Dec 3, 2012

Philosophy of Science Education





Ass Wr Wb
Terlebih untuk mahasiswa S2 PSn, referensi berikut penting untuk dibaca:



Wss Wr Wb
Marsigit

56 comments:

  1. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Telah kita ketahui bahwa hubungan antara sains dan filsafat sangat dekat sehingga beberapa ilmu pengetahuan tertentu, khususnya cabang-cabang yang lebih umum, seperti matematika, fisika, kimia, biologi dan psikologi sangat diperlukan dalam filsafat. Filsafat dan sains keduanya tertarik terhadap pengetahuan yang terorganisir dan tersusun secara sistematis. Sains membantu filsafat dalam mengembangkan sejumlah bahan deskriptif dan faktual serta esensial bagi pemikiran filsafat. Sains mengoreksi filsafat dengan menghilangkan sejumlah ide-ide yang bertentangan dengan pengetahuan ilmiah. Filsafat merangkum pengetahuan yang terpotong, yang menjadikan beraneka macam sains yang berbeda serta menyusun bahan tersebut ke dalam suatu pandangan tentang hidup dan dunia yang lebih menyeluruh dan terpadu. melalui filsafat kita dapat mengerti teori-teori pendidikan, bisa menjadi sebuah ilmu yang otonom. Maksudnya ilmu yang apabila ditelaah terus-menerus menjadi ilmu yang berkembang pesat seperti ilmu psikologi, matematika, biologi, dan lain sebagainya.

    ReplyDelete
  2. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dari salah satu link yang diberikan, menurut pemahan saya bahwa filsafat pendidikan merujuk pada penerapan filsafat terhadap masalah pendidikan. Studi yang melibatkan studi filosofis tentang pendidikan dan masalahnya mengarah pada pokok bahasan pendidikan. Filosofi pendidikan bisa jadi filosofi proses pendidikan atau filosofi disiplin pendidikan yang artinya peduli dengan tujuan, bentuk, metode atau hasil dari proses pendidikan di sekolah – sekolah.

    ReplyDelete
  3. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Salah satu yang dibahas dalam referensi diatas adalah tentang filsafat pendidikan yang dapat digunakan pada rujukan baik untuk penerapan filsafat terhadap masalah pendidikan, memeriksa definisi, tujuan dan arti pendidikan, atau kepada visi tertentu atau pendekatan pendidikan. Filsafat pendidikan digunakan untuk semual hal terkait perkembangan pendidikan dan untuk setiap aspek-aspek yang mengandung keterkaitan dengan dunia pendidikan.

    ReplyDelete
  4. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Filsafat, sains, dan pendidikan merupakan dasar terciptanya filsafat pendidikan sains yang ketiganya saling terkait satu sama lain. Pendidikan yang melibatkan sains yang memerlukan pemikiran-pemikiran serta praktik memiliki filosofi sangat berarti. Alam tercipta untuk kita pelajari agar menjadi pembelajar yang bertentangan dengan kodrat alam.

    ReplyDelete
  5. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Filsafat pendidikan dapat merujuk pada penerapan filsafat terhadap masalah pendidikan, menguji definisi, tujuan dan rantai makna yang digunakan dalam pendidikan oleh guru, administrator dan pembuat kebijakan. Ini dapat melibatkan pemeriksaan visi atau pendekatan tertentu oleh para periset dan pembuat kebijakan dalam pendidikan yang sering menangani perdebatan dan asumsi kontemporer tentang inovasi dan praktik dalam pengajaran dan pembelajaran dengan mempertimbangkan profesinya dalam konteks filosofis atau sosiokultural yang lebih luas.
    Ada banyak cabang pendidikan, diantaranya yaitu pendidikan sains. Pendidikan sains adalah bidang yang berkaitan dengan berbagi konten sains dan proses dengan individu yang secara tradisional tidak dianggap sebagai bagian dari komunitas ilmiah. Peserta didik mungkin adalah anak-anak, mahasiswa, atau orang dewasa di masyarakat umum; Bidang pendidikan sains mencakup karya sains, proses sains (metode ilmiah), beberapa ilmu sosial, dan beberapa pedagogi pengajaran. Standar untuk pendidikan sains memberikan harapan untuk pengembangan pemahaman bagi siswa melalui keseluruhan program pendidikan K-12 mereka dan seterusnya. Subjek tradisional yang termasuk dalam standar adalah fisik, kehidupan, bumi, ruang, dan ilmu pengetahuan manusia.

    ReplyDelete
  6. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana dalam mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar siswa bisa mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, pengendalian diri, kecerdasan, akhlak, serta keterampilan yang diperlukan dalam hidup bermasyarakat. Pendidikan berlangsung seumur hidup dimulai ketika kita dilahirkan sampai akhirnya kita mati. Pendidikan merupakan pangalaman manusia, karena selama manusia itu hidup pasti melakukan suatu proses belajar baik sadar ataupun tidak sadar, dan dalam proses belajar tersebut manusia memperoleh pengalaman sehingga dari pengalaman tersebut terbentuk suatu jati diri dari manusia tersebut.

    ReplyDelete
  7. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Filsafat pendidikan adalah praktik filsafat pengajaran dan pembelajaran beserta penelitian ilmiah yang terkait. Bukankah filsafat pendidikan juga studi filosofis pendidikan pada umumnya. Kita tahu bahwa filsafat pendidikan memiliki banyak tokoh-tokon. Kita tahu juga bahwa Pendidikan dalam subjek biasanya dibagi menjadi 4 tahap utama: pra-sekolah (yaitu pra-primer, misalnya TK) dan tingkat pendidikan dasar (misalnya sekolah dasar), tingkat pendidikan menengah (menengah) yang lebih rendah (misalnya sekolah menengah atas) , Tingkat pendidikan tersier (tinggi) (mis. Perguruan tinggi, universitas), dan pendidikan pasca sarjana. Terkadang tahap yang disebut "post-secondary non-tersier" juga disertakan (dalam mode yang serupa dengan tingkat ISCED). Akan tetapi tidak semua objek itu diajarkan studi tentang filsafat pendidikan

    ReplyDelete
  8. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Secara filosofis pendidikan adalah hasil dari peradaban suatu bangsa yang terus menerus dikembangkan berdasarkan cita-cita dan tujuan filsafat serta pandangan hidupnya sehingga menjadi suatu kenyataan yang melembaga di dalam masyarakatnya. Dengan demikian filsafat pendidikan menjadi dasar suatu bangsa itu berpikir, berperasaan, dan berkelakuan yang menentukan bentuk sikap hidupnya. Adapun proses pendidikan dilakukan secara terus menerus dilakukan dari generasi ke generasi secara sadar.

    ReplyDelete
  9. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari sini saya memperoleh bahwa philosophy of science education sebagai ilmu pengetahuan yang bersifat eksistensial, artinya sangat erat hubungannya dengan kehidupan kita salah satunya pada dunia pendidikan. Bahkan filsafat ini menjadi dasar bagi motor penggerak bagi bidang pendidikan, baik sebagai objek pendidik atau subjek pendidik di lingkungan pendidikan. Tentunya hal yang menjadi dasar dan perlu diperhatikan adalah ontologi, epistemoligi, dan aksiologi dari bidang ini. Sehingga kita tahu kebermaknaan dari sebuah filsafat pendidikan ini.

    ReplyDelete
  10. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Filsafat pendidikan sains berarti menempatkan filsafat sebagai landasan dalam praktek pendidikan sains. Melalui filsafat, teori-teori pendidikan dapat menjadi sebuah ilmu yang otonom. Maksudnya ilmu yang apabila ditelaah terus-menerus menjadi ilmu yang berkembang pesat seperti ilmu psikologi, kedokteran ekonomi dan lain sebagainya. Pada akhirnya filsafat menjadi alas dalam menemukan suatu permasalahan dalam pendidikan sampai ke akar-akar teorinya.

    ReplyDelete
  11. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Filsafat pendidikan merupakan ilmu filsafat yang mempelajari hakikat pelaksanaan dan pendidikan. Bahan yang dipelajari meliputi tujuan, latar belakang, cara, hasil, dan hakikat pendidikan. Metode yang dilakukan adalah dengan menganalisa secara kritis struktur dan manfaat pendidikan. Filsafat pendidikan berupaya untuk memikirkan permasalahan pendidikan. Salah satu yang dikritisi secara konkret adalah relasi antara pendidik dan peserta didik dalam pembelajaran. Filsafat pendidikan berusaha menjawab pertanyaan mengenai kebijakan pendidikan, sumber daya manusia, teori kurikulum dan pembelajaran serta aspek-aspek pendidikan yang lain.

    ReplyDelete
  12. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Berdasarkan salah satu referensi yang disebutkan di atas, Filsafat pendidikan dapat juga dipahami bukan sebagai disiplin akademis melainkan sebagai teori pendidikan normatif yang menyatukan pedagogi, kurikulum, teori belajar, dan tujuan pendidikan dan didasarkan pada asumsi metafisik, epistemologis, dan aksiologis tertentu. Teori-teori ini juga disebut filsafat pendidikan. Misalnya, seorang guru mungkin dikatakan mengikuti filsafat pendidikan abadi atau mengikuti filsafat pendidikan perennialis. Seorang guru melaksanakan pembelajaran dengan kurikulum atau metode pembelajaran tertentu, maka guru tersebut sudah melaksanakan filsafat pendidikan yang dipahaminya.

    ReplyDelete
  13. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Aspek filsafat sesungguhnya merupakan faktor yang sangat penting dalam menentukan kinerja dan mutu pendidikan di suatu negara, meskipun bukan satu-satunya determinan. Di samping kajian filsafat mengenai eksistensi ilmu pendidikan, perumusan dan kejelasan filsafat pendidikan itu sendiri akan menentukan kebijakan dasar pendidikan, dan selanjutnya menentukan tingkat kemajuan dan perkembangan pendidikan nasional.

    ReplyDelete
  14. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Filsafat ilmu pendidikan merupakan salah satu cabang dari filsafat sains. Filsafat pendidikan merupakan filsafat yang mempelajari tentang pelaksanaan pendidikan meliputi tujuan, latar belakang, cara, hasil, dan hakikat pendidikan. Dengan kata lain, filsafat ilmu pendidikan mengungkapkan apa itu pendidikan secara filsafati yaitu meliputi aspek ontologi, epistimologi, dan aksiologi. Hakikat suatu pendidikan merupakan komponen-komponen yang menjadikan pendidikan tersebut ada, seperti perangkat pembelajaran, guru, siswa, media-media pembelajaran, dan lain sebagainya. Kebenaran sebuah pendidikan yakni ketika terjadi kesepakatan antara guru dengan siswa tentang suatu pengetahuan di dalam kelas. Artinya ketika guru menyampaikan sebuah pengetahuan, siswa memahaminya dengan baik, itulah yang disebut kesepakatan. Sedangkan aksiologi atau keindahan suatu pendidikan adalah tujuan diadakannya pendidikan itu sendiri.

    ReplyDelete
  15. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dari beberapa link yang bapak berikan saya tertarik pada link https://en.wikipedia.org/wiki/Philosophy_of_education Filsafat pendidikan adalah dirujuknya filsafat terhadap masalah pendidikan, menguji definisi, tujuan yang digunakan dalam pendidikan guru, dan pembuat kebijakan. Filsafat pendidikan juga bisa dipahami bukan sebagai disiplin akademis melainkan sebagai teori pendidikan normatif yang menyatukan pedagogi, kurikulum, teori belajar, dan tujuan pendidikan dan didasarkan pada asumsi metafisik, epistemologis, dan aksiologis tertentu.

    ReplyDelete
  16. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Indonesia seharusnya belajar dan segera mencontoh program pendidikan filsafat sejak dini tersebut. Karena selain menghasilkan masyarakat yang berpikir kritis dan koheren, juga dapat melahirkan situasi sosial yang harmonis, penuh toleransi, dan saling menghargai

    ReplyDelete
  17. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Terimakasih pak Prof atas link yang dibagikan. Semoga kami dapat mengambil ilmu dari beberapa artikel diatas sehingga kami dapat terbuka pikiran dan wawasannya mengenai apa sebenarnya hubungan antara sains dan filsafat

    ReplyDelete
  18. Assalamu'alaikum wr.wb.

    Filsafat pendidikan berkaitan dengan aplikasi filsafat pada permasalahan pendidikan. Yang dipelajari dalam filsafat pendidikan adalah tujuan, latar belakang, cara, hasil, dan hakikat pendidikan. Filsafat pendidikan memandang kegiatan pendidikan sebagai objek yang dikaji. Pendidikan dapat dibedakan menjadi dua wilayah yaitu humanisme dan akademik. Sisi humanisme mengembangkan manusia dari segi ketrampilan dan praktik hidup. Sementara aspek akademik menekankan nilai kognitif dan ilmu murni. Keduanya merupakan aspek penting yang sebenarnya tidak dapat dipisahkan. Filsafat pendidikan berperan untuk terus menganalisa dan mengkritisi aspek akademik dan humanis demi sebuah pendidikan yang utuh dan seimbang. Filsafat pendidikan akan terus melakukan peninjauan terhadap proses pendidikan demi perkembangan pendidikan yang mencetak manusia handal.

    Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    ReplyDelete
  19. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Terimakasih Prof atas link-link yang telah dibagikan
    Pada ulasan di atas diberikan beberapa rujukan. Saya pada awalnya membuka link http://en.wikipedia.org/wiki/Philosophy_of_education untuk mengetahui apa yang dimaksud filsafat pendidikan dala link tersebut. Melalui link tersebut saya memperoleh pengetahuan bahwa pokok bahasan filsafat pendidikan adalah pendidikan dengan menggunakan metode filosofis. Dari link tersebut saya juga sedikit memahami mengapa perguruan tinggi membekali mahasiswanya dengan mata kuliah filsafat pendidikan. Karena mengkaji pendidikan secara filosofis adalah hal yang sangat penting. Kegiatan ini akan membuat kita mengerti pendidikan secara lebih mendala hingga ke akar-akarnya. Realitas yang ada, tidak sedikit orang, atau bahkan pemangku kebijakan di bidang pendidikan tidak memahami unsur filosofis pendidikan. Hal ini tidak jarang mengakibatkan kebijakan pendidikan yang diputuskan hanyalah konsep kebijakan yang tipis, berupa kulit luar saja.

    Kemudian pada link berikutnya, saya membaca tentang pendidikan sains. Saya membaca bahwa Pendidikan sains adalah bidang yang berkaitan dengan berbagi konten sains dan proses dengan individu yang secara tradisional tidak dianggap sebagai bagian dari komunitas ilmiah. Kemudian berdasarkan tesis tesis yang saya peroeleh, saya mensintesiskan bahwa dala pembelajaran, alangkah lebih baik jika kita berusaha memahai pendidikan sains secara filosofis. Hal itu berkaitan dengan pemahaman kita terhadap apa yang akan kita pelajarai maupun apa yang akan kita ajarkan kepada orang lain

    ReplyDelete
  20. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Filsafat pendidikan sains adalah hasil pemikiran dan perenungan secara mendalam mengenai pendidikan sains. Filsafat pendidikan sains merupakan terapan filsafat dalam pendidikan sains. Pendidikan membutuhkan filsafat karena masalah-masalah pendidikan bukan hanya berhubungan dengan pelaksanaan pendidikan yang dibatasi pengalaman, tetapi permasalahan yang lebih luas, lebih dalam, serta lebih kompleks, yang tidak dibatasi pengalaman maupun fakta-fakta pendidikan, Filsafat pendidikan pada dasarnya menggunakan cara kerja filsafat dan akan menggunakan hasil-hasil dari filsafat, yaitu berupa hasil pemikiran manusia tentang realitas, pengetahuan, dan nilai tentang kebenaran, dan dalam kajiannya didasarkan pada model berpikir sistemik, sehingga harus senantiasa dikaitkan. Harapan dengan filsafat ini yang diterapkan dalam pendidikan, menjadikan seseorang iklas dan bijaksana dalam mengolah dan menikmati kehidupan. dalam penbelajaran pun bahasa secara filosofis dapat digunakan dalampembelajaran untuk menagkap dan memahami pengetahuan yang pelajari dan di dapat dari pengalaman atau diberikan oleh orang lain.

    ReplyDelete
  21. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Hubungan antara sains dan filsafat sangatlah dekat sehingga beberapa ilmu pengetahuan tertentu,seperti sains memerlukan filsafat dalam pembelajarannya. Filsafat yang berperan dalam pendidikan ini disebut sebagai filsafat pendidikan. Filsafat pendidikan berusaha menyelesaikan masalah-masalah pendidikan yang bersifat filosofis. Sains membahas tentang pengetahuan yang terorganisir dan sistematis yang akan membantu filsafat dalam mengembangkan sejumlah bahan deskriptif dan faktual serta esensial bagi pemikiran filsafat. Bahkan, sains mengoreksi filsafat dengan menghilangkan sejumlah ide-ide yang bertentangan dengan pengetahuan ilmiah.

    ReplyDelete
  22. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Menurut salah satu sumber yang saya baca dari link yang Bapak berikan di atas, bahwa filsafat pendidikan bukan hanya dipandang sebagai disiplin ilmu akademis saja, tetapi juga dipandang sebagai teori pendidikan normatif karena menyatukan banyak unsur, seperti pedagogik, kurikulum pembelajaran, teori pembelajaran, dan tujuan pendidikan dengan didasari oleh asumsi metafisik, epistimologis, dan aksiologis tertentu. Adapun filsuf dalam filsafat pendidikan dengan aliran idealisme diantaranya, Plato, Immanuel Kant, dan Georg Wilhelm Friedrich Hegel. Sedangkan filsuf dalam filsafat pendidikan dengan aliran Realisme diantaranya Aristoteles, Ibnu Tufail, Brouudy, dll.

    ReplyDelete
  23. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, thank you prof. Marsigit for an interesting article that is on the fourth link. For the government of Indonesia, science education is not something strange and foreign, because science education has been applied in early childhood even to college. The importance of science education encourages and is useful to children students are able to think more critically about nature, love and take lessons that exist and may exist in nature. The field of science education includes scientific work, the process of science (scientific method), some social sciences, and some pedagogy of teaching. Standards for science education provide hope for the development of understanding for students through the entire curriculum education program 2013 until they are adults. But if we talk about the relationship between science and philosophy is so close that some particular science, such as science requires philosophy in its learning. Science deals with organized and systematic knowledge that will assist philosophy in developing a number of descriptive and factual material as well as essential for philosophical thought. so it is very closely related between philosophy and science education, especially if we want to learn about the meaning of science education in philosophy, of course there will be many lessons and knowledge that we can take and applied in everyday life. Wallahu'alam bishowab

    ReplyDelete
  24. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Salah satu link tersebut merujuk pada Jean –Jackques Rousseau. Beliau merupakan seorang filsuf Jenewa, penulis, dan komposer pada abad ke-18. Filsafat politiknya mempengaruhi Revolusi Perancis serta pengembangan keseluruhan pemikiran politik, sosiologis, dan pendidikan modern. Rousseau berpendapat bahwa manusia mempunyai keadaan alamiah atau keadaan asli dalam dirinya sebagai suatu individu yang bebas atau merdeka tanpa adanya suatu intervensi atau paksaan dari manapun. Meskipun mempunyai kebebasan yang mutlak, manusia tidak memiliki keinginan sekaligus memiliki keinginan untuk menakhlukan sesamanya karena manusia secara alamiah bersifat tidak baik maupun tidak buruk. Menurutnya, manusia abad pencerahan sudah mengubah dirinya menjadi manusia rasional, yaitu mementingkan factor material untuk memenuhi kebutuhan dirinya. Faktor-faktor non-materail berupa perasaan dan emosi mengalami pengikisan sehingga manusia seolah-olah hanya berlaku menurut rasio saja. Abad Pencerahan menurut Rousseau adalah abad pesimisme total. Pemikir-pemikir pencerahan, perkembangan teknologi dan sains menyebabkan dekadensi moral dan budaya. Akibatnya, manusia menjadi rakus dan tamak sehingga terjadi kerusakan dan penghancuran besar-besaran bagi keberlangsungan manusia, baik itu alam maupun manusianya sendiri. Oleh sebab itu, Rousseau berpikir bahwa manusia seharusnya kembali pada kehidupannya yang alamiah yang memiliki emosi dan perasaan untuk mencegah dan terhindar dari kehancuran total. Pemikiran ini menjadi cikal bakal dari aliran Romantisme yang berkembang di eropa.

    ReplyDelete
  25. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Filosofi pendidikan merupakan jalan yang akan ditempuh oleh para pendidik dan peserta didik. Alangkah indahnya jika jalan yang dibangun mengarah pada kebijaksanaan dalam hidup. Saya menyadai proses pencapaian pendidikan itu tentulah bersifat subyektif. Tidaklah sama pemahaman antara satu orang dengan yang lainnya. Saya sendiri saja masih dalam proses mencari filosofi pendidikan itu sendiri. Mencoba mendaki gunung-gunung yang ada. Bahkan terkadang tidak terasa selama perjalanan pendakian tersebut. Terkadang merasa tertatih-tatih dalam menempuhnya. Menikmati proses yang terjal dan berliku adalah bagian yang dapat dirasakan dan digapai. Sebenar-benar kehidupan adalah bagian dari filosofi pendidikan itu sendiri.

    ReplyDelete
  26. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Filsafat dalam pendidikan sains, merupakan salah satu bukti bahwa filsafat dapat ditemukan di mana saja. Apabila kita kaitkan dengan matematika maka filsafat dalam pendidikan sains juga dpaat dikaitkan dengan matematika. Karena saya ingat dengan pepatah yang mengatakan bahwa “Mathematics is king of science”. Artinya matematika dapat diperoleh dimana saja. Semua pembelajran terdapat matematika, bahwa, sosial, dan mata pelajaran lain terdapat matematika. Guru dapat menggunakan sifat matematika tersebut untuk mengintegrsikan dengan pelajaran lain sehingga pembelajaran akan ebih bermakna dan akan membuat menarik bagi siswa.

    ReplyDelete
  27. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Bismillah...

    Filsafat pendidikan itu dapat ditujukan kepada penerapan filsafat itu sendiri terhadap tujuan pendidikan, masalah pendidikan, sistematika atau proses pendidikan dan penanggungjawab pelakasaan pendidikan itu sendiri baik guru maupun pemerintahan. Sedangkan Pendidikan sains adalah salah satu bidang ilmu yang berkaitan dengan konten alam dan dengan proses ilmiah. Maka dapat dikatakan filsafat pendidikan sains adalah penerapan filsafat (pemikiran mendalam) terhadap tujuan pembelajaran, proses pembelajaran dan masalah pendidikan yang berkaitan dengan konten ilmiah yang penyelesaiannya perlu berpikir secara sistematis dan ilmiah pula.

    ReplyDelete
  28. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    filsafat pendidikan dipandang sebagai suatu disiplin ilmu yang berdiri sendiri, namun bukanlah berarti bahwa kajiannya hanya sekedar menelaah sendi-sendi pendidikan atau filsafat semata. filsafat pendidikan adalah bagian yang tidak dipisahkan dar filsafat secara keseluruan, baik dalam sistem maupun metode.

    ReplyDelete
  29. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    filsafat pendidikan dipandang sebagai suatu disiplin ilmu yang berdiri sendiri, namun bukanlah berarti bahwa kajiannya hanya sekedar menelaah sendi-sendi pendidikan atau filsafat semata. filsafat pendidikan adalah bagian yang tidak dipisahkan dar filsafat secara keseluruan, baik dalam sistem maupun metode.

    ReplyDelete
  30. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017


    Filsafat pendidikan bisa dilihat melalui penerapan filsafat terhadap masalah pendidikan, dilihat melaui tujuan dan rantai makna yang digunakan dalam pendidikan oleh guru, administrator dan pembuat kebijakan. Semoga di negara kita bisa sling bersinergi untuk lebih memajukan dunia pendidikan.

    ReplyDelete
  31. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Terimakasih pak atas link yang telah diposting di atas. Dengan link-link tersebut kami bisa membaca mengenai hal-hal yang berhubungan dengan judul pada postingan ini yaitu Filsafat Pendidikan Sains. Filsafat dan pendidikan sains itu memang tidak dapat terpisahkan, kerena pendidikan sain salah satu pembentuknya yaitu filsafat. Menurut saya filsafat pendidikan sains ini sendiri merupakan suatu cara berpikir atau cara memandang pendidikan sains sehingga dapat membangun ilmu sains itu sendiri.

    ReplyDelete
  32. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Filsafat merupakan induknya dari berbagai macam ilmu, sehingga dalam segala hal diperlukan filsafat. Dalam pendidikan sains salah satunya juga diperlukan filsafat pendidikan sains. Filsafat pendidikan sains mempelajari tentang hakikat ontologi, epistemologi, dan aksiologi tentang segala yang berhubungan dengan pendidikan sains, baik guru, siswa, materi pembelajaran dan lain-lain. Seorang guru perlu untuk belajar tentang filsafat pendidikan sains. dengan bekal filsafat maka guru akan melaksanakan pembelajaran yang memperhatikan kepentingan siswa, berusaha untuk mengerti hakikat pembelajaran yang sebenarnya sehingga dapat melaksanakan pembelajaran sesuai dengan ruang dan waktu serta terhindar dari guru yang determinis terhadap siswa.

    ReplyDelete
  33. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Filsafat pendidikan dapat dimaknai sebagai penerapan filsafat untuk dapat melihat secara jernih permasalahan, definisi, tujuan, pembelajaran dan kebijakan dalam pendidikan. Filsafat pendidikan sangat dibutuhkan sebagai pembuat landasan kebijakan pendidikan. Bagi saya, filsafat pendidikan merupakan kendaraan bebas emisi untuk dapat mencapai tujuan dasar pendidikan, artinya ia bebas dari unsur kepentingan, kuasa, dan murni sebagai tujuan keilmuan dan praktis pendidikan yang lebih baik.

    ReplyDelete
  34. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Sesuai kajian dalam filsafat secara umum, dalam filsafat pendidikan membahas segala sesuatu yang berkitan dengan pendidikan yakni meliputi tujuan, latar belakang, cara, hasil dan hakikat pendidikan itu sendiri. Berfilsafat dalam pendidikan berusaha menggali secara intensif hingga keakar-akarnya untuk menemukan berbagai hal dan permasaahan dalam pendidikan sehingga dapat dijadikan acuan untuk menyusun system pendidikan yang mampu memberikan fasilitas yang maksimal bagi para subyek pembelajaran. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  35. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Pengetahuna merupakan buah peradaban dari suatu bangsa yang dikembangkan berdasarkan cita cita dan tujuan filsafat serta pandangan hidupnya. Perkembangan ilmu pengetahuan khususnya ilmu pengetahuan alam (matematika, biologi, fisika dan kimia) telah mengubah sejarah kehidupan manusia. Perkembangan ilmu pengetahuan merupakan salah satu prestasi besar dari pikiran manusia. Tanpa pengetahuan tentang perkembangan atau pertumbuhan ilmu adalah sukar untuk mengerti sejarah modern dewasa ini. Kesemua hal ini merupakan kemajuan dari proses berpikir manusia yang berhubungan dengan filsafat.

    ReplyDelete
  36. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    oiya prof Sekedar mau melaporkan, link dibawah ini sudah tidak bisa dibuka
    http://www.ejmste.com/v4n3/EURASIA_v4n3br_Erduran.pdf
    http://ihpst.net/journal/
    namun yang lainnya masih bisa dibuka.
    Terimakasih pak 

    ReplyDelete
  37. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Filsafat pendidikan dapat diartikan proses pendidikan atau filosofi disiplin pendidikan. Artinya, mungkin bagian dari disiplin dalam arti yang bersangkutan dengan tujuan, bentuk, metode, atau hasil dari proses mendidik atau dididik; atau mungkin metadisciplinary dalam arti yang berkaitan dengan konsep, tujuan, dan metode disiplin.

    ReplyDelete
  38. Junianto
    PM C


    Filsafat merupakan induk dari segala ilmu ciptaan manusia. Tentu filsafat berada dibawah ilmu spiritual karena ilmu spiritual bukanlah ciptaan manusia tetapi ciptaan Tuhan. Dalam filsafat ada istilah ontologi, epitimologi dan aksiologi yang menjadi dasar dari semua ilmu sains dalam melakukan sebuah penelitian. Ini merupakan salah satu alasan mengapa filsafat adalah induk dari segala ilmu. Filsafat bisa dikatakan sebagai ilmu yang mengajarkan agar kita selalu menggunakan pikiran/ akal kita dalam melakukan sebuah penelitian.

    ReplyDelete
  39. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana dalam mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar siswa bisa mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, pengendalian diri, kecerdasan, akhlak, serta keterampilan yang diperlukan dalam hidup bermasyarakat. Pendidikan merupakan pangalaman manusia, karena selama manusia itu hidup pasti melakukan suatu proses belajar baik sadar ataupun tidak sadar, dan dalam proses belajar tersebut manusia memperoleh pengalaman sehingga dari pengalaman tersebut terbentuk suatu jati diri dari manusia tersebut. Dalam sebuah filsafat pendidikan terkandung cita-cita, nilai-nilai, gambaran tentang tingkah laku individual ataupun masyarakat yang diharapkan. Hal tersebut mempunyai dampak bagi seorang pendidik sebagai pelaksana bagi pendidikan. Sebagai seorang pendidik harus benar-benar menyakini nilai-nilai yang menjadi pandangan hidup bangsa.

    ReplyDelete
  40. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs PM C

    Filsafat pendidikan dapat merujuk pada penerapan filsafat terhadap masalah pendidikan, memeriksa definisi, tujuan dan rantai makna yang digunakan dalam pendidikan oleh guru, administrator dan pembuat kebijakan (Wikipedia.org). Maka filsafat pendidikan tidak hanya perlu dipelajari oleh guru, tetapi juga pembuat kebijakan. Hal ini penting agar guru dan pembuat kebijakan memiliki pandangan dan pemahaman yang sama terkait hakikat pendidikan. Seorang pembuat kebijakan perlu untuk benar-benar memahami hakikat pendidikan dan masalah pendidikan yang ada sebelum membuat suatu kebijakan agar kebijakan yang dibuat tidak malah menambah masalah yang ada.

    ReplyDelete
  41. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Semua manusia dari zaman dahulu, sekarang dan masa yang akan datang memiliki kepentingan dalam pendidikan. Ketika lahir, seseorang dilahirkan dalam keadaan buta huruf, tidak mengerti sama sekali tentang norma dan budaya sekitarnya. Dengan pendidikan, kebutaan dan ketidaktahuan seeorangpun akan menghilang digantikan dengan kemampuan baik dalam membaca, menulis, dan bertindak dengan cara-cara yang tepat sesuai budaya. Pendidikan beserta pendidik sangatlah penting keberadaannya dalam kehidupan, namun terkadang masih juga disalah-salahkan, misalnya ketika masyarakat terguncang oleh krisis, ini sering diambil sebagai tanda-tanda kegagalan dalam pendidikan. Tapi hal tersebut bukanlah seluruhnya kesalahan pendidikan, banyak aspek lain yang mempengaruhi seperti kepribadian, tuntutan ekonomi, spiritual, dls.

    ReplyDelete
  42. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Filsafat dalam pendidikan dapat merujuk pada penerapan filsafat terhadap masalah pendidikan, memaknai definisi pendidikan , tujuan yang digunakan dalam pendidikan oleh guru dan pembuat kebijakan. Filsafat dapat menjadi landasan bagi pendidikan untuk menentukan visi dan misi. Filsafat dapat menjadi media bagi pendidikan sebagai oleh fikir demi mewujudkan pendidikan yang lebih baik. Oleh karena itu, filsafat dan pendidikan ialah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.

    ReplyDelete
  43. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Sains merupakan pengetahuan yang diperoleh dari beberapa kajian, pengamatan, pengolahan data, sehingga pendidikannya adalah hal yang kita pelajari tentang sains itu. Terdapat hubungan antara sains dan filsafat. Dalam mempelajari sains dapat diterapkan ilmu filsafat di dalamnya. Misalnya untuk mengamati suatu objek penelitian, maka perlu dilakukan pengamatan, mencari referensi dari berbagai sumber, kemudian baru pada akhirnya menyimpulan.

    ReplyDelete
  44. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Filsafat pendidikan berkaitan dengan aplikasi filsafat pada permasalahan pendidikan. Yang dipelajari dalam filsafat pendidikan adalah tujuan, latar belakang, cara, hasil, dan hakikat pendidikan. Filsafat pendidikan memandang kegiatan pendidikan sebagai objek yang dikaji. Pendidikan dapat dibedakan menjadi dua wilayah yaitu humanisme dan akademik. Sisi humanisme mengembangkan manusia dari segi ketrampilan dan praktik hidup. Sementara aspek akademik menekankan nilai kognitif dan ilmu murni. Keduanya merupakan aspek penting yang sebenarnya tidak dapat dipisahkan. Filsafat pendidikan berperan untuk terus menganalisa dan mengkritisi aspek akademik dan humanis demi sebuah pendidikan yang utuh dan seimbang. Filsafat pendidikan akan terus melakukan peninjauan terhadap proses pendidikan demi perkembangan pendidikan yang mencetak manusia handal.

    ReplyDelete
  45. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Filsafat mencakup keseluruhan pengetahuan manusia, filsafat merupakan sumber ide paling dalam bagi segala macam ilmu pengetahuan, sehingga filsafat disebut juga induk pengetahuan. Signifikansi pengetahuan mengacu kepada tujuan pendidikan dan pengetahuan yang telah ditetapkan diwujudkan dalam berbagai hal. Hal ini juga dapat diungkapkan tentang hubungan antara filsafat dengan filsafat pendidikan, dalam hal ini pendidikan bahwa filsafat tidak hanya melahirkan sains atau pengetahuan baru, melainkan juga melahirkan filsafat pendidikan.

    ReplyDelete
  46. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Filsafat pendidikan bukan dipahami sebagai disiplin akademis melainkan sebagai teori pendidikan normatif yang menyatukan pedagogi, kurikulum, teori belajar, dan tujuan pendidikan dan didasarkan pada asumsi metafisik, epistemologis, dan aksiologis tertentu. Filsafat pendidikan juga dapat merujuk pada penerapan filsafat terhadap masalah pendidikan, memeriksa definisi, tujuan dan rantai makna yang digunakan dalam pendidikan oleh guru, administrator dan pembuat kebijakan. Hal ini melibatkan pemeriksaan visi atau pendekatan tertentu oleh para periset dan pembuat kebijakan dalam pendidikan yang sering menangani perdebatan dan asumsi kontemporer tentang inovasi dan praktik dalam pengajaran dan pembelajaran dengan mempertimbangkan profesinya dalam konteks filosofis atau sosiokultural yang lebih luas.

    ReplyDelete
  47. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Dari apa yang saya dapatkan, secara sederhana saya memahami bahwa filsafat pendidikan sains ini mengacu pada segala hal yang berkaitan dengan pendidikan sains. Baik itu hakekat pendidikan sains, apa tujuannya, bagaimana mengelolanya, dan segala hal yang berhubungan, termasuk juga problematika yang ada. Jika mengacu pada sifat dari sains, maka pendidikan sains juga mengarah pada pola pikir ilmiah.

    ReplyDelete
  48. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Pendidikan dan Filsafat merupakan dua hal yang saling mempengaruhi. Pengaruh darifilsafat terhadap pendidikan, akan merubah mindset para guru yang masih menganggap bahwa dunia pendidikan khususnya pada pembelajaran matematika itu hanya bersifat abstrak. Disini, dalam pendidikan akan memberikan pengaruh yang baik jika pendidikan itu bersinergi dengan filsafat. Karena filsafat membantu seorang guru memahami peran mereka dan juga peran peserta didik. Sehingga peserta didik akan mendapatkan haknya seccara utuh karena diperhatikan berdasarkan ilmu filsafat yang dikuasai guru.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  49. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Banyak paham filsafat yang berpengaruh terhadap filsafat pendidikan. Misalnya di dalam pendidikan sains paham empirisme. Filsafat pendidikan merupakan filsafat yang dijadikan sebagai dasar dari pandangan terhadap pelaksanaan pendidikan. Di dalam filsafat pendidikan terdapat beberapa kandungan diantaranya adalah cita-cita, nilai, gambaran mengenai tingkah laku baik secara individual ataupun masyarakat yang diharapkan. Filsafat pendidikan dengan sendirinya akan membantu mengarahkan diri dengan perubahan peran dan fungsinya dalam menyesuaikan diri dengan arus globalisasi yang sangat pesat seperti sekarang ini.

    ReplyDelete
  50. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Filsafat pendidikan digunakan untuk semua hal terkait perkembangan pendidikan dan untuk setiap aspek-aspek yang mengandung keterkaitan dengan dunia pendidikan. Dengan adanya filsafat pendidikan dapat dijadikan sebagai referensi dalam mendefinisikan maupun menerjemahkan masalah pendidikan yang dialami siswa, guru, maupun pihak terkait. Dengan berpikir secara extensive dan intensive terhadap akar permasalahan akan mendorong untuk menemukan solusi yang tepat.

    ReplyDelete
  51. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Filsafat dapat menjadi landasan bagi ilmu sains. Filsafat juga dapat menjadi landasan bagi segala ilmu dengan meninjau dari segi ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Filsafat pendidikan juga menggambarkan hakikat pendidikan itu sendiri yang kemudian diimplementasikan dalam perumusan tujuan, visi-misi atau indikator pendidikan. Kurikulum pendidikan juga dikonstruksi berdasarkan pendidikan ditinjau dari sisi ontologis, epistemologis, dan aksiologis.

    ReplyDelete
  52. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Filsafat dengan ontologi, epistemologi dan aksiologinya dapat menjadi dasar suatu ilmu, termasuk juga dalam pendidikan sains. Masalah-masalah dalam pendidikan dapat dipelajari dan diselesaikan melalui filsafat. Filsafat juga dapat dijadikan landasan bagi kebijakan atau tujuan dari pendidikan.

    ReplyDelete
  53. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Pendidikan sains adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bagaimana hubungan pendidikan dengan sains, bagaimana cara mempelajari dan mengajarkan sains dengan baik dan benar, baik pada instusi pendidikan formal maupun non formal. Pendidikan untuk pengajaran Sains perlu dan dapat dimuati unsur pembentukan karakter melalui pengembangan sikap ilmiah (scientific attitude)

    ReplyDelete
  54. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Filsafat merupakan olah pikir manusia. Melalui filsafat dapat mengahsilkan pemikiran-pemikiran para filsuf. Pendidikan sendiri merupakan salah satu cara merealisakikan ide-ide filsafat menjadi kenyataan, tindakan, perilaku dan pembentuk kepribadiaan seseorang. Dalam filsafat pendidikan memiliki dasar-dasar epistimilogi, ontologi dan aksiologi. Dasar-dasar tersebutlah yang dijadikan dasar dalam meleakukan para peneliti untuk melakukan penelitian ilmiah dalam dunia sains. Terimakasih

    ReplyDelete
  55. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum wr.wb Prof
    Filsafat sains dengan filsafat pendidikan sains perbedaannya di pendidikannya. Jika filsafat sains adalah filsafat/olah fikir mengenai ilmu sains, sedangkan filsafat pendidikan sains dapat merujuk pada penerapan filsafat terhadap masalah pendidikan, memeriksa definisi, tujuan dan rantai makna yang digunakan dalam pendidikan oleh guru, administrator dan pembuat kebijakan. Namun terkhusus masalah pendidikan sains.

    ReplyDelete
  56. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017

    Filsafat pendidikan merupakan ilmu filsafat yang diterapkan pada dunia pendidikan. Dari apa yang saya dapatkan dalam kuliah filsafat dengan Prof. Marsigit, saya melihat bahwa filsafat merupakan modal bagi calon pendidik/guru untuk bijaksana dalam berpikir dan bertindak. bijaksana artinya mampu memposisikan diri sesuai ruang dan waktunya, misalnya : memberikan materi sesuai kebutuhan siswa, bersikap adil, tidak menjudge siswa sebagai siswa yang malas, bodoh, dsb, menjadi guru yang kritis, kreatif dan inovatif serta banyak hal lainnya yang dapat dipelajari dari kuliah filsafat.

    ReplyDelete