Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 2: Persiapan Teknis 1




Oleh Marsigit

Santri Kepala:

Ass.Wr.Wb...hadirin yang dimuliakan Allah, kami sampaikan bahwa untuk beberapa waktu ini kami memfasilitasi hadirin semua bagi yang ingin melaksanakan Ritual Ikhlas di sini. Tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk memberi kesempatan kepada para hadirin semua untuk mempelajari bagaimana melaksanakan ibadat yang benar, sesuai dengan tuntunan yang ada. Sedangkan tuntunan yang ada meliputi tuntunan yang terdapat pada Kitab Suci atau Firman Allah SWT, sunah Rasulullah SAW, dan lainnya yang dilazimkan sebagai tuntunan yang benar. Mengingat banyaknya peserta yang akan ikut Ritual Ikhlas, dan demi untuk menjamin kelancaran dan kekhusyukan beribadat, maka kami membuat ketentuan atau peraturan umum dan khusus. Ketentuan umum meliputi ketentuan untuk menjaga ketertiban dan kelancaran ibadat; sedangkan ketentuan khusus meliputi tata cara beribadat yang benar sesuai dengan sumber-sumber yang telah saya sebutkan. Kami mempunyai beberapa petugas yang akan melayani dan membantu menyediakan beberapa kebutuhan peserta, sehingga peserta akan lebih fokus kepada kegiatan ibadahnya.

Peserta Ritual Ikhlas:
Kegiatan ibadat yang bisa dipelajari itu meliputi apa saja?

Santri Kepala:
Kegiatan ibadat yang dipelajari meliputi: Salat yang benar, ambil air wudlu yang benar, bersuci yang benar, Salat sunah yang benar, Salat jamaah yang benar, Berdoa yang benar, dan Zikir yang benar. Semuanya itu harus dilandasi dengan memohon rida kepada Allah SWT.

Peserta Ritual Ikhlas:
Bagaimana sikap atau tindak-tanduk kita dalam melaksanakan Ritual Ikhlas?

Santri Kepala:
Allah SWT itu Maha Suci, maka hanya orang-orang yang telah bersucilah dapat menggapai rida-Nya. Oleh karena itu kami mengharapkan agar peserta Ritual Ikhlas dapat menjaga Adab atau sopan santun pelaksanaan Ritual Ikhlas dalam arti yang sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Tidak ada kegiatan aneh-aneh dalam Ritual Ikhlas ini. Yang ada hanyalah kegiatan beribadat sebagaimana lazimnya orang beribadat, hanya bedanya di sini kita belajar meningkatkan kualitas ibadat kita dengan cara berusaha beribadat dengan benar-sebenarnya sesuai tuntunan yang ada. Oleh karena itu kami akan membantu para peserta yang lalai untuk tidak lalai, peserta yang mengalami kesulitan, peserta yang sakit, untuk tetap bisa beribadat dengan benar dan khusyuk.

Peserta Ritual Ikhlas:
Bagaimana contoh konkritnya bantuan yang akan anda berikan?

Santri Kepala:
Agar para peserta Ritual Ikhlas dapat beribadat secara khusyuk, maka hendaklah diantara para peserta bisa saling menjaga. Jika ada peserta yang lalai karena suatu hal, misalnya bicara atau mengobrol terlalu keras, maka para santri kami akan mengingatkannya. Jika ada peserta yang ketiduran, padahal sudah saatnya melakukan ibadah Salat, maka Santri kami akan membangunkan akan bisa berjamaah bersama-sama. Demikian seterusnya.

Peserta Ritual Ikhlas:
Bagaimana kami dapat memenuhi segala kebutuhan kami selama Ritual Ikhlas?

Santri Kepala:
Agar mampu belajar secara optimal, maka sebaiknya mengurangi kegiatan atau kebutuhan yang tidak pokok. Namun untuk kegiatan pokok kamu akan membantunya misalnya untuk makan dan minum kami yang akan menyediakan.

Peserta Ritual Ikhlas:
Mengingat kami berasal dari berbagai derajat dan tingkatan manusia yang berbeda-beda, apakah ada pengecualian terhadap hak dan kewajiban peserta misalnya dalam aktivitas, makan dsb?

Santri Kepala:
Sesuai dengan prinsip keadilan dalam keikhlasan maka kami tidak membeda-bedakan pangkat, derajat, golongan maupun jenis kelamin. Semuanya sama di depan Allah SWT. Yang membedakan derajat anda semua adalah Keikhlasan anda masing-masing. Baiklah, setelah Salat Ashar nanti, maka kita akan melakuan dan melaksanakan ibadat secara bersama-sama, Salat jamaah untuk setiap Salat wajib. Sementara itu diwaktu luang atau pada waktu jeda antara Salat wajib, kami menganjurkan agar peserta beramal sebanyak-banyaknya dengan cara berZikir secara ikhlas dengan menyebut asma Allah sebanyak-banyaknya. Peserta akan menempati tempat sesuai dengannyang telah ditentukan oleh penyelenggara, semata-mata untuk memudahkan pelayanan kami kepada peserta. Demikianlah informasi kami. Kami mengucapkan selamat melakukan Ritual Ikhlas kepada hadirin semua, semoga Allah SWT selalu meridai segala ikhtiar kita. Amin.

40 comments:

  1. Sungguh cerita yang menginspiraasi. Seorang hamba haruslah beribadah secara khusyuk. Melakukan semua ibadah yang telah ditentutakan tata-caranya. Namun terkadang walau telah dilaksanakan, manusia-manusia ini terkadang lupa untuk menyelipkan perasaan rida/ikhlas dalam menjalankan ibadah. Ada pula macam manusia yang lupa melaksanakan ibadah tersebut, nah disinilah peran manusia yang lain untuk saling mengingatkan dalam hal ibadah, jangan meninggalkan manusia lain, karena tidak ada kerugian bagi manusia lain dalam mengingatkan.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  2. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Setiap manusia itu sama kedudukannya dihadapan Allah, mulai dari yang miskin yang kaya yang ganteng yang pinter yang cantik yang jelek semuanya sama. Namun hanya satu yang membedakan manusia di mata Allah yaitu amal dan ibadahnya. Oleh karena itu, janganlah kita hanya berlomba-lomba untuk menjadi orang yang berderajat tinggi dihadapan manusia. Namun sudah sepantasnya kita kita sebagai hamba Allah untuk senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan di jalan Allah swt. Agar kita mendapatkan derajat yang tinggi dihadapanNya. Terimaksih

    ReplyDelete
  3. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Ibadah yang baik adalah ketika melaksanakanya dengan penuh rasa ikhlas sehingga terhindar dari perbuatan riya’. Selain itu, sangat dianjurkan sebelum melaksanakn ibadah ada baiknya kita melakukan thaharoh atau bersuci diri terlebih dahulu baik dari hadats besar maupun dari hadats kecil. Sesuai dengan sabda Nabi bahwa Allah sangat menyukai umatnya yang bebersih diri untuk beribadah menghadap kepada-Nya. Kemudian sebisa mungkin dapat menjaga lisan dari perbuatan gibah agar hidup menjadi lebih barokah.

    ReplyDelete
  4. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillahirrohmanirrohim, persiapan teknis ini penting dalam sebelum pelaksanakan ritual-ritual peribadatan kita kepada Yang Maha Kuasa. Terimakasih atas bimbingan dan arahan yang jelas dalam mempersiapkan diri sebelum melakukan ibadah, bagaimana melaksanakan ibadah, jenis ibadah yang dapat di pelajari dan dilakukan, sikap dan tindakan yang tepat saat beribadah, dan lain sebagainya. Tentunya, semua beribadatan yang dilakukan haruslah berlandaskan rasa tulus dan ikhlas karena Allah swt, dengan khusu’ dan konsentrasi, agar mendapat keridhoan dan keberkahan dari Allah swt. Amin. Wallahualam bishowab.

    ReplyDelete
  5. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Selain keikhlasan, keadilan juga merupakan suatu hal yang penting. Sesuai dengan prinsip keadilan dalam keikhlasan maka kita tidak boleh membeda-bedakan pangkat, derajat, golongan maupun jenis kelamin. Semuanya sama di depan Allah SWT. Yang membedakan derajat kita semua adalah keikhlasan kita masing-masing. Karena itulah ketika kita ingin berbuat kebaikan kita juga tidak boleh membeda-bedakan. Jika kita masih membeda-bedakan maka bisa jadi kita belum menghadirkan keikhlasan dalam kebaikan tersebut. Karena itulah penting untuk tidak hanya menggapai keikhlasan tetapi juga menggapai keadilan.

    ReplyDelete
  6. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dalam melaksanakan suatu perlombaan untuk mencapai keikhlasan hati ini, santri kepala tidak akan membeda-bedakan antara peserta ritual ikhlas yang satu dengan yang lainnya. Semua dianggap sama, semua dilayani sama meskipun dari berbagai kalangan, golongan, dan derajat yang berbeda. Yang membedakan di hadapan Alloh SWT hanyalah tingkat keihlasan masing-masing peserta ritual ikhlas. Peserta hanya ditugaskan untuk fokus beribadah saja dan mengurangi kegiatan yang tidak diperlukan. Semua kebutuhan pokok akan dilayani oleh panitia.

    ReplyDelete
  7. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Secara tidak langsung elegi ini mengajak kita untuk mengevaluasi kualitas ibadah yang selama ini kita laksanakan mulai dari bersuci hingga zikir yang benar. Bahwa hal utama dalam beribadah adalah khusyuk dan ihklas. Di samping itu, elegi ini juga memperlihatkan sikap yang seharusnya kita lakukan apalagi sesama kaum muslim yaitu saling mengingatkan dalam kebaikan. Karena sejatinya manusia di mata Allah SWT sama derajatnya yang membedakan hanyalah amal kebaikannya.

    ReplyDelete
  8. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Elegi ini memberikan gambaran bahwa keikhlasan adalah hal yang penting bagi kita. Keikhlasan berhak dimiliki oleh siapa saja dan Tuhan tidak pernah membeda – bedakan manusia dalam urusan ikhtiar mencapai keikhlasan. Manusialah yang sebenarnya membeda – bedakan sesamanya. Diadakannya berbagai ritual keikhlasan bertujuan agar manusia dapat memperoleh banyak ilmu dan pengetahuan dengan menetapkan keikhlasan hati dan pikir. Selain itu ritual ini juga bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara melaksanakan ibadah sesuai dengan ajaran agamanya masing – masing. Ibadah juga harus dilandasi dengan rasa ikhlas dan niat suci untuk mendapatkan ridha-Nya.

    ReplyDelete
  9. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Segala perbuatan bersumber dari niat. Niat seseorang dalam beramal bisa beraneka ragam. Oleh karena itu kita perlu mengenali tujuan dari amal kita agar motivasinya tidak tercampur dengan yang lain, seperti riya’ atau kepentingan-kepentingan nafsu lainnya. Salah satu contoh motivasi yang salah adalah orang membaca AlQur’an sebagai jimat, Contohnya antara lain: orang yang pergi haji untuk memperoleh kesegaran suasana untuk bepergian. Oleh karena itu, para penempuh jalan akhirat harus mencermati amal perbuatan mereka dan memperbaharui niat mereka. Cara memperbaikinya adalah dengan belajar kepada guru spiritual yang bisa membimbing dan membenarkan kita

    ReplyDelete
  10. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Ada aturan yang perlu dipenuhi dalam setiap kegiatan manusia. Terimakasih Prof. Marsigit telah memberikan aturan yang jelas bagaimana cara mempelajari elegi ritual ikhlas. Aturan perlu dijalankan dengan baik agar tujuan yang diinginkan dapat tercapai. Perlu kesadaran dan toleransi agar semua pembelajar dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Wassalamualaikum.

    ReplyDelete
  11. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Barang-barang seperti azimat, pusaka dan sejenisnya merupakan bentuk ke syirikan terhadap Allah SWT. Dan dosa yang tidak mendapat ampunan dari Allah adalah dosa syirik kepada Allah. Maka mulai dari sekarang mari kita tinggalkan benda-benda yang berbau azimat, pusaka, dsb yang mengundang ke syirikan kepada Allah.. Ingatlah dunia hanya sementara, akhirat selamanya

    ReplyDelete
  12. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Elegi ini menjelaskan bahwa ketentuan umum untuk mengikuti ritual ikhlas adalah dengan cara menjaga ketertiban dan kelancaran beribadah. Menjaga ketertiban dan kelancaran berarti tidak menggangu orang lain beribadah serta menjaga diri agar tertib dalam melaksanakan ibadah. Sedangkan ketentuan khusus untuk mengikuti ritual ikhlas ini adalah tata cara beribadah yang benar, yang berarti bahwa kita harus beribadah sesuai dengan tuntunan yang ada dalam Al-Qur’an maupun hadits.
    Selain itu, hendaknya kita mengetahui tujuan atau makna dari setiap ibadah yang kita lakukan. Yang terpenting adalah segala ibadah yang kita lakukan haruslah dilandasi oleh memohon ridho kepada Allah.

    ReplyDelete
  13. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Di mata Allah SWT, semua manusia dipandang sama, yang membedakannya kelak adalah derajat iman dan prbuatan-perbuatan yang telah ia lakukan selama di dunia. Hendaklah kita saling mengingatkan, baik dalam kebaikan maupun keburukan. Segala yang kita lakukan haruslah berdasarkan kepada mengharapkan ridho Allah SWT. Kita dapat melakukannya dengan selalu berusaha untuk berbuat ikhlas.Ikhlas merupakan perbuatan yang tidak mudah di lakukan oleh semua orang, keikhlasan lahir dari dalam diri seseorang, sehingga kita sulit untuk menilai keikhlasan seseorang, yang tahu hanya Allah SWT.

    ReplyDelete
  14. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Artikel di atas memberikan gambaran dan tujuan dari ritual ikhlas itu sendirir. Sebagai hamba Allah SWT sejatinya setiap ibadah kita adalah untuk mendpat Ridho-Nya. Maka untuk menyempurnakan ibadah harus dilandasi keihklasan untuk mempelajari cara beribadah yang benar dan sesuai dengan tuntunan. Setelah membaca atikel ini semoga kita dapat terus mau belajar dan belajar termasuk dalam hal beribadah.

    ReplyDelete
  15. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Dalam kegiatan beribadah, keikhlasan adaah hal yang sangat penting karena ibadah melibatkan aktivitas rohani. Tentunya ada pedoman dan aturan dalam melakukan ibadah. Pedoman yang dipakai haruslah benar jangan sampai menyesatkan ibadah tersebut. Begitu pula dengan aturan. Aturan yang baik wajib ditaati demi kelancaran kegiatan ibadah. Dalam hal ini semua peserta Ritual Ikhlas wajib menaati pedoman dan aturan yang ada. Semua peserta melaksanakan hal yang sama tak terkecuali. Dalam mendapatkan fasilitas umum pun tak ada perbedaan antar golongan dan strata para peserta. Karena derajat seseorang bukanlah ditentukan oleh hal duniawi, tetapi oleh kualitas ibadahnya.

    ReplyDelete
  16. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Dari elegi ini, menjelaskan kepada saya khususnya, terkait dengan persiapan yang dilakukan dalam sebuah ritual ikhlas. Ritual berarti sebuah kegiatan yang dilakukan dengan tatacara dan petunjuk tertentu. Dlam postingan ini, tatacara dn petunjuk telah ada di Kitab Suci Al-Quran, sedangkan peraturan berada dalam norma social yang ada di masyarakat, seperti sopan santun, tidak berbicara keras-keras, saling mengingatkan dan menasehati.

    ReplyDelete
  17. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Persiapan ritual ikhlas tentu sangatlah menentukan hasil akhir nantinya, apakah menggapai ikhlas atau tidak. Sehingga tatacara dan petunjuknya harus benar-benar dipahami, dihayati, diikhlaskan juga dalam hati dan ikhlas dalam piker. Ikhlas juga menjadi pangkal keberhasilan seluruh ibadah, ibadah yang dilakukan dengan ikhlas akan mendapat balasan pahal, sedangkan yang dilaksanakan tanpa keikhlasan, maka balasannya hanya capek saja

    ReplyDelete
  18. Latifah Fitriasari
    PM C

    Semua itu tidak ada harganya di sisi Allah. Begitu juga Allah tidak melihat kepada nasab, apakah nasabnya tinggi atau rendah, tidak melihat pada harta dan tidak melihat kepada salah satu dari hal-hal semacam itu sama sekali. Tidak ada hubungan antara Allah dan hamba-Nya, kecuali dengan takwa. Oleh karena itu, apapun dan bagaimanapun bentuknya Allah tidak membeda-bedakan umat-Nya.

    ReplyDelete
  19. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Elegi ini menceritakan teknis agar dapat menggapai keikhlasan, kita harus memperbaiki syariat kita. Kita harus mampu mengerjakan "salat yang benar, ambil air wudlu yang benar, bersuci yang benar, Salat sunah yang benar, Salat jamaah yang benar, Berdoa yang benar, dan Zikir yang benar. Semuanya itu harus dilandasi dengan memohon rida kepada Allah SWT". Syariat adalah jembatan agar kita dapat mengenal Allah dengan lebih baik, dengan demikian allah tak akan membiarkan keinginan hamba yang dekat denganNya menguap sis-sia, apalagi hanya membuat kita menjadi seorang yang ikhlas. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  20. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    sebenar-benar diciptakannya manusia ialah untuk beribadah dan menyembah Allah Sang Pencipta, Kegiatan sembahyang dan amal lainnya tidak akan diterimaNya kecuali dengan keikhlasan. Seorang ustadz telah berkata bahwa KEikhlasan dapat dicapai setelah seseorang mampu bersabar. Sedangkan konsep bersabar terdiri dari beberapa macam kesabaran, diantaranya ialah sabar dalam ketakwaan, sabar dalam menghadapi musibah, serta sabar dalam meninggalkan maksiat. Adapun menuju kesabaran yang hakiki ialah PR bagi setiap yang bernafas, Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  21. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Ikhlas dapat dicapai dengan dengan cara melakukan sikap yang selalu mengharap ridhonya. Perlu adanya sopan santun dalam menggapai ikhlas. Terdapa adab yang perlu dijaga dalam ritual ini. Adab untuk terus meningkatkan ibadh dengan cara beribadah yang benar sesaui dengan apa yang telah dituntunkan.

    ReplyDelete
  22. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Semua manusia sama dihadapan Allah SWT, yang membedakan hanyalah amal dan perbuatannya. Ketika kita mengikuti ritual ikhlas, maka yang membedakan kita semua adalah tingkat keikhlasan kita masing-masing. Tidak ada perbedaan makanan atau minuman bagi orang yang memiliki jabatan tinggi, bagi orang yang kaya ataupun miskin. Untuk menjadi ikhlas maka segala kepentingan yang bersifat duniawi hendaknya ditinggalkan terlebih dahulu, karena kita disini belajar untuk ikhlas, maka kitapun harus ikhlas dengan urusan duniawi kita.

    ReplyDelete
  23. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    PPs PMat C

    Ibadah yang kita lakukan adalah semata-mata karena mencari ridha Allah. Ibadah yang dilakukan juga harus sesuai dengan rukun dan ketentuannya. Allah sebagai Al Kholiq, yang menciptakan seluruh alam semesta dan isinya, adalah zat yang paling sempurna. segala sesuatu bersujud pada-Nya. manusia sebagai makhluk ciptaan Allah, senantiasa berdoa dan bersujud padanya. segala ilmu yang kita miliki tiada guna bila tidak diamalkan, dan segala amal yang kita lakukan tiada guna bila tanpa dilandasi keikhlasan.

    ReplyDelete
  24. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Semua aturan Tuhan dibuat untuk dijalankan oleh semua makhluknya tanpa terkecuali, tidak ada perbedaan kedudukan di mata Tuhan. Sehingga tidak ada karena kedudukan, ilmunya tinggi maka dia boleh tidak beribadah. Karena jika seperti itu maka orang tersebut sudah menjadi sombong, padahal semua yang dia miliki di dunia tidak ada artinya bagi Tuhan. Oleh karena itu seharusnya ibadah tidak boleh dilupakan oleh manusia karena dialah yang menjadi pembeda manusia. Sekian dan terima kasih.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  25. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Pada tahap persiapan awal ini dijelaskan banyak hal yang semestinya dilakukan kita sebagai manusia yaitu senantiasa berserah pada Allah. entah apa jabatan, golongan, dan jenis kelamin kita didunia, yang ada dimata Allah semuanya sama. yang membedakan kita dengan lainnya adalah derajad keimanan kita, keikhlasan kita dalam berbuat hal di dunia ini. Jadi, dalam menggapai ikhlas yang sebenar - benarnya baiklah bagi kita untuk memperbaiki niat ibadah kita senantiasa hanya untuk Allah semata. lalu dilanjutkan dengan melaksanakan kewajiban - kewajiban lain dan tentunya dengan niat yang ikhlas.

    ReplyDelete
  26. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 Pmat C 2017

    From the article, we know that we are just hoping for a blessing of God. All human beings equal before God, no distinguishing mark, position, rank, gender difference is sincerity in charity. Sincere ritual will take us to the true worship. Starting from purification, prayer, and pray that right will lead us toward the spirit of tranquility and peace.

    ReplyDelete
  27. ketika kita akan mengikuti suatu aktivitas hendaknya mengetahui dan mematuhi segala aturannya. Jangan melakukan kegiatan yang akan mengganggu orang lain. Jangan melakukan hal-hal yang tidak penting. Hal utama yang penting dalam melakukan aktivitas memperdalam ibadah adalah keikhlasan. Ketika seseorang dalam keadaan ikhlas mempelajari sesuatu maka seluruh ilmu yang didapat akan dapat diserap dengan maksimal.

    ReplyDelete
  28. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207


    Tuhan tidak pernah melihat siapa kita, jabatan kita, gelar kita, peringkat, kekuasaan, keadaan ekonomi, maupun keadan fisik kita. Tuhan tidak pernah mempersoalkan semua masalah tersebut, yang selalu mempersalahkan hanyalah manusia itu sedniri. Sebenarnya Tuhan hanya melihat isi hati kita.Selalu perbaiki hati, dekatkan diri pada Tuhan, jangan hanya memikirkan persoalan dunia.

    ReplyDelete
  29. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat

    Membaca elegi ritual ikhlas ini tentang bagaimana kita sebagai penuntut ilmu harus tertib, saling menjaga, membantu, dan tolong menolong dan yang terpenting adalah ikhlas mengingatkan saya tentan gbagiamana kita belajar di sekolah ataupun diperguruan tinggi. dalam belajar, ikhlas itu penting, agar ilmu yang diperoleh menjadi berkah, dan sebagai sesama mahasiswa harus saling tolong menolong

    ReplyDelete
  30. Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas tulisan yang bapak sajikan di atas. Melalui tulisan ini saya dapat memahami bahwa, ibadah bukanlah suatu hal yang spontan. Ibadah harus dilaksanakan dengan hukum-hukum yang berlaku yaitu tata cara yang telah dijelaskan dalam Al-Quran dan disempurnakan dengan Al-Hadits. Tulisan di atas juga mengjarkan bahwa ibadah tidak akan diridhoi dengan hati dan fisik yang kotor. Oleh karena itu, kesucian adalah prasyarat utama diterimanya ibadah oleh Allah SWT.

    ReplyDelete
  31. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Berdasarkan postingan ini saya belajar, bagaimana mendalami ikhlas adalah dengan senantiasa beribadah kepada Allah. mengesampingkan siapa kita, posisi kita, bagaimana derajat kita. Dan sadar bahwa semua yang kita miliki adalah karunia Allah. Sudah sepantasnya kita sebagai hamba untuk bermunajat pada-Nya. Menyadari bahwa beribadah adalah kebutuhan dan kepentingan kita sendiri sehingga membuat kita bisa melakukan ibadah dengan ikhlas.

    ReplyDelete
  32. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs Pmat C

    Semua manusia di hadapan Allah sama, yang membedakan adalah tingkat taqwa nya kepada Allah. Untuk mendapatkan ridhonya kita harus ikhlas. Semuanya yang kita lakukan akan sia-sia di hadapan Allah jika tidak dilandasi oleh rasa ikhlas dan di niatkan hanya untuk mencari ridho Nya.

    ReplyDelete
  33. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  34. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Mengkaji suatu ilmu dibutuhkan kesungguhan diri dan dukungan dari lingkungan sekitar, terlebih pengkajian dilakukan oleh beberapa orang secara bersamaan. Maka antara satu dengan yang lain harus saling mendukung, dan yang paling penting setiap anggota didasari dengan ketulusan hati untuk sama-sama mencari Ilmu. Dengan bekal tersebut, setiap individu akan secara ikhlas melakukan hal yang diperlukan dirinya maupun orang lain, tidak mengunggulkan dirinya sendiri ataupun orang lain serta tidak akan terjadi saling menuntut pihak lain demi kepentingan pribadi. Begitu pula dalam hal beribadah, setiap manusia harus saling mengingatkan antara satu dengan yang lainnya, supaya bisa saling membantu dalam meningkatkan keikhlasan diri.

    ReplyDelete
  35. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    "Semuanya sama di depan Allah SWT."
    Semua manusia memang sama di hadapan Tuhan. Saya meyakini hal tersebut. Tak peduli apapun jabatannya, apapun sukunya, bahkan apapun agamanya. Ikhlas itu dalam hati dan pikir. Hanya Tuhan yang dapat menilai hati dan pikir manusia, apakah ia ikhlas atau tidak.

    ReplyDelete
  36. Pratama Wahyu Purnama
    17709251033
    S2 Mat B

    Elegi diatas memberikan pernyataan tentang persiapan yang harus dilakukan dalam menggapai ritual ikhlas. Dalam kegiatan ritual ikhlas, tidak akan membedakan latar belakang jabatan, pekerjaan ataupun yang lainnya. Karena, semua manusia itu sama derajatnya dalam pandangan Allah SWT, yang membedakan adalah tingkat keimanannya.

    ReplyDelete
  37. Selain itu, dalam ritual ikhlas ini hendaknya para peserta mengikuti aturan yang ada dan juga memperbanyak kegiatan dalam beribadah. para peserta juga dianjurkan untuk mengurangi kebutuhan kebutuhan yang tidak pokok. Dalam kegiatan ini, semua kebutuhan pokok akan diusahakan dicukupi oleh para santri.

    ReplyDelete
  38. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Ritual ikhlas persiapan teknis ini menguraikan bahwa untuk ikhlas dalam beribadah maka kita harus terus belajar mengenai tata cara berwudu, sholat dan lain sebagainya. Selain itu, kita harus saling membantu dan saling menghargai satu sama lainnya. Dengan menghargai satu sama lain, atau menghargai perbedaan maka hidup akan ikhlas dalam menjalaninya.

    ReplyDelete
  39. Dheni Nugroho
    17709251023
    PPs Pendidikan Matematika

    Dalam kegiatan beribadah, keikhlasan adaah hal yang sangat penting karena ibadah melibatkan aktivitas rohani. Tentunya ada pedoman dan aturan dalam melakukan ibadah. Pedoman yang dipakai haruslah benar jangan sampai menyesatkan ibadah tersebut. Begitu pula dengan aturan. Aturan yang baik wajib ditaati demi kelancaran kegiatan ibadah. Dalam hal ini semua peserta Ritual Ikhlas wajib menaati pedoman dan aturan yang ada. Semua peserta melaksanakan hal yang sama tak terkecuali. Dalam mendapatkan fasilitas umum pun tak ada perbedaan antar golongan dan strata para peserta. Karena derajat seseorang bukanlah ditentukan oleh hal duniawi, tetapi oleh kualitas ibadahnya. Yang tepenting dari Ritual Ikhlas adalah beribadah dengan baik dan benar sesuai dengan tuntunan. Olehkarenanya semua peserta diwajibkan saling tolonh menolong jika ada peserta yang lalai atau melakukan kesalahan. Meskipun Ritual Ikhlas adalah kegiatan rohani, kita juga tetap memikirkan kepentingan sosial. Salah satunya tolong menolong antar sesama agar Ritual Ikhlas dapat dicapai secara maksimal oleh setiap peserta.

    ReplyDelete
  40. Apa yang kita lihat sehari hari adalah seperti apa yang kita pikirkan. Jika kita menyikapi segala sesuatu yang terjadi dengan pikiran positif maka ketentraman lah yang kita rasakan. Sebaliknya, jka pikiran negatif selalu menghampiri setiap aktifitas yang kita lakukan maka kehidupan ini pasti terasa sangat suram. Intinya apapun yang kita lihat dan rasakan dalam kehidupan sehari-hari adalah persepsi atau pengaruh pikiran dari diri sendiri. Suatu kejadian bagi seseorang dianggap buruk tetapi oleh orang lain dianggap suatu hal yang baik karena tiap manusia memaknai kejadian-kejadian sesuai pola pikir masing-masing. Hal tersebut merupakan cerminan dari diri kita.

    ReplyDelete