Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 12: Wasiat Muhammad Nurikhlas kepada Para Cantraka : Meretas Sejarah Peradaban Manusia




Oleh Marsigit

Santri Kepala:

Ass..wr.wb..segenap peserta Ritual Ikhlas III, sampailah kita pada acara lain-lain. Pada acara lain-lain ini akan diisi penyampaian wasiat kepada para Cantraka oleh Bagawat Selatan atau Muhammad Nurikhlas sebagai tanda berakhirnya perkuliahan filsafat semester ini. Silahkan.

Muhammad Nurikhlas:
Terimakasih Bapak Santri Kepala yang telah memberikan waktu kepada saya. Sebelumnya saya mohon maaf karena apa yang ingin saya sampaikan tidak berkenaan langsung dengan kegiatan Ritual Ikhlas melainan sebagai tambahan yang saya selingkan. Adapun yang ingin saya sampaikan adalah wasiat saya kepada para Cantraka yang selama ini mengikuti kuliah dan ceramah saya. Wasiat ini saya beri judul "Meretas Sejarah Peradaban Manusia" sebagai berikut:

Meretas SejarahPeradaban Manusia bagi orang-orang yang berani mengambil langkah besar, menuju masa depan yang cemerlang, meletakkan dasar-dasar sejarah peradaban manusia untuk membangun dunia ladangnya akhirat, dengan cara menangkap setiap kesempatan atau peluang dengan kesadaran dan pemahaman bahwa peluang tidak datang dua kali melainkan hanya satu kali, dengan penuh keyakinan berdasarkan iman, taqwa, ikhlas dan semata-mata demi menggapai ridha Allah SWT, dengan membetulkan atau merevitalisasi makna dan esensi Jihad fisabilillah di jalan Allah SWT, dan dengan demikian maka akan berani mengambil Langkah Meretas SejarahPeradaban Manusia dengan segenap dan segala konsekuensinya, degan segala kemampuannya membaca, memikirkan, merasakan, dan mengambil keputusan tentang apa dan siapa yang dihadapinya, dalam konteks pribadi, bersama, masyarakat, agama, negara dan dunia.

Bukanlah sembarang orang yang bisa diabaikan begitu saja dalam ruang dan waktunya yang telah mengukir dan menoreh gagasan-gagasan briliant yang tidak atau belum bisa dilakukan oleh orang yang lainnya, melalui tulisan-tulisannya yang merentang melalui relung pikir dan hati setiap pembacanya, dengan keberaniannya untuk berikhtiar melampaui ruang dan waktu yang akan menjadi inspirasi dan panutan bagi orang-orang yang memerlukannya, yang bersifat abadi dan kontekstual, yang masih tersembunyi di ufuk horizon akan kebesaran karya-karyanya, yang kelak akan dikenang dan digali untuk selalu dijadikan inspirasi bagi pemikirannya ke depan. Dialah Maestro Bagawat Selatan alias Muhammad Nurikhlas sang Pencipta Elegi-Elegi.

Tidak sembarang orang mampu mengerti dan memahami dalam konteks kekinian kedalaman dan keluasan pikiran dan hatinya, dan hanya orang-orang tertentu saja yang mampu dan diijinkan untuk itu dengan syarat-syarat perlu dan cukupnya berhermenitika transenden spiritual, yaitu menterjemahkan dan diterjemahkan secara dinamis dan kreatif dalam ruang dan waktunya lampau, sekarang dan yang akan datang, unsur-unsur pokoknya benang merah sendi-sendi ontologis, epistemologis dan aksiologinya dunia sebagai ladangnya akhirat. Bukanlah dia isteri pokoknya, bukanlah dia keturunan fisiknya, bukanlah dia kerabatnya, bukanlah dia ayah dan ibu kandungnya, bukanlah dia tetangga dekatnya, yang mampu diberikan dan menangkap amanahnya. Bukan pula sembarang orang yang harus diperintah atau meminta amanahnya. Bukan pula sembarang orang yang ditentukan oleh pikirannya. Tetapi dialah sipembawa amanah dunia, akkhirat, amal, ilmu dan doa. Dia terpilih lengkap dengan unsur-unsur kodrat dan iradatnya, dengan unsur-unsur dunia dan akhiratnya, dan dengan unsur-unsur ikhtiar dan takdirnya. Dialah para Cantraka yang senantiasa Ikhlas dalam menuntut ilmu Hati dan ilmu Pikirnya.

Secara khusus dalam rangka Meretas Peradaban Manusia ke depan maka wasiatku kepada para Cantraka adalah sebagai berikut:
1.Sungguh masa depan itu hanyalah milik bagi orang-orang mampu melihat kesempatan dan dapat meraihnya dengan kesadaran kesempatan itu tidak datang dua kali, yang berketetapan hati, tidak ragu-ragu dan berani mengambil keputusan serta tindakan dan membuat langkah-langkah besar sejarahnya dalam ruang dan waktu, hati yang mampu mengendalikan pikirannya, dan pikiran yang mampu mengendalikan hatinya, dengan selalu memohon ridha dari Allah SWT. Amin.
2.Tetapkan tiap-tiap hati sebagai komandan bagi semua pikiran-pikirannya
3.Terjemahkanlah semua yang ada dan mungkin ada sesuai ruang dan waktunya
4.Bersedialah diterjemahkan oleh yang ada dan yang mungkin ada sesuai dengan ruang dan waktunnya.
5.Temukan anti-tesis anti-tesis dari tesis-tesis yang ada dan yang mungkin ada
6.Sintesiskan tesis-tesis dengan anti-tesisnya.
7.Substansikanlah asumsi-asumsi rasionalitas, logika, koherensianitas, a priori, analitik dan transendenitasnya agar tidak menjadi kosong belaka dengan cara submerge kebawah agar bisa membumi.
8.Sinarilah persepsi-persepsi, pengalaman, praktik-praktik, a posteriori, sintetik, korespondensi, dengan cara subserve ke atas menuju langit agar tidak mengalami kebutaan.
9.Gunakan semua elegi-elegi yang telah diciptakan oleh Bagawat Selatan alias Muhammad Nurikhlas sebagai referensi dan eviden untuk meretas peradaban manusia.
10.Wasiat ini aku berikan kepada para Cantraka yang senantiasa Ikhlas menuntut ilmunya dan membaca Elegi-elegi untuk mengemban amanah ke depan menjaga, melestarikan dan mengembangkan pikiran, perasaan dan segenap jiwa dari Sang Bagawat Selatan alias Muhammad Nurikhlas, dalam komunikasi langsung maupun tak langsung, real maupun imaginer, dunia dan akhirat. Amin.


Santri Kepala:
Demikianlah bapak ibu semua semoga apa yang telah disampaikan oleh Muhammad Nurikhlas membawa kebaikan kepada kita semua. Amin

41 comments:

  1. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika Kelas D

    Kita harus memanfaatkan kesempatan bagus yang ada dalam rangka menuju masa depan yang cerah. Agar kita menjadi orang yang sukses, maka diperlukan usaha keras, doa, keikhlasan, keyakinan (tanpa keraguan) dan tidak mudah putus asa. Selain itu untuk menuju ke masa depan yang cerah, adakalanya kita senantiasa menerima kritikan dan saran yang yang masuk dari orang di sekeliling kita. Kita harus menganggap hal tersebut sebagai upaya untuk memperbaiki diri kearah yang lebih baik yang tentunya dapat membantu dalam mencapai apa yang kita inginkan dalam masa depan kita.

    ReplyDelete
  2. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu'alaikum. Masa depan merupakan misteri bagi setiap manusia. Allah SWT telah menuliskan takdir manusia, tapi Allah memberikan kesempatan kepada manusia untuk senantiasa memperbaiki diri. “Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” [Ar-Ra’d/13:11].

    ReplyDelete
  3. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Wasiat yang diberikan oleh Muhammad Nurikhlas kepada para cantraka bahwa orang yang memiliki masa depan yaitu orang-orang yang mampu melihat kesempatan dan meraihnya dengan kesadaran, ketetapan hati, tidak ada keraguan dalam pengambilan keputusan serta tindakan, membuat sesuatu yang besar dalam kehidupannya, hati mampu mengendalikan pikirannya dan sebaliknya dengan memohon ridho Allah.

    ReplyDelete
  4. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Bertambahnya usia manusia, bertambah pulalah berbagai pengalaman yang dapat dapat dijadikan pelajaran dan ilmu yang ia dapat dan kuasai. Tugas seorang manusia untuk mengamalkan apa yang telah ia dapatkan dengan memanfaatkan dan mengembangkannya di dunia nyata. Karena sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bisa bermanfaat bagi sesama manusia dan lingkungan sekitarnya. Manusia yang berpandangan ke depan mempunyai impian dan harapan membangun peradaban manusia yang berkualitas berdasar iman dan taqwa.

    ReplyDelete
  5. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Hidup ini hanya terjadi sekali dan tidak akan terulang lagi. Sehingga kita sebaiknya kita memanfaatkan kehidupan kita ini untuk memperanyak tindakan baik, mencari pahala, mencari berkat Tuhan, tidak melulu mengejar duniawi saja. Ketika kita memiliki niat baik, segeralah kita lakukan hal tersebut, begitu juga dengan pemikiran baik kita. Pemikiran yang baik akan lebih baik jika kita sampaikan, agar dapat dimanfaatkan oleh orang lain, bahkan dapat kita kembangkan agar kita memperoleh pemikiran-pemikiran baik lainnya.

    ReplyDelete
  6. Syahlan Romadon
    PM C 2016/ 16709251047

    Masa depan kita yang menentukan adalah kita sendiri. Seberapa besar usaha kita untuk memperjuangkan kehidupan untuk masa depan kita. Sebagai generasi muda kita harus terus berusaha untuk mewujudkan masa depan bangsa kita yaitu Indonesia menjadi bangsa yang gemilang. Generasi muda akan menjadi sumber peradaban bangsa kelak. Tidak mudah memang untuk meretas sejarah peradaban bangsa. Ikhtiar dan doa harus selalu kita tegakkan.

    ReplyDelete
  7. Tetapkan hati sebagai komandan dalam melakukan sesuatu. hati yang terikat dan selalu ditujukan untuk Allah SWT. Jika hati hanya milik Allah maka segala perasaan, pikiran, ucapan, tindakan, perbuatan yang kita lakukan hanya semata-mata untuk ibadah kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  8. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Masa depan itu milik bagi orang-orang yang mampu melihat kesempatan dan dapat meraihnya dengan kesadaran. Sesorang tidak akan menyia-nyiakan apa yang mungkin diaraih, karena kesempatan tidak datang untuk kedua kali. Dan yang bisa mendapatkan kesempatan untuk meraih masa depan adalah orang-orang yang berketetapan hati, tidak ragu-ragu dan berani mengambil keputusan serta tindakan dan membuat langkah-langkah besar sejarahnya dalam ruang dan waktu. Dari hatinya yang mampu mengendalikan pikirannya, dan pikiran yang mampu mengendalikan hatinya, dan selalu memohon ridha dari Allah SWT.
    Semua yang ada dan mungkin ada itu bisa kita ketahui. Agar semua yang mungkin ada itu menjadia ada, maka kita sebagai manusia harus ikhlas dalam mencarinya. Yaitu dengan selalu belajar. Belajar dengan hati yang ikhlas. Belajar dalam menemukan yang mungkin ada dan juga belajar meraih kesempatan yang tidak datang dua kali.

    ReplyDelete
  9. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Kesempatan akan selalu datang di setiap kehidupan manusia, tapi tergantung bagaimana ia memanfaatkan kesempatan tersebut. “Sungguh masa depan itu hanyalah milik bagi orang-orang yang mampu melihat kesempatan dan dapat meraihnya dengan kesadaran kesempatan itu tidak datang dua kali, yang berketetapan hati, tidak ragu-ragu dan berani mengambil keputusan serta tindakan dan membuat langkah-langkah besar sejarahnya dalam ruang dan waktu, hati yang mampu mengendalikan pikirannya, dan pikiran yang mampu mengendalikan hatinya, dengan selalu memohon ridha dari Allah SWT”. Jadi tidak satu orang pun yang dapat menjamin bahwa kesempatan yang sama pasti datang dua kali dalam hidupnya, oleh karena itu hendaknya kita dapat memanfaatkan kesempatan yang ada dengan sebaik mungkin, yakni dengan berani mengambil keputusan, menggunakan hati sebagai komandan, melakukan usaha yang konsisten, ikhlas dan berani menerima resiko akan kegagalan serta menjadikan kegagalan sebagai pintu menggapai kesuksesan.

    ReplyDelete
  10. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Untuk meraih masa depan yang cerah, marilah memanfaatkan ruang dan waktu sebaik- baiknya. Karena kesempatan tidak datang secara rutin. Seperti dengan membaca elegi – elegi ini kita akan merefleksikan diri kita untuk selalu ikhlas, berdoa dan berikhtiar dalam melakukan apapun. Hikmahnya ialah ketika kita dihadapkan dengan cobaan, kita akan ikhlas menerimanya dan menganggap itu adalah ujian untuk lebih maju ketahap berikutnya. Hal itu juga berkaitan dengan intropeksi diri agar memperbaiki diri dari kesalahan- kesalahan.

    ReplyDelete
  11. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Masa depan itu hanya milik orang-orang yang dapat melihat kesempatan dan dapat melihat peluang, bagi mereka yang dapat melihat hal tersebut maka akan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menuju dan meraih masa depan yang gemilang. Untuk menuju masa depan yang cerah itu semua orang mempunyai kesempatan yang sama. Namun perbedaannya terletak pada seseorang tersebut mengambil kesempatan itu atau tidak. Orang sukses itu membutuhkan usaha keras, doa, keikhlasan, keyakinan, tanpa keraguan, serta tidak mudah putus asa. Kesempatan yang ada harus mampu kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya jangan sampai disia-siakan karena kesempatan itu tidak akan datang ke dua kali.

    ReplyDelete
  12. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Setelah membaca elegi tersebut kita akan tahu bahwa masa depan itu penting, Masa depan itu milik bagi orang-orang yang mampu melihat kesempatan dan dapat meraihnya dengan kesadaran. Sesorang tidak akan menyia-nyiakan apa yang mungkin diaraih, karena kesempatan tidak datang untuk kedua kali. Dan yang bisa mendapatkan kesempatan untuk meraih masa depan adalah orang-orang yang berketetapan hati, tidak ragu-ragu dan berani mengambil keputusan serta tindakan dan membuat langkah-langkah besar sejarahnya dalam ruang dan waktu, Tetapkan tiap-tiap hati sebagai komandan bagi semua pikiran-pikirannya. Dengan menggunakan hati dan menetapkan hati kita akan bisa memiliki masa depann yang bagus.

    ReplyDelete
  13. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Masa depan seorang manusia, ditentukan oleh manusia itu sendiri, tetapi tentu saja dengan kehendak Allah. Allah akan memberikan hasil yang sesuai dengan dimensi ikhtiar hamba-Nya dan pasti yang terbaik untuk hamba-Nya. Kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan, karena akan membuang-buang waktu dan bisa saja berdampak pada masa depan kita. Kita juga harus bisa memanfaatkan apa saja yang telah diberikan Allah ke kita, sehingga masa depan kita nanti akan baik. Mengikhtiarkan sesuatu untuk tercapainya tujuan kita, tentu dilandasi dengan rasa tulus ikhlas dan hanya mengharap ridho-Nya. Selalu memperbaharui pengetahuan dan pengalaman yang kita punya juga sangat penting demi terciptanya masa depan yang baik.

    ReplyDelete
  14. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Kesempatan yang baik merupakan rezeki tak tertuda dariNya. Tidak semua orang dapat merasakan datangnya sebuah kesempatan baik. Walaupun besar kecilnya nilai kesempatan tersebut relative bagaimana kita membutuhkan dan memandangnya. Walaupun begitu hal tersebut wajib disyukuri. Oleh karena itu jangan melewatkan kesempatan yang ada di depan mata. Karena kesempatan tidak datang dua kali sesuai dengan kemauan kita. Namun kesempatan juga harus diusahakan dan dijemput. Tidak semua kesempatan datang dengan sendirinya. Kesempatan yang diawali dengan perjuangan dan usaha niscaya akan menghasilkan hasil yang memuaskan karena kita lebih menghargai hasil kerja keras yang telah dilakukan untuk mendapatkannya dan menggunakan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

    ReplyDelete
  15. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Tiap – tiap manusia memiliki hati. Hati itu yang akan menuntun pikiran – pikiran dalam ruang dan waktunya masing – masing. Hati juga menuntun manusia untuk dapat kembali kepada ikhlas. Hati yang jernih akan mendorong pikiran yang jernih dan diwujudkan dalam tindakan yang baik, sedangkan hati yang buruk akan mendorong pikiran untuk berpikir yang buruk dan diwujudkan dalam tindakan yang tidak baik. Semoga sebagai manusia senantiasa sadar akan apa yang dilakukan dan senantiasa mau mendengarkan suara hati masing – masing agar segala pikiran dan tingkah laku diarahkan kepada hal – hal yang baik.

    ReplyDelete
  16. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Dalam setiap pengalaman hidup yang kita jalani merupakan modal berharga dalam menghadapi peradaban di masa yang akan datang. Tidaklah mudah dalam mewujudkannya, namun segala sesuatunya harus dicoba/diusahakan biarlah Alloh yang tentukan.

    ReplyDelete
  17. Heni Lilia dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Melalui pesan Muhammad Nurikhlas ini Prof. Marsigit menegur dan mengingatkan kita semua akan pentingnya ikhlas termasuk dalam menggapai pengetahuan. Saya sependapat bahwa kita harus senantiasa Ikhlas menuntut ilmu dan membaca Elegi-elegi untuk mengemban amanah ke depan menjaga, melestarikan dan mengembangkan pikiran, perasaan dan segenap jiwa dari Sang Bagawat Selatan alias Muhammad Nurikhlas, dalam komunikasi langsung maupun tak langsung, real maupun imaginer, dunia dan akhirat. Ini menjadi pesan sekaligus reminder bagi saya pribadi Prof. Terimakasih.

    ReplyDelete
  18. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Meretas sejarah peradaban dunia hanya berlaku pada orang yang berani mengambil langkah besar dalam hidupnya. Untuk mengambil langkah besar ini memerlukan keberanian yang luar biasa sehingga mampu membuat sejarah semasa hidup. Kita memang harus memiliki cita-cita yang besar, tetapi diiringi dengan usaha dan do’a yang luar biasa. Ketika kesempatan itu datang kita telah memiliki ancang-ancang agar mampu menghasilkan sejarah tersebut. Kemudian kita harus ingat bahwa apa yang kita tanam maka itulah yang akan kita tuai. Ketika kita menanam atau merencanakan kebaikan maka yang akan kita peroleh adalah sejarah yang baik dan begitupun sebaliknya. Maka dari itu, dalam merencanakan langkah-langkah besar dalam hidup kita kita harus menempuhnya dengan jalan yang baik dan tentunya diridai oleh Allah SWT. Kemudian untuk menjadi orang yang demikian, tentunya kita juga harus selalu mengembangkan wawasan keilmuan kita. Tidak mudah merasa puas akan apa yang telah diketahui dan pahami.

    ReplyDelete
  19. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    terima kasih untuk wasiat yang diberikan oleh Muhammad Nurikhlas. wasiat-wasiat ini akan sangat berguna bagi kami dalam menjalani kehidupan. ringkasan wasiat ini adalah, kami harus pandai menggunakan kesempatan dan peluang yang ada, berani mengambil langkah dan keputusan yang besar dan beresiko, mampu mengendalikan pikiran dan hati sesuai dengan jalan yang benar, menemukan hal-hal yang menjadi sebab dari sesuatu, menemukan apa yang akan menjadi akibat dari sesuatu. dan kesemuanya itu harus dilakukan karena untuk memperoleh ridho Allah.

    ReplyDelete
  20. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Masa depan itu milik orang yang bisa melihat sebuah peluang atau kesempatan dan dapat menggunakannya dengan baik. Kesempatan itu tidak akan datang dua kali dalam bentuk yang sama, kita harus bisa mencari kesempatan itu sendiri. Ketika datang kesempatan kita harus mempunyai keteguhan hati dan tidak ragu-ragu dalam mengambil keputusan serta membuat langkah-langkah yang tepat dalam mencapainya. Pikiran dan hati yang digunakan juga harus selalu berharap pada ridho ALLAH bukan yang lain agar masa depan itu tidak menjadi sebuah masalah buat kita.

    ReplyDelete
  21. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dalam elegi ini diceritakan mengenai pada ritual ikhlas yang ketiga muhammad nurikhlas menyampaikan wasiat kepada para cantraka. salah satuna wasiatnya adalah untuk tetapkan tiap-tiap hati sebagai komandan bagi semua pikiran-pikirannya. ini maksudnya adalah kita memang diharapkan untuk selalu menggunakan pikiran, tetapi pikiran itu juga harus dibatasi oleh hati karena hakikat manusia adalah keseimbangan antara hati dan pikiran.

    ReplyDelete
  22. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Agar mendapatkan kebaikan di akhirat maka hendaknya melakukan yang terbaik pula pada ladang yang dimiliki. Dunia memiliki banyak hal yang dapat kita peroleh didalamnya Sebagai manusia yang hidup di dunia untuk menghadapi kehidupan akhirat, maka hendaknya meletakkan sejarah peradaban manusia sebagai dasar. Tidak menyia-nyiakan kesempatan baik yang diberikan di dunia adalah cara lain dalam memandang keikhlasan di dunia

    ReplyDelete
  23. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Kesempatan adalah peluang yang selalu datang dalam setiap kehidupan manusia. Kesadaran untuk meraih kesempatan yang tidak akan datang dua kali haruslah dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Maka meraih kesempatan adalah hal yang sangat berharga dalam hidup ini.

    ReplyDelete
  24. Viani Kurniawati
    14301241051
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Elegi ritual ikhlas 12. Elegi ini menyampaikan mengenai wasiat muhammad nurikhlas kepada cantraka. Wasiat muhammad nurikhlas berisi tentang kebaikan-kebaikan untuk meretas peradaban manusia ke depan. Dalam peradaban yang seperti ini adanya kita harus dapat mengambil tiap peluang dan kesempatam yang tak akan datang dua kali. Kita juga harus dapat membuat tesis-antktesis-dan sintesis, menerjemahkan yang ada dan yang mungkin ada, kemudian juga harus mau diterjemahkan, dan lain sebagainya. semua itu diwasiatkan muhammad nurikhlas agar kita dapat menghadapi peradaban manusia dengan baik.

    ReplyDelete
  25. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Manusia adalah khalifah di bumi. Begitu besar kepercayaan Allah kepada manusia untuk menjaga bumi. Allah menurunkan petunjuk berupa Al-Qur’an sebagai pedoman bagi manusia untuk menjaga dan memelihara bumi ini. Selain itu, manusia juga harus meningkatkan kualitas dirinya. Bukan hanya dari segi spiritual tetapi juga ilmu, emosional, dan kemampuan manusia yang lainnya. Kesempatan yang baik itu hanya datang sekali saja. Jika kita mempergunakan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya maka akan kita dapatkan hasil yang baik pula. Maka sesungguhnya kesempatan itu datangnya dari Allah, dan supaya digunakan dengan sebaik-baiknya agar kita dapatkan sukses di dunia dan akhirat. Semoga hal tersebut dapat membangun peradaban manusia yang baik.

    ReplyDelete
  26. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Pentingnya ikhlas dalam kehidupan kita banyak sekali manfaatnya. Ikhlas dalam menemukan pengetahuan adalah hal yang penting agar kita dapat menjalankan proses belajar dengan baik dan ilmu yang masuk tidak setengah-setegah. Misalnya dalam membaca elegi-elegi ini kita harus ikhlas agar apa yang kita baca kelak menjadi ilmu yang bermanfaat.

    ReplyDelete
  27. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Setelah membaca elegi ini saya belajar bahwa kesempatan itu adalah hal yang patut kita perjuangkan karena tidak akan kesempatan yang sama yang akan terulang untuk kedua kalinya. Kita harus yakin dan memiliki ketetapan hati dan tidak ragu-ragu dalam mengambil langkah-langkah dalam menggapai kesempatan dan mewujudkan kesuksesa. Melalui proses itu maka haruslah kita menjalaninya dengan ketenangan hati dan dengan perjuangan besar. Saya juga belajar dalam proses itu maka kita harus memiliki tesis dan anti tesis dalam menghadapi apa yang ada dan mungkin ada. Hal yang paling penting dalam menjalaninya adalah selalu ikhlas dalam mejalani semuanya.

    ReplyDelete
  28. Taufan Adi Pradana
    13301241059
    Pendidikan Matematika A 2013

    dalam proses meraih kesuksesan, kita boleh punya kemampuan. Kita boleh punya pengetahuan. Tapi kalau kita tidak punya kesempatan, maka semua akan menjadi sia-sia. Orang yang lemah, menunggu kesempatan. Orang yang kuat, menciptakan kesempatan. Orang yang cerdik & bijak memanfaatkan momentum / kesempatan. Tanpa kesempatan yang tersedia, tidak mungkin kita bisa sukses. Bila kesempatan belum datang, kita harus berusaha menciptakannya, bahkan di dalam kesulitan pun.

    ReplyDelete
  29. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Wasiat-wasiat di atas sungguh luar biasa. Pernyataan yang paling menarik dari elegi di atas, yaitu “Sungguh masa depan itu hanyalah milik bagi orang-orang mampu melihat kesempatan dan dapat meraihnya dengan kesadaran kesempatan itu tidak datang dua kali, yang berketetapan hati, tidak ragu-ragu dan berani mengambil keputusan serta tindakan dan membuat langkah-langkah besar sejarahnya dalam ruang dan waktu, hati yang mampu mengendalikan pikirannya, dan pikiran yang mampu mengendalikan hatinya, dengan selalu memohon ridha dari Allah SWT.” Pernyataan tersebut memberikan nasihat kepada kita untuk selalu memanfaatkan kesempatan.

    ReplyDelete
  30. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Salah satu cara orang menggapai kesuksesan, yaitu dengan memanfaatkan kesempatan tersebut. Pada dasarnya, kehidupan sesorang penuh dengan berbagai kesempatan yang baik, namun kembali lagi bagaimana masing-masing individu mampu merealisasikan kesempatan emas itu. Ibarat kita menemukan sebuah bongkahan emas. Apabila kita hanya melihat dan menemukan saja, maka bongkahan emas itu kurang bernilai dan menjadi barang ‘biasa’. Sebaliknya, jika bongkahan emas itu kita olah menjadi barang lain yang lebih menarik dan bermanfaat, maka orang akan memberikan penghargaan dan pasti akan lebih memiliki nilai. Oleh karena itu, kita wajib memanfaatkan waktu dan kesempatan yang baik. Menyia-nyiakan waktu tergolong orang yang merugi.

    ReplyDelete
  31. Umy Maysyaroh
    14301241014
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Untuk meraih sebuah kesuksesan, diperlukan suatu kejelian dalam melihat peluang. Perlu dipahami pula bahwa kesempatan itu tidak datang untuk kedua kalinya dalam hidup, karena itu diperlukan keranian dalam mengambil sebuah keputusan dan segala konsekuensinya. Masa depan yang cerah hanya milik mereka yang berani mengambil kesempatan, dan dijalani dengan proses yang sesuai ajaran agama, dimana point utamanya ialah senantiasa dijalani secara ikhlas dengan memohon keridhaan dari Allah SWT

    ReplyDelete
  32. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pelajaran yang dapat saya peroleh dari elegi ini adalah bahwa kita harus menggunakan kesempatan sebaik-baiknya karena kesempatan tidak akan datang dua kali. Kesempatan kedua meskipun akan datang tetapi akan berbeda dengan kesempatan pertama. Janganlah kita menyia-nyiakan waktu, dengan penuh keyakinan berdasarkan iman, taqwa, ikhlas demi menggapai ridha Allah SWT, kita harus berani mengambil kesempatan dan berani mengambil resiko.

    ReplyDelete
  33. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam setiap kegiatan ada awal da nada akhir. Maka dalam memaknai setiap kegiatan maka maknai benar-benar kesempatan yang diberikan Allah. Maka sebenar-benarnya kegiatan ada makna didalamnya baik dan buruk itu relative. Sehingga memakna mana itu yang lebih penting. Selagi ada kesempatan tetaplah lakukan dengan baik dan benar. Semoga Allah memberikan rahmat dan hidayahnya dalam menghadapi setiap ujian di dunia ini.

    ReplyDelete
  34. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Manusia harus pandai melihat kesempatan dan memanfaatkan kesempatan tersebut seakan-akan kesempatan itu tidak akan pernah terjadi lagi. Manusia yang dapat memanfaatkan segala kesempatan yang datang padanya dengan usaha yang maksimal maka senantiasa manusia itu akan menggapai masa depan yang gemilang. Dalam memanfaatkan setiap kesempatan yang datang padanya manusia harus senantiasa melandasinya dengan hati yang ikhlas sehingga hati tersebut senantiasa mempengaruhi pikiran-pikirannya dalam mengambil keputusan yang tepat. Orang yang tidak dapat memanfaatkan setiap kesempatan dan hanya menunggu kesempatan berikutnya yang belum tentu akan datang kembali, maka manusia tersebut adalah termasuk golongan orang-orang yang rugi. Rugi karena dia menyia-nyiakan kesempatan yang mungkin saja dapat merubah masa depannya menjadi lebih baik.

    ReplyDelete
  35. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kesempatan hanya datang satu kali dan tidak akan bisa terulangi. Orang yang bisa memanfaatkan kesempatan dengan baik, maka ia adalah orang yang benar-benar memahami hakikat ruang dan waktu. Dalam meretas peradaban manusia harus menyeimbangkan antara hati dan pikiran. jangan sampai berat salah satu. oleh karena itu, jangan kita salah melangkah dalam upaya meretas peradaban ini agar kedepannya kita masa depan yang cemerlang dapat terwujud.

    ReplyDelete
  36. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Sebaik-baik orang yang mendapat kesempatan adalah jika seseorang tersebut mampu menggunakan kesempatan dengan baik. Kesempatan tidaklah suatu kebetulan maka gunakanlah kesempatan yang telah Allah berikan untuk berbuat semaksimal mungkin yang kau bisa.

    ReplyDelete
  37. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    akan datang 5 perkara sebelum 5 perkara, sehat sebelum sakit, muda sebelum tua, kaya sebelum miskin, lapang sebelum sempit, dan hidup sebelum mati. maka gunakanlah kesempatan yang ada agar tidak menjadi hamba yang rugi kini dan nanti.

    ReplyDelete
  38. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Masa depan ditentukan dari sekarang, apa yang dilakukan sekarang dapat memengaruhi apa yang akan terjadi di masa depan. Maka untuk memersiapkan masa depan yang baik, sekarang banyak – banyaklah memcari bekal ilmu agar dapat digunakan di masa depan. Gunakan kesempatan – kesempatan yang ada dengan sebaik mungkin karena kesempatan tidak akan datang dua kali. Apabila berada di simpang pilihan maka gunakan ilmu yang dimiliki untuk menentukan pilihan. Lakukan itu semua dengan hati yang ikhlas dan semata – mata untuk mengharap ridha dari Tuhan YME

    ReplyDelete
  39. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Salah satu wasiat yang menarik perhatian saya adalah bahwa "Sungguh masa depan itu hanyalah milik bagi orang-orang mampu melihat kesempatan dan dapat meraihnya dengan kesadaran". Ini menyadarkan kita bahwa masa depan cemerlang bisa kita raih dengan memaksimalkan usaha dan doa. Doa tanpa usaha tidak akan ada apa-apanya, dan usaha tanpa doa hanya akan sia-sia.

    ReplyDelete
  40. Nikhu Wahyu Raharjo
    13301244001
    Pendidikan Matematika 2013

    "koreksilah dirimu terlebih dulu sebelum dirimu dikoreksi oleh Allah nanti".

    ReplyDelete
  41. Kesadaran menjadi tumpuan dalam melakukan segala sesuatu. hanya orang-orang yang sadar tentang dirinya sendiri yang dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas. Manusia yang sadar bahwa dia masih memiliki potensi untuk dikembangkan yang mampu untuk terus mencari dan menggapai pengetahuan. Manusia yang sadar bahwa dirinya merupakan ciptaan sehingga sudah sepantasnya memiliki pencipta yaitu Allah SWT dan kepada-Nyalah manusia akan kembali. Dengan kesadaran maka manusia akan memohon ampunan atas segala dosanya.
    Manusia yang sadar apa yang dimiliki serta potensi dalam dirinya kemudian mengembangkannya dan meningkatkan.

    ReplyDelete