab berdoa yang baik. Baiknya kita doa kan semoga Allah memberi hidayah dan ampunan kepada orang tersebut

    ReplyDelete
  70. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Doa merupakan slah satu ibadah seorang hamba kepada Allah SWT. Hal tersebut menunjukkan bahwa ia percaya hanya tuhannya yang mampu mengabulkan permohonannya dan yang berkuasa atas segala yang terjadi dalam hidupnya. Terdapat berbagai adab berdoa salah satunya ialah berdoa dengan suara yang lirih atau tida keras. Hal ini menunjukkan bahwa seorang hamba yakin Allah maha mendengar segala doanya, bahkan dengan suara lirih. Selain itu, suara yang lirih juga menambah kekhusyukan dalam berdoa dan tida mengganggu orang lain serta tidak didengar oleh orang lain. Karena sebaik-baik doa untuk orang lain ialah jika orang yang didoakan tida mengetahui. Selain itu hendaknya seorang ana mendoakan kedua orangtuanya, baik yang masih hidup di dunia, terlebih yang telah meninggal. Karena doa anak yang shaleh merupakan padalanya tetap mengalir meskipun seseorang telah meninggal.

    Selain itu, berdoa juga harus kontinyu atau terus menerus. Berdoanya seorang hamba yang ikhlas ialah tak terputus dan terus menerus. Jika harapannya belum dikabulkan ia yakin suatu hari pasti diijabah, kalau tidak sekarang ya di lain waktu, kalau tida di dunia ya di akhirat, kalau tida terkabur mungkin ada yang lebih baik bai kita daripada harapan yang kita panjatkan. Karena sesungguhnya Alla maha mengetahui apa yang terbaik bagi hambanya. Dan jangan lupa selau mendoakan dan memohon syafaat kepada Rasulullah SAW. Agar kelak kita dipertemukan dengan beliau dan kaumnya di syurga nanti. Aamiin.

    ReplyDelete
  71. Latifah Fitriasari
    PM C

    Dalam melaksanakan ibadah tersebut haruslah sesuai dengan cara maupun adab-adab yang telah diajarkan dalam Islam. Bagian dari adab ketika memohon dan meminta adalah memuji Dzat yang diminta. Demikian pula ketika hendak berdoa kepada Allah. Hendaknya kita memuji Allah dengan menyebut nama-nama-Nya yang mulia. Pengertian dzikir ialah mengingat Allah dengan cara menyebut sifat keagungan-Nya atau kemuliaan-Nya seperti membaca tasbih, tahmid, takbir dan tahlil.Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina.

    ReplyDelete
  72. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Berdoa dalam suara lirih merupakan adab dalam berdoa. Kita tidak perlu orang lain unutk tau apa doa yang kita panjatkan, hanya semata ingin Allah yang mendengerkannya, karena Dial lah yang Maha segalanya. Kita perlu berkonsentrasi dalam hati unutk berdoa dan berhara unutk mendapatkan nikmat dari Allah yang Maha Pemberi.

    ReplyDelete
  73. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Doa ialah senjatanya orang mukmin,kajian-kajian keislaman memberitahu saya bahwa tidak ada doa yang sia-sia. Allah pasti akan mengabulkan doa yang kita panjatkan, terlebih Allah tahu apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan saja, sehingga apa yang Allah pilihkan ialah yang terbaik bagi kita. Dengan doa yang khusyu' maka 'arsy akan terguncang dan memberikan sinyal kepada malaikat untuk menengok kita yang bisa menjadi wasilah agar malaikat pun turut mendoakan kita. Bukankah malaikat ialah ciptaan Allah yang tidak meiliki nafsu serta menjalankan semua yang diperintahkan oleh Allah, maka tiadalah tertolak jika malaikat ikut berdoa untuk kita, Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  74. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Dalam suatu ayat di al-Quran disebutkan bahwa "Jika ada seorang hamba yang bertanya mengenai Allah, maka jawablah bahwa Allah itu dekat, Ia mengabulkan doa orang-orang yang mau berdoa', terlebih lagi allah memiliki asmaul husna yang dapat kita gunakan untu memujiNya, dan Allah telah memerintahkan untuk berdoa menggunakan asmaul husna tersebut. Berdoa bisa kapan saja dan dimana saja, namun perlu kita ingat bahwa ada waktu-waktu dan tempat yang mustajab untuk berdoa, diantaranya ialah pada sujud terakhir shalat yang kita lakukan, pada saat antara adzan dan iqamah, di waktu hujan, sepertiga malam terakhir, pada hari jumat dan sebagainya. Sedangkan tempat yang mustajab untuk berdoa salah satunya ialah masjid al hara. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  75. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    PPs PMat C

    Kita tahu bahwa doa merupakan salah satu dari kegiatan ibadah. Di ddalam do’a itu sendiri terkandung keutamaan-keutamaan.dalam rangka mengikuti serangkaian ritual ikhlas ini hendaknya lebih merasa telah memperoleh karunia dan hidayah yang luar biasa dari Allah, yaitu dengan melantunkan doa-doa dihadapan Allah untuk memperoleh kebaikan dan menuju ridoNya. Sehingga, saat kita berdoa, kita merasa dekat, merasa diingatkan dan dibimbing oleh Allah. Pada saat itu, kita perlu mengetahui, memahami dan melaksanakan adabnya orang berdoa atau etikanya orang berdoa dalam kesempatan untuk memperbaiki kegiatan ibadah. Sedangkan orang yang tidak mau berdo’a kepada Allah maka orang tersebut adalah orang sombong yang tidak mau menyembah Allah. Dalam kita berdoa tentunya perlu dilakukan secara terus menerus dan kontinue, dalam islam sangat dianjurkan sekali sifat yang disebut dengan istiqomah. Namun, tidak akan berhasil jika dengan hanya berdoa saja, begitupula sebaliknya. Segala sesuatu akan berhasil jika kita berusaha dan berdoa. sehingga keduanya harus berjalan sinergis dan seimbang.

    ReplyDelete
  76. Vidiya Rachmawati 17709251019
    17709251019
    PM A

    Berdoa adalah sumber kekuatan terbesar dari Tuhan (Allah SWT). Tidak ada seorangpun yang bisa menjadi tegar dan kuat untuk menahan perjuangan mereka jika mereka tidak berdoa. Dalam Islam, berdoa adalah perintah dari Allah SWT untuk menunjukkan bahwa manusia benar-benar membutuhkan kekuatan dari Tuhan. Para nabi pun memerintahkan kita untuk berdoa kapan saja dan dimana saja. Berdoa adalah permintaan dan permohonan dari manusia yang lemah. Seperti pepatah yang mengatakan, "Karena ada sinar matahari di balik hujan, karena ada kemudahan dibalik kesulitan."

    ReplyDelete
  77. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Salah satu hal yang sangat penting untuk mengawali kegiatan kita terutama kegiatan ibadah adalah doa. Doa adalah ungkapan harapan yang paling bisa dilakukan semua orang. Dan doa diperinthkan oleh Allah sebagai bentuk ibadahnya. Bahkan Allah menyatakan bahwahamba-hambaNya yang tidak mau berdoa kepada-Nya sebagai makhluk yang sombong dan layak unyu mendapat berbagai hujatan. Menurut Surat Al-mukmin ayat 60 bahwa orang yang tidak mau berdoa kepada Allah maka orang tersebut adalah orang sombong yang tidak mau menyembah kepada Allah. Doa kepada Allah SWT juga bisa kepada Allah SWR dia bisa menolak Qadar dan Qadla.

    ReplyDelete
  78. Ilania Eka Andari
    17709251050
    pps pmat c 2017

    Terimakasih Pak telah mengingatkan saya tentang Kebesaran Hati Allah.
    Setelah membaca artikel di atas, saya menyadari bahwa doa dan ibadah saya masih jauh dari sempurna dan tidak akan pernah sempurna karena saya hanya manusia biasa. Doa dan Ibadah merupakan salah satu cara kita untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT. Namun bukan berarti kita berdoa dan beribadah hanya ketika mengalami kesulitan atau sedang tertimpa musibah. Selalu berdoa dimanapun dan kapanpun.

    ReplyDelete
  79. Berdoa adalah bentuk dari komunikasi kita dengan Allah. Allah memerintahkan manusia untuk berdoa dan hanya meminta kepada-Nya. Seseorang yang tidak pernah berdoa maka dia akan dianggap sombong di hadapan Allah. Tanpa ridho dari Allah seorang manusia tidak akan menjadi apa-apa. Sebagai seorang muslim hendaknya selalu berdzikir dan memanjatkan doa kepada Allah agar mendapat ridho-Nya

    ReplyDelete
  80. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Komunikasi sangat penting bagi kehidupan manusia, manusia tidak akan bisa membangun hidupnya jika tidak berkomunikasi dengan orang lain. Berkomunikasi dengan sesama manusia saja penting, maka berkomunikasi dengan Tuhan YME, yang menciptakan dirinya, kehidupannya pun sangat penting, dan bentuk komunikasi antara manusia dan sang penciptanya adalah melalui doa. Jika manusia tidak berkomunikasi dengan Tuhannya, maka itu berarti dia telah melupakan Tuhannya, melupakan bahwa dirinya dan kehidupannya ada dan merupakan milik Tuhan YME, maka ini berarti dia pun telah menjadi berdosa.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  81. Assalamualaikum, wr.wb.
    Hidup manusia di dunia adalah berdasarkan takdir dan ikhtiarnya. Takdir adalah kehidupan yang telah dipilihkan oleh Allah, sedangkan ikhtiar adalah kehidupan itu bergantung pada usaha kita menjalaninya. Dalam melakukan ikhtiar, kita tidak hanya boleh berusaha tanpa disertai dengan meminta ridha Allah melalui doa, karena jika Allah tidak mengijinkannya maka cita-cita yang telah kita usahakan begitu keras pun tidak akan terkabul. Ulangan yang akan kita kerjakan walau kita sudah belajar seharian semalaman berminggu-minggu jika tidak meminta ridhaNya untuk diberikan kemudahan dalam mengerjakannya maka bisa jadi dengan semua ilmu yang kita pelajari itu pun kita masih kesulitan dalam mengerajakannya.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  82. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B


    Alhamdulillah. dengan membaca elegi di atas mengingatkan kembali dan menambah ilmu bagi saya. banyak yang bisa di petik dari kisah di atas, misalnya waktu-waktu mustajab untuk berdoa. saya ingin sedikit menambahkan, dikala hujan juga merupakan salah satu kondisi mustajab untuk berdoa. juga di saat berbuka puasa. sedangkan tempat-tempat yang mustajab untuk berdoa misalnya di tanah haram. mohon maaf saya tidak melampirkan redaksi/referensi nya karena saya mendengarnya dari ustadz-ustadz dan saya tidak mencatat redaksinya.

    ReplyDelete
  83. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Doa melapangkan hati, rejeki, doa mengajakan keikhlasan, doa membuat kita rendah diri, doa menjadikan kita sosok yang selalu berusaha. Doa merupakan wujud usaha kita dalam mencapai sesuatu yaitu memohon pada Allah Maha Pencipta, dengan doa kita juga belajar ikhlas dan bersyukur, kita akan bersyukur ketika doa kita dikabulkan, karena artinya kita menyemogakan apa yang memang untuk kita. Ketika yang kita harapkan diberikan dalam waktu yang relatif lama, kita bersyukur dan ikhlas dalam pembelajaran kesabaran. Ketika yang kita semogakan dalam doa diganti dengan hal lain, kita bersyukur karena Allah memberi kita jalan yang lebih baik dan belajar ikhlas bahwa yang menurut kita baik untuk kita, belum tentu baik untuk kita

    ReplyDelete
  84. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Alhamdulillah. Saya benar-benar bersyukur masih diberi keseempatan untuk membaca artikel ini. Dengan membacanya saya menjadi memiliki pengetahuan mengenai cara atau adab berdoa yaitu dengan menggunakan suara yang lirih serta dengan mengawalinya dengan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dan kelurganya. Seperti berbicara dengan orang yang juga ada adabnya, maka berbicara dengan Allah yaitu berdoa juga harus ada adabnya yiatu dengan menghilangkan keakuanku serta berdoa secara ikhlas.

    ReplyDelete
  85. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    sebagai manusia yang memiliki akal dan pikiran kita diwajibkan untuk selalu ikhtiar dan berdo'a. kita hanya boleh memohon dan berdo'a kepada Allah SWT karena hanya Allahlah yang pantas untuk disembah dan memohon pertolonganNya. dalam berdo'a hendaklah didasari rendah diri dan memohon dengan ikhlas. untuk hasilnya nanti seperti apa kita harus menerima dengan ikhlas, berarti itulah yang terbaik menurut Allah bagi kita

    ReplyDelete
  86. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Satu hal yang juga sangat penting dalam berdoa, yaitu percaya dan yakin. Percaya bahwa Allah mendengar dan akan mengabulkan doa hambanya yang berdoa dengan penuh keyakinan.

    ReplyDelete
  87. Pratama Wahyu Purnama
    17709251033

    Doa merupakan ungkapan harapan yang bisa dilakukan oleh semua orang apapun kondisinya. Manusia di anjurkan untuk selalu berdoa kepada Allah sebagai bentuk ibadah. Orang yang tidak mau berdoa adalah orang orang yang sombong, yang nantinya akan masuk neraka Jahannam.

    ReplyDelete
  88. Pratama Wahyu Purnama
    17709251033

    Berbakti kepada orang tua bisa menjadi salah satu faktor penting terkabulnya doa. Berbakti kepada orang tua merupakan salah satu amal shalih yang Agung bagi seorang muslim. Banyak sekali teks-teks Al-Qur’an dan Hadis yang menjelaskan keutamaan dan dampak positif dari doa seorang anak kepada orang tuanya. Oleh karena itu anak yang berbakti kepada orang tuanyasenantiasa mendapat keberuntungan dan disukai semua orang. Karena Allah sengaja membuat hati mereka menyukainya. Anak yang berdoa kepada orang tuanya, sangat dekat untuk dikabulkan doanya oleh Allah.

    ReplyDelete
  89. Berdoa dengan suara lirih juga menunjukkan iman yang tinggi, karena yang bersangkutan mengetahui bahwa Allah mendengar doa yang dipanjatkan dengan suara lirih. Suara lirih terasa lebih tunduk, lebih tulus dan ikhlas dan lebih memungkinkan berkonsentrasi dalam hati, dan lebih menjanjikan doa yang terus menerus karena suara lirih itu dihasilkan oleh suara lidah atau organtubuh lainnya yang tidak bersifat capai. Doa adalah dzikir kepada Tuhan yang berisi permohonan dan pujian kepada-Nya dengan menyebut sifat-sifat dan nama-nama-Nya. Manusia itu dekat dengan Allah ketika manusia sedang bersujud. waktu sepertiga malam terakhir merupakan salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa. Semoga kita dijauhkan dari sifat sombong, Aamiin

    Pratama Wahyu Purnama
    17709251033

    ReplyDelete
  90. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Doa adalah persekutuan, berbicara atau berkomunikasi dengan Allah SWT. Doa merupakan hak istimewa yang Allah anugerahkan kepada umat yang percaya terhadap-Nya. Saat kita berdoa, kita menundukkan hati kita, memusatkan pikiran kita, dan kita berserah penuh pada belas kasih dari Allah. Ketaatan adalah bukti kita mengasihi Allah begitupula sebaliknya. Allah maha mendengar doa orang yang bersedia taat pada kebenaran Alkitab, dengan kata lain ketidaktaatan adalah penghalang doa dijawab. Tidak ada gunanya kita memanjatkan doa apabila kita tidak patuh pada firman-firman Allah AWT.

    ReplyDelete
  91. Siti Nur Fatimah
    15301241045
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Kita harus senantiasa berdoa kepada Allah. Dalam berdoa hendaknya didasari dengan rasa penuh keyakinan dan keklhasan dalam hati. Yakin bahwa Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita dan ikhlas terhadap apapun yang Allah berikan kepada kita, karena itu yang terbaik.

    ReplyDelete
  92. Raudhah Nur Pratiwi (15301244009)
    S1- Pend. Matematika A 2015

    Saya sangat tersentuh dengan hadis : ”Seorang hamba paling dekat kepada Tuhannya ketika ia sedang sujud. Maka perbanyaklah berdoa.’ (HR Muslim). Berdo’a itu meminta kepada Allah. Allah senang jika hamba-Nya meminta kepada-Nya. Do’a merupakan salah satu bentuk interaksi manusia kepada Allah.

    ReplyDelete
  93. Gandes Sih Mustika
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241015

    Terimakasih Prof, dari elegi ini saya mengingatkan saya bahwa kemampuan manusia itu sangatlah terbatas. Sehingga kita harus senantiasa berdoa pada Allah SWT. Doa yang kita panjatkan haruslah khusyuk, berserah diri, serta dengan hati yang ikhlas kepada Allah, karena tanpa kuasa-Nya kita bukan apa-apa di dunia ini. Oleh karena itu, sebagai manusia kita harus selalu berdoa dan berdzikir kepada Alah SWT agar setiap tindakan dan jalan yang kita ambil senantiasa atas Ridho Allah SWT.

    ReplyDelete