Dec 3, 2012

EDUCATIONAL PARADIGM




Ass Wr Wb
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Paradigma Pendidikan, bacalah berikut:

http://edorigami.edublogs.org/2010/10/02/comparing-20th-and-21st-century-educational-paradigms/

 Ass Wr Wb
Marsigit

78 comments:

  1. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Ada beberapa perbedaan yang bisa terlihat antara abad 20 dan 21, perbedaan tersebut antara lain adalah metode mengajar, kurikulum, kegiatan di kelas dan fokus pembelajaran siswa. Jaman dahulu guru berperan sebagai pusat informasi yang mentransfer semua pengetahuannya kepada siswa, dan sebagai siswa pun hanya menerima semua yang guru berikan. Sedangkan pada saat ini, guru berperan sebagai fasilitator, siswa diberi kesempatan untuk membangun pengetahuannya sendiri dan mereka lebih bebas untuk mengeksplor semua yang mereka inginkan.

    ReplyDelete
  2. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Berdasarkan sumber di atas tentang paradigma pendidikan, dapat kita ketahui adanya beberapa perbedaan antara paradigma pendidikan era abad 20 dan abad 21 yang ditinjau dari beberapa aspek, seperti: interaksi di kelas, penilaian, program pembelajaran, fokus pembelajaran, dan sebagainya. Selain itu perbedaan yang muncul juga dapat ditinjau dari metode mengajar. Berbicara mengenai metode mengajar tentunya berhubungan dengan guru. Paradigma pembelajaran era sekarang abad 21 tentunya berbeda dengan metode yang digunakan pada tahun-tahun 90-an kemarin atau abad 20. Kalau di abad 20 kemarin metode yang digunakan umumnya adalah guru menyampaikan materi kepada siswa, maka di era sekarang guru dituntut untuk membimbing siswa bagaimana mereka membangun atau mengkonstruk sendiri pengetahuan dengan memberikan soal-soal yang berbasis pemecahan masalah.

    ReplyDelete
  3. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dari link tersebut menjelaskan bahwa ada perbedaan paradigma pendidikan pada abad ke 20 dan 21, di mana ada perkembangan dalam pendidikan. Misalnya dalam hal kegiatan pembelajaran sampai dengan teknologinya. Pada pembelajaran abad 21 ini, pembelajaran lebih difokuskan kepada siswa agar siswa mampu membangun pengetahuannya sendiri. Dengan demikian siswa akan lebih memaknai belajarnya dan lebih aktif dalam pembelajaran karena guru menyusun pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif.

    ReplyDelete
  4. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Paradigma pendidikan 21 bertujuan untuk memperbaiki paradigma pendidikan sebelumnya dari paradigma pendidikan 20. Paradigma pendidikan 21 menekankan perbaikan proses pembelajaran agar berpusat pada siswa dan agar siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran. Keadaan ini diharapkan dapat membuat siswa menemukan sendiri suatu materi ajar dan kemudian siswa mampu mengkonstruk pengetahuannya agar dapat bertahan lama dalam memori jangka panjang siswa.

    ReplyDelete
  5. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    When planning a session or programme, paying attention to how the objectives or outcomes will be achieved (through appropriate teaching and learning methods), assessed and evaluated requires active and overt consideration of the educational process: the interaction of teachers, students and knowledge. Stenhouse (1975) thought of an objective-led curriculum as an educational ‘straghtjacket’, proposing a shift to a process-driven model in which the facilitation of learning is the central concern, and outcomes become unpredictable. Hussey and Smith (2008) call this the ‘corridor of tolerance’, allowing space for learning outcomes to emerge through the learning process.
    Later writers, such as Grundy (1987), suggest that any curriculum is continually mediated and developed, a concept which in some ways can lead to uncertainty, particularly in medicine, where one of the requirements of training is that learners need to acquire specific competences. Defining very detailed instructional objectives is highly appropriate if, for example, we are trying to specify the core components of a clinical skill, but it can sometimes detract from the learning process and lead to an educationally impoverished curriculum.
    Sumber:
    http://www.faculty.londondeanery.ac.uk/e-learning/setting-learning-objectives/the-educational-paradigm

    ReplyDelete
  6. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    paradigma pendidikan pada abad 20 dan abad 21 memang cukup berbeda. pada abad 20, metode pembelajaran di kelas masih berpusat pada siswa. tujuan dari pembelajaran juga masih hanya memperdulikan hasil. sehingga dalam pelaksanaannya sangat bersifat instruksional (dari guru). berbeda dengan abad 21 pada sekarang ini. metode pembelajaran di kelas sedikit demi sekit dilatih untuk berpusat pada siswa. siswa sebagai subyek pembelajaran dan guru bertugas sebagai fasilitator. karena siswa menjadi aktor utama dalam pembelajaran, maka tujuan pembelajarannya tidak lagi hanya sekedar hasil, namun juga proses yang mereka lalui. dan proses yang dilalui siswa dalam pembelajaran adalah mengkonstruksikan sendiri pengetahuan mereka, tidak lagi menunggu diberikan oleh guru.

    ReplyDelete
  7. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Artikel tersebut membahsa tentang adanay perbedaan paradigma abad ke 20 dan abad 21. Saya tertarik dengan bagian assessment, centricity, dan learning program outcome. Yanag mana pada bagian asessment membahas tentanag penilaian pada abagad 20 dan 21 yanaga mana pada abad 20 penilaian nya hanya berfokus pada summativ saja dan untiuk formatif nya ahanya beberapa/ sedangkan pada abad 21 lebih ditekankan kepda keduanya. Yaitu formatif dengan summativ. yang mana formatif dan sumamtif salaing bersama-sama. Pada bagian selanjutnya yaitu centricity yang pada pembelajaran ada yang berpusat pada guru dan ada yang pada siswa. dan bagian yang untuk outocmenya pada abad 20 hasil yang dicapai hanya bagaimana siswa itu mendapat nilai tinggi. Jika siswa dapat nilai tinggi maak siswa itu berhasil beda hal dengan abad 21 yanag menekankan pada proses dan nilai. Sehingga hasil outcome nya itu seimbanag antara nilai dan proses. Dan lebih di tekankan pada prosesnya.

    ReplyDelete
  8. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari link tersebut, terlihat pada abad ke 21 sudah mulai tidak ditemukan pendekatan pembelajaran tradisional dimana merupakan kegiatan pembelajaran yang hanya men-transfer pengetahuan dari guru ke murid saja. Melainkan pada abad 21 ini siswa dapat mengkonstruksi sendiri pengetahuan-pengetahuan yang baru mereka dapat agar lebih mandiri. Salah satu upaya yang dapat dilakukan guru agar siswa dapat mengkonstruksi sendiri pengetahuan mereka adalah dengan mengubah metode pembelajarannya yang semula tradisional diubah ke metode inovatif.

    ReplyDelete
  9. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Dalam perspektif kritis, urusan pendidikan adalah melakukan refleksi kritis, terhadap ‘ideologi dominan’ kearah transformasi sosial. Tugas utama pendidikan adalah menciptakan ruang agar sikap kritis terhadap sistem dan struktur ketidakadilan, serta melakukan dekonstruksi dan advokasi menuju sistem sosial yang lebih adil. Pendidikan pada abad ke 20 dengan abad ke 21 itu memiliki perbedaan. Pendidikan pada abad ke 20 cenderung menggunakan metode tradisional dimana guru masih begitu mendominasi pembelajaran. Pembelajaran masih berpusat pada guru dan siswa hanyalah sebagai obyek saja. Sedangkan pembelajaran pada abad ke 21 pembelajarannya sudah mulai menggunakan metode inovatif dimana yang menjadi subyek pembelajaran adalah siswa. pembelajaran juga lebih mementingkan pada prosesnya.

    ReplyDelete
  10. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Paradigma pendidikan lama dalam pendidikan adalah transfer-of-knowledge atau pembelajaran satu arah dari guru kepada peserta didik. Namun paradigma baru pendidikan saat ini pembelajaran terjadi dua arah atau mengutamakan interaksi antara guru dan peserta didik. guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran sehingga peserta didik diharapkan dapat mengonstruksi pengetahuannya, intinya adalah pembelajaran berpusat pada siswa. Untuk melaksanakan pembelajaran sesuai paradigma baru, guru harus berpikir dan berjuang lebih keras, karena bukanlah

    ReplyDelete
  11. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Seiring perubahan zaman, paradigma pendidikan pun turut mengalami perubahan atau pergeseran. Hal ini bisa dilihat dari perbandingan paradigma pendidikan abad ke 20 dan abad ke 21 berdasarkan segi interaksi belajar, penilaian, pusat dari proses pembelajaran, program pembelajaran, outcome program pembelajaran, fokus pembelajaran, pendekatan pengajaran, relevansi pembelajaran, model aplikasi Dagget, kemampuan berpikir, penggunaan teknologi, metodologi pengajaran, partisipasi siswa dalam pembelajaran, umpan balik, manajemen diri siswa, promosi siswa, kecerdasan dan keberbakatan siswa, gaya belajar, latihan fisik, sistem rapot, waktu pembelajaran, rancangan sekolah. Adanya pergeseran paradigma pendidikan tersebut adalah untuk menjawab tantangan zaman yaitu menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi abad ke 21.

    ReplyDelete
  12. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Terdapat beberapa perbedaan antara paradigma pendidikan abad 20 dan abad 21, antara lain dari aspek pendekatan pembelajaran, keberpusatan pembelajaran (teacher center dan student center), kemampuan kognitif yang ingin dicapai, teknik penilaian, penggunaan teknologi, dan sebagainya.

    ReplyDelete
  13. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Elegi ini memaparkan mengenai perkembangan dan perbedaan paradigma pendidikan antara pendidikan pada abad-20 dengan pendidikan pada abad-21. Salah satu aspek yang membedakan yaitu pusat belajarnya. Pada abad-20 pembelajaran masih berpusat pada guru (teacher-centered), sedangkan pada abad-21 pembelajaran sudah berppusat pada siswa (student-centered) dan guru sebagai fasilitator. Kemudian jika dipandang dari aspek penilaian, pada abad-20 penilaian /asesmen nya hanya pada hasil akhir saja, sedangkan pada abad ke 21 penilaian sudah autentik, meliputi penilaian proses dan juga kinerja atau portofolio. Paradigma pada abad sekarang ini memanglah yang cocok dan mewadahi siswa untuk mengkonstruksi pengetahuannya dengan teknik penilaian yang melibatkan semua aspek.

    ReplyDelete
  14. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Paradigma dan visi pendidikan yang cocok bagi tantangan zaman sekarang ini yaitu seperti yang pernah dibahas oleh UNESCO dalam World Education Forum dalam mempersiapkan pendidikan manusia abad ke-21. Pendidikan hendaknya mengubah paradigma teaching (mengajar) menjadi learning (belajar). Dengan perubahan ini proses pendidikan menjadi “proses bagaimana belajar bersama antara guru dan peserta didik”. Guru dalam konteks ini juga termasuk dalam proses belajar. Sehingga lingkungan sekolah, meminjam istilahnya Ivan Illich, menjadi learning society (masyarakat belajar). Dalam paradigma ini, peserta didik tidak lagi disebut pupil (siswa), tapi learner (yang belajar).

    ReplyDelete
  15. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Link di atas menjelaskan tentang perbandingan paradigma pendidikan pada abad ke-20 dan abad ke-21. Pendidikan pada abad ke-20, fokus pembelajarannya menekankan pada isi, berpusat pada guru, program pembelajaran secara berkelompok, dan hasil dari program pembelajaran terfokus pada tugas. Sedangkan pendidikan pada abad ke-21 menekankan pada proses, berpusat pada siswa, program pembelajaran secara individu, program pembelajaran terfokus pada proses, dan hasil dari program pembelajaran terfokus pada proses dan hasil. Jika kita amati, pendidikan pada abad ke-20 dan 21 telah mengalami pergeseran paradigma. Dan tentunya pergeseran tersebut membawa ke arah yang lebih baik. Pada abad sekarang, pendidika menekankan pada siswa yang aktif dan lebih ditekankan untuk menyelesaikan masalah-masalah sehingga siswa dapat menghadapi permasalahan yang dia alami dalam kehidupannya dengan baik.

    ReplyDelete
  16. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Pada tautan link yang bapak berikan menjelaskan perbedaan paradigma di abad 20 dan 21. Pada abad 20 penilaian Terutama sumatif dengan beberapa formatif sedangkan pada abad 21 Formatif dengan sumatif. Pada abad 20 pusat pembelajaran adalah guru sedangkan di abad 21 belajar berpusat pada siswa.

    ReplyDelete
  17. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam sumber yang dilampirkan dalam artikel in membahas paradigm pendidikan pada abad 20 dan abad 21. Perbedaa paradigm pada kedua abad tersebut disajikan dalam pentuk tabel perbandingan. Yang lebih saya amati bahwa pada abad 20 lebih ke teacher centered dan pada abad 21 itu student centered. Serta abad 20 mementingkan kepada hasil, sedangkan pada abad 21 lebih mementingkan proses dan rekonstruksi pengetahuan yang dilakukan oleh siswa.

    ReplyDelete
  18. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Artikel tentang perbandingan paradigma pendidikan abad 20 dan 21 tersebut harapannya dapat membantu orang tua untuk mengetahui perbedaan pendidikan di masanya. Selain itu, juga membantu orang tua jaman sekarang agar tidak menyamakan pendidikan sekarang dengan pendidkan pada jamannya, karena waktu selalu berjalan maka sistem dan metode pendidikan juga akan berubah sesuai kebutuhan.

    ReplyDelete
  19. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendidikan akan senantiasa berkembang, sehingga perlu adanya perbaikan dalam setiap pelaksanaanya. Sehingga, jelas ada perbedaan bagaimana pendidikan pada abad-20 dan abad-21. Pendidikan saat ini lebih menitikberatkan pada keaktifan siswa dalam memperoleh pengetahuannya sendiri. Sedangkan guru beritndak sebagai fasilitator.

    ReplyDelete
  20. Assalamu'alaikum wr.wb.

    Terima kasih, Pak atas link sumber belajarnya. Dari link tersebut saya jadi lebih memahami tentang paradigma pendidikan di abad ke-20 dan ke-21. Ada perbedaan yang ada. Di abad ke-20 interaksi cenderung ke individualis. Sementara di abad ke-21 interaksi siswa cenderung kolaborasi. Itu artinya kerjasama dan komunikasi antar siswa mulai diterapkan. Di abad ke-20 pembelajaran cenderung terpusat pada guru, sementara di abad ke-21 pembelajaran cenderung terpusat pada siswa. Di abad ke-20 guru cenderung mentrasnfer ilmu pengetahuannya, sementara di abad ke-21 guru membimbing siswa untuk membangun pengetahuan dan pembelajaran cenderung problem based learning.

    Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    ReplyDelete
  21. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Saya mengucapkan terimakasih atas sumber ilmu yang secara sukarela bapak bagikan. Setelah saya baca dengan agak terbata-bata (karena saya harus berkali-kali melihat kamus), saya melihat bahwa terdapat perbedaan lumayan signifikan pada paradigma pendidikan abad 20 dan paradigma pendidikan abad 21. Sejujurnya sangat tertarik dengan poin-poin paradigma pendidikan abad 21. Pendidikan terlihat begitu indah, bukan? Siswa menjadi subjek, aspek sosial dan moralitas menjadi perhatian, prestasi akademik bukan satu-satunya tolok ukur keberhasilan belajar. Saya rasa pendidikan abd ke 21 lebih memanusiakan manusia.

    ReplyDelete
  22. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Paradigma pendidikan abat 20 dan 21 secara umum memiliki sejumlah perbedaan. Dalam paradigma pendidikan abat 20, proses pembelajaran lebih banyak dilakukan dengan pemberian pengetahuan dari guru kepada siswa, dalam hal ini siswa cenderung pasif dan hanya mencoba memahami pengetahuan - pengetahuan yang diajarkan oleh sang guru. Sedangkan dalam paradigma pendidikan abat 21, proses pembelajaran dikelas lebih ditekankan pada aktivitas aktif siswa dalam menemukan atau mengkonstruksi konsep dan pengetahuan baru. Dalam hal ini tugas guru hanya sebagai fasilitator dan pembimbing bagi siswa agar mampu menemukan berbagai konsep dengan benar.

    ReplyDelete
  23. Atik Rodiawati
    17709251025
    PPS Pendidikan Matematika B 2017
    Dalam komentar saya kali ini saya tidak akan membahas apa saja perbedaan paradigma pendidikan di abad ke 20 dan abad ke 21, karena perbandingan paradigma pendidikan sudah sangat jelas tertulis di artikel ini.
    Manusia adalah makhluk yang tuhan ciptakan yang paling sempurna diantara makhluk lainnya yang memiliki akal dan juga nafsu. Manusia adalah orang yang paling bertanggung jawab atas bumi ini, sehingga kehidupan manusia dari hari ke hari harus semakin baik, terutama dalam hal pendidikan. Orang yang mendapatkan pendidikan yang baik tentu akan mendapatkan ilmu yang baik dan bermanfaat sehingga diharapkan dapat menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi di sekitarnya atau masalah yang lebih kompleks.
    Perubahan pendidikan memang harus dilakukan, karena ilmu dari masa ke masa akan terus berkembang dan akan terus dikembangkan, sehingga membutuhkan metode-metode baru dalam pendidikan. Seperti sebuah kata mutiara yang mengatakan “hari ini harus lebih baik dari hari kemaren, dan hari esok harus lebih baik dari hari kemaren”.

    ReplyDelete
  24. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Perbandingan paradigma pendidikan pada abad ke-20 dan ke-21 yang ditunjukkan pada link yang Bapak berikan salah satunya adalah terkait dengan pusat pembelajaran. Pada abad ke 20 pembelajaran berpisat pada guru , karena guru disini mentransfer ilmunya kepada siswa, namun pada abad ke 21 pembelajaran berpusat kepada siswa, guru hanya berperan sebagai fasilitator. Siswa dituntut untuk aktif dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  25. Muhammad Sabri
    17701252034
    S2 PEP B

    Terimakasih Prof., apa yang dipaparkan dalam link yang bp bagikan memberikan kami gamabaran bagaimana paradigma pendidikan di abad 20 dan awal abad 21 ini, saya harap paradigma-paradigma pada abad 21 yang tercantum pada link tersebut, tidak hanya menjadi paradigma yang tertulis saja melainkan bisa diaplikasikan atau diterapkan secara nyata pada dunia pendidikan, karena saya lihat masih ada beberapa paradigma yang belum sepenuhnya terealisasikan, seperti Student-centric, saya rasa masih banyak lembaga pendidikan atau lebih khususnya guru yang belum menerapkan paradigma ini, masih banyak guru yang bertahan dengan paradigma lama (Teacher-centric) sehingga pembelajaranpun masih mengikuti paradigma lama.

    ReplyDelete
  26. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Terlihat dalam tabel beberapa perbedaan pembelajaran di abad 20 dan 21. Salah satu diantaranya adalah peralihan dari pembelajaran terpusat diiguru menjadi pembelajaran berpusat di siswa. Ini menunjukkan bahwa siswa diajak untuk lebih mengembangkan dan mengkonstruk ilmu pengetahuan mereka dengan pembelajaran yang disusun oleh guru. Sikap kritis siswa dalam pemecahan masalah, sumber belajar yang tidak hanya pada guru dan lain sebagainya menjadi penanda kemajuan pembelajaran di abad 21. Disini guru harus kreatif dalam memberikan masalah atau kasus, memilih metode yang disesuaikan dengan materi yang relevan. Kerjasama dan aktifnya guru dan siswa akan membangun komunikasi yang baik dalam pembelajaran dan membuat pembelajaran dikelas menjadi hidup sehingga siswa dapat memperoleh pengetahuan yang bru dengan carayang menyenangkan dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  27. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Berdasarkan artikel yang membandingkan paradigma pendidikan di abad 20 dan 21, dari poin-poin yang tampilkan dapat kita diketahui apa saja perubahan maupun pembaharuan paradigma pendidikan dari abad 20 ke abad 21, dengan perkembangan zaman yang begitu pesat dan penuh tantangan ini paradigma pendidikan di abad 21diharapkan dapat diterapkan pada pendidikan saat ini sebagaimana mestinya sehingga generasi penerus bangsa “peserta didik” mampu menghadapi tantangan dan tuntutan masa kini.

    ReplyDelete
  28. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Paradigma pendidikan dari abad 20 ke abad 21 memang terlihat sekali perbedaannya. Memasuki abad ke-21 sekarang ini, pendidikan di Indonesia dihadapkan dengan sejumlah tantangan dan peluang. Berdasarkan sumber yang Bapak berikan, terdapat beberapa perbedaan, yaitu pembelajaran dari berpusat pada guru menuju berpusat pada siswa. Jika dahulu yang terjadi adalah guru berbicara dan siswa mendengar, menyimak, dan menulis, maka saat ini guru harus lebih banyak mendengarkan siswanya yang saling berinteraksi, berargumen, dan berkolaborasi. Fungsi guru sebagai pengajar berubah dengan sendirinya menjadi fasilitator bagi siswa-siswanya. Selain itu, pembelajran dari satu arah menuju interaktif. Jika dahulu komunikasi dalam pembelajaran yang terjadi adalah satu arah dari guru ke siswa, maka saat ini harus terdapat interaksi yang cukup antara guru dengan siswa maupun antar siswa dalam berbagai bentuk komunikasinya. Oleh karena itu, merupakan keharusan bagi guru saat ini untuk terus berusaha membuat kelas semenarik mungkin melalui berbagai pendekatan yang berorientasi pada siswa.

    ReplyDelete
  29. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. yang saya pahami, paradigma adalah cara pandang/kerangka fikir/basis filosofis yang dapat menjabarkan suatu metodelogi dan teori-teori yang relevan. Dalam konteks pendidikan, paradigma tentunya beranekaragam, mulai dari paradigra positivis, non positivis sampai ke paradigma critical. Di Indonesia sendiri, kita berdiri di bawah naungan Pancasila sebagai paradigma pembangunan. Dengan kata lain, pendidikan nasional menganut paradigma Pancasila.

    ReplyDelete
  30. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Mohon izin Pak sebelumnya, atas ketidak tahuan saya akan hal paradigma pendidikan, tetapi saya mencoba untuk mengomentari. Paradigma pendidikan sepertinya memiliki makna suatu cara untuk memandang dan memahami masalah-masalah pendidikan yang dihapai dan juga mencari solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Kiranya perlu untuk dirancang kembali paradigma pendidikan di Indonesia. Tantangan zaman saat ini sepertinya tepat jika menggunakan paradigma yang pernah diusung oleh UNESCO dalam World Education Forum dalam mempersiapkan pendidikan manusia abad ke-21. Paradigma pendidikan versi UNESCO ini mengubah paradigma teaching menjadi learning.

    ReplyDelete
  31. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dunia ini senantiasa berubah ruang dan waktunya sejalan dengan perjalanan waktu. Demikian halnya dengan pendidikan. Paradigma pendidikan antara abad ke 20 dan abad ke 21 terjadi perubahan. Perubahan yang paling namak adalah perubahan paradigma dari pembelajaran berpusat kepada guru menjadi pembelajaran berpusat kepada siswa. Pada saat ini dalam pembelajaran siswa diharapkan banyak melakukan kegiatan atau aktifitas sehingga siswa dituntut untuk lebih aktif dalam pembelajaran, serta dalam penilaian diharapkan juga untuk menitik beratkan pada proses pembelajarannya tidak hanya berdasarkan pada hasil akhir dari pembelajaran. Pembelajaran saat ini diharapkan pembelajaran dengan ideologi kontruktivisme yaitu pembelajaran yang mengedepankan aktivitas-aktivitas pemecahan masalah atau proyek, di mana dengan aktifitas tersebut siswa mendapatkan pengalaman sehingga mampu membangung pemahaman pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  32. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, thank you prof. Marsigit for the interesting article above. We should be grateful because now we live in the 21st century, which humans in this era have become more intelligent and creative in thinking and behaving. Let's look at the development of educational paradigm if we compare between the 20th century and the 21st century. In the past, the learning process centered on the teacher where the students were only able to listen to the explanation from the teacher and write it in the notebook. Now, the educational paradigm has changed the concept of it all that today students must become active and creative in learning. Students must be courageous to speak, discuss, and express their opinions in front of the class. the educational paradigm is also highly visible when it comes to technology. The more influences from the current globalization that the technology of the western world has become more sophisticated and has arrived in our country. So we become quite dependent on technology. In the world of education, the role of technology is very beneficial for both teachers and students. Because, in addition to lighten the teacher in explaining and practicing the material taught, technology also makes students more familiar with the concept that must be mastered. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  33. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Hal yang wajar paradigma pendidikan pada abad 20 dan abad 21 memiliki perbedaan. Pada abad 21 akan terdapat pembelajaran yang berasaskan teknologi. Selain itu pemerintah juga telah mencanangkan pembelajaran abad 21 seperti komunikasi, kerjasama, kreatif. Hal ini sebenarnya sudah mulai terlaksana apalagi sejak diimplemetasikan kurikulum 2013. Pada kurikulum ini lebih mengedepankan student center, sedangkan guru bertindak sebaga fasilitator. Hal ini berbeda dengan pembelajaran pada abad 20 yang lebih mngedepankan teacher center dan siswa sebagai penonton saja apa yang dilakukan oleh gurunya. Semoga dengan perubahan pembelajaran ini, akan membuat pendidikan di Indonesia semakin berkembang, dan dapat menjadikan siswa kita menjadi siswa yang dapat bertahan dan mengembangkan potensinya pada abad 21

    ReplyDelete
  34. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Sumber tersebut menyajikan perubahan paradigma pendidikan pada abad ke 20 dan abad ke 21. Terdapat berbagai aspek yang membedakan kedua paradigma tersebut. Bahkan perbedaan dari keduanya bisa saling berkebalikan. Misalnya jika dipandang dari interaksi pembelajaran, pada abad ke 20 lebih fokus pada individul dan hanya sedikit kolaborasi, sementara pada abad ke 21 lebih banyak pada interaksi kolaboratif daripada individul. Kemudian jika dilihat dari fokus pembelajarannya, pada abad ke 20 terpusat pada guru, sedangkan pada abad ke 21 terpusat pada siswa.

    ReplyDelete
  35. Keterlibatan siswa di dalam pembelajaran berdasarkan kedua paradigma tersebut juga sangat berbeda, siswa pada abad ke 20 hanya diberikan materi dan diberikan proses, sementara pada abad ke 21 siswa mengkonstruk sendiri materi dan mengembangkan dan mengevaluasi proses belajarnya. Perubahan paradigma ini perlu untuk dilakukan karena sekarang ini jaman sudah berubah, pada abad ke 21 ini menuntut siswa untuk dapat bersaing secara global.Siswa harus mampu menyelesaikan berbagai permasalahan hidup yang akan dihadapinya dan harus kreatif agar bisa survive.

    ReplyDelete
  36. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    I am interested in the educational paradigm of the 21st century. In the 21st century it focuses on excavating students' competencies and skills. Responding to learning styles in the 21st century, looks so varied and makes students try to master the intelligence of more than one aspect. Indeed has a lot of talent in self. It is unfortunate if the applied style of learning can turn off the character and inhibit the growth of student talent. Education is one of the means that can be taken for the sake of human life itself. Thank you Prof has shared this knowledge.

    ReplyDelete
  37. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    I am interested in the educational paradigm of the 21st century. In the 21st century it focuses on excavating students' competencies and skills. Responding to learning styles in the 21st century, looks so varied and makes students try to master the intelligence of more than one aspect. Indeed students are blessed with so much talent in themselves. It is unfortunate if the applied style of learning can turn off the character and inhibit the growth of student talent. Education is one of the means that can be taken for the sake of human life itself. Thank you Prof. has shared this knowledge.

    ReplyDelete
  38. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017

    Perbandingan paradigma pendidikan abad ke-20 dan abad ke-21 banyak yang saling bertolak belakang. Paradigma pendidikan abad ke-21 lebih mendetail dalam menjabarkan peran siswa dan guru. Siswa dituntut untuk dapat belajar secara mandiri, sedangkan guru dituntut untuk menjadi fasilitator dalam kegiatan pembelajaran, sehingga sebelum melakukan pembelajaran guru harus mempersiapkan rencana pembelajaran yang nantinya akan digunakan siswa sebagai salah satu sumber belajar. Dalam paradigma pendidikan abad ke-21 guru bukanlah satu-satunya sumber belajar, jadi siswa perlu aktif mencari sumber belajar lain yang dapat mendukung proses kegiatan belajar mengajar.

    ReplyDelete
  39. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Dari jaman ke jaman, pendidikan muncul dalam berbagai bentuk dan paham. Memasuki abad ke-21 sekarang ini, Pendidikan Indonesia dihadapkan dengan sejumlah tantangan dan peluang, yang tentunya berbeda dengan jaman-jaman sebelumnya. Semoga apa yang menjadi paradigma pendidikan kita di abada 21 bukan hanya menjadi sesuatu yang tertulis namun dapat menjadi tujuan yang bisa kita wujudkan bersama.

    ReplyDelete
  40. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Saya mengamati berdasarkan tabel bahwa pradigma pendidikan mengalami perubahan .Perubahan yang terjadi di abad ke 21 memiliki peningkatan cukup efektif dan menarik karena siswa dilibatkan secara penuh dan aktif dalam proses kegiatan pembelajaran.Pada abad ke 21 telah menunjukkan pradigma pembelajaran yang berpusat pada siswa sedangkan pada abad ke 20 menggambarkan pola pembelajaran yang tradisional dimana guru menjadi aktif dan lebih mendominasi keaadaan pembelajaran.

    ReplyDelete
  41. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017


    Paradigma pendidikan akan selalu mengikuti perkembangan Zaman, krena sebuah kebijakan akan selalu bergulir, dari artiket yang ditulikan diatas membandingkan paradigma pendidikan antara abad 20 dan abad 21. Paradigma pendidikan sebelum abad ke 21 leb mengedepankan tugas mutlak yang harus dicapai oleh guru, dimana sistem pembelajaran bersifat individu, lebih berpusat kepada guru, sehingga pembelajaran amat sangan tergantung dengan kommpetensi guru. tantangan ke depan adalah pendidikan yang bersifat kolaboratif baik dengan guru maupun dengan siswa lainnya, sehingga pembelajaran tidak hanya berpusat pada guru atau biasa disebut student sentris. bagaimana guru mengaktivkan siswa untuk ikut terlibat aktif dalam mempelajari sesuatu dan memperoleh pembelaaran berdasarkan pengalaman.

    ReplyDelete
  42. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Paradigma pendidikan merupakan cara memandang dan memahami pendidikan. Paradigma pendidikan diperlukan untuk membangun masyarakat terdidik, masyarakat yang cerdas akan membawa pendididkan sebagai proses pembentukan manusia. Dari Link yang diberikan pada postngan ini, ditampilkan perkembangan paradigma pendidikan pada abad ke 20 dan abad 21. Secara garis besar pada abad 21 pendidikan diharapkan lebih fleksibel dalam segala aspek, baik dalam aspek pengajaran, siswa, gaya pembelajaran, guru, penggunaan teknologi dan lain sebagainya. Fleksibel disini maksudnya, tidak tertuju dengan suatu pandangan atau cara belajar atau mengajar saja. Guru juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk secara mandiri mengembangkan potensinya yang tentunya masih dalam pengawasan dari guru. Siswa pada abad 21 diharapkan dapat lebih aktif dalam mencari informasi dengan cara eksplorasi, melakukan pengamatan-pengamatan serta dengan mengakses pembelajaran dan bertukan pengetahuan dengan ornag lain melalui teknolgi yang sudah sangat mudah untuk diakses.

    ReplyDelete
  43. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Paradigma pendidikan dari abad 20 ke abad 21 mengalami perubahan. Perubahan tersebut meliputi berbagai hal, diantaranya berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa, belajar tentang teknologi menjadi belajar dengan teknologi, guru memberikan instruksi dan siswa diam mendengarkan menjadi pembelajaran yang berbasis masalah dan konstruktivis, pembelajaran yang terfokus pada membaca, menulis, dan mendengarkan menjadi pembelajaran yang menggunakan berbagai macam gaya belajar, waktu sekolah tradisional menjadi waktu yang fleksibel dapat belajar dimana saja dan kapan saja.
    Berdasarkan paparan perubahan paradigma pendidikan abad 20 dan 21 tersebut dapat dijadikan dasar sebagai bahan refleksi pelaku pendidikan apakah pembelajaran telah sesuai dengan paradigma pendidikan saat ini.

    ReplyDelete
  44. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Paradigm pendidkan pada abad 20 dan abad 21 memiliki karakteristik tersendiri dan dapat dilihat bahwa kraktersitik itu ada yang bertolak belakang. Misalkan di abad 20 menggunakan teacher centric sedangkan abad 21 menggunakan student centric. Kemudian abad 20 lebih mementingkan penilaian, sedangkan abad 21 mementingkan proses dan keluaran. Hal ini dikarenakan perubahan yang terjadi di msyarakat sehingga paradigm pendidikan un juga berubah mengikuti perkembangan jaman.

    ReplyDelete
  45. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Membaca perbandingan antara paradigma pendidikan abad 20 dan 21, saya dapat memahami bahwa kedua era tersebut memiliki banyak paradigm fundamental yang berbeda. Jika pada era industri kuno pada abad 20, pendidikan mengedepankan konsep kompetisi untuk dapat bertahan hidup dan berupaya untuk menandingi lawan dalam kompetisinya agar ia semakin diperhitungkan dan dapat memenuhi indikator kesuksesan, lain halnya dengan era industry modern, bahwa apakah google dan facebook diciptakan atas dasar kompetisi? Tentu tidak, google merupakan mesin pencari pertama yang dibuat untuk memudahkan manusia melakukan pencarian di internet, dan facebook memiliki konsep awal untuk dapat menghubungkan alumni di suatu universitas. Hal ini memiliki arti bahwa pendidikan yang memiliki paradigma persaingan telah bergeser menjadi pendidikan dengan paradigma kolaboratif. Pendidikan pada abad 20 menekankan pada penilaian standar untuk semua lulusannya. Tujuan dari penilaian standar ini adalah untuk dapat menciptakan buruh yang patuh dan berdaya saing. Namun hal tersebut tidak berlaku di pendidikan abad 21 yang lebih mengedepankan kemampuan kolaboratif dan memiliki gagasan inovatif di masayarakat.

    ReplyDelete
  46. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah

    Dalam link tersebut, digambarkan bagaimana paradigma pendidikan itu. Karena, pada setiap zaman tentu paradigma pendidikan berubah sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. Abad 20 dan 21 memiliki perkembangan yang cukup signifikan. Isu perkembangan pendidikan semakin terasa hangat dan menjadi tantangan besar bagi para pendidik. Banyaknya seminar seminar dan penelitian yabg dilakukan di tahun tahun ini pun menjadi bukti akan kesiapan kita untuk merubah paradigma pendidikan dari abad 20 ke 21. Seperti di tabel perbandingan itu, jelas yang lebih baik dan lebih efektif efisien dalam menciptakan geberasi penerus adalah paradigma abad 21. Karena siswa akab lebih bebas dalam berkreasi dengan ilmu ilmunya.

    ReplyDelete
  47. Paradigma adalah cara pandang kita mengenaik sesuatu. paradigma pendidikan tentu saja berkaitan dengan cara pandang kita mengenai pendidikan. Pendidikan kita mau dibawa ke alur mana dan bagaimana isisnya tentusaja tergantung dari paradigma pemegang keputusan dan pembuat kebijakan. kalau menurut saya, pendidikan matematika di Indonesia harus diarahkan kepada bagaimana siswa pada akhirnya bisa berkarya, jadi siswa tidak akan takut jika lulus dan tidak bekerja. mereka akan memiliki keyakinan bahwa mereka akan dapat hidup dengan karyanya.

    ReplyDelete
  48. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Tabel perbandingan antara dua paradigm para abad 20 dan 21 merupakan transformasi paradigm pendidikan yang bertujuan untuk menggapai proses dan hasil yang lebih baik. Transformasi tersebut tidak terlepas dari perubahan zaman dari tahun ketahuan, kecepatan teknologi , subyek pembelajar dan obyek yang dipelajari. Oleh karena itu , aspek-aspek diatas penting dipelajari untuk mengevaluasi apakah pembelajaran saat ini sudah efektif atau perlu adanya transformasi. Untuk menuju paradigm pendidikan abad 21 diperlukan persiapan dari sekarang yakni penyelesaian permasalah pendidikan dasae dan merencanakan dengan matang inovasi pembelajaran yasebagaimana tertuliskan diatas pada abad 21 agar nantinya dapat terlaksana sesuai tujuan. Terima Kasih

    ReplyDelete
  49. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  50. Assalamu'alaikum wr.wb.

    Paradigma pendidikan selalu mengalami perubahan dari masa ke masa. Paradigma pendidikan Indonesia dari abad 20 ke abad 21 mengalamai perubahan dari teacher center menuju le student center. Interaksi dalam pendidikan pun terjadi perubahan dari yang dulunya siswa banyak belajar mandiri menjadi siswa lebih banyak belajar bersama dengan teman-temannya, diskusi bersama. Pendidikan di era abad ke-20 lebih mengedepankan penilaian atau hasil belajar siswa, sedangkan pendidikan di abad 21 lebih mengedepankan ke proses belajar. Pendidikan di era abad ke-21 menggunakan bantuan teknologi sehingga diharapkan pendidikan akan lebih maju lagi.

    Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    ReplyDelete
  51. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Perubahan paradigm pendidikan pada abad ke 20 dan abad ke 21 menjadi semakin baik, dan menyesuaikan zaman. Dahulu pada abad 20 metode pembelajarannya masih diberikan langsung oleh guru di depan kelas (Stand and Deliver) dan juga instruksional. Pada abad 21, pembelajaran sudah mulai menggunakan project ataupun problem based learning, sudah mengarah ke konstruktivis.

    ReplyDelete
  52. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Perbedaan yang dapat kita amati dalam tabel tersebut mengenai penggunaan teknologinya. Pada abad ke 20 di sekolah masih belajar mengenal teknologi (literacy), siswa baru belajar mengenal computer dan menggunakan dasar-dasar pengoperasiannya. Sedangkan pada abad 21 siswa sudah belajar menggunakan teknologi, siswa mengakses sumber belajar, menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi. Perbedaan mencolok yang saat ini juga masih digencarkan adalah perubahan paradigma dari teacher-centered menjadi student-centered. Pembelajaran yang diharapkan adalah siswa aktif mengkonstruksi sendiri pengetahuannya, dan guru hanya menjadi fasilitator.

    ReplyDelete
  53. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Paradigma pendidikan di abad 21 ini secara keseluruhan adalah student centered yang tadinya adalah teacher centered pada paradigma pendidikan abad 20. Model pembelajan yang paling cocok untuk diterapkan pada paradigma pendidikan abad 21 adalah model pembelajaran yang inkuri dan konstruktivis, dimana pengetahuan yang diperoleh siswa bukan lagi hanya sekedar menerima materi dari guru, akan tetapi dibangun sendiri oleh siswa dan guru berperan sebagai fasilitator dan pemberi umpan balik serta evaluasi dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  54. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Teacher centered menjadi paradigma dalam pembelajaran pada saat itu, tetapi sekarang informasi dan teknologi sudah semakin maju sehingga sumber belajar bukan hanya buku dan informasi dari guru saja, melainkan banyak sekali sumber-sumber belajar dan jumlahnya sangat tidak terbatas.

    ReplyDelete
  55. Paradigma adalah cara pandang kita mengenaik sesuatu. paradigma pendidikan tentu saja berkaitan dengan cara pandang kita mengenai pendidikan. Pendidikan kita mau dibawa ke alur mana dan bagaimana isisnya tentusaja tergantung dari paradigma pemegang keputusan dan pembuat kebijakan. kalau menurut saya, pendidikan matematika di Indonesia harus diarahkan kepada bagaimana siswa pada akhirnya bisa berkarya, jadi siswa tidak akan takut jika lulus dan tidak bekerja. mereka akan memiliki keyakinan bahwa mereka akan dapat hidup dengan karyanya.

    ReplyDelete
  56. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Ilmu pengetahuan, peradaban, dan teknologi memang berkembang mengikuti zaman. Demikian hal nya dengan pendidikan. Pendidikan di abad ke 20 pastilah berbeda dengan pendidikan di abad ke 21. Misalkan pada abad 20 menggunakan teacher centric, sedangkan pada abad ke 21 menggunakan student centric. Sudah menjadi guru bukanlah alasan untuk berhenti belajar, karena ilmu pengetahuan dan dunia pendidikan selalu berkembang mengikuti perubahan zaman.

    ReplyDelete
  57. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Dari waktu ke waktu, paradigma pendidikan yang ada di dunia ini sebearnya berkembang secara pesat. Namun, tidak merubah adanya paradigma sebelumnya namun hanya menyempurnakan, walaupun memang pada dasarnya terdapat paradigma yang bertentanga, namun hal tersebut merupakan evaluasi dari hasil paradigma yang dianutnya. Paraigma disini memberikan pengaruh yang positif jika guru melakukannya. Antara lain seperti perubahan model pengajaran antara guru yang satu dengan yang lainnya, guru yang dulu dengan guru yang masuk pada zaman now. Sekarang ini guru sangat dituntut untuk mengikuti perkembangan peserta didiknya, sehingga paradigma guru juga harus mulai berubah seiring berkembangnya teknologi yang semakin canggih. Karena jika paradigma guru tidak mengikuti perkembangan peserta didik yang selalu up to date pada perkembangan zaman, lama kelamaan guru tidak akan lagi di respect secara penuh oleh muridnya karena tidak bisa memfasilitasi apa yang mereka butuhkan.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  58. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Perbandingan paradigm pendidikan abad ke-20 dan abad ke-21 banyak yang saling bertolak belakang. Paradigma pendidikan abad ke-21 lebih mendetail dalam menjabarkan peran siswa dan guru. Siswa dituntut untuk dapat belajar secara mandiri, sedangkan guru dituntut untuk menjadi fasilitator dalam kegiatan pembelajaran, sehingga sebelum melakukan pembelajaran guru harus mempersiapkan rencana pembelajaran yang nantinya akan digunakan siswa sebagai salah satu sumber belajar. Dalam paradigma pendidikan abad ke-21 guru bukanlah satu-satunya sumber belajar, jadi siswa perlu aktif mencari sumber belajar lain yang dapat mendukung proses kegiatan belajar mengajar.

    ReplyDelete
  59. Junianto
    PM C

    Paradigma pendidikan merupakan pandangan-pandangan dalam dunia pendidikan secara umum. Misalnya, paradigma pendidikan sebelum abad ini adalah teacher center dimana guru adalah sumber belajar siswa dan guru mentransfer ilmu kepada siswa. kemudian, seiring perkembangan jaman paradigma ini mulai berubah. Paradigma sekarang adalah student center dimana siswalah yang mencari dan membangun pengetahuan mereka dan guru hanyalah sebagai fasilitator dalam mendampingi siswa belajar. Dengan paradigma ini yang diharapkan adalah pembelajaran yang bermakna dimana pengetahuan akan melekat dalam diri siswa karena siswa yang mengalami.

    ReplyDelete
  60. Nur dwi laili
    17709251059
    PPs pendidikan matematika C

    Pada link tersebut disebutkan perbedaan-perbedaan paradigma pendidikan pada abad 20 dam abad 21. Gaya belajar pada abad 20 didominasi dengan membaca, menulis dan auditory. Sedangkan gaya belajar pada abad 21 seharusnya sudah menggunakan pendekatan multiple intellegence. Selain itu metode pembelajaran pada abad 21 seharusnya menggunakan project & problem based learning serta pendekatan konstruktivistik. Waktu belajar dalam paradigma pembelajaran abad 21 juga bukan lagi hanya di kelas dan ketika mengerjakan PR, tetapi dapat dilakukan setiap saat dengan bantuan teknologi. Sayangnya di Indonesia saat ini belum sepenuhnya menggunakan paradigma pendidikan abad 21. Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama agar pendidikan di Indonesia bisa sepenuhnya mengikuti paradigma pembelajaran abad 21.

    ReplyDelete
  61. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Terimakasih banyak Prof. atas link nya.
    Dari link tersebut, dapat dilihat bahwa terdapat perbedaan paradigma pendidikan dari abad 20 ke abad 21. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari interaksi, dimana pada abad 20 interaksi antar siswa lebih bersifat individu sedangkan pada abad 21, interaksi lebih kepada kolaborasi. Perbedaan lain juga dapat dilihat dari pusat pembelajaran yang berpindah dari berpusat kepada guru menjadi berpusat pada siswa. Kemudian dari skill, pada abad 20 skill yang dituntut masih berpusat pada skill menghafal dan memahami sedangkan pada abad 21 sudah bergeser pada kemampuan analisis, evaluasi dan sintesis. Jadi, secara umum paradigma pendidikan pada abad 21 lebih berfokus pada proses pembelajaran inovatif.

    ReplyDelete
  62. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Sekarang ini pembelajaran diusahan untuk lebih berfokus pada peserta didik. Pembelajaran yang inovatif adalah pembelajaran yang dikembangkan. Siswa dituntut untuk lebih aktif mencari pengetahuannya sendiri, guru hanya bersifat sebagai fasilitator saja. Sekarang ini, dalam pembelajaran dibutuhkan transformasi pembelajaran tradisional menuju pembelajaran yang inovatif, agar siswa dapat, menuangkan idenya secara maksimal.

    ReplyDelete
  63. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Paradigma merupakan cara kita memandang suatu objek. Dalam hal ini objeknya adalah pendidikan. Jadi paradigma pendidikan dalam hal ini adalah bagaimana cara kita memandang pendidikan. Pendidikan di abad 21 ini memandang pentingnya penerapan soft skill dan membuat suatu inovasi-inovasi yang diharapkan menjadi output utama pada paradigma pendidikan abad 21 ini. Paradigma pada dasarnya senantiasa berubah-ubah seiring dengan perkembangan dan peradaban.

    ReplyDelete
  64. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Salah satu perbandingan paradigma pendidikan abad 20 dan abad 21 adalah pada hasil program belajar. Pada abad 20 hasil belajar lebih ditekankan atau difokuskan pada penilaian akhir saja, d]sedangkan pada abad ke 21 hasil belajar merupakan yang dinilai adalah proses dan outputnya, atau dengan kata lain abad 21 lebih menekankan pada produk manusianya, yaitu tentu saja produk yang berkualitas.

    ReplyDelete
  65. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Paradigma pendidikan merupakan suatu pemikiran mendasar yang digunakan sebagai konsep dasar atau latar belakang dalam pelaksanaan pendidikan. Maka tidak heran jika paradigma pendidikan ini terus bergeser dari masa ke masa. Seperti yang terdapat dalam link yang diposting diatas, sangat jelas tergambar pergeseran paradigma pendidikan tepatnya antara abad 20 dan abad 21. Salah satu contoh yang sangat berbeda yaitu dari segi pendekatan yang digunakan. Pada abad 20, pendekatan pembelajaran lebih cenderung dengan menggunakan teacher-center atau pembelajaran yang berpusat kepada guru. Sedangkan pada abad 21, pembelajaran lebih cenderung kepada pembelajaran yang berpusat kepada siswa atau student-center. Berdasarkan contoh tersebut terlihat adanya perubahan cara mengajar dari abad 20 menuju ke abad 21. Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa dengan berubahnya paradigma pendidikan maka pendidikan itu sendiri telah mengalami perbaikan dari waktu ke waktu.

    ReplyDelete
  66. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Paradigma seiring dengan berubahnya zaman diharapkan juga mengalami perubahan yang lebih baik. Begitupula dengan paradigma pendidikan, berganti zaman harus disesuaikan pula dengan zaman agar tetap relevan dan menjadi lebih baik. Salah satu aspek yang berupah dari abad 20 ke abad 21 adah pusat pembelajaran sudah mulai bergeser dari berpusat pada guru menuju berpusat pada siswa. Terimakasih

    ReplyDelete
  67. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Paradigma pendidikan di abad lalu, berpola teacher center dengan kegiatan lebih kepada transfer-of-knowledge atau pembelajaran satu arah dari guru kepada peserta didik. Namun paradigma pendidikan saat ini kegiatan pembelajaran terjadi secara dua arah atau mengutamakan interaksi antara guru dan peserta didik. guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran sehingga peserta didik diharapkan dapat mengonstruksi pengetahuannya, intinya adalah pembelajaran berpusat pada siswa. Untuk melaksanakan pembelajaran sesuai paradigma baru, guru harus berpikir dan berjuang lebih keras, karena bukanlah hal mudah untuk melaksanakan pembelajaran yang bermakna

    ReplyDelete
  68. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Dalam tautan tersebut menjelaskan tentang perbedaan paradigma pendidikan di abad 20 dan di abad 21. Secara umum dalam paradigma pendidikan abad 21, variasi dan inovasi pendidikan lebih terlihat menonjol. Jika abad 20 didominasi dengan pendidikan yang terpusat pada guru, di abad 21 pendidikan lebih dipusatkan pada siswa. Guru-guru pada abad 21 telah mulai menyadari bahwa sudah saatnyalah siswa harus aktif di dalam kelas dan guru tidak lagi seperti narasumber yang selalu berceramah dan mendominasi jalannya pembelajaran.Metode cooperative learning, diskusi-diskusi, presentasi-presentasi, lebih sering dilakukan oleh guru agar siswa-siswa benar-benar terlibat dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  69. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Dari waktu ke waktu, paradigma pendidikan yang ada di dunia ini sebearnya berkembang secara pesat. Namun, tidak merubah adanya paradigma sebelumnya namun hanya menyempurnakan, walaupun memang pada dasarnya terdapat paradigma yang bertentanga, namun hal tersebut merupakan evaluasi dari hasil paradigma yang dianutnya. Paraigma disini memberikan pengaruh yang positif jika guru melakukannya. Antara lain seperti perubahan model pengajaran antara guru yang satu dengan yang lainnya, guru yang dulu dengan guru yang masuk pada zaman now. Sekarang ini guru sangat dituntut untuk mengikuti perkembangan peserta didiknya, sehingga paradigma guru juga harus mulai berubah seiring berkembangnya teknologi yang semakin canggih. Karena jika paradigma guru tidak mengikuti perkembangan peserta didik yang selalu up to date pada perkembangan zaman, lama kelamaan guru tidak akan lagi di respect secara penuh oleh muridnya karena tidak bisa memfasilitasi apa yang mereka butuhkan.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  70. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Terimakasih Bapak atas sharing link terkait dengan paradigm pendidikan. Adanya perubahan paradigma terhadap pendidikan dari abad 20 ke abad 21, merupakan tantangan besar yang mau tidak mau harus dihadapi oleh bangsa Indonesia. paradigm pendidikan 21 merupakan perbaikan dari paradigm 20 sebelumnya. Saya tertarik dengan bagian perbedaan penggunaan teknologi. Dari segi penggunaan teknologi, pada abad 20 menerapakan literasi dan argumentasi (learning about and with technology), artinya pembelajaran berorientasi menggunakan teknologi. Sedangkan pada abad 21, pembelajaran bersifat transformative (learning through technology), artinya pembelajaran akibat dari teknologi. Ini menandakan bahwa dengan keberadaan teknologi yang semakin maju dan pesat untuk ke depannya secara tidak langsung juga menuntut para pembelajar tidak gaptek.

    ReplyDelete
  71. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Dunia selalu berubah, begitu pula dengan paradigma pendidikan. Paradigma pendidikan pada abad 20 pembelajaran berpusat pada guru (teacher centric) sedangkan paradigma pada abad 21 pembelajaran berpusat pada siswa (student centric). Program pembelajaran pada abad 20 adalah pola grup dengan metode remidial, sedangkan pada abad 21 adalah program pembelajaran individu. Selain perbedaan di atas, paradigma pendidikan pada abad 20 dan 21 memiliki persamaam, salah satunya yaitu interaksi yang berasal dari kerjasama antar individu.

    ReplyDelete
  72. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 2017

    From the article,we can realize that there are many differences fromthe paradigm of education in 20th century and the 21th century. from the article we can take which method that is effective and not. In addition, I found that the educational paradigm has progressed over time. If the good paradigm really implemented in Indonesian education, education in Indonesia will had a progress anyway.

    ReplyDelete
  73. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Paradigma atau kerangka berpikir merupakan bagian dari sistem yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Dengan paradigma diharapkan dapat tercipta pola berpikir yang lebih mendekati pola yang diharakan dan diidealkan. Paradigam pendidikan abad 21 tentunya harus lebih berkembang mengikuti perkembangan zaman. Harus lebih memfasilitasi bagi siswa untuk dapat mengembangkan seluruh potensi yang dimilikinya sehingga memiliki life-skill yang mumpuni dalam menghadapi kehidupan nyata.

    ReplyDelete
  74. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Perbedaan paradigma pendidikan abad 20 dan 21 juka dilihat dari segi penggunaan teknologi adalah pada abad 20 siswa belajar tentang bagaimana mempelajari teknologi, mencoba untuk meningkatkan teknologi, sedangkan abad 21 siswa sudah belajar untukmenggunakan teknologi. Pada kurikulum 2013, terkait dengan dihapusnya pembelajaran TIK di sekolah, hal ini dikarenakan sudah bukan lagi jamannya TIK untuk dipelajari, namun TIK sudah menjadi hal yang wajip dimiliki karena TIK merupakan penunjang pembeajaran, guru pada kurikulum 2013 diharapkan menggunakan pembelajaran yang berbasis teknologi.

    ReplyDelete
  75. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Perubahan paradigma dari abad ke 20 ke abad 21 merupakan suatu perbaikan pendidikan di Indonesia. Yang dulunya pendidikan terpusan pada guru, sehingga seolah-olah guru adalah dewanya pembelajaran di kelas. Guru yang memberikan ilmu kepada siswanya. Hal ini tentu menjadi keprihatinan para pendidik di Indonesia. Sehingga pada abad ke 21 perlahan-lahan paradigma tersebut diubah, sehingga siswa mulai dilatih untuk mengkonstruksi sendiri ilmu pengetahuan, dengan difasilitasi oleh guru.

    ReplyDelete
  76. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum wr.wb Prof
    Educational paradigma, berbicara mengenai paradigma pendidikan. Paradigma pendidikan mengikuti perubahan zaman. Perubahan paradigma pendidikan pada abd 20 ke abad 21 pendidikan berpusat pada siswa, jadi siswa berusaha menemukan konsep sendiri, dengan guru yang menjadi fasilitatornya. Selain itu jika tadinya hasil pembelajaran hanya dilihat dari nilai tes akhir, pada abad 21 hasil pembelajaran dilihat dari proses belajar mengajar. Masih banyak lagi, link yang diberikan memberi wawasan kepada kita untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan paradigma pendidikan ini.

    ReplyDelete
  77. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017

    Terdapat perbedaan mencolok antara paradigma pendidikan abad 20 dan 21. paradigma 21 menekankan pada pembelajaran kolaboratif, berpusat pada siswa, pembelajaran yang didesain sesuai dengan kebutuhan siswa, dan memperhatikan proses daripada penilaian (assessesment). Menurut saya paradigma pendidikan abad 21 ini sangat sesuai dengan kebutuhan siswa, sehingga guru perlu menerapkannya dengan baik.

    ReplyDelete
  78. Eka Susanti
    NIM. 15301241006
    S1-Pendidikan Matematika I 2015

    Terimakasih Prof atas link yang telah dibagikan. Setelah saya membaca artikel pada link tersebut saya memahami karakteristik paradigma pembelajaran abad ke-20 dan abad ke-21. Kedua tidak melulu memiliki perbedaan namun juga memiliki kesamaan. Menurut artikel tersebut pembelajaran abad ke 20 dan 21 memiliki kesamaan pada aspek interaksi yaitu mengedepankan kerjasama/kolaborasi antarsiswa namun perbedaan yang paling mencolok adalah pada pembelajaran abad 21 siswa menjadi subjek dalam pembelajaran sehingga siswa harus aktif. Aspek lainnya akan mengikuti dengan keatifan siswa seperti gaya belajar, latihan fisik, metode pembelajaran dan lain sebagainya

    ReplyDelete