Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 42: Mengubah Mitos menjadi Logos




Elegi singkat ini saya buat sebagai jawaban atas pertanyaan Sdri Ninda Argafani tentang bagaimana mengubah Mitos menjadi Logos. 


Oleh Marsigit

Ego dan Determinist bisa menyebabkan kita menjadi Berhenti.

Berhenti berarti Mitos.

Mitos berarti Sombong.

Sombong berarti Syaitan.

Jadi Ego dan Diterminist sangat berpotensial untuk menjadi makanan dan kendaraan para Syaitan. Naudzubilah mindzalik.

Maka untuk mengubah Mitos menuju Logos, salah satu caranya adalah meluruhkan Ego dan Determinist kita, seraya tawakal kepada Allah SWT.

Ego dan Determinist ku tidak berdaya menghadapi fenomena Politik berlevel Nasional misalnya kasus Korupsi.

Apa pula yang bisa aku perbuat menghadapi para Koruptor Nasional.

Ternyata Ego dan Deterministku tidak mampu berbuat apa-apa menghadapi Koruptor Besar. Lalu apa pula yang bisa Aku sombongkan?

Padahal Ego dan Determinist berelasi dengan yang ada dan yang mungkin ada yang berdimensi Ruang dan Waktu.

Namun Hatiku mengatakan bahwa setiap yang ada dan yang mungkin ada yang aku hadapi ternyata adalah Rakhmat bagi diriku.

Hanya Logoslah yang mampu mengubah Bencana menjadi Rakhmat.

LogosKu aku peroleh dengan cara meluruhkan EgoKu dan DeterminisKu.

LogosKu lah yang akan menuntun aku untuk Sopan dan Santun terhadap Ruang dan Waktu.

Tetapi jika aku masih mengatakan Ku pada LogosKu, maka Ego serta merta bangkit kembali dan berubah wujud menjadi Kesombongan.

Aku menemukan bahwa setiap Kesombongan itu akan terlempar dan tercampakkan ke dalam panasnya Api Neraka.

Sombong adalah perbuatan Syaitan yaitu perbuatan dosa pertama dan terberat.

Aku menemukan bahwa Kesombongan itu telah, sedang dan akan membakar habis segala amal kebaikan; merubah segala kebaikan menjadi keburukan. Naudzubilah mindzalik.

Hanya pertolongan Allah SWT lah yang mampu menghilangkan Kesombongan umat dan para makhluk.

Hanya Rakhmat dan Hidayah Nya lah yang mampu menghilangkan ke AKU an ku.

Hanya dengan pertolongan Allah SWT sajalah aku mampu menghilangkan keSombonganku.

Aku menemukan bahwa ternyata setinggi-tinggi Logos adalah Logos Absolut yaitu Ilmu Allah SWT.

Dengan Ilmu Allah SWT itulah harapannya kita bisa menghadapi segala persoalan Dunia dan Akhirat.

Maka teguhkanlah Hatimu, dan tetapkanlah Hatimu sebagai komandanmu agar senantiasa engkau mendapatkan Rakhmat, Hidayah dan Keselamatan Dunia dan Akhirat. Amin.

Wss Wr Wb

8 comments:

  1. Naja Nusaibah
    13301241042
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Mitos disebabkan karena kita berhenti yang kemudian menjadikan kita sombong. Sombong ada;ah dosa pertama dan terberat. Maka mitos itu sulit untuk dihadapi jika mitos tersebut tidak kita ubah menjadi logos. Cara mengubah mitos menjadi logos adalah dengan menghilangkan rasa sombong, meluruhkan ego, serta tawakal kepada Allah SWT. Dan hanya melalui pertolongan Allah lah kita mampu menghilangkan kesombongan.

    ReplyDelete
  2. Naja Nusaibah
    13301241042
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk meluruhkan ego kita tidak akan berhasil tanpa pertolongan Allah. Jika kita tidak berdoa memohon pertolongannya, maka itu juga merupakan salah satu ego kita, kesombongan kita yang merasa cukup hanya dengan ikhtiar tanpa dibarengi dengan doa.hanya Allah lah yang mampu menghilangkan kesombongan kita. Hanya Dia lah yan mampu mengubah mitos kita menjadi logos. Karena logos tertinggi adalah logos absolut yang dimiliki oleh Allah SWT.

    ReplyDelete
  3. Ida Siti Mahsunah
    13301244004
    Pendidikan Matematika I 2013

    Ego dan determinist berpotensi untuk menjadi makanan dan kendaraan bagi para syaitan. Karena dengan kedua sifat itu bisa menimbulkan sifat kesombongan.

    ReplyDelete
  4. Ida Siti Mahsunah
    13301244004
    Pendidikan Matematika I 2013

    Ketika seorang mengedepankan egonya atau dia bersikap egois, maka ia tidak mau mengalah. Apa yang ia inginkan, apa yang diharapkan harus terlaksana. Dan itu sangat berbahaya jika ia menggunakannya pada orang lain. Ia dapat seenaknya sendiri mengomando orang lain tanpa memikirkan perasaan orang lain, yang penting dirinya senang dan puas.

    ReplyDelete
  5. Ida Siti Mahsunah
    13301244004
    Pendidikan Matematika I 2013

    Begitupula dengan sikap determinist. Menjatuhkan sifat pada suatu hal. Jika seseorang mudah mendeterminkan sesuatu, ia akan sulit menerima suatu perubahan. Ia terkurung dalam zona determinannya.

    ReplyDelete
  6. Ida Siti Mahsunah
    13301244004
    Pendidikan Matematika I 2013

    Kesombongan yang ada dalam diri kita dapat membakar habis segala amal baik yang telah dilakukan. Ia juga akan mengubah segala kebaikan menjadi keburuan. Oleh karenanya mohonlah pertolongan dan rakhmat Allah untuk menghilangkan sifat sombong dalam diri kita.

    ReplyDelete
  7. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Menjadi pribadi yang rendah hati dengan ilmu yang dimiliki agar ilmu yang kita miliki tidak menjadi mitos tetapi dapat berubah menjadi logos. Dengan demikian, janganlah kita memandang rendah orang lain, tetapi jadikan orang lain sebagai teman berpikir yang sama-sama ingin belajar dan terus belajar.

    ReplyDelete
  8. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Sikap ke-AKUan menjadi faktor primer munculnya ego dan determinist dalam diri seseorang, sikap ke-AKUan ini juga yang menjadi trik ampuh bagi syaitan dalam menghasut dan merayu manusia untuk bersikap sombong, sikap ke-AKUan ini sendiri selalu menanti manusia dipenghujung pencarian manusia dalam meraih ilmu dalam artian setinggi-tinggi ilmu yang diraih manusia pada akhirnya akan seketika luluh lantak berubah menjadi mitos bukan logos jika tersematkan unsur kata KU/AKU dalam setiap perbuatan/usaha yang sedang atau telah dilakukannya, Jadi sikap ke-AKUan ini menjadi puncak penentu dari indikator seseorang dapat dikatakan mampu meraih logos dan sebenar-benar logos.

    ReplyDelete


Note: Only a member of this blog may post a comment.