Dec 2, 2012

DEDUCTIVISM





Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang DEDUCTIVISM, koneklah:






Wss Wr Wb

63 comments:

  1. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Deduksi merupakan cara berfikir yang mengarah kepada bentuk penalaran yang dapat berlangsung dari seusuatu yang bersifat general dengan proses dalam pikir ke arah sesuat yangbersifat particular/khusus. Deduksi juga dapat dikatakan sebagai penalaran dari suatu kebenaran umum ke suatu hal (contoh) khusus dari kebenaran itu. Deduksi menyederhanakan apa yang begitu luas didalam pikir menjadi lebih kecil dan khusus yang masih termuat dalam bagian yang begitu luas tersebut.

    ReplyDelete
  2. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Model atau metode hipotetis-deduktif berupa deskripsi dalam metode ilmiah. Deduktivisme merupakan paradigma yang berdasar pada perumusan hipotesis, pengujian hipotesis, dan kemudian menyimpulkan hipotesis tersebut. Paradigma ini yang sering digunakan dalam metode penyelidikan ilmiah. Metode deduktif juga sering digambarkan sebagai pengambilan kesimpulan dari sesuatu yang umum ke sesuatu yang khusus dalam suatu penelitian.

    ReplyDelete
  3. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Deductivism is an attempt to develop a position that avoids the difficulties that beset inductivism. It is accepted that theoretical elements enter science at all stages and that inductive generalizations lack proper justification. The basic idea of deductivism is that theories are not built bottom-up from theory-free data, but that they are deductively tested against data. Inductivism and deductivism share the view of scientific explanation and prediction.
    Sumber:
    http://www.zeww.uni-hannover.de/Theories%20and%20Methods.%20Chapter%203.pdf

    ReplyDelete
  4. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dari yang saya baca tentang deduktif saya dapat mengambil inti bahwa deduktif deskripsi metode ilmiah yang diusulkan. Dalam metode hypothetico deduktif, penyelidikan ilmiah berlanjut dengan merumuskan hipotesis dalam bentuk yang dapat dipalsukan oleh sebuah pengujian terhadap data yang diamati. Sebuah tes yang bisa tapi tidak bertentangan dengan hipotesis menguatkan teori tersebut. Kemudian diusulkan untuk membandingkan nilai penjelasan dari hipotesis yang menguji seberapa ketatnya bukti tersebut dikuatkan oleh prediksi mereka. https://en.wikipedia.org/wiki/Hypothetico-deductive_model

    ReplyDelete
  5. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Dari link di atas dapat kita ketahui bahwa deductivism merupakan aliran dalam berfikir yang titik awalnya merupakan gagasan umum yang dianggap benar. Dari gagasan umum tersebutlah lalu diperjelas, dikembangkan, dianalisis, sehingga memunculkan pernyataan ataupun kesimpulan baru yang lebih khusus atau mendetail. Pada matematika pola berpikir deduktif diperlukan untuk membuktikan suatu teorema berdasarkan teorema-teorema sebelumnya yang telah diakui kebenaranya. Dalam penarikan kesimpulan deduktif dikenal dengan silogisme, di mana pernyataan dikatakan benar apabila didasarkan premis-premis yang benar (minor dan mayor) serta proses/ prosedur penarikan kesimpulan juga benar.

    ReplyDelete
  6. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Deductivism merupakan suatu aliran dalam filsafat (karena berbicara pada konteks filsafat) yang memandang bahwa metode berpikir kita itu secara deduktif. Deduktif artinya kita memulai dari premis umum kemudian ke premis khusus. Dalam matematika saya berikan contoh, seperti dari bentuk umum kita dapat menentukan suatu bentuk khusus. Misalnya untuk menentukan bahwa 1+2+3+...+5.

    ReplyDelete
  7. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Deduksi adalah cara berpikir dimana dari pernyataan yang bersifat umum ditarik kesimpulan yang bersifat khusus. Penarikan kesimpulan secara deduktif biasanya mempergunakan pola berpikir yang dinamakan silogismus. Silogismus disusun dari dua buah pernyataan dan sebuah kesimpulan. Metode deduksi umumnya dipakai pada bidang matematika untuk membuat turunan-turunan rumus yang lebih simpel. Penalaran deduktif menghubungkan premis-premis dengan kesimpulan. Jika semua premi benar, istilah jelas, dan aturan logika deduktif ditaati, maka kesimpulan ini tentu benar.

    ReplyDelete
  8. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Deduktif bisa dikatakan sebagai pendefinisian dari hal yang paling umum menuju hal yang sifatnya lebih khusus. Mengenalkan definisi terlebih dahuru barulah memberi contoh. Hal Hal ini untuk menguatkan teori dasar ketika bertemu dengan khusus, akan lebih mudah menentukan arah harus bagaimana dan kemana.

    ReplyDelete
  9. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Deductivism adalah proses untuk menyatakan validitas kesimpulan dari serangkaian premis yang telah diberi nilai kebenaran. Konteks penjelasan Deductivisme terjalin dengan konsep argumen logis. Dan kita tahu bahwa dedukti adalah dari awal menuju khusus. Maksudnya kita berkonsep dari hal-hal yang umu menuju sesuatu yang khusus.

    ReplyDelete
  10. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    deduktivisme adalah paradigma yang berdasar pada perumusan hipotesis, pengujian hipotesis, dan kemudian menyimpulkan hipotesis tersebut. Menurut para ahli filsafat ilmu pengetahuan, bahwa sejatinya ‘tidak semua kegiatan berpikir (penalaran) manusia mendasarkan pada penalaran ilmiah (deduktif atau induktif). logika formal atau logika deduktif, yaitu ‘sistem penalaran yang menelaah prinsip-prinsip penyimpulan yang sah berdasarkan bentuknya (form) serta kesimpulan yang dihasilkan sebagai kemestian diturunkan dari pangkal pikiran’. Atau ‘suatu ilmu yang mempelajari asas-asas atau hukum-hukum dalam berpikir, hukum-hukum tersebut harus ditaati supaya pola berpikirnya benar dan mencapai kebenaran’ (Sudiarja, dkk., 2006). logika deduktif adalah lebih ke arah aliran rasionalisme atau positivisme. Pada hakikatnya matematika adalah pengetahuan yang bersifat deduktif, tetapi tidak semua ahli filsafat sepakat dengan pandangan tersebut, misalnya Immanuel Kant berpendapat, ‘bahwa matematika merupakan pengetahuan ‘sintetik a priori’ dimana eksistensi matematika tergantung kepada dunia pengalaman manusia’ (Suriasumantri J.S., 1996).

    ReplyDelete
  11. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari sini saya mendapatkan pemahaman baru berupa paham filsafat yaitu deductivism. Dimana deductivism ini berpandangan sesuatu gagasan dapat diakui sebagai pengetahuan jika dapat berasal dari beberapa aksioma. Hal ini bertentangan dengan inductivism yang saya baca pada artikel sebelumnya. Jika di implikasikan dalam sebuah pembelajaran dediktif ini seharusnya muncul pada level sekolah yang menekah tinggi. Karena jika masih level sekolah dasar mereka tidak dapat berjalan dikarenakan pada sekolah dasar masih diperlukan pendekatan yang indukrif yang erat kaitannya dengan contoh-contoh dalam menggeneralisasikan kesimpulan.

    ReplyDelete
  12. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Anti-tesis dari induktivisme adalah deduktivisme. Deduktivisme adalah proses untuk menyatakan validitas kesimpulan dari serangkaian premis yang telah diberi nilai kebenaran. Hoyningen-Huene (2006) menyatakan bahwa deduktivisme adalah usaha untuk mengembangkan posisi yang menghindari kesulitan yang menimpa induktivisme. Hal ini diterima karena elemen teoritis memasuki sains pada semua tahap dan bahwa generalisasi induktif tidak memiliki justifikasi yang tepat. Ide dasar dari deduktivisme adalah bahwa teori tidak dibangun secara bottom up dari teori-data bebas, namun secara deduktif diuji terhadap data.

    ReplyDelete
  13. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Deduktivisme berasal dari kata deduksi yang berarti penarikan kesimpulan dari keadaan yang umum atau penemuan yang khusus dari yang umum. Sehingga, deduktivisme adalah filosofis arah yang mengatakan bahwa sesuatu dapat diakui sebagai pengetahuan jika dapat berasal dari beberapa aksioma atau dari kebenaran-kebenaran yang sudah ada dan diketahui sebelumnya. Aksioma harus sesederhana dan sejelas mungkin.

    ReplyDelete
  14. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Model atau metode hypothetico deduktif adalah deskripsi metode ilmiah yang diusulkan. Dimana hasil penemuan metode ilmiah melalui perumusan hipotesis, pengujian hipotesis dan penyimpulan hipotesis tersebut. Hasil penyelidikan ilmiah dengan merumuskan hipotesis dapat dipalsukan oleh tes pada data yang telah diamati sebelumnya. Penjabaran dengan metode deduktif ini berawal dari hal-hal yang bersifat umum menuju kepada penyimpulan yang bersifat khusus. Sehingga faham seseorang yang menggunakan metode deduktif inilah yang disebut DEDUCTIVISM.

    ReplyDelete
  15. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dalam pembelajaran matematika juga langkah berpikirnya menggunakan alur deduktif. Bahkan ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa dalam matematika lebih baik berpikir deduktif daripada induktif. Matematika sebagai ilmu deduktif artinya pencarian kebenaran dalam matematika menggunakan metode deduktif, yaitu generalisasi dari hal yang bersifat umum lalu diarahkan menuju hal yang bersifat khusus. Salah satu cirinya adalah pernyataan diperoleh akibat logis dari kebenaran sebelumnya, sehingga kaitan antar konsep atau pernyataan matematika bersifat konsisten.

    ReplyDelete
  16. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Langkah dalam berpikir deduktif seperti yang dituangkan dalam salah satu artikel adalah sebagai berikut.
    1. Gunakan pengalaman Anda: Pertimbangkan masalahnya dan cobalah untuk memahaminya. Kumpulkan data dan cari penjelasan sebelumnya. Jika ini adalah masalah baru bagi Anda, maka pindahlah ke langkah 2.
    2. Buatlah sebuah dugaan (hipotesis): Bila tidak ada hal lain yang diketahui, cobalah untuk menyatakan penjelasan, kepada orang lain, atau buku catatan Anda.
    3. Dedikasikan prediksi dari hipotesis: jika Anda menganggap 2 benar, konsekuensi apa yang akan terjadi?
    4. Uji (atau percobaan): Carilah bukti (pengamatan) yang bertentangan dengan prediksi ini untuk disangkal 2. Ini adalah kesalahan logis untuk mencari 3 secara langsung sebagai bukti 2. Kesalahan formal ini disebut dengan menegaskan konsekuensinya.

    ReplyDelete
  17. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Deductivism merupakan paham yang menganut aliran pola pikir deduktif. Pola pikir deduktif dimulai dari hal-hal yang bersifat umum baru kemudian di bawa atau dijelaskan ke dalam hal-hal yang bersifat khusus. Deduktivisme ini bisa juga diadopsi dalam pembelajaran matematika, salah satunya dengan penggunaan hypothetico-deductive model or method, yang dalam penerapannya siswa belajar mulai dari pernyataan berupa pertanyaan kausal (sebab-akibat), lalu dilanjutkan dengan hipotesis. Selanjutnya siswa diminta untuk merumuskan kemungkinan jawaban (hipotesis) atas pernyataan tersebut. Kemudian siswa diminta untuk menurunkan konsekuensi-konsekuensi logis dari hipotesis dan merencanakan serta melakukan eksperimen (eksplorasi). Analisis hasil eksperimen menyebabkan beberapa hipotesis ditolak, sedang yang lainnya diterima (pengenalan konsep). Akhirnya konsep-konsep yang relevan dan pola-pola penalaran yang terlibat didiskusikan, dan diterapkan pada situasi yang lain dikemudian hari (aplikasi konsep).

    ReplyDelete
  18. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Hipotetis-deduktif dibangun berdasarkan gagasan bahwa bukti terdiri dari prediksi sukses yang deduktif mengikuti dari hipotesis yang diuji. Metode deduktif hipotetis juga relevan untuk praktek ilmiah. Model hipotetis-deduktif adalah deskripsi yang diusulkan metode ilmiah. Hasil penyelidikan ilmiah dengan merumuskan hipotesis dalam bentuk yang dibayangkan bisa dipalsukan oleh tes pada data yang dapat diobservasi. Sebuah tes yang bisa dan tidak berjalan bertentangan dengan prediksi dari hipotesis yang diambil sebagai pemalsuan hipotesis. Sebuah tes yang bisa tetapi tidak berjalan bertentangan dengan hipotesis yang menguatkan teori.

    ReplyDelete
  19. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika 2016

    Deduktif berasal dari bahasa Inggris deduction yang berarti penarikan kesimpulan dari keadaan-keadaan yang umum, menemukan yang khusus dari yang umum. Deduksi adalah cara berpikir yang di tangkap atau di ambil dari pernyataan yang bersifat umum lalu ditarik kesimpulan yang bersifat khusus. Penarikan kesimpulan secara deduktif biasanya mempergunakan pola berpikir yang dinamakan silogismus. Metode berpikir deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.

    ReplyDelete
  20. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    The hypothetico-deductive model atau metode merupakan sebuah deskripsi yang muncul dari metode ilmiah. Menurut itu, penyelidikan ilmiah diproses dengan merumuskan hipotesis dalam bentuk yang dibayangkan dapat dimanipulasi oleh tes pada data yang dapat diobservasi. Sebuah tes yang bisa dan tidak berjalan bertentangan dengan prediksi dari hipotesis diambil sebagai pemalsuan hipotesis. Sebuah tes yang bisa tapi tidak berjalan bertentangan dengan hipotesis menguatkan teori. Hal ini kemudian diusulkan untuk membandingkan nilai penjelas dari hipotesis bersaing dengan menguji seberapa besar mereka dikuatkan oleh prediksi mereka.

    ReplyDelete
  21. Deductivism merupakan aliran dalam berfikir dengan menentukan pernyataan yang mempunyai kebenaran secara universal atau umum sebagai titik awalnya Dari gagasan umum tersebutlah lalu diperjelas, dikembangkan, dianalisis, sehingga memunculkan pernyataan ataupun kesimpulan baru yang lebih khusus atau mendetail. Pada matematika pola berpikir deduktif dimulai dengan penentuan definisi dan aksioma atau postulat. Dari asioma dan postulat kemudian diturunkan pada pernyataan berikutnya yang disebut teorema dan atau lemma. Dalam deduktif, kebenaran universal telah diketahui kemudian digunakan untuk menyelidiki masalah yang bersifat khusus.

    ReplyDelete
  22. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Deductivism yang dimaksud pada ling tersebut adalah tentang Hypothetico-deductive atau hipotesis deduktif. Deduktif adalah pola pikir proses logika yang bersifat umum kemudian mengarah ke hal-hal yang khusus. Pendekatan deduktif merupakan prosedur yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus.

    ReplyDelete
  23. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Terimkasih Prof atas link-link yang dibagikan
    Berdasarkan beberapa sumber yang saya baca, saya melihat bahwa metode deduktif mengandalkan pengalaman, prediksi, dan hipoteis. Pengalaman, menggunakan pengalaman: mertimbangkan masalahnya dan mencoba untuk memahaminya. Hal ini harus diikuti upaya kita dala mengumpulkan data dan mencari penjelasan sebelumnya. Prediksi dan hipotesis, apabila aspek yang dibahas adalah hal baru, maka telaah atau analisis bisa diawali dengan penentuan hipotesis. Tidak berhenti pada pendugaan yang kita buat saja, kita harus mempertanggungjawabkan pendugaan kita melalui uji atau percobaan. Hal ini tentu membutuhkan aktivitas observasi sebagai media pencarian bukti dalam uji atau percobaan yang dilakukan untuk mempertanggungjawabkan prediksi dan hipotesis yang dibuat.

    ReplyDelete
  24. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Istilah deduksi sering terdengar ketika membahas tentang penarikan kesimpulan dari keadaan yang umum atau penemuan yang khusus dari yang umum. Hal – hal yang khusus diperoleh dari segala sesuatu yang bersifat umum. Berdasarkan sumber yang Bapak berikan, deductivsm dalam hal ini merupakan suatu hipotesis deduktivisme (hypothetico-deductivism ). Deductivism ini meruakan kebalikan dari inductivism. Pemikiran diawali oleh pernyataan umum lalu dikembangkan dan diperjelas oleh pernyataan-pernyataan khusus. Pemikiran ini dapat berasal dari buku, artikel, penelitian, dan semacamnya.

    ReplyDelete
  25. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Deductivisme adalah suatu metode ilmiah yang melihat suatu permasalahan dari hal-hal yang bersifat umum, kemudian di tarik kesimpulannya sebagai suatu suatu permasalahan yang bersifat khusus. Biasanya metode ini digunakan untuk mempermudah peneliti untuk melakukan penyelidikan yang bersifat ilmiah agar dapat merumuskan hipotesis dalam bentuk yang dapat dilakukan pengujian untuk memperoleh data yang bisa diamati secara langsung.

    ReplyDelete
  26. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami deduktivisme merupakan suatu ideologi yang meyakini bahwa kebenaran sesuatu bisa dicapai dengan cara deduksi. Deduksi merupakan metode berpikir di mana dari pernyataan yang bersifat benar secara umum kemudian ditarik kesimpulan yang ke suatu pernyataan yang bersifat khusus. Penarikan kesimpulan secara deduktif biasanya mempergunakan cara berpikir yang disebut silogismus. Silogismus dilakukan dengan cara menyusun dua buah pernyataan yang diyakini benar (disebut sebagai premis) kemudian dari dua premis tersebut ditarik suatu kesimpulan

    ReplyDelete
  27. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. Deduksi adalah salah-satu metode penarikan kesimpulan dari hal yang khusus ke hal yang umum dengan dimulai dari premis-premis. Menurut Jujun S Suriasumantri, penarikan kesimpulan secara deduktif biasanya mempergunakan pola berpikit yang dinamakan silogismus. Silogisme tersusu atas dua premis yakni premis mayor dan premis minor sert satu kesimpulan. Misal: premis mayor> semua hewan berkembang biak, premis minor>kucing adalah seekor hewan, kesimpulan> kucing berkekbangbiak.

    ReplyDelete
  28. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017


    Metode berpikir deduksi menurut pemahaman saya, adalah sebuah metode dalam olah pikir, yang ditarik dari hasil reduksi sebuah peikiran yang awalnya bersifat umum menjadi bersifat khusus dari pemikiran yang besar ditarik akar-akarnya sehingga menjadi pemikiran yang sederhana. Dalam menemui sebuah permaslaahan kita bisa membuat permasalahan menjadi dalam kasus sempit agar lebih mudah menyelesaikan.

    ReplyDelete
  29. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Kata dasar dari kata DEDUCTIVISM adalah deduksi dimana deduksi itu sendiri berarti penarikan kesimpulan dari keadaan yang umum ke yang khusus, begitu tercantum di KBBI dan mungkin sudang menjadi pengetahuan umum, sehingga DEDUCTIVISM dapat diartikan sebagai aliran yang menggunkan alur berpikir deduksi atau menyimpulkan sesuatu keadaan dari keadaan yang umum ke yang khusus.

    ReplyDelete
  30. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Berpikir deduktif adalah paradigma yang berdasar pada perumusan hipotesis, pengujian hipotesis, dan kemudian menyimpulkan hipotesis tersebut. Dengan kata lain, deduktivisme ialah merupakan sebuah pemikiran yang diawali oleh pernyataan umum lalu dikembangkan atau diperjelas oleh pernyataan-pernyataan khusus. Paradigma ini sering digunakan dalam metode penyelidikan ilmiah. Selain itu, deduktivisme juga memiliki pandangan bahwa sesuatu dapat diakui sebagai pengetahuan jika dapat berasal dari beberapa aksioma yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus.

    ReplyDelete
  31. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Deduksi merupakan salah satu penarikan kesimpulan dari yang umum menjadi lebih khusus. Dalam pembelajaran matematika dapat ditemukan saat membuktikan suatu rumus berasal dari rumus-rumus yang ada dan menjadi rumus yang lebih simpel untuk mendapatkan kesimpulan. Contohnya saat kita akan membuktikan rumus persamaan lingkaran yang berpusat di (a,b) maka kita dapat menggunakan rumus dari pitagoras terlebih dahulu yang berada di lingkaran sebagai jari-jari sedangkan dalam segitiga sebagai garis miring. Atau bisa juga dengan menurunkan dari persamaan lingkaran dengan pusat (0,0).

    ReplyDelete
  32. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Penalaran deduktif adalah proses penalaran untuk manarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku khusus berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat umum. Kesimpulan deduktif dibentuk dengan cara deduksi. Proses pembentukan kesimpulan deduktif dapat dimulai dai suatu dalil atau hukum menuju kepada hal-hal yang kongkrit.

    ReplyDelete
  33. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Pendekatan dalam penelitian yang bersifat deduktif adalah penelitian kuantitatif. Adanya permasalahan dan penjelasan dari lingkup yang umum mengarah pada yang spesifik. Inilah yang saya ketahui sebelumnya terkait dengan deduktif. Namun, saat membaca link yang sudah Bapak berikan saya memahami bahwa deduktif dapat dikaitkan dengan suatu hipotesis. Dugaan-dugaan yang ada jika dilihat melalui kajian ilmiah didukung dengan kajian teoritis. Inilah yang mampu mengarahkan dugaan menjadi lebih bersifat empiris dan lebih akurat.

    ReplyDelete
  34. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Sepahaman saya berdasarkan beberapa sumber diatas, deduktivisme adalah paradigma yang berdasar pada perumusan hipotesis, pengujian hipotesis, dan kemudian menyimpulkan hipotesis tersebut. Pradigma ini yang sering digunakan dalam metode penyelidikan ilmiah. Jika ditinjau dari cara berfikir, cara berfikir deduktif merupakan suatu metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagian yang khusus

    ReplyDelete
  35. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Saya mencermati melalui bacaan di atas, deduktivisme menggambarkan bagaiamana relasi logis yang hanya diberlakukan pada hukum atau teori-teori yang ada.Jadi tidak ada kebebasan hak dalam menilai salah atau benar tentang sesuatu karena telah diperdaya oleh penghakiman yang berlaku.Maka kebenaran atau kesalahan mengenai alam semesta ini adalah wewenang atau kekuasaan hukum untuk menilanya.

    ReplyDelete
  36. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Link di atas menguraikan mengenai Hipotetikal Deduktif. Dari beberapa referensi di atas menjelaskan bahwa hipotetikal deduktif merupakan suatu metode ilmiah dalam perumusan hipotesis. Kata deduktif sering diartikan sebagai penjelsan dari yang umum ke yang khusus. Sehingga hipotetikal deduktif merupakan sautu perumusan hipotesis untuk mengenerelasisasikan suatu permasalahan yang ingin dijelaskan.

    ReplyDelete
  37. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Deduktif merupakan salah satu cara berpikir yang berdasarkan pada perumusan hipotesis, pengujian, dan penyimpulan atas hipotesis tersebut. Cara berpikir deduktif sangat erat kaitannya dengan penelitian ilmiah. Pola deduktif memiliki alur berpikir dari hal yang bersifat umum lalu diarahkan menuju hal yang bersifat khusus. Adapun salah satu jenis penalaran deduktif adalah silogisme.

    ReplyDelete
  38. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Deduktivisme merupakan sebuah pemikiran yang diawali dengan pemikiran secara umum kemudian dikembangkan secara khusus. Membahas hypothetico deduktif erat dengan metode penelitian ilmiah yang sering kali berkaitan dengan metode ekperimen yakni dimulai dari teori-teori secara umum yang digunakan untuk membuktikan sebuah fenomena apakah sesuai dengan teori. Terima Kasih

    ReplyDelete
  39. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Deduktivisme adalah sebah pemikiran yang diawali oleh pernyataan umum lalu dikembangkan/diperjelas oleh pernyataan-pernyataan khusus. Selain itu, deduktivisme adalah paradigma yang berdasar pada perumusan hipotesis, pengujian hipotesis, dan kemudian menyimpulkan hipotesis tersebut. Paradigma ini yang sering digunakan dalam metode penyelidikan ilmiah.
    Langkah-langkah dalam penelitian yang menggunakan deduktivisme sebagai berikut:
    1. Mendapati permasalahan
    2. Membuat hipotesis (dugaan/jawaban sementara) ==> umum
    3. Mencari data-data yang mendukung hipotesis ==> khusus
    4. Melakukan uji coba/eksperimen (mengolah data-data yang didapat)
    5. Menyimpulkan, apakah hipotesis nya benar atau tidak.

    ReplyDelete
  40. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Berdasarkan beberapa sumber yang saya baca, deduktif merupakan salah satu cara berpikir yang berproses pada perumusan hipotesis, pengujian, dan penyimpulan atas hipotesis tersebut. Cara berpikir deduktif biasanya sering diaplikasikan dalam penelitian ilmiah. Pola deduktif memiliki alur berpikir dari hal yang bersifat umum menuju hal yang bersifat khusus. Sehingga, hypothetico deduktif sering kali berkaitan dengan metode ekperimen yang dimulai dari teori-teori secara umum yang digunakan untuk membuktikan sebuah fenomena apakah sesuai dengan teori.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  41. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dari link yang diberikan diatas dapat saya pahami bahwa deduktivisme memuat berpikir deduktif. Berpikir deduktif dimulai dengan sesuatu hal yang bersifat umum kemudian dapat diturunkan ke hal-hal yang khusus. Dalam matematika sekolah siswa lebih banyak menggunakan pola pikir induktif sedangkan untuk "pure mathematics" sudah menggunakan pola pikir deduktif. Deduktivisme dapat pula kita sebut sebagai formalism karena dalam berpikir deduktif itu menggunakan rasio formal atau pembuktian secara formal dan berlaku umum. Dalam deduktivisme menggunakan pola pikir analitis sistematis yang berdasarkan bukti-bukti empiris. Pola pikir deduktif dapat digeneralisasikan kepada hal-hal yang lebih khusus.Proses berfikir deduktif ini dimulai dari melakukan pengamatan terhadap fenomena yang terjadi, kemudian membentuk suatu dugaan atau hipotesis, lalu menyimpulkan hasil dugaan tersebut untuk kemudian di uji kebenarannya melalui eksperimen.

    ReplyDelete
  42. Junianto
    PM C

    Hipotetical deduktif merupakan salah satu deskripsi metode ilmiah. Berdasarkan metode ini, penelitian ilmiah dilakukan dengan merumusakan hipotesis yang dapat diformulasikan dari data yang diambil. Jika dilihat dari kata deduktif yang saya pahami selama ini merupakan pengambilan kesimpulan dari pengertian umum ke khusus. Cara berpikir deduktif ini sering digunakan dalam penarikan kesimpulan secar ilmiah.

    ReplyDelete
  43. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Deduktivisme adalah paradigma yang berdasar pada perumusan hipotesis, pengujian hipotesis, dan kemudian menyimpulkan hipotesis tersebut. Pradigma ini yang sering digunakan dalam metode penyelidikan ilmiah. Hipotesis deduktif merupakan hipotesis yang dirumuskan berdasarkan teori ilmiah yang telah ada. Ciri-ciri dari logika deduktif antara lain analitis, tautologies, apirori, argument deduktif selalu dapat nilai sahih atau tidaknya. Langkah-langkah dalam penelitian yang menggunakan deduktivisme sebagai berikut: mendapati permasalahan, membuat hipotesis (dugaan/jawaban sementara), mencari data-data yang mendukung hipotesis, melakukan uji coba/eksperimen (mengolah data-data yang didapat), menyimpulkan, apakah hipotesis nya benar atau tidak. Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

    ReplyDelete
  44. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Hipotetical deduktif merupakan salah satu metode ilmiah. Dalam metode ini, hipotesis diformulasi berdasarkan teori-teori umum yang ada. Metode hipotetical deduktif biasa dilakukan dalam metode ilmiah. Langkah-langkah yang dilakukan dalam metode ini yaitu perumusan hipotesis, pengujian hipotesis, dan kemudian menyimpulkan hipotesis tersebut.

    ReplyDelete
  45. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Deduktif merupakan suatu metode ilmiah yakni melalui proses penalaran dari satu atau lebih pernyataan untuk mencapai kesimpulan logis tertentu. Metode deduktif sering digambarkan sebagai pengambilan kesimpulan dari sesuatu yang umum ke sesuatu yang khusus. Dalam sistem deduktif yang kompleks, peneliti atau pengamat dapat menarik lebih dari satu kesimpulan.

    ReplyDelete
  46. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Deduktivisme ialah sebuah pemikiran yang diawali oleh pernyataan umum yang kemudian dikembangkan oleh pernyataan-pernyataan khusus atau paradigma yang berdasarkan perumusan hipotesis yang kemudian di simpulkan oleh hipotesis tersebut.
    Deduktif dapat diartikan pula sebagai pendekatan yang menggunakan logika untuk menarik satu atau lebih kesimpulan berdasarkan seperangkat premis yang diberikan.

    ReplyDelete
  47. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Model atau metode hipotetik deduktif merupakan metode ilmiah deskriptif. Penyelidikan ilmiah dilakukan dengan merumuskan hipotesis dalam bentuk yang dapat diuji keabsahannya melalui data yang dapat diamati. Sebuah tes yang bisa dan memang bertentangan dengan prediksi hipotesis diambil sebagai pemalsuan hipotesis. Namun tes yang bisa tapi tidak bertentangan dengan hipotesis maka menguatkan teori tersebut.

    ReplyDelete
  48. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Deduktif merupakan salah satu pola berpikir manusia. Pola berpikir secara deduktif ini diberlakukan dalam pembelajaran matematika. Karena dalam pembelajaran matematika biasanya diawali dari sebuah definisi, sebelum kemudian menuju pada contoh-contoh soal yang sifatnya lebih khusus dari definisi umumnya. Memang tidak selamanya dalam pembelajaran matematika diawali dengan definisi.

    ReplyDelete
  49. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Deductivism adalah paham yang memandang dunia secara deduktif dimulai dari suatu hal yang umum kemudian menjadi hal-hal yang lebih khusus. Pandangan yang luas diletakkan di depan, kemudian mencari hal-hal kecil yang di dapatkan dari penjabaran hal besar yang disebutkan di awal. Biasanya pemikiran seperti ini digunakan untuk membuktikan sesuatu, apakah benar atau salah, kemudian diuji dari hal-hal kecil dari penjabaran hal besar tadi apakah benar atau tidak.

    ReplyDelete
  50. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Deduktif merupakan salah satu metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus. Proses ilmiah sebenarnya juga menerapkan deduktif karena dimulai dengan hipotesis yang bersifat umum kemudian diselidiki dengan hal-hal yang khusus. Matematika pun juga bersifat deduktif yakni dimulai dengan hal-hal yang umum. Akan tetapi, tidak semuanya hal-hal harus difikirkan secara deduktif. Terkadang kita perlu melihat hal-hal yang bersifat khusus untuk menemukan suatu fakta atau generalisasi.

    ReplyDelete
  51. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Deduktivisme seringkali dimaknai sebagai suatu pola pikir untuk menarik sebuah kesimpulan tertentu dari sesuatu yang sudah ada dan bersifat umum untuk kemudian dilihat pada bagian-bagian tertentu secara lebih khusus. Deduktif dipakai dalam pembelajaran matematika, penarikan kesimpulan dari sesuatu yang sudah ada dan sesuatu yang umum. Berpikir secara deduksi ini akan mendapat kesimpulan yang pasti benar adanya, sehingga implementasi dalam kehidupan sehari-hari, untuk mengambil kesimpulan, ambillah dari sesuatu yang ada dalam kenyataan, dan bersifat benar untuk umum, maka pasti akan benar untuk tertentu yang termasuk dalam umum tersebut.

    ReplyDelete
  52. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  53. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Deductivism merupakan sebuah metode deskripsi ilmiah dengan menggunakan proses menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku khusus berdasarkan fakta-fakta yang bersifat umum. Hal ini dimulai dari hal-hal umum menuju kepada hal-hal khusus. Salah satu contoh deductivism adalah:
    1. Gunakan pengalaman untuk memahami masalah dan mengumpulkan data.
    2. Tetapkan hipotesis atau dugaan sementara.
    3. Dedikasikan prediksi berdasarkan hipotesis.
    4. Uji coba atau carilah bukti (observasi).

    ReplyDelete
  54. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Dalam pembelajaran matematika, kita sering sekali khususnya bagi peserta didik yang sudah dewasa dan cukup mengenal mengenai matematika abstrak, mengenal adanya menemukan konsep kembali maupun pembuktian dari rumus yang sudah ada. Penemuan hingga pembuktian dengan metode deduktif berawal dari hal-hal yang bersifat umun menuju kepda penyimpulan yang bersifat khusus. Hal ini berarti mempelajari hal-hal yang bersifat atau berlaku secara umum selanjutnya diaplikasikan ke hal yang khusus guna menemukan konsep atau rumus yang diinginkan.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  55. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Dalam pembuktian matematika ada yang dikatakan sebagai pembuktian deduktif. Deduktivisme merupakan paradigma yang berdasarkan kepada adanya merumuskan hipotesis, pengujian hipotesis, dan kemudian menyimpulkan hipotesis tersebut. Metode deduktif ini juga sering digambarkan sebagai pengambilan kesimpulan dari sesuatu yang umum ke sesuatu yang khusus dalam suatu penelitian untuk menemukan sesuatu yang baru. Artinya kesimpulan tersebut diambil berdasarkan fakta-fakta yang ada pada sesuatu yang umum tadi.

    ReplyDelete
  56. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Deduktivisme merupakan sebuah pemikiran yang diawali oleh pernyataan umum lalu dikembangkan/diperjelas oleh pernyataan-pernyataan khusus. Pemikiran ini bisa bisa berupa buku, penelitian/tesis, artikel, diskusi atau semacamnya. Langkah-langkah dalam penelitian yang menggunakan deduktivisme meliputi: 1) mendapati permasalahan, 2) membuat hipotesis, 3) mencari data-data yang mendukung hipotesis, 4) Melakukan uji coba/ eksperimen, 5) menyimpulkan, apakah hipotesis nya benar atau tidak.

    ReplyDelete
  57. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  58. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 2017

    Deduktivisme merupakan lawan dari induktivisme. Deduktivisme adalah metode yang sering dipakai dalam penelitian. Deduktivisme bermula dari pembuatan hipotesis dari suatu masalah, kemudian berakhir pada pembuatan kesimpulan

    ReplyDelete
  59. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Metode deduktif adalah metode berikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.

    ReplyDelete
  60. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Dalam salah satu link diatas dikatakan bahwa alasan mengapa kita membutuhkan hukum universal (contohnya: pernyataan “semua”) dalam suatu hypothetico-deductivism yaitu dikarenakan komponen deduktif dari argumen tersebut. Pengurangan tetap mempertahankan kebenaran. Contoh : jika benar bahwa Socrates adalah manusia, maka tentu juga benar bahwa Socrates adalah makhluk fana. Dijelaskan disini bahwa jika premis tersebut benar, tidak ada dunia yang dapat dibayangkan dimana Socrates bukan merupakan makhluk fana. Jadi sangat mustahil untuk mengatakan Socrates fana hari ini namun menjadi makhluk abadi keesokan harinya, sebab apa yang benar hari ini tidak akan menjadi salah dihari selanjutnya. Namun bila tidak seperti itu pasti ada kekeliruan yang terjadi sebelummnya.

    ReplyDelete
  61. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum wr.wb Prof
    Deductivisme berasal dari kata deduktif. Deduktif berlawanan dengan induktif, dalam artian deductivism juga berlawanan dengan inductivism. Kalau inductivism adalah sebuah paham yang berkaitan segala sesuatu berawal dari khusus ke umum. Maka, deductivism adalah sebuah paham yang mengawali sesuatu dengan sesuatu yang bersifat umum, sehingga menjadi sesuatu yang bersifat khusus. Contohnya secara umum bunga itu berwarna merah, namun ada yang terkhusus misalnya bunga mawar, karena pada bunga mawar ada bunga yang berwarna selain merah. Ini berarti konsep yang didapat berasal dari sesuatu yang bersifat umum, lalu difokuskan ke salah satu aspek sehingga menjadi sesuatu yang bersifat secara khusus.

    ReplyDelete
  62. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Pendefinisian dari hal paling umum menuju hal khusus sifatnya lebih mengenalkan definisi terlebih dahulu barulah pemberian contoh. Hal ini lebih menguatkan teori dasar sehingga ketika bertemu dengan hal khusus, akan lebih mudah mentukan arah harus bagaimana dan kemana. Mempelajari banyak hal, perlu dilakukan agar dapat memahami hidup secara lebih mendalam.

    ReplyDelete