Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 5: Cantraka Hitam Menguji Ilmu Hitamnya




Oleh Marsigit

Santri Kepala:

Ass. Wr.Wb. para hadirin semua..kami membuka kembali kesempatan kepada hadirin semua...untuk melakukan kegiatan Ritual Ikhlas ke dua. Berdasarkan pengalaman Pelaksanaan Ritual Ikhlas I beberapa waktu yang lalu, maka kami ingin mengingatkan disini bahwa tujuan Ritual Ikhlas adalah betul-betul semata-mata memperoleh keridaan Allah SWT, yaitu dengan cara membetulkan tata-cara beribadat. Kami telah mempunyai Santri-santri yang berpengalaman untuk membimbing semua peserta Ritual Ikhlas. Buanglah jauh-jauh semua pikiran selain dari memperoleh Rida Allah SWT. Sekiranya masih ada pertanyaan silahkan.

Cantraka Hitam:
Wuhahh...kalu boleh saya bertanya. Saya itu diliputi keraguan. Mengapa? Karena tidak dengan Ridha Allah pun saya sudah merasa mempunyai kekuatan dan sudah tercapai cita-cita saya. Ketahuilah bahwa saya mampunyai ilmu yang sangat tinggi. Ilmu itu saya peroleh dengan perjuangan saya selama bertahun-tahun. Aku juga mempunyai murid yang banyak. Aku juga bisa menyembuhkan orang. Bahkan aku bisa membantu orang-orang yang meminta pesugihan. Hanya memang aku selalu meminta imbalan untuk melakukan pengorbanan. Ilmuku itu meliputi dan merangkum semua Raja Syaitan di negeri ini. Inilah pusakaku, yaitu berupa Keris Pusaka bertangkai kayu cendana bertahtahkan emas. Tanpa pusakaku ini aku tidak mempunyai daya upaya apapun. Keris inilah hidup dan matiku.

Santri Kepala:
Terserahlah engkau. Jika engkau ingin mengikuti Ritual Ikhlas maka engkau harus serahkan Keris Pusaka mu itu kepadaku. Tetapi jika engkau tidak mau menyerahkan, lebih baik engkau pulang saja.Jika Tuhanmu bertanya kepadamu:"Mau pergi kemana kamu?". Sebaiknya engkau menjawab:"Aku akan berangkat menuju Tuhanku; tentulah Ia akan memberikan petunjuk kepadaku." (Q.S. Al-Shaffat [37]:99).

Cantraka Hitam:
:-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-(
??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

Santri Kepala:
Hai Cantraka Hitam ditanya kok diam saja?

Cantraka Hitam:
:-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-(
??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

Santri Kepala:
Hai Cantraka Hitam ditanya kok diam saja?

Cantraka Hitam:
Herr..herrr...herr....wuhah..hehheh....ketahuilah dan kenalkanlah wahai Santri Kepala...akulah yang menjaga dan melindungi Cantraka Hitam. Cantraka Hitam tidak bisa berbuat apapun kecuali atas pengendalianku. Hai Santri Kepala...jangan coba-coba menggangguku...sebaliknya saya justeru yang akan mengganggumu. Aku akan kacaukan semua acaramu itu. Aku akan bubarkan Ritual Ikhlas. Akan aku gantikan dengan Ritual Ilmu Hitam. Biar semua peserta yang sudah datang kemari mengerti betapa kuat dan saktinya diriku itu. Ayo jika memang engkau huebat, tandingilah diriku itu. Inilah Syaitan Bertanduk Tujuh persekongkolan dari semua raja syaitan yang ada di negeri ini. Ayo lawanlah aku.

Santri Kepala:
Bismillahirrahmanirrahim. Allahu la ilaha illa huwal hayyul qayyum. La ta’khuzuhu sinatuwwala naum, lahu ma fissamawati wama fil ard, manzallazi yasyfa’u indahu illa bi’iznih, ya’lamu ma baina aidihim wama khalfahum wala yuhituna bisyai’immin ilmihi illa bimasya wasi’a kursiyyuhus samawati wal ard, wala yauduhu hifzuhuma wahuwal ‘aliyyul ‘azim.

Cantraka Hitam:
Herr...herrr...herrr...wuhah...udaranya panas. Hai Santri Kepala ditantang perang malah cuma komat-kamit kaya’ orang gila. Ayohlah keluarkan semua kesaktianmu, kerahkan semua Santrimu, keroyoklah akau. Aku tidak ada yang saya takuti...kecuali...pokoknya aku tidak takut...terimalah pukulanku...guoprak...gabrus.

Santri Kepala:
Shyiet...dhah....Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang...Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup Kekal lagi terus=menerus mengurus makhluk-Nya, tidak mengantuk dan tidak tidur, kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberikan sysfa’at disisi-Nya tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, sedang mereka tidak mengetahui sesuatupun dari ilmu Allah melainkan apa yang Allah kehendaki, kekuasaan Allah meliputi langit dan bumi, dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Agung.

Cantraka Hitam:
:-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-( :-(
??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

Santri Kepala:
Hai Cantraka Hitam...mengapa engkau tiduran di situ? Ayo bangunlah. Bangunlah.

Cantraka Hitam:
Oh...apa yang terjadi? Sepertinya aku baru saja tidur, kaya’ mimpi saja. Kok banyak Santri mengerumuni saya. Ada apa ini? Mana Keris Pusakaku?

Santri Kepala:
Itu Keris Pusakamu sudah saya amankan karena membahayakan orang.Wahai Cantraka Hitam..engkau mau kemana?

Cantraka Hitam:
Aku bingung. badanku terasa sangat lemah. Sebaliknya aku ingin bertanya ini banyak orang akan ada acara apa?

Santri Kepala:
Di sini akan ada acara Ritual Ikhlas II.

Cantraka Hitam:
Oh ...tiadalah dayaku itu. Bahkan pikiranku saja hampir melupakan semuanya. Oh Tuhan ampunilah dosa-dosaku. Astagfirullah Alazim...ya Allah ampunilah dosa-dosa ku. Wahai Santri Kepala ...apakah seorang seperti diriku masih pantas memanjatkan doa-doa kepada Allah? Apalahi mengikuti Ritual Ikhlas. Oh tentu aku ini manusia yang terkutuk dan sangat jauh dari ikhlas itu.

Santri Kepala:
Allah SWT itu Maha Pengampun. Jika permohonan ampunmu dilakukan dengan sungguh-sungguh dan ikhlas, insyaAllah Tuhan akan mengampunimu.

Cantraka Hitam:
Wahai Santri Kepala...sesungguhnya saya sangat ingin mengikuti kegiatan Ritual Ikhlas, tetapi apakah boleh, apa syaratnya dan saya malu dengan namaku sendiri. Aku malu mempunyai nama Cantraka Hitam.

Santri Kepala:
Satu-satunya syarat agar engkau bisa mengikuti Ritual Ikhlas II adalah hanya mempunyai Niat untuk menggapai ridha Allah SWT. Baiklah jikalau engkau meminta, maka dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, namamu aku ganti dengan Cantraka Putih.

Cantraka Putih:
Alhamdulillah...terimakasih Santri Kepala...terimakasih ya Allah atas karunia yang engkau limpahkan kepada hambamu ini. Amin..amin ya robbil alamin.

Santri Kepala:
Marilah hadirin semua kita bersiap-siap melaksanakan Ritual Ikhlas II. Semoga Allah SWT selalu melindungi dan meridai orang-orang yang berada di jalan yang benar. Ingatlah panggilan Tuhan:"Maka berlarilah kamu kepada Allah. Sungguh aku hanya pemberi ingat yang jelas bagi kamu" (Q.S. Al-Dzariyyat [51]:50)

38 comments:

  1. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam ritual ikhlas, hal yang paling utama dilakukan adalah dengan membersihakan hati terlebih dahulu. Janganlah kita sekali-kali sombong dihadapan orang lain, apalagi dihadapan sang pencipta. Karena kita tidak akan pernah menggapai ikhlas bila masih ada rasa sombong pada diri kita.

    ReplyDelete
  2. Endryana Listyarini
    14301241034
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Bahwa di atas langit masih ada langit, jika kita merasa paling pinter ternyata masih ada yang lebih pinter, jika kita merasa sakti ternyata masih ada yang lebih sakti. Hanya Allah SWT yang Maha segalanya, tidak ada kekuasaan yang dapat melebihi kekuasaan Allah. Jika kita sombong maka bersegeralah untuk bertobat, mohon ampunan kepada Allah.

    ReplyDelete
  3. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Jika seseorang mempelajari ilmu hitam, mempercayai jimat akan membawakannya kepada kebahagiaan, maka, dari pengetahuan saya, sebenarnya ia telah mempercayai dan patuh kepada selain Allah. Ia tidak menggantungkan hidupnya kepada Allah SWT. Padahal sebagai hamba-Nya kita harus menggantungkan hidup kita kepada-Nya, karena kepada Allah lah kita menyerahkan diri dan memohon pertolongan, bukan kepada benda-benda yang dianggap keramat, memiliki kemampuan gaib, serta mendatangkan kemujuran dan menghindarkan kesengsaraan.

    ReplyDelete
  4. Ainun Fidyana Syafitri
    14301244006
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Sesungguhnya ilmu hitam itu sama saja percaya bahwa ada kekuatan yang lebih besar atau sama besar dengan Tuhan, Allah SWT. Hal ini merupakan bentuk penyimpangan terhadap agama dan ke-Esaan Allah SWT. Walaupun sudah beribadah sesuai tuntunan akan tetapi percaya pada benda-benda yang memiliki kekuatan ilmu hitam itu sama saja percaya bahwa ada tandingan lain selain Allah SWT. Seperti yang digambarkan dalam elegi di atas yaitu cantraka hitam yang percaya pada kekuatan keris dan menyombongkan diri merasa lebih kuat dari Allah, sungguh sesuatu yang tidak baik. Maka dari itu kita perlu menjaga hati dan berhati-hati.

    ReplyDelete
  5. Orang yang merasa mempunyai kesaktian sedungguhnya hanya tipu daya dari syetan. Syetan memberikan kesaktiannya agar manusia tidak mau menyembah Allah SWT. syetan juga dapat memberikan harta atau pangkat serta kedudukan dengan persyaratan manusia tidak menyembah Allah SWT. atau syetan memperdaya manusia agar berbuat musyrik yaitu menyekutukan Allah. Padahal tidak ada daya dan upaya kecuali milik Allah semata. Jika kita mengalami kesulitan, kesusahan, kesempitan maka hanya kepada Allah kita meminta bantuan dan pertolongan. Begitupun ketika kita memperoleh kemudahan, kelapangan, keuntungan maka hanya kepada Allah kita bersyukur.

    ReplyDelete
  6. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pendidikan Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Dalam kegiatan rohani khususnya beribadah, hendaknya kita meninggalkan segala urusan duniawi dahulu. Menjernihkan pikiran dan focus pada ibadah kita. Karena urusan duniawi apabila masih dibawa saat akan beribadah maka akan mengganggu ibadah kita. Hendaknya kita ikhlas dan rendah hati serta mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum beribadah. Jangan sampai membawa kesombongan karena ilmu, jabatan, harta dan kekuatan yang kita miliki. Karena sesungguhnya semua urusan duniawi itu dapat kita peroleh hanya seijin Allah SWT. Dan semua itu hanya sebagian kecil dari kuasanya. Sehingga kita tidak patut menyombongkan diri. Sebaliknya sehebat apapun manusia adalah sama derajatnya di mata Allah kecuali amal nya.
    Dengan meninggalkan kesombongan dan urusan duniawi maka kita telah siap melakukan ibadah. Karena kita telah meninggalkan pikiran-pikiran yang berhubungan dengan urusan duniawi. Meninggalkan pikiran-pikiran tentang jabatan dan harta yang kita miliki. Maka kita akan ikhlas dalam menjalani ibadah. Barulah akan tersadar betapa hinanya kita di hadapan Allah SWT karena sesungguhnya apapun yang kita miliki adalah titipan semata.

    Wasalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  7. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Perbuatan syirik adalah perbuatan yang harus kita hindari, sebagai umat muslim kita selayaknya meminta dan memohon perlindungan hanya kepada Allah SWT.
    Namun bila tanpa disadari atau dengan sadar melakukan hal tersebut (perbuatan syirik), jangan lah ragu untuk bertobat dan memohon ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Allah SWT itu Maha Pengampun.

    ReplyDelete
  8. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    S2 Pendidikan Matematika A

    Sombong merupakan sikap tercela yang pertama dilakukan oleh iblis (saat tidak mau bersujud ke Adam). Sombong hanya boleh dimiliki oleh Allah Ta'alaa. Jika manusia bersikap sombong maka akan membahayakan dirinya sendiri. Semua kekuatan hanya milik Allah. Keberhasilan dan kesuksesan manusia hanyalah melalui pertolongan Allah.
    Sombong itu pertanda bahwa hati dan pikiran kita tidak ikhlas. Sombong dapat merusak ibadah kita karena jika kita sombong, maka secara otomatis kita membutuhkan pengakuan dari selain Allah. Sifat sombong dapat menjadikan kita selalu ingin diakui, ingin dilihat, yang ujung2nya dapat menyebabkan riya’.
    Oleh karena itu, sebagai hamba yang baik sudah seharusnya kita bersihkan hati dan pikiran kita. Kita muali introspeksi diri tentang tujuan dan untuk siapa ibadah kita. Menuju Allah atau menuju selain Allah. Dengan demikian, kita akan selalu mengingat bahwa semua ibadah kita hendaknya hanya karena Allah semata.

    ReplyDelete
  9. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A 2017

    Dari elegi 5 ini, diajarkan kepada kita bahwa dalam mencapai ridho Allah dimulai dengan meluruskan niat yang ikhlas dalam membetulkan tata cara beribadah serta membuang jauh-jauh segala pikiran selain dari memperoleh ridho Allah. Jika sudah diawali dengan sifat sombong, dan mengaku bahwa ilmu yang sudah dimiliki adalah ilmu tertinggi, apalagi ilmu tersebut adalah ilmu (hitam) yang dilaknat oleh Allah, maka akan mendapat balasan juga dari Allah. Karena sungguh yang memiliki ilmu tertinggi itu adalah Sang Pemilik Ilmu itu sendiri yaitu Allah SWT. "Sesungguhnya Aku lebih mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." (Al-Baqarah:30).

    ReplyDelete
  10. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Mat A 2017

    Terimakasih Prof, meyakini kebenaran Allah harus dilandasi dengan keyakinan dan tindakan. Mensekutukan Allah, dan menyembah yang selain Allah merupakan tindakan yang dilaknat. Bertaubatlah, ikhlaslah dalam bertaubat, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, ketika kita melakukan banyak kesalahan di masa lalu, berusahalah untuk memperbaikinya di masa sekarang dan masa depan. Tiada kata terlambat untuk berubah, semoga kita semua senantiasa dilimpahi iman dan taqwa.

    ReplyDelete
  11. Anisa Safitri
    17701251038
    PEPB

    Manusia diciptakan bukan tanpa alasan. Perbuatan yang dilakukan tidak lain karena sudah diatur dan atas kehendak sang Pencipta. Takdir baik ataupun buruk sudah tercatat, manusia hanya tinggal mengelolanya. Takdir seseorang dapat dirubah sesuai kemampuan dan usahanya untuk merubah. Seseorang yang jauh dari Allah swt akan mudah digoda oleh syaitan, jin, maupun iblis dengan segala macam bentuk. Yang paling mudah adalah kecintaannya pada duniawi selain pada Allah swt. Ketika jin telah merasuki dalam tubuh seseorang, maka ia akan melakukan perbuatan-perbuatan yang menjauhi perintah Allah swt. Merasa dan menganggap dirinya dapat melakukan semuanya tanpa bantuan dari Allah swt. Perlu adanya kesadaran dalam diri untuk melakukan taubatan kepada Allah swt.

    ReplyDelete
  12. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Elegi ritual yang indah sekali. Terima kasih, semoga berbalas kebaikan kepada Bapak Prof. Dr. Marsigit yang telah memberikan ilmunya. Alur cerita yang sungguh menggambarkan kehidupan manusia. Betapa sangat merugi orang yang masih percaya dukun, pesugihan dan lain sebagainya. Perbuatan yang sungguh sangat berat akibatnya, bentuk kesyirikan. Tak hanya itu ternyata manusia juga kadang sombong akan suatu hal, mengaku bahwa ilmunya sudah sangat luas dan dalam. Padahal sesungguhnya ilmu yang kita dapatkan itu belum seberapanya ilmunya Allah. Tetapi yang menarik dan indah yaitu kisah diakhir elegi ini, bahwa selalu ada tempat kembali paling sempurna. Tempat untuk memohon segala maaf atas apa yang salah yang telah diperbuat. Taubatan nasuha kepada Allah atas segala dosa yang telah dilakukan adalah langkah yang indah. Semoga kita menjadi orang-orang yang senantiasa beristigfar atas segala khilaf yang kita perbuat dan semoga Allah mengampuni segala salah khilaf kita. aminn

    ReplyDelete
  13. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak.
    Kesombongan manusia merupakan godaan syetan. Syetan berusaha menjauhkan diri manusia dari Allah SWT. Membawa manusia dalam sifat sombong. Menyombongkan atas segala apa yang dimiliki, bahkan menganggap bahwa kesuksesan tidak berasal dari Allah SWT. Mengerikan sekali godaan dan hasutan syetan kepada manusia. Selalu intropeksi diri memohon ampun dan memohon perlindungan Allah SWT adalah cara agar terhindar dari godaan dan hasutan syetan.

    ReplyDelete
  14. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dari elegi ini yang kami pahami adalah dalam ada orang-orang yang melakukan ritual-ritual yang dilarang di kitab suci Al-Quran, dan hal itu menutup hatinya dari keimanan dan ketakwaan dan dikuasai oleh nafsu-nafsu. Seperti halnya pendapat Blaise Pascal bahwa dalam diri manusia terjadi peperangan antara akal-budi dan nafsu-nafsu, di mana yang satu ingin menghilangkan yang lainnya supaya bisa menjadi dewa-dewa atau hewan-hewan. Dalam beribadah seseorang, selain membersihkan (mensucikan) dirinya secara fisik, juga harus membersihkan hati dan pikirannya yaitu dengan banyak mengingat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu, semoga kita bisa menekan nafsu-nafsu sehingga kita bisa menjadi umat yang beriman dan bertakwa.

    ReplyDelete
  15. Junianto
    PM C
    17709251065

    Dari elegi tersebut, saya pahami bahwa semua kekuatan itu berasal dari Allah SWT. Orang yang menyekutukan Allah dengan cara meyakini ada kekuatan lain selain Allah seperti yang dilakukan oleh Cantraka Hitam merupakan perbuatan syirik. Pusaka yang dimiliknya sebenarnya adalah berasal dari syaiton yang telah memperdaya Cantraka Hitam. Kisah ini tentu merupakan sebuah pelajaran bagi kita, karena di sekeliling mita pun ada hal yang serupa. Jadi, marilah senantiasa berpegang teguh pada tali agama Allah SWT.

    ReplyDelete
  16. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Sangat luar biasa. Ketika kita ingin mendekatkan diri kepada Allah pasti akan banyak sekali cobaan dan rintangan yang menghadang. Berbeda dengan ketika kita ingin melakukan kemaksiatan. Pasti akan terasa sangat ringan dan menyenangkan. Itu karena Syaitan yang terkutuk senantiasa menggoda manusia untuk ikut dalam jurang kemaksiatan sehingga banyak manusia yang tergoda oleh syaitan. Kita harus membersihkan hati kita dari syirik, iri hati, dusta, fitnah, prasangka buruk dan perbuatan negatif lainnya sehingga kita bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih Ridhonya, Amiin.

    ReplyDelete
  17. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas sharingnya, Pak. Islam adalah agama yang sempurna, tidak perlu tambahan lagi. Amalan-amalan yang tidak ada landasan atau dalilnya hendaklah ditinggalkan. Apalagi melakukan kegiatan-kegiatan yang berpotensi secara langsung atau tidak membagi iman kita kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  18. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Indah. Benar-benar alur yang indah. Betapa tidak, hampir di akhir kisah saya diajak untuk melantunkan doa. Hampir di akhir kisah juga, saya menemui titik cerah, bahwa Allah itu Maha Pengampun, jika kita benar-benar niat dan iklhas maka Allah akan selalu membukakan pintu gerbang kehidupan. Ya, kehidupan yang baru, benar-benar baru. Jangan takut, jika niat dan ikhlas, bahkan yang hitam diganti nama putih.

    Dari elegi ini pulalah saya kembali disadarkan bahwa kesombongan bukan menjadi kepunyaan manusia. Tiadalah yang bisa disombongkan, karena yang kita miliki sungguh semuanya atas kehendak-Nya. Bismillah, dengan menyebut nama Allah, mari kita mulai dari awal.

    ReplyDelete
  19. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Pada elegi ini, ikhlas itu ada kontradiksinya, yaitu sombong. Sombong itu mengumbar, mengagung-agungkan apa yang dimilikinya. Padahal apa yang dimilikinya belum tentu melebihi oranglain, pasti ada yang lebih baik, dan yang Maha dari segalanya adalah Tuhan. Maka sombong termasuk ke dalam perbuatan tercela. Oleh karena itu, karena manusia itu sifat, maka manusia akan tinggi dengan kesombongannya, dan akan terjatuh dengan kesombongannya juga. Sehingga ikhlas itu penting, menerima apa adanya, menerima anugerah yang diberikan, dan jangan mengumbar, tetapi berbagilah pada oranglain dengan cara sodaqoh.

    ReplyDelete
  20. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum Prof,
    Siapa saja dapat melakukan ritual ikhlas, asalkan menyesali perbuatannya, memohon ampun kepada Allah, dan memperbaiki kualitas ibadahnya. Seperti yang diceritakan di elegi ini, Cantraka hitam yang mulanya berlaku sombong dan menyekutukan Allah, ia menyadari kelemahannya dan memohon ampun kepada Allah. Elegi ini memberikan pesan bahwa manusia hidup di dunia semata-mata untuk mencari ridho Allah, manusia tidak memiliki daya apapun selain atas kehendak Allah. Maka apapun yang kita lakukan hendaknya tidak menyimpang dari ketentuan Allah. Apabila manusia telah melakukan perbuatan yang menyimpang dari jalan Allah hendaknya segera memohon ampun karena sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

    ReplyDelete
  21. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Hati yang ikhlas adalah hati yang hanya mengharapakan ridho Allah SWT. Hati yang ikhlas tidak akan kita dapatkan jika kita menyekutukan Allah SWT (syirik) seperti yang dilakukan oleh Cantraka Hitam yakni membantu orang-orang yang meminta pesugihan. Menyekutukan Allah SWT merupakan dosa besar. Oleh karena itu, kita harus menjauhi syirik dalam bentuk apapun dari yang syirik yang terkecil apa lagi syirik yang besar. Syirik akan menjauhkan kita dari Allah SWT dan tidak mendapatkan ridho-Nya. Sehingga, jauhilah syirik sekecil apapun untuk menggapai keikhlasan dan ridho Allah SWT.

    ReplyDelete
  22. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamualaikum wr wb.
    Terimakasih banyak Pak prof.
    Kalimat yang mungkin dapat dilukiskan buat Cantaraka Hitam dalam elegi di atas yaitu “Jangankan Allah, manusia saja kalau diduakan pasti akan cemburu begitu pula dengan Allah.Karena Allah itu Maha pencumburu.Laa haula walaa kuwwata illla billah”Tiada daya dan upaya melainkan kekuatan-Mu.Allah selalu membuka pintu maaf buat hambanya,selagi masih ada keinginan untuk bertaubat kepada-Nya.

    ReplyDelete
  23. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Alhamdulillah, Allah telah memberikan hidayah yang sangat luar biasa sekali kepada Cantraka Hitam. Tiada daya dan upaya yang mampu menyamai kekuasaanNya. Jika Allah sudah berkehendak dan Kunfayakun, atas izin dan kekuasannya setan yang bersarang dan menguasai jiwa dan raga seseorang bisa Allah musnahkan dalam sekejap saja. Jika diri seseorang sebenarnya ingin menuju jalan yang lurus, sedangkan dia selalu disetir oleh setan yang ada dalam tubuhnya, Allah pasti akan memberikan pertolongan lewat perantara apapun.

    ReplyDelete
  24. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Ulasan yang sedikit membuat guyon diri ini. Melalui berbagai macam bacaan ritual ikhlas yang saya baca, semuanya berfokus pada untuk meraih ridho Allah SWT. Dari ulasan ini saya menjadi yakin Allah yang maha menghidupkan dan mematikan manusia serta sebaik-baik pemberi peringatan kepada manusia. Berharap peringatan Allah selalu ada untuk diri ini. Sungguh, bacaan ayat kursi dapat dijadikan sebagai permohonan perlindungan kepada Allah dari berbagai godaan yang ada dan mara bahaya.

    ReplyDelete
  25. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Berdasarkan elegi ritual ikhlas 5 ini, saya memahami bahwa siapa saja bisa mengikuti ritual ikhlas, dengan syarat ia menjalankan dengan niat yang ikhlas dan semata-mata hanya mengharapkan ridho Allah SWT. Meskipun seseorang itu sebelumnya telah melakukan tindakan buruk, namun ia menyadari kesalahannya, memohon ampun kepada-Nya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan buruk itu, niscaya ia akan mampu menjalani ritual ikhlas. Seperti yang dikisahkan dalam elegi ini, Cantraka Hitam yang awalnya sombong dan mempersekutukan Allah, akhirnya ia menyadari kesalahan dan memohon ampunan kepada-Nya.
    Untuk itu, sebagai manusia kita hendaknya menjalani hidup di dunia ini dengan ikhlas dan semata-mata mengharapkan ridho Allah SWT. Dan jika telah terlanjur melakukan hal buruk yang tidak sesuai dengan ajaran-Nya, maka segeralah memohon ampun kepada-Nya, karena sesungguhnya Allah SWT Maha Pengampun atas segala kesalahan manusia.

    ReplyDelete
  26. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Terima kasih Prof, sangat mencerahkan. Dalam berilmu sesungguhnya didasari dengan niat, jika ilmu yang kita tekuni didasari niat ingin mencelakai orang maka ilmu tersbut dapat dikatakan sebagai ilmu hitam, dan ilmu hitam tersebut tidaklah kekal dalam dunia ini, karena ilmu hita memiliki tujuan jangka pendek. Berbeda dengan niat untuk ikhlas melalukan kebaikan, butuh usaha keras untuk mencapainya, namun hasil yang didapat bersifat jangka panjang.

    ReplyDelete
  27. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Kesombongan adalah hal buruk yang dapat merusak ibadah kita. Setinggi apapun ilmu, pendiikan, jabatan atau harta seseorang akan sia-sia jika orang tersebut bersikap sombong. Ritual Ikhlas adalah kegiatan membetulkan dan meluruskan ibadah. Tentu saja harus dijalankan dengan rasa ikhlas bukan sombong.

    ReplyDelete
  28. Indah Purnama Sari
    17701251035
    PEP B 2017

    Terimakasih prof atas ilmu yang diberikan melalui postingan ini.
    Niat adalah landasan yang paling penting yang harus tumbuh jika kita ingin melakukan sesuatu.. Dengan niat maka pekerjaan yg kita lakukan akan dikerjakan dengan baik. Setelah itu niat juga dapat mempengaruhi keikhlasan yang ada dalam Doro kita. Jika niatnya sudah kiat maka tingkat keikhlasan dalam diri kita juga pasti dengan sendiri nya akan menjadi lebih besar. Maka dari itu perbaiki niat kiat dalam melakukan segala macam perbuatan niatkan kita melakukan itu semata mata hanya intuk beribadah kepada Allah SWT saja.

    ReplyDelete
  29. Aristiawan
    17701251025
    PEP 2017 B

    Dari elegi ritual ikhlas 5 ini kita melihat bahwa cantraka hitam begitu membanggakan dirinya lantaran ilmu yang ia miliki. Ia lupa bahwa ilmu yang ia miliki merupakan sebuah anugerah dari Allah. Ia justru takabur, membanggakan dirinya dengan menyebut dirinya mulia karena ilmu-ilmu yang telah ia pelajari. Hal ini menjadi pelajaran sekaligus menjadi pengingat bagi kita, bahwa dalam hal baik seperti ilmu pun bisa menjadi sarana setan untuk menggoda kita agar menjadi orang-orang yang takabur. Maka kita perlu berhati-hati dan senantiasa berdoa agar dijaga Allah dari sifat-sifat takabur.

    ReplyDelete
  30. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Didalam elegi ini terlihat cantraka hitam yang mempunyai kekuatan dan sudah bisa mencapai cita-citanya tidak mampu menandingi kekuatan Allah SWT melalui doa yang dilantunkan oleh santri kepala. Ilmu hitam atau putih itu bukankah semuanya dari Tuhan? Mana ada yang dapat menandingi kekuatan Tuhan? Misalkan kekuatan yg hitam adalah kekuatan dari setan, namun kekuatan tersebutpun tidak akan dapat berpengaruh jika tidak di kehendaki oleh Tuhan. Tidak ada ilmu/kekuatan apapun yang dapat menandingi Kekuasaan Allah SWT, dan elegi ini telah membuktikan hal tersebut dimana didalam elegi ini dituliskan bahwa cantraka hitap tergeletak setelah keris pusakanya diambil.

    ReplyDelete
  31. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Membaca elegi ritual ikhlas 5 ini, saya bertanya-tanya... jika ada orang yang benar dia itu sangat berdosa, namun kemudian hendak memperbaiki hidupnya, menuju pada Allah... haruskah memang ia berganti nama? Apa makna ganti nama itu? Dalam Alkitab pun ada kisah seorang bernama Saulus, yang dulunya adalah penghujat Allah, membunuh orang-orang yang percaya pada Allah, dia tidak percaya akan Allah. Suatu ketika Allah menunjukkan kuasanya, Allah membutakan mata Saulus. Saulus bertobat, ia menjadi percaya pada Allah dan menyebarkan kabar gembira tentang Allah yang menyelamatkan. Dari sejak ia bertobat itu pun namanya berganti menjadi Paulus.
    Mohon penjelasan tentang perubahan nama ini...

    ReplyDelete
  32. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamu'alaikum Wr. Wb

    Elegi yang memberikan petunjuk kepada orang-orang yang sombong dan orang-orang yang lebih mempercayai suatu benda dari pada mempercayai keberadaan Allah SWT bahwa semuanya itu berasal dari Syaitan dan mereka dapat meninggal itu semua dengan bertobat kepada Allah SWT. Didalam elegi ini memberikan suatu pencerahan bahwa siapa saja yang bertobat untuk menggapai ridha Allah SWT. Allah akan membuka pintu tobat selebar-lebarnya asalakn tobat nya bersifat sungguh-sungguh untuk menggapai ridhaNya.

    ReplyDelete
  33. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pend. Matematika 2017 Kelas C

    Ketika kita sudah mendapatkan apa yang kita inginkan, kita sering lupa siapa yg memberikan kita kesempatan untuk mendapatkannya. Bahkan kita lupa siapa yg memberikan kesempatan kita utk tetap bernafas. Cantraka Hitam tidak menyadari bahwa kepercayaan dirinya dan kepercayaannya terhadap keris akan menyesatkannya, oleh karena itu ia merasa tidak membutuhkan rida Allah. Smoga kita senantiasa mengharap rida Allah dalam setiap langkah, bukan hanya ketika sedang terpuruk saja.

    ReplyDelete
  34. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Taubat nasuha merupakan sebenar-benar taubat, dengan syarat tidak mengulangi keburukan-keburukan dimasa lalu dan senantiasa berbuat baik. Jika manusia bertaubat nasuha maka dirinya akan menjadi bersih kembali seperti bayi. Keburukan pada diri seseorang bisa disadari maupun tidak disadari, oleh karena itu kita dianjurkan untuk sering sering beristighfar, memohon ampun kepada Allah.

    ReplyDelete
  35. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Unik sekali percakapan antara santri kepala dengan cantraka hitam pada artikel ini karena disertai dengan emoticon-emoticon. Cantraka hitam yang semula percaya kepada hal-hal ghaib dan benda-benda keramat diberikan nasihat-nasihat oleh kepala santri sehingga ia memiliki tekad untuk berubah dan pada akhirnya berubah nama menjadi cantraka putih. Allah akan mengampunkan hambanya apabila ia ingin bertaubat sebenar-benarnya taubat. Wallahu alam.

    ReplyDelete
  36. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Tidak akan masuk surga manusia yang dalam hatinya terdapat kesombongan walaupun hanya sedikit. Sombong adalah sebab iblis dikeluarkan dari surga. Iblis bertekad akan menggoda dan menyesatkan manusia dari jalan Allah. Salah satunya adalah dengan ilmu hitam. Orang yang mengamalkan ilmu hitam adalah orang yang menduakan Allah. Ia lebih memilih jalan iblis daripada jalan Allah. Perbuatan tersebut adalah dosa terbesar.

    ReplyDelete
  37. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Mempercayai semua ketentuan Allah adalah hakikat kebenaran dalam kehidupan. Maka janganlah meminta-minta kepada hal ghaib yang menjerumuskan kepada kesesatan dengan berteman dengan syaitan. Padahal syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  38. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    - Seseorang yang diganggu oleh jin tidak akan sadar dengan apa yang telah dilakukannya. Senantiasa melakukan dosa dan semakin menjauh dari Allah swt. Jika sudah demikian maka ia membutuhkan seseorang untuk membantunya kembali ke jalan kebenaran. Sebesar apapun dosa yang telah dilakukan, Allah akan mengampuninya karena Allah Maha Pengampun. Taubatan yang dilakukan dengan penuh kesadaran diri, niat dalam hati dengan tulus dan ikhlas semata-mata mencari ridha Allah swt, senantiasa berjanji selalu mendekatkan diri dan tidak akan mengulanginya lagi, akan menjadi jalannya untuk menuju kesuksesan yang sebenarnya. Kesuksesan di jalan Allah swt.

    ReplyDelete