Dec 3, 2012

EDUCATIONAL PARADIGM




Ass Wr Wb
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Paradigma Pendidikan, bacalah berikut:

http://edorigami.edublogs.org/2010/10/02/comparing-20th-and-21st-century-educational-paradigms/

 Ass Wr Wb
Marsigit

12 comments:

  1. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Link tersebut menuliskan tentang artikel perbandingan antara paradigma pendidikan abad ke 20 dan 21.Ada 21 aspek pembanding paradigma pendidikan tersebut. Di antaranya adalah cara pengajaran, orientasi kelas, desain sekolah dan masih banyak lagi. setiap hal pasti saling melengkapi, namun tak lepas dari itu, kita tidak boleh membuang masalalu, namun ke depannya agar lebih baik lagi. Amiin

    ReplyDelete
  2. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Perbandingan paradigma pendidikan antara abad 20 dan abad 21 memperlihatkan perbedaan antara keduanya. Perbedaan tersebut tercermin dalam setiap komponen pembelajaran yang meliputi interaksi, penilaian, program belajar, pendekatan pembelajaran, relevenasi pembelajaran , kemampuan berpikir, penggunaan teknologi, dan lain-lain sampai kepada waktu pembelajaran, desain sekolah. Pendidikan abad 20 lebih mengarah kepada pembelajran tradisional atau konvensional di mana setiap komponen yang ada dalam pembelajaran kurang mendukung dan memotivasi siswa dalam kreativitasnya, sedangkan pendidikan abad 21 sudah mengarah kepada pendidikan yang ideal dengan pembelajaran yang menyenangkan dan tidak membosankan. Pendidikan yang ideal tercermin dalam pendidikan abad 21 di mana setiap komponen pembelajaran yang terlibat di dalamnya mulai mengarah kepada kualitas pendidikan yang lebih baik.

    ReplyDelete
  3. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016 (S2)
    Para orang tua siswa sangat setuju dengan peran guru dalam menyisipkan pendidikan nilai, etika, moral dan sopan santun, tentunya orang tua siswa akan merespon positif artinya setuju sepenuhnya. Hal ini dapat dipahami bahwa tingkah laku anak manusia dikendalikan oleh aturan-aturan tertentu sangatlah penting dalam menentukan sejauh mana sikap siswa dalam bertingkah laku sebagai bagian dari masyarakat, apakah sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat ataukah tidak.

    ReplyDelete
  4. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Link tersebut menyebutkan tentang perbedaan paradigma pendidika abad 20 dan abad 21. Dimana dalam pendidikan abad 20 masih cendrung dengan teacher centered yakni guru sebagai satu-satunya sumber dalam pendidikan, penilaian masih ditahap akhir tanpa menilai bagaiman prosesnya, dalam dunia pendidikan paradigma abad 20 ini sering disebut dengan pendidikan yang konvensional. Paradigma pendidikan dalam abad 21 sering kita istilahkan dengan pendekatan saintifik, guru hanya sebagai fasilitator, penilaian tidak terbatas hanya menilai hasil tapi juga proses, sehingga dalam kurikulum muncul yang dinamakan kurikulum 2013 yang menekankan pada pemikiran konstruktivisme.

    ReplyDelete
  5. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    link di atas memperlihatkan paradigma pendidikan abad 20 dan abad 21. Dalam paradigma pendidikan hasil belajar saling berhubungan dengan pengajaran dan metode pembelajaran, penilaian, dan evaluasi dan jaminan kualitas. Peran guru adalah untuk memastikan bahwa setiap sesi terintegrasi dengan seluruh kurikulum dengan memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mencapai tujuan yang dinyatakan dan dengan demikian mampu melewati penilaian.

    ReplyDelete
  6. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    That link describes about the comparison of 20th and 21st century educational paradigms. We are now in 21st century educational paradigms. Our education system reach the education that student center, mainly collaborative some individual, learning through technology, constructivist, students construct content and develop and evaluate processe, use multiple sources – self, peer & teacher/mentor, and the others. And in 21st century educational paradigms, teachers must be creative to develop media and learning resources, using a variety of learning methods, etc.

    ReplyDelete
  7. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Di dalam link tersebut menjelaskan perbandingan antara paradigma pendidikan abad 20 dan 21, di abad 21 dunia pendidikan sudah sangat maju dibandingkan dengan abad 20, karena di abad 21 manusia sudah banyak belajar dari pendidikan abad 20 menjadikan abad 21 lebih baik dari abad 20 itu merupakan hasil dari ilmu pengetahuan manusia yang tiada batas, yang ingin menciptakan sesuatu yang baru dengan kualitas yang lebih baik. Perubahan paradigma pendidikan dari abad 20 ke 21 terletak pada berbagai aspek seperti metode pembelajaran yang dapat digunakan guru, penilaian dsb.

    ReplyDelete
  8. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Link di atas berisi tentang perbandingan paradigma pendidikan abad 20 dan abad 21. Pada abad 20 guru lebih mendominasi pada pembelajaran (teacher center), metode pembelajaran yang digunakan guru yaitu siswa hanya duduk dan menerima dan lebih ditekankan pada penilaian pembelajaran sedangkan pada abad 21 pembelajaran berpusat pada siswa, metode yang digunakan oleh guru lebih kearah proyek dan pembelajaran berbasis masalah dan kontruktivisme, dan lebih ditekankan pada proses dan hasil siswa. Penerapan pendidikan seperti yang di abad 21 lebih menuju kearah pendidikan dengan basis kurikulum 2013 yang saat ini sedang dilaksanakan oleh beberapa sekolah di Indonesia guna menciptakan lulusan sekolah yang lebih berkualitas.

    ReplyDelete
  9. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Membandingkan Paradigma Pendidikan 20th & 21st Century
    Ada banyak pembicaraan tentang perbedaan antara pendidikan abad ke 20 dan 21. Perbedaan antara siswa abad ke-20 dan yang kita ajar sekarang sangat mendalam, terkenal dan terdokumentasi. Dari perbedaan ini, ditambah perbedaan yang ada di dunia tempat kita tinggal sekarang dan dunia yang akan kita tempati, aman untuk mengasumsikan bahwa pendidikan harus diubah. Jadi ini adalah usaha untuk membandingkan pendekatan pendidikan dominan abad ke-20 dan abad ke-21 . tiga hal diantaranya adalah
    Paradigma Century ke-20 Paradigma Abad 21
    Interaksi Terutama beberapa kolaborasi Terutama kolaboratif beberapa individu
    Penilaian Terutama penilaian sumatif dengan beberapa unsur formatif

    Persentase / angka Formatif dengan sumatif
    Kriteria penilaian berbasis
    Centricity Guru-sentris Siswa-sentris

    ReplyDelete
  10. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Paradigma merupakan konsepsi, model atau pola pemikiran yang sifatnya umum dan mendasar. Paradigma bukan teori, tetapi merupakan pemikiran yang teoritis yang menuju kepada pengembangan teori tentang sesuatu, dan pemikiran teoritis ini menjadi dasar fundamental bagi paraktek. Paradigma pendidikan merupakan pemikiran teoritis yang sifatnya mendasar yang dipakai sebagai latar belakang bagi disusunnya suatu framework untuk pelaksanaan pendidikan. Sebuah paradigma dapat berubah tergantung sejauhmana kebenaran paradigma itu masih dapat diterima. Karena pendidikan merupakan salah satu kemajuan suatu Negara selalu memberikan upaya untuk meningkatkan pendidikan, maka berguna untuk menghasilkan sumber daya manusia yang baik.

    ReplyDelete
  11. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Paradigma dalam dunia pendidikan semakin hari semakin berkembang. Seiring berjalannya zaman banyak pula perbedaan yang muncul secara jelas.
    Dalam hal pengajaran, yang awalnya kepada lebih teacher center beralih ke student center.
    Yang mana dalam kegiatan pembelajaran di kelas siswa lebih aktif daripada gurunya.

    ReplyDelete
  12. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Ada beberapa perbedaan paradigma pendidikan di abad 20 dan 21. Dahulu guru berbicara dan siswa mendengar, menyimak, dan menulis, saat ini guru harus lebih banyak mendengarkan siswanya saling berinteraksi, berargumen, berdebat, dan berkolaborasi. Dahulu mekanisme pembelajaran satu arah dari guru ke siswa, saat ini harus terdapat interaksi yang cukup antara guru dan siswa. Dahulu siswa hanya dapat bertanya pada guru dan berguru pada buku, sekarang ini siswa dapat menimba ilmu dari siapa saja dan dari mana saja yang dapat dihubungi serta diperoleh via internet. Dahulu contoh-contoh yang diberikan guru kepada siswanya kebanyakan bersifat artifisial, saat ini guru harus dapat memberikan contoh-contoh yang sesuai dengan konteks kehidupan sehari-hari dan relevan dengan bahan yang diajarkan. Dahulu proses pembelajaran lebih bersifat personal atau berbasiskan masing-masing individu, saat ini model pembelajaran harus mengedepankan kerjasama antar individu. Dahulu ilmu guru hanya mengandalkan papan tulis untuk mengajar, saat ini diharapkan guru dapat menggunakan beranekaragam peralatan dan teknologi pendidikan yang tersedia – baik yang bersifat konvensional maupun moderen. Dahulu yang terjadi di dalam kelas adalah “pemindahan” ilmu dari guru ke siswa, saat ini yang terjadi di kelas adalah pertukaran pengetahuan antara guru dan siswa maupun antara siswa dengan sesamanya.

    ReplyDelete