Dec 1, 2012

CAPITALISM

Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang CAPITALISM, silahkan konek :







 Wss Wr Wb
Marsigit





10 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Kapitalisme yang adalah pandangan mengenai perekonomian di dunia. Negara penganut kapitalisme berpegang teguh bahwa penguasa perekonomian negara adalah pihak swasta. Hal ini dilakukan agar warga negara menjadi mandiri dan semangat dalam bersaing terutama dalam ranah perekonomian. Sebenarnya hal ini sangat berbahaya jika pemerintah tidak ikut andil dalam perekonomian negara, karena jika ada warga yang kemampuan bersaingnya rendah justru akan terdepak dari suatu persaingan tanpa ada yang merasa iba. Sederhananya, yang kaya bisa menjadi sangat kaya, dan yang miskin dan tidak bisa survive dengan keadaan justru semakin miskin.

    ReplyDelete
  2. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Kapitalisme atau Kapital adalah sistem ekonomi di mana perdagangan, industri dan alat-alat produksi dikendalikan oleh pemilik swasta dengan tujuan membuat keuntungan dalam ekonomi pasar.[1][2] Pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Demi prinsip tersebut, maka pemerintah tidak dapat melakukan intervensi pasar guna keuntungan bersama, tetapi intervensi pemerintah dilakukan secara besar-besaran untuk kepentingan-kepentingan pribadi. Atau Kapitalisme adalah suatu sistem ekonomi yang mengatur proses produksi dan pendistribusian barang dan jasa. ciri-ciri Kapitalisme:
    1.Sebagian besar sarana produksi dan distribusi dimiliki oleh individu.
    2.Barang dan jasa diperdagangkan di pasar bebas (free market) yang bersifat kompetitif.
    3.modal kapitali (baik uang maupun kekayaan lain) diinvestasikan ke dalam berbagai usaha untuk menghasilkan laba.


    ReplyDelete
  3. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Kapitalisme merupakan suatu paham yang meyakini pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya dimana pemerintah tidak dapat melakukan investasi pasar. Keuntungan yang dimaksud bukanlah mencakup keuntungan untuk kepentingan bersama melainkan keuntungan demi kepentingan pribadi. Manusia akan menghalalkan segala cara demi mencapai keuntungan pribadi.

    ReplyDelete
  4. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Kapitalisme adalah sebuah sistem ekonomi yang filsafat sosial dan politiknya didasarkan kepada azas pengembangan hak milik pribadi dan pemeliharaannya serta perluasan faham kebebasan. Akar kapitalisme, dalam beberapa hal bersumber dari filsafat Romawi Kuno. Hal itu muncul pada ambisinya untuk memiliki kekuatan dan meluaskan pengaruh serta kekuasaan. Kapitalisme berkembang secara bertahap dari feodalisme, bourgeoisme, sampai kepada kapitalisme.

    ReplyDelete
  5. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    "Kapitalisme" secara konvensional didefinisikan bersama istilah ekonomi seperti berikut: Sistem ekonomi di mana alat-alat produksi dan distribusi secara pribadi atau korporat yang dimiliki dan pengembangan proporsional dengan akumulasi dan reinvestasi keuntungan yang diperoleh di pasar bebas.
    Ini adalah contoh dari definisi oleh non-penting. Definisi penting dari kapitalisme adalah politik definisi: Kapitalisme adalah sistem sosial berdasarkan prinsip hak-hak individu.
    Dalam rangka untuk memiliki sistem ekonomi di mana "produksi dan distribusi secara pribadi atau korporat milik", Anda harus memiliki hak-hak individu dan khususnya hak milik . Satu-satunya cara untuk memiliki sistem ekonomi pas definisi pertama adalah untuk memiliki sistem politik pas definisi kedua. Yang pertama adalah implikasi dari kedua. Karena kedua, politik, definisi adalah fundamental dan penyebab pertama, itu adalah definisi yang lebih berguna dan lebih disukai.

    ReplyDelete
  6. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    Kapitalisme atau Kapital adalah sistem ekonomi di mana perdagangan, industri dan alat-alat produksi dikendalikan oleh pemilik swasta dengan tujuan membuat keuntungan dalam ekonomi pasar. Pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Dalam filsafat terdapat para filosof dengan aliran-aliran yang dibawanya, yaitu salah satunya adalah aliran kapitalisme. Kapitalisme adalah sebuah sistem ekonomi yang filsafat sosial dan politiknya didasarkan kepada azas pengembangan hak milik pribadi dan pemeliharaannya serta perluasan faham kebebasan. Sistem ini telah banyak melahirkan malapetaka terhadap dunia. Tetapi ia terus melakukan tekanan-tekanannya dan campur tangan politis, sosial, dan kultural terhadap bansa-bangsa di dunia.

    ReplyDelete
  7. Nahrul Pintoko Aji
    14301244008
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

    Kapitalisme atau Kapital adalah sistem ekonomi di mana perdagangan, industri dan alat-alat produksi dikendalikan oleh pemilik swasta dengan tujuan membuat keuntungan dalam ekonomi pasar.[1][2] Pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Demi prinsip tersebut, maka pemerintah tidak dapat melakukan intervensi pasar guna keuntungan bersama, tetapi intervensi pemerintah dilakukan secara besar-besaran untuk kepentingan-kepentingan pribadi.

    Walaupun demikian, kapitalisme sebenarnya tidak memiliki definisi universal yang bisa diterima secara luas. Beberapa ahli mendefinisikan kapitalisme sebagai sebuah sistem yang mulai berlaku di Eropa pada abad ke-16 hingga abad ke-19, yaitu pada masa perkembangan perbankan komersial Eropa di mana sekelompok individu maupun kelompok dapat bertindak sebagai suatu badan tertentu yang dapat memiliki maupun melakukan perdagangan benda milik pribadi, terutama barang modal, seperti tanah dan manusia guna proses perubahan dari barang modal ke barang jadi. Untuk mendapatkan modal-modal tersebut, para kapitalis harus mendapatkan bahan baku dan mesin dahulu, baru buruh sebagai operator mesin dan juga untuk mendapatkan nilai lebih dari bahan baku tersebut.

    Kapitalisme memiliki sejarah yang panjang, yaitu sejak ditemukannya sistem perniagaan yang dilakukan oleh pihak swasta. Di Eropa, hal ini dikenal dengan sebutan guild sebagai cikal bakal kapitalisme. Saat ini, kapitalisme tidak hanya dipandang sebagai suatu pandangan hidup yang menginginkan keuntungan belaka. Peleburan kapitalisme dengan sosialisme tanpa adanya pengubahan menjadikan kapitalisme lebih lunak daripada dua atau tiga abad yang lalu.

    Istilah kapitalisme, dalam arti modern, sering dikaitkan dengan Karl Marx.[3][4] Dalam magnum opus Das Kapital, Marx menulis tentang "cara produksi kapitalis" dengan menggunakan metode pemahaman yang sekarang dikenal sebagai Marxisme. Namun, sementara Marx jarang menggunakan istilah "kapitalisme", namun digunakan dua kali dalam interpretasi karyanya yang lebih politik, terutama ditulis oleh kolaborator Friedrich Engels. Pada abad ke-20 pembela sistem kapitalis sering menggantikan kapitalisme jangka panjang dengan frasa seperti perusahaan bebas dan perusahaan swasta dan diganti dengan kapitalis rente dan investor sebagai reaksi terhadap konotasi negatif yang terkait dengan kapitalisme.[5]

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. Nahrul Pintoko Aji
    14301244008
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dalam istilah sehari hari sering kita mendengar kata kapitalisme. Orang sering mengatakan "negara kapitalis. orang tanpa melihat referensi kemudian bisa mendefinisikan kapitalis dengan mengkonstruksikannya sendiri. Saya memahami kapitalisme sebagai bentuk otoritas pemilik usaha swasta dalam perekonomian untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi. Ini membuat yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin.

    ReplyDelete
  10. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Kapitalisme sendiri adalah suatu paham atau sistem ekonomi dimana pemilik modal dapat melakukan usaha apapun untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya tanpa mempedulikan hal lain, sehingga perdagangan, industri maupun produksi dapat dikuasai oleh satu pihak. Sistem ini tidak mengutamakan kesejahteraan sosial melainkan mengutamakan kesejahteraan pemilik modal. Indonesia pun menjadi sasaran empuk para kapitalis, dengan sumber daya alam dan manusia yang berlimpah sekaligus murah. Pemerintah harus turun tangan untuk menangani masalah ini.

    ReplyDelete