Dec 2, 2012

FOUNDATIONALISM





Ass Wr Wb
 Jika ingin membaca lebih lanjut tentang FOUNDATIONALISM, koneklah:










Wss Wr Wb
Marsigit

33 comments:

  1. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Foundationalism merupakan pandangan tentang struktur pembenaran atau pengetahuan. Foundationalist beranggapan bahwa semua pengetahuan atau kepercayaan yang dibenarkan pada dasarnya didasarkan pada pengetahuan noninferensial atau kepercayaan yang dapat dibenarkan. Fondasionalisme adalah teori pembenaran yang menyatakan bahwa suatu klaim kebenaran pengetahuan untuk dapat dipertanggungjawabkan secara rasional perlu didasarkan atas suatu fondasi yang kokoh. Jadi, ibarat sebuah bangunan, kekuatan sebuah bangunan dapat diasumsikan berdasarkan kekuatan pondasinya.

    ReplyDelete
  2. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Foundalisme adalah suatu pandangan yang mempunyai keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun di atasnya. Hal ini merupakan proses sebuah pembentukan ilmu pengetahuan. Bagaimana seseorang memgembangkan pengetahuan bisa dilihat dari fondasi atau dasar pemikiran yang ia miliki sebelumnya. Dengan kemampuan ilmu yang dia miliki, ia akan mengembangan pola pikirnya berdasar pengetahuan sebelumnya.

    ReplyDelete
  3. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Fondasionalisme adalah pandangan seseorang terhadap pengetahuan yang dibangun berlandaskan pada keyakinan atau pemikirannya yang paling dasar. Pengetahuan seseorang itu dapat dilihat dari bagaimana seseorang yang bersangkutan itu memikirkan hal yang menuntun ke pembentukkan pengetahuan.

    ReplyDelete
  4. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Membaca artikel ini mengingatkan saya pada sebuah rumah.Rumah akan dapat berdiri kokoh jika mempunyai fondasi yang kuat.Pepohonan akan dapat berdiri tegak jika akar-akarnya kuat.Sama seperti bentuk fundasionalime di dalam filsafat yang mempunyai rasa belas kasih terhadap suatu keyakinan yang aman dimana kesimpulan akhir diambil dari dasar yang sehat.Fundasionalisme memegang keyakinan dasar tanpa mengacu pada kepercayaan lain.

    ReplyDelete
  5. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Foundalisme merupakan pemikiran bahwa suatu klaim kebenaran terhadap pengetahuan dapat dipertanggungjawabkan secara rasional yang didasarkan pada fondasi atau dasar yang kokoh, yang jelas dengan sendirinya, tak dapat diragukan lagi kebenarannya, dan tak memerlukan koreksi lebih lanjut. Berdasarkan hal tersebut foudalisme mengengbangkan cara berpikir dengan suatu gagasan bahwa kepercayaan dapat dibenarkan bila kita mempunyai alasan yang tepat untuk menganggapnya benar. Contoh : “ warung makan A tidak jualan sarapan pecel pada minggu ini” hal ini bisa dibenarkan jika ada yang memperkuat bahwa “ saat ini ramadhan” dan “ warung itu tidak berjualan ketika pagi hari “. Jadi statement pertama dapat diyakini adanya ketika ada dua buah keyakinan adanya statement yang kedua dan yang ketika. Pemahaman kami berputar-puter Prof. Mohon pencerahannya. Terima Kasih

    ReplyDelete
  6. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Berdasarkan sumber yang bapak berikan, Foundationalism itu menyangkut teori-teori filosofis tentang pengetahuan yang didasarkan pada keyakinan yang telah dibenarkan, atau beberapa landasan keyakinan yang pasti seperti kesimpulan yang disimpulkan dari dasar tempat yang tepat. Saingan utamanya adalah koheren, di mana sebuah badan pengetahuan, yang tidak memerlukan pondasi yang aman, dapat dibentuk oleh kekuatan komponen yang saling terkait, seperti sebuah teka-teki yang dipecahkan tanpa kepastian sebelumnya bahwa setiap wilayah kecil telah terpecahkan dengan benar.

    ReplyDelete
  7. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa fondasionalisme merupakan teori filsafat mengenai pengetahuan yang harus berdasarkan kepercayaan yang terjustifikasi misalnya kesimpulan yang diambil dari dasar premis yang benar.

    ReplyDelete
  8. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dari link (http://id.wikipedia.org/wiki/foundationalism), Fondasionalisme adalah pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun di atasnya. Fondasionalisme adalah teori pembenaran yang menyatakan bahwa suatu klaim kebenaran pengetahuan untuk dapat dipertanggungjawabkan secara rasional perlu didasarkan atas suatu fondasi atau basis yang kokoh, yang jelas dengan sendirinya, tak dapat diragukan lagi kebenarannya, dan tak memerlukan koreksi lebih lanjut. Para penganut teori ini membedakan antara dua kepercayaan dalam pembenaran. Yaitu kepercayaan dasar dan kepercayaan simpulan.

    ReplyDelete
  9. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Fondasionalisme adalah teori pembenaran yang menyatakan bahwa suatu klaim kebenaran pengetahuan untuk dapat dipertanggungjawabkan secara rasional perlu didasarkan atas suatu fondasi atau basis yang kokoh, yang jelas dengan sendirinya, tak dapat diragukan lagi kebenarannya, dan tak memerlukan koreksi lebih lanjut. Pembenaran kebenaran berstruktur hierarkis, dimana kepercayaan dasar sudah benar pada dirinya sendiri, sedangkan kepercayaan simpulan hanya dapat dibenarkan berdasarkan kepercayaan dasar. Pembenaran kebenaran terjadi secara searah. Dengan kata lain, pembenaran kebenaran bersifat asimetris. Wassalamu’alaikum.

    ReplyDelete
  10. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Berdasarkan sumber yang saya baca dari https://id.wikipedia.org/wiki/Fondasionalisme, foundasionalisme adalah pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun di atasnya. Sehingga dapat dikatakan bahwa foundationalism adalah pondasi dasar. Dalam foundamentalis teori ada klas keyakinan yang disebut keyakinan dasar yang tidak membutuhkan bukti. Keyakinan dasar tersebut cukup dimengerti saja.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  11. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Menurut Holism, seseorang adalah justified dalam merubah pola keyakinan ketika merubah akibat dalam kesederhanaan, pola, meninggalkan keyakinan yang kontradiksi atau tidak dapat dijelaskan oleh yang lain. Alasan yang sesuai untuk hubungan holism dan ignorance-avoidance adalah bahwa mereka berbagi pemikiran konsevatif untuk merubah dari keyakinan. Ketika sebuah keyakinan adalah koheren dengan keyakinan lain, kemudian menurut holistik kita dijustifikasi terus menerus untuk mempercayainya, meskipun kita tidak mempunyai bukti yang spesifik bahwa keyakinan itu benar.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  12. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Foundationalism menyangkut teori-teori filosofis tentang pengetahuan yang telah dibenarkan, atau beberapa landasan keyakinan yang pasti seperti kesimpulan yang disimpulkan dari dasar tempat yang tepat. Foundationalist menganggap bahwa segala sesuatu memiliki pondamen atau dasar. Pondamen dari sebuah ilmu adalah bertanya. Maka untuk memperoleh ilmu seseorang harus berpikir kritis dan bertanya. Lawan dari foundationalism adalah anti-faoundationalism.

    ReplyDelete
  13. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Pertama kali terlintas dalam benak saya adalah fundamen yang berarti dasar atau landasan. Fondasionalisme diartikan sebagai pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun di atasnya. Foundasionalisme adalah pandangan tentang struktur pembenaran atau pengetahuan. Para foundasionalis berpendapat secara singkat bahwa semua pengetahuan atau kepercayaan yang dibenarkan pada dasarnya didasarkan pada pengetahuan noninferensial atau kepercayaan yang dapat dibenarkan.

    ReplyDelete
  14. Junianto
    PM C

    Fondasionalisme adalah pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun di atasnya. Pengetahuan dasar dalam pandangan ini dijadikan sebagai fondasi untuk menentukan pengetahuan-pengetahuan yang lain. Karena menjadi dasar/ fondasi maka pengetahuan yang baru tidak boleh bertentangna dengan keyakinan dasar yang telah ada atau yang telah dibangun.

    ReplyDelete
  15. Latifah Fitriasari
    PM C

    Foundationalist mengedepankan kekonsistenan dirinya sendiri. Hal ini bisa disebutkan juga jika pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun di atasnya dan berhubungan dengan epistemologi. Tetapi Foundationalist cenderung membangun sistem matematika yang bersifat tertutup.Dalam ilmu pengetahuan pandangan tersebut berarti menerapkan kesewenang-wenangan untuk memaksa agar kita tunduk pada interpretasi sebagai kebenaran tunggal.

    ReplyDelete
  16. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Landasan dasar epistemis adalah pandangan tentang struktur pengetahuan seseorang yang benar atau keyakinan yang dapat dibenarkan. Beberapa kepercayaan dikenal atau diyakini hanya diyakini karena beberapa keyakinan lain diketahui atau dipercaya. Foundationalists memiliki dua proyek utama: teori tentang dasar-dasar yang tepat (yaitu teori pembenaran noninferensial) dan teori dukungan yang sesuai (yaitu teori pembenaran inferensial).

    ReplyDelete
  17. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Fondasionalisme bermaksud untuk menghindari masalah ini dengan positing keyakinan dasar: keyakinan ini dapat membenarkan keyakinan lain tetapi tidak perlu dibenarkan sendiri sehingga dapat berfungsi sebagai dasar pengetahuan. Klasik fondasionalisme menyatakan bahwa keyakinan dasar harus sempurna, dan pembenaran yang mungkin hanya terdiri dari penalaran deduktif dari satu keyakinan selanjutnya.

    ReplyDelete
  18. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Fondasionalisme merupakan pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun di atasnya. Fondasionalisme ini menjadi salah satu ciri utama filsafat. Bukan hanya filsafat, sebenarnya disiplin ilmu lain juga harus dibangun berdasarkan landasan yang kuat. Sesuatu yang dibangun dengan landasan yang kuat akan berdiri kokoh dan dapat dikembangkan dalam bentuk apapun. Oleh karena itu, baiknya segala sesuatu dibangun di atas suatu landasan yang kokoh.

    ReplyDelete
  19. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Fondasionalisme adalah keyakinan berdasarkan keyakinan. Hal itu berarti harus ada keyakinan sebelum membenarkan keyakinan lain. Fondasionalisme bermaksud untuk memnghindari masalah dengan cara memiliki keyakinan dasar. Keyakinan ini dapat digunakan untuk membenarkan keyakinan lain, sehingg suatu keyakinan dapat berfungsi sebagai dasar dari pengetahuan. Klasik fondasionalisme menyatakan bahwa keyakinan dasar harus sempurna, dan pembenaran yang mungkin hanya terdiri dari penalaran deduktif dari satu keyakinan ke depan. Terimakasih

    ReplyDelete
  20. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Fondasionalisme adalah paham yang memandang bahwa terdapat keyakinan yang mendasar bagi semua pengetahuan. Menurut paham fondasionalisme kebenaran adalah penyesuaian sesuatu dengan pondasinya dan sekaligus penyesuaian antara akal dan kenyataan. Paham yang memandang dunia dari dasarnya. Untuk membuat bangunan yang kokoh dibutuhkan pondasi yang kuat. Sehingga ketika dibuat bagunan di atasnya bangunannya akan berdiri kokoh. Maka dasar itu penting sebelum dikembangkan secara luas. Memahami konsep secara mendalam itu penting supaya nantinya dapat dikembangkan menuju pengetahuan yang baru sehingga membangun bangunan yang kokoh.

    ReplyDelete
  21. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Foundationalism merupakan paham dimana seluruh yang ada di dunia ini merupakan sesuatu yang harus memiliki landasan. Jika landasan dalam hidup itu tidak kuat, maka akan terjadi hal yang tidak diinginkan. Misalkan saja, seseorang ingin membangun rumah. Mereka pasti perlu landasan atau pondasi rumah yang kokoh agar rumah tersebut awet. Namun, jika dari pondasi rumah saja sudah tidak kuat, maka umur rumah tersebut dapat rusak lebih cepat dibandingkan dengan landasan yang kuat. Inilah perumpamaan dari pernyataan bahwa hidup itu harus berlandaskan, landasan bagi manusia pastilah agama atau keyakinan. Semakin yakin seseorang terhadap agamanya, maka semakin kuat juga mereka dapat menjalani kehidupan di dunia ini.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  22. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Setiap perkataan dan perbuatan kita hendaknya memiliki landasan, agar tidak salah dalam berbicara dan bertindak sehingga menyakiti atau merugikan orang lain. Seperti kata pepatah ‘mulutmu harimaumu’. Apa yang kita ucapkan maka kita juga akan mempertanggungjawabkannya. Namun di era teknologi komunikasi seperti sekarang ini, sering orang berpendapat tanpa landasan. Mentang-mentang hidungnya tak nampak, suaranya tak terdengar, ekspresinya tak terlihat, seenaknya saja berbicara tidak baik di social media. Baik berupa postingan, maupun komentar.
    Begitu pula dengan membaca, perlu adanya landasan. Kalau tidak ada, maka cerita seseorang bisa diartikan pamer dan sombong, nasihat orang diartikan sindiran, pertanyaan orang diartikan sanggahan, dan semacamnya. Sehingga munculnya prasangka menyebabkan pertengkaran yang konyol. Bertengkar karena hal sepele tetapi bisa sampai ke meja hijau. Maka dari itu, marilah kita selalu menggunakan landasan dalam setiap perkataan dan perbuatan kita. Baik itu secara langsung maupun di social media atau internet.

    ReplyDelete
  23. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Fondasionalisme adalah teori pembenaran yang menyatakan bahwa suatu klaim kebenaran pengetahuan untuk dapat dipertanggungjawabkan secara rasional perlu didasarkan atas suatu fondasi atau basis yang kokoh, yang jelas dengan sendirinya, tak dapat diragukan lagi kebenarannya, dan tak memerlukan koreksi lebih lanjut. Jenis pengetahuan yang harus memiliki dasar sebagai pembenarannya ini dalam sejarah filsafat sudah dapat kita temui pada Plato dengan ideanya dan Aristoteles dengan materi dan bentuknya. Para penganut teori ini mebedakan antara dua kepercayaan dalam pembenaran. Yaitu kepercayaan dasar dan kepercayaan simpulan. Kepercayaan dasar adalah kepercayaan yang sudah jelas dengan sendirinya, sehingga dapat digunakan sebagai fondasi bagi kepercayaan-kepercayaan lain yang bersifat simpulan. Sedangkan kepercayaan simpulan adalah kepercayaan yang disimpulkan dari satu atau lebih kepercayaan dasar. Sebagai contoh, dengan keyakinan bahwa bilangan “positif kali positif adalah positif” sebagai keyakinan dasar, maka semua bilangan yang mengikuti pola “positif kali positif” pada akhirnya harus sesuai dengan keyakinan dasar tersebut, yaitu berhasil akhir positif. Seperti 2x2=4, 2x3=6, dst.

    ReplyDelete
  24. Metia Novianti
    17709251021
    PPs PM A

    Keyakinan atau kepercayaan harus dijustifikasi dalam rangka pertanggungjawaban rasional atas klaim kebenaran kepercayaan atau pendapat yang kita pegang. Justifikasi adalah alasan kenapa seseorang memiliki suatu kepercayaan, sebuah penjelasan mengenai kenapa sebuah kepercayaan adalah benar, atau bagaimana seseorang tahu apa yang diketahuinya. Fondasioanalisme merupakan salah satu teori justifikasi. Fondasioanlaisme adalah pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun di atasnya.

    ReplyDelete
  25. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  26. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Foundationalism adalah pandangan tentang struktur pembenaran atau pengetahuan. Tesis foundationalism secara singkat adalah bahwa semua pengetahuan atau kepercayaan yang dibenarkan pada dasarnya didasarkan pada pengetahuan noninferensial atau kepercayaan yang dapat dibenarkan. Dengan kata lain, beberapa landasan keyakinan yang pasti seperti kesimpulan yang disimpulkan berasal dari dasar yang tepat.
    Sedangkan menurut Aristoteles, membuat foundationalism pilihannya sendiri yang jelas dengan mengemukakan keyakinan dasar yang mendukung yang lain. Descartes, seorang foundationalist yang paling terkenal, menemukan sebuah dasar dalam kenyataan keberadaannya sendiri dan gagasan akal yang "jelas dan berbeda". Dan Locke menemukan sebuah landasan dalam pengalaman.

    ReplyDelete
  27. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Foundasionalisme adalah pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun diatasnya. Foundasionalisme menjadi salah satu ciri utama filsafat modern sejak Descartes. Tugas pokok filsafat modern adalah mencari fondasi dari segala pengetahuan (foundasionalisme). Menurut paham ini, tugas para filsuf adalah mengesahkan pernyataan ilmiah dari disiplin-disiplin ilmu yang ada dengan cara menemukan fondasi atau dasar utamanya.

    ReplyDelete
  28. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Pada salah satu link di atas dikatakan bahwa, foundationalism adalah pandangan tentang struktur pembenaran atau pengetahuan. Tesis foundationalist secara singkat adalah bahwa semua pengetahuan atau kepercayaan yang dibenarkan pada dasarnya didasarkan pada pengetahuan noninferensial atau kepercayaan yang dapat dibenarkan.

    ReplyDelete
  29. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum Prof
    Postingan kali ini berbicara tentang paham fondasionalisme. Fondasionalisme adalah sebuah paham yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar. Dan orang yang memiliki paham fondalisme mempunyai sesuatu yang mendasar yang menjadi landasan utama untuk pengetahuan selanjutnya. Jadi orang seperti ini, mempunyai rasa jika mereka belum mempunyai dasar yang kuat, maka mereka mengalami kesulitan untuk melanjutkan pengetahuan yang lebih lanjut.

    ReplyDelete
  30. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Paham ini memahami segala sesuatu harus memiliki pondasi atau berdasar. Sifat kebenaran dalam kehidupan tergantung seberapa kuat yang melandasi hal itu. Paham ini mengajarkan bahwa setiap yang dilakukan haruslah memiliki dasar atau landasan. Begitu juga dengan ilmu pengetahuan, sebenar-benar ilmu pengetahuan adalah yang berdasar atau berlandaskan ilmu pengetahuan lain sebagai titik awal pengembangannya.

    ReplyDelete
  31. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Hal yang menjadi pegangan dalam meyakini sesuatu haruslah kuat. Sehingga pegangan yang kita yakini itu semestinya memiliki kekuatan, kepercayaan dan kebenaran yang hakiki karena jika tidak maka apa yang kita yakini tersebut akan mudah goyah. Sesuatu yang didasari pada pondasi yang kuat, akan sulit tertiup angin dan jatuh rubuh. Begitu juga dalam menjalani hidup, ciptakanlah pondasi yang kuat agar hidup tidak mudah goyah. Pegangan yang paling mendasar dan yang paling kuat adalah iman.

    ReplyDelete
  32. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  33. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Paham ini menyatakan bahwa adanya fondasi untuk menyandarkan keyakinan yang berupa keyakinan dasar. Semua pengetahuan didasarkan pada fondasi yang kuat. Landasan yang kuat ini sudah tidak perlu diragukan lagi kebenarannya. Fondasi yang kuat dalam berbagai hal sangat diperlukan karena untuk menopang beban diatasnya. Dalam hal pengetahuan, jika kita hendak membangun pengetahuan, maka pastikan dulu pengetahuan dasar kita harus kuat.

    ReplyDelete