Dec 2, 2012

REALISM





Ass Wr Wb
Jika ingin mendalami REALISM, koneklah:




Wss Wr Wb

Marsigit

29 comments:

  1. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Dalam pandangan epistemologi realisme menyatakan hubungan antara subjek dan objek diterangkan sebagai hubungan dimana subjek mendapatkan pengetahuan tentang objek murni karena pengaruh objek itu sendiri dan tidak tergantung oleh si subjek. Dengan demikian pemahaman terhadap subjek dipengaruhi oleh objek. Pandangan ini merupakan lawan dari pandangan idealisme.

    ReplyDelete
  2. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Realisme merupakan suatu pandangan yang melihat sesuatu sebagaimana mestinya tanpa adanya idealisasi, idolisasi dan spekulasi. Dengan artian bahwa realisme ini menerima fakta-fakta apa adanya, meskipun hal tersebut tidak menyenangkan. Paham ini bertentangan dengan paham idealisme yang memandang sesuatu dari apa yang dipikirkan dan pendapat pada diri sendiri

    ReplyDelete
  3. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Realisme berarti anggapan bahwa obyek indera kita adalah real, benda-benda ada, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui, atau kita persepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita. Bagi kelompok realis, alam itu, dan satu‑satunya hal yang dapat kita lakukan adalah: menjalin hubungan yang baik dengannya. Kelompok realis berusaha untuk melakukan hal ini, bukan untuk menafsirkannya menurut keinginan atau kepercayaan yang belum dicoba kebenarannya.

    ReplyDelete
  4. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Realisme bertentangan dengan idealisme. Realisme memandang kebenaran beradasarkan dugaan umum.Sering kita jumpai pada ilmu murni.Yang menjadi titik persoalan bagi para filsuf doktrin yaitu mengenai matafisik.Keberadaan realisme tidak dapat mengungkapkan apa yang sebenarnya yang ada di sebalik objek.Karena pemahamannya terhadap sesuatu cenderung meletakkan aksioma maupun definisi sebagai sumber utama untuk memahami kebenaran.Penganut paham ini seperti Plato dan Aristoteles.Sebagaimana yang telah diungkap berkali-kali sebelumnya bahwa ilmu titdak mungkin hanya dibentuk melalui paham realisme saja namun juga butuh unsur idealisme karena sebenar-benarnya ilmu yaitu idealisme dan rasionalime.

    ReplyDelete
  5. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Paham realisme memandang bahwa realitas sebagai dualitas yakni hakikat realitas terdiri dari dunia fisik dan dunia rohani. Aliran ini memandang bahwa obyek pengetahuan terletak diluar diri manusi. Contohnya bagaimana kursi itu ada pasti ada membuatnya, begitu juga dengan adanya alam yang berarti ada yang membuat. Dilihat dari aspek pendidikan bagi siswa, aliran ini dapat berpengaruh dalam setiap komponen pendidikan , contohnya dalam program pendidikan difokuskan pada siswa yakni siswa diprogramkan untuk dapat menyesuaikan diri, hidup dan melaksanakan tanggung jawab di kehidupan sosial masyarakat, Kurikulum pendidikan berisi pendidikan umum yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan siswa agar dapat hidup dan memiliki tanggung jawab sosial. Terima Kasih

    ReplyDelete
  6. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Realisme berarti anggapan bahwa obyek indera kita adalah real, benda-benda ada, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui, atau kita persepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita. Bagi kelompok realis, alam itu, dan satu satunya hal yang dapat kita lakukan adalah: menjalin hubungan yang baik dengannya. Kelompok realis berusaha untuk melakukan hal ini, bukan untuk menafsirkannya menurut keinginan atau kepercayaan yang belum dicoba kebenarannya. Realisme menegaskan bahwa sikap common sense yang diterima orang secara luas adalah benar, artinya, bahwa bidang aam atau obyek fisik itu ada, tak bersandar kepada kita, dan bahwa pengalaman kita tidak mengubah watak benda yang kita rasakan

    ReplyDelete
  7. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa realisme adalah kepercayaan bahwa lebaran atau realitas itu ada dan bersifat bebas atau tidak terikat dari pengamatnya terdapat dua aspek realisme secara general, yaitu existence atau keberadaan serta Independence atau kebebasan.

    ReplyDelete
  8. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Berdasarkan sumber yang saya baca, real berarti yang aktual atau yang ada, kata tersebut menunjuk kepada benda‑benda atau kejadian-kejadian yang sungguh-sungguh, artinya bukan sekadar khayalan atau apa yang ada dalam pikiran. Real menunjukkan apa yang ada. Reality adalah keadaan atau sifat benda yang real atau yang ada,yakni bertentangan dengan yang tampak. Secara umum, realisme berarti kepatuhan kepada fakta, kepada apa yang terjadi, jadi bukan kepada yang diharapkan atau yang diinginkan. Akan tetapi dalam filsafat, kata realisme dipakai dalam arti yang lebih teknis. Dalam arti filsafat yang sempit, realisme berarti anggapan bahwa obyek indera kita adalah real, benda-benda ada, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui, atau kita persepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  9. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Realisme adalah suatu istilah yang sedikitnya memiliki tiga aliran dalam realisme modern. Pertama, kecenderungan kepada materialisme dalam bentuknya yang modern. Sebagai contoh, materialisme mekanik adalah realisme tetapi juga materialisme. Kedua, kecenderungan terhadap idealisme. Dasar eksistensi mungkin dianggap sebagai akal atau jiwa yang merupakan keseluruhan organik. James B. Pratt dalam bukunya yang berjudul Personal Realism mengemukakan bahwa bentuk realisme yang sulit dibedakan dari beberapa jenis realisme obyektif. Ketiga, terdapat kelompok realis yang menganggap bahwa realitas itu pluralistik dan terdiri atas bermacam-macam jenis; jiwa dan materi hanya merupakan dua dari beberapa jenis lainnya. Apa yang kadang-kadang dinamakan realisme Platonik atau konseptual atau klasik adalah lebih dekat kepada idealisme modern daripada realisme modern.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  10. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dari link yang diberikan diatas dapat saya pahami bahwa ide utama dari realisme adalah dua hal yaitu observasi dan pengembangan pemikiran baru dari observasi yang dilakukan. Dalam realisme mengakui bahwa entitas yang bersifat abstrak dapat menjadi nyata dengan bantuan simbol-simbol linguistik dan kesadaran manusia. Realisme menyatakan bahwa kenyataan atau realitas hadir dengan sendirinya atau tidak tergantung pada pengetahuan dan gagasan manusia, dan kenyataan dapat diketahui oleh pikiran. Pengetahuan dapat diperoleh melalui penginderaan. Kebenaran pengetahuan dapat dibuktikan dengan memeriksa kesesuaiannya dengan fakta.

    ReplyDelete
  11. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum.Terimakasih Prof. Marsigit atas referensi yang diberikan. Mohon dokoreksi apabila terdapat kesalahan pada refleksi saya berikut. Realisme adalah aliran filsafat yang memandang bahwa dunia materi diluar kesadaran ada sebagai suatu yang nyata dan penting untuk kita kenal dengan mempergunakan intelegensi. Objek indra adalah real, yaitu benda-benda ada. Menurut realisme hakikat kebenaran itu barada pada kenyataan alam ini, bukan pada ide atau jiwa.Dunia ibaratakan seperti mesin yang tidak terjadi secara kebetulan, akan tetapi sengaja dibuat. manusialah yang merupaka pengamatnya. Terimakasih, Wassalamu’alaikum.

    ReplyDelete
  12. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Terdapat dua aspek umum tentang realis. Yang pertama, ada klaim tentang eksistensinya. Cotohnya adalah fakta bahwa meja itu persegi, batu terbuat dari granis, dan sebagainya. Sedangkan yang kedua realisme tentang dunia benda makroskopis sehari-hari dan sifat-sifatnya menyankut kebebasan. Contohnya adalah meskipun pengertian yang jelas di mana meja bisa berbentuk persegi bergantung pada manusia yang merancang dan membuatnya. Di dalam pendidikan matematika sendiri, kita mengenal matematika realistik. Dalam matematika realistik, matematika diajarkan melalui objek-objek nyata yang merepresentasikan matematika.

    ReplyDelete
  13. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Paham realisme beranggapan bahwa obyek indera kita adalah sesuatu yang real, yakni benda-benda ada dan nyata, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui, atau kita persepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita. Salah seorang tokoh realisme adalah John Macmurray mengatakan bahwa kita tidak bisa melepaskan diri dari fakta bahwa terdapat perbedaan antara benda dan ide. Bagi common sense biasa, ide adalah ide tentang sesuatu benda, suatu fikiran dalam akal kita yang menunjuk suatu benda. Dalam hal ini benda dalah realitas dan ide adalah bagaimana benda itu nampak pada kita.

    ReplyDelete
  14. Junianto
    PM C

    Dalam pandangan ini dikatakan bahwa objek yang ditangkap oleh indera manusia bersifat real. Secara sederhana misalnya dalam pendekatan pembelajaran matematika realistik dimana matematika selalu dikaitkan dengan dunia siswa yang bersifat riil, bisa diamati, bisa dilihat dan dialami oleh siswa dalam kehidupannya. Jadi konsep ini menjunjung tinngi adanya kekonkretan suatu objek yang bisa ditangkap oleh indra manusia.

    ReplyDelete
  15. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Realisme adalah suatu istilah yang meliputi bermacam-macam aliran filsafat yang mempunyai dasar-dasar yang sama. Realisme berarti anggapan bahwa semua obyek indera adalah real, benda-benda ada, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu diketahui, atau dipersepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran. Bagi kelompok realis, alam itu, dan satu satunya hal yang dapat dilakukan adalah: menjalin hubungan yang baik dengannya. Kelompok realis berusaha untuk melakukan hal ini, bukan untuk menafsirkannya menurut keinginan atau kepercayaan yang belum dicoba kebenarannya.

    ReplyDelete
  16. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Realisme adalah tradisi hubungan internasional yang berpusat pada empat ide utama, yaitu sistem internasional bersifat anarki, negara adalah aktor penting, semua negara dalam sistem adalah aktor tunggal, dan masalah utama bagi setiap negara adalah kelangsungan hidup. Aristoteles merupakan seorang filsuf yang menganut paham realisme. Realisme adalah pusat ide yang berpusat pada empat ide utama, yaitu grupisme politik, egoisme, anarki internasional, dan politik kekuasaan.

    ReplyDelete
  17. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Berdasarkan sumber yang ada, realisme merupakan aliran atau gaya yang memandang dunia ini tanpa ilusi, apa adanya tanpa menambah dan mengurangi objek. Artinya, realisme tidak ingin menambahkan apapun selain dari unsur objek itu sendiri. Jika ditarik dalam kehidupan sehari-hari, realisme dapat diambil hikmahnya. Maksudnya, sudah seyogyanya kita menjalani hidup ini apa adanya tanpa menjadi orang lain hanya agar diterima. Tampil dan hiduplah apa adanya, karena sebaik-baik penilaian ialah dari Allah SWT.

    ReplyDelete
  18. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Realisme kontras atau bersebrangan dengan Idealisme. Secara umum Realism merupakan melihan segala sesuatu apa adanya tanpa mempertimbangkan idealisasi atau spekulasi. Sehingga realisme ini akan menerima fakta-fakta sesuai dengan apa yang telihat. Dalam arti kontemporer, realisme kontras dengan anti-realisme, terutama dalam filsafat ilmu. Terimakasih

    ReplyDelete
  19. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Realism merupakan anggapan bahwa obyek indera kita adalah real, benda-benda ada, adanya itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu diketahui atau dipersepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita. Bagi kelompok realis, terhadap alam satu-satunya hal yang dapat kita lakukan adalah dengan menjalin hubungan yang baik dengannya. Mereka melakukan hal ini bukan untuk menafsirkannya menurut keinginan atau kepercayaan yang berlum terbukti kebenarannya.

    ReplyDelete
  20. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Pandangan filsafat realisme terhadap pengetahuan secara umum serta pengetahuan matematika secara khusus bahwa pengetahuan tidaklah terbatas pada pengalaman indrawi ataupun gagasan yang terbangun dari dalam. Namun, sesungguhnya pengetahuan itu sangatlah luas sehingga kita semua harus tahu metafisik dari pengetahuan tersebut juga. Kita biasa mengenal dengan sebutan PMRI dalam kegiatan pembelajaran matematika yang mengkaitkan kegiatan sehari-hari dalam pembelajaran matematika. Hal ini memiliki tujuan agar para siswa mampu mencapai pada kemampuan untuk berpikir abstrak dan secara perlahan mulai mengetahui metafisik dari pengetahuan matematika tersebut sehingga pandangan yang ereka peroleh tentang matematika itu luas.

    ReplyDelete
  21. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Dengan memasuki abad ke-20,realisme muncul,khususnya di Inggris dan Amerika Utara. Real berarti yang aktual atau yang ada,kata tersebut menunjuk kepada benda‑benda atau kejadian-kejadian yang sungguh-sungguh, artinya yang bukan sekadar khayalan atau apa yang ada dalam pikiran. Real menunjukkan apa yang ada. Reality adalah keadaan atau sifat benda yang real atau yang ada,yakni bertentangan dengan yang tampak. Dalam arti umum, realisme berarti kepatuhan kepada fakta, kepada apa yang terjadi, jadi bukan kepada yang diharapkan atau yang diinginkan. Akan tetapi dalam filsafat, kata realisme dipakai dalam arti yang lebih teknis.

    ReplyDelete
  22. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Realisme secara filsafat merupakan keyakinan terhadap realita. Keyakinan tersebut berdasarkan si pengamat secara independen. Keyakinan tersebut diperoleh karena adanya pengetahuan terhadap hal itu. Pengetahuan diperoleh dengan melihat, mendengar, menggunakan pancaindera untuk melihat fakta-fakta dari realita. Dalam pembelajaran matematika maka dapat diasumsikan dengan menghadirkan benda-benda konkret sesuai dengan nyatanya. Sehingga pengetahuan siswa dapat dibangun oleh pancaindera mereka.

    ReplyDelete
  23. Metia Novianti
    17709251021
    PPs PM A

    Real berarti yang aktual atau yang ada, kata tersebut menunjuk kepada benda-benda atau kejadian-kejadian yang sungguh-sungguh, artinya yang bukan sekadar khayalan atau apa yang ada dalam pikiran. Pada dasarnya realisme merupakan filsafat yang memandang realitas secara dualitis. Realisme membagi realitas menjadi dua bagian, yaitu subyek yang menyadari dan mengetahui disatu pihak, dan dipihak lainnya adalah adanya realita diluar manusia, yang dapat dijadikan sebagai objek pengetahuan manusia. Implikasinya Realisme dalam pendidikan adalah kebutuhan dasar dan hak yang mendasar bagi manusia dan kewajiban penting bagi semua masyarakat untuk memastikan bahwa semua anak-anak dilahirkan dengan pendidikan yang baik.

    ReplyDelete
  24. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 2017

    Realisme berasal dari kata real atau nyata. Realisme adalah aliran tentang kenyataan atau yang sungguh-sungguh ada. Realisme berpandangan bahwa obyek persepsi indrawi dan pengertian sungguh-sungguh ada, terlepas dari indra dan budi yang menangkapnya.

    ReplyDelete
  25. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Realisme dalam seni rupa berarti usaha menampilkan subyek dalam suatu karya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari-hari tanpa tambahan embel-embel atau interpretasi tertentu atau sebagai usaha untuk memperlihatkan kebenaran bahkan tanpa menyembunyikan hal yang buruk. Jadi, realisme merupakan suatu paham yang berpikir atau menunjukan tentang sesuatu berdasarkan kejadian yang sebenarnya, tanpa dibuat-buat.

    ReplyDelete
  26. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Berdasarkan salah satu link di atas diketahui bahwa ada dua aspek umum terhadap realisme yaitu diilustrasikan dengan melihat realisme tentang dunia benda makroskopis sehari-hari dan serta sifat-sifatnya.
    Aspek pertama yaitu ada klaim tentang keberadaan (eksistensi). Misalnya: meja, bebatuan, bulan, dan sebagainya, semuanya ada seperti fakta berikut: meja itu persegi, batu terbuat dari granit, dan bulan berbentuk bulat dan kuning.
    Aspek kedua realisme tentang dunia benda makroskopis sehari-hari dan sifat-sifatnya menyangkut kebebasan. Fakta bahwa bulan ada dan bulat dan hal ini tidak tergantung pada sesuatu yang kebetulan atau sedang dipikirkan orang lain.

    ReplyDelete
  27. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Menurut sejumlah sumber yang saya peroleh, dalam artian filsafat realisme dapat dimaknai sebagai sebuah anggapan bahwa obyek pikiran kita adalah real, benda-benda ada, keberadaan benda itu terlepas dari kenyataan bahwa benda itu kita ketahui, dapat kita lihat atau kita persepsikan atau ada hubungannya dengan pikiran kita. Bagi kelompok realis, ada itu adalah ketika kita memahami sebagian sifatnya, dan apa yang harus kita lakukan yakni sebisa mungkin menjalin hubungan yang baik dengannya agar memberikan manfaat.

    ReplyDelete
  28. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Memandang sesuatu berdasarkan pada fakta yang ada dan bukan hanya berdasarkan pikiran saja. Hal ini merupakan konsep dasar dari realis yang melihat sesuatu secara gambalng. Sebenarnya hal ini baik, karena apa yang kita pikirkan itu masih berupa sesuatu yang mungkin ada. Berbeda dengan apa yang dapat kita lihat (real) yang nyata ada. Sehingga wajar kiranya jika kaum realis ini begitu percaya pada apa yang mereka lihat, dengar, rasakan daripada apa yang dipikirkan.

    ReplyDelete
  29. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    Pend. Matematika S2 Kelas C

    Realisme disini saya pahami sebagai suatu paham yang merujuk pada benda benda atau kejadian-kejadian yang sungguh - sungguh,artinya yang bukan sekadar khayalan atau apa yang ada dalam pikiran. Paham realisme ini memiliki pandangan bahwa kenyataan tidaklah terbatas pada pengalaman inderawi ataupun gagasan yang tebangun dari dalam diri manusia. Gagasan utama dari realisme dalam konteks pemerolehan pengetahuan adalah bahwa pengetahuan didapatkan dari dua hal, yaitu observasi dan pengembangan pemikiran baru dari observasi yang telah dilakukan

    ReplyDelete