Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 29: Tasyakuran Ke Dua (Proyek Syurga)




Oleh Marsigit

Bagawat Selatan:

Assalamu’alaikum Warakhmatullahi Wabarakatuh, selamat datang Ustad Jalaludin Rakhmat...silahkan duduk dulu sambil minum teh ala kadarnya. Alhamdulillah pada hari ini pesertanya bertambah banyak karena murid-muridku juga pada datang.

Jalaludin Rakhmat:
Waalaikumsalam Warakhmatullahi Wabarakatuh. Alhamdulillah...amin

Bagawat Selatan:
Assalamu’alaikum Warakhmatullahi Wabarakatuh. Hadhlirin hadhlirot yang saya hormati, saya mengucapkan puji syukur karena pada hari ini Ustad kita, Bapak Jalaludin Rakhmat sudah hadir ditengah-tengah kita, dan beliau berkenan memberikan tausiahnya meneruskan tema pada Tasyakuran Spiritual Pertama minggu yang lalu, yaitu Membangun Proyek Menghuni Syurga. Marilah kita dengarkan bersama-sama.

Jalaludin Rakhmat:
Assalamu’alaikum Warakhmatullahi Wabarakatuh. Audzhubilah Himi-nassyaeton nirojim Bismillah Hiro-khman Nirokahim. Alhamdulillah hirabbil alamin. Wasalatu Wasa-lamu Ala Asrofil Ambyai Warmu-salin Syayidina muhammadin wa-ala alihi wasyohbihi ajma’in. Yang saya hormati shohibul hajat Sang Bagawat Selatan beserta keluarga besarnya. Para Alim Ulama, Tokoh Masyarakat dan masryiral muslimin yang berbahagia. Pertama marilah kita panjatkan puja puji syukur kita kehadhirat Allah SWT yang telah memberi dan melimpahkan karunia Nya kepada kita semua sehingga pada saat yang berbahagia ini kita bisa berkumpul untuk mengadakan silakhturakhim spiritual. Salawat dan salam kita haturkan kepada Junjungan Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabatnya, tabiit, tabiin, yang memberi syafaat di hari akhir. Alhamdulillah wasyukurilah saya masih bisa menemui Bapak dan Ibu semua pada hari ini untuk membahas perihal Membangun Proyek Menghuni Syurga. Minggu yang lalu kita sudah sampai butir kesepuluh, maka pada hari ini uraian saya akan saya mulai pada butir sebelas. InsyaAllah, agar kita kelak dapat menjadi penghuni syurga maka kita perlu melakukan hal-hal sebagai berikut:

Sebelas: Tidak Membongkar Aib Orang Beriman
Rasulullah SAW bersabda:”Janganlah kamu menyebarkan aib orang beriman. Karena, barang siapa yang menyebarkan aib orang mukmin, Allahpun akan menyebarkan aibnya; dan barang siapa yang Allah buka aibnya, Allah akan mempermalukan walaupun dia berada di rumah sendiri”

Duabelas: Selalu Mulai Dengan Salam
Nabi SAW bersabda:”Manusia yang paling bakhil adalah orang yang melewati orang Islam dan tidak mengucapkan salam kepadanya”. Rasulullah SAW juga bersabda:”Barang siapa yang memulai bicara sebelum salam, jangan jawab pembicaraannya”

Tigabelas: Selalu Belajar dan Bertanya tentang Sesuatu yang tidak Diketahui
Rasullulah SAW bersabda:”Bagi pencari ilmu syafaat seperti syafaatnya para nabi. Baginya seribu istana emas di syurga”. Ia juga bersabda:”Pencari ilmu dicintai Allah, dicintai malaikat, dan dicintai para nabi”. Ia juga bersabda:”Wahai Abu Dzar, jika engkau duduk satu saat mempelajari ilmu, itu lebih baik bagimu daripada ibadat satu tahun”

Empatbelas: Melakukan Amar Makruf Nahi Munkar
Imam Ali As berata:”Tidak halal mata mukmin melihat orang melakukan kemaksiatan kepada Allah kemudian mengedipkannya tanpa mengubahnya”. Ia juga berkata:”Janganlah kamu meninggalkan amar makruf nahi munkar. Kalau kamu meninggalkannya, orang yang paling jahat di antara kamu akan mengasai urusanmu. Jika setelah itu kamu berdoa, doa kamu tidak dikabulkan”

Limabelas: Tidak Marah Kecuali Karena Allah
Imam Ja’far Al-Shadiq As. berkata:”Marah adalah kunci dari segala dosa”

Enambelas: Tidak Menyia-nyiakan Waktunya untuk Sesuatu yang tidak Bermanfaat
Rasulullah SAW bersabda:”Sesungguhnya para penghuni syurga tidak pernahmenyesali sesuatu yang hilang dari dunianya seperti penyesalan mereka karena lewatnya satu saat tanpa ada zikir kepada Allah di dalamnya”. Diriwayatkan juga:”Manfaatkanlah yang lima sebelum yang lima: kekayaanmu sebelum kemiskinanmu, sehatmu sebelum sakitmu, kesantaianmu sebelum kesibukanmu, mudamu sebelum tuamu, dan kehidupanmu sebelum kematianmu”

Tujuhbelas: Melakukan Salat Malam
Abu Abdillah As berkata:”Salat malam mencerahkan wajah, salat malam memperindah malam, salat malam menarik rezeki”. Ali bin Husain As ditanya:”Mengapa orang yang tahajud di malam hari memiliki wajah yang paling indah?” Ia berkata:”Karena mereka berduaan dengan Allah, dan Allah menutup mereka dengan cahaya-Nya”.

Delapanbelas: Menjadi Teladan dalam Akhlak yang Terpuji di Rumah, di Jalan, dan di Pekerjaan
Rasulullah SAW bersabda:”Tidak ada amal yang paling utama dalam timbangan seseorang pada hari kiamat selain akhlak yang baik”. Ia juga bersabda:”Yang paling banyak memasukkan umatku ke surga adalah bertakwa kepada Allah dan berakhlak baik”

Sembilanbelas: Menghadiri Majelis Zikir dan Majelis Husainiayah
Rasulullah SAW bersabda:”Bergegaslah kamu ke taman-tamannya surga”. Ia ditanya:”Apakah taman-taman surga itu?”. Ia bersabda:”Tempat-tempat orang berkumpul untuk berzikir”

Duapuluh: Memelihara Pandangan dari Apa yang Diharamkan Allah
Rasulullah SAW bersabda:”Memandang adalah sebagian dari anak panah iblis. Betapa banyaknya pandangan sekilas menimbulan derita berkepanjangan”. Rasulullah SAW juga bersabda:”Siapa yang memenuhi kedua matanya dengan pandangan yang haram, Allah akan memenuhi kedua matanya dengan api neraka kecuali jika ia bertaubat dan kembali kapada Tuhan”

Duapuluhsatu: Memiliki Kecemburuan pada Agamanya dan Isterinya
Diriwayatkan dalam hadis:”Sesungguhnya Allah itu Maha Pencemburu dan mencintai setiap Pencemburu”

Duapuluhdua: Bagi Perempuan, Memakai Hijab Secara Sempurna, tidak Menampakkan Selembar Rambut pun dengan Sengaja dan Tidak Berhias untuk Orang Lain Selain Suaminya.
Rasulullah SAW berkata pada Sayyidah Fathimah Azzahra As:”Adapun perempuan yang digantung pada rambutnya itulah perempuan yang tidak menutup rambutnya dari laki-laki bukan suaminya. Adapun perempuan yang memakan daging tubuhnya adalah perempuan yang berhias untuk selain suaminya”


Demikianlah apa yang dapat saya sampaikan pada Pengajian Akbar Tasyakuran Spiritual Kedua. Sekalai lagi jika ada kekurangannya saya mohon maaf. Seperti biasa marilah kita tutup dengan doa: Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.Ya Allah, limahkanlah shalawat yang paling utama kepada makhluk-Mu yang paling bahagia ibarat ibarat matahari di waktu dhuha Sayyidina Muhammad dan keluarga serta para sahabatnya dan berilah salam sebanyak pengetahuan-Mu dan sebanyak tulisan kalimat-Mu, setiapkali engkau diingat oleh orang-orang yang mengingat-Mu dan setiap kali orang-orang yang lalai lupa menyebut nama-Mu. Amin..amin..ya robbul alamin. Sekian. InsyaAllah minggu depan kita lanjutkan lagi. Wasalamu’alaikum Warakhmatullahi Wabarakatuh.

Referensi:
Jalaluddin Rakhmat: Meraih Cinta Ilahi-Pencerahan Sufistik, Bandung: Rosda

95 comments:

  1. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Seperti pepatah ‘tak ada gading yang tak retak’, tak ada manusia yang sempurna di muka bumi ini. Karena kesempurnaan hanyalah milik Allah swt semata. Dalam QS. Ali-Imran: 2 Allah swt berfirman “Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia yang hidup kekal lagi senantiasa berdiri sendiri.” Ayat tersebut menjelaskan akan kesempurnaan Allah swt dan suci dari semua aib dan kekurangan. Dia yang bukan hanya dalam zat, melainkan dalam sifat pun tidak ada yang menyerupainya.

    ReplyDelete
  2. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Manusia tentunya memiliki kekurangan, akan tetapi yakinlah bahwa Allah swt menciptakan setiap manusia dengan kelebihannya masing-masing, sehingga jangan pernah merasa rendah dengan kekurangan kita. Kita harus selalu bersyukur dengan apa yang kita miliki apapun itu bentuknya. Apapun keadaannya jangan pernah membuat kita menyerah dalam menjalani hidup.

    ReplyDelete
  3. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Elegi di atas sangat membantu kita untuk bercermin dan menanamkan dalam diri kita berbagai perilaku yang dapat menuntun kita menuju surga, diantaranya tidak membongkar aib orang beriman, selalu mulai dengan salam, selalu belajar dan bertanya tentang sesuatu yang tidak diketahui, melakukan amar makruf nahi munkar, tidak marah kecuali karena Allah, tidak menyia-nyiakan waktunya untuk sesuatu yang tidak bermanfaat, melakukan salat malam, menjadi teladan dalam akhlak yang terpuji di rumah, di jalan, dan di pekerjaan, menghadiri majelis zikir dan majelis husainiayah, memelihara pandangan dari apa yang diharamkan Allah, memiliki kecemburuan pada agamanya dan isterinya, bagi perempuan memakai hijab secara sempurna tidak menampakkan selembar rambut pun dengan sengaja dan tidak berhias untuk orang lain selain suaminya.

    ReplyDelete
  4. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Pengajian akbar tasyakuran spiritual kedua, isi kajiannya sangat menarik. Elegi ini membahas mengenai perihal untuk membangun proyek pengjuni surga. Seperti tidak membongkar aib orang beriman, selalu memulai sesuatu dengan salam, sampai pada syarat yang ke dua puluh dua yang jika kesemua syarat terpenuhi merupakan tata cara untuk menuju surga. Siapa yang tidak ingin mencium bau surga, mencium baunya saja mau apalagi sampai jadi penghuni surga, pasti semua menginginkannya. Semua yang kita lakukan di bumi ini tujuannya pasti surga. Semoga kita semua diberi kemudahan untuk dapat menjadi penghuni surga.

    ReplyDelete
  5. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    pada elegi ini saya tertarik pada proyek surga nomor sebelas yaitu Sebelas: Tidak Membongkar Aib Orang Beriman
    Rasulullah SAW bersabda:”Janganlah kamu menyebarkan aib orang beriman. Karena, barang siapa yang menyebarkan aib orang mukmin, Allahpun akan menyebarkan aibnya; dan barang siapa yang Allah buka aibnya, Allah akan mempermalukan walaupun dia berada di rumah sendiri” sama halnya dengan kita harus menyembunyikan segala kebaikan yang kita lakukan seperti kita menyembunyikan aib-aib kita didepan orang lain. Cukuplah kebaikan itu kita dan Allah yang tahu.

    ReplyDelete
  6. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Seperti yang telah dijelaskan pada elegi sebelumnya, cinta Tuhan pada umatNya takk terbatas. Dan sebagai umat beragama, sebagai makhluk ciptaan Tuhan sudah seharusnyalah bersyukur akan segenap kasihNya. Mencintai Tuhan dengan segenap hati, menjalankan perintahnya dan menjauhi setiap laranganNya. Wujud cinta kepada Tuhan dapat kita nyatakan pula kepada sesama dengan mencintai sesama manusia seperti kita mencintai diri kita sendiri. Janganlah kita berlaku semena-mena kepada sesama, berbuat sesuatu yang tidak adil. Namun cintailah sesamamu selayaknya kita mencintai diri kita sendiri. Bersukurlah kepada Tuhan karena kita telah ikhlas mencintai Tuhan dan sesama.

    ReplyDelete
  7. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Manusia sejatinya menginginkan untuk mencapai tempat tertinggi. Untuk mencapai tempat tertinggi yaitu surga,manusia harus dapat mengendalikan diri terhadap berbagai tawaran kenikmatan dan kesenangan yang hanya bersifat sementara.Oleh karena itu,manusia harus memiliki keteguhan hati dan selalu berserah diri pada Tuhan sehingga tidak terjerumus kedalam dosa.

    ReplyDelete
  8. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Sebagai manusia yang percaya kepada Tuhan, menjalankan perintah Tuhan dan menjauhi larangan-Nya adalah apa yang diinginkan Tuhan dari manusia. Selain itu, bersikap peduli pada sesama dan lingkungan juga diinginkan Tuhan dari kita. Semua tindakan dan tingkahlaku kita akan menentukan apakah kita orang selalu menjalani pentah Tuhan atau tidak.

    ReplyDelete
  9. Viani Kurniawati
    14301241051
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Elegi ritual ikhlas 29. Elegi ini berisi tentang lanjutan elegi ritual ikhlas 28. Disini dilanjutkan mengenai kiat kiat dalam proyek masuk surga antara lain.
    11. tidak membongkar aib orang beriman
    12. selalu mulai dengan salam
    13. selalu belajar dan bertanya tentang sesuatu yang tidak diketahui
    14. melakukan amar makruf nahi munkar
    15. tidak marah kecuali karena Allah
    16. tidak menyia-nyiakan waktunya untuk sesuatu yang tidak bermanfaat
    17. melakukan salat malam
    18, menjadi teladan dalam akhlak yang terpuji di rumah, di jalan, dan di pekerjaan
    19, menghadiri majelis zikir dan majelis husainiayah
    20, memelihara pandangan dari apa yang diharamkan Allah
    21, memiliki kecemburuan pada agamanya dan isterinya
    22, bagi perempuan memakai hijab secara sempurna tidak menampakkan selembar rambut pun dengan sengaja serta tidak berhias untuk orang lain selain suaminya.

    Baanyak hal yang harus kita perhatikan. Semua yang ditetapkan Allah sejatinya demi kebaikan kita pula, seperti perintah mengenakan jilbab bagi perempuan. Jika mau dan mampu menyadari hal tersebut tidak lain tidak bukan adalah wanita adalah perhiasan, adalah sesuatu yang dijaga kehormatannya. sehingga wanita itu seperti "disembunyikan", itu karena Allah sayang pada kita. bukan justru merasa terbatasi dan lain sebagainya.

    ReplyDelete
  10. Viani Kurniawati
    14301241051
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Semoga dari elegi ini elegi proyek surga dapat terus memotivasi kita , dapat membuat kita bermuhasabah diri, instrospeksi dan terus memperbaiki diri. Karena sejatinya kita pasti selalu berbuat salah. memiliki luput dab lupa. Semoga ini dapat pula dijadikan pengingat bagi para pembaca. Terimakasih kepada Prof. Marsigit.

    ReplyDelete
  11. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pada elegi sebelumnya telah dibahas tentang sepuluh hal yang perlu kita lakukan dalam proyek surga supaya kita dapat masuk surga. Pada elegi ini dibahas 12 proyek surga berikutnya untuk dapat masuk surga yaitu

    11. Tidak membongkar aib orang beriman
    12. Selalu mulai dengan salam
    13. Selalu belajar dan bertanya tentang sesuatu yang tidak diketahui
    14. Melakukan Amar Makruf Nahi Munkar
    15. Tidak marah kecuali karena Allah
    16. Tidak menyia-nyiakan waktunya untuk sesuatu yang tidak bermanfaat
    17. Melakukan salat malam
    18. Menjadi teladan dalam akhlak yang terpuji di rumah, di jalan, dan di pekerjaan
    19. Menghadiri majelis zikir dan Majelis Husainiayah
    20. Memelihara pandangan dari apa yang diharamkan Allah
    21. Memiliki kecemburuan pada agamanya dan isterinya
    22. Bagi perempuan, memakai hijab secara sempurna, tidak menampakkan selembar rambut pun dengan sengaja dan tidak berhias untuk orang lain selain suaminya.

    ReplyDelete
  12. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Surga merupakan kehidupan abadi yang penuh dengan kebahagiaan dan kenikmatan yang tidak akan pernah ada habisnya. Untuk menjadi penghuni surga, kita harus mencari bekal sebanyak-banyaknya di dunia, seperti tidak membongkar aib orang beriman, selalu mulai dengan salam, selalu belajar dan bertanya tentang sesuatu yang tidak diketahui, melakukan Amar Makruf Nahi Munkar, tidak marah kecuali karena Allah, tidak menyia-nyiakan waktunya untuk sesuatu yang tidak bermanfaat, melakukan salat malam, menjadi teladan dalam akhlak yang terpuji di rumah, di jalan, dan di pekerjaan, menghadiri majelis zikir dan Majelis Husainiayah, memelihara pandangan dari apa yang diharamkan Allah, memiliki kecemburuan pada agamanya dan isterinya, dan bagi perempuan, memakai hijab secara sempurna, tidak menampakkan selembar rambut pun dengan sengaja dan tidak berhias untuk orang lain selain suaminya.

    ReplyDelete
  13. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Banyak hal yang akan menambah pahala dan begitupun sebaliknya. Maka perbanyaklah melakukan hal-hal yang menambah pahala. Berloba-lomba dalam kebaikan dan mencegah berbuat mungkar.

    ReplyDelete
  14. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kebaikan yang telah kita lakukan bahkan dapt sirna dengan beberapa hal yang kita lakukan seperti ghibah, fitnah, lalai, dsb. Maka hindari hal-hal yang menggugurkan pahala.

    ReplyDelete
  15. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Menuntut ilmu adalah salah satu ibadah yang diridhoi oleh Allah SWT. Menuntut ilmu diibaratkan sebagai prajurit yang sedang berjuang di medan perang. Oleh karena itu, bersungguh-sungguhlah kita dalam menuntut ilmu, agar kita senantiasa memperoleh ridho dariNya.

    ReplyDelete
  16. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Setelah sepuluh amalan untuk menggapai syurga yang telah disampaikan sebelumnya berikut duabelas amalan selanjutnya. Yaitu: tidak membongkar aib orang beriman selalu mulai dengan salam, selalu belajar dan bertanya tetang sesuatu yang tidak diketahui, melakukan amal makruf nahi munkar, tidak marah kecuali karena Allah, tidak menyia-nyiakan waktu untuk sesuatu yang tidak bermanfaat, melakukan sholat malam, menjadi teladan akhlak yang terpuji di manapun, menghadiri majelis zikir dan majelis husainiayah, memelihara pandangan dari apa yang diharamkan oleh Allah, memiliki kecemburuan pada agamanya dan isterinya, dan bagi perempuan memakai hijab secara sempurna.
    Seperti pada postingan sebelumnya ada satu hal mearik yang ingin saya ulas. Salah satu dari duabelas poin yang ada menyeru kepada kaum hawa agar memakai hijab secara sempurna. Hijab memang hal yang tidak asing bagi masyarakat indonesia terutama secara bahasa. Tetapi secara makna kadang masih disalahartikan atau ditejermahkan setengah-setenah. Hijab yang dimaksud pada postinan ini adalah menutup aurat dengan sempurna, tidah menampakkan selembar rambut dengan sengaja dan tidak berhias untuk orang lain selain suaminya. Tetapi pada sebagian besar muslimah di zaman modern ini sering menggunakan hijab secara salah atau sembarangan bahkan tidak memakai sama sekali. Hijab bukanlah ajang menampilkan fashion atau memamerkan bentuk tubuh. Hijab adalah pelindung kaum hawa dari godaan syaitan terhadap dirinya maupun kaum laki-laki.


    Wasalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  17. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Jika dipandang dari sisi filsafat, membongkar aib oranglain tentu tidak tepat dalam ruang dan waktu. Membongkar aib orang lain adalah sama saja orang yang munafik, tidak bisa menjaga kepercayaan oranglain dan tidak dapat dipercaya. Selalu mulai dengan salam adalah bentuk silaturahmi kita, saling mendoakan. Selalu melakukan apapun hanya ditujukan untuk mendapatkan ridho Allah. Oleh karena itu kita juga harus selalu menjaga pikiran dan perbuatan kita agar selalu sesuai dengan ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  18. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Sebagaimana kita di dunia yang mana kita sangat bergiat untuk membangun rumah di dunia, maka selayaknya dan seharusnya kita lebih mengutamakan pula untuk membangun rumah di akhirat, yaitu di SurgaNya kelak. Rumah-rumah ini dibuat dengan proyek atau ibadah-ibadah yang mana diantaranya adalah tidak membongkar aib orang lain, selalu memulai dengan salam dan diwajibkan pula kita untuk menjawab salam.
    Selalu belajar dan bertanya tentang sesuatu yang tidakdiketahui. Melakukan amal makruf nahi mungkar. Tidak marah kecuali karena Allah dalam artian marah karena melihat perbuatan keji, marah yang seperti ini diperbolehkan. Tidak menyia-nyiakan waktunya untuk sesuatu yang tidak bermanfaat, shalat malam. Menjadi teladan dengan Akhlak yang Terpuji di Rumah, di Jalan, dan di Pekerjaan, Menghadiri Majelis Zikir dan Majelis Husainiayah, Memelihara Pandangan dari Apa yang diharamkan Allah,Memiliki Kecemburuan pada Agamanya dan Isterinya.
    Dan yang terakhir adalah wajibnya bagi Perempuan, Memakai Hijab Secara Sempurna, tidak Menampakkan Selembar Rambut pun dengan Sengaja dan Tidak Berhias untuk Orang Lain Selain Suaminya. Serta tidak hanya perempuan yang wajib menutup aurat, lelaki juga diwajibkan menutup aurat yang telah ditentukan. Semoga kita dapat melakukan hal-hal diatas dengan ikhlas dan istiqomah. Aminn

    ReplyDelete
  19. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.
    Sungguh artikel yang sangat menarik untuk di amalkan. Tentunya semua orang ingin masuk syurga. Namun kebanyakan orang hanya ingin masuk surga saja tanpa melakukan usaha-usaha dan ikhtiar di dalamnya. Oleh karena itu artikel ini sangatlah menarik, dimana terdapat clue yang dapat membawa kita semakin mendekat ke surganya Allah SWT. Semoga bacaan ini dapat membawa berkah bagi yang membaca maupun yang menuliskan artikel ini. Amin ya Robbal Alamin.

    ReplyDelete
  20. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A 2017

    Elegi ritual ikhlas 29 ini merupakan lanjutan dari serangkaian amalan ibadah yang sudah disebutkan pada elegi itual ikhlas 28 sebelumnya. Semua amalan di atas hendaklah dijalankan dengan ikhlas dan mengharap ridha dari-Nya. Fashtabikul khairat (berlomba-lombalah dalam kebaikan) karena Allah mencintai hamba-Nya yang mengerjakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Begitu banyak jalan untuk meraih syurga-Nya, tinggal jalan mana yang akan kita pilih agar sampai ke tujuan. Berikhtiar dan berdoalah memohon ampun kepada Allah agar semoga kita selalu mendapatkan perlindungan dalam menempuh jalan menuju syurga Allah SWT.

    ReplyDelete
  21. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Mat A 2017

    Terimakasih Prof, pada elegi ini saya merasa tertarik dengan poin "Tidak menyia-nyiakam waktunya untuk hal yang tidak bermanfaat" terkadang kita lalai ketika mendapatkan nikmat sehat dan waktu luang yang tanpa sadar kita gunakan untuk hal yang tidak bermanfaat dan kadang menjauhkan diri kita dari Allah. Menjaga waktu kita untuk selalu melakukan hal yang bermanfaat diharapkan mampu menjauhkan kita dari hal-hal yang dilarang dalam agama. Manfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk beribadah karena sesungguhnya hidup di dunia hanha sementara.

    ReplyDelete
  22. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dari elegi ini, pesan yang kami dapatkan adalah jika pada elegi sebelumnya mengajarkan kepada kita untuk senantiasa mengingat dan melakasanakan sepuluh point penting dalam menjalani hidup yaitu Memelihara Waktu Shalat; Menghadiri Salat Berjamaah; Bertasbih dengan Tasbih Azzahra, Terutama setelah Salat; Selalu Membaca Shalawat Kepada Muhammad dan Keluarganya; Selalu Beristighfar dan Memohonkan Ampunan; Selalu Berzikir Kepada Allah Salat-salat Sunat Harian; Menyambungkan Silaturahmi Terutama Dengan Orang Tua; Menyesali Dosa; Bergaul Baik Antara Suami Isteri, maka pada eligi ini ditambah lagi 12 point yaitu: Tidak Membongkar Aib Orang Beriman; Duabelas: Selalu Mulai Dengan Salam; Selalu Belajar dan Bertanya tentang Sesuatu yang tidak Diketahui; Melakukan Amar Makruf Nahi Munkar; Tidak Marah Kecuali Karena Allah; Tidak Menyia-nyiakan Waktunya untuk Sesuatu yang tidak Bermanfaat; Melakukan Salat Malam; Menjadi Teladan dalam Akhlak yang Terpuji di Rumah, di Jalan, dan di Pekerjaan; Menghadiri Majelis Zikir dan Majelis Husainiayah; Memelihara Pandangan dari Apa yang Diharamkan Allah; Memiliki Kecemburuan pada Agamanya dan Isterinya; Bagi Perempuan, Memakai Hijab Secara Sempurna, tidak Menampakkan Selembar Rambut pun dengan Sengaja dan Tidak Berhias untuk Orang Lain Selain Suaminya. Semoga kita termasuk umat yang mampu menjaga kedua puluh dua hal tersebut, dan semoga kita senantiasa berada dalam petunjuk, bimbingan dan hidayah-Nya. Amin.

    ReplyDelete
  23. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Di dalam kehidupan kita di dunia ini, kita tidak hanya memiliki hubungan dengan Tuhan saja (vertikal) melainkan kita juga harus memperhatikan hubungan kepada sesama manusia (horisontal).
    Beberapa hal yang kita lakukan untuk menuju Syurga-Nya adalah :
    Sebelas: Tidak Membongkar Aib Orang Beriman
    Duabelas: Selalu Mulai Dengan Salam
    Tigabelas: Selalu Belajar dan Bertanya tentang Sesuatu yang tidak Diketahui
    Empatbelas: Melakukan Amar Makruf Nahi Munkar
    Limabelas: Tidak Marah Kecuali Karena Allah
    Enambelas: Tidak Menyia-nyiakan Waktunya untuk Sesuatu yang tidak Bermanfaat
    Tujuhbelas: Melakukan Salat Malam
    Delapanbelas: Menjadi Teladan dalam Akhlak yang Terpuji di Rumah, di Jalan, dan di Pekerjaan
    Sembilanbelas: Menghadiri Majelis Zikir dan Majelis Husainiayah
    Duapuluh: Memelihara Pandangan dari Apa yang Diharamkan Allah
    Duapuluhsatu: Memiliki Kecemburuan pada Agamanya dan Isterinya
    Duapuluhdua: Bagi Perempuan, Memakai Hijab Secara Sempurna, tidak Menampakkan Selembar Rambut pun dengan Sengaja dan Tidak Berhias untuk Orang Lain Selain Suaminya.
    Semoga kita termasuk hamba yang ditunggu di Syurga-Nya, Amiin

    ReplyDelete
  24. iLania Eka Andari
    17709251050
    S2 P.Mat C 2017

    Dari ke-duabelas poin di atas, yang masih sering dilakukan kebanyakan orang adalah poin ke sebelas, yaitu membongkar aib orang iman. Seringkali kita tidak menyadari jika sedang berkumpul dengan salah satu atau beberapa teman kita, tak jarang kita membicarakan aib orang lain. Dan hal tersebut seolah sudah menjadi hal yang wajar dan biasa saja. Astagfirullah.

    ReplyDelete
  25. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Terimakasih, Perof. Sungguh dari elegi-elegi ini saya benar-benar belajar. Bismillah, saya mencoba memulai dari nol. Betapa tidak? Banyak amalan yang belum saya laksanakan. Bahkan amalan yang sudah saya laksanakan, bisa jadi belum didasarkan keikhlasan hati. Astaghfirulloh. Benar-benar lewat elegi ini saya mencatat amalan-amalan tersebut. Mohon doanya agar saya dan kita semuanya dapat menjalankannya dengan sebaik-baiknya. Amin

    ReplyDelete
  26. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Masih banyak amalan yang dapat dilakukan manusia sebagai bekal akhirat nanti. Siapa yang tidak ingi masuk syurga. Semua manusia pasti menginginkan masuk syurga. Orang jahat sekalipun pastinya ada keinginan dalam hatinya untuk masuk syurga. Apalagi yang baik, taat, dan sholih/sholihah sudah pasti menginginkan syurga. Amalan yang selanjutnya adalah tidak membongkar aib saudaranya sendiri. Dijelaskan dalam riwayat Hadist riwayat Imam at-Tirmidzi, “Dan barangsiapa yang menutup (aib) seorang muslim sewaktu di dunia, maka Allah akan menutup (aibnya) di dunia dan akhirat”. Allah swt menyukai orang-orang yang mengucapkan salam kepada sesamanya. Karena dalam ucapan salam itu mengandung makna saling mendoakan saudaranya. dari elegi ini saya juga belajar dengan melalakukan amalan amalan yang baik dalam hidup, dengan hati yang ikhlas dan penuh harap Allah menerima amalan. Amin

    ReplyDelete
  27. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terima kasih Pak
    Salah satu syarat program menghuni Syurga adalah menahan amarah. Manusia adalah makhluk Allah yang tidak luput dari salah. Banyak godaan dan ujian yang selalu menyertai dalam hidup. Semua itu dapat menjadi pemicu kemarahan seseorang. Meskipun sulit, tetapi menghindari kemarahan adalah salah satu tujuan yang hendaknya dicapai oleh manusia dengan berusaha untuk selalu beristigfar, memperbanyak berwudhu, dan berdoa agar hati selalu terjaga dari amarah.
    Selain itu, telah dijelaskan pula salah satu syarat program menghuni syurga adalah selalu belajar dan bertanya tentang apa yang tidak diketahuinya. Belajar untuk menuntut ilmu merupakan hal penting yang harus selalu dilakukan. Bukan hanya untuk kepentingan di dunia saja tetapi dalam program menghuni syurga pun ternyata menjadi syaratnya.

    ReplyDelete
  28. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Elegi ini memberikan banyak sekali pesan kepada kita bagaimana agar dapat meraih surga dan ridho-Nya. Hal yang paling sering kita lakukan ialah lewatnya satu saat tanpa ada zikir kepada Allah di dalamnya. Kita sering melewatkan waktu kita tanpa mengingat Allah. Padahal dengan mengingat Allah lah hati akan menjadi tenang. Mungkin inilah faktor utama mengapa sering terjadi tindakan-tindakan yang tidak sesuai norma, banyak yang tidak mengingat Allah. Jika saja setiap individu selalu mengingat Allah, maka ia tidak akan melakukan tindakan-tindakan yang menyimpang dari aturan Allah karena merasa bahwa setiap tindakannya selalu diawasi oleh Allah.

    ReplyDelete
  29. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Surga merupakan tempat terbaik. Elegi ritual ikhlas 28 dan 29 menyebutkan amalan-amalan yang dapat kita lakukan untuk dapat menghuni surga sekaligus mengajak kita untuk introspeksi diri sudah sejauh mana amalam-amalan yang telah kita siapkan. Banyak sekali amalan yang dapat kita lakukan, maka kita perlu terus menerus mendalami ilmu agama agar dapat meningkatkan kualitas ibadah dan menggapai surga-Nya.

    ReplyDelete
  30. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Pada proyeksi syurga pada tasyakuran ke dua ini poin poin yang harus dilakukan seperti bak tamparan keras bagi hup saya. Pada poin kesebelas yaitu tidak membongkar aib orang beriman. Jadi teringat suatu kalimat “jaga aib saudara mu seperti kau menjaga aib mu”, semoga Allah memudahkan seluruh tubuh ini untuk menjaga aib ku dan aib saudara-saudara ku. Pada poin ke tigabelas yaitu “selalu belajar dan bertanya tentang sesuatu yang tidak diketahui”. Sifat manusia yang terkadang selalu cepat puas dengan apa yang sudah dicapai, padahal apa yang telah dicapai belum ada apa-apanya dibandingkan seluruh bumi dan seisinya ini, tetapi kesombongan telah menutup hatinya untuk tidak lagi mau belajar dan gengsi untuk bertanya.

    ReplyDelete
  31. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Terimakasih banyak Pak prof
    Kadang sering terlupakan,dengan adanya elegi ini,merefresh kembali ingatan saya untuk melakukan amalan tersebut.Seperti budaya salam seolah-olah perlahan mulai memudar, mungkin kelihatannya kecil namun akan membawa pengaruh yang besar buat keselamatan hidup kita.Amalan-amalan tersebut yang membawa kita kelak sebagai bekal untuk menghadap kepada-Nya karena yang Allah tanyakan kelak adalah amal kebaikan kita.

    ReplyDelete
  32. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Sungguh, betapa indahnya jika dibalut dengan cahaya dari Allah. Merenung sejenak, bagi saya tidak ada kata terlambat untuk kembali kepada Allah. Meski terkadang merasa dosa-dosa yang dilakukan juga begitu banyak. Kembali memohon ampun dan percaya akan Maha Pengampunan yang Allah berikan, bagi saya mampu mendorong pada perubahan sikap diri saya.

    ReplyDelete
  33. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas postingannya, Prof. Kita semua mengetahui bahwa dunia hanya tempat persinggahan sementara. Di akhirat lah tempat kekal kita. Kita semua mengetahui hal itu, namun masih sedikit dari kita yang mempersiapkan bekal untuk kehidupan kita setelah kematian kelak. Nasihat-nasihat di atas bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mengumpulkan amalan sebanyak-banyaknya.

    ReplyDelete
  34. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Terima kasih banyak Prof atas elegi yang sangat menyejukkan ini. Untuk menuju Surga sangat dibutuhkan ikhtiar-ikhtiar untuk terus belajar dan membaca dari berbagai macam sumber kebijaksanaan. Saya tertarik dengan poin di mana kita dianjurkan untuk selalu memulai dengan salam. Hal tersebut bagi saya konsep yang universal dan patut diikuti oleh siapa saja. Karena pada hakikatnya kebenaran adalah benar sesuai ruang dan waktu. Bagi saya mengucapkan salam adalah gerbong manusia menuju konteks di mana ia harus berkenalan dengan ruang dan waktu untuk kemudian memahaminya.

    ReplyDelete
  35. Aristiawan
    17701251025
    PEP 2017 B

    Sungguh luar biasa kandungan dari proyek surga ini. Ia tidak hanya berisi ibadah-ibadah individual namun juga berisi ibadah-ibadah atau amalan social seperti tidak membongkar aib orang beriman dan contoh amalan yang lain. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik atau semakin tinggi tingkat keimanan seseorang, seharusnya semakin baik pula dengan hubungan sosialnya dengan sesame makhluk atau semakin baik pula akhlaknya. Karena setiap amal ibadah selalu memiliki efek dalam pembentukan akhlakul karimah.

    ReplyDelete
  36. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamu'alaikum Wr. Wb

    Setelah membaca proyek syurga pertama, saya saja merasa bukan seseorang yang pantas masuk kedalamnya apalagi yang proyek syurga kedua saya sangat merasa sangat sangat tidak pantas. Terimakasih pak, dengan elegi ini saya sebagai seorang muslim dapat panduan untuk membuat proyek surga dengan baik, yang sebenarnya terlihat sepele tapi sangat mempengaruhi pembangunan proyek syurga tersebut.

    ReplyDelete
  37. Kartika Kirana
    17701251039
    PEP S2 B

    Membaca elegi ini, saya ingat satu peristiwa saat saya mengajar sekitar 7 tahun yang lalu. Waktu itu anak-anak mudah marah pada teman-temannya. Lalu saya meminta mereka, memberi PR untuk bertanya pada orangtuanya, apa yang agama katakan mengenai 'marah' ini.
    Hari berikutnya anak-anak datang dengan berbagai jawaban. Saya ingat jawaban seorang anak perempuan muslim mungil yang mengatakan bahwa di dalam kitab dikatakan 'janganlah kamu marah, maka bagimu surga'.
    Di dalam elegi ini saya menemukan kata kata yang serupa. Marah adalah kunci dari segala dosa. Dan ini adalah elegi tentang proyek surga.
    Tak ada sesuatu yang kebetulan. Dan setiap titik yang aku ingat akan punya koneksinya dengan titik lain dalam kehidupanku. Kali ini koneksi tentang marah.
    Saya pun sebenarnya pemarah. Namun marah membuat hati tak nyaman rasanya. Lelah sendiri, belum tentu menyelesaikan persoalan, apalagi jika tak mau dapat berkomunikasi dengan baik. Di sini saya belajar untuk berhenti dulu sejenak dan melihat makna di balik peristiwa. Mana yang membuat hati damai, itulah jalan menggapai surga.

    ReplyDelete
  38. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Melalui sabda Rasulullah SAW kita meyakini bahwa Allah telah menjamin syurga bagi orang-orang yang mentaati perintahNya dan berakhlak baik. Maka seharusnya sudah jelas pula tujuan hidup kita. Lalu apa gunanya kita belajar dan menuntut ilmu jika ia bukan syarat untuk masuk ke dalam surga? Menuntut ilmu adalah salah satu cara mensyukuri rahmat Allah. Ilmu pengetahuan merupakan bukti bahwa Allah itu ada. Kita takjub betapa apa yang disebutkan di dalam Al Quran yang telah diturunkan sejak lama sekali kepada Rasulullah, kini mulai tampak kebenarannya oleh orang-orang yang tidak mempercayai keagungan Allah. Namun seindah apapun ilmu pengetahuan, kita tidak boleh mendewakannya secara berlebihan, termasuk kedalamnya yaitu lupa bersyukur kepada Allah.

    ReplyDelete
  39. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Terima kasih Pak Prof. atas elegi ini, yang merupakan kelanjutan dari elegi sebelumnya. Melalui elegi ini, saya kembali diingatkan akan amalan-amalan yang diperintahkan oleh Allah SWT. Dan dari elegi ini juga saya belajar untuk melaksanakan amalan dan ibadah berdasarkan keikhlasan dari hati dan hanya mengharapkan ridha Allah SWT. Semoga kita selalu berlomba-lomba menuju syurganya Allah dengan melaksanakan ibadah dengan ikhlas dan selalu memanfaatkan waktu di dunia ini dalam hal kebaikan.

    ReplyDelete
  40. indah purnama sari
    17701251035
    pep b 2017

    secara tidak sadar ataupun sadar saya pribadi sering sekali melakukan poin no sebelas. yaitu menggunjing atau membuka aib orang lain. terkadang secara tak sadar omongan itu keluar begitu saja. dan saat ini saya sedang mencoba untuk mengurangi bahkan menghilangkan perilaku tersebut. semoga Allah meridoi aminn...

    ReplyDelete
  41. Junisnto
    17709251065
    PM C

    Elegi ini memberikan banyak sekali pelajaran yang bisa kita gunakan untuk senantiasa memperbaiki diri. Dari hadits-hadits yang disampaikan juga bisa menjadi pengingat dalam setiap tindakan kita. Misalnya saya petik dari hadits ke 15 yang membahas tentang marah. Manusia hendaknya bisa mengekang hawa nafsunya termasuk marah. Manusia beriman adalah ia yang marah hanya karena Allah, misalnya marah karena agama Allah dihina oelh orang lain. Namun, marah karena bisikan syaitan harus bisa di lawan agar manusia tidak terjerumus dalam kesesatan.

    ReplyDelete
  42. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Pada elegi diatas, shalat malam bisa membuat muka seseorang cerah, jika semua orang rajin shalat malam maka tidak perlu memakai segala produk kecantikan, perawatan wajah, ke salon kecantikan, dll. Shalat malam bahkan diawal sebelum penentuan sholat wajib 5 waktu, merupakan sholat yang diwajibkan. Namun akhirnya shalat malam tidak wajib lagi tapi sangat dianjurkan karena keutamaannya.

    ReplyDelete
  43. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Sebagai bentuk rasa syukur yang selanjutnya dapat ditunjukan dengan melakukan hablumminannas dan juga tetap diikuti dengan hablumminallah. Dan ternyata menjaga segala aib dan keburukan orang lain, juga merupakan salah satu ritual cara kita bersyukur. Karena setiap manusia, pasti memiliki aib, namun Allah masih baik dan menyembunyikan aib kita. Sehingga kenapa kita sebagai manusia harus menyumbar apa yang Allah saja sudah sembunyikan. Maka marilah melakukan instropeksi diri. Agar hidup yang kita jalani tidak menjadi mudharat bagi orang lain.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  44. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Hal yang paling sering tanpa sadar dilakukan adalah menggunjing dan membuka aib orang lain (Ghibah. Padahal Allah mengumpamakan ghibah seperti memakan bangkai saudaranya sendiri. Hal tersebut menunjukkan betapa kotornya ghibah. Semoga Allah memberikan kita petunjuk dan hidayah untuk tetap berada di jalanNya.

    ReplyDelete
  45. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Tidak membongkar aib orang beriman, ini merupakan salah satu poin penting yang masih sangat sulit untuk dikerjakan. Secara disengaja dan sadar atau tidak sadar membicarakan keburukan orang lain masih sering kita lakukan, seperti merupakan hal biasa dan lumrah untuk dilakukan atau sudah seperti menjadi suatu kebiasaan, meskipun dinilai buruk namun tetap sulit dihentikan atau menghindari perbuatan tersebut. Bahkan jika bukan kita yang memulai maka orang lain yang memulainya, untuk itu kita perlu menanamkan sifat berhusnuzon atau berprasangka baik terhadap orang lain sehingga tidak mudah terhasut untuk ikut membicarakan keburukan orang lain.

    ReplyDelete
  46. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Pada tasyakuran kedua ini, ustadz jalaludin rakhmat memaparkan kelanjutan tentang berbagai amaliyah-amaliyah serta berbagai hal yang harus dijauhi oleh manusia untuk menuju ridho Allah SWT. Pada poin ketiga belas dijelaskan ustadz jalaludin bahwa slah satu amaliyah sebagai proyek ke surga adalah dengan selalu belajar dan bertanya tentang sesuatu yang tidak diketahui. Belajar dapat sebagai wujud rasa syukur atas akal yang diberikan Allah SWT kepada manusia. Menurut imam ghozali bahwa jihat yang paling berat adalah jihat melawan kebodohan, melawan kebodohan dapat dilakukan dengan belajar. Maka seandaiknya seseorang meninggal dalam pengembaraannya mencari ilmu, maka dia dapat dikatakan syahid. Semoga Allah senantiasa melimpahkan ramad Nya kepada kita. Amien. Terima Kasih

    ReplyDelete
  47. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Pada tasyakuran kedua ini, ustadz jalaludin rakhmat memaparkan kelanjutan tentang berbagai amaliyah-amaliyah serta berbagai hal yang harus dijauhi oleh manusia untuk menuju ridho Allah SWT. Pada poin ketiga belas dijelaskan ustadz jalaludin bahwa slah satu amaliyah sebagai proyek ke surga adalah dengan selalu belajar dan bertanya tentang sesuatu yang tidak diketahui. Belajar dapat sebagai wujud rasa syukur atas akal yang diberikan Allah SWT kepada manusia. Menurut imam ghozali bahwa jihat yang paling berat adalah jihat melawan kebodohan, melawan kebodohan dapat dilakukan dengan belajar. Maka seandaiknya seseorang meninggal dalam pengembaraannya mencari ilmu, maka dia dapat dikatakan syahid. Semoga Allah senantiasa melimpahkan ramad Nya kepada kita. Amien. Terima Kasih

    ReplyDelete
  48. Riandika Ratnasari
    17709251043
    PPs PM B

    Eligi ini mengingatkan kita bahwa untuk menggapai surga Tuhan diperlukan usaha. Usaha yang daat dan harus dilakukam manusia adalah berdoa, berbuat baik, dan membaca kitab suci. Kita suci dibuat untuk menuntun manusia agar sesuai dengan ajaran Tuhan. Kitab suci adalah panutan bagi manusia di dalam perbuatannya di bumi. Selain itu, yang perlu diingat dan dilaksanakan adalah tanggunga jawab dan kewajiban kita didalam melaksakan segala perintah Tuhan yang sudah tertulis di kitab suci.

    ReplyDelete
  49. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Pesan dari point enambelas seolah-olah mengarah langsung ke saya, karena saya terkadang lalai dan melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak bermanfaat. Dengan membaca elegi ini saya diingatkan kembali untuk tidak meniya-nyiakan waktu, karena jelas dalam AL-QUR'AN Allah SWT berfirman yang artinya "Demi masa (waktu). Sesungguhnya manusia dalam keadaan merugi. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholeh, dan orang-orang yang saling memperingati dalam kebenaran dan kesabaran" Q.S.Al-Asr ayat 1-3. Semoga kita selalu dalam lingkungan Allah SWT. Amin

    ReplyDelete
  50. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Masih dengan proyek yang sama. Proyek paling utama dan istimewa. Proyek ini sebagai pembelajaran dan ilmu tambahan bagi kita semua. Selain itu bisa kita gunakan sebagai cerminan kita selama ini. Sudah cukup siapkan kita untuk menggapai surga? Tidak perlu dijawab tetapi buktikan untuk melakukan perubahan ke depannya. Setiap proyek memberikan pencerahan dalam menggapai surga yang abadi.

    ReplyDelete
  51. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Saat malam Allah turun ke bumi untuk lebih dekat dengan umatnya. Beruntunglah bagi mereka yang saat malam terbangun dan bermunajat kepada Allah swt. Karena sejatinya pada waktu malam itu, Allah swt berada sangat dekat dengan manusia jika mereka dapat merasakannya. Hidup yang sangat singkat menjadikan manusia berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan. Ilmu agama yang telah dipelajari diikuti dengan akhlak yang semakin baik, hendaknya dapat disebarkan di lingkungan sekitar.

    ReplyDelete
  52. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017

    Dan lagi, tulisan ini membuat saya introspeksi diri. Ada banyak point yang belum saya optimalkan. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa saya/kita semua dan memberikan kesempatakan kita untuk memperbaiki diri mempersiapkan sebaik-baiknya bekal akhirat untuk mencapai surga. Aamiin allahumma aamiin. Tulisan ini saya save untuk saya baca-baca lagi pak, mengingatkan kepada diri saya untuk lebih baik.

    ReplyDelete
  53. Terimakasih bapak atas sharing ilmu spritualnya. Semoga kita bisa mengamalkan semua nilai/amanat dari tulisan di atas. Semoga kita bisa menjadi sebaik-baiknya manusia. Semoga kita bisa menjadi manusia yang menggapai ridho Allah SWT. semoga kita bisa menjadi makhluk yang Allah cintai.


    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  54. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Masih keberlanjutan dari elegi sebelumnya, membangun proyek ke surga yang belum tentu rencana ini mampu berjalan mulus tanpa hambatan dan gangguan apapun. Maka, marilah kita sama-sama saling mengingatkan untuk tidak membongkar aib orang, berbudaya menyebarkan salam, selalu mau belajar dan berani bertanya tentang sesuatu yang tidak diketahui, melakukan amar ma’ruf nahi mungkar, menahan hawa nafsu marah, tidak menyia-nyiakan waktu untuk sesuatu yang tidak bermanfaat, mengerjakan sholat tahajud, menjadi teladan bagi lingkungannya, menghadiri majelis ilmu atau kajian guna menambah keimanan dan amalan ibadah, ghadul bashor, dan masih banyak lagi. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, semoga kita sama-sama mampu melaksanakan proyek ini dalam rangka meraih keridhoan dan keberkahanNya dalam hidup sehingga hati selalu tenang dan tentram tatkala hanya kebaikan dan ketulusan beramal lah yang ada di hati kita. Wallahu’alam bishowab.

    ReplyDelete
  55. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Saat pepatah mengatakan banyak jalan menuju Roma, maka akan lebih banyak lagi cara menuju surga Allah. Namun dengan diselubungi sifat manusia yang sombong segala jalan kemudahan itu terasa sulit dan berat. Padahal ada banyak sekali tak hingga cara menuju surga. Apalagi sesuatu yang buruk terlihat mudah untuk diraih dari pada sesuatu yang baik yang dirasa sulit untuk diraih. Hal tersebut tergantung dari keihlasan, apabila kita selalu ikhlas dalam beribadah, maka akan ikhlas juga dalam menjalani kehidupan ini dan akan semakin mudah memasuki jalan-jalan menuju surga.

    ReplyDelete
  56. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Saat pepatah mengatakan banyak jalan menuju Roma, maka akan lebih banyak lagi cara menuju surga Allah. Namun dengan diselubungi sifat manusia yang sombong segala jalan kemudahan itu terasa sulit dan berat. Padahal ada banyak sekali tak hingga cara menuju surga. Apalagi sesuatu yang buruk terlihat mudah untuk diraih dari pada sesuatu yang baik yang dirasa sulit untuk diraih. Hal tersebut tergantung dari keihlasan, apabila kita selalu ikhlas dalam beribadah, maka akan ikhlas juga dalam menjalani kehidupan ini dan akan semakin mudah memasuki jalan-jalan menuju surga.

    ReplyDelete
  57. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Ketika saya melakukan sowan (kunjungan) kepada salah satu ulama di desa saya, saya meminta nasehat agar kehidupan saya dalam menjalani s2 ini lancar dan tidak seburuk ketika s1. Nasehat yang diberikan bliau adalah jagalah sholat malam. Karena ketika menjaga sholat malam insya alloh akan mepermudah jalan yang akan dilalui. Selain itu, rosululloh juga mengungkapkan bahwa sholat sunna yang paling utama adalah sholat malam. Jadi, tidak dapat dipungkiri. Mereka yag senantiasa melaksanakan sholat malam akan mengalami kehidupan yang lebih tentaram dibandingkan mereka yang tidak melakukannya.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  58. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Elegi ini merupakan lanjutan dari tasyukuran ke satu, membaca elegi yang kedua ini masih berisi tentang amalan-amalan yang dapat menjadi investasi akhirat kita. Mengenai amalan-amalan yang dibahas pada bagian ke dua ini saya tertarik dengan amalan ke 22 mengenai hijab. Beberapa muslimah yang belum berhijab mengatakan bahwa mereka tidak berhijab karena merasa hatinya belum pantas untuk berhijab, jika menurut saya lebih baik berhijab dahulu maka hati kitapun insyaallah akan mengikutinya. Hal itu karena berhijab adalah kewajiban bagi setiap muslimah yang sudah baligh dan dengan berhijab itu adalah ciri seorang muslimah serta melindungi kita dari ganguan ataupun pandangan yang merendahkan wanita. Seperti perintah Allah dalam QS Al-Ahzab 59 yang artiny “Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istri, anak-anak perempuan dan istri-istri orang mukmin,”Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”, yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali oleh sebab itu mereka tidak diganggu...” Terimakasih

    ReplyDelete
  59. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Memperoleh surga tentunya memerlukan perjuangan yang sangat sulit dan dilakukan seumur hidup. Ada 12 perkara yang dapat dilakukan setelah 10 perkara pada elegy sebelumnya demi mendapatkan surga yang kekal abadi. 2 perkara tersebut adalah: sebelas: Tidak Membongkar Aib Orang Beriman, dua belas: Selalu Mulai Dengan Salam, tiga belas: Selalu Belajar dan Bertanya tentang Sesuatu yang tidak Diketahui, empat belas: Melakukan Amar Makruf Nahi Munkar, lima belas: Tidak Marah Kecuali Karena Allah, enam belas: Tidak Menyia-nyiakan Waktunya untuk Sesuatu yang tidak Bermanfaat, tujuh belas: Melakukan Salat Malam, delapan belas: Menjadi Teladan dalam Akhlak yang Terpuji di Rumah, di Jalan, dan di Pekerjaan, sembilan belas: Menghadiri Majelis Zikir dan Majelis Husainiayah, dua puluh: Memelihara Pandangan dari Apa yang Diharamkan Allah, dua puluh satu: Memiliki Kecemburuan pada Agamanya dan Isterinya, dua puluh dua: Bagi Perempuan, Memakai Hijab Secara Sempurna, tidak Menampakkan Selembar Rambut pun dengan Sengaja dan Tidak Berhias untuk Orang Lain Selain Suaminya.

    ReplyDelete
  60. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Masih melanjutkan elegi tasyakuran 1 proyek syurga. Setelah elegi sebelumnya ada 10 cara mengapai syurga, pada elegi ini ustadz Jalaludin Rakhmat menambahkan 12 cara lagi sehingga sekarang menjadi 22 cara. Yang dapat saya ambil dari elegi ini yatu cara-cara untuk mengapai surga Allah SWT tidak hanya kita beribadah kepada Allah SWT (habluminalloh). Tapi banyak hal yang juga harus kita laksanakan terkait hubungan kita dengan sesama makhluk Allah SWT. Saya pernah mendengar jika menolong orang yang membutuhkan lebih utama dari pada kita beribadah untuk diri sendiri.

    ReplyDelete
  61. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Proyek untuk mencapai surga tidak mudah seperti yang dikatakan karena proyek ini membutuhkan ketulusan dan kebenaran. Menjalankan sesuatu dengan tulus adalah kunci dari segalanya. Allah tidak akan memberikan ujian melampaui batas kemampuan kita.
    Asalkan kita selalu berdoa dan berusaha, kita pasti bisa melewati semua ujian yang diberikan Allah. Melaksanakan semua perintah baik wajib atau sunah akan menjadi cara yang ampuh untuk menjadi manusia yang lebih baik.

    ReplyDelete
  62. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    P. Mat A S2 UNY

    Saya akan membahas mengenai poin kedua puluh bahwa Rasulullah SAW berkata pada Sayyidah Fathimah Azzahra As:”Adapun perempuan yang digantung pada rambutnya itulah perempuan yang tidak menutup rambutnya dari laki-laki bukan suaminya. Adapun perempuan yang memakan daging tubuhnya adalah perempuan yang berhias untuk selain suaminya”. Saat ini, banyak perempuan yang menanggalkan hijabnya, tidak risih dengan terbukanya aurat, dan suka berdandan tidak untuk suaminya. Perlu diketahui bahwa azab Allah itu sangat pedih.

    ReplyDelete
  63. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Ibadah merupakan kebutuhan manusia. Allah maha kaya, dan tidak membutuhkan apa – apa dari hambanya. Jika manusia bisa merenungi bahwa segala bentuk ibadah akan membawa manfaat yang besar. Ridha dari Allah dan kesehatanlah yang paling utama.

    ReplyDelete
  64. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Terimakasih Prof. Marsigit telah mengingatkan amalan-amalan apa saja yang perlu dilakukan untuk menggapai surga. Sebagai seorang wanita muslim, hendaknya menutup auratnya. Akan ditanya ayah seorang muslimah jika anak wanitanya tidak menutup aurat. Jika tidak ingin menjadi pemberat untuk sang ayah masuk ke surga, maka tutuplah aurat dengan sempurna. Terkadang seorang wanita muslim menunggu ketika menikah baru ia berhijab, ia mungkin memikirkan suaminya, tapi apa ia tak sayang pada ayahnya? Wallahu A’lam

    ReplyDelete
  65. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Dari kedua elegi tasyakuran ini kita dapat intropeksi diri tentang seberapa jauh amalan yang sudah kita laksanakan. Selain itu kita juga mengetahui bahwa ternyata banyak amalan-amalan yang dapat kita optimal dalam menuju syurga Illahi. Sebagaimana janji Allah SWT bahwa kebaikan walaupun sebesar dzarrah akan mendapatkan balasan-Nya. Semoga kita semakin dapat meningkatkan kualitas ibadah. Aamiin.

    ReplyDelete
  66. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Surga dijanjikan sebagai tempat tinggal yang abadi bagi golongan orang-orang yang beruntung dan dirahmati oleh Allah. Untuk dapat menjadi golongan tersebut Allah telah memberikan pedoman berupa Al Qur’an dan As Sunah sebagai sebenar-benar petunjuk. Di dalamnya terdapat apa – apa yang diperintahkan untuk dilakukan, dan apa-apa yang harus dijauhi. Dalam islam semua telah diatur sedemikian rupa, sehingga hubungan antar makhluk di dunia maupun antara makhluk dengan Tuhannya sangat dinamis. Bagaimana Allah telah memerintahkan bagi setiap manusia untuk saling mengucap salam, berakhlak baik, saling mencintai, menutup aurat, memperbanyak istigfat, menuntut ilmu, dan banyak hal baik lainnya yang secara jelas diperintahkan dan dijelaskan apa balasannya. Mari introspeksi diri apakah kita sudah mampu menjalankan amalan-amalan tersebut dengan baik? Semoga kita senantiasa masuk pada golongan orang-orang yang mampu menjalankan ajaran agama sesuai dengan pedoman yang diberikan. Aamiin.

    ReplyDelete
  67. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Setelah sepuluh amalan untuk menggapai syurga yang telah disampaikan sebelumnya berikut duabelas amalan selanjutnya. Yaitu: tidak membongkar aib orang beriman selalu mulai dengan salam, selalu belajar dan bertanya tetang sesuatu yang tidak diketahui, melakukan amal makruf nahi munkar, tidak marah kecuali karena Allah, tidak menyia-nyiakan waktu untuk sesuatu yang tidak bermanfaat, melakukan sholat malam, menjadi teladan akhlak yang terpuji di manapun, menghadiri majelis zikir dan majelis husainiayah, memelihara pandangan dari apa yang diharamkan oleh Allah, memiliki kecemburuan pada agamanya dan sterinya, dan bagi perempuan memakai hijab secara sempurna.

    ReplyDelete
  68. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Seperti pada postingan sebelumnya ada satu hal mearik yang ingin saya ulas. Salah satu dari duabelas poin yang ada menyeru kepada kaum hawa agar memakai hijab secara sempurna. Hijab memang hal yang tidak asing bagi masyarakat indonesia terutama secara bahasa. Tetapi secara makna kadang masih disalahartikan atau ditejermahkan setengah-setenah. Hijab yang dimaksud pada postinan ini adalah menutup aurat dengan sempurna, tidah menampakkan selembar rambut dengan sengaja dan tidak berhias untuk orang lain selain suaminya. Tetapi pada sebagian besar muslimah di zaman modern ini sering menguunakan hijab secara salah atau sembarangan bahkan tidak memakai sama sekali. Hijab bukanlah ajang menampilkan fashion atau memamerkan bentuk tubuh. Hijab adalah pelindung kaum hawa dari godaan syaitan terhadap dirinya maupun kaum laki-laki.

    ReplyDelete

  69. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Dekati Allah dengan berjalan, maka Allah akan menghampirimu dengan berlari. Lakukan semua hal yang disukai Allah, niatkan segala hal yang kita lakukan sebagai sarana beribadah kepada Allah maka Allah akan semakin mencintai kita. Rasakan bahwa Allah selalu berada disekitar kita, dimanapun, kapan pun itu. Amalkan langkah-langkah untuk membangun proyek menghuni surga dan Insya Allah akan terwujud dengan cinta Allah.

    ReplyDelete
  70. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Terimakasih postingannya Prof, menjaga aib sodara adalah satu bentuk syukur dan sarana dalam membangun proyek disurga. Merahasiakan aib sama saja dengan menjaa kehormatan sodara, tetapi terus kita nasehati agar mau bertobat dan kembali ke jalan yang lurus. Barangsiapa menutup aib sodaranya, maka Allah akan menjaga aib kita di yaumul hisab nanti.

    ReplyDelete
  71. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Dalam rangka membangun proyek di surge, maka kita harus pandai memanfaatkan waktu. Karena waktu bersifat linear, tidak mungkin kembali lagi waktu yang telah dilewati. Dalam firman-NYa, :demi waktu, sesungguhnya mnusia dalam kerugian, kecuali orang yang berimann dan beramal saleh”. Maka manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk hal yang bermanfaaat, karena sungguh rugi orang yang menyia-nyiakan waktunya untuk hal yang tidak bermanfaat.

    ReplyDelete
  72. Latifah Fitriasari
    PM C

    Tawakal bukanlah pasrah tanpa berusaha, namun harus disertai ikhtiyar/usaha. Ikhtiar juga dilakukan dengan sungguh-sungguh, sepenuh hati, dan semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan dan keterampilannya. Akan tetapi, usaha kita gagal, hendaknya kita tidak berputus asa. Doa memberikan kekuatan kpd org yg lemah, membuat org yg tdk percaya menjadi percaya, memberikan keberanian kpd org yg sedang dilanda ketakutan, selama kita masih hidup,pengharapan itu sungguh masih ada. Ada hidayah untuk ikhlas pula dalam beramal. Maka diterimanya amal memang karena rahmat dan karunia Allah. Karenanya, amalan semata tidak memasukkan seseorang ke dalam surga.

    ReplyDelete
  73. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PMC

    Waktu merupakan salah satu nikmat yang Allah berikan kepada kita. Maka dari itu salah satu upaya kita untuk menggapai surga Nya adalah dengan menggunakan nikmat waktu yang Allah berikan kepada kita. Seringkali kita abai dan tidak menggunakam waktu kita sengan sebaik mungkin. Padahal kita tidak tahu sampai kapan waktu kita di dunia ini. Meskipun kita masih muda tetapi bukan jaminan waktu kita sampai tua. Maka selagi masih muda kita harus senantiasa memanfaatkan waktu kita sebaik mungkin. Kita harus dapat memaksimalkan waktu kita untuk beribadah dan berbuat baik agar tiada penyesalan di hari akhir kelak.

    ReplyDelete
  74. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Rasulullah Bersabda bahwa pada akhirnya semua orang akan masuk surga, kecuali yang tidak mau. Nah dalam hal ini ternyata semua orang berhak masuk surga, namun banyak juga orang yang tidak mau, siapakah orang yang tidak mau masuk surga, yakni orang-orang yang tidak mau mengamalkan perintah-perintah Allah SWT, mereka selalu melanggar aturan-aturan Allah mari kita berdoa moga-moga kita masuk kedalam golongan yang pantas masuk di surganya Allah SWT. Amin ya Robbal Alamin.

    ReplyDelete
  75. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY
    Mengutip Sabda Rasulullah SAW dalam postingan di atas:”Janganlah kamu menyebarkan aib orang beriman. Karena, barang siapa yang menyebarkan aib orang mukmin, Allahpun akan menyebarkan aibnya; dan barang siapa yang Allah buka aibnya, Allah akan mempermalukan walaupun dia berada di rumah sendiri” Seperti yang kita tahu bahwa akhir-akhir ini banyak orang saling membicarakan bahkan menjelek-jelekkan satu sama lain. Lihat saja di televisi. Banyak artis, pejabat, politisi saling membuka aib satu sama lain dengan tujuan saling menyerang kepentingan yang berseberangan. Padahal mereka sejatinya adalah sama-sama orang muslim. Hal itu tentunya patut kita jauhi dan jangan ditiru.

    ReplyDelete
  76. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Sudah ada 22 cara yang diungkapkan Ustad Jalaluddin Rakhmat sebagai proyek syurga. Dan pada poin ketujuh belas adalah melakukan salat malam. Salat malam memang sesuatu berat untuk dilakukan, jangankan salat malam, bahkan masih banyak orang-orang yang meninggalkan salat di waktu siang, apalagi jika harus salat tengah malam di saat orang-orang tertidur. Padahal salat malam itu memiliki manfaat yang sangat besar dan sangat dianjurkan oleh Rasulullah saw. Abu Hurairah Radhiyallahu anhu berkata, bahwa Rasulullah saw bersabda "Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat yang dilakukan di malam hari". Berusahalah untuk memperbanyak salat malam agar kita selalu dirakhmati dan dilindungi cahaya oleh Allah SWT.

    ReplyDelete
  77. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Elegiini menceritakan tentang lanjutan dari amalan yang mampu membawa kita ke syurga.salah satu diantaranya adalah selalu belajar dan bertanya tentnag sesuatu yang tidak diketahui. bertanya merpakan suatu refleksi sampaai mana kita memperlajari sesuatu. Dengan belajar dan bertanya kita mampu mengetahui banyak hal dari yang ada dan yang mungkin ada, baik itu ilmu untuk bekal di akhirat atau unutk bekal duniawi.

    ReplyDelete
  78. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Menambahkan pada konsep kedua belas yang pada intinya mengharuskan kita untuk mengawali segala sesuatu dengan salam. Hal ini jika dirunut lebih jauh, salam berarti doa keselamatan, sedangkan jika seseorang mengucapkan salam kepada kita, hukum menjawab salam ialah wajib kifayah. Hal ini berarti seseorang yang menjawab salam tersebut akan mendapat pahala yang sesuai, sedangkan jika salah satu telah menjawabnya maka gugurlah kewajiban orang lain untuk menjawab. Sedangkan konsep menjawab salam dapat kita ambil dari al-Quran yang pad aintinya jika kita mendapatkan atau menerima sesuatu maka seharusnya kita memberikan atau membalas dengan lebih baik atau minimal sama. Maka jika ucapan salam berupa "assalamu'alaikum", maka minimal kita menjawabnya sama, namun akan lebih baik jika menjawab secara lengkap. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  79. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Sesuai dengan konsep ketujuh belas, maka kita disarankan untuk melakukan shalat malam. Jika diperkenankan untuk menambahkan, shalat tahajjud ialah satu-satunya shalat sunnah yang disebutkan dalam al-Quran. Shalat tahajjud sangat dianjurkan dan dihukumi sunnah muakkad, yakni sunnah yang ditekankan. Dengan menjalankan shalat tersebut maka kita akan mendapatkan manfaat yang besar dan akan ditingkatkan derajat atau maqom kita dihadapanNya. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  80. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    PPs PMat C

    jalan menuju surga itu diantaranya adalah memelihara waktu salat, menghadiri salat berjamaah, bertasbih setelah salat, membaca shalawat untuk Nabi Muhammad beserta keluarganya, senantiasa beristighfar dan memohon ampunan Nya, selalu berzikir kepada Allah, Salat-salat sunat harian, menyambung silaturahmi terutama kepada ke dua orang tua, menyesali dosa, dan bergaul baik antara suami dan istri. Pada elegi tasyakuran ke dua ini akan dilanjutkan lagi bagaimana cara menuju surga Nya, yakni dengan amalan-amalan sebagai berikut; tidak membongkar aib orang beriman, selalu memulai dengan salam, selalu belajar dan bertanya tentang sesuatu yang tidak diketahui, melakukan amar makruf nahi mungkar, tidak marah kecuali karena Allah, tidak menyia-nyiakan waktunya untuk sesuatu yang tidak bermanfaat, melakukan salat malam, menjadi teladan dalam akhlak yang terpuji bagi sesama, menghadiri majelis zikir dan majelis husainiayah, memlihara pandangan dari apa yang diharamkan Allah, memiliki kecemburuan pada agamanya dan istrinya, bagi perempuan memakai hijab yang sempurna-tidak menampakkan selembar rambut pun dengan sengaja dan tidak berhias untuk orang lain selain suaminya.
    Dengan melakukan amalan-amalan tersebut secara tulus dan ikhlas dengan niatan untuk menggapai ridha Allah SWT, insya Allah jalan ke surga akan semakin dimudahkan Nya.

    ReplyDelete
  81. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Banyak jalan menuju surga, tinggallah kita sebagai makhluk ciptaan Allah bisa istiqomah dalam melaksanakan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Salah satu caranya adalah bakti kepada orang tua. Perlu didingat bahwasanya ridha Alaah berrgantung pada ridha orang tua. Selain itu ada kemudahan tersendiri bagi kaum hawa bahwasanya Rasulullah saw telah merangkum kunci surga muslimah dalam empat perkara. ‘Abdurrahman bin Auf berkata, “Rasulullah shallaallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Jika seorang wanita menjaga shalat lima waktu, berpuasa pada bulannya, menjaga kehormatannya dan menaati suaminya, niscaya dia masuk surga dari pintu mana saja yang dia inginkan’.” (HR. Ahmad, hadits hasan lighairihi)

    ReplyDelete
  82. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Jika ingin memperoleh surga Allah, kita juga harus mendekatkan diri kepada Allah. Memperbanyak dzikir kepada Allah, dan memperbanyak amal sholeh, agar Allah menyayangi kita dan membukakan pintu surga-Nya untuk kita. Nikmat di dunia memang terkadang membuat manusia akan lupa bahwa kehidupan di dunia itu suatu saat akan berakhir. Tetapi sebagai hamba Allah yang merindukan surga hendaknya selalu mengingat bahwa masih ada kehidupan akherat yang lebih kekal.

    ReplyDelete
  83. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Artikel ini mendeskripsikan apa yang harus kita lakukan agar bisa menjadi penghuni surga. Hal-hal tersebut adalah tidak membongkar aib orang beriman, selalu mulai dengan salam, selalu belajar dan bertanya tentang sesuatu yang tidak diketahui, melakukan Amar Makruf Nahi Munkar, tidak marah kecuali karena Allah, tidak menyia-nyiakan waktunya untuk sesuatu yang tidak bermanfaat, melakukan salat malam, menjadi teladan dalam akhlak yang terpuji di rumah, di jalan, dan di pekerjaan, menghadiri majelis zikir dan Majelis Husainiayah, memelihara pandangan dari apa yang diharamkan Allah, memiliki kecemburuan pada agamanya dan isterinya, dan bagi perempuan, memakai hijab secara sempurna, tidak menampakkan selembar rambut pun dengan sengaja dan tidak berhias untuk orang lain selain suaminya.Mengetahui hal-hal diatas, kita harus melihat apakah diri kita sudah melakukan hal-hal tersebut atau belum, kita masih mempunyai waktu untuk memperbaiki semuanya. Semoga kita semua dapat bertemu lagi di surga Allah.

    ReplyDelete
  84. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Setelah kita mengetahui apa saja program menjadi penghuni syurga, maka seanjutnya adalah bagaimana kita melaksanakan program-program dengan baik, sesuai dengan syariat islam, agar dalam pelaksanaannya tidak terlena oleh godaan syaitan. Jika kita sudah terkena godaan syaitan maka yang awalnya menjadi program menghuni syurga justru akan berubah menjadi program menghuni neraka.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  85. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Dengan membaca elegi di atas, kita dapat mengetahui hal-hal apa saja yang belum dilakukan untuk menggapai surga-Nya. Kita dapat melakukan introspeksi atau refleksi, apakah hal-hal di atas sudah dilakukan atau belum. Jika sudah, kita dapat berusaha untuk mengoptimalkannya.

    ReplyDelete
  86. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.mat B

    terima kasih banyak Pak, postingan ini benar-benar bermanfaat bagi kami, sebagai pengingat dan penambah ilmu untuk memperbaiki diri dalam rangka menggapai surga. disini kita kembali mendapatkan 10 poin penting tentang hal-hal yang harus kita lakukan (lanjutan dari elegi sebelumnya tentang 10 poin pertama). saya pribadi masih belum sempurna melakukan 10 poin di atas, masih sedang belajar. Insya Allah ilmu ini akan bermanfaat bagi siapa saja yang membaca elegi ini, aamiin.

    ReplyDelete
  87. Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas pelajar hidup yang bapak sajikan dalam tulisan di atas. Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan kepada bapak agar tetap semangat dalam membagikan ilmu-ilmu dan pengalaman-pengalaman hidup kepada kami. Setelah membaca poin 1 sampai 10, saya tidak menyangka bahwa aka nada lanjutan melalui tulisan ini. Poin 11 sampai 22 menunjukkan bahwa, kehidupan ini bukanlah suatu hal yang mudah. Ia memiliki rumus-rumus yang harus dipecahkan dengan pengetahuan. Semoga kita senantiasa diberikan kemudahan dalam menuntut imu. Aamiin!!

    ReplyDelete
  88. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    terdapat banyak cara untuk menggapai syurga, diantaranya terdapat bersyukur. kita harus senantiasa selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan kepada kita. dalam mengimplementasikan point 11-22 bukanlah suatu hal yang mudah. pada poin 11 misalnya tidak mngungkapkan aib orang lain, disini kita diajarkan untuk tidak menggunjing orang lain, mungkin pikiran menutupinya namun terkadang saat berbicara mulut tidak terkontrol

    ReplyDelete
  89. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    katanya salah satu do'a yang mujarab itu adalah do'a pada sepertiga malam, hal ini sesuai dengan poin 17 yang mengajak kita untuk melakukan shalat malam. itu merupakan waktu kita untuk istirahat, biasanya godaan syaitan akan mampu mempengaruhi kita untuk malas bangun dan akhirnya tidak jadi melakukan shalat malam

    ReplyDelete
  90. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Jalan menuju surga ada pada tiap aspek dalam kehidupan kita. Dalam bersosialisasi, diharuskan memiliki sikap sopan dan santun diantaranya mengucapkan salam dan tidak membuka aib orang lain. Barangsiapa yang membuka aib saudaranya sendiri maka dia seperti memakan bangkai saudaranya sendiri. Namun barangsiapa yang menutup aib saudaranya maka Allah akan menutup aibnya sendiri. Selain itu Islam sangat memerintahkan kepada kita untuk terus mencari ilmu dan menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang merugi dalam menjalani kehidupan ini. Aamiin.

    ReplyDelete
  91. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    pada elegi ini saya merasa tertarik dengan poin "Tidak menyia-nyiakam waktunya untuk hal yang tidak bermanfaat" terkadang kita lalai ketika mendapatkan nikmat sehat dan waktu luang yang tanpa sadar kita gunakan untuk hal yang tidak bermanfaat dan kadang menjauhkan diri kita dari Allah. Menjaga waktu kita untuk selalu melakukan hal yang bermanfaat diharapkan mampu menjauhkan kita dari hal-hal yang dilarang dalam agama. Manfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk beribadah karena sesungguhnya hidup di dunia hanha sementara.

    ReplyDelete
  92. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    pada elegi ini saya merasa tertarik dengan poin "Tidak menyia-nyiakam waktunya untuk hal yang tidak bermanfaat" terkadang kita lalai ketika mendapatkan nikmat sehat dan waktu luang yang tanpa sadar kita gunakan untuk hal yang tidak bermanfaat dan kadang menjauhkan diri kita dari Allah. Menjaga waktu kita untuk selalu melakukan hal yang bermanfaat diharapkan mampu menjauhkan kita dari hal-hal yang dilarang dalam agama. Manfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk beribadah karena sesungguhnya hidup di dunia hanha sementara.

    ReplyDelete
  93. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Setelah sepuluh amalan untuk menggapai syurga yang telah disampaikan sebelumnya berikut duabelas amalan selanjutnya. Yaitu: tidak membongkar aib orang beriman selalu mulai dengan salam, selalu belajar dan bertanya tetang sesuatu yang tidak diketahui, melakukan amal makruf nahi munkar, tidak marah kecuali karena Allah, tidak menyia-nyiakan waktu untuk sesuatu yang tidak bermanfaat, melakukan sholat malam, menjadi teladan akhlak yang terpuji di manapun, menghadiri majelis zikir dan majelis husainiayah, memelihara pandangan dari apa yang diharamkan oleh Allah, memiliki kecemburuan pada agamanya dan sterinya, dan bagi perempuan memakai hijab secara sempurna.

    ReplyDelete
  94. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Saat ini menggunjing adalah hal yang biasa di masyarakat. Tentunya ini adalah pandangan yang salah dan harus diluruskan. Banyak masyarakat tidak menyadari bahwa ia sedang menggunjing. Bahkan ketika mereka sadar pun mereka tetap asik melanjutkannya. Hingga di televisi atau media komunikasi elektronik yang lainnya menayangkan acara khusus untuk menggunjing orang lain. Marilah kita menghentikan kebiasaan menggunjing ini agar tidak mendarah daging dan menurun pada anak cucu kita. Semoga kita diampuni dari segala dosa yang kita sengaja maupun tidak disengaja. Aamiin.

    ReplyDelete