Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 44: Kyai Mursidin 2




Oleh Marsigit

Ankala:
Ah..jam 12 malam seperti ini baiknya mikir apa ya? Eheh...kalau aku berlaku wajar saja tentu aku tidak bisa hidup wajar seperti orang lain. Itulah kerugianku dan mengapa Tuhan telah mentakdirkan hidupku yang demikian. Hidup kok susah amat...mau naik sepeda motor bagus tak bisa, makan enak tak bisa, piknik tak bisa. Sementara isteri dan anak selalu nguber-nguber minta uang dan kebutuhan yang lainya.

Mankala:
Wahai suamiku...kenapa tengah malam gini belum tidur. Kelihatannya bergumam dan ngomong sendiri ya? Sulit ya sulit ...kita kan masih punya waktu untuk berusaha?

Ankala:
Rennnnnng...rengggggg...renggggg...wah montor baru jebul enak tenan. Tarikannya kuat, kendalinya enak, dan larinya juga kencang.

Mankala:
Pak...pak...nyebut...nyebut..ini sudah malam...jangan bicara sendiri.

Ankala:
Hai...prajurit...segera ambilkan motor baru di tetangga sebelah itu. Jika tidak boleh ya paksa saja... saya ingin naik motor baru. Apakah yang melarang Mursidin? Suruh ke sini si Mursidin itu! Atau kalau nggak mau ke sini suruh pergi saja dia.

Mankala:
Pak...pak ...kamu bicara apa? Wahai Katola...itu kenapa anakmu? Dia ngronyam sendiri. Malah panggil saya prajurit....pak...pak...

Warga Kampung:
Telah terjadi keributan di rumah Ankala..ada apa? Kenapa bu Mankala suamimu itu?

Mankala dan Katola:
Wahai saudaraku warga kampung...tolong...tolong ...suami saya kesurupan. Tolong pak...

Warga Kampung:
Wah ini yang bisa menangani cuma Bapak Mursidin. Bapak Mursidin ...tolonglah ..tetangga bapak ada yang kesurupan? Mohon bapak bisa menyembuhkannya?

Mursidin:
Lho...kok saya...Saya tidak biasa dan tidak pernah menolong orang kesurupan.

Warga Kampung
Iya..pak..tetapi si Ankala selalu menyebut-sebut nama Bapak. Disamping itu ....diantara warga kampung sini juga tidak ada yang berani mendekat. Bapak di sini dikenal oarng yang ahli doa dan hapal Al Qur’an. Oleh karena itu warga kampung sepakat agar Bapak Mursidin bersedia mendatangi Ankala.

Mursidin:
Oh...lha saya harus bagaimana? Baiklah saya bisanya cuma berdoa dan memohon pertolongan kepada Allah SWT. Baiklah saya datang.

Ankala:
Waduh...waduh...panas...panas...kenapa engkau suruh Mursidin ke sini? Suruh dia pergi dari sini...pergi...pergi...pergi...

Mursidin:
Bismillahirrokhmaanirrakhiim...astagfirullah al adzim ...astagfirullah al adzim...astagfirulaah al adzim....Al Fatihah...

Ankala:
Mursidin pergilah...aku tidak kuat...panas badanku...pergilah!

Mursidin:
Ankala

Ankala:
Mursidin

Mursidin:
Berdoalah..

Ankala:
Umpatanku...

Mursidin:
Coba saya pegang tubuhmu...

Ankala:
Jangan...jangan...jangan pegang tubuhku!

Mursidin:
Ankala?

Ankala:
Bukan...aku bukan Ankala ...aku adalah Transenden Lokal Negatif Diraja.

Mursidin:
Lho...kamu itu siapa? Bukankah engkau itu Ankala? Jika engkau bukan Ankala maka asalmu darimana dan tempat tinggalmu itu di mana?

Ankala:
Sekali lagi aku adalah Transenden Lokal Negatif Diraja. Aku yang meguasai kerajaan Batu Keramat tidak jauh dari sini.

Mursidin:
Apa maksudmu mengganggu Ankala dan warga kamung sini?

Ankala:
Hemmm...aku tidak terima..karena semakin sedikit warga kampung sini yang memberikan sesaji di Batu Keramatku.

Mursidin:
Lho..lha...terus apa maumu? Tidaklah semestinya engkau berbuat seperti itu. Oleh karena itu maka pergilah dan kembalilah ke tempatmu semula!

Ankala:
Tidak mau. Aku tidak mau pergi sebelum semua permintaanku dikabulkan.

Mursidin:
Lho ..kalau tidak mau pergi apakah engkau akan melawan kekuasaan Allah SWT?

Ankala:
Siapa pembawa kuasa Allah di sini? Hai Mursidin terimalah pukulanku ini ...dhues ...dhuer...dhues...dhuer...ghoprak...ghabrus...

Mursidin:
Whait..lho...kenapa...ya Allah...ampunilah diriku... ...astagfirullah al adzim ...astagfirullah al adzim...astagfirulaah al adzim....Al Fatihah...

Ankala:
Kenapa tak membalas pukulanku. Aku pukul juga tidak pernah kena engkau? Balaslah pukulanku!

Mursidin:
Tidak..tidak akan saya balas pukulanmu...aku hanya ingin pegang yang ini saja...ini dia ...saya hanya akan pegang dan pijit bagian belakang lututmu.

Ankala:
Wuadhuhhhh....wuadhuhhh...ampunilah diriku...jangan..jangan...sakit..sakit. Kenapa engkau tahu tempat persembunyianku? Lihatlah wahai Mursidin...apa yang tampak di luar sana. Lihatlah aku telah mengundang sepuluh ribu prajuritmu untuk mengeroyok dirimu. Wahai prajurit sepuluh ribu...keroyoklah...keroyoklah ...Mursidin ini!

Prajurit Transenden Lokal Negatif Sepuluh Ribu:
Wahai sang Mursidin...jika engkau teruskan melawan Rajaku...maka akan saya binasakan engkau, keluargamu dan seluruh warga kampungmu. Sekarang tinggal pilih ...aku akan binasa dengan seluruh keluarga dan warga kamungmu atau engkau tidak saling mengganggu dengan kami?

Mursidin:
Lho...yang mengganngu siapa...bukankah dirimu para Jin semua yang telah mengganggu kampungku ini?

Ankala:
Begini saja ..aku sebagai Transenden Lokal Negatif Diraja meminta syarat-syarat agar aku pergi dari sini...?

Mursidin:
Apakah syarat-syaratmu itu?

Ankala:
Pertama aku minta dimandikan seperti orang memandikan mayat. Kedua aku minta air yang dipakai untuk memandikan saya itu berasal dari sepuluh sumur.

Mursidin:
Baiklah jika itu permintaanmu. Tetapi jika sudah aku turuti semua permintaanmu...saya minta engkau dan semua prajuritmu kembali ke tempat asalmu dan meninggalkan desa ini serta jangan mengganggu wargaku lagi.
Wahai warga ...siapkanlah semua syarat..syarat...nya..dan marilah kita mandikan si Ankala ini dengan cara memandikan mayat. Sediakan sepuluh ember dan isilah semuanya dengan air yang berasal dari sepuluh sumur.

Warga:
Huh...dasar Jin terkutuk...minta syarat macam-macam. Ini..airnya empat sepuluh ember tetapi dari empat sumur saja. Kalau dia memang Jin betulan pasti tahu kalau saya tipu.

Ankala:
Emoh..emoh ..aku tak mau dengan air itu. Engkau telah ingkar janji bukannya diambilkan air dari sepuluh sumur tetapi hanya diambilkan dari empat sumur.

Mursidin:
Baiklah semua akan saya penuhi janjiku. Marilah kita mandikan Ankala ini selayaknya kita memandikan mayat. Setelah itu marilah kita berdoa. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada Mu keselamatan pada agama, kesehatan badan, tambahan ilmu pengetahuan, keberkahan rizqi, taubat sebelum mati, rahmat ketika mati dan ampunan setelah mati. Ya Allah, ringankanlah sekarat-maut (kami), selamat dari neraka dan ampunan pada hari diperhitungkan amal. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau berikan petunjuk, dan karuniakanlah kami rahmat dari sisi-Mu, karena sesungguhnya Engkau Maha Pemberi (karunia). Ya Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta hindarkanlah kami dari siksa neraka. Maha Suci Tuhanku, Tuhan Pemilik kemuliaan, dari apa yang mereka (orang-orang kafir) katakan. Semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada para Utusan. Segala puji bagi Allah, Tuhan Pemelihara alam semesta. Amien

Ankala:
Oh terasa dingin kakiku...bergetar lututku...bergetar perutku...dan bergetar kepalaku...whusssss...Oh di mana diriku ini? Aku terasa lemas sekali. Lho kok banyak orang mengerubungiku? Lho kenapa aku dimandikan seperti orang mati. Aku ini masih hidup. Wahai saudaraku apa yang telah terjadi dan apa yang menimpa diriku? Maafkanlah daku. Mana isteri dan anakku?

Mursidin:
Wahai Ankala dan semua saudaraku. Marilah sekali lagi kita berdoa semoga kita dijauhkan dari segala macam godaan syaitan.

Mursidin, Ankala dan Waga Kampung:
Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada Mu keselamatan pada agama, kesehatan badan, tambahan ilmu pengetahuan, keberkahan rizqi, taubat sebelum mati, rahmat ketika mati dan ampunan setelah mati. Ya Allah, ringankanlah sekarat-maut (kami), selamat dari neraka dan ampunan pada hari diperhitungkan amal. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau berikan petunjuk, dan karuniakanlah kami rahmat dari sisi-Mu, karena sesungguhnya Engkau Maha Pemberi (karunia). Ya Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta hindarkanlah kami dari siksa neraka. Maha Suci Tuhanku, Tuhan Pemilik kemuliaan, dari apa yang mereka (orang-orang kafir) katakan. Semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada para Utusan. Segala puji bagi Allah, Tuhan Pemelihara alam semesta.

Amiiin..amiin..amiin.

46 comments:

  1. Riandika Ratnasari
    17709251043
    PPs PM B

    Pada elegi sebelumnua secara tersirat dikatakan bahwa doa merupakan salah satu alat untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Namun, tidak hanya itu saja. Doa memiliki fungsi yang sangat teramat banyak. Doa merupakan benteng pertahanan kita dan perisai hidup kita. Dengam berdoa iman kita akan kuat dan segala macam godaan akan tersingkirkan. Di dalam filsafat ada dua macam yang menurut pengindraan yaitu fenomena dan noumena. Fenomena adalah segala sesuatu yang nampak dan noumena adalah segala sesuatu yang tidak nampak. Godaan yang tidak baik pula dapat dikatagorikan dalam hal tersebut. Pada elegi ini noumena yang sedang menguasai jiwa manusia sama saja dengan sikap manusia yang diselimuti niat jahat dan untuk memulihkannya perlu doa dan mendekatkan diri kepada Allah.

    ReplyDelete
  2. Riandika Ratnasari
    17709251043
    PPs PM B

    Pada elegi sebelumnua secara tersirat dikatakan bahwa doa merupakan salah satu alat untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Namun, tidak hanya itu saja. Doa memiliki fungsi yang sangat teramat banyak. Doa merupakan benteng pertahanan kita dan perisai hidup kita. Dengam berdoa iman kita akan kuat dan segala macam godaan akan tersingkirkan. Di dalam filsafat ada dua macam yang menurut pengindraan yaitu fenomena dan noumena. Fenomena adalah segala sesuatu yang nampak dan noumena adalah segala sesuatu yang tidak nampak. Godaan yang tidak baik pula dapat dikatagorikan dalam hal tersebut. Pada elegi ini noumena yang sedang menguasai jiwa manusia sama saja dengan sikap manusia yang diselimuti niat jahat dan untuk memulihkannya perlu doa dan mendekatkan diri kepada Allah.

    ReplyDelete
  3. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Syaitan secara halus mencoba menjerumuskan mankala, menebarkan pemikiran-pemikiran negatif, sehingga dengan pemikiran negatif terbentuklah niat yang tidak baik untuk berbuat kejahatan. Kali ini syaitan merasuki mankala melalui pemikiran yang kosong, pemikiran yang kosong ataupun berangan-angan berarti terkena mitos dan tidak mau berpikir. Oleh karena itu, bersyukur, berserah diri , istighfar dan berdzikir merupakan cara yang ampun untuk memerangi syaitan. Semoga Allah senantiasa menjaga kita. Amien

    ReplyDelete
  4. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Keinginan manusia tidak ada habisnya jika kita tidak bersyukur. Selama kita bersyukur dengan apa yang kita miliki, niscaya kita tidak akan iri dengan apa yang orang lain capai, bahkan kita patut untuk ikut berbahagia. Maka dari itu berdo’a agar setan tidak mudah mengkacaukan hati dan pikiran kita, tidak mudah membutakan hati dan pikiran kita. Semoga Allah senantiasa melindungi kita dimanapun kita berada. Amiin.

    ReplyDelete
  5. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Secara fisik manusia mungkin tidak bisa mengalahkan syaitan atau jin, karena syaitan mampu merubah diri atau menyamar jadi orag yang kuat serta bisa juga merasuki tubuh orang-orang yang kuat, tetapi dengan ketaan dan keikhlasan hati menyerahkan diri kepada Allha SWT, manusia bisa meminta bantuan untuk mengalahkan syaitan dengan berdo'a kepada Allah SWT. itulah yang digambarkan dari sikap kiyai mursidin dari ilustrasi cerita diatas. semoga kita semua bisa mengambil pelajaran yang baik dari ilustrasi cerita diatas. Amin.

    ReplyDelete
  6. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Ada banyak cara yang dilakukan oleh setan dan jin demi melancarkan niatnya yaitu mengelabui manusia agar manusia berpikir bahwa mereka memiliki kuasa akan manusia. Banyak orang yang percaya kekuatan ghaib akan membawa mereka pada kesuksesan. Dengan mempercayai ini maka sama saja kita telah menyekutukan Allah. Menggantungkan hidup kepada dukun dan sejenisnya adalah musyrik, dosa besar yang berarti tidak mengakui Allah sebagai Tuhan Yang Maha Esa. Cerita di atas adalah salah satu upaya jin dan setan untuk membuat kita melakukan sesuatu yang tidak semestinya dilakukan karena kita dibuat takut dan ngeri akan peristiwa kesurupan yang terjadi. Aura mistis dan horor yang kerap ditimbulkan secara tidak sadar akan membuat kita sedikit mengakui bahwa keberadaan manusia tidak lebih baik dari mereka.

    ReplyDelete
  7. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017

    Aamiin allahumma aamiin.
    Dari elegi ini saya dapat mengambil pelajaran bahwa iman yang kuat dapat mengalahkan godaan syaiton. Hanya kepada Allah lah kita berlindung. Jangan sampai tergelincir dengan tipu daya syaiton yang menawarkan hal manis namun berujung pahit.

    ReplyDelete
  8. Terimaksih bapak atas sharing ilmu spritualnya. Setiap manusia di bumi haruslah senantiasa diingatkan kembali tujuannya di muka bumi itu apa. Bagaimana syaitan yang setiap detiknya selalu berusaha menjatuhkan manusia ke lembah kesesatan. Semoga Allah melindungi kita dan niat baik yang akan kita lakukan.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  9. Anisa Safitri
    17701251038
    PEPB

    Pikiran negative, pikiran kosong, banyak melamun, dan berangan-angan tanpa usaha adalah celah yang sangat besar untuk masuknya pengaruh setan atas diri kita. Perbanyaklah istighfar dan mengingat Allah ketika cobaan hidup terasa sangat sulit bagi kita. Mendekatlah kepada Allah dengan terburu-buru, sebelum setan melihat ini sebagai kesempatan emas untuk menjerumuskan kita. Dan ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tenang. Dan dekat dengan al-quran membuat hati tenang.

    ReplyDelete
  10. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Sebenarnya, keyakinan kita terhadap makhluk yang ghoib itu dibenarkan. Seseorang yang dirasuki oleh roh halus sering kali didasari karena kosongnya fikiran kita. Sering melamun merupakan salah satu pintu untuk dapat dirasuki oleh makhluk ghaib. Mereka sering sekali mengganggu manusia yang fikirannya kosong. oleh karena itu, melamun tidak diperkenankan. Karena jika seorang melamun, seseorang akan jauh dari yang namanya ingat kepada Tuhan mereka. Oleh karena itu, selalu ingat bahwa ada Alloh Tuhan kita. Dan adukanlah apa yang jadi masalahmu lewat doa. Karena pada dasarnya doa lah yang membuat kita dekat dengan Tuhan kita.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  11. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Elegi ini membhas tipu daya lain yang dapat mempengaruhi manusia untuk menjadi pribadi yang buruk yaitu sifat manusia yang tidak bersyukur. Saat manusia tidak mau bersyukur hal tersebut mengindikasikan bahwa manusia memiliki kesombongan pada dirinya dan menganggap segala capaian yang dia miliki adalah hasil kerja keras dirinya tanpa ada campur tangan lainnya. Namun keadaan tersebut menggambarkan bahwa sebanarnya dirinya tidak bahagia dengan apa yang dia miliki, karena dia akan memiliki sifat dengki dan iri karena dia akan terus melihat orang lain yang lebih hebat darinya. Dia akan berkeluh kesah denga apa yang dia telah capai, bahkan pada akhirnya dia akan capek sendiri karena lebih mengurusi ketercapaian orang lain dari pada bersyukur atas apa yang telah diberikan Tuhan kepada dirinya

    ReplyDelete
  12. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Syaitan akan selalu mengambil kesempatan untuk menggoda manusia yang mempunyai ambisi yang kuat dan mempunyai penyakit hati. Nah, dari situlah syaitan mulai merasuki manusia dengan merasuki pikiran manusia yang kosong, dan hati yang kotor oleh penyakit hati . Semoga kita selalu mendapat perlindungan dari Allah SWT dari godaan syaitan yang terkutuk. Aamiinn.

    ReplyDelete
  13. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Biasanya seseorang yang kemasukan setan tersebut pikirannya dalam keadaan kosong , kondisi tubuhnya sedang lelah serta iman yang kurang kuat. Keadaan ini akan dapat dengan mudah dimanfaatkan oleh kekuatan gaib yang biasanya tidak dapat terkendali oleh orang yang kesurupan itu. Banyak alasan kenapa mahluk halus merasuki tubuh manusia, salah satunya adalah untuk menakut-nakuti manusia agar percaya kepada hal-hal mistik. Fenomena kerasukan jin adalah kenyataan yang tidak mungkin dibantah. Di samping kejadian di lapangan, realita ini juga dibuktikan dengan dalil Alquran, hadis dan kesepakatan ulama.

    ReplyDelete
  14. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Sungguh tak ada kekuatan yang mampu melawan kekuasaan Allah SWT. Dari gambaran elegi di atasi menunjukan keadaan angkala yang dirasuki oleh transendental lokal negatif Diraja yaitu sosok raja dari syaitan-syaitan di suatu tempat. Keadaan angkala yang berfikiran kosong, iri dengan tetangga, tidak bersyukur akan rahmat dikehidupannya bahkan angkala menyalahkan sang pencipta mengapa dia hidupnya miskin dan kekurangan serta penyakit hati lainya membuat sang transendental negatif diraja mudah merasuki pikirannya. Angkala pun berhasil dikuasai dan berbuat hal yang mengundang keonaran. Namun dengan kuasa Allah SWT melalui kyai Mursidin angkala dapat dikembalikan kepada keadaan semua. Berkat ini pula warga sekitar dan keluarga angkala kembali kepada jalan Allah SWT.

    ReplyDelete
  15. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    P. Mat A S2 UNY

    Inti dari elegi di atas adalah kita harus senantiasa mengingat dan beribadah kepada Allah. Jnagan sampai kita mempercayai hal-hal yang mendekatkan kita kepada syirik, termasuk memberikan sesajen di kuburan tertentu, percaya kepada selain Allah, dan lain-lain. Semoga kita diselamatkan dari godaan-godaan syaitan, selamat dunia dan akhirat dengan memperbanyak berdoa dan berdzikir kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  16. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  17. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Sesungguhnya segala yang ada di langit dan di bumi hanyalah milik Allah SWT rabb semesta alam. Tugas manusia untuk senantiasa berdoa, berusaha dan berserah diri kepada Allah SWT. Allah SWT tempat meminta dan memohon pertolongan. Selalu gantungkan hidup kepada Allah SWT jangan kepada yang lain, serta jangan pernah mencoba mempersekukan Allah SWT. Selalu berdoa agar diberi petunjuk kepada jalan yang lurus, jalan yang dirihoi Allah SWT. Dengan doa kita melawan, menahan, meringankan bala dan musibah. Dan doa termasuk obat yang paling manjur, ia adalah musuhnya bala, dan ia adalah senjatanya orang beriman.

    ReplyDelete
  18. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Kekuatan doa. Kekuatan doa dapat melindungi kita dari godaan syatain dan jin. Doa adalah benteng terakhir dan terkuat yang kita miliki agar kita senantiasa terhindar dari godaan syaitan. Oleh karena itu, selalulah berdoa dengan ikhlas karena syaitan itu selalu menggoda disetiap saat dan setiap waktu. Terimaksih

    ReplyDelete
  19. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Kekurangan harta, ilmu, dan iman akan membuat seseorang semakin mudah dikelabuhi oleh syeitan. Orang yang demikian dengan mudah pikirannya dikendalikan syeitan. Syeitan dapat memasuki tubuh manusia yang pikirannya dan hatinya tidak jernih. Maka tiadalah jalan bagi kita dalam menghindari godaan syeitan selain pertolongan dari Tuhan YME. Sebagaimana dalam elegi ini terlihat bahwa melalui doo-doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT dapat melumpuhkan kekuatan syeitan.

    ReplyDelete
  20. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Sebaik-baik manusia adalah yang dengan sabar dan ikhlas menerima takdir dari Allah, meyakini bahwa apa yang diberikan kepada kita adalah yang terbaik dan ada banyak hikmah dibaliknya. Selalu berpikiran postif dan senantiasa memperbaiki diri adalah sikap hidup yang bijaksana, sekaligus merupakan perwujudan syukur atas nikmat yang Allah berikan. Bersyukur atas apa yang diberikan adalah kunci kehidupan yang bahagia, karena kita akan merasa cukup atas nikmat Allah tanpa harus menghalalkan segala cara demi mendapatkan yang lebih. Kita juga harus sadar bahwa Allah lebih mengetahui apa yang kita butuhkan katimbang apa yang kita inginkan. Oleh karena itu, kita tidak perlu berkecil hati ketika Allah belum mengabulkan keinginan kita, namun kita harus selalu yakin bahwa Allah selalu memberikan apa yang kita butuhkan diwaktu ran tempat yang tepat.

    ReplyDelete
  21. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Mungkin di dunia tidak ada orang yang tidak mengeluh. Karena, tidak semua ekspektasi dan realita yang terjadi itu bersesuaian. Andai hidup itu mulus, lalu buat apa ada surga dan neraka. Ketika kesusahan dan kesulitan hidup melanda, mengeluh itu salah satu pelampiasan sejenak yang sebenarnya tidak dapat merubah keadaan. Seperti yang tergambarkan dalam dialog tersebut, kurangnya pasrah dan qonaah menjadi penyebab turunnya iman, hingga hati dan tubuhnya mampu dikuasai oleh syaitan dalam kesesatan. Astaghfirullahal’adzim, selagi masih punya Allah apalah yang harus ditakutkan dalam hidup. Maka dari itu sering saya dengar, jangan melihat orang yang berada di atas, lihatlah ke bawah. Percuma kita hidup hanya penuh dengan keirian dan kedengkian padahal masih banyak saudara-saudara kita yang lebih sengsara, lebih susah, dan lebih membutuhkan hidup yang nyaman enak. Iyap, begitulah kalau kita sudah kufur nikmat. Terimakasih prof. telah mengingatkan dan menasehati kami melalui dua elegi kyiai Mursidin ini. Wallahu’alam bishowab.

    ReplyDelete
  22. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Ankala gampang dirasuki oleh syaitan karena Ankala tidak mau berusaha dalam hidupnya dan memiliki niat buruk terhadap orang lain. Orang seperti Ankala yang telah tergoda bujuk rayuan syaitan akan lebih mudah untuk dirasuki. Untuk itu, kita harus menjaga hati dan pikiran kita agar selalu terang, dan selalu berupaya mendekatkan diri kepada Allah.

    ReplyDelete

  23. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Setelah membaca artikel di atas, kemudian saya mencoba untuk menyimpulkan sesuatu. Sebagai seorang manusia, suatu waktu mungkin kita pernah lalai. Seperti halnya ketika bagaimana Allah mencintai kita, bagaimana Allah selalu memberikan apa yang kita butuhkan, tetapi kerapkali kita lalai untuk bersyukur. Kita kita mulai lupa untuk bersyukur, maka semakin mudah setan mendekati kita, mengendalikan akal pikiran kita, dan berakibat kita melakukan hal-hal yang merupakan larangna Allah.

    ReplyDelete
  24. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Pada elegi kyai mursidin satu, telah diceritakan bahwa transenden negative mempunyai niat jahat untuk mengajak warga kampong melakukan kemaksiatan. Transenden negative berhasil masuk kedalam diri seorang yang lemah pikirnya, lemah hatinya, sehingga mudah dikuasai dan diperintah oleh transenden negative. Hal ini hanya dapat dilawan denga hati yang ikhlas, berdzikir dan berdoa kepada Allah Swt, mendekatkan diri kepada Allah Swt, membaca Alquran.

    ReplyDelete
  25. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Kemaksiatan kepada Allah Swt akan menimbulkan kejahatann yang lain yang lebih besar. Sampai hati menduakan keyakinan kepada selain Allah adalah sudah termasuk kemaksiatan yang besar. Maka jelas hanya dengan tobat kepada Allah hati akan kembali bersih dan ikhlas. Dari elegi ini juga bisa kita ambil hikmah untuk selaluberusaha menuntut ilmu, mencari ilmu. Baik ilmu dunia dan agama agar tidak terjatuh dalam dilemma maslah duniawi.

    ReplyDelete
  26. Latifah Fitriasari
    PM C

    Syetan memang hidup untuk mengganggu dan menggoda keturunan Adam agar anak cucunya menjadi kafir dan durhaka kepada Allah. Dengan berbagai daya dan upaya baik melalui cara yang kasar maupun cara yang halus, langsung atau tidak langsung selama seumur hidup akan digunakan untuk merayu dan menggoda manusia agar berlaku kufur dang mengingkari Tuhan.Syaitan akan mengganggu manusia yang imannya lemah. Syaitan dapat merasuki manusia seperti ketika seseorang kesurupan. Namun, semua usaha syaitan ini tidak akan dapat mengalahkan kekuatan Allah.

    ReplyDelete
  27. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Banyak orang yang menyekutukan Allah dengan menyembah hal-hal duniawi. Tetapi jika semakin sedikit orang yang menyembah hal duniawi maka syaitan tidak suka dan mereka tidak akan tinggal diam. Syaitan aka berusaha masuk ke dalam hati dan pikiran seseorang untuk menyesatkannya. Jika iman seseorang lemah maka ia dengan mudah dimasuki dan digosa syaitan. Sedangkan jika seseorang memiliki hati yang ikhlas maka syaitan akan kalah karena tingginya keimanan manusia itu kepada Allah SWT. Selalu syukuri nikmat yang Allah berikan kepada kita jangan sampai kita kufur nikmat dan menjadi jalan masuknya syaitan untuk menyesatkan kita. Serta selalu minta perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.

    ReplyDelete
  28. Aristiawan
    17701251025
    PEP 2017 B

    Fenomena orang kesurupan terkadang memang meminta hal yang aneh-aneh. Bila kita menturutinya, maka sesungguhnya kita telah kalah olehnya. Karena jika kita menturuti permintaanya, kita secara sadar maupun tidak sadar telah melaksanakan apa yang ia minta. Sesungguhnya kita telah tunduk pada setan yang ada di dalam diri orang tersebut. Padahal sesungguhnya hanya atas perintah Allah lah kita harusnya bertindak. Pada Allah sajalah kita memberikan ketundukan kita.

    ReplyDelete
  29. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Hanyalah doa yang mampu menyelamtkan manusia dari segala tipu daya syaitan yang terkutuk. Karena itulah kita harus senantiasa berdoa kepada Allah SWT. Memohon ampunan, memohon perlindungan dari Allah SWT agar kita senantiasa terlindungi dari segala marabahaya dan tipu daya syaitan. Hanya dengan doa lah kita dapat terlindung dari syaitan. Hanya dengan soalah manusia dapat terhindar dari tipu muslihat syaitan.

    ReplyDelete
  30. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  31. iLania Eka Andari
    17709251050
    S2 Pmat C 2017

    Syaitan adalah musuh utama bagi manusia. Syaitan akan mengganggu manusia yang imannya lemah. Syaitan dapat merasuki manusia seperti ketika seseorang kesurupan. Namun, semua usaha syaitan ini tidak akan dapat mengalahkan kekuatan Allah. Seperti yang telah diceritakan pada elegi di atas bahwa seberapa keras usaha syaitan dalam menggoda manusia namun usaha itu dapat dikalahkan dengan kekuatan Allah yakni dengan doa-doa yang dibacakan oleh Mursidin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari artikel di atas dapat diambil pelajaran bahwa kita harus selalu berhati-hati dalam menjaga pikiran kita karena syaitan tidak dapat dengan mudah memasuki pikiran kita. Selain itu kita juga harus selalu berdoa kepada Allah.

      Delete
  32. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Pada elegi di atas, digambarkan bahwa syaitan menggoda manusia dengan cara merasuki tubuh seorang yang pikirannya kosong agar ia menuruti apa keinginan syaitan itu. Syaitan juga sangat menyukai orang yang tidak mau berusaha, putus asa, risau dan pikirannya kosong. orang-orang seperti adalah mangsa empuk bagi para syaitan, mereka akan digelapkan hatinya dengan bisikan-bisikan yang menyesatkan. Kita harus mendekatkan diri kepada Allah SWT dan bersyukur atas segala sesuata yang ada pada hidup kita agar terhindar dari sifat-sifat yang disenangi syaitan.

    ReplyDelete
  33. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Elegi ini mengingatkan kembali bagaimana kondisi masyarakat kita yang masih memeluk mitos leluhur. Keyakinan animisme dan dinamisme yang masih terjaga ini sangatlah berbahaya, karena ini merupakan salah satu bentuk kesyirikan kepada-Nya.

    ReplyDelete
  34. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Cerita Kyai Mursidin tenyata berlanjut disini. Rupanya, setiap rencana iblis untuk menggoda manusia lebih rendah dari orang orang saleh yang perpengetahuan. Setan hanya akan menggoda orang orang dengan iman yang rendah. Oleh karena itu kita harus senantiasa mencari perlindungan dari Allah agar dijauhkan dari godaan setan.

    ReplyDelete
  35. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Elegi ritual ikhlas 44 Kyai Mursidin 2 menjelaskan bahwa hanyalah kepada Allah SWT kita meminta, kita berdoa, karena hanya kepadaNya juga kita akan kembali. Sehingga sebagai manusia janganlah tergoda oleh syaitan dengan hal-hal yang bersifat duniawi, karena kita hidup di dunia hanyalah sementara, harta, gelar, pangkat, dan jabatan hanyalah titipan dan semuanya akan kembali kepada ALLAH SWT sehingga hanya akan tersisa amal dan perbuatan kita.

    ReplyDelete
  36. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Berdoa merupkana upaya yang harus dilakukan setelah kita berikhtiar. Berikhtiar tanpa berdoa merupakan hal yang sombong kepada Tuhan. Karena tidak mengikut sertaan yang memberi hasil pada saatikhtiar telah dikerahkan. Ketika berdoa tanpa berikthtia juga merupakan hal yang harus dihindari. Karena Allah tidak akan merubah suatu kaum tanpa kaum tersebut merubah diri meraka sendiri. sehingga sudah sepantasnyalah kita berdoa setelah berikhtiar.

    ReplyDelete
  37. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Gemerlap dunia memang menjadi salah satu celah yang digunakan setan atau iblis atau pengikutnya untuk menjerumuskan manusia, sehingga manusia yang tidak kuat iman akan menjadi pengikut setan dan menghalalkan segala cara termasuk cara yang melangar syariat agama dan moral manusia untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Sebaik-baik pelindung ialah syahadat, pertebal iman kita dan al-quran. "wa kafa billahi waliyyan, wa kafa billahi nashiran". Cukuplah bagimu Allah sebagai pelindung dan cukuplah Allah sebagai penolong dari mara bahaya", wallahu a'lam

    ReplyDelete
  38. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Sebenarnya dalam mengusir jin atau bangsa halus lainnya bisa dilakukan dengan negosiasi, karena sesungguhnya jin juga memiliki tingkatan seperti kita, jika kita bacakan al-ikhlas kepada mereka bisa jadi mereka hafal ayat kursi, kita bacakan ayat kursi bisa jadi mereka hafal yasin, jika kita bacakan yasin bisa saja mereka hafal al-quran dst. Maka sebaik-baik cara untuk mengusir jin ialah dengan negosiasi. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  39. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    PPs PMat C

    Syeitan yang dalam elegi ini dimisalkan dengan Transenden Lokal Negatif akan terus menggoda manusia sampai manusia itu ikut padanya. Syeitan bahkan dapat masuk ke dalam tubuh manusia yang imannya sedang lemah. Oleh karena itu, sebaiknya kita senantiasa mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan keimanan kita. Keimanan yang kuat dan keadaan diri yang senantiasa mengingat Allah akan menyulitkan syeitan untuk masuk ke dalam diri kita. Syeitan tidak akan pernah berhenti menggoda manusia sampai manusia itu mengikuti kehendaknya karena syeitan adalah sebenar-benarnya musuh yang nyata bagi manusia.

    ReplyDelete
  40. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Banyak melamun, dan berangan-angan tanpa usaha adalah celah yang sangat besar untuk masuknya pengaruh setan atas diri kita. Perbanyaklah istighfar dan mengingat Allah ketika cobaan hidup terasa sangat sulit bagi kita. Mendekatlah kepada Allah dengan terburu-buru, sebelum setan melihat ini sebagai kesempatan emas untuk menjerumuskan kita. Hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tenang.

    ReplyDelete
  41. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Sangat penting untuk selalu mengingat Allah. Dengan mengingat Allah, pikiran kita tidak akan kosong, sehingga tidak akan mudah bagi setan untuk memasuki pikiran kita. Syaitan ingin manusia menuruti semua keinginannya.
    Selain itu, kita harus mempersering membaca Al-Quran dengan itu, kita akan lebih dekat dengan Allah dan insyaallah selalu berada dalam lindungan-Nya

    ReplyDelete
  42. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Subhanallah, membaca elegi ini membuat tersenyum-senyum karena sangat menarik dan serunya cerita dalam elegi ini. Syaitan dapat masuk ke dalam diri manusia karena diawali oleh tidak adanya rasa bersyukur atas segala yang dimiliki, yang telah dipilihkan oleh Allah SWT. Dan ketika syaitan sudah ada dan merasuki ke dalam diri, maka yang dapat dilakukan hanyalah kembali berserah diri kepadaNya, meminta perlindungan serta pertolonganNya.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  43. Assalamualaikum Wr. Wb. Sebagaimana nilai yang bisa kita gali pada tulisan awal (Kyai Mursidin 1), semoga tulisan dapat memberi manfaat bagi kita semua. Jujur, saya selalu bertanya-tanya, apa motif di balik pemilihan nama dari setiap tokoh dalam elegi bapak? Namun saya menyadari bukan itulah intinya melainkan substansi yang tertuang dalam tulisan bapak. Terima kasih.

    ReplyDelete
  44. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B

    dari elegi di atas, kita mendapat pelajaran bahwa iman yang lemah akan sangat mudah disusupi oleh syaitan. faktor-faktor seperti kemiskinan, dan kurangnya ilmu agama dapat membuat seseorang dengan sangat mudah tergelincir dalam perbuatan maksiat. maka hal yang paling utama yaitu kita harus memperdalam ilmu agama, tidak pernah berhenti belajar, agar syaitan tidak berhasil mencelakakan kita.

    ReplyDelete
  45. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Syukuri apa yang telah Allah berikan kepada kita. Karunia dan nikmat Allah bukan tentang ukuran harta yang dimiliki, namun meliputi setiap elemen dalam kehidupan, mulai dari tarikan nafas, kesehatan, keluarga, ilmu, iman, dan masih banyak lagi nikmat yang lainnya. Semua nikmat yang diberikan akan menjadi bernilai baik dan buruk tergantung bagaimana kita menyikapi setiap nikmat tersebut. Harta akan menjadi ladang amal apabila digunakan untuk hal yang bermanfaat, namun akan menjadi bencana ketika kita menggunakannya untuk keburukan dan hanya akan menjadi alat yang menjauhkan dari Alah.

    ReplyDelete