Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 7: Tanya jawab pertama perihal Hati yang Ikhlas




Oleh Marsigit

Santri Kepala:

Ass...Bapak Ibu semua pada kegiatan Ritual Ikhlas II kita akan mengadakan Tanya Jawab seputar Implementasi Program Menghuni Syurga, meliputi Ikhlas, Hati, Taubat, Do’a, dst. Nara Sumber kita adalah Ustad Muhammad Alaika Salamulloh. Jika diantara peserta ada pertanyaan langsung saja disampaikan, supaya langsung juga dijawab:

Cantraka Ikhlas:
Ass..yang terhormat Ustad Muhammad Alaika, seperti yang sering dikatakan oleh Bapak Muhammad Nurikhlas bahwa dia mengagumi ikhtiar-ikhtiar berkaitan dengan dunia, akhirat, amal, ilmu, dan doa. Maka saya ingin bertanya bagaimana hubungan hati yang Ikhlas itu dengan Ibadah, dan Amal-amal kita?

M. Alaika Salamulloh:
Allah berfirman:”Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku” (Q.S. Adz-Dzariyat: 56). Dikarenakan bahwa tujuan diciptakannya seluruh jin dan manusia uktuk beribadah kepada Allah, maka sudah barang tentu dilarang keras bagi kita semua untuk beribadahnkepada selain Allah. Kita harus mengikhlaskan ibadah kita hanya kepada Allah. Oleh karena itu salah satu kunci diterimanya amal ibadah kita sebagai hamba Allah adalah Keihlasan. Keikhlasan merupakan tolok ukur diterima atau ditolaknya ibadah kita.

Cantraka Putih:
Bagaimana cara menggapai Hati yang Ikhlas itu?

M. Alaika Salamulloh:
Niat yang benar akan menentukan kebenaran dalam beribadat. Apabila kita menjalankan ibadah dengan niat yang ikhlas, insya Allah ibadah kita akan diterima oleh Nya. Rasulullah SAW bersabda:”Sesungguhnya setiap amal itu tergantung niatnya. Dan setiap orang itu mendapatkan balasan sesuai dengan apa yang diniatkannya” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Cantraka Sakti:
Seperti apakah wujud dari Ikhlas itu?

M. Alaika Salamulloh:
Al-Haris al-Muhasibi, salah seorang sufi besar, mengatakan:”Yang disebut dengan Ikhlas adalah apa yang engkau kehendaki dari amalmu tiada lain karena ketaatan kepada-Nya”. Jadi dalam beramal dan beribadah kita hanya meniatkan untuk taat kepada-Nya dan menjalankan kewajiban yang ditetapkan oleh-Nya kepada kita. Tidak ada yang lain yang kita tuju kecuali hanya Allah. Hanya Allah tujuan kita.

Cantraka Sakti:
Kemarin pada Ritual Ikhlas I, saya sudah merasa Ikhlas, tetapi mengapa oleh saya dinilai belum ikhlas?

M. Alaika Salamulloh:
Salah satu penghalang Ikhlas adalah Riya. Riya adalah apabila kita menunaikan sebuah amalan hanya untuk mendapatlkan pujian dari makhluk. Misalnya, mengikuti Ritual Ikhlas agar mendapat pujian menjadi dari teman atau kerabat, atau untuk memperoleh prestise di masyarakat. Rasulullah SAW memberi peringatan keras perihal Riya ini, dan bersabda:”Syirik kecil adalah suatu penyakit yang sangat berbahaya bagi kalian”. Para sahabat bertanya:”Apa itu Syirik kecil wahai Rasulullah?”. Beliau bersabda:”Itulah Riya. Pada Hari Kiamat nanti Allah menyuruh mereka yang berlaku Riya untuk mencari pahala amalnya kepada orang yang menjadi tujuan amal mereka. Allah berfirman, carilah orang yang ketika kamu beramal, kamu ingin mendapat sanjungan dari mereka. Mintalah pahala kepada mereka” (H.R. Ahmad dan Baihaqi).

Muhammad Nurikhlas:
Bagaimana keikhlasan seorang mukmin mampu mengusir setan dan iblis?

M. Alaika Salamulloh:
Sebagaimana kita tahu, Iblis telah menggoda Adam dan hawa untuk melanggar larangan Allah di surga. Dan Iblis memproklamirkan diri untuk menjadi penggoda manusia agar menyimpang dari jalan Allah hingga Hari Kiamat nanti. Iblis mengatakan bahwa semua hamba Allah bisa digoda dan diperdaya, kecuali orang-orang yang Ikhlas. Pernyataan Iblis terekam dalam surah Sgad:”Kecuali hamba-hamba-Mu yang selalu ikhlas” (Q.S. Shad:83). Ayat itu menunjukkan bahwa Iblis tidak berdaya menghadapi orang-orang Ikhlas, dikarenakan orang-orang yang Ikhlas senantiasa meniatkan segala perbuatan dan amalnya hanya untuk Allah, tidak ada yang lain. Maka tertutuplah sudah semua pintu bagi Iblis untuk dapat menggoda orang-orang yang Ikhlas.

Cantraka Ikhlas:
Apakah Al-Qur’an memberi tuntunan bagaimana kita bisa meraih Keikhlasan itu?

M. Alaika Salamulloh:
Bacalah ajaran tauhid yang termaktub pada surah al-Ikhlas berikut:”Katakan Muhammad,”Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Allah tidak beranak dantidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia” (Q.S. Al-Ikhlas: 1-4). Salah satu sebab surah tersebut dinamakan al-Ikhlas adalah karena surah tersebut mengajarkan ketauhidan seorang hamba. Artinya, ketika seorang hamba sudah mengikrarkan tauhid bahwa hanya Allah yang patut disembah, maka dia pun menauhidkan seluruh ibadahnya hanya kepada Allah. Dalam ibadah hanya ada satu tujuan yaitu Allah. Sekali lagi hanya satu tujuan, yaitu Allah Yang maha Esa. Tidak ada yang lain. Allah berfirman:”Barang siapa niat amalannya hanya menghendaki kesenangan dan keindahan dunia, pasti kami sempurnakan balasannya di dunia. sedikitpun tidak kami kurangi. Itulah orang-orang yang tiada balasannya di akhirat, kecuali neraka, lenyaplah semua amalnya dan sia-sialah pekerjaannya”. (Q.S. Hud:15-16)

Santri Kepala:
Terimakasih kami haturkan kepada Bapak Ustad Muhammad Alaika Salamulloh yang telah panjang lebar memberi jawaban dari pertanyaan-pertanyaan peserta Ritual Ikhlas perihal Hati yang Ikhlas. Baiklah peserta Ritual Ikhlas semua marilah kita mempersiapkan diri untuk menjalankan Salat Maghrib secara berjamaah. Amin

38 comments:

  1. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Ikhlas itu seperti surat ikhlas yang di dalamnya tidak ada satu kata ikhlas. Saya sering sekali mendengar kalimat seperti itu. Melakukan sesuatu sepertI dengan tangan kanan dan tangan kirinya tidak mengetahuinya. Ya mungkin sulit untuk sebagian orang. Bukan, ini suliy untuk orang yang belum mendapatkan ilmu tentang arti suatu manfaat ikhlas. Ikhlas untuk mendapatkan rido dari Allah, itu yang menjadi kunci utama dari perilaku ikhlas yang harus ditanamkan sejak dini.

    ReplyDelete
  2. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Membaca elegi ini yang dapat saya ambil hikmahnya adalah kunci utama agar amal ibadah kita dapat diterima Allah swt adalah ikhlas. Selama kita menjalankan ibadah kita dengan ikhlas dan hanya mengharap keridhaan Allah swt, maka insyaallah Allah akan menerima ibadah kita. Namun jangan sekali-kali beribadah bukan karena Allah, atau beribadah hanya untuk menarik perhatian orang lain hal itu adalah salah satu bentuk menyekutukan Allah. Hal itu adalah, hal yang menyalahi aturan karena sudah jelas bahwa Allah itu maha esa sehingga tiada Tuhan selain Allah. Sudah semestinya kita meniatkan segala sesuatu karena Allah dan hanya mengharap ridhonya. Terimakasih

    ReplyDelete
  3. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Manusia diciptakan untuk menyembah dan beribadah kepada Allah SWt. Karena itulah dalam setiap kegiatan yang kita lakukan kita harus mendasarinya dengan niat ibadah kepada Allah SWT. Karena itu pulalah kita harus senantiasa ikhlas dalam beribadah, Ikhlas itu adalah ketika kita tidak mengharapkan selain ridho Nya. Maka dalam bekerja pun bukan harta yang menjadi tujuan kita, tapi bagaimana dengan bekerja kita dapat memberikan manfaat dan kebaikan bagi orang disekitar kita, bagaimana dengan bekerja kita dapat memberikan nafkah bagi keluarga kita. Maka meskipun merupakan hal yang sulit, kita harus senantiasa menghadirkan ikhlas dalam setiap langkah kiita dan menjadikan segala kegiatan dilakukan hanya karena Allah SWT semata.

    ReplyDelete
  4. Tujuan manusia dimuka bumi adalah untuk beribadah. Segala kegiatan yang dilakukan manusia di bumi haruslah karena ibadah, semua yang dilakukan manusia di bumi haruslah didasari dengan niat yang ikhlas, jika tidak, maka apapun yang kita lakukan akan menjadi sia-sia saja, tidak berharga.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Menggapai hati yang ikhlas itu mudah diucap namun sulit dilakukan. Ikhlas adalah rahasia di dalam rahasia, dimana hanya kita dan Allah yang Tahu. Apa yang kita kerjakan yang menurut kita sudah ikhlas, belum tentu Allah menilainya sebagai suatu keikhlasan. Menurut saya, cara ikhlas paling mudah adalah menjalankan ibadah tanpa mengeluh, tanpa meminta balasan dan imbalan dari Allah meski nantinya Allah pasti memberi itu, melakukan segala sesuatu tanpa pernah mengingat dan membicarakannya lagi seakan-akan itu hal yang biasa untuk kita. Karena salah satu kunci diterimanya amal ibadah kita adalah ikhlas, maka ikhlas menjadi tolak ukur diterima atau ditolaknya amal ibadah kita. Semoga sebagai hambaNya, kita mampu berusaha untuk terus ikhlas dalam melakukan segala perintahNya ddan menjauhi laranganNya, Wallahu’alam bishowab.

    ReplyDelete
  7. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Sebuah keikhlasan itu tidak dapat dilihat. Bahkan orang lain tidak akan bisa menilai tingkat keikhlasan manusia. Yang tahu hanyalah Allah SWT. Ikhlas itu dapat diperoleh dengan berdzikir. Manusia diajarkan ketauhidan hamba Allah yang sudah mengikrarkan tauhid bahwa hanya Allah yang patut disembah.

    ReplyDelete
  8. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Salah satu kunci dari pada ibadah yang diridhai adalah niat yang ikhlas karena Allah. Jadi dalam beramal ibadah dan doa pun, kita harus berniat untuk mematuhi dan melaksanakan kewajiban yang ditentukan oleh Allah untuk kita. Tidak ada alasan-alasan lain, benar-benar hanya karena Allah. Hanya Allah lah tujuan kita. Memang hal ini tidak mudah, karena selalu ada halang ringtang yang membersamai ikhtiar kita. Salah satunya adalah riya dan kesombongan, ingin dilihat baik, ingin menunjukkan kelebihan, dsb. Maka disitulah kesungguhan niat kita diuji dan dipertaruhkan. Marilah terus beristigfar mohon ampun kepada Allah dan selalu mohon petunjuk-Nya.

    ReplyDelete
  9. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Ikhlas adalah saat kita tidak memperdulikan pandangan dan penilaian orang lain terhadap pekerjaan yang kita lakukan, melainkan kita hanya mengharapkan keridhoan dari Allah SWT. Sebenar-benar ikhlas adalah tidak ada maksud lain di luar niat beribadah kepada-Nya. Untuk dapat menggapai hati yang ikhlas maka rajinlah membaca dua tuntunan kehidupan yaitu alquran dan hadis serta senantiasalah mohon perlindungan dari Tuhan YME agar dijauhkan dari godaan syeitan.

    ReplyDelete
  10. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum.
    Katakanlah sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah Rabb semesta alam (Q.S al-An’ām : 162)
    Padahal tidaklah mereka diperintahkan kecuali untuk menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam menjalankan agama ini dengan lurus . . .(Qs. Al-Bayyinah: 5)
    Dalam beribadah kepada Allah harus diniatkan dan ikhlaskan hanya untuk Allah SWT. Artinya menjadikan tujuan seluruh ibadah lahir batin itu hanyalah mengharap ridho Allah SWT dan mendekatkan diri kepada-Nya. Ikhlas adalah menjadikan bergerak dan diamnya seorang hamba, sembunyi-sembunyi atau terang-terangan hanya untuk Allah SWT semata tidak tercampuri oleh hawa nafsu dan keinginan dunia.

    ReplyDelete
  11. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Kita semua diciptakan untuk beribadah kepada Allah SWT. Kita harus mengikhlaskan ibadah kita hanya kepada Allah SWT. Ikhlas dapat dijadikan sebagai kunci utama diterima atau tidaknya ibadah kita. Segala sesuatu yang dilakukan dengan ikhlas insyaAllah akan menghasilkan hasil yang optimal. Janganlah kita melakukan sesuatu hanya sekedar untuk pencitraan saja, hal ini berbahaya karena akan membawa kita ke dalam riya'. Jika perilaku riya tersebut dilakukan secara terus menerus, akan berbahaya karena akan membawa kita menuju sikap munafik. Maka dari itu, marilah kita memperbaiki niat yang ikhlas ketika akan melakukan sesuatu.

    ReplyDelete
  12. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Ikhlas bukan perkara yang sepele dan mudah, namun apabila kita telah meraihnya, bahkan iblis pun tidak berdaya untuk menggoda kita. Mengingatkan kita kembali mengapa kita ada di dunia ini, untuk menjadi sebaik-baiknya hamba yang selalu beribadah kepada-Nya yang disertai dengan keikhlasan yang sebenar-benarnya hingga tujuan kita hanya Allah. Semoga kita mendapat rizki rasa keikhlasan itu dan terhindar dari sikap Riya. Aamiin.

    ReplyDelete
  13. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Surat al ikhlas sering kita baca dalam bacaan shalat kita. Namun banyak yang tidak memahami makna yang terkandung dalam surat Al-ikhlas. Tidak hanya itu, banyak dari kita juga yang tidak memahami esensi shalat, berwudhu, serta ibadah-ibadah yang lainnya. Bagi orang-orang tersebut yang penting hanya “telah melakukannya” atau agar orang lain melihatnya, tidak mengindahkan bagaimana keikhlasan mereka saat menjalankan ibadah. Semoga kita tidak termasuk dalam golongan orang-orang tersebut serta senantiasa ikhlas menjalankan Ibadah kepada Allah SWT dan makin dekat denganNya. Aamiin

    ReplyDelete
  14. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Untuk urusan hati ikhlas, memang orang sufi adalah contoh idealnya. Hati yang ikhlas adalah tidak mengharapkan apapun dari amalnya kecuali sebagai bentuk ketaatan kepada Allah, bahkan balasan surge pun tk berharap, karena hanya menginginkan ridha Allah. Sebagai peserta ritual ikhlas, penting kiranya menata hati yang ikhlas, menghilangkan sifat riya, ingin dilihat, ingin didengar, ingin tampak. Semoga di akhir ritual kita bisa ikhlas speerti ini.

    ReplyDelete
  15. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Setiap usaha baik, usaha ikhlas pasti akan ada kontradiksinya, yaitu tidak ikhlas. Sejauh kita ikhlas, maka ketidakikhlasan akan terus membayangi, lalu bagaimana kita mensikapinya ? tentu slalu berdoa kepada Allah berlindung dari godaan setan yang selalu membisikan ketidakikhlasan dibalik keikhlasan, memhon bimbingannya. Artinya, dengann ikhlas kita mampu dekat dengan Allah, dan ketika dekat dengan Allah, memberi perlindungan kepada kita dari godaan setan yang terkutuk.

    ReplyDelete
  16. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Sesungguhnya jin dan manusia diciptakan untuk senantiasa beribadah kepada Allah SWT. Beribadah ialah perbuatan patuh pada perintah Allah dan menjauhi segala larangannya. Selain beribadah, jin dan manusia memiliki kesamaan yaitu sama-sma memiliki hawa nafsu. Sayangnya, jin termakan kesombongannya sehingga enggan patuh pada perintah Allah untuk menghormati Adam. Kemudian ia dimurkai dan ditetapkan masuk neraka tetapi diberi keringanan yaitu dibiarkan hidup di dunia hingga hari kiamat. Inilah asal mula jin membenci manusia dan berusaha untuk menyeret dan membujuk manusia agar melaukan perbuatan tercela sesuai dengan hasutannya. Salah satunya ketidakihklasan dalam beribadah. Seseorang terkena godaan syaitan belum tentu lantas tida beribadah, bisa juga ia tetap beribadah tetapi dengan cara yang tidak ikhlas. Contohnya ketika sodaqoh dengan hati yang tidak ikhlas maka akan muncul keinginan untuk pamrih atau pamer terhadap orang lain. Contoh lainnya say belajar atau menuntut ilmu, karena tidak ikhlas hai maupun pikir seningga dalam mengerjakan tugas melaukan kecurangan dan sebagainya.

    ReplyDelete
  17. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Salah satu batu penghalang besar dalam menggapai keikhlasan adalah riya atau merasa ingin dilihat, dipuji, dan diberikan penghargaan tentang kebaikan yang telah dilakukannya. Jika masih ada riya saat kita melakukan kebaikan berarti hati kita belum ikhlas. Jadi sebisa mungkin kita jauhi diri dari sifat riya agar mudah menggapai keikhlasan yang sebenar-benarnya ikhlas. Allah swt lah yang pada akhirnya menilai dan mengetahui sesungguhnya isi hati manusia. Semoga kita selalu dijauhi dari sifat riya ataupun iri dengki terhadap orang lain.

    ReplyDelete
  18. Latifah Fitriasari
    PM C

    Bekerja keras itu menghasilkan, bekerja cerdas itu melipatgandakan, dan bekerja ikhlas itu menenteramkan. Amal kebaikan yang dilakukan tanpa diketahui orang lain lebih diharapkan amal tersebut ikhlas, karena tidak ada yang mendorongnya untuk melakukan hal tersebut kecuali hanya karena Allah semata. Niat termasuk perbuatan hati maka tempatnya adalah didalam hati, bahkan semua perbuatan yang hendak dilakukan oleh manusia, jika niat awal kita ikhlas karena Allah tapi kemudian kita mengharap yang lainnya, maka amal pernbuatan kita itu tidak akan diterima Allah SWT.

    ReplyDelete
  19. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Ikhlas merupakan salah satu kunci agar kita tidak dapat diganggu, digoda dan diperdaya oelh syaitan. Dengan ikhlas kita mampu beribadah dengan senang tnapa da paksaan, dengan ikhlas juga kita mampu merasa bahwa setiap saat kita selalu diawasi oleh Allah, bahwa setiap solat kita selalu diperhatikan oelah Allah.

    ReplyDelete
  20. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Riya merupakan musuh terbesar manusia dalam beribadah. Riya memakan amal ibadah kita layknya api memakan kayu bakar. Apa yang telah kita usahakan dengan susah payah hilang dan sia-sia. tidak ada lagi yang tersisa melainkah kelelahan, susah payah dan waktu yang terbuang. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  21. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Riya bisa dilakukan oleh setiap makhluk yang bernafas. Merasa kita telah beribadah dengan bersungguh-sungguh juga merupakan ciri-ciri riya', bahkan hal-hal kecil seperti saat kita tengah melakukan sesuatu kemudian berhenti karena ada orang lain, hal itu dapat digolongkan menjadi riya' juga menurut beberapa riwayat. Riya' adalah musuh terbesar kita, maka sebaik-baik perbaikan diri ialah menjauhkan sifat riya' dari diri kita. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  22. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Salah satu kunci diterimanya amal ibadah kita sebagai hamba Allah adalah Keihlasan. Keikhlasan merupakan tolok ukur diterima atau ditolaknya ibadah kita.
    Agar kita dapat menggapai keikhlasan, maka yang perlu kita lakukan adalah meluruskan niat dalam menjalankan ibadah. Apabila kita menjalankan ibadah dengan niat yang ikhlas, insya Allah ibadah kita akan diterima oleh Nya.

    ReplyDelete
  23. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    PPs PMat C

    alah satu syarat diterimanya ibadah kita yaitu ikhlas dalam menjalankannya. Sebelum melakukan pekerjaan sebaiknya diluruskan niatnya hanya untuk mencari ridha Allah dan melakukannya dengan ikhlas. Allah menciptakan jin dan manusia untuk menyembah-Nya, namun syaitan ingkar dan akan menggoda manusia sampai kiamat. Manusia yang akan mudah digoda adalah manusia yang tidak ikhlas. Oleh karena itu, Alquran memberikan tuntunan untuk bersikap ikhlas dalam hal apapun.

    ReplyDelete
  24. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Ketulusan sangat penting dalam kehidupan manusia. Setiap perbuatan dan setiap perkataan dalam hidup kita adalah karena Allah SWT (Tuhan). Dimanapun itu, kapanpun itu atau siapapun itu. Tetapi sayangnya, saat ini orang selalu lupa mengapa mereka melakukan sesuatu. Mereka jarang mencoba untuk membangun hubungan (spiritual) yang baik antara dengan penciptanya. Ketulusan akan ada jika kita benar-benar tahu siapa diri kita sebenarnya dan siapa Tuhan kita. Tuhan menunjukkan kepada kita seberapa besar kekuasaannya. Ketika sesorang telah mengenal Tuhannya maka ini adalah apa yang kita sebut dengan tulus. Setiap hembusan nafas dan aliran darah yang mengalir dalam tubuh kita karena kekuatan dari Allah dan tidak ada alasan untuk menjauh dari Nya.

    ReplyDelete
  25. Ilania Eka Andari
    17709251050
    pps pmat c 2017

    salah satu kunci diterimanya amal ibadah kita oleh Allah adalah keikhlasan. banyak hal yang melemahkan keikhlasan kita, salah satunya adalah riya. riya merupakan salah satu 'penyakit hati'yang sangat berbahaya, dimana sudah menuju ke arah syirik.
    keikhlasan tidak cukup hanya dalam lisan, tetapi harus ikhlas hati dan juga ikhlas pikir. semoga kita dapat selalu ikhlas dalam berbuat, berpikir, dan menjalani segala macam aktivitas.

    ReplyDelete
  26. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Keikhlasan adalah salah satu kunci diterimanya amal ibadah kita. Sebanyak apapun ibadah, kebaikan yang telah kita lakukan jika tidak dilakukan oleh niat yang ikhlas maka amal ibadah itu menjadi tidak berarti. Ikhlas ada di dalam hati dan karenanya semua perbuatan atau amal ibadah kita tidak perlu di bicarakan kepada orang lain, karena yang awalnya niatnya ikhlas pun akan menjadi riya.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  27. Assalamualaikum, wr.wb.
    Semua perbuatan/perkerjaan yang kita lakukan di dunia akan tergantung pada niatnya, jika melakukan kebaikan namun di awali dengan niat yang tidak baik pun akan menjadi tidak baik. Bahkan ilmu yang paling tinggi pun jika tidak diawali dengan niat yang baik atau yang ikhlas maka akan kembali pada diri kita yaitu ilmu itu hanya akan menjadi mitos. Sekian dan terima kasih.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  28. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B

    dari elegi ritual di atas saya mendapatkan banyak ilmu. agar amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT kita harus ikhlas dan tidak lupa juga dengan tata cara yang benar. misalnya saja, kita ikhlas sholat subuh, tapi kita tidak wudhu, maka tetap saja sholat kita tidak diterima. seperti itulah, ikhlas dan tata cara yang benar, merupakan syarat agar amal ibasah kita diterima. dan tidak lupa hal penting lainnya yang perlu kita waspadai seperti yang disebutkan di atas, betapa besarnya bahaya penyakit riya itu. semoga kita semua terhindar dari penyakit riya, aamiin ya rabbal alamiin

    ReplyDelete
  29. Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas tulisan yang bermanfaat ini. Apa yang bapak tuliskan selama ini mengandung nilai-nilai edukasi yang sangat bermanfaat bagi kita semua, tanpa terkecuali tulisan di atas. Tanya jawab tentang keikhlasan dalam tulisan bapak seolah-olah mengajak kami berperan sebagai subjek dalam percakapan tersebut. Saya rasa tulisan ini berhasil menjadi instrument belajar yang efektif untuk memahami secarik makna keikhlasan. Allahua a’lam bishawab.

    ReplyDelete
  30. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    ikhlas mendasari kita untuk ringan hati dalam beribadah dan berbuat kebaikan karena ketika kita ikhlas kita tidak peduli dengan penilaianvorang lain. Kita beribadah dan berbuat baik hanya ingin mendapatkan ridho Allah. Tidak menampakkan ibadah yang kita lakukan pada orang lain, karena jika kita berniat menampakkan ibadah yang kita lakukan, maka akan timbul sifat pamer dan riya yang justru melunturkan ikhlas kita dalam beribadah.

    ReplyDelete
  31. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    Manusia diciptakan tidak lain adalah untuk menyembah Allah SWT, maka sudah seyogyanya kita mengabdi, mentaati perintah-perintah Allah dan menjauhi laranganNya dengan keikhlasan hati dengan tujuan agar mendapatkan ridha dari Allah SWT. Tingkat Keikhlasan seseorang tidak dapat dilihat dan diukur oleh orang lain, Allah yang paling tahu kedalaman ikhlaas seseorang

    ReplyDelete
  32. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Sangat sulit untuk menggapai keikhlasan. Namun bukan berarti tidak mungkin. Dengan belajar memperbaiki niat, menjaga setiap tindakan, bersyukur atas apa yang diberikan, dan selalu bersabar akan setiap ketentuan-Nya, niscaya kita akan mampu meraih keikhlasan yang sejati. Aamiin.

    ReplyDelete
  33. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    "Bagaimana cara menggapai Hati yang Ikhlas itu?
    Niat yang benar akan menentukan kebenaran dalam beribadat."
    Niatmu menentukan ibadahmu. itulah yang menjadi dasar keikhlasan beribadah. Mengapa dirimu beribadah hanya engkau dan Tuhan yang tahu. Apakah kau beribadah hanya untuk mengambil hati orang-orang disekitarmu. Ataukah untuk menunjukkan kehebatan dirimu. Atau untuk bersyukur atas apa yang telah Tuhan berikan dalam hidupmu. Atau untuk memanjatkan permohonan-permohonanmu. Sungguh saya merefleksikan sendiri apa niat saya dalam beribadah.

    ReplyDelete
  34. Pratama Wahyu Purnama
    17709251033

    Tujuan diciptakannya seluruh jin dan manusia uktuk beribadah kepada Allah, maka sudah barang tentu dilarang keras bagi kita semua untuk beribadah kepada selain Allah. Kita harus mengikhlaskan ibadah kita hanya kepada Allah. Oleh karena itu salah satu kunci diterimanya amal ibadah kita sebagai hamba Allah adalah Keihlasan. Keikhlasan merupakan tolok ukur diterima atau ditolaknya ibadah kita.

    ReplyDelete
  35. Pratama Wahyu Purnama
    17709251033

    Ikhlas adalah apa yang kita kehendaki dari amal amal yang kita perbuat tiada lain karena ketaatan kepada-Nya. Salah satu surah dalam alquran dinamakan al-Ikhlas adalah karena surah tersebut mengajarkan ketauhidan seorang hamba. Artinya, ketika seorang hamba sudah mengikrarkan tauhid bahwa hanya Allah yang patut disembah, maka dia pun menauhidkan seluruh ibadahnya hanya kepada Allah. Dalam ibadah hanya ada satu tujuan yaitu Allah. Sekali lagi hanya satu tujuan, yaitu Allah Yang maha Esa. Tidak ada yang lain. Sungguh pelajaran yang sangat bermanfaat yang ada dalam Elegi diatas.

    ReplyDelete
  36. Jika kita ikhlas dalam doa dan memohon dengan tawakal kepada Allah SWT insyaAllah Allah akan rida kepada kita. Jika Allah sudah rida maka tiadalah rasa capai, waktu lama, rasa susah waktu sempit dan ruang yang sempit ketika kita berdoa,

    17709251033
    Pratama Wahyu Purnama

    ReplyDelete
  37. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Selalu mendapatkan pelajaran yang berharga setiap membaca elegi ritual ikhlas. Karena sekarang ini terasa sulit untuk kiranya dapat dikatakan ikhlas dalam melakukan sesuatu. Setiap perbuatan yang dilakukan dianggap ingin memperoleh imbalan dan segala macam. Padahal imbalan yang paling berharga dibandingkan dunia dan seisinya adalah ridho dari Allah SWT. Untuk itu, apapun yang dilakukan maupun itu belajar, membantu orang lain, bekerja, dan lain sebagainya senantiasa diniatkan hanya untuk beribadah kepada Allah, untuk mendapatkan ridhoNya, bukan untuk mendapatkan imbalan atau pujian dari manusia yang merupakan ciptaan Allah SWT juga.

    ReplyDelete
  38. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Ikhlas yaitu mengesakan Allah di dalam tujuan atau keinginan ketika melakukan ketaatan, ikhlas juga dapat diartikan dalam memurnikan amalan dari segala yang mengotorinya. Orang yang ikhlas adalah orang yang selalu mencintai Allah, pikiran tertuju hanya kepada akhirat, dan menutup ruang bagi segala kecintaan dunia yang berlebih. Orang yang seperti ini memiliki amalan yang tulus dan niat yang benar dalam mengerjakan apapun.

    ReplyDelete