Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 18: Menggapai Hati Yang Jernih




Oleh Marsigit

Berikut saya nukilkan pertanyaan Sdr Dyah Wahyuningsih:

Ass.wrwb,

Bapak yang terhormat,dalam mempelajari filsafat kita memerlukan hati dan pikiran yang jernih.
Agar kita dapat memahami apa yang kita pelajari tersebut,lalu bagaimanakah agar hati dan pikiran kita tetap jernih?
Karena jika hati dan pikiran kita tidak jernih rasanya akan sulit memahami segala sesuatu.


Wass.wrwb

Jawaban saya (Marsigit):

Sekarang saya akan menjawab pertanyaan anda perihal hati yang jernih.

Untuk menjawab pertanyaan tentang hati maka aku juga akan menggunakan hatiku.

Yang aku maksud dengan hatiku adalah keyakinanku.

Keyakinanku adalah doaku.

Maka bagi diriku jernihnya hati adalah jika hati terbebas dari segala macam kotoran.

Hatika berbicara bahwa hanyalah ada 2 (dua) keadaan saja dari hatiku itu yaitu "bersih" atau "kotor".

Aku dapat mengatakan bahwa hati yang jernih adalah hati yang bersih adalah hati yang disitu duduk doa-doa ku.

Hatiku berbicara bahwa "hati bersih" itu adalah malaikat unsur-unsurnya.

Sedangkan "hati kotor" itu adalah syaitan atau iblis unsur-unsurnya.

Hatiku berbicara bahwa doa-doa ku beserta malikat. Amiin

Sedangkan aku harus selalu membersihkan hatiku yang kotor, yaitu hati yang tergoda oleh syaitan dan iblis dengan permohonan ampun kepada Allah SWT dan peromonan ridha dan perlindungan Nya. Amiin.

Maka bagiku "bersihnya hatiku" adalah "doaku"

Tetapi jika hatiku berkata bahwa itu adalah "doaku", ternyata aku masih menyebut "ku" di depan Tuhan ku.

Maka doa "ku" juga terancam oleh egoku yaitu kesombonganku.

Maka lebih baik hatiku mengatakan bahwa "Atas perkenan engkau ya Allah semoga doa-doamu menyertai hatiku"

Itulah "hati bersih" sesuai dengan kata hatikku, yaitu Rakhmat dan Hidayah Nya.

Amiin

96 comments:

  1. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari elegi ritual ikhlas kali ini saya mendapatkan pemahaman bahwa dalam hati kita ini memiliki dua keadaan yaitu bersih atau kotor. Dalam keadaan hati yang kotor dimana unsur-unsur di dalamnya adalah syaitan atau iblis. Hati yang bersihlah yang akan mewujudkan perbuatan yang bersih atau baik dan hati yang kotor akan melahirkan perbuatan yang kotor atau buruk, karena pada dasarnya amal perbuatan yang kita lakukan tergantung dengan kondisi hati kita. Oleh karena itu, jagalah selalu hati kita agar tetap bersih agar amal perbuatan yang kita lakukan itu juga baik, dengan cara memperbanyak dzikir mendekatkan diri dengan Allah SWT secara ikhlas untuk memperoleh ridho dari-Nya.

    ReplyDelete
  2. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Menggapai hati yang jernih dengan cara kita selalu berdzikir kepada Allah SWT. Kita harus berdzikir secara ikhlas semata-mata hanya karena Allah SWT. Melalui dzikir, kita dapat memperoleh hati yang jernih dan bersih dari penyakit-penyakit hati. Semoga kita senantiasa selalu menaati perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya.

    ReplyDelete
  3. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Yang dapat saya petik dari elegi ini adalah bahwa kita sebenarnya tidak ada yang menggapai hati yang bersih, melainkan masih dalam doa. namun waktu kita berdoa sekalipun ternyata hati kita masih kotor karena mengandung keegoisan di dalamnya jadi berdoapun harus pandai-pandai memilih kata.

    ReplyDelete
  4. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Hati yang jernih adalah hati yang selalu berdoa kepada Allah. Berdoa memohon perlindungan agar ditetapkan selalu mempunyai hati yang jernih, bersih. Keadaan hati hanyalah dua, yaitu hati yang bersih dan hati yang kotor. Hati yang bersih dapat dikotori dengan hal-hal maksiat. Hendaknya kita senantiasa selalu membersihkan hati kita dari segala perasaan-perasaan tidak baik, seperti iri, dengki, prasangka buruk, dan lain-lain. Selalu berdoa agar terhindar dari godaan syaiton dan iblis.

    ReplyDelete
  5. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Dari elegi ini diperoleh informasi mengenai hati yang jernih. Seperti yang sudah ditekankan dalam elegi sebelumnya, hati yang jernih dalah hati yang bersih. Jika seseorang memiliki hati yang jernih maka dia akan selalu mendapatkan ketentraman, kesuksesan, dan kewaspadaan diri. Bagaimana agar hati kita senantiasa jernih? Dekatkan diri pada Tuhan, dan senantiasa bersyukur kepadaNya.

    ReplyDelete
  6. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Untuk dapat menggapai hati yang jernih kita hendaknya secara iklas berserah diri kepada Tuhan, memohon doa-doaNya menyertai hati kita. Hati yang jernih dapat digapai kita jika terbebas dari segala salah dan dosa. Karena dosa adalah wujud dari adanya setan yang berdiam dalam hati kita. Karena itu, mohon ampunlah secara ikhlas dan tulus kepada Tuhan sehingga kita dapat diampuni dan terbebas dari dosa-dosa kita.

    ReplyDelete
  7. Viani Kurniawati
    14301241051
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Elegi ritual ikhlas 18. Elegi ini menyampaikan kepada kita bagaimana dalam menggapai hati yang jernih. Hati yang jernih adalah hati yang didalamnya termuat doa doa dan terhindar dari unsur-unsur syaitan. Hati yang kotor harus senantiasa dibersihkan melalui doa doa. Jika kita telah menggapai hati yang bersih, inshaAllah langkah kita dalam kebaikan akan semakin ringan, dan tentu hidup kita semakin terasa damai.

    ReplyDelete
  8. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Hati sangat berhubungan dengan pikiran seseorang, hati yang jernih akan menunjukkan pemikiran yang hebat. Untuk menggapai hati yang jernih diperlukan keyakinan, keyakinan akan do’a dan ibadah kita yang sungguh-sungguh dengan mengharap ridho Allah SWT. Maka kita harus selalu berikhiar dan bertakawal agar hati kita selalu bersih dan dijauhkan dari hal-hal yang negatif yang dapat menimbulkan hati dan pemikiran yang kotor.

    ReplyDelete
  9. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Filsafat adalah ilmu olah pikir. Dalam mempelajari filsafat ini telah dikatakan Bapak memperlukan hati yang bersih. Hati yang bersih adalah doa. Dalam mempelajari filsafat dibutuhkan hati yang bersih agar mendapatkan makna dari filasafat para filsuf. Hati yang bersih = do'a = keyakinan, dimana keyakinan kita untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari para filsuf

    ReplyDelete
  10. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Hati adalah pusat kedirian manusia. Kalau manusia hatinya baik, maka baiklah seluruh hidupnya. Sebaliknya kalau manusia hatinya jahat,jahatlah seluruh hidupnya. Oleh sebab itu tidak salah kalau kita menjaga hati kita dengan segala kewaspadaan karena dari sanalah terpancar kehidupan. Tuhan ingin kita memiliki hati yang benar, sebab hanya dengan hati yang benar, kita bisa hidup dengan benar dimata Tuhan!

    ReplyDelete
  11. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Hati merupakan salah satu organ internis manusia yang terpenting,Ia menjadi tempat seluruh perasaan jiwa,kekuatan pikiran dan keyakinan manusia. Semuanya berawal dari hati, saat hati kita jernih maka otomatis kita akan berpikir jernih. Menjaga kesehatan hati berarti menjaga manusia secara keseluruhan. Sedangkan membiarkan hati rusak sama dengan merusak manusia itu sendiri. Orang yang hatinya bersih akan tercermin pula dari kerapihan dan kebersihan di lingkungan sekitarnya.

    ReplyDelete
  12. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Hati yang bersih diawali dari suatu keyakinan. Keyakinan tersebut tercermin dalam untaian doa. Doa yang tulus ikhlas nan suci Insha Allah akan dapat terkabul dengan bantuan doa para malaikat juga. Jika hati telah suci janganlah dicemari dengan rasa kesombongan. Karena manusia tidak pantas unyuk berlaku sombong.

    ReplyDelete
  13. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Hati yang jernih adalah hati yang selalu mengarah pada Tuhan, yang penuh dengan cinta kasih dan damai, dan selalu berpikir positif, serta yang tidak menaruh kebencian di dalamnya. Menggapai hati yang jernih butuh keikhlasan hati untuk selalu berusaha berada di jalan Tuhan seraya memohon bimbingan-Nya

    ReplyDelete
  14. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Elegi Ritual Ikhlas 18: Menggapai Hati Yang Jernih mengingatkan kita untuk selalu menjaga hati kita. Jika kita ibaratkan hati merupakan processor dalam komputer. Kita hendaknya menjaga processor tersebut dari serangan virus, supaya komputer dapat berjalan dengan baik. Sama halnya dengan hati kita, kita harus mampu menjaga hati kita dari berbagai virus, yaitu penyakit hati. Seperti pada penggalan lirik sebuah lagu:

    Jagalah Hati Jangan Kau Nodai
    Jagalah Hati Lentera Hidup Ini
    Jagalah Hati Jangan Kau Nodai
    Jagalah Hati Cahaya Illahi

    ReplyDelete
  15. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Di dalam QS. Asy-Syam: 9-10 “Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu. Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” Dapat disimpulkan bahwa perilaku kita merupakan cerminan hati kita. Oleh karena itu, sudah saatnya menjadi kita menjadi pribadi yang mempesona dengan memiliki hati yang jernih.

    ReplyDelete
  16. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Hati yang jernih yaitu hati yang bersih, yang penuh dengan lantunan doa-doa hanya kepada Allah SWT dengan keikhlasan dan terjauh dari kesombongan. Kebersihan hati akan selalu mendorong kita untuk bertindak terpuji sesuai dengan ajaran-ajaran islam sehingga menggapai ridho Allah SWT. Semoga kita termasuk salah satunya yang memiliki hati yang jernih. Aamiin.

    ReplyDelete
  17. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Hati manusia itu diumpamakan sehelai kertas putih yang bersih, ketika dia berbuat dosa munculah sebuah titik hitam pada kertas itu. Hati akan tetap bersih selama ia tetap beristighfar dan mendirikan shalat. Jika ia tidak pernah beristighfar dan mendirikan shalat maka hati itu akan dipenuhi bintik hitam yang pada akhirnya akan menutupi seluruh hatinya menjadi hitam penuh kegelapan. Hati yang jernih membuat pikiran yang cemerlang. Agar kita terus berada dalam sebuah kondisi yang baik untuk berbuat baik bisa diraih bila hati kita bersih. Namun apabila hati kita kotor, maka kita akan menghalalkan segala cara untuk meraih yang kita inginkan.

    ReplyDelete
  18. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pertanyaan yang cukup menarik, "bagaimanakah agar hati dan pikiran kita jernih?". Cara sederhana agar hati dan pikiran kita menjadi jernih adalah dengan berwudhu. Ketika berwudhu, kita kan memperoleh ketenangan jiwa dan pikiran.

    ReplyDelete
  19. Hati yang jernih dapat diibaratkan sebagai cermin yang bersih. Cermin yang bersih dapat memberikan pantulan atau bayangan yang sesuai dengan apa yang dihadapan cermin tersebut. Begitupun dengan hati yang jernih maka dapat memberikan pantulan atau bayangan yang sesuai dengan apa yang dihadapinya. Suatu masalah yang dihadapi dengan hati yang jernih maka akan nampak jelas masalah tersebut sehingga dapat dicari penyelesaiannya. Tetapi hati yang tidak jernih berarti cermin yang tidak jernih pula atau cermin tersebut telah ada debu atau kotoran yang menempel. Cermin yang kotor ketika digunakan untuk bercermin maka tidak akan memberikan bayangan yang sama tetapi kotoran telah menyembunyikan bayangan. Begitupun masalah yang datang pada manusia jika dihadapi dengan hati yang tidak jernih maka akan ada hal-hal yang tersembunyi sehingga penyelesaiannya tidak lengkap atau malah tidak benar.

    ReplyDelete
  20. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Hati sebagai muara kebahagiaan dan kesengsaraan bagi hidup kita, pikiran yang jernih berasal dari hati yang jernih. Hati yang jernih adalah hati yang bersih. Membersihkan hati melalui doa. Hati hanya akan merasa bahagia bila senantiasa ikhlas lillahi ta’ala, jangan biarkan dirimu lalai dan mengotori hatimu.

    ReplyDelete
  21. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.
    marilah kita selalul menjaga hati kita dan selalu memohon ampunan kepada Allah SWT. Sesungguhnya dosa-dosa kita itulah yang menghalangi ilmu yang kita pelajari. Menjaga hati juga persoalan yang tidak mudah karena banyaknya godaan di dunia ini. Oleh karena itu menjaga hati dengan selalu berdoa kepada-Nya agar kita selalu berada dalam naungan hidayah dan inayah-Nya.

    ReplyDelete
  22. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Dalam belajar filsafat perlu dihadirkan yang namanya hati yang bersih atau hati yang jernih. Hati yang bersih ini adalah hati yang berkeyakinan baik dan selalu berdo’a pada Allah SWT. Namun sejatinya belajar apa pun itu ilmunya selama itu ilmu yang bermanfaat perlu di hadirkan yang namanya hati yang jernih ini. Membuat hati jernih ini tidaklah mudah, karena sejatinya hati manusia akan selalu digoda oleh syetan, jika hati telah tergoda oleh syetan maka inilah yang disebut hati yang kotor.
    Semoga kita senantiasa diberi kemudahan oleh Allah untuk menggapai hati yang jernih.

    ReplyDelete
  23. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak.
    Syetan selalu berusaha menggoda hati manusia. Manusia seringkali lalai dan mudah tergoda oleh hasutan syetan sehingga menjadikan hati manusia terdapat noda. Sebagai manusia hendaknya menyadari bahwa hati tak luput dari noda itu sehingga harus selalu membersihkan hati dengan beristigfar kepada Allah agar mendapat ampunan.

    ReplyDelete
  24. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A 2017

    Hati yang jernih adalah hati yang bersih dan terbebas dari segala hal-hal yang mengotorinya. Hati yang jernih dalam elegi ini mengkhususkan kepada hati yang selalu berisi dengan ha-hal yang disenangi oleh Allah SWT. untuk menggapai hati yang jernih maka selalu berdoa dan ikhlas semata-mata karena mengharapkan ridho dari-Nya adalah kuncinya. Berdoa dengan rendah hati dan menghilangkan ego agar terhindar dari sifat sombong. Jika hati sudah kotor dan diliputi oleh syaitan maka segera memohon ampun kepada Allah SWT dan permohonan ridha dan perlindungan-Nya. Karena tanpa rahmat dan hidayah-Nya maka hal itu tidak akan terlaksana.

    ReplyDelete
  25. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Mat A 2017

    Terimakasih Prof,berusaha memiliki hati yang bersih dapat kita lakukan dengan cara, berdoa kepada Allah. Memohonkan ampun atas semua kesalahan (bertaubat), disertai dengan kerendahan hati kita melepas semua pangkat dan kebesaran, serta hanya memohom ridha dan petunjuk Allah dalam menjalani hidup. Membentengi diri kita dari sifat-sifat yang dapat menimbulkan penyakit hati seperti iri, dengki, sombong, dusta dst juga diperlukan agar hati kita tetap bersih

    ReplyDelete
  26. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dari elegi ini, kami memahami bahwa hati yang bersih adalah hati yang didalamnya terdapat doa-doa, doa yang ditujukan semata-mata memohon rahmat dan rido Allah SWT, doa yang menampakkan ketidakberdayaan hamba di hadapan Tuhannya, doa yang jauh dari ego dan kesombongan. Semoga kami bisa membuat dan menjaga hati kami juga bersih. amin

    ReplyDelete
  27. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Hati, ketika bersih organ tersebut maka bersih pula seluruh organ di tubuh kita, mulai dari pikiran, perbuatan, tingkah laku, sampai pada karakter. Tetapi ketika hati kita sudah keruh, maka pikiranpun akan rusuh. Kata AA Gym, kita harus menjaga kejernihan hati dengan tidak mengotorinya. Caranya adalah dengan berdoa, mendekatkan diri kepada ALLah. Sehingga kita selalu merasa diawasi, selalu merasa dilihat Allah dan kita akan malu untuk melakukan hal yang tercela. Jagalah Allah di hati kita, maka Allah akan menjaga kita.

    ReplyDelete
  28. Junianto
    PM C
    17709251065

    Hati manusia ada 2 jenis yaitu hati yang bersih dan hati yang kotor. Ketika hati bersih maka ia terbebas dari berbagai macam kotoran misalnya kesombongan, dengki, iri, dll. Hati yang bersih dipenuhi dengan doa-doa yang dipanjatkan kepada Tuhan. Hati yang kotor adalah hati yang dipenuhi dengan bisikan-bisikan syaitan, sedangkan hati yang bersih adalah hati yang dipenuhi malaikat dan unsur-unsurnya. Hati adalah inti dari perilaku manusia, jika hati bersih maka perilaku dan tindakan manusia juga bersih (sesuai dengan syariat agama), begitupun sebaliknya. Maka dari itu, sebagai manusia hendaknya selalu bertobat dan memohon ampun kepada Tuhan atas semua dosa dan kesalahan yang pernah dilakukan.

    ReplyDelete
  29. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Hati adalah kunci. Kunci dari segala kehidupan. Berbicara soal hati, maka akan berhubungan dengan keyakinan. Yakin dan tunduk kepada Allah swt. Melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Senantiasa berdzikir dan berdoa memohon ampunan atas kesalahan yang disengaja maupun tidak sengaja. Hanya Allah swt yang mampu membolak-balikkan hati hamba-Nya.Hati yang kotor adalah hati yang di dalamnya bersemayam kotoran atau penyakit entah disadari atau tidak oleh pemiliknya. Iri, dengki, sombong, riya’ adalah sebagian kecil dari contoh penyakit hati. Hati yang sakit dikendalikan oleh setan atau iblis. Setan atau iblis tidak akan berhenti menggoda manusia untuk selalu berbuat maksiat. Tujuan setan atau iblis hanya satu yaitu menjauhkan manusia dari Allah swt.Hati yang jernih berarti bahwa hati yang terbebas dari kotoran atau penyakit. Hati yang senantiasa bermunajat memohon ampunan dari Allah swt. Hati yang selalu dihiasi dengan dzikir kepada Allah swt. Hati yang bersih berisi doa-doa hanya kepada Allah swt

    ReplyDelete
  30. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Kali kedua saya jumpa elegi ini. Dahulu kala benar-benar tak berani berkomentar sedikitpun. Lah gimana? Benar-benar bingung saya dibuatnya. Tapi, kali ini saya akan mencoba, memberanikan diri berkomentar, berpendapat. Jangan engkau putuskan dulu diri ini sudah paham. Sungguh, masih bingung yang ku punyai. Tapi, bismillah, saya akan berusaha mengurai kebingungan-kebingungan ini.

    Hati yang bersih. Jika kita berbicara hati, berarti kita berbicara aspek spiritualitas. Maka sudah tentu jika membicarakan ini kita harus memiliki niat yang bulat, disertai iklhas. Tawakal..tawakal..
    Tapi kita lah manusia, tempat yang benar-benar disukai oleh syaitan-syaitan kadang. Mereka beri kita kesombongan, keangkuhan. Maka sudah, kotorlah hati kita. Maka sebaik-baiknya jalan keluar adalah berserah diri kepada-Nya

    ReplyDelete
  31. iLania Eka Andari
    17709251050
    S2 P.Mat C 2017

    Hati yang bersih adalah hati yang didalamnya selalu terkandung syair-syair yang selalu berdoa dan mengingat Allah SWT. Didalam berdoa pun, sebaiknya kita menghilangkan ego kita dan kesombongan kita. Hal ini agar doa kita benar-benar berasal dari hati yang bersih dan jernih.

    ReplyDelete
  32. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas postingannya, Pak. Semoga kita termasuk hamba yang senantiasa menjaga kejernihan hatinya dengan senantiasa mengingat Allah SWT melalui dzikir dan menjauhi perbuatan-perbuatan yang dapat menutup mata hati kita. Aamiin ya Robbal alamiin.

    ReplyDelete
  33. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Hati yang bersih akan memudahkan kita dalam belajar atau menghafal sesuatu terutama menghafal Al-Quran. Hati yang bersih juga akan mengantarkan kita pada ketenangan dalam menjalani hidup, khusyuk, selalu bersyukur, dan terbebas dari penyakit-penyakit hati seperti iri, dengki, sombong, kikir, suudzon, dan penyakit hati-penyakit hati lainnya. Oleh karena itu, milikilah hati yang bersih.

    ReplyDelete
  34. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Hati yang bersih berupa unsur-unsur dari malaikat. Malaikat makhluk Allah yang selalu taat pada perintah Allah. Hati yang bersih adalah hati yang selalu bersandar kepada Allah, menyerahkan segalanya atas kehendak-Nya. Maka hati yang jernih merupakan hati yang terbebas dari berbagai macam sifat tercela. Sedangkan hati yang dikenai sifat tercela ialah hati yang kotor. Di antara sifat tercela yang merupakan penyakit hati ialah syirik, iri, dengki, hasud atau provokasi, fitnah, buruk sangka, khianat, dan lain-lain. Hati yang kotor harus dibersihkan dengan senantiasa mengingat Allah. Hal ini karena hati akan menentukan seluruh perilaku manusia. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassallam, “Sesungguhnya di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging yang jika ia baik, maka baiklah seluruh tubuhnya dan Jika ia buruk, maka buruklah seluruh tubuhnya, ia adalah hati".

    ReplyDelete
  35. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Kondisi hati akan mempengaruhi perbuatan, atau sebaliknya apa yang kita lakukan merupakan cerminan dari kondisi hati. Sebenar-benar hati yang bersih adalah hati yang berisikan sifat - sifat malaikat, sifat-sifat kebaikan, sifat-sifat kemuliaan. Hati yang bersih adalah hati yang selalu dinaungi dengan lantunan doa dan dzikir kepada Allah SWT. Doa dan dzikir yang selalu menerangi ini, akan menjadikan hati terhindar dari berbagai penyakit hati yang dapat membuatnya kotor, seperti kesombongan, ketidak ikhlasan, rasa dengki atau iri, marah, dan sebagainya. Maka dari itu, salah satu cara untuk menjernihkan hati kita adalah dengan memperbanyak dzikir dan doa kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  36. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Terimaksih Pak telah memberikan pengetahuan bagaimana menggapai hati yang jernih. Hati dan pikiran yang jernih adalah doa, doa merendahkan diri kepada Allah dalam upaya Allah selalu menyertai hati kita. Artinya hati dan jiwa kita akan selalu dikelilingi oleh malaikat-malaikat, dan dijauhkan dari syaitan-syitan yang terkutuk. Maafkan hamba Ya Allah jika selalu ada ego disetiap doa yang hamba panjatkan.

    ReplyDelete
  37. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Terimakasih banyak Pak prof
    Membahasakan dengan hati itu sangat indah sepert iindahnya untaian demii untaian kalimat dalam elegi tersebut. Betapa tidak sesuatu yang disampaikan dengan hati pasti menyentuhnya juga ke hati.
    Perihal menggapai hati yang jernih dengan banyak berdoa,banyak mengingat Allah SWT,seperti yang diuraikan elegi di atas.Karena Allah Maha Indah dan menyukai keindahan, maka ketika berdoa juga menggunakan kata-kata yang indah dengan nada yang sedikit merendah hingga doa kita disegerakan dengan cepat dan tepat.

    ReplyDelete
  38. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Hati itu akan mempengaruhi pikiran kita, sedangkan pikiran dan hati mempengaruhi perbuatan. Hati yang bersih akan membawa pada perbuatan yang baik. Hati yang kotor akan membawa pada perbuatan yang buruk. Bersih atau tidaknya hati akan mempengaruhi baik atau buruknya sikap. Jernihnya atau bersihnya hati maka di dalamnya adalah malaikat. Sedangkan buruknya hati, maka di dalamnya adalah setan. Untuk dapat membersihkan hati, maka yang buruk harus dibersihkan, segala pikiran-pikiran buruk, penyakit hati dibuang. Oleh karena itu, kita harus memohon ampun atas segala kesalahan kesalahan yang sudah kta perbuat dan memperbaiki kesalahan dengan selalu berbuat kebaikan

    ReplyDelete
  39. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Terima kasih Prof sudah bersedia berbagi ilmu ini. Begitu apiknya dan santunnya kalimat yang sebaiknya dilafalkan saat berdoa. Saya menjadi belajar bahwa untuk menghilangkan ego saat berdoa hendaknya didahului dengan memohon terlebih dahulu agar Allah memperkenankan segala doa-doa-Nya untuk menyertai hati seorang hamba. Saya belum mengetahui hal ini sebelumnya. Saya semakin yakin dengan rahmat-Nya. Saya sendiri saat ini masih mencoba untuk sabar dan tawakal dalam berdoa.

    ReplyDelete
  40. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Saya meyakini bahwa tidak semua orang dapat mendengarkan pesan-pesan dari batin dengan jernih, tidak semua orang mampu menjernihkan hati, terlebih ketika kita ingin menjernihkan hati dengan suasana yang penuh dengan nafsu, sakit hati, tidak puas, marah, dan hal negatif lainnya. Hati yang negatif, dapat dianalogikan sebagai air kolam yang keruh, jika kita tetap memiliki keinginan untuk melihat isi di dalam air yang keruh tentu yang hadir justru asumsi-asumsi bahkan kebohongan. Maka, sesuai dengan kepercayaan saya, mohon maaf sebelumnya, bersemedi saya yakini sebagai salah satu upaya untuk berkonsenterasi sehingga dapat mengendapkan kotornya hati yang dianalogikan sebagai kolam menuju dasar. Jika batin telah jernih, barulah kita dapat menggapai hati secara jernih dan bebas prasangka.

    ReplyDelete
  41. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Terima kasih Pak Prof. atas tulisan ini. Dari elegi ini saya memahami bahwa ketika mempelajari dan menuntut ilmu hendaklah dalam keadaan hati yang jernih. Hati yang jernih yang dimaksudkan disini adalah hati yang bersih dan berkeyakinan baik dimana hati senantiasa berdoa, memohon ampunan dan keridhaan Allah SWT. Namun, menjaga hati agar tetap jernih bukanlah hal yang mudah karena manusia sangat mudah digoda oleh syeitan. Dan jika hati telah tergoda maka inilah yang disebut dengan hati yang kotor.
    Oleh karena itu, semoga kita selalu menjaga hati untuk senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar terbebas dari godaan syeitan. Sehingga ilmu-ilmu yang kita pelajari mudah untuk dipahami.

    ReplyDelete
  42. Aristiawan
    17701251025
    PEP 2017 B

    Doa adalah ungkapan pasrah seorang manusia kepada Tuhannya. Ia menyatakan ketidak mampuannya sehingga menyerahkan segala keterbatasannya kepada Tuhannya. Bila ada unsur ego atau kesombongan yang terselip dalam untaian doa-doa kita, maka bisa dikatakan bahwa doa kita belum ikhlas. Karena kita masih membawa kesombongan kita dalam kepasrahan kita. kita masih membawa kesombongan kita dalam ketidak berdayaan kita. Wahai Rabb yang membolak balikkan hati, tetapkanlah hati kami dalam kebaikan dan ketaatan kepada-Mu. Aamiin

    ReplyDelete
  43. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamu'alaikum Wr. Wb

    Saya mendaptkan suatu pencerahan dalam elegi yang singkat ini. Bahwa didalam do'a ternyata ada unsur suatu kesombongan ketika masih ada kata "aku" yang menyertai. Suatu pengetahuan yang sangat bermanfaat, dimana do'a yang hampir setiap hari kita panjatkan ternyata masih ada unsur kesombongan didalamnya. Dengan ini saya dapat merefleksikan diri saya mengenai do'a-do'a yang sudah saya panjatkan kepada Allah, apakah do'a tersebut berasal dari hati yang bersih ataukah masih ada unsur kesombongan didalmnya.

    ReplyDelete
  44. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Terjawab sudah pertanyaan dalam hati, mengapa beberapa Kali dalam kuliah tersebut bahwa menyebut'ku'dalam doa itu tidak boleh. Terjawab dalam elegi ini.
    Saya pun semakin memahami bahwa doa itu berdimensi sosial juga. Mendoakan orang lain untuk kebaikan orang lain. Mengampuni orang lain, memohonkan ampun dosa bagi orang lain dalam doa. Biarlah satu jari saja menunjuk pada diri, Dan 4 jari lain menunjuk sesama.

    ReplyDelete
  45. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Setelah membaca elegi ini, saya kembali berpikir apakah dalam doa-doa saya selama ini, saya telah menjernihkan hati saya? Apakah masih terdapat ego dalam doa-doa saya? Sesungguhnya saya tidak pernah tahu kapan hati saya benar-benar bersih, atau benar-benar kotor. Karena jika telah terpengaruh oleh godaan syaiton, kita selalu merasa telah melakukan hal yang benar. Semoga kita semua dapat menggapai kejernihan dan kebersihan hati ketika bersimpun dan bersujud kepada Allah SWT. Aaamiin.

    ReplyDelete
  46. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Hati yang jernih apabila di dalamnya tidak ada sedikitpun rasa kesombongan. Manusia semua sama di mata Allah, yang membedakan hanya iman dan takwa. Setinggi-tingginya pangkat dan jabatan yang dimiliki manusia di dunia tidak ada apa-apanya di mata Allah apabila tidak memiliki iman dan takwa. Doa dapat membersihkan hati apabila dilakukan dengan ikhlas dan hanya mengharap ridho dariNya.

    ReplyDelete
  47. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Berdoa merupakan wujud syukur manusia pada Nya. Dalam keadaan senang maupun susah, gembira maupun sedih, sibuk maupun lapang, kita harus senantiasa berdoa. Doa selain sebagai wujud syukur, juga sebagai sarana mendekatkan diri pada Nya. Apalagi jika berdoa dan berdzikir maka akan membersihkan hati kita. Karena hati yang bersih menyebabkan pikiran yang jernih, sehingga dalam berpikir filsafat akan sejalan antara hati yang bersih dan pikiran yang positif.

    ReplyDelete
  48. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Jika kita bicara mengenai hati, maka kita pasti memang akan mengatakan mengenai keyakinan. Bagi mereka yang mengatakan bahwa saya ikhlas menjalankan semua ini, mereka belum mampu dikatakan sebagai orang yang memiliki hati yang jernih. Dalam mempelajari filsafat harus benar-benar hati kita bersih dan jernih agar dapat memilah mana yang baik maupun buruk berdasar pada keyakinan agama kita masing-masing. Karena filsafat adalah aku. Jadi, aku memahami apa, maka itulah filsafatku. Ketika belajar filsafat prof selalu mengingatkan untuk selalu beristoighfar. Karena ketika belajaar filsafat kemungkinan kita juga melakukan dosa kecil maupun besar yang tidak disengaja. Karena fikiran kita maupun hati kita yang terkadang bisa mengiyakan yang bertolak belakang dengan keimanan kita. Semoga kita selalu dilindungi oleh Alloh dalam mempelajari filsafat. Jadi, filsafat akan memberikan manfaat bagi kita untuk lebih mendekati Ridho Nya. Aaamiiin
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  49. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Dalam menuntut ilmu dan memahami filsafat dibuthkannya hati yang jerni bersih dari kotoran. Mengapa demikian? Karena ilmu itu adalah bersih, dan ia tidak akan hidup ditempat yang kotor, maka untuk memudahkan kita dalam menuntut ilmu, bersihkanlah hati dari segala sifat keburukan. Sehingga menjadikan kita manusia yang bermanfaat bagi sesama.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  50. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Hati ibarat kertas putih dan dosa ibarat titik hitam di kertas putih. Apabila manusia melakukan suatu dosa maka akan terbentuk titik hitam di hatinya. Semakin sering dosa yang dilakukan maka semakin banyak titik-titik hitam yang terbentuk. Ketika hati berwarna hitam karena banyaknya titik-titik hitam yang terbentuk maka saat itulah hati tidak dapat membedakan kebaikan dan keburukan.

    ReplyDelete
  51. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Pertanyaan dari saudari dyah wahyuningsih memang tepat karena menggapai hati dan pikiran yang bersih memang tidak mudah, maka diperlukan diskusi. Berdasarkan jawaban dari Prof. Dr. Marsigit, M.A dapat di peroleh makna bahwa menjernihkan hati dan pikiran dari segala penyekit yang mampu membelenggu seperti sombong riya’, khibir dan penyakit-penyakit lainnya. Penyaki-penyakit ini mencoba meracuni hati dan pikiran dengan sangat halus maka ketika manusia masih berdoa namun tidak memasrahkan semua Nya kepada Allah maka masih terdapat kesombongan di hati dan pikirannya. Oleh karennya marilah kita selaluberdzikir, istighfar, meluruskan segala niat hanya untuk menggapai Ridho Nya dan mengahadirkan asma Nya disetiap apa yang akan kita lakukan. Terima Kasih

    ReplyDelete
  52. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Pertanyaan dari saudari dyah wahyuningsih memang tepat karena menggapai hati dan pikiran yang bersih memang tidak mudah, maka diperlukan diskusi. Berdasarkan jawaban dari Prof. Dr. Marsigit, M.A dapat di peroleh makna bahwa menjernihkan hati dan pikiran dari segala penyekit yang mampu membelenggu seperti sombong riya’, khibir dan penyakit-penyakit lainnya. Penyaki-penyakit ini mencoba meracuni hati dan pikiran dengan sangat halus maka ketika manusia masih berdoa namun tidak memasrahkan semua Nya kepada Allah maka masih terdapat kesombongan di hati dan pikirannya. Oleh karennya marilah kita selaluberdzikir, istighfar, meluruskan segala niat hanya untuk menggapai Ridho Nya dan mengahadirkan asma Nya disetiap apa yang akan kita lakukan. Terima Kasih

    ReplyDelete
  53. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Hati yang bersih adalah keikhlasan, ikhlas dalam bertindak, ikhlas dalam berbicara, ikhlas dalam melihat, ikhlas dalam mengerjakan, dpt, termasuk ikhlas dalam berdo'a. Tidak lah dikatakan bersih hati seseorang jika belum ikhlas, yaitu menerima ketentuan Allah SWT. Seperti yang tunjukkan kalimat Atas perkenan engkau ya Allah semoga doa-doamu menyertai hatiku" diatas.

    ReplyDelete
  54. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Bagi saya, bukan hanya belajar filsafat saja yang membutuhkan hati dan pikiran yang jernih. Karena semua ilmu membutuhkan usaha yang sungguh-sungguh untuk mencapai tujuan belajar. Termasuk untuk mempelajari setiap elegi ikhlas ini yang secara tidak sadar mengajarkan kita untuk memiliki hati dan pikiran yang jernih. Berdo’a dan berdzikir kepada Allah akan kita dilindungi dari hal yang sombong akan ilmu yang dirasanya sudah cukup.

    ReplyDelete
  55. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Jernih itu artinya terbebas dari segala noda dan kotoran. Begitu pula dengan hati yang jernih artinya hati kita terbebas dari berbagai kotoran. Kotoran yang dimaksud disini adalah perasan negatif yang berada di hati. Perasaan negatif seperti merasa paling tinggi, merendahkan orang lain, kebohongan dan hal negatif lainnya akan membuat hati kita yang diikuti dengan pikiran kita terbanyangi oleh hal negatif. Hal itu akan membuat kita menjadi orang yang sombong dan membuat kita mudah tergoda oleh rayuan syaitan. Salah satu cara agar hati tetap jernih yaitu selalu berdoa dan berdoa memohan ampunan dan pertolongan Allah Swt. Dengan hati yang jernih, insyaallah pikiran juga akan menjadi jernih dan selalu positif dalam menghadapi problematika kehidupan. Terimakasih

    ReplyDelete
  56. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Dalam menghadapi kehidupan di dunia, manusia tidak lepas dari hati dan logika untuk menentukan suatu keputusan. Saat itulah terjadi pergolakan pada hati kita. Setan akan senantiasa menggoda agar manusia dekat dengan sifat-sifat mereka. Sisi baik dari hati pun sebenarnya tidak hanya diam. Akan tetapi, jika hati sudah dirasuki setan makan hati kita akan diatur bahkan dikusai oleh sifat-sifat setan. Hati yang jernih yaitu saat hati manusia menunjukan keihklasan dan tunduk kepada Allah SWT dengan menghilang kan sifat-sifat setan di dalamnya.

    ReplyDelete
  57. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017

    Hati merupakan hal yang memegang peranan penting kehidupan. Jika hati itu baik..maka baiklah semuanya, namun jika hati itu buruk, maka buruk pula semuanya. Untuk menjaga hati, kita perlu selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kebersihan hati harus selalu dijaga agar kita senantiasa berada dalam kedamaian.

    ReplyDelete
  58. Sesungguhnya setia manusia jauh di dalam dirinya menginginkan hati yang jernih, namun begitu banyak cobaan yang datang dari syeitan yang membuat hati yang jernih itu terkotori, maka untuk tetap menjaga hati itu bersih terus menerus adalah dengan selalu senantiasa berdoa kepada Allah agar terhindar dari godaan syeitan dan selalu memohon ampunan kepada Allah.


    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  59. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Menggapai hati yang jernih menjadi sesuatu yang aneh jikalau setiap manusia tidak menginginkannya. Hati yang jernih adalah hati yang bersih, bersih dari segala yang ada dan yang mungkin ada yang dapat merusak dan menggerogoti kesucian dan kemurnian hati hingga muncul berbagai penyakit di dalamnya. Jikalau kita sadar hati kita belum bersih, maka sudah sepantasnyalah kita membersihkannya. Dengan apa, jelas dengan llebih mendekatkan diri kepada Tuhan, agar hati selalu terjaga dalam lingkungan dan kondisi yang baik, dijauhkan dari segala penyakit-penyakitnya, dan mampu mengendalikan emosional hati ini dalam ruang dan waktunya yang sesuai. Wallahu’alam bishowab.

    ReplyDelete
  60. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Beberapa lagu sering menggunakan kata”hati” dalam liriknya. Sebut saja lagu tombo ati, jagalah hati, dll. Hal ini mengindikasikan bahwa pentingnya isi hati seseorang. Salah satu lirik “jagalah hati, jangan kau kotori, jagalah hati lentera hidup ini”. Dari syair tersebut maka dapat dimaknai bahwa hati dapat mempengaruhi yang ada dalam diri kita, saat isi hati baik maka organ diseluruh tubuh juga akan baik termasuk pikiran juga akan jernih, baik dalam memutuskan ataupun saat berikir, namun akan terjadi sebaliknya saat hati sedang kotor, maka akan mempengaruhi seluruh organ tubuh lain termasuk pikiran yang tidak jernih yang akan berakibat pada pikiran dan keputusan yang akan dipengaruhi oleh hati yang kotor tersebut. Sehingga kita harus selalu membersihka hati dengan cara berdoa dan berdzikir.

    ReplyDelete
  61. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Yang dapat menentukan bersih atau kotornya hati manusia adalah manusia itu sendiri dan atas kehendak dari Allah SWT. Hati yang bersih adalah hati yang unsur-unsur di dalamnya adalah malaikat.
    Sedangkan hati yang kotor adalah hati yang unsur-unsur di dalamnya adalah syaitan atau iblis. Hati yang bersihlah yang akan mewujudkan perbuatan yang bersih dan hati yang kotor akan melahirkan perbuatan yang kotor, karena pada dasarnya amal perbuatan yang kita lakukan tergantung dengan kondisi hati kita.

    ReplyDelete
  62. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Dalam kehidupan kita perlu hati dan pikiran yang jernih. Hati tidak pernah bohong. Manusia terlahir dengan hati yang bersih, namun seiring berjalannya waktu dengan atau tanpa kita sadari banyak hal-hal buruk yang akan mengotori kebersihan hati. Cara untuk selalu menjaga kebersihan hati dari hal-hal buruk adalah dengan memperbanyak dzikir kepada Allah, taat terhadap perintah Allah, dan menjauhi segala larangan Allah. Agar pada akhirnya kita termasuk pada golongan orang – orang yang beriman kepada Allah.

    ReplyDelete
  63. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Hati yang jernih adalah hati yang selalu diliputi dengan doa-doa dan dzikir-dzikir. Hati yang jernih adalah hati yang jauh dari sifat riya dan sombong. Hati yang jernih adalah hati yang senantiasa ikhlas karena Allah SWT. Hati yang jernih adalah hati yang selaras dengan pikiran yang dipenuhi ilmu-ilmu agama dan pengetahuan umum. Hati yang jernih adalah hati yang mampu mengontrol dangendalikan nafsu. Maka dari itu untuk menggapai hati yang jernih, lakukanlah hal-hal itu yang intinya hati yang senantiasa ingin melaksanakan segala sesuatu sesuai dengan aturan dan jalan Allah serta menjauhi segala yang dilaran-Nya, niatkanlah untuk menggapai ridha Allah.

    ReplyDelete
  64. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    P. Mat A S2 UNY

    Baik buruknya manusia dapat dilihat dari hati dan pikirannya. Hati yang baik menunjukkan jiwa yang baik pula. Untuk menjaga kejernihan hati, diperlukan vitamin berup doa dan dzikir kepada Allah. Karena dengan adanya doa dan dzikir, hati akan terasa nyaman dan lembut. Oleh karena itu, sebagai seorang hamba hendaknya k ita senantiasa berdzikir dan berdoa.

    ReplyDelete
  65. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Keragu –raguan itu berada diantara batas hati dan pikiran. Keragua – raguan akan tetap bercokol apabila kapasitas ilmu kita tidak mencukupi atau apabila hati kta kotor. Tiadalah manusia yang dapat mencampurkan apa yang seharusnya ada dihati dan apa yang seharusnya ada di pikiran. Jika manusia menyeret apa – apa yang ada dihati untuk di rasionalkan maka manusia tidak akan menemukan jawaban apa – apa. Malah justru akan tersesat. Oleh karena itu, selalulah berdoa agar hati kita selalu putih dan dapat menepis keragu – raguan.

    ReplyDelete
  66. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Hati yang jernih merupakan pegangan dalam setiap langkah, tidak hanya dalam memahami filsafat namun dalam mengenal dan memahami segala yang ada dan yang mungkin ada, termasuk dalam memahami diri sendiri. Dengan hati yang jernih, kita selalu memandang positif atas sesuatu sehingga kita terbebas dari sifat shuuzon. Dengan hati yang jernih pula, kita akan mendapatkan ketenangan dan kemudahan dalam berhemenetika sesuai ruang dan waktu yang tepat.

    ReplyDelete
  67. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. hatiku adalah keyakinanku, keyakinanku adalah doaku. menurut saya untuk memulai segala sesuatu harus dari doa yang tulus, termasuk belajar. Niatkan dan yakinkan diri sendiri bahwa kita ingin belajar. Ikhlaskan diri jika ingin belajar. Semoga dengan begitu Allah SWT memberi kemudahan untuk mempelajari setiap materi. Aamiin

    ReplyDelete
  68. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Hati yang jernih sangat diperlukan dalam berfilsafat karena dengan hati yang jernih maka cara kita mentafsirkan sesuatu dalam filsafat akan semakin membawa diri kita lebih dekat kepada Tuhan. Sedangkan jika hati kita sedang berkecamuk, maka kita dalam mentafsirkan sesuatu hal dalam filsafat maka tentunya akan lebih mengarah pada perbuatan yang sangat emosional, sehingga lebih mendekatkan pada pemikiran-pemikiran syaiton. Mari kita selalu berdoa agar dilindungi diri kita dari godaan syaiton.

    ReplyDelete
  69. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Memang benar apabila hati kita tidak jernih, maka kita akan sulit memahami sesuatu. Hati yang tidak jernih ini kotor karena syaitan atau iblis unsur-unsurnya. Hati yang jernih ialah hati yang bersih dan terbebas dari segala macam kotoran. Menjernihkan hati kita lakukan dengan menjauhkannya dari segala perbuatan yang mengotorinya, kita harus selalu memohon ampun kepada Allah SWT dan meminta perlindungan kepada Allah SWT.

    ReplyDelete

  70. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Hati adalah bagian terpenting dari tubuh kita. Hati biasanya disebut sebagai gumpalan daging dalam diri kita. Ketika seseorang memiliki hati yang bersih maka orang tersebut akan memiliki kebiasaan dan perilaku yang baik pula. Ketika kita memiliki hati yang bersih tentunya kita akan semakin mendekat kepada Allah SWT. Jika kita memiliki hati yang bersih, Allah akan mencintai kita, dan setiap waktu, dimana pun kapan pun kita akan selalu merasa damai dan tenang, jadi kita harus menjaga hati kita agar tetap bersih.

    ReplyDelete
  71. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Untuk menggapai hati yang bersih maka kita harus menyingkirkan segala hal yang dapat menyebabkan hati kita kotor. Hati yang kotor disebabkan dari pengaruh syaitan dan iblis. Kita hendaknya memohon pertolongan kepada Allah agar terlepas dari pengaruh tersebut. yaitu agar hati kita tidak sombong, riya, dengki, marah, dan sebgainya. Yang sesungguhnya itu semua berasal dari ego kita semata. Ego yang berlebihan dapat menguasai hati dan pikiran kita sehingga mudah termakna godaan syaitan. Yaitu keinginan atau perasaan untuk menjunjung tinggi diri sendiri dan mengagungkan keinginan duniawi. Oleh karena itu marilah kita tekan ego kita agar kita bisa rendah hati dan marila kita memohon kepada Allah SWT agar hati kita menjadi bersih.

    ReplyDelete
  72. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Mudah sekali manusia untuk tergoda oleh godaan syaitan dan iblis jika tidak ada benteng yang kokoh dalam dirinya. Berdoa dan berzikir membuat hati dan pikiran menjadi bersih dan terhindar dari godaan-godaan syaitan yang dapat menjerumuskan kita. Kejernihan pikiran dapat diraih dengan membentengi diri dengan dzikir, doa, dan berpikir positif. Dengan kejernihan pikiran maka kita akan lebih mudah memandang suatu kejadian dari berbagai suatu sudut pandang sehingga akan lebih mudah menyelesaikan masalah-masalah yang timbul silih berganti.

    ReplyDelete
  73. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Hati yang jernih adala yang tidak ada kotoran. Kotoran hati akan masuk kehati melalui berbagai indra di tubuh kita. Untuk menggapai hati yang jernih berarti kita harus menjaga indra kita dari berbagai macam kotoran, seperti maksiat, gibah, dengki, dsb. Menjaga akan lebih mudah daripada membersihkan hati yang kotor. Membersihkan hati kotor membutuhkan waktu yang lama dan ikhtiar yang serius, serta doa kepada Allah Swt.

    ReplyDelete
  74. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Dengan hati yang bersih, kita menjadi mudah dalam menerima setiap pengalaman hidup menjadi pengetahuan yang bermanfaat. Ikhtiar dan doa, dzikir menjadi jalan untuk menggapai hati yang bersih. Terkadang dalam kejernihan itu juga akan muncul kotoran, seperti karena merasa jernih, maka dia akan menjudge hati lain kotor, dan tidak pantas berbicara dengannya. Artinya kesombongan juga bisa muncul di dalam hati yang jernih .

    ReplyDelete
  75. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Jikalau hati bersih maka pikiranpun akan jernih. Apabila hati kita jernih maka kita akan mudah dalam memahami segala sesuatu yang ingin kita pahami dengan perasaan, namun apabila hati kita tidak jernih maka kita tidak dapat memahami filsafat tersebut dengan baik. Hati yang jernih lahir akibat adanya kesatuan persepsi dalam memandang atau perputaran kemungkinan satu perasaan! Berbeda tetapi tidak secara prinsipil.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Latifah Fitriasari
      PM C

      Tanggung jawab menjadi seorang pemimpin itu sangatlah berat. Akibat melalaikan amanat kepemimpinan dan jabatan risiko yang harus ditanggung oleh seorang pemimpin jika dia lalai dalam melaksanakan amanat kepemimpinannya sangatlah besar, baik ketika di dunia maupun di akhirat kelak. Dalam riwayat lain Umar bin Khatab r.a. menggambarkan betapa besarnya tanggung jawab seorang pemimpin apabila dipersoalkan di akhirat nanti. Dengan demikian, meskipun seorang pemimpin dapat meloloskan diri dari tuntunan rakyatnya, karea ketidakadilannya, akan tetapi ia tidak mempu meloloskan diri dari tuntutan Allah SWT kelak di akhirat.

      Delete
  76. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Dalam memahami filsafat dibutuhkan hati dan pikiran yang jernih. Hati yang jernih ialah hati yang bersih. Karena sebenar-benar manusia tidak akan pernah luput dari kesalahan. Apalagi manusia merupakan makhluk lemah yang mudah terperdaya dengan syaitan. Karena itulah agar hati kita bersih kita harus senantiasa memohon ampunan kepada Allah SWT dan memohon ridho serta perlindunan Nya.

    ReplyDelete
  77. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Kejernihan hati bergantung kepada bebas atau tidaknya hati kita dari kotoran kotoranyang menutupinya. Jikalu hati ini bersih berarti hati tersebut merupakan hati dimana terdapat doadoa yang selalu dipanjatkan.maka jika hati tersebut kotor didalamnya terkandung unusr unusr saitan dan iblis.

    ReplyDelete
  78. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Malaikat merupakan ciptaan Allah adri cahaya, ia selalu patuh kepada Allah dan menjalankan semua perintahnya tanpa membangkan atau bahkan menjawab satu kalimat pun. Malaikat akan senantiasa bersujud kepada Allah saat ia tidak sedang melaksanakan suatu perintah atau tugas yang diberikan kepadanya. Sehingga hati yang bersih dalam elegi ini dianalogikan dengan kejernihan malaikat yang mampu menahan nafsunya dan menjalankan semua titah Allah SWT dan senantiasa konsisten dalam beribadah, kejernihan hati seperti ini tidak semua orang dapat menvcapainya karena mengendalikan hawa nafsu ialah peperangan yang amat berat. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  79. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Iblis merupakan ciptaan Allah dari api atau nyala api, sudah mafhum bahwa api bersifat panas dan dapat meluluhlantakkan apa saja dengan membakarnya sampai habis. Pada awalnya iblis bertempat di surga--tempat yang indah bagi orang-orang dengan ganjaran positif. Namun ia berlaku sombong yang menyebabkan ia kehilangan segala kenikmatan yang telah ia rasakan dan berubah menjadi seorang pembangkang, sehingga hati yang kotor layaknya hati yang bersih dan terjangkit sifat-sifat tidak baik sehingga mengotorinya dan membutakan pikirannya sehingga menjadikannya tidak dapat membedakan keburukan. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  80. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    PPs PMat C

    Hati adalah keyakinan dan ini adalah doa kita. Ada dua jenis hati, hati yang murni dan hati yang kotor. Dalam hati yang murni kita tahu bahwa di dalam hati kita, ada bagian yang sifatnya baik seperti malaikat. Dan hati yang kotor adalah bagian dari sifat setan. Sesuatu yang kita tahu tentang hati, kita bisa jatuh apa pun dengan hati kita. Maka kita dapat mengetahui tentang hal yang baik dan hal yang buruk. Jadi, kita bisa menjaga diri kita dari hal yang buruk dengan hati kita.

    ReplyDelete
  81. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Hati merupakan bagian dari setengah dari jiwa kita. Hati dapat menceminkan emosi atau psikologis seseorang. Jika hati dalam keadaan bersih maka psikologis akan bersih juga. sebaliknya, jika hati kotor maka psikologis akan kotor juga. Sungguh sederhana untuk membuat hati kita menjadi bersih (suci) dan selalu ikhlas, tulus. Keikhlasan adalah perasaaan yang hanya karena Allah semata. Kita dapat merasakan keberadaan-Nya karena Allah selalu di samping Anda bahkan saking dekat-Nya, Ia sedekat nadi yang ada pada leher kita. Allah selalu memberi rahmat. dan hal terbaik untuk yang patut dilakukan untuk mensyukuri itu semua adalah apa yang kita lakukan hanya semata karena Dia. Kita wajib untuk percaya dan menyerahkan segenap hidup Anda untuk Allah.

    ReplyDelete
  82. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Hati yang jernih adalah landasan dari segala perbuatan kita. Ilmu, pengetahuan yang kita peroleh tidak akan gunanya jika diperoleh hati yang jernih. Hati yang jernih adalah hati yang full of doa, yang selalu meminta ridhaNya. Karena semua kehidupan manusia tergantung pada ridha Allah SWT, tidak akan tercapai keinginan kia tidak memiliki ridhaNya.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  83. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Hati memiliki dua keadaan yaitu bersih atau kotor. Hati yang jernih adalah hati yang terbebas dari apapun yang dapat membungkusnya. Hal yang dapat mengotori hati adalah rasa iri, dengki, serakah, prasangka buruk, dan sebagainya. Kita dapat menghindari semua hal tersebut dengan selalu memohon kejernihan hati pada sang pemilik hati, Allah SWT. Dengan hati yang jernih, kita dapat melihat semua yang baik untuk kita dan dapat meningkatkan amalan kita serta keimanan kita.

    ReplyDelete
  84. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.mat B

    Hati yang bersih adalah hati yang selalu berdoa, selalu beristighfar memohon ampun kepada Allah SWT karena menyadari bahwa dirinya tidak luput dari dosa. banyak sekali definisi dari hati yang bersih, bisa kita definisikan sebagai hati yang tidak terjangkit oleh penyakit-penyakit hati. maka kita harus selalu berusaha menjauhi hal-hal yang termasuk dalam penyakit hati.

    ReplyDelete
  85. Assalamualaikum Wr. Wb. Dari jawaban bapak di atas saya dapat memahami bahwa, hati yang jernih adalah ihwal konsistensi keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Jika kita benar-benar beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Maka dalam keadaan apapun kita akan senantiasa menghadapinya dengan hati yang jernih. Begitupun dalam proses belajar. Belajar yang diiringi dengan ketakwaan dan keimanan kepada Allah SWT. insyaAllah akan bernilai ibadah dan akan bermanfaat bagi sesama. Belajar dengan hati yang jernih adalah jawaban atas doa dalam mengharapkan keridhoan Allah SWT.

    ReplyDelete
  86. Junianto
    PM C
    17709251065

    Hati yang bersih tentu menjadi dambaan setiap manusia yang beriman. Dalam istilah agama bisa disebut sebagai Qalbun Salim. Hati yang bersih akan melahirkan perilaku dan sifat terpuji atau akhlakul karimah karena sebenarnya semua sifat dan perilaku manusia bersumber pada hati. Jika hati kotor, penuh kedengkian, marah, dll maka perilaku manusia akan mengikuti hal yang demikian da melahirkan sifat tercela. Hati yang bersih bisa diupayakan dengan berbagai cara, misalnya membaca Qur’an, rajin berpuasa, rajin sholat malam, dll. Selaini itu, selalu beristighfar juga akan melahirkan hati yang bersih karena selalu memohon ampun kepada Tuhan.

    ReplyDelete
  87. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Berusaha memiliki hati yang bersih dapat kita lakukan dengan cara, berdoa kepada Allah. Memohonkan ampun atas semua kesalahan (bertaubat), disertai dengan kerendahan hati kita melepas semua pangkat dan kebesaran, serta hanya memohom ridha dan petunjuk Allah dalam menjalani hidup. Membentengi diri kita dari sifat-sifat yang dapat menimbulkan penyakit hati seperti iri, dengki, sombong, dusta dst. Selain itu tidak mudah terpengaruh oleh masalah yang sedang dihadapi karena terkadang saat menghadapi masalah kita lebih mudah lelah hati dan tanpa sadar mengotori hati kita.

    ReplyDelete
  88. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    pada dasarnya manusia diciptakan dengan dibekali hati yang bersih. seiring berjalannya waktu hati yang bersih dapat tercemar oleh godaan-godaan syaitan dan iblis yang membisikkan kepada kita untuk melakukan kesalahan. jika kita benar-benar taqwa kepada Allah maka kita akan memiliki hati yang bersih dan terhindar dari godaan-godaan syaitan.

    ReplyDelete
  89. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Manusia merupakan makhluk yang memiliki hawa nafsu. Karenanya, hati kita sangat rentan dengan berbagai macam penyakit hati. Penyakit hati bisa berupa rasa iri, keombongan, dan sifat-sifat yang tidak baik lainnya. Yang bisa dilakukan untuk menjernihkan dan membersihkan segala macam penyakit hati yaitu dengan selalu memohon ampunan kepada Allah SWT agar kita selalu dihindarkan dari segala macam penyakit hati dan penyakit lainnya yang bersumber dari syaitan.

    ReplyDelete
  90. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Tidak ada yang bisa mengukur seberapa bersih hati seseorang. Hanya Tuhan dan orang itu yang tahu, tetapi kita sebagai manusia dapat mengetahui gejalanya, tanda-tandanya. Bagaimana seorang manusia itu dikatakan bersih hati, ya tentu saja pasti perkataannya bersih, niatnya selalu baik, pikirannya selalu bersih yang dicerminkan lewat raut muka dan perilaku. Tapi kan ada juga yang di luar baik, ternyata dalamnya kotor hati. Nah itu, perlu pertolongan dan lindungan Tuhan agar dapat menjadi orang yang jernih hati.

    ReplyDelete
  91. Pratama Wahyu Purnama
    17709251033

    Elegi diatas menganjurkan kita untuk senantiasa berfikir jernih dan berhati bersih. Agar kita selalu melakukan sesuatu dengan ikhlas dan rendah hati, karena kesombongan akan menghancurkan segalanya. Dengan pikiran jernih kita akan senantiasa mengingat Allah SWT dan berperilaku baik atas ridha-Nya.

    ReplyDelete
  92. Pratama Wahyu Purnama
    17709251033

    Hati yang bersih itu merupakan hati yang didalamnya terdapat unsur unsur malaikat. Hati yang selalu terpaut oleh Allah SWT. dengan hati bersih maka pikiran pun akan jernih. Agar hati bersih kita juga harus selalu mengingat allah, selalu bertasbih, selalu mohon ampunan, dan selalu mohon perlindungan kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  93. Setelah hati bersih, Hati yang bersih itu tidak boleh dibiarkan begitu saja, harus selalu mengingat kepada Allah karena jika kita berhenti maka lama kelamaan hati bersih pun berubah menjadi hati kotor. ibaratkan air yang tidak pernah mengalir.

    ReplyDelete
  94. Siti Nur Fatimah
    15301241045
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Setiap orang lahir dari hati yang bersih. Tetapi dengan berjalannya waktu hati itu bisa berubah menjadi kotor karena pengaruh-pengaruh syaiton. Agar hati kita kembali bersih hendaknya kita selalu beristighfar, memohon ampunan kepada Allah, dan senantiasa berdoa agar dihindarkan dari godaan syaiton .

    ReplyDelete
  95. Raudhah Nur Pratiwi (15301244009)
    S1- Pend. Matematika A 2015
    dari An Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati” (H.R Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599).
    Hati memegang pernanan penting dalam kehidupan. Untuk menjaga hati, manusia harus selalu mentaati peraturan Allah dan menjauhi larangan-Nya.

    ReplyDelete