Dec 2, 2012

REDUCTIONISM





Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang REDUCTIONISM, koneklah ke:








Wss Wr Wb
Marsigit




31 comments:

  1. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Melalui sumber bacaan tersebut ada dua bentuk yang saya tangkap terkait masalah reduksionisme:Yang pertama mengenai positif logis dimana lebih mengarahkan sutau ungkapan yang mengacu kepada hal-hal yang ada atau keadaan suatu objek yang dapat diamati secara langsung sehingga dapat dikatakan bahwa setiap fakta harus sesuai dengan bukti empiris yang dapat ditelusuri lebih jauh lagi.Yang kedua faktor yang memobilisasi berupa sains dikatakan bahwa teori ilmu pengetahuan tertentu misalnya biologi atau psikologi dapat dibahasakan dengan lebih sederhana seperti Fisika atau dengan kata lain dapat didefinisikan dengan ilmu pengetahuan lain secara mendasar.

    ReplyDelete
  2. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Reduksionisme merupakan suatu pandangan yang beranggapan bahwa sebuah bagian utuh dari sebuah objek dengan meneliti bagian-bagiannya. Sebagai contohnya kita meneliti sebuah pembelajaran, kita akan meneliti bagian bagiannya seperti metode pembelajaran, strategi mengajar guru,alat evaluasi dan lain sebagainya. Ada beberapa alternatif dari Reduksionisme diantaranya dualism dan Dialectical Emergence

    ReplyDelete
  3. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Reduksionisme dalam matematika dapat diartikan bahwa semua matematika dapat dibangun di atas dasar yang sama, yaitu teori himpunan aksiomatik biasanya. Hal ini telah dikemukakan bahwa metode yang berlaku secara umum dari kebenaran aksioma matematika dengan kegunaannya dalam praktik umum dapat berpotensi merusak pemikiran.

    ReplyDelete
  4. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Reduksionalisme merupakan paham yang mempelajari sifat-sifat dasar yang kompleks yang menyederhanakannya ke dalam interaksi dari bagian-bagiannya atau membuat suatu hal menjadi lebih sederhana atau lebih mendasar. Sebagai contoh kita akan meneliti mengenai pembelajaran matematika. Dari pembelajaran matematika itu sendiri ada bagian-bagian khusus yang dapat kita teliti secara khusus seperti media pembelajarannya, siswa, teks belajar, hasil penilaian, dan lain-lain.

    ReplyDelete
  5. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Reduksionisme merupakan pendekatan untuk memahami fenomena-fenomenal yang dianggap komplek dan sulit dipahami , femonena-fenomena ini di sederhankan sehingga dapat dengan mudah dipahami. Dalam salah satu artikel diatas dicontohkan tentang memahami fenomena dalam matematika , konsep-konsep matematika sering kali dianggap sulit dipamahi, karena bersifat abstrak, tidak kontekstual. Oleh karena itu melalui serangkaian proses konsep-konsep tersebut direduksi untuk memperoleh inti pokok yang dapat lebih mudah dipahami. Reduksionisme religius pada umumnya mencoba untuk menjelaskan agama dengan cara meleburkannya bersama penyebab pandangan non-religius tertentu. Sedangkan dalam pendidikan , reduksionisme mencoba menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah diterima dan dipahami siswa. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  6. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Reduksionisme dapat diartikan sebagai suatu pendekatan untuk memahami sifat dasar hal-hal kompleks dengan menyederhanakannya ke dalam interaksi dari bagian-bagiannya, atau membuat suatu hal menjadi lebih sederhana atau lebih mendasar. Selain itu, reduksionisme merupakan suatu posisi [filsafat filosofis] bahwa sistem yang kompleks tak lain hanyalah penggabungan komponen-komponennya, dan suatu pernyataan tersebut dapat direduksi menjadi pernyataan dari unsur-unsur perseorangan. Hal ini dapat dikatakan sebagai objek,fenomena, penjelasan,teori, dan pengertian.

    ReplyDelete
  7. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa reduksionisme adalah gagasan filsafat mengenai fenomena yang dapat dijelaskan dalam konteks fenomena lain, di mana fenomena kedua yang digunakan untuk menjelaskan tersebut dianggap lebih sederhana atau lebih mendasar.

    ReplyDelete
  8. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dari link yang diberikan diatas dapat saya pahami bahwa reduksionisme adalah suatu posisi filosofis yang menyatakan bahwa sistem yang kompleks tidak lain adalah jumlah bagian-bagiannya. Reduksionisme tidak menghalangi keberadaan apa yang disebut fenomena muncul tetapi menyiratkan fenomena tersebut dalam hal proses mereka terbentuk. Maksud dari paham ini adalah sistem yang komplek bisa dibuat lebih sederhana melalui bagia-bagian yang lebih mendasar. Reduksionisme menyiratkan kemampuan untuk memahami fenomena secara lebih lengkap dalam hal proses pembentukannya. Kaitannya dalam ilmu pengetahuan, reduksionisme berarti mengembangkan teknik untuk mempelajari cara-cara dimana skala yang lebih besar mempengaruhi skala yang lebih kecil.

    ReplyDelete
  9. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Reduksionisme memandang bahwa sistem yang kompleks tak lain hanyalah penggabungan komponen-komponennya, dan suatu pernyataan tersebut dapat direduksi menjadi pernyataan dari unsur-unsur perseorangan. Hal ini dapat dikatakan sebagai objek,fenomena, penjelasan,teori, dan pengertian.Reduksionisme sendiri adalah proses induktif panjang yang selanjutnya dibakukan melalui konsep ilmu pengetahuan. jadi, reduksionisme selayaknya dipahami sebagai mempermudah bukan menyederhanakan. Dalam matematika, reduksionisme dapat diartikan sebagai filosofi bahwa semua matematika dapat dibangun di atas dasar yang sama. Wassalamu’alaikum.

    ReplyDelete
  10. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Reduksi berarti mengurangi. Secara umum, reduksionism merupakan konsep yang mengatakan bahwa mengembalikan seutuhnya fenomena yang lebih tinggi pada fenomensa yang lebih rendah itu bukan hal yang tidak mungkin. Prinsip tersebut justru merupakan dasar penjelasan. Reduksionisme dapat dilihat dalam pandangan mekanis terhadap kehidupan mental manusia, dimana kehidupan psikis semata-mata dianggap sebagai hasil proses fisiologis manusia.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  11. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Berikut merupakan beberapa contoh penjelasan reduksionistik tentang adanya agama. Agama dapat direduksi menjadi konsep kemanusiaan tentang benar dan salah, agama tersebut pada dasarnya merupakan sebuah usaha primitif dalam mengendalikan lingkungan kita dan agama itu adalah cara untuk menjelaskan keberadaan fisik dunia. Antropolog Edward Burnett Tylor dan James George Frazer mempergunakan beberapa argumen reduksionis religius. Sigmund Freud mempunyai ide bahwa agama tidak lebih dari sebuah ilusi atau bahkan penyakit kejiwaan. Marxis melihat bahwa agama adalah "napas yang tertindas", yang hanya menyediakan "kebahagiaan ilusi rakyat,". Kedua hal tersebut merupakan pandangan reduksionis agama yang berpengaruh.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  12. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Dari yang saya baca di https://en.wikipedia.org/wiki/Reductionism, reduksionisme mengacu pada beberapa gagasan filosofis terkait mengenai hubungan antara fenomena yang dapat digambarkan dalam fenomena lain, yang belakangan dianggap sedikit lebih sederhana atau lebih mendasar. Dengan kata lain, ketika kita kesulitan memahami suatu fenomena yang rumit, reduksionisme ini berperan untuk menghubungkan fenomena yang rumit untuk digambarkan pada feomena lain yang lebih sederhana. Reduksionisme membantu manusia untuk memahami berbagai fenomena rumit yang sulit kita terima atau pahami dengan pikiran kita.

    ReplyDelete
  13. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Sepengetahuan saya reduksi adalah kata lain dari pengurangan, pemotongan atau penyederhanaan. Ternyata dalam filsafat pun terdapat istilah reduksionisme. Berdasarkan referensi tersebut dapat saya simpulkan bahwa reduksionisme adalah prosedur untuk menyederhanakan gejala, data, dan sebagainya yang kompleks sehingga menjadi tidak kompleks. Dalam kehidupan nyata, manusia memerlukan reduksionisme untuk menerjemahkan suatu hal kompleks menjadi sederhana agar dapat dipahami dengan lebih mudah.

    ReplyDelete
  14. Junianto
    PM C

    Reduksionisme merupakan paham yang meneliti atau mempelajari sifat-sifat dasar dari sebuah objek dengan cara mereduksi/ memecah/ menyederhanankannya menjadi unsur-unsur pembentuknya. Dengan kata lain, jika kita ingin mempelajari sesuatu secara menyeluruh dan mendalam maka kita harus mereduksi dan mempelajari unsur-unsur pembentuknya. Setelah unsur-pembentuknya dipelajari secara detail maka baru bisa disimpulkan tentang apa yang dipelajari tersebut.

    ReplyDelete
  15. Latifah Fitriasari
    PM C

    Reductionism ini adalah bahwa fenomena keseluruhan dapat dijelaskan dengan mengetahui fenomena dari unsur-unsurnya. Ada satu istilah yang sering digunakan dalam hal ini, yaitu keseluruhan adalah merupakan hasil penjumlahan dari unsur-unsurnya. Reduksionisme juga dapat diartikan sebagai suatu pendekatan untuk memahami sifat dasar hal-hal kompleks dengan menyederhanakannya ke dalam interaksi dari bagian-bagiannya.

    ReplyDelete
  16. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Reduksionisme adalah suatu kebiasaan untuk memandang sebuah bagian utuh dari sebuah objek dengan meneliti bagian-bagiannya. Sebagai contohnya kita meneliti sebuah mesin, kita akan meneliti bagian bagiannya seperti roda, mesin, generator dan lain sebagainya. Kemudian setelah meneliti yang paling fundamental adalah gerakan generator karena itu fungsi gerak generator mewakili dan dianggap paling berperan bagi keseluruhan mesin. Sebuah sistem kompleks direduksi menjadi kerja bagian-bagiannya.

    ReplyDelete
  17. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Reduksionisme adalah salah satu istilah yang paling sering digunakan dan disalahgunakan dalam kamus leksikonistik. Reduksionis adalah mereka yang mengambil satu teori atau fenomena yang dapat direduksi menjadi teori atau fenomena lain. Sebagai contoh, seorang reduksionis mengenai matematika mungkin menganggap teori matematika tertentu dapat direduksi menjadi logika atau teori yang ditetapkan. Reduksionisme adalah salah satu dari beberapa gagasan filosofis terkait mengenai hubungan antara fenomena yang dapat digambarkan dalam fenomena lain yang lebih sederhana atau lebih mendasar.

    ReplyDelete
  18. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Reduksionisme adalah salah satu dari beberapa gagasan filosofis mengenai hubungan antara fenomena yang dapat digambarkan dalam fenomena lain yang lebih sederhana atau lebih mendasar. Jadi,reduksionisme artinya memandang suatu objek hanya dari sifat-sifat tertentu atau memandang suatu objek terbatas hanya pada sifat-sifat tertentunya saja. Reduksionisme juga memiliki makna bahwa sesungguhnya manusia memiliki kemampuan yang terbatas sehingga perlu melakukan reduksi pada objek-objek tertentu agar dapat mempelajari objek tersebut.

    ReplyDelete
  19. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Kita sering sekali kesulitan ketika membahas hal-hal yang kompleks atau fenomena yang kompleks. Hal ini biasanya kita membutuhkan solusi dengan cara mencari dan mengumpulkan hal-hal yang sederhana guna memudahkan pembahasan mengenai sesuatu yang kompleks tersebut. jika seseorang hanya fokus pada hal-hal yang sederhana, mereka akan sulit menyelesaikan hal yang kompleks. Namun jika latihan dengan persoalan yang kompleks, maka mereka akan mampu menyelesaikan dengan hal-hal yang sederhana. Mereduksi data dari yang kompleks menjadi sederhana memang dibutuhkan kerja yang sangat keras. Karena disini dibutuhkan keterbiasaan mereka menghadapi persoalan tersebut.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  20. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Reduksionisme sendiri diartikan sebagai proses induktif panjang yang selanjutnya dibakukan melalui konsep ilmu pengetahuan. jadi, reduksionisme selayaknya dipahami sebagai “mempermudah” bukan “menyederhanakan”. Reduksionis adalah mereka yang mengambil satu teori atau fenomena yang akan direduksi menjadi beberapa teori atau fenomena lainnya. Misalnya, reduksionis tentang matematika mungkin mengambil teori matematika yang diberikan untuk menjadi direduksi menjadi logika atau teori himpunan.

    ReplyDelete
  21. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Reductionism adalah pendekatan yang mereduksi kompleksitas permasalahan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, sehingga dapat dengan mudah diamati dan diteliti. Menurut pendapat lain, pendekatan reductionism ini disebut juga dengan pendekatan analitikal, yang mencoba mencari unsur-unsur yang menjelaskan fenomena-fenomena yang ada. Reductionism melakukan kegiatan untuk mereduksi dalam penelitian artinya mencoba memahami bahwa suatu hal dapat dimengerti secara lebih baik kalau diubah menjadi bentuk yang paling sederhana.

    ReplyDelete
  22. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Reduksionisme dapat diartikan sebagai suatu pendekatan untuk memahami sifat dasar hal-hal kompleks dengan menyederhanakannya ke dalam interaksi dari bagian-bagiannya, atau membuat suatu hal menjadi lebih sederhana atau lebih mendasar. Reduksionisme dalam pembelajaran diperlukan ketika materi yang diajarkan terlalu luas. Reduksionisme juga dapat dilakukan ketika menyampaikan materi yang sulit, reduksi dilakukan dengan memberikan penjelasan yang sederhana tentang materi rumit tersebut agar lebih mudah dipahami.

    ReplyDelete
  23. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Reductionism adalah salah satu dari beberapa gagasan filosofis terkait mengenai hubungan antara fenomena yang dapat digambarkan dalam fenomena lain yang lebih sederhana atau lebih mendasar. Reductionism mencakup seperangkat klaim ontologis, epistemologis, dan metodologis tentang hubungan antara berbagai domain ilmiah. Pertanyaan mendasar tentang sifat, konsep, penjelasan, atau metode dari satu domain ilmiah (biasanya pada tingkat organisasi yang lebih tinggi) dapat disimpulkan dari atau dijelaskan oleh konsep, penjelasan, atau metode dari ranah sains lain biasanya pada tingkat organisasi yang lebih rendah.

    ReplyDelete
  24. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum wr.wb
    Reduksionisme adalah sebuah paham yang memahami sifat hal-hal yang kompleks dengan menguranginya terhadap interaksi bagian - bagian tertentu untuk menjadi yang lebih sederhana atau lebih mendasar. Namun, dalam mereduksi haruslah hati-hati, karena yang kita anggap tidak penting lalu kita mereduksinya bisa saja itu adalah hal yang penting bagi orang lain. Jadi hindari reduksi, ketika kita terpaksa mereduksi, maka reduksilah dengan pemikiran yang logis.

    ReplyDelete
  25. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Reduksionisme dapat diartikan sebagai dalam beberapa pengertian diantaranya, pengertian pertama yaitu, suatu pendekatan untuk memahami sifat dasar hal-ha kompleks dengan menydederhanakannya ke dalam interaksi dari bagian-bagiannya, atau membuat suatu hal menjadi lebih sederhana atau lebih mendasar. Pengertian kedua yaitu, suatu posisi (filsafat filosofis) bahwa sistem yang kompleks tak lain hanyalah gabungan dari komponen-komponennya, dan suatu pernyataan tersebut dapat direduksi menjadi pernyataan dari unsur-unsur perseorangan.

    ReplyDelete
  26. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Reduksionisme adalah salah satu dari beberapa gagasan filosofis terkait mengenai hubungan antara fenomena yang dapat digambarkan dalam fenomena lain yang lebih sederhana atau lebih mendasar. Secara metodologisnya, reduksionisme merupakan usaha ilmiah untuk memberika penjelasan dalam hal yang lebih kecil. Reduksionisme dapat diterapkan pada fenomena apapun dan tujuan reduksionisme ini adalah untuk menyederhanakan dengan cara mengurangi atau melakukan eliminasi terhadap suatu substansi.

    ReplyDelete
  27. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Paham ini memandang segala yang ada di dunia ini dapat dipahami dengan melihat pada sifat-sifat dasarnya dengan terlebih dulu menyederhanakannya. Setiap yang ada tidak lain sesungguhnya adalah sebuah sistem yang tersetruktur yang terdiri dari bagian-bagian kecil penyusunnya. Paham ini meyakini hal demikian. Sehingga untuk memahami setiap yang ada, dapat dilakukan dengan memahami bagian-bagian kecilnya yang lebih sederhana.

    ReplyDelete
  28. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Ketika sulit untuk memahami sesuatu hal yang bersifat kompleks, maka kita dapat melakukan reduksi yang dapat membuat hal kompleks tadi lebih mudah dipahami. Seperti halnya jika ingin memahami sosiologi, ada baiknya kita memahami psikologi terlebih dahulu. Karena dengan mereduksi sosiologi terlebih dahulu menjadi psikologi, akan lebih memahami konsep dasar tentang manusia dan sifat-sifatnya sehingga ketika lanjut mempelajari sosiologi, akan lebih memahami bagaimana manusia dan sifat-sifatnya dalam hubungan antar sesama manusia.

    ReplyDelete
  29. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Reductionism terkait dengan cara pikir filsafat yang komprehensif direduksi kepada pemikiran pribadi. Orang cenderung menarik kesimpulan sendiri-sendiri. Contoh, empirisme yang memungkinkan orang menarik kesimpulan berdasarkan pengalaman empirisnya sendiri. Atau skeptisisme yang membuat orang untuk tidak mengambil kesimpulan apapun terhadap dunia riil.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  30. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Dapat juga diartikan sebagai pendekatan untuk memahami sifat dasar hal-hal kompleks dengan menyederhanakannya ke dalam interaksi dari bagian-bagiannya, atau membuat suatu hal menjadi lebih sederhana atau lebih mendasar

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  31. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    Pend. Matematika S2 Kelas C

    Reduksionisme adalah paham yang memandang bahwa sifat dasar yang komplek berkaitan erat dengan bagian-bagiannya. Maksud dari paham ini adalah sistem yang komplek bisa dibuat lebih sederhana melalui bagia-bagian yang lebih mendasar. Reduksionisme menyiratkan kemampuan untuk memahami fenomena secara lebih lengkap dalam hal proses pembentukannya. Kaitannya dalam ilmu pengetahuan, reduksionisme berarti mengembangkan teknik untuk mempelajari cara-cara dimana skala yang lebih besar mempengaruhi skala yang lebih kecil. Sehingga terjadi proses pembelajaran dimana suatu teori bisa menyerap teori dari pembelajaran yang lain, membuat strategi belajar menjadi lebih sederhana, dan meyakinkan bahwa kenyataan dari suatu teori tersebut saling berhubungan satu sama lain

    ReplyDelete