Dec 3, 2012

PHILOSOPHY OF SCIENCE (Filsafat Sain)





Ass Wr Wb
Terlebih untuk Mahasiswa program S2 PSn, referensi berikut sangat penting untuk didalami:


Wss Wr Wb
Marsigit




35 comments:

  1. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Filsafat sains merupakan suatu ranah pada ilmu filsafat yang menelaah tentang logika interen dari teori-teori ilmiah, membahas dan mengevaluasi metode-metode pemikiran ilmiah,serta mencoba menemukan dan menelaah pentingnya upaya ilmiah sebagai suatu keseluruhan. Filsafat sains merupakan suatu tinjauan kritis tentang pendapat-pendapat ilmiah dengan perbandingan terhadap kriteria-kriteria yang dikembangkan dari pendapat-pendapat tersebut.

    ReplyDelete
  2. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Filsafat sains merupakan tinjauan kritis mengenai pemikiran-pemikiran atau pendapat ilmiah yang dikembangkan dari setiap pendapat yang ada dalam ilmu sains tersebut. Filsafat sains ini bertujuan untuk menelaah ilmu sains secara sistematis, secara khusus metode-metode, pendapat-pendapat, serta konsep yang ada dalam pengetahuan sains.
    Demikian pendapat saya, mohon Maaf Bapak jika ada kesalahan.

    ReplyDelete
  3. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016 (S2)
    Untuk memahami rahasia Time Travel, kita bukan hanya butuh memahami teori relativitas saja, kita bahkan butuh lebih dari itu, lebih dari sekedar berkhayal atau membutuhkan daya imajinasi yang super tinggi agar kita dapat benar-benar mengetahui ada rahasia penting seperti apa dalam perjalanan waktu. Kita harus benar-benar berkhayal lebih gila, biarkan saja orang-orang lain menyebut kita gila, antara gila dan jenius itu memiliki batas yang sangat tipis.

    ReplyDelete
  4. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Filsafat ilmu adalah cabang filsafat yang bersangkutan dengan dasar-dasar, metode, dan implikasi dari ilmu pengetahuan. Pertanyaan-pertanyaan sentral tentang penelitian yang memenuhi syarat sebagai ilmu, keandalan teori-teori ilmiah, dan tujuan akhir dari ilmu pengetahuan. Disiplin ini tumpang tindih dengan metafisika, ontologi, epistemologi. Tidak ada konsensus di antara filsuf tentang banyak masalah sentral yang bersangkutan dengan filsafat ilmu, termasuk apakah ilmu pengetahuan dapat mengungkapkan kebenaran tentang hal-hal yang tidak teramati dan apakah penalaran ilmiah dapat dibenarkan sama sekali. Selain pertanyaan-pertanyaan umum tentang ilmu pengetahuan secara keseluruhan, filsuf ilmu menganggap masalah yang berlaku untuk ilmu-ilmu tertentu (seperti biologi atau fisika). Beberapa filsuf ilmu pengetahuan juga menggunakan hasil kontemporer dalam ilmu untuk mencapai kesimpulan tentang filsafat itu sendiri. Ada dua arti yang berbeda dari istilah filsafat ilmu: yang pertama adalah tentang metode ilmiah, yang kedua adalah tentang beberapa pertanyaan filosofis yang dijawab dengan penemuan-penemuan ilmiah. Dalam beberapa dekade terakhir menemukan bahwa fisika telah mengubah konsep tentang realitas dan biologi mengubah konsep tentang hidup, filsafat ilmu dalam arti ini dirawat dalam sebuah perspektif filsafat yang ilmiah.

    ReplyDelete
  5. dari salah satu link di atas, Ada dua arti yang berbeda dari istilah filsafat ilmu: yang pertama adalah tentang metode ilmiah dan itu adalah salah satu dimaksud dalam artikel ini; yang kedua adalah tentang beberapa pertanyaan filosofis yang dijawab oleh penemuan-penemuan ilmiah. Dalam beberapa dekade terakhir fisika telah mengubah konsep kita tentang realitas dan biologi mengubah konsep kita hidup, filsafat ilmu dalam arti ini dirawat di Sebuah perspektif ilmiah filsafat. Ada subdisiplin dari filsafat ilmu yang kita lihat filosofis isu-isu yang timbul dari disiplin ilmu tertentu: misalnya, filsafat biologi melihat arti dari konsep yang digunakan dalam biologi evolusi, sedangkan filsafat ilmu-ilmu sosial melihat topik seperti apa ' teori' adalah dalam bidang seperti ekonomi atau sosiologi.

    ReplyDelete
  6. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Filsafat ilmu dibedakan menjadi metode ilmiah dan pertanyaan yang dijawab oleh filsuf tentang penemuannya. Contohnya, akhir-akhir ini ilmu fisika telah mengubah konsep tentang realitas dna biologi telah mengubah konsep hidup kita seperti filsafat dalam ilmu biologi melihat bahwa konsep yang digunakan dalam biologi ialah evolusi. Imre Lakatos berpendapat bahwa filsafat ilmu dianggap sebagai pseudo-science atau filsafat telah memproduksi sebagian besar pengetahuan baru yang dekat dengan kebenaran.

    ReplyDelete
  7. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)

    Filsafat sains adalah cabang filsafat yang berkaitan dengan yayasan, metode, dan implikasi sains . Pertanyaan utama dari penelitian ini menyangkut apa yang memenuhi syarat sebagai sains , keandalan teori ilmiah, dan tujuan akhir sains. Disiplin ini tumpang tindih dengan metafisika , ontologi , dan epistemologi , misalnya saat mengeksplorasi hubungan antara sains dan kebenaran.
    Tidak ada konsensus di antara para filsuf tentang banyak masalah utama yang berkaitan dengan filsafat sains, termasuk apakah sains dapat mengungkapkan kebenaran tentang hal-hal yang tidak dapat diamati dan apakah penalaran ilmiah dapat dibenarkan sama sekali. Selain pertanyaan umum tentang sains secara keseluruhan, filsuf sains mempertimbangkan masalah yang diterapkan pada sains tertentu (seperti biologi atau fisika ). Beberapa filsuf sains juga menggunakan hasil kontemporer dalam sains untuk mencapai kesimpulan tentang filsafat itu sendiri.

    ReplyDelete
  8. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Filsafat dan ilmu pada dasarnya adalah dua kata yang saling terkait, baik secara substansial maupun historis, karena kelahiran ilmu tidak lepas dari peranan filsafat. Filsafat ilmu merupakan penyelidikan filosofis tentang ciri-ciri pengetahuan ilmiah dan cara-cara untuk memperolehnya. Dengan kata lain filsafat ilmu sesungguhnya merupakan penyelidikan lanjutan. filsafat ilmu pada prinsipnya memiliki dua obyek substantif dan dua obyek instrumentatif, yaitu: Obyek Subtantif, yang terdiri dari Fakta (Kenyataan) yaitu empiri yang dapat dihayati oleh manusia dan Kebenaran Positivisme, benar substantif menjadi identik dengan benar faktual sesuatu dengan empiri sensual. Kebenaran positivistik didasarkan pada diketemukannya frekwensi tinggi atau variansi besar. Obyek Instrumentatif yang terdiri dari konfirmasi dan logika infersi.

    ReplyDelete
  9. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Filsafat sains merupakan tinjauan kritis mengenai pemikiran-pemikiran atau pendapat ilmiah yang dikembangkan dari setiap pendapat yang ada dalam ilmu sains tersebut.
    Sehingga segala pemikiran dan pendapat berdasarkan hal hal yang dapat diterima oleh pemikiran/ akal atau bersifat ilmiah, yang kemudia dikembangakn lagi untuk lebih jelas dan tetap ilmiah.

    ReplyDelete
  10. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Sains berarti ilmu, yaitu pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode-metode tertentu yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala-gejala tertentu dibidang (pengetahuan) itu dan bersifat koheren, empiris, sistematis, dapat diukur dan dibuktikan. Cakupan objek filsafat lebih luas dibandingkan ilmu. Jika ilmu terbatas hanya pada persoalan empiris, maka filsafat mencakup masalah diluar empiris. Secara historis, ilmu berasal dari kajian filsafat karena pada awalnya filsafatlah yang melakukan pembahasan tentang segala yang ada secara sistematis, rasional dan logis. Filsafat merupakan tempat berpijak bagi kegiatan keilmuan. Perkembangan kajian terkait dengan masalah empiris menimbulkan spesialisasi keilmuan dan menghasilkan kegunaan praktis. Sehingga, filsafat sains merupakan disiplin ilmu yang digunakan sebagai kerangka dasar/landasan berpikir bagi proses keilmuan. Seorang ilmuwan yang mampu berfikir filsafat, diharapkan bisa mendalami unsur-unsur pokok dari ilmu yang ditekuninya secara menyeluruh sehingga bisa memahami sumber, hakikat dan tujuan dari ilmu yang dikembangkannya, termasuk manfaatnya bagi pengembangan masyarakatnya.

    ReplyDelete
  11. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Berdasarkan link http://rationalwiki.org/wiki/Philosophy_of_science Filsafat sains adalah cabang filsafat formal yang didedikasikan untuk pertanyaan tentang sains dan metode ilmiah. Ini bukan usaha untuk "melakukan" sains, tapi untuk bertanya tentang mengapa dan bagaimana sains dilakukan dan mengapa ini bisa menjadi metode yang baik. Ini juga berkaitan dengan sifat pengetahuan - apa yang membentuk pengetahuan dan bagaimana hal itu mempengaruhi sains.Dalam pengertian praktis, "filosofi sains hampir sama dengan metode ilmiah - ini adalah filosofi dan cita-cita yang para ilmuwan pegang. Hal yang sama juga dari link http://en.wikipedia.org/wiki/Philosophy_of_science Filsafat sains adalah cabang filsafat yang berkaitan dengan yayasan, metode, dan implikasi sains. Pertanyaan utama dari penelitian ini menyangkut apa yang memenuhi syarat sebagai sains, keandalan teori ilmiah, dan tujuan akhir sains. Disiplin ini tumpang tindih dengan metafisika, ontologi, dan epistemologi, misalnya saat mengeksplorasi hubungan antara sains dan kebenaran.

    ReplyDelete
  12. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Filsafat sains merupakan salah satu cara dalam memahami makna, metode, struktur logis dari sains. Filsafat sains ini juga mengatur apasajakah kriteria sains, hukum, dan teori-teori di dalam sains. Sehingga filsafat sains ini dapat dikatakan sebagai sebuah ilmu pengetahuan berisi mengenai penjabaran data, generalisasi dari data, perumusan hukum, dan teori serta argumentasi terhadapnya. Sedangkan filsafat sains berisi analisis tentang sains, yakni analisis atas konsep-konsep yang digunakan di dalam sains, serta analisis atas pendasaran-pendasaran rasional dari sains itu.

    ReplyDelete
  13. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    berdasarkan wikipedia, filsafat sains adalah cabang filsafat yang berkaitan dengan yayasan, metode, dan implikasi sains. Disiplin ini tumpang tindih dengan metafisika, ontologi, dan epistemologi. Tidak ada konsensus di antara para filsuf tentang banyak masalah utama yang berkaitan dengan filsafat sains, termasuk apakah sains dapat mengungkapkan kebenaran tentang hal-hal yang tidak dapat diamati dan apakah penalaran ilmiah dapat dibenarkan sama sekali.

    ReplyDelete
  14. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Filsafat sains bertujuan untuk menelaah ilmu sains secara sistematis, secara khusus metode-metode, pendapat-pendapat, serta konsep yang ada dalam pengetahuan sains.
    Sehingga dalam filsafat sains ini terdapat banyak penjelasan lebih mendetail ilmu sains yang sistematis.
    Banyak pengartian yang lebih mendetail akan tetapi memiliki artian yang sama.

    ReplyDelete
  15. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    filsafat sains sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Sistematika filsafat membicarakan masalah sains atau pengetahuan tentang apa yang telah diketahui dan sejauh mana kebenaran pengetahuan yang dimaksudkan. Hakikat tahu, mengetahui, dan pengetahuan dengan segala kaitannya meliputi hal-hal yang dimaksud dengan tahu atau mengetahui suatu hal. Kemudian, setiap tahu dan mengetahui akan melibatkan suatu gagasan dalam pikiran dan pengalaman inderawi, sehingga pengetahuan itu mengandung kriteria kebenaran filosofis. Dalam hal ini tidak salah bahwa keduanya memiliki persamaan, dalam hal bahwa keduanya merupakan hasil ciptaan kegiatan pikiran manusia, yaitu berpikir filosofis spekulatif dan berpikir empiris ilmiah. Perbedaan antara keduanya, terutama untuk aliran filsafat pendidikan tradisional adalah bahwa filsafat menentukan tujuan dan sains memberikan alat sarana untuk hidup.

    ReplyDelete
  16. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Filsafat sains merupakan bidang sains yang mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari sains. Filsafat sains berupa disiplin ilmu yang digunakan sebagai kerangka dasar/landasan berpikir bagi proses keilmuan. Filsafat sains sendiri sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Seorang ilmuwan yang mampu berfikir filsafati, diharapkan bisa mendalami unsur-unsur pokok dari ilmu yang ditekuninya secara menyeluruh sehingga bisa memahami sumber, hakikat dan tujuan dari ilmu yang dikembangkannya, termasuk manfaatnya bagi pengembangan masyarakatnya

    ReplyDelete
  17. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Menurut salah satu link yang saya baca dijelaskan bahwa filsafat sains adalah bagian dari filsafat yang mempelajari ilmu pengetahuan. Filsuf tertarik pada studi sains mengenai bagaimana pengetahuan dibangun oleh para ilmuwan, dan apa yang membuat ilmu pengetahuan berbeda dengan kegiatan lainnya. Tidak diragukan lagi, sains modern telah memiliki pengetahuan yang maju dalam berbagai bidang. Oleh karena itu hendaknya kita mampu memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan saat ini untuk dapat memajukan pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai.

    ReplyDelete
  18. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Filsafat sains adalah bidang sains yang mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari sains, yang termasuk di dalamnya antara lain sains alam dan sains sosial. Di sini, filsafat sains sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi.
    Stephen R. Toulmin “As a discipline, the philosophy of science attempts, first, to elucidate the elements involved in the process of scientific inquiry observational procedures, patens of argument, methods of representation and calculation, metaphysical presuppositions, and so on and then to veluate the grounds of their validity from the points of view of formal logic, practical methodology and metaphysics”. (Sebagai suatu cabang sains, filsafat sains mencoba pertama-tama menjelaskan unsur-unsur yang terlibat dalam proses penyelidikan ilmiah prosedur-prosedur pengamatan, pola-pola perbinacangan, metode-metode penggantian dan perhitungan, pra-anggapan-pra-anggapan metafisis, dan seterusnya dan selanjutnya menilai landasan-landasan bagi kesalahannya dari sudut-sudut tinjauan logika formal, metodologi praktis, dan metafisika).
    Sumber: http://mkfilsafatsains.blogspot.co.id/2010/09/pengertian-filsafat-sains.html

    ReplyDelete
  19. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Sains atau ilmu pengetahuan pada zaman klasik tak terpisah dengan filsafat. Berfilsafat berarti mempertanyakan dasar dan asal usul dari segala-galanya, ataupun induk dari segala pengetahuan.Sedangkan Sains merupakan suatu metode berpikir secara objektif. Tujuannya menggambarkan dan memberi makana pada dunia yang faktual. Sains adalah gambaran yang lengkap dan konsisten tentang berbagai fakta pengalaman dalam suatu hubungan yang mungkin paling sederhana (simple possible terms). Jadi dapat disimpulkan bahwa filsafat sains merupakan bidang sains yang mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari sains, yang termasuk di dalamnya antara lain sains alam dan sains sosial.

    ReplyDelete
  20. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Berdasarkan artikel yang yanag saya baca di salah satu link tersebut. Bahwa Filsafat sains adalah cabang filsafat yang berkaitan dengan yayasan, metode, dan implikasi sains. Pertanyaan utama dari penelitian ini menyangkut apa yang memenuhi syarat sebagai sains, keandalan teori ilmiah, dan tujuan akhir sains. Disiplin ini tumpang tindih dengan metafisika, ontologi, dan epistemologi, misalnya saat mengeksplorasi hubungan antara sains dan kebenaran. Dalam hal itu juga ontologi, epistimologi dan aksiologi juga sangat erat kaitannya dengan filsafat sain itu.

    ReplyDelete
  21. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari sini saya semakin yakin bahwa filsafat itu mewadahi semua ilmu yang ada. Selama ini saya masih belajar apa itu filsafat jika di pandang dari pelajaran matematika. Pada artikel ini saya temukan filsafat science yang berkaitan dengan yayasan, metode, dan implikasi sains. Tentunya pada filsafat science ini berkaitan dengan ontologi, epistemoligi, dan aksiologi. Tentu juga terdapat pakar-pakar filsuf yang ada pada filsafat science ini. Beberapa filsuf ilmu pengetahuan juga menggunakan hasil kontemporer dalam ilmu untuk mencapai kesimpulan tentang filsafat itu sendiri.

    ReplyDelete
  22. 46. PHILOSOPHY OF SCIENCE (Filsafat Sain)
    Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Filsafat sains adalah bidang sains yang mempelajari dasar-dasar filsafat asumsi dan implikasi dari sains yang termasuk di dalamnya antara lain sains alam dan sains sosial. Di sini, filsafat sains sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Sebagai suatu cabang sains filsafat sains mencoba pertama-tama menjelaskan unsur-unsur yang terlibat dalam proses penyelidikan ilmiah prosedur-prosedur pengamatan, pola-pola perbinacangan, metode-metode penggantian dan perhitungan, pra-anggapan metafisis, dan seterusnya dan selanjutnya menilai landasan-landasan bagi kesalahannya dari sudut-sudut tinjauan logika formal, metodologi praktis, dan metafisika.

    ReplyDelete
  23. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Ada berbaga banyak cabang filsafat, diantaranya cabang filsafat sains yang berdasar pada fundamental, metoda dan implikasi dari ilmu sains. Filsafat sains sendiri memiliki banyak cabang yang berkaitan dengan ilmu lain misalnya saja dengan filsafat matematika, filsafat ekonomi dan lainnya.

    ReplyDelete
  24. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Menurut Lewis White Beck, filsafat sains membahas dan mengevaluasi metode-metode pemikiran ilmiah serta mencoba menemukan dan pentingnya upaya ilmiah sebagai suatu keseluruhan. Secara umum, filsafat sains adalah bidang sains yang mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari sains baik berupa sains alam dan sains sosial. Sistematika filsafat membicarakan masalah sains atau pengetahuan tentang apa yang telah diketahui dan sejauh mana kebenaran pengetahuan yang dimaksudkan. Hakikat tahu, mengetahui, dan pengetahuan dengan segala kaitannya meliputi hal-hal yang dimaksud dengan tahu atau mengetahui suatu hal. Kemudian, setiap tahu dan mengetahui akan melibatkan suatu gagasan dalam pikiran dan pengalaman indrawi, sehingga pengetahuan itu mengandung kriteria kebenaran filosofis.

    ReplyDelete
  25. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Filsafat sains merupakan suatu bagian filsafat, yang mencoba berbuat bagi sains apa yang filsafat seumumnya melakukan pada seluruh pengalaman manusia. Filsafat melakukan dua macam hal : di satu pihak, ini membangun teori-teori tentang manusia dan alam semesta, dan menyajikannya sebagai landasan-landasan bagi keyakinan dan tindakan; di lain pihak, filsafat memeriksa secara kritis segala hal yang dapat disajikan sebagai suatu landasan bagi keyakinan atau tindakan, termasuk teori-teorinya sendiri, dengan harapan pada penghapusan ketakajegan dan kesalahan. Di sini, filsafat sains sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi.

    ReplyDelete
  26. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Melalui beberapa referensi yang dibagikan di atas dapat dipahami bahwa filsafat sains adalah sub bidang filsafat yang berkaitan dengan fondasi, metode, dan implikasi sains. Fondasi meliputi ideologi dalam sains, sedangkan metode merupakan bagian dari epistemologi yang berfokus tentang bagaimana cara pemerolehan ilmu (sain). Dari filsafat sain, maka terdapat beberapa sub bagian lagi, yaitu misalnya filsafat matematika, filsafat fisika, filsafat kimia, filsafat biologi, filsafat ekonomi, filsafat statistik, filsafat psikologi dan lain sebagainya. Hal ini ditegaskan pula dalam satu link di atas tentang filsafat kimia, yang meliputi metodologi dan asumsi mendasar dari ilmu kimia. Ini dieksplorasi oleh para filsuf, ahli kimia, dan tim ahli kimia filsuf.

    ReplyDelete
  27. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Cakupan objek filsafat lebih luas dibandingkan ilmu. Jika ilmu terbatas hanya pada persoalan empiris, maka filsafat mencakup masalah diluar empiris. Secara historis, ilmu berasal dari kajian filsafat karena pada awalnya filsafatlah yang melakukan pembahasan tentang segala yang ada secara sistematis, rasional dan logis. Filsafat merupakan tempat berpijak bagi kegiatan keilmuan. Perkembangan kajian terkait dengan masalah empiris menimbulkan spesialisasi keilmuan dan menghasilkan kegunaan praktis. Sehingga, filsafat sains merupakan disiplin ilmu yang digunakan sebagai kerangka dasar/landasan berpikir bagi proses keilmuan. Seorang ilmuwan yang mampu berfikir filsafati, diharapkan bisa mendalami unsur-unsur pokok dari ilmu yang ditekuninya secara menyeluruh sehingga bisa memahami sumber, hakikat dan tujuan dari ilmu yang dikembangkannya, termasuk manfaatnya bagi pengembangan masyarakatnya.

    ReplyDelete
  28. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Filsafat sains merupakan bagian filsafat yang menekankan pada hakikat ilmu yakni dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari ilmu. Ilmu yang termasuk kedalamnya merupakan semua ilmu yang berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Beberapa masalah yang berusaha dijelaskan oleh Fisafat sains, diantaranya,
    1. alasan mengapa konsep dan pernyataan dikatakan ilmiah;
    2. alur suatu konsep dilahirkan;
    3. penjelasan sains mengenai konsep;
    4. memperkirakan serta memanfaatkan alam melalui teknologi;
    5. cara menentukan validitas dari sebuah informasi;
    6. formulasi dan penggunaan metode ilmiah;
    7. macam-macam penalaran yang dapat digunakan untuk memeroleh kesimpulan;
    8. implikasi metode dan model ilmiah terhadap masyarakat dan terhadap ilmu pengetahuan itu sendiri.
    dengan demikian dapat disimpulkan bahwa filsafat sains merupakan filsafat yang berusaha menjelaskan tentang hakikat sebuah ilmu pengetahuan serta kebenaran dari ilmu pengetahuan tersebut secara filsafati.

    ReplyDelete
  29. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Filsafat sains merupakan sebuah studi dari perspektif filosofis mengenai unsur-unsur penyelidikan ilmiah. Ada banyak hal yang dipelajari para filsuf dalam kajian sains, namun satu hal utama yang menjadi perhatian yang menjadi ciri khas sains, yaitu bagaimana sains berbeda dengan aktivitas manusia lainnya, apa dasar pengetahuannya, hal apa yang penting untuk keterlibatan ilmiah dengan fenomena, dll. Ini berarti filsuf sains telah menghabiskan waktu untuk menemukan garis antara sains dan non-sains, mencoba untuk mengetahui logika yang dengannya klaim ilmiah, untuk memahami hubungan antara teori dan data empiris, dan mencari benang merah yang menyatukan banyak bidang sains yang berbeda, dengan asumsi ada benang merah semacam itu.

    ReplyDelete
  30. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Perubahan sangat memerlukan waktu, dalam prosesnya perubahan tidak dapat dilakukan secara instan sehingga dalam berubah kita harus sabr dan selalu konsisten menjalani.

    ReplyDelete
  31. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Refleksi perubahan yang telah kita lakukan agar selalu terkontrol dan terpantau perubahan yang sudah terlaksana sehingga ada perbaikan untuk perubahan yang kita lakukan.

    ReplyDelete
  32. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Arah dan tujuan pendidikan merupakan hal yang akan kita capai dari perubahan yang kita lakukan, maka sebelum melakukan perubahan kita harus mengetahui hal itu.

    ReplyDelete
  33. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Langkah setelah mengetahui arah dan tujuan pendidikan adalah cara mencapai tujuan tersebut, bagaimana cara kita mencapai tujuan adalah hal yang perlu diketahui agar mudah dalam menentukan kegiatan.

    ReplyDelete
  34. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembelajaran merupakan kegiatan penelitian. Dari kelas, kita akan tahu kelemahan-kelemahan siswa, masalah yang dihadapi siswa, dan kemudian bagaimana mencari metode yang cocok.

    ReplyDelete
  35. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Filsafat sains adalah bidang sains yang mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari sains, yang termasuk di dalamnya antara lain sains alam dan sains sosial. Di sini, filsafat sains sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. Menurut Robert Ackerman Filsafat sains dalam suatu segi adalah suatu tinjauan kritis tentang pendapat-pendapat ilmiah dewasa ini dengan perbandingan terhadap kriteria-kriteria yang dikembangkan dari pendapat-pendapat demikian itu, tetapi filsafat sains jelas bukan suatu kemandirian cabang sains dari praktek ilmiah secara aktual.

    ReplyDelete