Dec 2, 2012

REALISM





Ass Wr Wb
Jika ingin mendalami REALISM, koneklah:




Wss Wr Wb

Marsigit

66 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Realisme merupakan paham filsafat mengenai sesuatu berdasarkan kenyataan. Telah diketahui bahwa segala yang ada pada dunia nyata ini sifatnya berubah-ubah, relatif, terikat oleh ruang dan waktu. Jika dalam bertindak mempertimbangkan realita tentu sangatlah bagus, namun bukan berarti realita menjadi tolok ukur yang utama tanpa memikirkan idealita. Akan lebih baik jika antara idealis dan realita berjalan seimbang, sehingga dalam berpikir atau berencana sesuatu juga mempertimbangkan realita.

    ReplyDelete
  2. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Dalam arti filsafat yang sempit, realisme berarti anggapan bahwa obyek indera kita adalah real, benda-benda ada, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui, atau kita persepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita. Bagi kelompok realis, alam itu, dan satu‑satunya hal yang dapat kita lakukan adalah: menjalin hubungan yang baik dengannya. Kelompok realis berusaha untuk melakukan hal ini, bukan untuk menafsirkannya menurut keinginan atau kepercayaan yang belum dicoba kebenarannya.

    ReplyDelete
  3. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Realisme adalah suatu istilah yang meliputi bermacam-macam aliran filsafat yang mempunyai dasar-dasar yang sama. Sedikitnya ada tiga aliran dalam realisme modern. Pertama, kecenderungan kepada materialisme dalam bentuknya yang modern. Kedua, kecenderungan terhadap idealisme. Ketiga, terdapat kelompok realis yang menganggap bahwa realitas itu pluralistik dan terdiri atas bermacam-macam jenis; jiwa dan materi hanya merupakan dua dari beberapa jenis lainnya.

    ReplyDelete
  4. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Realisme dalam filsafat merupakan sudut pandang yang diberikan untuk hal-hal yang diketahui atau dirasakan eksistensi/keberadaannya terlepas dari apakah kita berpikir tentang atau mengamati hal-hal tersebut. Manusia perlu memandang apa yang benar terjadi dalam kehidupannya termasuk apa yang terjadi atas pemikirannya. Keadaan tersebut dipengaruhi oleh keadaan yang terjadi dalam kenyataan.

    ReplyDelete
  5. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Realisme peculative adalah gerakan dalam filsafat kontemporer yang mendefinisikan sendiri, sikapnya realisme metafisik. Selanjutnya, terdapat dua aspek umum dalam realism, pertama berupa aspek yang menyatakan tentang kehidupan. Tabel, batu, bulan, dan sebagainya, mengenai semua yang ada. Aspek kedua realisme menyebutkan tentang dunia sehari-hari mengenai benda makroskopik dan sifat kekhawatiran mengenai kebebasan.

    ReplyDelete
  6. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Contemporary philosophical realism is the belief that some aspects of reality are ontologically independent of our conceptual schemes, perceptions, linguistic practices, beliefs, etc. Realism may be spoken of with respect to other minds, the past, the future, universals, mathematical entities (such as natural numbers), moral categories, the physical world, and thought. Realism can also be promoted in an unqualified sense, in which case it asserts the mind-independent existence of the world, as opposed to skepticism and solipsism. Philosophers who profess realism often claim that truth consists in a correspondence between cognitive representations and reality.
    Realists tend to believe that whatever we believe now is only an approximation of reality but that the accuracy and fullness of understanding can be improved. In some contexts, realism is contrasted with idealism. Today it is more usually contrasted with anti-realism, for example in the philosophy of science.
    Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Philosophical_realism

    ReplyDelete
  7. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Realism cenderung percaya bahwa apapun yang kita percaya sekarang hanyalah sebuah perkiraan dari kenyataan, namun akurasi dan kepenuhan pemahaman dapat ditingkatkan. Dalam beberapa konteks, realisme kontras dengan idealisme. Hari ini lebih sering dikontraskan dengan anti-realisme, misalnya dalam filsafat sains. Filsuf yang mengaku realisme sering mengklaim bahwa kebenaran terdiri dari korespondensi antara representasi kognitif dan kenyataan. Realisme dapat dibicarakan sehubungan dengan pemikiran lain, masa lalu, masa depan, universal, entitas matematika Seperti bilangan natural), kategori moral, dunia fisik, dan pemikiran.

    ReplyDelete
  8. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Bagi kelompok realis, alam itu, dan satu-satunya hal yang dapat kita lakukan adalah: menjalin hubungan yang baik dengannya. Kelompok realis berusaha untuk melakukan hal ini, bukan untuk menafsirkannya menurut keinginan atau kepercayaan yang belum dicoba kebenarannya. Inti realisme dapat dipahami sebagai kajian tentang budaya sebagai praktik-praktik pemaknaan dari representasi. Aliran realisme memandang dunia ini mempunyai hakikat realitas yang terdiri dari dunia fisik dan dunia rohani. Ajaran realisme memperlihatkan bahwa realisme adalah sesuatu yang real atau sesuatu yang benar yang merupakan gambaran nyata di dunia realitas. Realisme membagi realitas menjadi dua bagian yaitu subjek yang menyadari dan mengetahui di satu pihak dan yang kedua adanya realita di luar manusia yang dapat dijadikan objek pengetahuan manusia.

    ReplyDelete
  9. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Dalam filsafat, Realisme merupakan aliran dengan keyakinannya bahwa realitas ada secara independen dari pengamat. Terdapat beberapa pandangan realisme dalam filsafat yaitu Realisme Hermeneutik, dalam filsafat (Heidegger); Realisme internal, dalam filsafat (Putnam); Realisme lokal, sebuah istilah yang digunakan oleh Einstein dalam konteks Prinsip lokalitas; Realisme logis, keyakinan bahwa aturan logika bersifat mind-independent; Realisme Scotistic; Realisme spekulatif; Realisme struktural; Realisme transendental; Realisme agung.

    ReplyDelete
  10. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Realismeadalah keyakinan bahwa realitas ada secara independen dari pengamat. Dapat dilihat dengan mata. Sehingga keberannya itu pasti. keyakinan bahwa beberapa aspek realitas secara ontologis tidak bergantung pada konsep konseptual, persepsi, praktik linguistik, kepercayaan, dan lain-lain. Realisme dapat dibicarakan sehubungan dengan pemikiran lain, masa lalu, masa depan, universal, entitas matematika Seperti bilangan natural), kategori moral, dunia fisik, dan pemikiran. Realisme juga dapat dipromosikan dalam pengertian yang tidak berkualifikasi, dalam hal ini ia menegaskan keberadaan dunia yang bebas dari pikiran, berlawanan dengan skeptisisme dan solipsisme. Filsuf yang mengaku realisme sering mengklaim bahwa kebenaran terdiri dari korespondensi antara representasi kognitif dan kenyataan (https://en.wikipedia.org/wiki/Philosophical_realism )

    ReplyDelete
  11. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Realism ini berpandangan melihat sesuatu hal itu berdasarkan pada fakta dan bukan hanya berdasrkan pada pikirannya saja. Hal ini menjadi konsep dari realism sendiri melihat sesuatu secara jelas da akurat. Hal ini baik, karena apa yang ada didalam pikiran masih berupa sesuatu hal yang mungkin ada. Berbeda dengan apa yang kita lihat yang nyata ada. Wajar kiranya jika paham realism begtu percaa pada apa yang mereka lihat, dengar dan rasakan daripada apa yang ada didalam pikiran mereka.

    ReplyDelete
  12. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Kajian yang mendalam mengenai realisme ini lebih cenderung kepada politik, namun beberapa subjek membahas mengenai pendidikan. Realisme pendidikan dipelopori oleh beberapa orang filosuf diantaranya David Hume, John Stuart Mill. realisme berarti anggapan bahwa obyek indera kita adalah real, benda-benda ada, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui atau kita persepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita. Bagi kelompok realis, alam itu, dan satu satunya hal yang dapat kita lakukan adalah: menjalin hubungan yang baik dengannya. Kelompok realis berusaha untuk melakukan hal ini, bukan untuk menafsirkannya menurut keinginan atau kepercayaan yang belum dicoba kebenarannya.

    ReplyDelete
  13. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Realisme berarti kepatuhan kepada fakta, kepada apa yang terjadi, jadi bukan kepada yang diharapkan atau yang diinginkan. Realisme juga berarti anggapan bahwa obyek indera kita adalah real, benda-benda ada, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui, atau kita persepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita. Bagi kelompok realis, alam itu, dan satu satunya hal yang dapat kita lakukan adalah: menjalin hubungan yang baik dengannya. Kelompok realis berusaha untuk melakukan hal ini, bukan untuk menafsirkannya menurut keinginan atau kepercayaan yang belum dicoba kebenarannya.

    ReplyDelete
  14. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Real berarti yang aktual yang ada. Dalam fisafat yang sempit, realisme berarti anggapan bahwa obyek indera kita adalah real, benda-benda ada, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui, atau kita persepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita. Bagi kelompok realis, alam itu, dan satu satunya hal yang dapat kita lakukan adalah: menjalin hubungan yang baik dengannya.

    ReplyDelete
  15. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari sini saya mendapatkan pemahaman kata filsafat baru yaitu realism. Dimana realism ini berhubungan dengan objek-objek yang nyata. Pada realism ini juga menekankan teori korespondensi untuk meneliti kebenaran pernyataan-pernyataan. Kebenaran adalah hubungan erat putusan kita kepada fakta-fakta pengalaman atau kepada dunia sebagaimana adanya. Kebenaran adalah kepatuhan kepada realitas yang obyektif. Seorang realis menyatakan, ia tidak menjauhkan diri dari fakta yang nyata. Sehingga yang ditekankan pada realism ini mengandung konsep yang selalu mempercayai fakta yang nyata.

    ReplyDelete
  16. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Gagasan filsafat realisme terlacak dimulai sebelum periode abad masehi dimulai, yaitu dalam pemikiran murid Plato bernama Aristoteles (384-322 SM). Aristoteles mengembangkan aliran realisme yang menekankan pada pengetahuan dan nilai. Ilmuwan membawa paham realisme pada abad 21, ilmuwan realisme beranggapan bahwa realitas yang ada tidak bergantung pada apa yang kita ketahui dan metode ilmiah adalah cara yang terbaik untuk mendapatkan deskripsi yang akurat dari apa itu dunia dan bagaimana kerjanya. Kaum realisme berpendapat bahwa yang ada itu adalah yang nyata, riil, empiris, bisa dipegang, bisa diamati dan lain-lain. Dengan kata lain sesuatu yang nyata adalah sesuatu yang bisa diindrakan (bisa diterima oleh panca indra). Selain itu, aliran realisme sebagai aliran dalam ilmu pengetahuan mempersoalkan objek pengetahuan manusia. Aliran realisme memandang bahwa obyek pengetahuan manusia terletak di luar diri manusia. Contohnya, bagaimana kursi itu ada karena ada yang membuatnya, begitu juga dengan adanya alam yang berarti ada yang membuat. Tetapi kaum realis tidak mempercayai adanya ruh karena yang ada hanyalah jiwa. Kaum realis berpendapat bahwa tidak ada kehidupan sesudah kematian.

    ReplyDelete
  17. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Realisme dapat diartikan sebagai pandangan yang menggambarkan sesuatu berdasarkan realita atau kenyataan yang ada. Kaum realisme berpendapat bahwa sesuatu yang ada itu adalah yang nyata, riil, empiris, bisa dipegang, bisa diamati dan lain-lain. Dengan kata lain sesuatu yang nyata adalah sesuatu yang bisa diindrakan (bisa diterima oleh panca indra). Selain itu, aliran realisme sebagai aliran dalam ilmu pengetahuan mempersoalkan objek pengetahuan manusia.

    ReplyDelete
  18. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Terdapat dua aspek umum dalam realisme yang telah diilustrasikan dengan melihat realisme tentang dunia sehari-hari seperti benda-benda makroskopik dan sifanya. Pertama terdapat klaim tentang keberadaan tersebut. Tabel, batu, bulan, dan sebagainya yang semua itu ada, seperti halnya fakta-fakta berikut: tabel bentuk persegi, batu yang terbentuk dari granit, dan bulan yang bulat dan kuning. Aspek kedua dari realisme tentang dunia sehari-hari benda-benda makroskopik dan sifat mereka menyangkut kemerdekaan. Fakta bahwa bulan seperti bola independen apa pun siapa pun yang terjadi untuk mengatakan atau berpikir tentang masalah ini. Realisme berarti anggapan bahwa objek indera kita adalah real atau nyata, benda-benda ada, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui atau kita persepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita.

    ReplyDelete
  19. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Realisme merupakan penggambaran keadaan yang sesungguhnya / sebenarnya. Ada berbagai kaitan yang berhubugan dengan realisme, diantaranya adalah realisme sastra, realisme sosialis, realisme politik bahkan realisme spekultaif. Disini saya menyoroti realisme spekulatif, bahwa Realisme spekulatif adalah sebuah gerakan dalam filsafat kontemporer yang mendefinisikan dirinya secara longgar dalam pendirian realita metafisik melawan bentuk dominan filsafat pasca-Kantian (atau apa yang disebutnya korelasiisme)

    ReplyDelete
  20. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Realisme adalah suatu paham yang menekankan pada hal-hal yang bersifat nyata dan kebenaran hanyalah dari sesuatu yang dapat dilihat oleh panca indera. Di dalam filsafat pendidikan matematika, salah satunya adalah realistic, yaitu cara mengajarkan matematika dengan melibatkan masalah-masalah nyata atau real. Masalah tersebut tidak harus benar-benar ada asalkan dapat dibayangkan oleh siswa. filsafat ini merupakan yang dianggap paling cocok untuk mengajarkan matematika kepada anak-anak. Dalam realistik terdapat sebuah proses yang dikenal dengan matematisasi ayaitu proses mematematikakan masalah nyata ke dalam bentuk matematika. matematisasi ada dua yaitu horizontal dan vertikal.

    ReplyDelete
  21. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Aliraan realisme adalaah aliran yang memandang bahwa dunia materi di luar kesadaran ada sebagai suatu yang nyata dan penting untuk kita kenal dengan mempergunakan intelegensi. Segala yang diamati oleh panca indra kita adalah suatu kebenaran. Dalam bidang pendidikan pengaruh aliran realisme yakni kemampuan dasar dalam proses kependidikan yang dialami lebih ditentukan perkembangannya oleh pendidikan atau lingkungan sekitar, karena empiris (pengalaman) pada hakikatnya yang membentuk manusia.

    ReplyDelete
  22. Nita Lathifah Islamiyah
    14301244011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Menurut saya, Realisme memfokuskan pada pengetahuan dan nilai. Realisme merupakan suatu yang terjadi atau sudah menjadi fakta, bukan suatu hal yang masih diharapkan atau sedang direncanakan.

    ReplyDelete
  23. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Real berarti yang aktual atau yang ada,kata tersebut menunjuk kepada benda benda atau kejadian-kejadian yang sungguhsungguh,artinya yang bukan sekadar khayalan atau apa yang ada dalam pikiran. Real menunjukkan apa yang ada. Reality adalah keadaan atau sifat benda yang real atau yang ada,yakni bertentangan dengan yang tampak. Dalam arti umum, realisme berarti kepatuhan kepada fakta, kepada apa yang terjadi, jadi bukan kepada yang diharapkan atau yang diinginkan. Akan tetapi dalam filsafat, kata realisme dipakai dalam arti yang lebih teknis. Dalam arti filsafat yang sempit, realisme berarti anggapan bahwa obyek indera kita adalah real, benda-benda ada, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui, atau kita persepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita.

    ReplyDelete
  24. Jeanete Nenabu
    PPS Pmat D (15709251004)

    Realism merupakan paham yang mendasari pandangan atau paham positivism. Pokok kata realism adalah real yang berarti nyata, fakta, benar-benar ada. Jadi realisme adalah pandangan yang menggambarkan sesuatu berdasarkan realita atau kenyataan sesungguhnya, hal-hal dalam kehidupan yang kenyataan atau keberadaannya benar-benar nyata dalam kehidupan dan bukan hanya dalam pikiran saja.

    ReplyDelete
  25. Jeanete Nenabu
    PPS Pmat D (15709251004)

    Realisme adalah filsafat yang menganggap bahwa terdapat satu dunia eksternal nyata yang dapat dikenali. Karena itu, realisme berpandangan bahwa objek persepsi indrawi dan pengertian sungguh-sungguh ada, terlepas dari indra dan budi yang menangkapnya karena objek itu memang dapat diselidiki, dianalisis, dipelajari lewat ilmu, dan ditemukan hakikatnya lewat ilmu filsafat . Realisme berarti anggapan bahwa obyek indra kita adalah real, benda-benda ada, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui, atau kita persepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita. Kelompok realis membedakan antara obyek pikiran dan tindakan pikiran itu sendiri. Pada umumnya, kaum realis menekankan teori korespondensi untuk meneliti kebenaran pernyataan-pernyataan. Kebenaran adalah hubungan erat putusan kita kepada fakta-fakta pengalaman atau kepada dunia sebagaimana adanya. Kebenaran adalah kepatuhan kepada realitas yang obyektif.

    ReplyDelete
  26. Realisme dapat dirujuk pada pemikiran Aristoteles. Aristoteles sangat mementingkan pengalaman dan hasil pengindraan untuk memperoleh pengetahuan atau pengetahuan yang diperoleh dari kenyataan. Ilmuwan realisme beranggapan bahwa realitas yang ada tidak bergantung pada apa yang kita ketahui dan metode ilmiah adalah cara yang terbaik untuk mendapatkan deskripsi yang akurat dari apa itu dunia dan bagaimana kerjanya. Kaum realisme berpendapat bahwa yang ada itu adalah yang nyata, riil, empiris, bisa dipegang, bisa diamati dan lain-lain. Dengan kata lain sesuatu yang nyata adalah sesuatu yang bisa diindrakan (bisa diterima oleh panca indra). Aliran realisme memandang bahwa obyek pengetahuan manusia terletak di luar diri manusia. Pengetahuan datang dari luar diri manusia dengan pengamatan, kemudian pengumpulan informasi, menalar. Realisme dan empirisme yang memunculkan metode saintifik.

    ReplyDelete
  27. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Penganut paham realism menganggap bahwa kebenaran adalah hubungan antara keputusan seseorang terhadap fakta dari pengalaman atau terhadap apa yang ada. Kebenaran juga merupakan keterkaitan dari realitas yang obyektif. Kelompok realis membedakan antara obyek pikiran dan tindakan dari pikiran itu sendiri. Seorang realis menyatakan, ia tidak menjauhkan diri dari fakta yang nyata, namun ia menekan kemauan dan perhatiannya untuk menerima perbedaan dari benda-benda sebagai kenyataan dan sifat yang menonjol dari dunia.

    ReplyDelete
  28. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Salah satu tokoh pencetus lahirnya paham realism adalah Aristoteles. Paham ini menyatakan bahwa bahwa pengetahuan sesungguhnya adalah dunia real yaitu dunia nyata yang beragam, relatif, dan berubah-ubah. Artinya akal pada manusia tidaklah mengandung ide-ide bawaan, melainkan mengabstraksikan ide-ide yang terdapat dalam bentuk benda-benda berdasarkan hasil dari pemahaman panca indra. Pandangan realism lebih bersifat ke arah common sense yang memiliki makna bahwa pengetahuan adalah sebuah persepsi, sedangkan dunia natural adalah dunia nyata, dan pengalaman indrawi adalah dasar pengetahuan ilmiah.

    ReplyDelete
  29. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami, realisme secara filosofis yang sempit merupakan ideologi yang meyakini bahwa obyek yang ditangkap pleh panca indera manusia adalah objek real, keberadaan sutau benda, keberadaan benda tersebut terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui, atau kita persepsikan atau ada hubungannya atau tidak dengan pikiran kita. Bagi kaum realis, satu‑satunya hal yang dapat kita lakukan adalah: menjalin hubungan yang baik dengan alam dan realitas yang ada. Kaum realis berusaha untuk melakukan hal ini, bukan untuk menafsirkannya menurut keinginan atau kepercayaan/keyakina yang belum dicoba/tentu kebenarannya.

    ReplyDelete
  30. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Dari tiga link di atas, ketiga-tiganya masih memiliki kategori sulit bagi saya. Sangat pelan, masih merangkak, mencoba berjalan, begitulah proses belajar saya saat ini. Sebelum sampai pada postingan ini, sebelum bertemu dengan link-link di atas, "realisme" yang saya pahami adalah suatu kebenaran yang memiliki indikator bahwa benar yang sebenar-benarnya adalah benar berkaitan dengan sesuatu yang "real", dapat ditangkap melalui pengalaman panca indera.
    Setelah saya membaca, berupaya memahami pelan-pelan, saya melihat bahwa realisme menjunjung suatu kebenaran berdasarkan apa yang ditangkap oleh sistem indera. Akan tetapi pertanyaan saya, apakah ada hubungan antara realisme dengan naturalisme?

    ReplyDelete
  31. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    "Philosophical realism, belief that reality exists independently of observers" begitu yang tertulis dalam link https://en.wikipedia.org/wiki/Realism, saya mengartikannya seperti ini "Realisme filosofis, percaya bahwa realitas ada secara independen dari pengamat", masih agak rancau untuk dipahami, kemudian saya cek arti kata realisme dalam kamus besar bahasa indonesia disana dituliskan realisme /re·al·is·me/ /réalisme/ berarti (1) paham atau ajaran yang selalu bertolak dari kenyataan; (2) aliran kesenian yang berusaha melukiskan (menceritakan sesuatu sebagaimana kenyataannya).

    ReplyDelete
  32. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Realisme merupakan aliran atau gaya yang memandang dunia ini tanpa ilusi, apa adanya tanpa menambah dan mengurangi objek. Realisme berarti kepatuhan kepada fakta dan kepada apa yang terjadi. Bukan kepada yang diharapkan atau yang diinginkan. Akan tetapi dalam filsafat, kata realisme dipakai dalam arti yang lebih teknis. Dalam arti filsafat yang sempit, realisme berarti anggapan bahwa obyek indera kita adalah real, benda-benda ada, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui, atau kita persepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita.

    ReplyDelete
  33. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Dalam paham realisme memandang bahwa objek dikatakan benar harus tampak ada dalam kenyataan, bukan ide. Apabila dikaitkan dalam pembelajaran matematika, paham realisme cocok digunakan guru khususnya guru SD, karena pada siswa SD masih belum dapat berpikir secara abstrak namun dunia siswa SD akan lebih paham ketika diberikan materi dengan objek nyata daripada membayangkan secara absrtrak. Berbeda dengan anak SMP atau SMA yang secara perlahan mulai dapat digiring ke dalam sesuat yang bersifat abstrak.Namun walaupun siswa SMP dan SMA telah dapat berpikir secara abstark guru juga tetap harus menyampaikan contoh dalam kehidupan sehari-hari agar pembelajaran menjadi lebih bermakna.

    ReplyDelete
  34. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Realism adalah salah satu aliran dalam ontologi. Dimensi yang paling bawah adalah materialism yang cenderung melihat pada obyeknya. Saya belajar dari tulisan yang terdapat di dalam link bahwa kita dituntut untuk menjiwai dan memaknai apa yang kita rasakan bukan malah sebaliknya. Sibuk memikirkan filosofis kehidupan yang ingin dibangun tidaklah mampu berjalan secara seimbang. Dengan menjalani dan belajar melalui kondisi yang dirasakan menurut saya akan jauh lebih baik. Kehidupan tidak hanya dipikirkan saja namun mencari dan berupaya untuk menyesuaikan dengan kondisi yang ada.

    ReplyDelete
  35. 17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Real berarti yang aktual atau yang ada,kata tersebut menunjuk kepada benda‑benda atau kejadian-kejadian yang nyata,artinya yang bukan sekadar khayalan atau apa yang ada dalam pikiran. Real menunjukkan apa yang ada. Reality adalah keadaan atau sifat benda yang real atau yang ada,yakni bertentangan dengan yang tampak. Dalam arti umum, realisme berarti kepatuhan kepada fakta, kepada apa yang terjadi, jadi bukan kepada yang diharapkan atau yang diinginkan.

    ReplyDelete
  36. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Tokoh filsuf yang mengembangkan alian ini adalah Aristotelies. Realisme yang berasal dari kata real yang berarti nyata dan ism yang bermakna aliran atau paham. Alian ealisme beanggapan bahwa segala obyek yang ada dalam kehidupan manusia adalah real, nyata, benda-benda nyata yang kita ketahui. Realisme secara epistimologi berpendapat bahwa antara subyek dan obyek memiliki hubungan di mana subyek mendapat pengetahuan dari obyek karena pengaruh obyek itu sendiri dan tidak bergantung pada subyeknya. Realis berpendapat bahwa pengetahuan yang didapat berasal dari hal-hal nyata yang berada disekitar manusia, bukan dari pemikiran manusia. Maka, pengetahuan atau pemikiran manusialah yang dipengaruhi oleh alam, bukan alam yang dipengaruhi oleh alam.

    ReplyDelete
  37. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Dalam pandangan epistemologi realisme menyatakan hubungan antara subjek dan objek diterangkan sebagai hubungan dimana subjek mendapatkan pengetahuan tentang objek murni karena pengaruh objek itu sendiri dan tidak tergantung oleh si subjek. Dengan demikian pemahaman terhadap subjek dipengaruhi oleh objek. Pandangan ini merupakan lawan dari pandangan idealisme.

    ReplyDelete
  38. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Realisme merupakan suatu pandangan yang melihat sesuatu sebagaimana mestinya tanpa adanya idealisasi, idolisasi dan spekulasi. Dengan artian bahwa realisme ini menerima fakta-fakta apa adanya, meskipun hal tersebut tidak menyenangkan. Paham ini bertentangan dengan paham idealisme yang memandang sesuatu dari apa yang dipikirkan dan pendapat pada diri sendiri

    ReplyDelete
  39. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Realisme berarti anggapan bahwa obyek indera kita adalah real, benda-benda ada, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui, atau kita persepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita. Bagi kelompok realis, alam itu, dan satu‑satunya hal yang dapat kita lakukan adalah: menjalin hubungan yang baik dengannya. Kelompok realis berusaha untuk melakukan hal ini, bukan untuk menafsirkannya menurut keinginan atau kepercayaan yang belum dicoba kebenarannya.

    ReplyDelete
  40. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Realisme bertentangan dengan idealisme. Realisme memandang kebenaran beradasarkan dugaan umum.Sering kita jumpai pada ilmu murni.Yang menjadi titik persoalan bagi para filsuf doktrin yaitu mengenai matafisik.Keberadaan realisme tidak dapat mengungkapkan apa yang sebenarnya yang ada di sebalik objek.Karena pemahamannya terhadap sesuatu cenderung meletakkan aksioma maupun definisi sebagai sumber utama untuk memahami kebenaran.Penganut paham ini seperti Plato dan Aristoteles.Sebagaimana yang telah diungkap berkali-kali sebelumnya bahwa ilmu titdak mungkin hanya dibentuk melalui paham realisme saja namun juga butuh unsur idealisme karena sebenar-benarnya ilmu yaitu idealisme dan rasionalime.

    ReplyDelete
  41. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Paham realisme memandang bahwa realitas sebagai dualitas yakni hakikat realitas terdiri dari dunia fisik dan dunia rohani. Aliran ini memandang bahwa obyek pengetahuan terletak diluar diri manusi. Contohnya bagaimana kursi itu ada pasti ada membuatnya, begitu juga dengan adanya alam yang berarti ada yang membuat. Dilihat dari aspek pendidikan bagi siswa, aliran ini dapat berpengaruh dalam setiap komponen pendidikan , contohnya dalam program pendidikan difokuskan pada siswa yakni siswa diprogramkan untuk dapat menyesuaikan diri, hidup dan melaksanakan tanggung jawab di kehidupan sosial masyarakat, Kurikulum pendidikan berisi pendidikan umum yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan siswa agar dapat hidup dan memiliki tanggung jawab sosial. Terima Kasih

    ReplyDelete
  42. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Realisme berarti anggapan bahwa obyek indera kita adalah real, benda-benda ada, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui, atau kita persepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita. Bagi kelompok realis, alam itu, dan satu satunya hal yang dapat kita lakukan adalah: menjalin hubungan yang baik dengannya. Kelompok realis berusaha untuk melakukan hal ini, bukan untuk menafsirkannya menurut keinginan atau kepercayaan yang belum dicoba kebenarannya. Realisme menegaskan bahwa sikap common sense yang diterima orang secara luas adalah benar, artinya, bahwa bidang aam atau obyek fisik itu ada, tak bersandar kepada kita, dan bahwa pengalaman kita tidak mengubah watak benda yang kita rasakan

    ReplyDelete
  43. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa realisme adalah kepercayaan bahwa lebaran atau realitas itu ada dan bersifat bebas atau tidak terikat dari pengamatnya terdapat dua aspek realisme secara general, yaitu existence atau keberadaan serta Independence atau kebebasan.

    ReplyDelete
  44. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Berdasarkan sumber yang saya baca, real berarti yang aktual atau yang ada, kata tersebut menunjuk kepada benda‑benda atau kejadian-kejadian yang sungguh-sungguh, artinya bukan sekadar khayalan atau apa yang ada dalam pikiran. Real menunjukkan apa yang ada. Reality adalah keadaan atau sifat benda yang real atau yang ada,yakni bertentangan dengan yang tampak. Secara umum, realisme berarti kepatuhan kepada fakta, kepada apa yang terjadi, jadi bukan kepada yang diharapkan atau yang diinginkan. Akan tetapi dalam filsafat, kata realisme dipakai dalam arti yang lebih teknis. Dalam arti filsafat yang sempit, realisme berarti anggapan bahwa obyek indera kita adalah real, benda-benda ada, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui, atau kita persepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  45. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Realisme adalah suatu istilah yang sedikitnya memiliki tiga aliran dalam realisme modern. Pertama, kecenderungan kepada materialisme dalam bentuknya yang modern. Sebagai contoh, materialisme mekanik adalah realisme tetapi juga materialisme. Kedua, kecenderungan terhadap idealisme. Dasar eksistensi mungkin dianggap sebagai akal atau jiwa yang merupakan keseluruhan organik. James B. Pratt dalam bukunya yang berjudul Personal Realism mengemukakan bahwa bentuk realisme yang sulit dibedakan dari beberapa jenis realisme obyektif. Ketiga, terdapat kelompok realis yang menganggap bahwa realitas itu pluralistik dan terdiri atas bermacam-macam jenis; jiwa dan materi hanya merupakan dua dari beberapa jenis lainnya. Apa yang kadang-kadang dinamakan realisme Platonik atau konseptual atau klasik adalah lebih dekat kepada idealisme modern daripada realisme modern.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  46. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dari link yang diberikan diatas dapat saya pahami bahwa ide utama dari realisme adalah dua hal yaitu observasi dan pengembangan pemikiran baru dari observasi yang dilakukan. Dalam realisme mengakui bahwa entitas yang bersifat abstrak dapat menjadi nyata dengan bantuan simbol-simbol linguistik dan kesadaran manusia. Realisme menyatakan bahwa kenyataan atau realitas hadir dengan sendirinya atau tidak tergantung pada pengetahuan dan gagasan manusia, dan kenyataan dapat diketahui oleh pikiran. Pengetahuan dapat diperoleh melalui penginderaan. Kebenaran pengetahuan dapat dibuktikan dengan memeriksa kesesuaiannya dengan fakta.

    ReplyDelete
  47. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum.Terimakasih Prof. Marsigit atas referensi yang diberikan. Mohon dokoreksi apabila terdapat kesalahan pada refleksi saya berikut. Realisme adalah aliran filsafat yang memandang bahwa dunia materi diluar kesadaran ada sebagai suatu yang nyata dan penting untuk kita kenal dengan mempergunakan intelegensi. Objek indra adalah real, yaitu benda-benda ada. Menurut realisme hakikat kebenaran itu barada pada kenyataan alam ini, bukan pada ide atau jiwa.Dunia ibaratakan seperti mesin yang tidak terjadi secara kebetulan, akan tetapi sengaja dibuat. manusialah yang merupaka pengamatnya. Terimakasih, Wassalamu’alaikum.

    ReplyDelete
  48. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Terdapat dua aspek umum tentang realis. Yang pertama, ada klaim tentang eksistensinya. Cotohnya adalah fakta bahwa meja itu persegi, batu terbuat dari granis, dan sebagainya. Sedangkan yang kedua realisme tentang dunia benda makroskopis sehari-hari dan sifat-sifatnya menyankut kebebasan. Contohnya adalah meskipun pengertian yang jelas di mana meja bisa berbentuk persegi bergantung pada manusia yang merancang dan membuatnya. Di dalam pendidikan matematika sendiri, kita mengenal matematika realistik. Dalam matematika realistik, matematika diajarkan melalui objek-objek nyata yang merepresentasikan matematika.

    ReplyDelete
  49. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Paham realisme beranggapan bahwa obyek indera kita adalah sesuatu yang real, yakni benda-benda ada dan nyata, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui, atau kita persepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita. Salah seorang tokoh realisme adalah John Macmurray mengatakan bahwa kita tidak bisa melepaskan diri dari fakta bahwa terdapat perbedaan antara benda dan ide. Bagi common sense biasa, ide adalah ide tentang sesuatu benda, suatu fikiran dalam akal kita yang menunjuk suatu benda. Dalam hal ini benda dalah realitas dan ide adalah bagaimana benda itu nampak pada kita.

    ReplyDelete
  50. Junianto
    PM C

    Dalam pandangan ini dikatakan bahwa objek yang ditangkap oleh indera manusia bersifat real. Secara sederhana misalnya dalam pendekatan pembelajaran matematika realistik dimana matematika selalu dikaitkan dengan dunia siswa yang bersifat riil, bisa diamati, bisa dilihat dan dialami oleh siswa dalam kehidupannya. Jadi konsep ini menjunjung tinngi adanya kekonkretan suatu objek yang bisa ditangkap oleh indra manusia.

    ReplyDelete
  51. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Realisme adalah suatu istilah yang meliputi bermacam-macam aliran filsafat yang mempunyai dasar-dasar yang sama. Realisme berarti anggapan bahwa semua obyek indera adalah real, benda-benda ada, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu diketahui, atau dipersepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran. Bagi kelompok realis, alam itu, dan satu satunya hal yang dapat dilakukan adalah: menjalin hubungan yang baik dengannya. Kelompok realis berusaha untuk melakukan hal ini, bukan untuk menafsirkannya menurut keinginan atau kepercayaan yang belum dicoba kebenarannya.

    ReplyDelete
  52. Latifah Fitriasari
    PM C

    Aliran realisme yang menekankan pada pengetahuan. Dalam arti filsafat yang sempit, realisme berarti anggapan bahwa obyek indera kita adalah real, benda-benda ada, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui. Bisa juga jika dipersepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita. Paham realisme mengusung konsep bahwa hukum bukan lagi sebatas logika tetapi experience.

    ReplyDelete
  53. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Realisme adalah tradisi hubungan internasional yang berpusat pada empat ide utama, yaitu sistem internasional bersifat anarki, negara adalah aktor penting, semua negara dalam sistem adalah aktor tunggal, dan masalah utama bagi setiap negara adalah kelangsungan hidup. Aristoteles merupakan seorang filsuf yang menganut paham realisme. Realisme adalah pusat ide yang berpusat pada empat ide utama, yaitu grupisme politik, egoisme, anarki internasional, dan politik kekuasaan.

    ReplyDelete
  54. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Berdasarkan sumber yang ada, realisme merupakan aliran atau gaya yang memandang dunia ini tanpa ilusi, apa adanya tanpa menambah dan mengurangi objek. Artinya, realisme tidak ingin menambahkan apapun selain dari unsur objek itu sendiri. Jika ditarik dalam kehidupan sehari-hari, realisme dapat diambil hikmahnya. Maksudnya, sudah seyogyanya kita menjalani hidup ini apa adanya tanpa menjadi orang lain hanya agar diterima. Tampil dan hiduplah apa adanya, karena sebaik-baik penilaian ialah dari Allah SWT.

    ReplyDelete
  55. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Realisme kontras atau bersebrangan dengan Idealisme. Secara umum Realism merupakan melihan segala sesuatu apa adanya tanpa mempertimbangkan idealisasi atau spekulasi. Sehingga realisme ini akan menerima fakta-fakta sesuai dengan apa yang telihat. Dalam arti kontemporer, realisme kontras dengan anti-realisme, terutama dalam filsafat ilmu. Terimakasih

    ReplyDelete
  56. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Realism merupakan anggapan bahwa obyek indera kita adalah real, benda-benda ada, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu diketahui atau dipersepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita. Bagi kelompok realis, terhadap alam satu-satunya hal yang dapat kita lakukan adalah dengan menjalin hubungan yang baik dengannya. Mereka melakukan hal ini bukan untuk menafsirkannya menurut keinginan atau kepercayaan yang berlum terbukti kebenarannya.

    ReplyDelete
  57. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Pandangan filsafat realisme terhadap pengetahuan secara umum serta pengetahuan matematika secara khusus bahwa pengetahuan tidaklah terbatas pada pengalaman indrawi ataupun gagasan yang terbangun dari dalam. Namun, sesungguhnya pengetahuan itu sangatlah luas sehingga kita semua harus tahu metafisik dari pengetahuan tersebut juga. Kita biasa mengenal dengan sebutan PMRI dalam kegiatan pembelajaran matematika yang mengkaitkan kegiatan sehari-hari dalam pembelajaran matematika. Hal ini memiliki tujuan agar para siswa mampu mencapai pada kemampuan untuk berpikir abstrak dan secara perlahan mulai mengetahui metafisik dari pengetahuan matematika tersebut sehingga pandangan yang ereka peroleh tentang matematika itu luas.

    ReplyDelete
  58. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Dengan memasuki abad ke-20,realisme muncul,khususnya di Inggris dan Amerika Utara. Real berarti yang aktual atau yang ada,kata tersebut menunjuk kepada benda‑benda atau kejadian-kejadian yang sungguh-sungguh, artinya yang bukan sekadar khayalan atau apa yang ada dalam pikiran. Real menunjukkan apa yang ada. Reality adalah keadaan atau sifat benda yang real atau yang ada,yakni bertentangan dengan yang tampak. Dalam arti umum, realisme berarti kepatuhan kepada fakta, kepada apa yang terjadi, jadi bukan kepada yang diharapkan atau yang diinginkan. Akan tetapi dalam filsafat, kata realisme dipakai dalam arti yang lebih teknis.

    ReplyDelete
  59. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Realisme secara filsafat merupakan keyakinan terhadap realita. Keyakinan tersebut berdasarkan si pengamat secara independen. Keyakinan tersebut diperoleh karena adanya pengetahuan terhadap hal itu. Pengetahuan diperoleh dengan melihat, mendengar, menggunakan pancaindera untuk melihat fakta-fakta dari realita. Dalam pembelajaran matematika maka dapat diasumsikan dengan menghadirkan benda-benda konkret sesuai dengan nyatanya. Sehingga pengetahuan siswa dapat dibangun oleh pancaindera mereka.

    ReplyDelete
  60. Metia Novianti
    17709251021
    PPs PM A

    Real berarti yang aktual atau yang ada, kata tersebut menunjuk kepada benda-benda atau kejadian-kejadian yang sungguh-sungguh, artinya yang bukan sekadar khayalan atau apa yang ada dalam pikiran. Pada dasarnya realisme merupakan filsafat yang memandang realitas secara dualitis. Realisme membagi realitas menjadi dua bagian, yaitu subyek yang menyadari dan mengetahui disatu pihak, dan dipihak lainnya adalah adanya realita diluar manusia, yang dapat dijadikan sebagai objek pengetahuan manusia. Implikasinya Realisme dalam pendidikan adalah kebutuhan dasar dan hak yang mendasar bagi manusia dan kewajiban penting bagi semua masyarakat untuk memastikan bahwa semua anak-anak dilahirkan dengan pendidikan yang baik.

    ReplyDelete
  61. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 2017

    Realisme berasal dari kata real atau nyata. Realisme adalah aliran tentang kenyataan atau yang sungguh-sungguh ada. Realisme berpandangan bahwa obyek persepsi indrawi dan pengertian sungguh-sungguh ada, terlepas dari indra dan budi yang menangkapnya.

    ReplyDelete
  62. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Realisme dalam seni rupa berarti usaha menampilkan subyek dalam suatu karya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari-hari tanpa tambahan embel-embel atau interpretasi tertentu atau sebagai usaha untuk memperlihatkan kebenaran bahkan tanpa menyembunyikan hal yang buruk. Jadi, realisme merupakan suatu paham yang berpikir atau menunjukan tentang sesuatu berdasarkan kejadian yang sebenarnya, tanpa dibuat-buat.

    ReplyDelete
  63. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Berdasarkan salah satu link di atas diketahui bahwa ada dua aspek umum terhadap realisme yaitu diilustrasikan dengan melihat realisme tentang dunia benda makroskopis sehari-hari dan serta sifat-sifatnya.
    Aspek pertama yaitu ada klaim tentang keberadaan (eksistensi). Misalnya: meja, bebatuan, bulan, dan sebagainya, semuanya ada seperti fakta berikut: meja itu persegi, batu terbuat dari granit, dan bulan berbentuk bulat dan kuning.
    Aspek kedua realisme tentang dunia benda makroskopis sehari-hari dan sifat-sifatnya menyangkut kebebasan. Fakta bahwa bulan ada dan bulat dan hal ini tidak tergantung pada sesuatu yang kebetulan atau sedang dipikirkan orang lain.

    ReplyDelete
  64. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Menurut sejumlah sumber yang saya peroleh, dalam artian filsafat realisme dapat dimaknai sebagai sebuah anggapan bahwa obyek pikiran kita adalah real, benda-benda ada, keberadaan benda itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui, dapat kita lihat atau kita persepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita. Bagi kelompok realis, ada itu adalah ketika kita memahami sebagian sifatnya, dan apa yang harus kita lakukan yakni sebisa mungkin menjalin hubungan yang baik dengannya agar memberikan manfaat.

    ReplyDelete
  65. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Memandang sesuatu berdasarkan pada fakta yang ada dan bukan hanya berdasarkan pikiran saja. Hal ini merupakan konsep dasar dari realis yang melihat sesuatu secara gambalng. Sebenarnya hal ini baik, karena apa yang kita pikirkan itu masih berupa sesuatu yang mungkin ada. Berbeda dengan apa yang dapat kita lihat (real) yang nyata ada. Sehingga wajar kiranya jika kaum realis ini begitu percaya pada apa yang mereka lihat, dengar, rasakan daripada apa yang dipikirkan.

    ReplyDelete
  66. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    Pend. Matematika S2 Kelas C

    Realisme disini saya pahami sebagai suatu paham yang merujuk pada benda benda atau kejadian-kejadian yang sungguh - sungguh,artinya yang bukan sekadar khayalan atau apa yang ada dalam pikiran. Paham realisme ini memiliki pandangan bahwa kenyataan tidaklah terbatas pada pengalaman inderawi ataupun gagasan yang tebangun dari dalam diri manusia. Gagasan utama dari realisme dalam konteks pemerolehan pengetahuan adalah bahwa pengetahuan didapatkan dari dua hal, yaitu observasi dan pengembangan pemikiran baru dari observasi yang telah dilakukan

    ReplyDelete