Dec 3, 2012

PHILOSOPHY OF SCIENCE (Filsafat Sain)





Ass Wr Wb
Terlebih untuk Mahasiswa program S2 PSn, referensi berikut sangat penting untuk didalami:


Wss Wr Wb
Marsigit




54 comments:

  1. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    filsafat sains sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Sistematika filsafat membicarakan masalah sains atau pengetahuan tentang apa yang telah diketahui dan sejauh mana kebenaran pengetahuan yang dimaksudkan. Hakikat tahu, mengetahui, dan pengetahuan dengan segala kaitannya meliputi hal-hal yang dimaksud dengan tahu atau mengetahui suatu hal. Kemudian, setiap tahu dan mengetahui akan melibatkan suatu gagasan dalam pikiran dan pengalaman inderawi, sehingga pengetahuan itu mengandung kriteria kebenaran filosofis. Dalam hal ini tidak salah bahwa keduanya memiliki persamaan, dalam hal bahwa keduanya merupakan hasil ciptaan kegiatan pikiran manusia, yaitu berpikir filosofis spekulatif dan berpikir empiris ilmiah. Perbedaan antara keduanya, terutama untuk aliran filsafat pendidikan tradisional adalah bahwa filsafat menentukan tujuan dan sains memberikan alat sarana untuk hidup.

    ReplyDelete
  2. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Filsafat sains merupakan bidang sains yang mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari sains. Filsafat sains berupa disiplin ilmu yang digunakan sebagai kerangka dasar/landasan berpikir bagi proses keilmuan. Filsafat sains sendiri sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Seorang ilmuwan yang mampu berfikir filsafati, diharapkan bisa mendalami unsur-unsur pokok dari ilmu yang ditekuninya secara menyeluruh sehingga bisa memahami sumber, hakikat dan tujuan dari ilmu yang dikembangkannya, termasuk manfaatnya bagi pengembangan masyarakatnya

    ReplyDelete
  3. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Menurut salah satu link yang saya baca dijelaskan bahwa filsafat sains adalah bagian dari filsafat yang mempelajari ilmu pengetahuan. Filsuf tertarik pada studi sains mengenai bagaimana pengetahuan dibangun oleh para ilmuwan, dan apa yang membuat ilmu pengetahuan berbeda dengan kegiatan lainnya. Tidak diragukan lagi, sains modern telah memiliki pengetahuan yang maju dalam berbagai bidang. Oleh karena itu hendaknya kita mampu memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan saat ini untuk dapat memajukan pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai.

    ReplyDelete
  4. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Filsafat sains adalah bidang sains yang mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari sains, yang termasuk di dalamnya antara lain sains alam dan sains sosial. Di sini, filsafat sains sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi.
    Stephen R. Toulmin “As a discipline, the philosophy of science attempts, first, to elucidate the elements involved in the process of scientific inquiry observational procedures, patens of argument, methods of representation and calculation, metaphysical presuppositions, and so on and then to veluate the grounds of their validity from the points of view of formal logic, practical methodology and metaphysics”. (Sebagai suatu cabang sains, filsafat sains mencoba pertama-tama menjelaskan unsur-unsur yang terlibat dalam proses penyelidikan ilmiah prosedur-prosedur pengamatan, pola-pola perbinacangan, metode-metode penggantian dan perhitungan, pra-anggapan-pra-anggapan metafisis, dan seterusnya dan selanjutnya menilai landasan-landasan bagi kesalahannya dari sudut-sudut tinjauan logika formal, metodologi praktis, dan metafisika).
    Sumber: http://mkfilsafatsains.blogspot.co.id/2010/09/pengertian-filsafat-sains.html

    ReplyDelete
  5. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Sains atau ilmu pengetahuan pada zaman klasik tak terpisah dengan filsafat. Berfilsafat berarti mempertanyakan dasar dan asal usul dari segala-galanya, ataupun induk dari segala pengetahuan.Sedangkan Sains merupakan suatu metode berpikir secara objektif. Tujuannya menggambarkan dan memberi makana pada dunia yang faktual. Sains adalah gambaran yang lengkap dan konsisten tentang berbagai fakta pengalaman dalam suatu hubungan yang mungkin paling sederhana (simple possible terms). Jadi dapat disimpulkan bahwa filsafat sains merupakan bidang sains yang mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari sains, yang termasuk di dalamnya antara lain sains alam dan sains sosial.

    ReplyDelete
  6. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Berdasarkan artikel yang yanag saya baca di salah satu link tersebut. Bahwa Filsafat sains adalah cabang filsafat yang berkaitan dengan yayasan, metode, dan implikasi sains. Pertanyaan utama dari penelitian ini menyangkut apa yang memenuhi syarat sebagai sains, keandalan teori ilmiah, dan tujuan akhir sains. Disiplin ini tumpang tindih dengan metafisika, ontologi, dan epistemologi, misalnya saat mengeksplorasi hubungan antara sains dan kebenaran. Dalam hal itu juga ontologi, epistimologi dan aksiologi juga sangat erat kaitannya dengan filsafat sain itu.

    ReplyDelete
  7. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari sini saya semakin yakin bahwa filsafat itu mewadahi semua ilmu yang ada. Selama ini saya masih belajar apa itu filsafat jika di pandang dari pelajaran matematika. Pada artikel ini saya temukan filsafat science yang berkaitan dengan yayasan, metode, dan implikasi sains. Tentunya pada filsafat science ini berkaitan dengan ontologi, epistemoligi, dan aksiologi. Tentu juga terdapat pakar-pakar filsuf yang ada pada filsafat science ini. Beberapa filsuf ilmu pengetahuan juga menggunakan hasil kontemporer dalam ilmu untuk mencapai kesimpulan tentang filsafat itu sendiri.

    ReplyDelete
  8. 46. PHILOSOPHY OF SCIENCE (Filsafat Sain)
    Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Filsafat sains adalah bidang sains yang mempelajari dasar-dasar filsafat asumsi dan implikasi dari sains yang termasuk di dalamnya antara lain sains alam dan sains sosial. Di sini, filsafat sains sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Sebagai suatu cabang sains filsafat sains mencoba pertama-tama menjelaskan unsur-unsur yang terlibat dalam proses penyelidikan ilmiah prosedur-prosedur pengamatan, pola-pola perbinacangan, metode-metode penggantian dan perhitungan, pra-anggapan metafisis, dan seterusnya dan selanjutnya menilai landasan-landasan bagi kesalahannya dari sudut-sudut tinjauan logika formal, metodologi praktis, dan metafisika.

    ReplyDelete
  9. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Ada berbaga banyak cabang filsafat, diantaranya cabang filsafat sains yang berdasar pada fundamental, metoda dan implikasi dari ilmu sains. Filsafat sains sendiri memiliki banyak cabang yang berkaitan dengan ilmu lain misalnya saja dengan filsafat matematika, filsafat ekonomi dan lainnya.

    ReplyDelete
  10. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Menurut Lewis White Beck, filsafat sains membahas dan mengevaluasi metode-metode pemikiran ilmiah serta mencoba menemukan dan pentingnya upaya ilmiah sebagai suatu keseluruhan. Secara umum, filsafat sains adalah bidang sains yang mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari sains baik berupa sains alam dan sains sosial. Sistematika filsafat membicarakan masalah sains atau pengetahuan tentang apa yang telah diketahui dan sejauh mana kebenaran pengetahuan yang dimaksudkan. Hakikat tahu, mengetahui, dan pengetahuan dengan segala kaitannya meliputi hal-hal yang dimaksud dengan tahu atau mengetahui suatu hal. Kemudian, setiap tahu dan mengetahui akan melibatkan suatu gagasan dalam pikiran dan pengalaman indrawi, sehingga pengetahuan itu mengandung kriteria kebenaran filosofis.

    ReplyDelete
  11. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Filsafat sains merupakan suatu bagian filsafat, yang mencoba berbuat bagi sains apa yang filsafat seumumnya melakukan pada seluruh pengalaman manusia. Filsafat melakukan dua macam hal : di satu pihak, ini membangun teori-teori tentang manusia dan alam semesta, dan menyajikannya sebagai landasan-landasan bagi keyakinan dan tindakan; di lain pihak, filsafat memeriksa secara kritis segala hal yang dapat disajikan sebagai suatu landasan bagi keyakinan atau tindakan, termasuk teori-teorinya sendiri, dengan harapan pada penghapusan ketakajegan dan kesalahan. Di sini, filsafat sains sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi.

    ReplyDelete
  12. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Melalui beberapa referensi yang dibagikan di atas dapat dipahami bahwa filsafat sains adalah sub bidang filsafat yang berkaitan dengan fondasi, metode, dan implikasi sains. Fondasi meliputi ideologi dalam sains, sedangkan metode merupakan bagian dari epistemologi yang berfokus tentang bagaimana cara pemerolehan ilmu (sain). Dari filsafat sain, maka terdapat beberapa sub bagian lagi, yaitu misalnya filsafat matematika, filsafat fisika, filsafat kimia, filsafat biologi, filsafat ekonomi, filsafat statistik, filsafat psikologi dan lain sebagainya. Hal ini ditegaskan pula dalam satu link di atas tentang filsafat kimia, yang meliputi metodologi dan asumsi mendasar dari ilmu kimia. Ini dieksplorasi oleh para filsuf, ahli kimia, dan tim ahli kimia filsuf.

    ReplyDelete
  13. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Cakupan objek filsafat lebih luas dibandingkan ilmu. Jika ilmu terbatas hanya pada persoalan empiris, maka filsafat mencakup masalah diluar empiris. Secara historis, ilmu berasal dari kajian filsafat karena pada awalnya filsafatlah yang melakukan pembahasan tentang segala yang ada secara sistematis, rasional dan logis. Filsafat merupakan tempat berpijak bagi kegiatan keilmuan. Perkembangan kajian terkait dengan masalah empiris menimbulkan spesialisasi keilmuan dan menghasilkan kegunaan praktis. Sehingga, filsafat sains merupakan disiplin ilmu yang digunakan sebagai kerangka dasar/landasan berpikir bagi proses keilmuan. Seorang ilmuwan yang mampu berfikir filsafati, diharapkan bisa mendalami unsur-unsur pokok dari ilmu yang ditekuninya secara menyeluruh sehingga bisa memahami sumber, hakikat dan tujuan dari ilmu yang dikembangkannya, termasuk manfaatnya bagi pengembangan masyarakatnya.

    ReplyDelete
  14. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Filsafat sains merupakan bagian filsafat yang menekankan pada hakikat ilmu yakni dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari ilmu. Ilmu yang termasuk kedalamnya merupakan semua ilmu yang berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Beberapa masalah yang berusaha dijelaskan oleh Fisafat sains, diantaranya,
    1. alasan mengapa konsep dan pernyataan dikatakan ilmiah;
    2. alur suatu konsep dilahirkan;
    3. penjelasan sains mengenai konsep;
    4. memperkirakan serta memanfaatkan alam melalui teknologi;
    5. cara menentukan validitas dari sebuah informasi;
    6. formulasi dan penggunaan metode ilmiah;
    7. macam-macam penalaran yang dapat digunakan untuk memeroleh kesimpulan;
    8. implikasi metode dan model ilmiah terhadap masyarakat dan terhadap ilmu pengetahuan itu sendiri.
    dengan demikian dapat disimpulkan bahwa filsafat sains merupakan filsafat yang berusaha menjelaskan tentang hakikat sebuah ilmu pengetahuan serta kebenaran dari ilmu pengetahuan tersebut secara filsafati.

    ReplyDelete
  15. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Filsafat sains adalah bidang sains yang mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari sains, yang termasuk di dalamnya antara lain sains alam dan sains sosial. Di sini, filsafat sains sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Menurut Robert Ackerman Filsafat sains dalam suatu segi adalah suatu tinjauan kritis tentang pendapat-pendapat ilmiah dewasa ini dengan perbandingan terhadap kriteria-kriteria yang dikembangkan dari pendapat-pendapat demikian itu, tetapi filsafat sains jelas bukan suatu kemandirian cabang sains dari praktek ilmiah secara aktual.

    ReplyDelete
  16. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEPE S2 B

    Terimakasih Prof atas link-link yang dibagikan. Melalui link tersebut saya memperoleh pengetahuan tentang filsafat sains. Pada laman https://en.wikipedia.org/wiki/Philosophy_of_science salah satunya, bertambah ilmu yang saya dapatkan, yaitu Filsafat sains adalah sub bidang filsafat yang berkaitan dengan fondasi, metode, dan implikasi sains. Fondasi, benar-benar mengulas sampai sedala-dalamnya. Dari postingan ini juga saya kembali disadarkan bahwa berpikir filsafat adalah berpikir intensif, yaitu sedala-dalamnya.

    Filsafat sains, mengulas sains hingga ke akar-akarnya. Maka ulasan tentang sains secara filsafat akan membahas tentang apa saja yang memenuhi syarat sebagai sains, keandalan teori ilmiah, dan tujuan akhir sains. Akan tetapi saya juga membaca bahwa disiplin pada filsafat sains tumpang tindih dengan metafisika, ontologi, dan epistemologi, misalnya saat mengeksplorasi hubungan antara sains dan kebenaran. Mohon ijin penjelasan terkait disiplin filsafat sains tersebut. Terimakasih

    ReplyDelete
  17. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Filsafat sain ini sudah ada sejak zaman Aristoteles yang memiliki tujuan untuk merumuskan kriteria dalam memastikan pernyataan “bermakna dan menilai secara obyektif”. Menurut Daniel Dennett (1995) tidak ada sains yang bebas dari filsafat. Dalam hal ini contoh ilmu sains yang berkaitan dengan filsafat diantaranya filsafat statistik, filsafat matematika, filsafat kimia, filsafat biologi, filsafat fisikia, filsafat kedokteran, filsafat psikologi, filsafat psikiatri, filsafat ekonomi, dan filsafat ilmu sosial. Pada filsafat matematika dijelskan bahwa filsuf matematika memiliki tujuan untuk mengklarifikasi hubungan antara matematika dan logika, dan kemampuan manusia seperti intuisi. Kiranya Bapak dapat memberikan penjelasan yang lebih mendalam mengenai hal ini, karena saya tidak berani menyimpulkan hal tersebut dikhawatirkan salah persepsi. Terimakasih Pak.

    ReplyDelete
  18. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, thank you prof. Marsigit for an interesting article that is on the fourth link. From the above article, I realized that this philosophy of science has existed since the time of Aristotle with a goal to formulate the criteria in ensuring "meaningful and objective judgment" statements. According to Daniel Dennett (1995) no science is free from philosophy. In this case the examples of science that deals with philosophy include the philosophy of statistics, philosophy of mathematics, philosophy of chemistry, philosophy of biology, philosophy of physics, and others. Science can reveal the truth about things that can not be observed and whether scientific reasoning can be justified at all. Even some philosophers of science also use contemporary results in science to reach conclusions about philosophy itself. so closely related to philosophy and science, even if examined and studied further, the philosophy of science will provide a lot of knowledge and broader insight to make sense of the basic concepts of science itself. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  19. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Salah satu link tersebut merujuk pada filsafat biologi. Perkembangan perhatian filsafat terhadap biologi selama lebih dari 50 tahun terakhir merefleksikan peningkatan ketermukaan ilmu biologi pada periode tersebut. Sekarang terdapat literasi yang luas terhadap berbagai topik biologi. Terdapat tiga macam perbedaan filsafat tentang kerangka umum filsafat biologi. Yang pertama adalah tesis umum dalam filsafat sains ada pada konteks biologi. Kedua, puzzle konseptual dalam biologi tersebut ditunjuk untuk analisis secara filosofis. Ketiga, pernyataan bagi biologi dibuat dari diskusi pertanyaan filosofis tradisional. Kedua macam kerja filosofis tersebut secara khas dilakukan dalam konteks pengetahuan yang detail tentang biologi aktual, sementara filosofis yang ketiga kurang. Filsafat biologi juga dapat dibagi oleh bagian khusu dalam konteks biologi dengan yang difokuskan.

    ReplyDelete
  20. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Saya tertarik dengan web http://www.iep.utm.edu/cloning/. Beberapa tahun yang lalu saya pernah mendengar berita bahwa otak salah satu ilmuan terpintar akan digunakan sebagai salah satu bahan untuk cloning. Selain itu ada juga yang mengatakan bahwa orang pintar, rupawan, dan berkualitas akan diambil saya lupa bagian mana yang akan diambil. Dari situ para ilmuan akan membuat kloning sehingga akan menghasilkan manusia yang berkualitas. Hal ini merupakan hal yang mengerikan menurut saya. Apabila hal ini terjadi maka tidak ada lagi keberagaman di dunia ini, bahkan manusia akan terkesan manusia menjadi seorang robot. Hal ini juga mengindikasikan bahwa manusia kurang mensyukuri anugrah paling sempurna yang diciptakan oleh Tuhan. Semoga cloning ini tidak terjadi pada manusia.

    ReplyDelete
  21. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Menurut saya filsafat sain yang bersifat natural sejatinya ada di dalam diri setiap manusia. Berdasarkan pada panca indera yang dimilikinya, seseorang secara otomatis manusia dapat memproses pengetahuannya sendiri. Adanya informasi yang didapatkan pada situasi tertentu secara berkelanjutan maka dapat bersifat menetap dalam diri. Sifat-sifat ilmiah merupakan hasil dari informasi dari domain internal maupun eksternal. Tugas manusia adalah berusaha untuk dapat mengaktifkan keberfungsian masing-masing aspek dalam tubuhnya.

    ReplyDelete
  22. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Terima kasih banyak Prof atas segala sumber informasi yang diberikan. Pada laman https://simple.wikipedia.org/wiki/Philosophy_of_science disebutkan bahwa Philosophy of science is the part of philosophy that studies the sciences. Pada akhirnya kita memang melihat adanya sebuah hubungan antara filsafat dengan sains. Mereka memiliki spirit dan tujuan yang sama yaitu jujur dan mencari kebenaran. Dalam pencarian kebenaran ini sains menentukan dalam dirinya sendiri tugas khas tertentu dan tugas ini memerlukan batas-batas tertentu. Tetapi penyelidikan pikiran manusia yang selalu ingin tahu, melukai batas-batas ini dan menuntut perembesan terhadap wilayah yang berada di balik bidang sains, dengan demikian lalu filsafat muncul.

    ReplyDelete
  23. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Dalam philosophy-of-science-filsafat-sain ada beberapa pendapat para ahli yang memekirkan bagaimana perkembangan ilmu sain, antara lain Karl Popper, Thomas Aquinas, dan Ire Lakatos, dari pemikiran mereka tentang bagaimana perkambangan ikmu sain, dapat kita pelaari bagaimana filsafat ilmu sain tersbeut saat ini diterapkan.

    ReplyDelete
  24. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Saya mengutip salah satu kalimat yang disampaikan pada salah satu link di atas, yaitu "Filsafat Ilmu adalah cabang filsafat formal yang didedikasikan untuk pertanyaan tentang sains dan metode ilmiah". Dari kalimat tersebut dapat kita ketahui bahwa filsafat sains itu merupakan salah satu pembentuk dalam ilmu sains dan menjelaskan bagaimana sains itu bekerja dalam kehidupan manusia. Selain itu dengan filsafat sains ini kita dapat mengetahui bagaimana cabang-cabang dari sains, seperti fisika, biologi dan kimia dalam membentuk pengetahuan manusia mengenai sains.

    ReplyDelete
  25. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Ternyata filsafat diperlukan di berbagai macam ilmu. Segala sesuatu yang dipelajari akan lebih bermakna apabila mempelajari juga filosofinya. Dalam sains pun diperlukan filsafat sains. Filsafat sains merupakan cabang filsafat yang mempelajari tentang metode, pondasi, dan implikasi sains. Dalam mempelajari sains diperlukan pemahaman mendalam tentang metode yang digunakan, manfaat yang dapat diambil dari sains dan dasar-dasar dalam sains. Semua itu perlu dipahami dengan filsafat sains. untuk mengetahui keunikan dan perbedaan sains dengan yang lainnya juga diperlukan filsafat sains.

    ReplyDelete
  26. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Filsafat sains dapat dimaknai sebagai bidang filsafat yang memahami fondasi, metode, dan implikasi dari sains. Biasanya, dalam filsafat sains banyak membahas tentang pengujian-pengujian ilmiah apakah sebuah temuan dapat dikatakan sebagai sains. Filsafat sains memiliki beberapa cabang seperti filsafat matematika, filsafat statistik, filsafat kimia, filsafat fisika, filsafat biologi dan lain-lain. Namun, dalam bidang biologi dan psikologi mengeksplorasi apakah studi ilmiah tentang sifat manusia dapat mencapai objektivitas atau pasti dibentuk oleh nilai dan oleh hubungan sosial yang pada akhirnya jatuh kepada pembuktian sains itu sendiri.

    ReplyDelete
  27. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Filsafat memegang peranan yang pentin dalam segala aspek kehidupan karena dalam filsafat kita akan menemuhi berbagai pendangan – pandangan yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah dan intelektual. filsafat sains merupakan cabang filsafat yang mempelajari tentang metode, pondasi, dan implikasi sains, selain itu filsafat dalam sains mengarahkan untuk menemukan bagaimana pengetahuan itu sebagaimana adanya, tidak mengada-ada dan selalu berusaha melakukan inovasi. Terima Kasih

    ReplyDelete
  28. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  29. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Filsafat dan ilmu adalah dua kata yang saling terkait, baik secara substansial maupun historis karena kelahiran ilmu tidak lepas dari peranan filsafat, sebaliknya perkembangan ilmu memperkuat keberadaan filsafat. Dari kalimat tersebut dapat dikatakan bahwa filsafat tidak hanya terkaitdengan matematika saja namun juga dengan ilmu, sehingga filsafat itu terkait dengan banyak hal. Filsafat memberikan keinginan bagi perkembangan dan kemajuan ilmu serta nilai nilai moral yang terkandungnya untuk berkembang.

    ReplyDelete
  30. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Dalam salah satu sumber dari link tersebut saya dapatkan tentang Filsafat Ilmu, yaitu cabang filsafat formal yang didedikasikan untuk pertanyaan tentang sains dan metode ilmiah. Ini bukan usaha untuk "melakukan" sains, tapi untuk bertanya tentang mengapa dan bagaimana sains dilakukan dan mengapa ini bisa menjadi metode yang baik. Ini juga berkaitan dengan sifat pengetahuan - apa yang membentuk pengetahuan dan bagaimana hal itu mempengaruhi sains.

    Dalam pengertian praktis, "filosofi sains hampir identik dengan metode ilmiah - ini adalah filosofi dan cita-cita yang para ilmuwan pegang dan mereka percaya seharusnya dianggap.

    ReplyDelete
  31. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  32. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Ilmu filsafat ternyata berhubungan dengan ilmu-ilmu sains seperti matematika, kimia, biologi, dan fisika. Menurut artikel tersebut filsafat sains mempunyai dua arti yaitu filsafat sains dimaknai sebagai metode ilmiah dan yang kedua filsafat sains dimaknai sebagai pertanyaan filosofis yang dijawab oleh penemuan ilmiah. Metode ilmiah dan penemuan ilmiah adalah proses dan hasil dari berpikir (berfilsafat).

    ReplyDelete
  33. Junianto
    PM C

    Filsafat ilmu merupakan cabang filsafat yang digunakan sebagai salah satu metode ilmiah untuk menemukan sebuah sains/ ilmu baru. Dalam filsafat ilmu dikenal istilah ontologi, epistimologi dan aksiologi. Ketiga istilah ini menjadi pedoman dalam melakukan riset ilmiah agar riset menjadi kredibel dan diakui. Dengan adanya metode ini maka akan dihasilkan ilmu-ilmu baru yang akan menjadi sumber belajar dalam dunia sains dan pendidikan.

    ReplyDelete
  34. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Cara berpikir menurut filsafat sesuai dengan cara berpikir sains, yaitu disusun secara bersistem menurut metode-metode tertentu yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala-gejala tertentu dibidang (pengetahuan) itu dan bersifat koheren, empiris, sistematis, dapat diukur dan dibuktikan. Sains merupakan suatu metode berpikir secara objektif. Tujuannya menggambarkan dan memberi makana pada dunia yang faktual. Sains adalah gambaran yang lengkap dan konsisten tentang berbagai fakta pengalaman dalam suatu hubungan yang mungkin paling sederhana (simple possible terms). Perkembangan kajian terkait dengan masalah empiris menimbulkan spesialisasi keilmuan dan menghasilkan kegunaan praktis. Sehingga, filsafat sains merupakan disiplin ilmu yang digunakan sebagai kerangka dasar/landasan berpikir bagi proses keilmuan. Seorang ilmuwan yang mampu berfikir filsafati, diharapkan bisa mendalami unsur-unsur pokok dari ilmu yang ditekuninya secara menyeluruh sehingga bisa memahami sumber, hakikat dan tujuan dari ilmu yang dikembangkannya, termasuk manfaatnya bagi pengembangan masyarakatnya.

    ReplyDelete
  35. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPS PM C

    Filsafat sains merupakan salah satu bagian dari filsafat yang mempelajari tentang sains atau ilmu pengetahuan. Dalam https://simple.wikipedia.org/wiki/Philosophy_of_science dijelaskan bahwa filsuf yang tertarik dengan sains, mempelajari bagaimana pengetahuan tentang sains dibangun oleh para scientist atau ilmuan, dan apa yang membuat sains berbeda dengan aktivitas yang lain. Hal ini menyiratkan bahwa adanya ilmu filsafat sains adalah karena ada filsuf yang memiliki ketertarikan dengan sains. Hal ini sekiranya berlaku juga dalam ilmu-ilmu yang lain bahwa suatu ilmu ada karena adanya seseorang yang memiliki ketertarikan dengan ilmu tersebut. Maka ilmu itu dibangun dari rasa ingin tahu, dari berpikir kritis.

    ReplyDelete
  36. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Filsafat ilmu merupakan bagian dari filsafat yang menjawab beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu. Pada bidang ini mempelajari mengenai dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari ilmu, di dalamnya antara termasuk ilmu alam dan ilmu sosial. Di sini, filsafat ilmu sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi.

    ReplyDelete
  37. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Filsafat merupakan dasar dari semua ilmu. Filsafat sains digunakan sebagai dasardan landasa berpikir dalam mempelajari ilmu sains. Seorang ilmuwan yang mampu berfikir filsafati, diharapkan bisa mendalami unsur-unsur pokok dari ilmu yang ditekuninya secara menyeluruh sehingga bisa memahami sumber, hakikat dan tujuan dari ilmu yang dikembangkannya.

    ReplyDelete
  38. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Filsafat sains merupakan sub bidang filsafat yang berkaitan dengan fondasi, metode, dan implikasi sains. Filsafat sains mengungkapkan apa saja yang memenuhi syarat sebagai sains, keandalan teori ilmiah, dan tujuan akhir sains. Filsafat sains ini berhubungan dengan metafisika, ontologi, dan epistemologi. Hal ini menunjukan bahwa filsafat dapat masuk ke berbagai disiplin ilmu apa saja. Filsafat akan meluaskan suatu pemahaman dan memandang sesuatu tidak dari satu sisi saja.

    ReplyDelete
  39. Nurika Miftahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Filsafat sains adalah bidang sains yang mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi, dan implikasi dari sains, yang termasuk di dalamnya antara lain sains alam dan sains sosial. Di sini, filsafat sains sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Menurut Lewis White Beck, filsafat sains membahas dan mengevaluasi metode-metode pemikiran ilmiah serta mencoba menemukan dan pentingnya upaya ilmiah sebagai suatu keseluruhan.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  40. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Filsafat sains adalah bidang sains yang mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari sains, yang termasuk di dalamnya antara lain sains alam dan sains sosial. Di sini, filsafat sains sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Menurut Robert Ackerman Filsafat sains dalam suatu segi adalah suatu tinjauan kritis tentang pendapat-pendapat ilmiah dewasa ini dengan perbandingan terhadap kriteria-kriteria yang dikembangkan dari pendapat-pendapat demikian itu, tetapi filsafat sains jelas bukan suatu kemandirian cabang sains dari praktek ilmiah secara aktual.

    ReplyDelete
  41. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Filsafat sains adalah sub bidang filsafat yang berkaitan dengan fondasi, metode, dan implikasi sains. Bagi para filsuf sebenarnya tidak ada konsensus tentang masalah utama yang berkaitan dengan filsafat sains termasuk apakah sains dapat mengungkapkan kebenaran tentang hal-hal yang tidak dapat diamati dan apakah penalaran ilmiah dapat dibenarkan. Selain pertanyaan umum tentang sains secara keseluruhan, filsuf sains juga mempertimbangkan masalah yang diterapkan pada ilmu sains tertentu (seperti biologi atau fisika). Beberapa filsuf sains juga menggunakan hasil kontemporer dalam sains untuk mencapai kesimpulan tentang filsafat itu sendiri.

    ReplyDelete
  42. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    ari berbagai referensi, secara sederhana saya dapat mengatakan bahwa sains dan filsafat sudah sejak dari zaman awal memiliki hubungan yang sangat erat. Dalam berfilsafat berarti kita mencoba untuk menanyakan atau mengetahui asal usul atau dasar dari segala yang terjadi, atau induk dari setiap ilmu pengetahuan. Sementara itu Sains adalah cara atau metode berpikir secara objektif. Tujuannya menggambarkan dan memberi makana pada dunia yang faktual. Sains adalah gambaran yang lengkap dan konsisten tentang berbagai fakta pengalaman dalam suatu hubungan yang mungkin paling sederhana.

    ReplyDelete
  43. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Filsafat sains sebenarnya secara umum digunakan untuk menelaah atau membahas ilmu sains, baik itu secara berurutan atau sistematis dan secara khusus digunakan untuk menelaah metode yang akan digunakan dalam pembelajaran, konsep yang ada di dalam pembelajaran, dan lain sebagainya. Filsafat sains disini memberikan pengetahuan yang kompleks mengenai sains kepada para pendidik sehingga mereka akan memahami bahwa sains itu bukan seperti apa yang mereka ketahui, namun masih banyak yang harus diketahui untuk mengetahui Sains yang sesungguhnya dari luar sains.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  44. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Filsafat sains merupakan filsafat yang berhubungan dengan ilmu bidang sains. Seperti matematika, kimia, fisika dan biologi. Bagaimana seorang atau sekelompok ilmuwan yang menghadirkan dan membangun pengetahuan tentang sains. Tidak hanya di bidang sains, sebenarnya filsafat juga membahas segala aspek kehidupan. Hal ini menandakan bahwa filsafat sangat luas dan bisa memaknai kehidupan.

    ReplyDelete
  45. . Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Filsafat sains adalah salah satu filsafat yang dikaitkan dengan bidang yang lain yaitu sains. Filsafat sains menggambarkan hakikat sains ditinjau dari sisi ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Filsafat sains memandang aspek-aspek apa saja yang menjadi kriteria sehingga disebut dalam ilmu sains. Filsafat sains juga mengkaitkan antara sains dan substansi ilmu-ilmu yang lain.

    ReplyDelete
  46. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Filsafat dan Sains memiliki kesamaan, dimana keduanya sama-sama merupakan hasil ciptaan kegiatan pikiran manusia, yaitu berpikir filosofis spekulatif dan berpikir empiris ilmiah. Perbedaan antara keduanya, terutama untuk aliran filsafat pendidikan tradisional adalah bahwa filsafat menentukan tujuan dan sains memberikan alat sarana untuk hidup.

    ReplyDelete
  47. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Prasyarat untuk pengetahuan alam menurut Kant, menerapkan konsep ruang dan waktu sebagai bentuk intuisi yang masuk akal adalah kondisi yang yang diperlukan untuk persepsi apapun. Selain itu, pengetahuan ilmiah mensyaratkan bahwa pengalaman tidak hanya harus dipahami namun juga harus masuk akal.

    ReplyDelete
  48. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Kant juga mengatakan bahwa karena relativitas ruang, setiap gerakan dapat dilihat secara sewenang-wenang baik sebagai gerakan tubuh dalam ruang saat istirahat atau sebagian tubuh dalam keadaan istirahat di ruang yang bergerak dalam arah yang berlawanan namun dengan kecepatan yang sama. Dalam Sains semua hal yang terjadi haruslah masuk akal dan dapat diberikan penjelasannya.

    ReplyDelete
  49. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Hubungan antara sains dan filsafat sangat dekat sehingga beberapa ilmu pengetahuan tertentu, khususnya cabang-cabang yang lebih umum, seperti matematika, fisika, kimia, biologi dan psikologi sangat diperlukan dalam filsafat. The Liang Gie (1987) memberikan pengertian ilmu adalah rangkaian penelaahan yang mencari penjelasan suatu metode untuk memperoleh pemahaman secara rasional empiris mengenai dunia ini dalam berbagai seginya, dan keseluruhan pengetahuan sistematis yang menjelaskan berbagai gejala yang ingin dimengerti manusia. erkembangan ilmu pengetahuan merupakan salah satu prestasi besar dari pikiran manusia.

    ReplyDelete
  50. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Sains itu termasuk salah satu ilmu. Sains yaitu ilmu pengetahauan yang bersifat koheran, empiris, sistematis, dapat diukur dan dapat dibuktikan. Sedangkan filsafat itu cakupannya lebih luas dari pada ilmu, karena filsafat merupakan dasar dari semua disiplin ilmu. Oleh karena itu, filsafat sains adalah salah satu cabang ilmu filsafat yang mengkaji tentang dasar- dasar, metode dan implikasi sains. Terimaksih

    ReplyDelete
  51. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum wr.wb Prof
    Sains berarti ilmu, yaitu pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode-metode tertentu yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala-gejala tertentu dibidang (pengetahuan) itu dan bersifat koheren, empiris, sistematis, dapat diukur dan dibuktikan. Filsafat adalah suatu oalh fikir para filsuf dengan sudut pandang masing masing filsuf. Jadi, filsafat sains adalah suatu olah fikir para filsuf mengenai pengetahuan dibidang sains. Sudut pandang seputar sains.

    ReplyDelete
  52. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017

    Sains merupakan ilmu murni yang sangat membantu kehidupan di dunia. banyak fenomena alam yang terungkap serta teknologi canggih yang mampu diciptakan berkat pengetahuan tentang sains. dari referensi yang saya baca, ternyata dulu keberadaan sains sempat diperdebatkan oleh para filsuf. Ada yang menganggap bahwa sains tidak lain hanyalah akal sehat yang terorganisir, ada juga yang berpandangan bahwa sains didasarkan pada pengamatan dan kebenarannta dicapai dengan verifikasi. begitu bqanyak proses yang dilalui, pemikiran para filsuf sehingga sains mengalami kemajuan saat ini.

    ReplyDelete