Apr 8, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 45: Bagaimana Matematikawan Mengusir Setan?





Oleh Marsigit

Syaitan:
Uhiiihhhhh….suaraku melengking…

Matematikawan:
Melengking ditambah melengking sama dengan dua melengking.
Melengking dikurangi melengking sama dengan nol melengking.
Melengking kali melengking sama dengan melengking kuadrat.
Melengking pangkat melengking sama dengan melengking kali melengking dst sampai melengking kali.
Melengking dibagi melengking sama dengan satu
Melengking bersifat kontinu
Melengking yang diskret itu namanya mengikik
Melengking kalau digambar grafiknya melengkung
Melengking ….



Melengking kontinu ditambah melengking diskret hasilnya adalah melengking kontinu.

Syaetan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak takut dengan lengkinganku malah asyik sendiri menganalisis secara matematika dari lengkinganku itu. Saya coba dengan produksiku suara aneh. Ugreas..graes sruttt.

Matematikawan:
Dengan mendengar suara aneh itu maka aku sekarang mempunyai ide atau menemukan Konsep Bilangan Aneh. Berikut akan saya uraikan beberapa sifat, relasi dan operasi yang mungkin terjadi pada Bilangan Aneh.
Bilangan Aneh jangan disamakan dengan Bilangan Ganjil
Bilangan Aneh ditambah Bilangan Aneh adalah Bilangan Aneh
Bilangan Aneh dikurangi Bilangan Aneh adalah Bilangan Aneh
Bilangan Aneh dikali Bilangan Aneh adalah Bilangan Aneh
Bilangan Aneh dibagai Bilangan Aneh adalah Bilangan Aneh
Bilangan Aneh dipangkatkan dengan Bilangan Aneh adalah Bilangan Aneh
Sistem Bilangan Aneh mempunyai Bilangan Aneh Identitas
Sistem Bilangan Aneh mempunyai Bilangan Aneh Invers


Sistem Bilangan Aneh bersifat isomorphis dengan Sistem Bilangan Bulat.

Syaetan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak takut dengan suaraku yang aneh malah asyik sendiri menganalisis secara matematis suaraku yang aneh ini. Saya coba dengan bentukku yang menyeramkan.

Matematikawan:
Bentuk yang menyeramkan jika digeser juga akan dihasilkan bentuk yang menyeramkan.
Bentuk yang menyeramkan jika diputar juga akan dihasilkan bentuk yang menyeramkan.
Bentuk yang menyeramkan jika dicerminkan menurut sumbu datar maka akan diperoleh bayangan dengan bentuk yang menyeramkan.
Bentuk yang menyeramkan dapat dihitung panjang kelilingnya.
Bentuk yang menyeramkan dapat dihitung luasnya.



Bentuk yang menyeramkan berdimensi tiga dapat dihitung volumenya.

Syaitan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak takut dengan bentukku yang menyeramkan malah asyik sendiri menganalisis secara matematis bentukku yang menyeramkan. Saya coba dengan mendatangkan temanku yang jumlahnya banyak sekali.

Matematikawan:
Dalam matematika, jumlah yang banyak sekali dapat ditafsirkan bermacam-macam. Dia bisa himpunanbilnagn terbuka, dia bisa bilangan infinit, dia bisa menuju limit, dia bisa tak terhingga, dia bisa transenden, dst.
Banyak sekali ditambah banyak sekali adalah banyak sekali.
Banyak sekali dikali banyak sekali adalah banyak sekali.
Banyak sekali pangkat banyak sekali adalah banyak sekali.



Banyak sekali jangan disamakan dengan besar sekal.

Saitan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak takut dengan temanku yang banyak sekali malah menganalisis konsep banyak sekali ditinjau dari sisi matematika. Akan saya tunjukan bahwa saya bisa menghilang dan berubah bentuk.

Matematikawan:
Kata dasar dari menghilang adalah hilang. Kata bentukannya bisa menghilang, dihilangkan, atau menghilangkan. Dalam matematika dikenal metode menghilangkan atau eliminasi, misalnya menghilangkan variabel di ruas kiri pada penyelesaian suatu persamaan. Yang setara dengan metode menghilangkan adalah metode substitusi. Yang bisa hilang tidak hanya variabel, tetapi juga tanda-tanda bilangan dan tanda-tanda akar. Tanda akar kuadrat suatu bilangan akan hilang jika akar kuadrat dari bilangan itu kita kuadratkan. Jika diekstensikan artinya maka menghilang bisa dimengerti sebagai kosong. Tetapi kosong itu belum tentu nol, karena nol itu bilangan dan jelaslah tidak kosong. Jika hutangku negatif ternyata dapat dimengerti sebagai tidak punya hutang. Perihal perubahan bentuk dalam matematika dapat saya terangkan demikian. Bangun-bangun geometri baik datar, lengkung maupun dimensi tiga dapat berubah bentuknya jika dikenai perlakuan misalnya dengan translasi. Ada bermacam-macam translasi misalnya dilatasi, rotasi, dan refleksi…atau gabungan dari dua atau ketiganya.

Syaitan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak takut dengan kemampuanku dapat menghilang malah pamer tentang penggunaan konsep hilang dalam matematika. Dia malah menerangkan teori perubahan bentuk dengan translasi. Sekarang akan saya goda dengan WANITA CANTIK.

Matematikawan:
WANITA adalah sebuah kata terdiri dari enam huruf yaitu W, A, N, I, T, A
WANITA dengan unsur-unsur hurufnya yang ada dapat dibentuk kata yang lain dengan komposisi huruf yang sama seperti:WANIAT, WANAIT, WAANIT, AWANIT, WANTIA, WATNIA, WTANIA, dst.


CANTIK adalah sebuah kata yang terdiri dari enam huruf yaitu C, A, N, T, I, K

dst

Syaitan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak terpengaruh dengan WANITA CANTIK…malah menganalisis secara matematis komposisi huruf yang terdapat di kata-kata itu. Saya coba dengan godaan Barang Mewah

Matematikawan:
Sebuah Barang Mewah terdiri dari komponen dasar A, B, C, D dan E. Diketahui harga komponen A adalah 35 %, komponen B adalah 30 %, komponen C adalah 25%, komponen D adalah 8%, dan komponen E adalah 2%. Komponen E berharga Rp 2 juta. Jika akan diproduksi 1000 buah Barang Mewah maka tentukan berapa biaya keseluruhan? Perhitungannya adalah sebagai berikut:…

Syaitan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak terpengaruh dengan Barang Mewah…malah menganalisis secara matematis komponen barang mewah, membuat soal cerita dan asyik menghitungnya. Hai matematikawan jangan sok pintar engau didepanku…sehebat-hebat rasional pikiranmu tidaklah akan mampu memikirkan seluruh diriku. Ketahuilah bahwa ada bagian dari diriku itu yang bersifat irasional.

Matematikawan:
Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan sebagai p per q dimana p bulat, q bulat dan q tidak sama dengan nol. Sedangkan bilangan irrasional adalah bilangan yang tidak demikian. Tentulah semua bilangan bulat adalah bilangan rasional. Sedangkan contoh dari bilangan irrasional adalah bilangan phi, bilangan e, akar dua, dst. Kalau hanya bicara bilangan rasional atau irrasional dalam matematika itu hal biasa. Padahal masih ada lagi yang akan saya uraikan yaitu bilangan imaginer. Bilangan imaginer adalah…kalau saya berusaha menarik akar dari bilangan negatif misalnya akar dari bilangan minus satu maka saya akan peroleh bilangan imaginer.

Syaitan:
Sialan tenan matematikawan itu. Saya pameri sifatku yang irrasional malah berteori tentang bilangan rasional dan irrasional. Dia malah pamer bilangan imaginer segala. Hai matematikawan…apakah engkau tidak tahu bahwa saya sudah mulai marah? Ketahuilah bahwa saya itu bukan syaetan biasa. Saya itu syaitan dengan pangkat yang tinggi..tahu?

Matematikawan:
Ada bermacam-macam bilangan berpangkat itu. Ada bilangan berpangkat bilangan bulat, bilangan berpangkat bilangan pecah, ada juga bilangan berpangkat tak sebenarnya. Hehe…asal tahu saja engkau syaetan… berpangkat tak sebenarnya itu juga dapat diartikan mempunyai pangkat tetapi dengan cara tidak khalal. Saya ragu apakah pangkatmu itu khalal atau tidak?

Syaitan:
Sialan tenan orang itu…malah mempertanyakan dan meragukan pangkatku. Hai..orang yang mengaku matematikawan hebat…apa engkau tidak tahu bahwa aku mempunyai kemampuan masuk kedalam tubuh manusia?

Matematikawan:
Kemampuan syaitan masuk ketubuh manusia, di dalam matematika, dapat dianalogan dengan penggantian sebuah variabel dengan dengan konstanta. Dalam matematika konstanta-konstanta penyusup variabel bisa juga berupa bilangan atau variabel yang lain. Jika yang menyusupi atau yang menggantikan variabel adalah juga variabel maka keadaannya persis manusia yang kesurupan syaitan, tetapi dengan catatan bahwa variabelnya bersifat jelek seperti halnya sifat dirimu. Kejadian demikian banyak ditemukan pada pembicaraan tentang fungsi komposisi…dimana variabelnya bahkan bisa berupa fungsi. Untuk matematika tingkat rendah itu namanya substitusi. Maka sederhana saja untuk memahami secara matematis perihal kemampuanmu masuk ke dalam tubuh manusia.

Syaitan:
Kurangajar tenan…dia malah kelihatannya mengetahui rahasiaku.Wah ternyata sangat sulit menggoda seorang matematikawan atau orang-orang yang menggunakan akalnya. Sejak dulu Adam A.S selalu lebih tinggi ilmunya dari saya. Hai..sekali lagi… hai…yang mengaku matematikawan sejati…jika engkau betul-betul mengaku sebagai matematikawan…cobalah kalau bisa hitunglah dosa-dosaku dan hitunglah amal-amalmu?

Matematikawan:
Aku tidaklah terlalu peduli dengan dosa-dosamu. Tetapi aku lebih peduli agar diriku tidak melakukan dosa. Tetapi jika karena suatu hal disadari atau tidak aku telah melakukan dosa besar X, maka insyaallah aku akan memohon ampun kepada Allah hingga tak berhingga banyaknya. Itulah bahwa di dalam matematika berapapun besar nilai X jika dibagi dengan bilangan tak hingga maka hasilnya Nol. Itulah bahwa harapanku adalah atas kuasa Tuhanku maka dosaku menjadi Nol. Sedangkan dosamu adalah kesombonganmu dan perilakumu menyekutukan Tuhan…itu adalah dosa yang tak terhingga besarnya. Seberapapun engkau berpura-pura memohon ampun maka itulah hukumnya dalam matematika bahwa bilangan tak berhingga besarnya jika dibagi dengan bilangan berapapun hasilnya adalah masih tak terhingga. Itulah bahwa dosamu itu tidak terampuni. Na’u dzubillah himindzalik. Sedangkan sebesar-besar pahala adalah bagi orang beriman yang ikhlas. Setinggi-tinggi derajat manusia didunia masih kalah tinggi dengan orang yang ikhlas. Itulah hukumnya dalam matematika bahwa bilangan besar betapapun jika dipangkatkan Nol maka hasilnya adalah Satu. Nol itu adalah ikhlasnya orang beriman, sedangkan Satu itu Esanya Tuhanku. Ya Allah ampunilah dosa-dosaku. Ya Allah jauhkanlah aku dari godaan syaitan yang terkutuk. Amiin

Syaitan:
Ooo…ohhh kurangajar…dengan matematikamu ternyata engkau bisa menguraikan jumlah dosa dan jumlah pahala…malah engkau itu bisa mengaji. Oh..kenapa badanku terasa panas sekali? Aku tak tahan…oh jangan…jangan…wahai sang matematikawan…aku telah bertobat…tidak…tidak…jangan bakar tubuhku….tidak…tidak…aku pergi…pergi…pergi…Kecerdasan dan doamu ternyata telah membakar diriku… panas… pergi…pergi…

Matematikawan:
Ahhh…dasar syaitan…ditinggal ngetung matematika saja sudah kelabakan. Ternyata keasyikanku bermatematikaria bisa mengusir syaitan. Setelah aku panjatkan doa kehadlirat Allah SWT ternyata pergi dia. Alhamdulillah…amiiin.

103 comments:

  1. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Elegi ritual ikhlas ke 45 tentang bagaimana matematikawan mengusir setan, ini adalah dengan berilmu kita bisa menyingkarkan setan itu, diman wujud setan itu bisa bermacam-macam, dengan ilmu pula lah kita bisa menjadi tidak akan terpengaruh dengan bujukan setan itu seperti apapun., dengan cara apa kita mengusirnya yaiotu dengan cara beriman, dan bertaqwa kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  2. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Pekerjaan Setan adalah menggangu manusia. Ia ridak suka melihat manusia bahagia dan hidup dengan damai. Target utamanya adalh menyerang pikiran manusia dan membuat manusia tidak ada dalam keadaan damai atau bahagia. Dari elegy di atas, jelas terlihat bahwa orang matematika mampu mengusir setan dengan logika dan pengetahuannya

    ReplyDelete
  3. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dalam elegi ini diceritakan mengenai percakapan matematikawan dan syaitan yang ternyata tidak pernah berhasil menggoda matematikawa yang benar-benar menggunkan akalnya dengan baik. Artinya adalah jika kita bisa menggunakan akal kita dengan sebaik-baiknya dan sebijak-bijaknya maka kita akan terlepas dari godaan syaitan dan semakin dekat dengan tuhan.

    ReplyDelete
  4. Kusuma Wardani D.S
    14301241027
    Pendidikan Matematika A 2014

    Dari tulisan Bapak Prof Marsigit M.A, sangat menarik dan membuka pikiran saya bahwa ya seperti yang telah diketahui bahwa memang agama Islam adalah agama rahmatan lil alamin (rahmat bagi seluruh alam) tak terkecuali dalam bidang keilmuwan lainnya. Ilmu-ilmu yang dipelajari di bidang ilmu lainnya pun sesungguhnya sudah dijelaskan di dalam Al-qur'an. Seperti teori big bang dalam ilmu sains yang sudah ada di dalam Al-quran yang tergambarkan dalam Q.S Hud ayat 27, Q.S An-Nazi'at ayat 27-33. Begitupun dalam ilmu matematika yang telah dipaparan secara detail dan menarik dalam tulisan Bapak Prof. Marsigit M.A, bahwa sebesarpapun dosa manusia misal X, ampunan dari Allah Swt banyak tak berhingga sehingga jika X dibagi tak hingga akan sama dengan 0. Dari hal tersebut saya belajar bahwa sesungguhnya sebesarapapun dosa kita asalkan kita menyesali dan berusaha mohon ampunan dan belas kasih dari Allah SWT serta berusaha untuk lebih baik tentu Insyaa Allah dengan kehendak dan ridho Allah SWT dosa kita akan diampuni. Amin.

    ReplyDelete
  5. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Setan adalah musuh yang nyata bagi manusia, setan bisa menggoda kapan saja dan dimana saja, terutama jika pikiran sedang kosong. Oleh karena itu selalu gunakanlah pikiran untuk hal-hal yang positif sehingga setan tidak akan sempat mengganggu pikiran kita dan tentu saja harus selalu diiringi dengan memperbanyak doa dan dzikir. Untuk terhindar dari setan kita harus selalu berfikir misalnya kita harus berpikir kritis . Berfikir kritis yang dimiliki pada matematikawan sering kali membuat kita bisa mengusir datangnya syaitan. Berpikir kritis membuat kita tidak mudah menerima apa yang terjadi. Sehingga godaan syaitan sering kali tidak mudah masuk.

    ReplyDelete
  6. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Misi syaitan selalu dijalankannya yaitu untuk menggoda manusia. Kemudian bagaimana manusia untuk terhindar dan tidak mengikuti godaan syaitan tersebut. Kita bisa melakukannya dengan berbagai pengetahuan dan selalu berpikir logis. Matematika juga bisa kita gunakan untuk hal ini. Dari sini kita ketahui bahwa matematika sangat dekat dengan kehidupan kita. Di situlah terbukti penting sekali belajar matematika. Namun usaha tersebut tidak kalah dengan kita selalu beriman kepada Allah SWT. Kita berdo’a supaya mampu melarikan diri dari godaan-godaan syaitan.

    ReplyDelete
  7. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Pepatah pun mengatakan “tuntutlah ilmu sampai ke negeri cina” atau hadist yang menyatakan “tuntutlah ilmu dari ayunan sampai ke liang lahat”. Ini berarti menuntut ilmu sangat penting dilakukan. Tidak saja karena menuntut ilmu sebagai bekal kita menjalani kehidupan di dunia, namun menuntut ilmu juga sebagai perintah agama. sebagaimana syaitan yang selalu menggoda manusia dalam segala ruang dan waktu, maka orang beriman juga terancam dapat terpengaruh oleh godaan syaitan. Untuk itu, ilmu juga penting dimiliki sebab dengan ilmu yang dimiliki seseorang senantiasa memikirkan segala hal dengan masuk akal sehingga dengan takwa kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  8. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Berdasarkan elegi di atas, matematika bukanlah sekedar ilmu menghitung, tetapi matematika mempunyai makna dan arti yang lebih luas. Ketika seseorang bermatematika telah dilandasi oleh ilmu agama yang kuat maka matematika akan menjadi semakin bermanfaat. Maka hendaklah setiap ilmu yang kita miliki itu diiringi dengan agama dan hati yang bersih-ikhlas. Ilmu tanpa agama adalah bagai orang yang buta, tidak tahu kemana akan memanfaatkan ilmu yang dimiliki. Sedangkan agama tanpa ilmu adalah lumpuh, tidak dapat kemana-mana hanya diam di tempat.

    ReplyDelete
  9. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Orang yang berilmu atau dapat menggunakan hati dan pikirannya dengan jernih akan terhindar dari rayuan syeitan. Seorang matematikawan selalu menggambarkan atau memodelkan fenomena apa yang ia lihat berdasarkan ilmu yang ia punyai. Sampai-sampai saking asyiknya mendeskripsikan apa yang diberikan oleh syeitan, syeitan sudah kelabakan. Ini artinya sibukkanlah diri kita dengan hal-hal yang bermanfaat yang nantinya akan mengusir syeitan dari sekitar kita.

    ReplyDelete
  10. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Berilmu lah agar pikiran menjadi jernih dan tidak mudah dipengaruhi oleh tipu daya setan. Manusia yang berilmu akan lebih bersyukur dan mengingat Allah sehingga dia dekat dengan sang pencipta dan jauh dari syaitan. Sibukanlah hari hari kita dengan hal yang positif agar syaitan tidak bisa merayu kita dengan tipu dayanya.

    ReplyDelete
  11. Jeanete Nenabu
    PPS PMAT D (15709251004)

    Dalam kehidupan sehari-hari, tentu kita tidak pernah luput dari godaan setan. Namun, bukan berarti kita tidak dapat mengusirnya. Mengusir setan dapat dilakukan dengan cara mengendalikan diri kita sendiri.Hal ini dapat dilakukan dengan cara selalu berpikir positif dalam menilai sesuatu,tidak sombong dan selalu rendah hati. Bukan hanya itu saja, selalu berdoa memohon petunjuk dan bimbinganNya dan mohon ampun jika telah melakukan perbuatan dosa dpat membantu kita dalam mengendalikan diri sehingga kita dapat mengusir setan.

    ReplyDelete
  12. Jeanete Nenabu
    PPS PMAT D (15709251004)

    Kita diberikan akal dan juga kemampuan untuk mengendalikan apa yang kita miliki. Hal itu juga berlaku bagi ilmu yang telah kita miliki. Ilmu yang kita miliki hendaknya mampu kita gunakan untuk dapat terhindar dari rayuan setan. Setan selalu mempunyai tipu daya untuk menjerumuskan kita ke dalam godaannya. Seperti yang dilakukan matematikawan dalam elegy ini, memakai ilmunya untuk mengusir setan. Namun, bersikap sombong dengan ilmu yang telah dimiliki harus dihindari. Kesombongan menandakan kita cepat terpengaruh pada godaan setan.

    ReplyDelete
  13. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Elegi “Bagaimana Matematikawan Mengusir Setan?”, dari judulnya saja saya sudah tertarik untuk membacanya. Dari elegi tersebut diceritakan bahwa seorang matematikawan dapat mengusir setan. Saya terus bertanya-tanya mengapa hal tersebut dapat terjadi? Padahal daam hal ini setan terus berusaha menggoda, menakuti, bahkan berusaha menjerumuskan matematikawan tersebut. Akan tetapi, berbagai trik muslihat setan tidak berhasil menggoda matematikawan. Ia sangat pandai memanfaatkan ilmu yang ia miliki. Setan tak henti-hentinya mengganggu manusia. Namun, lagi-lagi godaan setan mengalami kegagalan, hingga pada akhirnya setan pun jera dan takut terhadap kecerdasan matematikawan tersebut.

    ReplyDelete
  14. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Jika kita lihat dari sudut pandang pendidikan, dapat disimpulkan bahwa kita harus terus semangat dan tak mudah menyerah. Setan di sini dapat diartikan sebagai masalah-masalah pendidikan baik yang berasal dari sendiri (kemalasan, prasangka buruk, rendah diri, dll) maupun lingkungan. Dalam menghadapi godaan masalah-masalah pendidikan ini diperlukan adanya kesungguhan niat yang diimbangi dengan usaha.

    ReplyDelete
  15. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kita jangan larut dalam permasalahan yang ada, justru kita hendaknya termotivasi untuk terus mencari jalan keluar. Karena pada dasarnya manusia merupakan makhluk sempurna yang dianugerahi akal dan pikiran. Oleh karena itu, kita hendaknya dapat memanfaatkan anugerah tersebut dengan baik. Namun perlu diingat kita juga jangan mudah puas akan kecerdasan yang kita miliki.

    ReplyDelete
  16. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Elegi ini sungguh menarik dan memberikan aspirasi serta amanat kepada kita. Semoga kita dapat mencontoh matematikawan tersebut di mana ia tidak mudah tergoda setan (problem) bahkan dapat melawannya.

    ReplyDelete
  17. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Segala ilmu pengetahuan yang kita pelajari di dunia pasti ada manfaatnya masing-masing. Hanya terkadang keterbatasan manusia yang tidak dapat memahami itu. Jadi jangan sepelekan sekecil apapun ilmu pengetahuan yang akan kita cari, ilmu pengetahuan yang sudah kita dapat. Jangan juga sombong dengan ilmu pengetahuan yang sudah kita dapat. Niatkan mencari ilmu dengan hati yang ikhlas, dengan niat agar menjadi ilmu yang bermanfaat, dengan niat agar tidak ada kesombongan kelas pada akhirnya ketika kita sudah bisa memahami suatu ilmu, jadikan cambuk semangat untuk mencari ilmu pengetahuan yang lain dan yang paling penting semoga iilmu yang sudah di dapat menjadi berkah bagi diri sendiri khususnya dan umunya bagi makhluk lain.

    ReplyDelete
  18. Viani Kurniawati
    14301241051
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Elegi ritual ikhlas 45. Elegi ini sangat menarik dan sangat membuat pembaca penasaran dengan juduulnya. Bagaimana matematikawan mengusir syaitan. Menurut saya membuat elegi semacam ini sangatlah membutuhkan kreatifitas yang tinggi, karena disamping harus ada makna yang tersampaikan, elegi ini membuat pembaca membacanya tanpa bosan. Terimakasih prof. atas elegi yang sangat kreatif ini.

    ReplyDelete
  19. Viani Kurniawati
    14301241051
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dalam elegi ini tersuguhkan cerita bahwa sang matematikawan gigih tak menyerah menghadapi syaitan dengan ilmu dan kreatifitasnya. dari sini kita dapat belajar bahwasanya setiap masalah pastilah ada solusinya, kita hanya harus berikhtiar dan memohon pertolongan Allah.

    ReplyDelete
  20. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Yang dapat saya pelajari dari elegi di atas adalah bahwa manusia sebagai makhluk yang diciptakan Allah lebih sempurna dari makhluk lain dan memiliki akal. Dengan akal tersebut manusia dapat berfikir dengan logika sehingga tidak mudah digoda oleh setan. Selain itu saya menjadi paham bahwa matematika sangat berhubungan dengan kehidupan sehari hari. Bahkan cara cara setan dalam menggoda manusia juga dapat dihubung hubunkangkan dengan matematika, karena matematika adalah kongkret. Jadi siswa sebaiknya belajar matematika melalui kehidupan sehari hari.

    ReplyDelete
  21. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Dari elegi tersebut dapat diambil pelajaran bahwa yang berilmu tidak terpengaruh oleh tipu daya syaitan. Bagi yang berilmu ia mengetahui apa yang harus ia pikirkan, katakan dan berbuat untuk menjauhkan diri dari godaan syaitan. Bagi yang berilmu ia mengetahui bagaimana caranya membuat syaitan marah, yaitu kita tidak masuk keperangkap rayuan syaitan yang menyesatkan. Caranya adalah selalu taat beribadah untuk mendekatkan diri kepada Allah.

    ReplyDelete
  22. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari elegi di atas, saya belajar bahwa setan akan selalu berusaha merusak iman manusia. Setan akan memberikan surga dunia agar manusia lupa dengan urusan akhirat. Manusia diciptakan Allah untuk beribadah kepada-Nya dan mencari ilmu merupakan salah satu ibadah kita. Begitu juga matematikawan dalam mengusir dan terhindar dari godaan setan yaitu dengan berpikir kreatif, inovatif, tidak mudah putus asa, dan positive thinking.

    ReplyDelete
  23. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Yang dapat saya pelajari dari elegi di atas adalah bahwa manusia sebagai makhluk yang diciptakan Allah lebih sempurna dari makhluk lain dan memiliki akal. Dengan akal tersebut manusia dapat berfikir dengan logika sehingga tidak mudah digoda oleh setan. Selain itu saya menjadi paham bahwa matematika sangat berhubungan dengan kehidupan sehari hari. Bahkan cara cara setan dalam menggoda manusia juga dapat dihubung hubunkangkan dengan matematika, karena matematika adalah kongkret. Jadi siswa sebaiknya belajar matematika melalui kehidupan sehari hari.

    ReplyDelete
  24. Sumandri
    16709251072
    S2 pendidikan Matematika 2016

    Yang dapat saya pelajari dari elegi di atas adalah bahwa manusia sebagai makhluk yang diciptakan Allah lebih sempurna dari makhluk lain dan memiliki akal. Dengan akal tersebut manusia dapat berfikir dengan logika sehingga tidak mudah digoda oleh setan. Selain itu saya menjadi paham bahwa matematika sangat berhubungan dengan kehidupan sehari hari. Bahkan cara cara setan dalam menggoda manusia juga dapat dihubung-hubunkangkan dengan matematika, karena matematika adalah kongkret. Jadi siswa sebaiknya belajar matematika melalui kehidupan sehari hari.

    ReplyDelete
  25. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Seorang matematikawan yang memanfaatkan ilmu matematikanya untuk lebih dapat memperdalam keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT niscaya dia tidak akan tertipu oleh godaan dan bisikan syaitan. Orang yang berilmu dan beriman senantiasa menggunakan ilmunya untuk mempertebal keimannannya bukan malah sebaliknya imannya tergoyahkan oleh ilmunya. Hal demikian itulah yang sejatinya dapat memberi kesempatan kepada syaitan untuk menjerumuskan manusia, padahal sejatinya orang yang berilmu memiliki tempat dderajat yang lebih tinggi daripada orang yang beriman tetapi tidak berilmu apabila dia dapat menggunakan ilmunya untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  26. Muhammad Mufti Hanafi
    13301244005
    Pendidikan Matematika 2013

    Setinggi-tingginya kebahagiaan adalah tahu nya seorang akan keesaan Tuhannya. Dengan dibarengi pengakuan dan ketunukan. Yang mana ketundukan mebuahkan ketaatan. Dari sinilah pada dataran praktik setan banyak menyerang manusia. mengaburkan keesaan Tuhan. Jika tak dapat serta merta digagalkan, stan mulai mencari celah yang dapat membiaskan keesaan Tuhannya. Menggoda melalui mengaburkan rasa takutnya, rasa cintanya, rasa harapnya, serta membiaskan ketawakalan dalam masalah dunia nya.

    ReplyDelete
  27. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Dalam elegi ini ternyata matematika juga bisa digunakan untuk melawan syaitan. Ternyata sifat-sifat syaitan dapat diuraikan di dalam matematika. Tentunya bagi orang yang tidak mengetahui tentang matematika seperti hal di atas tidak akan paham dimana letak ‘menang’nya si matematikawan melawan syaitan. Dari sini saya menyadari bahwa ternyata ilmu itu diperlukan untuk menghadapi godaan syaitan. Sering manusia terjerumus pada kesesatan karena mempercayai hal-hal mistik yang merujuk pada kesesatan atau kesyirikan. Sedangkan jika kita menggunakan akal pikiran kita tentu kita tidak akan takut dengan hal-hal semacam itu dan justru dapat menerangkannya secara logis.
    Seseorang yang menggunakan pikirannya berarti tidak membiarkan pikirannya dalam keadaan kosong. Karena pikiran yang kosong adalah jalan syaitan masuk ke dala diri kita dan menyesatkan kita. Menjaga agar pikiran selalu aktif itu penting agar kita terhindar dari lamunan yang menyesatkan. Tanpa kita sadari kita akan mengusir syaian jika kita sibuk dengan pikiran-pikiran kita tentang ilmu pengetahuan. Tetapi ingat pula jangan sampai kita disesatkan oleh ilmu yang kita miliki dan merasa sombong sehongga lupa beribadah.

    Wasalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  28. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Elegi Bagaimana Matematikawan Dapat mengusir syaitan mengajarkan kepada kita untuk selalu menggunakan rasio atau logika dalam berpikir. Menurut saya elegi ini menggambarkan bahwa kemampuan berpikir dalam memecahkan masalah tidak hanya kita terapkan pada saat kita mempelajari ilmu, tetapi dapat kita terapkan saat kita mengalami berbagai godaan dan cobaan. Oleh karena itu, kita harus senantiasa menggunakan akal pikiran kita sebaik mungkin dan jauhkan diri kita dari hal-hal yang dapat merusak dan mengganggu diri kita.

    ReplyDelete
  29. Arung Mega Ratna
    17709251049
    S2 Pend. Matematika C

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Dari elegi di atas, bahwa jika kita tahu dan paham mengenai sebuah konsep maka kita bisa mengaplikasikan dan dapat menyelesaikan masalah dalam beberapa bentuk soal. Selain itu, gunakan ilmu di jalan yang benar sehingga bermanfaat, jangan terpengaruh dengan godaan setan sehingga ilmu itu malah tidak ada gunanya.
    Terima kasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  30. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak
    Ternyata membahas ilmu matematika bisa dikaitkan dengan hal-hal yang ada di kehidupan dunia. Bahkan dapat dihubungkan dengan spiritual seseorang kepada Allah SWT. Menghindari diri dari syetan dengan belajar matematika.
    Untuk dapat melakukannya harus dengan keikhlasan dalam belajar, membaca, dan memohon petunjuk Allah SWT agar diberikan kemudahan dalam mencari ilmu dan beribadah kepada Allah SWT serta dijauhkan dari syetan.

    ReplyDelete
  31. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.
    Subhanallah ternyata matematika dapat menambah iman dan ketaqwaan kita kepada AllahSWT. Kita dapat membawa matematika ke dalam ranah yang lebih spiritual ternyata. Terdapat banyak rahasia-rahasia Allah bila kita mengkajinya di dalam matematika, contoh nya seperti keikhlasan, di analogikan dengan Angka nol. Subhanallah. Jadi mari kita lebih mengasah kemampuan-kemampuan matematika kita karena sesungguhnya di dalam matematika itu terdapat banyak rahasia-rahasia Allah yang lainnya yang dapat menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  32. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Mat A 2017

    Terimakasih prof, seberapa banyak dosa kita, adalah hal yang penting, karena kemungkinan bahwa dosa kita sangat banyak membuat kita meminimalisir penambahan dosa dikemudian hari, namun yang lebih penting adalah bagai mana kita banyak-banyak memohon ampun pada Allah atas semua dosa yang telah kita buat. Selalu mendekatkan diri dan berikhtiar pada Allah adalah satu-satunya cara agar hidup kita menjadi lebih baik kedepannya.

    ReplyDelete
  33. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Yang kami pahami dari elegi ini adalah bagaimana kejernihan hati dan pikiran dapat menghindarkan diri dari godaan setan. Kejernihan pikiran didapat dari pemahaman dan pengetahuan yang mampu digunakan dalam berpikir dengan logika yang tepat. Kejernihan hati didapat dari senantiasa menjaga kebersihan hati dengan senantiasa berdoa, berdzikir dan beristighfar kepada Allah SWT dengan segala kerendahan hati dan keikhlasan. Semoga kita senantiasa menjadi manusia yang bisa menjaga kejernihan pikiran dan hati sehingga kita terlindungi dari godaan setan. Amin.

    ReplyDelete
  34. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    “Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China.”
    Sebuah pepatah yang menegaskan dan mengingatkan sebagai insan pendidikan, kita harus selalu belajar dan membelajarkan ilmu pengetahuan. Akan tetapi satu hal yang terpenting adalah, seyogyanya semakin banyak ilmu yang kita dapatkan akan memiliki hubungan yang linier dengan semakin banyak dan semakin kuat iman kita dihadapan Allah sehingga syetan tidak berani dan bisa untuk menggoda kita supaya berbuat maksiat.

    ReplyDelete
  35. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Dari elegi ini mengajarkan kita bahwa untuk selalu menggunakan akal dan pikiran kita secara logika. Dengan cara menggunakan ilmu pengetahuan seperti hadits yang berbunyi “Tuntutlah ilmu dari ayunan sampai ke liang lahat”. Ini berarti menuntut ilmu sangat penting dilakukan. ilmu dunia sebagai bekal kita menjalani kehidupan di dunia, dan menuntut ilmu agama juga sebagai perintah agama sebagai bekal kita di kehidupan di akhirat kelak. Sebagaimana syaitan yang selalu menggoda manusia dalam segala ruang dan waktu dan berbagai macam cara, maka orang beriman juga terancam dapat terpengaruh oleh godaan syaitan. Untuk itu, ilmu penting dimiliki sebab dengan ilmu yang dimiliki seseorang senantiasa memikirkan segala hal sesuai logika sehingga semakin bertakwa dan dekat kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  36. Muh Wildanul Firdaus
    17709251012
    Pendidikan matematika S2

    Dari Elegi Ritual Ikhlas Bagaimana Matematikawan Mengusir Setan kita dapat mengambil pelajaran bahwa ilmu pengetahuan yang kita miliki dapat bermanfaat untuk kehidupan dunia dan akhirat jika ilmu tersebut diamalkan dengan ikhlas dan tidak terpengaruh oleh godaan nafsu.

    ReplyDelete
  37. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Membaca elegi ini pada mulanya membuat saya melontarkan sedikit penyesalan, yaitu mengapa saya membaca elegi-elegi pada blog ini dengan tidak runtut? Harsunya saya membaca ini terlebih dahulu sebelum membaca “Elegi Ritual Ikhlas 41: Balas Dendam Syaitan Terhadap Matematikawan”. Tapi, bismillah, mungkin ini proses yang harus saya tempuh.

    Elegi ini semakin memotivasi saya untuk terus belajar. Terus belajar. Bahkan setan pun akan sangat sulit menggoda orang-orang yang menggunakan akalnya. Benar-benar statement ini memotivasi saya untuk terus belajar.

    ReplyDelete
  38. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Godaan setan dapat dilawan dengan menggunakan pikiran dan menggunakan hati yang jernih. Elegi ini menunjukkan bahwa seseorang yang menggunakan akal dan pikirannya tidak akan mudah tergoda dengan bujuk rayu setan. Orang-orang yang mampu menggunakan akalnya akan dapat membedakan perbuatan yang sesuai dengan ajaran agama dengan yang tidak sesuai dengan ajaran agama. Dengan demikian, kita dapat menghindari godaan setan dengan senantiasa menggunakan pikiran dan hati yang bersih seraya memohon pertolongan Allah SWT dalam menghadapi setiap godaan.

    ReplyDelete
  39. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Lagi-lagi saya terkagum dengan matematika yang bisa dikaitkan dengan hal-hal yang mungkin ada, tetapi sekarang menjadi ada. Pengetahuan baru lagi, matur suwun sanget nggih Pak.
    Bagaimana tidak terkagum? Matematikawan dengan berbagai konsepnya dapat mengusir syaitan. Bukan hanya matematikawan yang bisa mengusir syaitan, tetapi semua orang yang menggunakan akalnya, karena syaitan telah mengakuinya bahwa orang yang menggunakan akalnya tidak mudah tergoda, seperti Nabi Adam A.S. Jadi dapat diambil pelajaran dari elegi matematikan mengusir syaitan ini, yaitu sesungguhnya tidak ada yang perlu manusia takutkan kecuali Allah SWT. Dan tenanglah serta gunakan akal mu jika sedang menghadapai apapun. Karena sebenar-benar takut kepada selain Allah adalah godaan syitan. Maka, jika kita takut dan tidak memiliki ilmu, sama saja membuat syiatan senang dan bisa terjebak menjadi pengikutnya. Semoga kita semua termasuk golongan orang yang menggunakan akal, supaya dijauhi oleh godaan-godaan syaitan yang terkutuk.

    ReplyDelete
  40. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum wr.wb
    Terima kasih atas postingan Prof. Saya takjub dengan pemikiran bapak terhdap dialog antara syaitan dengan matematikawan, postingan di atas dapat mebuat saya berfikir bahwa matematika tidak selalu serius tetapi juga humoris. Selain itu, hal yang saya petik dari postingan di atas bahwa seorang matematikawan dapat memiliki sudut pandang yang berbeda dari kebanyakan orang. Dengan mempelajari matematika , kemampuan atensi kita dapat lebih ditingkatkan.

    ReplyDelete
  41. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb.
    Terimakasih banyak Pak prof
    Bila mengamati elegi di atas, tokoh yang yang diperankan oleh matematikawan tersebut, ia menyibukkan dirinya pada hal-hal yang menjadi kodratnya sebagai seorang matematikawan.Namun tak lupa ia mengedapankan hati di dalam berpikir.Sehingga sulit bagi syetan untuk menggodanya.Boleh pula dikatakan metematikawan yang ikhlas dan jauh dari sifat sombong.Sehinggga dalam berpikir ia mampu mengimbanginya.

    ReplyDelete
  42. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas sharingnya, Prof. Setelah membaca elegi di atas, saya semakin yakin bahwa ilmu pengetahuan bukanlah alasan untuk mengesampingkan agama. Justru dengan mempelahari ilmu pengetahuan, semakin besar rasa syukur kita terhadap Allah SWT dan semakin besar pula rasa keimanan kita. Ilmu pengetahuan disertai dengan ketaqwaan insya Allah tidak akan membawa celaka bagi seseorang yang memiliki keduanya.

    ReplyDelete
  43. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Pada elegi ini, matematikawan dapat mengusir setan disini adalah ketika matematika di implikasikan dengan memasukkan unsur spiritual di dalamnya. Sebagai bentuk arti dari kebaikan-kebaikan di jalan Allah. Misalnya angka berapapun dipangkatkan nol hasilnya adalah 1. Angka berapapun diibaratkan sebagai kegiatan apapun, nol dimaksukan adalah ikhlas, dan angka satu adalah Tuhan. Sehingga kegiatan apapun yang dilakukan lakukanlah dengan ikhlas dan semuanya itu ditujukan untuk mencari ridho dari Allah. Dan juga kita harus selalu berdoa kepada Allah, bertawakkal, dan bersandar sepenuh hati kepada Allah setelah melakukan ikhtiar sebaik mungkin. Jika sifat ini ada dalam satu individu, maka individu tersebut tidak akan bisa disentuh oleh godaan dan bisikan setan. Setan tak mampu menguasai orang tersebut.

    ReplyDelete
  44. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamu'alaikum Wr. Wb

    Saya merasa selalu mendapatkan pengetahuan-pengetahuan baru setelah membaca elegi-elegi pada blog ini. Terutama pada elegi kali ini. setelah membaca elegi ini saya baru mengetahui dan memahami ternyata matematika dapat diuraikan sekomplek ini, sehingga tokoh matematikawan pada elegi ini dapat membuat syetan berhenti untuk menggodanya dengan menggunakan prinsip perhitungan dalam matematika. matematikawan menggunkan pemikirannya yang kritis dan menggunakan hatinya untuk melawan godaan syetan sehingga matematikawan tidak dapat tergoda oleh godaan syetan.

    ReplyDelete
  45. Kartika Kirana
    17701261039
    S2 PEP B

    Elegi ini bagi saya menggambarkan sebuah situasi, kembali sebuah situasi, dimana keburukan dan kebaikan selalu bertempur. Dalam setiap hal yang nampaknya baik sudah kita lakukan, pun, selalu ada hal yang dengan mudah mengganggu pikiran dan hati kita, jika kita tidak berkonsentrasi dan tidak menjadikan hati sebagai komandan dalam hidup.
    Sejauh ini nampaknya ini adalah elegi ritual ikhlas yang terakhir yang ada dalam blog ini (mohon koreksi jika saya keliru, atau informasi jika ada tambahan). Banyak pergulatan saya dalam menjalankan membaca elegi ritual ikhlas dalam konteks belajar filsafat.
    Saya juga merenungkan tulisan terakhir dalam ritual ikhlas ini... menjadi matematikawan mungkin adalah lambang seseorang yang telah menggapai logos. Aku telah lebih mengenal apa itu ikhlas. Dan elegi ini mengingatkan, agar logos itu tidak menjadi mitos. Harus senantiasa dalam kondisi menggapai logos... menggapai ikhlas... Semoga Allah merestui.
    Trimakasih, boleh berkesempatan bertualang dalam elegi ritual ikhlas.

    ReplyDelete
  46. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Dari elegi ini saya memahami bahwa dengan ilmu yang digunakan dengan baik dan disertai dengan pikiran dan hati yang bersih dapat melawan bahkan mengalahkan godaan syaitan. Dalam artian, pikiran yang bersih adalah pemikiran yang didapat dari pemahaman yang disertai dengan berpikir kritis, sedangkan hati yang bersih adalah selalu mempelajari ilmu pengetahuan dengan rasa ikhlas dan berdoa memohon petunjuk dari Allah SWT agar selalu diberikan jalan yang lurus.
    Hal ini menunjukkan bahwa dengan mempelajari ilmu pengetahuan, dapat semakin meningkatkan iman dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Semoga kita dapat memanfaatkan ilmu yang kita miliki dijalan yang benar dan membawa kebaikan bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar.

    ReplyDelete
  47. Junianto
    17709251065
    PM C

    Dalam elegi ini dijelaskan terkait dengan dosa dan pahala manusia. Meskipun menurut pendapat saya, dosa dan pahala hanyalah Allah yang tahu. Namun, saya sepakat bahwa setinggi-tinggi derajat manusia adalah ketika ia mampu ikhlas dalam segala hal kebaikan. Keikhlasan dan ketaatanlah yang akan mengantarkan manusia kepada ridho Tuhan. Perumpamaan matematika dalam pembagian juga masuk akal, meskipun semua kembali kepada Allah karena Allah Maha Pengampun.

    ReplyDelete
  48. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Dari elegi diatas saya dapat menyimpulkan bahwa matematika itu bisa dikaitkan dengan ibadah. Walaupun tidak bisa secara pasti menghitung pahala dan dosa, setidaknya bisa mengira-ngira limit dari pahala dan dosa dengan harapan kita bisa memperbanyak pahala dan mengurangi dosa. konstanta jika dibagi nol maka tak terhingga, artinya seberapapun banyak dosa kita, jika kita mohon ampun maka ampunan Allah tak terhingga.

    ReplyDelete
  49. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Manusia diberikan akal dan pikiran oleh Allah SWT untuk membedakan baik dan buruk, dan juga untuk membedakan benar dan salah. Dalam elegi kali ini, sang matematikawan menggunakan ilmunya dalam bidang matematika untuk melawan Syaitan. Matematika yang selama ini dikenal sebagai pelajaran sulit, ternyata dapat selaras dengan ilmu agama. Saya sangat setuju dengan perumpamaan 'apabila kita melakukan dosa sebesar X dan kita bertaubat sebanyak tak terhingga maka berapapun besar nilai X jika dibagi dengan bilangan tak hingga maka hasilnya dosa menjadi NOL'.

    ReplyDelete
  50. Riandika Ratnasari
    17709251043
    PPs PM B

    Berdasarkan elegi diatas, segalanya yang ada di bumi ini yang merupakan godaan sebenarnya dapay disangkal atau di patahkah dengan teori yang ada di matematika. Saya setuju sengan perkataan jika tidak menghitung dosa sebab yang terpenting bagaimana manusia dapat hidup dengan meminimalkan dosa yang diperbuat. Caranya adalah dengan bertindak sesuai yang tertulis pada kitab suci dan selalu untuk berdoa dengan benar. Selain itu adalah keikhlasan yaitu ikhlas hati dan ikhlas pikir. Maka kita akan menjadi manusia yang memiliki derajat palinh tinggi didunia. Namun masih dibawah kuasa Allah sebab Dia yang menciptakan bumi dan isinya.

    ReplyDelete
  51. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Berdasarkan elegi diatas, kami mencoba memahami bahwa syaitan memiliki berbagai cara yang cerdik untuk menyeret manusia kedalam lubang kesesatan. Dicontohkan seperti syaitan tak habis-habis menggoda matematikawan. Namun, sebesar apapun godaan syaitan, jika manusia yang digoda memiliki benteng yang kuat untuk melawan syaitan maka insyAllah manusia tersebut tidak akan berhasil digoda setan. Bnteng yang kuat yang dimaksud seperti selalu bersyukur, taqwa, berdzikir, dan selalu memohon do’a seraya meminta ampun kepada Allah SWT. Terima Kasih

    ReplyDelete
  52. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Setan itu tidak akan ada capeknya dalam menggoda umat manusia. Beribu cara dilakukan akan kita terhasut oleh godaannya. Selama kita terusmenjaga hati dan pikiran kita jernih, insyAllah Allah akan melindungi kita dari godaan setan. Selalu mengingat nama Allah dalam menuntut ilmu atau dalam beraktivitas lainnya. selama kita berusaha untuk membedakan mana yang baik dan buruk, maka kita dengan mudahkan mengabaikan godaan setan itu. Godaan setan memang sangatlah lebih menyenangkan, tetapi dibalik itu ada amalan dan pahala yang sedang menunggu kita.

    ReplyDelete
  53. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Saya senyum-senyum sendiri membaca tikah si Matematikawan mengakali rayuan dan godaan syaitan. elegi diatas membuat saya menyadari satu hal bahwa jika kita mampu berpikir kritis maka syaitan akan kesulitan merayu dan menggoda kita, karena dengan berpikir kritis kita tau mana benar untuk dilakukan dan mana yang tidak benar untuk dilakukan bahkan sejak dalam pikiran kita, kita tau mana yang harus dipikirkan dan mana yang tidak perlu dipikirkan. syaitan akan mudah merayu dan merasuki orang yang melamun (memikirkan sesuatu yang tidak perlu dipikirkan) atau berpikiran kosong.

    ReplyDelete
  54. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Tidak peduli apapun profesi kita, setan akan senantiasa mencari cara ampun untuk menaikkan ego dan sifat determinis dalam diri kita sehingga kita merasa hebat dan super. Setan memiliki pendekatan-pendekatan yang licik namun sangat mudah membuat kita terlena. Seorang matematikawan yang sangat tinggi dedikasinya untuk ilmu pengetahuan amat sangat rentan dengan kemungkinan menempatkan sains di atas spiritual sehingga setan akan mencoba mencari celah. Setinggi apapun ilmu dan sedalam apapun keinginan kita untuk menguasai suatu ilmu, sebaiknya kita tidak boleh lupa akan tanggung jawab spiritual kita sebagai manusia, kepada Allah sang Pencipta.

    ReplyDelete
  55. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017

    Elegi ini menggambarkan kegigihan syaiton dalam menggoda orang yang berilmu. Alhamdulillah orang yang berilmu tersebut tidak tergoda, bahkan berhasil mengusir syaiton tersebut dengan doa yang dipanjatkannya. Nampaklah bahwa apapun kedudukan kita, kita tidak akan pernah lepas dari yang namanya godaan. Dibutuhkan keimanan yang kuat untuk menghalau berbagai godaan. Semoga kita semua selalu berada dalam lindungan Allah SWT. Aamiin allahumma aamin.
    Alhamdulillah saya telah merampungkan membaca 45 elegi ritual ikhlas. Terima kasih banyak untuk ilmunya pak. Semoga dapat saya terapkan dikehidupan sehari-hari untuk meningkatkan kualitas ibadah saya.

    ReplyDelete
  56. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Dalam elegi ini, saya tertarik kepada sifat matematikawan dan syaitan yang memiliki karakteristiknya sendiri-sendiri. Matematikawan dapat diibaratkan sebagai cendekia atau pun manusia biasa. manusia dengan segala keterbatasannya dalam berpikir sehingga memudahkan syaitan untuk menjerumuskanna ke dalam lubang dosa. Manusia mampu berpikir cerdas akan menyelesaikan kesulitan. Namun, hal tersebut juga harus diimbangi dengan sikap gigih dan penyesuaian baik dengan lingkungannya. Penyesuaian dengan lingkungan dan ketenangan pikiran akan menumbuhkan konsentrasi dan menyingkirkan godaan-godaan yang akan merintangi suatu usaha. Sedangkan sikap syaitan adalah menggoda hati dan jiwa manusia. Mereka akan senantiasa menjerumuskan manusia ke jurang kemungkaran. Kecuali pada orang-orang yang beriman dan memiliki keteguhan hati yang baik.

    ReplyDelete
  57. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  58. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Lanjutan.
    Sepintar-pintar syaitan dalam menggoda manusia tidak akan mampu menggoyahkan manusia. Semua cara yang dilakukan syaitan itu dapat dibantahkan dengan cara matematika. Maka dari itu, sebagai manusia yang merupakan makhluk Allah yang paling sempurna kita tidak boleh diperdaya ataupun tergoda oleh syaitan yang terkutuk. Kita senantiasa harus lebih mendekatkan diri kpada Allah SWT , terus berdoa kepadanya, dan menjalankan apa yang diperintahkan. Kita sebagai manusia haruslah memiliki sikap dan hati yang senantiasa ikhlas, karena setinggi-tinggi derajat manusia ialah manusia beriman yang ikhlas. Dalam hukum matematika, berapapaun bilangan besar itu jika dipangkatkan Nol maka hasilnya adalah Satu. Nol itu adalah ikhlasnya orang beriman, sedangkan satu itu Esanya Tuhan. Dari alasan-alasan tersebut semoga dapat menggerakan hati kita untuk senantiasa berdoa kepada Allah dan selalu menjadi manusia terus menambah dan mengembangkan kemampuan, ilmu, serta pikiran kita. Dengan belajar matematika, selain kita mendapatkan ilmu kita juga dapat mengusir syaitan dan senantiasa ingin selalu menggoda manusia.

    ReplyDelete
  59. Terimakasih bapak atas sharing ilmu spritualnya di atas mengenai matematikawan dan syaitan. Sesungguhnya sepintar-pintarnya matematikawan tidak aka nada yang mampu menghitung jumlah dosa yang telah kita lakukan. Maka dalam ilmu matematika berapa pun bilangannya jika dibagi dengan tak terhingga maka hasilnya adalah 0 (nol). Begitulah juga kita manusia dalam menghadapi dosa yang begitu banyak maka lakukanlah ampunan dengan tiada batasnya, insyaAllah akan meringkankan berat dosa yang kita miliki.


    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  60. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Matematikawan sejati adalah mereka yang bisa menerapkan ilmunya yang telah diperoleh untuk semakin bertaqwa kepada Alloh SWT. Hal ini akan membuat keimanan kita semakin bertambah dan membuat celah syaitan untuk mengusik kita semakin sedikit. Namun, jika kebalikannya, maka syaitan akan mudah mencari celah untuk menggoda kita dari celah-celah yang sangat banyak karena keimanan kita yang semakin berkurang karena kesombongan, salah satunya.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  61. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Pada elegi ini membahas bagaimana cara suatu ilmu dalam hal ini matematika dapat mengusir setan. Sejatinya suatu ilmu yang ada di dunia ini harus menjadikan kita semakin yakin dengan anugrah dan kuasa Tuhan dan menjadikan kita semakin bersyukur. Karena ilmu yang ada di dunia ini semuanya berasal dari Tuhan, dan Tuhan juga yang menunjukkan ilmu tersebut untuk dapat dipelajari oleh manusia. Sehingga apabila ada seorang yang semakin belajar namun dia semakin dia tidak mempercayai dengan Tuhan maka ada yang salah dengan ilmunya, dan sebagai seorang manusia yang mempercayai Tuhan, maka ilmu yang tidak memberikan manfaat dengan semakin yakin Kuasa Tuhan berarti hal itu bukanlah ilmu yang sebenarnya. Sedemikian saat kita mempelajari matematika, saya masih mengingat mengenai barisan fibonanci yang dapat ditemukan di rumah keong, Hal ini menjadi salah satu bukti adanya kuasa Tuhan dan menjadikan kita semakin yakin bahwa Tuhan ada

    ReplyDelete
  62. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  63. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Ilmu yang kita punya adalah salah satu hal yang dapat membantu kita untuk menghadapi setan. Sekuat apapun godaan setan terhadap kita akan kalah karena ilmu kita dan pertolongan-Nya. Memohon tak berhingga ampun atas segala dosa kita adalah salah satu upaya untuk memohon ampunan-Nya setelah kita menghadapi godaan yang begitu banyak dan berdosa. Oleh karena itu, janganlah kita lelah untuk terus memohon ampun dan bertaubat karena Allah Maha Pengampun.

    ReplyDelete
  64. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Matematika adalah induk dari banyak ilmu yang ada saat ini. Matematika adalah ilmu murni. Kemunian pada matematika berawal dari keberadaan manusia. Sedangkan sumber dari segala ilmu ada Al-Qur`an. Begitupun bilangan pada matematika berasal dari kata-kata dalam Al-Qur`an. Sehinggga jika matematikawan menguasai mateatika dan mendalami Al-Qur`an pasti syetan tidak berani mendekati apalagi menggoda. Dengan begitu maka sudah seharusnya para matematikawan bermatematika dengan bersumber pada Al-Qur`an untuk menjadi lebih baik dan melawan kejahatan yang ada.

    ReplyDelete
  65. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Sampai akhir zaman syaitan akan selalu menggoda manusia, agar manusia tersesat kedalam kegelapan dan jauh dari jalan Allah SWT. Syaitan akan menggoda semua keturunan Nabi Adam AS, dan akan lebih banyak keturunan Nabi Adam yang berhasil menemani syaitan di neraka dibandingkan yang masuk syurga Allah SWT. Syaitan akan senang menggoda manusia yang memiliki pikiran kosong, sering berangan-angan, takut akan hal-hal yang belum terjadi, serta banyak penyakit hati seperti iri, hasad, dengki. Untuk menangkal masuk dan bersemayamnya setan pada diri kita, dapat kita lakukan hal-hal yang tidak membuat pikiran kita tidak kosong, senantiasa kita mengikuti aturan yang ada seperti halnya dalam matematika. Aksioma yang ada adalah ibarat ketaqwaan kepada Allah SWT, yaitu berisi aturan yang akan menjamin kebenaran matematika.

    ReplyDelete
  66. Ilma Rizki Nur Afifah
    1779251020
    P. Mat A S2 UNY

    Sara tertarik dengan cara matematikawan emngusir syaitan. Seseorang dapat menghindar dari godaan syaitan melalui kebersihan hati dan pikiran, yaitu orang yang berilmu dan beriman. Karena keduanya dapat menyeimbangkan kehidupan seseorang baik selamat di dunia maupun di akhirat. Karena ejatinya, syaitan itu paling takut dengan orang yang rajin beribadah dan menuntut ilmu (agama).

    ReplyDelete
  67. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Syaitan memiliki sejuta macam cara cerdik untuk menggoda dan menyesatkan manusia. Mereka tidak pernah kehilangan akal untuk menjerumuskan manusia, karena memang sudah menjadi tugasnya untuk menyesatkan manusia. Namun sebagai manusia kita juga harus memiliki keteguhan hati untuk dapat menghindari berbagai macam godaan syeitan tersebut. Caranya salah satunya dengan selalu berdzkir dan memohon ampun kepada Allah. Tapi ingat,berdzikir dan memohon ampun itu harus dilakukan dengan hati yang ikhlas, saat hati tidak ikhlas melakukannya maka syaitan tetap mampu dengan mudah menguasai hati manusia. Terimaksih

    ReplyDelete
  68. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Sungguh kisah yang menarik sekali. Hal ini membuktikan bahwasanya matematika itu pada dasarnya dapat dihubungkan dengan segala macam hal di dunia ini. Math is Life. Hal ini pernah diajarkan oleh bapak beberapa semester yang lalu. Matematika itu hidup dan adalah bagian dari hidup itu sendiri. Matematika hadir di setiap hari-hari kita, tanpanya hidup tidak akan semudah ini. Ilmu dan iman adalah perpaduan yang indah, di kisah ini bahkan perpaduan ini dapat mengalahkan setan. Pada akhirnya ilmu dan iman adalah sebuah perpaduan yang melengkapi satu sama lainnya.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  69. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Dengan membaca elegi ini membuat saya semakin tertarik dan takjub dengan kekuatan ilmu matematika. Matematikawan selalu berusaha mengaitkan segala fenomena dengan ilmu matematika. Segala jalan kelicikan syeitan dapat mereka analisis. Semua ini hanya dapat dilakukan oleh matematikawan yang memiliki hati dan pikiran yang jernih. Hati dan pikiran yang jernih akan melahirkan pemikiran yang kritis sehingga tidak mudah tenggelam dalam jebakan syeitan

    ReplyDelete
  70. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Sudah menjadi takdir bahwa hingga akhir jaman setan akan terus menggoda manusia. Setan tak akan pernah berhenti menggoda umat manusia, dan ini sudah menjadi kepastian yang harus kita sadari. Mereka memiliki seribu akal picik dan cara-cara yang lembut untuk menjerumuskan manusia ke dalam kesesatan mengikuti jalan mereka. Maka dari itu, kuatkanlah pertahananmu, kuatkan benteng keimananmu agar tidak tergoda oleh rayuan setan. Marilah senantiasa memohon perlindungan kepada Allah. Memperbanyak istigfar dan memohon petunjuk agar senantiasa berada di jalan yang benar.

    ReplyDelete
  71. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Alhamdulillah, itulah nikmatnya berilmu. Ketika ia mampu berpikir dengan jernih, memiliki ilmu yang ia menguatkan pikirannya hingga ia selalu berusaha menggapai logos, maka syaitan akan takut dan bingung untuk melawan orang-orang seperti ini. Inilah nikmatnya orang berilmu dan bersyukur dengan ilmunya, selain ia mampu mengimplementasikan ilmu yang ia miliki, bertambah pula keimanannya karena ilmu yang ia pakai mampu mempertahankan ketaqwaannya kepadapa Allah dan menjauhkan dirinya dari godaan syaitan. Oleh karenanya, marilah meluruskan niat untuk menjemput ilmu dengan ikhlas, sehingga kemanfaatannya tidak untuk urusan duniawi saja namun juga mampu membuatnya semakin beriman kepada Allah swt. Wallahu’alam bishowab.

    ReplyDelete
  72. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Terima kasih atas elegi yang sangat menarik. Hikmah yang bisa diambil dari elegi di atas yaitu serorang matematikawan akan mampu mengusir syaitan asalkan menngunakan ilmu yang dimilikinya dengan benar. Kemudian memohon pada Allah untuk dipermudah dalam menuntut ilmu dan dijauhkan dari godaan Syetan.
    Sehingga pada dasarnya Ilmu ini memulaiakan manusia dengan ilmu kita akan dipermudah untuk urusan dunia dan akhirat. ilmu apapun itu, namun tentunya yang uama ilmu syariah, namun tak terkecuali ilmu matematika. bahkan dengan ilmu bisa menghindarkan kita dari godaan syetan.
    Dari elegi ini kita juga belajar bagaimana matematikawan berjuang ikhlas dalam pikirnya yang ditunjukkan dengan sikap paham akan konsep matematika serta ikhlas hati yaitu senantiasa tawadhu pada Allah dan memohon perlindungan pada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Semoga kita senantiasa menjadi manusia yang selalu ikhlas pikir dan hati, diberi ke fahaman akan ilmu dan dijauhkan dari godaan setan. Aamiin ya robbal alamin.

    ReplyDelete
  73. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    P. Mat A S2 UNY

    Hal yang saya dapat dari elegi ini adalah matematika dapat menghindarkan kita dari syaiton dengan sifat logis dan rasionalnya. Di dalam kehidupan akan selalu ada cobaan, godaan yang mengharuskan kita mencari solusi atas itu. Elegi ini mengajak kita untuk berpikir rasional, logis dalam menyelesaikan suatu masalah. Berpikirlah sebelum bertindak, pikirkanlah setiap sisi baik dan buruk dari akibat perilaku yang akan kita lakukan. Dengan begitu kita tidak akan terjerumus pada perbuatan dosa.

    ReplyDelete
  74. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Elegi yang sangat menarik dimana syaitan tidak dapat mengganggu matematikawan yang sedang berkonsentrasi dengan asiknya untuk mempelajari matematika, sehingga syaitan menjadi lari. Yang dapat saya pelajari dari elegi ini adalah perlunya keteguhan hati dalam mengamalkan ilmu kita agar ilmu apa pun yang kita pelajari berguna dalam kehidupan kita, jagalah hati agar kesombongan diri tidak datang, dan hendaklah ilmu yang kita punya justru kita manfaatkan untuk menggapai kerendahan hati sehingga syaitan tidak mempunyai peluang untuk masuk ke dalam hati.

    ReplyDelete
  75. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. matematika dapat diaplikasikan ke dalam banyak hal, salah satunya yang berkaitan dengan akhirat. Matematika digunakan untuk menghitung amal dan khilaf manusia. Walaupun itu hanya hitungan manusia, bukan finalisasi akhir penghitungan amal dan khilaf. Bahkan syetanpun dapat dibuat binggung oleh matematika.

    ReplyDelete

  76. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Artikel yang menarik menurut saya, dan dari artikel di atas saya menyadari bahwa ilmu pengetahuan kita dapat menolong kita untuk mengusir godaan setan. Artikel di atas merupakan artikel yang menceritakan tentang seorang matematikawan yang memiliki ilmu yang tinggi tentang matematika yang sedang digoda oleh setan. Namun, dengna ilmu pengetahuan yang dimiliki dia dapat mengusir dan membuat setan meyerah. Saya pikir tidak hanya ilmu matematika saja yang mampu digunakan untuk mengusir setan, namun setiap ilmu pengetahuan yang ditekuni dengan keikhlasan hati.

    ReplyDelete
  77. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Banyak sekali celah syaiton untuk menggoda manusia, dengan suara, wujudnya, teman-temannya, bisikannya. Sungguh beruntung orang yang menggunakan pikirannya untuk slalu berolah piker, dengan begitu syaiton tidak mempunyai kesempatan untuk membisikkan kejahatan, karena setiap bisikan yang masuk akan diolah dalam piker, direnungkan, dan dianalisis sebelm berubah menjadi suatu tindakan. Pikiran yang ikhlas akan mengkontradisikan seluruh bisikan syaiton yang terkutuk

    ReplyDelete
  78. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Jika disini diceritakan tentnag seorang matematikawan yang mengolah piker setiap bisikan syaiton menjadi ilmu baru yang mungkin bermanfaat sudah membuat syaiton kelabakan, apalagi jika ditambah dengan doa dan dzikir kepada Allah Swt, maka setan akan hancur sejadinya. Manusia tentu pernah melakukan dosa, baik yang diketahui maupun yang tidak disadari, maka sebaikbaik cara adalah dengan memohon ampun, beristigfar disepanjang hidupnya, dengan begitu setan tidak mempunyai celah untuk terus menggoda.

    ReplyDelete
  79. Latifah Fitriasari
    PM C

    Setan merupakan makhluk ciptaan Allah yang selalu menggoda manusia agar berbuat dosa dan ternyata hanya dari arah ini, setan tak kuasa menggoda kita. Setan telah berjanji untuk terus menyesatkan manusia dengan berbagai cara agar setiap manusia berpaling dari Allah SWT sehingga menjadi teman mereka di neraka. Setan diciptakan oleh Allah untuk selalu menggoda keimanan manusia di muka bumi. Sepintar-pintar syaitan dalam menggoda manusia tidak akan mampu menggoyahkan manusia. Ilmu pengetahuan kita dapat menolong kita untuk mengusir godaan setan. Semua cara yang dilakukan syaitan itu dapat dibantahkan dengan cara matematika. Matematikawan bisa menjadi seseorang yang tidak mudah tergoda oleh setan karena dia mempunyai sikap tegas, kreatif, mampu berinovasi.

    ReplyDelete
  80. Aristiawan
    17701251025
    PEP 2017 B

    Konsep matematika yang diajarkan prof Marsigit melalui elegi ini membuka pikiran kita bahwa konsep matematika bisa digunakan untuk mengungkap banyak hal yang pada akhirnya bisa menambah keimanan kita. salah satu contoh lain adalah mengenai matematika keikhlasan. Dalam konsep keikhlasan, misal kita berbuat baik seperti bersedekah maka kita tidak boleh mengharapkan apa-apa (kecuali ridho Allah). Dengan begitu kita justru akan mendapatkan pahala yang banyak. Namun bila kita mengharapkan balasan dunia dalam sedekah kita maka kita justru mendapatkan sedikit atau bahkan tidak mendapatkan apa-apa. Contoh konkritnya, bila kita memberi makan 1 fakir miskin, namun kita berharap agar kita dianggap dermawan, dianggap baik hati, dianggap penolong. Maka dalam kasus ini kita memberi 1 dan mengharap 3, maka yang kita dapatkan adalah 1 dibagi yaitu hasilnya 0.33. namun bila kita tidak mengharap apa-apa dalam sedekah kita, maka yang terjadi adalah kita memberi 1, mengharap 0, matematisnya adalah 1 dibagi 0, hasilnya tak terhingga. Dengan demikian konsep keikhlasan bisa dijelaskan menggunakan konsep matematika

    ReplyDelete
  81. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Dalam elegi ini ternyata matematika juga bisa digunakan untuk melawan syaitan. Ternyata sifat-sifat syaitan dapat diuraikan di dalam matematika. Tentunya bagi orang yang tidak mengetahui tentang matematika seperti hal di atas tidak akan paham dimana letak ‘menang’nya si matematikawan melawan syaitan. Dari sini saya menyadari bahwa ternyata ilmu itu diperlukan untuk menghadapi godaan syaitan. Sering manusia terjerumus pada kesesatan karena mempercayai hal-hal mistik yang merujuk pada kesesatan atau kesyirikan. Sedangkan jika kita menggunakan akal pikiran kita tentu kita tidak akan takut dengan hal-hal semacam itu dan justru dapat menerangkannya secara logis.

    ReplyDelete
  82. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  83. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Seorang matematikawan merupakan orang yang berilmu. Orang yang berilmu sudah seharusnya senantiasa berpikir kritis agar terhindar dari tipu daya syaitan. Bahkan dengan menggunakan matematika, seorang matematikawan dapat melawan berbagai bisikan dan bujukan syaitan. Maka sebenar-benar ilmu ialah yang dapat mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Tiadalah ilmu yang justru menjauhkan kita dari pencipta kita.

    ReplyDelete
  84. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 Pmat C 2017

    Setan selalu berusaha menggoda manusia agar mau menjadi temannya di neraka kelak. Usaha setan ini bisa berwujud macam-macam, mulai dari wanita cantik, barang-barang yang mewah hingga pangkat yang tinggi. Barang siapa yang tergoda dengan tipu daya setan itu maka dirinya akan terjerumus ke dalam lembah dosa. Setan memberikan surga dunia pada manusia agar manusia melupakan urusan akhiratnya. Padahal kehidupan di dunia ini hanyalah sementara dan akhirat nanti merupakan kehidupan yang sesungguhnya, kita akan kekal hidup di sana. Bagaimana kehidupan kita nanti tergantung dengan amal pebuatan kita saat ini.

    ReplyDelete
  85. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 Pmat C 2017

    Manusia diciptakan oleh Allah tiada lain hanyalah untuk beribadah kepada-Nya. Mencari ilmu merupakan salah satu bentuk ibadah, sebab ibadah tanpa ilmu itu sama saja tidak ada gunanya. Setan pun akan takut untuk menggoda orang yang berilmu sebab menggoda orang yang berilmu itu sulit. Bahkan setan malah lebih memilih untuk menggoda ahli ibadah daripada orang yang berilmu.
    Dari elegi ini, dapat digambarkan bahwa seorang matematikawan itu tidak tergoda dengan pengaruh setan. Setan diciptakan oleh Allah untuk selalu menggoda keimanan manusia di muka bumi. Dalam uraian elegi di atas, diceritakan bahwa matematikawan tersebut berhasil menemukan ilmu-ilmu matematika tanpa tergoda dengan rayuan setan, karena matematikawan itu senantiasa ikhlas dalam beriman, taubat , dan selalu memanjatkan doa kepada Allah

    ReplyDelete
  86. Matematika adalah ilmu yang mengajarkan kita untuk menggunakan akal. Dengan mempelajarinya, kita diharapkan tidak hanya dapat mengimplikasikannya dalam kehidupan di sekolah atau unit-unit pendidikan saja, tetapi juga kita diharapkan dapat mengimplikasikan ilmunya, baik yang tersirat maupun tersurat dalam kehidupan di masyarakat. Saya semakin tertarik membaca elegi ini ketika bapak mengaitkan antara konsep matematika dan spiritual, yaitu "...jika karena suatu hal disadari atau tidak aku telah melakukan dosa besar X, maka insyaallah aku akan memohon ampun kepada Allah hingga tak berhingga banyaknya. Itulah bahwa di dalam matematika berapapun besar nilai X jika dibagi dengan bilangan tak hingga maka hasilnya Nol. Itulah bahwa harapanku adalah atas kuasa Tuhanku maka dosaku menjadi Nol". Kita sebagai manusia pasti tidak luput dari dosa, baik yang kita sadari maupun tidak kita sadari. Maka hendaknya kita segera mohon ampun dalam tiap sholat dan tiap doa kita agar diampuni dan terhindar dari godaan setan.

    ReplyDelete
  87. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Matematika adalah ilmu yang mengajarkan kita untuk menggunakan akal. Dengan mempelajarinya, kita diharapkan tidak hanya dapat mengimplikasikannya dalam kehidupan di sekolah atau unit-unit pendidikan saja, tetapi juga kita diharapkan dapat mengimplikasikan ilmunya, baik yang tersirat maupun tersurat dalam kehidupan di masyarakat. Saya semakin tertarik membaca elegi ini ketika bapak mengaitkan antara konsep matematika dan spiritual, yaitu "...jika karena suatu hal disadari atau tidak aku telah melakukan dosa besar X, maka insyaallah aku akan memohon ampun kepada Allah hingga tak berhingga banyaknya. Itulah bahwa di dalam matematika berapapun besar nilai X jika dibagi dengan bilangan tak hingga maka hasilnya Nol. Itulah bahwa harapanku adalah atas kuasa Tuhanku maka dosaku menjadi Nol". Kita sebagai manusia pasti tidak luput dari dosa, baik yang kita sadari maupun tidak kita sadari. Maka hendaknya kita segera mohon ampun dalam tiap sholat dan tiap doa kita agar diampuni dan terhindar dari godaan setan.

    ReplyDelete
  88. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Betapa syaiton itu akan terus mengganggu kita hingga akhir hayat, namun ingatlah dalam setiap ikhtiar kita utamanya dalam menuntut ilmu, harus dibarengi dengan mendekatkan diri kepadanya dengan ikhlas. Karena bagaimana pun syaiton berusaha mengangu kita, ia tidak akan berhasil jika kita memiliki rasa ikhlas dalam melakukan sesuatu.

    ReplyDelete
  89. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Saya pikir, cerita diatas sangat menarik. Dapat dilihat ketekunan para matematikawan dapat mengalahkan gangguan setan. Penting untuk matematikawan agar berdoa kepada Allah dari godaan setan sebelum menghitung matematika. Dari cerita diatas dapat pula disimpulkan bahwa kesenangan menghitung matematika dapat membuat matematikawan menghindari godaan setan.

    ReplyDelete
  90. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Ketika kita ikhlas mempelajari matematika hingga paham, maka pemahaman tersebu dapat digunakan untuk keperluan sehari hari. Seperti dalam elegi mengusir setan diatas. Konsep matematika digunakan untuk mengusir setan dan pada akhirnya sang matematikawan menggunakan doa yang ikhlas unutk berlindung kepada Allah dari godaan syaitan.

    ReplyDelete
  91. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Setan memang ditugasi untuk menggoda dan menjerumuskan manusia menuju kedzaliman dan kegelapan. Adapun elegi di atas menampilkan sedikit sisi humoris dalam berfilsafat matematika namun pada kesimpulannya ialah saat godaan setan untuk melakukan seseuatu kita selingi atau bahkan kita tinggal dengan kesibukan kita yang berjubel mengenai menghitung dan sebagainya maka setan pun akan lelah sendiri dalam menggoda manusia. Namun tidak semua orang mampu menjaga konsentrasi sedemikian sehingga ia masih bisa asyik dengan dunianya sendiri. Sehingga tingkat konsentrasi dan kegemaran kita sangatlah membantu menyibukkan diri dalam rangka mengabaikan bujuk rayu setan. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  92. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  93. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    PPs PMat C

    Orang yang berilmu adalah orang yang tidak akan mudah dihasut oleh hal-hal yang negatif. Ilmu adalah sesuatu yang dapat dicari dan dipelajari dimanapun dan kapanpun. Orang yang berilmu adalah orang yang memiliki akal. Karena begitu pentingnya ilmu bahkan salah satu amalan yang dibawa mati salah satunya adalah ilmu yang bermanfaat. Allah pun memerintahkan kita untuk mencari ilmu sebanyak-banyaknya dan memanfaatkannya untuk kepentingan diri sendiri dan orang lain namun tidak merugikan lingkungan sekitar. Salah satu ilmu yang dapat didapat dan dicari dimanapun dan kapanpun adalah matematika. Matematika adalah ilmu yang dapat diaplikasikan di berbagai bentuk kegiatan ataupun aktivitas manusia. Oleh karena itu matematika selalu berada di sekitar kegiatan manusia dan menunggu kita untuk memanfaatkanya dan mengolah menjadi sebuah ilmu yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk kebaikan.

    ReplyDelete
  94. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Mempelajari ilmu-ilmu di luar ilmu keagamaan yang secara langsung dapat mendekatkan kita kepada allah bukan merupakan suatu kesalahan, banyak pendapat orang yang mengatakan bahwa matematika ialah ilmu yang sia-sia untuk dipelajari, karena matematika tidak akan ditanyakan di dalam kubur esok. namun jika kita dapat mengintegrasikanmatematika ke dalam kehidupan beragama kita dan kehidupan sosial kita maka ilmu apapun sah-sah saja dipelajari. Namun kita harus menerapkan tidak hanya mengingat saja bahwa muara dari semuanya ialh ridho Allah, maka niatkan yang terbaik, ikhlas dan selalu positif thinking. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  95. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Matematika itu bukanlah hal yang menyeramkan jika kita tidak terjebak dalam persepsi-persepsi yang buruk tentangnya. Sesuatu yang menyeramkan atau menakutkan itu sebenarnya hanya masalah persepsi. Setan dalam elegi ini berperan sebagai pemberi hal yang menyeramkan tersebut. Namun ketika berhadapan dengan orang yang mempersepsikan hal yang menyeramkan itu sebagai yang ia kenal dan hal yang dekat dengannya, hal yang menyeramkan itu justru mengasyikkan bagi matematikawan.

    ReplyDelete
  96. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Elegi tadi menggambarkan bahwa syaitan dapat diusir selain melalui doa adalah dengan berpikir kritis, mencoba mencari metafisik dari semua godaan syaitan. Seperti yang dilakukan sang matematikawan, yang merupakan ahli berolah pikir, menggunakan pikiran/ daya kritis nya untuk melawan syaitan.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  97. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B

    Membaca elegi diatas sedikit menghibur saya, karena cerita tentang bagaimana matematikawan mengolah cara-cara syaitan menakut-nakuti manusia disajikan dalam cerita yang humoris. namun sebenarnya yang saya tangkap disini adalah bahwa syaitan itu tidak berdaya jika kita tidak takut kepada mereka, kita harus takut hanya kepada Allah SWT. tapi jika baru mendengar suara pintu bergerak sedikit saja kita sudah merinding dan mulai berpikiran aneh-aneh, maka makin kuat syaitan itu, makin besar dia. tapi dia itu kecil jika kita tidak takut.

    ReplyDelete
  98. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Setiap ilmu yang kita pelajari dan kita miliki seharusnya mampu membawa kita dalam mempertebal iman kita pada Allah SWT. Seperti yang telah diuraikan dalam elegi diatas. Seorang matematikawan mencoba menggunakan logikanya berdasarkan ilmu yang dipelajarinya untuk mengusir setan dalam hidupnya. Kebermanfaatan ilmu sudah sepantasnya seperti itu, semakin tinggi ilmu yang kita miliki semakin tinggi pula keimanan kita, tidak sebaliknya. Sangat disayangkan jika ilmu yang tinggi hanya membawa kita pada lunturnya tingkat keimanan kita pada Allah SWT.

    ReplyDelete
  99. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Manusia yang memiliki ilmu disertai dengan pikiran kritis dan hati yang ikhlas akan mampu mengusir dan mematahkan segala macam godaan syaitan. Karenanya, ilmu dan iman merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan dan saling terkait untuk menambah kedekatan kita kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  100. Siti Nur Fatimah
    15301241045
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Saya sangat tertarik membaca elegi diatas. Dari elegi tersebut saya bisa mengambil pelajaran bahwa dengan ilmu-ilmu yang kita peroleh dan kita miliki hendaknya membuat kita semakin meningkatkan keimanan kita. Seperti pada elegi diatas seorang matematikawan mencoba mengusir syaiton dengan logika dan pikirannya berdasarkan ilmu yang sudah dipelajarinya. Jangan malah sebaliknya semakin tinggi ilmu yang kita miliki malah semakin luntur keimanan kita, itu akan sangat merugi.

    ReplyDelete
  101. Raudhah Nur Pratiwi (15301244009)
    S1- Pend. Matematika A 2015

    Ketika kita menuntut ilmu matematika dengan rasa ikhlas untuk mengharap berkah dari Allah, maka ilmu tersebut akan mengalahkan gangguan syaitan kepada kita. Lain halnya ketika kita menuntut ilmu matematika disertai rasa sombong terhadap ilmu yang kita miliki, disitulah celah syaitan untuk menggoda manusia terbuka lebar.
    Semoga kita semua dilindungi dari godaan syaitan. Aamiin.

    ReplyDelete
  102. Alman Kresna Aji
    15301241022
    S1 Pendidikan Matematika 2015
    Dengan elegi ini saya mengerti bahwa penting diantara kita selain memiliki ilmu, kita juga harus memiliki iman. Hal ini, supaya tidak mudah untuk dihasut oleh syaitan. Pada dasarnya, syaitan akan lebih mudah menghasut orang yang berilmu karena terkadang orang yang berilmu tinggi lupa akan darimana dia berasal dan akan kemana dia selanjutnya. Oleh karena itu, selama kita menggali suatu ilmu setidaknya kita senantiasa berdoa kepada Allah SWT supaya dihindarkan dari godaan syaitan.

    ReplyDelete
  103. Okta Islamiati
    15301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Dari postingan di atas, dapat diketahui bahwa matematika dapat bersinergi dengan aspek religi. Matematika tidak selamanya tentang kognitif, hal abstrak, maupun hitung-menghitung. Ilmu matematika juga dapat diterapkan dalam kehidupan beragaama. Ketika kita belajar matematika dengan ikhlas, maka kita akan mendapatkan lebih banyak.

    ReplyDelete