Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 23: Menggapai Cinta Ilahi




Oleh Marsigit

Cantraka:

Wahai ...bagawat...

Bagawat Gugah:
Sebentar...Cantraka. Mari kita berdoa dulu sebelum memulai segala sesuatu. Ilaa Hadlratin Nabiyyil Musthafaa Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallama wa Shahbihi Ajma’iina syai-un Lillaahi Lahumul Faatihah. Bismillaahirrahmaanirrahim. Alhamdu Lillaahi Rabbil Alamiin. Arrahmaaniraahim. Maaliki Yaumiddiin. Iyyaaka Na’budu wa Iyyaaka Nasta’iin. Ihdinash Shiraathal Mustaqiim. Shiraathal Ladziina An’amta ‘Alaihim Ghairil Maghdluubi ‘Alaihim Walazhzhaaalliin. Amin. Baiklah Cantraka mau tanya apa?

Cantraka:
:-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-)........:-( :-( :-( :-( :-( :- ( : -( :-(
:-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-)........:-( :-( :-( :-( :-( :- ( : -( :-(
........????????.........??????????........????????.......???????

Bagawat Gugah:
Hai Cantraka diajak bicara sama orang tua kok menyepelekan?

Cantraka:
Oh...maaf Bagawat...saya masih tertegun dengan doa Al Faatihah tadi. Entah kenapa tahu-tahu pikiranku menerawang jauh...jauh tak terhingga. Sedangkan aku merasakan hatiku bergetar sangat kencang. Oh Bagawat aku tidak tahu mengapa pada kali ini, doamu betul-betul berpengaruh. Apakah ini ada hubungannya dengan julukanku sebagai Bagawat Gugah? Aku merasakan doamu yang saat khusuk dan ikhlas. Aku merasakan bukan sembarang seorang Bagawat yang berdoa. Oh maaf Bagawat, aku ingin menangis. Bolehkah engkau ijinkan aku untuk menangis terlebih dulu. Ya Allah..ya Robbi..Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat.

Bagawat Gugah:
Sudahlah Cantraka bangunlah...bangunlah.

Cantraka:
Ya Allah...aku masih ingin menangis. Belum pernah hatiku seharu ini. Tidak hanya hatiku, sedangkan badankupun ikut bergetar. Ihih...hih...hih...hih. Ihih...hih...hih...hih...

Bagawat Gugah:
Kalau begitu teruskanlah tangisanmu, saya akan sabar menungguimu.

Cantraka:
Ihih...hih...hih...hih. Ihih...hih...hih...hih... Oh Bagawat terus saya bagaimana?

Bagawat Gugah:
Jika engkau sudah tenang coba sampaikan apa isi hatimu kepadaku?

Cantraka:
Aku merasakan Bagawat sekarang lain dengan Bagawat dulu. Kenapa doamu begitu manjur? Setelah mendengarkan doa Al Faatihahmu, saya seakan merasa begitu dekat dengan Allah SWT. Begitu dekatnya dihampiran Allah SWT sehingga diriku seakan tidak mau lagi yang lain-lain. Aku merasakan Allah SWT begitusangat mencintaiku. Aku pun rasanya tidak mau diganggu dan tidak mau menerima panggilanmu. Biarkan aku di sini saja, di sisi Allah SWT. Aku enggan yang lain-lain.

Bagawat Gugah:
Jikalau benar apa yang engkau rasakan maka itulah sebenar-benar Cinta Allah SWT kepadamu. Jangankan engkau bisa merasakan, bagi yang tidak bisa merasakan saja, Allah SWT itu betul-betul sangat menyayanginya. Sesungguhnya Allah itu Maha mencintai umatnya.

Cantraka:
Jikalau Allah SWT mencintaiku, apakah aku bisa mencintai Nya?

Bagawat Gugah:
Sesungguhnya Cinta seorang hamaba kepada Allah Aza wa Jalla itu merupakan puncak dari segala puncaknya segala menusia dengan berbagai macam dimensinya. Kerinduanmu kepada Allah SWT adalah dalam rangka cintamu kepada Nya. Taubatmu kepada Allah adalah dalam rangka Cintamu kepada Nya. Sabar dan ikhlasmu kepada Allah juga dalam rangkan Cintamu kepada Nya. Maka sebenar-benar Cintamu kepada Allah itu adalah sekaligus awal dan akhir dari pengamalan Agamamu. Maka Cintamu kepada Allah hendaknya meliputi seluruh jiwa dan ragamu. Dialah yang engkau rindukan dan engkau Cintai secara absolut. Allah...Arrahmaaniraahim...Dia Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dan ketahuilah bahwa orang-orang yang beriman itu sangatlah berat kecintaannya kepada Allah.

Cantraka:
Maaf Sang Bagawat aku mohon janganlah hentikan nasehat-nasehatmu itu, tetapi tolong biarkan juga aku mendengarkan semua nasehatmu itu sambil menangis.

Bagawat Gugah:
Oh silahkan teruskanlah menangis Cantraka. Ketahuilah bahwa salah satu manfaat tangisanmu itu adalah mengubah batu hatimu menjadi salju dalam hatimu. Maka tiadalah orang mampu menangis jikalau hatinya sudah membatu. Dan sesungguhnya kepada orang-orang yang beriman dan beramal solehlah Allah menanamkan benih-benih cinta ke dalam hatinya. Dan jikalau engkau mencintai sesuatu hal melebihi Cintamu kepada Nya maka Allah tidak akan memberikan hidayah Nya kepada orang itu. Maka belumlah engkau disebut beriman jika engkau belum mencintai Allah dan Rasul Nya di atas segala-galanya.

Cantraka:
Ternyata aku sedang dan telah membuktikan bahwa pikiranku itu tidaklah sepenuhnya mampu memikirkan Cintaku kepada Allah. Ya Allah ampunilah diriku itu. Bolehlah aku tetap mencintai MU. Dantunjukilah jalanku sebagaimana orang-orang pendahulu kami agar aku mampu mencintai Mu ya Allah.

Bagawat Gugah:
Kasih sayang Allah itu meliputi segala yang ada dan yang mungkin ada. Maka mohonlah kepada Tuhan Mu dengan kasih sayangmu atas kasih sayang Nya yang meliputi segala sesuatu. Maka Tuhan itu Maha Pengasih lagi Pemurah dengan kesabaran Nya. Bukankah Allah selalu memanggilmu “Ya ibadi—Wahai hamba-hamba Ku” baik engkau mencintai maupun tidak mencintai Nya. Maka sebenar-banar Cinta adalah inti beragamamu. Cintailah Allah karena nikmat yang telah dianugerahkan kepadamu. Cintilah Allah karena Dialah yang Maha Wujud. Dialah sebenar-benarnya Wujud itu, sedangkan diriku dan dirimu itu hanyalah sipencari bentuk itu sendiri. Maka Cintailah isterimu karena cintamu kepada Allah.

Cantraka:
Apakah jaminannya seseorang yang telah mencintai Tuhan Nya?

Bagawat:
Orang yang belum mencintai Tuhan Nya maka dialah orang yang susah dan dilanda kesedihan, yaitu orang yang masih memperhitungkan dan mempertanyakan seberapa Cinta Tuhan Nya terhadapnya. Jika engkau belum mencintai Tuhan Mu janga harap engkau bisa bertemu Tuhan Mu, ketahuilah bahwa bertemu dengan Tuhan itu adalah kenikmatan yang paling tinggi tiada tolok bandingannya, karena Tuhan memiliki seluruh sifat keindahan dalam segala tingkatannya yang sempurna. Maka jikalau seseorang telah merasakan nikmatnya bertemu dengan Allah, maka cintanya kepada Nya akan selalu ditambah-tambahkan. Agar engkau mampu mencintal Allah dan dicintai Allah maka berusahalah agar engkau menjadi kekasih Nya. Itulah sebenar-benar perjuangan umat manusia yaitu bagaimana agar bisa menjadi kekasih Allah SWT. Amin.

22 comments:

  1. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs Pendidikan Matematika 2016 PM C
    Assalamualaikum wr wb.

    Segalapuji bagi Allah Tuhan Semesta Alam, yang memiliki nama Ar Rahman dan Ar Rahim. Kasih sayang nya begitu luas bagi seluruh ciptaannya. Siksa karena murkanya sangat pedih, namun tak akan pernah melebihi kasih sayangnya. Karena murka nya Allah juga karena kasih sayangnya. Allah selalu menunggu hamba Nya yang tersesat untuk kembali. Setiap detik sebelum hari kiamat, Allah selalu membentangkan pintu maafnya kepada hambanya yang mau bertaubat. Siapapun, bahkan Fir'aun yang mengaku tuhan juga dipanggil untuk kembali dengan perkataan yang lemah lembut melalui Nabi Musa dan Nabi Harun. Maka sudah sepastinya kita selalu mengagungkan Allah, memuji, memohon ampun, serta bergantung hanya kepada Nya.

    ReplyDelete
  2. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Cinta sejati adalah inti dari agama kita. Mencintai Tuhan untuk nikmat yang telah diberikan Allah kepada kita. Mencintai Tuhan karena Dia adalah yang Maha Agung. Cinta manusia pada Tuhannya dan sebaliknya adalah kekal sifatnya. Betapa harunya kita jika kita ingat bahwa kita dicintai-Nya, Allah Sang Maha Agung. Namun, kita sering melupakan-Nya dan tertipu dengan dunia fana yang terlihat nyata ini. Kita harus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita sebagai tanda kecintaan kita terhadap Allah. Orang-orang yang tidak mencintai Tuhan maka sesungguhnya dia dalam kesulitan dan kesedihan, yaitu orang yang masih bersikeras dan mempertanyakan bagaimana kasih Allah kepada mereka. Jika kita tidak mengasihi Tuhan dan tidak berharap bisa mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan-Nya, padahal bertemu dengan Tuhan adalah kesenangan tertinggi yang tak tertandingi karena Tuhan memiliki semua keindahan alam di semua tingkat sempurna. Jadi jika seseorang telah merasakan nikmatnya bertemu dengan Tuhan, maka cinta kepada-Nya akan selalu bertambah.

    ReplyDelete
  3. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika Kelas D

    Allah SWT sesungguhnya Maha mencintai umatnya. Kita sebagai manusia jangan melebihi cinta kita selain kepada Allah SWT. Hal ini karena setinggi-tingginya dan seutama-utamanya cinta hanya kepada Allah SWT. Orang yang paling bahagia di dunia ini ialah jika ia telah menjadi kekasih Allah SWT. Jika kita memperoleh kasih Allah SWT maka kita akan memperoleh kebahagian di dunia maupun di akhirat. Oleh karena itu kita wajib untuk mencintai Allah SWT. Mencitai Allah yaitu dapat dengan selalu menyebut nama-Nya, taubat kepada-Nya, memohon ampun kepada-Nya dalam rangka menggapai cinta Allah SWT.

    ReplyDelete
  4. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu'alaikum. kasih sayang Allah kepada hambanya begitu besar, namun seringkali sang hamba tidak menyadarinya. Beruntunglah orang-orang yang mempu merasakan dan mensyukurinya. Beribadah, senantiasa bersyukur dan beramal shaleh merupakan salah satu cara untuk membalas kasih sayang yang telah Allah berikan kepada manusia. Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang bersyukur dan diberi petunjuk jalan yang lurus, aamiin

    ReplyDelete
  5. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Kecintaan dan kasih Allah sangat lah tidak terbatas kepada ciptaan-Nya khususnya kepada kita manusia. Begitu banyak nikmat yang telah kita dilimpahkan kepada kita, namun ada sebagian manusia yang ingkar dan tidak mencintai Sang Penciptanya yaitu Allah SWT. Sebagaimana yang dijelaskan pada elegi di atas bahwa "Sesungguhnya Cinta seorang hamba kepada Allah Aza wa Jalla itu merupakan puncak dari segala puncaknya segala manusia dengan berbagai macam dimensinya. Kerinduanmu kepada Allah SWT adalah dalam rangka cintamu kepada Nya. Taubatmu kepada Allah adalah dalam rangka Cintamu kepada Nya. Sabar dan ikhlasmu kepada Allah juga dalam rangkaian Cintamu kepada Nya. Maka sebenar-benar Cintamu kepada Allah itu adalah sekaligus awal dan akhir dari pengamalan Agamamu. Maka Cintamu kepada Allah hendaknya meliputi seluruh jiwa dan ragamu". Maka dari itu sebagai manusia dan khususnya umat muslim marilah kita pupuk kecintaan kita Kepada Allah SWT dengan senantiasa secara ikhlas melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

    ReplyDelete
  6. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Cinta Allah kepada kita itu nyata apabila kita mencintaiNya sepenuh ahti dan ikhlas menerima segala bentuk kecintaanNya termasuk ujian-ujian yang diberikan Allah dalam mengukur keimanan dan ketakwaan kita. Jika Allah mencintai kita maka sebagaimana sabda Rasulullah SAW, dalam sebuah hadits qudsi, bahwa Allah SWT, berfirman: "Apabila Aku (Allah) mencintai seorang hamba, maka pendengarannya adalah pendengaran untuk-Ku, penglihatannya adalah penglihatan-Ku, tangannya (kekuasaannya) adalah kekuasaan-Ku, perjalanan kakinya adalah perjalanan untuk-Ku".
    Semoga kita selalu dalam lindungan dan kasih sayang Allah sehingga kita bisa mencapai puncak pengamalan agama kita, Aamiiin...

    ReplyDelete
  7. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Kecintaan kita pada Tuhan YME adalah dimana kita dapat merasakan ikhlas terhadap apa yang kita dapatkan dari Tuhan, apa pun itu bentuknya, entah menggembirakan ataupun tidak. Segala hal yang kita terima pasti akan menimbulkan efek baik. Dengan kita menerima yang semua diberikan oleh Tuhan maka semakin nikmat dan indah pemberian Tuhan itu kepada kita

    ReplyDelete
  8. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Cinta Ilahi berbeda dengan cinta yang biasa kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Cinta Illahi merupakan cinta hakiki. ikhlas dalam menjalankan perintahNya, ikhlas menjauhi larangan-Nya, sabar dalam menghadapi cobaanNya, memohon pertolonganNya. Itu semua adalah contoh rasa cinta kita kepadaNya.

    ReplyDelete
  9. Orang yang beriman ketika disebut nama Allah maka merasa takutlah ia dan bertambahlan imannya. Orang yang mencintai Allah akan merasa selalu dalam perlindungan Allah dan segala kebutuhannya akan dicukupi Allah. Hanya perjumpaannya dengan Allah yang diharapkan. Kesusahan, kesulitan dan ujian yang dihadapi di dunia belum ada apa-apa dibandingkan dengan kebahagian ketika berjumpa dengan Allah SWT. Tidaklah mudah untuk berjumpa dengan Allah, manusia harus mencapai derajat taqwa.

    ReplyDelete
  10. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Sungguh sangat penuh arti ternyata surat pembuka AlQuran yang sering kita baca berkali-kali saat kita shalat. Jika kita dengan benar-benar mengerti, memahami dan mengamalkan doa dari alfatihah, maka kita akan merasakan dekat dengan Sang Pencipta dunia ini. Kita akan merasakan cinta yang diberi oleh Allah yang Maha Suci. Karena kita sadar, hanya kepada-Nya lah kita menyembah dan hanya kepada-Nya lah kita meminta pertolongan.
    Jika Allah mencintai kita, maka kita harus bisa mencintainya. Kita rindu Allah, bertaubat kepada Allah, berdzikir kepada Allah, ikhlas karena Allah. Cinta kepada-Nya adalah sekaligus akhir dari pengalaman agama kita. Kita serahkan jiwa dan raga kita untuk mencintai Allah. Agar kita bisa menggapai cinta Sang Pemilik Cinta yang Abadi.

    ReplyDelete
  11. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Dari artikel diatas, membahas tentang bagaimana cara menggapai cinta illahi. Suatu doa yang saat khusuk dan ikhlas akan merasa begitu dekat dengan Allah. Tidak seharusnya kita mencintai sesuatu atau pun seseorang melebihi cinta kita kepada Allah. Mencintai sesuatu atau seseorang harus didasarkan pada cintanya kepada Allah. Apabila kita lebih mencintai sesuatu atau seseorang melebihi cintanya pada Allah, maka ia tidak memiliki iman. Maka dari itu mari kita senatiasa bersungguh-sungguh mencintai Allah dan berjuang berusaha menjadi kekasih-Nya. Semoga kita termasuk dalam orang-orang yang dicintai Allah.

    ReplyDelete
  12. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Cinta manusia sebagai seorang hamba kepada Allah SWT dan sebaliknya adalah kekal sifatnya. Cinta kepada Allah SWT adalah cinta tertinggi, cinta sejati kita. Allah SWT lah Sang Pencipta dan Maha Sempurna yang menciptakan manusia sebagai makhluk yang tidak sempurna sehingga kita bisa hidup di dunia ini. Agar engkau mampu mencintal Allah SWT dan dicintai Allah SWT maka berusahalah agar engkau menjadi kekasih Nya. Itulah sebenar-benar perjuangan umat manusia yaitu bagaimana agar bisa menjadi kekasih Allah SWT.

    ReplyDelete
  13. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Sedalam- dalamnya cinta manusia hanya kepada sang pencipta yaitu Allah SWT. Mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi dari segalanya adalah jalan menuju keselamatan yang hakiki karena Allah yang lebih patut menjadi labuhan hati dibandingkan orang tua, anak, bahkan diri sendiri. Inilah maqom tertinggi dari berbagai tingkatan cinta.

    ReplyDelete
  14. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016
    Pasti pernah dengar penggalan lirik seperti ini kan:

    Kata-kata cinta terucap indah
    Mengalun berzikir di kidung doaku
    Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
    Butir-butir cinta air mataku
    Teringat semua yang Kau beri untukku
    Ampuni khilaf dan salah selama ini
    Ya ilahi....
    Muhasabah cintaku...

    Maka bait syair tersebut berhubungan dengan Elegi ini yang mana sangat menarik utnuk dibaca, karena elegi ini adalah bagaimana menarik cintannya Allah, kalau Allah sudah mencintai manusia, maka ibarat manusia mencintai seseorang pasti akan melakukan apa yang dia inginkan sama halnya dengan Allah, untuk menggapai cintanya Allah itu sangat banyak caranya, Sungguh sangat penuh arti ternyata surat pembuka AlQuran yang sering kita baca berkali-kali saat kita shalat. Jika kita dengan benar-benar mengerti, memahami dan mengamalkan doa dari alfatihah, maka kita akan merasakan dekat dengan Sang Pencipta dunia ini. Kita akan merasakan cinta yang diberi oleh Allah yang Maha Suci. Karena kita sadar, hanya kepadaNyalah kita menyembah dan hanya kepadaNyalah kita meminta pertolongan. Jika Allah mencintai kita, maka kita harus bisa mencintainya. Kita rindu Allah, bertaubat kepada Allah, berdzikir kepada Allah, ikhlas karena Allah. Cinta kepadaNya adalah sekaligus akhir dari pengalaman agama kita. Kita serahkan jiwa dan raga kita untuk mencintai Allah. Agar kita bisa menggapai cinta Sang Pemilik Cinta yang Abadi.

    Kalau Allah sudah cintai kepada kita maka tidak ada kata impossible

    ReplyDelete
  15. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Manusia atau makhluk mana yang tidak ingin dicintai oleh dzat yang menciptakannya, tentu semua makhluk Allah, terlebih manusia selaku makhluk yang paling sempurna di antara makhluk lain ingin dicintai oleh dzat yang menciptakannya, yaitu Allah. Bahkan tidak heran untuk menggapai kemuliaan dan kecintaan di sisi Allah, mereka rela melakukan hal apapun. Inti dari semua amalan yang dapat menuai cinta Allah adalah ikhlas semata-mata mengharap ridha Allah tanpa disertai tendensi karena manusia atau makhuk yang lainnya. Oleh karena itu antara perbuatan yang didasari dengan keikhlasan dan iman yang akan melahirkan kecintaan kepada Allah nampaknya memiliki hubungan yang erat. Maka mudah-mudahan kita termasuk dalam golongan orang-orang yang beriman dan beramal dengan ikhlas semata-mata karena Allah, bukan ikhlas semata-mata karena selain Allah.

    ReplyDelete
  16. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Sedalam – dalamnya cinta hanyalah kepada Allah. Setinggi – tingginya cinta hanya kepada Allah. Bahkan manusia saling mencintai antara sesama alasannya karena Allah. Allah sangat mencintai umatNya jika umatNya juga mencintaiNya, bahkan bisa lebih cinta yang diberikan olehnya. Ketika kita membutuhkan pertolonganNya, pertolongan tersebut didatangkan olehNya di waktu yang tepat. Namun ketika kita melupakanNya kita masih diberikan teguran tidak seketika langsung diberikan azab yang pedih. Begitulah setitik gambaran kecintaan Allah pada umatnya.

    ReplyDelete
  17. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Doa memang merupakan senjata yang ampuh untuk mengatasi segala permasalahan dan keluh kesah yang saya alami. Dengan berdoa, kita bebas mencurahkan isi hati kita kepada Tuhan, dan memohon pertolongan-Nya. Ketika tidak ada satupun orang yang mengerti keadaan kita, Tuhanlah yang akan mengerti kita dan tidak akan meninggalkan kita. Oleh karena itu doa merupakan hal yang sangat penting bagi manusia. Kita akan semakin dekat dengan Tuhan dengan berdoa, dan mampu menerima apapun yang terjadi dalam hidup ini dengan ikhlas dan selalu mengandalkan Tuhan dalam keadaan apapun.

    ReplyDelete
  18. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Cinta Illahi ialah tak terbatas dengan tulus ikhlas menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, menerima musibah dan mengambil hikmahnya, serta memohon ridho dan ampunan-Nya serta belas kasih-Nya.

    ReplyDelete
  19. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Cinta di dunia kepada sesama manusia pun sifatnya fana. Cinta sejati yang absolut adalah cinta kita terhadap Allah SWT. Saya sependapat bahwa Cinta seorang hamba kepada Allah SWT itu merupakan puncak dari segala puncaknya segala menusia dengan berbagai macam dimensinya. Jika kita tidak mencintai-Nya, maka mustahil kita bisa menemui-Nya. Namun, jika kita mencintai Allah SWT dan ingin dicintai-Nya pula, maka kita harus berusaha untuk menjadi kekasih-Nya dengan cara membersihkan dan mengikhlaskan hati untuk senantiasa menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya.

    ReplyDelete
  20. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Cinta kepala Ilahi adalah cinta pertama dan paling besar bagi setiap hamba-Nya. Kita harus menciantai Allah melebihi cinta kepada yang lain, seperti orang tua, suami, anak, adik, keluarga dan saudara lainnya. Cinta kepada Allah dan rasul-Nya tidak boleh ditandinggi oleh cinta kepada yang lainnya. Karena hal ini yang akan membuat kita selalu bahagia, tidak bersedih dan menjalani hidup dengan tidak ada kegelihasan. Orang yang belum mencintai Allah dengan cinta tertingginya maka ialah yang akan merasa sedih dan dilanda kesusahan karena memperhitungkan dan mempertanyakan cinta Allah kepadanya. Kekasih sejati adalah Allah SWT dan rasul-Nya.

    ReplyDelete
  21. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Kasih sayang Allah itu meliputi segala yang ada dan yang mungkin ada. Sebenar-banar Cinta adalah inti beragamamu. Cintailah Allah karena nikmat yang telah dianugerahkan kepadamu. Cintailah Allah karena Dialah yang Maha Wujud. Dialah sebenar-benarnya Wujud itu, sedangkan diriku dan dirimu itu hanyalah sipencari bentuk itu sendiri. Maka Cintailah isterimu karena cintamu kepada Allah. Maka agar mampu mencintal Allah dan dicintai Allah maka berusahalah agar menjadi kekasih Nya. Itulah sebenar-benar perjuangan umat manusia yaitu bagaimana agar bisa menjadi kekasih Allah SWT.

    ReplyDelete
  22. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    diceritakan bahwa cantraka yang sangat tersentuh dengan bacaan al-fatihah bagawat gugah sehingga ia sampai menangis. bagwat gugah mengatakan bahwa itu adalah bentuk cinta tuhan jika ia sampai meresakan hal tersebut dengan hatinya. karena sebenarnya tuhan sangat mencintai hambanya walaupun mereka tidak memaksakanya. Maka jika ada hamba yang bisa mencintai tuhanya itulah orang-orang yang beruntung karena tanpa mencintai tuhan kita tidak akan bertemu denganya.

    ReplyDelete