Dec 3, 2012

SCIENTIFIC METHOD (METODE ILMIAH)





 Ass Wr Wb
Jika ingin mendalami tenteng SCIENTIFIC METHOD (METODE ILMIAH), yaitu Epistemology Contemporer, bacalah berikut:


Wss Wr Wb
Marsigit

83 comments:

  1. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Metode ilmiah umumnya menfokuskan untuk melakukan identifikasi terhadap masalah yang harus dipecahkan, pengumpulan data, lalu menanalisis data dan menarik kesimpulan yang tepat. Penelitian ini sifatnya sangat objektif, karena tidak berdasarkan pada perasaan, pengalaman maupun intuisi seorang peneliti yang sifatnya subjektif. Supaya suatu metode yang digunakan dalam penelitian disebut dengan Metode Ilmiah, maka metode tersebut harus mempunyai beberapa kriteria yang sebagai berikut: berdasarkan kenyataan atau fakta, bebas dari prasangk, memakai prinsip analisa, menggunakan hipotesis, menggunakan ukuran yang objektif, menggunakan teknik kuantifikas.

    ReplyDelete
  2. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Metode ilmiah atau juga biasa disebut proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis untuk melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam yang berupa proses berpikir untuk memecahkan masalah secara sistematis,empiris, dan terkontrol.

    ReplyDelete
  3. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dari link yang baca menjelaskan bahwa metode ilmiah merupakan sekumpulan teknik untuk menyelidiki fenomena, memperoleh pengetahuan baru, atau mengoreksi dan mengintegrasikan pengetahuan sebelumnya. Agar dapat disebut ilmiah, metode penyelidikan umumnya didasarkan pada bukti empiris atau terukur yang tunduk pada prinsip penalaran yang spesifik. Kamus Oxford Online mendefinisikan metode ilmiah sebagai metode atau prosedur yang memiliki karakteristik ilmu pengetahuan alam sejak abad ke-17 yang terdiri dari pengamatan, pengukuran, dan eksperimen sistematis, dan perumusan, pengujian, serta modifikasi hipotesis. Hal ini menurut saya dapat diterapkan ketika ingin mengadakan penelitian sehingga hasil yang diperoleh dapat dimaksimalkan.

    ReplyDelete
  4. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Metode ilmiah atau proses ilmiah (scientific method) merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.
    Unsur utama metode ilmiah adalah pengulangan empat langkah berikut:
    1. Karakterisasi (pengamatan dan pengukuran)
    2. Hipotesis (penjelasan teoretis yang merupakan dugaan atas hasil pengamatan dan pengukuran)
    3. Prediksi (deduksi logis dari hipotesis)
    4. Eksperimen (pengujian atas semua hal di atas)
    Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Metode_ilmiah

    ReplyDelete
  5. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Metode saintifik merupakan suatu cara yang digunakan dalam pembelajaran dengan melibatkan siswa secara aktif untuk melakukan berbagai kegiatan inkuiri atau menemukan. Saintifik artinya ilmiah dalam rangka melakukan percobaan untuk menemukan sesuatu. Dalam pembelajaran metode ini digunakan dengan tujuan supaya siswa sendiri yang menemukan konsepnya sehingga misi untuk perubahan paradigma pendidikan/kurikulum pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Metode ini menjadi model dari kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  6. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Landasan perbahan pendidikan/kurikulum pembelajaran yang dikenal dengan metode saintifik adalah pemerintahan ingin masyarakat Indonesia mampu bersaing dengan negara lain. Sebab di abad 21 ini peluang untuk mendapatkan pekerjaan terbuka luas dan bebas siapapun bisa bekerja di Indonesia. Sehingga siswa-siswa kita harus mampu bersaing dengan memiliki berbagai keterampilan. Maka dari itu untuk mengembangkan dan melatih berbagai keterampilan tersebut siswa dituntut untuk melakukan kegiatan saintifik. Diharapkan dengan metode pembelajaran ini memberikan damfak positif terhadap kualitas anak bangsa kita.

    ReplyDelete
  7. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik adalah proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengonstruk konsep, hukum atau prinsip melalui tahapan-tahapan mengamati (untuk mengidentifikasi atau menemukan masalah), merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengomunikasikan konsep, hukum atau prinsip yang “ditemukan”. Pendekatan saintifik dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik dalam mengenal, memahami berbagai materi menggunakan pendekatan ilmiah, bahwa informasi bisa berasal dari mana saja, kapan saja, tidak bergantung pada informasi searah dari guru. Oleh karena itu kondisi pembelajaran yang diharapkan tercipta diarahkan untuk mendorong peserta didik dalam mencari tahu dari berbagai sumber melalui observasi, dan bukan hanya diberi tahu.

    ReplyDelete
  8. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    pembelajaran dengan pendekatan saintifik bagus untuk membantu siswa dalam mengkonstruk pengetahuannya sendiri. seperti yang telah kita ketahui bahwa pembelajaran sudah beralih dari teacher-center ke student center , sehingga guru berfungsi sebagai fasilitator dan siswa yang berusaha mengkonsep pengetahuannya.

    ReplyDelete
  9. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Terimakasih atas artikel artikel yang Bapak berikan, sangat membantu saya dan menambah referensi ilmu. hal tersebut juga dapat membantu saya untuk menyiapkan lebih matang lagi mengenai pembelajaran saintifik sebagai bekal saya untuk PPL dan kedepan jika saya diberi kesempatan untuk menjadi guru.

    ReplyDelete
  10. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Metode ilmiah erat kaitannya dengan metode saintifik yang dua hal itu salaing berkaitan. Sejarah metode ilmiahnya menganggap perubahan metodologi penyelidikan ilmiah, berbeda dengan sejarah sains itu sendiri. Pengembangan peraturan untuk penalaran ilmiah belum langsung; Metode ilmiah telah menjadi subyek perdebatan yang intens dan berulang sepanjang sejarah sains, dan filsuf alam dan ilmuwan terkemuka berpendapat keunggulan pendekatan satu sama lain untuk membangun pengetahuan ilmiah. Terlepas dari ketidaksepakatan tentang pendekatan, metode ilmiah telah maju dalam langkah-langkah yang pasti. Penjelasan rasionalis tentang alam, termasuk atomisme, muncul baik di Yunani kuno dalam pemikiran Leucippus dan Democritus, dan di India kuno, di sekolah Nyaya, Vaisesika dan Budha, sementara materialisme Charvaka menolak kesimpulan sebagai sumber pengetahuan yang mendukung empirisisme. Itu selalu diragukan. Aristoteles mempelopori metode ilmiah di Yunani kuno bersamaan dengan biologi empiris dan karyanya tentang logika, menolak kerangka deduktif murni yang mendukung generalisasi yang dilakukan dari pengamatan alam.
    rene decrates adalah yang terkelanal pada metode ilmiah, Inductivism, yang menjadi terkenal dengan Isaac Newton dan para pengikutnya

    ReplyDelete
  11. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Secara sederhana, pengertian metode ilmiah adalah langkah kerja yang dilakukan oleh para peneliti dalam menjawab masalah yang ada. Dalam buku Schaum outline dijelaskan bahwa pengertian metode ilmiah atau metode saintifik adalah langkah langkah kerja rutin dari saintis saintis aktif seiring dibimbingnya mereka oleh keingintahuan untuk mempelajari keteraturan dan hubungan di antara fenomena yang mereka pelajari.

    ReplyDelete
  12. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Berdasarkan sumber http://en.wikipedia.org/wiki/Scientific_method. Metode ilmiah adalah metode untuk memperoleh suatu teori dengan proses yang sistematis dan dengan bukti fisik. Sistematis yang dimaksud adalah berdasarkan hipotesis atau dugaan, dilakukan eksperimen atau percobaan berkali-kali. Jika eksperimennya mendapatkan hasil yang baik, maka hipotesis dapat menjadi sebuah teori yang dianggap benar.

    ReplyDelete
  13. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Pada era abad 21 ini mendengar Scientific method sudah tidak asing lagi bagi kita. Karena metode ini sangat diharuskan pada kurikulum kita pada saat ini. Dimana setiap pembelajaran metode ini dimunculkan pada kegiatan pembelajaran. Metode ini tentunya sangat erat dengan bukti-bukti fisik sehingga diperlukan eksperimen-eksperimen dalam sebuah kegiatan pembelajarannya. Sejak di tetapkan sebagai kewaiban dalam pembelajaran di kurikulum 2013 ini, banyak peneliti2 yang tertarik untuk meneliti dan menulis tentang scientific ini. Dimana banyak ditemukan dengan pendekatan scientific siswa dapat berpikir kritis, analitis, dan tepat dalam mengidentifikasi, memahami, memecahkan masalah, dan mengaplikasikan materi pembelajaran. Selain itu, siswa juga mampu menerapkan, dan mengembangkan pola berpikir yang rasional dan objektif dalam merespon materi pembelajaran.

    ReplyDelete
  14. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dua kaum yang berbeda pada zaman pra Socrates yaitu kaum Rasionalis dan kaum Empirik sama-sama mencari suatu kebenaran terhadap realitas. Dua kaum ini mempunyai keunikan untuk mencapai suatu kebenaran dalam mengidentifikasi sebuah realitas. Kaum Rasionalis mempunyai paham a priori sedangkan kaum Empirik mempunyai paham a posteriori. Kaum Rasionalis dan Empirik mempunyai logikanya masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya dalam mengidentifikasi suatu objek. Oleh karena itu, beberapa para filsuf/ilmuwan mencoba menggabungkan cara berpikir dua kaum ini, yang sekarang kita kenal dengan nama metode ilmiah. Dengan demikian, metode ilmiah dasarnya adalah penggabungan antara cara berpikir kaum Rasionalis dan kaum Empirik, maka dari itu metode ilmiah harus mempunyai pemikiran yang konsisten dan kebenarannya teruji secara empirik.

    ReplyDelete
  15. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Metode ilmiah merupakan suatu prosedur yang mencakup berbagai tindakan pikiran, pola kerja, cara teknis, dan tata langkah untuk memperoleh pengetahuan baru atau mengembangkan pengetahuan yang telah ada. Dengan kata lain, metode ilmiah adalah prosedur atau cara untuk mengetahui sesuatu yang mempunyai langkah-langkah sistematis dan menggunakan cara berfikir yang logis. Langkah-langkah tersebut dimulai dari adanya kebutuhan objektif, perumusan masalah, pengumpulan teori, perumusan hipotesis, pengumpulan data/informasi/fakta, analisis data, dan diakhiri dengan penarikan kesimpulan

    ReplyDelete
  16. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Scientific Method atau metode ilmiah merupakan metode pada epistemologi kontemporer, yang berkembang pada abd ke-21, yaitu perubahan paradigma konstruktivisme. Metode ilmiah adalah proses yang berkelanjutan, yang biasanya dimulai dengan pengamatan tentang alam atau dunia nyata. Setelah adanya observasi maka akan muncul dugaan atau hipotesis yang akan diuji kebenarannya menggunakan eksperimen. Hail eksperimen inilah yang kemudian akan dianalisis untuk kemudian menghasilkan simpulan yang menjawab hipotesis. Dalam melakukan analisis, maka seseorang yang berpikir ilmiah akan berpikir secara hipotetic-deductive.

    ReplyDelete
  17. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Metode ilmiah atau proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.

    ReplyDelete
  18. Nahrul Pintoko Aji
    14301244008
    Pendidikan Matematika A 2014

    Metode ilmiah atau proses ilmiah (bahasa Inggris: scientific method) merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam.

    ReplyDelete
  19. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Scientific method atau metode ilmiah merupakan pengembangan dan elaborasi dari penalaran ilmiah dan penyidikan tidak langsung. Sedangkan prosesnya berupa proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Adapun langkah-langkahnya meliputi pengamatan, membentuk hipotesis untuk menjelaskan fenomena alam, memprediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis, menguji dengan melakukan eksperimen, dan menyimpulkan. Penalaran yang digunakan dalam mengambil kesimpulan menekankan pada penalaran induktif dibanding dengan penalaran deduktif. Dan kurikulum terbaru di Indonesia yaitu Kurikulum 2013. Pembelajaran yang berlandung berdasarkan metode scientifik, dengan menerapkan 5M, yaitu mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan.

    ReplyDelete
  20. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    pendekatan saintifik erat kaitannya dengan kurikulum 2013, pendekatan disini bisa disebut juga metode, dalam pelaksanaanya saintifik menekankan pada keaktifan siswa, siswa belajar melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi dan mengkomunikasi, sehingga siswa dapat mengkonstruk pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  21. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Menurut link https://en.wikipedia.org/wiki/History_of_scientific_method bahwa metode ilmiah telah menjadi subyek perdebatan yang intens dan berulang sepanjang sejarah sains, dan filsuf alam dan ilmuwan terkemuka berpendapat keunggulan pendekatan satu sama lain untuk membangun pengetahuan ilmiah. Beberapa perdebatan terpenting dalam sejarah metode ilmiah berpusat pada: rasionalisme, terutama yang dianjurkan oleh Descartes; Inductivism, yang menjadi terkenal dengan Isaac Newton

    ReplyDelete
  22. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari berbagai referensi di atas dapat disimpulkan metode ilmiah merupakan suatu langkah atau proses ilmiah dalam rangka memeperoleh pengetahuan yang disusun secara sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan. Dalam metode ilmiah tersebut menggunakan beberapa tahap, diantaranya merumuskan masalah, mengumpulkan keterangan, menyusun hipotesis, menguji hipotesis dengan melakukan percobaan atau penelitian, mengolah data, dan menarik kesimpulan. Selain itu, dalam pelaksanaan metode ilmiah juga dibutuhkan beberapa sikap ilmiah guna meminimalisir terjadinya kekeliruan. Menurut Brotowidjoyo (dalam Zaenal Arifin 2008: 4) mengatakan bahwa: orang yang berjiwa ilmiah adalah orang yang memiliki tujuh macam sikap ilmiah. Ketujuh macam sikap tersebut adalah (1) sikap ingin tahu, (2) sikap kritis, (3) sikap terbuka, (4) sikap objektif, (5) sikap rela menghargai karya orang lain, (6) sikap berani mempertahankan kebenaran, dan (7) sikap menjangkau ke depan.

    ReplyDelete
  23. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Sikap ilmiah dapat dijadikan acuan dalam pelaksanaan metode ilmiah. Sebab, informasi dan pengetahuan akan terus bertambah dan berkembang dari masa ke masa. Sifat manusia tidak pernah puas dengan apa yang sudah diketahuinya, sehingga menjadikan ilmu pengetahuan menjadi siklus yang akan terus berkembang. Oleh karena itu, dengan “metode ilmiah” dapat menjadi jembatan untuk berkembangnya ilmu pengetahuan tersebut.

    ReplyDelete
  24. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Diambil dari en.wikipedia.org/wiki/Scientific_method

    Metode ilmiah adalah sekumpulan teknik untuk menyelidiki fenomena, memperoleh pengetahuan baru, atau mengoreksi dan mengintegrasikan pengetahuan sebelumnya. Untuk disebut ilmiah, metode penyelidikan umumnya didasarkan pada bukti empiris atau terukur yang tunduk pada prinsip penalaran tertentu. Metode ilmiah adalah proses yang terus menerus, yang biasanya dimulai dengan pengamatan tentang alam. Manusia pastinya memiliki rasa ingin tahu, jadi mereka sering mengajukan pertanyaan tentang hal-hal yang mereka lihat atau dengar dan sering mengembangkan gagasan (hipotesis) tentang mengapa keadaannya seperti apa adanya. Hipotesis terbaik mengarah pada prediksi yang dapat diuji dengan berbagai cara, termasuk melakukan observasi lebih lanjut tentang alam. Begitulah dua tahapan awal dari metode ilmiah

    ReplyDelete
  25. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Terima kasih atas sumber-sumber bacaan yang telah diberikan. Metode ilmiah adalah tubuh teknik untuk menyelidiki fenomena, memperoleh pengetahuan baru, atau mengoreksi dan mengintegrasikan pengetahuan sebelumnya. [1] Untuk dapat disebut ilmiah, metode penyelidikan harus didasarkan pada empiris dan terukur tunduk bukti untuk prinsip-prinsip tertentu penalaran. [2] The Oxford English Dictionary mendefinisikan metode ilmiah sebagai: ". sebuah metode atau prosedur yang telah ditandai ilmu alam sejak abad ke-17, yang terdiri dalam pengamatan sistematis, pengukuran, dan percobaan, dan perumusan, pengujian, dan modifikasi hipotesis" [3]

    ReplyDelete
  26. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Metode saintifik merupakan metode yang digunakan untuk menunjang Kurikulum 2013. Metode ini biasa dikenal dengan 5M yaitu Mengamati, Menanya, Mencoba, Menalar, dan Mengkomunikasikan. Setiap tahap tersebut disusun sistematis untuk membentuk siswa yang sesuai dengan harapan Kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  27. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Metode saintifik adalah teknik dalam menginvestigasi fenomena, mendapatkan ilmu baru, ataau memperbaiki dan mengintegrasikan ilmu sebelumnya. Metode ini didasarkan pada bukti empiris atau dapat diukur. Bagian penting dari metode saintifik ini adalah eksperimen. Metode saintifik adalah suatu siklus yang berulang, diawali dengan eksperimen

    ReplyDelete
  28. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Metode saintifik memiliki beberapa langkah. Berdasarkan http://www.sciencebuddies.org/science-fair-projects/project_scientific_method.shtml, ada 6 langkah pada metode ini, yang pertama adalah menanya. Yang perlu ditanyakan ada 6, yaitu 5W+1H. Selanjutnya adalah penelitian. Mencari konsep dengan fasilitas, diantaranya menggunakan referensi dari perpustakaan atau internet untuk menemukan solusi yang tepat. Selanjutnya adalah mengkonstruksi hipotesis. Hipotesis adalah tebakan ilmiah yang menjelaskan pertanyaan. Hipotesis yang baik akan sama dengan hasil akhir. Selanjutnya adalah mengetes hipotesis apakah sudah akurat atau belum, yaitu dengan eksperimen. Dengan eksperimen, siswa dapat mengetahui apakah prediksinya benar dan hipotesis yang diajukan mendukung. Selanjutnya menganalisis data yang diperoleh dan mengambil kesimpulan. Terakhir, komunikasikan hasil yang didapat dengan teman lain dan guru-guru

    ReplyDelete
  29. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Metode saintifik yang berkembang di Indonesia mengacu pada kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Dalam pembelajaran (khususnya matematika), siswa diharapkan dapat melalui 5 tahap sintaks pada metode saintifik, yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan. Sehingga siswa mampu belajar mandiri dan bermakna

    ReplyDelete
  30. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Metode ilmiah atau dalam bahasa inggris dikenal sebagai scientific method adalah proses berpikir untuk memecahkan masalah secara sistematis,empiris, dan terkontrol.Metode ilmiah memiliki beberapa ciri yaitu (1) Metode ilmiah merupakan proses berpikir untuk memecahkan masalah, (2) Pada Metode Ilmiah, proses berpikir dilakukan secara sistematis, (3) Metode ilmiah didasarkan pada data empiris, (4) Pada metode ilmiah, proses berpikir dilakukan secara terkontrol.

    ReplyDelete
  31. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    metode ilmiah merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengonstruk pengetahuan. metode ini menggunakan langkah-langkah yang sistematis dalam pelaksanaannya. metode ini digunakan untuk mengamati kemudian membuktikan hipotetsis yang terbentuk.

    ReplyDelete
  32. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    metode ilmiah ini atau yang sering disebut dengan metode saintifik, menjadi salah satu metode yang digalakkan pada kurikulum 2013. namun, dalam kurikulum 2013 ini, sintaks hipotesis "diganti" menjadi sintaks menanya, sehingga dalam kurikulum 2013 sering disebut sebagai 5M yaitu "mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengasosiasi, dan mengomunikasikan."

    ReplyDelete
  33. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Mempelajari metode ilmiah sangat penting sekali dalam penyusunan suatu karya ilmiah. Dengan mempelajari metode ilmiah, karya ilmiah yang disusun mnejadi sistematis dan sesuai dengan prosedur keilmiahan. Dalam melakukan penelitian kita harus mengetahui langkah-langkah metode ilmiahnya. Langkah-langkah tersebut diantaranya melakukan observasi awal, mengidentifikasi masalah, merumuskan atau menyatakan hipotesis, melakukan eksperimen, dan menyimpulkan hasil eksperimen. Adapun kriteria dalam metode ilmiah yaitu adalah sistematis, logis, analitik dan universal.

    ReplyDelete
  34. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Metode ilmiah menggabungkan antara pengalaman empiris (observasi) dan akal dalam memperoleh pengetahuan atau menyelesaikan persoalan-persoalan yang tengah dihadapi oleh ilmuan (saintis). Menurut Harold H. Titus dkk dalam Zaprulkhan (2016: 80-81), metode ilmiah dalam pengetahuan secara rinci harus meliputi enam langkah berikut:
    1) Keinsafan tentang adanya problema, berpikir bermula jika ada sesuatu penghalang atau kesulitan, atau jika ingin mengetahui tentang suatu hal.
    2) Data yang relevan dan tersedia dikumpulkan, bagi problema sederhana, bahan-bahannya mungkin telah ada, namun problema yang lebih sukar mungkin memerlukan penyelidikan yang memakan waktu lama untuk mengumpulkannya.
    3) Data ditertibkan, data-data diberi nomor, dianalisis dan dikelompok-kelompokkan (diklasifikasikan).
    4) Hipotesis dibentuk (diformulasikan), hipotesis harus bersifat “masuk akal”, deduksi yang dapat dicoba dan harus dapat menjadi petunjuk untuk penyelidikan lebih jauh.
    5) Deduksi dapat ditarik dari hipotesis, dalam inferensi kita sampai sekarang prinsip logika formal dapat membantu kita, matematika juga dapat membantu untuk mengungkapkan jenis susunan dan hubungan yang harus dikemukakan dalam subjek.
    6) Verifikasi adalah tahap terakhir, proses verifikasi dapat dilakukan dengan pengamatan, dengan eksperimen atau mencek konsistensi hipotesis dengan fakta-fakta yang ada sangkut pautnya dan yang dikira benar.

    ReplyDelete
  35. Terimakasih atas link-link yang dibagikan. Saya mencoba membukanya namun tidak semua link aktif. Saya sebagai seorang guru sekolah dasar, mengalami saat menggunakan metode saintifik ini pada anak-anak, tahapan dalam metode saintifik ini tidak dapat diberlakukan pada semua situasi dan pada semua anak. Untuk melakukannya, perlu ada kajian terlebih dahulu dari guru terhadap kemampuan siswa. Sebab jika guru belum memahami kemampuan siswa, anak bisa jadi justru menjadi bingung. Pada anak-anak di kelas 1 atau 2 SD, tahapan yang mungkin adalah sampai pada collecting data. Hanya sangat sedikit anak yang bisa melakukan analisis, apalagi sampai ke kesimpulan tertentu. Mereka masih membutuhkan bimbingan guru.

    ReplyDelete
  36. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Terimakasih Prof atas link-link yang dibagikan
    Metode saintifik dalam pembelajaran masih menjadi isu yang hangat diperbincangkan. Terlebih lagi dengan implementasi kurikulum 2013 yang masih "maju mundur". Dari beberapa sumber yang saya baca, pembelajaran saintifik methode bahwa proses pembelajaran dapat dipadankan dengan suatu proses ilmiah, karenanya Kurikulum 2013 mengamanatkan esensi pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Hal ini memperlihatkan besarnya tugas guru, bukan? Guru harus mampu berjalan bersama peserta didiknya dengan metode pembelajaran seperti ini. Maka guru terlebih dahulu harus memahami kebutuhan siswanya, baru setelahnya guru dapat memberikan pembelajaran yang benar-banar sesuai, yaitu sesuai dengan kebutuhan siswa dan ssesuai dengan apa yang seharusnya diterima oleh siswa. Terimakasih, melalui link-link yang telah dibagikan, saya bersemangat untuk berusaha membuka diri untuk terus membaca. Bismillah, semoga kita selalu diberikan kesempatan oleh-Nya

    ReplyDelete
  37. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Metode ilmiah adalah langkah langkah ilmiah untuk memecahkan sebuah permasalahan yang tersusun secara sistematis. Dikatakan ilmiah karena memenuhi unsur unsur ilmiah seperti ada permasalahan, kajian teori, kerangka berpikir, hipotesis, penelitian dan kesimpulan. Diharapkan dengan memenuhi unsur unsur tersebut sebuah karya ilmiah bisa tersusun secara bagus sehingga hasilnya maksimal dan menambah khasanah pengetahuan bagi yang menulis atau yang lainnya.dalam pembelajaran sekarang sudah menujusearah pembelajaran berbasis ilmiah ( scientific) yaitu siswa ditumbuhkan dan dibiasakan dengan sikap ilmiah dalam pembelajaran, sehingga dalam pembelajaranpun menggunakan langkah scientific yaitu 5M, dari itu diharapkan siswa dapat mengkontruksi pengetahuan yang dimiliki sebalumnya untuk memperoleh pengetahuan baru.



    ReplyDelete
  38. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Menurut pemahaman saya, scientific dapat berperan sebagai pendekatan dan juga metode. Saintifik ini menjadi sering terdengar ketika dikaitkan dengan pembelajaran pada kurikulum 2013. Namun ternyata, saintifik ini telah ada sejak dulu. Saintifik sebagai metode merupakan sekumpulan teknik untuk menyelidiki fenomena, memperoleh pengetahuan baru, atau mengoreksi dan mengintegrasikan pengetahuan sebelumnya. Metode ini umumnya didasarkan pada bukti empiris atau terukur berdasarkan pada prinsip penalaran tertentu untuk membuktikan suatu pengetahuan. Hal yang terpenting dari metode saintific ini adalah pengujian dari hipotesis sehingga diperoleh bukti secara ilmiah terhadap suatu pengetahuan.

    ReplyDelete
  39. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Metode ilmiah merupakan hal yang penting untuk diketahui khususnya dalam proses penelitian, karena metode ilmiah merupakan suatu prosedur atau cara-cara tertentu yang digunakan untuk memperoleh pengetahuan yang sering disebut dengan pengetahuan ilmiah. Menurut para peneliti terdahulu berpendapat bahwa dalam proses penelitian harus dilakukan secara ilmiah. Suatu penelitian dikatakan penelitian ilmiah perlu memperhatikan beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Adapun kriteria dalam metode ilmiah iyalah harus sistematis, masuk akal atau logis, analitik dan bersifat universal.

    ReplyDelete
  40. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb
    Sesuai dengan kurikulum 2013 saat ini metode ilmiah merupakan pendekatan yang di anjurkan oleh pemerintah untuk diterapkan di sekolah hal ini bertujuan agar siswa dapat lebih mengeksplor potensi diri yang mereka miliki. Selain itu metode ilmiah juga cocok dikombinasikan dengan metode berbasis masalah dimana siswa berperanan aktif untuk mencari penyelesaian dari masalah matematika yang diberikan oleh guru. Dengan begitu guru dapat meminimalisir peranannya di dalam proses pembelajaran sehingga guru benar-benar hanya bertindak sebagai fasilitator dan mediator dan bukan sebagai sumber utama pengetahuan selama proses pembelajaran berlangsung.

    ReplyDelete
  41. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Pemahaman kami inti dari metode saintifik sendiri sebenarnya metode pembelajaran dengan mengamati fenomena-fenomena yang ada di sekitar kita untu mendapatkan atau memahami suatu konsep dan pengetahuan. Metode saintifik ini sudah mulai digalakkan di Indonesia sejak diberlakukannya kurikulum 2013. Dalam kurikulum 2013 ditegaskan bahwa metode saintifik mencakup lima kegiatan yang sering disebut dengan 5 M, yaitu menngamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi (menalar), dan mengkomunikasikan. Akan tetapi dalam prakteknya guru hanya berfokus pada 5M tersebut, dan melupakan hakekat dari metode saintifik itu sendiri yaitu mengamati fenomena. Yang sering terjadi adalah
    Mengamati: siswa mengamati guru menjelaskan materi
    Menanya: siswa menanyakan hal-hal yang belum jelas dari penjelasan guru
    Mengumpulkan informasi: siswa mencatat informasi-informasi dari penjelasan guru
    Mengasosiasi: siswa mengerjakan soal-soal/masalah-masalah yang diberikan guru
    Mengkomunikasikan: siswa mempresentasikan pekerjaan

    ReplyDelete
  42. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, terimakasih prof. Marsigit atas link-link yang telah di sajikan di atas. Metode ilmiah merupakan hal yang penting untuk diketahui khususnya dalam proses penelitian dan pembelajaran, karena metode ilmiah merupakan suatu prosedur atau cara-cara tertentu yang digunakan untuk memperoleh pengetahuan ilmiah. Dalam pembelajaran saintifik methode bahwa proses pembelajaran dapat dipadankan dengan suatu proses ilmiah, karenanya Kurikulum 2013 mengamanatkan dan mempromosikan dengan gencar esensi pendekatan saintifik dalam pembelajaran dikelas. Maka semakin beratlah tugas seorang pendidik. Siswa pun juga dituntut untuk mampu mengamati masalah yang ada, menanyakan bagaimana seluk beluk dan solusi yang benar, mengumpulkan data dan informasi untuk memecahkannya, mengasosiasi atau mengorganisir data supaya lebih jelas dan detail, mengkomunikasikannya di depan kelas, dan terakhir adalah mencipta atau membuat sebuah produk akhir yang menjadi cerminan transfer dari segala ilmu pengetahuan yan ia miliki. Dengan demikian, siswa ditumbuhkan dan dibiasakan dengan sikap ilmiah dalam pembelajaran maupun dalam kehidupan sehari-hari. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  43. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Menurut salah satu sumber tersebut, metode ilmiah merupakan bagian tehnik untuk menginvestigasi fenomena, memperoleh pengetahuan baru, atau mengoreksi dan mengintegrasi pengetahuan sebelumnya. Hal tersebut berdasarkan pada kumpulan yang dapat observasi, bukti empiris dan terukur untuk alasan prinsip yang spesifik, kumpulan data dalam observasi dan percobaan, dan formulasi dan pengujian hipotesis. Walaupun prosedur metode ilmiah sangat berbeda-beda dari satu bidang penyelidikan dengan yang lain, perbedaan sifat-sifat penyelidikan ilmiah bisa didentifikasi dari pengetahuan metodologi lainnya. Peneliti ilmiah mengajukan hipotesis sebagai penelasan fenomena dan mendesaik studi eksperimen untuk menguji hipotesis tersebut. Langkah tersebut haru diulang untuk memprediksi ketergantungan hasil di masa yang akan datang.

    ReplyDelete
  44. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Metode ilmiah tumbuh mulai abad 19 berdasarkan paradigma rasionalism, salah satu tokohnya adalah Rene Descartes. Segala sesuatu atau sumber belajar dalam pembelajaran metode ilmiah dianggap sebagai sesuatu yang dapat diamati/observable. Oleh sebab itu, tahapan awal dalam pembelajaran dengan metode ilmiah diawali dengan mengamati.

    ReplyDelete
  45. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Metode ilmiah memiliki beberapa kelebihan saat diterapkan di pembelajaran. Saat siswa menemukan masalah yang akan diselesaikan maka siswa mengidentifikasi melalui hipotesis yang akan dilaksanakan kemudian siswa menganalisis untuk mendapatkan kesimpulan atau jawaban dari hipoteisnya terbukti atau tidak. Kegiatan ini akan memberikan sifat kreatif kepada siswa karena siswa akan mencari tahu dengan berbagai cara bahkan sesuai kemampuan siswa Dalam hal ini siswa mendapatkan informasi juga berdasarkan identifikasi bersama-sama dengan temannya, saling berdiskusi untuk mendapatkan jawaban sehigga akan memberikan pengalaman tersendiri bagi siswanya.

    ReplyDelete
  46. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Assalamu'alaikum wr wb.

    Metode ilmiah juga bisa didapat dari sebuah penelitian ilmiah atau sebuah percobaan, yang mana di dalam sebuah penelitian ilmiah mempunyai langkah-langkah yang sistematis dan berurutan. Metode ilmiah dilakukan dengan tujuan untuk menemukan sebuah teori yang baru atau membuktikan sebuah teori. Metode ilmiah dapat pula diartikan sekumpulan teknik untuk menyelidiki suatu fenomena dan mengintegrasi sebuah pengetahuan sebelumnya. Metode ilmiah juga merupakan penggabungan antara pengalaman dan bukti empiris lalu disusun sebuah hipotesis, dan dilakukan pengujian terhadap hipotesis tersebut.

    ReplyDelete
  47. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Melalui metode ilmiah, siswa diberikan kebebasan untuk menyadari hal-hal yang ada di sekitarnya. Metode tersebut sangatlah berpusat pada gap atau permasalahan yang ada. Sehingga dalam mencari suatu kesimpulan dan interpretasi tentunya dibutuhkan langkah-langkah yang sistematis. Kemudian, hasil dari sebuah penelitian dapat dijadikan sebagai acuan dalam menyelesaikan gap tersebut. Metode ilmiah tidak hanya untuk mengoptimalkan cara berpikir seseorang namun dapat dijadikan sebagai ruang untuk merefleksikan pengalamannya.

    ReplyDelete
  48. Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Terima kasih Prof atas sumber-sumber informasi yang telah diberikan kepada kami. Ada banyak definisi yang dikemukan mengenai metode ilmiah salah satunya yang disebutkan pada laman https://www.sciencebuddies.org/science-fair-projects/science-fair/steps-of-the-scientific-method yakni, “metode ilmiah adalah proses eksperimen yang digunakan untuk mengeksplorasi pengamatan dan menjawab pertanyaan”. Ketika kita ingin menemukan jawaban atas permasalahan sains, yang kita perlukan adalah sebuah langkah-langkah dalam metode ilmiah. Dengan memperlajari metode ilmiah dapat meningkatkan keterampilan kita dalam mengorganisasikan dan menyajikan fakta secara sistematis.

    ReplyDelete
  49. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Mengintip di balik bacaan kemudian mencoba memahami isinnya, saya menangkap bahwa awal mulanya metode ilmiah muncul ketika berusaha memahami tentang alam..Orang secara alami ingin belajara sehingga mengajukan berbagai macam pertanyaan tentang apa yang mereka indrai.Saya tidak dapat bayangkan betapa hebatnya orang-oranga dulu mereka dapat belajar tanpa dikekang oleh sebuah dogma.Mereka dapat belajar secara alami dengan berinteraksi melalui lingkungan alam sekitar.

    ReplyDelete
  50. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Metode ilmiah merupakan suatu cara untuk mencari atau merevisi pengetahuan baru. Metode ilmiah ini memiliki karakteristik yang cermat atas subjektivitas. Hal ini agar pengetahuan yang dibentuk melalui metode ilmiah dapat digunakan secara umum tidak hanya dapat digunakan oleh subjek tertentu saja. Link-link di atas menghubungkan ke web atau halaman yang mendukung bagaimana metode ilmiah tersebut dapat digunakan serta tokoh-tokoh yang berperan dalam metode-metode ilmiah. Metode ilmiah sangat amat penting bukan saja dalam proses penemuan pengetahuan namun lebih-lebih lagi dalam mengkomunikasikan penemuan ilmiah tersebut kepada kalangan ilmuan.

    ReplyDelete
  51. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Untuk memperoleh pengetahuan dan melakukan revisi terhadap pengetahuan yang ada maka diperlukan metode. Metode tersebut dinamakan metode ilmiah. Langah-langkah yang digunakan dalam metode ilmiah dapat diawali dengan melakukan pengamatan, kemudian berpikir tentang pertanyaan berkaitan dengan hal yang diamati, menyusun hipotesis, mengembangkan prediksi yang bisa diuji, mengumpulkan data kemudian diperoleh teori umum yang disebut pengetahuan. Langkah-langkah tersebut berputar membentuk siklus. Sehingga dalam pencarian pengetahuan tidak akan sampai pada titik akhir atau berhenti.

    ReplyDelete
  52. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Metode ilmiah merupakan proses pembelajaran yang berkelanjutan, pada umumnya dimulai dengan pengamatan tentang alam atau dunia nyata, kemudian dilanjutkan dengan observasi maka akan muncul dugaan atau hipotesis yang akan diuji kebenarannya menggunakan eksperimen. Hasil eksperimen inilah yang kemudian akan dianalisis untuk kemudian menghasilkan kesimpulan yang dapat menjawab hipotesis. Ketika melakukan analisis, maka seseorang dapat dikatakan berpikir secara ilmiah.

    ReplyDelete
  53. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Metode ilmiah sangat penting , terlebih dapat memperoleh pengetahuan karena metode ilmiah merupakan serangkaian teknik yang digunakan untuk menelusuri fonomena-fenomena agar fenomena tersebut dapat diyakini secara jelas sebagai pengetahuan yang baru dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dengan adanya metode ilmiyah , seseorang tidak boleh mengatakan sesuatu tanpa dasarnya terlebih tidak ada bukti. Jika seseorang guru ingin mengatakan kelas yang diajarnya memiliki kemampuan yang tinggi maupun sedang maka harus ada bukti secara ilmiyah juga. Terima Kasih

    ReplyDelete
  54. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Filsafat dan ilmu adalah dua kata yang saling terkait, baik secara substansial maupun historis karena kelahiran ilmu tidak lepas dari peranan filsafat, sebaliknya perkembangan ilmu memperkuat keberadaan filsafat. Dari kalimat tersebut dapat dikatakan bahwa filsafat tidak hanya terkaitdengan matematika saja namun juga dengan ilmu, sehingga filsafat itu terkait dengan banyak hal. Filsafat memberikan keinginan bagi perkembangan dan kemajuan ilmu serta nilai nilai moral yang terkandungnya untuk berkembang.

    ReplyDelete
  55. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    maaf pak yang atas salah komen, yang betul yang ini.
    Metode ilmiyah adalah sekumpulan teknik unutk menyelidiki fenomena, memperoleh pengetahuan baru, atau mengoreksi dan mengintegrasikan pengetahuan sebelumnya. Agar disbut ilmiyah, maka metode ini dilandsakan pada bukti empiris terukur. Metode ini terdiri dari pengamatan, pengukuran, dan eksperimen sistematis, dan perumusan, pengujian, dan modifikasi hipotesis.

    ReplyDelete
  56. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Metode Saintifik merupakan pembelajaran yang terpadu dan bisa dipadu-padankan dengan model pembelajaran yang lain. Namun ada kesulitan yang menjadi tantangan bagi para pendidik untuk mampu berkreasi lebih. Pendidik harus bisa menginovasikan model pembelajaran juga membawa pembelajaran menyenangkan dan ramah anak. Ramah anak yang dimaksud adalah tidak sulit untuk dilaksanakan namun tetap pada esensi yang sesungguhnya.

    ReplyDelete
  57. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Metode saintifik merupakan salah satu metode pembelajaran yang direkomendasikan pada penerapan k13 karena memiliki relevansi dengan tujuan pembelajaran. Memang diperlukan suatu adaptasi untuk menerapkan pendekatan saintifik bagi siswa yang terbiasa belajar dengan menggunakan pendekatan konvensional karena dari yang siswa hanya mendengarkan penjelasan dari guru menjadi siswa yang dituntut untuk berpikir ilmiah memerlukan sebuah proses dan persiapan yang matang dari seluruh komponen pendidikan.

    ReplyDelete
  58. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Scientific method atau metode ilmiah diarttikan sebagai proses keilmuan untuk mendapatkan pengetahuan secara sistematis melalui bukti fisis. Metode ilmiah mempunyai langkah-langkah yang tersusun secara sistematis yaitu merumuskan masalah, hipotesis, eksperimen, analisis dara, dan membuat kesimpulan. Metode ilmiah atau metode saintifik adalah pembelajaran yang diharuskan dilaksanakan pada kurikulum 2013. Tujuannya agar menumbuhkan rasa ingin tahu, keaktifan dan kemandirian siswa untuk berpikir dan menyeselaikan masalah ilmiah sehingga pengetahuan baru yang didapat menjadi lebih bermakna.

    ReplyDelete
  59. Junianto
    PM C

    Metode ilmiah merupakan metode atau cara yang digunakan untuk menemukan sebuah pengetahuan baru. Metode ilmiah yang dipercaya dan teruji diharapkan akan menghasilkan penelitian yang kredibel. Pengetahuan baru yang diperoleh akan menjadi landasan bagi penelitian-penelitian berikutnya dna begitu seterusnya. Inilah yang menjadi alasan bahwa ilmu pengetahuan itu tidak pernah ada habisnya jika dipelajari. Karena hal ini pula, maka metode ilmiah juga harus senantiasa dikaji dan disesuaikan dengan kemajuan jaman.

    ReplyDelete
  60. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Berdasarkan link http://en.wikipedia.org/wiki/Outline_of_scientific_method, metode ilmiah merupakan sebuah metode yang digunakan untuk menyelidiki fenomena untuk memperoleh fenomena baru, serta untuk mengoreksi dan mengintegrasikan pengetahuan sebelumnya. Hal ini didasarkan pada pengamatan, empiris, bukti terukur dan tunduk pada hokum penalaran baik deduktif maupun induktif. Saat melakukan pengamatan, disusun sebuah hipotesis sebagai prediksi awal. Hipotesis kemudian diuji dengan melakukan eksperimen. Pengujian hipotesis sebaiknya tidak hanya sekali, hipotesis yang lolos uji berkali-kali dapat menjadi suatu teori ilmiah. Pada kurikulum 2013 metode ilmiah ini meliputi kegiatan mengamati, menanya, mencoba, mngasosiasi, dan mengomunikasikan. Metode ini memungkinkan siswa untuk melakukan eksplorasi secara lebih mendalam terhadap fakta – fakta dan fenomena yang terjadi untuk dijadikan bahan pembelajaran.

    ReplyDelete
  61. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Metode ilmiah sebagai "metode atau prosedur yang telah ditandai ilmu alam sejak abad ke-17, yang terdiri dalam pengamatan sistematis, pengukuran, dan percobaan, dan perumusan, pengujian, dan modifikasi hipotesis."
    Metode ilmiah meliputi
    1. Karakterisasi dari pengalaman dan pengamatan
    2. Hipotesis atau dugaan berdasarkan pengetahuan yang diperoleh saat merumuskan pertanyaan.
    3. Prediksi dari hipotesis
    4. Test dan eksperimen dengan menguji hipotesis.
    Tujuan dari percobaan ini untuk menentukan apakah pengamatan atau observasi setuju atau bertentangan dengan prediksi yang berasal dari hipotesis.

    ReplyDelete
  62. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Berdasarkan link yang bapak berikan, saya memperoleh bahwa metode ilmiah adalah sekumpulan teknik untuk menyelidiki fenomena, memperoleh pengetahuan baru, atau mengoreksi dan mengintegrasikan pengetahuan sebelumnya. Maka metode ilmiah ini tidak hanya untuk memperoleh sesuatu yang baru atau menyelidiki sesuatu, tetapi juga untuk mengoreksi pengetahuan sebelumnya. Maka untuk melakukan metode ilmiah diperlukan sikap kritis. Tetapi bukan sebarang sikap kritis, sikap kritis tersebut harus didasarkan pada bukti empiris dan terukur. Maka untuk melakuakn metode ilmiah kita juga harus banyak membaca agar memperoleh pengetahuan yang luas.

    ReplyDelete
  63. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Metode ilmiah yaitu metode yang tersusun atas langkah-langkah yang sistematis yang digunakan untuk memecahkan suatu masalah. Adapun tujuan dari metode ilmiah ialah mendapatkan pengetahuan ilmiah (yang rasional, yang teruji) sehingga merupakan pengetahuan yang dapat diandalkan.Langkah-langkah metode ilmiah dapat dilakukan sebagai berikut: Menentukan dan merumuskan masalah, mengumpulkan data, membuat hipotesis, melakukakan eksperimen dan terahir menarik kesimpulan.

    ReplyDelete
  64. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Pendekatan ilmiah adalah proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Pada kurikulum 2013, dimana memuat pendekatan saintifik sebagai pendekatan pembelajarannya, dengan ini siswa dilatih untuk terbiasa meneliti segala sesuatu sebelum itu digunakan.

    ReplyDelete
  65. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Metode ilmiah merupakan langkah-langkah yang dilakukan oleh para ahli dalam menemukan sesuatu dengan langkah-langkah ilmiah seperti observasi, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, mengolah data dan menarik kesimpulan. Metode ilmiah merupakan salah satu metode yang dipercayai dalam menemukan fakta-fakta baru. Pendekatan saintifik yang diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas sebenarnya mengadopsi metode ilmiah ini agar siswa dalam proses pembelajaran melakukan tahap-tahap saintifik ini dalam menemukan dan mengkonstruk pengetahuan baru.

    ReplyDelete
  66. Nurika Miftahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Berdasarkan sumber dari wikipedia, saya memperoleh bahwa metode ilmiah adalah set metodologi dan teknik keilmuan yang berupaya untuk mencari atau merevisi pengetahuan baru dengan sistem ketat investigasi fenomena. Suatu metode untuk mencari pengetahuan baru dapat disebut sebagai pengetahuan ilmiah jika melibatkan metode inkuiri yang berdasarkan pengamatan rigor pada bukti empiris atau data terukur sesuai prinsip penalaran yang berlaku. Eksperimen sebagai suatu prosedur ilmiah mesti dilakukan untuk menguji hipotesis atau eksplanasi awal dari problem yang muncul. Oleh karena itu, eksperimentasi dinilai penting sebagai instrumen utama dalam metode ilmiah.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  67. Nurika Miftahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Melanjutkan komentar saya sebelumnya, metode ilmiah memiliki beberapa kriteria, yaitu diantaranya: berdasarkan fakta, bebas dari prasangka, menggunakan prinsip-prinsip analisis, perumusan masalah atau pembuatan hipotesis, menggunakan ukuran objektif, menggunakan teknik kuantitatif atau ditambah kualitatif. Selain itu, metode ilmiah juga memiliki karakteristik bersifat kritis dan analitis, logis, obyektif, empiris, dan konseptual. Kriteria dan karakteristik inilah yang harus dipegang oleh para peneliti-peneliti ilmiah agar karyanya diakui sebagai karya ilmiah.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  68. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Sebagai seorang pendidik yang juga manusia, guru memiliki batas kemampuan. Batas kemampuannya adalah sampai Tuhan menentukannya. Seorang guru harus terus berusaha menggapai batasnya. Serta seorang guru harus menggapai logosnya. Guru sebagai seorang yang berilmu tidak boleh memihak pada satu paham saja tanpa melalui berbagai observasi atas referensi-referensi yang ada. Karena jika guru hanya mengkuti spekulasi tanpa ada pembuktian ilmiah, guru akan terancam terjebak dalam mitosnya sendiri.

    ReplyDelete
  69. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Metode ilmiah adalah sekumpulan teknik untuk menyelidiki fenomena, memperoleh pengetahuan baru, atau mengoreksi dan mengintegrasikan pengetahuan sebelumnya. Untuk disebut ilmiah, metode penyelidikan umumnya didasarkan pada bukti empiris atau terukur yang tunduk pada prinsip penalaran tertentu. Metode ini merupakan proses berkesinambungan yang dimulai dengan pengamatan. Misalnya seseorang secara alami ingin tahu, jadi ia sering mengajukan pertanyaan tentang hal-hal yang dilihat atau didengar dan ia mengembangkan gagasan atau hipotesis tentang mengapa keadaannya seperti apa adanya. Hipotesis terbaik mengarah pada prediksi yang bisa diuji dengan berbagai cara. Tes hipotesis terkuat berasal dari percobaan yang dikendalikan dengan hati-hati yang mengumpulkan data empiris.

    ReplyDelete
  70. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Dari apa yang saya dapatkan, yang saya pahami mengenai metode ilmiah adalah suatu cara atau metode untuk mendapatkan suatu teori melalui serangkaian proses yang sistematis dengan melibatkan fakta-fakta atau bukti empiris. Sistematis disini, maksudnya adalah berdasarkan hipotesis atau dugaan,kemudian dilakukan eksperimen atau percobaan berulang-ulang untuk mendapatkan suatu kesimpulan tertentu dari pola percobaan yang diamati. Jika eksperimennya dilakukan dengan baik, maka dari proses itu akan diperoleh sebuah teori yang benar dan dapat dipertanggung jawabkan serta memiliki bukti yang kuat..

    ReplyDelete
  71. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Saintifik metode yang digunakan di Indonesia sebenarnya itu tidak cocok sekali. Karena pendapat dari metode saintifik, religius ditaruh di paling bawah. Padahal sebenarnya, spiritual itu seharusnya ditaruh di paling atas. Pada dasarnya guru yang menggunakan metode saintifik ini sering sekali menganggapilmu yang mereka bagikan itu benar dan sesuai dengan yang diinginkan pendidikan itu secara hakiki. Namun, mereka lupa bahwa kita hidup harus mendahulukan spiritual dan tidak boleh merendahkannya. Jadi, kebanyakan mereka lupa bahwa masih ada Tuhan yang menentukan segala hal, bukan metode saintifik satu-satunya yang membuat peserta didik itu berhasil dalam pembelajaran.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  72. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Metode ilmiah yang sedang diadaptasi ke dalam kurikulum 2013 saat ini berawal mula dari aliran positivism yang mana segala sesuatu haruslah terbukti dengan diuji secara ilmiah. Aliran yang mengatakan juga bahwa untuk membangun dunia tidak perlu dengan agama, suatu kebahayaan yang harus diketahui oleh semua guru agar dapat mengetahui bagai mana cara memfasilitasi dengan benar. Dalam kurikulum 2013 ini sering dikenal dengan pendekatan pembelajaran yaitu pendekatan saintifik yang memiliki 5 sintaks mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasikan, dan mengkomunikasikan. Kemudian terdapat pula model pembelajarannya dengan inquiry, discovery, PBL ataupun PJBL. Yang kesemuanya adalah merupakan metode yang digunakan ilmuan untuk menemukan.

    ReplyDelete
  73. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Untuk menyelidiki suatu fenomena dapat menggunakan suatu metode ilmiah sehingga nantinya akan memperoleh pengetahuan baru, atau memperbaiki dan mengintegrasikan pengetahuan sebelumnya. Sehingga nantinya akan dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Scientific method diperoleh dari pengumpulan data hal yang diamati, empiris dan bukti untuk prinsip-prinsip penalaran tertentu, pengumpulan data melalui observasi dan eksperimen. Sedangkan langkah-langkah atau prosedur dalam pelaksanaan metode ilmiah ini yang bevariasi. Variasinya berdasarkan dari bidang penelitiannya.

    ReplyDelete
  74. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Metode ilmiah merupakan langkah-langkah yang dilalui seorang dalam kegiatan ilmiah. Langkah-langkah yang dilakukan dalam metode ilmiah ini yaitu dengan melakukan pengamatan terlebih dulu, menyusun hipotesis, mengumpulkan data kemudian diperoleh teori umum yang disebut pengetahuan. Adanya kegiatan mengolah data yang diperoleh, artinya dilakukan analisis terhadap data tersebut. Maka kegiatan menganalisis hingga sampai pada tingkat mencipta adalah merupakan kegiatan ilmiah yang sebetulnya bisa dilakukan oleh semua orang jika ia optimis dalam mengambil keputusan.

    ReplyDelete
  75. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Metode ilmiah adalah suatu tahap-tahap ilmiah yang dilalui oleh ahli atau peneliti dalam menemukan sesuatu yang baru, menguji, atau meneliti suatu fenomena. Dalam melakukan penelitian, sebuah hasil penelitian dianggap kredibel jika telah melalui serangkaian metode ilmiah dalam merumuskan suatu hasil penelitian. Didalam metode ilmiah mencakup landasan teori dimana, landasan teori ini menjadi pijakan peneliti dalam mengembangkan penelitiannya.

    ReplyDelete
  76. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Metode ilmiah merupakan gabungan dari dua aliran pemikiran yaitu rasionalism dan empirism. Dalam metode ilmiah, pengetahuan diperoleh melalui penelitian yang sistematis, objektif, terkontrol dan dapat diuji. Untuk dapat disebut ilmiah, metode penyelidikan harus didasarkan pada pengumpulan bukti empiris dan terukur dengan prinsip-prinsip penalaran tertentu.

    ReplyDelete
  77. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Metode ilmiah merupakan sebuah metode dengan teknik menyelidiki fenomena, berusaha memperoleh pengetahuan baru, atau memperbaiki dan mengintegrasikan pengetahuan sebelumnya untuk memperoleh pengetahuan yang baru.

    ReplyDelete
  78. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Metode atau prosedur dalam metode ilmiah terdiri dari pengamatan sistematis, pengukuran, percobaan, perumusan, pengujian dan modifikasi hipotesis. Meskipun dalam pelaksanaannya menggunakan prosedur yang bervariasi, namun secara kesuluruhan dalam metode ilmiah melibatkan pembuatan dugaan (hipotesis), memprediksi hasilnya secara logis dan melakukan percobaan berdasarkan prediksi tersebut.

    ReplyDelete
  79. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Metode ilmiah atau scientific method yang dikembangkan oleh Francis Bacon yang sering disebut sebagai metode induktif telah digunakan oleh para peneliti untuk memecahkan masalah masalah yang ada. Capat dikatakan juga bahwa metode ilmiah adalah cara para saintis untuk memecahkan masalah yang dihadapi melalui tahapan tahapan tertentu, antara lain meliputi melakukan pengamatan, penyusun hipotesis, melakukan percobaan, dan menarik kesimpulan. Metode ilmiah biasanya dimulai dengan melakukan pengamatan atau observasi dari sebuah kejadian yang terjadi secara berulang ulang. Pengamatan yang cermat sangat penting bagi para peneliti atau saintis. Seluruh informasi yang didapatkan tersebut dinamakan petunjuk empiris.

    ReplyDelete
  80. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Metode ilmiah merupkan cara ilmu yang berupaya untuk mervisi atau mencari pengetahuan baru melalui investigasi fenomena yang ketat. Unsur pembentuk metode ilmiah itu memiliki prinsip pengulangan. Yaitu awalnya dimulai dari pengamatan dan pengukuran, kemudian munculah dugaan hasil pengamatan yang dihubungkan dengan teori yang ada, prediksi kemudian dilakukan pengujian. Unsur-unsur tersebut selalu berulang dalam metode ilmiah. Terimaksih

    ReplyDelete
  81. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum wr.wb Prof
    Metode ilmiah biasanya dilakukan oleh seorang ilmuwan. Metode ilmiah adalah metodologi dan teknik keilmuan yang bertujuan untuk mencari pengetahuan baru, dan untuk merevisi pengetahuan dengan sistem ketat investigasi fenomena atau sesuai dengan keadaan nyata yang terjadi. Ilmiah sendiri adalah ssebuah ilmu yang memenuhi syarat (kaidah) ilmu pengetahuan. Jadi metode ilmiah akan bercerita mengenai metodologi keilmuan.

    ReplyDelete
  82. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  83. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017

    dalam melakukan penyelidikan terkait fenomena alam, seorang peneliti harus menggunakan metode ilmiah agar hasil penelitiannya valid dan reliabel. Metode ilmiah merupakan langkah-langkah dalam penelitian yang dimulai dari pengamatan, perumusan hipotesis, pengukuran, sampai menarik kesimpulan.

    ReplyDelete