Dec 2, 2012

ABSOLUTISM





Ass Wr Wb
Jika ingin mendalami ABSOLUTISM, silahkan konek:




Wss Wr Wb
Marsigit

37 comments:

  1. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Absolutisme berasal dari bahasa latin: “Legibus absolutus”, yang berarti terbebas dari segala peraturan hukum. Menurut Kant, ilmu matematis memiliki kebenaran absolut, ilmu pengetahuan yang berasal dari pengalaman inderawi memiliki kebenaran relatif, dan subyek-subyek metafisika tak mungkin dicapai oleh akal manusia sama sekali. Pandangan absolutis terhadap pengetahuan matematika didasarkan pada dua jenis asumsi yaitu para pakar matematika mengenai asumsi aksioma dan definisi, dan para pakar logika tentang asumsi aksioma, aturan inferensi, bahasa formal dan sintaksnya. Namun semua ini adalah suatu pendapat yang masih lokal atau masih termasuk mikro-asumsi, sehingga membutuhkan makro asumsi untuk mendirikan semua kebenaran matematis.

    ReplyDelete
  2. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Absolut dapat diartikan sebagai sesuatu yang tidak terikat, bebas, mutlak atau terlepas dari sesuatu hal lainnya. Absolutisme berkaitan dengan keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan obyektif yang tepat dan tidak berubah tentang realitas yang ada. Hal ini berarti apa yang telah ada dalam realita tidak membutuhkan hal lain untuk menjadi sempurna. Absolutisme dalam istilah matematika adalah suatu pandangan tentang kebenaran matematika yang meyskini bahwa matematika adalah suatu kebenaran yang mutlak. Namun pandangan ini, muncul beberapa kontradiksi dari para tokoh filsafat matematika tentang kepastian dari kebenaran matematika “Tokoh Falibilism = matematika itu tidak pasti”. Dalam sejarahnya, dengan munculnya kontradiksi-kontradiksi ini dibentuklah sekolah-sekolah atau kelompok-kelompok aliran filsafat matematika yang bertujuan untuk membangun kembali kepastian dari ilmu matematika dainataranya adalah aliran logisisme, formalisme dan kontuktivisme (intuisionisme).

    ReplyDelete
  3. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Defenisi Absolutisme merupakan pengertian politik yang dapat diartikan sebagai suatu bentuk pemerintahan di mana semua kekuasaan pemerintah diabdikan kepada kepentingan seorang individu atau kelompok. Secara teoritis bisa dikemukakan bahwa dalam suatu pemerintahan absolute tidak dikenal adanya pembatasan-pembatasan baik secara hukum, moral ataupun pembatasan-pembatasan kelompok lain terhadap kelompok penguasa atau pemegang pemerintahan. Beberapa ahli berpendapat bahwa pada umumnya penguasa absolute merasa dirinya yang paling mengetahui tentang apa yang paling baik buat negaranya. Dan bahkan ada pula penguasa absolute yang mengangkat dirinya sebagai wakil Tuhan untuk memerintah negaranya. yang terakhir ini beranggapan bahwa dia memerintah atas persetujuan dan petunjuk Tuhan sehingga tidak ada seorng pun yang boleh membatasi kekuasaannya.

    ReplyDelete
  4. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    absolutisme sebagai pandangan bahwa kebenaran nilai atau realitas secara obyektif nyata, final dan abadi. Seperti contohnya Jika seekor ular benar-benar berada di rumah, dan kita yakin bahwa “ular ada di rumah”, dan kita katakan bahwa “ular ada di rumah”, maka jelas keyakinan kita maupun proposisi yang kita nyatakan bernilai benar secara mutlak.

    ReplyDelete
  5. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    Absolutisme memiliki beberapa pengertian. Pertama, absolutisme adalah pandangan bahwa kebenaran nilai atau realitas secara obyektif nyata, final dan abadi. Kedua, absolutisme adalah keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan obyektif yang tepat dan tidak berubah tentang realitas.

    ReplyDelete
  6. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Absolutisme dualistic
    Menggabungkan Dualisme denganabsolutisme, pandangan ini melihat matematika sebagai sesuatu yang pasti, terdiri dari kebenaran mutlak dan sangat tergantung pada kaidah. Perspektif secara keseluruhannya ditandai oleh dua ciri: (1) penataan dunia kedalam dikotomi sederhana, seperti kami dan mereka, baik dan buruk, benar dan salah, dan dikotomi sederhana lainnya; (2) tingkat kepentingan yang diberikan dan identifikasi terhadap para ahli. Dengan demikian nilai-nilai ini menekankan perbedaan yang kaku, aturan mutlak, dan otoritas paternalistik. Nilai tersebut konsisten dengan ekstrim dari moralitas yang bersifat konvensional, yang diidentifikasi oleh Kolhberg (1969) dan Gilligan (1982).
    Absolutism multiplistic
    Pandangan ini menggabungkan Multiplisitas dengan absolutisme, yang mana memandang matematika sebagai sesuatu yang pasti, kebenaran yang tidak meragukan dan dapat diterapkan atau digunakan dalam aneka ragam cara. Perspektif ini secara keseluruhan ditandai dengan liberality, banyaknya pendekatan dan kemungkinanyang dianggap valid, namun tidak memiliki dasar dalam memilih jawaban alternatif kecuali atas dasar utilitas/kemanfaatan dan pilihan yang bersifat pragmatis.
    Hal ini membangun nilai-nilai yang berhubungan dengan hal tersebut dan berkaitan dengan aplikasi dan teknik karena bertentangan dengan prinsip-prinsip atau teori. Jadi matematika diterapkan secara bebas, tetapi tidak dipertanyakan atau diselidiki.

    ReplyDelete
  7. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Absolutism menyatakan bahwa pengetahuan matematika adalah kebenaran yang mutlak, tidak dapat dibantah. Matematika merupakan satu-satunya dan mungkin merupakan bidang dari ilmu pengetahuan yang objektif, tidak dipertanyakan dan pasti. Matematika dianggap sebagai sesuatu yang murni didasarkan pada alasan dan logika bukan pada wewenang. Matematika juga merupakan sistem yang kaku, murni dan indah, karena itu netral dan bebas meskipun matematika memiliki keunikannya sendiri. Hal ini mirip dengan Plato, yang memandang pengetahuan matematika dalam cara absolut, murni, benar dan baik. Absolutism memandang bahwa matematika itu objektif, absolut, pasti dan pengetahuan yang tidak dapat diperbaiki, dengan dasar kuat dari berfikir deduktif. Menurut mereka, karena teorema-teorema dalam matematika dibentuk dari pembuktian deduktif, maka kebenaran matematika itu merupakan kebenaran yang pasti.

    ReplyDelete
  8. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Pandangan absolutis dalam pengetahuan matematika adalah bahwa hal itu terdiri dari kebenaran tertentu dan unchallengeable. Menurut pandangan ini, pengetahuan matematika adalah kebenaran mutlak, dan merupakan pengetahuan yang unik, terlepas dari logika dan pernyataan yang benar berdasarkan makna istilah.

    ReplyDelete
  9. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Absolutism mempunyai beberapa pengertian salah satunya absolutism merupakan keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan objektif yang tepat dan tidak berubah mengenai suatu realitas. Absolutism dalam bidang politik merupaan rezim yang berkuasa mutlak tanpa ada yang bisa menyalahinya atau mengganggu gugat. Sehingga abolutism merupakan tindakan untuk memperoleh suatu tujuan tertentu tanpa membutuhkan bantuan dari orang lain atau bantuan apapun untuk menjadikan tujuan tersebut sempurna.

    ReplyDelete
  10. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Pandangan absolutis terhadap pengetahuan matematika didasarkan pada dua jenis asumsi: para pakar matematika, mengenai asumsi aksioma dan definisi, dan para pakar logika tentang asumsi aksioma, aturan inferensi dan bahasa formal dan sintaks-nya. Ini adalah lokal atau mikro-asumsi. Ada juga kemungkinan global atau makro-asumsi, misalnya apakah cukup deduksi logis untuk mendirikan semua kebenaran matematis. penjelasan kemudian akan menyatakan bahwa masing-masing asumsi melemahkan klaim kepastian untuk pengetahuan matematika.

    ReplyDelete
  11. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Berdasarkan link http://www.newworldencyclopedia.org/entry/Absolutism Istilah absolutisme 'memiliki konotasi moral dan politik. Dalam hal moralitas, 'absolutisme' mengacu pada setidaknya dua doktrin yang berbeda. Pertama, absolutisme mungkin mengacu pada klaim bahwa ada sistem moral yang berlaku secara universal, yang berlaku untuk semua orang apakah mereka menyadarinya atau tidak. Dalam pengertian ini, absolutisme bertentangan dengan relativisme moral, yang menyangkal adanya prinsip-prinsip moral yang berlaku secara universal. Kedua, absolutisme mungkin mengacu pada klaim bahwa peraturan moral atau prinsip tidak mengakui pengecualian apapun. Immanuel Kant, misalnya, adalah seorang absolutis (dalam pengertian ini) berkenaan dengan berbohong, karena dia berpendapat bahwa tidak pernah dibenarkan untuk berbohong. Keanekaragaman absolutis ini tidak perlu dipastikan bahwa semua asas moral itu mutlak. Sebagian besar pembela absolutisme kontemporer tidak akan menganggap bahwa kebohongan selalu tidak diperbolehkan namun dapat mempertahankan hal ini (mis., Penyiksaan)

    ReplyDelete
  12. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Absolutisme berasal dari kata absolut yang artinya adalah mutlak. Merupakan sebuah pandangan filsafat mengenai keabsolutan atau kemutlakan sesuatu, harus diterima tanpa dipertanyakan alasannya. Absolutisme berarti tidak memperhatikan realita, dan berlawanan dengan empirisme. Menurut teori dari Immanuel Kant, absolutisme masuk ke dalam golongan idealitas, bersifat tetap dan terbebas dari ruang dan waktu. Sehingga dimanapun, kapanpun, hal tersebut bersifat mutlak.

    ReplyDelete
  13. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016 (S2)
    Filsafat matematika memberikan rekaman sifat dan metodologi matematika serta memahamkan kedudukan matematika di dalam kehidupan manusia. Benar bahwasanya kebenaran matematika mutlak, bahwa matematika adalah pengetahuan yang pasti, pengetahuan yang obyektif dan yang tidak perlu dipertanyakan serta bersifat obyektif. Hal ini berlawanan dengan pandangan fallibilis yang menentang bahwa kebenaran matematika adalah sesuatu yang dapat diperbaiki dalam arti dapat direvisi dan dikoreksi. Kebenaran matematika bisa saja keliru dan bisa saja benar, dan tidak pernah bisa dianggap bebas.

    ReplyDelete
  14. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016 (S2)
    Banyak yang membuat absolutis-fallibilis berbeda. Pandangan absolutist matematika menyatakan bahwa kebenaran matematika adalah pasti secara mutlak, dan bahwa matematika adalah ilmu pengetahuan yang tidak diragukan lagi dan objektif. Pandangan ini bertentangan dengan pandangan fallibilist yang menyatakan bahwa matematika dapat direvisi dan dikoreksi. Pandangan fallibilist memiliki dua bentuk yang ekuivalen, satu positif dan satu negatif. Bentuk negatifnya menitikberatkan pada penolakan absolutisme yang menurutnya, pengetahuan matematika bukanlah kebenaran absolut dan tidak memiliki validitas absolut. Sedangkan, bentuk positifnya adalah bahwa pengetahuan matematika bisa saja benar dan secara terus menerus terbuka untuk direvisi.

    ReplyDelete
  15. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Absolutisme memiliki beberapa pengertian yang dapat dibagi menjadi 4 pengertian. Pertama, absolutisme adalah pandangan bahwa kebenaran nilai atau realitas secara obyektif nyata, final dan abadi. Kedua, absolutisme adalah keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan obyektif yang tepat dan tidak berubah tentang realitas. Dalam pengertian tersebut, absolutisme dilawankan dengan relativisme dan subyektifisme. Ketiga, absolutisme dalam teori politik adalah rezim yang berkuasa mutlak. Keempat, absolutisme dalam metafisika mengenai Sang Absolut khususnya mengenai filsafat dari seorang tokoh bernama Bradley.

    ReplyDelete
  16. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Absolutisme adalah pandangn sesoran mengenai suatu kebenaran yang mutlak bersifat nyata dan abadi. Tidak akan hancur dan tidak ada kondisi lain yang bisa menghancurkan. Tidak pernah hilang meskipun tidak wujud, sesuatu tersebut abadi pada ruang dan waktu yang berbeda. Sebenar benaranya kehidupan tidak ada yang bersifat abadi,hanya Tuhanlah yang memiliki sifat demikian.

    ReplyDelete
  17. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    In philosophy, metaphysics, religion, spirituality, and other contexts, the Absolute is a term for the most real being. The Absolute is conceived as being itself or perhaps the being that transcends and comprehends all other beings.
    While there is agreement that there must be some fundamental reality, there is disagreement as to what exactly that might be. For example, some theist philosophers argue that the most real being is a personal God. Some pantheist philosophers argue that the most real being is an impersonal existence, such as reality or awareness. Others (such as perennial philosophers) argue that various similar terms and concepts designate to the same Absolute entity. Atheist, agnostic, and scientific pantheist philosophers might argue that some mathematical property or natural law such as gravity or simply nature itself is the most real being.
    Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Absolute_(philosophy)

    ReplyDelete
  18. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dalam filsafat, metafisika, agama, spiritualitas, dan konteks lainnya, absolutism istilah untuk makhluk yang paling nyata. Absolutism dipahami sebagai dirinya sendiri atau mungkin makhluk yang melampaui dan memahami semua makhluk lainnya. Meskipun ada kesepakatan bahwa pasti ada beberapa kenyataan mendasar, ada ketidaksepakatan mengenai apa sebenarnya itu. Sebagai contoh, beberapa filsuf theis berpendapat bahwa makhluk yang paling nyata adalah Tuhan yang pribadi. Beberapa filsuf pantheis berpendapat bahwa makhluk paling nyata adalah eksistensi impersonal, seperti kenyataan atau kesadaran. Yang lainnya (seperti filsuf abadi) berpendapat bahwa berbagai istilah dan konsep serupa menunjuk ke entitas absolut yang sama.

    ReplyDelete
  19. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Absolutisme merupakan suatu model pemerintahan yang kekuasaan tunggalnya di pegang oleh pemimpin atau kerajaan, dan dilakukan secara absolute otorire. Kekuasaan tidak terbatas karena konstitusi yang diciptakan adalah ciptaan penguasa tersebut. Absolutisme ' Istilah memiliki kedua konotasi moral dan politik . Dalam hal moralitas , ' absolutisme ' mengacu pada setidaknya dua doktrin yang berbeda . Pertama , absolutisme dapat merujuk pada klaim bahwa ada sistem moral yang berlaku universal , yang berlaku untuk semua orang apakah mereka menyadarinya atau tidak . Dalam pengertian ini , absolutisme bertentangan dengan relativisme moral, yang menyangkal adanya prinsip-prinsip moral universal yang berlaku . Kedua , absolutisme dapat merujuk pada klaim bahwa aturan moral atau prinsip tidak mengakui pengecualian . Immanuel Kant , misalnya , adalah absolut ( dalam pengertian ini ) sehubungan dengan berbohong , karena ia menyatakan bahwa tidak pernah diperbolehkan untuk berbohong.

    ReplyDelete
  20. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Absolutism merupakan aliran yang menyatakan pandangan bahwa kebenaran suatu ilmu itu mutlak adanya. Mutlak artinya benar tidak terbantahkan lagi kebenarannya. Dalam filsafat matematika, aliran ini memandang bahwa pengetahuan matematika terdiri dari kebenaran yang sudah pasti dan tidak dapat diubah, kebenaran yang bersifat absolut/mutlak, merupakan satu-satunya realitas pengetahuan yang sudah pasti, dan kebenarannya hanya tergantung pada logika dan kebenaran yang terkandung dalam term-term-nya. Akibatnya, matematika harus dilihat sebagai paradigma dan sumber pengetahuan yang pasti bagi manusia. Kebenaran matematika diturunkan dari definisi-definisi dan tidak dapat dikonfirmasi denganfakta empiris. Metode deduktif memberikan jaminan untuk melakukan asersi pengetahuan matematika dengan benar.

    ReplyDelete
  21. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Absolutisme merupakan aliran yang menganggap bahwa kebenaran matematika itu mutlak dan tidak dapat ditantang. Dalam matematika aliran absolutisme berupa lambang kepastian, kebenaran pasti, dan tidak dapat ditentang atau dibantahkan. Absolutisme dalam pengetahuan matematika didasarkan pada dua asumsi, yang pertama menurut ahli matematika, pada absolutisme terhadap pengetahuan matematika didasarkan pada asusmsi aksioma dan definisi. Sedangkan yang kedua menurut ahli logika, pada absolutisme terhadap pengetahuan matematika didasarkan pada asumsi aksioma, kesimpulan, dan aturan kebahasaan yang formal.

    ReplyDelete
  22. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan matematika Kelas C 2016

    Absolutisme merupakan aliran yang menganggarp dirinya benar dan mutlak adanya. Hal mutlah hanyanya sifat dari Allah SWT, tiadalah yang lain mampu bersifat absolute. Jika ada yang enganggap dirinya mutlak amak ia telah menyalahi kaidah yang ada. Absolute ini bertentangan dengan relatif. Relatif ini berpandangan lebih rasional dibandingan denga absolute. Relatif bersifat rasional dan penuh kontradiksi sewajarnya manusia.

    ReplyDelete
  23. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Absolutism adalah suatau paham yang mengatakan bahwa segala yang ada di dunia ini adalah absolut, ekebnarannya mutlak. Pandangan absolutis dalam pengetahuan matematika adalah bahwa hal itu terdiri dari kebenaran tertentu dan unchallengeable. Menurut pandangan ini, pengetahuan matematika adalah kebenaran mutlak, dan merupakan pengetahuan yang unik, terlepas dari logika dan pernyataan yang benar berdasarkan makna istilah, seperti 'Semua bujangan adalah yang belum menikah'..Banyak filsuf, baik modern dan tradisional, memiliki pandangan yang absolut dari pengetahuan matematika. Dengan demikian, menurut Hempel:.validitas matematika berasal dari ketentuan yang menentukan makna dari konsep-konsep matematika, dan bahwa proposisi matematika pada dasarnya adalah'benar dengan definisi'.
    (FeigI dan Sellars, 1949, halaman 225).Kebenaran logika dan matematika adalah proposisi analitik atau tautologies..Kepastian dari proposisi apriori tergantung pada kenyataan bahwa mereka adalah tautologies. Sebuah proposisi adalah tautologi jika analitik. proposisi adalah analitik jika kebenarannya semata-mata keutamaan makna simbol consistituent, dan dengan demikian tidak dapat dikonfirmasi atau ditolak baik oleh fakta pengalaman. (Ayer, 1946, halaman 72, 77 dan 16).

    ReplyDelete
  24. 16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Seseorang disebut absolutis jika dan hanya jika ia yakin ketiga alam yaitu mental, eksternal dan bahasa. Dalam kondisi tertentu mungkin selaras artinya setiap hal yang ada di alam eksternal yang difikirkan oleh manusia mungkin ekivalen dengan pikiran manusia tentang hal itu lebih lanjut setiap hal dalam pikiran manusia yang dinyatakan dalam bahasa mungkin pula ekivalen dengan pernyataanya di alam bahasa. Absolutis yakin bahwa mental manusia mungkin mencapai kebenaran mutlak tentang suatu obyek nyata, dalam arti, sesuaatu “pikiran” atau “keyakinan” dalam alam mental disebut benar jika ia mencerminkan keadaan obyektif sebenarnya di alam eksternal.

    ReplyDelete
  25. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Absolutisme diartikan sebagai pandangan bahwa kebenaran nilai atau realitas secara obyektif nyata, final dan abadi. Absolutisme juga diartikan sebagai keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan obyektif yang tepat dan tidak berubah tentang realitas. Dalam pengertian tersebut, absolutisme dilawankan dengan relativisme dan subjektifisme.

    ReplyDelete
  26. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari sini saya memperoleh pemahaman paham filsafat baru yaitu absolutism. Dimana absolutism ini juga berkaitan dengan kemutlakan kepada sesuatu. Tentunya berlawanan pada paham falibilism. Menyikapi hal ini tentunya jika kita menggunakan atau mengaplikasikan paham ini, kita harus tahu plus minusnya terlebih dahulu dan juga harus tahu tentang posisi kita ada di mana. Karena jika posisi kita tidak memiliki kekuasaan, maka hal ini sia-sia saja. Kekuasaan juga dapat berarti memiliki ilmu yang tinggi. Sehingga dari ilmu yang tinggi ini kita akan dapat mengeklaim ilmu baru yang mutlak kebenarannya.

    ReplyDelete
  27. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Absolutisme berasal dari kata latin absolutus berarti pula “yang sempurna” atau “lengkap”. Dalam pengertian ini, bila sesuatu disebut absolut, berarti sesuatu itu tidak membutuhkan yang lain untuk menjadi sempurna. Alasannya, sesuatu itu sudah sempurna dari dirinya sendiri. Absolutisme merupakan suatu paham yang menjelaskan suatu kemutlakan tanpa syarat yang harus diterima dan kesempurnaannya itu tidak ada yang bisa diubah sebagai suatu kebenaran. Keberadaan absolutisme adakalanya untuk membenarkan apa yang seharusnya dibenarkan, dan menyalahkan apa yang harus disalahkan.

    ReplyDelete
  28. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Absolutisme dipandang berdasarkan moralitas mengacu pada sedikitnya dua doktrin yang berbeda. Pertama, absolutisme bisa merujuk ke klaim bahwa ada sistem moral yang berlaku universal, yang berlaku untuk semua orang, apakah mereka menyadarinya atau tidak. Kedua, absolutisme bisa merujuk ke pernyataan bahwa aturan moral atau prinsip tidak mengakui pengecualian. Absolutisme dipandang dalam hal politik mengacu pada jenis pemerintahan dimana kekuasaan penguasa adalah mutlak. Monarki Eropa, terutama Perancis, Spanyol, dan Rusia, antara abad ke-15 sampai 18 dapat dijadikan contoh yang paling jelas dari aturan mutlak.

    ReplyDelete
  29. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Saya tertarik dengan salah satu bahasan tentang absolutisme moral. Absolutisme dalam pengertian ini mengatakan, misalnya, bahwa selalu salah membunuh, atau selalu salah berbohong, atau selalu salah menyalahgunakan yang lain. Penting untuk dicatat, bagaimanapun, bahwa absolutisme bukanlah teori tindakan '' yang 'benar-benar dilarang atau dibutuhkan, tetapi hanya teori bahwa ada beberapa tindakan yang benar-benar dilarang dengan cara ini. Absolutisme hanya menjunjung tinggi persyaratan formal bahwa beberapa prinsip moral tidak mengakui adanya pengecualian - bahwa ada beberapa prinsip moral yang selalu salah untuk dipecahkan. Ini menyiratkan bahwa adalah mungkin untuk menjadi absolutis tentang jenis tindakan apa pun, walaupun kebanyakan absolutis memperdebatkan posisinya dengan cara memaksakan atau menyiksa. Jika hal ini dikaitkan dengan pembelajaran tentu bisa jadi guru yang absolutis perlu memperhatikan bahwa dia tidak seharusnya memaksa siswa untuk mengikuti kehendaknya.

    ReplyDelete
  30. Nahrul Pintoko Aji
    14301244008
    Pendidikan Matematika A 2014

    Absolutisme adalah suatu model pemerintahan yang kekuasaan tunggalnya dipegang oleh pemimpin atau kerajaan dan dilakukan secara absolute otorier.Pengertian lain dari absolutisme juga adalah suatu system pemerintahan yang memusatkan semua kekuasaan di satu tangan secara mutlak.

    ReplyDelete
  31. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Pada permulaan perkembangan matematika, absolutism merupakan salah satu paham yang paling mendominasi. Mereka menganggap bahwa kebenaran matematika adalah absolut atau mutlak yang kemudian di pertanyakan oleh fallibilist yang menganggap bahwa kebenaran tersebut tidaklah mutlak, akan tetapi dapat salah. Absolutisme adalah istilah yang betolak belakang dengan relativisme. Kalau relativisme adalah suatu paham yang menyatakan semua kebenaran bersifat relative, maka absolutisme adalah pandangan bahwa kebenaran nilai atau realitas secara obyektif nyata, final dan abadi dengan kata lain keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan obyektif yang tepat dan tidak berubah tentang realitas.

    ReplyDelete
  32. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Absolutisme memiliki beberapa pengertian yang dapat dibagi menjadi 4 pengertian. Pertama, absolutisme adalah pandangan bahwa kebenaran nilai atau realitas secara obyektif nyata, final dan abadi. Kedua, absolutisme adalah keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan obyektif yang tepat dan tidak berubah tentang realitas. Dalam pengertian tersebut, absolutisme dilawankan dengan relativisme dan subyektifisme. Ketiga, absolutisme dalam teori politik adalah rezim yang berkuasa mutlak. Dalam pengertian tersebut, orang dituntut untuk setia dengan seorang penguasa atau klas yang berkuasa tanpa mempersoalkannya. Keempat, absolutisme dalam metafisika mengenai Sang Absolut khususnya mengenai filsafat dari seorang tokoh bernama Bradley.

    ReplyDelete
  33. Agus Cahyanto
    14301241033
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Absolutisme suatu bentuk pemerintahan dimana semua kekuasaan pemerintah diabdikan kepada kepentingan seorang individu atau kelompok. Akan tetapi pada kenyataannya, sulit dijumpai satu pemerintahan yang benar-benar terhindar dari pengaruh pendapat dan reaksi masyarakat, pengaruh negara lain, dan terbebas dari pengaruh kelompok-kelompok yang ada dalam negara tersebut.

    ReplyDelete
  34. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Absolutisme dalam filsafat berpendapat adanya kebenaran absolut dan merupakan kebalikan dari relativisme. Secara politis, absolutisme mengacu pada pelaksanaan kekuasaan. Dari sudut pandang materialis, absolutisme (tesis bahwa ada kebenaran mutlak) tidak mungkin terjadi (di dunia nyata). Namun, pengetahuan materialis adalah pengetahuan, bukan kepercayaan. Dan kebalikan dari absolutisme bukanlah relativisme.

    ReplyDelete
  35. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Absolutisme berasal dari kata berbahasa Inggris absolute dan berbahasa Latin absolutus yang dapat diartikan bahwa sesuatu itu tidak membutuhkan sesuatu yang lain untuk menjadi sempurna.

    ReplyDelete
  36. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Absolutisme memiliki beberapa pengertian yang dapat dibagi menjadi 4 pengertian.Pertama, absolutisme adalah pandangan bahwa kebenaran nilai atau realitas secara obyektif nyata, final dan abadi. Kedua, absolutisme adalah keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan obyektif yang tepat dan tidak berubah tentang realitas. Dalam pengertian tersebut, absolutisme dilawankan dengan relativisme dan subyektifisme. Ketiga, absolutisme dalam teori politik adalah rezim yang berkuasa mutlak. Dalam pengertian tersebut, orang dituntut untuk setia dengan seorang penguasa atau klas yang berkuasa tanpa mempersoalkannya. Keempat, absolutisme dalam metafisika mengenai Sang Absolut khususnya mengenai filsafat dari seorang tokoh bernama Bradley.

    ReplyDelete
  37. Absolutisme memiliki beberapa pengertian sesuai dengan kontek pembicaraannya. Pertama, absolutisme adalah pandangan bahwa kebenaran nilai atau realitas secara obyektif nyata, final dan abadi. Kedua, absolutisme adalah keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan obyektif yang tepat dan tidak berubah tentang realitas. Dalam pengertian tersebut, absolutisme dilawankan dengan relativisme dan subyektifisme. Ketiga, absolutisme dalam teori politik adalah rezim yang berkuasa mutlak. Dalam pengertian tersebut, orang dituntut untuk setia dengan seorang penguasa atau klas yang berkuasa tanpa mempersoalkannya. Keempat, absolutisme dalam metafisika mengenai Sang Absolut.
    Mengenai absolut tentang kebenaran nilai secara obyektif sering dikaitkan dengan matematika. bahwa matematika dipandang mempunyai kebenaran yang absolut bahwa 1 + 1 = 2 dimanapun diajarkan. Tetapi karena 1 yang dijumlahkan tersebut terbebas dari ruang dan waktu tetapi jika terikat ruang dan waktu maka tidak bisa misal 1 hari + 1 minggu tidak menjadi 2 hari atau 2 minggu tetapi 8 hari.

    ReplyDelete