Apr 8, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 45: Bagaimana Matematikawan Mengusir Setan?





Oleh Marsigit

Syaitan:
Uhiiihhhhh….suaraku melengking…

Matematikawan:
Melengking ditambah melengking sama dengan dua melengking.
Melengking dikurangi melengking sama dengan nol melengking.
Melengking kali melengking sama dengan melengking kuadrat.
Melengking pangkat melengking sama dengan melengking kali melengking dst sampai melengking kali.
Melengking dibagi melengking sama dengan satu
Melengking bersifat kontinu
Melengking yang diskret itu namanya mengikik
Melengking kalau digambar grafiknya melengkung
Melengking ….



Melengking kontinu ditambah melengking diskret hasilnya adalah melengking kontinu.

Syaetan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak takut dengan lengkinganku malah asyik sendiri menganalisis secara matematika dari lengkinganku itu. Saya coba dengan produksiku suara aneh. Ugreas..graes sruttt.

Matematikawan:
Dengan mendengar suara aneh itu maka aku sekarang mempunyai ide atau menemukan Konsep Bilangan Aneh. Berikut akan saya uraikan beberapa sifat, relasi dan operasi yang mungkin terjadi pada Bilangan Aneh.
Bilangan Aneh jangan disamakan dengan Bilangan Ganjil
Bilangan Aneh ditambah Bilangan Aneh adalah Bilangan Aneh
Bilangan Aneh dikurangi Bilangan Aneh adalah Bilangan Aneh
Bilangan Aneh dikali Bilangan Aneh adalah Bilangan Aneh
Bilangan Aneh dibagai Bilangan Aneh adalah Bilangan Aneh
Bilangan Aneh dipangkatkan dengan Bilangan Aneh adalah Bilangan Aneh
Sistem Bilangan Aneh mempunyai Bilangan Aneh Identitas
Sistem Bilangan Aneh mempunyai Bilangan Aneh Invers


Sistem Bilangan Aneh bersifat isomorphis dengan Sistem Bilangan Bulat.

Syaetan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak takut dengan suaraku yang aneh malah asyik sendiri menganalisis secara matematis suaraku yang aneh ini. Saya coba dengan bentukku yang menyeramkan.

Matematikawan:
Bentuk yang menyeramkan jika digeser juga akan dihasilkan bentuk yang menyeramkan.
Bentuk yang menyeramkan jika diputar juga akan dihasilkan bentuk yang menyeramkan.
Bentuk yang menyeramkan jika dicerminkan menurut sumbu datar maka akan diperoleh bayangan dengan bentuk yang menyeramkan.
Bentuk yang menyeramkan dapat dihitung panjang kelilingnya.
Bentuk yang menyeramkan dapat dihitung luasnya.



Bentuk yang menyeramkan berdimensi tiga dapat dihitung volumenya.

Syaitan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak takut dengan bentukku yang menyeramkan malah asyik sendiri menganalisis secara matematis bentukku yang menyeramkan. Saya coba dengan mendatangkan temanku yang jumlahnya banyak sekali.

Matematikawan:
Dalam matematika, jumlah yang banyak sekali dapat ditafsirkan bermacam-macam. Dia bisa himpunanbilnagn terbuka, dia bisa bilangan infinit, dia bisa menuju limit, dia bisa tak terhingga, dia bisa transenden, dst.
Banyak sekali ditambah banyak sekali adalah banyak sekali.
Banyak sekali dikali banyak sekali adalah banyak sekali.
Banyak sekali pangkat banyak sekali adalah banyak sekali.



Banyak sekali jangan disamakan dengan besar sekal.

Saitan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak takut dengan temanku yang banyak sekali malah menganalisis konsep banyak sekali ditinjau dari sisi matematika. Akan saya tunjukan bahwa saya bisa menghilang dan berubah bentuk.

Matematikawan:
Kata dasar dari menghilang adalah hilang. Kata bentukannya bisa menghilang, dihilangkan, atau menghilangkan. Dalam matematika dikenal metode menghilangkan atau eliminasi, misalnya menghilangkan variabel di ruas kiri pada penyelesaian suatu persamaan. Yang setara dengan metode menghilangkan adalah metode substitusi. Yang bisa hilang tidak hanya variabel, tetapi juga tanda-tanda bilangan dan tanda-tanda akar. Tanda akar kuadrat suatu bilangan akan hilang jika akar kuadrat dari bilangan itu kita kuadratkan. Jika diekstensikan artinya maka menghilang bisa dimengerti sebagai kosong. Tetapi kosong itu belum tentu nol, karena nol itu bilangan dan jelaslah tidak kosong. Jika hutangku negatif ternyata dapat dimengerti sebagai tidak punya hutang. Perihal perubahan bentuk dalam matematika dapat saya terangkan demikian. Bangun-bangun geometri baik datar, lengkung maupun dimensi tiga dapat berubah bentuknya jika dikenai perlakuan misalnya dengan translasi. Ada bermacam-macam translasi misalnya dilatasi, rotasi, dan refleksi…atau gabungan dari dua atau ketiganya.

Syaitan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak takut dengan kemampuanku dapat menghilang malah pamer tentang penggunaan konsep hilang dalam matematika. Dia malah menerangkan teori perubahan bentuk dengan translasi. Sekarang akan saya goda dengan WANITA CANTIK.

Matematikawan:
WANITA adalah sebuah kata terdiri dari enam huruf yaitu W, A, N, I, T, A
WANITA dengan unsur-unsur hurufnya yang ada dapat dibentuk kata yang lain dengan komposisi huruf yang sama seperti:WANIAT, WANAIT, WAANIT, AWANIT, WANTIA, WATNIA, WTANIA, dst.


CANTIK adalah sebuah kata yang terdiri dari enam huruf yaitu C, A, N, T, I, K

dst

Syaitan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak terpengaruh dengan WANITA CANTIK…malah menganalisis secara matematis komposisi huruf yang terdapat di kata-kata itu. Saya coba dengan godaan Barang Mewah

Matematikawan:
Sebuah Barang Mewah terdiri dari komponen dasar A, B, C, D dan E. Diketahui harga komponen A adalah 35 %, komponen B adalah 30 %, komponen C adalah 25%, komponen D adalah 8%, dan komponen E adalah 2%. Komponen E berharga Rp 2 juta. Jika akan diproduksi 1000 buah Barang Mewah maka tentukan berapa biaya keseluruhan? Perhitungannya adalah sebagai berikut:…

Syaitan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak terpengaruh dengan Barang Mewah…malah menganalisis secara matematis komponen barang mewah, membuat soal cerita dan asyik menghitungnya. Hai matematikawan jangan sok pintar engau didepanku…sehebat-hebat rasional pikiranmu tidaklah akan mampu memikirkan seluruh diriku. Ketahuilah bahwa ada bagian dari diriku itu yang bersifat irasional.

Matematikawan:
Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan sebagai p per q dimana p bulat, q bulat dan q tidak sama dengan nol. Sedangkan bilangan irrasional adalah bilangan yang tidak demikian. Tentulah semua bilangan bulat adalah bilangan rasional. Sedangkan contoh dari bilangan irrasional adalah bilangan phi, bilangan e, akar dua, dst. Kalau hanya bicara bilangan rasional atau irrasional dalam matematika itu hal biasa. Padahal masih ada lagi yang akan saya uraikan yaitu bilangan imaginer. Bilangan imaginer adalah…kalau saya berusaha menarik akar dari bilangan negatif misalnya akar dari bilangan minus satu maka saya akan peroleh bilangan imaginer.

Syaitan:
Sialan tenan matematikawan itu. Saya pameri sifatku yang irrasional malah berteori tentang bilangan rasional dan irrasional. Dia malah pamer bilangan imaginer segala. Hai matematikawan…apakah engkau tidak tahu bahwa saya sudah mulai marah? Ketahuilah bahwa saya itu bukan syaetan biasa. Saya itu syaitan dengan pangkat yang tinggi..tahu?

Matematikawan:
Ada bermacam-macam bilangan berpangkat itu. Ada bilangan berpangkat bilangan bulat, bilangan berpangkat bilangan pecah, ada juga bilangan berpangkat tak sebenarnya. Hehe…asal tahu saja engkau syaetan… berpangkat tak sebenarnya itu juga dapat diartikan mempunyai pangkat tetapi dengan cara tidak khalal. Saya ragu apakah pangkatmu itu khalal atau tidak?

Syaitan:
Sialan tenan orang itu…malah mempertanyakan dan meragukan pangkatku. Hai..orang yang mengaku matematikawan hebat…apa engkau tidak tahu bahwa aku mempunyai kemampuan masuk kedalam tubuh manusia?

Matematikawan:
Kemampuan syaitan masuk ketubuh manusia, di dalam matematika, dapat dianalogan dengan penggantian sebuah variabel dengan dengan konstanta. Dalam matematika konstanta-konstanta penyusup variabel bisa juga berupa bilangan atau variabel yang lain. Jika yang menyusupi atau yang menggantikan variabel adalah juga variabel maka keadaannya persis manusia yang kesurupan syaitan, tetapi dengan catatan bahwa variabelnya bersifat jelek seperti halnya sifat dirimu. Kejadian demikian banyak ditemukan pada pembicaraan tentang fungsi komposisi…dimana variabelnya bahkan bisa berupa fungsi. Untuk matematika tingkat rendah itu namanya substitusi. Maka sederhana saja untuk memahami secara matematis perihal kemampuanmu masuk ke dalam tubuh manusia.

Syaitan:
Kurangajar tenan…dia malah kelihatannya mengetahui rahasiaku.Wah ternyata sangat sulit menggoda seorang matematikawan atau orang-orang yang menggunakan akalnya. Sejak dulu Adam A.S selalu lebih tinggi ilmunya dari saya. Hai..sekali lagi… hai…yang mengaku matematikawan sejati…jika engkau betul-betul mengaku sebagai matematikawan…cobalah kalau bisa hitunglah dosa-dosaku dan hitunglah amal-amalmu?

Matematikawan:
Aku tidaklah terlalu peduli dengan dosa-dosamu. Tetapi aku lebih peduli agar diriku tidak melakukan dosa. Tetapi jika karena suatu hal disadari atau tidak aku telah melakukan dosa besar X, maka insyaallah aku akan memohon ampun kepada Allah hingga tak berhingga banyaknya. Itulah bahwa di dalam matematika berapapun besar nilai X jika dibagi dengan bilangan tak hingga maka hasilnya Nol. Itulah bahwa harapanku adalah atas kuasa Tuhanku maka dosaku menjadi Nol. Sedangkan dosamu adalah kesombonganmu dan perilakumu menyekutukan Tuhan…itu adalah dosa yang tak terhingga besarnya. Seberapapun engkau berpura-pura memohon ampun maka itulah hukumnya dalam matematika bahwa bilangan tak berhingga besarnya jika dibagi dengan bilangan berapapun hasilnya adalah masih tak terhingga. Itulah bahwa dosamu itu tidak terampuni. Na’u dzubillah himindzalik. Sedangkan sebesar-besar pahala adalah bagi orang beriman yang ikhlas. Setinggi-tinggi derajat manusia didunia masih kalah tinggi dengan orang yang ikhlas. Itulah hukumnya dalam matematika bahwa bilangan besar betapapun jika dipangkatkan Nol maka hasilnya adalah Satu. Nol itu adalah ikhlasnya orang beriman, sedangkan Satu itu Esanya Tuhanku. Ya Allah ampunilah dosa-dosaku. Ya Allah jauhkanlah aku dari godaan syaitan yang terkutuk. Amiin

Syaitan:
Ooo…ohhh kurangajar…dengan matematikamu ternyata engkau bisa menguraikan jumlah dosa dan jumlah pahala…malah engkau itu bisa mengaji. Oh..kenapa badanku terasa panas sekali? Aku tak tahan…oh jangan…jangan…wahai sang matematikawan…aku telah bertobat…tidak…tidak…jangan bakar tubuhku….tidak…tidak…aku pergi…pergi…pergi…Kecerdasan dan doamu ternyata telah membakar diriku… panas… pergi…pergi…

Matematikawan:
Ahhh…dasar syaitan…ditinggal ngetung matematika saja sudah kelabakan. Ternyata keasyikanku bermatematikaria bisa mengusir syaitan. Setelah aku panjatkan doa kehadlirat Allah SWT ternyata pergi dia. Alhamdulillah…amiiin.

37 comments:

  1. Fany Isti Bigo
    18709251020
    PM A PPs UNY 2018

    Ilmu yang kita miliki hendaknya mampu kita gunakan untuk dapat terhindar dari rayuan setan. Selayaknya kita berpikir kritis dalam Matematika, gunakan juga pikiran kritis kita untuk tidak tergoda pada godaan setan. Sikapi ilmu dengan rendah hati agar kesombongan tidak mendapat bagian dalam diri kita. Kesombongan menandakan kita cepat terpengaruh pada godaan setan. Bentengi diri kita dengan ilmu dan iman yang telah dimiliki.

    ReplyDelete
  2. Elsa Apriska
    18709251005
    S2 PM A 2018

    Dari elegi bagaimana matematikawan mengusir syaitan bisa saya pahami bahwa dengan menjadi orang yang berilmu kita bisa menggunakan ilmu tersebut untuk menghindari buju rayu setan. Dengan ilmu yang kita miliki kita bisa berfikir mana yang baik dan buruk. Saat seseorang berilmu ia akan bisa berfikir lebih kritis terhadap kehidupan ini, sehingga bisa menghindarkan diri dari godaan syaitan. Tapi tentu saya tidak lantas karena berilmu membuatnya sombong akan ilmu tersebut. Tidak cukup hanya dengan ilmu tentu harus dibarengi dengan doa kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  3. Nani Maryani
    18709251008
    S2 Pendidikan Matematika (A) 2018
    Assalamu'alaikum Wr.Wb.

    Disaat kita menyukai sesuatu dengan sepenuh hati maka kita akan senang ketika bertemu dengannya, bahkan ketika kita menyukai suatu ilmu, mau sesulit dan serumit apapun, kalau sudah suka maka kita akan sangat menikmati ketika belajar. Menyukai ilmu berarti mau belajar dan mau mengamalkannya, semakin tinggi ilmu yang seseorang punya maka seseorang semakin merasa bahwa ilmu yang ia punya bahkan belum apa-apa. Manusia akan semakin rendah hati. Dan sifat itulah yang tidak disukai oleh syaitan, syaitan akan mencoba segala hal agar orang yang berilmu tersebut sombong dengan ilmunya. Marilah menjadi manusia yang selalu bersyukur dan selalu kurang akan ilmu tapi tetap rendah hati.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb

    ReplyDelete
  4. Luthfannisa Afif Nabila
    18709251031
    S2 Pendidikan Matematika B 2018
    Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
    Dari elegi diatas terlihat bahwa syaiton selalu berusaha mengganggu dan menggoda matematikawan. Namun justru matematikawan sama sekali tidak merasa terganggu, justru gangguan dan godaan itu menjadi bahan bagi matematikawan untuk dianalisis dalam matematika. Dan pada akhirnya setan kalah, terusir, hanya karena matematikawan bermatematika ria.
    Wassalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

    ReplyDelete
  5. Aan Andriani
    18709251030
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Orang yang beriman dan berilmu tidak akan mudah untuk digoda. Syeitan yang selalu menggoda juga akan merasa kualahan menggoda orang-orang yang beriman dan berilmu. Namun orang yang berilmu disini bukan berarti orang yang sombong dengan ilmunya karena jika dia sombong maka dia telah terkena godaan syeitan. Orang berilmu disini lebih kepada orang yang senantiasa beusaha untuk selalu berada pada jalan yang benar dan senantiasa berusaha menambah ilmunya untuk kebaikan. Syeitan merupakan makhluk yang selalu ingkar. Ia merasa sombong dengan apa yang dimilikinya. Terlalu banyak kesombongan yang syeitan lakukan sehingga ia terancam oleh siksa api neraka. Sama halnya juga manusia yang memiliki sifat seperti syeitan bahkan lebih buruk darinya maka ia juga terancam siksaan yang sangat pedih. Oleh karena itu, marilah kita lawan syeitan-syeitan tersebut dengan terus berdoa dan berusaha dalam kebaikan.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  6. Surya Shofiyana Sukarman
    18709251017
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Setan sampai kapanpun akan mencari celah pada setiap aktivitas –aktivitas yang kita lakukan agar terjerumus kedalam lubang kemaksiatan. Namun, seseorang yang memiliki keimanan yang kuat akan sulit untuk dirayu ataupun digoda oleh setan. Meskipun demikian orang-orang yang yang beriman juga tetap dirayu oleh setan agar terjerumus kedalam dosa-dosa. Banyaknya ilmu pengetahuan yang dimiliki tidak terlepas dari diri kita untuk selalu membentengi diri dengan amalan-amalan shaleh, senantiasa berdzikir kepada Allah SWT dan berdo’a kepadanya agar tetap berada dijalan-Nya.

    ReplyDelete
  7. Janu Arlinwibowo
    18701261012
    PEP 2018

    Matematika merupakan suatu ilmu pasti yang mengajarkan siswanya untuk bersikap sistematik dan jujur. Dalam belajar matematika ketidak jujuran akan menghambat proses belajar. Oleh karena itu dalam proses belajar siswa akan terdidik untuk selalu bersikap jujur sehingga akan membentuk karakter siswa. Secara sistematik siswa akan selalu kembali ke definisi sebagai konsep atau kakikat. Segala sesuatu dapat dideskripsikan dan dilarikan ke definisi. Dalam hal ini siswa akan membentuk pribadi siswa bahwa segala sesuatu memiliki alur dimana ada suatu hakikat dalam suatu masalah. Sikap-sikap tersebutlah yang akan memberikan pengaruh pada siswa untuk berpikir transenden. Selalu mengejar logos untuk membuktikan berbagai macam mitos.

    ReplyDelete
  8. Rindang Maaris Aadzaar
    18709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2018

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Postingan kali ini berkontradiksi dengan postingan sebelum-sebelumnya tentang bagaimana matematikawa tergoda oleh syaitan. Kali ini adalah tentang bagaimana matematikawan menghadapi syaitan. Untuk menghadapi syaitan, seorang matematikawan bisa menghadapi dengan ilmunya. Berpikir rasional dan logis dapat membantunya untuk terlepas dari bisikan syaitan yang sangat fleksibel bisa merasuki hati. Tapi ada baiknya seorang matematikawan juga harus mengimbangi segala ilmu pengetahuannya dengan cara beribadah dan terus berserah diri hanya kepada Allah.
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    ReplyDelete
  9. Amalia Nur Rachman
    18709251042
    S2 Pendidikan Matematika B UNY 2018

    Memfokuskan pikiran merupakan hal yang selalu ditingkatkan kaitannya dalam mengerjakan soal matematika misalnya. Terlebih lagi jika dihadapkan pada permasalahan yang kompleks. Semakin kompleks maka akan membutuhkan focus yang lebih tinggi. Begitu juga halnya dengan menghadapi kehidupan, kita harus selalu focus dengan tujuan utama tanpa adanya cabang cabang yang menyesatkan jalan utama kita. Ketika kita mempunyai pikiran yang focus maka hati juga akan semakin teguh, syaitan tidak akan mampu menggoda manusia dengan pikiran yang jernih dan keyakinan yang teguh. Semoga kita selalu memohon ampun atas segala dosa dan berlindung dari godaan syaitan. aamiin

    ReplyDelete
  10. Deden Hidayat
    18709251032
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Ilmu yang kita miliki saat ini merupakan suatu jalan bagi kita untuk terhindar dari godaan syaitan. Jika kita gunakan ilmu yang kita miliki dengan baik serta dibarengi oleh hati dan pikiran yang jernih maka akan membuat diri kita terhindar atau malah bisa mengalahkan godaan syaitan. Hati dan pikiran yang jernih akan melahirkan suatu pemikiran kritis, sehingga dengan pemikiran kritis tersebut kita tidak akan mudah terpengaruh oleh godaan-godaan yang diberikan oleh syaitan. Tentunya berpikir kritis yang kita miliki harus dibarengi dengan keikhlasan dalam diri kita, karena dengan ikhlas tersebut akan membawa kita kepada jalan yang diridhoi Allah SWT.

    ReplyDelete
  11. Jefri Mailool
    PPs PEP 18701261002

    Cara berpikir matematis yang sistematis, kritis, dan konseptual, bermanfaat membentuk karakter pembelajarnya menjadi pribadi yang tekun, kerja keras, jujur. pengimplementasian matematika model dalam kehidupan nyata menunjukkan bahwa matematika bermanfaat bagi kehidupan manusia. Orang yang mempunyai kemampuan matematik dapat menjadi orang baik, juga tidak menutup kemungkinan menjadi orang yang tidak baik, manakala ia menerapkan kemampuan berpikir matematisnya pada hal-hal yang merugikan banyak orang. oleh karenanya, karakterlah yang paling penting dijaga, dan tidak mutlak seorang matematikawan hebat mampu menolak godaan si jahat.

    ReplyDelete
  12. Bayuk Nusantara Kr.J.T
    18701261006
    PEP S3

    Saya tertarik dengan kalimat yang dilontarkan oleh matematikawan yaitu saya tidaklah terlalu peduli dengan dosamu, yang aku perdulikan hanyalah diriku tidak berbuat dosa. Saya sepakat dengan kalimat tersebut. Beberapa orang lupa untuk mengoreksi dirinya sendiri sehingga lebih mudah menunjuk orang lain. Beberapa orang terlalu peduli dengan dosa orang lain sehingga lupa akan dosa sendiri. Semoga kita semua dihindarkan dari hal-hal semacam itu.

    ReplyDelete
  13. Septia Ayu Pratiwi
    18709251029
    S2 pendidikan matematika

    Ilmu yang kita miliki harusnya dapat mencegah bujuk rayuan syaitan. Kita dapat mengukur, menimbang dan memilah-milah perbuatan mana yang seharusnya kita lakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan. Syaitan akan membujuk manusia dari depan, belakang, samping kanan, samping kiri, atas dan bawah. Ilmu yang kita tanamkan di hati dan pikiran kita setidaknya dapat memberikan kita pengetahuan terhadap apa itu dan bagaimana tipu daya syaitan. Matematikawan diatas mengatakan bahwa ia tidak peduli dengan dosa yang telah dilakukan oleh syaitan,sedangkan ia peduli dengan dirinya sehingga ia tidak melakukan perbuatan yang berdosa. Hal tersebut merupakan ciri-ciri orang mukmin yang mana ia dapat menghindarkan dirinya dari perbuatam tercela.

    ReplyDelete
  14. Eka Puspita Sari
    18709251035
    S2 PM B 2018

    Setan mempunyai banyak pintu untuk masuk kedalam tubuh manusi, juga mempunyai seribu satu macam cara untuk memasukinya. Kalimat terakhir dalam elegi tersebut mengajarkan bahwa kita mempunyai pilihan untuk tidak menghiraukans seribu cara yang Syaitan lakukan. Salah satu caranya adalah tidak membiarkan hati dan pikiran kita mejadi kosong, selain berdoa melakukan aktivitas yang bermanfaat mampu menuntun pikiran kita agar tetap terjaga dari godaan Syaitan yang terkutuk. Tutup semua peluang-peluang yang mungkin menjadi jalan masuk Syaitan dengan cara terus berdoa yang melakukan hal-hal yang lebih bermanfaat.

    ReplyDelete
  15. Sintha Sih Dewanti
    18701261013
    PPs S3 PEP UNY

    Matematika merupakan pelajaran yang unik, karena membutuhkan keterampilan yang unik juga untuk menaklukkannya. Matematika bukanlah sekedar pelajaran untuk menghitung sesuatu, akan tetapi matematika dapat melatih logika kita untuk memecahkan masalah. Kita harus membiasakan otak untuk menyelesaikan soal matematika, karena ini sama saja dengan menyelesaikan permasalahan hidup. Kita harus aktif melatih kemampuan dalam menyelesaikan masalah, agar jika bertemu masalah apapun, kita dapat menggunakan logika berpikir untuk menyelesaikannya dengan baik.

    ReplyDelete
  16. Deden Hidayat
    18709251032
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Pembelajaran matematika disini dapat kita artikan sebagai kehidupan kita di dunia. Dalam menjalani kehidupan di dunia tentunya kita tidak dapat dipisahkan dari yang namanya permasalahan. Permasalah sering kali datang kepada kita baik disadari maupun tidak disadari. Namun permasalahan tersebut dapat kita selesaikan dengan ilmu yang kita miliki. Ilmu tersebut tentunya harus dibarengi dengan hati yang ikhlas, karena dengan selalu menerapkan ikhlas dalam hati maupun pikiran akan menghindarkan diri kita dari hal-hal buruk.

    ReplyDelete
  17. Herlingga Putuwita Nanmumpuni
    18709251033
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Untuk dapat membentengi diri dari godaan setan maka ada beberapa hal yang bisa kita lakukan, diantaranya yaitu : dengan berdoa ketika memulai setiap pekerjaan, banyak mengingat Allah (zikir), membaca Al Quran, dan istighfar. Termauk tidak tergesa-gesa dan berhati-hati dalam melakukan segala urusan. Karena jika tergesa-gesa maka biasanya kita cenderung melakukan kecerobohan bahkan kesalahan, oleh karena itu bisa dikatakan bahwa tergesa-gesa sehingga melaukan kecerobohan adalah bentuk dari tergoda oleh gangguan setan.

    ReplyDelete
  18. Rosi Anista
    18709251040
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr wb
    Manusia menuntut ilmu tentunya untuk mengetahui apa yang belum diketahui. Selain itu, agar kita dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang harus dihindari dan yang kita lakukan. Dengan mencari ilmu kita dapat menambah pengetahuan tentang bagaimana menjaga keimanan kita, bagaimana agar kita dapat membatasi diri terhadap hal-hal yang buruk yang dapat menjerumuskan hidup kita.

    ReplyDelete
  19. Endah Kusrini
    18709251015
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Dalam menjalankan setiap aktivitas, manusia diwajibkan untuk senantiasa berdoa, selalu mengingat Allah, dan diniatkan karena Allah. Dengan berdoa, segala apa yang kita lakukan akan diniali ibadah. Selain itu, apa yang kita kerjakan juga insyaAllah akan terhindar dari syeitan. Syeitan tidak akan pernah berhenti dan menyerah dalam menggoda manusia, namun manusia dapat membentengi diri dengan senantiasa berdoa dan menyebut nama Allah dalam setiap detik waktunya.

    ReplyDelete
  20. Fabri Hidayatullah
    18709251028
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Godaan setan dapat dilawan dengan menggunakan pikiran dan menggunakan hati yang jernih. Elegi ini menunjukkan bahwa seseorang yang menggunakan akal dan pikirannya tidak akan mudah tergoda dengan bujuk rayu setan. Orang-orang yang mampu menggunakan akalnya akan dapat membedakan perbuatan yang sesuai dengan ajaran agama dengan yang tidak sesuai dengan ajaran agama. Dengan demikian, kita dapat menghindari godaan setan dengan senantiasa menggunakan pikiran dan hati yang bersih seraya memohon pertolongan Allah SWT dalam menghadapi setiap godaan.

    ReplyDelete
  21. Nur Afni
    18709251027
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Dengan kemampuan berpikir yang dimiliki manusia baik itu kemampuan berpikir matematik maupun yang lain dapat dihunakan sebagai sarana manusia untuk terhindar dari godaan syaitan tentunya tidak telepas dari perlindungan dan bantuan Tuhan yang maha esa. Gunakanlah ilmu pengetahuan yang dimiliki sebagai alat untuk menghindari godaan syaitan. Menarik sekali elegi ini menggambarkan cara berikhtiar dalam matematika untuk tidak terpenagruh oleh godaan syaitan. terimakasih

    ReplyDelete
  22. Samsul Arifin / 18701261007 / S3 PEP 2018

    Ketika seseorang bertemu dengan passionnya dan melakukannya dengan ikhlas dan sepenuh hati walau sesuliat dan serumit apapun, maka seseorang tersebut lebih sulit digoda syaitan. Hal tersebut berlaku ketika seseorang tersebut senantiasa ikhlas dalam mendalami dan mengamalkannya. Namun, apabila manusia tersebut menjadi sombong, maka berlaku sebaliknya.

    ReplyDelete
  23. Dita Aldila Krisma
    18709251012
    PPs Pendidikan Matematika A 2018

    Elegi tersebut menunjukkan bahwa syaitan dapat diusir dengan ilmu yang kita miliki serta kekuatan dan keteguhan hati dalam pendirian kita yang snenatiasa ingin selalu di jalan yang benar. Ilmu yang dimiliki sungguh akan bermanfaat jika benar-benar diterapkan, seperti digambarkan oleh matematikawan itu. Ia gunakan ilmunya untuk mengusir godaan. Tidak akn berarti ilmu yang tinggi apabila tidak ia gunakan untuk menegandalikan apa saja yang ada disekitarnya.

    ReplyDelete
  24. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  25. Atin Argianti
    18709251001
    PPs PM A 2018
    Sama seperti halnya ilmu padi semakin berisi semakin merunduk. Orang yang berilmu tidak akan pernah sombong karena orag yang sombong pasti tidak punya ilmu. Orang sombong tidak dapat mempergunakan ilmunya dengan benar. Dan kesombongan adalah salah satu godaan syaitan untuk orang yang berilmu. Sesungguhnya orang yang berilmu akan memanfaatkan ilmunya untuk orang lain dan tidak terpengaruh denga godaan dunia yang merupakan godaan syaitan.

    ReplyDelete
  26. Atin Argianti
    18709251001
    PPs PM A 2018
    Selain hal tersebut, seorang yang berilmu harus selalu bersyukur dengan apa yang dia punya. Tetapi jika seorang yang berilmu ingin menambag pengetahuannya maka ornag tersebut harus belajar lagi. Karena mencari ilmu diperbolehkan dari lahir sampai liang lahat. Dan dalam pencarian ilmu tersebut selalu ingat dengan Allah SWT agar niat dan tindakan kita selalu mendapatkan berkah yang tidak tahu kapan datangnya.

    ReplyDelete
  27. Erma Zelfiana Surni
    18709251009
    S2. P.Matematika A 2018

    Assalamualaikum Wr. Wb
    Elegi ini memberikan kita pemahaman bahwa betapa hebatnya seorang matematikawan dalam menjabarkan perkara-perkara hidup melalui kemampuan matematikanya. Dan dengan ketegasan ilmu dan doanya mampu menghindarkan dari godaan syaitan yang terkutuk.

    ReplyDelete
  28. Diana Prastiwi
    187009251004
    S2 P. Mat A 2018

    Dalam elegi tersebut, sangat menarik bahwa sifat matematikawan dan syaitan yang memiliki karakteristiknya sendiri-sendiri. Matematikawan dapat diibaratkan sebagai cendekia atau pun manusia biasa. manusia dengan segala keterbatasannya dalam berpikir sehingga memudahkan syaitan untuk menjerumuskanna ke dalam lubang dosa. Manusia mampu berpikir cerdas akan menyelesaikan kesulitan. Namun, hal tersebut juga harus diimbangi dengan sikap gigih dan penyesuaian baik dengan lingkungannya. Penyesuaian dengan lingkungan dan ketenangan pikiran akan menumbuhkan konsentrasi dan menyingkirkan godaan-godaan yang akan merintangi suatu usaha. Sedangkan sikap syaitan adalah menggoda hati dan jiwa manusia. Mereka akan senantiasa menjerumuskan manusia ke jurang kemungkaran. Kecuali pada orang-orang yang beriman dan memiliki keteguhan hati yang baik.

    ReplyDelete
  29. Diana Prastiwi
    18709251004
    S2 P. Mat A 2018

    Sepintar-pintar syaitan dalam menggoda manusia tidak akan mampu menggoyahkan manusia. Semua cara yang dilakukan syaitan itu dapat dibantahkan dengan cara matematika. Maka dari itu, sebagai manusia yang merupakan makhluk Allah yang paling sempurna kita tidak boleh diperdaya ataupun tergoda oleh syaitan yang terkutuk. Kita senantiasa harus lebih mendekatkan diri kpada Allah SWT , terus berdoa kepadanya, dan menjalankan apa yang diperintahkan. Kita sebagai manusia haruslah memiliki sikap dan hati yang senantiasa ikhlas, karena setinggi-tinggi derajat manusia ialah manusia beriman yang ikhlas. Dalam hukum matematika, berapapaun bilangan besar itu jika dipangkatkan Nol maka hasilnya adalah Satu. Nol itu adalah ikhlasnya orang beriman, sedangkan satu itu Esanya Tuhan. Dari alasan-alasan tersebut semoga dapat menggerakan hati kita untuk senantiasa berdoa kepada Allah dan selalu menjadi manusia terus menambah dan mengembangkan kemampuan, ilmu, serta pikiran kita. Dengan belajar matematika, selain kita mendapatkan ilmu kita juga dapat mengusir syaitan dan senantiasa ingin selalu menggoda manusia.

    ReplyDelete
  30. M. Ikhsan Ghozali
    19701261003
    PEP S3 2019

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Kisah di atas menunjukkan bahwasanya menyibukkan diri dengan selalu pikiran positif dapat menghindarkan diri dari bujuk rayu dan godaan syaitan. Ditambah lagi dengan selalu mengingat Allah, baik pikiran maupun hati, godaan sekuat apa pun bisa "dilawan". Semoga Allah membeberikan rahmat, hidayah, dan ampunan-Nya serta melindungi kita dari godaan syaitan yang tercela.
    Demikian yang bisa saya sampaikan. Mohon maaf dan terima kasih.
    Wassalamu'alaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  31. Khintoko Intan Permatasari
    19701251020
    PEP A S2 2019

    Assalamu'alaikum wr.wb
    Hal yang paling saya sukai dari elegi di atas adalah dalam hukum matematika, berapapun bilangan besar jika dipangkatkan nol maka hasilnya adaah satu. Nol diibaratkan ikhlasnya orang beriman sedangkan satu adalah Esanya Tuhan. Dari elegi di atas semoga semakin menambah ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan cara menjalankan apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarang. Syaitan tidak akan mampu menggoda manusia jika kita senantiasa memperbaiki diri niat karena Allah SWT.

    ReplyDelete
  32. Ahmad Syajili
    19709251066
    S2 PMD 2019

    Assalamualaikum wr.wb

    Dari elegi ini saya memahami bahwa dengan ilmu yang digunakan dengan baik dan disertai dengan pikiran dan hati yang bersih dapat melawan bahkan mengalahkan godaan syaitan. Dalam artian, pikiran yang bersih adalah pemikiran yang didapat dari pemahaman yang disertai dengan berpikir kritis, sedangkan hati yang bersih adalah selalu mempelajari ilmu pengetahuan dengan rasa ikhlas dan berdoa memohon petunjuk dari Allah SWT agar selalu diberikan jalan yang lurus.
    Hal ini menunjukkan bahwa dengan mempelajari ilmu pengetahuan, dapat semakin meningkatkan iman dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Semoga kita dapat memanfaatkan ilmu yang kita miliki dijalan yang benar dan membawa kebaikan bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar.

    ReplyDelete
  33. Assalamu'alaykum wr wb
    Dwi Kawuryani
    19709251061
    Pendidikan Matematika S2 D
    Dalam elegi tersebut dijelaskan tentang bagaimana seorang matematikawan dapat mengusir setan menggunakan doa dan juga menggunakan pengetahuannya. Dalam membaca elek tersebut saya mengartikan bahwa syaitan adalah perbuatan buruk yang dapat dilakukan oleh setiap manusia. Untuk mengusir perbuatan buruk tersebut maka dapat dilakukan dengan dua hal yaitu berpikir dan juga berdoa. Berpikir dapat diartikan sebagai kegiatan untuk menelaah dulu apakah hal yang akan dilakukan itu baik atau buruk sehingga dengan berpikir kita dapat menjauhkan diri kita dari perbuatan yang buruk. Selain itu saya juga mengartikan berpikir di sini sebagai sebuah kegiatan positif sehingga seseorang tidak memiliki waktu untuk melakukan kegiatan negatif ketika dia sibuk melakukan kegiatan yang positif. Berdoa di sini diartikan dalam aspek spiritual artinya dalam melakukan setiap hal kita hendaknya selalu berdoa agar mendapatkan rahmat dan agar perbuatan kita tetap mendapatkan kebaikan.
    Wassalamu'alaikum wr wb

    ReplyDelete
  34. Puspitarani
    19709251062
    S2 Pendidikan Matematika D 2019

    Elegi ini memperlihatkan matetikawan sebagai orang yang berilmu dan mampu menggunakan ilmunya, karena dengan ilmu yang dimiliki dia tidak mudah terkena bujuk rayu setan. Ternyata setan itu dapat diusir dengan kecerdasan dan doa yang kita panjatkan kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  35. Ardhya Handayani
    19701251015
    S2 PEP 2019 A

    Hal yang dapat dipahami dalam elegi ini adalah bagaimana ilmu yang dimiliki seseorang dapat menghindarkan dari godaan syaitan. Seseornag yang memiliki ilmu yang luas/ tinggi mampu mengolah dan melihat suatu peristiwa dalam dirinya secara bijak sehingga tidak mudah tergoda. Selain itu seseorang juga harus memiliki iman dalam diri, berusaha ikhlas, dan bedoa agar selalu diberikan perlindungan dari Allah SWT. Karena ilmu dan doa yang kuat dalam diri manusia yang mampu menghalau syaitan masuk dan menggoda diri.

    ReplyDelete
  36. Mira Amalia Yudhanti
    19701251014
    S2 PEP A

    Syaitan akan merasa kesuilitan menggoda seorang matematikawan atau orang-orang yang menggunakan akalnya. Oleh karena itu, manusia harus mampu menggunakan ilmu dan mampu mengolahnya dengan bijak supaya tidak terjerumus kedalam godaan syaitan. Sehingga hal itu menyadarkan kita untuk selalu berdoa dan memohon perlindungan kepada Allah. Dan jangan sekali-kali mempersekutukan Allah karena itu adalah dosa yang tak terhingga besarnya.

    ReplyDelete