Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 42: Mengubah Mitos menjadi Logos




Elegi singkat ini saya buat sebagai jawaban atas pertanyaan Sdri Ninda Argafani tentang bagaimana mengubah Mitos menjadi Logos. 


Oleh Marsigit

Ego dan Determinist bisa menyebabkan kita menjadi Berhenti.

Berhenti berarti Mitos.

Mitos berarti Sombong.

Sombong berarti Syaitan.

Jadi Ego dan Diterminist sangat berpotensial untuk menjadi makanan dan kendaraan para Syaitan. Naudzubilah mindzalik.

Maka untuk mengubah Mitos menuju Logos, salah satu caranya adalah meluruhkan Ego dan Determinist kita, seraya tawakal kepada Allah SWT.

Ego dan Determinist ku tidak berdaya menghadapi fenomena Politik berlevel Nasional misalnya kasus Korupsi.

Apa pula yang bisa aku perbuat menghadapi para Koruptor Nasional.

Ternyata Ego dan Deterministku tidak mampu berbuat apa-apa menghadapi Koruptor Besar. Lalu apa pula yang bisa Aku sombongkan?

Padahal Ego dan Determinist berelasi dengan yang ada dan yang mungkin ada yang berdimensi Ruang dan Waktu.

Namun Hatiku mengatakan bahwa setiap yang ada dan yang mungkin ada yang aku hadapi ternyata adalah Rakhmat bagi diriku.

Hanya Logoslah yang mampu mengubah Bencana menjadi Rakhmat.

LogosKu aku peroleh dengan cara meluruhkan EgoKu dan DeterminisKu.

LogosKu lah yang akan menuntun aku untuk Sopan dan Santun terhadap Ruang dan Waktu.

Tetapi jika aku masih mengatakan Ku pada LogosKu, maka Ego serta merta bangkit kembali dan berubah wujud menjadi Kesombongan.

Aku menemukan bahwa setiap Kesombongan itu akan terlempar dan tercampakkan ke dalam panasnya Api Neraka.

Sombong adalah perbuatan Syaitan yaitu perbuatan dosa pertama dan terberat.

Aku menemukan bahwa Kesombongan itu telah, sedang dan akan membakar habis segala amal kebaikan; merubah segala kebaikan menjadi keburukan. Naudzubilah mindzalik.

Hanya pertolongan Allah SWT lah yang mampu menghilangkan Kesombongan umat dan para makhluk.

Hanya Rakhmat dan Hidayah Nya lah yang mampu menghilangkan ke AKU an ku.

Hanya dengan pertolongan Allah SWT sajalah aku mampu menghilangkan keSombonganku.

Aku menemukan bahwa ternyata setinggi-tinggi Logos adalah Logos Absolut yaitu Ilmu Allah SWT.

Dengan Ilmu Allah SWT itulah harapannya kita bisa menghadapi segala persoalan Dunia dan Akhirat.

Maka teguhkanlah Hatimu, dan tetapkanlah Hatimu sebagai komandanmu agar senantiasa engkau mendapatkan Rakhmat, Hidayah dan Keselamatan Dunia dan Akhirat. Amin.

Wss Wr Wb

59 comments:

  1. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Mitos yang kita miliki adalah sifat keAKUan dalam diri. Mitos tersebut dapat kita hilangkan dengan membuat logos. Elegi ini mengatakan bahwa "Maka untuk mengubah Mitos menuju Logos, salah satu caranya adalah meluruhkan Ego dan Determinist kita, seraya tawakal kepada Allah SWT". Menurut saya secara global dapat dikatakan bahwa untuk mengubah mitos menjadi logos, caranya adalah meluruhkan semua penyakit hati (membersihkan hati) seraya tawakal kepada Allah. Karena penyakit hati adalah jalan masuknya setan ke dalam diri, dan setan adalah mitos. Maka sudah seharusnya sebagai manusia harus berusaha menyingkirkan segala penyakit hati yang ada.Kenalilah diri dengan sebaik-baiknya, kenalilah ilmu yang dimiliki, kembalilah kepada Sang Pencipta. Bahwa segala sesuatu hanya milikNya. Kita tidak dapat menyombongkan apapun karena yang kita miliki tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan milikNya.

    ReplyDelete
  2. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Ilmu yang dimiliki seseorang akan sangat berguna dan bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat, asalkan ilmu yang dimiliki terbebas dari sifat kesombongan karena kejatuhan dari seorang yang berilmu adalah kesombongan akan kehebatannya (keakuan), kiranya semakin tinggi ilmu seseorang akan berbanding lurus dengan hubungannya dengan Tuhan karena setinggi-tinginya ilmu pengetahuan adalah ilmu pengetahuan absolut milik Tuhan, Ilmu yang mampu menjawab setiap persoalan di dunia dan akhirat.Kiranya kita tidak hanya terfokus pada mencari ilmu di dunia tapi juga mencari ilmu pengetahuan dari Tuhan yaitu dengan memperbanyak doa dan ibadah guna memperoleh keselamatan dunia dan akhirat.

    ReplyDelete
  3. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Ego dan Determinist bisa menyebabkan kita menjadi Berhenti. Hanya Logoslah yang mampu mengubah Bencana menjadi Rakhmat. LogosKu aku peroleh dengan cara meluruhkan EgoKu dan DeterminisKu. LogosKu lah yang akan menuntun aku untuk Sopan dan Santun terhadap Ruang dan Waktu. Sombong adalah perbuatan Syaitan yaitu perbuatan dosa pertama dan terberat. Hanya pertolongan Allah SWT lah yang mampu menghilangkan Kesombongan umat dan para makhluk. Hanya Rakhmat dan Hidayah Nya lah yang mampu menghilangkan ke AKU an ku. Hanya dengan pertolongan Allah SWT sajalah aku mampu menghilangkan keSombonganku. Aku menemukan bahwa ternyata setinggi-tinggi Logos adalah Logos Absolut yaitu Ilmu Allah SWT. Dengan Ilmu Allah SWT itulah harapannya kita bisa menghadapi segala persoalan Dunia dan Akhirat.

    ReplyDelete
  4. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Segala sesuatu yang ada di dunia ini merupakan ciptaan Allah SWT. Jika mitos dalam diri manusia yang berupa sifat egois dan penyakit hati yang lainnya akan menjadikan dia berhenti untuk mencari kebenaran yang hakiki dan terus merongrong sisi negatif kehidupan. Dalam mencapai suatu logos atau merubah mitos menjadi logos dapat ditempuh melalui ritual ikhlas yang dapat meluruhkan segala penyakit hati yang ada di dalam diri. Akan tetapi jika manusia merasa bahwa dirinya benar-benar ikhlas dalam pernyataan maka dia juga terjebak dalam logosnya. Seperti elegi Prof. Marsigit bahwa logos absolut hanyalah milik Allah SWT. Tak ada yang mampu dapat menandinginya, tugas kita kita adalah menjaga logos kita agar tidak keluar dari kebaikan dan terjebak pada mitos yang berkembang.

    ReplyDelete
  5. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Dari elegi ini dan beberapa elegi sebelumnya, berulang kali kita dihimbau untuk mencari ilmu pengetahuan tanpa henti. Karena ketika kita berhenti, di situlah letak mitos, disanalah letak kesombongan, dan disanalah akhirnya letak syaitan yang menggoda kita masuk ke dalam api neraka. Astaghfirullah...
    Janganlah kita menjadi manusia seperti itu. Marilah kita mencari ilmu Allah SWT dan tanpa berhenti. Terus dan terus belajar hingga ke liang lahat karena banyak sekali yang harus dipelajari. setinggi-tinggi Logos adalah Logos Absolut yaitu Ilmu Allah SWT.

    ReplyDelete
  6. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Salah satu mitos yang seringkali menghampiri seseorang adalah kesombongan. Kesombongan ini sangat berbahaya dapat menyebabkan seseorang lupa dengan keterbatasannya sebagai manusia. Mengubah mitos menjadi logos dapat diartikan sebagai menghilangkan ego dan determinist, karena itulah yang menimbulkan kesombongan. Namun, bila kita merasa telah menggapai logos atau masih memiliki keakuan, maka sebenarnya kita juga telah terjebak oleh mitos. Oleh karena itu, usaha untuk mengubah mitos menjadi logos harus dilakukan secara terus menerus seraya memohon petunjuk dari Allah SWT dan menyerahkan segala ketentuan kepada-Nya.

    ReplyDelete
  7. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Untuk mengubah Mitos menuju Logos, salah satu caranya adalah meluruhkan Ego dan Determinist yang ada pada diri kita, seraya mendekatkan diri dan bertawakal kepada Allah SWT. Jadi, kita harus tetap bergerak, menuntut ilmu dengan keikhlasan untuk mengubah mitos menjadi logos. Setinggi-tinggi logos adalah logos absolut, yaitu ilmu Allah, dengan ilmu Allah lah kita dapat menghadapi segala persoalan dunia dan akhirat.

    ReplyDelete
  8. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP/B
    Is it possible to leave out our ego and determinism? can every body easily be free of arrogance? as it is said in the elegi, the science, ilmu or knowledge or logos can be reached even though we are sure that the absolute logos or ilmu is pertaining to God. here there is some thing which is really important; our ego and determinism can cause us to stop moving ahead, this action of stopping is completely mithys, the latter is errogance. this means that when errogance prevails in our lives,stan gets a very wide gate to enter our heart and mind as well.

    ReplyDelete
  9. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Ego dan Determinist bisa menyebabkan kita menjadi berhenti. Berhenti berarti mitos, sombong dan syaitan. Hanya logos yang tidak disertai kesombongan dan dipadukan dengan nilai spirituallah yang dapat memperbaikinya. Maka marilah kita terus mencari ilmu yang positif sebanyak-banyaknya di segala bidang sebagai bekal kehidupan agar tidak termakan mitos sekaligus bekal di akhirat kelak ketika menghadap Sang Pencipta.

    ReplyDelete
  10. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B (Angkatan 2016)

    Yang menarik dari elegi ini adalah pernyataan bagawat bahwa sesungguhnya separuh dari ilmu kita adalah mitos. Karena kebanyakan manusia melkan aktivitas bukan karena PAHAM melainkan karena YAKIN. Padhal keyakinan, sangat terhimpit kaitannya dengan kesalahan, terutama salah tafsir.
    Maka dalam memahami segala sesuatu, yang terpenting adalah kita berikhtiar. Ikhtiar memahami ilmunya, dan selalu bergantung kepada Yang Maha Memiliki, Allah swt.

    ReplyDelete
  11. SHALEH
    PEP 2016 KELAS A
    16701361010

    Allah telah mengingatkan hambanya dengan berbagai beringatan, baik itu tersirat maupun tersirat. Salah satu yang tersurat disebut dalam Surat Luqman ayat 18, yang berbunyi "janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan sombong".
    Dalam pembahasan ini, sombong dapat menghalagi ikhtiar untuk mengubah mitos menjadi logos, jadi meluruhkan ego untuk menimba dan mengembangkan ilmu menjadi kebutuhan.

    ReplyDelete
  12. RAHMANITA SYAHDAN
    16709251013
    PPs Pmat A 2016

    Bismillahirrahmanirrahim
    Roh manusia yang tidak terbatas tidak akan kenyang dengan ilmu awwaliyah (dasar) manusia, hanya ilmu asyiqi (pencinta) yang dapat memberikan kelezatan hidup kepada manusia. Jika anda mencari ilmu syiqi, camkan pada diri anda bahwa kitab pertama ilmu itu ialah ‘terbakar’!
    Hanya dalam gelombang musibah Allah Swt akan menunjukkan wajah-Nya kepada anda. Dengan penunjukkan wajah-Nya ini maka seluruh keletihan akan lenyap dari diri seorang salik.

    ReplyDelete
  13. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    Kesombongan adalah sebuah perbuatan yang menjadikan kita sebagai manusia mengingkari hal-hal yang telah digariskan oleh ALLAH kepada kita sehingga dengan kesombongan yang ada dalam pemikiran kita menyebabkan terhentinya proses berpikir untuk mencari dan mencari ilmu yang lebih banyak di bandingkan dengan saat ini. dengan berhentinya itu maka sebenar-benarnya kita telah mati dan telah di kuasai oleh syaitan. maka cara untuk menghilangkan kesombongan itu adalah dengan meminta pertolongan ALLAH SWT dengan memohon rahmat dan hidayahnya untuk menghilangkan ke Akuan dalam diri setiap manusia.

    ReplyDelete
  14. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Mengubah mitos menjadi logos, adalah meluruhkan semua penyakit hati membersihkan hati seraya tawakal kepada Allah. Karena penyakit hati adalah jalan masuknya setan ke dalam diri, dan setan adalah mitos. Maka sudah seharusnya sebagai manusia harus berusaha menyingkirkan segala penyakit hati yang ada.Jadi, kita harus tetap bergerak, menuntut ilmu dengan keikhlasan untuk mengubah mitos menjadi logos.

    ReplyDelete
  15. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Mengubah mitos menjadi logos dapat diartikan sebagai menghilangkan ego dan determinist, karena itulah yang menimbulkan kesombongan. Namun, bila kita merasa telah menggapai logos atau masih memiliki keakuan, maka sebenarnya kita juga telah terjebak oleh mitos.Ego dan Determinist bisa menyebabkan kita menjadi berhenti. Berhenti berarti mitos, sombong dan syaitan. Hanya logos yang tidak disertai kesombongan dan dipadukan dengan nilai spirituallah yang dapat memperbaikinya.

    ReplyDelete
  16. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Segala sumber ilmu datangnya dari Allah. Manusia hanya diberikan amanat dari ilmu Allah untuk dimanfaatkan sebaik baiknya. Semakin kita dekat dengan Allah, maka kita akan terus mencari cara bagaimana cara mendekatkan diri, sehingga kita akan menemukan hakekat hidup. Al-Quran terdapat ilmu dari semua ilmu. Untuk itu setinggi – tingginya kita mencari logos atau ilmu,tetaplah berpedoman pada Al-Quran. Karena pada dasarnya setinggi-tingginya ilmu itu adalah ilmu Allah SWT.

    ReplyDelete
  17. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    ego dan determin (marah) meneybekn pada ertutupnya hati, tertutupnya hati menyebabkan sesorang behenti menydri kekurangan, orang yneg berhneti menyadari kekrangan akan berhenti untuk berfikir, orang yang berhneti berfikir akn muncul mitos pada dirinya, mito yang ada pada rinya kan berwujud menjadi saitahn bagi dirinya, karena dengan mitos seoeroang akan menjadi malas beiadah, malas belajar, malas bersiatrahim, maals memaafkan, dan malas-amalas dalam berfikir dan bertindak.

    ReplyDelete
  18. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    dari elegi ini dapat disimpulkan bahwa mengubah mitos menjai logos adalah pertama-tama dengan menghilangkan ego kita yang menyebabkan kita berhenti, dimana berhenti itu merupakan kesombongan da kesombongan itu adalah syaitan. selain itu kita juga hrus menjauhkan diri kita dari kesombongan.

    ReplyDelete
  19. Mohon bertanya Bapak Prof. Marsigit. Apabila seseorang sampai pada batas usia tertentu, ia tidak ingin apa-apa lagi selain hidup tenang dan damai di akhir hayatnya, menginginkan sebuah kenyamanan, kedamaian untuk menuju sang Ilahi, apakah ia telah menjadi mitos ataukah logos?, karena pada usia tertentu yang ada hanya keinginan kehidupan yang damai... untuk menuju Rabb nya..
    Terimakasih sebelumnya Bapak..

    Nur Tjahjono Suharto
    PEP S3 (A)
    16701261007

    ReplyDelete
  20. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Elegi diatas kembali mengingatkan kita untuk mengusir jauh sifat kesombongan dari diri kita. Agar mitos bisa berubah menjadi logos, kita harus menghilangkan sumber kesombongan, yakni ego dan determinis seraya berserah kepada-Nya.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  21. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Sesungguhnya perbuatan sombong merupakan suatu dosa yang sangat besar, karena kesombongan yang hanya patut dimiliki oleh Allah SWT. Kesombonganlah yang menyebabkan syaiton dan iblis terlempar dari surga Allah SWT, dikarenakan kesombongannya yang tidak mau bersujud di depan nabi Adam A.S. Oleh karena itu segala sesuatu yang telah diperoleh janganlah selalu mengatakan bahwa itu karena AKU hebat, AKU pintar, AKU superior, dsb. Kita juga harus ingat bahwa daun yang jatuh dari tangkainya pun itu atas kehendak Allah SWT. Sehingga segala kesuksesan yang telah diraih juga merupakan atas campur tangan Allah SWT di dalamnya.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  22. Bayu Adhiwibowo
    16709251014 / S2 Pend. Matematika
    Mitos akan berubah menjadi logos ketika keAKUan dan DETERMINISME hilang dari diri kita. keAKUan dan DETERMINISME bisa kita hilangkan dengan senantiasa berdoa dan beribadah kepada Allah dan memohon ampunan atas segala dosa yang telah kita perbuat. Kita juga tidak boleh sombong, karena dalam diri kita tidak ada hal yang bisa disombongkan sama sekali, kita hanya sebagian kecil dari Allah SWT.

    ReplyDelete
  23. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Kesombongan merupakan penyakit yang dapat membinasakan pemiliknya. Sebagaimana dajal yang berlaku sombong tidak mau sujud kepada Nabi Adam as. Padahal itu merupakan perintah dari Allah. Karena dia merasa lebih baik daripada Nabi Adam as, karena dia terbuat dari api sedangkan Adam dari tanah. Maka tawadhu lah, selalu merasa orang lain lebih baik dari kita. Ketika melihat yang muda, maka anggaplah dia sedikit melakukan dosa, kita banyak. Ketika melihat yang lebih tua, maka anggaplah amal dia lebih banyak, kita sedikit.

    ReplyDelete
  24. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Sombong adalah perbuatan dosa pertama dan terberat. Seseorang yang sudah merasa banyak memiliki ilmu berarti orang tersebut telah berbuat sombong. Sombong ini akan dapat menjerumuskan kita ke dalam api neraka. karena sombong dapat membakar habis semua amal kebaikan kita, bahkan sombong digunakan oleh syaitan untuk menggoda kita melakukan hal yang menyimpang dari ajaran agama, misalnya tidak mau menyembah dan beribadah kepada Allah karena merasa telah memiliki banyak ilmu, kekayaan, kekuasaan. Padahal sesungguhnya kita tidak berdaya, kesempurnaan hanya milik Allah SWT.

    ReplyDelete
  25. KASYIFATUN AENI
    13301241055
    PMA 13

    Tidak ada hal lain yang dapat katakan setelah membaca elegi di atas, selain doa. Semoga Alloh senantiasa memberikan pertolongan, rahmat, dan hidayahNya kepada kita, melindungi diri kita dari sekecil-kecilnya kesombongan, serta meneguhkan hati kita untuk tetap berada di jalanNya. Aamiin

    ReplyDelete
  26. SUPIANTO
    16701261001
    S3 PEP KELAS A 2016

    Iblis terlempar dari dalam surga karena menuruti kehendak ego yang berujung pada kutukan abadi. ego adalah simbol dari kesombongan, dan kesombongan sedemikian halusnya merasuk ke dalam hati dan pikiran manusia sehiingga terkadang kita tidak sadar untuk membedakannya, tak memandang kelas, status, dan jenis kelamin. ego merusak dan menghancurkan manusia.

    ReplyDelete
  27. SUPIANTO
    16701261001
    S3 PEP KELAS A 2016

    Ego dan kesombongan disimbolkan dalam kata AKU. seseorang yang selalu mengedepankan keAKUannya secara tidak sadar telah dirasuki kesombombongan dan ego yang menghancurkan itu. Seorang ilmuan yang merasa paling benar dan memandang ilmuan lain salah, lalu berkata bahwa "aku yang paling..." merupakan bentuk dari kesombongan. seorang hartawan yang membagikan harta-hartanya untuk orang lain lalu berkata "aku yang paling..." juga meruakan bentuk kesombongan. seorang politikus yang selalu berbicara demi kepentingan rakyat lalu berkata "aku yang paling...." juga adalah bentuk kesombongan. tidak ada kesombongan yang mendatangkan kebaikan, semua selalu berakhir dengan kehancuran, dan sejarah selalu membuktikan itu.

    ReplyDelete
  28. Kartika Nur Oktaviani
    16709251032
    Pendidikan Matematika S2 UNY kelas B

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Di atas langit masih ada langit. Di atas sesuatu selalu ada sesuatu yang lain. Begitu seterusnya hingga menuju Di Atas Yang Absolut dan kita tidak pernah tahu antara yang di atas di atas tadi berapa dimensi dan berapa kali kita harus melewati 'di atas'. Untuk itu perlulah manusia selalu bisa merasa tapi jangan merasa bisa. Adalah suatu kalimat sederhana yang mengandung arti sangat bagus.
    Kita di dunia ini sebenarnya tidak memiliki apa-apa karena semua hanya dititipkan. Jadi apa yang harus disombongkan.
    Wassalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  29. Asma' Khiyarunnisa'
    16709251036
    PPs PM B 2016

    Salah satu makanan syaitan yang berpotensial untuk membuat manusia tergoda adalah ego dan determinist. Untuk mengubah mitos menajdi logs maka kita harus meluruhkan ego dan determinist kita disertai dengan tawakal kepada Allah. Ego dan determinist menyebabkan kesombongan, dan hanya dengan pertolongan Allah lah yang dpaat menghilangkan kesombongan. Maka mari kita teguhkan hati, dan menjadikan hati sebagai komandan atas setiap perbuatan kita.

    ReplyDelete
  30. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Seperti yang dikemukakan pada elegi ini bahwa MITOS = BERHENTI. Entah berhenti dalam menggunakan logika, nalar atau rasio kita. Atau bahkan berhenti untuk mencari ilmu baik Dunia dan Akhirat. Kalau di masyarakat awam, mitos berhubungan cerita yang sudah terjadi di masyarakat yang didasarkan pada pengetahuan atau kejadian orang jaman dulu. Apabila kita berhenti berpikir dan mempercayai mitos itu maka masyarakat akan terkungkung dalam mitos. Sehingga tugas kita sebagai orang yang berilmu dan masih terus mencari ilmu untuk menghapuskan fenomena mitos pada masyarakat dan mengajak mereka menjadi logos.

    ReplyDelete
  31. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Memang benar yang dikatakan pada elegi ini bahwa MITOS karena sifat SOMBONG. Seolah-olah kita merasa paling berilmu dan berhenti untuk mencari ilmunya Allah yang sangat luas. Selain mencari ilmu, sebenarnya kita juga bisa membagi ilmu kepada yang mengalami MITOS agar bersama-sama dengan kita menggapai LOGOS. Tidak akan kurang suatu ilmu apabila dimanfaatkan dan diajarkan kepada orang lain. Bahkan ilmu yang bermanfaat merupakan salah satu amal jariyah apabila kita meninggal dunia. Karena ilmu itu akan disebarluaskan dan membawa kebermanfaatan yang baik bagi sesama.

    ReplyDelete
  32. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Akan tetapi dalam membagikan ilmu kita, tak boleh ada rasa kesombongan dan ingatlah kita hanya media dalam penyebaran ilmu Allah. Tugas kita selain membagikan ilmu tetapi juga mencari ilmu. Dan melakukan Logos apakah ilmu yang ada saat ini sudah semestinya atau malah menyesatkan?. Sumber pengetahuan bagi kita, terutama muslim, adalah Alquran dan Hadits.

    ReplyDelete
  33. Elegi mengubah mitos menjadi logos dapat dilakukan dengan meredam seluruh ego dan keakuan yang kita miliki dengan bertawakal kepada Allah SWT. Ego dan determinist bisa menyebabkan kita berhenti, sementara berhenti adalah mitos, dan mitos berarti sombong. Maka gunakanlah logos-logos yang kita miliki untuk memaknai semua yang ada dan mungkin ada dalam dimensi ruang dan waktu, sehingga kita mendapatkan logos yang terbabas dari mitos berupa kesombongan. Karena logos absolut hanyalah milik Allah, yang bisa mengubah bencana menjadi rahmat, maka gapailah logos dengan tanpa keakuan.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  34. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    S2 PEP B 2016

    Berdasarkan elegi di atas dijelaskan bahwa salah satu cara mengubah mitos menuju logos adalah dengan meluruhkan seluruh ego dan determinist kita sebagai manusia, sekaligus dengan selalu bertawakal kepada Allah SWT. Setiap yang ada dan yang mungkin ada yang dihadapi oleh manusia ternyata adalah rahmat yang diberikan Allah SWT kepada manusia. Kita harus selalu meneguhkan hati agar selalu mendapatkan rahmat. Dengan rahmat yang diberikan Allah SWT itulah harapannya kita bisa menghadapi segala persoalan yang ada di dunia maupun yang ada kelak nantinya di akhirat.

    ReplyDelete
  35. Annisa Eprila Fauziah
    16709251040
    PPs P.Mat B 2016

    Mitos itu sifat ke-Aku-an atau lebih tepatnya kesombongan yang datangnya dari syaitan. Setiap manusia pasti memiliki ego dan determinist, ada yang mudah luruh dan ada pula yang sulit luruh, semua bergantung pada keikhlasan hatinya. Hati yang kotornya sedikit,tentunya akan mudah untuk mengintropeksi diri, sedangkan hati yang sudah benar-benar kotor itu sulit, kita hanya bisa pasrah mendoakan agar Allah segera memberikannya ampunan dan menunjukan hidayah-Nya. Untuk merubah mitos menjadi logos yaitu dengan cara meluruhkan ego dan determinist serta bertawakal kepada Allah, perlu diingat bahwa logos yang absolut hanyalah milik Allah.

    ReplyDelete
  36. Siti Mufidah
    13301241036
    Pendidikan Matematika A 2013

    "Elegi Ritual Ikhlas 42: Mengubah Mitos menjadi Logos", Terdapat cara untuk mengubah mitos menjadi logos yaitu meluruhkan ego dan diterminist serta tawakal kepada Allah. Logos kita dapat meluruhkan ego dan determinist kita dan logos dapat menuntun untuk sopan dan santun. Logos yang paling tinggi adalah logos absolut yaitu ilmu Allah. Dengan ilmu Allah kita bisa menghadapi segala persoalan dunia dan akhirat.Maka, teguhkan hati agar mendapat keselamatan dunia dan akhirat. Terima kasih.

    ReplyDelete
  37. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Ego artinya "aku". eogisme artinya "faham keakuan". egoisme identik dengan sikap seseorang yang terlalu mementingkan diri sendiri, berpijak pada keyakinan bahwa "aku" ada bersemayam di dalam diri. Sedangkan filsafat ego adalah kajian yang mengupas ego sebagaimana adanya. ketika seseorang berkata, "saya menyukai anda", berarti ia juga menyatakan bahwa "saya" adalah sesuatu yang ada, yang eksis. Tentu saja, saya ataupun anda, keduanya merupakan hal yang ada atau eksis. Tetapi, "saya" yang ada atau bersemayam di dalam tubuh ini adalah "saya" yang tidak ada atau tidak esksis. egoisme muncul dari sebuah khayalan bahwa "saya yang bersemayam di dalam tubuh" adalah eksis. dari sinilah filsafat ego dimulai. adalah keyakinan filosofis bahwa semua peristiwa terjadi sebagai akibat dari adanya beberapa keharusan dan karenanya tak terelakkan. Mudah saja mengubah mitos menjadi logos apabila, manusia meenggugurkan segala keabsolutannya untuklebih fleksibel dalam berpikir dengan bantuan spiritualnya.

    ReplyDelete
  38. Fajar Yanuar
    13301244021
    Pend. Matematika C 2013

    Hanya kepada Allah SWT kita selalu memohon pertolongan. Dalam setiap keadaan, Allah memegang kekuasaan atas apa yang akan terjadi. Jadi, bagaimanapun kita berusaha tetaplah doa yang menjadi penentu. Maka dari itu, manusia adalah makhluk yang diwajibkan untuk selalau berdoa, berdoa, dan berdoa.

    ReplyDelete
  39. Fajar Yanuar
    13301244021
    Pend. Matematika C 2013

    Terkait dengan mitos dan logos, benar setinggi-tinggi logos adalah logos absolut yaitu milik Allah SWT. Mitos adalah hal terkalahkan jika kita telah menjauhi larangan-Nya dan selalu menjalankan perintah-Nya. Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung, yang bisa menghadapi persoalan dunia denagn berdasar pada logos yang dimiliki Allah SWT atau sejalan dengan tuntunan Allah SWT.

    ReplyDelete
  40. Fajar Yanuar
    13301244021
    Pend. Matematika C 2013

    Untuk mengubah mitos menjadi logos, hilangkan kesombongan dan bertawakal kepada Allah SWT. Karena sombong dapat membakar kebaikan yang kita lakukan, dan kesombongan dapat merubah kebaikan menjadi keburukan. Hanya pertolongan Allah SWT yang mampu menghilangkan kesombongan. Semoga Allah SWT memberikan hidayah dan pertolongan kepada kita.

    ReplyDelete
  41. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Manusia kadang sombong dalam kehidupannya, tanpa disadari Kesombongan itu telah, sedang dan akan membakar habis segala amal kebaikan yang pernah ia lakukan; merubah segala kebaikan menjadi keburukan. Naudzubilah mindzalik.bagaimana menghindarinya ? Hanya pertolongan Allah SWT lah yang mampu menghilangkan Kesombongan umat dan para makhluk. Hanya Rakhmat dan Hidayah Nya lah yang mampu menghilangkan kesombongan kita. perlu ditekankan bahwa ternyata setinggi-tinggi Logos adalah Logos Absolut yaitu Ilmu Allah SWT. Dengan Ilmu Allah SWT itulah harapannya kita bisa menghadapi segala persoalan Dunia dan Akhirat. Maka teguhkanlah Hatimu, dan tetapkanlah Hatimu sebagai komandanmu agar senantiasa engkau mendapatkan Rakhmat, Hidayah dan Keselamatan Dunia dan Akhirat. Amin.

    ReplyDelete
  42. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Untuk mengubah mitos dalam diri kita menjadi logos, dapat dilakukan dengan meluruhkan segala ego dan selalu bertawkal kepada Allah. Namun, yang perlu diperhatikan bahwa, meskipun ego sudah redam, tanpa kita sadari ketika kita mengatakan aku pada logosku, maka ego itu muncul lagi dan mengakibatkan kita menjadi sombong. Hati-hatilah pada kesombongan, karna dapat membawa kita pada neraka. Nauzubillah min zalik.

    ReplyDelete
  43. LINA
    16701261022
    PEP-A/2016

    Sifat ego dan determinist sangat potensial untuk menjadi makanan dan kendaraan para syaitan. Dua sifat ini merupakan akar kesombongan yang muncul dari dalam diri manusia. Keduanya adalah yang menyebabkan manusia tidak berkembang menjaddi baik. Keduanya menghalangi mitos berubah menjadi logos. Oleh karena itu kita hendaknya meluruhkan dua sifat tersebut.

    ReplyDelete
  44. LINA
    16701261022
    PEP-A/2016

    Kesombongan akan membakar habis segala amal kebaikan; mengubah segala kebaikan menjadi keburukan. Kesombonganlah yang menyebabkan iblis tidak mau tunduk kepada Adam. Kesombongan juga yang menyebabkan Firaun tidak mengakui kebenaran. Oleh karena itu kita harus selalu memohon agar kita terhindar dari sifat ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. LINA
      16701261022
      PEP-A/2016

      Semoga Allah selalu merahmati kita dan menghindarkan kita dari sifat yang menjadi sumber munculnya sifat tercela lainnya, yaitu kesombongan. Aamiin

      Delete
  45. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Mengubah paradigma manusia tidaklah mudah, kecuali mereka mau menyadarkan diri mereka sendiri dan membuka pikiran mereka tentang segala macam modernisasi. Mitos yang selalu mereka genggam tidak akan berlaku saat ini. Cara mengubah mitos menjadi logos adalah dengan menghilangkan ego dan determinist. Ego dan determinist adalah penyebab munculnya mitos yaitu sifat sombong. Sifat sombong merupakan perbuatan dosa pertama dan terhebat. Kesombongan akan memakan habis kebaikan, kesombongan juga akan mengubah kebaikan menjadi keburukan, dan pada akhirnya Allah akan mencampakkannya serendah-rendahnya ke dalam neraka. Untuk menghindari kesombongan, hal yang dapat dilakukan adalah dengan memohon rahmat, hidayah dan pertolongan sang Maha Logos yaitu ALLAH SWT. Memohon dengan hati yang tulus dan ikhlas.

    ReplyDelete
  46. KASYIFATUN AENI
    13301241055
    PMA 13

    Untuk mengubah mitos menjadi, yang perlu dilakukan adalah meluruhkan ego dan determinist. Dan hal tersebut tidak akan bisa dicapai jika masih disertai kesombongan. Hanya Alloh lah yang mampu menghilangkan kesombongan umat dan makhlukNya. Karenanya, kita harus senantiasa berdoa agar senantiasa dijauhkan dari kesombongan. Semoga Alloh menetapkan dan meneguhkan hati kita untuk tetap berada di jalanNya.

    ReplyDelete
  47. Martalia Ardiyaningrum
    16701269002
    PEP Kelas A PPs UNY

    “Jadi Ego dan Diterminist sangat berpotensial untuk menjadi makanan dan kendaraan para Syaitan. Naudzubilah mindzalik.”
    Ego dan determis pemicu keinginan yang berlebihan terhadap suatu hal yang bersifat duniawi. Korupsi, kolusi, dan nepotisme merupakan hasil dari ego dan determis. Oleh karena itu disebutkan di atas bahwa makanan syaitan yang potensial adalahh ego dan diterminist.

    ReplyDelete
  48. Martalia Ardiyaningrum
    16701269002
    PEP Kelas A PPs UNY

    “Maka untuk mengubah Mitos menuju Logos, salah satu caranya adalah meluruhkan Ego dan Determinist kita, seraya tawakal kepada Allah SWT.”
    Tanpa meluruhkan ego, kita tak akan mampu untuk membangun ilmu dan pengetahuan kita, karena ego akan membangun kesombongan kita yang berdampak ketidakinginan kita mempelajari ilmu tersebut. Kesombongan itu akan memakan ruang dan waktu kita yang seharusnya dapat digunakan untuk mengkontruksi ilmu dan pengalaman kita. Semoga kita temasuk orang-orang yang mampu membangun logos disetiap saat pada ruang dan waktu yang tepat.

    ReplyDelete
  49. Martalia Ardiyaningrum
    16701269002
    PEP Kelas A PPs UNY

    “Namun Hatiku mengatakan bahwa setiap yang ada dan yang mungkin ada yang aku hadapi ternyata adalah Rakhmat bagi diriku.”
    Setiap yang ada dan yang mungkin ada dalam diriku, hadir atas kuasa Allah SWT. Maka nikmat mana yang masih bisa kita pungkiri? Segala hal yang terjadi pada kita merupakan kehendak dan rahmat dari Allah SWT berdasar pada ikhtiar yang kita lakukan. Semoga kita menjadi insan yang selalu bersyukur atas segala sesuatu yang Allah berikan untuk kita.

    ReplyDelete
  50. Martalia Ardiyaningrum
    16701269002
    PEP Kelas A PPs UNY

    "Hanya pertolongan Allah SWT lah yang mampu menghilangkan Kesombongan umat dan para makhluk.”
    Maka kita harus terus memohon kepada Allah SWT agar kita selalu diberi petunjuk untuk selalu rendah hati dan terhindar dari kesombongan hati dan pikiran.

    ReplyDelete
  51. Martalia Ardiyaningrum
    16701269002
    PEP Kelas A PPs UNY

    “Maka teguhkanlah Hatimu, dan tetapkanlah Hatimu sebagai komandanmu agar senantiasa engkau mendapatkan Rakhmat, Hidayah dan Keselamatan Dunia dan Akhirat. Amin.”
    Amiiiiiin, semoga kami dapat meneguhkan hati dan menetapkan hati kami sebagai komandan terhadap diri kami.

    ReplyDelete
  52. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Dalam “mengubah mitos menjadi logos” memerlukan ketundukan dan kerendahan hati dalam menerima segala pengetahuan. Bertawakkal serta menimbulkan sikap harap bahwa apa yang kita laksanakan dapat bermanfaat. Menyadari akan kelemahan dan keterbatasan kita sebagai manusia dan mengagungkan akan kebesaran Allah, menjadi pintu bagi manusia untuk selalu berendah hati dalam menerima pengetahuan yang haq (benar).

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  53. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Menjadi seorang manusia itu hendaklah menghilangkan sifat ego, karena itu bisa menyebabkan kita tidak menerima sesuatu dari orang lain. Hal tersebut bisa membuat kita jadi sombong, seakan-akan kita telah menyamai setan. Kita harus bisa meluruhkan ego kita. Itu adalah syarat untuk bisa mengenal mitos kita dan selanjutnya bisa mengubahnya menjadi sebauh logos. Agar apa yang kita katakan tidak hanya menjadi mitos tetapi juga menjadi logos maka harus diberikan landasan teori dan pembuktiannya. Mari pendapat yang kita sampaikan bukan hanya mitos tetapi agar benar-benar menjadi logos.

    ReplyDelete
  54. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP/A 2016

    Ketika ada orang yang lebih mementingkan kepentingan dirinya sendiri ketimbang orang lain, maka kita sebut ia adalah orang egois. Begitu juga, saat ada orang yang selalu ingin menang sendiri, kita sebut orang itu dengan sebutan yang sama, yaitu egois.

    ReplyDelete
  55. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP/A 2016

    Orang yang mengaku muslim (orang Islam) tetapi tidak melaksanakan perintah-perintah Allâh maka termasuk ke dalam orang-orang egois. Misalnya saja tidak melaksanakan sholat lima waktu, dan amalan-amalan yang lain yang Allâh perintahkan, serta tidak meninggalkan apa yang Allâh larang, misalnya mabuk-mabukan, berfoya-foya, dan lain sebagainya.

    ReplyDelete
  56. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP/A 2016

    Orang yang ingin menang sendiri biasanya tidak peduli dengan apa yang ia lakukan, walaupun itu sebetulnya salah. Untuk itu berhati-hatilah bila mempunyai teman yang seperti ini. Sedini mungkin untuk diingatkan sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

    ReplyDelete
  57. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP/A 2016

    Ilmu merupakan sebuah jalan nyata untuk mewujudkan kehidupan dunia yang sejahtera. Dengan modal pengetahuan tentang potensi benda-benda yang ada di dunia, manusia bisa memanfaatkannya untuk memenuhi segala macam hajat dari mulai sandang, papan dan pangan.

    ReplyDelete
  58. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP/A 2016

    Firman Allah SWT dalam Al Qur.an tentang keutamaan orang yang berilmu. “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (Al-Mujadilah: 11).

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id