Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 28: Tasyakuran Ke Satu (Proyek Syurga)




Oleh Marsigit

Bagawat Selatan:

Wahai isteriku, anak-anakku dan menantuku, saya berniat mengadakan Tasyakuran Spiritual sebagai salah satu cara untuk menyatakan rasa syukur kita kepada Allah SWT, dengan cara mengadakan Pengajian Akbar dan dihadhliri oleh para kerabat, dan tetangga. Untuk itu aku akan mengundang seorang Ulama dari Jawa Barat yang bernama Ustad Jalaludin Rakhmat. Saya minta agar beliau dapat menguraikan perihal Proyek atau Program Menghuni Syurga. Untuk menghemat waktu marilah kita dengarkan bersama-sama.

Jalaludin Rakhmat:
Assalamu’alaikum Warakhmatullahi Wabarakatuh. Audzhubilah Himi-nassyaeton nirojim Bismillah Hiro-khman Nirokahim. Alhamdulillah hirabbil alamin. Wasalatu Wasa-lamu Ala Asrofil Ambyai Warmu-salin Syayidina muhammadin wa-ala alihi wasyohbihi ajma’in. Yang saya hormati shohibul hajat Sang Bagawat Selatan beserta keluarga besarnya. Para Alim Ulama, Tokoh Masyarakat dan masryiral muslimin yang berbahagia. Pertama marilah kita panjatkan puja puji syukur kita kehadhirat Allah SWT yang telah memberi dan melimpahkan karunia Nya kepada kita semua sehingga pada saat yang berbahagia ini kita bisa berkumpul untuk mengadakan silakhturakhim spiritual. Salawat dan salam kita haturkan kepada Junjungan Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabatnya, tabiit, tabiin, yang memberi syafaat di hari akhir. Wabil khusus saya mengucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada Sang Bagawat Selatan, yang telah mempercaya dan mengundang saya untuk mengisi dan memberi ceramah spiritual pada Pengajian Akbar ini. Seperti permintaan shahibul hajat, maka saya akan menguraikan Bagaimana Mengembangkan Proyek Menghuni Syurga sebagai berikut:

Pertama: Memelihara Waktu Shalat
Diriwayatkan dalam sebuah hadis bahwa nanti, setelah manusia dihisab, ia akan masuk syurga. Para malaikat berkata kepadanya: “Tunggulan di sini di bawah lindungan ini, di dekat pintu syurga”. Orang itu dapat melihat seluruh istana, pasangan-pasangannya, dan kebun-kebunnya yang ada di dalamnya. Setelah lewat beberapa masa, bertambahlah kerinduannya kepada apa yang diberikan Allah kepadanya. Ia berkata: “Wahai Malaikat Rakhmat, aku melihat orang-orang sesudahku masuk syurga sedangkan aku diakhirkan di sini. Mengapa di akhir-akhir?” Para malaikat berkata kpadanya: “Aku mengakhirkan kamu karena kamu mengakhirkan shalatmu di dunia”

Kedua: Menghadiri Salat Berjamaah
Rasulullah SAW bersabda kepada Jibril: “Apa yang diperoleh umatku dalam shalat berjamaah?” Jibril berkata:”Wahai Muhammad, setiap rakaat yang dilakukan seorang mukmin bersama imam jamaah lebih baik baginya daripada bersedekah seratus ribu dinar kepada orang miskin; satu sujud yang ia lakukan bersama imam lebih baik daripada ibadat satu tahun. Tidak ada azab kubur dan kepedihan hari kiamat bagi orang yang menjalankan sunah dan jamaah”. Rasulullah SAW bersabda: “Takbir yang pertama bersama imam lebih baik daripada dunia dan segala isinya”

Ketiga: Bertasbih dengan Tasbih Azzahra, Terutama setelah Salat
Dari Abi Ja’far as:”Barang siapa bertasbih dengan tasbih Fathimah kemudian membaca istighfar kepada Allah, maka Allah akan mengampuninya. Tasbih itu seratus dengan lisan tetapi seribu dengan timbangan, mengusir setan dan membuat rida Allah Al-Rahman”

Keempat: Selalu Membaca Shalawat Kepada Muhammad dan Keluarganya
Rasulullah SAW bersabda:”Manusia yang paling mengabaikan aku adalah orang yang apabila disebut namaku di hadapannya, dia tidak bershalawat kepadaku. Shalawat kepadaku dan keluargaku menghilangkan kemunafikan”

Kelima: Selalu Beristighfar dan Memohonkan Ampunan
Dari para Imam as:”Sebaik-baik ibadat adalah istighfar”. Rasulullah SAW bersabda:”Segala sesuatu ada obatnya; dan obat dosa adalah istighfar”

Keenam: Selalu Berzikir Kepada Allah
Rasulullah SAW bersabda:”Barang siapa berkata Subhanallah, Allah tanamkan baginya satu pohon di syurga. Barang siapa membaca Alhamdulillah, Allah tanamkan baginya satu pohon di syurga. Barang siapa berkata La ilaha ilallah, Allah tanamkan baginya satu pohon di syurga”.

Ketujuh: Salat-salat Sunat Harian
Dari Abul Hasan as:”Salat-salat sunat adalah kurban setiap mukmin”. Dari Imam Al-Hasan Al-Askari as: “karakteristik mukmin ada lima: melakukan salat lima puluh satu rakaat, ziarah arba’in, memakai cincin disebelah kanannya, bersujud dengan pelipis, dan menzaharkan Bismillahirrahmanirrahim”

Kedelapan: Menyambungkan Silaturahmi Terutama Dengan Orang Tua
Diriwayatkan melalui para Imam as:”Silatirahmi memakmurkan rumah dan menambah usia walaupun para pelakunya bukan orang baik-baik. Silaturahmi membersihkan amalan, melipatgandakan kekayaan, menolak kecelakaan, dan menangguhkan kematian”

Kesembilan: Menyesali Dosa
Dari Imam Ali as:”Penyesalan atas keburukan akan mendorong orang meninggalkan keburukan”. Dari Abu Abdillah as:”Siapa yang berbahagia dengan perbuatan baik dan berduka karena perbuatan buruk, pastilah dia seorang mukmin”

Kesepuluh: Bergaul Baik Antara Suami Isteri
Rusulullah SAW bersabda:”Yang paling baik di antara kamu adalah yang paling baik terhadap keluarganya; dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku”. Rasulullah SAW juga bersabda:”Apabila seorang isteri tidak menyayangi suaminya dan membebaninya untuk melakukan sesuatu di luar kemampuannya, tidak akan diterima dari perempuan itu kebaikan apa pun dan ia akan menemui Allah dalam keadaan murka padanya”

Demikianlah apa yang dapat saya sampaikan pada Pengajian Akbar Tasyakuran Spiritual Kesatu dirumah Sang Bagawat Selatan. InsyaAllah minggu depan kita sambung lagi. Amin. Yang baik insyaAllah itu datangnya dari Allah, sedang yang buruk itu semata-mata karena kekuranganku. Sebagai penutup marilah kita berdoa bersama. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya, tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang da di langit dan di bumi. Siapakahyang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. Ayat Kursi: Al-Baqarah:255. Demikian mohon maaf atas segala kekurangannya. Bilahittaufiq wal hidayah, Wasallamualaikum Warakhmatulahi Wabarakatuh

Referensi:
Jalaluddin Rakhmat: Meraih Cinta Ilahi-Pencerahan Sufistik, Bandung: Rosda

29 comments:

  1. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Ikhlas dalam beribadah akan dibalas dengan surga. Ikhlas dalam sholat, dalam berdzikir, selalu meminta ampun, dan memaksimalkan kebaikan maka Allah akan mengganti keilkhlasan kita dengan surga.

    ReplyDelete
  2. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Ikhlas adalah begaimana kita mencari jalan keridhoan Allah, hanya mencari ridho Allah dan rela melakukan apapun asal Allah ridho. Mencapai ikhlas dan merasa bahwa hidup kita adalah bukan hak kita.

    ReplyDelete
  3. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Sebenar-benarnya tujuan dan cita-cita hidup didunia adalah mencari bekal untuk ke surga. Kehidupan ini hanyalah sebuah tipuan yang banyak memperdaya manusia yang kurang memiliki kekuatan hati ke sang ilahi. Maka luruskan niat hanya untuk mencari ridhoNya.

    ReplyDelete
  4. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Syurga adalah tempat yang pasti diidamkan oleh semua manusia yang beriman, bahkan yang tidak beriman sekalipun pasti menginginkan kehidupan nan indah tiada bandingannya. Syurga di dunia berbeda dengan syurga di akhirat. Untuk mendapatkan syurga dunia sangatlah mudah yaitu dengan mengikuti hawa nafsu. Tetapi untuk menggapai syurga di akhirat ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Yaitu: memelihara waktu sholat, menghadiri sholat berjamaah, bertasbih terutama setelah sholat, selalu membaca shalawat kepada muhammad dan keluarganya, selalu beristighfar dan memohon ampun, selalu berdzikir kepada Allah SWT, sholat-sholat sunat harian, menyambung silaturahmi terutama dengan orangtua, menyesali dosa, dan bergaul baik antara suami isteri.
    Dari sekian banyak amalan yang disebutkan di atas saya sangat tertarik dengan salah satu amalan yaitu menyambung silaturahmi terutama dengan orangtua. Betapa besar manfaat silaturahmi bagi manusia. Sehingga Allah sangat membenci hambanya yang memutus tali silaturahmi. Bahkan jika kita marah pada seseorag tidak boleh lebih dari tiga hari. Silaturahmi meliputi siapa saja, baik muslim maupun non muslim, miskin maupun kaya, tua maupun muda. Biasanya silaturahmi seseorang paling banyak dilakukan dengan seusianya atau teman. Justru silaturahmi dengan orangtua kadang dilupakan. Ketika seseorang sudah memiliki kehidupan sendiri bersama orang lain seharusnya tetap menjaga silaturahmi dengan orangtua. Karena dengan mereka lah silaturahmi pertama kali kita lakukan di dunia ini bahkan sejak masih di dalam kandungan. Dan kita tidak akan pernah tau sampai kapan kesempatan itu bisa kita miliki. Jangan sampai kita tidak bersyukur dan menyesal karena lupa dengan orangtua.

    Wasalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  5. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B 2017

    Subhanallah, begitu besar kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya. Ada banyak cara yang bisa dilakukan manusia untuk terus mendapatkan belas kasih-Nya. Sholat merupakan pondasi utama dari segala amalan yang dilakukan manusia. Kumandang adzan seorang Muadzin saat telah masuk waktu sholat merupakan panggilan sayang Allah SWT terhadap seorang hamba. Bahkan kita dianjurkan untuk meninggalkan aktivitas lain saat telah datang waktu sholat. Sholat juga merupakan perwujudan doa dari seorang hamba. Manusia dengan segala kelemahannya namun Allah SWT selalu memberikan kesempatan pada hamba-Nya untuk selalu berkomunikasi dengan-Nya. Semoga kita semua selalu mendapatkan kasih sayang, perlindungan, ampunan dan kemurahan dari Allah SWT. Rasa syukur juga tidak henti-hentinya kita curahkan kepada Allah dan tidak lupa bershalawat kepada junjungan keharibaan kita Nabi Muhammad SAW dan para malaikat. Terimakasih kepada Bapak yang sudah berbagi ilmu ini.

    ReplyDelete
  6. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Ada cara-cara yang dapat ditempuh untuk dapat menggapai ikhlas, seperti memelihara shalat, shalat berjamaah, bertasbih, bershalawat Nabi, istighfar, berdzikir, shalat sunah, menyambung silaturahmi dengan orangtua, menyesali dosa. Apa yang kita lakukan, jika itu baik maka semata-mata dari Allah sedangkan yang buruk karena kekurangan kita. Maka, untuk menggapai ikhlas banyak cara yang dapat ditempuh, yang palin penting adalah bagaimana hati kita, apakah mudah untuk berubah menjadi ikhlas.

    ReplyDelete
  7. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Dalam elegi ini memiliki makna bagaimana ibadah dan ibadah apa saja yang di sukai oleh Allah. Salah satu ibadah yang berbuah syurga diantaranya yaitu sholat tepat waktu dan dengan berjamaah. Dimana sholat tepat waktu ini adalah hal yang mutlak karena telah disyariatkan ibadah yang dibataskan oleh waktu-waktu tertentu, serta dengan berjamaa’ah. Dikatakan bahwa Sholat berjama’ah ini hampir saja dijadikan ibadah wajib. Dan untuk kaum lelaki sholat di masjid yaitu ledih utama. Pahala yang didapat pula 27 derajat lebih banyak dibanding sholat sendiri.
    Bertasbih dengan tasbihnya Fatimah Azzahra, putri Rasulullah. Yang mana dikisahkan bahwa dahulu ketika fatimah mengalami kerepotan dalam bekerja di rumah yang mana kemuidian oleh suaminya, Ali. Ia pun meminta budak pada Rasulullah, namun Rasulullah kemudian memberikan yang lebih baik dari pada budak, yaitu mengajari tasbih ini pada putrinya. Agar saat bekerja di rumah bisa bersamaan dengan membaca tasbih ini.
    Ibadah selanjutnya yaitu Shalawat pada Rasul dan keluarga; beristigfar; berdzikir pada Allah; shalat sunat; bersilaturahmi; menyesali dosa dan berbuat baik antara suami istri jika telah berkeluarga.
    Semoga kita senantiasa bisa menunaikan ibadah- ibadah ini yang dapat berbuah syurga. Aminn

    ReplyDelete
  8. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.
    Subhanallah. Kalimat pembuka coment saya adalah ketika sesuatu yang keluar dari mulut seseorang merupakan suatu kebaikan, maka kita jangan memandang siapakah orang itu. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam sesungguhnya Allah SWT Maha Pengasih terhadap semua makhluknya. Bahkan bagi manusia yang tidak menyembah Allah pun Allah tetap mengasihinya dengan memberikannya kekayaan, kepintaran, dsb. Namun bagi orang yang menyembah Allah tanpa melakukan syirik sedikitpun terhadap-Nya, maka kasih sayang Allah SWT tetap akan berlanjut hingga di akhirat nantii, sedangkan bagi orang-orang yang melakukan kesyirikan kepada Allah, maka kasih sayang Allah hanya terbatas pada saat di dunia saja. Oleh karena itu mari kita selalu melakukan amalan-amalan seperti yang tertuang dalam meraih surga agar kita dapat selalu tercurahkan kasih sayang Allah SWT baik di dunia maupun setelah kita di akhirat nanti.

    ReplyDelete
  9. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A 2017

    Elegi ritual ikhlas 28 ini berisi amalan-amalan yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW. sebagai ladang amal agar menuju syurga Allah SWT. Allah memerintahkan manusia tidak lain dan tidak bukan yaitu untuk beribadah kepada-Nya. Maka sudah sepatutnya kita mengamalkan amalan ibadah tersebut. Memperbaiki waktu shalat jika selama ini masih ada kelalaian dlam diri dan menunda-nundanya. Ditambah dengan shalat berjamaah akan menambah pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT. Bertasbih, bershalawat kepada Rasul, selalu bershalawat kepada Nabi SAW dan keluarga serta para sahabatnya, beristighfar, berdzikir, shalat sunat. Menyambung silaturahmi terutama kepada orangtua. Dan yang telah memiliki istri atau suami, bergaulah dengan baik. Semua ibadah yang dilakukan mungkin ada beberapa yang sulit untuk dilakukan. Hal tersebut dikarenakan kurangnya pembiasaan diri. Maka dari itu paksakanlah diri untuk melakukan kebaikan. Karena bisa karena terbiasa. Jadikan amalan tersebut sebagai kebutuhan, karena tanpanya hidup terasa hampa dan hati menjadi kosong. Jika sudah sampai pada taraf itu, insyaallah ibadah yang dilakukan akan penuh dengan keikhlasan dan surga Allah menanti kelak. Aamiin.

    ReplyDelete
  10. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Mat A 2017

    Terimakasih prof, elegi ini mengingatkan saya akan hal-hal yang sebaiknya kita amalkan, shalat berjamaaah,melaksanakan shalat sunah, menyambung tali silaturahmi terutama kepada orang orang tua. Sesungguhnya mengejar syurga menjadikan kita pribadi yang lebih taat beribadah. Tentulah disertai rasa ikhlas dalam mengerjakan semua hal ini. Sesungguhnya kebaikan yang kita lakukan untuk diri kita sendiri.

    ReplyDelete
  11. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dari elegi ini, pesan yang kami dapatkan adalah untuk senantiasa mengingat dan melakasanakan sepuluh point penting dalam menjalani hidup yaitu Memelihara Waktu Shalat; Menghadiri Salat Berjamaah; Bertasbih dengan Tasbih Azzahra, Terutama setelah Salat; Selalu Membaca Shalawat Kepada Muhammad dan Keluarganya; Selalu Beristighfar dan Memohonkan Ampunan; Selalu Berzikir Kepada Allah Salat-salat Sunat Harian; Menyambungkan Silaturahmi Terutama Dengan Orang Tua; Menyesali Dosa; Bergaul Baik Antara Suami Isteri. Semoga kita termasuk umat yang mampu menjaga kesepuluh hal tersebut, dan semoga kita senantiasa berada dalam petunjuk, bimbingan dan hidayah-Nya. Amin.

    ReplyDelete
  12. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Kehidupan di dunia ini hanyalah fana dan sementara, dan kehidupan akhirat kelak merupakan sebuah kehidupan yang kekal adanya. Tinggal ada dua pilihan kelak, yaitu Syurga dan Neraka. Pilihan yang pasti akan kita jalani. Hidup di dunia bagaikan menanam benih yang kelak akan kita Panen di akhirat. Mari kita bersama-sama ber ikhtiar menggapai Syurga-Nya dengan melakukan amalan-amalan di atas.

    ReplyDelete
  13. kesepuluh hal dalam artikel ini sangat mudah kita lakukan asalkan kita ikhas menjalaninya. selalu menjaga dzikir dan beribadah kepada Allah tanpa menunda-nundanya sama halnya dengan tidak menunda-nunda datangnya rejeki kita. marilah kita selalu menjaga sholat tepat waktu supaya rejeki, kesuksesan dan jodoh tidak tertunda datangnya.

    ReplyDelete
  14. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Sungguh maha segalanya, Allah SWT. Surga tentu diidamkan banyak umat sebagai tempat terhakiki untuk hidup setelah kematian pada nantinya. Terdapat beberapa amalan jika dijalankan dengan ikhlas akan menuntun kita menuju surga. Akan tetapi, amalan yang dijalankan dengan ikhlas adalah amalan yang dilakukan dengan mengharap keridhoaannya. Bismillah, mari sama-sama kita belajar menjadi hamba yang ikhlas.

    ReplyDelete
  15. Anisa Safitri
    17701281038
    PEP B

    1. Dalam elegi ini dijelaskan bahwa terdapat beberapa syarat sebagai penghuni syurga. Syarat yang diajukan tersebut sebagai amalan yang dilakukan manusia sehari-hari. Melaksanakan semua perintah dan menjauhi larangan sesuai firman Allah swt dalam Al Quran.
    2. Diantara syarat itu adalah memelihara waktu shalat. Dalam Al Quran telah disebutkan bahwa shalat wajib yang harus dilakukan adalah shalat 5 waktu, yaitu subuh, dzuhur, ashar, maghrib, dan isya’.
    Allah swt lebih menyukai mereka yang melaksanakan shalat tepat waktu dan berjamaah di masjid. Pada hari kiamat nanti, hisab pertama yang diperhitungkan adalah shalat.
    3. Bertasbih dan bersholawat kepada Nabi Muhammad saw dan keluarganya. Amalan yang dilakukan setelah shalat diantaranya adalah tasbih dan bersholawat, mengagungkan asma Allah swt dan memohon syafaat Nabi Muhammad saw dengan bersholawat. Bacaan tasbih dan sholawat dapat dilakukan sewaktu-waktu.

    ReplyDelete
  16. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terima kasih Pak
    Setelah saya membaca saya memperoleh informasi tentang program menghuni Syurga. Postingan Bapak menyadarkan saya bahwa saya masih jauh dari syarat-syarat tersebut. Betapa banyak waktu yang masih saya sia-siakan (Astagfirullah). Padahal Allah SWT telah memberikan kesempatan kepada manusia untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Berlomba-lomba dalam beribadah dan menggapai ridho-Nya. Semoga kita semua diberi kesempatan dan kemudahan untuk selalu berusaha melakukan program menghuni Syurga. Aamiin.

    ReplyDelete
  17. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Blog ini tidak hanya membahas tentang filsafat saja, tetapi dilengkapi juga dengan pesan-ppesan spiritual yang sangat menggungah jiwa. Contohnya seperti elegi ini, banyak pelajaran yang saya dapatkan setelah membaca elegi ini terkait amalan-amalan yang dapat dilakukan untuk meraih surga dan ridho Allah. Hal yang baru saya ketahui dari elegi ini ialah poin shalat berjamaah yangmana katanya rakaat yang dilakukan seorang mukmin bersama imam lebih baik baginya daripada bersedekah seratus ribu dinar kepada orang miskin dan satu sujud yang ia lakukan bersama imam lebih baik daripada ibadah satu tahun. Selama ini saya hanya mengetahui bahwa sholat berjamaah pahalanya 27 kali lipat, ternyata lebih dari itu. Terimakasih infonya pak.

    ReplyDelete
  18. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Setiap orang yang beriman memiliki keinginan agar kelak ditempatkan surga karena surga merupakan tempat terindah yang dijanjikan oleh Allah SWT sebagai balasan dari amal dan perbuatan baik manusia. Kehidupan manusia di dunia hanyalah semntara sedangkan kehidupan di akhirat kelak ialah kekal. Maka manusia diciptakan tidak lain hanya untuk menyembah dan beribadah kepada Allah SWT semata. Amalan dan ibadah manusia yang kelak akan membawa manusia ke surga ialah seperti beberapa amalan-amalan yang diuraikan di dalam elegi ini. hendaknya amalan-amalan tersebut dilakukan secara kontinu dan berkelanjutan. Semoga kita semua kelak dapat menjadi penghuni surga-Nya. Aamiin.

    ReplyDelete
  19. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Begitu banyaknya cara yang bisa digunakan untuk menjadi penghuni syurga. Tetapi perlu diingat bahwa dasar untuk menjalankan semuanya itu harus dengan ikhlas, jika ikhlas belum ada pada hatinya, maka bisa jadi kesia-sian lah yang ada. Dengan ikhlas juga lah semua proyeksi itu bisa dilakukan dengan sangat mudah dan tanpa adanya beban, bahkan akan menjadi sebuah kebiasan dalam hidupnya.

    ReplyDelete
  20. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb.

    Terimakasih banyak Pak prof

    Elegi ini mengingatkan kita untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat yang begitu banyak yang diberikan-Nya kepada kita , terutama nikmat iman, kesempatan dan kesehatan.Dan salah satu cara mensyukuri nikmat Allah SWT dengan beribadah kepada-Nya.Mengikuti perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.Syukur adalah sebuah pengakuan seorang hamba bahwa kita tak mampu hidup tanpa-Nya.”La insyakartum la adziidannakum walainkafartum inna adzaabii lasadiid” artinya barang siapa yang bersyukur atas nikmat-Ku maka akan Ku tambahkan nikmat-Ku dan barang siapa yang ingkar terhadap nikmat-Ku sungguh azab-Ku sangat pedih”.Atas nikmat yang berlimpah, marilah senantiasa kita bersyukur dan mengingat Allah SWT.

    ReplyDelete
  21. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas postingannya, Prof. Seperti yang telah disebutkan dalam Al Qur'an bahwa manusia tidak akan merugi selama mereka saling menasihati/mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran. Selain itu kita juga diperintahkan untuk mengajarkan kebaikan walaupun itu satu ayat saja. Semoga kita termasuk dalam orang-orang yang tidak merugi tersebut.

    ReplyDelete
  22. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Terima kasih banyak Prof. atas elegi yang mencerahkan sekaligus menyejukan ini. Salah satu mewujudkan ekpresi ikhlas adalah dengan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Cara mewujudkan rasa syukur adalah dengan selalu berdoa kepada-Nya. Saya percaya Tuhan tak dapat didefinisikan karena ia dapat menjadi parikel terbesar hingga terkecil di dalam semesta, selain itu ia jiwa manusia, segala aktivitas kita dikendalikan oleh partikel-partikel kecil Tuhan. Maka sesungguhnya hanya kesombongan manusia yang mampu mendefinisikan Tuhan dalam suatu wujud.

    ReplyDelete
  23. Aristiawan
    17701251025
    PEP 2017 B

    Subhanallah..elegi ini benar-benar membawa pencerahan kepada kami. Menjadi pengingat bagi kami agar kami menjaga aktivitas dan amalan kami. Terutama ibadah sholat yang dikatakan sebagai tiang agama. Sebuah amal yang akan dihisab pertama kali, dan menjadi indicator seorang muslim dengan yang tidak. Termasuk tingkatan yang lebih tinggi dari sekedar sholat, yaitu sholat berjamaah. Sholat berjamaah tidak hanya memuat dimensi hubungan kita dengan Allah, namun juga memuat dimensi hubungan kita dengan sesame manusia.

    ReplyDelete
  24. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  25. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamu'alaikum Wr. Wb

    Syurga adalah harapan semua umat manusia untuk berada disana nantinya. Tetapi syurga bukanlah sembarang tempat untuk dapat ditempati dengan mudah oleh seluruh umat manusia. Banyak sekali yang harus kita lakukan untuk mencapai syurga, bukan suatu perkara yang mudah dan bukan suatu langkah yang mudah, melainkan suatu proyek yang besar. Setelah membaca mengembangkan proyek menghuni syurga ini, saya merasa saya masih jauh dari syarat untuk mendapatkan syurga tersebut. Dari yang pertama saja mengenai sholat, Sholat yang saya kerjakan saja masih bersifat memenuhi suatu kewajiban, dapat terlihat dari tidak tepat waktunya saya sholat yang masih bersifat lalai dan susahnya khusyuk didalm sholat yang saya kerjakan. Semoga saya dapat terus membangun proyek syurga dengan baik dan dapat terselesaiakn sebelum kematian itu menghampiri. Aamiin.

    ReplyDelete
  26. Kartika Kirana
    17701251039
    PEP S2 B

    Satu hal yang saya dapat pelajari dari elegi ini... untuk menggapai suatu yang baik, perlu ada niat yang tulus di dalam hati, dan usaha yang bersungguh sungguh untuk menggapainya.

    ReplyDelete
  27. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Dari elegi ini, saya memahami bahwa untuk menuju syuganya Allah SWT, suatu tempat yang sangat diidam-idamkan oleh umat manusia, hendaklah kita senantiasa melaksanakan ibadah dan amalan yang diperintahkan-Nya. Seperti yang disebutkan pada elegi ini, terdapat beberapa amalan yang dapat kita laksanakan untuk menuju syurga. Namun, yang musti diingat adalah amalan-amalan tersebut hendaklah dilaksanakan dengan ikhlas semata-mata hanya mengharapkan keridhoan dari-Nya. Semoga kita senantiasa beribadah dengan ikhlas dan bersama-sama menuju syurga, aamiin

    ReplyDelete
  28. indah purnama sari
    17701251035
    PEP B 2017

    Elegi yang sangat menggugah hati prof.. ikhlas adalah syarat wajib jika ingin menggapai syurga. melakukan segala hal dengan ikhlas. beribadah belajar atau apapun yang dilakukan ketika kita berada didunia ini. tugas kita hanya taat dan mengikuti perintah Nya dengan ikhlas dalam keadaan apapun.

    ReplyDelete