Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 12: Wasiat Muhammad Nurikhlas kepada Para Cantraka : Meretas Sejarah Peradaban Manusia




Oleh Marsigit

Santri Kepala:

Ass..wr.wb..segenap peserta Ritual Ikhlas III, sampailah kita pada acara lain-lain. Pada acara lain-lain ini akan diisi penyampaian wasiat kepada para Cantraka oleh Bagawat Selatan atau Muhammad Nurikhlas sebagai tanda berakhirnya perkuliahan filsafat semester ini. Silahkan.

Muhammad Nurikhlas:
Terimakasih Bapak Santri Kepala yang telah memberikan waktu kepada saya. Sebelumnya saya mohon maaf karena apa yang ingin saya sampaikan tidak berkenaan langsung dengan kegiatan Ritual Ikhlas melainan sebagai tambahan yang saya selingkan. Adapun yang ingin saya sampaikan adalah wasiat saya kepada para Cantraka yang selama ini mengikuti kuliah dan ceramah saya. Wasiat ini saya beri judul "Meretas Sejarah Peradaban Manusia" sebagai berikut:

Meretas SejarahPeradaban Manusia bagi orang-orang yang berani mengambil langkah besar, menuju masa depan yang cemerlang, meletakkan dasar-dasar sejarah peradaban manusia untuk membangun dunia ladangnya akhirat, dengan cara menangkap setiap kesempatan atau peluang dengan kesadaran dan pemahaman bahwa peluang tidak datang dua kali melainkan hanya satu kali, dengan penuh keyakinan berdasarkan iman, taqwa, ikhlas dan semata-mata demi menggapai ridha Allah SWT, dengan membetulkan atau merevitalisasi makna dan esensi Jihad fisabilillah di jalan Allah SWT, dan dengan demikian maka akan berani mengambil Langkah Meretas SejarahPeradaban Manusia dengan segenap dan segala konsekuensinya, degan segala kemampuannya membaca, memikirkan, merasakan, dan mengambil keputusan tentang apa dan siapa yang dihadapinya, dalam konteks pribadi, bersama, masyarakat, agama, negara dan dunia.

Bukanlah sembarang orang yang bisa diabaikan begitu saja dalam ruang dan waktunya yang telah mengukir dan menoreh gagasan-gagasan briliant yang tidak atau belum bisa dilakukan oleh orang yang lainnya, melalui tulisan-tulisannya yang merentang melalui relung pikir dan hati setiap pembacanya, dengan keberaniannya untuk berikhtiar melampaui ruang dan waktu yang akan menjadi inspirasi dan panutan bagi orang-orang yang memerlukannya, yang bersifat abadi dan kontekstual, yang masih tersembunyi di ufuk horizon akan kebesaran karya-karyanya, yang kelak akan dikenang dan digali untuk selalu dijadikan inspirasi bagi pemikirannya ke depan. Dialah Maestro Bagawat Selatan alias Muhammad Nurikhlas sang Pencipta Elegi-Elegi.

Tidak sembarang orang mampu mengerti dan memahami dalam konteks kekinian kedalaman dan keluasan pikiran dan hatinya, dan hanya orang-orang tertentu saja yang mampu dan diijinkan untuk itu dengan syarat-syarat perlu dan cukupnya berhermenitika transenden spiritual, yaitu menterjemahkan dan diterjemahkan secara dinamis dan kreatif dalam ruang dan waktunya lampau, sekarang dan yang akan datang, unsur-unsur pokoknya benang merah sendi-sendi ontologis, epistemologis dan aksiologinya dunia sebagai ladangnya akhirat. Bukanlah dia isteri pokoknya, bukanlah dia keturunan fisiknya, bukanlah dia kerabatnya, bukanlah dia ayah dan ibu kandungnya, bukanlah dia tetangga dekatnya, yang mampu diberikan dan menangkap amanahnya. Bukan pula sembarang orang yang harus diperintah atau meminta amanahnya. Bukan pula sembarang orang yang ditentukan oleh pikirannya. Tetapi dialah sipembawa amanah dunia, akkhirat, amal, ilmu dan doa. Dia terpilih lengkap dengan unsur-unsur kodrat dan iradatnya, dengan unsur-unsur dunia dan akhiratnya, dan dengan unsur-unsur ikhtiar dan takdirnya. Dialah para Cantraka yang senantiasa Ikhlas dalam menuntut ilmu Hati dan ilmu Pikirnya.

Secara khusus dalam rangka Meretas Peradaban Manusia ke depan maka wasiatku kepada para Cantraka adalah sebagai berikut:
1.Sungguh masa depan itu hanyalah milik bagi orang-orang mampu melihat kesempatan dan dapat meraihnya dengan kesadaran kesempatan itu tidak datang dua kali, yang berketetapan hati, tidak ragu-ragu dan berani mengambil keputusan serta tindakan dan membuat langkah-langkah besar sejarahnya dalam ruang dan waktu, hati yang mampu mengendalikan pikirannya, dan pikiran yang mampu mengendalikan hatinya, dengan selalu memohon ridha dari Allah SWT. Amin.
2.Tetapkan tiap-tiap hati sebagai komandan bagi semua pikiran-pikirannya
3.Terjemahkanlah semua yang ada dan mungkin ada sesuai ruang dan waktunya
4.Bersedialah diterjemahkan oleh yang ada dan yang mungkin ada sesuai dengan ruang dan waktunnya.
5.Temukan anti-tesis anti-tesis dari tesis-tesis yang ada dan yang mungkin ada
6.Sintesiskan tesis-tesis dengan anti-tesisnya.
7.Substansikanlah asumsi-asumsi rasionalitas, logika, koherensianitas, a priori, analitik dan transendenitasnya agar tidak menjadi kosong belaka dengan cara submerge kebawah agar bisa membumi.
8.Sinarilah persepsi-persepsi, pengalaman, praktik-praktik, a posteriori, sintetik, korespondensi, dengan cara subserve ke atas menuju langit agar tidak mengalami kebutaan.
9.Gunakan semua elegi-elegi yang telah diciptakan oleh Bagawat Selatan alias Muhammad Nurikhlas sebagai referensi dan eviden untuk meretas peradaban manusia.
10.Wasiat ini aku berikan kepada para Cantraka yang senantiasa Ikhlas menuntut ilmunya dan membaca Elegi-elegi untuk mengemban amanah ke depan menjaga, melestarikan dan mengembangkan pikiran, perasaan dan segenap jiwa dari Sang Bagawat Selatan alias Muhammad Nurikhlas, dalam komunikasi langsung maupun tak langsung, real maupun imaginer, dunia dan akhirat. Amin.


Santri Kepala:
Demikianlah bapak ibu semua semoga apa yang telah disampaikan oleh Muhammad Nurikhlas membawa kebaikan kepada kita semua. Amin

10 comments:

  1. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika Kelas D

    Kita harus memanfaatkan kesempatan bagus yang ada dalam rangka menuju masa depan yang cerah. Agar kita menjadi orang yang sukses, maka diperlukan usaha keras, doa, keikhlasan, keyakinan (tanpa keraguan) dan tidak mudah putus asa. Selain itu untuk menuju ke masa depan yang cerah, adakalanya kita senantiasa menerima kritikan dan saran yang yang masuk dari orang di sekeliling kita. Kita harus menganggap hal tersebut sebagai upaya untuk memperbaiki diri kearah yang lebih baik yang tentunya dapat membantu dalam mencapai apa yang kita inginkan dalam masa depan kita.

    ReplyDelete
  2. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu'alaikum. Masa depan merupakan misteri bagi setiap manusia. Allah SWT telah menuliskan takdir manusia, tapi Allah memberikan kesempatan kepada manusia untuk senantiasa memperbaiki diri. “Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” [Ar-Ra’d/13:11].

    ReplyDelete
  3. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Wasiat yang diberikan oleh Muhammad Nurikhlas kepada para cantraka bahwa orang yang memiliki masa depan yaitu orang-orang yang mampu melihat kesempatan dan meraihnya dengan kesadaran, ketetapan hati, tidak ada keraguan dalam pengambilan keputusan serta tindakan, membuat sesuatu yang besar dalam kehidupannya, hati mampu mengendalikan pikirannya dan sebaliknya dengan memohon ridho Allah.

    ReplyDelete
  4. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Bertambahnya usia manusia, bertambah pulalah berbagai pengalaman yang dapat dapat dijadikan pelajaran dan ilmu yang ia dapat dan kuasai. Tugas seorang manusia untuk mengamalkan apa yang telah ia dapatkan dengan memanfaatkan dan mengembangkannya di dunia nyata. Karena sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bisa bermanfaat bagi sesama manusia dan lingkungan sekitarnya. Manusia yang berpandangan ke depan mempunyai impian dan harapan membangun peradaban manusia yang berkualitas berdasar iman dan taqwa.

    ReplyDelete
  5. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Hidup ini hanya terjadi sekali dan tidak akan terulang lagi. Sehingga kita sebaiknya kita memanfaatkan kehidupan kita ini untuk memperanyak tindakan baik, mencari pahala, mencari berkat Tuhan, tidak melulu mengejar duniawi saja. Ketika kita memiliki niat baik, segeralah kita lakukan hal tersebut, begitu juga dengan pemikiran baik kita. Pemikiran yang baik akan lebih baik jika kita sampaikan, agar dapat dimanfaatkan oleh orang lain, bahkan dapat kita kembangkan agar kita memperoleh pemikiran-pemikiran baik lainnya.

    ReplyDelete
  6. Syahlan Romadon
    PM C 2016/ 16709251047

    Masa depan kita yang menentukan adalah kita sendiri. Seberapa besar usaha kita untuk memperjuangkan kehidupan untuk masa depan kita. Sebagai generasi muda kita harus terus berusaha untuk mewujudkan masa depan bangsa kita yaitu Indonesia menjadi bangsa yang gemilang. Generasi muda akan menjadi sumber peradaban bangsa kelak. Tidak mudah memang untuk meretas sejarah peradaban bangsa. Ikhtiar dan doa harus selalu kita tegakkan.

    ReplyDelete
  7. Tetapkan hati sebagai komandan dalam melakukan sesuatu. hati yang terikat dan selalu ditujukan untuk Allah SWT. Jika hati hanya milik Allah maka segala perasaan, pikiran, ucapan, tindakan, perbuatan yang kita lakukan hanya semata-mata untuk ibadah kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  8. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Masa depan itu milik bagi orang-orang yang mampu melihat kesempatan dan dapat meraihnya dengan kesadaran. Sesorang tidak akan menyia-nyiakan apa yang mungkin diaraih, karena kesempatan tidak datang untuk kedua kali. Dan yang bisa mendapatkan kesempatan untuk meraih masa depan adalah orang-orang yang berketetapan hati, tidak ragu-ragu dan berani mengambil keputusan serta tindakan dan membuat langkah-langkah besar sejarahnya dalam ruang dan waktu. Dari hatinya yang mampu mengendalikan pikirannya, dan pikiran yang mampu mengendalikan hatinya, dan selalu memohon ridha dari Allah SWT.
    Semua yang ada dan mungkin ada itu bisa kita ketahui. Agar semua yang mungkin ada itu menjadia ada, maka kita sebagai manusia harus ikhlas dalam mencarinya. Yaitu dengan selalu belajar. Belajar dengan hati yang ikhlas. Belajar dalam menemukan yang mungkin ada dan juga belajar meraih kesempatan yang tidak datang dua kali.

    ReplyDelete
  9. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Kesempatan akan selalu datang di setiap kehidupan manusia, tapi tergantung bagaimana ia memanfaatkan kesempatan tersebut. “Sungguh masa depan itu hanyalah milik bagi orang-orang yang mampu melihat kesempatan dan dapat meraihnya dengan kesadaran kesempatan itu tidak datang dua kali, yang berketetapan hati, tidak ragu-ragu dan berani mengambil keputusan serta tindakan dan membuat langkah-langkah besar sejarahnya dalam ruang dan waktu, hati yang mampu mengendalikan pikirannya, dan pikiran yang mampu mengendalikan hatinya, dengan selalu memohon ridha dari Allah SWT”. Jadi tidak satu orang pun yang dapat menjamin bahwa kesempatan yang sama pasti datang dua kali dalam hidupnya, oleh karena itu hendaknya kita dapat memanfaatkan kesempatan yang ada dengan sebaik mungkin, yakni dengan berani mengambil keputusan, menggunakan hati sebagai komandan, melakukan usaha yang konsisten, ikhlas dan berani menerima resiko akan kegagalan serta menjadikan kegagalan sebagai pintu menggapai kesuksesan.

    ReplyDelete
  10. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Untuk meraih masa depan yang cerah, marilah memanfaatkan ruang dan waktu sebaik- baiknya. Karena kesempatan tidak datang secara rutin. Seperti dengan membaca elegi – elegi ini kita akan merefleksikan diri kita untuk selalu ikhlas, berdoa dan berikhtiar dalam melakukan apapun. Hikmahnya ialah ketika kita dihadapkan dengan cobaan, kita akan ikhlas menerimanya dan menganggap itu adalah ujian untuk lebih maju ketahap berikutnya. Hal itu juga berkaitan dengan intropeksi diri agar memperbaiki diri dari kesalahan- kesalahan.

    ReplyDelete