Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 3: Persiapan Teknis 2




Oleh Marsigit

Santri Kepala:

Ass..Bapak Ibu dan hadirin semua yang dimuliakan Allah, puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah mengijinkan kita berkumpul kembali di sini. Dengan memohon keridaan Allah dengan ini kami sampaikan bahwa sebentar lagi kita akan mengadakan Ritual Ikhlas III. Seperti biasa kami sebagai fasilitator berusaha melayani dan membantu kebutuhan Bapak Ibu semua. Sekali lagi, berdasarkan pengalaman Ritual Ikhlas terdahulu kami ingin mengingatkan kembali bahwa dalam kegiatan Ritual Ikhlas tujuan utamanya adalah menggapai rida Allah SWT, dengan cara membetulkan tata cara beribadah kita meliputi bagaimana Salat yang benar, ambil air wudlu yang benar,bersuci yang benar, Salat Jamaah yang benar, Salat Sunah yang benar, Zikir yang benar, serta memperoleh tambahan santapan ruhani melalui kegiatan Ceramah, Kutbah Jumat atau kegiatan tanya jawab lainnya. Demikianlah apakah masih ada hal yang ingin ditanyakan?

Muhammad Nurikhlas:
Ass...Bapak Santri Kepala yang saya hormati, kelihatannya kegiatan Ritual Ikhlas ini semakin terkenal. Maka sekarang semakin banyak yang akan berpartisipasi. Peserta yang hadir pada kegiatan Ritual Ikhlas III ini tidak hanya para Cantraka, tetapi para Bagawat, dan Cemani. Ada Bagawat Doktor, Bagawat Profesor, Bagawat Bupati, Bagawat Jenderal, Bagawat Gubernur, bahkan Bagawat Raja. Ada juga Matematikawan, Guru Matematika, Guru Sain, Mahasiswa S1, Mahasiswa S2, dsb. Untuk itu kami memohon penjelasanmu apakah penyelenggara telah menyediakan fasilitas yang sesuai dengan pangkat dan derajat mereka semua?

Santri Kepala:
Oh...maaf ...kegiatan Ritual Ikhlas ini semata-mata hanyalah untuk mencari keridaan dari Allah SWT. Di depan Allah semuanya berkedudukan sama kecuali keikhlasan dan amal-amalnya. Tahun yang lalu juga pernah ada seorang Raja yang mengikuti kegiatan serupa tetapi kami pun tidak menyediakan fasilitas khusus, malah pada saat itu dia terpaksa menempati lokasi di bawah tangga karena datang terlambat. Jadi sekali lagi kami harap Bapak dan Ibu semua agar untuk mengikuti kegiatan ini, sementara melepaskan semua atribut kepangkatan di dunia. Marilah semata-mata kita hanya berharap memperoleh keridaan dari-Nya. Firman Allah:”Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamumendapat keberuntungan” (Q.S. Al Maidah 5:35). Oleh karena itu kami penyelenggara hanya menyediakan tempat ala kadarnya. Kami juga tidak bisa menyediakan akomodasi yang memadai, tidur cukup di lantai dan beralaskan tikar. Para peserta kami tempatkan sesuai dengan nomor urut pendaftarannya. Demikianlah semoga bisa dimaklumi. Amin

Muhammad Nurikhlas:
Ada juga peserta yang baru pertama mengikuti, tetapi kelihatannya membawa ilmu-ilmu ghadib, ilmu tinggi, dan pusaka-pusaka. Apakah dia boleh diijinkan mengikuti kegiatan Ritual Ikhlas ini?

Santri Kepala:
Sekali lagi kami sampaikan bahwa kegiatan Ritual Ikhlas disini hanyalah untuk mencari rida Allah semata. Bekal yang diperlukan adalah niat yang benar yaitu mencari rida Allah SWT dan ikhlas mengikuti semua ketentuan yang telah disepakati bersama semata-mata demi menjamin kelancaran kegiatan, membetulkan cara beribadah yang benar, dan beramal atau berZikir seikhlas-ikhlas dan sebanyak-banyaknya. Oleh karena itu semua perbekalan yang tidak sesuai kami harap agar dititipkan saja kepada penyelenggara, setelah selesai boleh diambil kembali. Adapaun untuk segala macam pusaka atau ajimat kami bersedia menyimpannya. Demikianlah selamat mengikuti Ritual Ikhlas III. Semoga sukses. Amin.

17 comments:

  1. Diana Prastiwi
    18709251004
    S2 Pend. Mat A 2018

    Dalam postingan tersebut semakin jelas bahwa untuk mencapai keikhlasan dengan memohon keridhoan Allah SWT, beribadah dengan sungguh-sungguh, membetulkan tata cara beribadah. Semua kegiatan dalam menggapai ikhlas tidak memandang pangkat, derajat, harta. Untuk menggapai ikhlas manusia harus melepaskan ego dan sifat sombong dengan apa yang dimiliki dan dicapai. Karena ikhlas itu tidak berkaitan dengan apapun yang sifatnya duniawi. Semua yang dilakukan hanyalah untuk mengharapkan ridho Allah.

    ReplyDelete
  2. Surya Shofiyana Sukarman
    18709251017
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Sudah sepatutunya dalam hidup ini kita harus terus belajar dan belajar, berusaha memperbaiki dan meningkat kualitas diri kita setiap harinya. Dengan belajar diharapkan seseorang dapat mengetahui apa yang benar dan melaksanakan apa yang benar itu sebagaimana dengan sunnahtulloh-Nya. Dan tentunya menghiasi setiap aktivitas kita denga niat ikhlas karena Allah SWT yaitu semata-mata hanya utnuk mencari keridhaan-Nya.

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. Erma Zelfiana Surni
    18709251009
    S2. P.Matematika A 2018

    Assalamualaikum Wr. Wb
    Manusia memiliki "Derajat yang sama" ini dalam hal keduniawian namun dalam hal spritual manusia tetap berbeda dimata Allah. Maka kaya miskin, cantik tampan, pintar bodoh, dst itu duniawi. Allah memandang hambanya bukan karena semua itu, melainkan memandang keimanan dan amal perbuatannya. Sehingga yang beramal soleh jelas berbeda dengan yang tidak pernah melakukan amalan atau orang-orang beramalan baik berbeda dengan orang-orang yang beramalan buruk, orang yang ikhlas berbeda dengan orang yang tidak ikhlas, orang-orang kafir berbeda dengan orang-orang yang beriman, dst. Maka ketika kita menghadap Allah SWT segala hal keduniawian yang melekat pada diri kita harus ditanggalkan karena bukan itu yang menjadi tolak ukur keistemewaan kita dimata Allah SWT.

    ReplyDelete
  5. Amalia Nur Rachman
    18709251042
    S2 Pendidikan Matematika B UNY 2018

    Kegiatan ritual ikhlas diniatkan semata mata untuk mencari ridha Allah SWT, tiada Tuhan selain Allah, jangan sampai ada sedikitpun sekutu bagi Nya. Maka dari itu, kegiatan ritual ikhlas ini harus melepaskan semua yang kita miliki di dunia ini. Semua pangkat, keelokan maupun keburukan rupa tidak akan membantu dalam melakukan ritual ikhlas. Semua manusia di hadapa Allah SWT mempunyai kedudukan yang sama, kecuali dalam keikhlasannya beramal serta amal-amalnya.

    ReplyDelete
  6. Aan Andriani
    18709251030
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Kegiatan ritual ikhlas semata-mata untuk mencari ridho Allah sehingga semuanya berkedudukan sama di hadapan Allah kecuali keikhlasan dan amal perbuatannya. Peserta ritual ikhlas akan ditempatkan sesuai dengan nomor urut pendaftaran. Panitia disini hanya menyediakan tempat ala kadarnya seperti tempat tidur yang hanya beralaskan tikar saja. Semua peserta harus bisa menerima apa yang sudah disedikan, karena itu merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan ritual ikhlas. Dalam kegiatan ini tidak diperbolehkan juga membawa barang-barang yang tidak sesuai sehingga harus dititipkan kepada penyelenggara. Pelaksanaan ritual ini benar-benar sudah di setting sedemikian rupa sehingga apa yang sudah menjadi tujuannya dapat tercapai.
    Wassalamualaikum wr.wb

    ReplyDelete
  7. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Setelah menyiapkan diri, psikis, jiwa, raga yang bersih dari segala yang menghindarkan ikhlas. Dimulailah ritual ikhlas yang sesungguhnya, tetapi agar diketahui ikhlas yang dilakukan merupakan inti dari ritual ini. Karena tindakan awal yang dilakukan haruslah niat yang bena-benar niat dalam diri untuk melakukan dan menerima secara ikhlas. Bila niat tidak dilakukan maka bubar para anggota ikhlas untuk mampir karena tidak disambut dengan baik oleh niat. Maka sebenar-benarnya ritual ikhlas dilakukan bila sudah terlaksananya niat dari dalam hati dan niat itu tidak kabur ke mana-mana tetap menunggu ikhlas untuk datang dan menetap.

    ReplyDelete
  8. Janu Arlinwibowo
    18701261012
    PEP 2018

    Teknis 2 mengungkapkan bahwa ritual ikhlas semata-mata hanya menuntut keridhoan Alloh. Perkara latar belakang peserta, pendidikan, kekayaan, bibit, dll semua dianggap sama. Inilah yang selalu ditekankan oleh satri kepala yang memberikan pengarahan. Namun terdapat perbedaan yang akan nampak jelas pada proses ritual yaitu keimanan tiap peserta. Keimanan akan mempengaruhi perform dari tiap peserta dalam mengikuti ritual ikhlas.

    ReplyDelete
  9. Atin Argianti
    18709251001
    PPs PM A 2018
    Dari postingan tersebut, semakin jelas bahwa menggapai ikhlas tujuannya untuk mengharap ridho Allah SWT. Bagaimanapun pangkat dan derajat seseorang tidak ada pembedanya dalam menharap ridho Allah SWT. Yang membedaknnya kualitas ibdahnya mulai dari sholatnya, zikirnya, dan amalan-amalan lainnya. Seorang yang sholatnya benar tidak akan pernah mencela orang lain. Karena dalam hatinya telah tertanam sikap yang saling menghormati dalam melaksanakan ibadah.

    ReplyDelete
  10. Atin Argianti
    18709251001
    PPs PM A 2018
    Dalam postingan blog tersebut, ditekankan lagi bahwa menggapai ikhlas adalah untuk mengharap ridho Allah SWT. Dengan niat dalam hati yang ikhlas akan menumbuhkan pemikiran yang kritis bahwa ridho Allah SWT tidak memandang drajat dan pangkat seorang hambanya. Memperbanyak berserah diri, pasrah, dan berdzikir akan melapangkan hati kita.

    ReplyDelete
  11. Rindang Maaris Aadzaar
    18709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2018

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Tujuan utama dari ritual ikhlas adalah untuk mendapatkan ridha dari Allah SWT. Sehingga jangan sampai saat melakukan ibadah atau menghadap kepada Allah SWT, engkau justru menyekutukannya dengan mempercayai adanya jimat, pusaka, jenglot, dan lainnya. Perlu engkau ketahui bahwa hal semacam itu tidak berdiri sendiri dan hanya Allah SWT yang berdiri sendiri dan jelas-jelas adalah penciptamu. Untuk mencapai hati yang ikhlas maka harus merasa ikhlas terlebih dahulu sebagai salah satu makhluk ciptaan-Nya.
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    ReplyDelete
  12. Sintha Sih Dewanti
    18701261013
    PPs S3 PEP UNY

    Bagi umat muslim, shalat sebagai tiang agama. Shalat adalah amal yang akan ditanyai di hari perhitungan nanti. Abu Hurairah ra berkata: “Aku mendengar Nabi SAW bersabda: “Sesungguhnya yang pertama kali akan dihisab dari amal hamba adalah shalat. Jika shalatnya baik ia benar-benar telah beruntung dan sukses. Dan jika shalatnya rusak benar-benar telah celaka dan merugi.”(HR. at-Tirmidzi dan an-Nasa’i). Shalat harus dilakukan dengan baik dan benar karena sholat adalah doa. Orang muslim berdoa hanyalah pada Allah saja. Dalam shalat ini salah satu sarana komunikasi dengan Allah. Dengan shalat, masalah akan dimudahkan oleh Allah. Dengan shalat juga, hati kita akan lembut, tenang dan dapat menerima semua pemberian Allah secara ikhlas.

    ReplyDelete
  13. Septia Ayu Pratiwi
    18709251029
    S2 Pendidikan Matematika 2018

    Kegiatan Ritual Ikhlas diatas tujuan utamanya adalah menggapai rida Allah SWT, dengan cara membetulkan tata cara beribadah kita meliputi bagaimana Salat yang benar, ambil air wudlu yang benar,bersuci yang benar, Salat Jamaah yang benar, Salat Sunah yang benar, Zikir yang benar, serta memperoleh tambahan santapan ruhani melalui kegiatan Ceramah, Kutbah Jumat atau kegiatan tanya jawab lainnya. Ritual ikhlas ini dilakukan hanya untuk menggapai ridho Allah SWT. Dalam ritual ikhlas ini tidak membedakan pangkat, golongan, dan jenis kelamin seseorang karena setiap manusia diharuskan untuk bersikap ikhlas terhadap segala ketentuan-Nya. Ritual ikhlas hendaknya dilakukan dengan khusyu’ dan hati yang bersih sehingga nantinya dapat mencapai puncak dari keikhlasan itu sendiri. Hakekat ikhlas yaitu berserah diri, memohon ampun, dan menaati segala ketentuan dan menjauhi larangan-Nya.

    ReplyDelete
  14. Fabri Hidayatullah
    18709251028
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Ritual ikhlas yang dilakukan dengan memperbaiki kualitas ibadah akan dapat terlaksana melalui kegiatan mendengarkan ceramah, kutbah, kajian, atau kegiatan diskusi lainnya. Siapa saja dapat mengikuti kegiatan tersebut, tanpa memandang pangkat, derajat, dan yang lainnya. Di hadapan Allah, semua manusia mempunyai kedudukan yang sama. Seorang raja, pejabat, ilmuwan, dokter, guru, mahasiswa, maupun orang yang tidak mampu memiliki kedudukan yang sama, yang membedakan adalah ketaqwaannya. Maka persiapan yang diperlukan hanyalah yang berkaitan dengan keperluan ibadah, tidak perlu kemewahan apapun.

    ReplyDelete
  15. Bayuk Nusantara Kr.J.T
    18701261006
    PEP S3


    Saya sepakat bahwa kita semua sama di mata Tuhan, yang membedakan hanya amal dan ibadahnya. Terkadang kiita lupa bahwa amal dan ibadah yang diterima pun tidak bisa dinilai secara kasat mata. Ibadah yang kita lakukan hanya dapat dinilai oleh Allah SWT.

    ReplyDelete
  16. Eka Puspita Sari
    18709251035
    S2 PM B 2018

    Semakin lama nampaknya ritual ikhlas ini seperti program pesantren kilat yang biasanya dilaksanakan pada saat bulan ramadhan.
    Dalam elegi ini, mengingatkan kita bahwa untuk menggapai Ridha Allah yang diperlukan hanyalah niat yang benar. Segala sesuatu bergantung dari niatnya, maka janganlah seperti sebatang kayu di air yang mengalir, terombang ambing hanya mengikuti arus saja tanpa ada niat yang jelas. Mulailah segala sesuatu dengan memperbaiki dan meluruskan niat.

    ReplyDelete
  17. Rosi Anista
    18709251040
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr wb
    Orang yang ikhlas adalah orang yang tidak menyertakan kepentingan pribadi atau imbalan duniawi dari apa yang dapat ia lakukan. Konsentrasi orang yang ikhlas cuma satu, yaitu bagaimana agar apa yang dilakukannya diterima oleh Allah SWT. Ikhlas sangat mirip bahkan mungkin hampir dapat dikatakan sama dengan ridho, bila kita ridho kepada Allah tentu saja Allah akan ridho kepada kita, ridho itu sendiri adalah gabungan dari tulus dengan ikhlas.

    ReplyDelete