Dec 1, 2012

FALLIBISM


Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang FALLIBISM, dapat konek berikut:

http://www.iep.utm.edu/fallibil/




Wss Wr Wb
Marsigit





76 comments:

  1. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Istilah Falibilisme pertamakali digunakan filsuf CS Pie rce. Fallibilisme adalah prinsip filosofis bahwa manusia bisa salah. Istilah ini diambil dari kata latin abad tengah Fallibilis. Konsep ini sangat penting bagi ilmu pengetahuan, ini dikarenakan ilmu pengetahuan mencari validitas kebenaran. Karena itu mereka mengharapkan suatu pengetahuan menjadi seakurat mungkin. Fallibilism menunjukkan bahwa sebuah pengetahuan tidak bisa dipastikan dengan sepasti-pastinya. Selalu terdapat keraguan dalam sebuah pengetahuan. Misalnya saja kepercayaan ilmiah, kita tidak bisa pasti bahwa suatu saat sebuah teori baru akan muncul untuk mengganti teori yang lama. Berbeda dengan skeptisisme, dalam prinsip ini tidak dianjurkan untuk tidak mempercayai sesuatu hanya karena dia tidak meyakinkan atau masih bisa diragukan.


    ReplyDelete
  2. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Fallibilism adalah tesis epistemologis bahwa tidak ada keyakinan (teori, pandangan, tesis, dan sebagainya) yang pernah dapat didukung rasional atau dibenarkan dengan cara meyakinkan. Selalu, tetap ada kemungkinan keraguan keyakinan akan kebenaran.Fallibilism adalah tesis epistemologis bahwa tidak ada keyakinan (teori, pandangan, tesis, dan sebagainya) yang pernah dapat didukung rasional atau dibenarkan dengan cara akal. Selalu, tetap ada kemungkinan keraguan keyakinan akan kebenaran pengetahuan.

    ReplyDelete
  3. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Umumnya epstimologist melihat sebagai berpikir tentang pengetahuan dan pembenaran dengan cara yang relatif realistis - dengan mengakui realitas fallibilist kapasitas kognitif manusia, bahkan saat menampung mereka fallibilities dalam teori yang memungkinkan orang terus-menerus keliru untuk memiliki pengetahuan dan keyakinan dibenarkan.

    ReplyDelete
  4. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Falibilisme (falibilism) diartikan sebagai bentuk relativisme internal bahwa setiap orang membawa kenisbian, tidak mutlak, dan tidak menang sendiri. Falibilisme ilmu pengetahuan berasal dari dua sumber yaitu sebagai konsekuensi dari metode ilmu pengetahuan, dan dari objek ilmu pengetahuan yaitu universum alam.

    ReplyDelete
  5. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    The term "fallibilism" is used in a variety of senses in contemporary epistemology. The term was coined in the late nineteenth century by the American philosopher Charles Sanders Peirce. By "fallibilism", Peirce meant the view that "people cannot attain absolute certainty concerning questions of fact."Other theorists of knowledge have used the term differently. Thus, "fallibilism" has been used to describe the claim that:
     No beliefs can be conclusively justified.
     Knowledge does not require certainty.
     Almost no basic (that is, non-inferred) beliefs are certain or conclusively justified.
    Additionally, some theorists embrace global versions of fallibilism (claiming that no human beliefs have truth-guaranteeing justification), while others restrict fallibilism to particular areas of human inquiry, such as empirical science or morality. The claim that all scientific claims are provisional and open to revision in the light of new evidence is widely taken for granted in the natural sciences.
    Unlike many forms of skepticism, fallibilism does not imply that we have no knowledge; fallibilists typically deny that knowledge requires absolute certainty. Rather, fallibilism is an admission that, because empirical knowledge can be revised by further observation, any of the things we take as empirical knowledge might turn out to be false.
    Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Fallibilism

    ReplyDelete
  6. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Fallibilisme, dari bahasa Latin Abad Pertengahan: fallibilis, bertanggung jawab untuk berbuat salah adalah klaim filosofis bahwa tidak ada kepercayaan yang dapat memiliki pembenaran yang menjamin kebenaran kepercayaan. Namun, tidak semua fallibilists percaya bahwa fallibilism meluas ke semua domain pengetahuan.

    ReplyDelete
  7. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Falibilisme ilmu pengetahuan berasal dari dua sumber, yaitu sebagai konsekuensi dari metode ilmu pengetahuan, dan dari objek ilmu pengetahuan yaitu universum alam. Pandangan fallibilis terkait dengan hakikat matematika mencari tahu atau memahami kesalahan dalam matematika, Pandangan fallibilis tidak dapat terlepas dari pemikiran untuk mengganti teori dan mengembangkan pengetahuan. Pada intinya pandangan seperti ini sangat berhubungan dengan konteks penciptaan pengetahuan dan asal-usul sejarah matematika, Pandangan ini bisa dikatakan mampu memberikan gambaran dan penjelasan yang baik tentang matematika secara utuh.

    ReplyDelete
  8. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Fallibilists mencakup jauh lebih banyak dalam lingkup filsafat matematika. Sejak matematika dipandang sebagai bisa melakukan kesalahan, itu tidak dapat dikategorikan bercerai dari empiris (dan karenanya keliru) pengetahuan tentang ilmu-ilmu fisik dan lainnya. Sejak fallibilism hadir untuk asal-usul pengetahuan matematika serta produknya, matematika dipandang sebagai melekat dalam sejarah dan dalam praktek manusia. Karena itu matematika tidak dapat dipisahkan dari kemanusiaan dan ilmu-ilmu sosial, atau dari pertimbangan budaya manusia pada umumnya. Jadi dari perspektif falibilisme matematika dipandang sebagai terhubung dengan, dan tak terpisahkan bagian dari seluruh struktur pengetahuan manusia.

    ReplyDelete
  9. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Berdasarkan link yang ada, dapat kita ketahui bahwa fallibilisme adalah prinsip filosofis bahwa manusia bisa salah. Dalam fallibilisme sesuatu dianggap tidak mutlak benar dan bisa salah. Karenanya suatu pengetahuan itu meragukan terutama pada ilmu empiris. Misalnya saja kepercayaan yang mendasar yaitu, matahari terbit dari timur tidak bisa dikatakakan seratus persen meyakinkan karena siapa tahu esok matahari terbit dari barat. Walau demikian kita masih bisa mempercayai bahwa matahari besok pagi terbit dari timur karena biasanya selalu seperti itu. Fallibilisme menunjukkan bahwa sebuah pengetahuan tidak bisa dipastikan sepasti-pastinya. Selalu terdapat keraguan dalam sebuah pengetahuan. Artinya kebenaran ilmu pengetahuan yang dapat dibuktikan saat ini, bisa saja tidak berlaku di masa yang akan datang dengan banyaknya perubahan yang terjadi. Beberapa fallibilists berpendapat bahwa kepastian mutlak tentang pengetahuan adalah mustahil.

    ReplyDelete
  10. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Menurut pandangan falibilis kebenaran matematika bisa saja melakukan kesalahan, bersifat sementara dan tidak memiliki kebenaran mutlak. Pengetahuan matematika tidak aman dan tidak pasti mutlak. Sebaliknya adalah yang dpt diperbaiki dan terus-menerus terbuka untuk revisi. Pencarian untuk kepastian bidang matematika mengarah pasti ke lingkaran kesalahan. Ketidakpastian dan keraguan menandai masa depan matematika. Pengetahuan matematika tidak apriori tapi menyerupai pengetahuan empiris, itu adalah kuasi-empiris.

    ReplyDelete
  11. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Fallibism panangan mateatika bahwa matematika tidak selalu benar. fallibilist mempunyai dua bentuk ekuivalent, satu bentuk positif dan satu bentuk negatif. Bentuk negatif berhubungan dengan penolakan absolutisme: pengetahuan matematika bukanlah kebenaranabsolut, dan tidak mempunyai validitas absolut. Bentuk positif adalah bahwa pengetahuan matematika dapat dibenarkan dan terbuka untuk revisi.

    ReplyDelete
  12. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Fallibilisme adalah prinsip filosofis bahwa manusia bisa salah. Istilah ini diambil dari kata latin abad tengah Fallibilis. Konsep ini sangat penting bagi ilmu pengetahuan, karena ilmu pengetahuan mencari validitas kebenaran, dengan harapan suatu pengetahuan menjadi seakurat mungkin. Fallibilism menunjukkan bahwa sebuah pengetahuan tidak bisa dipastikan dengan sepasti-pastinya

    ReplyDelete
  13. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Artikel diatas tenatang fallibilsm sebuah paham yang bertolak belakang dari paham absolut. Lahirnya fallibilsh juga terjadi karena adanya absolut. Kita tahu juga bahwa absolut adalah sebuah paham bahwa semua adalah benar. Kekuasaan nya sudah absolut akan tetapi berbeda hal dengan fallibilsm, yang mengtatakan mungkin saja itu tidak absolut. Fallkibilsm disisni menekankan mungkin saja.. Istilah "fallibilism" digunakan dalam berbagai pengertian dalam epistemologi kontemporer. Istilah itu diciptakan pada abad kesembilan belas oleh filsuf Amerika Charles Sanders Peirce. Dengan "fallibilisme", Peirce berarti pandangan bahwa "orang tidak dapat mencapai kepastian yang mutlak mengenai pertanyaan tentang fakta." Ahli teori pengetahuan lainnya menggunakan istilah ini secara berbeda. Jadi, "fallibilisme" telah digunakan untuk menggambarkan klaim bahwa:
    1) Tidak ada keyakinan yang bisa dibenarkan secara meyakinkan.
    2) Pengetahuan tidak memerlukan kepastian.
    3) Hampir tidak ada keyakinan dasar (yaitu, tidak disimpulkan) yang pasti atau secara meyakinkan dibenarkan.
    Selain itu, beberapa ahli teori menganut versi fallibilisme global (mengklaim bahwa tidak ada keyakinan manusia yang memiliki justifikasi untuk menjamin kebenaran), sementara yang lain membatasi fallibilisme ke bidang penyelidikan manusia tertentu, seperti ilmu pengetahuan atau moral empiris

    ReplyDelete
  14. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Menurut falibilisme, kebenaran matematika dapat menjadi subyek yang begitu sederhana, dan dalam banyak hal dapat dikritisi. Kebenaran matematika bersifat tidak sempurna (falibel), tidak kokoh, dan di masa depan dapat dikoreksi serta direvisi.
    Tesis aliran falibilisme dinyatakan dalam dua pernyataan. Dalam bentuk negatif, aliran falibilisme fokus untuk menolak pandangan absolutisme, dinyatakan sebagai kebenaran matematika bukanlah kebenaran yang mutlak dan kebenarannya tidak mempunyai validasi yang mutlak. Dalam bentuk positif, falibilisme menyatakan bahwa kebenaran matematika adalah tidak kokoh dan setiap saat terbuka untuk direvisi sampai tak hingga kali.

    ReplyDelete
  15. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Falibilisme adalah sebuah sikap kritis yang meragukan kebenaran ilmiah (ilmu pengetahuan selalu bisa salah) namun sekaligus juga menganggap dan mengakui kebenaran ilmu pengetahuan serta metode ilmu pengetahuan adalah satu-satunya metode yang dapat dipercaya dalam menyampaikan pikiran. Falibilisme lebih condong kepada anggapan kaum empirisis bahwa ilmu pengetahuan tidak dapat memberikan gambaran yang pasti tentang objek penelitiannya. Berbeda dengan kaum rasionalis yang beranggapan bahwa kebenaran sebagai keteguha bersifat pasti benar.

    ReplyDelete
  16. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari sini saya mendapatkan pemahaman aliran filsafat baru yaitu falibilism. Dimana falibilism ini dalam konteks matematika memiliki pandangan bahwa kebenaran matematika adalah keliru dan yg dapat diperbaiki, dan tidak dapat dianggap sebagai di luar revisi dan koreksi. Pandangan ini muncul dari penolakan absolut. Dengan ini pengetahuan kita telah menjadi lebih baik dan kita belajar lebih banyak tentang dasarnya,kita telah datang ke realisasi bahwa pandangan absolutis adalah idealisasi sebuah mitos. Ini merupakan suatu kemajuan dalam pengetahuan, bukan mundur dari kepastian masa lalu.

    ReplyDelete
  17. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Fallibilism menyatakan bahwa tidak ada pembenaran konklusif dan tidak ada kepastian rasional untuk setiap keyakinan atau tesis kita.Istilah "fallibilism" berasal dari abad kesembilan belas oleh filsuf Amerika Charles Sanders Peirce.Fallibilism menunjukkan bahwa sebuah pengetahuan tidak bisa dipastikan dengan sepasti-pastinya. Selalu terdapat keraguan dalam sebuah pengetahuan. Dalam fallibilisme sesuatu dianggap tidak mutlak benar dan bisa salah. Karenannya suatu pengetahuan itu selalu diragukan kebenarannya.

    ReplyDelete
  18. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Ernest (1998) menjelaskan ada beberapa pandangan tentang fallibilisme, ada klaim yang menyatakan bahwa fallibilisme adalah tesis tentang (1) manusia dapat melakukan kesalahan dan bukan sebuah tesis tentang (2) status modalitas (bisa jadi kekeliruan) dari apa yang dipercayai manusia. Lebih lanjut Ernest (1991) menjelaskan fallibilisme dalam filsafat matematika merupakan pandangan yang menyatakan bahwa matematika dapat diperbaiki, bisa keliru dan produk perubahan sosial. Fallibilisme memandang bahwa meskipun pengetahuan matematika adalah konstruksi sosial manusia, tetapi harus tetap mengacu pada batang tubuh konvensional pengetahuan matematika dan bisa diterima oleh komunitas matematika, proses seperti itulah yang harus ditekankan kepada siswa. Epistemologi falibilis ini memiliki kesejajaran dengan proses pembelajaran di kelas dan untuk mencapai pemahaman konseptual, manusia perlu dipandang sebagai pencipta matematika.

    ReplyDelete
  19. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Fallibilism adalah pandangan yang membenarkan bahwa seseorang memiliki potensi untuk salah. Dalam pembelajaran matematika guru harus menerjemahkan fallibilism untuk melindungi diri siswanya. Hal ini dikarenakan siswa juga dibenarkan adanya ketika mengalami kekeliruan karena keadaan tertentu. Secara umum fallibilism dapat digunakan untuk melindungi objek-objek dari kesemena-menaan subjeknya dengan menyadari bahwa objek-objek itu fallible atau boleh salah dan dapat merevisi kesalahannya.

    ReplyDelete
  20. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Fallibilist merupakan salah satu dari dua filsafat yang mendasari kebenaran matematika. jika absolutis menganggap bahwa kebenaran matematika itu mutlak adanya, maka fallibilist memandang bahwa segala ilmu pengetahuan itu masih mengandung keragu-raguan sebelum terbukti kebenarannya. Pandangan fallibilist lah yang mendorong para ilmuwan matematika untuk terus menyusun atau membuktikan kebenaran matematika. karenanya, sampai saat ini matematika merupakan sebuah ilmu yang terbukti kebenarannya dan dijadikan landasan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan – ilmu pengetahuan lainnya seperti fisika, kimia, dll.

    ReplyDelete
  21. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Fallibilist terbentuk untuk mematahkan asumsi dari pandangan absolutis bahwa segala sesuatu yang bersifat empiris itu tidak sepenuhnya mutlak benar. Filosofi yang menganut paham fallibilist mengangggap bahwa segala sesuatu itu tidak sepenuhnya mutlak benar, bahwa segala sesuatu itu memiliki kemungkinan dapat menjadi salah dan dapat dibenarkan. Dalam Fallibilism, selalu ada kemungkinan keraguan terhadap kebenaran keyakinan. Fallibilism menunjukkan bahwa sebuah pengetahuan tidak bisa dipastikan dengan sepasti-pastinya. Selalu terdapat keraguan dalam sebuah pengetahuan.

    ReplyDelete
  22. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Fallibilism merupakan paham yang bertentangan dengan absolutism (kemutlakan). Fallibilisme adalah tesis epistemologis bahwa tidak ada kepercayaan (teori, pandangan, tesis, dan sebagainya) yang dapat didukung secara rasional atau dibenarkan dengan cara yang meyakinkan. Hal ini berarti bahwa falibilist pemikirannya berkembang, artinya bahwa pengetahuan yang diperolehnya bukanlah sesuatu yang mutlak, tetapi masih bisa berubah sesuai dengan perkembangan dan informasi pengetahuan yang baru. Adanya falibilisme ini dikarenakan adanya criticism. Artinya bahwa falibilist merupakan pemikir kritis yang siap menerima masukan dan berpikir kritis terhadap suatu teori atau konsep pengetahuan.

    ReplyDelete
  23. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Falibilism merupakan pandangan yang bertolak belakang dengan absolutism. Jika absolutism menganggap bahwa matematika itu mutlak, maka falibilism berpandangan bahwa matematika bisa saja salah. Dengan demikian, falibilism terbuka pada perubahan yang ada dalam matematika.

    ReplyDelete
  24. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)
    Falibilism menunjukkan bahwa sebuah pengetahuan tidak bisa dipastikan dengan sepasti-pastinya. Selalu terdapat keraguan dalam sebuah pengetahuan. Dalam falibilisme sesuatu dianggap tidak mutlak benar dan bisa salah. Karenanya suatu pengetahuan itu meragukan terutama pada ilmu empiris. Dalam ilmu empiris sesuatu fakta baru bisa membatalkan sebuah teori lama. Dan karena fakta baru itu belum muncul maka bisa jadi pengetahuan sekarang salah.

    ReplyDelete
  25. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Filosofi fillabis matematika berpandangan bahwa: Fallibilis memandang kebenaran matematika bias keliru dan tidak mutlak, Pengetahuan matematika dapat diperbaiki atau menerima revisi, Pengetahuan matematika tidak apriori tapi menyerupai pengetahuan empiris, yaitu quasi empiris (Lakatos, 1978). Bukti bukan prasyarat dalam penemuan. Pengetahuan matematika tidak hanya berasal dari deduktif, namun berasal dari hipotesis-hipotesis, spekulasi-spekulasi, bahkan tebakan. Aliran baru dalam filosofi matematika mengusulkan pandangan quasi empiris matematika dimana pemecahan masalah dan aktivitas manusia sebagai pusatnya.

    ReplyDelete
  26. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Fallibilism adalah epistemologis tesis bahwa tidak ada keyakinan yang pernah dapat secara rasional didukung atau dibenarkan secara konklusif. Tetap ada keraguan mungkin untuk kebenaran keyakinan. Beberapa epistemologists telah mengambil fallibilism menyiratkan sikap skeptis, menurut yang tidak satupun dari mereka klaim, atau pernah juga dibenarkan.

    ReplyDelete
  27. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Falibilisme hadir sebagai kritik atas paham absolutisme yang menganggap sesuatu itu pasti bersifat mutlak, tetap dan absolut. Falibilisme lebih menekankan kepada adanya keragu-raguan atau skeptis terhadap sesuatu, tentang keberadaan dari pengetahuan dan ketetapan keyakinan. Falibilisme menganggap bahwa tidak ada kebenaran yang mutlak, segala hal masih dapat diragukan atau dipertanyakan kembali meskipun sesuatu tersebut sudah terbukti benar. Benar menurut falibilis hanya pada saat dan kondisi tertentu saja, tidak menutup kemungkinan untuk kondisi dan waktu yang akan datang kebenaran itu akan berubah. Falibilisme memiliki pemikiran yang sangat terbuka terhadap perubahan dan perbaikan-perbaikan. Sehingga , tidak ada yang namanya kebenaran absolut atau mutlak, karena segala sesuatunya pasti masih dapat berubah dan mengalami perbaikan-perbaikan, baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang.

    ReplyDelete
  28. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Doktrin bahwa kepastian yang mutlak tentang pengetahuan itu adalah mustahil, atau setidaknya bahwa semua klaim pengetahuan bisa, pada prinsipnya, keliru. Sebagai doktrin, hal ini paling kuat dikaitkan dengan Charles Sanders Peirce, yang digunakan dalam serangan di fondamentalisme. Tidak seperti skeptisisme, fallibilism tidak berarti perlu meninggalkan pengetahuan kita-kita tidak perlu memiliki secara logis konklusif pembenaran untuk apa yang kita tahu.

    ReplyDelete
  29. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Istilah fallibilism diambil dai kata latin abad tengah Fallibilis. Fallibilism merupakan prinsip filosofis yang menyatakan bahwa manusia bisa salah. Fallibilism juga menganggap bahwa sebuah pengetahuan tidak mutlak dapat dipastikan dengan sepasti-pastinya. Karena di dalam suatu pengetahuan pasti terdapat keraguan. Contohnya pada kepercayaan yang mendasar yaitu, matahari terbit dari arah timur tidak bisa dikatakan seratus persen meyakinkan karena bisa jadi besok matahari terbit dari arah barat. Walaupun demikian kita masih bisa mempercayai bahwa matahari esok pagi terbit dari arah timur karena biasanya selalu seperti itu.

    ReplyDelete
  30. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Falibisme menyebutkan bahwa sebenarnya jika kita salah sebenarnya kita bisa saja benar tergantung ruang dan waktu yang kita jalani. Jika kita sebagai guru belum pernah mengajarkan sesuatu yang bermakna kepada siswa lalu kita mengujinya dengan materi itu dan siswa tidak bisa, maka siswa dalam hal ini adalah benar dan kita lah yang salah. Hal ini menyebabkan kita sebagai manusia tidak boleh semena-mena terhadap manusia lain karena ketidakketahuannya. Karena bisa saja kita mengetahuinbya bukan karena kita lebih pintar akan tetapi karena hanya kita lahir lebih dahulu saja dan mungkin saja di suatu hari nanti dia akan menjadi lebih pintar daripada kita.

    ReplyDelete
  31. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Falibisme merupakan prinsip filosofis yang menekankan bahwa segala sesuatu dapat menjadi salah. Tidak ada yang mutlak benar atau mutlak salah dalam fabillism. Ilmu pengetahuan tidak dapat dikatakan benar dengan pasti atau mutlak, karena sebenar-benarnya yang mutlak dan benar adalah ALLAH SWT

    ReplyDelete
  32. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027
    Paham Fallibisme meyakini bahwa tidak ada kebenaran ilmu pengetahuan yang bersifat mutlak. Artinya kebenaran ilmu pengetahuan yang dapat dibuktikan saat ini, bisa saja tidak berlaku di masa yang akan datang dengan banyaknya perubahan yang terjadi. Sebenar-benar pemilik kebenaran adalah Tuhan. Jadi tidak ada yang lebih baik dan lebih baik selain aturan Tuhan. Setiap ilmu pengetahuan akan menjadi benar selama masih sejalan dan sesuai dengan aturan Tuhan. Sebaliknya akan menjadi tidak benar ketika bertentangan dengan aturan Tuhan.

    ReplyDelete
  33. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Faliibism merupakan suatu pengakuan dalam ilmu pengetahuan. Hal yang paling mendasar pada fallibism adalah pengetahuan tidak selalu benar, namun bisa saja salah. Sikap kritis pada fallibism menyebabkannya menganggap dan mengakui kebenaran tidak hanya bisa dibuktikan melalui ilmu pengetahuan. Hal ini bertentangan dengan rasionalism yang beranggapan bahwa kebenaran bersifat pasti. Meskipun kita perlu menyadari adanya fallibism ini, namun kita juga perlu untuk memandang kesalahan dalam ilmu pengetahuan sebagai sebuah tantangan untuk terus mencari kebenaran yang baru.

    ReplyDelete
  34. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami, Fallibism merupakan tesis epistimologis yang percaya bahwa tidak ada suatu pernyataan/keyakinan yang secara rasional dapat didukung dan dibenarkan secara konklusif. Didalam setiap pernyataan atau keyakinan selalu ada keraguan terhadap kebenaran dari pernyataan tersebut. Fallibism biasanya memuat pula sikap skeptis yaitu meragukan sesuatu, dimana menurut mereka pernyataan-pernyataan yang disampaikan belum pernah dibenarkan secara pengetahuan.

    ReplyDelete
  35. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Fallibism merupakan pemahaman menyatakan bahwa tidak ada kebenaran yang mutlak di dunia ini. Setiap mahluk ciptaan tuhan tidak ada yang tidak pernah melakukan kesalahan baik di dalam berprilaku, bertutur bahasa, bahkan dalam membuat suatu teori. Karena kesempurnaan hanya milik sang kuasa pencipta dan penguasa alam semesta yaitu Allah swt. Bahkan guru sekalipun juga bisa salah dalam mengajar, maka dari itu untuk mengatasi hal tersebut guru tidak boleh malas untuk selalu belajar dalam meningkatkan kompetensi bidang yang ditekuninya dan guru harus pandai-pandai dalam menjaga kepercayaan siswa dalam mengajar di kelas.

    ReplyDelete
  36. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Terimakasih atas link yang Bp. berikan karena sebelumnya, Fallibilisme adalah istilah yang masih asing bagi saya, ketika saya membacanya tidak ada gambaran apapun yang terlintas dipikiran saya, berbeda dengan istilah-istilah yang memang sudah saya dengar sebelumnya ketika saya membacanya lansung terlintas dipikiran saya gambaran dari istilah tersebut. kemudian saya mencoba mencari arti kata dari Fallibilisme di Kamus Besar Bahasa Indonesia, namun saya juga tidak menemukannya. dengan membaca link http://www.iep.utm.edu/fallibil/ saya mendapat sedikit gambaran bahwa Fallibilisme adalah tesis epistemologis bahwa tidak ada kepercayaan (teori, pandangan, tesis, dan sebagainya) yang dapat didukung atau dibenarkan secara rasional dengan cara yang meyakinkan. sebagaimana tercantum dalam link tersebut.

    ReplyDelete
  37. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Sangat berhati-hati dalam membaca dan berpendapat. Salah satunya karena ini sangat baru bagi saya. Mungkin belum genap tiga kali saya mendengar istilah ini. Tapi kali ini, sungguh luar biasa, dihadirkan beberapa link untuk belajar lebih luas lagi tentang apa itu falibism. Berdasarkan pemahaman saya setelah membaca, saya melihat bahwa falibilism memiliki hubungan dengan skpetisisme. Skeptisime merupakan metode yang digunakan dalam meninjau suatu kebenaran dan kepercayaan. Hal ini dikarenakan falibilisme melihat bahwa tidak ada kepercayaan (teori, pandangan, tesis, dan sebagainya) yang dapat didukung atau dibenarkan secara rasional dengan cara yang meyakinkan. Selalu, masih ada kemungkinan keraguan mengenai kebenaran kepercayaan. Adanya kemungkinan-kemungkinan dalam setiap pengetahuan inilah yang menyoratkan adanya kehadiran skeptisisme dalam falibilisme.

    ReplyDelete
  38. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Fabilisme mengajarkan kita bahwa pengetahuan itu tidak mutlak benar, namun bisa salah. Selalu akan ada keraguan dalam ilmu pengetahuan. Hal ini juga penting untuk bahan motivasi dalam mencari dan menemukan ilmu atau pengetahuan lain sehingga validitas kebenaran teruji. kemungkinan sesuatu bisa menjadi salah dalah hal yang membuatmanusia lebih waspada. seperti halnya peneliti yang harus selalu ragu dalam penelitian nya dan selalu mencoba lebih besar lagi usaha untuk memperolh keputusan penelitian. paham ini juga harus dimiliki oleh para akademisi untuk selalu belajar dan belajar lagi.

    ReplyDelete
  39. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P. Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. Paham ini memiliki keterkaitan dengan sikap skeptisme. Paham ini menyatakan bahwa tidak ada pengetahuan absolut dengnan kata lain setiap pengetahuan memiliki potensi untuk salah (segala hal bergerak secara dialektis). Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan saling meniadakan (menegasikan) sat-sama lain (relatifitas). Misal: teori A dibantah oleh teori B, teori B kemudian dibantah oleh teori C, begitupun seterusnya.

    ReplyDelete
  40. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    177092510005

    Assalamualaikum prof,
    Falibilisme merupakan tesis epistemologis. Fabilisme memiliki doktrin yang berpandangan bahwa semua pengetahuan/teori/pandangan/tesis/dsb bisa salah. Doktrin ini menunjukkan bahwa suatu pengetahuan tidak dapat dipastikan secara mutlak dan konklusif, selalu terdapat keraguan di dalam suatu pengetahuan, terutama pada ilmu-ilmu empiris. Oleh karenanya, suatu fakta baru dapat membatalkan sebuah teori lama. Karena itu mereka mengharapkan suatu pengetahuan menjadi seakurat mungkin. Doktrin ini penting bagi ilmu pengetahuan, karena ilmu pengetahuan mencari validitas kebenaran

    ReplyDelete
  41. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Falibisme dapat diartikan sebagai bahwa pada suatu ketika semua ilmu pengetahuan bisa salah karena sebenarnya ilmu pengetahuan belum tentu benar dan memang tidak terdapat kepastian mutlak dari pengetahuan. Sama halnya dengan pendapat geosetris pada jaman dahulu yang sudah dipercayai dan tidak dibantah oleh satupun. Namun beberapa tahun kemudia pendapat tersebut dibantah dengan teori heliosentris, dan semenjak itu teori geoesentris telah dibantah dan tidak digunakan lagi.Pada era sekarang juga muncul pandangan bahwa bumi itu sebenarnya datar, hal ini tidak sejalan dengan teori-teori yang telah ada sebelumnya yang menyatakan bahwa bumi itu bulat. Lalu bagaimana hal ini terjadi? Ya karena manusia terus belajr dan belajar sehingga mereka akan menemukan teori yang baru diketahuinya.

    ReplyDelete
  42. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015

    Fallibism adalah paham yang memandang dunia tidak ada yang mutlak benar dan tidak ada yang mutlak salah. Kadang ada juga kesalahan yang dianggap benar. Kebenaran yang bersifat mutlak itu hanyalah kebenaran Tuhan. Sedangkan kebenaran manusia itu relatif, karena manusia itu berbeda-beda antara manusia satu dengan manusia lainnya. Karena di dunia ini tidak ada yang selalu benar, maka sebaiknya kita jangan bersikap tinggi hati dengan apa yang kita miliki.

    ReplyDelete
  43. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Yang dapat saya pahami dari bacaan di atas, kehadiran teori atau konsep tidak dapat diyakini kebenarannya secara rasional.Sebab akan selalu ada keraguan.Begitulah yang diungkapkan Fallibisme .Bebrapa ahli epistimologi mencoba meraih fallibism e untuk menyiratkan skeptisme(keraguan).Ini juga merupakan bentuk penyangkalan terhadap ilmu sains murni yang mendewakan sebuah konsep atau teori untuk menilai kebenaran secara rasional.Pandangan ini meyakini bahwa tidak ada yang begitu sempurna untuk dibenarkan dari pandangan atau toori sehingga orang-orang dapat terhindar dari suatu kesalahan.Dengan kata lain tidak ada penghakiman atau bukti yang rasioanl atas kayakinan dari suatu teori.

    ReplyDelete
  44. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Fallibilism merupakan pandangan yang menyatakan bahwa semua pengetahuan bisa salah. Sehingga fallibilism ini bertentangan dengan absolutism. Pandangan ini sangat penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan, karenakan ilmu pengetahuan mencari validitas kebenaran. Karena itu mereka mengharapkan suatu pengetahuan menjadi seakurat mungkin. Dalam Fallibilism seluruh pengetahuan dapat diragukan kebenarannya.

    ReplyDelete
  45. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Fallibilism merupakan pandangan yang menyatakan bahwa semua pengetahuan bisa salah. Sehingga fallibilism ini bertentangan dengan absolutism. Pandangan ini sangat penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan, karenakan ilmu pengetahuan mencari validitas kebenaran. Karena itu mereka mengharapkan suatu pengetahuan menjadi seakurat mungkin. Dalam Fallibilism seluruh pengetahuan dapat diragukan kebenarannya.

    ReplyDelete
  46. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Fabilibisme ini merupakan suatu paham yang menyatakan bahwa pengetahuan itu bisa saja mengalami kesalahan. Pengetahuan tidak ada yang memiliki kemutlakan dalam suatu kebenaran. Falibilisme lebih dimaksudkan sebuah sikap yang beranggapan bahwa kendati pengetahuan ilmiah merupakan pengetahuan yang paling baik yang dapat dimiliki, dan bahwa metode ilmu pengetahuan merupakan satu-satunya metode yang dapat dipercaya dalam menyampaikan pikiran dan pendapat. Kita tidak boleh menganggap ilmu pengetahuan pasti benar dengan sendirinya. Atau dengan kata lain ilmu pengetahuan selalu bisa salah.

    ReplyDelete
  47. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Falabisme merupakan pandangan semua pengetahuan bisa salah, bahwa ilmu pengetahuan tidak akan pernah memberikan suatu formulasi final dan absolut tentang seluruh universal. Falibilisme di sini tidak berarti bahwa ilmu pengetahuan salah sama sekali, melainkan bahwa ilmuwan harus bersikap kritis terhadap apa yang sudah dicapainya. Falibilisme lebih dimaksudkan sebuah sikap yang beranggapan bahwa meskipun pengetahuan ilmiah merupakan pengetahuan yang paling baik yang dapat dimiliki, dan bahwa metode ilmu pengetahuan merupakan satu-satunya metode yang dapat dipercaya dalam menyampaikan pikiran dan pendapat. Kita tidak boleh menganggap ilmu pengetahuan pasti benar dengan sendirinya. Atau dengan kata lain ilmu pengetahuan selalu bisa salah. Terima Kasih

    ReplyDelete
  48. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Fallibilisme adalah klaim filosofis bahwa tidak ada kepercayaan yang dapat memiliki pembenaran yang menjamin kebenaran kepercayaan.
    Istilah "fallibilism" digunakan dalam berbagai pengertian dalam epistemologi kontemporer. Istilah ini diciptakan pada abad kesembilan belas oleh filsuf Amerika Charles Sanders Peirce. Dengan "fallibilisme", Peirce berarti pandangan bahwa "orang tidak dapat mencapai kepastian yang mutlak mengenai pertanyaan tentang fakta." Berdasarkan tokoh lain "fallibilisme" telah digunakan untuk menggambarkan klaim bahwa: Tidak ada keyakinan yang bisa dibenarkan secara meyakinkan, Pengetahuan tidak memerlukan kepastian dan Hampir tidak ada keyakinan mendasar pasti atau pasti dibenarkan.

    ReplyDelete
  49. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa falibilisme adalah klaim filsafat yang menyatakan bahwa tidak ada kepercayaan yang dapat menjustifikasi dan menjamin kebenaran suatu kepercayaan. Singkatnya, falibilisme digunakan untuk menyatakan bahwa: 1) tidak ada kepercayaan yang dapat dijustifikasi secara konklusif, 2)pengetahuan tidak memerluka kepastian ; 3) hampir tidak ada kepercayaan dasar yang pasti atau tar-justifikasi secara konklusif

    ReplyDelete
  50. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Falibilisme merupakan klaim filosofis bahwa tidak ada keyakinan dapat memiliki justifikasi yang menjamin kebenaran dari keyakinan itu. Para falibilis percaya bahwa tidak ada kebenaran mutlak dari pengetahuan. Falibilisme menyangkal bahwa pengetahuan membutuhkan kepastian yang mutlak. Paham falibilisme menyatakan bahwa semua pengetahuan empiris mungkin saja salah. Intinya dalam selalu terdapat keragu-raguan dalam falibilisme. Mohon dikoreksi apabila terdapat kesalahan pemahaman. Wassalamu’alaikum

    ReplyDelete
  51. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dari link yang diberikan diatas, falibisme adalah doktrin filosofis yang menyatakan bahwa semua pengetahuan bisa salah. Kepastian mutlak pengetahuan itu tidak mungkin. Ilmu pengetahuan merupakan hasil penemuan manusia dimana sisi kelemahan manusia adalah tidak pernah luput dari kesalahan. Oleh karena itulah pengetahuan bisa saja salah. Berawal dari sinilah dari waktu ke waktu selalu terjadi perkembangan ilmu pengetahuan, ilmu pengetahuan yang awalnya salah dibenarkan oleh para ilmuan baru yang meneliti atau menelaah ulang kembali.

    ReplyDelete
  52. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Fallibisme berasal dari Bahasa latin yaitu fallibilis yang atinya bertanggung jawab untuk berbuat salah. Fallibisme adalah klaim bahwa tidak ada kepercayaan yang dapat memiliki pembenaran kepercayaan. Fallibisme digunakan untuk menggambarkan bahwa tidak ada keyakinan yang dibenarkan secara meyakinkan, pengetahuan tidak memerlukan kepastian, dan hampir tidak ada keyakinan mendasar yang pasti. Menurut saya keyakinan merupakan apa yang ada di dalam hati, maka apa yang kita yakini tidak perlu kita buktikan. Yang perlu kita buktikan adalah keyakinan kita itu sendiri.

    ReplyDelete
  53. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Falibilisme adalah doktrin filosofis yang menyatakan bahwa semua pengetahuan bisa salah. Beberapa fasibilis bahkan berkata bahwa kepastian mutlak pengetahuan itu tidak mungkin. Fallibilis mengklaim bahwa tidak ada keyakinan yang bisa dibenarkan secara utuh, pengetahuan tidak membutuhkan kepastian, hampir tidak ada keyakinan mendasar yang pasti dibenarkan.

    ReplyDelete
  54. Junianto
    PM C

    Fallibism merupakan pandangan yang mengatakan bahwa semua pengetahuan yang diciptakan oleh manusia bisa saja bernilai salah. Tentu hal ini sangat berbeda dengan paham absoutism yang mengatakan bahwa kebenaran bersifat multak. Seiring berkembangnya jaman maka ilmu pengetahuan pun juga ikut berkembang. Maka dari itu, ilmu pengetahuan digunakan pula untuk mencari kebenaran.

    ReplyDelete
  55. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Contoh fallibism adalah salah itu benar. Menurut Prof. Marsigit, M.A. dari hasil refleksi perkuliahan Filsafat Ilmu, filsafatnya salah adalah falibism. Dengan adanya aliran ini, kita akan menyadari bahwa ketika kita mendapat Nol, maka itu benar adanya. Maka sebenar-benar kegunaan dari tes jawab singkat adalah agar kita tidak sombong. Jika kita mencari ilmu didasari rasa sombong, maka kita tidak akan mendapatkan apapun. Dengan demikian, setidak ada artinya sesuatu menurut kita pasti bisa diambil hikmah dari suatu tersebut jika kita mau mencarinya.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  56. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Berdasarkan referensi http://www.iep.utm.edu/fallibil/, fallibism muncul sejak abad ke-19 yang dibawa oleh Charles Sander Pierce, seorang filsuf dari Amerika. Fallibisme sendiri berasal dari Bahasa Latin yaitu fallibilis yang berarti bertanggung jawab untuk berbuat salah. Fallibisme adalah klaim bahwa tidak ada kepercayaan yang dapat memiliki pembenaran kepercayaan. Fallibisme digunakan untuk menggambarkan bahwa tidak ada keyakinan yang dibenarkan secara meyakinkan, pengetahuan tidak memerlukan kepastian, dan hampir tidak ada keyakinan mendasar yang pasti. Dengan kata lain, tidak ada kepercayaan dalam kepercayaan aliran ini.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  57. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Dalam filsafat telah diketahui bahwa ada yang namanya tesis dan ada anti tesis. Fallibilisme adalah tesis epistemologis yang memiliki pandangan bahwa tidak ada teori, pandangan, tesis, dan sebagainya yang dapat didukung atau dibenarkan secara rasional dengan cara yang meyakinkan. Falibilisme adalah doktrin filosofis yang menyatakan bahwa semua pengetahuan bisa salah. Beberapa fasibilis bahkan berkata bahwa kepastian mutlak pengetahuan itu tidak mungkin. Jadi pada paham ini, memiliki sifat untuk tidak mudah percaya akan sesuatu, karena ada rasa keraguan untuk membenarkan sesuatu pemikiran atau pandangan yang ada.

    ReplyDelete
  58. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Fallibilism bukan rasa tidak percaya terhadap pengetahuan ilmiah, tetapi diwataki oleh keyakinan argumentasi. Aliran pola pikir fallibilism menganggap bahwa kebenaran dibenarkan dalam kerangka seperti informal di sistem matematika. Karena aliran fallibilism termasuk kedalam asal usul (terciptanya) pengetahuan matematika dan juga produknya, maka matematika dipandang sebagai bagian yang menyatu dengan sejarah dan kehidupan manusia.

    ReplyDelete
  59. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Fallibilisme adalah prinsip filosofis bahwa manusia bisa salah. Fallibilism menunjukkan bahwa sebuah pengetahuan tidak bisa dipastikan dengan sepasti-pastinya. Selalu terdapat keraguan dalam sebuah pengetahuan. Misalnya saja kepercayaan ilmiah, kita tidak bisa pasti bahwa suatu saat sebuah teori baru akan muncul untuk mengganti teori yang lama.

    ReplyDelete
  60. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Fallibilisme berasal dari bahasa Latin pada Abad Pertengahan: fallibilis, "bertanggung jawab untuk berbuat salah". Fallabilisme adalah klaim filosofis bahwa tidak ada kepercayaan yang dapat memiliki pembenaran yang menjamin kebenaran kepercayaan. Namun, tidak semua pengikutnya percaya bahwa fallibilism meluas ke semua domain pengetahuan.

    ReplyDelete
  61. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Secara umum fallibilisme adalah anggapan filosofis yang mengatakan bahwa tidak ada kepercayaan yang dapat yang menjamin kebenaran. Falibilisme merupakan doktrin filosofis yang menyatakan bahwa semua pengetahuan bisa salah. Beberapa fasibilis bahkan berkata bahwa kepastian mutlak pengetahuan itu tidak mungkin. Dalam kehidupan kita, memang tidak ada yang menjamin sesuatu itu benar. Karena sesungguhnya kebenaran itu hanyalah milik Allah SWT, sekalipun itu pengetahuan. Akan tetapi, kita sebagai manusia dapat meminimalisasi kesalahan dengan melakukan pengujian, penelitian, ataupun pengecekan berulang-ulang (hermenutika).

    ReplyDelete
  62. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Falibilisme menurut wikipedia merupakan suatu dokrin (ajaran) filosofis yang menyatakan bahwa semua pengetahuan bisa salah, dalam artian mereka (falibilis) beranggapan bahwa tidak ada yang namanya kepastian mutlak dalam pengetahuan. Dan ajaran ini bertentangan dengan
    aliran absolutisme yang merupakan pandangan yang menyatakan bahwa kebenaran nilai atau suatu realitas adalah pasti. Seseorang yang menganut aliran ini tidak akan dengan mudah menerima suatu kebenaran/pengetahuan, karena segala sesuatu yang dianggap benar bisa saja salah.

    ReplyDelete
  63. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Paham ini sebearnya memberikan pemahaman kepada kita bahwa semua yang ada di dunia ini sebenarnya tidak secara mutlak benar adanya. Oleh karena itu, yang mendukung paham fabilism mereka cenderung berusaha mengembanhkan ilmu mereka untuk mencari mana yang lebih benar dari teori atau pengetahuan sebelumnya. Hal ini akan membuat ilmu itu akan semakin berkembang dan tidak monoton dan selalu digantikan dengan pengetahuan yang baru atau disempurnakan oleh pengetahuan yang baru
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  64. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Fallibisme adalah prinsip filosofis bahwa manusia bisa salah. Istilah ini diambil dari kata latin abad tengah Fallibilis. Konsep ini sangat penting bagi ilmu pengetahuan, karena ilmu pengetahuan mencari validitas kebenaran, dengan harapan suatu pengetahuan menjadi seakurat mungkin. Fallibilism menunjukkan bahwa sebuah pengetahuan tidak bisa dipastikan dengan sepasti-pastinya.

    ReplyDelete
  65. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Falibilisme adalah doktrin filosofis yang menyatakan bahwa semua pengetahuan bisa salah. Beberapa falibilis bahkan berkata bahwa kepastian mutlak pengetahuan itu tidak mungkin. Filsafat fallibilisme (juga termasuk konstruktivisme) yang menyatakan bahwa matematika dapat diperbaiki, bisa merupakan kekeliruan dan hasil dari perubahan sosial. Artinya manusia bisa salah. Konsep ini sangat penting bagi ilmu pengetahuan, ini dikarenakan ilmu pengetahuan mencari validitas kebenaran. Karena itu mereka mengharapkan suatu pengetahuan menjadi seakurat mungkin.

    ReplyDelete
  66. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Falibilisme adalah doktrin filosofis yang menyatakan bahwa semua pengetahuan bisa salah. Falibilisme di sini tidak berarti bahwa ilmu pengetahuan salah sama sekali, melainkan bahwa ilmuwan harus bersikap kritis terhadap apa yang sudah dicapainya. Falibilisme lebih dimaksudkan sebuah sikap yang beranggapan bahwa kendati pengetahuan ilmiah merupakan pengetahuan yang paling baik yang dapat dimiliki, dan bahwa metode ilmu pengetahuan merupakan satu-satunya metode yang dapat dipercaya dalam menyampaikan pikiran dan pendapat. Kita tidak boleh menganggap ilmu pengetahuan pasti benar dengan sendirinya.

    ReplyDelete
  67. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Fallibism adalah tesis epistemologis bahwa tidak ada kepercayaan (teori, pandangan, tesis, dan sebagainya) yang dapat didukung atau dibenarkan secara rasional dengan cara yang meyakinkan. Selalu masih ada kemungkinan keraguan mengenai kebenaran kepercayaan. Beberapa ahli epistemologi telah mengambil fallibism untuk menyiratkan skeptisisme, yang menurutnya tidak ada klaim atau pandangan yang bisa dibenarkan atau pengetahuan dengan baik.

    ReplyDelete
  68. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Fallibilism menunjukkan bahwa sebuah pengetahuan tidak bisa dipastikan dengan sepasti-pastinya. Selalu terdapat keraguan dalam sebuah pengetahuan. Misalnya saja kepercayaan ilmiah, kita tidak bisa pasti bahwa suatu saat sebuah teori baru akan muncul untuk mengganti teori yang lama. Berbeda dengan skeptisisme, dalam prinsip ini tidak dianjurkan untuk tidak mempercayai sesuatu hanya karena dia tidak meyakinkan atau masih bisa diragukan.

    ReplyDelete
  69. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Fallibilisme adalah prinsip filosofis bahwa manusia bisa salah. Dalam fallibilisme sesuatu dianggap tidak mutlak benar dan bisa salah. Fallibilism menunjukkan bahwa sebuah pengetahuan tidak bisa dipastikan dengan sepasti-pastinya. Selalu terdapat keraguan dalam sebuah pengetahuan. Misalnya saja kepercayaan ilmiah, kita tidak bisa pasti bahwa suatu saat sebuah teori baru akan muncul untuk mengganti teori yang lama.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  70. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Secara sederhana, saya memahami, falibisme menganggap segala sesuatu itu memiliki potensi untuk salah. Bahkan ilmu pengetahuan masih mungkin untuk salah, meskipun proses perolehannya menggunakan metode ilmiah yang hingga kini dinilai sebagai metode pengetahuan paling dapat dipercaya dengan menyertakan bukti empiris.

    ReplyDelete
    Replies
    1. akibatnya, teori yang selama bertahun-tahun atau bahkan berabad-abad dianggap benar, dikemudian hari dapat terbantahkan oleh pengetahuan baru yang dianggap lebih benar. Demikian seterusnya, karena tidak ada jaminan ilmu pengetahuan itu mutlak bersifat benar.

      Delete
  71. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Istilah Fallibism awalnya digunakan oleh gilsuf CS Pierce. Fallibism adalah suatu prinsip bahwa manusia bisa salah. Fallibism beranggapan bahwa susuatu itu dianggap tidak mutlak benar dan bisa saja salah.Fallibisme juga menunjukkan bahwa sebuah pengetahuan itu tidak bisa dipastikan dengan sebenar-benarnya, karena akan selalu ada keraguan dalam sebuah pengetahuan. Misalannyaa Ilmu pengetahuan itu meragukan terutama pada ilmu empiris. Hal itu karena dalam ilmu empiris teori lama dapat dibatalkan jika ada fakta baru yang bertolak belakang dengan teori lama. Terimakasih

    ReplyDelete
  72. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    Pend. Matematika S2 Kelas C

    Filosofis fallibism menekankan bahwa segala sesuatu bisa saja salah. Dalam fallibism tidak ada yang mutlak benar ataupun mutlak salah. Jika kita hubungkan secara spiritual, yang mutlak benar adalah Tuhan. Sedangkan manusia memang tidak luput dari kesalahan dan dosa. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita memohon ampunan atas kesalahan dan dosa kita terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Manusia juga tidak dapat mengaku apa yang ditemukannya ataupun sebuah teorema baru itu mutlak benar karena mungkin saja dan masih berpotensi di masa mendatang akan muncul teorema baru yang menentang teorema yang berkembang saat ini. Sisi positif dari filosofis fallibism adalah manusia akan terus memperbaiki diri terus ke arah yang lebih baik karena memang manusia bisa saja salah

    ReplyDelete
  73. Dheni Nugroho
    17709251023
    PPs Pendidikan Matematika

    Falibisme menyebutkan bahwa sebenarnya jika kita salah sebenarnya kita bisa saja benar tergantung ruang dan waktu yang kita jalani. Jika kita sebagai guru belum pernah mengajarkan sesuatu yang bermakna kepada siswa lalu kita mengujinya dengan materi itu dan siswa tidak bisa, maka siswa dalam hal ini adalah benar dan kita lah yang salah. Hal ini menyebabkan kita sebagai manusia tidak boleh semena-mena terhadap manusia lain karena ketidakketahuannya. Karena bisa saja kita mengetahuinbya bukan karena kita lebih pintar akan tetapi karena hanya kita lahir lebih dahulu saja dan mungkin saja di suatu hari nanti dia akan menjadi lebih pintar daripada kita.

    ReplyDelete
  74. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Kebenaran senantiasa satu, adakalanya terdapat perbedaan tentang sesuatu yang dinilai baik atau buruk. Hal ini mungkin menjadi perdebatan bagi banyak pihak. Mereka akan mengklaim bahwa apa yang mereka yakini dan percaya itu adalah benar. Walaupun nyatanya memang belum tentu benar atau salah. Keteguhan mempertahankan pendapat dan kepercayaan ini menandakan seseorang tersebut begitu yakin dan percayanya pada apa yang ia perjuangkan. Langkah ini dirasa baik selama hal yang ia lakukan dalam mempertahankan keyakinannya tersebut tidak mengganggu kenyamanan dan merugikan orang lain.

    ReplyDelete
  75. Gandes Sih Mustika
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241015

    Falibilisme menyatakan bahwa semua pengetahuan bisa salah. Beberapa fasibilis bahkan berkata bahwa kepastian mutlak pengetahuan itu tidak mungkin.

    ReplyDelete