Dec 2, 2012

FATALISM


Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang FATALISM, koneklah ke:






Wss Wr Wb
Marsigit


32 comments:

  1. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Dalam bacaan ini saya menjadi terdiam sejenak.Saya terpaku dengan istilah-istilah yang secara tidak langsung juga mengenai terhadap diri saya.Rasa ketidak percayaan diri saya dalam mengahadapi setiap keadaan,sedikit-sedikit mengeluh, sedikit merasa putus asa.Apakah benar saya ini merupakan bagian dari Fatalisme?Saya berharap semoga saja bukan walaupun pada kenyataannya kadangkala rasa itu sering timbul tenggelam dalam diri ini.Karena yang saya tangkap dari bacaan, Fatalisme merupakan rasa ketakberdayaan untuk menghadapi segala sesuatu dan juga suatu sikap pengunduran diri terhadap suatu peristiwa di masa depan yang tak bisa terelakkan.Saya mungkin lebih senag membahasakannya dengan sikap yang tidak percaya pada diri sendiri.Fatalisme lebih memasrahkan dirinya pada takdir tanpa disertai dengan ikhtiar yang matang.

    ReplyDelete
  2. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Fatalisme adalah pandanggan yang menganggap bahwa segala sesuatu ditetapkan oleh nasib. Orang yang memiliki pandangan fatalis cenderung pasrah dan menunggu dalam mengahdapi masalah hidup. Fatalisme merupakan pandagan yang dihindari dalam beragama, namun tidak disangkal bahwa ada kaum beragama yang berpandangan fatalism. Tentu, selain percaya akan kuasa Tuhan manusia harus terus berusaha untuk menentukan nasibnya sendiri.

    ReplyDelete
  3. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Fatalise adalah cara pandang seseorang yang tidak mampu segala permasalahan hidup, terkadang seseorang melihat sesuatu hal itu hanya indahnya saja, tanpa mengetahui keseluruhannya. tidk semua manusia mempunyai kehidupan yang baik, terkadang ada orang yang erasa tidak sanggup berjuang melawan masalah hidup. Sebagai orang yang beragama, kita senantiasa dihadapkan dala permasalahan. Namun akan ada jalan keluar jikalau kita mau berusaha.

    ReplyDelete
  4. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Seseorang yang cerdas itu karena memang dia terlahir "sudah cerdas". Seseorang yang mengalami kebangkrutan karena memang sudah saatnya dia bangkrut, dan lain sebagainya. Contoh-contoh tersebut biasa orang-orang sebut sebagai nasib. Contoh ini berhubungan dengan fatalisme. Fatalisme merupakan suatu paham yang beranggapan bahwa segala kejadian alam dan hidup manusia berada di luar kuasa manusia untuk mengubahnya dan berada pada kuasa penuh suatu prinsip dan sebab mutlak yang disebut sebagai nasib.

    ReplyDelete
  5. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Fatalisme merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan keadaan manusia yang tidak mampu untuk menghadapi kenyataan dalam hidupnya seperti putus asa, menyerah dan lainnya. Seperti yang disampaikan pada salah satu artikel diatas bahwa ketidakberdayaan manusia ini mengacu pada gagasan bahwa manusia tidak mampu untuk mempengaruhi masa depan ataupun tindakan mereka sendiri. Seperti aliran filsafat lainnya , fatalism juga terdapat diberbagai kebudayaan, pemikiran, jaman dan agama. Terima Kasih. Mohon Pencerahannya Prof.

    ReplyDelete
  6. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Berdasarkan sumber yang saya baca, Fatalisme berasal dari kata dasar fatal. Fatalisme adalah sebuah sikap seseorang dalam menghadapi permasalahan atau hidup. Fatalisme adalah paham yang menganggap bahwa segala sesuatu ditetapkan oleh nasib. Ini merupakan salah satu pandangan di antara pandangan-pandangan yang menentang atau menolak tindakan pemeliharaan Tuhan (providentia Dei) atas manusia. Dengan kata lain bahwa Tuhan tidak bertanggung jawab dan tidak dapat mengubah hidup manusia bahkan sampai pada penderitaan manusia sekalipun tetap dipandang sebagai takdir atau nasib.

    ReplyDelete
  7. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa fatalisme adalah doktrin filsafat yang menekankan penundukan semua kejadian atau tindakan pada takdir. Salah satu penjelasan umum mengenai fatalisme adalah pandangan bahwa manusia tidak memiliki upaya untuk melakukan sesuatu selain yang benar-benar kita lakukan. Hal ini termasuk manusia tidak mampu mempengaruhi masa depan, dll.

    ReplyDelete
  8. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dari link yang diberikan diatas dapat saya pahami bahwa fatalisme adalah aliran filsafat yang bergantung pada nasib dan takdir.Fatalisme merupakan sebuah sikap seseorang dalam menghadapi permasalahan atau hidup.dalam paham fatalisme, seseorang sudah dikuasai nasib dan tidak bisa merubahnya. Aliran fatal dan vital, kedua aliran tersebut saling bertolak belakang.Sebagai seorang muslim hendaknya kita menhindari sikap ini, karena Allah SWT tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali ia berusaha untuk merubahnya sendiri.

    ReplyDelete
  9. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum.Fatalisme adalah faham atau cara pandang hidup, disebut pula prinsip dalam menjalani kehidupan. Dalam paham fatalisme, secara sadar atau tidak seseorang menyangka suatu keadaan sudah dikuasai oleh nasib dan tidak bisa dirubahnya tanpa kehendak tuhan. Bahkan pandangan fatalisme menganggap segala nasib baik dan buruk mutlak datang dari kehendak Tuhan. Manusia tidak memiliki celah sedikitpun untuk merubahnya. Wassalamu’alaikum

    ReplyDelete
  10. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Fatalisme dari kata dasar fatal, adalah sebuah sikap seseorang dalam menghadapi permasalahan atau hidup. Apabila paham seseorang dianggap sangat pasrah dalam segala hal, maka inilah disebut fatalisme. Dalam paham fatalisme, seseorang sudah dikuasai oleh nasib dan tidak bisa merubahnya. Kata sifat daripada fatalisme adalah fatalistis. fatalisme sangat berbahaya bagi perkembangan suatu bangsa karena mereka yang menganut faham demikian akan membawa kehancuran dan kerusakan.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  11. PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Fatalisme merupakanpaham yang menganggap bahwa segala sesuatu sudah ditetapkan oleh nasib. Dalam paham ini dapat dikatakan bahwa Tuhan tidak bertanggung jawab dan tidak dapat mengubah hidup manusia bahkan sampai pada penderitaan manusia sekalipun tetap dipandang sebagai takdir atau nasib.
    Pemeliharaan Allah sebagaimana diajarkan di dalam Alkitab, harus dianggap sebagai yang bertentangan dengan nasib dan kejadian yang kebetulan. Pada umumnya, paham ini telah menjadi keyakinan sepanjang masa bahwa segala hal yang terjadi secara kebetulan dan anggapan demikian pun masih menguasai sebagian besar orang sehingga pemeliharaan itu sendiri dikaburkan dan nasib atau kejadian secara kebetulan lebih ditonjolkan.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  12. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Fatalisme dapat dipahami sebagai sebuah doktrin yang menekankan penaklukan semua kejadian atau tidnakan terhadap takdir. Dalam pandangan fatalism terdapat gagasan bahwa kita tidak berdaya melakukan apa yang sebenarnya kita lakukan sehingga tidak memiliki kekuatan untuk mempengaruhi masa depan. Dari yang saya pahami, fatalisme meyakini bahwa takdir memainkan keseluruhan peran dalam kehidupan kita. Takdir merupakan sesuatu yang tidak dapat kita ubah. Tetapi sebagai seorang muslim kita pun harus meyakini bahwa Allah SWT tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum tersbeut mengubahnya sendiri. Maka dalam hidup ini kita juga diberi kesempatan untuk memilih dan menentukan masa depan kita sendiri.

    ReplyDelete
  13. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Dalam paham fatalisme memiliki keyakinan bahwa seseorang sudah dikuasai oleh nasib dan tidak bisa mengubahnya. Menurut saya fatalisme adalah hal yang salah. Karena pada hakikatnya manusia mempunyai potensi untuk memilih dalam hidupnya. Sebagai seorang muslim, saya mempunyai keyakinan bahwa manusia diwajibkan untu selalu berikhtiar dalam hidupnya. Karena Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kalau bukan kaum tersebut yang mengubah sendiri nasibnya. Artinya manusia mempunyai andil dalam mengupayakan takdir yang dijalaninya.

    ReplyDelete
  14. Junianto
    PM C

    Fatalisme adalah doktrin filosofis yang menekankan penaklukan semua kejadian atau tindakan terhadap takdir. Bahasa sederhana yang sering disampaikan Prof ketika perkuliahan adalah ikhtiar atau usaha. Jadi fatalisme adalah salah satu cara kita merubah nasib dengan berusaha/ berikhtiar semaksimal mungkin. Seperti dalam Firman Tuhan bahwa Allah tidak merubah nasib suatu kaum kecuali dia sendiri yang mau mengubahnya.

    ReplyDelete
  15. Latifah Fitriasari
    PM C

    Seseorang yang sudah dikuasai oleh nasib dan tidak bisa mengubahnya bisa mengakibatkan paham fatalism. Hal tersebut merupakan sebuah doktrin bahwa segala sesuatu terjadi menurut nasib yang tidak dapat ditawar-tawar lagi. Sebagai sikap hidup atau kecenderungan, fatalisme terdapat dalam berbagai kebudayaan, pemikiran, jaman dan agama, serta mengandaikan berbagai aspek dan makna. Ia mmpunyai sikap yang dimiliki seseorang dalam menghadapi permasalahan atau hidup dan menganut paham seseorang dianggap sangat pasrah dalam segala hal.

    ReplyDelete
  16. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Fatalisme merupakan segala sesuatu yang berhubungan dengan takdir. Pengikut paham fatalisme percaya bahwa segala peristiwa terjadi menurut nasib yang tidak dapat ditawar-tawar lagi. Fatalisme umumnya mengacu pada salah satu ide: a) Kita tidak berkuasa untuk melakukan suatu tindakan kecuali apa yang kita lakukan saat ini, b)sikap pengunduran diri dari apa yang akan terjadi pada masa depan, c) bahwa kita bebas melakukan tindakan apa pun, namun pada akhirnya tetap pada akhir yang sama, yang sudah ditentukan, d) bahwa penerimaan adalah sikap yang paling tepat.

    ReplyDelete
  17. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Fatalisme adalah sebuah sikap seseorang dalam menghadapi permasalahan atau hidup. Apabila paham seseorang dianggap sangat putus asa dalam segala hal, maka inilah disebut fatalisme. Dalam paham fatalisme, seseorang sudah dikuasai oleh nasib dan tidak bisa merubahnya.

    ReplyDelete
  18. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Fatalisme adalah doktrin filosofis yang menekankan pada penaklukan semua kejadian atau tindakan terhadap takdir. Pandangan bahwa kita tidak berdaya melakukan apapun selain apa yang sebenarnya kita lakukan. Termasuk dalam hal ini adalah bahwa manusia tidak memiliki kekuatan untuk mempengaruhi masa depan, atau memang, tindakan mereka sendiri. Keyakinan ini sangat mirip dengan predeterminisme.

    ReplyDelete
  19. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Fatalisme adalah paham filsafat yang menekankan pada semua kejadian atau tindakan terhadap takdir. Fatalism memiliki pandangan bahwa kita tidak berdaya melakukan apapun selain apa yang sebenarnya kita lakukan. Termasuk dalam hal ini adalah bahwa manusia tidak memiliki kekuatan untuk mempengaruhi masa depan, atau memang, tindakan mereka sendiri. Keyakinan ini sangat mirip dengan predeterminisme.

    ReplyDelete
  20. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Fatalisme adalah doktrin filosofis yang menekankan penaklukan semua kejadian atau tindakan terhadap takdir. Artinya, fatalisme juga dapat dikatakan sebagai sikap atau tindakan seseorang terhaap suatu konndisi atau kejadian tertentu. Seyogyanya, kita sebagai seorang hamba Allah dalam menghadapi kondisi atau keadaan apapun berlapang dada. Tidak pantas rasanya jika kita marah atau memaki terhadap suatu keadaan yang mtidak sesuai dengan harapan. Karena sebenar-benarnya manusia hanya merencanakan, Allah lah yang memutuskan.

    ReplyDelete
  21. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  22. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Manusia akan menganut faham fatalism sebenarnya adalah mereka yang telah berusaha keras untuk mencapai tujuan namun pada akhirnya mereka mendapatkan hal yang masih belum memuaskan. Hal ini dalam hal spiritualitas dikenal dengan takdir. Namun, jika seseorang sudah menganut paham fatalism dari mereka belum melakukan sesuatu, maka sebenarnya mereka telah membunuh diri mereka karena anggapan pada diri mereka yang tidak positif dan tidakberkenan untuk berusaha keras mencapai apa yang diinginkan.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  23. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Fatalisme berasal dari kata dasar fatal, adalah sebuah sikap seseorang dalam menghadapi permasalahan atau hidup. Apabila paham seseorang dianggap sangat pasrah dalam segala hal, maka inilah yang disebut fatalisme. Dalam paham fatalisme seseorang dikuasai oleh nasib dan tidak bisa merubahnya. Pandangan tersebut sering kita jumpai di kalangan masyarakat pedesaan dengan mata pencaharian sebagai petani, seringkali mereka tidak bersemangat dalam merubah garis hidupnya, mereka kehilangan orientasi hidup untuk lebih baik. Bahkan bagi masyarakat Jepara yang terkenal sebagai Kota Ukir, para pengrajin ukir pun merasakan gejala fatalis yang parah. Mereka cenderung menerima nasib yang mendera dunia permeubelan yang digambarkan lesu darah. Upaya untuk meraih pasar yang prospektif seolah-olah tertutup oleh keterbelakangan “Sang Takdir”.

    ReplyDelete
  24. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Fatalism adalah sebuah sikap seseorang dalam menghadapi permasalahan atau hidup. Apabila paham seseorang dianggap sangat putus asa dalam segala hal, maka inilah disebut fatalisme. Dalam paham fatalisme, seseorang sudah dikuasai oleh nasib dan tidak bisa mengubahnya. Fatalism sangat berbahaya bagi perkembangan suatu bangsa. Karena adanya rasa tidak optimis dan pada akhirnya mengalami rasa putus asa, sehingga berujung kepada keterpurukan.

    ReplyDelete
  25. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Defenisi dan Pengertian Fatalisme adalah suatu ajaran bahwa semua keadaan atau perbuatan seseorang pada hakekatnya sudah dipastikan terlebih dahulu oleh nasibnya masing-masing (fatum). Bagaimanapun usaha yang dilakukan, manusia tidak akan dapat berhasil mengubah keadaan atau nasib tersebut. Paham ini menjadikan seseorang pesimis dan tidak mau berusaha karena dia sudah yakin akan ketetapan nasibnya.

    ReplyDelete
  26. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 2017

    Menurut pemahaman saya, fatalisme adalah keadaan pasrah. Dalam paham ini, manusia tidak perlu melakukan usaha apapun untuk mengubah jalan hidupnya. Padahal Tuhan tidak akan mengubah nasib seorang jika orang itu tidak berusaha. Semoga kita semua tidak terperangkap pada fatalisme.

    ReplyDelete
  27. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Fatalism adalah doktrin filosofis yang menekankan penaklukan semua kejadian atau tindakan terhadap takdir. Fatalism ini merujuk pada pandangan bahwa kita tidak berdaya melakukan hal lain, daripada apa yang sebenarnya kita lakukan. Pandangan ini dapat diperdebatkan dengan berbagai cara: dengan mengajukan hukum logis dan kebutuhan metafisik yang disebut "fatalisme logis” atau “fatalisme metafisik”; dengan menarik eksistensi dan sifat Tuhan yang "fatalisme teologis"; dan dengan menarik determinisme kausal.

    ReplyDelete
  28. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Fatalisme dari kata dasar fatal, adalah sebuah sikap seseorang dalam menghadapi permasalahan atau hidup. Apabila paham seseorang dianggap sangat pasrah dalam segala hal, maka inilah disebut fatalisme. Dalam paham fatalisme, seseorang sudah dikuasai oleh nasib dan tidak bisa merubahnya. Kata sifat daripada fatalisme adalah fatalistis. fatalisme sangat berbahaya bagi perkembangan suatu bangsa karena mereka yang menganut faham demikian akan membawa kehancuran dan kerusakan.

    ReplyDelete
  29. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum wr.wb
    Fatalisme berasal dari fatal, fatal adalah paham seseorang yang menganggap sebuah masalah, atau musibah yang tidak bisa diatasi. Fatalisme disini manusia dikuasai oleh nasib sehingga mereka tidak bisa merubahnya ini juga disebabkan karena mereka merasa tidak bisa dan tidak kuasa menangani semua masalah yang ada.

    ReplyDelete
  30. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Filsuf biasanya menggunakan istilah “fatalisme” untuk merujuk pada pandangan bahwa kita tidak berdaya melakukan hal selain daripada apa yang sebenarnya kita lakukan. Pandangan ini dapat diperdebatkan dengan berbagai cara yaitu: pertama dengan membandingkan hukum logis dan kebutuhan metafisik; kedua dengan membandingkan eksistensi dan sifat Tuhan; ketiga dengan membandingkan determinisme kausal. Ketika berdebat dengan cara pertama, biasanya disebut "fatalisme logis" atau dalam beberapa kasus dikenal dengan "fatalisme metafisik"; Ketika diperdebatkan dengan cara kedua, biasanya disebut "fatalisme teologis". Bila diperdebatkan dengan cara ketiga tidak biasa disebut sebagai "fatalisme" sama sekali untuk saat ini.

    ReplyDelete
  31. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Dari apa yang saya coba pahami, fatalisme berkaitan erat dengan sifat pasrah manusia dalam menghadapi kehidupan. Menurut paham ini apa yang terjadi sudah merupakan takdir dan manusia tidak bisa merubahnya, dengan kata lain hidup hanya tinggal menjalani takdir tersebut. Sikap pasrah dalam menghadapi masalah seperti ini tentu sangat berbahaya karena menyebabkan manusia enggan berusaha untuk mencapai kondisi atau situasi yang lebih baik. Padahal dalam agama saya, ada takdir yang memang tidak bisa diubah, namun ada yang bisa diubah. Diantaranya dengan doa dan iktiar.

    ReplyDelete
  32. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    Pend. Matematika S2 Kelas C

    Hidup manusia itu di antara fatal dan vital. Keduanya saling bertolak belakang. Di mana fatalisme adalah berserah 100 % kepada nasib. Sedangkan sikap dimana mengandalkan 100% kepada nasib disebut vitalisme. Karena hidup ini hakikatnya di tengah keduanya maka selain kita percaya pada nasib yang telah ditentukan akan tetapi juga tetap berusaha untuk mendapat yang lebih baik. Seperti janji Allah dalam firman-Nya bahwa Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum, kecuali jika kaum itu merubah sendiri keadaannya. Inilah mengapa manusia tetap harus terus berusaha meski segala keputusan adalah kehendak yang Maha Kuasa. Nasib yang baik tetap harus kita perjuangkan. Keberuntungan itu tidak dapat serta merta kita peroleh. Keberuntungan itu juga harus kita perjuangkan. Semuanya tidak ada yang sia-sia. Karena keajaiban adalah nama lain dari kerja keras. Oleh karena itu, kita dalam hidup di dunia ini tidak boleh sampai fatal, akan tetapi harus memperjuangkan nasib kita

    ReplyDelete