Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 23: Menggapai Cinta Ilahi




Oleh Marsigit

Cantraka:

Wahai ...bagawat...

Bagawat Gugah:
Sebentar...Cantraka. Mari kita berdoa dulu sebelum memulai segala sesuatu. Ilaa Hadlratin Nabiyyil Musthafaa Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallama wa Shahbihi Ajma’iina syai-un Lillaahi Lahumul Faatihah. Bismillaahirrahmaanirrahim. Alhamdu Lillaahi Rabbil Alamiin. Arrahmaaniraahim. Maaliki Yaumiddiin. Iyyaaka Na’budu wa Iyyaaka Nasta’iin. Ihdinash Shiraathal Mustaqiim. Shiraathal Ladziina An’amta ‘Alaihim Ghairil Maghdluubi ‘Alaihim Walazhzhaaalliin. Amin. Baiklah Cantraka mau tanya apa?

Cantraka:
:-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-)........:-( :-( :-( :-( :-( :- ( : -( :-(
:-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-)........:-( :-( :-( :-( :-( :- ( : -( :-(
........????????.........??????????........????????.......???????

Bagawat Gugah:
Hai Cantraka diajak bicara sama orang tua kok menyepelekan?

Cantraka:
Oh...maaf Bagawat...saya masih tertegun dengan doa Al Faatihah tadi. Entah kenapa tahu-tahu pikiranku menerawang jauh...jauh tak terhingga. Sedangkan aku merasakan hatiku bergetar sangat kencang. Oh Bagawat aku tidak tahu mengapa pada kali ini, doamu betul-betul berpengaruh. Apakah ini ada hubungannya dengan julukanku sebagai Bagawat Gugah? Aku merasakan doamu yang saat khusuk dan ikhlas. Aku merasakan bukan sembarang seorang Bagawat yang berdoa. Oh maaf Bagawat, aku ingin menangis. Bolehkah engkau ijinkan aku untuk menangis terlebih dulu. Ya Allah..ya Robbi..Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat.

Bagawat Gugah:
Sudahlah Cantraka bangunlah...bangunlah.

Cantraka:
Ya Allah...aku masih ingin menangis. Belum pernah hatiku seharu ini. Tidak hanya hatiku, sedangkan badankupun ikut bergetar. Ihih...hih...hih...hih. Ihih...hih...hih...hih...

Bagawat Gugah:
Kalau begitu teruskanlah tangisanmu, saya akan sabar menungguimu.

Cantraka:
Ihih...hih...hih...hih. Ihih...hih...hih...hih... Oh Bagawat terus saya bagaimana?

Bagawat Gugah:
Jika engkau sudah tenang coba sampaikan apa isi hatimu kepadaku?

Cantraka:
Aku merasakan Bagawat sekarang lain dengan Bagawat dulu. Kenapa doamu begitu manjur? Setelah mendengarkan doa Al Faatihahmu, saya seakan merasa begitu dekat dengan Allah SWT. Begitu dekatnya dihampiran Allah SWT sehingga diriku seakan tidak mau lagi yang lain-lain. Aku merasakan Allah SWT begitusangat mencintaiku. Aku pun rasanya tidak mau diganggu dan tidak mau menerima panggilanmu. Biarkan aku di sini saja, di sisi Allah SWT. Aku enggan yang lain-lain.

Bagawat Gugah:
Jikalau benar apa yang engkau rasakan maka itulah sebenar-benar Cinta Allah SWT kepadamu. Jangankan engkau bisa merasakan, bagi yang tidak bisa merasakan saja, Allah SWT itu betul-betul sangat menyayanginya. Sesungguhnya Allah itu Maha mencintai umatnya.

Cantraka:
Jikalau Allah SWT mencintaiku, apakah aku bisa mencintai Nya?

Bagawat Gugah:
Sesungguhnya Cinta seorang hamaba kepada Allah Aza wa Jalla itu merupakan puncak dari segala puncaknya segala menusia dengan berbagai macam dimensinya. Kerinduanmu kepada Allah SWT adalah dalam rangka cintamu kepada Nya. Taubatmu kepada Allah adalah dalam rangka Cintamu kepada Nya. Sabar dan ikhlasmu kepada Allah juga dalam rangkan Cintamu kepada Nya. Maka sebenar-benar Cintamu kepada Allah itu adalah sekaligus awal dan akhir dari pengamalan Agamamu. Maka Cintamu kepada Allah hendaknya meliputi seluruh jiwa dan ragamu. Dialah yang engkau rindukan dan engkau Cintai secara absolut. Allah...Arrahmaaniraahim...Dia Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dan ketahuilah bahwa orang-orang yang beriman itu sangatlah berat kecintaannya kepada Allah.

Cantraka:
Maaf Sang Bagawat aku mohon janganlah hentikan nasehat-nasehatmu itu, tetapi tolong biarkan juga aku mendengarkan semua nasehatmu itu sambil menangis.

Bagawat Gugah:
Oh silahkan teruskanlah menangis Cantraka. Ketahuilah bahwa salah satu manfaat tangisanmu itu adalah mengubah batu hatimu menjadi salju dalam hatimu. Maka tiadalah orang mampu menangis jikalau hatinya sudah membatu. Dan sesungguhnya kepada orang-orang yang beriman dan beramal solehlah Allah menanamkan benih-benih cinta ke dalam hatinya. Dan jikalau engkau mencintai sesuatu hal melebihi Cintamu kepada Nya maka Allah tidak akan memberikan hidayah Nya kepada orang itu. Maka belumlah engkau disebut beriman jika engkau belum mencintai Allah dan Rasul Nya di atas segala-galanya.

Cantraka:
Ternyata aku sedang dan telah membuktikan bahwa pikiranku itu tidaklah sepenuhnya mampu memikirkan Cintaku kepada Allah. Ya Allah ampunilah diriku itu. Bolehlah aku tetap mencintai MU. Dantunjukilah jalanku sebagaimana orang-orang pendahulu kami agar aku mampu mencintai Mu ya Allah.

Bagawat Gugah:
Kasih sayang Allah itu meliputi segala yang ada dan yang mungkin ada. Maka mohonlah kepada Tuhan Mu dengan kasih sayangmu atas kasih sayang Nya yang meliputi segala sesuatu. Maka Tuhan itu Maha Pengasih lagi Pemurah dengan kesabaran Nya. Bukankah Allah selalu memanggilmu “Ya ibadi—Wahai hamba-hamba Ku” baik engkau mencintai maupun tidak mencintai Nya. Maka sebenar-banar Cinta adalah inti beragamamu. Cintailah Allah karena nikmat yang telah dianugerahkan kepadamu. Cintilah Allah karena Dialah yang Maha Wujud. Dialah sebenar-benarnya Wujud itu, sedangkan diriku dan dirimu itu hanyalah sipencari bentuk itu sendiri. Maka Cintailah isterimu karena cintamu kepada Allah.

Cantraka:
Apakah jaminannya seseorang yang telah mencintai Tuhan Nya?

Bagawat:
Orang yang belum mencintai Tuhan Nya maka dialah orang yang susah dan dilanda kesedihan, yaitu orang yang masih memperhitungkan dan mempertanyakan seberapa Cinta Tuhan Nya terhadapnya. Jika engkau belum mencintai Tuhan Mu janga harap engkau bisa bertemu Tuhan Mu, ketahuilah bahwa bertemu dengan Tuhan itu adalah kenikmatan yang paling tinggi tiada tolok bandingannya, karena Tuhan memiliki seluruh sifat keindahan dalam segala tingkatannya yang sempurna. Maka jikalau seseorang telah merasakan nikmatnya bertemu dengan Allah, maka cintanya kepada Nya akan selalu ditambah-tambahkan. Agar engkau mampu mencintal Allah dan dicintai Allah maka berusahalah agar engkau menjadi kekasih Nya. Itulah sebenar-benar perjuangan umat manusia yaitu bagaimana agar bisa menjadi kekasih Allah SWT. Amin.

38 comments:

  1. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Bismillahirrahmanirrahim Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Alhamdulillahirabbilalamin Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam.

    ReplyDelete
  2. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Cinta yang hakiki cinta yang tidak akan pernah membuat sakit hati dan cinta yang selalu membawa ketenangan diri hanya cinta kepada Ilahi Rabbi. Mencari cinta Sang pemilik hati.

    ReplyDelete
  3. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Begitu banyak nikmat yang telah Allah berikan kepada hambanya disetiap detik hembusan nafas. Dengan seluruh kasih sayang yang telah Allah berikan harusnya manusia mensyukuri dalam setiap dzikir yang dipanjatkan.

    ReplyDelete
  4. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Beryukur tidak hanya diucapkan namun juga dituangkan dalam realitas kehidupan. Hati tetap terpaut kepada Allah dalam setiap keadaan, baik senang maupun susah.

    ReplyDelete
  5. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    doa adalah salah satu cara manusia berkomunikasi dengan Tuhannya. Maka ketika Allah memberikan ujian itu pertanda kita kurang berdoa sehingga Allah ingin kita segera berdoa untuk mendapatkan kedekatan terhadapNya.

    ReplyDelete
  6. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Masyaallah..begitu menyentuh hati sanubari setiap manusia. Sebenar-benar perjuangan umat manusia yaitu bagaimana agar bisa menjadi kekasih Allah SWT. Kalimat tersebut mengandung makna yang dalam, dimana kita harus senantiasa berusaha untuk menjadi kekasih Allah SWT, yang itu tidak mudah dilaksanakan. Maka jangan pernah putus untuk usaha dan berdoa ke jalan kebaikan.

    ReplyDelete
  7. Umy Maysyaroh
    14301241014
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Cinta Allah kepada umat-Nya memang begitu besar, dan tidak ada seorang pun yang luput dari pandangan Allah. Namun sering kali kita tidak menyadari, betapa besar cinta Allah kepada kita dan terus-terus menuntut hal yang belum tentu baik untuk kita. Sesungguhnya Allah maha mengetahui segala sesuatu dan merencanakan apa yang terbaik untuk umat-Nya. karena itu semoga kita selalu mampu untuk memupuk rasa cinta kita juga kepada Allah, dan menjadikan-Nya utama, melebihi cinta pada makhluk ciptaan-Nya

    ReplyDelete
  8. Elli susilawati
    16709251073
    Pmat d pps

    Tujuan hidup kita di dunia ini sebenarnya adalah menggapai ridho Illahi. Hidup mencari bekal untuk di alhirat nantinya. Tidak ada yang abadi di dunia ini.

    ReplyDelete
  9. Nama Febrian Luthfi F
    13301241062
    Pendidikan Matematika 2013

    Sesungguhnya Allah Maha mencintai umat-umatnya. Merasa tidak pantas mendapat cinta Ilahi, sekian banyak dosa yang kita buat, Allah masih mengabulkan doa kita yang selalu melakukan dosa, Apalagi yang kita dustakan dari nikmat Allah Yang maha Cinta. Untuk menggapai cinta-Nya kita harus memiliki hati yang ikhlas dan menjadi hamba yang sebaik-baiknya untuk menggapai cinta-Nya karena bertemu dengan Tuhan itu adalah kenikmatan yang paling tinggi tiada tolok bandingannya.

    ReplyDelete
  10. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Allah telah memberikan begitu banyak kenikmatan kepada kita, tetapi apakah semua kenikmatan yag diberikan Allah sebanding dengan rasa syukur yang kita berikan? Apakah sebanding dengan terimakasih kita kepadaNya? Terlalu banyak nikmat yang diberikan sampai-sampai kita tidak bisa untuk mensyukuri satu persatu. Tapi itulah kebijaksanaan Allah, Allah sang Maha Mengetahui dapat mengetahui segala hal yang ada di dunia ini. Rasa syukur sebaiknya bukan hanya dari setiap perkataan kitatetapi juga perbuatan kita.

    ReplyDelete

  11. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.
    Menumbuhkan rasa cinta terhadap Allah sangatlah dibutuhkan oleh para makhluk-Nya. Dengan mencintai Allah SWT melalui ibadah-ibadah kita, melalui taubat-taubat kita, niscaya kita akan mendapatkan ketenangan hati. Bertemu langsung dengan Allah SWT merupakan pencapaian tertinggi seorang makhluk, karena selam ini kita begitu penasaran bagaimana zat yang telah menciptkan kita dengan sempurnya, yang kita sebut namanya di dalam setiap ibadah kita. Ya Allah izinkanlah kami bertemu dengan-Mu suatu saat nanti. Jagalah kami agar selalu berada dijalan-Mu ya Allah

    ReplyDelete
  12. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Mencintai Allah adalah suatu bentuk keimanan terhadap Allah SWT. Kerinduan, taubat, sabar dan ikhlas kepada Allah adalah bentuk kecintaan kepada Allah. Dan puncak kebahagiaan ketika mencintai Allah adalah bertemu denganNya. Semoga kita dapat mencapai kebahagiaan yaitu mencintai Allah. Dan terakhir, semoga kita menjadi orang yang diperkenankan untuk bertemu dengan Allah di Surga kelak. Karena kebahagiaan sejati sesungguhnya yaitu bertemu dengan Allah SWT.

    ReplyDelete
  13. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A 2017

    Cinta yang hakiki adalah cinta kepada Ilahi. Untuk menggapai cinta Ilahi yaitu dengan mencintai Allah dengan segenap hati, menyebut nama-Nya di setiap perbuatan dan tidak berpaling dari-Nya. Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Allah memilih hamba-hamba yang mendapat hidayah dari-Nya. Namun hidayah bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya, hidayah harus kita jemput dengan usaha dan hati yang ikhlas. Oleh karena itu dengan mengharapkan ridho dari-Nya semoga kita menjadi salah satu hamba-Nya yang mendapat hidayah agar semakin bertambah cinta kita kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  14. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Mat A 2017

    Sebagai sosok hamba yang beriman, tentulah kita harus mencintai Allah Maha Pencipta. Sebagai mana Allah telah memberikan begitu banyak kenikmatan pada kita, senantiasa melindungi kita. Cinta kepada Allah lah yang harus kita utamakana dan nomor satukan, diatas kecintaan kita pada hal lain. Allah tempat kita memohon dan berharap.

    ReplyDelete
  15. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak.
    Allah menciptakan makhluknya dan memberikan kenikmatan yang tak berhingga. Udara yang dapat kita hirup setiap saat, matahari yang selalu menyinari dan membantu aktivitas manusia dan masih banyak nikmat yang diberikan Allah SWT. Jika membahas tentang nikmat yang Allah berikan pada manusia saya menyadari bahwa banyak hal yang masih sering lalai saya lakukan sebagai makhluk. Menunda kewajiban karena kepentingan dunia. Astagfirullah.
    Semoga kita selalu mencintai Allah SWT di atas segalanya dan mencintai sesuatu hanya karena Allah SWT.

    ReplyDelete
  16. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dari elegi ini, pesan yang kami dapatkan adalah mensyukuri segala nikmat dan anugerah yang Allah berikan kepada kita, karena sesungguhnya itu adalah wujud cinta Allah kepada hambanya. Hanya saja ada hamba yang bisa merasakan cinta Allah tersebut tapi ada juga hamba yang tidak (belum) merasakan cinta Allah tersebut. Tanda-tanda hamba yang merasakan cinta Allah tersebut adalah dia yang senantiasa bersyukur atas segala nikmat dan anugerah-Nya, dia yang senantiasa menyebut dan beristighfar atas nama Allah dengan hati yang ikhlas, dan dia yang selalu menjaga iman dan ketakwaannya. Semoga kita senantiasa menjadi orang yang bersyukur. Amin.

    ReplyDelete
  17. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    “Jika Allah SWT mencintaiku, Apakah aku bisa mencintaiNya?”, terbersit sebuah pertanyaan dalam hati kecilku yang menjadi renungan bagi saya pribadi, jikalau kembali memandang apa saja yang sudah saya lakukan dimasa lalu dalam usaha untuk menggapai cinta Sang Ilahi, apakah saya sudah termasuk orang yang mensyukuri nikmat Allah SWT?.
    Semoga dengan adanya renungan ini membawa saya untuk lebih berusaha memperbaiki diri dalam menjalankan perintahNya, lebih banyak lagi bersyukur, menjalani segala sesuatunya dengan ikhlas lillahita’ala serta mengharapkan cinta Allah dengan mencintai segala nikmatnya.

    ReplyDelete
  18. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Elegi ini menjelaskan bagaimana kita dapat mencintai ALLAH SWT. Sebagai manusia kita biasanya berdoa untuk meminta sesuatu kepada Allah, misalkan saja meminta rezeki yang melimpah, meminta ilmu yang bermanfaat, meminta jodoh, dan lain sebagainya. Namun terkadang kenyataan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, pada saat itulah terkadang kita merasa bahwa Allah SWT tidak mendengar doa kita atau Allah SWT tidak mencintai kita sehingga permohonan kita tidak dikabulkan. Namun semua itu justru tanda Allah SWT mencintai kita, dengan ditundanya/digantinya permintaan kita itu berarti Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita, Allah SWT yang Maha Mengetahui, Maha Pengasih, dan Maha Penyayang, maka hendaknya kita juga berbalik mencintai Allah SWT denganselalu menyebut namaNya dan berdoa kepadaNya.

    ReplyDelete
  19. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Cinta merupakan sebuah perasaan yang sangat luar biasa. Ketika kita mencintai sesuatu kita akan senantiasa mengingatnya dalam setiap hembusan nafas kita, kita akan senantiasa memuja dalam setiap perkataan kita dan akan selalu berdoa untuk kebaikannya. Tetapi kita harus meletakkan cinta yang tertinggi kepada Dzat yang Maha Pencipta. Kita harus selalu menghadirkan Allah dalam setiap aktivitas kita, niscaya Allah akan selalu melindungi kita dari segala mara bahaya.

    ReplyDelete
  20. Jika Allah mencintai kita maka sebagaimana sabda Rasulullah SAW, dalam sebuah hadits qudsi, bahwa Allah SWT, berfirman: "Apabila Aku (Allah) mencintai seorang hamba, maka pendengarannya adalah pendengaran untuk-Ku, penglihatannya adalah penglihatan-Ku, tangannya (kekuasaannya) adalah kekuasaan-Ku, perjalanan kakinya adalah perjalanan untuk-Ku". Semoga kita dapat menggapai cinta Allah. Seorang hamba yang mencintai Allah hatinya akan selalu terpaut kepada-Nya, selalu merasakan kerinduan, dan mendasarkan setiap cintanya pada yang lain hanya karena Allah. Wallahu a’lam...

    ReplyDelete
  21. Junianto
    PM C
    17709251065

    Lantunan doa yang dipanjatkan manusia adalah bentuk komunikasi hamba dengan pencipta-Nya. Melakukan kebaikan dan ibadah hanya semata-mata untuk mengharap ridho Tuhan merupakan tingkatan tertinggi dalam hidup manusia. Setiap hamba tentu mengharapkan cinta dari Tuhannya. Cinta yang akan membuat hati menjadi damai dan penuh ketenangan. Cinta yang akan selalu kekal sampai manusia meninggal dan menghadap-Nya.

    ReplyDelete
  22. iLania Eka Andari
    17709251050
    S2 P.Mat C 2017

    Sesungguhnya Cinta seorang hamba kepada Allah SWT itu merupakan puncak dari segala puncaknya segala menusia dengan berbagai macam dimensinya. Kasih sayang Allah SWT itu meliputi segala yang ada dan yang mungkin ada. Orang yang belum mencintai Tuhan Nya maka dialah orang yang susah dan dilanda kesedihan, yaitu orang yang masih memperhitungkan dan mempertanyakan seberapa Cinta Tuhan Nya terhadapnya. Maka jika seseorang telah merasakan nikmatnya bertemu dengan Allah, maka cintanya kepada Nya akan selalu ditambah-tambahkan. Agar kita mampu mencintal Allah dan dicintai Allah maka berusahalah agar kita menjadi kekasih Nya. Itulah sebenar-benar perjuangan umat manusia yaitu bagaimana agar bisa menjadi kekasih Allah SWT.

    ReplyDelete
  23. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Allah swt juga telah menjelaskan dalam Al Quran mengenai tuntunan beribadah kepada manusia. Al Quran sebagai pedoman hidup manusia dalam menjalankan kehidupannya di dunia. Seperti dalam surat Al An’aam: 162-163, “Katakanlah (Muhammad),”Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan demikianlah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama berserah diri.”Alangkah beruntungnya manusia yang senantiasa mendekatkan diri pada Pencipta-Nya. Mencintai Allah daripada makhluk yang lainnya. Menjadikan cintanya sebenar benarnya cinta kepada Rabb Semesta Alam

    ReplyDelete
  24. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Cinta pada Illahi. Sungguh begitulah cinta sejati. Tapi yang ada, betapa kita melupakannya. Kita terlalu sibuk memperjuangkan cinta makhluk-makhluknya. Astaghfirulloh. Begitu banyak nikmat yang ku dapat, dan sebanyak itu pula diri ini tak mensyukurinya. Kok ini tidak seperti ini, kok itu kurang begitu, blablelblo keluhan-keluhan tidak berdasar yang terucap. Padahal, Tuhan Yang Maha Baik telah mencurahkan segala yang diri ini butuhkan. Bahkan yang dengan sombongnya, tidak aku mintakan, angin, air, dan lainnya, semuanya gratis. Tapi apa? Benar-benar syukurku masih jauh dari nyatanya.

    Benar-benar elegi ini telah mendorong dan melemparku jauh-jauh. Hingga diriku masuk pada ruang kosong yang memaksaku mengakui segalanya, mengakui betapa sombongnya diri ini. Alhamdulilah, inilah salah satu nikmat Tuhan, dipertemukannya diri ini pada elegi ini. Mari kita taubat, mari kita haturkan rasa syukur.

    ReplyDelete
  25. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Al-fatihah sungguh dahsyat, terlebih jika memahami makna yang terkandung di dalamnya. Itulah kenapa al-fatihah termasuk surat yang wajib dibaca disetiap sholat. Andaikan disetiap sholat bisa dengan khusuk membaca al-fatihah dan memahami maknanya juga, sungguh saat itulah diri ini merasa dekat denganNya, merasa cintaNya kepada hamba-hambnya begitu besar melebihi besarnya dunia dan seiisinya ini. Bagaimana tidak besar? Setiap detik, kita tak pernah terputus diberikan nikmat yang begitu luar biasanya. Tetapi terkadang kita lupa jika ini adalah nikmat yang tak pernah terputus dariNya. Semoga kita semua termasuk kedalam golongan orang-orang yang beruntung yang kelak dapat bertemu dengan Baginda Nabi Muhammad dan Allah SWT. Amin.

    ReplyDelete
  26. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Terimakasih banyak Bapak atas elegi ini. Saya mendapatkan nasihat yang sangat berarti dari elegi ini. Mungkin kalimat inilah yang merupakan alasan mengapa kita lebih banyak sedihnya daripada merasa bahagianya, "Orang yang belum mencintai Tuhan Nya maka dialah orang yang susah dan dilanda kesedihan, yaitu orang yang masih memperhitungkan dan mempertanyakan seberapa Cinta TuhanNya terhadapnya". Sungguh merasa sedih sekali, berarti selama ini kita tidak sepenuhnya mencintai Allah SWT sehingga diliputi kesedihan berkepanjangan, padahal Allah maha mencintai hamba-hambaNya. Ya Allah, semoga saya termasuk orang-orang yang selalu ingat bahwa seberat apapun masalah kami, maka sesungguhnya Engkaulah yang sangat mencintai kami.

    ReplyDelete
  27. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas sharingnya, Prof. Allah SWT senantiasa memberikan cinta tanpa batas kepada hambanya. Nikmat yang senantiasa Allah berikan kepada kita merupakan wujud cinta tersebut. Yang menjadi pertanyaan adalah sudahkah kita mencintai Rabb kita? Allah tidak lah membutuhkan cinta kita, Cinta kita tidak menambah atau mengurangi keesaan-Nya. Justru kitalah yang diuntungkan dengan mencintai Allah SWT, karena denga rasa cinta itu hati kita akan senantiasa tentram.

    ReplyDelete
  28. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Setiap orang yang beriman tentu ingin menggapai cinta ilahi. Cinta seorang hamba kepada Allah dapat dibuktikan dengan senantiasa bersyukur, melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya, serta senantisa meningkatkan kualitas ibadah, dengan kusyuk dan ikhlas. Mencintai Allah merupakan cinta yang agung dan merupakan jaminan kebahagiaan dan keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat. Seorang hamba yang mencintai Allah hatinya akan selalu terpaut kepada-Nya, selalu merasakan kerinduan, dan mendasarkan setiap cintanya pada yang lain hanya karena Allah.

    ReplyDelete
  29. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb.

    Terimakasih banyak Pak prof
    Romantis dan menyentuh relung hati yang dalam.Elegi yang indah,menuntun kita meraih cinta dari Sang Maha Cinta.
    Ketika air mata tak mampu dibendung tatkala berdoa, ketika kasabaran menjadi tak terbatas dan keikhlasan selalu menghiasi hari-hari maka itu adalah sebuah ungkapan kerinduan kepada-Nya.Dan lebih dari pada itu, itulah tanda cinta kita kepada Allah SWT.Allah menurunkan cintanya berupa ujian kepada hambanya agar kita lebih berharap pada-Nya, lebih lekat dengan-Nya.Disetiap kesedihan yang kita alami ada cinta yang di selipkan oleh-Nya.Elegi ini, lagi-lagi mengantarkan saya pada suasana hati yang haus akan cinta-Nya.

    ReplyDelete
  30. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Terima kasih banyak Prof, elegi yang sangat menggugah. Menjadi manusia, hanya memiliki ekspresi. Ekspresi itulah yang dapat diwujudkan ke dalam wujud cinta kepada Tuhan. Seperti menangis ketika berdoa, mendengarkan kisah-kisah bijak tentang ajaran-Nya, hal tersebut yang hanya dapat dilakukan manusia untuk dapat menunjukkan rasa cinta kepada Tuhan. Saya tidak bisa membayangkan orang-orang yang mati hatinya, pasti tidak dapat mengekpresikan wujud cinta kepada Tuhan.

    ReplyDelete
  31. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Assalamualaikum wr.wb.
    Terimakasih prof. Marsigit atas artikel kali ini. Seperti yang kita tahu, bahwa di dalam Al Quran terdapat ayat yang berbunyi “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadahi kepada-Ku” (QS.51:56). Artinnya kita hidup di dunia itu karena ada yang menciptakan. Tugas kita adalah menyembah dan terus beribadah kepadaNya sebagai bentuk rasa cinta dan rasa syukur kita karena telah diciptakan didunia dan diberi kesempatan hidup didunia. Menggapai cinta ilahi, bukanlah hal yang mudah dilakukan atau boleh disepelekan. Terkadang,tingkat kebutuhan seorang hamba kepada Tuhannya baru datang atau akan terasa ketika seorang hamba telah sampai pada titik terpuruk atau ketika sedang mendapatkan ujian terberat dalam hidupnya. Itulah sebenar-benar hamba yang tidak bersyukur. Karena, dia lupa atau telah menyepelekan kehadiran dan peran Allah dalam kehidupan sehari-harinya. Padahal, berhasil atau tidaknya dia dalam hidup, semua nya merupakan kuasa Tuhan, takdir dan telah menjadi ketentuanNya. Ketika kita telah menggapai cintaNya, maka keberkahan dan keridhoan akan menyelimuti segala aktivitas dan segala sesuatu yang terjadi pada hidup kita. Semoga kita termasuk hamba-hamba Allah yang bersyukur dan terus berusaha menggapai cintaNya agar kita mampu mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Amin.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  32. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Dari elegi ritual ikhlas 23 ini, saya memahami bahwa rasa cinta kepada Allah SWT merupakan suatu wujud keimanan kita sebagai manusia terhadap Allah SWT. Maka untuk menggapai cinta Ilahi adalah dengan cara mencintai sepenuh hati dan melibatkan Allah SWT dalam setiap gerak gerik kita. Semuanya dapat diwujudkan dalam bentuk kerinduan kepada Allah SWT, taubat, sabar dan ikhlas. Dan yang paling penting adalah mencintai Allah SWT sepenuh jiwa dan raga serta mengedepankan cinta kepada Allah SWT dibanding cinta kepada hal lain yang bersifat duniawi, karena cinta yang hakiki adalah cinta kepada Ilahi. Semoga kita senantiasa merindukan Allah SWT, merasakan hadirNya sehingga kelak akan merasakan nikmatnya bertemu dengan Allah SWT.

    ReplyDelete
  33. Aristiawan
    17701251025
    PEP 2017 B

    Setelah membaca elegi ini saya jadi teringat dengan perkataan ibnu qoyyim. Beliau mengatakan bahwa seorang manusia tidaklah masuk surga karena amal-amalnya. Karena surga akan terlalu murah jika hanya dibayar dengan amal-amal kita. bahkan amal-amal kita pun sejatinya belum cukup untuk membayar kenikmatan yang Allah berikan pada kita. Dikarenakan cinta dan rahmat-Nya Allah lah seorang hamba kelak akan masuk surga. Semoga kita bisa menempatkan cinta pada Allah diatas cinta kita kepada yang lainnya.

    ReplyDelete
  34. indah purnama sari
    17701251035
    PEP B 2017

    sebenar-benarnya cinta adalah cinta kepada Rabb yang maha pencipta dan memberi rasa cinta. Allah berfirman didalam Al-quran tidak ku ciptakan jin dan manusia hanya untuk beribadahku. dengan rasa cinta yang keukuh terhadap Allah maka kita akan mudah untuk menjalankan perintah-perintahNya dan pasti mendapat kan keridoanNya.

    ReplyDelete
  35. Dewi Saputri
    17701251035
    PEP B S2

    Assalamu'alaikum Wr. Wb.

    Sangat terharu dalam membaca elegi ini sehingga dapat merefleksikan lagi apa semua yang saya lakukan dan cintai semua karena Allah?, sedangkan saya mengharapakan Cinta darinNya tetapi belum semua yang saya lakukan atas karenaNya. Terimakasih pak elgi ini menjawab pertanyaan saya perihal bagiamana kita dapat dicintai oleh Allah SWT. Dan saya dapat menyimpulkan bahwa Allah dapat mencinati hambaNya karena hambaNya itu sendiri, bagaimana segala apa yang ia kerjakan dan segala apa yang ia cintai apakah sudah karenaNya.

    ReplyDelete
  36. Kartika Kirana
    17701251039
    PEP S2 B

    Bila laut jadi tinta
    bentangan langit kertasnya
    dan tiap kayu jadi pena
    dan tiap orang penulisnya
    Kasih Allah yang sempurna tak ada bandingannya
    Kitab kitab takkan cukup mencritakan kasihNya.

    Di atas adalah penggalan lagu dari masa kecil saya yang terkenang ketika saya membaca elegi ini. Sayang sudah tidak hafal lagi syairnya, dan mencoba googling pun tak menemukan.
    Mari mengasihi, sebab Allah adalah kasih.

    ReplyDelete
  37. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Jangan pernah kita mempertanyakan cinta Allah kepada kita. Bahkan ketika kita melakukan kesalahan, Allah selalu membuka pintu maaf jika kita bersungguh-sungguh ingin bertaubat. Allah telah menunjukkan cintaNya di mana saja kita berada. Air, udara, cahaya matahari, hujan, hingga penyakit yang diberikan Allah juga merupakan wujud cintaNya yang membiarkan kita beristirahat setelah kita dicerca berbagai kegiatan yang menguras tenaga. Maka sebagai manusia, kita seharusnya malu dan mencoba membalas cinta Allah dengan melaksanakan perintahNya serta menjauhi laranganNya. Dengan begitu Allah akan menunjukkan cinta yang lebih banyak kepada kita. Aaamiin.

    ReplyDelete
  38. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Saat ini yang dapat saya lakukan adalah memantaskan diri untuk dicintai oleh-Nya. Ini dapat dilakukan dengan mengerjakan apa yang Allah perintahkan. Cinta pada Allah juga hendaknya bak gayung yang bersambut. Terus mengisi gayung yang kosong dengan air hanya semata-mata karena Allah. Allah sejatinya tahu bagaimana cara mengasihi dan menyayangi hamba-Nya. Penting pula manusia menyadari tindakan-tindakan yang dilakukan.

    ReplyDelete