Dec 1, 2012

POSMODERNISM

Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang POSMODERNISM, silahkan konek ke:


http://plato.stanford.edu/entries/postmodernism/

Wss Wr Wb
Marsigit

6 comments:

  1. 16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Berdasarkan asal-usul kata, pascamodernisme, berasal dari bahasa Inggris yang artinya paham (-isme) yang berkembang setelah (pasca) modern. Pascamodernisme adalah paham yang berkembang setelah era modern dengan modernismenya. Pascamodernisme bukanlah paham tunggal atau sebuah teori, namun justru memayungi berbagai teori-teori yang bertebaran dan sulit dicari titik temu yang tunggal. Bagi David Graffin, pascamodernisme adalah koreksi beberapa aspek dari modernisme. Selain itu, bagi Giddens, pascamodernisme adalah bentuk modernisme yang sudah sadar diri dan menjadi bijak. Yang terakhir, bagi Habermas, pascamodernisme merupakan satu tahap dari modernisme yang belum selesai

    ReplyDelete
  2. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Posmodernisme adalah paham yang berkembang setelah jaman modern yang mengkritik modernisme yang dianggap kurang humanis Elemen utama dalam teori posmodernisme adalah tidak mempercayai kesaksian kehidupan manusia apapun yang mengaku memiliki akses langsung ke "kebenaran". Hal ini berarti posmodernisme bersifat relatif dalam pandangannya, sehingga kebenaran juga merupakan hal yang bersifat relative.

    ReplyDelete
  3. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Postmodernisme adalah paham yang berkembang setelah era modern dengan modernisme-nya. Postmodernisme bukanlah faham tunggal sebuat teori, namun justru menghargai teori-teori yang bertebaran dan sulit dicari titik temu yang tunggal. Hal itu dapat digambarkan sebagai seperangkat praktik kritis, strategis dan retoris menggunakan konsep-konsep seperti perbedaan, pengulangan, jejak, simulacrum, dan hiperrealitas untuk mengacaukan konsep lain seperti keberadaan, identitas, kemajuan sejarah. Kemunculan posmodernisme melakukan kritik terhadap modernitas.

    ReplyDelete
  4. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Istilah “postmodernisme” pertama kali memasuki leksikon filosofis pada tahun 1979, dengan publikasi The Postmodern Condition oleh Jean-Fran├žois Lyotard. karena itu saya memberikan Lyotard kebanggaan tempat di bagian berikut. Ekonomi seleksi didikte pilihan tokoh lain untuk entri ini. Saya telah memilih hanya mereka yang paling sering dikutip dalam diskusi postmodernisme filosofis, lima Perancis dan dua Italia, meskipun secara individu mereka mungkin menolak afiliasi umum.

    Modernisme filosofis pada masalah di postmodernisme dimulai dengan “revolusi Copernicus,” Kant yaitu, asumsi bahwa kita tidak dapat mengetahui hal-hal dalam diri mereka sendiri dan bahwa objek pengetahuan harus sesuai dengan kemampuan kita representasi (Kant 1787). Ide-ide seperti Tuhan, kebebasan, keabadian, dunia, awal pertama, dan akhir akhir hanya memiliki fungsi regulatif untuk pengetahuan, karena mereka tidak dapat menemukan pemenuhan contoh antara objek-objek dari pengalaman. Dengan Hegel, kedekatan hubungan subjek-objek itu sendiri terbukti ilusi. Saat ia menyatakan dalam The Fenomenologi Roh, “kami menemukan bahwa baik satu atau yang lain hanya segera hadir dalam arti-kepastian, tetapi masing-masing pada saat yang sama dimediasi” (Hegel 1807, 59), karena subjek dan objek keduanya contoh dari “ini” dan “sekarang,” tak satu pun dari yang segera merasakan. Oleh karena itu disebut persepsi langsung tidak memiliki kepastian kedekatan itu sendiri, kepastian yang harus ditangguhkan ke bekerja dari sistem yang lengkap pengalaman. Namun, pemikir kemudian menunjukkan bahwa logika Hegel pra-mengandaikan konsep, seperti identitas dan negasi (lihat Hegel 1812), yang tidak bisa sendiri diterima sebagai segera diberikan, dan yang karenanya harus diperhitungkan dalam beberapa lain, cara non-dialektis.

    ReplyDelete
  5. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    Pascamodernisme (atau postmodernisme, posmodernisme, post-mo) adalah gerakan abad akhir ke-20 dalam seni, arsitektur, dan kritik, yang melanjutkan modernisme. Termasuk dalam pascamodernisme adalah interpretasi skeptis terhadap budaya, sastra, seni, filsafat, sejarah, ekonomi, arsitektur, fiksi, dan kritik sastra. Berdasarkan asau usul kata, Post-modern-isme, berasal dari bahasa Inggris yang artinya faham (isme), yang berkembang setelah (post) modern. Istilah ini muncul pertama kali pada tahun 1930 pada bidang seni oleh Federico de Onis untuk menunjukkan reaksi dari moderninsme. Kemudian pada bidang Sejarah oleh Toyn Bee dalam bukunya Study of History pada tahun 1947. Setelah itu berkembanga dalam bidang-bidang lain dan mengusung kritik atas modernisme pada bidang-bidangnya sendiri-sendiri. Postmodernisme dibedakan dengan postmodernitas, jika postmodernisme lebih menunjuk pada konsep berpikir. Sedangkan postmodernitas lebih menunjuk pada situasi dan tata sosial sosial produk teknologi informasi, globalisasi, fragmentasi gaya hidup, konsumerisme yang berlebihan, deregulasi pasar uang dan sarana publik, usangnya negara dan bangsa serta penggalian kembali inspirasi-inspirasi tradisi. Hal ini secara singkat sebenarnya ingin menghargai faktor lain (tradisi, spiritualitas) yang dihilangkan oleh rasionalisme, strukturalisme dan sekularisme.

    ReplyDelete
  6. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Posmodernism adalah paham yang berkembang setelah era modern. Banyak tokoh-tokoh yang memberikan arti posmodernism sebagai kelanjutan dari modernism. Posmodernism berasal dari bahasa Inggris yang artinya paham atau pandangan yang berkembang setelah modern. Posmodernism lebih menunjuk pada konsep berpikir. Ciri pemikiran di era posmodernism ini adalah pluralitas berpikir, setiap orang boleh berbicara dengan bebas sesuai pemikirannya. Posmodernism menolak arogansi dari setiap teori, sebab setiap teori punya tolak pikir masing-masing dan hal itu berguna.

    ReplyDelete