Apr 8, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 45: Bagaimana Matematikawan Mengusir Setan?





Oleh Marsigit

Syaitan:
Uhiiihhhhh….suaraku melengking…

Matematikawan:
Melengking ditambah melengking sama dengan dua melengking.
Melengking dikurangi melengking sama dengan nol melengking.
Melengking kali melengking sama dengan melengking kuadrat.
Melengking pangkat melengking sama dengan melengking kali melengking dst sampai melengking kali.
Melengking dibagi melengking sama dengan satu
Melengking bersifat kontinu
Melengking yang diskret itu namanya mengikik
Melengking kalau digambar grafiknya melengkung
Melengking ….



Melengking kontinu ditambah melengking diskret hasilnya adalah melengking kontinu.

Syaetan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak takut dengan lengkinganku malah asyik sendiri menganalisis secara matematika dari lengkinganku itu. Saya coba dengan produksiku suara aneh. Ugreas..graes sruttt.

Matematikawan:
Dengan mendengar suara aneh itu maka aku sekarang mempunyai ide atau menemukan Konsep Bilangan Aneh. Berikut akan saya uraikan beberapa sifat, relasi dan operasi yang mungkin terjadi pada Bilangan Aneh.
Bilangan Aneh jangan disamakan dengan Bilangan Ganjil
Bilangan Aneh ditambah Bilangan Aneh adalah Bilangan Aneh
Bilangan Aneh dikurangi Bilangan Aneh adalah Bilangan Aneh
Bilangan Aneh dikali Bilangan Aneh adalah Bilangan Aneh
Bilangan Aneh dibagai Bilangan Aneh adalah Bilangan Aneh
Bilangan Aneh dipangkatkan dengan Bilangan Aneh adalah Bilangan Aneh
Sistem Bilangan Aneh mempunyai Bilangan Aneh Identitas
Sistem Bilangan Aneh mempunyai Bilangan Aneh Invers


Sistem Bilangan Aneh bersifat isomorphis dengan Sistem Bilangan Bulat.

Syaetan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak takut dengan suaraku yang aneh malah asyik sendiri menganalisis secara matematis suaraku yang aneh ini. Saya coba dengan bentukku yang menyeramkan.

Matematikawan:
Bentuk yang menyeramkan jika digeser juga akan dihasilkan bentuk yang menyeramkan.
Bentuk yang menyeramkan jika diputar juga akan dihasilkan bentuk yang menyeramkan.
Bentuk yang menyeramkan jika dicerminkan menurut sumbu datar maka akan diperoleh bayangan dengan bentuk yang menyeramkan.
Bentuk yang menyeramkan dapat dihitung panjang kelilingnya.
Bentuk yang menyeramkan dapat dihitung luasnya.



Bentuk yang menyeramkan berdimensi tiga dapat dihitung volumenya.

Syaitan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak takut dengan bentukku yang menyeramkan malah asyik sendiri menganalisis secara matematis bentukku yang menyeramkan. Saya coba dengan mendatangkan temanku yang jumlahnya banyak sekali.

Matematikawan:
Dalam matematika, jumlah yang banyak sekali dapat ditafsirkan bermacam-macam. Dia bisa himpunanbilnagn terbuka, dia bisa bilangan infinit, dia bisa menuju limit, dia bisa tak terhingga, dia bisa transenden, dst.
Banyak sekali ditambah banyak sekali adalah banyak sekali.
Banyak sekali dikali banyak sekali adalah banyak sekali.
Banyak sekali pangkat banyak sekali adalah banyak sekali.



Banyak sekali jangan disamakan dengan besar sekal.

Saitan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak takut dengan temanku yang banyak sekali malah menganalisis konsep banyak sekali ditinjau dari sisi matematika. Akan saya tunjukan bahwa saya bisa menghilang dan berubah bentuk.

Matematikawan:
Kata dasar dari menghilang adalah hilang. Kata bentukannya bisa menghilang, dihilangkan, atau menghilangkan. Dalam matematika dikenal metode menghilangkan atau eliminasi, misalnya menghilangkan variabel di ruas kiri pada penyelesaian suatu persamaan. Yang setara dengan metode menghilangkan adalah metode substitusi. Yang bisa hilang tidak hanya variabel, tetapi juga tanda-tanda bilangan dan tanda-tanda akar. Tanda akar kuadrat suatu bilangan akan hilang jika akar kuadrat dari bilangan itu kita kuadratkan. Jika diekstensikan artinya maka menghilang bisa dimengerti sebagai kosong. Tetapi kosong itu belum tentu nol, karena nol itu bilangan dan jelaslah tidak kosong. Jika hutangku negatif ternyata dapat dimengerti sebagai tidak punya hutang. Perihal perubahan bentuk dalam matematika dapat saya terangkan demikian. Bangun-bangun geometri baik datar, lengkung maupun dimensi tiga dapat berubah bentuknya jika dikenai perlakuan misalnya dengan translasi. Ada bermacam-macam translasi misalnya dilatasi, rotasi, dan refleksi…atau gabungan dari dua atau ketiganya.

Syaitan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak takut dengan kemampuanku dapat menghilang malah pamer tentang penggunaan konsep hilang dalam matematika. Dia malah menerangkan teori perubahan bentuk dengan translasi. Sekarang akan saya goda dengan WANITA CANTIK.

Matematikawan:
WANITA adalah sebuah kata terdiri dari enam huruf yaitu W, A, N, I, T, A
WANITA dengan unsur-unsur hurufnya yang ada dapat dibentuk kata yang lain dengan komposisi huruf yang sama seperti:WANIAT, WANAIT, WAANIT, AWANIT, WANTIA, WATNIA, WTANIA, dst.


CANTIK adalah sebuah kata yang terdiri dari enam huruf yaitu C, A, N, T, I, K

dst

Syaitan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak terpengaruh dengan WANITA CANTIK…malah menganalisis secara matematis komposisi huruf yang terdapat di kata-kata itu. Saya coba dengan godaan Barang Mewah

Matematikawan:
Sebuah Barang Mewah terdiri dari komponen dasar A, B, C, D dan E. Diketahui harga komponen A adalah 35 %, komponen B adalah 30 %, komponen C adalah 25%, komponen D adalah 8%, dan komponen E adalah 2%. Komponen E berharga Rp 2 juta. Jika akan diproduksi 1000 buah Barang Mewah maka tentukan berapa biaya keseluruhan? Perhitungannya adalah sebagai berikut:…

Syaitan:
Wah sialan matematikawan itu. Tidak terpengaruh dengan Barang Mewah…malah menganalisis secara matematis komponen barang mewah, membuat soal cerita dan asyik menghitungnya. Hai matematikawan jangan sok pintar engau didepanku…sehebat-hebat rasional pikiranmu tidaklah akan mampu memikirkan seluruh diriku. Ketahuilah bahwa ada bagian dari diriku itu yang bersifat irasional.

Matematikawan:
Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan sebagai p per q dimana p bulat, q bulat dan q tidak sama dengan nol. Sedangkan bilangan irrasional adalah bilangan yang tidak demikian. Tentulah semua bilangan bulat adalah bilangan rasional. Sedangkan contoh dari bilangan irrasional adalah bilangan phi, bilangan e, akar dua, dst. Kalau hanya bicara bilangan rasional atau irrasional dalam matematika itu hal biasa. Padahal masih ada lagi yang akan saya uraikan yaitu bilangan imaginer. Bilangan imaginer adalah…kalau saya berusaha menarik akar dari bilangan negatif misalnya akar dari bilangan minus satu maka saya akan peroleh bilangan imaginer.

Syaitan:
Sialan tenan matematikawan itu. Saya pameri sifatku yang irrasional malah berteori tentang bilangan rasional dan irrasional. Dia malah pamer bilangan imaginer segala. Hai matematikawan…apakah engkau tidak tahu bahwa saya sudah mulai marah? Ketahuilah bahwa saya itu bukan syaetan biasa. Saya itu syaitan dengan pangkat yang tinggi..tahu?

Matematikawan:
Ada bermacam-macam bilangan berpangkat itu. Ada bilangan berpangkat bilangan bulat, bilangan berpangkat bilangan pecah, ada juga bilangan berpangkat tak sebenarnya. Hehe…asal tahu saja engkau syaetan… berpangkat tak sebenarnya itu juga dapat diartikan mempunyai pangkat tetapi dengan cara tidak khalal. Saya ragu apakah pangkatmu itu khalal atau tidak?

Syaitan:
Sialan tenan orang itu…malah mempertanyakan dan meragukan pangkatku. Hai..orang yang mengaku matematikawan hebat…apa engkau tidak tahu bahwa aku mempunyai kemampuan masuk kedalam tubuh manusia?

Matematikawan:
Kemampuan syaitan masuk ketubuh manusia, di dalam matematika, dapat dianalogan dengan penggantian sebuah variabel dengan dengan konstanta. Dalam matematika konstanta-konstanta penyusup variabel bisa juga berupa bilangan atau variabel yang lain. Jika yang menyusupi atau yang menggantikan variabel adalah juga variabel maka keadaannya persis manusia yang kesurupan syaitan, tetapi dengan catatan bahwa variabelnya bersifat jelek seperti halnya sifat dirimu. Kejadian demikian banyak ditemukan pada pembicaraan tentang fungsi komposisi…dimana variabelnya bahkan bisa berupa fungsi. Untuk matematika tingkat rendah itu namanya substitusi. Maka sederhana saja untuk memahami secara matematis perihal kemampuanmu masuk ke dalam tubuh manusia.

Syaitan:
Kurangajar tenan…dia malah kelihatannya mengetahui rahasiaku.Wah ternyata sangat sulit menggoda seorang matematikawan atau orang-orang yang menggunakan akalnya. Sejak dulu Adam A.S selalu lebih tinggi ilmunya dari saya. Hai..sekali lagi… hai…yang mengaku matematikawan sejati…jika engkau betul-betul mengaku sebagai matematikawan…cobalah kalau bisa hitunglah dosa-dosaku dan hitunglah amal-amalmu?

Matematikawan:
Aku tidaklah terlalu peduli dengan dosa-dosamu. Tetapi aku lebih peduli agar diriku tidak melakukan dosa. Tetapi jika karena suatu hal disadari atau tidak aku telah melakukan dosa besar X, maka insyaallah aku akan memohon ampun kepada Allah hingga tak berhingga banyaknya. Itulah bahwa di dalam matematika berapapun besar nilai X jika dibagi dengan bilangan tak hingga maka hasilnya Nol. Itulah bahwa harapanku adalah atas kuasa Tuhanku maka dosaku menjadi Nol. Sedangkan dosamu adalah kesombonganmu dan perilakumu menyekutukan Tuhan…itu adalah dosa yang tak terhingga besarnya. Seberapapun engkau berpura-pura memohon ampun maka itulah hukumnya dalam matematika bahwa bilangan tak berhingga besarnya jika dibagi dengan bilangan berapapun hasilnya adalah masih tak terhingga. Itulah bahwa dosamu itu tidak terampuni. Na’u dzubillah himindzalik. Sedangkan sebesar-besar pahala adalah bagi orang beriman yang ikhlas. Setinggi-tinggi derajat manusia didunia masih kalah tinggi dengan orang yang ikhlas. Itulah hukumnya dalam matematika bahwa bilangan besar betapapun jika dipangkatkan Nol maka hasilnya adalah Satu. Nol itu adalah ikhlasnya orang beriman, sedangkan Satu itu Esanya Tuhanku. Ya Allah ampunilah dosa-dosaku. Ya Allah jauhkanlah aku dari godaan syaitan yang terkutuk. Amiin

Syaitan:
Ooo…ohhh kurangajar…dengan matematikamu ternyata engkau bisa menguraikan jumlah dosa dan jumlah pahala…malah engkau itu bisa mengaji. Oh..kenapa badanku terasa panas sekali? Aku tak tahan…oh jangan…jangan…wahai sang matematikawan…aku telah bertobat…tidak…tidak…jangan bakar tubuhku….tidak…tidak…aku pergi…pergi…pergi…Kecerdasan dan doamu ternyata telah membakar diriku… panas… pergi…pergi…

Matematikawan:
Ahhh…dasar syaitan…ditinggal ngetung matematika saja sudah kelabakan. Ternyata keasyikanku bermatematikaria bisa mengusir syaitan. Setelah aku panjatkan doa kehadlirat Allah SWT ternyata pergi dia. Alhamdulillah…amiiin.

42 comments:

  1. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Jika kita fokus dan konsentrasi maka sesering apapun syaitan menggoda, kita tidak akan terpengaruh. Justru dengan pikiran yang fokus dan jernih kita dapat mengalihkan godaan tersebut menjadi potensi bagi kita untuk menuntut ilmu yaitu mencari tahu mengapa bisa terjadi suatu hal yang ditimbulkan akibat godaan syaitan. Mengapa matematikawan dapat mengusir setan? Ternyata yang dimaksud adalah matematikawan menggunakan akalnya supaya dapat berpikir rasional dalam menghadapi segala gejala-gejala gangguan setan. Karena sesungguhnya orang yang mau berpikir secara ikhlas insyaAllah akan mendapat ridho dari Allah SWT. Hanya kepada Allah kita dapat meminta pertolongan dan perlindungan maka manfaatkanlah waktu dan kesempatan dengan baik selagi masih hidup.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Dari elegi di atas dapat diperoleh bahwa betapa syaitan merasa kesulitan dalam menggoda dan menghasut matematikawan. Hal ini karena matematikawan itu seorang yang berilmu, sehebat-hebatnya syaitan dalam memperdaya manusia akan tetap kalah dengan orang yang berilmu. Tidak cukup dengan ilmu saja, namun harus diimbangi dengan hati dan pikiran yang ikhlas. Ikhlas hati dan pikiran menjadikan matematikawan tersebut dapat mengharmonisasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki dengan spiritualnya. Kemudian ilmu tersebut ia gunakan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Pelindung sehingga dengan sendirinya syaitan akan pergi dari hati dan pikirannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ferida Dwi Prasetyoningrum
      13301241052
      Pendidikan Matematika A 2013

      bukan karena ilmunya, namun lebih karena imannya

      Delete
  4. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Matematika itu bukanlah hal yang menyeramkan jika kita tidak terjebak dalam persepsi-persepsi yang buruk tentangnya. Sesuatu yang menyeramkan atau menakutkan itu sebenarnya hanya masalah persepsi. Setan dalam elegi ini berperan sebagai pemberi hal yang menyeramkan tersebut. Namun ketika berhadapan dengan orang yang mempersepsikan hal yang menyeramkan itu sebagai yang ia kenal dan hal yang dekat dengannya, hal yang menyeramkan itu justru mengasyikkan bagi matematikawan.

    ReplyDelete
  5. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Menurut saya elegi ini menghibur, saya tersenyum membacanya. Yang dapat saya simpulkan dari elegi ini adalah sesungguhnya ketika engkau menyibukan diri dengan mencari ilmu pengetahuan dan berusaha memahaminya, akan selalu ada syetan yang menggoda dan berusaha untuk membuatmu berhenti untuk mencari ilmu pengetahuan. Namun, janganlah kau goyah, lakukan saja apa yang seharusnya kau lakukan dan berusaha semaksimal mungkin untuk berusaha memahaminya. Jangan lupa untuk terus berdoa kepada Allah agar dijauhkan dari kesombongan dan syetan-syetan yang terkutuk dan mohonlah perlindungan Allah SWT sampai akhirnya syetan-syetan jerah untuk menggodamu.

    ReplyDelete
  6. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Godaan setan dapat dilawan dengan menggunakan pikiran dan menggunakan hati yang jernih. Elegi ini menunjukkan bahwa seseorang yang menggunakan akal dan pikirannya tidak akan mudah tergoda dengan bujuk rayu setan. Orang-orang yang mampu menggunakan akalnya akan dapat membedakan perbuatan yang sesuai dengan ajaran agama dengan yang tidak sesuai dengan ajaran agama. Dengan demikian, kita dapat menghindari godaan setan dengan senantiasa menggunakan pikiran dan hati yang bersih seraya memohon pertolongan Allah SWT dalam menghadapi setiap godaan.

    ReplyDelete
  7. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Banyak anggapan diluar sana yang menganggap bahwa matematika itu momok atau setan dalam setiap jenjang sekolah. Padahal, berdasarkan elegi yang diuraikan bahkan kemomokan dalam matematika bisa menghadapi setan. Hal ini mengajarkan bahwa matematika itu tidak bersifat formal jika kita bisa menggali aplikasi dari matematika dalam kehidupan. Bahkan setiap sendi elemen kehidupan dapat dicari unsur matematikanya. Tinggal bagaimana kita mengubah kemomokan menjadi ketekunan dalam mempelajari matematika kehidupan.

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Elegi di atas menunjukkan bahwa matematika selalu berkaitan dengan segala hal, semuanya dapat dijelaskan secara matematika, namun terkadang kita tidak dapat memikirkan hal tersebut saja sehingga matematika terasa begitu sulit. . Dan bahkan matematikawan tersebut tidak tergoda sedikitpun oleh syaitan. matematikawan tersebut berhasil menemukan ilmu-ilmu matematika tanpa tergoda dengan rayuan setan, karena matematikawan itu senantiasa ikhlas dalam beriman, taubat , dan selalu memanjatkan doa kepada Allah.

    ReplyDelete
  10. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Syaitan memang sifatnya mnghasut manusia dengan berbagai cara di segala kesempatan. Namun hal tersebut bisa diatasi dengan memaksimalkan penggunaan ilmu yang dimiliki. Penggunaan ilmu tersebut bukan hanya intelegensi tetapi dipadukan juga dengan ilmu spiritual seperti yang sudah dilakukan oleh matematikawan pada elegi tersebut yang mana dia membantah godaan syaitan dan memilih lebih peduli agar dirinya tidak melakukan dosa.

    ReplyDelete
  11. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B (Angkatan 2016)
    Godaan syaithan seringkali membuat pikiran kita kacau dan mengganggu konsentrasi kita, maka terkait dengan elegi sebelumnya, segeralah berisighfar.
    Salah satu hal penting dari elegi ini adalah bahwa kita sebaiknya memikirkan dosa-dosa kita sendiri. Karena kelak, manusia akan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan Allah seorang diri. Teruslah berusaha menjadi manusia baik, semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita. Aamiin

    ReplyDelete
  12. esensi yang sy terhadap tulisan tsb, godaan yang sebesar apapun akan dapat dihilangkan maupun diusir dengan sebuah konsep yaitu konsentrasi dan istiqamah terhadap sesuatu. saking kita melakukan konsentrasi dan fokus trhadap suatu kegiatan maka totally akan menjadikan hasil yang memuaskan. semua konsentrasi itu dilakukan dengan dasar yang kuat yaitu keimanan.

    M. Saufi Rahman
    PEP S3 Kelas
    16701261024

    ReplyDelete
  13. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Dari elegi tersebut dapat kita ambil pelajaran bahwa syaitan tidak akan mampu menggoda manusia yang memiliki sifat ikhlas. Maka, bagaimanapun usaha syaitan itu tidak akan berhasil manakala manusia tersebut memiliki rasa ikhlas terhadap melakukan segala sesuatu.

    Maka, agar kita terhindar dari godan syaitan yaitu dengan senantiasa berusaha untukl ikhlas dalam melakukan aktivitas dan berlindung kepada Allah SWT.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  14. Mifta Tyas Laksita Sari
    Pend. Matematika A 2013
    13301241005

    Dialog ini dapat membuktikan bahwa matematika adalah ilmu yang luas, beragam, dan berguna dalam kehidupan. Saya dapat menyimpulkan bahwa matematika bukan hanya mempelajari matematika murni tapi semua ilmu yang akan membuat kita akan selalu mensyukuri kenikmatan Allah dan terlindungi dari godaan setan.

    ReplyDelete
  15. Diah Nuraini Kartikasari
    13301241006
    Pend. Matematika A 2013

    Setelah membaca elegi ini, dapat diketahui bahwa seseorang yang mempelajari ilmu matematika atau bisa disebut juga matematikawan, mereka tidak akan terhindar dari godaan syaitan apabila menggunakan ilmunya dengan tetap mendekatkan diri kepada Allah. Tetaplah berjuang mencari ilmu dengan rendah hati dan memohon agar dijauhkan dari kesombongan.

    ReplyDelete
  16. 16701251016
    PEP B S2

    Dialog imajiner antara syetan dan seorang ahli (matematika). Nilai positif yang dapat di ambil hikmahnya adalah dalam segala sesuatu kita perlu analisis mendalam, analisis ini meliputi proses berfikir, sehingga apapun kondisinya, adapun informasinya yang ada kita tidak semata mata telan mentah mentah. Namun perlu di kaji, mengkaji adalah tidak semata mata dengan menggunakan akal fikiran, namun juga menyertakan hati. Sudah barang tentu dalam kondisi apapun syetan akan selalu menggoda, bahkan dalam keadaan beriman pun kadang syetan tetap berusaha menyusup dalam celah sempit manapun. Dialog imajiner dalam posisi seorang ahli ini adalah mempunyai konsistensi yang luar biasa, keteguhan hati yabg luar biasa. jika di analogikan mungkin dia adalah seorang yang berkarakter tinggi, karena tahan dengan godaan syetan yang berderatan banyaknya. Karakter terbaik dan tertinggi adalah berusaha mengamalkan perilaku yang diteladani Rasul, sesuai dengan firmanNya. Sulit memang jika dalam dunia yang sebenarnya, banyak orang akan tergoda dengan tipu muslihat syetan, baik harta, wanita, dunia dan seisinya ini adalah godaan bagi manusia. Hanya saja jika kembali kita analogikan maka keteguhan hati seorang dalam dunia yang sebenarnya, tidak lain adalah setiap tindak tanduk perbuatan diperlukan refleksi, refleksi adalah olah fikir yang ada, dan diperlukan filsafat yang multidimensi, dimensi tertinggi adalah spiritualitas yabg tinggi.

    ReplyDelete
  17. RAHMANITA SYAHDAN
    16709251013
    PPs Pmat A 2016

    Bismillahirrahmanirrahim
    Salah satu metode penyucian hati dan perlindungan diri adalah sholat. Khomeini memaknai sholat sebagai mi’raj-nya para ahli makrifat serta para pemilik kalbu shalat. Dan setiap salik yang menuju kepada-Nya (ilallah) meng-khususkan shalat untuk dirinya guna menggapai ketinggian maqamnya. Sebagaimana yang dituliskan oleh beberapa murid-muridnya, bahwa Imam Khomeini adalah orang yang sangat memperhatikan shalat, sehingga selalu mengambil waktu yang paling tama yaitu awal waktu. Sebagaimana yang disebutkan dalam Alqur’an bahwa sesungguhnya shalat akan mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Maka apabila seseorang sudah terhindar dari perbuatan keji dan mungkar dengan sendirinya jiwanya akan suci.

    ReplyDelete
  18. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    Syaitan tidak dapat menggoda manusia ketika manusia telah menggunakan akalnya dengan tujuan yang baik. Akal dapat berfungsi untuk bagaimana kita menentukan apa yang dapat kita lakukan dan apa yang tidak boleh kita lakukan, sedangkan syaitan selalu berusaha menggodda kita agar terjerumus kedalam kegelapan dimana kegelapan tersebut akan menjerumuskan kita ke neraka dan neraka adalah tempatnya para syaitan. sehingga ketika dalam menggunakan akal hendaknya manusia juga harus di ikuti dengan ilmu-ilmu agamanya agar semua yang terjadi kedepannya kita tetap berada di jalan kebenaran yaitu jalan di mana perintah ALLAH SWT kita lakukan dan menghindari semua laranganNYA

    ReplyDelete
  19. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016
    Muhamaad Arfan Sepriawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Dialog imajiner dalam posisi seorang ahli ini adalah mempunyai konsistensi yang luar biasa, keteguhan hati yabg luar biasa. jika di analogikan mungkin dia adalah seorang yang berkarakter tinggi, karena tahan dengan godaan syetan yang berderatan banyaknya
    matematika itu momok atau setan dalam setiap jenjang sekolah. Padahal, berdasarkan elegi yang diuraikan bahkan kemomokan dalam matematika bisa menghadapi setan. Hal ini mengajarkan bahwa matematika itu tidak bersifat formal jika kita bisa menggali aplikasi dari matematika dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  20. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    ketika seorang merasa memiliki ilmu yang hebat maka ia akan merasa semakin percaya dan terlalu mengandalkan dirinya sendiri, Syaitan mempermainkan pikiran dan perasaan matematikawan agar ia sombong atas segala ilmu yang ia punya. Syaitan menjerumuskan matematikawan dengan mempertanyakan makna doa dan tidak berdoa. Dengan mengandalkan akalnya, sang matematikawan tidak dapat menemukan perbedaan antara orang yang berdoa dan orang yang tidak berdoa.

    ReplyDelete
  21. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Elegi ini menjelaskan bahwa selama kita mencari ilmu di dunia ini akan selalu ada syetan yang selalu berusaha untuk menggoda agar kita merasa jenuh dan bosan dalam mencari ilmu. Hal penting yang harus saya lakukan adalah selau fokus dan mempunyai komitmen agar tidak jenuh dalam mencari ilmu yang baru. Karena dengan begitu, maka syetan bisa saja berhenti untuk menggoda kita.

    ReplyDelete
  22. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Dalam posting Bapak tentang Elegi bagaimana matematikawan dapat mengusir syaitan di tahun sebelumnya juga sama. Bahwa ilmu yang kita punya dapat digunakan dengan baik bila kita mempelajarinya dengan baik. Orang yang berilmu akan sulit digoda oleh syaitan, ilmu disini termasuk ilmu duniawi dan ilmu dalam ranah spiritual. Elegi ini memperlihatkan keteguhan hati seorang matematikawan yang digoda oleh syaitan. Sehingga syaitan sendiri juga kesal. Inilah mengapa jika segala sesuatu untuk mecari ridha Allah SWT. Maka banyak manfaatnya.

    ReplyDelete
  23. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    untuk terhindar dari godaan setan yang terkutuk, kita harus bisa melakukan sesuatu dengan ikhlas, apapu background elilmuan kita, baik matematika, fisika, kimia, biologi, satra, teknik kimia, teknik sistem perkapalan, desain prodeuk, ilmu agama, ilmu tarbiyah dst apapun background keilmuan kita memiliki misteri untu membuktikan adanya existensi jalaliyah Allah. sehingga dengan niat ikhlas dan niat untuk mahabbatullah insyaallah apapn backgroun keilmuan kita termasuk matemmtika didalamnya akan membawa kita untuk mahabbatullah dan jauh dari godaan setan yang, selain itu disempurnakan denagn syahadat, soalt puasa zakat dan naik haji jika mampu serta melaksanakan apa yang diperintahkn dan menjauhi segala pa yang dilarang oelh Nya.

    ReplyDelete
  24. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    dalam elegi ini diceritakan mengenai percakapan matematikawan dan syaitan yang ternyata tidak pernah berhasil menggoda matematikawan ang benar-benar menggunakan akalnya dengan baik. artinya adalah jika kita bisa menggunakan akal kita dengan sebaik-baiknya dan sebijak-bijaknya maka kita akan terlepas dari godaan syaitan dan semakin dekat dengan tuhan.

    ReplyDelete
  25. Kumala Kusuma Putri
    13301241020
    Pendidikan Matematika I 2013

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Isn't it wonderful? Yes, this elegy is really wonderful. I am really impressed with this elegy. What I got from this elegy is knowledge without religion is nothing and religion without knowledge is also nothing. In my opinion, there are many people said that mathematics is really complicated subject. Mathematics or mathematicians can make devil confuse and give up. If we learn mathematics happily, we will know that mathematics is really enjoyable subject, not complicated subject. We will know everything about mathematics. Then, we can finish all of mathematics challenge. Just think like that in life. We can finish all of life problem, if we learn it. Don't be angry with life problem. Just think it as challenge that must be finished like mathematics problem. Finish it with enjoyable! I think that is enough. Thank you.

    Wassalamualaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  26. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Subhanallah ternyata matematika dapat menambah iman dan ketaqwaan kita kepada AllahSWT. Kita dapat membawa matematika ke dalam ranah yang lebih spiritual ternyata. Terdapat banyak rahasia-rahasia Allah bila kita mengkajinya di dalam matematika, contoh nya seperti keikhlasan, di analogikan dengan Angka nol. Subhanallah. Jadi mari kita lebih mengasah kemampuan-kemampuan matematika kita karena sesungguhnya di dalam matematika itu terdapat banyak rahasia-rahasia Allah yang lainnya yang dapat menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  27. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016


    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Betapa syaiton itu akan terus mengganggu kita hingga akhir hayat, namun ingatlah dalam setiap ikhtiar kita utamanya dalam menuntut ilmu, harus dibarengi dengan mendekatkan diri kepadanya dengan ikhlas. Karena bagaimana pun syaiton berusaha mengangu kita, ia tidak akan berhasil jika kita memiliki rasa ikhlas dalam melakukan sesuatu.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  28. Bayu Adhiwibowo
    16709251014/S2 Pend. Matematika
    Berdasarkan elegi di atas tampak terlihat jelas bahwa matematikawan sangatlah berkonsentrasi tinggi dalam berpikir secara rasional. Hal ini sangat tidak disukai oleh setan. Hal ini karena setan akan susah masuk ke dalam hati dan pikiran manusia ketika manusia tersebut dalam proses berpikir dengan rasional. Oleh karena itu kita haruslah berpikir secara rasional dan senantiasa mendekatkan diri pada Allah SWT supaya terhindar dari godaan setan.

    ReplyDelete
  29. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Jika kita memiliki dasar hati yang kuat dan pikiran yang jernih maka kita tidak mudah terpengaruh terhadap tipu daya syaitan. Namun kita tetap terus waspada dengan cara tingkatkan amal ibadah kita karena syaitan tidak akan pernah menyerah dan tidak akan pernah tinggal diam untuk menyesatkan anak adam kemudian membawa mereka ke dalam neraka. Hal tersebut merupakan janji syaitan hingga hari kiamat.

    ReplyDelete
  30. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Ketika saya membaca judul elegi ini saya sangat tertarik. Dan ternyata benar, isinya pun sangat menarik. Saya membaca elegi ini dan saya membayangkan bahwa saya berbicara dengan syaitan itu, haha.. Banyak sekali nilai religi yang dapat ditemukan jika kita mau menganalisis matematika.

    ReplyDelete
  31. Kartika Nur Oktaviani
    16709251032
    Pendidikan Matematika S2 UNY kelas B

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Saya sungguh merasa beruntung dapat diberi kesempatan untuk mempelajari matematika dan mengenyam pendidikan lebih tinggi di kawah candradimuka. Karena matematika dapat menolong saya di saat-saat saya tersudut dan sulit. Matematika yang selama ini saya banggakan karena ilmu yang misterius di dalamnya ternyata juga mampu untuk menolong kita untuk lebih dekat kepada Allah. Matematika adalah satu dari sekian banyak ilmu Allah yang bernilai estetika yang tinggi dengan lekuk-lekuk pembuktian suatu teorema atau lemma. Kata-kata pun harus dipilih dengan teliti. Di dalam matematika, walaupun ada nilai pendekatan, tapi seangka pun kita tidak boleh salah menghitung pendekatannya karena akan tidak akurat. Matematika banyak menolong hidup manusia meski selama ini banyak yang tidak menyukai. Nyatanya, dia juga lebih meningkatkan taraf spiritual kita.
    Wassalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  32. Asma' Khiyarunnisa'
    16709251036
    PPs PM B 2016

    Berdasarkan elegi di atas, matematika bukanlah sekedar ilmu menghitung, tetapi matematika mempunyai makna dan arti yang lebih luas. Ketika seseorang bermatematika telah dilandasi oleh ilmu agama yang kuat maka matematika akan menjadi semakin bermanfaat. Maka hendaklah setiap ilmu yang kita miliki itu diiringi dengan agama dan hati yang bersih-ikhlas. Ilmu tanpa agama adalah bagai orang yang buta, tidak tahu kemana akan memanfaatkan ilmu yang dimiliki. Sedangkan agama tanpa ilmu adalah lumpuh, tidak dapat kemana-mana hanya diam di tempat.

    ReplyDelete
  33. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Saya menyukai jawaban matematikawan ketika syaitan bertanya mengenai jumlah dosa, bahwa apabila dimisalkan jumlah dosa matematikawan adalah x maka matematikawan akan memohon ampunan Tuhan hingga tak berhingga jumlahnya sehingga berapapun besar nilai x dibagi tak hingga maka hasilnya nol. Oleh karena itu kita harus selalu memohon ampunan kepada Allah akan dosa-dosa yang sering kita lakukan, semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita.

    ReplyDelete
  34. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Elegi mengenai Bagaimana Matematikawan Mengusir Setan di atas sangat menarik, ternyata matematika dapat digunakan untuk melihat godaan-godaan syaitan dari sisi matematika yang justru membuat setan pergi meninggalkan matematikawan. Elegi tersebut mengajarkan kepada kita bahwa janganlah kita mudah terpengaruh oleh godaan syaitan, berpikirlah secara kritis untuk segala hal termasuk godaan dari syaitan misalkan kita diganggu dengan suara atau wujud yang aneh, maka kita tidak perlu takut.

    ReplyDelete
  35. Naja Nusaibah
    13301241042
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Percakapan diatas antara matematikawam dan syaithan dapat diartikan ke dalam beberapa makna.
    Yang pertama bahwa kita sebagai manusia tidak perlu takut kepada syaithan. Yang perlu kita lakukan adalah menguatkan iman dan mendekat pada Ilahi sehingga tidak dapat di kalahkan oleh syaithan.
    Yang kedua bahwa matematika mampu menjawab berbagai gejala atau kejadian yang di alami oleh manusia. Karena matematika itu realistis dan aplikatif.
    Yang ketiga manusia di anugerahi pikiran agar manusia dapat berpikir kreatif ketika menghadapi musuh. Bagaimana harus mengalahkan musuh dengan cara yang baik.

    ReplyDelete
  36. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    S2 PEP B 2016

    Setan akan terus menggoda manusia hingga akhir jaman. Godaannya pun bisa dalam berbagai bentuk dan targetnya pun bisa siapa saja, termasuk seorang matematikawan. Setan akan mengingatkan manusia dengan dosa-dosanya agar manusia tetap melakukannya. Untuk itu, manusia memang harus peduli dengan perilakunya agar tidak melakukan dosa. Berdasarkan elegi di atas juga menggambarkan seorang matematikawa yang sedang serius bermatematika sambil terus memanjatkan doa kepada TuhanNya, maka setan akan pergi menjauhi matematikawan tersebut.

    ReplyDelete
  37. Ilmu apapun yang kita miliki dan pelajari dapat kita jadikan sarana untuk semakin mendekatkan diri kita kepada Allah SWT selama kita menggunakannya dengan penuh keikhlasan dan ketundukaan kepada ALLah SWT. Namun bisa juga sebaliknya, ilmu itu justru menajuhkan diri kita dari Allah SWT saat kita sombong dan melupakan hakikat bahwa segala sesuatu di dunia ini atas kuasa Allah. Kita dapat menggunakan ilmu apapun untuk menghindari godaan syaitan dan mengusirnya jika kita tidak lupa bahwa tujuan penciptaaan kita adalah untuk beribadah dan menyembah Allah, tak terkecuali ilmu matematika.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete

  38. Annisa Eprila Fauziah
    16709251040
    PPs P.Mat B 2016

    Matematikawan pada elegi di atas adalah matematikawan yang cerdas dan taat kepada Allah, karena dapat menghubungkan antara matematika dengan kejahatan syaitan yang sering sekali menggodanya ketika sedang melakukan kebaikan. Saking terganggunya, syaitan pun kesal dan jengkel karena matematikawan sibuk berpikir matematika dengan mengingat Allah, padahal syaitan ingin menggodanya.

    ReplyDelete
  39. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Teguh atas segala yang kita lakukan dengan berpedoman pada petunjuk Tuhan maka akan membantu manusia tersesat atau tergoda akan bisikan Syaitan. Demikian halnya sebagai matematikawan, hanya perlu teguh dalam menemukan aturan, konsep, teorema atau pengetahuan didalam matematika itu sendiri. Namun, ketika manusia terlalu berlebihan menilai atau memandang esesnsi matematika, syaitan pun akan menggoda manusia. Sesungguhnya mencari ilmu perlu diimbangi pula dengan mencari pengisi hati agar manusia tidak dekat dengan godaan syaitan.

    ReplyDelete
  40. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Segala yang kita miliki hakikatnya merupakan titipan Allah, termasuk ilmu yang kita miliki. Dalam menuntut ilmu jangan sampai membuat kita melupakan Allah SWT, apalagi hingga menyekutukanNya. Ilmu sejatinya membuat kita bertambah kuat dimensi keimanan kita, tidak malah sebaliknya, yaitu memperlemah keimanan kita. Sesungguhnya kita menguasai ilmu tak lain dan tak bukan adalah karena kehendak Allah. Jika Allah SWT tak menghendaki kita tahu, maka kita takkan pernah tahu tentang ilmu itu. Maka tempatkan selalu Allah SWT dalam hati kita, sehingga kita tak mudah tergoda tipu muslihat syaitan. Perbanyaklah doa agar selalu dalam lindungan Allah dan terhindar dari tipu daya syaitan.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id