Dec 2, 2012

HEGELIANISM





Ass Wr Wb
Jika ingin mendalami HEGELIANISM, silahkan konek:




Wss Wr Wb

Marsigit

10 comments:

  1. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Hegelianisme atau metode Hegel (karena dikembangkan oleh G.W.F Hegel) dalam filsafat terdiri dari pengembangan triadic (Entwicklung) di setiap konsep dan setiap hal. Dengan demikian, ia berharap, filsafat tidak akan bertentangan pengalaman, tetapi akan memberikan data pengalaman dengan filosofis, yang merupakan penjelasan akhirnya benar.

    ReplyDelete
  2. Hegelianisme adalah gerakan dicetuskan oleh Georg Wilhelm Friedrich Hegel atau aliran yang bertolak pada pemikiran Hegel. Pemikiran ini berpusat kepada sejarah dan logika dan mengutamakan realita. Rasional itu bersifat nyata, yang berarti bahwa semua realitas mampu diekspresikan dalam kategori rasional. Berpikir rasional merupakan realitas.

    ReplyDelete
  3. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Dari sumber yang Bapak berikan, dapat saya maknai bahwa Hegelianisme merupakan gerakan filasafat yang berkembang pada abad ke 19 dan dicetus oleh Georg Wilhelm Friedrich Hegel. Pemikiran ini berpusat kepada sejarah dan logika yang mengutamakan realita daripada hal-hal dialektik untuk menguasai ide absolut mengenai suatu fenomena. Sehingga, pemikirannya terfokus pada sejarah dan logika. Sejarah yaitu di mana ia melihat dalam berbagai perspektif. Segala sesuatu yang rasional adalah yang sebenarnya. Dan kebenaran meruapak suatu keseluruhan.

    ReplyDelete
  4. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami, Hegelianisme adalah ideologi filsafat yang berkembang pada abad ke 19 dan dicetus oleh Georg Wilhelm Friedrich Hegel (1770-1831). Pemikiran ini berpusat kepada sejarah dan logika dan mengutamakan realita daripada hal-hal dialektik untuk menguasai ide absolut mengenai suatu hal yag disbeut dengan fenomena. pemikiran Friedrich Hegel bahwa tujuan dasariah filsafat adalah mengatasi oposisi-oposisi. (Hardiman,2007 : 176). Dalam kehidupan sehari-hari kita hanya menangkap kemajemukan, pertentangan, kontradiksi, dan lain-lain. Hal-hal tersebut menimbulkan ketidakpuasan dalam pikiran dan menurut Hegel kepentingan dasar dari pikiran (rasio) adalah mengusahakan keutuhan dari oposisi-oposisi tersebut.

    Sumber:
    Blackburn, S. (1996). The Oxford Dictionary of Philosophy Oxford Paperback Reference. Oxford: Oxford University Press.
    Hardiman, F. B. (2007). Filsafat Modern. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

    ReplyDelete
  5. Ada perasaan aneh yang saya rasakan ketika memiliki kesempatan masuk pada postingan ini. Aneh, karena sepertinya saya merasakan dua rasa yang berbeda dala momen yang hampir sekali waktu. Pertama, adalah senang. Saya sangat senang tepatnya, menjumpai judul "hegelianism" yang saya sendiri benar-benar baru pertama kali melihatnya. Maka adalah senang yang saya rasa, karena saya akan segera menerima ilmu yang baru. Kedua, bingun dan takut. Karena ini adalah hal baru, saya merasa bingung, saya juga merasa takut, jika saya tidak mampu mengejar ilmu ini. Tapi, mari kita berupaya. Jangan lupa diiringi dengan doa, agar kita senantiasa dala lindungan-Nya.
    "Hegelianism", berdasarkan sumber yang saya baca, saya melihat bahwa "hegelianism" memandang bahwa semua kenyataan diekpresikan dalam kategori yang rasional. "Yang rasional adalah yang sebenarnya". Sungguh, ini masih menjadi satu bahan kajian yang sangat sulit untuk saya pahami. Terkait dengan definisi yang menyampaikan bahwa semua kenyataan diekspresikan sebagai sesuatu yang rasional. Lantas kenyataan yang irasional itu apakah termasuk dalam "kenyataan" atau tidak. Dan bagaimana hegelianism memandang itu semua? Terimakasih, mhon pencerahannya

    ReplyDelete
  6. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Hegel adalah seorang filsuf yang bernama lengkap Georg Wilhelm Friedrich Hegel, terkenal dengan tori-teori sejarahnya, salah satu ungkapannya yang terkenal adalah "we learn from history that we do not learn from history". jadi hegelianism adalah aliran filsafat dari hegel, ungkapan dari hegel yang terkenal selain ungkapan diatas adalah "what is reasonable is real, that is real is reasonable", ungkapan tersebut juga dimuat dalam link https://en.wikipedia.org/wiki/Hegelianism dalan kalimat yang berbeda yaitu "the rational alone is real".

    ReplyDelete
  7. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Hegelianism mempunyai tokoh Georg Wilhelm Friedrich Hegel atau yang biasa dikeneal dengan Hegel. Hegel menyatakan bahwa semua yang ada itu pasti memiliki sejarah. Dan ajaran ini lebih lengkapnya menyatakan bahwa ilmu pengetahuan itu terbentuk dari sejarah, logika dan mengutamakan kehadiran realita. Artinya ilmu ini ada berdasarkan pengalaman (empiris) logis dan real (sesuai kenyataan). sesuatu dapat disampaiakan secara logis dan rassional.

    ReplyDelete
  8. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Hegelianisme merupakan aliran filsafat yang berakar dari pemikiran G. Hegel, khusunya menyangkut metode dialektika. Hegel merupakan seorang filosof idealis dari Jerman. Ia menyakini bahwa jiwa adalah realitas terakhir. Ia menggunakan dialektika untuk menjelaskan pandangannya. Dialektika merupakan konsep pertentangan menuju kesatuan dimana seluruh proses yang terjadi selalu mengalami pertentangan sebelum akhirnya menuu ke sebuah kesatuan. Hegel berpendapat bahwa tugas seorang filsuf sejarah adalah menemukan rasionalitas sejarah, yakni arti dari tujuan dalam proses sejarah secara keseluruhan serta mencoba untuk menjawab apakah searah lebih dari hanya sekedar rangkaian peristiwa yang berkaitan satu sama lain. Menurut Hegel, hanya ada satu asumsi pokok dalam pendekatan sejarah, yaitu alasan atau tujuannya sehingga sejarah hadir dengan suatu proses rasional. Dengan demikian, aliran hegelianisme juga memiliki pemikiran yang berpusat pada sejarah dan logika. Hegelianisme mengutamakan realita daripada hal-hal yang dialektik untuk menguasai ide absolut mengenai suatu fenomena.

    ReplyDelete
  9. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Hegealisme dapat dimaknai sebagai paham yang berpusat pada logika namun mengutamakan realita juga. Jadi berdasarkan pengertian tersebut dapat saya simplkan bahwa hegelianisme merupkan gabunga dari idealisme dan realsime. Dala hegealisme realita digunakan untuk mendapatkan ide dari suatu fenomena. Sehingga baik idealisem maupun realisme saling beerja sama. Dalam hal ini apabila dikaitkan dengan pembelajaran dapat dianalogikan sebagai aplikasi pembelajaran matematika dlaam kehidupan sehari-hari. Contohnya saat diberikan soal mengenai kehidupan sehari-hari maka ukuran yang ada di soal harus proporsi dan sesuai apabila terdapat dalam kenyataan. Agar secara logika dapat dibayangkan dan realita dapat ditemukan.

    ReplyDelete