Dec 2, 2012

SCEPTICISM





Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang SCEPTICISM, konek:






Wss Wr Wb
Marsigit

62 comments:

  1. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Skeptisisme adalah paham yang memandang sesuatu selalu tidak pasti (meragukan, mencurigakan) contohnya; kesulitan itu telah banyak menimbulkan skeptisisme terhadap kesanggupan dalam menanggapi gejolak hubungan internasional. Menurut kamus besar bahasa indonesia skeptis yaitu kurang percaya, ragu-ragu (terhadap keberhasilan ajaran dsb): contohnya; penderitaan dan pengalaman menjadikan orang bersifat sinis dan skeptis. Jadi secara umum skeptisisme adalah ketidakpercayaan atau keraguan seseorang tentang sesuatu yang belum tentu kebenarannya.

    ReplyDelete
  2. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Berdasarkan link http://en.wikipedia.org/wiki/Skepticism, Skeptisisme adalah paham yang memandang sesuatu selalu tidak pasti (meragukan, mencurigakan) contohnya; kesulitan itu telah banyak menimbulkan skeptisisme terhadap kesanggupan dalam menanggapi gejolak hubungan internasional. Menurut kamus besar bahasa indonesia skeptis yaitu kurang percaya, ragu-ragu (terhadap keberhasilan ajaran dsb): contohnya; penderitaan dan pengalaman menjadikan orang bersifat sinis dan skeptis. Jadi secara umum skeptisisme adalah ketidakpercayaan atau keraguan seseorang tentang sesuatu yang belum tentu kebenarannya.
    Dalam penggunaan sehari-hari skeptisisme bisa berarti:
    1. suatu sikap keraguan atau disposisi untuk keraguan baik secara umum atau menuju objek tertentu;
    2. doktrin yang benar ilmu pengetahuan atau terdapat di wilayah tertentu belum pasti; atau
    3. metode ditangguhkan pertimbangan, keraguan sistematis, atau kritik yang karakteristik skeptis (Merriam-Webster).

    ReplyDelete
  3. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Skeptis merupakan suatu sikap yang selalu mempertanyakan pengetahuan atau keyakinan yang dinyatakan sebagai fakta atau lebih sederhananya adalah keraguan yang dimiliki manusia atas apa yang dihadapinya. Skeptisisme merupakan paham dalam filsafat yang memandang setiap sesuatu yang belum dibuktikan kebenarannya selalu tidak pasti atau meragukan. Disisi lain ada suatu kepastian ada hal yang belum pasti terjadi dalam kehidupan seperti halnya memprediksi apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang.

    ReplyDelete
  4. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Skeptisisme umumnya berupa sikap ragu terhadap satu atau lebih item pengetahuan. skeptisisme juga bisa berarti suatu sikap keraguan baik secara umum atau terhadap suatu objek tertentu, dapat pula berupa doktrin yang belum tentu benar tentang suatu ilmu pengetahuan atau tentang suatu hal tertentu yang belum pasti, juga dapat berupa metode yang masih ditangguhkan dan di pertimbangkan, juga tentang keraguan yang sistematis tentang suatu hal.

    ReplyDelete
  5. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Skepticism or scepticism is generally any questioning attitude or doubt towards one or more items of putative knowledge or belief. It is often directed at domains, such as morality (moral skepticism), religion (skepticism about the existence of God), or knowledge (skepticism about the possibility of knowledge, or of certainty). Formally, skepticism as a topic occurs in the context of philosophy, particularly epistemology, although it can be applied to any topic such as politics, religion, and pseudoscience.
    Philosophical skepticism comes in various forms. Radical forms of skepticism deny that knowledge or rational belief is possible and urge us to suspend judgment on many or all controversial matters. More moderate forms of skepticism claim only that nothing can be known with certainty, or that we can know little or nothing about the "big questions" in life, such as whether God exists or whether there is an afterlife. Religious skepticism is "doubt concerning basic religious principles (such as immortality, providence, and revelation)". Scientific skepticism concerns testing beliefs for reliability, by subjecting them to systematic investigation using the scientific method, to discover empirical evidence for them.
    Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Skepticism

    ReplyDelete
  6. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Skeptisisme adalah pertanyaan atau keraguan terhadap satu atau lebih item dari pengetahuan atau kepercayaan putatif. Hal ini sering diarahkan pada domain, seperti moralitas (skeptisisme moral), agama (skeptisisme tentang eksistensi Tuhan), atau pengetahuan (skeptisisme tentang kemungkinan pengetahuan, atau kepastian). Para rasionalis dapat dipandang skeptis tentang kemungkinan pengetahuan empiris sementara tidak skeptis terhadap pengetahuan apriori, dan empiris dapat dipandang skeptis tentang kemungkinan pengetahuan apriori tetapi tidak demikian dengan pengetahuan empiris. Selain itu, pandangan tentang banyak masalah filosofis tradisional, misalnya masalah pikiran lain atau masalah induksi, dapat dilihat sebagai bentuk skeptisisme terbatas yang berpendapat bahwa kita tidak dapat memiliki pengetahuan tentang proposisi apapun dalam beberapa wilayah tertentu yang biasanya dipikirkan.

    ReplyDelete
  7. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Skeptisisme memandang bahwa segala pengetahuan bersumber dari keraguan. Selain itu, skeptisisme juga berpandangan bahwa sesuatu selalu tidak pasti (meragukan, mencurigakan). Oleh Richard H. Popkin di dalam Routledge Encyclopedia of Philosophy, dijelaskan bahwa sebetulnya skeptisisme memiliki akar yang panjang dalam sejarah. Menurutnya, sudah sejak zaman Romawi Kuno, teks-teks Cicero, Sextus Empiricus, dan Diogenes sudah memuat argumen-argumen skeptisisme. Setidaknya ada dua bentuk skeptisisme, yakni ketidakpercayaan pada persepsi inderawi (sense perception) manusia untuk memperoleh pengetahuan, dan ketidakpercayaan pada kemampuan akal budi (reason) manusia untuk mencapai pengetahuan yang universal. Skeptisisme dalam ilmu pengetahuan membuat orang cenderung membuktikan apa yang menjadi keraguannya sehingga dalam pengaplikasiannya dalam pembelajaran matematika skeptisisme dianalogikan dengan pemisalan yang kemudian dibuktikan sehingga terbukti menjadi suatu kebenaran mutlak.

    ReplyDelete
  8. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Skeptisisme (Bahasa Inggris Amerika) atau skeptisisme (bahasa Inggris Inggris) merupakan pertanyaan atau keraguan terhadap satu atau lebih item dari pengetahuan. Dalam filsafat, Skeptitisme merupakan suatu pandangan tentang keraguan terhadap kebenaran suatu pengetahuan. Dimana Skeptisisme filosofis datang dalam berbagai bentuk. Bentuk skeptisisme radikal menyangkal bahwa pengetahuan atau keyakinan rasional dimungkinkan dan mendesak kita untuk menunda penghakiman atas banyak atau semua masalah kontroversial. Bentuk skeptisisme yang lebih moderat hanya mengklaim bahwa tidak ada yang bisa diketahui dengan pasti, atau bahwa kita hanya dapat mengetahui sedikit atau tidak sama sekali tentang "pertanyaan besar" dalam kehidupan, seperti apakah Tuhan itu ada atau apakah ada kehidupan setelah kematian. Sebenarnya keraguan adalah perasaan yang seharusnya kita hindari. Namun, ini sejatinya adalah pandangan. Kita dapat memilih dan merujuk pada pandangan manapun yang sesuai dengan pemikiran masing-masing. Yang terpenting kita harus yakin dan tidak ragu akan Tuhan yang Maha Esa. Karena itu adalah kesalahan fatal dan dapat menjadi dosa besar.

    ReplyDelete
  9. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Skeptisisme atau skeptisisme umumnya merupakan pertanyaan atau keraguan terhadap satu atau lebih item dari pengetahuan atau kepercayaan putatif. Mereka beranggapan bahwa semua yang ada di dunia atau alam semesta ini masih bisa di ragukan keberannya. Sehinga masih ada keraguan dari dalam diri mereka. Hal ini sering diarahkan pada domain, seperti moralitas (skeptisisme moral), agama (skeptisisme tentang eksistensi Tuhan), atau pengetahuan (skeptisisme tentang kemungkinan pengetahuan, atau kepastian)( Greco, John, (2008-09-25)) Secara formal, skeptisisme sebagai topik terjadi dalam konteks filsafat, terutama epistemologi, walaupun dapat diterapkan pada topik apa pun seperti politik, agama, dan ilmu kelimpahan.

    ReplyDelete
  10. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia skeptis adalah kurang percaya, atau ragu-ragu. Ragu- ragu akan pengalaman dan dunia yang dilihat. Sedangkan skeptisisme adalah aliran (paham) yang memandang sesuatu tidak pasti. Dalam filsafat sikap skeptis ini berarti meragukan semua hal dalam bentuk apa pun, untuk mencapai tujuan akhir yang tak tergoyahkan. Skeptis ini dalam filsafat yaitu metode untuk mencari kebenaran. Jadi keraguan dalam filsafat adalah posisi filsafat dalam menanguhkan suatu hal hingga sampai pada tujuan akhir, yaitu hal yang tak tergoyahkan.

    ReplyDelete
  11. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Istilah Skeptisisme diambil dari bahasa Yunani “Skeptomai” yang secara harfiah berarti “saya pikirkan dengan seksama” atau saya lihat dengan teliti”. Kemudian dari situ diturunkan arti yang biasa dihubungkan dengan kata tersebut, yakni “saya meragukan”. Secara umum skeptisisme adalah pandangan, bahwa orang tidak mungkin bisa sampai pada pengetahuan. Dalam pandangan para pemikir skeptis yang lebih moderat manusia masih bisa sampai pada pengetahuan namun tidak akan pernah sampai pada kepastian. Dalam pandangan yang lebih radikal pengetahuan manusia tidak pernah bisa didasarkan pada argumen yang masuk akal. Dengan kata lain pengetahuan manusia itu irasional.

    ReplyDelete
  12. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Bentuk dari kewaspadaan saat ini adalah timbulnya rasa curiga, tidak percaya dan berhati-hati, kewaspadaan saat ini diperlukan karena kondisi saat ini begitu banyak terjadi kasus kriminal. Manusia adalah makhluk sosial yang hidupnya tak lepas dari orang lain. Manusia jua sebagai makhluk individu yag tentu memiliki sikap egois dan kadang tidak peduli nasi orang sekitarnya. Sikap skeptis, menuntut kita untuk berhati-hati terhadap orng lai atau dalam mengambil keputusan. Namun sikap skeptis yang berlebihan dirasa tidak baik, akan menjadikan kita sebagai individu yang introvert dan mudah curiga terhadap orang lain.

    ReplyDelete
  13. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari sini saya memperoleh pemahaman kata filsafat baru yaitu scepticism. Dimana scepticism ini berhubungan dengan sikap keraguan. Dari keraguan ini kita seharusnya memunculkan sebuah klaim-klaim atau bukti. Sehingga dapat melawan keraguan-keragian scepticism ini. Bukti-bukti ini haruslah valid dan dapat dipertanggung jawabkan. Karena jika di sambungkan dalam sebuah ilmu khususnya matematika, pembuktian akan bermakna jika menghubungkan dengan definisi, teorema, lemma atau bisa disebut dengan konsep-konsep terdahulu. Sehingga dari sikap skeptis ini dapat memunculkan orang menjadi kritis dan menyelidiki karena tidak mudah menerima pernyataan tanpa bukti-bukti yang valid.

    ReplyDelete
  14. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Skeptisisme merupakan sikap meragukan pengetahuan klaim yang ditetapkan di berbagai daerah. Skeptisisme dalam wikipedia adalah paham yang memadang sesuatu selalu tidak pasti (meragukan, mencurigakan). Misalnya saja kesulitan itu telah banyak menimbulkan skeptisisme terhadap kesanggupan dalam menanggapi gejolak hubunga internasional.

    ReplyDelete
  15. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Skeptisisme yaitu paham yang memandang sesuatu selalu tidak pasti (meragukan, mencurigakan) terhadap sesuatu yang belum tentu kebenarannya. Sikap skeptis adalah sebuah pendirian di dalam epistemologi (filsafat pengetahuan) yang menyangsikan kenyataan yang diketahui baik ciri-cirinya maupun eksistensinya. Para skeptikus sudah ada sejak zaman Yunani kuno, tetapi di dalam filsafat modern, Rene Descartes adalah perintis sikap ini dalam metode ilmiah. Kesangsian Descartes dalam metode kesangsiannya adalah sebuah sikap skeptis, tetapi skeptisisme macam itu bersifat metodis, karena tujuan akhirnya adalah untuk mendapatkan kepastian yang tak tergoyangkan, yaitu: cogito atau subjectum sebagai instansi akbir pengetahuan manusia. Di dalam filsafat, D. Hume kita menjumpai skeptisme radikal, karena ia tidak hanya menyangsikan hubungan-hubungan kausal, melainkan juga adanya substansi atau realitas akhir yang bersifat tetap (F. Budi hardiman, 2007: 303).

    ReplyDelete
  16. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Skeptis berarti ragu-ragu. Paham tersebut meragukan segala pengetahuan jika belum terbukti kebenarannya. Skeptisism sudah pasti termasuk ke dalam fallibilism, namun tidak dengan sebaliknya. Karena fallibilis masih menganggap bahwa terdapat kebenaran di dalam sebuah pengetahuan, akan tetapi kebenaran tersebut tidak mutlak, terdapat celah untuk sebuah kesalahan. Menjadi orang skeptis akan mengakibatkan kita menjadi lebih berhati-hati dalam bertindak. Namun, orang yang terlalu skeptis tidak akan baik dan tidak dibenarkan, karena bagaimana seseorang bisa hidup jika dia meragukan segala hal?? Padahal kita memiliki akal atau rasio untuk berpikir dan menganalisa mana yang mengandung keragu-raguan dan mana yang tidak.

    ReplyDelete
  17. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Skeptisisme berasal dari kata skeptis yang artinya adalah keraguan atau ketidakpercayaan. Skeptisisme adalah aliran yang memandang sesuatu selalu tidak pasti (meragukan, mencurigakan). Sebenarnya sikap skeptis ini sangat baik, jika dalam ilmu sains berawal dari skeptis maka dilakukan suatu penelitian sehingga akan mendapatkan suatu penemuan baru. Oleh karena itu, dalam pembelajaran sikap skeptis ini penting dimiliki oleh guru dan siswa. Bagi siswa, sikap skeptis akan menuntun mereka untuk melakukan investigasi, mencaritahu, mencoba, menyelesaikan masalah matematika, dsb. Bagi para guru perlu juga adanya sikap skeptis untuk mengembangkan metode pembelajarannya dalam kelas, perangkat pembelajaran, dsb.

    ReplyDelete
  18. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Skeptisisme adalah pendekatan filosofis yang mengharuskan selalu ada bukti untuk setiap informasi. Pada skeptisisme pada umumnya bahwa setiap sikap yang ingin menuju pada pengetahuan, fakta, atau pendapat maupun keyakinan dinyatakan sebagai fakta, atau keraguan mengenai klaim yang diterima begitu saja di tempat lain. Skeptis bahkan mungkin meragukan keandalan indera. Skeptisisme mengacu pada sikap keraguan atau disposisi baik keraguan secara umum atau menuju objek tertentu. Doktrin bahwa pengetahuan atau pengetahuan yang benar di daerah tertentu tidak pasti, metode penilaian yang ditangguhkan, keraguan sistematis, atau kritik karakteristik yang skeptis.

    ReplyDelete
  19. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Sudah menjadi naluri setiap manusia untuk selalu memiliki keragu-raguan atau yang kita kenal dengan istilah skepticism. Keraguan itu muncul karena implikasi dari proses berpikir. Misalnya saca seorang ilmuwan yang dalam pemerolehan pengetahuannya mereka menggunakan langkah metode ilmiah secara runtut. Seorang ilmuan yang skeptis selalu mempertanyakan informasi yang diperolehnya apakah berdasarkan pengalaman atau percobaan ataukah tidak. Setiap data atau informasi yang masuk haruslah berdasarkan percobaan atau pengalaman yang merupakan langkah dalam metode ilmiah. Sama halnya dengan siswa sebenarny, bagaimana kita sebagai calon pendidik membuat siswa ragu-ragu sehingga memiliki hasrat untuk mencoba dan mengkonstruk pengetahuannya.

    ReplyDelete
  20. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Skeptisisme adalah paham yang memandang sesuatu selalu tidak pasti. Sikap skeptis adalah sebuah pendirian di dalam epistemologi (filsafat pengetahuan) yang menyangsikan kenyataan yang diketahui baik ciri-cirinya maupun eksistensinya. Para skeptikus sudah ada sejak zaman yunani kuno, tetapi di dalam filsafat modern, René Descartes adalah perintis sikap ini dalam metode ilmiah. Kesangsian descartes dalam metode kesangsiannya adalah sebuah sikap skeptis, tetapi skeptisisme macam itu bersifat metodis, karena tujuan akhirnya adalah untuk mendapatkan kepastian yang tak tergoyangkan, yaitu: cogito atau subjectum sebagai onstansi akhir pengetahuan manusia.

    ReplyDelete
  21. Sikap skeptis bukanlah sikap yang negatif tetapi merupakan pemikiran kritis. Dengan skeptis artinya meragukan informasi sampai dapat diselidiki kebenaran dari info tersebut. Jadi tidak hanya ragu kemudian berdiam diri atau langsung menolak. Dengan skeptis maka pengetahuan yang ada perlu diselidiki oleh dirinya sendiri tentang kebenarannya. Ditelaah, ditimbang dan di kroscek dengan pengetahuan yang lain. Tetapi sekarang kadang kita mendengar awam bicara tentang skeptis adalah sesuatu yang negatif. Padahal para filsuf yang termasuk skeptisisme banyak memperoleh manfaat atau pengetahuan dari sikap skeptis ini.

    ReplyDelete
  22. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Skeptik atau skeptis dapat diartikan sebagai suatu sikap seseorang yang belum tentu percaya dengan hal-hal yang tidak bisa dibuktikan secara ilmiah atau dibuktikan secara logis. Dalam (https://en.wikipedia.org/wiki/Skepticism) skepticism dengan pemikir bebas (free thinker), adalah seseorang yang berfikir secara bebas dan terbuka. Aliran ini menganggap bahwa opini harus dibentuk berdasarkan ilmu pengetahuan, logika, dan alasan. Sehingga, kekuasaan, tradisi, atau dogma tidak dapat mempengaruhinya. Menurut pandangan saya, hal ini bisa jadi benar untuk ilmu pengetahuan, namun kurang benar jika dalam hal spiritual yang belum tentu bisa dijelaskan melalui logika.

    ReplyDelete
  23. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Aliran skeptisisme berpendapat bahwa di bidang teoritis, manusia tidak akan sanggup mencapai kebenaran. Kaum skeptis adalah para filosof yang meyakini bahwa keragu-raguan terhadap segala sesuatu merupakan fondasi keyakinan. Oleh karena itu, ketika mereka meragukan sesuatu, hal itu artinya mereka meyakini sesuatu. Tanpa adanya ragu-ragu, keyakinan tidak akan pernah hadir dalam kehidupan. Kepastian bagi kaum skeptis adalah ketika ia ragu, sebab setiap gerak dalam hidupnya dipastikan oleh keraguannya atas sesuatu.

    ReplyDelete
  24. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami skeptisisme merupakan ideologi filsafat yang berdasar pada sikap skeptis yaitu meragukan kebenaran suatu hal. Skeptisisme pada filsafat modern (barat) merupakan ideologi yang dalam pemikirannya bersikap skepti terhadap pengetahuan yaitu meragukan klaim pengetahuan yang ditetapkan di berbagai bidang. Skeptis telah menantang kevalidan dan kecukupan untuk dipercayai sebagai kebenarani dengan menanyakan prinsip apa dan alasan apa yang dimiliki untuk mengkonstruksi kebenaran tersebut. Pada ideologi ini, para pemikir mempertanyakan apakah beberapa pernyataan (klaim) tersebut benar-benar, seperti yang diduga , bisa diragukan atau mungkin sudah tentu benar, dan mereka menantang dengan alasan rasional yang bisa menerima argumentasi kebenaran tersebut.

    ReplyDelete
  25. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Tentang skeptisisme. Sudah sangat sering saya mendengar istilah skeptisisme, utamanya dalam kalimat seperti ini, "seorang peneliti harus memiliki sikap skeptis yang tinggi". Dan mengejutkannya adalah ketika membuka postingan ini. Sebelum membaca beberapa link yang menjadi sujukan, saya bertanya kepada diri saya sendiri tentang apa itu skeptisisme. Jawabannya adalah saya belumlah mampu menjawab. Saya hanya mencoba menebak, apakah skeptisisme adalah sikap kehati-hatian? Eh tunggu dulu, apakah skeptisisme itu "sikap"? Bukankah yang berakhiran "isme" itu menunjukkan suatu faha atau aliran? Bismillah, mari kita membaca. Setelahnya, mari kita diskusikan kembali.
    Berdasarkan beberapa link yang saya baca, saya melihat bahwa skeptisime merupakan suatu keraguan, atau bisa juga dikatakan sebagai pengajuan pertanyaan tentang suatu hal. Skeptisisme memandang bahwa tidak ada sesuatu yang kita ketahui secara pasti kebenarannya. Oleh karena itu, dengan skeptisime kita akan menunda atau bahkan menghilangkan penghakiman kita pada suatu hal yang sifatnya kontroversial. Maka pendapat saya, skeptisime merupakan hal yang bermanfaat bagi kehidupan kita. Saya rasa dengan memperdalam skeptisisme kita sama halnya dengan mempertaja kepekaan kita. Bisa jadi atau bahkan besar kemungkinan kita akan menjadi pribadi yang bijaksana, berhati-hati dalam bertindak dan mengambil keputusan, serta tidaklah menjadi seorang yang meledak-ledak dengan pendapat pribadinya.

    ReplyDelete
  26. Muhammad sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    skeptis adalah sifat kurang percaya; ragu-ragu (terhadap keberhasilan ajaran dan sebagainya). "Sebagian besar epistemologi telah muncul baik dalam pertahanan, atau bertentangan dengan, berbagai bentuk skeptisisme Memang, seseorang dapat mengklasifikasikan berbagai teori pengetahuan dengan tanggapan mereka terhadap skeptisisme. Misalnya, para rasionalis dapat dipandang skeptis tentang kemungkinan pengetahuan empiris sementara tidak skeptis terhadap pengetahuan apriori, dan empiris dapat dipandang skeptis tentang kemungkinan pengetahuan apriori tetapi tidak demikian dengan pengetahuan empiris". Begitu tertulis dalm link https://plato.stanford.edu/entries/skepticism/.

    ReplyDelete
  27. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Skeptis artinya ragu, ragu dan tidak percaya. Ilmu pengetahuan terbentuk salah satunya juga dari keraguan manusia sehingga manusia mencari tahu, belajar dari berbagai sumber untuk mengkonstruk ilmu pengetahuan. Sebagai seorang akademisi, memiliki sifat skeptic juga diperlukan agar melatih diri kita menjadi kritis sehingga belajar lebih mendalam dan menemukan kebenaran melalui bukti bukti atau ilmu ilmu yang didapatkan. sikap yang harus dimiliki oleh akademisi untuk selalu berusaha ragu dalam mencari pengathauan sehingga akan menguji keraguananya dengan penelitian sampai dengan menemukan kebenaran dari pembuktian.

    ReplyDelete
  28. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P. Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. skeptisisme adalah suatu pemikiran dalam filsafat yang berasumsi bahwa untuk mengetahui suatu hakikat maka terlebih dahulu kita harus meragukannya, dalam arti melakukan penyelidikan dan penelitian untuk mendapatkan bukti-bukti yang valid dan dapat diverifikasi. Skeptisisme sangat berguna dalam bidang penelitian ilmiah terutama hal-hal yang menyangkut sains (ilmu pengetahuan alam) dan perkembangan teknologi.

    ReplyDelete
  29. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Skeptisisme berasal dari kata skeptic, artinya ragu. Skeptisisme merupakan paham yang berpandangan bahwa wilayah pengetahuan hanyalah apa yang pada saat ini ada dalam jiwa sebagai rekaan, yang terdapat pada jiwa dalam kesadaran sesaat. Pada saat berikutnya, hal itu tidak lagi menjadi batas pengetahuan karena telah berlalu. Jadi paham ini menyangsikan kemutlakan berlakunya pengetahuan sehingga perlu dibuktikan lebih lanjut terhadap suatu metode. Hanya satu hal yang tidak dipungkiri kemutlakannya, yaitu kesangsian itu sendiri.

    ReplyDelete
  30. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Skeptisme apabila dimaknai secara sederhana dapat berarti ragu atau tidak mudah percaya kepada seseorang. Dalam pembelajaran saya rasa skeptisme diperlukan oleh siswa karena dalam metodologi penelitianpun terdapat hipotesis atau dugaan yang dibuat untuk dicari kesimpulannya. Hipotesis tersebut menggambarkan bahwa untuk menghilangkan keraguan tersebut diperlukan pembuktian untuk dicari kesimpulannya. Namun dalam skeptisme oleh guru lebih baik tidak ada apabila skeptisme itu kepada gurunya. Hal itu karena saat guru ragu terhadap kemampuan siswa dan siswa tersebut merasa maka siswa akan tersinggung bahkan akan mengendurkan semangat siswa dalam mengemukakan pendapat nalarnya karena tidak dihargai oleh gurunya.

    ReplyDelete
  31. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Menurut saya perilaku skeptis cenderung dapat membahayakan seseorang. Ada hal-hal yang menurut saya tidak dapat dipandang dengan skeptis. Inilah yang membuat seseorang tidak kuasa untuk membuat suatu keputusan. Jika berbeda pandangan, keyakinan dan sebagainya maka diperlukan sikap saling menghargai dan menyadari bahwa setiap individu memiliki ruangnya sendiri. Sejatinya sikap keragu-raguan akan mengajak syaithan masuk ke dalam situasi tersebut. Saat berada dalam keraguan maka memohon pertolongan kepada Allah agar diberi kelapangan hati dan keringanan dalam melangkah. Dengan begitu ketetapan dan kekuatan di dalam hati akan semakin tumbuh. Layaknya tumbuh-tumbuhan yang harus disirami dengan air agar tidak mudah layu dan mati. Begitu juga dengan aspek rohani yang harus dipupuk, dirawat, dan disirami dengan hal-hal yang baik.

    ReplyDelete
  32. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Dari beberapa sumber yang saya baca, hal yang saya tangkap adalah bahwasannya skeptisme merupakan suatu pandangan yang selalu ragu-ragu atau curiga. Meskipun dari pengertiannya terlihat suatu sikap yang negatif, skeptisme ini mempunyai sisi sifat yang positif juga. Negatifnya dari skeptism ini adalah pada zaman dahulu ragu-ragu yang dimaksud ragu-ragu atau tidak bisa membedakan antara mimpi dan kenyataan yang disampaikan oleh R.Descartes. Pada intinya R.descartes meragukan segala yang ada dan yang mungkin ada, temasuk juga ragu-ragu akan adanya Tuhan. Sedangkan positifnya dari sikap skeptisme adalah tidak akan mudah tertipu dengan ucapan-uacapan yang nilai kebenarannya masih diragukan, sehingga untuk menjawab keragu-raguan tersebut seseorang akan menggunakan kemampuan berpikir kritisnya untuk mencari kebenaran dari keagu-raguan yang ada.

    ReplyDelete
  33. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Berdasarkan hasil bacaan saya ingin memandang istilah skeptisme dari dua sisi yaitu sisi postif dan sisi negatif.Dari sis positifnya jika melihat suatu kebenaran yang masih nampak remang-remang dan jelas maka perlu kita meletakkan sifat skeptisme dengan tetap belajar , belajar, dan belajar bukan berhenti di tengah jalan.Saya teringat dengan pelajaran di dalam kelas bahwa berhenti itu dapat menghadirkan mitos.Sikap Khant yang mngalami keraguan pada suatu kebenaran membawanya pada sikap kritis yang berusaha menjadi penengah di antara paham idealisme dan realisme.Kemudian dari sisi negatifnya mungkin sikap skeptis dapat diredam ketika berhadapan dengan suatu peraturan Tuhan.Sebab aturan Tuhan merupakn Aturan yang mutlah tak dapat di ubah-ubah.Karena yang terlihat sebenarnya hanya pikiran manusia yang kontradiksi bukan aturan Tuhan

    ReplyDelete
  34. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Skeptisisme adalah pandangan bahwa orang tidak mungkin bisa sampai pada pengetahuan. Beberapa pemikir skeptis beranggapan bahwa manusia masih bisa sampai pada pengetahuan, namun tidak akan pernah sampai pada kepastian. Namun, ada juga pemikir skeptis yang tidak percaya pada kepastian pengetahuan manusia tentang dunia di luar dirinya. Mereka beranggapan bahwa pengetahuan tentang dunia di luar diri manusia hanya sebentuk sensasi-sensasi saraf otak semata, dan bukan pengetahuan yang asli.

    ReplyDelete
  35. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Skeptis adalah suatu pandangan yang hanya terpaku pada suatu hal, kurang bisa menyikapi pemikiran agar sesuai dengan kemajuan jaman. Biasanya orang yang skeptis cenderung berhati-hati dalam menyikapi suatu hal. Dia cenderung kurang bisa menghadapi perubahan jaman.

    ReplyDelete
  36. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Skeptisisme adalah paham yang memandang sesuatu selalu tidak pasti (meragukan, mencurigakan). Orang yang memiliki paham skeptis ini dia tidak mudah percaya dengan suatu hal. Selalu meragukan sesuatu jika belum ada bukti yang benar-benar jelas. Jika ada cerita maka tidak langsung mempercayainya. Sikap atau paham skeptis ini bagus untuk pembentukan suatu pengetahuan, karena suatu pengetahuan itu akan baik jika ilmuwan tidak langsung percaya dengan yang diucapkan oleh ilmuwan lainnya sebelum adanya bukti empirisnya. Namun, sikap atau skeptisme ini tidak baik jika dihubungkan dengan agama atau keyakinan seseorang terhadap Tuhan. Karena ilmu pengetahuan dan kepercayaan spiritual itu merupakan suatu hal yang berbeda.

    ReplyDelete
  37. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Skeptisisme merupakan pandangan dimana segala sesuatu tidak pasti. Orang tidak akan pernah bisa menggapai pengetahuan yakni manusia masih bisa sampai pada pengetahuan, namun tidak akan pernah sampai pada kepastian. Bentuk moderat dari skeptis memandang bahwa tidak ada yang bisa diketahui dengan pasti, atau manusia hanya bisa mengetahui sedikit atau tidak sama sekali tentang sesuatu hal. Terima Kasih

    ReplyDelete
  38. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Setelah saya membaca link
    http://plato.stanford.edu/entries/skepticism/ , artikel tersebut berisi esai yang berfokus pada skeptisisme secara umum yang mempertanyakan pengetahuan kita di banyak domain, jika tidak semua, yang biasanya kita anggap pengetahuan itu mungkin dilakukan. Esai tersebut mempertimbangkan beberapa aspek sejarah skeptisisme filosofis, bentuk skeptisisme umum yang akan dibahas adalah teori yang masih dianggap paling menarik oleh para filsuf kontemporer. Esai tersebut menjelaskan tentang skeptisisme filosofis vs kegagalan biasa, dua bentuk dasar skeptisisme filosofis, skeptisisme akademik, argumen untuk skeptisisme akademis yang menggunakan prinsip penutupan, dan lain sebagainya.

    ReplyDelete
  39. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa skeptisisme secara umum adalah sikap yang mempertanyakan atau meragukan satu atau lebih item pengetahuan atau kepercayaan. Skeptisisme biasanya diarahkan pada beberapa domain, seperti moralitas, agama, atau pengetahuan. Dalam filsafat sendiri, bentuk radikal dari skeptisisme adalah menolak pengetahuan atau kepercayaan rasional dan menuntut kita untuk membuat penilaian pada materi kontroversial.

    ReplyDelete
  40. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dari link yang diberikan diatas dapat saya pahami bahwa Skeptisisme merupakan suatu sikap yang mempertanyakan terhadap pengetahuan, fakta atau pendapat/keyakinan mengenai penilaian suatu objek. Dengan kata lain skpetisisme merupakan suatu pendekatan yang mengharuskan semua informasi didukung oleh bukti. Dalam penerapannya skeptisisme merupakan pendekatan berpikir ilmiah dimana didalamnya terdapat serangkaian bukti-bukti ilmiah untuk men-judge sesuatu yang diteliti. Skeptis secara harfiah diartikan sebagai sebuah sikap keragu-raguan. Skeptisisme ini meragukan suatu kepastian atau kebenaran. Ini merupakan salah satu aliran frontal yang meragukan kebenaran yang sudah terjadi. Skeptis di sini meragukan eksistensi atau ciri-ciri dari suatu realitas.

    ReplyDelete
  41. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Skeptisisme adalah satu-satunya aliran yang secara radikal dan fundamental tidak mengakui adanya kepastian dan kebenaran itu, atau sekurang-kurangya skeptisisme menyangsikan secara mendasar kemampuan pikiran manusia untuk memperoleh kepastian dan kebenaran pengetahuan. Skeptisisme berasal dari kata bahasa Yunani, skeptomai, artinya memperhatikan dengan cermat, meneliti. Para skeptis pada awalnya adalah orang-orang yang mengamati segala sesuatu dengan cermat serta mengadakan penelitian terhadapnya.Skeptisisme sudah ada sejak zaman Yunani kuno. Seringkali banyak kepercayaan, yang dianggap benar, kemudian ternyata salah. Apakah yang menjadikan kepercayaan itu benar atau salah? Apakah kita dapat merasa pasti bahwa kita talah mengungkapkan kebenaran? Apakah akal manusia dapat mengungkapkan atau menemukan pengetahuan yang benar? Wassalamu’alaikum

    ReplyDelete
  42. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum.Terdapat beberapa macam skpetisisme, diantaranya adalah skeptisisme mutlak atau skeptisisme universal dan skeptisisme nisbi atau skeptisisme partikular. Skeptisisme mutlak atau universal secara mutlak mengingkari kemungkinan manusia untuk tahu dan untuk memberi dasar pembenaran. Sedangkan skeptisisme nisbi atau partikular tidak meragukan segalanya secara menyeluruh. Wassalamu’alaikum.

    ReplyDelete
  43. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Skeptisism merupakan pandangan tentang sika skeptis. Bagi saya sendiri, skeptis sering mengarah kepada kecurigaan, was-was, atau kurang percaya. Skeptisisme merupakan paham yang memandang bahwa sesuatu selalu tidak pasti atau dengan kata lain selalu meragukan atau mencurigakan. Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, skeptis yaitu kurang percaya, ragu-ragu mengenai suatu hal.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  44. Nur Dwi Laili K
    17709261059
    PMC

    Skeptisisme merupakan pertanyaan atau keraguan terhadap satu atau lebih item dari pengetahua atau kepercayaan putatif. Filsafat skeptisisme ada dalam berbagai bentuk, salah satunya adalah skeptisisme radikal. Bentuk skeptisisme radikal menyangkal suatu pengetahuan dan mendesak untuk menunda suatu penghakiman atas masalah. Sedangkan bentuk skeptisme yang lebih moderat hanya mengklaim bahwa tidak ada yang bisa diketahui pasti, atau bahwa kita hanya bisa mengetahui sedikit atau tidak sama sekali. Menurut saya, dalam sebuah ilmu pengetahuan skeptisme ini dapat menghambat kita untuk mencari tahu dan menggali lebih dalam. Tetapi dalam hal agama, itu merupakan sesuatu hal yang berbeda. Dalam agama kita tidak perlu mempertanyakanya, tetapi hanya perlu meyakininya.

    ReplyDelete
  45. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Skeptis dapat diartikan sebagai keragu-raguan dan kurang percaya terhadap sesuatu. Skeptisisme adalah sikap mempertanyakan atau meragukan satu atau lebih item dari pengetahuan atau keyakinan. Paham skeptisisme adalah paham yang memandang sesuatu selalu tidak pasti atau meragukan. Jadi dapat disimpulkan bahwa skeptisisme merupakan bentuk ketidakpercayaan atau keraguan seseorang tentang sesuatu yang belum tentu kebenarannya.

    ReplyDelete
  46. Junianto
    PM C

    Scepticism adalah sikap yang mempertanyakan terhadap pengetahuan, fakta atua pendapat/ keyakinan mengenai penilaian suatu objek. Atau bisa dikatakan juga bahwa paham ini mengedepankan bukti sebagai suatu hal yang mutlak harus ada agar sesuatu bisa bernilai benar dan diakui. Keyakinan umum yang sudah berlaku bisa diragukan jika memang tidak ada bukti yang menguatkan.

    ReplyDelete
  47. Latifah Fitriasari
    PM C

    Dalam filsafat, skeptis-isme adalah merujuk lebih bermakna khusus untuk suatu atau dari beberapa sudut pandang. Metode Skeptisisme di dalam Filsafat Modern Reza A.A Wattimena melihat bagaimana para filsuf abad pertengahan menggunakan logika sebagai metode berpikir mereka. inti dari skeptisisme di dalam filsafat modern, yakni mengajarkan orang untuk berpikir kritis, sehingga ia bisa menemukan kebenaran yang hakiki

    ReplyDelete
  48. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Sebagian besar epistemologi telah muncul baik dalam pertahanan, atau bertentangan dengan, berbagai bentuk skeptisisme. Secara formal, skeptisisme sebagai topik terjadi dalam konteks filsafat, terutama epistemologi, walaupun dapat diterapkan pada topik apa pun seperti politik, agama, dan ilmu kelimpahan.

    ReplyDelete
  49. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Skeptisisme adalah paham yang memandang sesuatu selalu tidak pasti (meragukan, mencurigakan). Sifat skeptis ini penting bagi ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan memerlukan suatu kepastian yang seakurat mungkin karena itu ilmuwan diharapkan skeptis. Ilmuwan tidak boleh langsung percaya begitu saja terhadap berita, tetapi harus melakukan banyak pengujian sebelum mempercayainya.

    ReplyDelete
  50. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Skeptisisme merupakan ketidakpercayaan atau keraguan seseorang tentang sesuatu yang belum tentu kebenarannya. Skeptisisme sebaiknya menimbulkan rasa ingin tahu yang tinggi sehingga memotivasi seseorang untuk melakukan penyelidikan-penyelidikan atau bahkan penelitian unutuk meyakinkan sesuatu yang masih diragukan. Skeptisisme sebaiknya tidak menjadi alasan seseorang untuk mengira-ngira atau berburuk sangka terhadap sesuatu. Skeptisisme bagus untuk dimiliki jika sesuai dengan ruang dan waktunya dikarenakan akan mengajarkan kita untuk tidak mempercayai begitu saja informasi yang kita dapat sebelum diketahui kebenarannya.

    ReplyDelete
  51. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Menjadi orang yang menganut paham filsafat scepticism ini memang baik, namun terkadang juga akan membuat suatu ketidaknyamanan bagi mereka yang menganutnya. Jika kita itu selalu meragukan sesuatu untuk kita lakukan, maka pada dasarnya kita tidak akan menemukan kepastian dari apa yang akan kita lakukan. Sesungguhnya keraguan akan sesuatu itu diperlukan, namun ketika setiap saat kita meragukannya, maka kita tidak akan menemukan kehidupan yang senyaman mungkin. Intinya keraguan terhadap sesuatu diperlukan, namun tidak harus selamanya harus ragu-ragu terhadap sesuatu, suatu saat kita memerlukan sebuah keyakinan terhadap sesuatu tanpa membuktikannya.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  52. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  53. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Skeptisisme adalah suatu paham yang memandang sesuatu selalu tidak pasti. Artinya ada rasa ragu-ragu dan mencurigakan. Kelompok skeptic adalah kelompok filsafat yang gagasan utamanya adalah bahwa mereka tak dapat mengetahui dengan pasti mengenai segala hal yang dipertanyakan. Karena berfilsafat adalah mempertanyakan segala hal yang bisa dianggap memerlukan jawaban. Dan seorang skepticism akan mengalami ketidakpastian dalam menjawab pertanyaan maupun persoalan yang dihadapinya.

    ReplyDelete
  54. Metia Novianti
    17709251021
    PPs PM A

    Menurut kamus besar bahasa indonesia skeptis yaitu kurang percaya, ragu-ragu (terhadap keberhasilan ajaran dsb) contohnya; penderitaan dan pengalaman menjadikan orang bersifat sinis dan skeptis. Skeptisisme adalah paham yang memandang sesuatu selalu tidak pasti (meragukan, mencurigakan), ketidakpercayaan atau keraguan seseorang tentang sesuatu yang belum tentu kebenarannya.

    ReplyDelete
  55. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 2017

    Skeptis adalah sifat meragukan akan sesuatu. Menurut KBBI skeptis adalah sifat kurang percaya, atau ragu-ragu. Ragu - Ragu akan Pengalaman dan dunia yang dilihat. Sedangkan Skeptisisme adalah aliran ( paham ) yang memandang sesuatu tidak pasti.
    Dalam Filsafat Sikap skeptis ini berarti meragukan semua hal dalam bentuk apa pun, untuk mencapai tujuan akhir yang tak tergoyahkan.

    ReplyDelete
  56. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  57. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Scepticism merupakan pertanyaan atau keraguan terhadap satu atau lebih dari pengetahuan atau kepercayaan. Hal ini sering diarahkan pada domain, seperti moralitas (skeptisisme moral), agama (skeptisisme tentang keberadaan Tuhan), atau pengetahuan (skeptisisme tentang kemungkinan pengetahuan, atau kepastian). Secara formal, scepticism sebagai topik terjadi dalam konteks filsafat, terutama epistemologi, walaupun dapat diterapkan pada topik apa pun seperti politik, agama, dan ilmu.
    Contohnya, para rasionalis dapat dipandang skeptis tentang kemungkinan pengetahuan empiris sementara tidak skeptis terhadap pengetahuan apriori, dan empiris dapat dipandang skeptis tentang kemungkinan pengetahuan apriori tetapi tidak demikian dengan pengetahuan empiris.

    ReplyDelete
  58. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Skeptisisme adalah paham yang memandang sesuatu selalu tidak pasti (meragukan, mencurigakan). Dalam kehidupan sehari-hari, skeptisisme berarti suatu sikap keraguan atau disposisi untuk keraguan baik secara umum atau menuju objek tertentu. Dalam filsafat, skeptisisme merujuk ke makna yang lebih khusus untuk suatu atau beberapa sudut pandang. Termasuk sudut pandang tentang sebuah pertanyaan, metode mendapatkan pengetahuan melalui keraguan sistematis, metode intelektual kehati0hatian dan pertimbangan yang ditangguhkan.

    ReplyDelete
  59. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum wr.wb. Scepticism berarti keraguan. Ini berarti sceptiscism yaitu suatu paham yang memandang sesuatu tidak pasti. Ketidak pastian ini dikarenakan adanya keraguan. Orang yang memiliki paham seperti ini biasanya agak sulit untuk memutuskan sesuatu, dikarenakan dalam memutuskan sesuatu juga orang dengan paham seperti ini agak sulit untuk memutuskan sesuatu.

    ReplyDelete
  60. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Scepticism memandang setiap hal dengan keraguan, mereka mempertanyakan perihal kebenaran. Bahkan terkait ilmu pengetahuan. Paham ini memandang ilmu pengetahuan dari sudut keraguan, mereka selalu menanyakan tentang kebenaran dari suatu hal atau fenomena, dari situlah kemudian diperoleh pengetahuan.

    ReplyDelete
  61. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Rasa curiga, tidak percaya dan berhati-hati memang salah satu bentuk kewaspadaan yang sewajarnya dimiliki oleh seseorang apalagi jika dilihat kondisi sekarang yang begitu banyak terjadi kasus penipuan, kebohongan dan sebagainya. Perlu dipahami bahwa manusia yang merupakan makhluk sosial ini tidak akan lepas kebutuhannya terhadap orang lain, sadar atau tidak sadar. Namun kembali ingat bahwa manusia juga makhluk individu yang tentu terselip sikap egois mementingkan diri sendiri yang kadang kala tidak begitu peduli terhadap nasib orang lain disekitarnya. Hal inilah yang menuntut kita untuk bersikap skeptis, untuk selalu berhati-hati terhadap orang lain maupun dalam pengambilan keputusan. Namun sikap skeptis yang terlalu berlebihan juga dirasa tidak baik. Karena benuk skeptis berlebihan justru akan menjadikan kita individu yang introvert dan menaruh curiga berlebih terhadap orang lain.

    ReplyDelete
  62. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Skeptis merupakan sikap ragu-ragu atau kurang percaya terhadap suatu hal. Jika pada ranah agama berarti ragu-ragu terhadap adanya Tuhan. Jika skeptis terhadap ilmu pengetahuan berarti ragu terhadap ilmu pengetahuan yang belum jelas bukti empirisnya. Pada tataran agama, diperlukan sebuah kepercayaan yang total yang disebut keimanan, hal ini tidak serta merta bisa dibuktikan secara empiris karena kemampuan manusia tentang hal-hal gaib itu terbatas. Namun untuk ilmu pengetahuan, skeptis bisa dipakai untuk memunculkan rasa ingin tahu dalam rangka mencari bukti empiris.

    ReplyDelete