Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 3: Persiapan Teknis 2




Oleh Marsigit

Santri Kepala:

Ass..Bapak Ibu dan hadirin semua yang dimuliakan Allah, puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah mengijinkan kita berkumpul kembali di sini. Dengan memohon keridaan Allah dengan ini kami sampaikan bahwa sebentar lagi kita akan mengadakan Ritual Ikhlas III. Seperti biasa kami sebagai fasilitator berusaha melayani dan membantu kebutuhan Bapak Ibu semua. Sekali lagi, berdasarkan pengalaman Ritual Ikhlas terdahulu kami ingin mengingatkan kembali bahwa dalam kegiatan Ritual Ikhlas tujuan utamanya adalah menggapai rida Allah SWT, dengan cara membetulkan tata cara beribadah kita meliputi bagaimana Salat yang benar, ambil air wudlu yang benar,bersuci yang benar, Salat Jamaah yang benar, Salat Sunah yang benar, Zikir yang benar, serta memperoleh tambahan santapan ruhani melalui kegiatan Ceramah, Kutbah Jumat atau kegiatan tanya jawab lainnya. Demikianlah apakah masih ada hal yang ingin ditanyakan?

Muhammad Nurikhlas:
Ass...Bapak Santri Kepala yang saya hormati, kelihatannya kegiatan Ritual Ikhlas ini semakin terkenal. Maka sekarang semakin banyak yang akan berpartisipasi. Peserta yang hadir pada kegiatan Ritual Ikhlas III ini tidak hanya para Cantraka, tetapi para Bagawat, dan Cemani. Ada Bagawat Doktor, Bagawat Profesor, Bagawat Bupati, Bagawat Jenderal, Bagawat Gubernur, bahkan Bagawat Raja. Ada juga Matematikawan, Guru Matematika, Guru Sain, Mahasiswa S1, Mahasiswa S2, dsb. Untuk itu kami memohon penjelasanmu apakah penyelenggara telah menyediakan fasilitas yang sesuai dengan pangkat dan derajat mereka semua?

Santri Kepala:
Oh...maaf ...kegiatan Ritual Ikhlas ini semata-mata hanyalah untuk mencari keridaan dari Allah SWT. Di depan Allah semuanya berkedudukan sama kecuali keikhlasan dan amal-amalnya. Tahun yang lalu juga pernah ada seorang Raja yang mengikuti kegiatan serupa tetapi kami pun tidak menyediakan fasilitas khusus, malah pada saat itu dia terpaksa menempati lokasi di bawah tangga karena datang terlambat. Jadi sekali lagi kami harap Bapak dan Ibu semua agar untuk mengikuti kegiatan ini, sementara melepaskan semua atribut kepangkatan di dunia. Marilah semata-mata kita hanya berharap memperoleh keridaan dari-Nya. Firman Allah:”Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamumendapat keberuntungan” (Q.S. Al Maidah 5:35). Oleh karena itu kami penyelenggara hanya menyediakan tempat ala kadarnya. Kami juga tidak bisa menyediakan akomodasi yang memadai, tidur cukup di lantai dan beralaskan tikar. Para peserta kami tempatkan sesuai dengan nomor urut pendaftarannya. Demikianlah semoga bisa dimaklumi. Amin

Muhammad Nurikhlas:
Ada juga peserta yang baru pertama mengikuti, tetapi kelihatannya membawa ilmu-ilmu ghadib, ilmu tinggi, dan pusaka-pusaka. Apakah dia boleh diijinkan mengikuti kegiatan Ritual Ikhlas ini?

Santri Kepala:
Sekali lagi kami sampaikan bahwa kegiatan Ritual Ikhlas disini hanyalah untuk mencari rida Allah semata. Bekal yang diperlukan adalah niat yang benar yaitu mencari rida Allah SWT dan ikhlas mengikuti semua ketentuan yang telah disepakati bersama semata-mata demi menjamin kelancaran kegiatan, membetulkan cara beribadah yang benar, dan beramal atau berZikir seikhlas-ikhlas dan sebanyak-banyaknya. Oleh karena itu semua perbekalan yang tidak sesuai kami harap agar dititipkan saja kepada penyelenggara, setelah selesai boleh diambil kembali. Adapaun untuk segala macam pusaka atau ajimat kami bersedia menyimpannya. Demikianlah selamat mengikuti Ritual Ikhlas III. Semoga sukses. Amin.

50 comments:

  1. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika Kelas D

    Elegi ini mengingatkan kita untuk selalu menanamkan rasa ikhlas dalam diri. Kegiatan ritual ikhlas memiliki tujuan untuk menggapai ridho Allah SWT. Salah satunya dengan cara beribadah dengan baik dan benar sesuai dengan ajaran agama. Jika dalam melakukan ibadah telah sesuai, maka ibadah kita akan diterima oleh Allah SWT. Manusia dihadapan Allah SWT semuanya berkedudukan sama tidak memandang pangkat, gelar, ataupun harta yang dimiliki. Hal yang membedakan hanyalah keikhlasan dan amal ibadahnya.

    ReplyDelete
  2. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C
    Assalamu'alaikum. Saya setuju dengan aturan apada elegi ritual ikhlas ini. Pada dasrnya semua sama di mata Allah SWT, manusialah yang mengelompokkan dirinya kedalam kotak-kotak bernama pangkat, ras, derajar ekonomi, dsb. Ilmu itu dipelajari terus menerus, diulang agar tak lupa, dan tak ada batasan waktu, tempat, dan umur untuk mempelajarinya. Semoga semua yang sedang belajar di ritual ikhlas dapat belajar bersama-sama dan mampu mencapai tujuan bersama-sama. Wasslamualaikum.

    ReplyDelete
  3. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Elegi ritual ikhlas 3 tentang ikhlas untuk menggapai ridho Allah SWT. Dihadapan Allah semua manusia itu kedudukannya sama yang membedakan hanya keikhlasan dan amalan-amalannya. Dengan membaca elegi ini kita akan belajar bahwa ikhlas harus selalu ada dalam diri kita, setiap langkah yang kita ambil dan setiap ucapan kita harus ikhlas. Ritual ini melalui membetulkan cara ibadah sehingga menjadi benar dan beramal/ berzikir sebantak-banyaknya itulah yang harus kita lakukan dalam hidup kita.

    ReplyDelete
  4. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Keikhlasan diri seseorang merupakan amalan hati yang menjadi sebuah kunci untuk menjalankan apa yang telah Allah tetapkan dan untuk mencari ridho dari Allah SWT. Keikhlasan yang sempurna amatlah sulit digambarkan, kecuali oleh orang yang telah menyerahkan segalanya secara utuh kepada Allah SWT dan mengutamakan akhirat. Apalagi mengingat, bahwa dasarnya manusia memiliki sifat lupa dan mempunyai kecenderungan yang besar terhadap kehidupan duniawi, bahkan banyak pula yang terpedaya olehnya, dan kadang keikhlasan yang berasal dari hati dan hanya perbuatan saja sulit dibedakan. Selain itu pesan yang dapat diambil dari elegi di atas adalah kedudukan kita di hadapan Allah SWT. Seorang presiden, profesor, guru, mahasiswa, dll, yang membedakan mereka adalah keikhlasan dalam menjalankan ibadah atau dalam mencari ridho Allah SWT.

    ReplyDelete
  5. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Semua orang, baik itu pedagang, orang kantoran, pelajar, guru, pengemis, bahkan seorang raja sekalipun itu semua sama di hadapan Tuhan. cara berdoanya pun sama, cara memohonnya pun sama. Tuhan tidak melihat apa pun, yang Tuhan lihat adalah keikhlasan kita dalam melakukan semua hal terutama dalam mengiutiNya. Tidak ada perlakuan yang berbeda untuk orang-orang hebat di dunia ini, karena semua yang akan dipertanggunga jawabkan bukan seberapa kaya engkau di dunia.

    ReplyDelete
  6. Ridho Allah yang perlu dicari dalam menjalani ritual ikhlas. Jika Allah telah ridho maka segala amal ibadah yang lakukan InsyaAllah diterima Allah dan dapat menghapus dosa-dosa. Dengan Ridho Allah maka hidup akan berkah, penuh ketenangan hati dan jiwa, tidak perlu takut akan menjalani kehidupan karena selalu dalam naungan dan perlindungan Allah.

    ReplyDelete
  7. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Persiapan teknis 2 ini menjelaskan bahwa ikhlas yang sebenar-benarnya adalah mencari ridho Allah SWT semata dengan niat yang tulus, taat kepada ketentuan yang ada. Oleh karena itu untuk menjadikan kita seorang yang ikhlas kita harus meluruskan niat terlebih dahulu, berupada melakukan segala ketentuan yang ada dan melakukannya dengan landasan ridho Allah. Semoga dalam menggapai ikhlas kita bisa menjadi orang yang ikhlas.

    ReplyDelete
  8. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Sudah ditegaskan bahwasanya semua manusia itu apapun golongannya, seberapa tinggi dan rendah pangkatnya akan sama di hadapan Allah SWT, yang membedakan hanyalah amal ibadahnya. Sehingga niatkanlah dari hati untuk terus ikhlas, ikhlas dan ikhlas mengikuti ritual ikhlas ini dan semata- mata hanya mengharap ridhaNya dengan cara beribadahlah yang baik hanya kepadaNya.

    ReplyDelete
  9. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Hal yang paling penting untuk kita tanamkan dalam diri kita adalah rasa ikhlas seperti yang sudah dibahas dalam ritual ikhlas 2. Segala yang dilakukan hendaknya didasari dengan niat yang tulus dan ikhlas. Jadi semua orang sama dan bisa duduk bersama-sama. Dan dari semua yang dapat perbedaan kita di dunia, seperti kekuasaan, derajat, atau keindahan diharapkan akan segera ditinggalkan saat ritual berlangsung.

    ReplyDelete
  10. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Elegi ini bermaksud kita harus benar-benar memiliki sifat ikhlas itu. Kita ikhlas itu semata-mata hanya mencari ridhoNya saja. Bagaimana kita bisa mendapatkan ikhlas itu kaka jawabannya adalah dengan cara beribadah yang benar kepada Nya. Agar kita bisa beribadah secara khusyuk, maka kita harus saling menjaga.Jika ada yang lalai karena suatu hal, misalnya bicara atau mengobrol terlalu keras, maka hendaknya kita mengingatkannya. Jika ada yang ketiduran, padahal sudah saatnya melakukan ibadah shalat, maka kewajiban kita membangun kannyauntuk melakukan shalat. Jika semua itu sudah merasuk di diri kita.Insya Allah kita akan terselamatkan Fiddunya WalAkhirat.

    ReplyDelete
  11. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Tujuan manusia diciptakan di dunia ini adalah untuk beribadah kepada Allah SWT. Semua manusia pada hakekatnya sama di hadapan Allah SWT, tiadalah yang membedakan manusia kecuali taqwanya kepada Allah SWT. Oleh karena itu, kita harus senantiasa meningkatkan iman dan taqwa kepada Nya. Dalam beribadah kita harus ikhlas, karena keikhlasan adalah suatu ukuran diterima atau tidaknya ibadah kita. Allah SWT mencintai manusia yang senantiasa mencoba dan terus mencoba untuk selalu mendekatkan diri kepada Nya serta selalu berusaha meningkatkan kualitas ibadahnya yang disertai dengan keikhlasan. Beribadah dan jalankanlah perintah Allah SWT dengan dilandasi keikhlasan untuk menggapai ridho-Nya.

    ReplyDelete
  12. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Tujuan ritual ikhlas hanyalah mencari ridha Allah SWT. Semua manusia memiliki derajat yang sama di hadapan Allah SWT, yang membedakan adalah iman dan takwa. Ketakwaan ini dapat ditunjukkan dari keikhlasan saat beribadah. Saat kita beribadah yang berhubungan dengan akhirat seperti sholat, berdzikir, dan mengajai kita harus menanggalkan segala hal yang berbau duniawi.

    ReplyDelete
  13. 238 Elegi Ritual Ikhlas 3: Persiapan Teknis 2
    Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Pada elegi kita diingatkan kembali seperti pada elegi sebelumnya. Pentingnya bekal akhirat untuk kehidupan selanjutnya yaitu amal ibadah yang dilakukan dengan ikhlas. Dalam elegi ini diingatkan kembali pula jabatan tinggi, pendidikan yang tinggi, kekuasaan yang besar dan lain sebagainya tidak menjadi seseorang yang diistimewakan, semua sama. Semua diminta yang melakukan segala yang berbau ibadah yang dilakukan secara ikhlas.
    Saya teringat akan ilmu filsafat, filsafat yang djunjung setinggi apa pun tanpa dilandasi dengan agama yang akan menjadi orang yang berjalan tanpa arah menuju kesesatan. Jadi pegangan utama dalam menapaki bumi ini adalah fondasi yang kuat dari ilmu agama yang diaplikasikan.

    ReplyDelete
  14. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Di mata Allah, semua manusia adalah sama, yang membedakan adalah tingkat keikhlasannya dalam melakukan sesuatu. Bekal yang diperlukan adalah niat yang benar yaitu mencari ridha Allah. Kita harus terus meningkatkan kadar iman dan taqwa kita kepada Allah. Tidak boleh lelah menggali ilmu agama. Terus belajar belajar dan belajar ilmu agama tentu dilandasi dengan niat yang tulus ikhlas agar kita mempunyai pondasi iman dan taqwa yang kuat dalam hati dan pikiran kita sehingga syaitan tidak akan bisa masuk ke dalam hati dan pikiran kita untuk menggoyahkan iman dan taqwa kita kepada Allah.

    ReplyDelete
  15. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Elegi ini mengingatkan kita bahwa kita harus hati-hati dengan ikhlas yang kita maksud. Mungkin saja kita mengaku dan merasa sudah ikhlas tetapi sebenarnya belum ikhlas yang sesungguhnya. Ikhlas yang sesungguhnya adalah melakukan selaga sesuatu dengan benar dan hanya menginginkan dan mengharapkan rida Allah SWT. Ikhlas menolong sesama juga atas dasar mengharapkan rida-Nya, dengan tidak memandang siapa yang kita tolong. Apakah orang itu merupakan orang kaya atau miskin, berpangkat atau tidak dan sebagainya. Semoga kita merupakan salah satu di antara orang-orang yang ikhlas dan memperoleh rida Allah SWT. Aamiiin...

    ReplyDelete
  16. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Ikhlas yang akan kita gapai merupakan buah dari keikhlasan kita dalam menjalani ritual ikhlas ini. Dalam persiapannya, perlu diketahui bahwa setiap kedudukan orang di dunia itu tidak menjadikan seseorang itu spesial di mata Allah SWT. Semuanya sama, termasuk perlakuan nya sama dan tidak dibedakan sama sekali antara pangkat tinggi dan rendah. Yang perlu menjadi landasan dan bekal utama adalah niat dalam menggapai ikhlas untuk mendapatkan rodho dari Allah SWT semata.

    ReplyDelete
  17. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Ikhlas dalam hal ini merupakan salah satu hal yang dapat menuntun menuju sikap takwa kepada Allah. Cara beribadah yang benar dan amal perbuatan diperlukan untuk mencapai takwa kepada Allah. Manusia memang tak luput dari dosa tapi dari elegi ini mengajarkan untuk dapat beribadah dengan benar dan amal agar manusia menuju kepada kesempurnaan hidup yaitu takwa kepada Allah. Ketika mampu untuk beribadah dengan benar dan melakukan amal dengan tepat maka akan menghindarkan diri dari perbuatan yang tidak baik misalnya menggunakan benda – benda yang mempunyai kekuatan gaib untuk melindungi diri dan lebih percaya kepada Allah.

    ReplyDelete
  18. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Manusia terkadang lupa akan jati dirinya, hingga terkadang mengutamakan urusan duniawi di atas urusan akhirat, na’udzubillahimindzalik. Agar tidak menjadi manusia yang merugi, maka manusia dalam melakukan harus seimbang antara urusan dunia dan akhirat/tidak berat sebelah. Oleh karena itu, manusia agar selalu mengingat Alloh dalam setiap ucapan ataupun setiap tindakan dengan berdzikir yang didasari keikhlasan seraya menggapai ridho-Nya.

    ReplyDelete
  19. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016

    karena ritual ikhlas ini bertujuan untuk memperoleh ridho Allah dengan melakukan ibadah-ibadah yang benar, maka dalam pelaksanaanya tidak memperdulikan hal-hal yang bersifat duniawi. pangkat, jabatan, strata, harta dan hal-hal lain tentang keduniaan diaangap sama rata pada ritual ini. hal yang terpenting dalam ritual ini adalah niat melakukannya dan hati, fisik, dan pikiran yang ikhlas untuk melaksanakan ibadah yang benar sebanyak-banyaknya. karena pada dasarnya semua yang hendak mengikuti ritual ini hanyalah bertujuan untuk memperoleh ridho Allah, tanpa hal-hal duniawi apapun.

    ReplyDelete
  20. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Pada elegi ritual ikhlas 3 ini pelajaran yang saya dapat yaitu ikhlas ditentukan dari niat. Niat yang benar hanya mencari ridha Allah SWT. Munculnya keikhlasan berawal dari niat dalam diri kita melakukan apapun dengan ikhlas maka akan muncul keikhlasan pada diri kita. Ikhlas hanya diri kita yang tahu tidak perlu di ucapkan atau di ceritakan kalua kita ikhlas. Bila di umbar itu bisa dikatakan kita ria bukan ikhlas.

    ReplyDelete
  21. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Untuk mendapatkan ridho ALLAH SWT kita harus menata niat dengan tulus. Jangan pernah menginginkan atau mengharapkan sesuatu selain Ridho-NYA misal ingin mendapat pujian atau kekayaan. Kita harus melakukan ibadah benar-benar tulus dari hati yang paling dalam dengan bersih tanpa niat yang jelek. Melakukan ibadah tidak perlu memikirkan orang lain tetapi kita harus selalu mengingat bahwa semua yang kita lakukan harus ditujukan kepada ALLAH SWT.

    ReplyDelete
  22. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dalam bagian cerita ini ditegaskan bahwa dalam beribadah hendaknya hanya meminta ridha dari Allah, tidak dibenarkan menggunakan ilmu-ilmu tambahan selain ilmu agama yang di ajarkan oleh Allah dan rasul sehingga dalam serita ini ilmu-ilmu dan pusaka tersebut diminta untuk titipkan ke panitia terlebih dahulu sebelum memulai acara.

    ReplyDelete
  23. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Elegi ini menekankan bahwa dimata TUHAN semua orang itu sama. Ritual ini diadakan berkali-kali dalam elegi ini menandakan bahwa dalam kehidupan nyata pun kita harus senantiasa berusaha melakukan segala sesuatu dengan ikhlas dan tulus hati dan tidak membeda-bedakan karena sesungguhnya semua orang sama di mata TUHAN.

    ReplyDelete
  24. Tahtalia
    14301241031
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Belajar ikhlas tidak pandang pangkat, jabatan maupun golongan. Bekal yang dibutuhkan cukuplah hati yang ikhlas untuk mencari ridha Allah SWT. Supaya kita bisa ikhlas, kita perlu berprasangka baik kepada Allah. Jika kita sudah berikhtiar dan berdoa maka percayakan saja apa yang akan terjadi kepada Allah SWT. Mantapkan hati kita dalam melakukan apapun semata-mata hanya mengharap ridha-Nya.

    ReplyDelete
  25. Kamis, 25 Mei 2017
    EKA RETNO SARI (14301241013)
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Manusia hidup di dunia di bolehkan betebaran di muka bumi untuk mencari nafkah asal sesuai ketentuan yang ada. Dengan berbagai profesi dan strata, Pada akhiarnya nanti semua dianggap sama di hadapan-Nya kecuali amalan yang dimiliki. Bahkan ketika tengah beribadah pun berlaku demikian. Setinggi apapun jabatan yang kita miliki kelak, kerendahan hatilah yang harus tetap dijaga.

    ReplyDelete
  26. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    tidak jauh dari ritual ikhlas 2 bahwa yang membedakan manusia satu dengan manusia yang lain di hadapan Allah SWT adalah amalan-amalannya. Sebaik-baiknya manusia dialah yang bermanfaat bagi orang sekitar, kebermanfaatan ini akan lebih bermakna jika diiringi oleh keikhlasan dalam diri dan kelurusan niat untuk mencapai ridhoNya.

    ReplyDelete
  27. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pada elegi ini kita diingatkan bahwa, ibadah adalah hendaknya dan seharusnya untuk mencapai ridho Allah SWT., bukan yang lain. Bukan untuk supaya dianggap di dunia. Padahal dunia hanyalah sekelebat mata. Sama halnya dengan jabatan yang dimiliki oleh orang-orang.

    Di dalam beribadah, semua jabatan dunia tidak berakibat pada tinggi rendahnya amalan. Hal yang membedakannya ialah ketaqwaan mereka kepada Allah. Di dalam elegi tersebut, kita dapat bahwa para panitia menempatkan pesertanya berdasarkan nomor pendaftarannya. Sama halnya dengan Salat berjamaah, sof terdepan diisi oleh orang-orang yang pertama kali datang ke masjid itu, atau di tempat dilaksanakannya Salat jamaah.

    ReplyDelete
  28. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Ikhlas tidaklah membutuhkan persiapan yang lama dan sekolah yang tinggi, iklas hanya membutuhkan spritual yang matang. Artinya bahwa keikhlasan tidak bisa diukur dengan tingkat ilmu yang dimiliki tetapi bisa lihat dari tingkat keyakinan, kesadaran dan keparcayaan akan fananya dunia ini. Ketika menyadari bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini, maka kita kan menuju keikhlasan itu, meskipun ikhlas itu sulit.

    ReplyDelete
  29. Taufan Adi Pradana
    13301241059
    Pendidikan Matematika A 2013

    Pada elegi ritual ikhlas 3 ini pelajaran yang saya dapat yaitu ikhlas ditentukan dari niat. Niat yang benar hanya mencari ridha Allah SWT. Munculnya keikhlasan berawal dari niat dalam diri kita melakukan apapun dengan ikhlas maka akan muncul keikhlasan pada diri kita. Ikhlas hanya diri kita yang tahu tidak perlu di ucapkan atau di ceritakan kalua kita ikhlas. Bila di umbar itu bisa dikatakan kita ria bukan ikhlas.

    ReplyDelete
  30. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Elegi Ritual Ikhlas 3 Persiapan Teknis lebih memperdalam pengetahuan kita untuk selalu mencari ridha Allah swt. Disebutkan juga bahwa di depan Allah semuanya berkedudukan sama kecuali keikhlasan dan amal-amalnya. Sungguh mulia elegi tersebut yang memberikaan pencerahan hati kita. Kita dituntut untuk berlomba-lomba untuk beramal baik dan selalu mengimplementasikan rasa ikhlas. Jujur, saya juga masih dalam taraf belajar untuk ikhlas. Langkah awal yang dapat kita lakukan, yaitu dengan melurusan niat kita.

    ReplyDelete
  31. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Niat yang lurus karena Allah semata akan membuat seseorang lebih mampu bertahan dari berbagai bentuk permasalahan. Karena semata-mata ia sadar, bahwa apa yang dilakukan bukan karena manusia melainkan semata-mata mencari keridhaan Allah SWT. Dalam QS. An-Nisa: 125 “Dan siapakah yang lebih baik daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan...”. Oleh karena itu, sebagai insan yang beriman kita hendaknya tidak terlena dengan hal-hal yang bersifat duniawi serta perlu adanya usaha penyeimbangan dengan kepentingan akhirat.

    ReplyDelete
  32. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Bismillah
    Setelah membaca “Elegi Ritual Ikhlas 3: Persiapan Teknis 2”, saya belajar bahwa manusia mempunyai kedudukan yang sama di hadapan Allah SWT. Yang membedakan antara manusia satu dengan manusia satunya adalah dilihat dari keikhlasan, amal-amalnya, dan ilmunya. Oleh karena itu, orang-orang yang berilmu akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT sehingga menjadi pembeda antara manusia yang satu dengan manusia lainnya.

    ReplyDelete
  33. Umy Maysyaroh
    14301241014
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Ritual ikhlas yang dilakukan dengan mengharap ridha Allah perlu persiapan dan bekal, yakni niat yang benar dan ikhlas. Keimanan pada diri kita itu bersifat naik turun, karena itu haruslah senantiasa diupgrade. Tata cara beribadah yang kita lakukanpun perlu untuk selalu diperbaiki dan diperbaiki. Dengan ritual ikhlas ini, merupakan salah satu langkah yang dapat kita tempuh untuk dapat mebetulkan tata cara beribadah, beramal, dan berzikir dengan seikhlas-ikhlas dan sebanyak-banyaknya.

    ReplyDelete
  34. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Dalam menjalani ritual ikhlas yang dipaparkan dalam elegi ini, kita haruslah senantiasa menjaga keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Apa yang kita lakukan di dunia ini, susah, senang, mudah, sulit semuanya hanyalah untuk mengharapkan ridha Allah SWT. Apa yang kita perjuangkan yang kita usahakan dengan sekuat tenaga di dunia ini, jangan sampai hanya mencari kebahagiaan dan kenikmatan untuk dirinya semata, karena hal itulah yang seringkali menjadi penyakit hati manusia dan akan membawanya ke dalam jurang yang rendah, sehingga akan jauh dari petunjuk-petunjuk dan karunia Allah. Kita harus tanamkan dengan kuat dalam hati, bahwa kita hidup, dan apa yang kita lakukan serta apa yang kita miliki dan dapatkan, semuanya terjadi atas izin Allah. Maka sangat penting bagi manusia untuk menyadari bahwa restu dan ridhaNYA akan senantiasa memberikan kelancaran dan kemudahan bagi segala hal yang dikerjakan oleh manusia.

    ReplyDelete
  35. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Manusia di mata Allah SWT itu sama, namun yang membedakan adalah ketakwaannya, dalam setiap perbuatannya diharapkan ikhlas menjalaninya, semua perbuatan ditujukan ikhlas ridha kepada Allah SWT. kembali lagi bagaimana niat seseorang tersebut, jika niatnya ikhlas maka insyaallah kebaikan akan menghampirinya.

    ReplyDelete
  36. Nahrul Pintoko Aji
    14301244008
    Pendidikan Matematika A 2014

    Ritual menuju ikhlas biasa dilalui oleh para shufi, ilmunya biasa dikenal dengan tashowuf. Dalam menempuh ilmu hakekat semacam ikhlas ini memerluka guru yang bisa menuntun, dan meurut saya sifatnya wajib, karena ilmu ini sensitif dan serba ghaib, orang yang menemouh tanpa guru sedangkan dia tidak me=ampu memandang kondisi ghaip justru akan menyasarkannya kepada jalan yang salah, lebih lebih jalan saitan. Melalui ritual inni santri sebagai guru untuk menempuh ikhlas, dia berarti sudah memiliki maqam yang tinggi dan dekat dengan Allah. Penuntun ini bisa d sebut Mursyid, syaikh atau guru.

    ReplyDelete
  37. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Untuk mencapai rasa ikhlas, perlu adanya kesadaran diri dan toleransi, dan juga melaksanakan ibadah yang menjadi tanggungjawab kita sebagai manusia, Allah memandang manusia sama derajat nya dihadapan Allah, yang membedakan adalah amalan yang diperbuat, Allah tidak melihat apa gelar kita,apa pekerjaan kita, apakah kita kaya atau miskin dll.semoga kita semua dapat menjalani kehidupan dengan ikhlas walaupun mencapai ikhlas yang sebenar benarnya sulit namun kita berusaha dan mencoba agar yang sulit tersebut dapat menjadi mudah karna terbiasa.

    ReplyDelete
  38. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    ”Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan” (Q.S. Al Maidah 5:35). Makah al yang kita bawa terlebih dahulu adalah membawa niat untuk mencapaui ridha’ Allah dan secara ikhlas mengikuti jalur yang ditetapka n Allah dengan mengharapkan RahmatNya.

    ReplyDelete
  39. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  40. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  41. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Bekal untuk mencari ridho Nya dan untuk memantabkan hati mengikhlaskan seluruh hidup dan mati kita adalah niat. tanpa ada niat, tak mungkin ada perubahan yang diperoleh dari setiap apa yang kita dapatkan dari siapapun.

    ReplyDelete
  42. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Keberuntungan yang dimaksud dala QS Al Maidah ayat 35 adalah kebeuntungan dalam hidup baik di dunia maupun akhirat. Bukan mengenai jabatan dan harta kita di dunia, tetapi seberapa cinta Allah kepada kita. Semoga kita termasuk hamba yang beruntung.

    ReplyDelete
  43. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Allah tidak membeda-bedakan umatnya, baik dari pangkat, derajat, harta, atau bahkan kekuasaannya. Semua umat-Nya sama dihadapan Allah. Oleh karena itu, sekali saja kita tidak boleh sombong, kita tidak boleh merasa bahwa kita adalah segalanya karena Allah sangat tidak menyukai umatnya yang berlaku riya’. Kita harus selalu membiasakan diri kita untuk berperilaku ikhlas agar Allah juga memberikan selalu ridho kepada kita.

    ReplyDelete
  44. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Di dunia, Tuhan tidak membedakan tingkat dan derajat seseorang dilihat dari pekerjaan, jabatan, dan sebagainya. Yang berbeda adalah bagaimana ibadahnya dilakukan dengan sebaik-baiknya dan sesuai tuntunan agama. Sehingga apa yang dinilai di hadapan Tuhan adalah apa yang diniatkan untuk-Nya. Maka dari itu sebagai manusia kita perlu menyadari bahwa penilaian yang sesungguhnya adalah penilaian dari Allah. Diterima atau tidaknya ibadah kita juga yang menentukan adalah Allah. Maka sebagai manusia, kita tidak bisa menilai baik buruknya ibadah seseorang. Bisa jadi amal seseorang yang kita anggap baik justru malah tidak diterima oleh Allah, begitu juga sebaliknya

    ReplyDelete
  45. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kehidupan manusia di bumi ini semata – mata dilakukan hanya untuk menggapai ridha Allah SWT. Walaupun manusia itu berbeda – beda, dari perbedaan ras, suku, agama, pangkat dan lain – lain, namun di mata Allah SWT semua itu adalah sama. Allah SWT akan memberikan hak dan kewajiban yang sama terhadap hambanya. Maka segala aktivitas dilaukan hendaklah dilandasi dengan rasa ikhlas, dan niat yang benar.

    ReplyDelete
  46. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari persiapan teknis yang kedua ini, saya mengetahui bahwa hal yang sebenarnya kita cari dalam ritual ikhlas ini adalah hanya untuk mencari ridho Allah SWT. Jika kita telah memperoleh ridhoNya, maka segala sesuatu yang kita perbuat tidak lah sia-sia, dan sebaliknnya jika ita tidak memperoleh ridho dariNya, maka segala sesuatu yang kita lakukan hanya akan sia-sia saja.

    ReplyDelete
  47. Endryana Listyarini
    14301241034
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Kegiatan ritual ikhlas pada elegi ini semata-mata hanyalah untuk mencari keridhaan dari Allah SWT. Dihadapan Allah SWT semuanya berkedudukan sama kecuali keikhlasan dan ama-amalnya. Meskipun ia seorang doktor, professor, bupati, gubernur, guru, mahasiswa, atau bahkan raja, maka semua sama dihadapan Allah, dan tidak ada yang dibedakan hanya karena keudukannya.

    ReplyDelete
  48. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Manusia diciptakan oleh Allah tak lain hanya untuk beribadah kepada Allah. Tidak hanya itu, manusia diciptakan oleh Allah juga untuk menjadi Khalifah di muka bumi. Dari kedua tujuan diciptakannya manusia ini, saya memahami bahwa, sebagai manusia kita bukanlah. Semua yang ada pada diri kita adalah pemberian dan titipan dari Allah. Termasuk menjadi pemimpin. Sehingga, mau seberapapun tinggi jabatan kita di dunia, maka hendaklah kita tetap rendah hati dan selalu berserah diri kepada Allah.

    ReplyDelete
  49. Ainun Fidyana Syafitri
    14301244006
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Elegi tersebut mengingatkan kita untuk melihat apakah cara beribadah kita sudah baik, apakah sudah benar, apakah sudah tepat, apakah sudah ikhlas. Dari membaca elegi tersebut dapat menjadi cermin diri terutama bagi diri saya sendiri apakah sudah beribadah dengan baik dan benar sesuai dengan tuntunan Allah SWT dan Rasulullah. Dalam rangka menjadi pribadi yang ikhlas dan lebih baik maka perlu membenarkan cara beribadah sehingga sesuai dengan apa yang sudah dituntunkan.

    ReplyDelete
  50. Ikhlas mencari Ridho Allah SWT itulah tujuan dari ritual ikhlas. Apapun yang ada pada diri kita hendaknya tidak dijadikan sebagai suatu hal untuk meminta fasilitas yang lebih. Seperti ketika akan melakukan ibadah haji atau umroh, manusia hanya memakai pakaian ihrom yang sama, tidak ada yang membedakan kecuali kadar ketaqwaan dan keikhlasannya yang dinilai oleh Allah SWT. seyogyanya dalam melakukan ritual ikhlaspun seperti itu hanya membawa diri dan barang yang diperlukan serta berharap dapat mengerti dan memahami artinya Ikhlas.

    ReplyDelete