Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 12: Wasiat Muhammad Nurikhlas kepada Para Cantraka : Meretas Sejarah Peradaban Manusia




Oleh Marsigit

Santri Kepala:

Ass..wr.wb..segenap peserta Ritual Ikhlas III, sampailah kita pada acara lain-lain. Pada acara lain-lain ini akan diisi penyampaian wasiat kepada para Cantraka oleh Bagawat Selatan atau Muhammad Nurikhlas sebagai tanda berakhirnya perkuliahan filsafat semester ini. Silahkan.

Muhammad Nurikhlas:
Terimakasih Bapak Santri Kepala yang telah memberikan waktu kepada saya. Sebelumnya saya mohon maaf karena apa yang ingin saya sampaikan tidak berkenaan langsung dengan kegiatan Ritual Ikhlas melainan sebagai tambahan yang saya selingkan. Adapun yang ingin saya sampaikan adalah wasiat saya kepada para Cantraka yang selama ini mengikuti kuliah dan ceramah saya. Wasiat ini saya beri judul "Meretas Sejarah Peradaban Manusia" sebagai berikut:

Meretas SejarahPeradaban Manusia bagi orang-orang yang berani mengambil langkah besar, menuju masa depan yang cemerlang, meletakkan dasar-dasar sejarah peradaban manusia untuk membangun dunia ladangnya akhirat, dengan cara menangkap setiap kesempatan atau peluang dengan kesadaran dan pemahaman bahwa peluang tidak datang dua kali melainkan hanya satu kali, dengan penuh keyakinan berdasarkan iman, taqwa, ikhlas dan semata-mata demi menggapai ridha Allah SWT, dengan membetulkan atau merevitalisasi makna dan esensi Jihad fisabilillah di jalan Allah SWT, dan dengan demikian maka akan berani mengambil Langkah Meretas SejarahPeradaban Manusia dengan segenap dan segala konsekuensinya, degan segala kemampuannya membaca, memikirkan, merasakan, dan mengambil keputusan tentang apa dan siapa yang dihadapinya, dalam konteks pribadi, bersama, masyarakat, agama, negara dan dunia.

Bukanlah sembarang orang yang bisa diabaikan begitu saja dalam ruang dan waktunya yang telah mengukir dan menoreh gagasan-gagasan briliant yang tidak atau belum bisa dilakukan oleh orang yang lainnya, melalui tulisan-tulisannya yang merentang melalui relung pikir dan hati setiap pembacanya, dengan keberaniannya untuk berikhtiar melampaui ruang dan waktu yang akan menjadi inspirasi dan panutan bagi orang-orang yang memerlukannya, yang bersifat abadi dan kontekstual, yang masih tersembunyi di ufuk horizon akan kebesaran karya-karyanya, yang kelak akan dikenang dan digali untuk selalu dijadikan inspirasi bagi pemikirannya ke depan. Dialah Maestro Bagawat Selatan alias Muhammad Nurikhlas sang Pencipta Elegi-Elegi.

Tidak sembarang orang mampu mengerti dan memahami dalam konteks kekinian kedalaman dan keluasan pikiran dan hatinya, dan hanya orang-orang tertentu saja yang mampu dan diijinkan untuk itu dengan syarat-syarat perlu dan cukupnya berhermenitika transenden spiritual, yaitu menterjemahkan dan diterjemahkan secara dinamis dan kreatif dalam ruang dan waktunya lampau, sekarang dan yang akan datang, unsur-unsur pokoknya benang merah sendi-sendi ontologis, epistemologis dan aksiologinya dunia sebagai ladangnya akhirat. Bukanlah dia isteri pokoknya, bukanlah dia keturunan fisiknya, bukanlah dia kerabatnya, bukanlah dia ayah dan ibu kandungnya, bukanlah dia tetangga dekatnya, yang mampu diberikan dan menangkap amanahnya. Bukan pula sembarang orang yang harus diperintah atau meminta amanahnya. Bukan pula sembarang orang yang ditentukan oleh pikirannya. Tetapi dialah sipembawa amanah dunia, akkhirat, amal, ilmu dan doa. Dia terpilih lengkap dengan unsur-unsur kodrat dan iradatnya, dengan unsur-unsur dunia dan akhiratnya, dan dengan unsur-unsur ikhtiar dan takdirnya. Dialah para Cantraka yang senantiasa Ikhlas dalam menuntut ilmu Hati dan ilmu Pikirnya.

Secara khusus dalam rangka Meretas Peradaban Manusia ke depan maka wasiatku kepada para Cantraka adalah sebagai berikut:
1.Sungguh masa depan itu hanyalah milik bagi orang-orang mampu melihat kesempatan dan dapat meraihnya dengan kesadaran kesempatan itu tidak datang dua kali, yang berketetapan hati, tidak ragu-ragu dan berani mengambil keputusan serta tindakan dan membuat langkah-langkah besar sejarahnya dalam ruang dan waktu, hati yang mampu mengendalikan pikirannya, dan pikiran yang mampu mengendalikan hatinya, dengan selalu memohon ridha dari Allah SWT. Amin.
2.Tetapkan tiap-tiap hati sebagai komandan bagi semua pikiran-pikirannya
3.Terjemahkanlah semua yang ada dan mungkin ada sesuai ruang dan waktunya
4.Bersedialah diterjemahkan oleh yang ada dan yang mungkin ada sesuai dengan ruang dan waktunnya.
5.Temukan anti-tesis anti-tesis dari tesis-tesis yang ada dan yang mungkin ada
6.Sintesiskan tesis-tesis dengan anti-tesisnya.
7.Substansikanlah asumsi-asumsi rasionalitas, logika, koherensianitas, a priori, analitik dan transendenitasnya agar tidak menjadi kosong belaka dengan cara submerge kebawah agar bisa membumi.
8.Sinarilah persepsi-persepsi, pengalaman, praktik-praktik, a posteriori, sintetik, korespondensi, dengan cara subserve ke atas menuju langit agar tidak mengalami kebutaan.
9.Gunakan semua elegi-elegi yang telah diciptakan oleh Bagawat Selatan alias Muhammad Nurikhlas sebagai referensi dan eviden untuk meretas peradaban manusia.
10.Wasiat ini aku berikan kepada para Cantraka yang senantiasa Ikhlas menuntut ilmunya dan membaca Elegi-elegi untuk mengemban amanah ke depan menjaga, melestarikan dan mengembangkan pikiran, perasaan dan segenap jiwa dari Sang Bagawat Selatan alias Muhammad Nurikhlas, dalam komunikasi langsung maupun tak langsung, real maupun imaginer, dunia dan akhirat. Amin.


Santri Kepala:
Demikianlah bapak ibu semua semoga apa yang telah disampaikan oleh Muhammad Nurikhlas membawa kebaikan kepada kita semua. Amin

34 comments:

  1. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Selalu ada hambatan dalam setiap kehidupan. Tinggal bagaimana kita menyikapinya. Orang muda adalah generasi penerus yang akan menggantikan generasi sebelumnya, ini adalah sebuah siklus.
    Generasi muda adalah generasi yang bersedia untuk belajar dan mampu melihat peluang dan menyadari kesempatan yang hanya datang sekali sehingga mereka harus bisa meraihnya. Mereka adalah generasi yang memiliki komitmen yang kuat, mereka tidak ragu-ragu dan mengambil keputusan dan tindakan yang berani dalam mencapai suatu tujuan.

    ReplyDelete
  2. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Masa depan itu milik kita. Apa keputusan kita di masa sekarang, akan kita unduh d masa depan. Maka berpikirlah baik-baik dalam mengambil sebuah keputusan, karena semua itu cerminan mu dimasa sekarang. Waktu itu terus berputar, belajarlah dari sejarah dan pengalaman di masa lalu. Tidak akan bisa kembali lag ke masa lalu, maka dari itu tataplah masa depan dengan terus selalu berdo’a kepada Allah serta terus berada di jalan yang benar. Benar menurut kita belum tentu benar menurut orang lain, maka dari itu jangan bersifat sombong selagi menuntut ilmu. Kita masih perlu masukan dan tambahn ilmu dari orang lain.

    ReplyDelete
  3. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Membangun peradapan manusia hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang mau keluar dari zona nyamannya dan membuka pikirannya kedepan. Selain itu agar kita dapat membangun peradapan yang lebih maju maka kita harus memiliki pemikiran yang terbuka dan menerima segala kritik dan masukan yang membangun. Selain meluaskan pikiran, jangan lupa untuk selalu membentengi hati dengan ketaqwaan kepada Tuhan. Sehingga mampu membangun peradaban yang seimbang antara dunia dan akhirat. Bukan membangun peradaban yang hanya mementingkan logika. Hal itu karena meluaskan logika saja tanpa diimbangi dengan spiritual, akan menjadikan peradaban yang mementingkan hedonisme, kapitalisme, liberalisme dan peradaban lain yang menjerumuskan manusia ke hal yang merugikan. Terimaksih.

    ReplyDelete
  4. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Elegi ini membahas mengenai beberapa cara dalam menghadapi peradaban dunia. Terdapat 10 cara, dari 10 cara tersebut saya akan membahas cara pertama yaitu bahwa “masa depan hanyalah milik bagi orang yang mampu melihat kesempatan dan dapat meraihnya dengan kesadaran bahwa kesempatan tidak datang 2 kali. Hal ini sering saya alami, sering kesempatan itu terlihat jelas di mata kita, namun yang sering kita lakukan adalah mengabaikan kesempatan yang datang tersebut. Padahal memang benar bahwa kesempatan itu tidak akan pernah datang untuk kedua kalinya. Sehingga agar kesempatan tersebut dapat kita peroleh dan kita capai maka gunakan setiap kesempatan yang ada tersebut sebagai cara yang ditunjukkan Tuhan kepada kita, mungkin saja kesempatan itu bagian dari doa-doa yang sering dipanjatkan dan petunjuk untuk menjalakan kehidupan ini.

    ReplyDelete
  5. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Manusia memiliki kesempatan untuk memilih masa depan. Tetapi masa depan adalah milik mereka yang berani. Berani mengambil keputusan atas setiap pilihan yang ada di depan kita. Kesempatan yang ada tidak akan pernah datang dua kali, maka kita harus berani memilih. Dan dalam memilih kita harus senantiasa memohon petunjuk kepada Allah SWT. Dengan memohon petunjuk kepada Allah SWT maka semoga pilihan yang kita pilih adalah yang terbaik bagi kita. Amin.

    ReplyDelete
  6. Terimakasih bapak atas saran-sarannya mengenai menghadapi kehidupan di muka bumi ini, saran yang sangat bermanfaat bagi semua kalangan. Meraih masa depan yang cerah dan baik di kehidupan manusia di bumi dengan hati sebagai pembimbing pikiran, jangan meupakan keseimbangan yang sebaiknya selalu kita terapkan dalam kehidupan, tetaplah menjadi orang yang berupaya hidup sebaik-baiknya.


    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  7. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, terimakasih prof. Marsigit atas elegi kali ini. namun sayang, saya tidak cukup mampu menangkap pesan yang ada dalam artikel di atas. Meretas sejarah peradaban manusia memang pembahasan yang berat bagi saya, terlebih saya kurang menyukai pelajaran sejarah. Namun, tanpa sejarah, tidak ada masa depan. Maka saya setuju dengan pesan para cantraka tentang bagaimana meretas peradaban manusia ke depan. Masa depan hanya milik orang-orang yang mampu berkesempatan dan dapat meraihnya dengan sadar bahwa kesempatan itu tidak datang dua kali. Maka janganlah kita sombong dan menutup diri dengan kesempatan yang datang dihadapan kita, kalau kita tidak mau mencoba apakah kesempatan itu akan datang untuk kedua kalinya. Sehingga, ayo kita tempatkan sifat dan karakteristik kepemimpinan kita dalam melaksanakan segala sesuatu. Kita harus memiliki self efficacy yang cukup untuk melangkah ke depan tanpa terus bergantung pada orang lain. Apalagi kalau kita mampu menempatkan segala kenyataan dan kejadian yang kita alami sesuai ruang dan waktunya, pastilah kita akan paham tentang arti hidup dan cara memperjuangkannya demi meraih masa depan yang cemerlang. Oleh karena nya, marilah kita menyadari bahwa masa depan berada di genggaman setiap insan. Kalau tidak kita persiapkan mulai dari sekarang, kita akan menunggu entah sampai kapan. Wallahu’alam bishowab.

    ReplyDelete
  8. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Uraian di atas menyebutkan 10 wasiat kepada para cantraka dalam rangka meretas peradaban manusia. Dalam hal ini saya akan mengkaji wasiat yang pertama dan kedua. Saya setuju bahwa masa depan hana dimiliki oleh orang-orang yang mampu melihat kesempatan dan dapat meraihnya dengan kesadaran bahwa kesempatan tidak datang dua kali. Ketika seorang guru diberikan kesempatan untuk mengajar para siswanya, ambillah kesempatan itu dan lakukan sebaik-baiknya. Berikan metode pembelajaran yang sebaik-baiknya agar dihasilkan anak didik yang berkualitas. Jangan takut untuk mengeksplore beragai macam metode dan inovasi dalam pembelajaran. Wasiat yang kedua yaitu tetapkan tiap-tiap hati sebagai komandan bagi semua pikiran-pikirannya. Hati adalah pengendali segala sesuatu yang ada di pikiran. Hati yang teguh akan menghindarkan seseorang dari suatu kesesatan akibat pikiran-pikiran yang melampaoui batas.

    ReplyDelete
  9. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dari artikel ini dapat diperoleh berbagai pengetahuan yang bermanfaat. Salah satunya adalah memanfaatkan kesempatan yang ada untuk mencapai kesuksesan yang kita harapkan. Kesempatan yang ada hendaknya kita pergunakan dengan sebaik mungkin jangan disia-siakan begitu saja karena belum tentu kesempatan yang ada sekarang ini akan datang lagi dilain waktu. Oleh karena itu, mari kita pergunakan waktu yang kita miliki ini dengan sesuatu yang bermanfaat agar kita tidak menjadi orang yang rugi, dan janganlah kita membuang-buang waktu dengan hal-hal yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya waktu itu sangatlah berharga.

    ReplyDelete
  10. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Elegi ini menyampaikan banyak pesan kepada kita, kalau saya boleh katakan, tips untuk meraih peradaban dimasa sekarang dan yang akan datang. Hidup yang terus berkembang memaksa kita untuk menyiapkan diri, maka dari itu yang akan mampu menggapai peradaban dimasa sekarang dan yang akan datang adalah mereka yang siap, mampu membaca kesempatan, mampu berpikir kritis dan logis, kreatif dan inovatis, serta terus mau belajar. Selain itu peradaban masa sekarang dan yang akan datang hanya akan dimiliki oleh orang yang mampu menyelaraskan hati dan pikirannya dengan diliputi doa-doa dan niat ikhlas untuk kebaikan. Peradaban sekarang dan yang akan datang adalah milik mereka mampu beradaptasi, menyesuaikan dirinya dengan ruang dan waktu, mereka yang mau menerjemahkan dan diterjemahkan dalam arti silaturahmi.

    ReplyDelete
  11. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B


    Melalui elegi ini kita diingatkan untuk dapat menata masa depan dengan sebaik mungkin di tengah peradaban manusia. Kita harus bisa membaca dan memanfaatkan segala peluang yang ada, berani mengambil langkah dalam ruang dan waktu yang tepat. Bagaimana jalan pemikiran kita ditentukan oleh diri kita sendiri. Oleh karena itu dalam kehidupan kita harus berhementika. Tidak hanya menterjemahkan, kita juga siap diterjemahkan dan terbuka atas segala saran dan masukan yang ada sebagai bagian dari merefleksikan diri.

    ReplyDelete
  12. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Masa depan merupakan misteri bagi setiap manusia. Allah SWT telah menuliskan takdir manusia, tapi Allah memberikan kesempatan kepada manusia untuk senantiasa memperbaiki diri. “Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” [Ar-Ra’d/13:11].

    ReplyDelete
  13. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Salah satu pesan dari sang begawat selatan. Tetapkan tiap-tiap hati sebagai komandan bagi semua pikiran-pikirannya. Kembali kita diingatkan betapa hati adalah perkara yang sangat urgen dalam kehidupan. Hati harus mampu mengendalikan pikiran-pikiran, hati juga harus menjadi filter terakhir saat menimbang dan sebelum memutuskan sesuatu berdasarkan ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  14. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Masa depan kita yang menentukan adalah kita sendiri. Seberapa besar usaha kita untuk memperjuangkan kehidupan untuk masa depan kita. Sebagai generasi muda kita harus terus berusaha untuk mewujudkan masa depan bangsa kita yaitu Indonesia menjadi bangsa yang gemilang. Generasi muda akan menjadi sumber peradaban bangsa kelak. Tidak mudah memang untuk meretas sejarah peradaban bangsa. Ikhtiar dan doa harus selalu kita tegakkan

    ReplyDelete
  15. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Wasiat dari Muhammad Nurikhlas kepada para Cantraka dapat membantu dalam menghadapi peradaban manusia yang selalu berubah-ubah. Dalam perjalanan kita, kita harus dapat menggunakan kesempatan yang datang sebaik-baiknya karena kesempatan yang sama tidak akan datang dua kali. Kita harus memaksimalkan dengan berusaha sekuat tenaga dibarengi dengan doa kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  16. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    P. Mat A S2 UNY

    Dari 10 poin yang telah ditulis di atas, jika kita dapat menerapkannya dalam hidup kita, kita akan menjadi generasi muda yang besar.
    Terutama poin pertama, adalah tentang kesempatan. Peluang tidak akan datang dua kali, jadi kita harus menggunakan sebanyak mungkin kesempatan yang kita dapatkan. Dibutuhkan keberanian untuk mengambil langkah yang tepat untuk menggunakan kesempatan.
    Seperti kesempatan, setiap kali dalam hidup kita adalah kesempatan, kita tidak bisa mengulanginya untuk kedua kalinya. ketika berlalu, itu juga merupakan kesempatan kita lulus pada waktu itu. jadi kita harus menggunakan waktu kita sebaik yang kita bisa.
    Namun kesempatan bisa datang dengan tak terduga, maka kita juga harus memiliki kesiapan. Jadi kuncinya adalah kesempatan yang diiringi dengan kesiapan.

    ReplyDelete
  17. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Terimakasih untuk pesan-pesan yang telah disampaikan. Sungguh setelah melalui perkuliahan filsafat banyak manfaat yang bisa kami terapkan dalam keseharian seperti selalu melakukan refleksi dan selalu ikhlas dalam mengerjakan sesuatu termasuk dalam hal menuntut ilmu. Semoga pesan-pesan ini selalu dapat kami pegang teguh meskipun perkuliahan filsafat sudah berlalu dan menimba ilmu semata-mata untuk mencari Ridha-Nya.

    ReplyDelete
  18. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Wasiat dari elegi ini memberikan pandangan bahwa sesungguhnya kita harus sadar, ikhlas, dan mampu mengambil kesempatan yang ada untuk kemajuan peradaban manusia. Pikiran sebagai karunia Allah harus dimaksimalkan perannya untuk berpikir. Memikirkan hal yang terjadi disekitar kita, mengambil hikmah setiap kejadian. Gunakan pengalaman sebagai salah satu guru dalam meretas peradaban. Selalu ikhlas dalam setiap tindakan, praktik, persepsi untuk dapat melihat dengan jernih kejadian sekitar

    ReplyDelete
  19. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Terdapat beberapa point penting yang disampaikan pada elegi di atas terkait dengan bagaimana kita mampu meretas sejarah peradaban manusia. Saya akan mencoba merefleksikannya dalam konteks pendidikan, kita sebagai pendidik dan peserta didik. Yang pertama hendaknya kita ikhlas dalam melaksanakan kegitaan kita baik dalam belajar maupun mengajar. Kita menetapkan hati kita dengan niat yang kuat untung mencerdaskan kehidupan bangsa. Yang kedua kita hendanya berpikir dilandasi dengan hati yang tehug, sehingga apabila terjadi kacau pikir kita tida sampai menyebabkan kacau hati. Yang ketiga, kita sebagai guru berusaha memahami situasi siswa dan lingkunganmengajar kita agar lebih peka dalam menanggapi permasalahan. Yang keempat, lapang dada menerima masukan dari orang lain demi perbaikan diri kita. yang kelima, menentukan strategi belajar dan strategi pembelajaran yang tepat agar kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik dan mencapai tujuan pendidikan. Dan terakhir selalu menjalankan amanah dengan penuh rasa tanggungjawab dan keihklasan.

    ReplyDelete
  20. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  21. Latifah Fitriasari
    PM C

    Gunakan kesempatan itu untuk meraih banyak kesuksesan dan keberhasilan di masa depan. Masa depan itu hanya milik orang-orang yang dapat melihat kesempatan dan dapat melihat peluang. Wasiat dari Muhammad Nurikhlas kepada para Cantraka salah satunya adalah untuk mencapai masa depan yang cerah maka kita harus berpandai-pandai menggunakan kesempatan. Jangan pernah menunda apa yang bisa dilakukan saat ini juga. Saat menunda suatu hal, sebenarnya sangat merugi karena bakal kehilangan kesempatan mendapatkan sesuatu yang indah lebih cepat.

    ReplyDelete
  22. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Salam elegi wasiat ini diperoleh pesan bahwasanya untuk meraih masa depan diperlukan kemapuan unutk mampu melihat kesempatan dan meraihnya dengan kesadraan bahwa kesampatan tersebut tidak datang duakali. Sehingga ketika menggapi kesempatan tersebut, kita akan bersungguh-sungguh melakukannya. Tidak terdapat kerguan didalamnya, dan berani mengambil keputusan secara tepat dan tepat. Semoga kita termasuk orang yang mampu menlihat kesempatan tersebut dan meraihnya dengan sungguh sungguh.

    ReplyDelete
  23. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Menukil pendapat dari Prof. Marsgit yang mengesankan bahwasanya kita harus memiliki "hati yang mampu mengendalikan pikirannya, dan pikiran yang mampu mengendalikan hatinya, dengan selalu memohon ridha dari Allah SWT. Amin", jika ditinjau ulang hal tersebut merupakan suatu hal yang sulit untuk dicapai dan tidak semua orang mampun untuk melaksanakannya. Seringkali seseorang mampu mengendalikan diri dengan hati yang mengendalikan pikirannya atau di lain waktu pikiran yang mengendalikan hatinya. Namun dalam postingan tersebut keduanya digabungkan dengan konjungsi yang bermakna keduanya hsarus bersinergi dan terlaksana. Seseorang dengan hati mengendalikan pikirannya maka ia akan bertindak dengan mengedepankan perasaan tanpa mengandalkan logika sehingga semuanya kurang sistematis dan terkesan berjalan semaunya dan apa adanya. Namun tidak jarang seseorang yang pikirannya mengendalikan hatinya, sehingga orang tersebut bertindak lebih menggunakan rasio tanpa memikirkan perasaan. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  24. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Poin pertama selaras dnegan titah Allah yang pada intinya ialah Allah takkan mengubah kondisi suatu kaum hingga mereka yang mengubah nasibnya sendiri. Dalam kehidupan telah diciptakan takdir untuk semua yang diciptakanNya, namun tidak berhenti sampai di situ, Allah masih menyediakan kesempatan untuk memperbaiki diri jika seseorang itu mau ikhtiar dengan sungguh-sungguh dan berdoa tanpa lelah, maka jangan lelah untuk meminta, Allah Maha Mengabulkan doa takkan kehilangan apapun bahkan jika Allah mengabulkan semua permohonan makhlukNya. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  25. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    PPs PMat C

    Hidup adalah seni bagaimana kita memilih beribu banyak kesempatan ataupun membangun kesempatan itu sendiri, untuk menentukan hidup seperti apakah yang akan kita jalani sekarang dan di masa depan. Memilih berbagai kesempatan yang dapat mendekatkan kita kepada tujuan hidup. Tidak hanya kehidupan di dunia, namun juga untuk kehidupan setelah kematian. Ini semua tidak lepas dari persiapan-persiapan yang dilakukan sejak dini, persiapan yang dilakukan untuk menggapai cita-cita, menggapai ridho Sang Pencipta.

    ReplyDelete
  26. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Peradaban adalah parameter keberadaan manusia. Jika orang-orangnya cerdas maka nilai budayanya akan melampaui jumlah mereka. sebaliknya, jika orang-orang tidak cerdas maka nilai budayanya akan berada di bawah jumlah mereka.Peradaban mengandung ideologi, perjuangan, dan keyakinan. Peradaban tertinggi memberi keseimbangan pada komponen tersebut. Orang-orang yang berada dalam peradaban tinggi tidak pernah mencoba untuk memecahkan identitas mereka, ini adalah apa yang kita sebut ideologi. Selain itu, mereka melakukan yang terbaik karena percaya pada masa depan mereka. Sedangkan, peradaban rendah tidak melakukan hal tersebut. karena ketidakseimbangan telah terjadi dalam masyarakat mereka.

    ReplyDelete
  27. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Keputusan kita akan menentukan masa depan yang akan kita peroleh. Keputusan bagaimana kita menjalani hidup, menjalani hidup yang seduai dengan aturan Tuhan YME dan beursaha menggapai ridhaNya. Karen ajika tidak maka bukan masa depan yang cerah yang penuh kebaikan lah yang akan menunggunya, namun masa depan yang gelap, masa depannya si budak power now. Oleh karena itu dalam menjalani hidup kita perlu menetapkan aturan Tuhan YME sebagai yang teratas. Sekian dan terima kasih.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  28. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Dunia ini memanglah bukan dunia yang abadi untuk manusia. Namun, bukan alasan untuk berdiam diri, malah harus menjadi alasan untuk menjadikan setiap sisa waktu di dunia berguna dan bermanfaat. Berguna dan bermanfaat untuk orang lain, dan diri sendiri dalam rangka mengumpulkan bekal dan persiapan untuk kehidupan yang abadi.

    ReplyDelete
  29. Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas tulisan yang bapak sajikan. Ada banyak hal yang bias kita dapatkan dalam tulisan di atas terutama bagaimana kita dapat memahami hakikat kehidupan melalui pemahaman sejarah peradaban manusia. Lagi-lagi pak Marsigit menggunakan penokohan yang unik. Saya sungguh tak tahu siapakah gerangan Muhammad Nurikhlas itu? Apakah itu adalah alter ego bapak? Entalah. Tapi apa yang bapak tuliskan sungguh bermanfaat bagi kita semua. Semoga kita selalu berada di jalan yang lurus. Aamiin!!

    ReplyDelete
  30. Junianto
    PM C
    17709251065

    Kesuksesan hanyalah milik orang yang mau ikhtiar dan tawakal. Ikhtiar mengandung arti bekerja dengan seluruh kemampuan yang ada disertai doa kepada Tuhan. Tawakal berarti berserah diri kepada Allah setelah berikhtiar. Ikhtiar dan tawakal ini haruslah selalu diamalkan oleh manusia sebagai hamba Tuhan yang taat. Dalam berikhtiar dan tawakal tentu tidak hanya dilakukan sekali atau dua kali namu harus istiqomah dalam arti berkelanjutan dan terus menerus. Sebagaimana kebutuhan manusia yang selalu ada dan terus bertambah maka ikhitar dan tawakal juga demikian adanya. Semakin banyak kebutuhan manusia maka ikhtiar dan tawakal juga harus semakin banyak. Hal lain yang tidak kalah penting dan wajib dilakukan manusia adalah bersyukur atas nikmat dan rezeki yang diberikan Tuhan.

    ReplyDelete
  31. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    seperti yang ayah saya selalu katakan bahwa kesuksesan dimasa yang akan datang ditentukan oleh kita sendiri. berikhtiar semaksimal mungkin dan disertai do'a kepada Allah agar diberikan kemudahan dalam menggapai impian dan dijauhkan dari segala hambatan yang mampu menghampat tujuan kita

    ReplyDelete
  32. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Masa depan dapat diartikan sebagai sesuatu paling misterius yang harus dijalani setiap manusia. Kita tidak akan tahu bagaimana dan seperti apa masa depan kita. Maka dari itu, kita harus merenungkannya dengan sungguh-sungguh, merencanakan dengan matang serta penuh pengharapan, mengambil kesempatan yang ada, dan menjalankan dengan ikhlas. Berencana dan berusaha sekeras mungkin, itu yang perlu kita lakukan untuk menggapai masa depan. Namun perlu diingat bahwa kita sebagai manusia hanya bisa berencana, berusaha, adapun hasilnya Allah yang menetapkan. Untuk itu, semua usaha yang kita lakukan harus disertai dengan doa. Ikhlas menerima apa yang telah kita usahakan dan ikhlas akan setiap ketetapan Allah. Semoga Allah memberikan yang terbaik bagi kita semua, aamiin.

    ReplyDelete
  33. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    "Temukan anti-tesis anti-tesis dari tesis-tesis yang ada dan yang mungkin ada. Sintesiskan tesis-tesis dengan anti-tesisnya."
    Wah ini, membaca bukan hanya menerima isinya. tapi menemukan tesis dan anti-tesisnya. Membuat sintesisnya, baru menemukan pengetahuan dari sana. tak hanya jadi pengikut dangkal, tetapi turut melogikanya sambil mengalami pengalamannya. Terimakasih Prof., memberikan kami pengalaman belajar yang tak terduga.

    ReplyDelete
  34. Pratama Wahyu Purnama
    17709251033

    Terimakasih atas wasiat yang telah diberikan. Sungguh wasiat-wasiat itu terlihat sangat bermanfaat untuk bekal kita menjadi manusia yang siap akan datangnya masa depan. Wasiat-wasiat itu kelihatannya berat, namun berat itu bukan berarti tidak bisa dilakukan. Wasiat diatas akan saya lakukan semaksimal mungkin. Terimakasih atas wasiat yang diberikan.

    ReplyDelete