Apr 19, 2013

Elegi Ritual Ikhlas 30: Tasyakuran Ketiga (Proyek Syurga)




Oleh Marsigit

Cantraka:

Assalamu’alaikum Warakhmatullahi Wabarakatuh. Audzhubilah Himi-nassyaeton nirojim Bismillah Hiro-khman Nirokahim. Alhamdulillah hirabbil alamin. Wasalatu Wasa-lamu Ala Asrofil Ambyai Warmu-salin Syayidina muhammadin wa-ala alihi wasyohbihi ajma’in. Ama ba’du. Amin. Hadirin yang dimuliakan Allah, perkenankanlah saya menyampaikan bahwa untuk kali ini saya diberi tugas oleh Sang Bagawat Selatan untuk memandu Acara pada sore hari ini.

Perlu kami sampaikan bahwa Bagawat Selatan menghendaki bahwa Acara Tasyakuran Spiritul Kegita ini diselenggarakan pada bulan Dzulhijah, sehabis salat Ashar, dengan harapan memperoleh waktu yang baik untuk memohon ampunan atas dosa-dosa kita semua yang telah kita lakukan di waktu yang lampau. Oleh karena itu telah hadir ditengah-tengah kita di samping Bapak Ustad Jalaludin Rakhmat, juga hadir Bapak Kyai Mursidin. Perlu kami sampaikan bahwa sebelum acara inti tausiah dari Ustad Jalaludin Rakhmat, Sang Bagawat Selatan menghendaki didahului dulu dengan doa permohona ampun dosa-dosa. Untuk itu kami mohondengan hormat kepada Bapak Kyai Mursidin kiranya dapat memimpin doa-doa tersebut. Waktu dan tempat dipersilahkan.

Kyai Mursidin:
Ilaa Hadlratin Nabiyyil Musthafaa Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallama wa Shahbihi Ajma’iina syai-un Lillaahi Lahumul Faatihah. Bismillaahirrahmaanirrahim. Alhamdu Lillaahi Rabbil Alamiin. Arrahmaaniraahim. Maaliki Yaumiddiin. Iyyaaka Na’budu wa Iyyaaka Nasta’iin. Ihdinash Shiraathal Mustaqiim. Shiraathal Ladziina An’amta ‘Alaihim Ghairil Maghdluubi ‘Alaihim Walazhzhaaalliin. Allhohumma inna nas aluka sala-matan fidinnina. wa’afiatan filja-zatina, waziadatan fil ilmina, wa-barokatan fi rizkina, wa taubatan qoblal mautina, warakhmatan indal mautina, wamaghfirotan ba’dal mautina. Allohuma hawin alaina fi sakarotil maut, wanajata minanar, wal afa indal hisabi. Robbana latusikulubana, ba’dait hadaitana, wahablana miladunka rohmah. Innaka antal wahab. Robbana atina widunya khasa-nah, wafil akhirati khasanah wa-qina adzabanar. Robighfirli wali-wali daya warhamhuma khama robayana sohiroh. Robbana ha-blana min azwazina, waduriatina, qurota a’yun wajalna lil mutaqina imama. Robbana dholamna anfu-sana, wailam taghfirlana, watar-hamna, lana qunana minal ghosi-rin. Subhana robika robil izati ama yasifun, wasa-lamun alal mursalin walham-dulillah hirobbil ‘alamin. Bismillaahir Rahmaanir Rahiim. Wa shallalltu ‘alaa sayyidina Maulanaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallam. Allahumma ma’amiltu fii hazihis sanati Mimmaa nahaitanii ‘anhu falam atub minhu. Wa la tardhadu wa lam tansahu wa halimta ‘Alayya ba’da qudratika ‘alaa uquubati Wa dautanii ilaa taubati minhu bad;da Jara atii ‘alaa ma’shiyatika fa innii Astagfiruka fagfir lii. wa maa ‘amiltu Fiiha mimmaa tardhaahu wa waadtani ‘alaihi Tsawaaba fa as-aluka Allahuma ya Karimu Yaa zal jalaali wal ikraam an tataqabbalahu Minni laa taqtha’rojaa-ii minka Yaa Kariim wa shallallahu ‘alaa sayyidina Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi. Alhamdulillah hirabil alamin.

Cantraka:
Amin..amin..ya robbil alamin. Demikianlah doa permohonan ampun yang dipimpin oleh Bapak Kyai Mursidin. Terimakasih kamu haturkan kepada Bapak Kyai Mursidin. Selanjutnya kita memasuki acara inti yaitu melanjutkan tausiah tentang Proyek Membangun Syurga yang akan disampaikan oleh yang terhormat Bapak Ustad Jalaludin Rakhmat. Waktu dan tempat dipersilahkan.

Jalaludin Rakhmat:
Assalamu’alaikum Warakhmatullahi Wabarakatuh. Audzhubilah Himi-nassyaeton nirojim Bismillah Hiro-khman Nirokahim. Alhamdulillah hirabbil alamin. Wasalatu Wasa-lamu Ala Asrofil Ambyai Warmu-salin Syayidina muhammadin wa-ala alihi wasyohbihi ajma’in. Ama ba’du. Bapak Ibu dan para hadirin yang di muliakan Allah, perkenankanlah saya melanjutkan uraian saya perihal Program Menghuni Syurga. Pada dua pertemuan yang lalau saya sudah menguraikan butir-demi butir sampai nomor duapuluh dua. Harapannya pada kesempatan ini saya akan dapat menyelesaikan semuanya. Baiklah. Sebetulnya ada banyak sekali kegiatan-kegiatan di dunia ini yang dapat kita kerjakan sebagai tabungan kita besok di syurga. Sedangkan yang saya sampaikan itu masihlah bisa ditambah-tambah. Apa-apa yang harus kita lakukan di dunia ini agar kita dapat menjadi ahli surga antara lain:

Duapuluhtiga: Memperbanyak Membaca Al-Qur’an
Rasulullah yang mulia bersabda:”Wahai Salman, hendaknya kamu membaca Al-Qur’an karena membacanya menghapuskan dosa, melindungi dari neraka, dan menyelamatkan dari siksa. Bagi orang yang membaca setiap ayat Al-Qur’an, dituliskan pahala seratus syahid. Untuk setiap surat diberi pahala nabi. Rahmat turun kepada orang yang membaca Al-Qur’an. Para malaikat beristigfar baginya, surga merindukannya, dan Allah meridainya”.

Duapuluhempat: Terus-menerus Berdoa
Berdoa adalah mengetuk pintu Tuhan. Barang siapa banyak mengetuk pintu, maka pintu itu akan dibukakan baginya. Rasulullah SAW bersabda:”Sesunguhnya Allah mencintai pemohon yang terus menerus”. Dari Imam Ja’far Al-Shadiq As:”Demi Allah, bila seorang mukmin terus-menerus berdoa kepada Allah untuk memenuhi keperluannya, Allah akan memenuhinya”.

Duapuluhlima: Berpartisipasi Dalam Melakukan Kebaikan (Memberikan Bantuan)
Allah Azza wa Jalla berfirman:”Barang siapa melakukan amal saleh, baik laki-lakimaupun perempuan, dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”. Q.S. Al-Nahl:97. Rasulullah SAW bersabda:”Sedekah mukmin menolakkan dari pelakunya bencana dunia, fitnah kubur, dan azab akhirat”.

Duapuluhenam: Berpartisipasi dalam Acara-acara Keagamaan
Diriwayatkan dari para Imam As:”Hidupkanlah urusan kamu, Semoga Allah menaburkan rakhmat kepada siapa saja yang menghidupkan urusan kami”

Duapuluhtujuh: Menghidupkan Malam-malam yang Penting
Malam-malam penting adalah malam-malam yang di dalamnya manusia dapat memperoleh pahala yang besar, seperti malam Qadar di bulan Ramadan atau malam Al-Bidh di bulan Syakban.

Duapuluhdelapan: Membayar Khumus yang Diwajibkan Kepadanya sehingga Mensucikan Hartanya
Imam Mahdi As. bersabda:”Laknat Allah, para malaikat, dan seluruh manusia dijatuhkan atas orang-orang yang menahan satu dirham dari harta-harta kami”

Duapuluhsembilan: Menjalankan Semua Kewajiban Dengan Penuh Perhatian, Kerajinan, dan Kecermatan
Kewajiban-kewajiban itu antara lain salat, puasa, zakat, khumus, haji, jihad, amar makruf nahi munkar, bersahabat dengan kekasih Allah dan berlepas diri dari musuh-musuh Allah. Semuanya itu dilakukan dengan penuh keikhlasan karena Allah Azza wa Jalla, bukan karena kepentingan dunia yang fana. Diriwayatkan dalam hadis:”Pada hari kiamat, ada manusia memperoleh amal sebesar bukit tetapi Allah memerintahkan mereka masuk neraka. Maka takjublah para malaikat. Mereka bertanya:”Mengapa begitu?” Manusia itu menjawab:”Dahulu kami beramal bukan karena Allah”.

Tigapuluh: Tidak Boleh Bergunjing
Rasulullah bersabda:”Sucikan pendengaran kamu dari mendengarkan pergunjingan, karena yang berbicara dan yang mendengar bersekutu dalam dosa”. Diriwayatkan dalam banyak hadis bahwa siksa kubur disebabkan oleh Namimah, pergunjingan, dan dusta. Diriwayatkan juga bahwa kalau seorang mukmin mendengar saudaranya yang dipergunjingkan tetapi ia tidak mebelanya, maka ia sudah menghianati Allah dan Rasul-Nya.


Demikian Bapak Ibu dan hadirin semuanya yang dapat saya sampaikan perihal ikhtiar kita menjadi ahli surga. Sebagai penutup sekaligus untuk mengakhiri perjumpaan saya dengan Bapak Ibu dan hadirin semua, marilah kita memohon doa kepada Allah SWT agar kita diampuni segala dosa-dosa yang lalu. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Penyayang. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada junjungan dan pemimpin kami Muhammad dan keluarga serta para sahabat-sahabatnya. Ya Allah, perbuatan yang engkau larang aku melakukannya sedang aku telah melakukannya di tahun ini dan tidak bertobat darinya dan Engkau tidak meridai dantidak melupakannya, dan Engkau tangguhkan hukumanku, dan engkau serukan kepadaku agar bertobat darinya setelah aku berani mendurhakai-Mu, maka aku mohon ampun kepada-Mu dan ampunilah dosaku. Dan perbuatan yang kulakukan di tahun ini dan Engkau rida serta Engkau janjikan pahala-Nya bagiku, maka aku mohon kepada-Mu, ya Allah ya Tuhan Yang maha Pemurah, ya Tuhan yang memiliki keagungan dan kemuliaan agar Engkau menrimanya dariku dan tidak memutuskan harapanku dari-Mu, ya Tuhan Ynag Maha Pemurah. Semoga Alah melimpahkan shalawat dan salam kepada sayyidina Muhammad dan keluarga serta para sahabatnya. Amin ya robbil alami. Demikian saya mohon maaf atas kekurangannya dan mohon diri. Amin.

Referensi:
Jalaluddin Rakhmat: Meraih Cinta Ilahi-Pencerahan Sufistik, Bandung: Rosda

63 comments:

  1. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Perbanyaklah kegiatan-kegiatan yang benar sebagai tabungan dalam surga kelak. Meski tak dapat dipungkiri sangat sulit untuk melepaskan diri dari kehidupan dan kenikmatan dunia maka selalulah berdoa kepada Tuhan dengan tak putus-putusnya untuk memohon ampun atas setiap salah dan dosa yang kita lakukan,dan berusaha untuk tidak melakukannya lagi, jangan pernah bosan untuk berdoa karena jika berdoa dengan ikhlas dan benar pasti Tuhan akan menjawab doa kita, karena Tuhan tidak akan pernah membiarkan ciptaanNya terus menerus berada dalam kesalahan

    ReplyDelete
  2. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Melanjutkan dari tasyakuran sebelumnya, kegiatan-kegiatan yang dapat kita kerjakan sebagai tabungan kita besok di syurga sangatlah banyak. Dari yang paling sederhana saja kita dapat melakukannya yaitu bersyukur. Jika kita bersyukur maka secara tidak langsung dengan keikhlasan hati kita akan melakukan seperti yang Allah perintahkan. Karena kita akan menganggap sesuatu yang baik itu adalah sebuah kebutuhan bukan kewajiban. Jika kita butuh maka kita akan melakukannya tanpa terpaksa. Maka lakukanlah amalan-amalan shaleh untuk bekal kita kelak di akhirat.

    ReplyDelete
  3. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Lisan ini memang banyak sekali manfaatnya. Kita dapat berbicara, bercerita, bernyanyi dan sebagainya. Memang sudah semestinya lisan ini digunakan untuk berbicara. Tetapi bagaimana jika berbicara untuk membicarakan keburukan orang lain? Ya, menggunjing. Bolehkah kita menggunjing? Sunggung Allah melarangnya. Hendaknya kita menjaga dengan sebaik-baiknya lisan kita agar tidak pernah hati kita terkotori dengan perilaku menggunjung. Agar kita dibukakan oleh Allah pintu surgaNya.

    ReplyDelete
  4. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Surga merupakan janji Allah SWT yang diperuntukkan bagi orang-orang muslim yang taat kepada-Nya. Untuk menggapainya tentu tidak akan mudah. Meski begitu, terdapat banyak sekali amalan-amalan yang dapat kita lakukan, diantara seperti yang ada di dalam elegi ritual ikhlas 28-30 ini. Amalan-amalan tersebut bukan merupakan amalan yang hanya cukup dilakukan satu kali kemudian selesai, tetapi harus dilakukan secara istiqomah dan ikhlas. Semoga kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang menggapai surga Allah SWT. Aamiin.

    ReplyDelete
  5. MARTIN/RWANDA
    I deeply appreciate the choice of these elegi and all articles found on this blog because they revive us and rebuild our belief. after reading the elegi obove written, i have chosen to comment on the 23rd components which is reading QUR'AN many times because it is a book of wisdom where we can find guidance of God, 24th, being consistent in praying because the latter is the outstanding step to get closer to God,and 25th which is promoting charity, here the action of helping others is one of the best signs of the people who want to live in harmony and God always beseeches the human kind to love and help each other.

    ReplyDelete
  6. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Banyak sekali hal-hal di dunia ini yang dapat kita kerjakan untuk meraih syurga Allah, namun Mereka yang menjadikan hidupnya penuh dengan perjuangan dan usaha keras lah yang pantas untuk mendapatkan nikmat syurga yang abadi. Mereka tiada beristirahat kecuali kaki mereka telah menginjak jannah-Nya. Tetapi bukan hal yang mustahil bagi kita untuk dapat menjadi salah satu ahli syurga yang kelak akan mendapatkan kebahagiaan bersanding dengan manusia-manusia kekasih Allah di syurga-Nya yang abadi. Semoga kita termasuk salah satu di dalamnya, Aamiin.

    ReplyDelete
  7. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Masih dalam tema agar lebih dekat dengan surga sekaligus kelanjutan dari tasyakuran sebelumnya. Cara-cara lainnya adalah tidak bergunjing, saling membantu dalam kebaikan, terus berdoa, memperbanyak membaca al-Quran, partisipasi dalam acara agama dan malam-malam penting, mensucikan harta, dan menjalankan segala kewajiban. Semoga kita yang selalu berusaha menjalankan cara-cara ini bisa menjadi penghuni surga nantinya, aamiin.

    ReplyDelete
  8. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Pada dua elegi sebelumnya, telah dipaparkan 22 proyek menuju syurga. Di tasyakuran ketiga ini, dilanjutkan hingga poin 30 sebagai berikut;

    (23) Memperbanyak membaca Al-Qur’an
    (24) Terus menerus berdoa
    (25) Berpartisipasi Dalam Melakukan Kebaikan (Memberikan Bantuan)
    (26) Berpartisipasi dalam acara-acara keagamaan
    (27) Menghidupkan Malam-malam yang Penting
    (28) Membayar Khumus yang Diwajibkan Kepadanya sehingga Mensucikan Hartanya
    (29) Menjalankan Semua Kewajiban Dengan Penuh Perhatian, Kerajinan, dan Kecermatan
    (30) Tidak boleh bergunjing
    Poin yang terakhir, penting menjadi sorotan. Terlebih di era sekarang ini dimana media sosial berkembang pesat yang terkadang tanpa sadar membuat kita membicarakan orang lain.

    ReplyDelete
  9. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    dalam tasyakuran ketiga kembali diperkuat bahwa ketika kita hendak melakukan sesuatu maka mulailah terlebih dahulu dengan doa seraya memohon ampun kepada ALLAH SWT untuk kembali kejalannya yaitu jalan yang ridhoinya sehingga kita terhindar dari hal-hal yang menjadikan kita tidak ikhlas dalam menjalani segala sesuatunya. disini pula kita tetap di anjurkan untuk menghindari pergunjingan atau pada masa sekarang di sebut dengan gosip, karena hal tersebut merupakan perbuatan yang tercela dan termasuk dalam dosa, karena sesungguhnya ketika kita bergunjing belm tentu kita lebih baik dari orang yang kita gosipkan tersebut.

    ReplyDelete
  10. RAHMANITA SYAHDAN
    16709251013
    PPs Pmat A 2016

    Bismillahirrahmanirrahim
    Di buku ‘Mencontoh Para Wali’, hal.65, Hasan Amruhi menukil kisah bahwa, suatu ketika dalam sebuah majelis, Muawiyah dan Amr bin Ash bertanya kepada Imam Hasan al-Mujtaba dengan maksud menguji beliau, “Apa perbedaan antara kebaikan, dukungan dan kekesatriaan?”
    Imam Hasan menjawab, “Arti sesungguhnya kebaikan adalah memberi sesuatu tanpa mengharap imbalan sebelum orang yang membutuhkan memintanya. Dukungan berarti menghalau musuh dengan orang-orang yang berakhlak baik dan kekesatriaan merupakan kondisi di mana seseorang harus menjaga pandangannya pada agamanya dan melindungi dirinya dari noda dan dosa serta harus melaksanakan hak-hak Allah dan makhluk-makhluk-Nya.”
    Ada pun kita, kita tidak termasuk dalam konteks yang disebutkan Imam.
    Bila berbuat baik, seringnya kita menunggu orang hingga memohon-mohon dan merendahkan dirinya dihadapan kita, itu karena kita tidak peka dan kurang peduli akan patologi-patologi sosial yang ada. Bila mendukung, karena akhlak kita kurang bagus maka dari awal kita berpikir tentang imbalannya, itu karena pragmatisme dalam diri kita masih melekat, di waktu yang sama jiwa altruisme kita lemah.
    Sementara tentang kekesatriaan, kita menganggap itu sebagai orang pemberani ketika menghadapi musuh, padahal jiwa kesatria sejati yang dimaksud Imam Hasan al-Mujtaba adalah terus berupaya melawan diri sendiri dan waspada akan diri agar tidak tergelincir kepada dosa dan kekeliruan.
    Hafiz berkata, “Injaklah dirimu dan peluklah Sang Kekasih.”

    ReplyDelete
  11. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Jika ingin memperoleh surga Allah, kita juga harus mendekatkan diri kepada Allah. Memperbanyak dzikir kepada Allah, dan memperbanyak amal sholeh, agar Allah menyayangi kita dan membukakan pintu surga-Nya untuk kita. Nikmat di dunia memang terkadang membuat manusia akan lupa bahwa kehidupan di dunia itu suatu saat akan berakhir. Tetapi sebagai hamba Allah yang merindukan surga hendaknya selalu mengingat bahwa masih ada kehidupan akherat yang lebih kekal.

    ReplyDelete
  12. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Kelanjutan dari tasyakuran sebelumnya, selain sebagai bentuk syukur atas rahmatNya tetapi juga sebagai peringatan bagi sesama dalam bentuk ceramah agama yang temanya masih cara agar lebih dekat dengan surga. Adapun cara-caraya yakni tidak membongkar aib orang beriman, selalu memulai pembicaraan dengan salam, selalu bertanya dan belajar tentang sesuatu yang belum diketahui, selalu berbuat kebaika, sholat alam, tidak mudah marah, menutup aurat dengan benar, memeihara pandangan, menjadai teladah akhlak karimah, memiliki kecemburuan pada agama dan pasangan, dan menghadiri majelis dzikir.

    ReplyDelete
  13. 16701251016
    PEP B S2

    Ilmu yang diperolah tidak akan ada artinya jika tidak diterapkan, jika tidak di amalkan. Banyak point yang sudah dikantongi sebagai tiket surga ini haruslah dilaksanakan, harus di amalkam, bukan hanya sebatas tahu dan terekam dalam memori saja.
    Setelah melalui proses pengamalan ilmu yang semestinya, yang terpenting dan tergolong susah adalah untuk menjalankan terus, berkesinambungan dengan intensitas yang semakin tinggi, istiqamah. Kadang banyak sekali hodaan yang ada. Mendekatkanlah diri. Dan memohonlah ampun agar hati ini teguh untuk seraya mengamalkan ilmu yang sudah ada dan di peroleh.

    ReplyDelete
  14. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Sebagai lanjutan dari upaya mencapai surga adalah dengan selalu mengucap syukur atas apa yang terjadi dalam hidup ini. Kebaikan & Keburukan yang kita alami haruslah dijadikan sebagai pelajaran penting dalam hidup. Karena semua yang kita lakukan merupakan amal kita ketika akan menghadapi surga yang sesungguhnya.

    ReplyDelete
  15. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Sampai pada hal ketigapuluh, maka kegiatan-kegiatan kita yang sifatnya dunia, kurangilah. Yang sifatnya hanya bermanfaat untuk dunia saja, kurangilah. Kita harus melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat kelak nanti diakhirat. Memperbanyak banya Al-Quran merupaka obat bagi tubuh kita serta banyaknya pengetahuan didalamnya. Jika ingin mencegah dari siksa kubur, bacalah Surat Al-Mulk, teruslah ikut dalam kegiatan yang sifatnya membangun pondasi agama, mendengarkan ceramah yang akan membuat kita sadar. Jangan bergunjing karena seperti memakan bangkai saudaranya sendiri.

    ReplyDelete
  16. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Tigapuluh: Tidak Boleh Bergunjing
    Rasulullah bersabda:”Sucikan pendengaran kamu dari mendengarkan pergunjingan, karena yang berbicara dan yang mendengar bersekutu dalam dosa”. Diriwayatkan dalam banyak hadis bahwa siksa kubur disebabkan oleh Namimah, pergunjingan, dan dusta. Diriwayatkan juga bahwa kalau seorang mukmin mendengar saudaranya yang dipergunjingkan tetapi ia tidak mebelanya, maka ia sudah menghianati Allah dan Rasul-Nya.

    ergunjing juga merupakan salah satu hal yang seringkali kita lakukan baik disaddari maupun tidak. ternyata tidak hanya menceritakan keburukan orang lain tetapi saat kita tidak membela orang yang dipergunjingkan juga termasuk dosa.

    ReplyDelete
  17. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    membaca alquran, saya selalu menganggap rememh membca alquran karena seca praktis saya kurang merasakan manfaat dibandingkan dengan solat tahajud dan ibadah sunnah lainnya, saya lebih erasa manfaat ketika saya menghafal alquran teurtama megahfal juz 1 dan juz 30 jadi yang say abac hany alquran juz 1 dan juz 30 yanitu membcaca awal dan membaca aakhir alquran. karena saya merasa membaca alquran seperti membaca biasa, padahal setelah membaca ini saya jadi tahu keutaman-keutamaan membaca laquran mulai dari keutamaan khusus dan keutmaan umum dalam membaaca alquran.
    astaghfirullah astaghfirullah astaghfirulah, saya mohon mapun atas pikiran dan tondakan uang demikian ya allah.
    terimakasih semoga kita bisa istiqomah dan menggnakan wktu ita sebaik-baiknya dalam beraktifitas dan memaca alquran. terimakasih pak

    ReplyDelete
  18. seorang petani menanam tanaman pisang yang masih kecil. Pada tuanya, ia memetik hasilnya yaitu buah pisang. Tak mungkin ia memetik buah kelapa. Artinya, jika seseorang menginginkan hasil yang akan dipetiknya di hari kedepan itu baik, maka ia harus menanam hal yang baik di usia dini. Begitupula seseorang yang berasumsi ia akan mendapatkan hal yang memuaskan di masa mendatang tetapi ia tidak menuntut bekal sekarang, maka itu ialah tak mungkin. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam surah An-Nasr : Demi masa, sesungguhnya manusia dalam keadaan rugi. . . Maka dari itu sediakanlah bekal yang cukup dari sekarang agar tiada penyesalan dihari mendatang. Sesungguhnya sebaik-baik bekal ialah taqwa.

    M. Saufi Rahman
    S3 PEP Kelas A
    16701261024

    ReplyDelete
  19. Salah satu hal tersulit pada jaman sekarang, bila ini direfleksikan, adalah bergunjing. Bergunjing sudah menjadi semacam gaya hidup. Bahkan stasiun penyiaran sudah menjadikan ini sebagai acara favorit. Menggunjing keburukan orang dilabeli dengan kemasan variety show, membuai para pemirsa seolah ini adalah hal wajar. Bahkan gunjingan ini juga melanda para ulama yang masuk dalam sistem variety show.
    Apa yang akan terjadi kelak bila ulama sudah mulai menggunjing??
    Apakah ini bagian dari Awal dan Akhir Jaman?

    Nur Tjahjono Suharto
    S3 PEP (A)
    16701261007

    ReplyDelete
  20. Raden Muchammad Nurrizal Hasbi Ashshidiqqie
    13301244013
    S1 Pendidikan Matematika C 2013

    Jika surga dan neraka tidak pernah ada atau itu dirahasiakan oleh Tuhan seperti rahasia kapan waktunya kiamat, akankah manusia yang beribadah berkurang? Namun hal tersebut tak akan memberikan pengaruh bagi mereka yang telah ikhlas beribadah karena menyadari betapa banyak nikmat yang diberikan tuhan, berapa banyak ampunan yang diberikan oleh-Nya. Bagi dia yang ikhlas ibadah bukan karena surga mapun neraka, namun wujud syukur atas rahmat Allah SWT.

    ReplyDelete
  21. Raden Muchammad Nurrizal Hasbi Ashshidiqqie
    13301244013
    S1 Pendidikan Matematika C 2013

    Surga dan neraka merupakan suatu hal yang sangat kontradiksi. Surge berisi kenikmatan yang tidak bisa kita bayangkan di dunia, sedangkan neraka memiliki siksa dan balasan yang sangat kejam. Oleh karena itu sebagai manusia yang beriman kita harus senantiasa meningkatkan iman dan memperbanyak amal sholeh kita. Dan tak lupa mengurangi sebisa dan seminimal mungkin dalam melakukan hal negative. Agar kita senantiasa dilindungi oleh Allah dari api neraka yang amat panas dan siksa yang amat pedih.

    ReplyDelete
  22. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Subhanallah. Artikel yang sangat menarik. Sesungguhnya banyak sekali amalan-amalan yang dapat kita lakukan yang dapat membawa kita ke surga. Namun ada poin yang saya baca sangat krusial, yakni ada orang yang banyak sekali amalnya namun ia dimasukkan ke dalam neraka. Sungguh orang itu dalam keadaan bangkrut, karena ketidak ikhlasannya dalam beramal dan juga masih adanya unsur riya ingin dipuji ketika ia beramal. Maka kita harus selalu berdoa, Ya Allah jauhkanlah kami darim penyakit-penyakit hati seperta riya, iri, dengki, dan sombong, sungguh kami tidak ingin menjadi orang yang bangkrut di akhirat suatu saat nanti ya Allah. Amin ya robbal Alamin.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  23. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Sungguh tragis nasib seseorang yang banyak berbuat amal namun pada akhirnya tergelincir di akhir hayatnya. Naudzubillahimindzalik. Mari kita bersama-sama berdoa mudah-mudahan kita semua dapat meninggalkan dunia ini dengan cara yang khusnul khotimah. Sehingga amalan dan pahala-pahala yng telah kita buat selama hidup di dunia ini tidak hangus dihadapan Allah SWT, mempernbanyak dzikir kepada Allah akan memudahkan kita dalam menuju alam akhirat sehingga kita bisa meninggalkan dunia ini dengan khusnul khotimah. Amin ya robbal alamin.


    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  24. Fajar Yanuar
    13301244021
    Pend. Matematika C 2013

    Elegi ini merupakan lanjutan dari tasyakuran pertama dan kedua. Untuk menggapai surga Allah, hal-hal yang dapat dilakukan antara lain memperbanyak membaca Al-Qur’an, terus-menerus berdoa, berpartisipasi dalam melakukan kebaikan, berpartisipasi dalam acara-acara keagamaan, menghidupkan malam-malam yang penting, membayar khumus yang diwajibkan kepadanya sehingga mensucikan hartanya, menjalankan semua kewajiban dengan penuh perhatian, kerajinan, dan kecermatan, serta tidak boleh bergunjing.

    ReplyDelete
  25. Fajar Yanuar
    13301244021
    Pend. Matematika C 2013

    Terima kasih, Pak telah memberikan berbagai informasi tentang ikhtiar untuk menjadi ahli surga. Terdapat banyakpoin yang menjadi penting dan harus perhatikan dalam elegi ini, agar nantinya menjadi rujukan dalam melakukan ibadah secara maksimal kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  26. Bayu Adhiwibowo
    16709251014 / S2 Pend. Matematika
    Sebetulnya banyak sekali amalan-amalan yang bisa kita lakukan agar kita bisa menjangaku SurgaNya Allah SWT. Dari ketiga elegi ni sudah disampaikan 30 perintah atau anjuran atau amalan yang baik untuk kita lakukan agar bisa menuju surga. Beberapa di antaranay adlaah menjaga mulut kita dari omongan-omongan kita yang tidak baik. Kita sering tanpa sadar berucap tidak baik pada orang lain. Itu perlu sekali kita berhati-hati. Kita harus sering-sering berdzikir mohon ampunanNya.Semoga kelak nanti kita bisa mencapai surgaNya. Amin

    ReplyDelete
  27. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Elegi Ritual Ikhlas 30: Tasyakuran Ketiga (Proyek Syurga) juga merupakan kelanjutan elegi sebelumnya. Ada banyak sekali cara atau kegiatan yang dapat kita lakukan sebagai bekal kita di syurga kelak. Dari elegi tersebut ada beberapa hal yang dapat kita lakukan setiap hari seperti selalu membaca Al-Qur'an, berdoa, dan tidak bergunjing. Akan tetapi semoga kita dalam beribadah selalu ikhlas hanya karena Allah, bukan karena hal lain seperti hanya karena menginginkan syurga atau karena makhluk lain.

    ReplyDelete
  28. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Membaca Al Quran bagaimanapun akan mendatangkan kebaikan. Sebagaimana dalam Hadist, “Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Seorang yang lancar membaca Al Quran akan bersama para malaikat yang mulia dan senantiasa selalu taat kepada Allah, adapun yang membaca Al Quran dan terbata-bata di dalamnya dan sulit atasnya bacaan tersebut maka baginya dua pahala” (HR. Muslim).

    ReplyDelete
  29. Kartika Nur Oktaviani
    16709251032
    Pendidikan Matematika S2 UNY kelas B

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Dari elegi ini sudah sangat jelas bahwa Allah Maha Mengatur keseimbangan antara dunia dan akhirat agar kehidupan manusia senantiasa dipenuhi kebaikan dan keberkahan. Keseimbangan antara aktivitas untuk dunia dan akhirat, juga bersilaturrahmi dengan orang-orang.
    Wassalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  30. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Al-Qur’an merupakan kitab suci kita sebagai ummat Islam. Al-Qur’an merupakan kalam Allah SWT yang diwahyukan kepada nabi agung kita Muhammad SAW. Al-Qur’an merupakan petunjuk kita hidup di dunia dan di akhirat. Tanpa al Qur’an hidup kita tidak jelas dan tidak berorientasi. Rosululloh Muhammad SAW meninggalkan pesan kepada kita untuk menjada kitabulloh yaitu Al Qur’an dan Sunnah beliau yang agung. Siapa yang bisa mengamalkan keduanya, insyaAlloh akan masuk surga.

    ReplyDelete
  31. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Keutamaan membaca Al Qur’an antara lain:
    1. Membaca Al Quran adalah perdagangan yang tidak pernah merugi
    2. Kebaikan akan menghapuskan kesalahan
    3. Setiap kali bertambah kuantitas bacaan, bertambah pula ganjaran pahala dari Allah.
    4. Bacaan Al Quran akan bertambah agung dan mulia jika terjadi di dalam shalat
    5. Membaca Al Quran bagaimanapun akan mendatangkan kebaikan
    6. Membaca Al Quran akan mendatangkan syafa’at
    7. Alquran adalah sebaik-baik ucapan
    8. Orang yang mahir membaca Alquran akan bersama para malaikat
    9. Pembaca Alquran akan ditinggikan derajatnya
    10. Dengan Alquran, Allah meninggikan suatu kaum dan dengannya pula Allah merendahkan suatu kaum

    ReplyDelete
  32. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Memperbanyak Membaca Al-Qur’an adalah satu diantara amalan-amalan yang dapat menjadikan kita ahli Surga sebagaimana dalam hadist berikut“Abu Umamah Al Bahily radhiyallahu ‘anhu berkata: “Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bacalah Al Quran karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada orang yang membacanya” (HR. Muslim)

    ReplyDelete
  33. Jahidatu Lis Silmu I'la Alhaq
    16701251022
    S2 PEP B 2016

    Ada banyak sekali amalan-amalan di dunia ini yang dapat kita kerjakan sebagai tabungan kita untuk meraih surga. Menjadi ahli surga memang perlu doa dan ikhtiar yang kuat. Kita hanya perlu menjauhi segala laranganNya dan mentaati atau melakukan apa yang diperintahkanNya. Beberapa hal yang perlu dilakukan adalah yang tertera di elegi di atas pada poin dua puluh tiga hingga poin tiga puluh. Semua poin mungkin akan terasa sulit apabila kita tidak melakukannya dengan ikhlas. Untuk menumbuhkan keikhlasan maka kita perlu selalu mengingat bahwa poin-poin tersebut adalah amalan yang perlu dilakukan agar kelak bisa menjadi penghuni surga.

    ReplyDelete
  34. Jahidatu Lis Silmu I'la Alhaq
    16701251022
    S2 PEP B 2016

    Ada banyak sekali amalan-amalan di dunia ini yang dapat kita kerjakan sebagai tabungan kita untuk meraih surga. Menjadi ahli surga memang perlu doa dan ikhtiar yang kuat. Kita hanya perlu menjauhi segala laranganNya dan mentaati atau melakukan apa yang diperintahkanNya. Beberapa hal yang perlu dilakukan adalah yang tertera di elegi di atas pada poin dua puluh tiga hingga poin tiga puluh. Semua poin mungkin akan terasa sulit apabila kita tidak melakukannya dengan ikhlas. Untuk menumbuhkan keikhlasan maka kita perlu selalu mengingat bahwa poin-poin tersebut adalah amalan yang perlu dilakukan agar kelak bisa menjadi penghuni surga.

    ReplyDelete
  35. Perbanyaklah amalan yang akan menyelamatkan kita di akhirat kelak. Beberapa jalan lain menuju syurga diantaranya; perbanyak membca al-qur'an, perbanyak berdoa, menghidupkan malam-malam penting, berpartisipasi dalam melakukan kebaikan, berpartisipasi dalam acara-acara agama, membayar khumus untuk mensucikan harta, tidak bergunjing serta melakukan kebaikan secara berkelanjutan. Sungguh Allah menjanjikan kebaikan bagi siapa saja yang melakukannya. Apa yang akan kita dapatkan di akhirat nanti adalah buah dari apa yang kita kerjakn saat ini di dunia, maka terus perbanyaklah berbuat kebaikan, dengan menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  36. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Bergunjing yaitu suatu kegiatan membicarakan orang lain tanpa sepengetahuan orang yang menjadi objek pembicaaan. Biasanya bergunjing ini paling banyak dilakukan oleh wanita. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa pria juga pernah bergunjing. Bergunjing ibarat seperti memakan daging saudara kita sendiri karena dalam pergunjingan, kita akan sedikit banyak membicarakan aib atau keburukan orang lain. Semoga kita selalu dihindarkan dari segala sifat-sifat tercela. Amin

    ReplyDelete
  37. Annisa Eprila Fauziah
    16709251040
    PPs P.Mat B 2016

    Menghidupkan malam adalah salah satu cara agar kita dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah, khususnya di sepertiga malam yang merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa. Apalagi malam lailatul qodar, malam seribu bulan, sungguh mulia orang-orang yang mampu menghidupkan malamnya dengan beribadah kepada Allah, apalagi di bulan suci ramadhan yang pahalanya berlimpah.

    ReplyDelete
  38. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Berdoa adalah bentuk komunikasi antara hati manusia terhadapa Tuhan. Segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan ini sebenar benaranya bukan karen suatu takdir yang terjadi atas pilihan dan tindakan manusia. Melainkan segalanya sebagian besar yang tidak diketahui atau disadari manusia adalah hasi campur tangan kebesaran Tuhan. Berdoa menjadi kekuatan dalam mewujudkan usaha. Maka dalam mewujudkan keinginan, kita tidak terfokus pada duniawi saja, melainkan menggunakan spiritual didalam hati untuk mempercayai kekuatan sebuah doa. Namun bukan berarti berdoa hanya semata mata untuk menwujudkan keinginan, ada unsur penting didalamya bahwa dengan berdoa hati tidak akan pernah merasa kosong.

    ReplyDelete
  39. Siti Mufidah
    13301241036
    Pendidikan Matematika A 2013

    Ada 10 Hal tambahan menjadi penghuni surga yaitu membaca Al Quran, terus berdoa, melakukan kebaikan, berpartisipasi dalam keagamaan, menghidupkan malam penting, membayar zakat, menjalankan kewajiban dengan benar dan tidak boleh bergunjing. Hal tersebut menjadi ikhtiar atau usaha menjadi ahli surga. Maka, mari melaksanakan hal tersebut, memohon doa kepada Allah agar diampuni segala dosa-dosa kita. Amin. Terima kasih.

    ReplyDelete
  40. LINA
    16701261022
    PEP-A/2016

    Elegi ini merupakan lanjutan dari elegi sebelumnya yang membahas tentang hal-hal yang dapat mengantarkan manusia ke surga. Hal lain yang ditambahkan adalah (23) memperbanyak membaca alQuran, (24) berdoa terus menerus, (25) membantu yang lemah, (26) menyukseskan acara keagamaan, (27) emnghidupkan malam-malam yang penting dgn ibadah (28) membayar khumus yang diwajibkan (29) menjalankan kewajiban dengan baik, (30) tidak bergunjing.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga Allah SWT merahmati kita semua. Dengan demikian kita akan mendapatkan kesempatan dan kekuatan kepada kita untuk mendapatkan surgaNya dengan melakukan ibada-ibadah di atas. amin

      Delete
  41. LINA
    16701261022
    PEP-A/2016

    Kegiatan Bergunjing; baik menggunjingkan orang lain maupun mendengarkan gunjingan merupakan hal yang dibenci oleh Allah. Hal ini disebabkan karena kegiatan bergunjing dapat menyebabkan ketidakharmonisan hubungan. Bergunjing dapat merusak ukhuwah, baik ukhuwah sesama muslim, mapun ukhuwah dengan pemeluk agama lain. Bergunjing menimbulkan perpecahan.

    ReplyDelete
  42. LINA
    16701261022
    PEP-A/2016

    Yang dimaksud dengan mengidupkan malam-malam penting adalah mengisi malam-malam yang dimuliakan (lailatul qadr, malam idul fitri/idul adha, malam bulan Ramadhan, dll) dengan berbagai ibadah. Menghidupkan malam berarti mengurangi waktu tidur untuk melaksanakan berbagai ibadah. Ibadah yang dapat dilakukan misalnya dengan melksanakan shalat malam, berdzikir, bertafakkur, membaca Al-Quran, dll.

    ReplyDelete
  43. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Elegi ritual ikhlas ke-30, membangun proyek syurga ke-3. Sesungguhnya hidup ini adalah pilihan. Pilihan hidup ini hanya 2 tujuannya. Akan memilih syurga, atau memilih neraka. Nah untuk menuju syurga, banyak sekali jalan menuju tempat yang di inginkan setiap manusia kelak. Untuk menjadi ahli syurga, selain yang telah disebutkan pada proyek syurga 1 dan 2, disini ada tambahan lagi. Yaitu pertama perbanyaklah membaca AlQur’an, sesuai sabda Nabi SAW, dengan membaca Qur’an, dosa akan diampuni, melindungi dari neraka, menyelamatkan dari siksa, setiap ayat Qur’an yang dibaca pahalanya seperti 100 orang yang mati syahid. Setiap surat yang dibaca, diberi pahala Nabi. Dan kepada orang yang membaca Qur’an, malaikat akan beristighfar baginya, rahmat akan turun dari Allah, syurga merindukan, dan Allah meridhoi. Yang kedua, terus menerus berdoa. Esetelah berusaha, maka yang dilakukan adalah berdoa. Jika kita selalu berdoa kepadaNya, niscaya Allah akan membuka pintu apa yang kita inginkan. Yang ketiga, berpartisipasi dalam acara agama. Dengan aktif menjadi panitia acara pengajian, dan yang lainnya untuk urusan agama. Keempat, menghidupkan malam-malam penting. Seperti dengan melakukan dzikir malam, shalat malam, dan kegiatan lainnya untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dan apabila mendapatkan malam itu adalah malam lailatulqodar, maka kita akan mendapatkan kebaikan seperti seribu bulan.

    ReplyDelete
  44. KASYIFATUN AENI
    13301241055
    PMA 13

    Dalam elegi di atas, dijelaskan butir-butir proyek membangun surga hingga point ke 3, yaitu: memperbanyak membaca Al Quran, terus menerus berdoa, berpartisipasi dalam melakukan kebaikan (memberikan bantuan), berpartisipasi dalam acara-acara keagamaan, menghidupkan malam-malam yang penting, membayar khumus yang diwajibkan hingga mensucikan hartanya, menjalankan semua kewajiban denngan penuh perhatian, kerajinan, dan kecermatan, serta tidak menggunjing.

    ReplyDelete
  45. KASYIFATUN AENI
    13301241055
    PMA 13

    Ketiga puluh point yang telah dijelaskan termasuk dalam kebaikan-kebaikan yang insya Alloh akan mendatangkan ridhoNya dan dapat menghantarkan ke surga. Dan amalan duniawipun sebenarnya dapat bernilai ukhrowi jika kita meniatkannya untuk menggapai ridho Alloh. Misalnya, ketika kita makan, kita meniatkannya agar kita sehat sehingga mampu menuntut ilmu dan beribadah dengan nyaman. Dengan demikian, makan yang sifatnya dunia dapat pula bernilai ibadah dengan meniatkannya tidak semata-mata untuk menghilangkan lapar dan memenuhi hawa nafsu.

    ReplyDelete
  46. Martalia Ardiyaningrum
    16701269002
    PEP Kelas A PPs UNY

    Rasulullah yang mulia bersabda:”Wahai Salman, hendaknya kamu membaca Al-Qur’an karena membacanya menghapuskan dosa, melindungi dari neraka, dan menyelamatkan dari siksa. Bagi orang yang membaca setiap ayat Al-Qur’an, dituliskan pahala seratus syahid. Untuk setiap surat diberi pahala nabi. Rahmat turun kepada orang yang membaca Al-Qur’an. Para malaikat beristigfar baginya, surga merindukannya, dan Allah meridainya”.
    Mendengarkan orang lain membaca Al Qur’an saja, mendapatkan pahala apalagi membaca berpuluh-puluh kalimat Al Qur’an. Hal ini menunjukkan betapa mulia dan istimewanya Al Qur’an, yang menjadi panduan hidup manusia. Bahkan dari sabda Rasulullah, membaca Al Qur’at dapat menghapuskan dos dan melindungi orang yang membaca dari siksa api neraka. Maka nikmat membaca Al Qur’an yang mana lagi yang kita ragukan?

    ReplyDelete
  47. Martalia Ardiyaningrum
    16701269002
    PEP Kelas A PPs UNY


    “Berdoa adalah mengetuk pintu Tuhan. Barang siapa banyak mengetuk pintu, maka pintu itu akan dibukakan baginya”
    Berdoa merupakan penghubung antara manusia dan Tuhan-Nya. Manusia mengutarakan harapan-harapan dalam kehidupan (baik dunia maupun akhirat) kepada sang Khalik dengan tujuan harapan tersebut dikabulkan. Berdoa diperlukan keikhlasan didalamnya, ikhlas menerima segala keputusan yang terbaik menurut Allah SWT untuk dirinya, dan ikhlas hanya menginginkan ridho Allah SWT.

    ReplyDelete
  48. Martalia Ardiyaningrum
    16701269002
    PEP Kelas A PPs UNY

    Allah Azza wa Jalla berfirman:”Barang siapa melakukan amal saleh, baik laki-lakimaupun perempuan, dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”. Q.S. Al-Nahl:97.
    Amalan-amalan orang beriman, dijanjikan kehidupan yang baik dan balasan pahala dari apa yang mereka lakukan. Hanya satu harapan kami, semoga kami menjadi golongan orang-orang yang beriman tersebut, karena kunci mendapatkan ridho Ilahi adalah keimanan kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  49. Martalia Ardiyaningrum
    16701269002
    PEP Kelas A PPs UNY

    Diriwayatkan dari para Imam As:”Hidupkanlah urusan kamu, Semoga Allah menaburkan rakhmat kepada siapa saja yang menghidupkan urusan kami”
    Semoga kita menjadi golongan orang-orang yang selalu meluangkan waktu untuk berpartisipasi menyuburkan acara-acara keagamaan di lingkungan sekitar kita, amiiiin..

    ReplyDelete
  50. Martalia Ardiyaningrum
    16701269002
    PEP Kelas A PPs UNY

    Malam-malam penting adalah malam-malam yang di dalamnya manusia dapat memperoleh pahala yang besar, seperti malam Qadar di bulan Ramadan atau malam Al-Bidh di bulan Syakban.
    Di malam-malam tersebut, malaikat telah bersiap dengan rizki yang berlipat ganda yang akan dibagikan kepada semua umat. Umat yang akan mendapatkan rizki yang lebih banyak adalah umat yang menjaga malam-malam tersebut dengan ibadah yang disunnahkan oleh Allah SWT seperti sholat tahajut, berdzikir, dan lainnya.

    ReplyDelete
  51. Martalia Ardiyaningrum
    16701269002
    PEP Kelas A PPs UNY

    Imam Mahdi As. bersabda:”Laknat Allah, para malaikat, dan seluruh manusia dijatuhkan atas orang-orang yang menahan satu dirham dari harta-harta kami”
    Kewajiban membayar khumus adalah untuk mensucikan harta yang telah diperoleh. Dibalik kewajiban mensucikan harta ini, saya melihat ada nilai sosial yang tinggi didalamnya, yaitu berbagi kepada orang yang tidak mampu. Semoga kita tergolong orang-orang yang selalu senantiasa membersihkan/mensucikan harta dengan tertib membayar khumus.

    ReplyDelete
  52. Martalia Ardiyaningrum
    16701269002
    PEP Kelas A PPs UNY


    Menjalankan semua kewajiban dengan penuh perhatian, kerajinan, dan kecermatan. Kewajiban-kewajiban itu antara lain salat, puasa, zakat, khumus, haji, jihad, amar makruf nahi munkar, bersahabat dengan kekasih Allah dan berlepas diri dari musuh-musuh Allah. Semuanya itu dilakukan dengan penuh keikhlasan karena Allah Azza wa Jalla, bukan karena kepentingan dunia yang fana.
    Berdasarkan cuplikan kalimat di atas, saya dapat menarik kesimpulan bahwa semua kewajiban yang telah ditentukan oleh agama hendaknya dilakukan dengan ikhlas (diniatkan mendapatkan ridho Allah SWT).

    ReplyDelete
  53. Martalia Ardiyaningrum
    16701269002
    PEP Kelas A PPs UNY

    Rasulullah bersabda:”Sucikan pendengaran kamu dari mendengarkan pergunjingan, karena yang berbicara dan yang mendengar bersekutu dalam dosa”.
    Prof. Marsigit, apakah acara televisi yang menampilkan gosip selebritis ditelevisi juga merupakan salah satu kategori menggunjing? Karena dalam acara ini sering kali mengangkat materi yang merupakan aib dari orang lain (artis).

    ReplyDelete
  54. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Karena ada banyaknya amalan-amalan yang dapat mengantarkan kita menghuni surga, sungguh salah tau dari semua butir yang disebutkan walau hanya satu namun kita tetap konsisten dan dan istiqamah pada amalan tersebut seraya memohon ridha dari Allah, maka InsyaAllah kita bisa meraih surga-Nya. Karena bahkan sebesar zarrah pun amalan kita selama diniatkan dengan ikhlas akan dihitung oleh Allah Azza wa Jalla.

    ReplyDelete
  55. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Ada delapan nasehat Jalaludin Rahmat pada tausiyah Elegi Ritual Ikhlas 30: Tasyakuran Ke Dua (Proyek Syurga) diantara: 1) Memperbanyak membaca Al-Qur’an, 2) Terus menerus berdoa, 3) Berpartisipasi Dalam Melakukan Kebaikan (Memberikan Bantuan), 4) Berpartisipasi dalam acara-acara keagamaan, 5) Menghidupkan Malam-malam yang Penting, 6) Membayar Khumus yang Diwajibkan Kepadanya sehingga Mensucikan Hartanya, 7) Menjalankan Semua Kewajiban Dengan Penuh Perhatian, Kerajinan, dan Kecermatan, dan 8) Tidak boleh bergunjing.

    ReplyDelete
  56. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. (QS.Faathir: 29-30)

    ReplyDelete
  57. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Doa adalah pangkal dari segala kebaikan dan penangkal segala keburukan, doa juga menjadi sebab diturunkannya rahmat, diangkatnya segala kesulitan, serta pintu gerbang kemenangan dan kejayaan. Doa juga merupakan obat, dan anak panah yang tepat sasaran. Dengan doa, seorang hamba bisa meraih kenikmatan dunia dan akhirat. Oleh karena itu, barangsiapa yang diberi taufik oleh Allah untuk banyak berdoa serta selalu melantunkannya dan menjaga adab-adabnya, maka bergembiralah dengan dekatnya jawaban, dan akan datangnya kelapangan.

    ReplyDelete
  58. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Untuk menggapai surgaNya kita harus melakukan semua kewajiban-kewajiban kita sebagai makhluk Allah. Tentu semua itu didasari dengan niat, rasa ikhlas, dan semata-mata hanya mengharap ridho dari Allah. Dan yakinlah bahwa Allah melihat usaha-usaha yang kita lakukan untuk menggapai surgaNya sehingga tidak ada usaha yang sia-sia.

    ReplyDelete
  59. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    memperoleh surga merupakan impian tertinggi bagi seorang manusia. Dapat bertemu dengan Rasulullah dan para kekasih Allah. Serta, nikmat yang tiada terkira adalah bertemu dengan Zat Maha Agung, Allah SWT. Banyak amalan yang dapat menghantarkan kita untuk memperoleh surga-Nya, diantaranya Memperbanyak Membaca Al-Qur’an, Terus-menerus Berdoa, Berpartisipasi Dalam Melakukan Kebaikan (Memberikan Bantuan), Berpartisipasi dalam Acara-acara Keagamaan, Menghidupkan Malam-malam yang Penting, Membayar Khumus yang Diwajibkan Kepadanya sehingga Mensucikan Hartanya, Menjalankan Semua Kewajiban Dengan Penuh Perhatian, Kerajinan, dan Kecermatan, Tidak Boleh Bergunjing. Adapun salah satu amalan yang tiada terputus yaitu berdakwah dengan ilmu (amar ma’ruf, nahi munkar), itulah amalan yang dapat mengantarkan kita ke Jannah-Nya.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  60. Mariana Ramelan
    13301241053
    Pendidikan Matematika I 2013

    Untuk menuju ke Syurga-Nya bukanlah sesuatu yang mudah. Banyak Cobaan dan rintangan yang akan meghadang, dan kita harus siap sedia untuk senantiasa teguh di Jalan-Nya. Kita juga harus senantiasa memohon ampun kepada Tuhan atas segala kesalahan yang kita perbuat.

    ReplyDelete
  61. Dengan tetap mengupayakan ibadah-ibadah antara lain ; Memperbanyak Membaca Al-Qur’an; Terus-menerus Berdoa; Berpartisipasi Dalam Melakukan Kebaikan (Memberikan Bantuan); Berpartisipasi dalam Acara-acara Keagamaan; Menghidupkan Malam-malam yang Penting; Membayar Khumus yang Diwajibkan Kepadanya sehingga Mensucikan Hartanya; Menjalankan Semua Kewajiban Dengan Penuh Perhatian, Kerajinan, dan Kecermatan; Tidak Boleh Bergunjing.

    ReplyDelete
    Replies
    1. dari beberapa hal itu yang dapat kita lakukan sehari-hari yaitu membaca Al-Quran, melakukan kebaikan kepada siapapun dan tidak menggunjing orang lain karena sebaik-baik manusia yang mampu menjaga lisan dan perbuatannya.

      Delete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id