Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 28: Tasyakuran Ke Satu (Proyek Syurga)




Oleh Marsigit

Bagawat Selatan:

Wahai isteriku, anak-anakku dan menantuku, saya berniat mengadakan Tasyakuran Spiritual sebagai salah satu cara untuk menyatakan rasa syukur kita kepada Allah SWT, dengan cara mengadakan Pengajian Akbar dan dihadhliri oleh para kerabat, dan tetangga. Untuk itu aku akan mengundang seorang Ulama dari Jawa Barat yang bernama Ustad Jalaludin Rakhmat. Saya minta agar beliau dapat menguraikan perihal Proyek atau Program Menghuni Syurga. Untuk menghemat waktu marilah kita dengarkan bersama-sama.

Jalaludin Rakhmat:
Assalamu’alaikum Warakhmatullahi Wabarakatuh. Audzhubilah Himi-nassyaeton nirojim Bismillah Hiro-khman Nirokahim. Alhamdulillah hirabbil alamin. Wasalatu Wasa-lamu Ala Asrofil Ambyai Warmu-salin Syayidina muhammadin wa-ala alihi wasyohbihi ajma’in. Yang saya hormati shohibul hajat Sang Bagawat Selatan beserta keluarga besarnya. Para Alim Ulama, Tokoh Masyarakat dan masryiral muslimin yang berbahagia. Pertama marilah kita panjatkan puja puji syukur kita kehadhirat Allah SWT yang telah memberi dan melimpahkan karunia Nya kepada kita semua sehingga pada saat yang berbahagia ini kita bisa berkumpul untuk mengadakan silakhturakhim spiritual. Salawat dan salam kita haturkan kepada Junjungan Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabatnya, tabiit, tabiin, yang memberi syafaat di hari akhir. Wabil khusus saya mengucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada Sang Bagawat Selatan, yang telah mempercaya dan mengundang saya untuk mengisi dan memberi ceramah spiritual pada Pengajian Akbar ini. Seperti permintaan shahibul hajat, maka saya akan menguraikan Bagaimana Mengembangkan Proyek Menghuni Syurga sebagai berikut:

Pertama: Memelihara Waktu Shalat
Diriwayatkan dalam sebuah hadis bahwa nanti, setelah manusia dihisab, ia akan masuk syurga. Para malaikat berkata kepadanya: “Tunggulan di sini di bawah lindungan ini, di dekat pintu syurga”. Orang itu dapat melihat seluruh istana, pasangan-pasangannya, dan kebun-kebunnya yang ada di dalamnya. Setelah lewat beberapa masa, bertambahlah kerinduannya kepada apa yang diberikan Allah kepadanya. Ia berkata: “Wahai Malaikat Rakhmat, aku melihat orang-orang sesudahku masuk syurga sedangkan aku diakhirkan di sini. Mengapa di akhir-akhir?” Para malaikat berkata kpadanya: “Aku mengakhirkan kamu karena kamu mengakhirkan shalatmu di dunia”

Kedua: Menghadiri Salat Berjamaah
Rasulullah SAW bersabda kepada Jibril: “Apa yang diperoleh umatku dalam shalat berjamaah?” Jibril berkata:”Wahai Muhammad, setiap rakaat yang dilakukan seorang mukmin bersama imam jamaah lebih baik baginya daripada bersedekah seratus ribu dinar kepada orang miskin; satu sujud yang ia lakukan bersama imam lebih baik daripada ibadat satu tahun. Tidak ada azab kubur dan kepedihan hari kiamat bagi orang yang menjalankan sunah dan jamaah”. Rasulullah SAW bersabda: “Takbir yang pertama bersama imam lebih baik daripada dunia dan segala isinya”

Ketiga: Bertasbih dengan Tasbih Azzahra, Terutama setelah Salat
Dari Abi Ja’far as:”Barang siapa bertasbih dengan tasbih Fathimah kemudian membaca istighfar kepada Allah, maka Allah akan mengampuninya. Tasbih itu seratus dengan lisan tetapi seribu dengan timbangan, mengusir setan dan membuat rida Allah Al-Rahman”

Keempat: Selalu Membaca Shalawat Kepada Muhammad dan Keluarganya
Rasulullah SAW bersabda:”Manusia yang paling mengabaikan aku adalah orang yang apabila disebut namaku di hadapannya, dia tidak bershalawat kepadaku. Shalawat kepadaku dan keluargaku menghilangkan kemunafikan”

Kelima: Selalu Beristighfar dan Memohonkan Ampunan
Dari para Imam as:”Sebaik-baik ibadat adalah istighfar”. Rasulullah SAW bersabda:”Segala sesuatu ada obatnya; dan obat dosa adalah istighfar”

Keenam: Selalu Berzikir Kepada Allah
Rasulullah SAW bersabda:”Barang siapa berkata Subhanallah, Allah tanamkan baginya satu pohon di syurga. Barang siapa membaca Alhamdulillah, Allah tanamkan baginya satu pohon di syurga. Barang siapa berkata La ilaha ilallah, Allah tanamkan baginya satu pohon di syurga”.

Ketujuh: Salat-salat Sunat Harian
Dari Abul Hasan as:”Salat-salat sunat adalah kurban setiap mukmin”. Dari Imam Al-Hasan Al-Askari as: “karakteristik mukmin ada lima: melakukan salat lima puluh satu rakaat, ziarah arba’in, memakai cincin disebelah kanannya, bersujud dengan pelipis, dan menzaharkan Bismillahirrahmanirrahim”

Kedelapan: Menyambungkan Silaturahmi Terutama Dengan Orang Tua
Diriwayatkan melalui para Imam as:”Silatirahmi memakmurkan rumah dan menambah usia walaupun para pelakunya bukan orang baik-baik. Silaturahmi membersihkan amalan, melipatgandakan kekayaan, menolak kecelakaan, dan menangguhkan kematian”

Kesembilan: Menyesali Dosa
Dari Imam Ali as:”Penyesalan atas keburukan akan mendorong orang meninggalkan keburukan”. Dari Abu Abdillah as:”Siapa yang berbahagia dengan perbuatan baik dan berduka karena perbuatan buruk, pastilah dia seorang mukmin”

Kesepuluh: Bergaul Baik Antara Suami Isteri
Rusulullah SAW bersabda:”Yang paling baik di antara kamu adalah yang paling baik terhadap keluarganya; dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku”. Rasulullah SAW juga bersabda:”Apabila seorang isteri tidak menyayangi suaminya dan membebaninya untuk melakukan sesuatu di luar kemampuannya, tidak akan diterima dari perempuan itu kebaikan apa pun dan ia akan menemui Allah dalam keadaan murka padanya”

Demikianlah apa yang dapat saya sampaikan pada Pengajian Akbar Tasyakuran Spiritual Kesatu dirumah Sang Bagawat Selatan. InsyaAllah minggu depan kita sambung lagi. Amin. Yang baik insyaAllah itu datangnya dari Allah, sedang yang buruk itu semata-mata karena kekuranganku. Sebagai penutup marilah kita berdoa bersama. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya, tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang da di langit dan di bumi. Siapakahyang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. Ayat Kursi: Al-Baqarah:255. Demikian mohon maaf atas segala kekurangannya. Bilahittaufiq wal hidayah, Wasallamualaikum Warakhmatulahi Wabarakatuh

Referensi:
Jalaluddin Rakhmat: Meraih Cinta Ilahi-Pencerahan Sufistik, Bandung: Rosda

10 comments:

  1. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika Kelas D

    Hidup di dunia hanya sementara. Sebener-benarnya hidup ialah upaya mencari bekal untuk kehidupan diakhirat agar dapat menggapai surga. Marilah kita gunakan kesempatan sebaik-baiknya yang telah diberikan Allah SWT, karena banyak jalan untuk menggapai surga Allah. Misalnya dengan memelihara waktu shalat dan menghadiri shalat berjamaah, selalu beramal dengan ikhlas dan berbuat baik.

    ReplyDelete
  2. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu'alaikum. Surga, setiap muslim pasti mendambanya. Tapi banyak yang tak berusaha menggapainya. Taerimakasih Prof. Marsigit telah mengingatkan perihal amalan-amalan apa saja yang harus dilaksanakan untuk menggapai surga. Semoga kita semua termasuk golongan yang mampu mencium wanginya surga.

    ReplyDelete
  3. Assalamualaikum.
    Semua tujuan selalu bisa menjadi sebuah proyek. Bahkan untuk ke syurga. Dengan membuat tujuan menjadi sebuah proyek, akan semakin mudah merumuskannya. Seperti pada tulisan ini, Jalaludin Rahmat dan keluarganya ingin ke syurga. Rumusan masalahnya adalah bagaimana menjadi penghuni syurga. Berdasarkan teori-teori yang telah sampaikan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala baik melalui lisan maupun tingkah laku Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, maka dapat disusun kegiatan-kegiatan untuk meraih syurga, yaitu: memelihara waktu sholat dan sholat berjamaah; rajin berzikir, bertasbih, bersholawat, dan bertaubat; rajin melakukan ibadah tambahan seperti sholat sunnah; menyambung silaturahmi; dan banyak lagi. Setelah teori dikumpulkan, berikutnya adalah ikhlas dalam mengamalkan. Insyaallah mendapatkan syurga yang telah dijanjikan.

    Ahmad Bahauddin
    16709251058
    Pendidikan Pascasarjana UNY S2 Angkatan 2016 Kelas C

    ReplyDelete
  4. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Tujuan dan cita-cita hidup setiap manusia yaitu menjadi penghuni surga. Namun pertanyaan adalah apakah yang kita lakukan selama ini sudah menjamin kita atau telah memenuhi syarat-syarat sehingga kita menjadi orang-orang yang diberkahi oleh Allah SWT untuk menjadi penghuni surga. Banyak diantara kita yang menuntut untuk masuk surga tetapi perilaku kita tidak mencerminkan penghuni surga atau tidak melaksanakan apa-apa yang telah digariskan oleh Allah SWT. Berdasarkan elegi di atas untuk menjadi penghuni surga setidaknya mengerjakan amalan-amalan yang telah dijelaskan di atas, seperti: Memelihara Waktu Shalat, menghadiri salatberjamaah, bertasbih atau berzikir kepada Allah SWT, selalu membaca shalawat Kepada Muhammad dan Keluarganya,selalu beristighfar dan memohonkan ampunan salat-salat sunat harian, menyambungkan silaturahmi terutama dengan orang tua menyesali dosa, dan bergaul baik antara suami istri.

    ReplyDelete
  5. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillah...
    Syurga memanglah terminal terakhir dalam perjalanan hidup ini. Untuk sampai pada terminal terakhit itu dengan bahagia maka ada banyak sekali cara yang dapat kita lakukan, yaitu suatu kegiatan yang sudah dijelaskan pada elegi ritual ikhlas 28 ini tentang tasyakuran ke satu (proyek syurga). Bahwa amalan-amalan dan kegiatan ibadah yang dihajatkan untuk mengantarkan kita pada syurga sudah jelas makna dan tujuannya namun semua itu haruslah kita lakukan dengan hati ikhlas dan penuh kekhusyukan.

    ReplyDelete
  6. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Kesepuluh hal tersebut yang dapat kita perbuat dalam mengemban proyek menghuni Syurga. Namun semua yang menjadi proyek itu sebaiknya dilakukan dengan keikhlasan, dengan kesadaran bahwa di dunia ini bukan semata mencari hal duniawi saja. Dan perintah tersebut sebaiknya dilakukan oleh semua pengikutnya, karena setiap agama itu mengajarkan kebaikan.

    ReplyDelete
  7. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Berbahagialah bagi orang-orang mukmin yang pernah menangis dalam penyesalannya akan dosa-dosa yang diperbuat. Karena sepantasnya kita benar-benar menyesali setiap dosa yang kita lakukan, sehingga kitaakan berusaha memanfaatkan setiap peluang untuk memohon maaf kepada kepada Allah. Semoga kita dapat mengimplementasikan amalan-amalan calon penghuni Surga di dalam kehidupan sehari-hari. Tentu saja amalan-amalan tersebut kita lakukan diiringi rasa ikhlas dari dalam hati. Semoga Allah selalu memberikan rahmatNya kepada kita, dan kita mampu menjadi salah satu penghuni Surga.

    ReplyDelete
  8. Manusia ingin masuk ke dalam syurga Allah. Manusia yang bisa masuk ke surga harus menyiapkan bekal keimanan dan ketaqwaan. Pada dasarnya manusia yang dapat masuk ke surga harus atas keputusan dan izin Allah semata. Allah telah menunjukkan cara masuk ke surga maka kita harus mengikuti petunjuk tersebut. Diantara sekian banyak petunjuk agar dapat masuk ke surga antara lain sholat fardu secara berjamaah, berdzikir, bersholawat atas nabi, mengucap istigfar, bersilaturohim, melakukan amal kebaikan.

    ReplyDelete
  9. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Elegi menggapai ikhlas ini, berisi tentang bagaimana kita menuju ke surga Allah dengan cara yang di ridhoi oleh-Nya. Yang pertama adalah, kita harus memelihara waktu shalat kita, jangan sampai meninggalkan shalat. Karena saat di alam barzah nanti, amalan yang pertama kali di tanyakan adalah shalat kita. Jika kita tidak shalat, maka amalan yang lain-lainnya akan sia-sia. Yang kedua, selalu shalat berjamaah, karena pahala shalat berjamaah itu sangatlah besar sekali. Bertasbih kepada Allah setelah kita melakukan shalat. Selalu bershalawat kepada Nabi SAW dan keluarga serta para sahabatnya. Beristighfar, berdzikir, shalat sunat. Menyambung silaturahmi kepada sodara muslim, dan terutama kepada orangtua. Dan yang telah memiliki istri atau suami, bergaulah dengan baik. Jika semua amalan tersebut sudah terlaksana dengan baik. Surga telah menunggu kita. Aamiin.

    ReplyDelete
  10. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    “Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Rabbmu dan surga yang lebarnya selebar langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (QS. Al Hadiid: 21). Dalam ayat ini dinyatakan bahwa surga itu disediakan bagi orang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Sehingga kesepuluh proyek pada elegi ini juga termasuk di dalamnya.

    ReplyDelete