Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 23: Menggapai Cinta Ilahi




Oleh Marsigit

Cantraka:

Wahai ...bagawat...

Bagawat Gugah:
Sebentar...Cantraka. Mari kita berdoa dulu sebelum memulai segala sesuatu. Ilaa Hadlratin Nabiyyil Musthafaa Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallama wa Shahbihi Ajma’iina syai-un Lillaahi Lahumul Faatihah. Bismillaahirrahmaanirrahim. Alhamdu Lillaahi Rabbil Alamiin. Arrahmaaniraahim. Maaliki Yaumiddiin. Iyyaaka Na’budu wa Iyyaaka Nasta’iin. Ihdinash Shiraathal Mustaqiim. Shiraathal Ladziina An’amta ‘Alaihim Ghairil Maghdluubi ‘Alaihim Walazhzhaaalliin. Amin. Baiklah Cantraka mau tanya apa?

Cantraka:
:-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-)........:-( :-( :-( :-( :-( :- ( : -( :-(
:-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-)........:-( :-( :-( :-( :-( :- ( : -( :-(
........????????.........??????????........????????.......???????

Bagawat Gugah:
Hai Cantraka diajak bicara sama orang tua kok menyepelekan?

Cantraka:
Oh...maaf Bagawat...saya masih tertegun dengan doa Al Faatihah tadi. Entah kenapa tahu-tahu pikiranku menerawang jauh...jauh tak terhingga. Sedangkan aku merasakan hatiku bergetar sangat kencang. Oh Bagawat aku tidak tahu mengapa pada kali ini, doamu betul-betul berpengaruh. Apakah ini ada hubungannya dengan julukanku sebagai Bagawat Gugah? Aku merasakan doamu yang saat khusuk dan ikhlas. Aku merasakan bukan sembarang seorang Bagawat yang berdoa. Oh maaf Bagawat, aku ingin menangis. Bolehkah engkau ijinkan aku untuk menangis terlebih dulu. Ya Allah..ya Robbi..Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat.

Bagawat Gugah:
Sudahlah Cantraka bangunlah...bangunlah.

Cantraka:
Ya Allah...aku masih ingin menangis. Belum pernah hatiku seharu ini. Tidak hanya hatiku, sedangkan badankupun ikut bergetar. Ihih...hih...hih...hih. Ihih...hih...hih...hih...

Bagawat Gugah:
Kalau begitu teruskanlah tangisanmu, saya akan sabar menungguimu.

Cantraka:
Ihih...hih...hih...hih. Ihih...hih...hih...hih... Oh Bagawat terus saya bagaimana?

Bagawat Gugah:
Jika engkau sudah tenang coba sampaikan apa isi hatimu kepadaku?

Cantraka:
Aku merasakan Bagawat sekarang lain dengan Bagawat dulu. Kenapa doamu begitu manjur? Setelah mendengarkan doa Al Faatihahmu, saya seakan merasa begitu dekat dengan Allah SWT. Begitu dekatnya dihampiran Allah SWT sehingga diriku seakan tidak mau lagi yang lain-lain. Aku merasakan Allah SWT begitusangat mencintaiku. Aku pun rasanya tidak mau diganggu dan tidak mau menerima panggilanmu. Biarkan aku di sini saja, di sisi Allah SWT. Aku enggan yang lain-lain.

Bagawat Gugah:
Jikalau benar apa yang engkau rasakan maka itulah sebenar-benar Cinta Allah SWT kepadamu. Jangankan engkau bisa merasakan, bagi yang tidak bisa merasakan saja, Allah SWT itu betul-betul sangat menyayanginya. Sesungguhnya Allah itu Maha mencintai umatnya.

Cantraka:
Jikalau Allah SWT mencintaiku, apakah aku bisa mencintai Nya?

Bagawat Gugah:
Sesungguhnya Cinta seorang hamaba kepada Allah Aza wa Jalla itu merupakan puncak dari segala puncaknya segala menusia dengan berbagai macam dimensinya. Kerinduanmu kepada Allah SWT adalah dalam rangka cintamu kepada Nya. Taubatmu kepada Allah adalah dalam rangka Cintamu kepada Nya. Sabar dan ikhlasmu kepada Allah juga dalam rangkan Cintamu kepada Nya. Maka sebenar-benar Cintamu kepada Allah itu adalah sekaligus awal dan akhir dari pengamalan Agamamu. Maka Cintamu kepada Allah hendaknya meliputi seluruh jiwa dan ragamu. Dialah yang engkau rindukan dan engkau Cintai secara absolut. Allah...Arrahmaaniraahim...Dia Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dan ketahuilah bahwa orang-orang yang beriman itu sangatlah berat kecintaannya kepada Allah.

Cantraka:
Maaf Sang Bagawat aku mohon janganlah hentikan nasehat-nasehatmu itu, tetapi tolong biarkan juga aku mendengarkan semua nasehatmu itu sambil menangis.

Bagawat Gugah:
Oh silahkan teruskanlah menangis Cantraka. Ketahuilah bahwa salah satu manfaat tangisanmu itu adalah mengubah batu hatimu menjadi salju dalam hatimu. Maka tiadalah orang mampu menangis jikalau hatinya sudah membatu. Dan sesungguhnya kepada orang-orang yang beriman dan beramal solehlah Allah menanamkan benih-benih cinta ke dalam hatinya. Dan jikalau engkau mencintai sesuatu hal melebihi Cintamu kepada Nya maka Allah tidak akan memberikan hidayah Nya kepada orang itu. Maka belumlah engkau disebut beriman jika engkau belum mencintai Allah dan Rasul Nya di atas segala-galanya.

Cantraka:
Ternyata aku sedang dan telah membuktikan bahwa pikiranku itu tidaklah sepenuhnya mampu memikirkan Cintaku kepada Allah. Ya Allah ampunilah diriku itu. Bolehlah aku tetap mencintai MU. Dantunjukilah jalanku sebagaimana orang-orang pendahulu kami agar aku mampu mencintai Mu ya Allah.

Bagawat Gugah:
Kasih sayang Allah itu meliputi segala yang ada dan yang mungkin ada. Maka mohonlah kepada Tuhan Mu dengan kasih sayangmu atas kasih sayang Nya yang meliputi segala sesuatu. Maka Tuhan itu Maha Pengasih lagi Pemurah dengan kesabaran Nya. Bukankah Allah selalu memanggilmu “Ya ibadi—Wahai hamba-hamba Ku” baik engkau mencintai maupun tidak mencintai Nya. Maka sebenar-banar Cinta adalah inti beragamamu. Cintailah Allah karena nikmat yang telah dianugerahkan kepadamu. Cintilah Allah karena Dialah yang Maha Wujud. Dialah sebenar-benarnya Wujud itu, sedangkan diriku dan dirimu itu hanyalah sipencari bentuk itu sendiri. Maka Cintailah isterimu karena cintamu kepada Allah.

Cantraka:
Apakah jaminannya seseorang yang telah mencintai Tuhan Nya?

Bagawat:
Orang yang belum mencintai Tuhan Nya maka dialah orang yang susah dan dilanda kesedihan, yaitu orang yang masih memperhitungkan dan mempertanyakan seberapa Cinta Tuhan Nya terhadapnya. Jika engkau belum mencintai Tuhan Mu janga harap engkau bisa bertemu Tuhan Mu, ketahuilah bahwa bertemu dengan Tuhan itu adalah kenikmatan yang paling tinggi tiada tolok bandingannya, karena Tuhan memiliki seluruh sifat keindahan dalam segala tingkatannya yang sempurna. Maka jikalau seseorang telah merasakan nikmatnya bertemu dengan Allah, maka cintanya kepada Nya akan selalu ditambah-tambahkan. Agar engkau mampu mencintal Allah dan dicintai Allah maka berusahalah agar engkau menjadi kekasih Nya. Itulah sebenar-benar perjuangan umat manusia yaitu bagaimana agar bisa menjadi kekasih Allah SWT. Amin.

39 comments:

  1. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Salah satu ciri orang mencintai adalah selalu menyebut apa yang dicintainya, maka orang yang mencintai Allah SWT akan senantiasa berzikir dan mengingat Allah SWT. Namun cinta yang sejati adalah cinta dengan keikhlasan atau cinta tanpa tujuan, karena cinta dengan tujuan akan sirna ketika tujuan dari mencintai tidak didapatkan.

    ReplyDelete
  2. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Al Fatihah saja bisa membuat hati orang bergetar. Apalagi dengan ayat suci yang lain? Sungguh Al Quran itu benar diturunkan Allah kepada kita. Karena indahnya bacaan dan makna dari itu semua, kita semua punya pedoman dalam hidup di dunia ini. Seseorang yang bergetar apalagi menangis ketika mendengarkan ataupun melantunkan ayat suci Al Quran, pastilah ia merasakan rindu dengan Allah sang Penciptanya. Berarti hati kita masih hidup dan masih peka. Karena kita senantiasa mengingat Nya.

    ReplyDelete
  3. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Kiat-kiat agar dapat menggapai Cinta Allah swt diantaranya senantiasa melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Shalat, dzikir, sedekah, saling membantu antar sesame manusia, berbuat baik, senantiasa menghadirkan Allah dalam setiap shalat dan doa. Dan tentu saja ikhlas dalam menjalan aktivitas sebagai kalifah di bumi. Merasa selalu diawasi oleh Allah dalam segala aktifitas. Sehingga manusia enggan untuk melakukan perbuatan yang melanggar ajaran dan tuntunan Allah swt. Berusaha mencintai dan berjuang menggapai Cinta Ilahi. Semoga menjadi insan yang dapat mencintai dan dicintai Allah swt dan menjadi salah satu kekasih-Nya. Amin

    ReplyDelete
  4. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017

    Hikmah yang bisa diambil dari tulisan ini bahwasanya hidayah kepada seseorang itu dapat datang kapan saja jika Allah menghendaki. Seperti yaang terjadi pada cantraka, seketika menyadari bahwa cinta Allah SWT kepadanya sangat besar. Sebuah nikmat yang tiada tara ketika kita merasakan bahwa segala sesuatu yang kita miliki di dunia ini adalah nikmat dan wujud kasih sayang dari-Nya. Semoga kita semua tergolong ke dalam hamba yang selalu bersyukur. Aamiin allahumma aamiin.

    ReplyDelete
  5. Jika kita dengan sungguh-sungguh menghayati makna dari ayat-ayat yang Allah turunkan, maka mana mungkin hati ini akan berkutik dengan maknanya, Allah yang telah menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya bagaimana mungkin seorang manusia bisa tidak mencintai penciptanya, Allah SWT. sebagai wujud cinta untuk menunjukkan rasa cinta tersebut sesungguhnya Allah telah menurunkan Al-Quran sebagai petunjuk untuk mengungkapkan kecintaan kita pada Sang Pencipta.


    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  6. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Mencintai Allah adalah hal mutlak yang harus dilakukan oleh setiap muslim. Sebagai seorang muslim kita harus meletakkan cinta Allah di atas cinta yang lainnya. Kita harus mencintai apa yang ada dan yang mungkin ada karena kita cinta kepada Allah. Salah satu wujud cinta kita kepada Allah adalah kita selalu merindukan, mengingat dan menyebut namanya. Hal itu dilakukan melalui alunan dzikir yang senangtiasa kita panjatkan kepadaNya. Dengan kita selalu mengingatNya maka disetiap langkah kehidupan ini kita akan selalu melibatkanNya. Dan dengan melibatkan Allah disetiap langkah kita, kita berharap agar Allah selalu melindungi dan merihai setiap keputusan dan perbuatan yang kita lakukan. Terimakasih

    ReplyDelete
  7. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Saya pernah mendengar pernyataan, bagaimana kamu yakin bahwa kamu mencintai dia? Jawaban yang diberikan adalah dengan membuktikan. Sama halnya dengan cinta seorang hamba kepada Tuhan, apabila dia mencintai Tuhan, maka dia pasti akan membuktikannya. Caranya adalah dengan melakukan perintah Tuhan dan menjauhi larangan-Nya, saat seorang manusia dapat menggapai cinta kepada Tuhan maka dia akan melakukan segala kehidupan di dunia ini hanya untuk mendapatkan Ridho-Nya, sehingga dia tidak akan berbuat hal-hal yang menjadi larangan Tuhan, bahkan mendekati hal yang dibenci oleh Tuhan dia juga tidak akan mau.

    ReplyDelete
  8. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Sudah seyogyanya manusia tau dan sadar akan keberadaan nya di alam dunia ini. Bukan mencari alasan tertentu guna menghindar dari hakekat yang melekat pada diri manusia bahwa di dunia ada Sang Maha Kuasa yang menciptakan semua yang ada dan yang mungkin ada. Allah SWT senantiasa mencintai manusia walaupun ia tidak beribadah, tidak bertaqwa, tidak melaksanakan aturaNya, bahkan ketika ia menyekutukanNya. Apakah semua itu masih membuat manusia bisa berlaku sombong dengan tidak mencintai sang ilahi. Karena jika manusia tidak berusaha mencintai sang ilahi maka manusia tidak akan mengetahui sifat-sifat dan keindahan yang ada di alam semesta. Dan kehidupan yang ada di dunia ini adalah hanya bersifat sementara dan fana.

    ReplyDelete
  9. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Hidup kita di dunia ini tidaklah lain hanya untuk beribadah kepada Alloh SWT, sang khaliq yang menciptakan segala makhluk di dunia ini dari yang terlihat besar sekali hingga yang tak terlihat karena terlalu kecil maupun ghaib. Dalam melakukan ibadah, agar ibadah itu lancar, maka kita diberikan tugas pula untuk selalu mematuhi apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang menjadi laranganNya. Siapa golongan orang muslim tak kenal dengan Nabi Muhammad SAW dimana Bliau merupakan suri tauladan yang baik bagi semua makhluk di dunia ini. Bliau selalu melakukan apa yang diperintahkanNya dan menajuhi apa yang menjadi laranganNya. Oleh karena itu, Cinta Illahi kepadanya begitu dalam. Sehingga dalam al-qur’an, Alloh SWT memerintahkan kita semua untuk senantiasa mengirimkan sholawat kepada Bliau. Maka, jika kita semua ingin menggapai cinta Illahi, maka senantiasa kita semua melakukan apa yang daya sebutkan di atas. Semoga kita selalu menjadi manusia yang istiqomah dalam melakukan semua itu. Aaamiiin
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  10. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Nikmat yang sangat luar biasa itu adalah ketika kita dapat bertemu dengan Allah SWT. Rasa cinta kita kepada manusia, keluarga, teman, saudara, atau kepada benda yang kita miliki tidak boleh terlalu berlebihan dan tidak boleh melebihi rasa cinta kita kepada Allah SWT. Karena semua yang ada di dunia ini adalah milik Allah SWT dan akan kembali pada-Nya. Oleh karena itu cintailah apa yang kita cintai dengan didasarkan atas cinta kepada Allah. Orang yang belum bisa mencintai Allah maka ia akan merasakan kesusahan dan kesedihan.

    ReplyDelete
  11. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Orang paling bahagia adalah orang yang menjadi kekasih Allah. Karena, cinta kepada Allah adalah kasih paling sejati di dunia. Jika kita memiliki kasih ini kita dapat merasa luar biasa dalam hidup kita.
    Seseorang yang menjadi kekasih Allah adalah karunia yang luar biasa dan sangat besar. Amal saleh adalah fondasi utama yang akan membuat kita kekasih Allah. Tuhan selalu mencintai makhluk meskipun kita sering mengabaikan perintah-perintah. Kasih Allah kepada makhluk termasuk segala sesuatu yang ada dan mungkin ada.
    Jika kita belum bisa mencintai Allah diatas segalanya maka kita masih terpengaruh dengan segala hal duniawi sehingga keikhlasan beribadah belum bisa kita capai.

    ReplyDelete
  12. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    P. Mat A S2 UNY

    Untuk menggapai cinta ilahi adalah dengan selalu menyebut Asma Allah setiap saat, rajin beribdah, dan berbuat kebaikan. Bukan karena Allah butuh untuk kita cintai, namun kita yang butuh cinta Allah untuk kehidupan kelak di akhirat. Sebagai seorang hamba, hendaknya kita selalu beribadah dengan niat yang tulus, jernih hati dan pikiran, dan ikhtiyar yang sungguh-sungguh.

    ReplyDelete
  13. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. kasih sayang Allah kepada hambanya begitu besar, namun seringkali sang hamba tidak menyadarinya. Beruntunglah orang-orang yang mempu merasakan dan mensyukurinya. Beribadah, senantiasa bersyukur dan beramal shaleh merupakan salah satu cara untuk membalas kasih sayang yang telah Allah berikan kepada manusia. Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang bersyukur dan diberi petunjuk jalan yang lurus, aamiin

    ReplyDelete
  14. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Sebenar-benarnya cinta adalah cinta kepada sang Pencipta. Pencipta kita adalah Tuhan YME atau dalam agama kita Allah SWT. Cinta kepada Allah SWT bisa kita namakan dengan cinta Ilahi. Cinta Ilahi berbeda dengan cinta yang biasa kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Cinta Illahi merupakan cinta hakiki. ikhlas dalam menjalankan perintahNya, ikhlas menjauhi larangan-Nya, sabar dalam menghadapi cobaanNya, memohon pertolonganNya. Itu semua adalah contoh rasa cinta kita kepadaNya.

    ReplyDelete
  15. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Sebaik-baik cinta manusia adalah cintanya kepada Illahi. Cinta yang tulus suci dan ikhlas yang diwujudkan dengan kebaikan dan kebermanfaatan dalam hidup. Berbeda dengan cinta manusia kepada manusia yang terkadang bertepuk sebelah tangan, Allah sudah menjanjikan dan janji Allah itu pasti bahwa ketika kita mencintai Allah, maka Allah akan mencintai kita lebih dari yang kita lakukan. Cinta kepada-Nya akan menumbuhkan cinta-cinta yang lain, yang akan membawa kebaikan. Maka dari itu, tak ada yang perlu kita ragukan, semua sudah jelas tinggal bagaimana kita memantapkan hati untuk memposisikan cinta kita kepada Allah diatas cinta yang lain. Lantas bagaimana mewujudkan cinta kepada Allah? Yakni dengan senantiasa berdoa dan berdzikir, menjalan segala apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarang. Semoga kita mampu menjadi golongan yang mencintai dan dicintai Allah. Aamiin.

    ReplyDelete
  16. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Dalam berfilsafat, sesungguhnya kita melakukan kegiatan olah pikir. Kita merefleksikan segala yang ada di pikiran kita melaui ucapan atau tulisan. Sehingga bahasa kita juga merupakan filsafat. Adakalanya seseorang sangat tertarik memikirkan berbagai hal sampai-sampai ia ingin tahu sesuatu yang tida patut atau tidak mampu ia pahami atau ketahui. Jika seseorang merasa sombong dan merasa mampu mengetahuinya maka ia akan terus melakukan olah pikir. Apabila olah pikir ini tidak dilandasi oleh hati yang teguh, maka akan jadi kekacauan pikir. Yaitu dimana seseorang menjadi meragukan segala hal. Namun, sekacau-kacaunya olah pikir kita masih bisa mengatasinya asalkan tidak mengalami kacau hati, karena apabila hati kita kacau hilanglah keimanan kita dan kita bisa termakan oleh hawa nafsu kita.

    ReplyDelete

  17. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Setelah membaca artikel di atas, saya menyadari bahwa cinta yang tulus itu sangat menenangkan. Terlebih bahwa cinta itu adalah cinta kepada Allah. Cinta yang tulus yang semakin bertambah pada setiap tetes air mata kita saat berdoa kepada Allah. Cinta tulus yang membuat kita semakin mendekat kepada-Nya. Bagaimana kita bisa menjadi seseorang seperti itu? Salah satu caranya adalah dengan kita selalu membuat Allah mencintai kita, karena sesungguhnya Allah itu maha penguasa hati kita.

    ReplyDelete
  18. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Bismillah, cinta ilahi adalah cinta yang hakiki, tingkatan paling tinggi dari segala cinta. Jika kita sudah cinta kepada Allah, maka segala pertimbangan pikiran, tindakan didasarkan pada ridha Allah. Misal ketika tiba waktu solat, jika cinta kita kepada Allah sudah tergapai, maka dengan bergegas kita akan memenuhi panggilannya, melaksanakan perintahnya. Itulah bukti cinta yang sesungguhnya.

    ReplyDelete
  19. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Menggapai cinta ilahi harus didasari rasa ikhlas dan tulus dalam hati, tanpa itu maka sesungguhnya kita belum menggapai cinta ilahi. Ikhlas dalam doa, meminta ksihsayang Allah,meminta petunjuk. Beribadah dengan khusyuk dan semata-mata niat mengharapkan ridha Allah Swt. Rintangan dalam menggapainya tentulah banyak, tetapi asal kita yakin, ikhlas, dan selalu berdoa kepada-Nya, maka Allah akan menguatkan kita.

    ReplyDelete
  20. Latifah Fitriasari
    PM C

    Apabila Nabi SAW saja memohon kepada Allah untuk dapat mencintai-Nya, maka sebagai umatnya kita tentu harus berupaya lebih serius dan optimal dalam meraih cinta-Nya karena cinta Ilahi merupakan sumber energi dan inspirasi untuk meraih kemuliaan dan kedekatan diri dengan-Nya. Jika kita sudah mengenali diri kita berarti kita sudah mengenal Allah. Cinta seorang hamba kepada Allah dapat dibuktikan dengan kita melakukan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-larangan Allah. Orang yang paling bahagia di dunia ini jika ia telah menjadi kekasih Allah.

    ReplyDelete
  21. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs PMC

    Ketika kita tidak mampu menangis karena Allah SWT mala kita harus bertanya pada hati kita, apa yang salah dengan hati kita, apa yang salah dengan ibadah kita. Karena sesungguhnya ketika kita mampu menangis ketika mengingat Allah SWT, merasa rindu kepada Allah SWT kita akan menyadari dan merasakan bagaimana sebenarnya Allah begitu mencintai kita hamba Nya. Sebegitu besar cinta Allah SWT kepada ummat Nya sehingga ia senantiasa mengampuni dosa dan kesalahan ummat Nya.

    ReplyDelete
  22. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Kasih sayang Allah SWT meliputi segala yang ada dan yang mungkin ada. Cinta manusia kepada Allah SWT memberikan bekas kebaikan kepada manusia itu sendiri, baik dalam kehidupan di dunia maupun dalam kehidupan di akhirat kelak. Bentuk cinta kepada Allah SWT yang dapat kita lakukan diantaranya adalah melaksanakan apa yang diperintahkan-Nya dan menjauhi apa yang tidak disenangi-Nya. Dzikir dapat menumbuhkan cinta kepada Allah SWT, memahami isi-isi Al Qur’an, melatih diri untuk melaksanakan ketentuan syariat. Semua itu harus berangkat dari niat serta keikhlasan, semoga kita selalu ditunjukkan hidayah oleh Allah SWT.

    ReplyDelete
  23. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Menggapai cinta ilahi disini adalah menggapai ridho Allah, menggapai ridho Cara untuk menggapai cinta Ilahi adalah selalu berdoa dengan menyebut nama-NYA. Membaca Al-Qur’an, karena Al-Qur’an memuat semua kehidupan manusia. Al-quran merupakan pedoman hidup bagi manusia, dari apa yang boleh dilakukan, dan yang tidak boleh dilakukan, dari tata caranya, adat istiadatnya, dll. Oleh karena itu kita sebaiknya mengamalkan atau paling tidak berusaha untuk mengamalkan apa yang terkandung dalam Al-Qur’an, maka niscaya Allah akan cinta kepada kita.

    ReplyDelete
  24. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Seseorng yang telah merasa memiliki semua kebutuhan yang diperlukunnya terkadang hatinya masih merasa kosong. Hal ini kemungkinan dikarena dia tidak memiliki rasa ikhlas dalam berdoa. Sehingga dai lebih mencintai dunia dari pada mencintai Tuhannya yang telah memberikan segala nikmat tersebut. Semoga kita terhindar dari perbuatan yang lalai untuk ikhlas dalam berdoa.

    ReplyDelete
  25. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Alfatihah merupakan surat pembuka dalam al-Quran. Saat kita memiliki hajat atau hendak melakukan sesuatu hendaklah kita memohon perlindungan kepada allah dengan melafalkan ummul kitab ini. Hal ini secara spiritual dikenal dengan tawassul. Tawassul ialah konsep tawakkal atau mewakilkan segala yang kita ikhtiarkan kepad Allah, maka sebenar-benar ikhtiar ialah dibarengi dengan doa dan tawakkal, Allahu a'lam

    ReplyDelete
  26. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Kadar kecintaan Allah kepad ciptaannya sebenarnya tidak akan mampu dihitung, bahkan dibayangkan saja tidak. Betapa tidak, contoh kecil ialah kita dapat bernafas, mampu berjalan, masih dapat melakukan hal yang kita inginkan dan sebagainya. hal tersebut merupakan karunia yang wajib kita syukuri. Sedangkan beberapa hamba menyatakan bahwa Allah tak lagi menyayanginya karena semua permintaannya tidak dikabulkan, mungkin pada saat itu ia tengah lupa bahwa Allah pasti akan mengabulkan semua doa kita, bukan dengan yang kita inginkan melainkan dengan yang kita butuhkan. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  27. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    PPs PMat C

    Cinta kepada Allah adalah cinta tertinggi, cinta sejati kita. Kita harus menyadari bahwa Allah sudah memberi kita segala sesuatu yang kita butuhkan. Jadi, menempatkan semua hal yang kita cintai hanya untuk Allah. Jika kita dapat menempatkan cinta tertinggi kita kepada Allah, itu berarti bahwa kita memiliki iman kepada Allah

    ReplyDelete
  28. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Jika seseorang telah merasakan nikmatnya berinteraksi (beribadah) kepada Allah, maka cinta mereka akan selalu ditambahkan dan menambahkan. Anda mungkin bisa mencintai Allah dan dicintai oleh Allah sehingga Anda akan menjadi kekasihnya. Kebenaran itu adalah perjuangan umat manusia bagaimana menjadi kekasih Allah. karena sebagai ciptaan tuhan, kita harus melakukan segala sesuatu karena Allah untuk mengungkapkan bahwa kita adalah hamba-Nya.

    ReplyDelete
  29. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Cinta kepada Allah SWT adalah cinta yang teratas daripada cinta-cinta yang lain. Cinta kita kepada Allah SWT dapat kita tunjukkan melalui amal ibadah yang kita lakukan, bertindak hanya atas namaNya, tidak akan melakuan apapun yang bukan menjadi perintahNya.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  30. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Setiap makhluk di muka bumi ini ingin mencapai cinta Allah. Hal ini membutuhkan usaha, tidak hanya dengan mengucapkan "Aku cinta Allah" tanpa menjalani dan menerima segala ujian dari-Nya sebagai bukti ketulusan cinta kita. Rasa cinta kita kepada manusia, keluarga, teman, saudara, atau kepada benda yang kita miliki tidak boleh terlalu berlebihan dan tidak boleh melebihi rasa cinta kita kepada Allah SWT.
    Cinta Ilahi adalah cinta yang paling tinggi dan sejati. Mencintai sang Pencipta adalah kewajiban dan karakter dari orang yang taat dan beriman. Semoga kita dapat mengerti mengenai cinta sejati dan menjadi orang yang selalu dicintai dan di rahmati Allah.

    ReplyDelete
  31. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.mat B

    Tidak diragukan lagi bahwa Allah maha pengasih dan penyayang. buktinya adalah Allah selalu menginginkan agar kita bertaubat. seburuk apapun perbuatan kita, bahkan fir'aun yang mengaku-ngaku Tuhan, tetap diinginkan Allah agar bertaubat dengan memerintahkan Nabi Musa AS untuk mendakwahinya. Sesungguhnya setiap manusia itu diberikan sinyal hidayah oleh Allah. namun apakah manusia tersebut mau menangkap hidayah tersebut atau tidak. dan kita semua memiliki potensi untuk bisa mendapatkan CInta dan kasih sayang Allah. marilah kita persiapkan diri kita sebaik-baiknya agar disaat nafas kita telah berhenti, yang kita peroleh adalah ridho-Nya, bukan murka-Nya. aamiin

    ReplyDelete
  32. Assalamualaikum Wr. Wb. Cinta ilahi adalah cinta yang paripurna. Ia adalah hidayah yang turun untuk menyelimuti hati dan pikiran manusia. Mudah untuk mengatakannya namun sulit untuk menggapainya. Di setiap jalan terdapat halangrintang yang menguras kesabaran dan tenaga. Untuk menggapainya, Allah telah menuntun kita dengan Islam melalui Al-Quran dan As-Sunnah. Semua itu wajib kita pelajari dengan penuh ikhlas dan sabar, ikhtiar dan tawakkal. Hany cukup dengan menjauhi segala larangannya dan mematuhi segala perintahnya adalah rumus untuk mencapai cinta Ilahi. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.

    ReplyDelete
  33. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Sebagai sosok hamba yang beriman, tentulah kita harus mencintai Allah Maha Pencipta. Sebagai mana Allah telah memberikan begitu banyak kenikmatan pada kita, senantiasa melindungi kita. Cinta kepada Allah lah yang harus kita utamakan dan nomor satukan, diatas kecintaan kita pada hal lain. Allah tempat kita memohon dan berharap. Senantiasa bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan adalah bagaimana wujud kita mencintai Allah.

    ReplyDelete
  34. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    seseorang dalam hal mencintai, pasti dia ingin cintanya terbalaskan. begitu pula cinta seorang hamba kepada Allah pasti menginginkan cinta dari Allah. jika kita mencintai, kita pasti akan melakukan apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarang. salah satu cara untuk menggapai cinta ilahi adalah dengan berdo'a, meminta pertolongan hanya kepada Allah, selalu taqwa kepada Allah SWT, dan selalu bersyukur

    ReplyDelete
  35. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Alah selalu mencintai umat-Nya, mencintai umat yang mencintai-Nya maupun umat yang tidak mencintai-Nya. Nikmat dan karuni-Nya diberikan kepada seluruh umat tanpa terkecuali. Puncak tertinggi keimanan kita adalah ketika kita mampu mencintai Allah melebihi segalanya. Ketika keimanan kita berada di puncak, akan terasa ketenangan jiwa dan kejernihan pikiran. Namun sebaliknya, apabila kita jauh dari Allah maka akan terasa gersang dan gundah dalam hati dan pikiran terasa kalut yang menyebabkan sulitnya segala kebaikan diterima oleh pikiran dan hati.

    ReplyDelete
  36. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Sering saya berpikir, siapalah saya sehingga Tuhan menyayangi saya? Saya sering berbuat dosa, tetapi, mengapa Ia tetap menyayangi saya? Memang siapalah manusia bisa memahami Tuhan. Selamanya kasih sayang itu akan menjadi misteri. Saya akan mencintai Tuhan sebagai rasa syukur saya. Sayangnya rasa cinta dan kasih sayang saya tak kan bisa menandingi cinta TUhan yang sangat melimpah untuk saya. Bersyukur tak hentilah yang bisa saya lakukan.

    ReplyDelete
  37. Pratama Wahyu Purnama
    17709251033

    Ketika kita seakan merasa begitu dekat dengan Allah SWT. Begitu dekatnya dihampiran Allah SWT sehingga diri kita seakan tidak mau lagi yang lain-lain. Kita merasakan Allah SWT begitu sangat mencintai dan menyayangi kita. Kita juga rasanya tidak mau diganggu. Itulah sebenar-benar Cinta Allah SWT kepada kita. Kita akan mendapatkan cinta-Nya ketika kita cinta kepada-Nya.

    ReplyDelete
  38. Pratama Wahyu
    17709251033


    Ilmu yang didapat dari elegi diatas , Sesungguhnya Cinta seorang hamaba kepada Allah Aza wa Jalla itu merupakan puncak dari segala puncaknya segala menusia dengan berbagai macam dimensinya. Kerinduan kita kepada Allah SWT adalah dalam rangka cinta kita kepada Nya. Taubat, sabar dan ikhlas kepada Allah adalah dalam rangka Cinta kita kepada Allah. Cinta kita kepada Allah hendaknya meliputi seluruh jiwa dan raga kita. Dialah yang seharusnya kita rindukan dan Cintai secara absolut. Allah...Arrahmaaniraahim...Dia Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dan ketahuilah bahwa orang-orang yang beriman itu sangatlah berat kecintaannya kepada Allah.

    ReplyDelete
  39. Sungguh merugi ketika kita tidak mencintai Allah. Orang yang belum mencintai Tuhan Nya maka dialah orang yang susah dan dilanda kesedihan, yaitu orang yang masih memperhitungkan dan mempertanyakan seberapa Cinta Tuhan Nya terhadapnya. Jika engkau belum mencintai Tuhan Mu janga harap engkau bisa bertemu Tuhan Mu, ketahuilah bahwa bertemu dengan Tuhan itu adalah kenikmatan yang paling tinggi tiada tolok bandingannya, karena Tuhan memiliki seluruh sifat keindahan dalam segala tingkatannya yang sempurna. Maka jikalau seseorang telah merasakan nikmatnya bertemu dengan Allah, maka cintanya kepada Nya akan selalu ditambah-tambahkan. Agar engkau mampu mencintal Allah dan dicintai Allah maka berusahalah agar engkau menjadi kekasih Nya. Itulah sebenar-benar perjuangan umat manusia yaitu bagaimana agar bisa menjadi kekasih Allah SWT. Amin.

    Pratama Wahyu Purnama
    17709251033

    ReplyDelete