Dec 1, 2012

FALLIBISM


Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang FALLIBISM, dapat konek berikut:

http://www.iep.utm.edu/fallibil/




Wss Wr Wb
Marsigit





7 comments:

  1. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Fallibilis adalah klaim filosofis bahwa tidak ada keyakinan dapat memiliki justifikasi yang menjamin kebenaran dari keyakinan . Namun, tidak semua fallibilists percaya bahwa fallibilism meluas ke semua domain dari pengtahuan. Istilah "fallibilism" digunakan dalam berbagai indera dalam epistemologi kontemporer. Istilah ini diciptakan pada akhir abad kesembilan belas oleh filsuf Amerika Charles Sanders Peirce. Dengan "fallibilism", menurut Peirce berarti pandangan bahwa "orang tidak dapat mencapai kepastian yang mutlak mengenai pertanyaan dari fakta. Teori lain pengetahuan telah menggunakan istilah berbeda. Dengan demikian, "fallibilism" telah digunakan untuk menggambarkan klaim bahwa: Tidak ada keyakinan yang dapat meyakinkan kebenaran, Pengetahuan tidak membutuhkan kepastian, Hampir tidak ada keyakinan dasar tertentu atau secara meyakinkan dibenarkan.

    ReplyDelete
  2. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Fabilisme merupakan pandangan filsafat yang menganggap bahwa manusia bisa saja salah tentang apa yang mereka yakini, harapkan atau pemahaman mereka terhadap dunia, namun masih dibenarkan dalam hal memegang keyakinan mereka yang salah. Hal ini berarti bahwa kepastian mutlak akan sesuatu hal adalah mustahil dan sangat diperlukan pembenaran logis untuk apa yang kita ketahui.

    ReplyDelete
  3. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Falibilisme (falibilism) diartikan sebagai bentuk relativisme internal bahwa setiap orang membawa kenisbian, tidak mutlak, dan tidak menang sendiri. Paham fallibilist mengangggap bahwa segala sesuatu itu tidak sepenuhnya mutlak benar, bahwa segala sesuatu itu memiliki kemungkinan dapat menjadi salah dan dapat dibenarkan.

    ReplyDelete
  4. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Falibilisme adalah doktrin filosofis yang menyatakan bahwa semua pengetahuan bisa salah. Beberapa fasibilis bahkan berkata bahwa kepastian mutlak pengetahuan itu tidak mungkin. Doktrin ini biasanya dikaitkan dengan Charles Sanders Peirce, John Dewey, dan pragmatis lainnya, tetapi gagasan semacam ini sudah dapat ditemui dalam pandangan-pandangan filsuf kuno seperti Xenophanes, Socrates, dan Plato.contohnya, pandangan fallibilist dalam pengetahuan matematika yang menjelaskan dan mengkritik perspektif epistemologis yang dominan dalam matematika. Yaitu, pandangan absolut bahwa kebenaran matematika adalah mutlak, bahwa matematika adalah salah satu ilmu pengetahuan yang tidak diragukan lagi dan obyektif. Hal ini bertantangan dengan pandangan fallibilist bahwa kebenaran matematika adalah tidak mutlak, dan tidak pernah bisa dianggap sebagai sesuatu yang tidak perlu adanya revisi dan koreksi.

    ReplyDelete
  5. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    Falibilisme :: Doktrin bahwa kepastian yang mutlak tentang pengetahuan mustahil; atau setidaknya bahwa semua klaim pengetahuan bisa, pada prinsipnya, keliru. Sebagai doktrin, hal ini paling kuat dikaitkan dengan Charles Sanders Peirce, yang digunakan dalam serangan di fondamentalisme. Tidak seperti skeptisisme, fallibilism tidak berarti perlu meninggalkan pengetahuan kita-kita tidak perlu memiliki secara logis konklusif pembenaran untuk apa yang kita tahu. Agak, itu adalah pengakuan bahwa karena empiris pengetahuan dapat direvisi oleh pengamatan lebih lanjut, semua pengetahuan, kecuali bahwa yang axiomatically benar (seperti pengetahuan matematika dan logis) ada dalam keadaan konstan fluks.

    ReplyDelete
  6. Nahrul Pintoko Aji
    14301244008
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Falibilisme adalah doktrin filosofis yang menyatakan bahwa semua pengetahuan bisa salah. Beberapa fasibilis bahkan mengatakan bahwa kebastian mutlak pengetahuan itu tidak mungkin Hal ini sejalan dengan pengetahuan spiritual bahwa ilmu yang ditemukan dan digagas oleh manui itu tidak akan mutlak kebenarannya. Yang mutlak kebenarannya adalah yang dari Allah dan tidak pernah diketahui oleh manusia.

    ReplyDelete
  7. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Fallibilism terbentuk untuk mematahkan asumsi dari pandangan absolutis bahwa segala sesuatu yang bersifat empiris itu tidak sepenuhnya mutlak benar. Fallibilism merupakan prinsip filosofis bahwa manusia itu salah. Filosofi yang menganut fallibilism mengangggap bahwa segala sesuatu itu tidak sepenuhnya mutlak benar, bahwa segala sesuatu itu memiliki kemungkinan dapat menjadi salah dan dapat dibenarkan. Pendapat fallibilism ini sangat kontradiktif dengan pandangan absolutis yang menyatakan bahwa segala sesuatu yang dapat dinalar itu pasti dan tidak akan salah. Munculnya pandangan fallibilism ini menganggap bahwa sesuatu yang hanya bisa dinalar bisa jadi memiliki kemungkinan salah.

    ReplyDelete