Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 18: Menggapai Hati Yang Jernih




Oleh Marsigit

Berikut saya nukilkan pertanyaan Sdr Dyah Wahyuningsih:

Ass.wrwb,

Bapak yang terhormat,dalam mempelajari filsafat kita memerlukan hati dan pikiran yang jernih.
Agar kita dapat memahami apa yang kita pelajari tersebut,lalu bagaimanakah agar hati dan pikiran kita tetap jernih?
Karena jika hati dan pikiran kita tidak jernih rasanya akan sulit memahami segala sesuatu.


Wass.wrwb

Jawaban saya (Marsigit):

Sekarang saya akan menjawab pertanyaan anda perihal hati yang jernih.

Untuk menjawab pertanyaan tentang hati maka aku juga akan menggunakan hatiku.

Yang aku maksud dengan hatiku adalah keyakinanku.

Keyakinanku adalah doaku.

Maka bagi diriku jernihnya hati adalah jika hati terbebas dari segala macam kotoran.

Hatika berbicara bahwa hanyalah ada 2 (dua) keadaan saja dari hatiku itu yaitu "bersih" atau "kotor".

Aku dapat mengatakan bahwa hati yang jernih adalah hati yang bersih adalah hati yang disitu duduk doa-doa ku.

Hatiku berbicara bahwa "hati bersih" itu adalah malaikat unsur-unsurnya.

Sedangkan "hati kotor" itu adalah syaitan atau iblis unsur-unsurnya.

Hatiku berbicara bahwa doa-doa ku beserta malikat. Amiin

Sedangkan aku harus selalu membersihkan hatiku yang kotor, yaitu hati yang tergoda oleh syaitan dan iblis dengan permohonan ampun kepada Allah SWT dan peromonan ridha dan perlindungan Nya. Amiin.

Maka bagiku "bersihnya hatiku" adalah "doaku"

Tetapi jika hatiku berkata bahwa itu adalah "doaku", ternyata aku masih menyebut "ku" di depan Tuhan ku.

Maka doa "ku" juga terancam oleh egoku yaitu kesombonganku.

Maka lebih baik hatiku mengatakan bahwa "Atas perkenan engkau ya Allah semoga doa-doamu menyertai hatiku"

Itulah "hati bersih" sesuai dengan kata hatikku, yaitu Rakhmat dan Hidayah Nya.

Amiin

42 comments:

  1. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Hati yang bersih adalah keikhlasan, ikhlas dalam bertindak, ikhlas dalam berbicara, ikhlas dalam melihat, ikhlas dalam mengerjakan, dpt, termasuk ikhlas dalam berdo'a. Tidak lah dikatakan bersih hati seseorang jika belum ikhlas, yaitu menerima ketentuan Allah SWT. Seperti yang tunjukkan kalimat Atas perkenan engkau ya Allah semoga doa-doamu menyertai hatiku" diatas.

    ReplyDelete
  2. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Bagi saya, bukan hanya belajar filsafat saja yang membutuhkan hati dan pikiran yang jernih. Karena semua ilmu membutuhkan usaha yang sungguh-sungguh untuk mencapai tujuan belajar. Termasuk untuk mempelajari setiap elegi ikhlas ini yang secara tidak sadar mengajarkan kita untuk memiliki hati dan pikiran yang jernih. Berdo’a dan berdzikir kepada Allah akan kita dilindungi dari hal yang sombong akan ilmu yang dirasanya sudah cukup.

    ReplyDelete
  3. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Jernih itu artinya terbebas dari segala noda dan kotoran. Begitu pula dengan hati yang jernih artinya hati kita terbebas dari berbagai kotoran. Kotoran yang dimaksud disini adalah perasan negatif yang berada di hati. Perasaan negatif seperti merasa paling tinggi, merendahkan orang lain, kebohongan dan hal negatif lainnya akan membuat hati kita yang diikuti dengan pikiran kita terbanyangi oleh hal negatif. Hal itu akan membuat kita menjadi orang yang sombong dan membuat kita mudah tergoda oleh rayuan syaitan. Salah satu cara agar hati tetap jernih yaitu selalu berdoa dan berdoa memohan ampunan dan pertolongan Allah Swt. Dengan hati yang jernih, insyaallah pikiran juga akan menjadi jernih dan selalu positif dalam menghadapi problematika kehidupan. Terimakasih

    ReplyDelete
  4. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Dalam menghadapi kehidupan di dunia, manusia tidak lepas dari hati dan logika untuk menentukan suatu keputusan. Saat itulah terjadi pergolakan pada hati kita. Setan akan senantiasa menggoda agar manusia dekat dengan sifat-sifat mereka. Sisi baik dari hati pun sebenarnya tidak hanya diam. Akan tetapi, jika hati sudah dirasuki setan makan hati kita akan diatur bahkan dikusai oleh sifat-sifat setan. Hati yang jernih yaitu saat hati manusia menunjukan keihklasan dan tunduk kepada Allah SWT dengan menghilang kan sifat-sifat setan di dalamnya.

    ReplyDelete
  5. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017

    Hati merupakan hal yang memegang peranan penting kehidupan. Jika hati itu baik..maka baiklah semuanya, namun jika hati itu buruk, maka buruk pula semuanya. Untuk menjaga hati, kita perlu selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kebersihan hati harus selalu dijaga agar kita senantiasa berada dalam kedamaian.

    ReplyDelete
  6. Sesungguhnya setia manusia jauh di dalam dirinya menginginkan hati yang jernih, namun begitu banyak cobaan yang datang dari syeitan yang membuat hati yang jernih itu terkotori, maka untuk tetap menjaga hati itu bersih terus menerus adalah dengan selalu senantiasa berdoa kepada Allah agar terhindar dari godaan syeitan dan selalu memohon ampunan kepada Allah.


    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  7. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Menggapai hati yang jernih menjadi sesuatu yang aneh jikalau setiap manusia tidak menginginkannya. Hati yang jernih adalah hati yang bersih, bersih dari segala yang ada dan yang mungkin ada yang dapat merusak dan menggerogoti kesucian dan kemurnian hati hingga muncul berbagai penyakit di dalamnya. Jikalau kita sadar hati kita belum bersih, maka sudah sepantasnyalah kita membersihkannya. Dengan apa, jelas dengan llebih mendekatkan diri kepada Tuhan, agar hati selalu terjaga dalam lingkungan dan kondisi yang baik, dijauhkan dari segala penyakit-penyakitnya, dan mampu mengendalikan emosional hati ini dalam ruang dan waktunya yang sesuai. Wallahu’alam bishowab.

    ReplyDelete
  8. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Beberapa lagu sering menggunakan kata”hati” dalam liriknya. Sebut saja lagu tombo ati, jagalah hati, dll. Hal ini mengindikasikan bahwa pentingnya isi hati seseorang. Salah satu lirik “jagalah hati, jangan kau kotori, jagalah hati lentera hidup ini”. Dari syair tersebut maka dapat dimaknai bahwa hati dapat mempengaruhi yang ada dalam diri kita, saat isi hati baik maka organ diseluruh tubuh juga akan baik termasuk pikiran juga akan jernih, baik dalam memutuskan ataupun saat berikir, namun akan terjadi sebaliknya saat hati sedang kotor, maka akan mempengaruhi seluruh organ tubuh lain termasuk pikiran yang tidak jernih yang akan berakibat pada pikiran dan keputusan yang akan dipengaruhi oleh hati yang kotor tersebut. Sehingga kita harus selalu membersihka hati dengan cara berdoa dan berdzikir.

    ReplyDelete
  9. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Yang dapat menentukan bersih atau kotornya hati manusia adalah manusia itu sendiri dan atas kehendak dari Allah SWT. Hati yang bersih adalah hati yang unsur-unsur di dalamnya adalah malaikat.
    Sedangkan hati yang kotor adalah hati yang unsur-unsur di dalamnya adalah syaitan atau iblis. Hati yang bersihlah yang akan mewujudkan perbuatan yang bersih dan hati yang kotor akan melahirkan perbuatan yang kotor, karena pada dasarnya amal perbuatan yang kita lakukan tergantung dengan kondisi hati kita.

    ReplyDelete
  10. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Dalam kehidupan kita perlu hati dan pikiran yang jernih. Hati tidak pernah bohong. Manusia terlahir dengan hati yang bersih, namun seiring berjalannya waktu dengan atau tanpa kita sadari banyak hal-hal buruk yang akan mengotori kebersihan hati. Cara untuk selalu menjaga kebersihan hati dari hal-hal buruk adalah dengan memperbanyak dzikir kepada Allah, taat terhadap perintah Allah, dan menjauhi segala larangan Allah. Agar pada akhirnya kita termasuk pada golongan orang – orang yang beriman kepada Allah.

    ReplyDelete
  11. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Hati yang jernih adalah hati yang selalu diliputi dengan doa-doa dan dzikir-dzikir. Hati yang jernih adalah hati yang jauh dari sifat riya dan sombong. Hati yang jernih adalah hati yang senantiasa ikhlas karena Allah SWT. Hati yang jernih adalah hati yang selaras dengan pikiran yang dipenuhi ilmu-ilmu agama dan pengetahuan umum. Hati yang jernih adalah hati yang mampu mengontrol dangendalikan nafsu. Maka dari itu untuk menggapai hati yang jernih, lakukanlah hal-hal itu yang intinya hati yang senantiasa ingin melaksanakan segala sesuatu sesuai dengan aturan dan jalan Allah serta menjauhi segala yang dilaran-Nya, niatkanlah untuk menggapai ridha Allah.

    ReplyDelete
  12. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    P. Mat A S2 UNY

    Baik buruknya manusia dapat dilihat dari hati dan pikirannya. Hati yang baik menunjukkan jiwa yang baik pula. Untuk menjaga kejernihan hati, diperlukan vitamin berup doa dan dzikir kepada Allah. Karena dengan adanya doa dan dzikir, hati akan terasa nyaman dan lembut. Oleh karena itu, sebagai seorang hamba hendaknya k ita senantiasa berdzikir dan berdoa.

    ReplyDelete
  13. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Keragu –raguan itu berada diantara batas hati dan pikiran. Keragua – raguan akan tetap bercokol apabila kapasitas ilmu kita tidak mencukupi atau apabila hati kta kotor. Tiadalah manusia yang dapat mencampurkan apa yang seharusnya ada dihati dan apa yang seharusnya ada di pikiran. Jika manusia menyeret apa – apa yang ada dihati untuk di rasionalkan maka manusia tidak akan menemukan jawaban apa – apa. Malah justru akan tersesat. Oleh karena itu, selalulah berdoa agar hati kita selalu putih dan dapat menepis keragu – raguan.

    ReplyDelete
  14. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Hati yang jernih merupakan pegangan dalam setiap langkah, tidak hanya dalam memahami filsafat namun dalam mengenal dan memahami segala yang ada dan yang mungkin ada, termasuk dalam memahami diri sendiri. Dengan hati yang jernih, kita selalu memandang positif atas sesuatu sehingga kita terbebas dari sifat shuuzon. Dengan hati yang jernih pula, kita akan mendapatkan ketenangan dan kemudahan dalam berhemenetika sesuai ruang dan waktu yang tepat.

    ReplyDelete
  15. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. hatiku adalah keyakinanku, keyakinanku adalah doaku. menurut saya untuk memulai segala sesuatu harus dari doa yang tulus, termasuk belajar. Niatkan dan yakinkan diri sendiri bahwa kita ingin belajar. Ikhlaskan diri jika ingin belajar. Semoga dengan begitu Allah SWT memberi kemudahan untuk mempelajari setiap materi. Aamiin

    ReplyDelete
  16. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Hati yang jernih sangat diperlukan dalam berfilsafat karena dengan hati yang jernih maka cara kita mentafsirkan sesuatu dalam filsafat akan semakin membawa diri kita lebih dekat kepada Tuhan. Sedangkan jika hati kita sedang berkecamuk, maka kita dalam mentafsirkan sesuatu hal dalam filsafat maka tentunya akan lebih mengarah pada perbuatan yang sangat emosional, sehingga lebih mendekatkan pada pemikiran-pemikiran syaiton. Mari kita selalu berdoa agar dilindungi diri kita dari godaan syaiton.

    ReplyDelete
  17. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Memang benar apabila hati kita tidak jernih, maka kita akan sulit memahami sesuatu. Hati yang tidak jernih ini kotor karena syaitan atau iblis unsur-unsurnya. Hati yang jernih ialah hati yang bersih dan terbebas dari segala macam kotoran. Menjernihkan hati kita lakukan dengan menjauhkannya dari segala perbuatan yang mengotorinya, kita harus selalu memohon ampun kepada Allah SWT dan meminta perlindungan kepada Allah SWT.

    ReplyDelete

  18. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Hati adalah bagian terpenting dari tubuh kita. Hati biasanya disebut sebagai gumpalan daging dalam diri kita. Ketika seseorang memiliki hati yang bersih maka orang tersebut akan memiliki kebiasaan dan perilaku yang baik pula. Ketika kita memiliki hati yang bersih tentunya kita akan semakin mendekat kepada Allah SWT. Jika kita memiliki hati yang bersih, Allah akan mencintai kita, dan setiap waktu, dimana pun kapan pun kita akan selalu merasa damai dan tenang, jadi kita harus menjaga hati kita agar tetap bersih.

    ReplyDelete
  19. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Untuk menggapai hati yang bersih maka kita harus menyingkirkan segala hal yang dapat menyebabkan hati kita kotor. Hati yang kotor disebabkan dari pengaruh syaitan dan iblis. Kita hendaknya memohon pertolongan kepada Allah agar terlepas dari pengaruh tersebut. yaitu agar hati kita tidak sombong, riya, dengki, marah, dan sebgainya. Yang sesungguhnya itu semua berasal dari ego kita semata. Ego yang berlebihan dapat menguasai hati dan pikiran kita sehingga mudah termakna godaan syaitan. Yaitu keinginan atau perasaan untuk menjunjung tinggi diri sendiri dan mengagungkan keinginan duniawi. Oleh karena itu marilah kita tekan ego kita agar kita bisa rendah hati dan marila kita memohon kepada Allah SWT agar hati kita menjadi bersih.

    ReplyDelete
  20. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Mudah sekali manusia untuk tergoda oleh godaan syaitan dan iblis jika tidak ada benteng yang kokoh dalam dirinya. Berdoa dan berzikir membuat hati dan pikiran menjadi bersih dan terhindar dari godaan-godaan syaitan yang dapat menjerumuskan kita. Kejernihan pikiran dapat diraih dengan membentengi diri dengan dzikir, doa, dan berpikir positif. Dengan kejernihan pikiran maka kita akan lebih mudah memandang suatu kejadian dari berbagai suatu sudut pandang sehingga akan lebih mudah menyelesaikan masalah-masalah yang timbul silih berganti.

    ReplyDelete
  21. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Hati yang jernih adala yang tidak ada kotoran. Kotoran hati akan masuk kehati melalui berbagai indra di tubuh kita. Untuk menggapai hati yang jernih berarti kita harus menjaga indra kita dari berbagai macam kotoran, seperti maksiat, gibah, dengki, dsb. Menjaga akan lebih mudah daripada membersihkan hati yang kotor. Membersihkan hati kotor membutuhkan waktu yang lama dan ikhtiar yang serius, serta doa kepada Allah Swt.

    ReplyDelete
  22. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Dengan hati yang bersih, kita menjadi mudah dalam menerima setiap pengalaman hidup menjadi pengetahuan yang bermanfaat. Ikhtiar dan doa, dzikir menjadi jalan untuk menggapai hati yang bersih. Terkadang dalam kejernihan itu juga akan muncul kotoran, seperti karena merasa jernih, maka dia akan menjudge hati lain kotor, dan tidak pantas berbicara dengannya. Artinya kesombongan juga bisa muncul di dalam hati yang jernih .

    ReplyDelete
  23. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Jikalau hati bersih maka pikiranpun akan jernih. Apabila hati kita jernih maka kita akan mudah dalam memahami segala sesuatu yang ingin kita pahami dengan perasaan, namun apabila hati kita tidak jernih maka kita tidak dapat memahami filsafat tersebut dengan baik. Hati yang jernih lahir akibat adanya kesatuan persepsi dalam memandang atau perputaran kemungkinan satu perasaan! Berbeda tetapi tidak secara prinsipil.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Latifah Fitriasari
      PM C

      Tanggung jawab menjadi seorang pemimpin itu sangatlah berat. Akibat melalaikan amanat kepemimpinan dan jabatan risiko yang harus ditanggung oleh seorang pemimpin jika dia lalai dalam melaksanakan amanat kepemimpinannya sangatlah besar, baik ketika di dunia maupun di akhirat kelak. Dalam riwayat lain Umar bin Khatab r.a. menggambarkan betapa besarnya tanggung jawab seorang pemimpin apabila dipersoalkan di akhirat nanti. Dengan demikian, meskipun seorang pemimpin dapat meloloskan diri dari tuntunan rakyatnya, karea ketidakadilannya, akan tetapi ia tidak mempu meloloskan diri dari tuntutan Allah SWT kelak di akhirat.

      Delete
  24. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Dalam memahami filsafat dibutuhkan hati dan pikiran yang jernih. Hati yang jernih ialah hati yang bersih. Karena sebenar-benar manusia tidak akan pernah luput dari kesalahan. Apalagi manusia merupakan makhluk lemah yang mudah terperdaya dengan syaitan. Karena itulah agar hati kita bersih kita harus senantiasa memohon ampunan kepada Allah SWT dan memohon ridho serta perlindunan Nya.

    ReplyDelete
  25. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Kejernihan hati bergantung kepada bebas atau tidaknya hati kita dari kotoran kotoranyang menutupinya. Jikalu hati ini bersih berarti hati tersebut merupakan hati dimana terdapat doadoa yang selalu dipanjatkan.maka jika hati tersebut kotor didalamnya terkandung unusr unusr saitan dan iblis.

    ReplyDelete
  26. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Malaikat merupakan ciptaan Allah adri cahaya, ia selalu patuh kepada Allah dan menjalankan semua perintahnya tanpa membangkan atau bahkan menjawab satu kalimat pun. Malaikat akan senantiasa bersujud kepada Allah saat ia tidak sedang melaksanakan suatu perintah atau tugas yang diberikan kepadanya. Sehingga hati yang bersih dalam elegi ini dianalogikan dengan kejernihan malaikat yang mampu menahan nafsunya dan menjalankan semua titah Allah SWT dan senantiasa konsisten dalam beribadah, kejernihan hati seperti ini tidak semua orang dapat menvcapainya karena mengendalikan hawa nafsu ialah peperangan yang amat berat. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  27. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Iblis merupakan ciptaan Allah dari api atau nyala api, sudah mafhum bahwa api bersifat panas dan dapat meluluhlantakkan apa saja dengan membakarnya sampai habis. Pada awalnya iblis bertempat di surga--tempat yang indah bagi orang-orang dengan ganjaran positif. Namun ia berlaku sombong yang menyebabkan ia kehilangan segala kenikmatan yang telah ia rasakan dan berubah menjadi seorang pembangkang, sehingga hati yang kotor layaknya hati yang bersih dan terjangkit sifat-sifat tidak baik sehingga mengotorinya dan membutakan pikirannya sehingga menjadikannya tidak dapat membedakan keburukan. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  28. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    PPs PMat C

    Hati adalah keyakinan dan ini adalah doa kita. Ada dua jenis hati, hati yang murni dan hati yang kotor. Dalam hati yang murni kita tahu bahwa di dalam hati kita, ada bagian yang sifatnya baik seperti malaikat. Dan hati yang kotor adalah bagian dari sifat setan. Sesuatu yang kita tahu tentang hati, kita bisa jatuh apa pun dengan hati kita. Maka kita dapat mengetahui tentang hal yang baik dan hal yang buruk. Jadi, kita bisa menjaga diri kita dari hal yang buruk dengan hati kita.

    ReplyDelete
  29. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Hati merupakan bagian dari setengah dari jiwa kita. Hati dapat menceminkan emosi atau psikologis seseorang. Jika hati dalam keadaan bersih maka psikologis akan bersih juga. sebaliknya, jika hati kotor maka psikologis akan kotor juga. Sungguh sederhana untuk membuat hati kita menjadi bersih (suci) dan selalu ikhlas, tulus. Keikhlasan adalah perasaaan yang hanya karena Allah semata. Kita dapat merasakan keberadaan-Nya karena Allah selalu di samping Anda bahkan saking dekat-Nya, Ia sedekat nadi yang ada pada leher kita. Allah selalu memberi rahmat. dan hal terbaik untuk yang patut dilakukan untuk mensyukuri itu semua adalah apa yang kita lakukan hanya semata karena Dia. Kita wajib untuk percaya dan menyerahkan segenap hidup Anda untuk Allah.

    ReplyDelete
  30. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Hati yang jernih adalah landasan dari segala perbuatan kita. Ilmu, pengetahuan yang kita peroleh tidak akan gunanya jika diperoleh hati yang jernih. Hati yang jernih adalah hati yang full of doa, yang selalu meminta ridhaNya. Karena semua kehidupan manusia tergantung pada ridha Allah SWT, tidak akan tercapai keinginan kia tidak memiliki ridhaNya.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  31. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Hati memiliki dua keadaan yaitu bersih atau kotor. Hati yang jernih adalah hati yang terbebas dari apapun yang dapat membungkusnya. Hal yang dapat mengotori hati adalah rasa iri, dengki, serakah, prasangka buruk, dan sebagainya. Kita dapat menghindari semua hal tersebut dengan selalu memohon kejernihan hati pada sang pemilik hati, Allah SWT. Dengan hati yang jernih, kita dapat melihat semua yang baik untuk kita dan dapat meningkatkan amalan kita serta keimanan kita.

    ReplyDelete
  32. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.mat B

    Hati yang bersih adalah hati yang selalu berdoa, selalu beristighfar memohon ampun kepada Allah SWT karena menyadari bahwa dirinya tidak luput dari dosa. banyak sekali definisi dari hati yang bersih, bisa kita definisikan sebagai hati yang tidak terjangkit oleh penyakit-penyakit hati. maka kita harus selalu berusaha menjauhi hal-hal yang termasuk dalam penyakit hati.

    ReplyDelete
  33. Assalamualaikum Wr. Wb. Dari jawaban bapak di atas saya dapat memahami bahwa, hati yang jernih adalah ihwal konsistensi keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Jika kita benar-benar beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Maka dalam keadaan apapun kita akan senantiasa menghadapinya dengan hati yang jernih. Begitupun dalam proses belajar. Belajar yang diiringi dengan ketakwaan dan keimanan kepada Allah SWT. insyaAllah akan bernilai ibadah dan akan bermanfaat bagi sesama. Belajar dengan hati yang jernih adalah jawaban atas doa dalam mengharapkan keridhoan Allah SWT.

    ReplyDelete
  34. Junianto
    PM C
    17709251065

    Hati yang bersih tentu menjadi dambaan setiap manusia yang beriman. Dalam istilah agama bisa disebut sebagai Qalbun Salim. Hati yang bersih akan melahirkan perilaku dan sifat terpuji atau akhlakul karimah karena sebenarnya semua sifat dan perilaku manusia bersumber pada hati. Jika hati kotor, penuh kedengkian, marah, dll maka perilaku manusia akan mengikuti hal yang demikian da melahirkan sifat tercela. Hati yang bersih bisa diupayakan dengan berbagai cara, misalnya membaca Qur’an, rajin berpuasa, rajin sholat malam, dll. Selaini itu, selalu beristighfar juga akan melahirkan hati yang bersih karena selalu memohon ampun kepada Tuhan.

    ReplyDelete
  35. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Berusaha memiliki hati yang bersih dapat kita lakukan dengan cara, berdoa kepada Allah. Memohonkan ampun atas semua kesalahan (bertaubat), disertai dengan kerendahan hati kita melepas semua pangkat dan kebesaran, serta hanya memohom ridha dan petunjuk Allah dalam menjalani hidup. Membentengi diri kita dari sifat-sifat yang dapat menimbulkan penyakit hati seperti iri, dengki, sombong, dusta dst. Selain itu tidak mudah terpengaruh oleh masalah yang sedang dihadapi karena terkadang saat menghadapi masalah kita lebih mudah lelah hati dan tanpa sadar mengotori hati kita.

    ReplyDelete
  36. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    pada dasarnya manusia diciptakan dengan dibekali hati yang bersih. seiring berjalannya waktu hati yang bersih dapat tercemar oleh godaan-godaan syaitan dan iblis yang membisikkan kepada kita untuk melakukan kesalahan. jika kita benar-benar taqwa kepada Allah maka kita akan memiliki hati yang bersih dan terhindar dari godaan-godaan syaitan.

    ReplyDelete
  37. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Manusia merupakan makhluk yang memiliki hawa nafsu. Karenanya, hati kita sangat rentan dengan berbagai macam penyakit hati. Penyakit hati bisa berupa rasa iri, keombongan, dan sifat-sifat yang tidak baik lainnya. Yang bisa dilakukan untuk menjernihkan dan membersihkan segala macam penyakit hati yaitu dengan selalu memohon ampunan kepada Allah SWT agar kita selalu dihindarkan dari segala macam penyakit hati dan penyakit lainnya yang bersumber dari syaitan.

    ReplyDelete
  38. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Tidak ada yang bisa mengukur seberapa bersih hati seseorang. Hanya Tuhan dan orang itu yang tahu, tetapi kita sebagai manusia dapat mengetahui gejalanya, tanda-tandanya. Bagaimana seorang manusia itu dikatakan bersih hati, ya tentu saja pasti perkataannya bersih, niatnya selalu baik, pikirannya selalu bersih yang dicerminkan lewat raut muka dan perilaku. Tapi kan ada juga yang di luar baik, ternyata dalamnya kotor hati. Nah itu, perlu pertolongan dan lindungan Tuhan agar dapat menjadi orang yang jernih hati.

    ReplyDelete
  39. Pratama Wahyu Purnama
    17709251033

    Elegi diatas menganjurkan kita untuk senantiasa berfikir jernih dan berhati bersih. Agar kita selalu melakukan sesuatu dengan ikhlas dan rendah hati, karena kesombongan akan menghancurkan segalanya. Dengan pikiran jernih kita akan senantiasa mengingat Allah SWT dan berperilaku baik atas ridha-Nya.

    ReplyDelete
  40. Pratama Wahyu Purnama
    17709251033

    Hati yang bersih itu merupakan hati yang didalamnya terdapat unsur unsur malaikat. Hati yang selalu terpaut oleh Allah SWT. dengan hati bersih maka pikiran pun akan jernih. Agar hati bersih kita juga harus selalu mengingat allah, selalu bertasbih, selalu mohon ampunan, dan selalu mohon perlindungan kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  41. Setelah hati bersih, Hati yang bersih itu tidak boleh dibiarkan begitu saja, harus selalu mengingat kepada Allah karena jika kita berhenti maka lama kelamaan hati bersih pun berubah menjadi hati kotor. ibaratkan air yang tidak pernah mengalir.

    ReplyDelete