Dec 1, 2012

FALLIBISM


Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang FALLIBISM, dapat konek berikut:

http://www.iep.utm.edu/fallibil/




Wss Wr Wb
Marsigit





13 comments:

  1. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Doktrin bahwa kepastian yang mutlak tentang pengetahuan itu adalah mustahil, atau setidaknya bahwa semua klaim pengetahuan bisa, pada prinsipnya, keliru. Sebagai doktrin, hal ini paling kuat dikaitkan dengan Charles Sanders Peirce, yang digunakan dalam serangan di fondamentalisme. Tidak seperti skeptisisme, fallibilism tidak berarti perlu meninggalkan pengetahuan kita-kita tidak perlu memiliki secara logis konklusif pembenaran untuk apa yang kita tahu.

    ReplyDelete
  2. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Istilah fallibilism diambil dai kata latin abad tengah Fallibilis. Fallibilism merupakan prinsip filosofis yang menyatakan bahwa manusia bisa salah. Fallibilism juga menganggap bahwa sebuah pengetahuan tidak mutlak dapat dipastikan dengan sepasti-pastinya. Karena di dalam suatu pengetahuan pasti terdapat keraguan. Contohnya pada kepercayaan yang mendasar yaitu, matahari terbit dari arah timur tidak bisa dikatakan seratus persen meyakinkan karena bisa jadi besok matahari terbit dari arah barat. Walaupun demikian kita masih bisa mempercayai bahwa matahari esok pagi terbit dari arah timur karena biasanya selalu seperti itu.

    ReplyDelete
  3. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Falibisme menyebutkan bahwa sebenarnya jika kita salah sebenarnya kita bisa saja benar tergantung ruang dan waktu yang kita jalani. Jika kita sebagai guru belum pernah mengajarkan sesuatu yang bermakna kepada siswa lalu kita mengujinya dengan materi itu dan siswa tidak bisa, maka siswa dalam hal ini adalah benar dan kita lah yang salah. Hal ini menyebabkan kita sebagai manusia tidak boleh semena-mena terhadap manusia lain karena ketidakketahuannya. Karena bisa saja kita mengetahuinbya bukan karena kita lebih pintar akan tetapi karena hanya kita lahir lebih dahulu saja dan mungkin saja di suatu hari nanti dia akan menjadi lebih pintar daripada kita.

    ReplyDelete
  4. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Falibisme merupakan prinsip filosofis yang menekankan bahwa segala sesuatu dapat menjadi salah. Tidak ada yang mutlak benar atau mutlak salah dalam fabillism. Ilmu pengetahuan tidak dapat dikatakan benar dengan pasti atau mutlak, karena sebenar-benarnya yang mutlak dan benar adalah ALLAH SWT

    ReplyDelete
  5. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027
    Paham Fallibisme meyakini bahwa tidak ada kebenaran ilmu pengetahuan yang bersifat mutlak. Artinya kebenaran ilmu pengetahuan yang dapat dibuktikan saat ini, bisa saja tidak berlaku di masa yang akan datang dengan banyaknya perubahan yang terjadi. Sebenar-benar pemilik kebenaran adalah Tuhan. Jadi tidak ada yang lebih baik dan lebih baik selain aturan Tuhan. Setiap ilmu pengetahuan akan menjadi benar selama masih sejalan dan sesuai dengan aturan Tuhan. Sebaliknya akan menjadi tidak benar ketika bertentangan dengan aturan Tuhan.

    ReplyDelete
  6. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Faliibism merupakan suatu pengakuan dalam ilmu pengetahuan. Hal yang paling mendasar pada fallibism adalah pengetahuan tidak selalu benar, namun bisa saja salah. Sikap kritis pada fallibism menyebabkannya menganggap dan mengakui kebenaran tidak hanya bisa dibuktikan melalui ilmu pengetahuan. Hal ini bertentangan dengan rasionalism yang beranggapan bahwa kebenaran bersifat pasti. Meskipun kita perlu menyadari adanya fallibism ini, namun kita juga perlu untuk memandang kesalahan dalam ilmu pengetahuan sebagai sebuah tantangan untuk terus mencari kebenaran yang baru.

    ReplyDelete
  7. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami, Fallibism merupakan tesis epistimologis yang percaya bahwa tidak ada suatu pernyataan/keyakinan yang secara rasional dapat didukung dan dibenarkan secara konklusif. Didalam setiap pernyataan atau keyakinan selalu ada keraguan terhadap kebenaran dari pernyataan tersebut. Fallibism biasanya memuat pula sikap skeptis yaitu meragukan sesuatu, dimana menurut mereka pernyataan-pernyataan yang disampaikan belum pernah dibenarkan secara pengetahuan.

    ReplyDelete
  8. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Fallibism merupakan pemahaman menyatakan bahwa tidak ada kebenaran yang mutlak di dunia ini. Setiap mahluk ciptaan tuhan tidak ada yang tidak pernah melakukan kesalahan baik di dalam berprilaku, bertutur bahasa, bahkan dalam membuat suatu teori. Karena kesempurnaan hanya milik sang kuasa pencipta dan penguasa alam semesta yaitu Allah swt. Bahkan guru sekalipun juga bisa salah dalam mengajar, maka dari itu untuk mengatasi hal tersebut guru tidak boleh malas untuk selalu belajar dalam meningkatkan kompetensi bidang yang ditekuninya dan guru harus pandai-pandai dalam menjaga kepercayaan siswa dalam mengajar di kelas.

    ReplyDelete
  9. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Terimakasih atas link yang Bp. berikan karena sebelumnya, Fallibilisme adalah istilah yang masih asing bagi saya, ketika saya membacanya tidak ada gambaran apapun yang terlintas dipikiran saya, berbeda dengan istilah-istilah yang memang sudah saya dengar sebelumnya ketika saya membacanya lansung terlintas dipikiran saya gambaran dari istilah tersebut. kemudian saya mencoba mencari arti kata dari Fallibilisme di Kamus Besar Bahasa Indonesia, namun saya juga tidak menemukannya. dengan membaca link http://www.iep.utm.edu/fallibil/ saya mendapat sedikit gambaran bahwa Fallibilisme adalah tesis epistemologis bahwa tidak ada kepercayaan (teori, pandangan, tesis, dan sebagainya) yang dapat didukung atau dibenarkan secara rasional dengan cara yang meyakinkan. sebagaimana tercantum dalam link tersebut.

    ReplyDelete
  10. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Sangat berhati-hati dalam membaca dan berpendapat. Salah satunya karena ini sangat baru bagi saya. Mungkin belum genap tiga kali saya mendengar istilah ini. Tapi kali ini, sungguh luar biasa, dihadirkan beberapa link untuk belajar lebih luas lagi tentang apa itu falibism. Berdasarkan pemahaman saya setelah membaca, saya melihat bahwa falibilism memiliki hubungan dengan skpetisisme. Skeptisime merupakan metode yang digunakan dalam meninjau suatu kebenaran dan kepercayaan. Hal ini dikarenakan falibilisme melihat bahwa tidak ada kepercayaan (teori, pandangan, tesis, dan sebagainya) yang dapat didukung atau dibenarkan secara rasional dengan cara yang meyakinkan. Selalu, masih ada kemungkinan keraguan mengenai kebenaran kepercayaan. Adanya kemungkinan-kemungkinan dalam setiap pengetahuan inilah yang menyoratkan adanya kehadiran skeptisisme dalam falibilisme.

    ReplyDelete
  11. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Fabilisme mengajarkan kita bahwa pengetahuan itu tidak mutlak benar, namun bisa salah. Selalu akan ada keraguan dalam ilmu pengetahuan. Hal ini juga penting untuk bahan motivasi dalam mencari dan menemukan ilmu atau pengetahuan lain sehingga validitas kebenaran teruji. kemungkinan sesuatu bisa menjadi salah dalah hal yang membuatmanusia lebih waspada. seperti halnya peneliti yang harus selalu ragu dalam penelitian nya dan selalu mencoba lebih besar lagi usaha untuk memperolh keputusan penelitian. paham ini juga harus dimiliki oleh para akademisi untuk selalu belajar dan belajar lagi.

    ReplyDelete
  12. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P. Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. Paham ini memiliki keterkaitan dengan sikap skeptisme. Paham ini menyatakan bahwa tidak ada pengetahuan absolut dengnan kata lain setiap pengetahuan memiliki potensi untuk salah (segala hal bergerak secara dialektis). Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan saling meniadakan (menegasikan) sat-sama lain (relatifitas). Misal: teori A dibantah oleh teori B, teori B kemudian dibantah oleh teori C, begitupun seterusnya.

    ReplyDelete
  13. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    177092510005

    Assalamualaikum prof,
    Falibilisme merupakan tesis epistemologis. Fabilisme memiliki doktrin yang berpandangan bahwa semua pengetahuan/teori/pandangan/tesis/dsb bisa salah. Doktrin ini menunjukkan bahwa suatu pengetahuan tidak dapat dipastikan secara mutlak dan konklusif, selalu terdapat keraguan di dalam suatu pengetahuan, terutama pada ilmu-ilmu empiris. Oleh karenanya, suatu fakta baru dapat membatalkan sebuah teori lama. Karena itu mereka mengharapkan suatu pengetahuan menjadi seakurat mungkin. Doktrin ini penting bagi ilmu pengetahuan, karena ilmu pengetahuan mencari validitas kebenaran

    ReplyDelete