Dec 2, 2012

DEDUCTIVISM





Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang DEDUCTIVISM, koneklah:






Wss Wr Wb

12 comments:

  1. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    The hypothetico-deductive model atau metode merupakan sebuah deskripsi yang muncul dari metode ilmiah. Menurut itu, penyelidikan ilmiah diproses dengan merumuskan hipotesis dalam bentuk yang dibayangkan dapat dimanipulasi oleh tes pada data yang dapat diobservasi. Sebuah tes yang bisa dan tidak berjalan bertentangan dengan prediksi dari hipotesis diambil sebagai pemalsuan hipotesis. Sebuah tes yang bisa tapi tidak berjalan bertentangan dengan hipotesis menguatkan teori. Hal ini kemudian diusulkan untuk membandingkan nilai penjelas dari hipotesis bersaing dengan menguji seberapa besar mereka dikuatkan oleh prediksi mereka.

    ReplyDelete
  2. Deductivism merupakan aliran dalam berfikir dengan menentukan pernyataan yang mempunyai kebenaran secara universal atau umum sebagai titik awalnya Dari gagasan umum tersebutlah lalu diperjelas, dikembangkan, dianalisis, sehingga memunculkan pernyataan ataupun kesimpulan baru yang lebih khusus atau mendetail. Pada matematika pola berpikir deduktif dimulai dengan penentuan definisi dan aksioma atau postulat. Dari asioma dan postulat kemudian diturunkan pada pernyataan berikutnya yang disebut teorema dan atau lemma. Dalam deduktif, kebenaran universal telah diketahui kemudian digunakan untuk menyelidiki masalah yang bersifat khusus.

    ReplyDelete
  3. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Deductivism yang dimaksud pada ling tersebut adalah tentang Hypothetico-deductive atau hipotesis deduktif. Deduktif adalah pola pikir proses logika yang bersifat umum kemudian mengarah ke hal-hal yang khusus. Pendekatan deduktif merupakan prosedur yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus.

    ReplyDelete
  4. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Terimkasih Prof atas link-link yang dibagikan
    Berdasarkan beberapa sumber yang saya baca, saya melihat bahwa metode deduktif mengandalkan pengalaman, prediksi, dan hipoteis. Pengalaman, menggunakan pengalaman: mertimbangkan masalahnya dan mencoba untuk memahaminya. Hal ini harus diikuti upaya kita dala mengumpulkan data dan mencari penjelasan sebelumnya. Prediksi dan hipotesis, apabila aspek yang dibahas adalah hal baru, maka telaah atau analisis bisa diawali dengan penentuan hipotesis. Tidak berhenti pada pendugaan yang kita buat saja, kita harus mempertanggungjawabkan pendugaan kita melalui uji atau percobaan. Hal ini tentu membutuhkan aktivitas observasi sebagai media pencarian bukti dalam uji atau percobaan yang dilakukan untuk mempertanggungjawabkan prediksi dan hipotesis yang dibuat.

    ReplyDelete
  5. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Istilah deduksi sering terdengar ketika membahas tentang penarikan kesimpulan dari keadaan yang umum atau penemuan yang khusus dari yang umum. Hal – hal yang khusus diperoleh dari segala sesuatu yang bersifat umum. Berdasarkan sumber yang Bapak berikan, deductivsm dalam hal ini merupakan suatu hipotesis deduktivisme (hypothetico-deductivism ). Deductivism ini meruakan kebalikan dari inductivism. Pemikiran diawali oleh pernyataan umum lalu dikembangkan dan diperjelas oleh pernyataan-pernyataan khusus. Pemikiran ini dapat berasal dari buku, artikel, penelitian, dan semacamnya.

    ReplyDelete
  6. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Deductivisme adalah suatu metode ilmiah yang melihat suatu permasalahan dari hal-hal yang bersifat umum, kemudian di tarik kesimpulannya sebagai suatu suatu permasalahan yang bersifat khusus. Biasanya metode ini digunakan untuk mempermudah peneliti untuk melakukan penyelidikan yang bersifat ilmiah agar dapat merumuskan hipotesis dalam bentuk yang dapat dilakukan pengujian untuk memperoleh data yang bisa diamati secara langsung.

    ReplyDelete
  7. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami deduktivisme merupakan suatu ideologi yang meyakini bahwa kebenaran sesuatu bisa dicapai dengan cara deduksi. Deduksi merupakan metode berpikir di mana dari pernyataan yang bersifat benar secara umum kemudian ditarik kesimpulan yang ke suatu pernyataan yang bersifat khusus. Penarikan kesimpulan secara deduktif biasanya mempergunakan cara berpikir yang disebut silogismus. Silogismus dilakukan dengan cara menyusun dua buah pernyataan yang diyakini benar (disebut sebagai premis) kemudian dari dua premis tersebut ditarik suatu kesimpulan

    ReplyDelete
  8. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. Deduksi adalah salah-satu metode penarikan kesimpulan dari hal yang khusus ke hal yang umum dengan dimulai dari premis-premis. Menurut Jujun S Suriasumantri, penarikan kesimpulan secara deduktif biasanya mempergunakan pola berpikit yang dinamakan silogismus. Silogisme tersusu atas dua premis yakni premis mayor dan premis minor sert satu kesimpulan. Misal: premis mayor> semua hewan berkembang biak, premis minor>kucing adalah seekor hewan, kesimpulan> kucing berkekbangbiak.

    ReplyDelete
  9. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017


    Metode berpikir deduksi menurut pemahaman saya, adalah sebuah metode dalam olah pikir, yang ditarik dari hasil reduksi sebuah peikiran yang awalnya bersifat umum menjadi bersifat khusus dari pemikiran yang besar ditarik akar-akarnya sehingga menjadi pemikiran yang sederhana. Dalam menemui sebuah permaslaahan kita bisa membuat permasalahan menjadi dalam kasus sempit agar lebih mudah menyelesaikan.

    ReplyDelete
  10. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Kata dasar dari kata DEDUCTIVISM adalah deduksi dimana deduksi itu sendiri berarti penarikan kesimpulan dari keadaan yang umum ke yang khusus, begitu tercantum di KBBI dan mungkin sudang menjadi pengetahuan umum, sehingga DEDUCTIVISM dapat diartikan sebagai aliran yang menggunkan alur berpikir deduksi atau menyimpulkan sesuatu keadaan dari keadaan yang umum ke yang khusus.

    ReplyDelete
  11. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Berpikir deduktif adalah paradigma yang berdasar pada perumusan hipotesis, pengujian hipotesis, dan kemudian menyimpulkan hipotesis tersebut. Dengan kata lain, deduktivisme ialah merupakan sebuah pemikiran yang diawali oleh pernyataan umum lalu dikembangkan atau diperjelas oleh pernyataan-pernyataan khusus. Paradigma ini sering digunakan dalam metode penyelidikan ilmiah. Selain itu, deduktivisme juga memiliki pandangan bahwa sesuatu dapat diakui sebagai pengetahuan jika dapat berasal dari beberapa aksioma yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus.

    ReplyDelete
  12. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Deduksi merupakan salah satu penarikan kesimpulan dari yang umum menjadi lebih khusus. Dalam pembelajaran matematika dapat ditemukan saat membuktikan suatu rumus berasal dari rumus-rumus yang ada dan menjadi rumus yang lebih simpel untuk mendapatkan kesimpulan. Contohnya saat kita akan membuktikan rumus persamaan lingkaran yang berpusat di (a,b) maka kita dapat menggunakan rumus dari pitagoras terlebih dahulu yang berada di lingkaran sebagai jari-jari sedangkan dalam segitiga sebagai garis miring. Atau bisa juga dengan menurunkan dari persamaan lingkaran dengan pusat (0,0).

    ReplyDelete