Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 2: Persiapan Teknis 1




Oleh Marsigit

Santri Kepala:

Ass.Wr.Wb...hadirin yang dimuliakan Allah, kami sampaikan bahwa untuk beberapa waktu ini kami memfasilitasi hadirin semua bagi yang ingin melaksanakan Ritual Ikhlas di sini. Tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk memberi kesempatan kepada para hadirin semua untuk mempelajari bagaimana melaksanakan ibadat yang benar, sesuai dengan tuntunan yang ada. Sedangkan tuntunan yang ada meliputi tuntunan yang terdapat pada Kitab Suci atau Firman Allah SWT, sunah Rasulullah SAW, dan lainnya yang dilazimkan sebagai tuntunan yang benar. Mengingat banyaknya peserta yang akan ikut Ritual Ikhlas, dan demi untuk menjamin kelancaran dan kekhusyukan beribadat, maka kami membuat ketentuan atau peraturan umum dan khusus. Ketentuan umum meliputi ketentuan untuk menjaga ketertiban dan kelancaran ibadat; sedangkan ketentuan khusus meliputi tata cara beribadat yang benar sesuai dengan sumber-sumber yang telah saya sebutkan. Kami mempunyai beberapa petugas yang akan melayani dan membantu menyediakan beberapa kebutuhan peserta, sehingga peserta akan lebih fokus kepada kegiatan ibadahnya.

Peserta Ritual Ikhlas:
Kegiatan ibadat yang bisa dipelajari itu meliputi apa saja?

Santri Kepala:
Kegiatan ibadat yang dipelajari meliputi: Salat yang benar, ambil air wudlu yang benar, bersuci yang benar, Salat sunah yang benar, Salat jamaah yang benar, Berdoa yang benar, dan Zikir yang benar. Semuanya itu harus dilandasi dengan memohon rida kepada Allah SWT.

Peserta Ritual Ikhlas:
Bagaimana sikap atau tindak-tanduk kita dalam melaksanakan Ritual Ikhlas?

Santri Kepala:
Allah SWT itu Maha Suci, maka hanya orang-orang yang telah bersucilah dapat menggapai rida-Nya. Oleh karena itu kami mengharapkan agar peserta Ritual Ikhlas dapat menjaga Adab atau sopan santun pelaksanaan Ritual Ikhlas dalam arti yang sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Tidak ada kegiatan aneh-aneh dalam Ritual Ikhlas ini. Yang ada hanyalah kegiatan beribadat sebagaimana lazimnya orang beribadat, hanya bedanya di sini kita belajar meningkatkan kualitas ibadat kita dengan cara berusaha beribadat dengan benar-sebenarnya sesuai tuntunan yang ada. Oleh karena itu kami akan membantu para peserta yang lalai untuk tidak lalai, peserta yang mengalami kesulitan, peserta yang sakit, untuk tetap bisa beribadat dengan benar dan khusyuk.

Peserta Ritual Ikhlas:
Bagaimana contoh konkritnya bantuan yang akan anda berikan?

Santri Kepala:
Agar para peserta Ritual Ikhlas dapat beribadat secara khusyuk, maka hendaklah diantara para peserta bisa saling menjaga. Jika ada peserta yang lalai karena suatu hal, misalnya bicara atau mengobrol terlalu keras, maka para santri kami akan mengingatkannya. Jika ada peserta yang ketiduran, padahal sudah saatnya melakukan ibadah Salat, maka Santri kami akan membangunkan akan bisa berjamaah bersama-sama. Demikian seterusnya.

Peserta Ritual Ikhlas:
Bagaimana kami dapat memenuhi segala kebutuhan kami selama Ritual Ikhlas?

Santri Kepala:
Agar mampu belajar secara optimal, maka sebaiknya mengurangi kegiatan atau kebutuhan yang tidak pokok. Namun untuk kegiatan pokok kamu akan membantunya misalnya untuk makan dan minum kami yang akan menyediakan.

Peserta Ritual Ikhlas:
Mengingat kami berasal dari berbagai derajat dan tingkatan manusia yang berbeda-beda, apakah ada pengecualian terhadap hak dan kewajiban peserta misalnya dalam aktivitas, makan dsb?

Santri Kepala:
Sesuai dengan prinsip keadilan dalam keikhlasan maka kami tidak membeda-bedakan pangkat, derajat, golongan maupun jenis kelamin. Semuanya sama di depan Allah SWT. Yang membedakan derajat anda semua adalah Keikhlasan anda masing-masing. Baiklah, setelah Salat Ashar nanti, maka kita akan melakuan dan melaksanakan ibadat secara bersama-sama, Salat jamaah untuk setiap Salat wajib. Sementara itu diwaktu luang atau pada waktu jeda antara Salat wajib, kami menganjurkan agar peserta beramal sebanyak-banyaknya dengan cara berZikir secara ikhlas dengan menyebut asma Allah sebanyak-banyaknya. Peserta akan menempati tempat sesuai dengannyang telah ditentukan oleh penyelenggara, semata-mata untuk memudahkan pelayanan kami kepada peserta. Demikianlah informasi kami. Kami mengucapkan selamat melakukan Ritual Ikhlas kepada hadirin semua, semoga Allah SWT selalu meridai segala ikhtiar kita. Amin.

97 comments:

  1. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Persiapan sangat perlu dilakukan. Hal disebabkan persiapan yang baik akan sengat mendorong terciptanya suasana yang baik pula . persiapan ini meliputi persiapan secara fisik dan mental. Persiapan fisik adalah persiapan yang dilakukan untuk menyiapkan kelengkapan dan perlengkapan belajar. Kelengkapan dan perlengkapan ini antara lain adalah seragam yang baik, buku pelajaran, alat tulis, kelas yang kondusif, fisik/tubuh yang sehat.

    ReplyDelete
  2. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Allah SWT itu Maha Suci, maka hanya orang-orang yang telah bersucilah dapat menggapai rida-Nya. Bagaimana menjadikan diri suci? menjadi suci bukanlah perkara yang mudah, kita harus benar ikhlas untuk menggapai ridhaNya. Niat untuk menjadi suci dan menggapai ridhaNya inshaallah akan membuahkan hasil keikhlasan. Siapa saja bisa mendapat ridha Allah karena smua makhluk di mata Allah itu derajatnya sama yang membedakannya adalah keimanan dan keikhlasan hatinya.

    ReplyDelete
  3. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Di dalam melaksanakan sesuatu, tentu perlu ada sebuah persiapan, termasuk dalam kegiatan beribadah. Pertama yang harus disiapkan adalah keikhlasan hati untuk beribadah, inilah yang membedakan antara satu orang dengan yang lainnya. Selanjutnya ialah persiapan lain, seerti persiapan secara fisik, yang tentunya sesuai dengan tuntunannya.

    Saat pelaksanaannya pun juga harus sesuai dengan tuntunan. Ini dikarenakan, ikhlasnya hati untuk beribadah kepada Allah SWT serta melaksanakan tuntutan yang dicontohkan Rasulullah, adalah syarat diterimanya ibadah. Tak lupa, antara sesama kita harus saling mengingatkan dalam beribadah.

    ReplyDelete
  4. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Mempersiapkan diri mulai dari hati dan pikiran memang sangat menentukan kelancaran dan kekhusyukan dalam beribadah. Jika ingin lebih dekat dengan Tuhan, maka kita perlu membebaskan hati dan pikiran dari hal-hal duniawi. Menjalankan ibadah memang urusan pribadi. Namun, alangkah baiknya jika bersama saudara seiman kita dapat menjalankan ibadah bersama-sama.

    ReplyDelete
  5. Taufan Adi Pradana
    13301241059
    Pendidikan Matematika A 2013

    Beribadah kepada Allah merupakan kebutuhan setiap umat, bukan sekedar kewajiban. Atas dasar itulah, maka dalam beribadah, kita harus selalu ikhlas untuk mendapat ridho Allah. Manusia di hadapan Allah adalah sama, maka bagaimanapun keadaan seseorang itu hanya keimanan dan keikhlasannyalah yang dapat mengangkat derajatnya di hadapan Allah SWT. Maka sudah selaknya kita juga harus bersikap adil terhadap sesama, dan tidak membeda-bedakan atas dasar

    ReplyDelete
  6. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Elegi “Ritual Ikhlas 2 Persiapan teknis” di atas dapat meberikan pencerahan kepada kita akan pentingnya keikhlasan dalam melakukan segala sesuatu baik bekerja, belajar, berdoa, beribadah, dan lain-lain. Menanamkan sikap ikhlas dalam hidup dan bekerja merupakan hal yang harus selalu kita upayakan. Karena pada dasarnya kunci utama dalam melakukan kegiatan, yaitu terletak pada niatnya.

    ReplyDelete
  7. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Niat ikhlas artinya saat melakukan amal perbuatan, batin kita harus benar-benar bersih. Rasulullah saw. bersabda, “Innamal a’maalu bin-niyyaat, sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung niatnya.” (Bukhari dan Muslim). Berdasarkan hadits itu, maka diterima atau tidaknya suatu amal perbuatan yang kita lakukan oleh Allah swt sangat bergantung pada niat kita. Oleh karena itu, dalam melaksanakan kerja harus diimbangi dengan keikhlasan dan niat yang murni serta amal perbuatan yang kita lakukan itu harus sesuai dengan sunnah Nabi SAW. Semoga dari elegi tersebut kita senantiasa mampu membiasakan diri untuk selalu ikhlas dalam bertindak.

    ReplyDelete
  8. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Setelah membaca “Elegi Ritual Ikhlas 2: Persiapan Teknis 1”, saya belajar bahwa segala sesuatu yang kita lakukan di dunia hanyalah mengharap ridha Allah SWT sehingga dalam berdoa dan meminta pertolongan kepada Allah harus ikhlas dan khusyuk. Selain itu, kita harus saling mengingatkan kepada sesama yang lalai terhadap perintah Allah.

    ReplyDelete
  9. Umy Maysyaroh
    14301241014
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Ikhlas memang bukan perkara yang mudah. Menggapai keridhaan Allah haruslah dialndasi dengan hati yang bersih. Bukan pangkat, bukan jabatan ataupun kekuasaan, melainkan ketaqwaan dan keikhllasan kitalah yang dapat mengangkat derajat kita di mata Allah. Segala sesuatupun pasti ada aturan yang harus dijalankan untuk mencapai suatu tujuan, termasuk dalam ritual ikhlas ini. Diantaraya ialah senantiasa beribadah kepada Allah dengan niat yang sebenar-benarnya, selalu berusaha khusyuk, shalat berjamaah, melakukan zikir secara ikhlas dengan semata-mata mengharap ridho dari Allah SWT

    ReplyDelete
  10. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Persiapan teknis dalam ritual ini bisa berupa kebaikan-kebaikan yang kita persembahkan untuk sang pencipta. Persiapan ini misalnya bersuci yang benar, mengambil air wudhu yang benar, melaksanakan sholat lima waktu yang benar, berdoa yang bernar, dan lain sebagainya.

    ReplyDelete
  11. Endryana Listyarini
    14301241034
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Prinsip keadilan dalam keikhlasan adalah bahwa tidak membeda-bedakan pangkat, derajat, golongan, maupun jenis kelamin. Semua sama dihadapan Allah SWT, dan yang membedakan adalah tingkat keikhlasan kita masing-masing.

    ReplyDelete
  12. Nikhu Wahyu Raharjo
    13301244001
    Pendidikan Matematika 2013

    Mendapat kesempatan untuk dapat menjalani munajah seutuhnya seperti yang bapak rasakan adalah hal yang langka dan sangat sulit untuk dilakukan saat ini. saya berharap mendapatkan kesempatan yang sama untuk dapt benar benar fokus dalam beribadah, benar benar menyerahkan segala urusan kepada Allah
    Aamiiin

    ReplyDelete
  13. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Manusia adalah makhluk sosial. Tentu sebagai manusia kita harus menjalin silaturahim dengan siapapun, baik keluarga jauh atau pun dekat, teman lama atau baru, dan juga tetangga kanan-kiri. Di dalam beribadah, hendaklah kita saling mengajak dan mengingatkan. Itu salah satu kewajiban kita terhadap sesama saudara seiman. Amar ma'ruf, mengajak kepada kebaikan.

    ReplyDelete
  14. Ainun Fidyana Syafitri
    14301244006
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Setiap hamba adalah sama di hadapan Allah SWT, yang membedakan adalah keikhlasan kita masing-masing. Dalam rangka menjadi pribadi yang lebih baik maka pelajarilah bagaimana melaksanakan ibadah dengan benar sesuai dengan tuntunan yang ada. Tingkatkan kualitas diri di hadapan Allah SWT. Agar dapat mencapai hasil yang optimal maka kurangi kegiatan dan kebutuhan yang tidak perlu.

    ReplyDelete
  15. Bahwa yang akan dilakukan dalam ritual ikhlas mungkin telah sering dilakukan oleh peserta. Peserta pernah, sering atau rutin sholat, berdzikir, dan berdoa. Tetapi hal itu dilakukan disela kesibukkan dalam bekerja sehingga nilai kekhusyukan dan keikhlasannya mungkin masih ada kekurangan. Dengan ritual ikhlas ini diharapkan ada peningkatan keikhlasan dan kekhusyukan dalam beribadah dan kemudian dapat diterapkan selanjutnya setelah ritual selesai. Bagaimana melakukan sholat yang khusyuk dan ikhlas, berdzikir dan berdoa yang ikhlas. Manusia hanya belajar untuk berusaha menjadi ikhlas. Ikhlas atau tidaknya kita beribadah hanya Allah SWT yang mengetahui dan memberi penilaian. Semoga Allah SWT memberi Rahman dan Ridho pada hambaNya yang beribadah.

    ReplyDelete
  16. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pendididikan Matematika A

    Assallamu'alaikum wr wb,

    Dalam kegiatan beribadah, keikhlasan adalah hal yang sangat penting karena ibadah melibatkan aktivitas rohani. Tentunya ada pedoman dan aturan dalam melakukan ibadah. Pedoman yang dipakai haruslah benar jangan sampai menyesatkan ibadah tersebut. Begitu pula dengan aturan. Aturan yang baik wajib ditaati demi kelancaran kegiatan ibadah. Dalam hal ini semua peserta Ritual Ikhlas wajib menaati pedoman dan aturan yang ada. Semua peserta melaksanakan hal yang sama tak terkecuali. Dalam mendapatkan fasilitas umum pun tak ada perbedaan antar golongan dan strata para peserta. Karena derajat seseorang bukanlah ditentukan oleh hal duniawi, tetapi oleh kualitas ibadahnya.
    Yang tepenting dari Ritual Ikhlas adalah beribadah dengan baik dan benar sesuai dengan tuntunan. Olehkarenanya semua peserta diwajibkan saling tolong menolong jika ada peserta yang lalai atau melakukan kesalahan. Meskipun Ritual Ikhlas adalah kegiatan rohani, kita juga tetap memikirkan kepentingan sosial. Salah satunya tolong menolong antar sesama agar Ritual Ikhlas dapat dicapai secara maksimal oleh setiap peserta.

    Wassallamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  17. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Dari bacaan yang berisi tanya jawab antara Santri Kepala dengan Peserta Ritual Ikhlas di atas, ada beberapa poin penting yang menjadi pembelajaran serta pengetahuan tambahan bagi saya seperti;
    • Menegaskan kembali bahwa selain melaksanakan kegiatan ibadah dengan benar, perlu sekali semuanya itu dilandasi dengan selalu memohon rida kepada Allah SWT.
    • Dalam beribadah keikhlasan seseorang merupakan keutamaan yang harus dan perlu dimiliki serta ditanamkan pada diri kita sebab keikhlasan dalam menjalankan ibadah inilah yang akan membedakan derajat kita di mata allah SWT.

    ReplyDelete
  18. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak.
    Dari postingan Bapak, saya belajar tentang prinsip keadilan dalam keikhlasan yang telah dipaparkan yaitu tidak membeda-bedakan pangkat, golongan, derajat. Yang berbeda dihadapan Allah SWT adalah keikhlasan sehingga untuk mengharap ridho dari Allah maka manusia harus menggapai keikhlasan.

    ReplyDelete
  19. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A 2017

    Dari elegi 2 di atas, mengajarkan kepada kita bahwa untuk persiapan teknis dalam menggapai keikhlasan yaitu tidak memandang golongan/ pangkat yang sedang disandang oleh para pesertanya. Karena sungguh manusia di mata Allah SWT. adalah sama, yang membedakan derajat manusia adalah derajat ketakwaan dan keikhlasannya. Maka dari itu sudah sepatutnya tidak ada kata sungkan bagi kita untuk menggapai ridho Allah SWT, karena hidup kita di dunia adalah semata-mata untuk mencari ridho-Nya. Dan untuk mencapai ridho-Nya adalah kita harus dalam keadaan bersuci, dalam hal ini selalu menjalankan perintah-Nya dan tidak pula melakukan perbuatan yang dilarang oleh-Nya.

    ReplyDelete
  20. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Mat A 2017

    Terimakasih Prof, berdasarkan postingan ini saya belajar, bagaimana mendalami ikhlas adalah dengan senantiasa beribadah kepada Allah. mengesampingkan siapa kita, posisi kita, bagaimana derajat kita. Karena sesungguhnya apa-apa yang ada pada diri manusia adalah karunia Allah. Sudah sepantasnya kita sebagai hamba untuk bermunajat pada-Nya. Menyadari bahwa beribadah adalah kebutuhan dan kepentingan kita sendiri membuat kita bisa melakukan ibadah dengan ikhlas.

    ReplyDelete
  21. Anisa Safitri
    17701251038
    PEPB

    Keikhlasan dapat dicapai ketika manusia berada dalam ketaqwaan yang maksimal kepada Allah swt. Hal mendasar yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ketaqwaan adalah ibadah kepada Allah swt sesuai dengan Al Quran dan Hadist. Bersuci, shalat, dzikir, berdoa, membaca Al Quran yang benar hanya mengharap ridha Allah swt.

    ReplyDelete
  22. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.
    Dari elegi ini saya menemukan bahwa dalam mempelajari ilmu ikhlas, tidak ada ritual khusus dan aneh yang dilakukan. Sebagaimana informasi awal, bahwa untuk menggapai ikhlas jalannya adalah ikhlas. Disini dijelaskan bahwa setelah meluruskan niat, selanjutnya adalah meningkatkan kualitas ibadah kita. bagaimana menjalan segala macam ibadah dengan sebenar-benarnya berpedomankan Al-Quran dan As-ssunah.

    ReplyDelete
  23. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Dari elegi di atas disampaikan berbagai persiapan untuk melakukan ritual ikhlas. Yang dapat saya ambil hikmahnya yaitu, ketika kita akan melakukan sesuatu yang penting maka perlulah suatu persiapan yang mantap, memohon petunjuk pada Allah. Adapun syarat mengikuti ritual ikhlas adalah hanya satu ikhlas saja. Seperti halnya dalam kehidupan kita, untuk melakukan segala hal syaratnya tentu haruslah ikhlas. Hikmah yang kedua yaitu bahwa kita hendaknya mengutamakan kebutuhan dari pada keinginan. Karena sesungguhnya kebutuhan atau rejeki itu telah disediakan oleh Allah. Lalu hikmah yang terakhir yaitu berkaitan dengan derajat seseorang. Bahwa dalam kehidupan, semua orang sama derajatnya, tidak melihat dari harta, suku, jabatan atau apa. Tetapi yang diutamakan yaitu derajat keimanan, yang dilihat dari keikhlasan seseorang dalam melakukan sesuatu.

    ReplyDelete
  24. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dari elegi ini yang kami pahami adalah dalam beribadah segalanya sudah ada ketentuannya, sudah ada tuntunannya dan sudah ada pada kitab suci yaitu Al-Qur’an dan Sunah Rasulullah, tidak adak hal aneh-aneh di luar ketentuan tersebut. Untuk meningkatkan keimanan diperlukan meningkatkan kualitas ibadah, sehingga memperbanyak amal dan dzikir sangat dianjurkan. Dan di mata Allah SWT semua umat memiliki kedudukan yang sama, tidak memandang kualifikasi pendidikan, jabatan, kekuasaan, dll. Hanyalah iman dan ketakwaan lah yang menentukan derajat seseorang.

    ReplyDelete
  25. Junianto
    17709251065
    PM C

    Dalam menutnut ilmu tentu persiapan yang matang baik dari egi teknis maupun yang lainyya. Begitu pula dengan ritual ikhlas. Dari elegi ini disampaikan bahwa salah satu hal yang perlu disiapakan adalah membiasakan diri untuk tidak berlebih-lebihan dalam mememnuhi kebutuhan, penuhi kebutuhan-kebutuhan pokok saja. Tidaka ada perbedaaan anatara kamum laki-laki dan perempuan dalam mengikuti ritual ini.

    ReplyDelete
  26. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Ritual ikhlas untuk menghadap kepada Sang Pencipta, Sang Maha Suci, harus dilakukan dalam keadaan suci. Oleh karena itu kita harus bersuci, suci lahir dan suci bathin. Suci lahir dengan berwudhu atau mandi sedangkan suci bathin ini yang susah. Kita harus membersihkan hati kita dari segala macam penyakit hati untuk bisa menggapai keikhlasan dan Ridho Tuhan.

    ReplyDelete
  27. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas postingannya, Prof. Ada dua syarat ibadah atau amalan seorang hamba diterima di sisi Allah SWT. Pertama yaitu beribadah dengan hati yang ikhlas dan tunduk pada Allah SWT, bukan karena ingin sekedar dikatakan rajin beribadah oleh orang lain. Kedua, beribadah sesuai dengan tuntunan Rasulullah SWT.

    ReplyDelete
  28. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Bisa jadi eh buka bisa jadi. Tapi memang ini, menurut saya memang ini adalah petuah kehidupan yang dituangkan dalam tulisan yang apik dan indah. Seperti berdialog nampaknya. Dan benar, ternyata ini membawa saya berdialog dengan hati saya. Persiapan teknis ritual ikhlas tidak lain adalah kegiatan spiritual yang menjadi kewajiban kita sebagai umat muslim dan sunah-sunah yang menyertainya.

    Elegi ritual ikhlas selalu membawa saya pada hal-hal yang selama ini saya laksanakan dengan terpaksa atau tidak ikhlas. Benar-benar ini membuat saya tertunduk malu. Terimakasih, Prof atas ilmu yang indah ini.

    ReplyDelete
  29. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Dengan keikhlasan, maka apa yang kita lakukan menjadi lebih tenang dan ilmu yang kita dapatkan insyallah juga akan bermanfaat bagi kita dan sebagai bentuk ibadah. Keikhlasan itu sangat penting kaitannya untuk menjalani kehidupan ini. Karena menuntut ilmu tentu salah satu dari bentuk ibadah. Maka tentu saja ibadah yang lainnya juga harus dilandasi dengan hati yang ikhlas pula supaya dilancarkan segala urusan yang akan kita lalui.

    ReplyDelete
  30. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum Prof,
    Seperti yang telah dijelaskan di ritual ikhlas 1, persiapannya ialah ikhlas itu sendiri, ikhlas untuk beribadah secara benar dan rutin. Elegi ini memberikan keterangan lebih lanjut bahwa ikhlas dilakukan dengan memperbaiki kualitas ibadah, yaitu sesuai dengan tuntunan yang terdapat di dalam Al-Quran dan yang diteladankan Rasulullah SAW. Yang tidak kalah penting dalam melakukan ibadah ialah untuk saling mengingatkan dan saling mengoreksi agar semuanya dapat meningkatkan kualitas ibadahnya, tidak memandang siapa yang berkedudukan lebih tinggi, yang lebih memahami tuntunan berhak dan berkewajiban untuk mengingatkan.

    ReplyDelete
  31. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Persiapan yang matang perlu dilakukan dalam hal apapun, apalagi dalam mempelajari bagaimana melaksanakan ibadah yang benar sesuai dengan tuntunan yang ada (tuntunan yang terdapat pada Kitab Suci atau Firman Allah SWT, sunah Rasulullah SAW, dan lainnya yang dilazimkan sebagai tuntunan yang benar). Persiapan yang dapat dilakukan antara lain mencari sumber-sumber tentang tuntunan ibadah yang benar, menjaga sopan santun, bersuci, dan lain-lain. Tetapi sebenar-benarnya persiapan untuk menggapai hati yang ikhlas ialah ridho bahwa apa saja yang dilakukan hanya karena dan untuk Allah SWT.

    ReplyDelete
  32. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamualaikum wr wb.
    Pada uraian terakhir nasehat yang sangat menyentuh.Allah tidak pernah membeda-bedaka apapun status hidup kita.Petikan kalimat tersebut adalah merupakan konsep keadilan Tuhan.Oleh Karena demikian janganlah bersedih hati.Sebab Allah SWT tidak melihat yang demikian itu,tapi Allah menatap ke dalam setiap hati hambanya.Allah akan menilai sejauh mana seorang hamba memberikan ruang keikhlasan tatkala seorang hamba ingin bersua dengan-Nya.

    ReplyDelete
  33. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Persiapan yang begitu matang dan ikhlas dari Santri Kepala. Untuk menuju ikhlas khususnya dalam hal beribadah harus melalui membiasakan diri telebih dahulu. Mulai dari belajar bagaimana tata cara sholat yang benar, wudhu yang benar, berdoa yang benar, dzikir yang benar. Dengan membiasakan hal tersebut, Insya Allah akan tumbuh ikhlas dalam hati. Ikhlas di sini juga bukan hanya ikhlas melakukan ibadah untuk diri sendiri, melainkan ikhlas untuk membantu teman yang mengalami kelalaian, harus saling mengingatkan dan mendorong untuk menuju ikhlas.

    ReplyDelete
  34. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A 2017 UNY

    Semua manusia adalah sama dihadapan ALLAH SWT, yang membedakan hanyalah amal dan perbuatannya. Ketika kita mengikuti ritual Ikhlas, maka yang membedakan diantara kita hanyalah tingkat keikhlasan kita masing-masing. Tidak ada perbedaan makanan atau minuman bagi orang yang memiliki jabatan tinggi, bagi orang kaya maupun miskin. Untuk menjadi ikhlas, maka segala kepentingan yang bersifat duniawi hendaknya di tinggalkan terlebih dahulu, karena kita disini belajar untuk ikhlas, maka kitapun harus ikhlas dengan urusan duniawi kita.

    ReplyDelete
  35. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Keikhlasan dalam ibadah yang bersifat wajib sangat ditekankan. Saya mencermati ulasan ini dengan peran orang lain dapat dijadikan sebagai pengingat saat kita sedang lalai dalam melaksanakan ibadah. Saya menyadari ini sangat penting meski sewaktu-waktu sikap lalai menyelimuti diri dalam beribadah. Semoga Allah memberi ketetapan yang kuat dalam hati saya saat beribadah kepada-Nya. Aamiin.

    ReplyDelete
  36. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Berdasarkan elegi ritual ikhlas 2 ini, saya memahami bahwa dalam melaksanakan ritual ikhlas membutuhkan berbagai macam persiapan. Dan persiapan yang dibutuhkan adalah ikhlas itu sendiri. Ikhlas dalam melaksanakan ibadah dan dengan senang hati segala apa yang diperintahkan-Nya. Tentunya dalam melaksanakan ibadah, hendaklah berpedoman terhadap Al-Quran dan hadist serta meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW. Dengan demikian, maka dengan sendirinya seseorang telah melakukan usaha memperbaiki kualitas diri. Namun yang lebih penting dari itu semua adalah saling mengoreksi dan mengevaluasi diri apakah yang telah dilakukan benar-benar didasarkan pada rasa ikhlas, semata-mata mengharap ridho Allah SWT ataukah hanya mengejar dunia semata. Karena dimata Allah SWT, semua manusia itu sama, tidak dipandang dari golongan mana ia berasal, berpangkat apa ia, dan bagaimana posisinya dalam masyarakat.

    ReplyDelete
  37. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Adil secara duniawi merupakan hal-hal yang bersifat kasat mata, seperti kesetaraan gender, adil dalam hal ekonomi, adil dalam bidang pendidikan dan lain-lain. Namun, di mata Tuhan adil adalah pondasi dari pemikiran dan hati manusia tentang keadilan. Jadi, keadilan bagi Tuhan adalah pondasi, yaitu keikhlasan. Dengan memiliki keikhlasan, maka sesungguhnya kita sudah adil sejak dalam pikiran dan perasaan.

    ReplyDelete
  38. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Jika sebelumnya ritual ikhlas diawali sejak dalam hati dan pikiran. Kini, ritual ikhlas ditunjukan dengan persiapan teknis pertama. Bahwa dalam melakukan ritual ikhlas hendaknya dijalani dengan khyusuk, dan saling menjaga satu sama lain.

    ReplyDelete
  39. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Dalam kegiatan beribadah, keikhlasan adaah hal yang sangat penting karena ibadah melibatkan aktivitas rohani. Tentunya ada pedoman dan aturan dalam melakukan ibadah. Pedoman yang dipakai haruslah benar jangan sampai menyesatkan ibadah tersebut. Begitu pula dengan aturan. Aturan yang baik wajib ditaati demi kelancaran kegiatan ibadah. Dalam hal ini semua peserta Ritual Ikhlas wajib menaati pedoman dan aturan yang ada. Semua peserta melaksanakan hal yang sama tak terkecuali. Dalam mendapatkan fasilitas umum pun tak ada perbedaan antar golongan dan strata para peserta. Karena derajat seseorang bukanlah ditentukan oleh hal duniawi, tetapi oleh kualitas ibadahnya. Yang tepenting dari Ritual Ikhlas adalah beribadah dengan baik dan benar sesuai dengan tuntunan. Olehkarenanya semua peserta diwajibkan saling tolonh menolong jika ada peserta yang lalai atau melakukan kesalahan. Meskipun Ritual Ikhlas adalah kegiatan rohani, kita juga tetap memikirkan kepentingan sosial. Salah satunya tolong menolong antar sesama agar Ritual Ikhlas dapat dicapai secara maksimal oleh setiap peserta.

    ReplyDelete
  40. Indah Purnama Sari
    17701251035
    PEP B 2017

    Terimakasih prof atas ilmu yang diberikan melalui elegi ritual ikhlas yang kedua ini.
    Diawali dengan niat dan pikiran lalu dilanjutkan dengan kegiatan. Kegiatan ritual ikhlas tak lain ialah kewajiban kita sebagai umat muslim. Secara tersirat elegi ini mengajarkan kepada kita bahwa semua pekerjaan harus dilandasi dengan keikhlasan.
    Dan disini juga disampaikan kita sebagai umat manusia harus saling mengingatkan dalam kebaikan.

    ReplyDelete
  41. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Dalam menggapai isi elegi ikhlas, dibutuhkan kesungguh-sungguhan yang berarti dalam membaca setiap kalimat yang akan tertulis di elegi ritual ikhlas selanjutnya. Karena dengan ikhlas membaca, kita akan mendapatkan hikmah yang laur baisa yang akan dapat bermanfaat dalam kehidupan nyata kita. Karena tida semua pengetahuan yang kita miliki itu bersifat ikhlas, mungkin saja kesombongan yang menyelimutinya. Maka belajar ikhlas dari elegi ini merupakan salah satu fasilitas yang baik bagi saya untuk menambah pengetahuan. Ikhlas dimata orang lain belum tentu ikhlas di mata Allah. karena Allah Maha Tahu. Jadi janganlah berpura-pura berperilaku ikhlas.

    ReplyDelete
  42. Aristiawan
    17701251025
    PEP 2017 B

    Dari elegi ini, kita menemukan bahwa salah satu sikap yang benar dalam melakukan ibadah adalah dengan mensucikan diri, hati, pikiran maupun jiwa terlebih dahulu. Caranya adalah dengan mengurangi atau bahkan menghilangkan aktivitas-aktivitas tambahan yang berpotensi menghambat kelangsungan ibadah kita. misalnya mengurangi begadang tanpa tujuan, karena begadang tanpa makna dapat menghambat kita dalam melaksanakan sholat malam

    ReplyDelete
  43. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Mengurangi kegiatan yang tidak pokok, saya sudah lakukan. Bagi saya segala yang kita lakukan adalah ibadah. Ibadah meski adalah urusan pribadi setiap orang, namun juga berdimensi sosial. Kita juga turut bertanggung jawab atas keselamatan orang lain. Menarik, bahwa dikisahkan agar saling mengingatkan. Ya, sebab saya percaya, ketika oranglain diselamatkan karena kita mengingatkan mereka, kita pun turut diselamatkan.

    ReplyDelete
  44. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamu'alaikum Wr.Wb

    Saya mengucapakan terimakasih kepada bapak karena selalau memberikan elegi-elegi yang mendasari syaratnya diterima suatu amal ibadah yaitu mengenai ikhlas. Didalam beribadah juga kita harus saling mengingatkan satu sama lain agar ibadah yang kita jalankan tetap selalu istiqomah, dan kita juga butuh orang-orang yang mempunyai tujuan yang sama disekeliling kita, yaitu orang-oarang yang selalu beribadah kepada Allah dengan istiqomah.

    ReplyDelete
  45. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Melalui elegi ini kita disadarkan bahwa dalam melakukan ibadah, kita harus dalam keadaan suci dan benar2 berniat hanya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Siapapun kita, berapapun harta kekayaan kita, rukun dalam beribadah tak pernah dibeda-bedakan oleh Allah. Hal yang membedakan adalah keikhlasan di hati kita masing-masing. Namun sbg manusia kita tidak bisa mengukur keikhlasan.

    ReplyDelete
  46. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Dalam beribadah adakalanya kita semangat, kadang juga bisa loyo. Butuh penguatan dari teman atau saudara di sekeliling kita yang mampu memberikan semangat maupun nasihat. Karena salah satu hak dan kewajiban seorang muslim adalah saling menasihati satu sama lain dalam kebenaran dan kebaikan. Ibadah bisa dilakukan siapa saja tanpa memandang jabatan, kekayaan, kedudukan,dll. Karena sebaik-baik manusia dimata Allah adalah yang paling bertaqwa diantara mereka.

    ReplyDelete
  47. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Allah tidak membeda-bedakan hambaNya berdasarkan pangkat, golongan, warna kulit, dan sebagainya. Penentuan kualitas kita di mata Allah adalah tingkat ketaqwaan dan keimanan. Ikhlas adalah landasan semua ibadah agar mencapai taqwa dan iman.

    ReplyDelete
  48. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Seperti yang sudah dijelaskan pada artikel elegi ritual ikhlas I, kunci dari menggapai ikhlas adalah perbanyak ibadah. Namun di elegi II ini lebih diperjelas lagi bahwa bukan hanya meningkatakan kuantitas ibadah saja yang perlu dilakukan, akan tetapi juga meningkatkan kualitas ibadah seperti bersuci yang benar, shalat yang benar, berdoa yang benar, dan zikir yang benar. Jadi selain kuantitas, kualitas dari ibadah itu sendiri juga merupakan suatu hal yang penting untuk menggapai ikhlas.

    ReplyDelete
  49. Riandika Ratnasari
    17709251043
    PPs PM B

    Ketika akan menggapai ikhlas kita harus menyiapkan diri dan hati. Menyiapkannya dengan mensucikan diri. Beribadah juga merupakan salah satu untuk mendekatakan diri kepada Tuhan dan menggapai ikhlas. Ketika beribadah jangan pernah kita memikirkan hal-hal lain, kita harus fokus pada ibadah kita.

    ReplyDelete
  50. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Dalam mencapai keikhlasan hal yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan hal sesuai dengan aturan dan tuntunan yang telah ada, sehingga keikhlasan itu dapat hadir. Jangan jadikan hal yang dilakukan sebagai beban, namun lakukanlah hal tersebut sebagai kebutuhan yang harus dilakukan. Karena jika dilakukan setengah hati tidak adalah keikhlasan yang akan hadir. Selain itu lakukanlah hal yang penting, janganlah terlarut dalam kelalaian. Semoga kita selalu dijauhkan dari kelalaian nikmat semu dunia ini. Amin.

    Demikian, terimakasih

    ReplyDelete
  51. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Ibadah yang benar tidak dapat terwujud jika tidak diiringi ilmu. Seseorang yang hanya melakukan ibadah tanpa adanya ilmu maka akan sia-sia saja. Seorang kaya raya, punya jabatan tinggi, ataupun miskin dan tidak punya apa-apa tidak ada bedanya dihadapan Allah swt. Yang membedakan adalah iman dan taqwanya serta keikhlasan yang mampu dicapainya. Semoga dapat menjadi insan yang senantiasa belajar untuk mencapai keikhlasan yang sebenar-benarnya ikhlas. Belajar memperbaiki diri, mencari bekal ilmu untuk meningkatkan ibadah karena Allah swt semata.

    ReplyDelete
  52. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Ciri utama atau sifat utama dari seorang muslim bisa dilihat dari bagaimana dia menjalankan sholat. Ciri orang yang sholatnya benar dapat dilihat dari bagaimana cara dia bersuci. Sebenranya tendensional dari sifat seseorang adalah dari hal yang sangat kecil dan sering dilakukan. Karena sesungguhnya hal yang kecillah yang selalu di lalaikan dan tidak dikerjakan oleh kebanyakan orang karena terlalu sibuk memikirkan hal yang besar.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  53. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Dalam konteks mencapai ritual ikhlas diatas dijelaskan bahwa dalam persiapan awal melakukan ritual ikhlas adalah dengan selalu menjaga kesucian, serta saling menjaga antara satu sama lain. Agar ritual ikhlas yang akan dijalani dapat terlaksana dengan baik. Selain itu dalam melaksanakan ritual ikhlas tidaklah ada perbedaan kedudukan antara pejabat dan rakyat biasa, karena dalam ibadah semua manusi itu sama.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  54. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Allah SWT adalah Dzat yang Maha Suci, maka untuk mendapat ridho-Nya ialah orang-orang yang telah bersuci. Saya lebih memilih kata ibadah dibanding ritual pada komentar saya di elegi ini. Ketika kita beribadah kepada Allah SWT hal yang paling mendasar selain iman adalah keadaan kita saat itu yaitu sucinya kita dari najis dan hadas, bahkan bersuci atau (taharah) adalah ilmu fiqh pertama atau dasar yang diajarkan pada anak-anak sebelum beribadah. Hal ini menunjukan jika bersuci merupakan hal yang sangat penting. Setelah itu, dalam beribadah tak ada yang membedakan seperti pangkat, golongan, jabatan dan. Yang membedakan adalah keikhlasan,keimanan, dan ketakwaan seseorang.

    ReplyDelete
  55. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Sebagai makhluk ciptaan Allah, manusia sudah sewajibnya menjalankan semua yang diperintahkan oleh Allah tentunya sesuai dengan Al-Qur`an dan Hadist. Di dalam Al-Qur`an dan Hadist dijelaskan prosedur atau tata cara melaksanakan ibadah dengan baik dan benar dan dilakukan dengan khusuk dan ikhlas. Ikhlas adlah sebuah kata yang mudah diucapkan tapi merupakan sebuah tindakan yang sulit untuk dilaksanakan. Semuanya itu harus dilandasi dengan memohon rida kepada Allah tanpa adanya kesombongan.

    ReplyDelete
  56. Sungguh cerita yang menginspiraasi. Seorang hamba haruslah beribadah secara khusyuk. Melakukan semua ibadah yang telah ditentutakan tata-caranya. Namun terkadang walau telah dilaksanakan, manusia-manusia ini terkadang lupa untuk menyelipkan perasaan rida/ikhlas dalam menjalankan ibadah. Ada pula macam manusia yang lupa melaksanakan ibadah tersebut, nah disinilah peran manusia yang lain untuk saling mengingatkan dalam hal ibadah, jangan meninggalkan manusia lain, karena tidak ada kerugian bagi manusia lain dalam mengingatkan.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  57. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Setiap manusia itu sama kedudukannya dihadapan Allah, mulai dari yang miskin yang kaya yang ganteng yang pinter yang cantik yang jelek semuanya sama. Namun hanya satu yang membedakan manusia di mata Allah yaitu amal dan ibadahnya. Oleh karena itu, janganlah kita hanya berlomba-lomba untuk menjadi orang yang berderajat tinggi dihadapan manusia. Namun sudah sepantasnya kita kita sebagai hamba Allah untuk senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan di jalan Allah swt. Agar kita mendapatkan derajat yang tinggi dihadapanNya. Terimaksih

    ReplyDelete
  58. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Ibadah yang baik adalah ketika melaksanakanya dengan penuh rasa ikhlas sehingga terhindar dari perbuatan riya’. Selain itu, sangat dianjurkan sebelum melaksanakn ibadah ada baiknya kita melakukan thaharoh atau bersuci diri terlebih dahulu baik dari hadats besar maupun dari hadats kecil. Sesuai dengan sabda Nabi bahwa Allah sangat menyukai umatnya yang bebersih diri untuk beribadah menghadap kepada-Nya. Kemudian sebisa mungkin dapat menjaga lisan dari perbuatan gibah agar hidup menjadi lebih barokah.

    ReplyDelete
  59. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillahirrohmanirrohim, persiapan teknis ini penting dalam sebelum pelaksanakan ritual-ritual peribadatan kita kepada Yang Maha Kuasa. Terimakasih atas bimbingan dan arahan yang jelas dalam mempersiapkan diri sebelum melakukan ibadah, bagaimana melaksanakan ibadah, jenis ibadah yang dapat di pelajari dan dilakukan, sikap dan tindakan yang tepat saat beribadah, dan lain sebagainya. Tentunya, semua beribadatan yang dilakukan haruslah berlandaskan rasa tulus dan ikhlas karena Allah swt, dengan khusu’ dan konsentrasi, agar mendapat keridhoan dan keberkahan dari Allah swt. Amin. Wallahualam bishowab.

    ReplyDelete
  60. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Selain keikhlasan, keadilan juga merupakan suatu hal yang penting. Sesuai dengan prinsip keadilan dalam keikhlasan maka kita tidak boleh membeda-bedakan pangkat, derajat, golongan maupun jenis kelamin. Semuanya sama di depan Allah SWT. Yang membedakan derajat kita semua adalah keikhlasan kita masing-masing. Karena itulah ketika kita ingin berbuat kebaikan kita juga tidak boleh membeda-bedakan. Jika kita masih membeda-bedakan maka bisa jadi kita belum menghadirkan keikhlasan dalam kebaikan tersebut. Karena itulah penting untuk tidak hanya menggapai keikhlasan tetapi juga menggapai keadilan.

    ReplyDelete
  61. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dalam melaksanakan suatu perlombaan untuk mencapai keikhlasan hati ini, santri kepala tidak akan membeda-bedakan antara peserta ritual ikhlas yang satu dengan yang lainnya. Semua dianggap sama, semua dilayani sama meskipun dari berbagai kalangan, golongan, dan derajat yang berbeda. Yang membedakan di hadapan Alloh SWT hanyalah tingkat keihlasan masing-masing peserta ritual ikhlas. Peserta hanya ditugaskan untuk fokus beribadah saja dan mengurangi kegiatan yang tidak diperlukan. Semua kebutuhan pokok akan dilayani oleh panitia.

    ReplyDelete
  62. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Secara tidak langsung elegi ini mengajak kita untuk mengevaluasi kualitas ibadah yang selama ini kita laksanakan mulai dari bersuci hingga zikir yang benar. Bahwa hal utama dalam beribadah adalah khusyuk dan ihklas. Di samping itu, elegi ini juga memperlihatkan sikap yang seharusnya kita lakukan apalagi sesama kaum muslim yaitu saling mengingatkan dalam kebaikan. Karena sejatinya manusia di mata Allah SWT sama derajatnya yang membedakan hanyalah amal kebaikannya.

    ReplyDelete
  63. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Elegi ini memberikan gambaran bahwa keikhlasan adalah hal yang penting bagi kita. Keikhlasan berhak dimiliki oleh siapa saja dan Tuhan tidak pernah membeda – bedakan manusia dalam urusan ikhtiar mencapai keikhlasan. Manusialah yang sebenarnya membeda – bedakan sesamanya. Diadakannya berbagai ritual keikhlasan bertujuan agar manusia dapat memperoleh banyak ilmu dan pengetahuan dengan menetapkan keikhlasan hati dan pikir. Selain itu ritual ini juga bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara melaksanakan ibadah sesuai dengan ajaran agamanya masing – masing. Ibadah juga harus dilandasi dengan rasa ikhlas dan niat suci untuk mendapatkan ridha-Nya.

    ReplyDelete
  64. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Segala perbuatan bersumber dari niat. Niat seseorang dalam beramal bisa beraneka ragam. Oleh karena itu kita perlu mengenali tujuan dari amal kita agar motivasinya tidak tercampur dengan yang lain, seperti riya’ atau kepentingan-kepentingan nafsu lainnya. Salah satu contoh motivasi yang salah adalah orang membaca AlQur’an sebagai jimat, Contohnya antara lain: orang yang pergi haji untuk memperoleh kesegaran suasana untuk bepergian. Oleh karena itu, para penempuh jalan akhirat harus mencermati amal perbuatan mereka dan memperbaharui niat mereka. Cara memperbaikinya adalah dengan belajar kepada guru spiritual yang bisa membimbing dan membenarkan kita

    ReplyDelete
  65. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Ada aturan yang perlu dipenuhi dalam setiap kegiatan manusia. Terimakasih Prof. Marsigit telah memberikan aturan yang jelas bagaimana cara mempelajari elegi ritual ikhlas. Aturan perlu dijalankan dengan baik agar tujuan yang diinginkan dapat tercapai. Perlu kesadaran dan toleransi agar semua pembelajar dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Wassalamualaikum.

    ReplyDelete
  66. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Barang-barang seperti azimat, pusaka dan sejenisnya merupakan bentuk ke syirikan terhadap Allah SWT. Dan dosa yang tidak mendapat ampunan dari Allah adalah dosa syirik kepada Allah. Maka mulai dari sekarang mari kita tinggalkan benda-benda yang berbau azimat, pusaka, dsb yang mengundang ke syirikan kepada Allah.. Ingatlah dunia hanya sementara, akhirat selamanya

    ReplyDelete
  67. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Elegi ini menjelaskan bahwa ketentuan umum untuk mengikuti ritual ikhlas adalah dengan cara menjaga ketertiban dan kelancaran beribadah. Menjaga ketertiban dan kelancaran berarti tidak menggangu orang lain beribadah serta menjaga diri agar tertib dalam melaksanakan ibadah. Sedangkan ketentuan khusus untuk mengikuti ritual ikhlas ini adalah tata cara beribadah yang benar, yang berarti bahwa kita harus beribadah sesuai dengan tuntunan yang ada dalam Al-Qur’an maupun hadits.
    Selain itu, hendaknya kita mengetahui tujuan atau makna dari setiap ibadah yang kita lakukan. Yang terpenting adalah segala ibadah yang kita lakukan haruslah dilandasi oleh memohon ridho kepada Allah.

    ReplyDelete
  68. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Di mata Allah SWT, semua manusia dipandang sama, yang membedakannya kelak adalah derajat iman dan prbuatan-perbuatan yang telah ia lakukan selama di dunia. Hendaklah kita saling mengingatkan, baik dalam kebaikan maupun keburukan. Segala yang kita lakukan haruslah berdasarkan kepada mengharapkan ridho Allah SWT. Kita dapat melakukannya dengan selalu berusaha untuk berbuat ikhlas.Ikhlas merupakan perbuatan yang tidak mudah di lakukan oleh semua orang, keikhlasan lahir dari dalam diri seseorang, sehingga kita sulit untuk menilai keikhlasan seseorang, yang tahu hanya Allah SWT.

    ReplyDelete
  69. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Artikel di atas memberikan gambaran dan tujuan dari ritual ikhlas itu sendirir. Sebagai hamba Allah SWT sejatinya setiap ibadah kita adalah untuk mendpat Ridho-Nya. Maka untuk menyempurnakan ibadah harus dilandasi keihklasan untuk mempelajari cara beribadah yang benar dan sesuai dengan tuntunan. Setelah membaca atikel ini semoga kita dapat terus mau belajar dan belajar termasuk dalam hal beribadah.

    ReplyDelete
  70. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Dalam kegiatan beribadah, keikhlasan adaah hal yang sangat penting karena ibadah melibatkan aktivitas rohani. Tentunya ada pedoman dan aturan dalam melakukan ibadah. Pedoman yang dipakai haruslah benar jangan sampai menyesatkan ibadah tersebut. Begitu pula dengan aturan. Aturan yang baik wajib ditaati demi kelancaran kegiatan ibadah. Dalam hal ini semua peserta Ritual Ikhlas wajib menaati pedoman dan aturan yang ada. Semua peserta melaksanakan hal yang sama tak terkecuali. Dalam mendapatkan fasilitas umum pun tak ada perbedaan antar golongan dan strata para peserta. Karena derajat seseorang bukanlah ditentukan oleh hal duniawi, tetapi oleh kualitas ibadahnya.

    ReplyDelete
  71. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Dari elegi ini, menjelaskan kepada saya khususnya, terkait dengan persiapan yang dilakukan dalam sebuah ritual ikhlas. Ritual berarti sebuah kegiatan yang dilakukan dengan tatacara dan petunjuk tertentu. Dlam postingan ini, tatacara dn petunjuk telah ada di Kitab Suci Al-Quran, sedangkan peraturan berada dalam norma social yang ada di masyarakat, seperti sopan santun, tidak berbicara keras-keras, saling mengingatkan dan menasehati.

    ReplyDelete
  72. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Persiapan ritual ikhlas tentu sangatlah menentukan hasil akhir nantinya, apakah menggapai ikhlas atau tidak. Sehingga tatacara dan petunjuknya harus benar-benar dipahami, dihayati, diikhlaskan juga dalam hati dan ikhlas dalam piker. Ikhlas juga menjadi pangkal keberhasilan seluruh ibadah, ibadah yang dilakukan dengan ikhlas akan mendapat balasan pahal, sedangkan yang dilaksanakan tanpa keikhlasan, maka balasannya hanya capek saja

    ReplyDelete
  73. Latifah Fitriasari
    PM C

    Semua itu tidak ada harganya di sisi Allah. Begitu juga Allah tidak melihat kepada nasab, apakah nasabnya tinggi atau rendah, tidak melihat pada harta dan tidak melihat kepada salah satu dari hal-hal semacam itu sama sekali. Tidak ada hubungan antara Allah dan hamba-Nya, kecuali dengan takwa. Oleh karena itu, apapun dan bagaimanapun bentuknya Allah tidak membeda-bedakan umat-Nya.

    ReplyDelete
  74. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Elegi ini menceritakan teknis agar dapat menggapai keikhlasan, kita harus memperbaiki syariat kita. Kita harus mampu mengerjakan "salat yang benar, ambil air wudlu yang benar, bersuci yang benar, Salat sunah yang benar, Salat jamaah yang benar, Berdoa yang benar, dan Zikir yang benar. Semuanya itu harus dilandasi dengan memohon rida kepada Allah SWT". Syariat adalah jembatan agar kita dapat mengenal Allah dengan lebih baik, dengan demikian allah tak akan membiarkan keinginan hamba yang dekat denganNya menguap sis-sia, apalagi hanya membuat kita menjadi seorang yang ikhlas. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  75. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    sebenar-benar diciptakannya manusia ialah untuk beribadah dan menyembah Allah Sang Pencipta, Kegiatan sembahyang dan amal lainnya tidak akan diterimaNya kecuali dengan keikhlasan. Seorang ustadz telah berkata bahwa KEikhlasan dapat dicapai setelah seseorang mampu bersabar. Sedangkan konsep bersabar terdiri dari beberapa macam kesabaran, diantaranya ialah sabar dalam ketakwaan, sabar dalam menghadapi musibah, serta sabar dalam meninggalkan maksiat. Adapun menuju kesabaran yang hakiki ialah PR bagi setiap yang bernafas, Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  76. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Ikhlas dapat dicapai dengan dengan cara melakukan sikap yang selalu mengharap ridhonya. Perlu adanya sopan santun dalam menggapai ikhlas. Terdapa adab yang perlu dijaga dalam ritual ini. Adab untuk terus meningkatkan ibadh dengan cara beribadah yang benar sesaui dengan apa yang telah dituntunkan.

    ReplyDelete
  77. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Semua manusia sama dihadapan Allah SWT, yang membedakan hanyalah amal dan perbuatannya. Ketika kita mengikuti ritual ikhlas, maka yang membedakan kita semua adalah tingkat keikhlasan kita masing-masing. Tidak ada perbedaan makanan atau minuman bagi orang yang memiliki jabatan tinggi, bagi orang yang kaya ataupun miskin. Untuk menjadi ikhlas maka segala kepentingan yang bersifat duniawi hendaknya ditinggalkan terlebih dahulu, karena kita disini belajar untuk ikhlas, maka kitapun harus ikhlas dengan urusan duniawi kita.

    ReplyDelete
  78. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    PPs PMat C

    Ibadah yang kita lakukan adalah semata-mata karena mencari ridha Allah. Ibadah yang dilakukan juga harus sesuai dengan rukun dan ketentuannya. Allah sebagai Al Kholiq, yang menciptakan seluruh alam semesta dan isinya, adalah zat yang paling sempurna. segala sesuatu bersujud pada-Nya. manusia sebagai makhluk ciptaan Allah, senantiasa berdoa dan bersujud padanya. segala ilmu yang kita miliki tiada guna bila tidak diamalkan, dan segala amal yang kita lakukan tiada guna bila tanpa dilandasi keikhlasan.

    ReplyDelete
  79. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Semua aturan Tuhan dibuat untuk dijalankan oleh semua makhluknya tanpa terkecuali, tidak ada perbedaan kedudukan di mata Tuhan. Sehingga tidak ada karena kedudukan, ilmunya tinggi maka dia boleh tidak beribadah. Karena jika seperti itu maka orang tersebut sudah menjadi sombong, padahal semua yang dia miliki di dunia tidak ada artinya bagi Tuhan. Oleh karena itu seharusnya ibadah tidak boleh dilupakan oleh manusia karena dialah yang menjadi pembeda manusia. Sekian dan terima kasih.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  80. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Pada tahap persiapan awal ini dijelaskan banyak hal yang semestinya dilakukan kita sebagai manusia yaitu senantiasa berserah pada Allah. entah apa jabatan, golongan, dan jenis kelamin kita didunia, yang ada dimata Allah semuanya sama. yang membedakan kita dengan lainnya adalah derajad keimanan kita, keikhlasan kita dalam berbuat hal di dunia ini. Jadi, dalam menggapai ikhlas yang sebenar - benarnya baiklah bagi kita untuk memperbaiki niat ibadah kita senantiasa hanya untuk Allah semata. lalu dilanjutkan dengan melaksanakan kewajiban - kewajiban lain dan tentunya dengan niat yang ikhlas.

    ReplyDelete
  81. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 Pmat C 2017

    From the article, we know that we are just hoping for a blessing of God. All human beings equal before God, no distinguishing mark, position, rank, gender difference is sincerity in charity. Sincere ritual will take us to the true worship. Starting from purification, prayer, and pray that right will lead us toward the spirit of tranquility and peace.

    ReplyDelete
  82. ketika kita akan mengikuti suatu aktivitas hendaknya mengetahui dan mematuhi segala aturannya. Jangan melakukan kegiatan yang akan mengganggu orang lain. Jangan melakukan hal-hal yang tidak penting. Hal utama yang penting dalam melakukan aktivitas memperdalam ibadah adalah keikhlasan. Ketika seseorang dalam keadaan ikhlas mempelajari sesuatu maka seluruh ilmu yang didapat akan dapat diserap dengan maksimal.

    ReplyDelete
  83. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207


    Tuhan tidak pernah melihat siapa kita, jabatan kita, gelar kita, peringkat, kekuasaan, keadaan ekonomi, maupun keadan fisik kita. Tuhan tidak pernah mempersoalkan semua masalah tersebut, yang selalu mempersalahkan hanyalah manusia itu sedniri. Sebenarnya Tuhan hanya melihat isi hati kita.Selalu perbaiki hati, dekatkan diri pada Tuhan, jangan hanya memikirkan persoalan dunia.

    ReplyDelete
  84. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat

    Membaca elegi ritual ikhlas ini tentang bagaimana kita sebagai penuntut ilmu harus tertib, saling menjaga, membantu, dan tolong menolong dan yang terpenting adalah ikhlas mengingatkan saya tentan gbagiamana kita belajar di sekolah ataupun diperguruan tinggi. dalam belajar, ikhlas itu penting, agar ilmu yang diperoleh menjadi berkah, dan sebagai sesama mahasiswa harus saling tolong menolong

    ReplyDelete
  85. Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas tulisan yang bapak sajikan di atas. Melalui tulisan ini saya dapat memahami bahwa, ibadah bukanlah suatu hal yang spontan. Ibadah harus dilaksanakan dengan hukum-hukum yang berlaku yaitu tata cara yang telah dijelaskan dalam Al-Quran dan disempurnakan dengan Al-Hadits. Tulisan di atas juga mengjarkan bahwa ibadah tidak akan diridhoi dengan hati dan fisik yang kotor. Oleh karena itu, kesucian adalah prasyarat utama diterimanya ibadah oleh Allah SWT.

    ReplyDelete
  86. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Berdasarkan postingan ini saya belajar, bagaimana mendalami ikhlas adalah dengan senantiasa beribadah kepada Allah. mengesampingkan siapa kita, posisi kita, bagaimana derajat kita. Dan sadar bahwa semua yang kita miliki adalah karunia Allah. Sudah sepantasnya kita sebagai hamba untuk bermunajat pada-Nya. Menyadari bahwa beribadah adalah kebutuhan dan kepentingan kita sendiri sehingga membuat kita bisa melakukan ibadah dengan ikhlas.

    ReplyDelete
  87. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs Pmat C

    Semua manusia di hadapan Allah sama, yang membedakan adalah tingkat taqwa nya kepada Allah. Untuk mendapatkan ridhonya kita harus ikhlas. Semuanya yang kita lakukan akan sia-sia di hadapan Allah jika tidak dilandasi oleh rasa ikhlas dan di niatkan hanya untuk mencari ridho Nya.

    ReplyDelete
  88. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  89. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Mengkaji suatu ilmu dibutuhkan kesungguhan diri dan dukungan dari lingkungan sekitar, terlebih pengkajian dilakukan oleh beberapa orang secara bersamaan. Maka antara satu dengan yang lain harus saling mendukung, dan yang paling penting setiap anggota didasari dengan ketulusan hati untuk sama-sama mencari Ilmu. Dengan bekal tersebut, setiap individu akan secara ikhlas melakukan hal yang diperlukan dirinya maupun orang lain, tidak mengunggulkan dirinya sendiri ataupun orang lain serta tidak akan terjadi saling menuntut pihak lain demi kepentingan pribadi. Begitu pula dalam hal beribadah, setiap manusia harus saling mengingatkan antara satu dengan yang lainnya, supaya bisa saling membantu dalam meningkatkan keikhlasan diri.

    ReplyDelete
  90. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    "Semuanya sama di depan Allah SWT."
    Semua manusia memang sama di hadapan Tuhan. Saya meyakini hal tersebut. Tak peduli apapun jabatannya, apapun sukunya, bahkan apapun agamanya. Ikhlas itu dalam hati dan pikir. Hanya Tuhan yang dapat menilai hati dan pikir manusia, apakah ia ikhlas atau tidak.

    ReplyDelete
  91. Pratama Wahyu Purnama
    17709251033
    S2 Mat B

    Elegi diatas memberikan pernyataan tentang persiapan yang harus dilakukan dalam menggapai ritual ikhlas. Dalam kegiatan ritual ikhlas, tidak akan membedakan latar belakang jabatan, pekerjaan ataupun yang lainnya. Karena, semua manusia itu sama derajatnya dalam pandangan Allah SWT, yang membedakan adalah tingkat keimanannya.

    ReplyDelete
  92. Selain itu, dalam ritual ikhlas ini hendaknya para peserta mengikuti aturan yang ada dan juga memperbanyak kegiatan dalam beribadah. para peserta juga dianjurkan untuk mengurangi kebutuhan kebutuhan yang tidak pokok. Dalam kegiatan ini, semua kebutuhan pokok akan diusahakan dicukupi oleh para santri.

    ReplyDelete
  93. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Ritual ikhlas persiapan teknis ini menguraikan bahwa untuk ikhlas dalam beribadah maka kita harus terus belajar mengenai tata cara berwudu, sholat dan lain sebagainya. Selain itu, kita harus saling membantu dan saling menghargai satu sama lainnya. Dengan menghargai satu sama lain, atau menghargai perbedaan maka hidup akan ikhlas dalam menjalaninya.

    ReplyDelete
  94. Dheni Nugroho
    17709251023
    PPs Pendidikan Matematika

    Dalam kegiatan beribadah, keikhlasan adaah hal yang sangat penting karena ibadah melibatkan aktivitas rohani. Tentunya ada pedoman dan aturan dalam melakukan ibadah. Pedoman yang dipakai haruslah benar jangan sampai menyesatkan ibadah tersebut. Begitu pula dengan aturan. Aturan yang baik wajib ditaati demi kelancaran kegiatan ibadah. Dalam hal ini semua peserta Ritual Ikhlas wajib menaati pedoman dan aturan yang ada. Semua peserta melaksanakan hal yang sama tak terkecuali. Dalam mendapatkan fasilitas umum pun tak ada perbedaan antar golongan dan strata para peserta. Karena derajat seseorang bukanlah ditentukan oleh hal duniawi, tetapi oleh kualitas ibadahnya. Yang tepenting dari Ritual Ikhlas adalah beribadah dengan baik dan benar sesuai dengan tuntunan. Olehkarenanya semua peserta diwajibkan saling tolonh menolong jika ada peserta yang lalai atau melakukan kesalahan. Meskipun Ritual Ikhlas adalah kegiatan rohani, kita juga tetap memikirkan kepentingan sosial. Salah satunya tolong menolong antar sesama agar Ritual Ikhlas dapat dicapai secara maksimal oleh setiap peserta.

    ReplyDelete
  95. Apa yang kita lihat sehari hari adalah seperti apa yang kita pikirkan. Jika kita menyikapi segala sesuatu yang terjadi dengan pikiran positif maka ketentraman lah yang kita rasakan. Sebaliknya, jka pikiran negatif selalu menghampiri setiap aktifitas yang kita lakukan maka kehidupan ini pasti terasa sangat suram. Intinya apapun yang kita lihat dan rasakan dalam kehidupan sehari-hari adalah persepsi atau pengaruh pikiran dari diri sendiri. Suatu kejadian bagi seseorang dianggap buruk tetapi oleh orang lain dianggap suatu hal yang baik karena tiap manusia memaknai kejadian-kejadian sesuai pola pikir masing-masing. Hal tersebut merupakan cerminan dari diri kita.

    ReplyDelete
  96. Tri Wahyu Nurjanah
    15301241010
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Orang yang ikhlas akan melaksanakan ibadah dengan benar, dengan berpedoman pada kitab suci Al-Qur’an dan sunnah Rosululloh SAW. Ibadah yang benar akan menuntun orang yang melakukan untuk senantiasa dalam keridhoan-Nya. Ibadah yang benar tersebut hendaknya dimulai dengan meluruskan niat, melaksanakan apa yang menjadi syarat dan rukunnya serta yang menjadi sunnahnya, dan dilakukan dengan khusuk. Sehingga kita dapat beribadah dengan sebaik-baiknya.

    ReplyDelete