Dec 2, 2012

ABSOLUTISM





Ass Wr Wb
Jika ingin mendalami ABSOLUTISM, silahkan konek:




Wss Wr Wb
Marsigit

9 comments:

  1. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Absolutisme berasal dari bahasa latin: “Legibus absolutus”, yang berarti terbebas dari segala peraturan hukum. Menurut Kant, ilmu matematis memiliki kebenaran absolut, ilmu pengetahuan yang berasal dari pengalaman inderawi memiliki kebenaran relatif, dan subyek-subyek metafisika tak mungkin dicapai oleh akal manusia sama sekali. Pandangan absolutis terhadap pengetahuan matematika didasarkan pada dua jenis asumsi yaitu para pakar matematika mengenai asumsi aksioma dan definisi, dan para pakar logika tentang asumsi aksioma, aturan inferensi, bahasa formal dan sintaksnya. Namun semua ini adalah suatu pendapat yang masih lokal atau masih termasuk mikro-asumsi, sehingga membutuhkan makro asumsi untuk mendirikan semua kebenaran matematis.

    ReplyDelete
  2. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Absolut dapat diartikan sebagai sesuatu yang tidak terikat, bebas, mutlak atau terlepas dari sesuatu hal lainnya. Absolutisme berkaitan dengan keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan obyektif yang tepat dan tidak berubah tentang realitas yang ada. Hal ini berarti apa yang telah ada dalam realita tidak membutuhkan hal lain untuk menjadi sempurna. Absolutisme dalam istilah matematika adalah suatu pandangan tentang kebenaran matematika yang meyskini bahwa matematika adalah suatu kebenaran yang mutlak. Namun pandangan ini, muncul beberapa kontradiksi dari para tokoh filsafat matematika tentang kepastian dari kebenaran matematika “Tokoh Falibilism = matematika itu tidak pasti”. Dalam sejarahnya, dengan munculnya kontradiksi-kontradiksi ini dibentuklah sekolah-sekolah atau kelompok-kelompok aliran filsafat matematika yang bertujuan untuk membangun kembali kepastian dari ilmu matematika dainataranya adalah aliran logisisme, formalisme dan kontuktivisme (intuisionisme).

    ReplyDelete
  3. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Defenisi Absolutisme merupakan pengertian politik yang dapat diartikan sebagai suatu bentuk pemerintahan di mana semua kekuasaan pemerintah diabdikan kepada kepentingan seorang individu atau kelompok. Secara teoritis bisa dikemukakan bahwa dalam suatu pemerintahan absolute tidak dikenal adanya pembatasan-pembatasan baik secara hukum, moral ataupun pembatasan-pembatasan kelompok lain terhadap kelompok penguasa atau pemegang pemerintahan. Beberapa ahli berpendapat bahwa pada umumnya penguasa absolute merasa dirinya yang paling mengetahui tentang apa yang paling baik buat negaranya. Dan bahkan ada pula penguasa absolute yang mengangkat dirinya sebagai wakil Tuhan untuk memerintah negaranya. yang terakhir ini beranggapan bahwa dia memerintah atas persetujuan dan petunjuk Tuhan sehingga tidak ada seorng pun yang boleh membatasi kekuasaannya.

    ReplyDelete
  4. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    absolutisme sebagai pandangan bahwa kebenaran nilai atau realitas secara obyektif nyata, final dan abadi. Seperti contohnya Jika seekor ular benar-benar berada di rumah, dan kita yakin bahwa “ular ada di rumah”, dan kita katakan bahwa “ular ada di rumah”, maka jelas keyakinan kita maupun proposisi yang kita nyatakan bernilai benar secara mutlak.

    ReplyDelete
  5. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    Absolutisme memiliki beberapa pengertian. Pertama, absolutisme adalah pandangan bahwa kebenaran nilai atau realitas secara obyektif nyata, final dan abadi. Kedua, absolutisme adalah keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan obyektif yang tepat dan tidak berubah tentang realitas.

    ReplyDelete
  6. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Absolutisme dualistic
    Menggabungkan Dualisme denganabsolutisme, pandangan ini melihat matematika sebagai sesuatu yang pasti, terdiri dari kebenaran mutlak dan sangat tergantung pada kaidah. Perspektif secara keseluruhannya ditandai oleh dua ciri: (1) penataan dunia kedalam dikotomi sederhana, seperti kami dan mereka, baik dan buruk, benar dan salah, dan dikotomi sederhana lainnya; (2) tingkat kepentingan yang diberikan dan identifikasi terhadap para ahli. Dengan demikian nilai-nilai ini menekankan perbedaan yang kaku, aturan mutlak, dan otoritas paternalistik. Nilai tersebut konsisten dengan ekstrim dari moralitas yang bersifat konvensional, yang diidentifikasi oleh Kolhberg (1969) dan Gilligan (1982).
    Absolutism multiplistic
    Pandangan ini menggabungkan Multiplisitas dengan absolutisme, yang mana memandang matematika sebagai sesuatu yang pasti, kebenaran yang tidak meragukan dan dapat diterapkan atau digunakan dalam aneka ragam cara. Perspektif ini secara keseluruhan ditandai dengan liberality, banyaknya pendekatan dan kemungkinanyang dianggap valid, namun tidak memiliki dasar dalam memilih jawaban alternatif kecuali atas dasar utilitas/kemanfaatan dan pilihan yang bersifat pragmatis.
    Hal ini membangun nilai-nilai yang berhubungan dengan hal tersebut dan berkaitan dengan aplikasi dan teknik karena bertentangan dengan prinsip-prinsip atau teori. Jadi matematika diterapkan secara bebas, tetapi tidak dipertanyakan atau diselidiki.

    ReplyDelete
  7. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Absolutism menyatakan bahwa pengetahuan matematika adalah kebenaran yang mutlak, tidak dapat dibantah. Matematika merupakan satu-satunya dan mungkin merupakan bidang dari ilmu pengetahuan yang objektif, tidak dipertanyakan dan pasti. Matematika dianggap sebagai sesuatu yang murni didasarkan pada alasan dan logika bukan pada wewenang. Matematika juga merupakan sistem yang kaku, murni dan indah, karena itu netral dan bebas meskipun matematika memiliki keunikannya sendiri. Hal ini mirip dengan Plato, yang memandang pengetahuan matematika dalam cara absolut, murni, benar dan baik. Absolutism memandang bahwa matematika itu objektif, absolut, pasti dan pengetahuan yang tidak dapat diperbaiki, dengan dasar kuat dari berfikir deduktif. Menurut mereka, karena teorema-teorema dalam matematika dibentuk dari pembuktian deduktif, maka kebenaran matematika itu merupakan kebenaran yang pasti.

    ReplyDelete
  8. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Pandangan absolutis dalam pengetahuan matematika adalah bahwa hal itu terdiri dari kebenaran tertentu dan unchallengeable. Menurut pandangan ini, pengetahuan matematika adalah kebenaran mutlak, dan merupakan pengetahuan yang unik, terlepas dari logika dan pernyataan yang benar berdasarkan makna istilah.

    ReplyDelete
  9. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Absolutism mempunyai beberapa pengertian salah satunya absolutism merupakan keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan objektif yang tepat dan tidak berubah mengenai suatu realitas. Absolutism dalam bidang politik merupaan rezim yang berkuasa mutlak tanpa ada yang bisa menyalahinya atau mengganggu gugat. Sehingga abolutism merupakan tindakan untuk memperoleh suatu tujuan tertentu tanpa membutuhkan bantuan dari orang lain atau bantuan apapun untuk menjadikan tujuan tersebut sempurna.

    ReplyDelete